Jl. Dharmahusada No.146, Mojo, Kec. Gubeng, Kota SBY, Jawa Timur 60285

Edukasi Granostic

Medical Check-Up Terdekat Surabaya
Memeriksakan kesehatan secara rutin, paling tidak 6 bulan sekali, adalah hal yang sangat penting untuk mengenali kondisi tubuh. Prosedur yang juga dikenal sebagai medical check up ini dapat Anda lakukan di Klinik Granostic, loh.Layanan medical check up yang ada di Klinik Granostic dikemas dalam tiga paket yang bisa Anda sesuaikan dengan kebutuhan, salah satunya adalah tes MCU basic.Lantas apa saja layanan tes yang termasuk dalam medical check-up basic di Klinik Granostic tersebut? Serta bagaimana cara Anda mengaksesnya?Sebelum menjawab beberapa pertanyaan tersebut, mari mulai dulu dengan definisi medical check up berikut ini:Definisi Medical Check UpMedical check up atau cek kesehatan merupakan prosedur pemeriksaan tubuh secara menyeluruh. Tujuannya untuk memastikan tubuh dalam kondisi yang sehat dan mengantisipasi adanya penyakit.Prosedur medical check up ini dapat menilai kondisi organ-organ penting dalam tubuh. Misalnya mengecek fungsi jantung, pemeriksaan gula darah, tekanan darah, ginjal, kadar kolesterol, hingga tes urin.Sehingga didapatkan hasil pengecekkan yang akurat, sehingga dapat mendeteksi adanya masalah kesehatan sejak ini dan menentukan perawatan selanjutnya.Jenis Pemeriksaan Kesehatan yang Harus Rutin Dilakukan Setiap 6 BulanSeperti yang telah disinggung sebelumnya, bahwa medical check-up ini baiknya dilakukan secara rutin tiap 6 bulan sekali. Anda pun bisa melakukan pemeriksaan kesehatan dasar yang meliputi tes darah, fungsi hati dan ginjal, gula darah, hingga komponen lemak.Lebih jelasnya, langsung simak beberapa jenisnya di bawah ini:1. Pemeriksaan Fisik oleh DokterJenis medical check-up yang pertama adalah dengan melakukan pemeriksaan fisik, yang biasanya dimulai dari pengukuran berat badan dan tinggi pasien, kemudian memeriksa bagian-bagian tubuh lainnya.Pemeriksaan ini memungkinkan dokter untuk melihat adanya kelainan pada fisik pasien. Karenanya, jika pasien mengalami keluhan fisik pada bagian tubuh tertentu, sangat dianjurkan juga untuk mengonsultasikannya di saat pemeriksaan. Selanjutnya dokter pun akan memeriksa area mata, hidung, telinga, dan organ lain menggunakan alat bantu seperti otoskop dan stetoskop.Kondisi kelamin juga akan dokter periksa bila diperlukan. Pada pasien pria, dokter akan memeriksa bagian penis dan testis untuk mendeteksi adanya peradangan, infeksi, dan perubahan ukuran. 2. Glukosa Darah PuasaDi Klinik Granostic, Anda juga dapat melakukan prosedur pengecekkan kadar gula darah. Medical Check-Up gula darah ini sangat penting sebagai upaya pencegahan dan deteksi dini penyakit diabetes.Namun sebelum melakukan pemeriksaan ini, Anda diimbau untuk berpuasa minimal 8 jam.Hasil pemeriksaan gula darah juga harus diperhatikan, yang biasanya kan dibagi ke dalam tiga kategori berikut:Kadar gula darah normal, yang berada di kisaran 70-100 miligram per desiliter (mg/dL).Kadar gula darah prediabetes, yang berada di kisaran 100-125 mg/dL.Diabetes, yang berada di kadar gula lebih dari 126 mg/dL.3. Glukosa Darah 2 Jam Pasca Prandial (2JPP)Selanjutnya, yang termasuk dalam jenis pemeriksaan kesehatan tiap 6 bulan adalah cek glukosa darah 2 jam pasca prandial (2JPP). Pemeriksaan gula darah ini termasuk dalam rangkaian pemeriksaan kadar diabetes dalam tubuh, setelah Anda melakukan tes gula darah puasa.Pemeriksaan ini dilakukan untuk mengukur bagaimana kemampuan tubuh kita dalam memproses glukosa. Tujuannya, untuk mendiagnosis diabetes.Saat melakukan tes gula darah puasa Anda akan diminta untuk berpuasa minimal 8 jam dan 12 jam maksimal. Setelah tes gula darah puasa dilakukan, Anda akan diberikan minuman berkandungan glukosa sirup, yang memiliki gula sebanyak 75 gram.Tes gula darah 2JPP ini akan dilakukan 2 jam setelah Anda mengonsumsi minuman tersebut. Nah, tes ini akan mendeteksi apakan setelah 2 jam, gula darah akan normal kembali seperti sebelum makan atau minum. Jika gula darah tidak kembali normal, maka terdapat kemungkinan Anda terkena diabetes.Sama halnya dengan tes gula darah puasa, tes gula darah 2JPP ini juga memiliki nilai tingkatannya sendiri, yakni:Kadar gula darah normal 2JPP, yakni di bawah 7,8 mmol/L atau 140 mg/dL.Kadar gula darah prediabetes, yakni 7,8-11,1 mmol/L atau 140-199 mg/dLDiabetes, yang memiliki nilai di atas 11,1 mmol/L atau 200 mg/dL.4. Kolesterol TotalJenis pemeriksaan kesehatan yang perlu dilakukan setiap 6 bulan secara rutin lainnya adalah cek kolesterol total. Prosedur ini dilakukan untuk mengetahui ukuran jumlah total kolesterol di dalam darah, termasuk kolesterol baik dan kolesterol jahat.Kolesterol total pun menjadi indikator untuk mengevaluasi kemungkinan adanya risiko penyakit jantung atau masalah kardiovaskular.5. Kolesterol HDL (High-Density Lipoprotein)Selanjutnya pemeriksaan kolesterol HDL, yakni prosedur pemeriksaan darah untuk mengetahui kadar kolesterol High Density Lipoprotein (HDL). Kolesterol HDL ini merupakan jenis kolesterol baik yang dapat membantu menghilangkan kadar LDL dalam darah. Sehingga dapat mencegah terjadinya plak lemak dalam pembuluh darah arteri, serta meminimalisir timbulnya penyakit jantung dan masalah kardiovaskular lainnya.Idealnya, Kadar kolesterol normal untuk wanita (HDL) minimal 50 mg/dL, sedangkan kadar HDL normal untuk pria adalah minimal 40 mg/dL. Jika kurang dari itu, seseorang bisa berisiko tinggi terkena penyakit jantung.6. Kolesterol LDL (Low-Density Lipoprotein)Pemeriksaan kolesterol LDL adalah prosedur skrining kesehatan yang dilakukan dengan mengambil sampel darah pasien, yang tujuannya untuk mengetahui kadar kolesterol Low Density Lipoprotein (LDL).Kolesterol LDL dikenal juga dengan kolesterol jahat, yang dapat menimbulkan penumpukan plak lemak pada pembuluh darah arteri. Akibatnya bisa memicu berbagai masalah pada sistem kardiovaskular, termasuk serangan jantung.Hasil pemeriksaan kolesterol LDL ini pun dibagi menjadi dua, yakni:Kadar kolesterol LDL ideal/normal: kurang dari 100 mg/dL.Kadar kolesterol dengan resiko tinggi: lebih dari 160 mg/dL.7. TrigliseridaPemeriksaan kadar trigliserida dalam darah juga tak kalah penting. Sebab, trigliserida sendiri merupakan salah satu jenis lemak dalam darah yang bertugas untuk menyimpan kalori, serta memberikan energi untuk tubuh.Namun, jika kadar trigliserida ini terlalu banyak dalam tubuh, justru akan berisiko menyebabkan penyakit jantung. Karenanya, pengecekan secara rutin terhadap kadar trigliserida ini penting sebagai upaya kontrol dan pencegahan.Nilai normal dari pemeriksaan kadar trigliserida ini bila hasilnya menunjukkan angka 150 mg/dL. Sementara jika lebih dari itu, kemungkinan Anda untuk terserang penyakit jantung pun semakin tinggi.8. SGOT/AST (Aspartate Aminotransferase)Jenis pemeriksaan yang perlu Anda lakukan tiap 6 bulan selanjutnya adalah pemeriksaan SGOT/AST. Tujuannya untuk mengukur kadar Aspartate Aminotransferase dan membantu memeriksa fungsi hati.Nah, Aspartate Aminotransferase atau AST ini, merupakan jenis enzim yang berada dalam hati dan terdapat di bagian tubuh lain seperti jantung, ginjal, dan otot. Enzim ini pun dikenal dengan nama lain, yakni Serum Glutamic Oxaloacetic Transaminase (SGOT).Pemeriksaan ini pada umumunya akan dilakukan Ketika dokter menyimak keluhan-keluhan yang Anda alami yang mengarah ke gangguan hati atau liver.9. SGPT/ALT (Alanine Aminotransferase)Selanjutnya, ada pula tes fungsi hati SGPT atau Alanine Aminotransferase (ALT). Pemeriksaan ini untuk mendeteksi Serum Glutamic Pyruvic Transaminase (SGPT) yang ada di dalam darah.Normalnya, enzim SGPT ini sangat sedikit yang masuk ke dalam darah dan banyak ditemukan pada hati. Namun, jika terdapat kerusakan atau peradangan pada hati, maka kadar enzim SGPT akan melebih batas normalnya, yakni di atas 7-55 U/L.10. Asam UratJenis pemeriksaan Kesehatan yang perlu dilakukan secara rutin tiap 6 bulan sekali adalah tes asam urat. Tujuannya untuk mendeteksi kadar asam urat dalam tubuh.Pemeriksaan asam urat ini berguna untuk membantu diagnosis serta mengontrol berbagai penyakit yang berkaitan dengan asam urat, seperti batu ginjal maupun radang sendi.11. BUN/Ureum (Blood Urea Nitrogen)Tes Ureum, yang juga dikenal dengan tes Blood Urea Nitrogen (BUN), merupakan prosedur pengukuran kadar urea dalam tubuh. Tes BUN Ureum ini umumnya digunakan untuk mengetahui bagaimana fungsi ginjal dan memastikan organ ini dalam kondisi baik.12. KreatininDikenal juga dengan nama tes serum kreatinin, pemeriksaan ini bertujuan untuk mengetahui kadar kreatinin dalam darah. Kreatin sendiri merupakan zat sisa hasil pemecahan otot, yang dalam kondisi normal akan dapat difiltrasi dengan maksimal oleh ginjal.Nah, kalau dari hasil tes menunjukkan bahwa kadar kreatinin ini masih banyak dalam darah, maka terdapat indikasi gangguan pada ginjal. Normalnya, pada perempuan terdapat 1,2 mg/dL kreatinin pada darah, sementara 1,4 mg/dL pada laki-laki.13. eGFR (Estimated Glomerular Filtration Rate)Masih seputar Kesehatan dan fungsi ginjal tes eGFR (Estimated Glomerular Filtration Rate), juga penting untuk dilakukan. Pemeriksaan ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana kemampuan ginjal dalam memfiltrasi atau menyaring zat sisa metabolisme tubuh. Sehingga dapat diketahui seberapa optimal dan baik fungsi ginjal terkait proses filtrasi.Nilai normal dari hasil pemeriksaan eGFR berada pada angka 60 mg/dL atau lebih. Namun jika di bawahnya, maka terdapat indikasi adanya gangguan pada fungsi dan Kesehatan ginjal.Itu adalah 13 jenis pemeriksaan kesehatan yang perlu Anda lakukan secara rutin, setiap 6 bulan sekali. Kabar baiknya berbagai pemeriksaan kesehatan di atas dapat Anda akses di Klinik Granostic, loh. Untuk penjelasan lebih lanjut, Sobat Granostic harus baca artikel ini sampai habis, ya!Mengapa Medical Check Up Rutin Penting?Banyak orang malas melakukan medical check up secara rutin, karena alasan tidak adanya waktu luang dan sebagainya. Padahal melakukan medical check up rutin ini memiliki fungsi penting untuk kesehatan kita, seperti:1. Deteksi Dini PenyakitMelakukan medical check up secara rutin dapat membantu Anda lebih sadar tentang kondisi Kesehatan diri sendiri, utamanya dalam mendeteksi dini penyakit. Sebab, lewat prosedur pemeriksaan tersebut, dokter dapat mendeteksi gejala penyakit lebih awal dan merujuk Anda ke dokter spesialis yang sesuai.Apalagi pada beberapa kasus, penyakit bisa saja tidak menunjukkan gejala awal yang jelas. Karenanya, pemeriksaan yang menyeluruh dan berkala, akan membantu mendeteksi tanda-tanda awal dari penyakit tersebut.Sehingga, prosedur medical check up secara rutin ini memberikan ruang bagi dokter untuk melakukan deteksi dini, serta mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mencegah perkembangan penyakit jadi lebih serius.2. PencegahanKarena Anda tahu dan mengenali kondisi tubuh dengan lebih baik dari medical check up rutin, maka semakin mudah untuk menilai apa yang perlu ditingkatkan dari kesehatan Anda.Bersama dokter, Anda bisa mendiskusikan tanda-tanda adanya gangguan kesehatan yang dialami, kemudian mendiskusikan upaya pencegahan yang efisien.Apalagi kalau Anda memiliki riwayat keluarga yang bisa meningkatkan risiko mewarisi masalah kesehatan seperti kanker, diabetes, dan berbagai kondisi lainnya. Mengecek kesehatan secara rutin akan membantu Anda untuk menjaga tubuh dalam kondisi optimal, serta mencegah timbulnya penyakit yang dibawa oleh riwayat keluarga tersebut.3. Memantau Kondisi KesehatanMelakukan medical check up rutin juga sangat penting untuk memantau dan mendapat informasi terkini tentang Kesehatan tubuh Anda. Sebab, seiring dengan bertambahnya usia, pergantian pola hidup, kualitas lingkungan tanggal, juga dapat berpengaruh pada kesehatan Anda. Karenanya, selalu up-to-date dengan keadaan tubuh sendiri juga sangatlah penting.Tak hanya informasi soal Kesehatan Anda, medical check up rutin juga akan memberikan kesempatan untuk Anda berdiskusi dengan dokter. Utamanya, dalam membicarakan mengenai rekomendasi dan alternatif untuk mengoptimalkan kualitas hidup Anda.4. Mengurangi Risiko KomplikasiPentingnya melakukan medical check up rutin juga bisa membantu mengurangi risiko komplikasi. Misalnya, Anda yang sudah memiliki penyakit bawaan seperti asam lambung, maag, asma, atau kondisi lainnya. Lewat cek kesehatan rutin, Anda dapat melihat bagaimana perkembangan masalah kesehatan tersebut dan mencegahnya agar tidak semakin buruk.Selain itu, dokter pun akan dapat memberikan rekomendasi dan arahan yang dipersonalisasikan untuk membantu meningkatkan kualitas hidup Anda.Layanan Medical Check-Up di Klinik GranosticMelihat betapa pentingnya melakukan medical check up tersebut, Klinik Granostic memberikan layanan MCU basic yang sangat mudah diakses oleh warga Surabaya. Ada banyak keunggulan yang bisa Sobat dapatkan dengan mengakses medical check up basic di Klinik Granostic, seperti:Proses administrasi yang efesien dan cepat,Pemeriksaan menyeluruh, lengkap, dan didampingi oleh tenaga profesional,Anda juga bisa melakukan konsultasi dengan dokter mengenai masalah Kesehatan Anda.Bebas layanan Home Service untuk area Surabaya,Akses pemeriksaan yang mudah, Anda dapat menjadwalkan pemeriksaan langsung secara online lewat aplikasi WhatsApp!Hasil laboratorium bisa berupa softcopy (dapat dikirimkan lewat WA atau diakses melalui website Granostic) dan bisa juga berupa hardcopy jika diperlukan.Nah, Sobat Granostic, ketiga belas pemeriksaan kesehatan basic tersebut akan dilakukan oleh dokter dan tim tenaga kesehatan profesional. Sehingga Anda dapat memperoleh diagnosa yang akurat, serta dokter dapat memberikan arahan dan rekomendasi yang sesuai dengan kondisi tubuh Anda.Bagaimana? Tertarik untuk melakukan medical check up basic di Klinik Granostic Surabaya? Langsung hubungi tim kami lewat tombol di bawah ini, ya!
Home Care Suntik Vitamin C di Surabaya
Tak hanya memberikan penanganan dan perawatan luka medis, layanan home care Klinik Granostic juga menyediakan layanan suntik vitamin C untuk warga Surabaya dan sekitarnya. Memang, apa sih manfaat dari suntik vitamin C ini?Anda pasti sudah kerap mendengar betapa pentingnya vitamin C bagi kesehatan tubuh. Bahkan, kandungan ini pun sangat populer di industri kecantikan, lantaran dapat memberikan banyak manfaat untuk kesehatan kulit dan rambut.Setiap hari, seseorang perlu mendapatkan asupan vitamin C dalam kisaran 75–90 mg. Kebutuhan ini dapat Anda dapatkan lewat makanan, suplemen, hingga suntik vitamin C.Namun, seberapa penting sih vitamin C ini untuk tubuh kita? Untuk penjelasan lengkapnya, baca terus artikel ini sampai habis, ya, Sobat!Pentingnya Vitamin C untuk TubuhAsupan vitamin C sangatlah berperan penting dalam menjaga dan meningkatkan kesehatan tubuh Anda, misalnya dengan berperan sebagai berikut ini:1. Meningkatkan Sistem ImunSuntik vitamin C dilakukan untuk memperkuat sistem imun tubuh. Ini karena vitamin C dapat meningkatkan fungsi sel darah putih (limfosit dan neutrofil). Selain kekebalan tubuh, senyawa ini juga sangat penting untuk memperkuat sel epitel kulit. Apalagi, fungsi organ kulit juga cukup krusial, khususnya dalam membantu melindungi tubuh dari polusi, lingkungan, hingga bakteri atau mikroba lain. Vitamin C juga dikenal sebagai antioksidan yang kuat, sehingga turut melindungi sel kekebalan tubuh dari kerusakan akibat stresor lingkungan.2. Meningkatkan Penyerapan Zat BesiKeberadaan zat besi dalam tubuh sangatlah penting, khususnya dalam pembentukan hemoglobin yang berperan untuk mengantarkan oksigen ke seluruh jaringan tubuh.Karenanya, menjaga kadar zat besi untuk selalu terpenuhi dalam tubuh adalah penting. Sebab, kekurangan zat besi juga bisa menimbulkan anemia defisiensi besi.Kabar baiknya, vitamin C ini dapat membantu tubuh memenuhi kebutuhan zat besi. Sebab, vitamin C ini bisa membantu proses penyerapan zat besi dalam tubuh. Sehingga produksi sel darah merah bisa berjalan dengan optimal.3. Mempercepat Penyembuhan LukaKeberadaan vitamin C juga bisa membantu mempercepat penyembuhan luka. Ini karena vitamin C dapat mendorong produksi kolagen, protein yang sangat penting dalam proses penyembuhan luka.4. Menjaga Kesehatan KulitAnda pasti sering menyimak, bahwa banyak produk perawatan kecantikan yang mengandung vitamin C dalam komposisinya. Utamanya dalam menjaga kekencangan kulit. Manfaat vitamin C ini didapatkan dari kemampuannya dalam mendorong produksi kolagen serta melindungi sel kulit dari radikal bebas.Kolagen sendiri merupakan salah satu jenis protein utama yang membentuk struktur kulit manusia. Produksi kolagen pun bisa berkurang seiring dengan pertambahan usia dan akibat dari dampak buruk radikal bebas.Tak heran kalau senyawa ini kemudian digunakan dalam produk perawatan wajah, khususnya yang bekerja sebagai anti-aging.5. Mengurangi PeradanganLagi-lagi, sifat vitamin C yang dapat meningkatkan kadar antioksidan dalam darah, bahkan hingga 30 persen, dapat membantu membentuk pertahanan alami tubuh melawan peradangan.Manfaat dan Kebutuhan Vitamin C untuk TubuhSelain lima fungsi penting vitamin C pada tubuh di atas, senyawa ini pun memiliki segudang manfaat untuk kesehatan lainnya, seperti:Manfaat Vitamin C1. Meningkatkan ImunitasMembantu meningkatkan imunitas tubuh, khususnya dengan bekerja sebagai antioksidan untuk melawan radikal bebas. Serta mendorong fungsi sel darah putih dalam mendorong daya tahan tubuh agar bekerja lebih optimal.2. AntioksidanSelain itu, vitamin C juga dikenal sebagai antioksidan yang sangat kuat. Fungsinya tak hanya membantu menetralisir dampak buruk radikal bebas dalam tubuh, namun juga mendorong produksi kolagen yang merupakan elemen penting dalam pembentukan jaringan kulit.3. Menurunkan Risiko Penyakit JantungManfaat vitamin C untuk kesehatan lainnya juga membantu menurunkan risiko penyakit jantung. Manfaat vitamin C ini diperoleh dari beberapa mekanisme, salah satunya dengan mengurangi kadar kolesterol LDL (kolesterol jahat) dalam darah. Seperti yang telah Anda ketahui, kolesterol LDL yang terlalu tinggi akan berpotensi menyebabkan penumpukan plak lemak pada dinding pembuluh darah, meningkatkan risiko penyakit jantung koroner, stroke, dan sejenisnya.Tak hanya itu, vitamin C juga dapat membantu meningkatkan produksi dan kelenturan endothelial. Ini merupakan lapisan dalam pembuluh darah yang penting untuk memastikan fungsi pembuluh darah berjalan normal, serta mengatur tekanan darah Anda.4. Memperbaiki Jaringan dan KulitSeperti yang telah disebutkan sebelumnya, bahwa vitamin C pun memiliki peranan penting dalam merawat dan meningkatkan kesehatan kulit. Hal ini diperoleh dari sifatnya yang mampu mendorong produksi kolagen, protein yang penting dalam pembentukan jaringan kulit.Selain kolagen, vitamin C juga mampu meningkatkan kadar asam hialuronat dalam tubuh. Keberadaan asam hialuronat pun sangat penting untuk menjaga fungsi skin barrier, merawat hidrasi kulit, serta mencegah kulit tampak dehidrasi dan kusam.Tak hanya itu, vitamin C pun diketahui memiliki manfaat untuk mencegah dan mengatasi kulit keriput maupun kemerahan. Melansir dari jurnal Nutrients, dengan judul artikel The Roles of Vitamin C in Skin Health, penggunaan vitamin C juga dapat membantu menghambat produksi melanin. Sehingga memudarkan hiperpigmentasi dan menurunkan kemunculan bintik-bintik hitam di wajah.Kebutuhan Harian Vitamin CSebelumnya, kita telah menyimak bagaimana sih peranan vitamin C dan manfaatnya untuk kesehatan tubuh. Karenanya, Anda pasti setuju kalau memenuhi kebutuhan vitamin C sangatlah penting.Namun, harus Sobat Granostic ingat, bahwa vitamin C ini baiknya dipenuhi secara pas, bukannya berlebihan. Karena ketika tubuh kelebihan vitamin C, justru Anda akan merasakan beberapa efek samping seperti gangguan pencernaan, munculnya batu ginjal, dan lainnya.Lantas berapa sih kebutuhan harian vitamin C yang pas? Menurut Journal of Health and Medical Science (2022), adapun kebutuhan vitamin C harian ini bisa disesuaikan berdasarkan umur seseorang, yakni:Bayi kurang dari satu tahun, idealnya 30 mg.Bayi berumur 1–3 tahun, idealnya 35 mg.Anak-anak berumur 4–6 tahun, idealnya mendapatkan asupan 50 mgAnak-anak berumur 7–12 tahun, baiknya mendapatkan supan 60 mg per hari.Perempuan hamil sebaiknya mendapatkan asupan 100 mg.Serta untuk wanita menyusui baiknya mendapatkan asupan vitamin C 150 mg.Pria berusia 16–80 tahun ke atas, membutuhkan mulai dari 90 mg.Cara Memenuhi Kebutuhan Vitamin C dengan Suntik Vitamin CSobat Granostic, kebutuhan vitamin C ini dapat diperoleh dari makanan, suplemen, hingga prosedur suntik vitamin C. Namun, pemberiannya tidak bisa dilakukan sendiri dan harus didampingi oleh petugas medis profesional, seperti lewat layanan home care suntik vitamin C Klinik Granostic.Lantas bagaimana prosedur suntik ini bisa membantu memenuhi kebutuhan vitamin C harian Anda? 1. Pemberian Vitamin C Secara LangsungPemberian vitamin C melalui prosedur suntik bisa langsung melalui otot, jaringan lemak di bawah kulit, atau melalui pembuluh darah. Sehingga tubuh bisa langsung mendapatkan manfaat dari nutrisi tersebut dengan cepat.Berbeda ketika Anda memenuhi asupan vitamin C ini melalui sumber pangan, yang tentunya masih perlu melewati proses metabolisme terlebih dahulu.Karena sifatnya yang langsung inilah, injeksi vitamin C pun umumnya diberikan pada seseorang yang memiliki masalah defisit vitamin C atau memiliki gangguan penyerapan nutrisi.2. Meningkatkan Kekebalan Tubuh dengan CepatKarena diberikan langsung ke tubuh, maka efek vitamin C ini pada kesehatan tubuh juga akan terjadi lebih cepat. Misalnya dalam hal meningkatkan kekebalan tubuh Anda.Jika dalam bentuk suplemen dan dikonsumsi secara oral saja, vitamin C dapat membantu mempercepat penyembuhan infeksi ringan, seperti pilek atau selesma. Maka, pemberian dalam injeksi bisa memberikan efek yang lebih efektif.3. Dosis Disesuaikan KebutuhanSeperti yang telah kita singgung sebelumnya, kendati memiliki manfaat yang besar untuk kesehatan tubuh, konsumsi vitamin C juga tidak boleh dilakukan secara berlebihan. Sebab, dapat menimbulkan beberapa efek samping, yang justru menimbulkan gangguan dan masalah kesehatan.Karenanya, selain dilakukan dengan pengawasan dokter, pemberian dosis suntik vitamin C juga harus disesuaikan dengan kebutuhan tubuh pasien.Pada orang dewasa, dosis harian vitamin C yang diberikan melalui suntikan dapat sebenar 40–150 mg. Sementara bagi seseorang yang mengalami kekurangan vitamin C, maka dosis yang diberikan akan lebih tinggi, yakni 100–300 mg.4. Manfaat Kesehatan Jangka PanjangKetika dilakukan dengan prosedur yang tepat, dosis yang pas, serta dengan bantuan dan dampingan dari tenaga medis profesional, manfaat kesehatan dari suntik vitamin C ini juga bersifat jangka panjang. Karena pada dasarnya, vitamin C dapat memberikan peranan yang besar terhadap kesehatan tubuh. Mulai dari merawat dan meningkatkan sistem imun, membantu menetralisir radikal bebas, mengurangi kadar lemak jahat dalam tubuh, dan banyak lainnya.Layanan Home Care Suntik Vitamin C dari Klinik GranosticMenyadari betapa banyak manfaatnya untuk kesehatan, Klinik Granostic pun menawarkan layanan home care suntik atau injeksi vitamin C untuk warga Surabaya dan sekitarnya. Selain memberikan layanan yang dipersonalisasikan dengan kebutuhan dan kondisi tubuh pasien, layanan home care suntik vitamin C dari Klinik Granostic juga hadir dengan berbagai keunggulan, seperti:1. Kenyamanan di RumahBuat Anda yang malas ke luar rumah atau memiliki aktivitas padat di jam kerja, layanan home care ini tentunya sangat membantu. Karena tim medis Klinik Granostic yang akan menghampiri tempat tinggal Anda dan melakukan prosedur suntik vitamin C di rumah.2. Prosedur Aman dan ProfesionalMeskipun dilakukan di rumah Anda, prosedur suntik vitamin C yang dilakukan tetaplah melalui standar SOP yang baku dan melalui pendampingan langsung dari dokter. Sehingga suntik vitamin C yang dilakukan tetaplah aman dan tidak akan menimbulkan efek samping.3. Pemantauan BerkalaKeunggulan lain melakukan suntik vitamin C dengan layanan home care dari Klinik Granostic adalah adanya pemantauan berkala. Tim medis kami akan memeriksa kondisi Anda setiap sebelum melakukan injeksi, juga Anda dapat berkonsultasi dan mendiskusikan bagaimana efek dari injeksi vitamin C tersebut pada tubuh Anda.Pemantauan berkala ini pun akan membantu untuk menyimak bagaimana reaksi tubuh terhadap injeksi vitamin C. Secara umum, injeksi vitamin C yang dilakukan dengan tepat tidak akan menyebabkan efek samping yang membahayakan.Namun, sebagian orang bisa saja mengalami efek ringan setelah prosedur injeksi. Seperti munculnya ruam, gatal-gatal, kemerahan, bengkak, dan gejala alergi lainnya.Nah, Sobat itu adalah penjelasan mengenai apa itu prosedur vitamin C dan manfaatnya untuk kesehatan tubuh. Anda bisa mendapatkan layanan suntik vitamin C ini melalui home care Klinik Granostic di Surabaya.Caranya gampang, Anda bisa langsung klik tombol Home Service di bawah ini dan segera buat jadwal layanan yang Anda inginkan!
Home Care Irigasi Mata Surabaya - Indikasi dan SOP
Mata terkena zat asing atau bahan kimia, hingga menyebabkan rasa tak nyaman bahkan iritasi? Anda harus coba home care irigasi mata surabaya untuk membersihkannya dan cegah infeksi lanjutan. Namun, bagaimana prosedurnya?Saat mengendarai motor, bersepeda, berjalan atau jogging, atau bahkan hanya sekadar beristirahat di depan rumah, ada saja skenario saat mata kemasukan benda asing. Entah itu debu, serangga, bahkan abu dari puntung rokok.Meskipun terlihat sepele, keberadaan benda asing yang tak sengaja masuk mata ini akan jadi masalah kalau dibiarkan saja. Selain mengganggu penglihatan, kondisi ini juga dapat menimbulkan iritasi hingga kerusakan pada mata.Nah, untuk mencegah kondisi ini, Anda bisa melakukan prosedur irigasi mata dengan layanan home care dan penanganan dari ahli medis profesional di Klinik Granostic Surabaya.Namun apakah kamu sudah tahu apa sih yang dimaksud dengan irigasi mata? Bagaimana juga prosedur dan adakah efek sampingnya? Sobat Granostic bisa langsung simak ulasannya di bawah ini!Apa Itu Irigasi Mata?Meski prosedur ini cukup umum dilakukan, nyatanya tak sedikit dari kita yang masih belum mengenal apa itu irigasi mata. Prosedur ini merupakan tindakan medis yang dilakukan untuk membersihkan mata dengan cairan medis, dari beragam benda asing yang masuk ke dalam mata.Benda asing yang dimaksud seperti debu, partikel asap, hingga percikan bahan kimia. Irigasi mata ini sangat penting, karena masuknya benda asing ke mata bisa menjadi situasi yang darurat. Apalagi jika yang masuk ke dalam mata adalah zat kimia dan abu rokok yang panas.Menurut Community Eye Health Journal, dikatakan bahwa bahan kimia seperti larutan alkali atau asam jika mengenai mata dapat menyebabkan kerusakan yang serius pada area kornea dan konjungtiva. Bahkan, kerusakan ini bisa memicu kehilangan fungsi penglihatan jangka Panjang.Karena itu, dengan penanganan yang cepat dan dilakukannya prosedur pembersihan yang tepat, maka risiko kerusakan mata pun dapat diminimalisir.Indikasi Irigasi MataAdapun indikasi untuk prosedur irigasi mata dapat dilihat dari beberapa kondisi di bawah ini:1. Masuknya Benda Asing di MataMasuknya benda asing di mata dapat menyebabkan iritasi dan kerusakan, karenanya perlu adanya upaya irigasi untuk membersihkannya.2. Paparan Bahan KimiaSelain kotoran, paparan bahan kimia juga bisa memberikan dampak yang serius pada kesehatan mata Anda. Bahkan pada kasus terburuk, hal ini dapat menyebabkan kerusakan dan hilangnya fungsi penglihatan secara permanen. Melansir dari Jurnal Penelitian Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana (2015), prosedur irigasi mata sangatlah penting dilakukan untuk mengatasi trauma kimia. Tujuannya untuk meminimalisir iritasi dan menekan tingkat keparahannya.3. Kondisi Mata Kering atau TeriritasiMata kering merupakan suatu kondisi Ketika mata tidak mendapatkan pelumasan yang cukup dari air mata. Hasilnya, akan menimbulkan rasa tak nyaman, bahkan dapat merusak lapisan bening yang ada di bola mata. Kondisi ini pun bisa memicu gangguan penglihatan, loh.Irigasi mata yang memungkinkan pemberian cairan khusus untuk mata pun bisa menjadi ideal untuk mengatasi masalah tersebut. Sebab cairan pembersih ini pun dapat memberikan hidrasi yang cukup pada bola mata.4. Infeksi Mata (Konjungtivitis)Kondisi yang menjadi indikasi irigasi mata selanjutnya adalah konjungtivitis atau infeksi mata. Saat terjadi konjungtivitis, mata akan berubah menjadi merah akibat peradangan pada selaput yang melapisi bola mata dan kelopak mata dalam. Umumnya, konjungtivitis juga disertai dengan gatal dan mata yang berair.Kondisi ini sering kali terjadi karena infeksi virus, bakteri, dan reaksi alergi. Misalnya karena masuknya debu, tungau, atau senyawa kimia ke dalam mata.Karenanya, selain menggunakan obat-obat antibiotik, tak jarang dokter pun menyarankan untuk melakukan irigasi mata demi membersihkan benda asing penyebab infeksi tersebut.5. Setelah Operasi MataIndikasi irigasi mata selanjutnya dapat dilakukan setelah operasi mata. Setelah proses operasi mata, seseorang bisa mengalami keluhan mata kering dan merah dan gatal. Keluhan ini bisa hilang dalam beberapa hari, namun harus tetap mendapatkan perawatan yang tepat untuk memaksimalkan pemulihannya.Dokter dapat menganjurkan pemberian obat tetes dengan dosis tertentu, hingga melakukan prosedur irigasi yang didampingi langsung oleh tenaga medis ahli.Prosedur (SOP) Irigasi Mata di Home Care Klinik GranosticKlinik Granostic memiliki layanan home care irigasi mata yang dilakukan oleh tenaga Kesehatan ahli. Pelayanan ini dilakukan dengan cermat dan melalui SOP yang tepat sebagai berikut:1. Persiapan PasienTahapan pertama dalam prosedur irigasi adalah persiapan pasien. Dalam prosesnya, dokter akan mewawancarai pasien terkait dengan masalah Kesehatan mata yang dialami, Riwayat medis, hingga alergi obat yang mungkin dimiliki oleh pasien.Setelahnya, dokter pun akan mengecek bagaimana kondisi mata pasien. Langkah ini untuk mengecek sejauh mana tingkat keparahan gangguan Kesehatan mata yang dialami pasien.Selain itu, dokter pun akan memberikan arahan posisi sebelum melakukan irigasi. Biasanya, pasien akan diminta untuk berbaring terlentang untuk memudahkan proses pemberian cairan irigasi.2. Penggunaan Cairan IrigasiSetelah persiapan pasien, selanjutnya dokter dapat memilih cairan yang tepat untuk melakukan irigasi mata. Macam cairan yang digunakan biasanya berupa larutan garam fisiologis (NaCl 0,9 persen) dan larutan Ringer Lactat (RL). Cairan ini pun umumnya dipergunakan karena merupakan larutan isotonic, sehingga tidak akan mengubah komposisi elektrolit yang diperlukan oleh mata.Selain itu, bila cairan yang dibutuhkan hanya sedikit, dokter pun dapat menggunakan kapas steril untuk media meneteskan cairan dalam mata.3. Pelaksanaan IrigasiSelanjutnya petugas kesehatan pun akan mendekatkan alat yang akan digunakan ke tempat yang mudah dijangkau. Sebelum meneteskan cairan irigasi, petugas juga akan mengenakan sarung tangan.Pelaksanaan irigasi ini akan disesuaikan dengan standar yang ditetapkan, yakni:Cairan pantocain diteteskan pada bagian mata yang akan di irigasi.Petugas kesehatan memasang bengkok untuk menampung cairan di sisi mata yang diirigasi.Selanjutnya, petugas akan membuka kelopak mata yang akan dibersihkan. Kemudian menyemprotkan cairan menggunakan spuit 10cc atau 30 cc, yang ujungnya dipasang jarum plastic vevlon secara perlahan.4. Pengulangan Proses Jika DiperlukanProses irigasi bisa saja dilakukan secara berulang, jika kotoran, zat kimia, atau benda asing yang ada di mata tak bisa hilang dalam sekali proses.5. Pembersihan dan Pemeriksaan UlangSetelah pembersihan dianggap cukup, petugas kesehatan Klinik Granostic akan mengevaluasi tindakan dan melakukan pembersihan. Pada saat evaluasi, dokter akan memeriksa kembali bagaimana kondisi mata Anda setelah proses irigasi. 6. Edukasi PasienSetelah proses irigasi dilakukan, Anda pun dapat berkonsultasi dengan dokter soal perawatan pasca irigasi, kemudian dokter dapat memberikan arahan dan edukasi perawatan kesehatan mata yang ideal untuk Anda.Keamanan dan Kapan Irigasi Mata Tidak DisarankanMeskipun irigasi mata secara umum aman dilakukan, namun prosedur medis ini tidak direkomendasikan bila Anda mengalami beberapa kondisi di bawah ini:1. Luka pada KorneaJika Anda memiliki luka pada kornea, prosedur irigasi mata tidak disarankan. Sebab, prosedur ini dapat memberikan efek samping berupa goresan pada kornea. Kemungkinan efek samping ini pun bisa memperburuk kondisi luka pada kornea mata Anda.2. Operasi Mata Baru-baru IniJika Anda baru saja melakukan tindakan operasi mata, prosedur irigasi tidak direkomendasikan bagi Anda. Ini karena semprotan cairan pada saat proses irigasi dilakukan dapat mengiritasi mata, sehingga membuat rasa tak nyaman setelah operasi bisa bertambah buruk.3. Infeksi BeratSeseorang dengan infeksi berat pun tidak direkomendasikan untuk melakukan tindakan irigasi. Pada umumnya, infeksi mata ditandai dengan gejala mata merah, terasa sakit, berair, sensitif terhadap cahaya, atau belekan. Infeksi ini pun bisa terjadi karena masuknya zat atau benda asing ke dalam mata. Sehingga pada infeksi yang timbul karena masuknya zat-zat tersebut, dapat dilakukan tindakan irigasi.Berbeda dengan infeksi yang lebih serius, seperti endoftalmitis misalnya. Penyakit ini terjadi karena adanya peradangan parah pada jaringan bagian dalam mata. Penyebabnya oleh infeksi bakteri Staphylococcus species, Streptococcus species, Gram-negative bacteria atau infeksi jamur.Karenanya, pengobatan akan cenderung difokuskan pada pemberian antibiotik, steroid, maupun anthropoid.Layanan Home Care Irigasi Mata Granostic dengan Tim Medis ProfesionalIrigasi mata tidak bisa dilakukan sembarangan di rumah, perlu bantuan dari petugas medis profesional agar prosedur berjalan dengan tepat dan tidak menimbulkan efek samping yang berbahaya. Di sinilah peran Klinik Granostic, yang menyediakan layanan home care irigasi mata dengan tim medis profesional. Setiap bagian dari prosedur irigasi mata akan dilakukan dengan cermat dan penuh kehati-hatian. Sehingga pasien merasa aman dan nyaman selama proses irigasi mata berlangsung.Tak hanya itu, dengan pengawasan langsung dari dokter, Anda pun akan dapat memperoleh edukasi yang lengkap dan personal tentang irigasi mata serta kondisi kesehatan indera penglihatan Anda.Layanan home care irigasi mata klinik Granostic ini dapat Anda akses dengan mudah lewat klik tombol Home Service di bawah ini!
Home Care dan Penanganan Luka Bakar di Surabaya
Selain memberikan pertolongan pertama dan pengobatan yang tepat, merawat luka bakar dalam proses penyembuhannya juga tak kalah penting. Apalagi kalau luka bakar yang dialami termasuk dalam tingkatan yang parah. Anda dapat menggunakan layanan home care dan penanganan luka bakar dari tenaga medis ahli di Surabaya. Bagaimana caranya?Sebelum membahas penanganannya, luka bakar ini pada dasarnya dibagi menjadi tiga derajat yang berbeda, bergantung pada tingkat keparahannya. Mulai dari yang hanya melukai lapisan epidermis, kemudian yang melukai epidermis dan dermis, hingga yang melukai lapisan lemak dan bisa menghancurkan saraf serta menyebabkan mati rasa.Semua luka bakar ini perlu perawatan yang tepat sesuai tingkat keparahannya, sehingga dapat sembuh dengan cepat dan tak menimbulkan bekas pada kulit. Namun sebelum itu, mari bahas dulu apa saja yang menyebabkan seseorang memiliki luka bakar di bawah ini.Penyebab Luka BakarLuka bakar dapat terjadi pada siapapun, baik pada anak-anak maupun orang dewasa. Secara garis besar, penyebab luka bakar dapat dibagi ke dalam empat jenis berikut ini:1. Luka Bakar PanasDisebut juga dengan istilah luka bakar termal, jenis ini disebabkan oleh paparan atau kontak dengan api, cairan panas, atau objek-objek bersuhu tinggi lainnya.Penyebab paling sering dari luka bakar panas karena terpajan dengan suhu panas, seperti terbakar api secara langsung atau terkena permukaan logam yang panas.2. Luka Bakar KimiaSesuai dengan Namanya, luka bakar ini disebabkan karena kontak zat Kimia dengan jaringan kulit, misalnya asam atau basa yang sangat kuat. Konsentrasi zat Kimia, lama kontak, dan banyaknya jaringan yang terpapar akan menentukan luasnya luka bakar karena zat kimia tersebut.Bahkan, luka bakar kimiawi ini bisa terjadi ketika kulit bersentuhan dengan zat-zat pembersih perabot rumah tangga dan berbagai zat kimia yang digunakan dalam bidang industri, pertanian, dan militer.3. Luka Bakar ListrikSelanjutnya, luka bakar ini disebabkan oleh sengatan listrik. Berat ringannya luka bakar listrik ini dipengaruhi oleh lamanya kontak, tingginya voltage, dan cara gelombang elektrik tersebut mengenai tubuh pasien.Luka bakar ini pun cenderung lebih serius, meskipun pada bagian lukanya tidak begitu terlihat pada bagian permukaan kulit.4. Luka Bakar RadiasiJenis luka ini disebabkan oleh paparan dengan sumber radioaktif. Tipe luka bakar ini juga seringkali berhubungan dengan penggunaan radiasi ion pada industri atau dari sumber radiasi untuk keperluan terapeutik pada dunia kedokteran.Bahkan luka bakar karena paparan sinar matahari juga termasuk dalam jenis luka bakar radiasi. Luka bakar karena sinar matahari ini juga disebut sebagai sunburn.Penanganan Pertama Luka BakarSetelah menyimak apa saja penyebab luka bakar di atas, Anda juga perlu mengetahui bagaimana penanganan pertama luka bakar yang tepat. Berikut penjelasannya, Safeian!1. Pendinginan LukaLangkah pertama dalam penanganan luka bakar adalah pendinginan. Namun, jangan gunakan pasta gigi atau es batu untuk mendinginkan luka. Ini karena, luka bakar yang lebih dalam akan terjadi ketika Anda menggunakan suhu yang terlalu dingin langsung pada kulit yang melepuh.Melansir dari laman Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Anda bisa menuangkan air mengalir suhu ruangan pada area yang terbakar selama 15 menit. Selain itu, Anda juga bisa merendam area yang terbakar ke dalam air, hingga rasa nyeri atau panas pada kulit terasa mereda.Namun, jika Anda tidak memiliki air mengalir dan luka bakar terdapat pada area yang tidak mungkin dilakukan perendaman, maka Anda bisa menggunakan metode kompres.2. Lindungi LukaSetelah itu, Anda bisa melindungi luka bakar dari menggunakan kain bersih atau perban steril. Hal ini diperlukan untuk mencegah bagian kulit yang melepuh secara tak sengaja bergesekan dengan benda lain, kemudian menyebabkan luka sobek dan memperparah kondisinya.Selain itu, penutupan luka juga mencegah adanya infeksi bakteri dan kuman pada area terbuka.3. Hindari Pecahan LepuhanKulit yang melepuh akibat luka bakar bisa menimbulkan gelembung pada area yang sama. Pastikan untuk tidak memecah gelembung lepuhan tersebut, karena dapat menimbulkan rasa nyeri dan infeksi luka.4. Segera Dapatkan Pertolongan MedisSetelah menerapkan ketiga pertolongan pertama di atas dengan baik, Anda juga perlu membawa luka bakar yang Anda alami ke dokter untuk mendapatkan pertolongan medis. Langkah ini juga sangatlah penting bila luka bakar yang terjadi cukup besar dan dalam, berasal dari sengatan listrik, dari paparan zat kimia, serta dapat dialami bagian tertentu, misanyal bagian mata, pernapasan, kelamin, dan sebagainya.Lewat prosedur penanganan medis, dokter akan membantu menganalisa bagaimana tingkat keparahan luka, kemudian memberikan arahan dan resep yang tepat sesuai dengan kondisi luka tersebut.Sehingga proses penyembuhan dan pemulihan luka bakar yang Anda alami pun akan jadi lebih cepat, serta meminimalisir adanya bekas pada permukaan kulit.Perawatan Lanjutan Luka Bakar di Home Care Klinik GranosticSobat Granostic, Anda pasti memahami bahwa merawat luka bakar tak boleh dilakukan secara sembarangan. Seberapa pun kecil luka yang Anda alami, jika tidak diperhatikan dengan baik, luka tersebut akan justru sembuh lebih lama dan meninggalkan bekas yang mengganggu.Kabar baiknya, Klinik Granostic hadir dengan layanan home care perawatan lanjutan luka bakar yang cocok untuk warga Surabaya dan sekitarnya. Lewat layanan home care luka bakar Klinik Granostic, pasien bisa mengakses perawatan medis untuk luka mereka dengan bantuan tenaga profesional langsung dari rumah.Nah, kira-kira jenis perawatan lanjutan seperti apa sih yang ada di Klinik Granostic? Berikut penjelasannya!1. Pembersihan Luka Secara BerkalaPembersihan luka bakar tidak bisa dilakukan sembarangan, melainkan perlu dilakukan dengan lembut untuk mencegah adanya cedera pada lapisan di Bawah epidermis selama proses regenerasi.Sementara itu, jika luka bakar terkontaminasi, maka perlu dilakukan pembersihan luka bakar secara agresif untuk menghilangkan lapisan biofilm pada luka.Nah, bagi seseorang yang awam terhadap prosedur medis, tentu hal ini tidak bisa dilakukan sendiri. Apalagi jika area luka bakar luas dan dalam. Anda membutuhkan tenaga Kesehatan profesional untuk merawat luka bakar tersebut.Inilah peran Klinik Granostic, yang memiliki tim medis andal dan berpengalaman di bidang perawatan luka, termasuk luka bakar. Lewat layanan home care kami, perawatan luka pun dapat dilakukan di rumah pasien.2. Penggunaan Salep atau Gel Khusus Luka BakarSetelah proses pembersihan luka, prosedur perawatan lanjutan luka bakar akan dilanjutkan dengan pemberian salep atau gel khusus luka bakar.Dokter akan meresepkan obat luka bakar sesuai dengan tingkat keparahan dan kondisi injuri yang dialami pasien. Secara umum terdapat berbagai jenis salep atau obat topikal untuk membantu meredakan luka bakar.Pada luka bakar derajat satu, Anda bisa menggunakan gel lidokain atau krim lidah buaya untuk menenangkan kulit. Kemudian menambahkan salep antibiotic dan membalutnya dengan kasa longgar.Sementara pada luka bakar derajat dua, tiga, dan empat yang lebih dalam, membutuhkan bantuan dari tenaga medis. Karena memerlukan kombinasi antibiotik, pereda nyeri, dan teknik pembalutan luka yang tepat.Klinik Granostic pun dapat menangani masalah ini untuk Anda. Dengan bantuan perawat profesional dan pengawasan langsung dari dokter, kami dapat memberikan obat dan salep sesuai dengan kondisi luka bakar yang dialami. Sehingga perawatan dan penyembuhan luka bakar pun bisa lebih optimal.3. Pengelolaan Nyeri dan InfeksiLuka bakar dapat menimbulkan rasa nyeri yang luar biasa, kulit kemerahan dan mengelupas, pembengkakan, serta perubahan warna kulit.Pada kasus luka bakar dengan derajat 3 dan 4, Anda mungkin bahkan sudah tidak bisa merasakan nyeri. Ini karena terjadi kerusakan yang parah pada saraf-saraf di bawah lapisan lemak yang terbakar.Pengelolaan rasa nyeri ini bisa menggunakan obat oral, sehingga mampu meredam rasa sakit yang dirasakan. Selain itu, juga akan dilakukan perawatan intensif untuk mencegah infeksi pada luka yang terbuka. Melansir dari Alomedika.com, pada luka bakar dalam dapat digunakan salep antimicrobial sesuai dengan pola kuman untuk mencegah infeksi mikroorganisme pada luka. Obat topikal yang dapat digunakan ini mencakup perak sulfadiazine dan krim gentamicin.Selain menggunakan jenis salep sesuai yang telah diresepkan oleh dokter, proses pemberiannya juga perlu diperhatikan. Anda harus memastikan tangan dan luka dalam kondisi bersih, sehingga meminimalisir terjadinya infeksi.Tenaga kesehatan ahli Klinik Granostic telah berpengalaman dalam penanganan luka bakar, karenanya kami dapat memberikan perawatan dan pengelolaan rasa nyeri maupun infeksi pada luka. Prosedur yang dilakukan bersama profesional juga akan membuat prosesnya berjalan lebih efisien, serta meminimalisir rasa tak nyaman yang mungkin dialami pasien selama prosesnya.4. Perawatan Jaringan Luka dan Pencegahan Bekas LukaLangkah selanjutnya adalah perawatan jaringan luka dan pencegahan bekas. Seperti yang Anda tahu, luka bakar umumnya dapat memberikan bekas di kulit, sekecil apapun luka yang dialami.Karena itu, perawatan jaringan luka ini sangat diperlukan untuk mencegah adanya bekas luka bakar di kulit. Pada luka bakar dalam, bekas mungkin tidak bisa dihindari, akan tetapi tingkat keparahannya dapat diminimalisir dengan perawatan yang tepat.Lewat layanan home care perawatan luka bakar klinik Granostic, Anda bisa mendapatkan pelayanan profesional tersebut.5. Pemantauan Berkala oleh Tenaga Medis dari Klinik Granostic Tak hanya datang untuk merawat kemudian kembali begitu saja, layanan home care untuk luka bakar di Klinik Granostic juga bertujuan untuk memberikan pemantauan kondisi pasien secara berkala.Dokter akan menyimak bagaimana perkembangan pemulihan luka, serta selalu memperbarui obat yang diresepkan sesuai dengan perkembangan tersebut. Sehingga jalannya pengobatan akan dapat dipastikan berjalan dengan baik, serta mencegah adanya infeksi atau komplikasi pada luka bakar pasien.Klinik Granostic sendiri berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik dan profesional pada pasien. Sehingga pasien dapat terbebas dari penyakit yang diderita, serta meningkatkan kualitas taraf hidup mereka dengan lebih baik.Karenanya, setiap prosedur medis selalu dilakukan dengan kehati-hatian dan lewat pengamatan yang cermat terhadap kondisi pasien. Begitu pula pada perekrutan staf dan kecanggihan teknologi yang disediakan, yang dilakukan untuk membantu pasien agar dapat mengakses layanan kesehatan berkualitas.Layanan home care perawatan luka bakar lanjutan di Klinik Granostic ini misalnya, yang dapat diakses dengan mudah hanya dengan aplikasi chatting online. Pasien tak perlu kerepotan ke rumah sakit, karena tim medis Klinik Granostic yang akan menghampiri ke rumah.Pelayanan yang diberikan pun dijamin profesional dan diawasi langsung oleh dokter. Sehingga pasien dapat segera pulih dan melanjutkan aktivitas harian mereka dengan baik.Lantas bagaimana cara menggunakan layanan home care perawatan luka bakar Klinik Granostic ini? Anda bisa langsung klik tombol di bawah, ya!
Home Care Luka dan Perawatannya di Surabaya
Luka kronis yang disebabkan oleh kecelakaan atau kondisi medis tertentu, dalam proses penyembuhannya, membutuhkan perawatan dari tenaga ahli. Karenanya, Anda bisa menggunakan layanan home care luka dan perawatannya dari Klinik Granostic di Surabaya.Memberikan perawatan yang tepat saat proses pemulihan luka sangatlah penting. Apalagi, bila Anda menderita berbagai penyakit kronis yang bisa menyebabkan luka tersebut sulit untuk sembuh, seperti diabetes.Selain itu, luka besar yang diakibatkan oleh kecelakaan atau luka bakar juga perlu diperhatikan. Kesalahan dalam penanganan juga bisa menyebabkan adanya infeksi bakteri atau kuman, hingga membuat luka sulit sembuh dan meninggalkan bekas di kulit.Menyadari pentingnya perawatan luka ini, Klinik Granostic menawarkan layanan home care yang membantu perawatannya dari rumah di area Surabaya. Seperti apa sih layanan home care luka di Klinik Granostic? Berikut penjelasannya, Sobat!Solusi Ideal Untuk Perawatan Luka Berkala di RumahMeskipun membutuhkan perawatan langsung dari tenaga ahli, proses pemulihan luka akibat diabetes dan luka besar akibat kebakaran tentu membutuhkan waktu yang lama. Sehingga tidak mungkin untuk menghabiskan seluruh waktu pemulihan pasien dengan rawat inap di rumah sakit.Karenanya, layanan home care adalah cara yang paling ideal untuk merawat luka secara berkala di rumah. Anda, atau keluarga yang menjadi pasien, tidak perlu terlalu sering berkunjung ke rumah sakit untuk menyimak perkembangan pemulihan luka.Sebab layanan home care sendiri dijalankan secara berkesinambungan di bawah pengawasan dokter. Dengan begitu, perawat atau tenaga medis yang datang ke rumah akan mencatat dan memeriksa kesehatan juga perkembangan luka Anda. Kemudian memberikan perawatan dan pengobatan rutin.Bahkan, di Klinik Granostic Anda pun bisa menggunakan layanan Home Service untuk langsung terhubung dengan dokter kami secara daring (online). Anda dapat mengonsultasikan masalah, pertanyaan, dan seputar pengobatan luka yang Anda lakukan langsung bersama dokter.Dokter kemudian akan memberikan beberapa pertanyaan untuk memeriksa kondisi Anda, memberikan saran perawatan dan penanganan, hingga meresepkan obat jika diperlukan.Menarik, bukan?Nah, selain luka akibat diabetes dan kebakaran, kira-kira apa saja jenis luka dan perawatannya yang bisa didampingi layanan home care? Jenis-Jenis Luka dan Perawatannya di Home Care Klinik GranosticMerawat luka, secara umum, memerlukan perhatian khusus. Setidaknya Anda dapat menerapkan beberapa langkah berikut ini untuk menerapkan perawatan dengan tepat dan mencegah terjadinya infeksi pada luka:Bersihkan luka terlebih dahulu dengan cairan NaCl 0,9% untuk membersihkan debu, kotoran jaringan mati, dan debris. Kecuali luka kronis atau luka bakar ada penanganan khusus. Kemudian sterilkan luka dengan antiseptik yang mengandung Povidone Iodine seperti Betadine untuk mencegah infeksi pada luka.Bergantung kedalaman luka, beberapa jenis luka harus dijahit.Jika luka disebabkan benda tajam berkarat, segera kunjungi layanan kesehatan untuk mendapatkan suntikan ATS (Antitetanus Serum). Sama halnya dengan luka akibat gigitan hewan liar, disarankan segera suntik Anti Rabies.Pemberian antibiotik sesuai kebutuhan.Kontrol luka setelah 2–3 hari sesuai petunjuk dokter.⁠Jangan lupa menjaga kebersihan diri untuk mempercepat penyembuhan luka.Selain melakukannya secara mandiri, Klinik Granostic pun menyediakan fasilitas home care luka terbaik di Surabaya. Di bawah ini ada jenis-jenis luka dan perawatannya di home care Klinik Granostic, apa saja?1. Luka Akut (Acute Wounds) Jenis luka ini dapat sembuh dalam kurun waktu kurang dari lima hari, yang umumnya juga diikuti dengan fase hemostasis dan peradangan. Selain itu, luka akut sendiri merupakan jenis luka yang seringkali membutuhkan perawatan yang cepat dan tepat, serta dapat pulih dengan baik bila tidak timbul komplikasi.Beberapa jenis luka yang termasuk dalam kategori akut antara lain:Luka sayatan (seperti pasca operasi)Biasa disebut juga sebagai insisi, jenis luka akut ini bisa disebabkan oleh goresan dari benda yang pipih dan tajam seperti silet, pisau, pecahan kaca, atau bahkan kertas. Selain itu, luka sayat juga bisa terjadi karena Anda melakukan prosedur pembedahan. Perawatan luka sayat pun sangat bergantung pada kondisi pendarahan dan lukanya. Dalam skala kecil, Anda bisa membersihkan luka sendiri dan menggunakan plester untuk membantu menghambat darah terus mengalir.Namun, dalam skala besar, Anda perlu bantuan medis untuk memberikan jahitan atau pengobatan untuk membantu menghentikan pendarahan.Luka TusukanJika luka sayat dihasilkan dari benda pipih yang tajam, maka luka tusuk dihasilkan dari benda yang berujung runcing seperti pisau, jarum, atau paku. Meski biasanya tidak membuat darah keluar banyak, luka jenis ini bisa menembus kulit hingga melukai organ dalam.Selain itu, bila luka tusuk ini diperoleh dari benda-benda berkarat, maka akan dapat menyebabkan tetanus. Karenanya, bila Anda mendapat luka dari benda-benda yang kotor dan karatan, baiknya segera lakukan konsultasi pada dokter. Dengan begitu, dokter akan membantu memberikan perawatan luka untuk mencegah infeksi, serta memberikan vaksinasi tetanus bila diperlukan.Luka LecetSelanjutnya, luka lecet yang juga termasuk dalam jenis akut. Luka ini umumnya terjadi pada lapisan epidermis, atau bagian terluar dari kulit Anda.Luka ini juga biasanya tidak separah luka sayat atau robek, yang bisa menimbulkan pendarahan. Namun, luka lecet yang dalam dan tidak diatasi dengan baik, akan dapat menimbulkan bekas atau jaringan parut pada kulit Anda.Karenanya, Anda bisa memberikan penanganan dengan membersihkan luka, mengoleskan petroleum jelly, juga menutup luka dengan kasa steril. Bila Anda merasa nyeri dan pedih yang intens pada lecet, Anda bisa mengonsumsi obat pereda nyeri.Luka RobekJenis luka akut ini bisa menjadi fatal bila berukuran besar dan menimbulkan pendarahan yang hebat. Luka robek sendiri dapat terjadi karena benturan dengan benda tumpul, tembakan, ledakan, kecelakaan berat, hingga perkelahian.Karena itu, ketika mengalami luka robek baiknya Anda pergi ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan yang tepat. Dokter akan membantu menghentikan pendarahan, serta memberikan jahitan secukupnya bila diperlukan.2. Luka Kronis (Chronic Wounds)Selain kategori akut, luka pun memiliki kategori kronis. Jenis luka ini Luka ini tidak bisa diatasi dengan pengobatan selama jangka waktu tertentu, serta umumnya akan terjadi inflamasi di area luka.Luka kronis sendiri bisa disebabkan oleh faktor ekstrinsik dan intrinsik tubuh manusia. Seperti konsumsi obat-obatan, gizi buruk, atau komorbiditas. Karena itu, luka kronis umumnya dapat sembuh dan menutup dengan tipe penyembuhan luka sekunder. Di mana penyembuhan luka ini dilakukan pada luka yang kotor atau terkontaminasi.Selain itu, untuk menangani luka kronis perlu dilakukan identifikasi penyakit yang mendasarinya, sehingga pengobatan dan penyembuhan luka dapat berjalan dengan lebih optimal.Beberapa contoh luka yang masuk dalam kategori luka kronis misalnya:Luka Diabetes (ulkus diabetik)Luka diabetic atau ulkus diabetikum merupakan kondisi Ketika kaki mengalami luka disertai dengan keluarnya cairan nanah yang berbau tak sedap. Kondisi ini terjadi penderita diabetes, yang luka tersebut umumnya sulit sembuh dan tidak terasa nyeri.Luka diabetic ini umumnya terjadi bagian tubuh yang menahan beban tubuh, seperti pada jari-jari kaki dan bagian telapak kaki. Kondisi ini dapat muncul dengan tingkat keparahan yang beragam, bisa dari luka gores hingga luka yang mengakibatkan adanya kematian pada jaringan tubuh.Luka Dekubitus (luka akibat tekanan pada pasien yang lama terbaring)Pada kategori kronis selanjutnya, ada luka dekubitus atau ulkus dekubitus. Luka ini terjadi akibat tekanan pada bagian tubuh tertentu yang terjadi dalam waktu yang sangat lama.Ulkus akan timbul pada area kulit yang paling banyak mendapatkan tekanan seperti siku, pinggul, tulang ekor, hingga punggung.Ulkus dekubitus pun juga dikenal dengan bed sores, karena sangat sering terjadi pada pasien yang terbaring dalam waktu yang lama.Pengobatan ulkus dekubitus ini pun memerlukan bantuan tenaga medis ahli. Karena perlu menerapkan perawatan luka yang tepat, operasi untuk mengangkat jaringan mati, terapi, pemberian obat-obatan, serta perubahan posisi tubuh.Layanan home care Klinik Granostic dalam hal ini sangatlah membantu. Karena bila pasien dirawat di rumah, keluarga sangat mungkin mengalami kesulitan untuk melakukan prosedur tersebut sendirian.Bersama tenaga medis ahli dan pengawasan langsung dari dokter, pengobatan ulkus dekubitus pun akan jadi lebih efisien dan optimal.Luka Vaskuler (karena gangguan sirkulasi darah)Jenis luka kronis yang juga dapat dirawat menggunakan layanan home care Klinik Granostic Adalah luka vaskuler. Ulkus vascular sendiri merupakan luka pada kulit yang berkembang akibat masalah sirkulasi darah. Luka ini paling sering terjadi pada anggota tubuh, terutama tungkai Bawah dan telapak kaki, namun juga dapat terjadi di bagian tubuh lain.Tergolong sebagai kronis, luka ini memerlukan waktu yang lama untuk sembuh. Bahkan mungkin memerlukan perawatan khusus, termasuk pembedahan.Ini karena ada banyak faktor yang mempengaruhi kemunculan luka vaskular, sehingga memerlukan diagnosis medis terlebih dahulu, kemudian dokter akan memberikan perawatan dan pengobatan.3. Luka Terbakar (Burn Wounds)Layanan home care Klinik Granostic pun menyediakan penanganan luka bakar. Jenis luka dapat terlihat dari kerusakan kulit yang menyebabkan sel kulit menjadi mati.Pada kondisi ringan, luka bakar ini dapat pulih dengan perawatan sederhana di rumah. Namun jika terjadi dalam skala besar, maka perawatan luka bakar yang serius perlu dilakukan oleh tenaga medis ahli untuk mencegah komplikasi hingga kematian.4. Luka Pasca Bedah (Surgical Wounds)Setelah prosedur operasi, perawatan luka bedah pun sangat penting dilakukan. Sebab, Tindakan ini dapat membantu mencegah infeksi dan komplikasi pada luka. Serta melakukan perawatan luka yang tepat juga sangat penting untuk proses pemulihan.Perawatan luka operasi ini bisa meliputi menjaga luka tetap kering. Mengganti perban dan penutup luka operasi secara berkala, hingga melindungi dan melepas jahitan.Prosedur perawatan luka operasi ini tak semua bisa Anda lakukan sendiri. Karena itu, Klinik Granostic menyediakan layanan home care untuk membantu Anda mengatasi dan merawat luka pascaoperasi tersebut dengan tepat.Klinik Granostic di Surabaya Dengan Tenaga Ahli Kompeten dan BerpengalamanLuka akut maupun kronis tidak begitu saja dapat diabaikan. Anda harus menerapkan perawatan yang tepat agar luka dapat lekas sembuh dan tidak menimbulkan komplikasi kesehatan lainnya.Namun, pada luka kronis seperti luka bakar yang parah, luka akibat diabetes, dekubitus, atau luka vaskuler, tentu tak bisa Anda atasi sendiri. Di sisi lain, pasien dengan luka kronis pun kadang merasa kesulitan menggerakkan tubuh mereka untuk pergi ke rumah sakit atau klinik terdekat.Karena itu, kehadiran layanan home care sangatlah dibutuhkan untuk membantu menangani luka tersebut di rumah. Klinik Granostic pun memiliki layanan home care luka dengan didampingi dan diawasi langsung oleh tenaga medis ahli di Surabaya.Metode Perawatan ModernSemua tenaga kesehatan ahli di Klinik Granostic telah berpengalaman dan teruji kompetensinya selama bertahun-tahun. Kami pun mengembangkan metode perawatan yang modern, efisien, dan tepat sasaran untuk tiap jenis luka yang Anda miliki.Proses Penyembuhan OptimalDilakukan oleh tenaga kesehatan ahli, serta di bawah pengawasan dokter spesialis, perawatan luka akan berjalan dengan efektif dan membuat proses penyembuhan lebih optimal.Bagaimana pun sangat krusial untuk memberikan perawatan yang tepat pada luka Anda. Sebab ketika melakukannya dengan sembarangan, luka bisa terkena infeksi dan menyebabkan komplikasi lain.Karenanya, keberadaan ahli akan dapat mencegah kemungkinan tersebut terjadi. Selain itu, lewat penanganan ahli tersebut, Anda juga bisa langsung mendiskusikan keluhan-keluhan yang menyertai proses penyembuhan. Dokter dapat memberikan arahan dan pengobatan yang sesuai untuk mengatasi problem tersebut. Jika Anda tertarik untuk menggunakan layanan home care dari Klinik Granostic, Anda bisa langsung menghubungi nomor yang tertera pada bagian bawah artikel. Atau langsung klik tombol Home Service di bawah.Selain memberikan layanan home care untuk luka, Klinik Granostic pun bisa melakukan medical check up rutin untuk Anda di rumah. Sehingga Anda bisa lebih mengenali kesehatan tubuh Anda, perkembangan luka, dan berkonsultasi untuk menerapkan langkah perawatan luka dengan lebih komprehensif.
Pentingnya Vaksin Flu Untuk Pencegahan
Meskipun memiliki peranan yang sangat penting sebagai pencegahan flu, vaksin flu (influenza) masih cukup jarang dibicarakan. Kira-kira apakah Sobat Granostic sudah pernah dengar soal vaksin influenza dan manfaatnya tersebut?Influenza merupakan jenis infeksi virus yang menyerang sistem pernapasan, termasuk hidung, tenggorokan, dan paru-paru. Flu sangatlah sering terjadi dan dapat menyerang siapa saja, baik balita, anak-anak, dewasa, dan lansia.Gejala flu juga sangat variatif, ada yang ringan dan berat. Bahkan penyakit ini pun dapat menimbulkan komplikasi yang cukup serius, bila terjadi pada individu yang memiliki kondisi Kesehatan tertentu.Karena alasan tersebut, vaksin influenza menjadi sangat penting. Melansir dari berbagai sumber, Anda bahkan direkomendasikan untuk memperoleh vaksin flu ini setiap tahun. Lantas apa sebenarnya vaksin flu dan pentingnya untuk kesehatan Anda? Langsung simak penjelasannya di bawah ini, Sobat!Mengenal Vaksin FluVaksin flu, atau vaksinasi influenza, merupakan jenis imunisasi yang diberikan dengan tujuan untuk melindungi tubuh dari infeksi virus penyebab flu.Melansir dari artikel kesehatan dari Department of Health and Aged Care Australia, influenza termasuk jenis infeksi saluran pernapasan yang sangat mudah menular. Kondisi ini dapat menyerang siapapun terutama, bayi, anak-anak, perempuan hamil, serta orang-orang dengan penyakit bawaan. Infeksi influenza dapat memerlukan perawatan di rumah sakit hingga menyebabkan kematian.Karena itu, upaya pencegahan infeksi influenza melalui vaksinasi sangatlah diperlukan. Bahkan vaksinasi ini baiknya dilakukan pada tiap tahun (annual) untuk melindungi diri terhadap jenis virus yang paling umum.Melansir dari World Health Organization (WHO), komposisi vaksin influenza akan terus diperbaharui setiap tahun, untuk menyesuaikan dengan perkembangan virus influenza di dunia.Jenis Vaksin FluBerdasarkan rilisan WHO ada dua tipe vaksin influenza yang tersedia, yakni vaksin trivalen dan kuadrivalen. Apa bedanya?1. Vaksin TrivalenJenis vaksin flu ini membantu melindungi terhadap tiga virus influenza yang berbeda. Menurut WHO pada 2010, vaksin trivalent mengandungan influenza A(H3N2), pandemi A(H1N1), dan 1 dari 2 virus influenza B.2. Vaksin QuadrivalentSementara itu vaksin kuadrivalen mencakup virus vaksin yang terdiri dari empat virus, yakni satu virus influenza A (H1N1), satu virus influenza A(H3N2), satu virus influenza B/Victoria, dan satu virus influenza B/Yamagata.Usia yang Dianjurkan untuk Vaksin FluSiapa saja direkomendasikan untuk menggunakan vaksin flu tahunan, mulai dari anak-anak, dewasa, lansia, hingga ibu hamil. Mengapa vaksinasi penting untuk mereka?1. Anak-anakVaksin flu dapat berperan sangat penting dalam menjaga Kesehatan anak-anak. Menurut data literatur dari Centers of Disease Control and Prevention, menunjukkan bahwa vaksinasi flu dapat mengurangi risiko anak-anak terkena influenza yang parah dan mengancam jiwa hingga 75 persen.2. DewasaBagi orang dewasa vaksinasi flu juga sangat penting dan direkomendasikan dilakukan setiap tahun. Tak hanya mencegah terjadinya flu, vaksinasi juga membantu mengurangi tingkat keparahan gejala yang Anda alami, juga meminimalisir terjadinya komplikasi masalah Kesehatan pernapasan yang dipicu oleh flu.Menurut Centers of Disease Control and Prevention, vaksinasi flu berkaitan dengan rendahnya masalah kardiovaskular bagi para penderita penyakit jantung, terutama pada orang yang mengalami serangan jantung dalam setahun terakhir.Selain itu, vaksinasi flu juga dapat mengurangi risiko memburuknya penyakit paru-paru kronis akibat flu, seperti penyakit paru obstruktif kronis (PPOK, yang memerlukan rawat inap.3. LansiaCenters for Disease Control and Prevention juga menyebutkan bahwa seseorang berusia 65 tahun atau lebih juga sangat perlu melakukan vaksin flu. Ini karena mereka memiliki risiko paling besar untuk mengalami komplikasi serius ketika terserang flu.Walaupun flu memiliki tingkat keparahan gejala yang variatif, orang-orang berusia 65 tahun ke atas dapat mengalami gejala flu yang parah.4. Ibu HamilVaksin flu juga direkomendasikan bagi ibu hamil, yang dapat melindungi ibu selama dan setelah kehamilan dari flu. Bahkan, vaksin yang dilakukan ibu juga akan membantu melindungi bayi dari serangan flu selama beberapa bulan pertama kehidupan mereka.Menurut Centers of Disease Control and Prevention, sebuah studi di tahun 2013 menunjukkan bahwa vaksinasi dapat mengurangi risiko infeksi saluran pernapasan akut terkait flu pada ibu hamil sekitar setengahnya. Prosedur Vaksinasi FluKlinik Granostic menyediakan layanan vaksinasi flu untuk segala usia dengan metode injeksi atau penyuntikan. Prosedur vaksinasi influenza ini juga akan disesuaikan dengan usia dan kondisi Kesehatan pasien. Berikut penjelasan lengkap soal prosedur vaksin flu di klinik Granostic:1. KonsultasiLangkah pertama, dokter akan melakukan pemeriksaan kesehatan fisik dan wawancara, untuk menyimak kondisi dan riwayat medis yang Anda miliki. Bersama dokter Anda juga bisa mendiskusikan mengenai vaksinasi flu yang akan Anda lakukan, misalnya adakah efek samping dan penanganan yang diperlukan pasca vaksinasi.2. PenyuntikanSetelah proses pemeriksaan dan konsultasi bersama dokter umum, maka selanjutnya akan dilakukan proses penyuntikan atau injeksi. Prosedur vaksinasi dengan suntikan ini dapat dilakukan pada anak-anak mulai 6 bulan ke atas, orang dewasa, lansia, dan ibu hamil, serta orang dengan atau tanpa kondisi medis tertentu.3. PemantauanProsedur penyuntikan vaksin flu biasanya memiliki efek samping seperti nyeri otot, nyeri kepala, kelelahan, demam, dan mual. Efek ini sangat umum terjadi, khususnya pada anak-anak.Karena itu, setelah penyuntikan dokter umum klinik Granostic akan melakukan pemantauan kondisi pasien untuk menyimak bagaimana efek samping dari vaksinasi tersebut. Selain kontrol rutin secara langsung, pasien juga dapat melakukan konsultasi online bersama dokter umum klinik Granostic lewat layanan Home Service. Tujuan Vaksin FluBanyak dari kita yang belum memahami apa sebenarnya manfaat dan tujuan dari vaksin flu ini. Karena itu, banyak juga yang tidak melakukan vaksinasi flu tahunan yang direkomendasikan oleh WHO.Memang apa sih sebenarnya tujuan dari vaksin flu? Mari simak penjelasannya di bawah ini:1. Mencegah Infeksi InfluenzaTujuan utama dari vaksin flu adalah sebagai upaya pencegahan infeksi influenza. Meski umumnya bergejala ringan, influenza dapat menimbulkan komplikasi, infeksi sekunder, hingga memberikan gejala parah dan bisa mengakibatkan kematian.Menurut data dari Centers of Disease Control and Prevention, selama musim flu pemberian vaksin flu terbukti mengurangi risiko kunjungan ke dokter karena influenza hingga 40–60 persen. 2. Mengurangi Penyebaran VirusSelain mencegah infeksi, vaksinasi juga bertujuan untuk mengurangi dan mengendalikan penyebaran virus. Apalagi influenza merupakan jenis virus yang sangat mudah menyebar di udara, serta dapat bertahan di benda-benda padat yang sering kita sentuh.3. Mengurangi Keparahan GejalaMelakukan vaksinasi juga membantu mengurangi keparahan gejala influenza, bila Anda terinfeksi. Manfaatnya ini telah terbukti dalam beberapa penelitian. Seperti pada sebuah studi pada tahun 2021 yang menunjukkan bahwa di antara orang dewasa yang dirawat di rumah sakit karena flu, pasien yang divaksinasi akan memiliki risiko 26 persen lebih rendah untuk dirawat di unit perawatan intensif (ICU) dan risiko kematian akibat flu sebesar 31 persen lebih rendah daripada dengan mereka yang tidak divaksin.4. Mencegah Komplikasi SeriusBerbeda dengan pilek, flu memiliki kemungkinan adanya komplikasi serius yang beberapa di antaranya bisa mengancam jiwa. Misalnya infeksi sinus dan telinga, pneumonia, radang jantung, radang otak atau jaringan otot, dan kegagalan multi organ.Kondisi ini terjadi karena infeksi virus flu pada saluran pernapasan kan memicu respons peradangan ekstrem dalam tubuh dan menyebabkan sepsis, yakni respons tubuh yang mengancam jiwa terhadap infeksi.Nah, dengan melakukan vaksinasi flu Anda dapat mencegah komplikasi serius pada saat terkena flu. Karena antibodi Anda akan lebih familiar dan kuat dalam melawan infeksi influenza.Efek Samping Vaksin FluUmumnya efek samping dari flu sangat mirip dengan gejala flu itu sendiri, namun dengan skala yang cukup ringan. Beberapa efek samping yang dimaksud antara lain:1. Nyeri atau Kemerahan di Area SuntikanAnda mungkin akan merasa nyeri atau kemerahan di area suntikan, kondisi ini umumnya akan membaik dalam 1–2 hari setelah proses injeksi. 2. Demam RinganSelain itu, Anda juga dapat mengalami demam ringan seperti pada proses vaksinasi biasanya. Akan tetapi bila gejala demam ini menjadi lebih buruk dan terjadi berkepanjangan, Anda perlu segera memeriksakan kondisi Anda ke dokter umum untuk mendapatkan diagnosa dan arahan perawatan yang tepat.3. Kelelahan atau Sakit KepalaSelanjutnya, setelah vaksin Anda juga bisa saja mengalami kelelahan atau sakit kepala. Kondisi ini cukup jarang terjadi, namun juga termasuk hal yang sangat wajar dan menandakan bahwa sistem imun Anda sedang bekerja dengan baik. Karena vaksin merangsang respon imun, yang salah satu efeknya menimbulkan inflamasi dan sakit kepala adalah salah satunya.4. Reaksi Alergi (jarang terjadi)Jenis reaksi selanjutnya adalah alergi, yang sangat jarang terjadi dan ketika mengalaminya Anda dianjurkan untuk segera berkonsultasi dengan dokter. Reaksi alergi ini bisa saja berupa ruam kulit, gatal atau biduran, pembengkakan pada wajah, bibir, atau bahkan lidah Anda.Granostic sebagai Fasilitas Vaksinasi FluMenyadari betapa pentingnya vaksinasi flu ini untuk Anda, Klinik Vaksin Flu Terdekat Surabaya Granostic menyediakan layanan vaksin dengan bantuan tenaga medis profesional dalam setiap prosedurnya.Granostic sebagai penyedia fasilitas vaksinasi flu akan memberikan layanan lengkap, seperti:1. Konsultasi VaksinasiSebelum memulai vaksinasi, Anda bisa berkonsultasi terlebih dahulu bersama dokter umum kami. Misalnya membicarakan mengenai jenis-jenis vaksin yang ada dan kesesuaiannya dengan kondisi kesehatan Anda.Anda pun dapat mengutarakan apa saja yang menjadi kekhawatiran Anda saat akan mendapatkan vaksin flu secara rutin. Dokter umum kami akan memberikan edukasi secara rinci, serta memberikan arahan perawatan yang sesuai dengan kondisi Anda.2. Layanan Vaksinasi AmanLayanan vaksinasi flu klinik Granostic juga dijamin aman, karena dilakukan dengan peralatan medis yang memadai dan sesuai dengan standar yang ditetapkan. Juga prosesnya melalui prosedur yang sistematis dan di bawah pengawasan oleh tenaga medis ahli.3. Pemantauan Efek SampingTak hanya proses vaksinasinya, tim dokter kami juga akan selalu memantau kondisi Anda pasca vaksin. Misalnya dengan menyimak kemungkinan munculnya gejala-gejala efek samping tertentu.Selain itu, lewat layanan Home Service klinik Granostic, Anda bisa melakukan telekonsultasi bersama dengan dokter umum kami. Sehingga ketika mengalami efek samping secara tiba-tiba di rumah, Anda bisa mengonsultasikannya dengan segera dan mendapatkan arahan perawatan langsung dari dokter.Bahkan bila perlu dokter juga akan memberikan resep untuk membantu meringankan gejala efek samping pasca vaksin yang Anda alami.Nah, Sobat Granostic, kabar baik lainnya Anda juga bisa menggunakan layanan vaksin ini dengan mudah di rumah. Anda tidak perlu ke klinik untuk mendapatkan vaksinasi flu, karena tim medis kami akan melakukannya di rumah Anda. Menarik, bukan?Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut soal vaksinasi flu, Anda bisa langsung klik tombol WhatsApp di bawah atau menghubungi nomor layanan call center kami di atas. Yuk, jaga kesehatan keluarga dan diri Anda dengan vaksinasi influenza secara rutin di klinik Granostic!
Cara Mencegah Flu Menyerang Kembali
Siapapun yang terkena flu pasti setuju bahwa itu bukanlah pengalaman yang menyenangkan. Batuk, pilek, demam, meriang, kelelahan, dan sakit kepala bisa membuat Anda merasa sangat menderita. Sehingga setelah sembuh, Anda tentu tidak ingin flu menyerang kembali.Sayangnya meskipun Anda sudah pernah terkena flu, bukan berarti Anda bebas dan tidak akan kembali sakit. Bahkan sangat mungkin Anda untuk terserang flu dua kali dalam satu musim. Mengapa begitu?Ini karena virus influenza itu ada beberapa jenis, yakni influenza A, B, C dan D. Jadi setelah Anda terinfeksi oleh virus influenza A, sangat mungkin Anda juga akan terinfeksi virus influenza B atau C. Ada lebih dari 1 varian virus influenza, dan virus influenza juga mudah bermutasi.Kabar baiknya, ketika Anda terinfeksi sebuah virus influenza, tubuh akan mengembangkan antibodi yang melawan satu jenis virus tersebut. Sementara itu, terinfeksi salah satu virus influenza juga tidak akan membuat Anda lebih berisiko untuk terinfeksi jenis virus yang lain. Akan tetapi agar Anda tidak kembali sakit, Anda bisa menyimak beberapa cara mencegah flu menyerang kembali dengan beberapa tips berikut ini:Tips Mencegah FluSobat Granostic, bisa menerapkan 8 tips mencegah flu menyerang kembali yang efektif di bawah ini:1. Perkuat Sistem Kekebalan TubuhKunci utama agar Anda tidak mudah terserang penyakit adalah dengan memperkuat sistem kekebalan tubuh, begitu juga saat mencegah flu. Bahkan, sistem imun yang kuat akan membantu mengurangi tingkat keparahan gejala yang Anda alami.Untuk membangun kekebalan tubuh, Anda bisa menyimak beberapa cara berikut ini:Makan Makanan SehatApa yang Anda konsumsi selalu berpengaruh pada kesehatan tubuh Anda, karenanya untuk meningkatkan imunitas Anda bisa mulai dengan mengonsumsi makanan sehat dan kaya nutrisi.Hindari mengonsumsi gula secara berlebihan, makan makanan cepat saji, mengonsumsi makanan berlemak, dan juga yang mengandung garam tinggi.Sebaliknya, Anda bisa beralih pada menu yang tinggi serat dan nutrisi seperti buah dan sayur, untuk meningkatkan kesehatan yang baik.Minum Air yang CukupSelain mengonsumsi makanan yang bergizi tinggi, Anda juga perlu mencukupi kebutuhan cairan untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Kebutuhan cairan ini dapat dicukupi dengan minum air minimal 2 liter per hari. Selain dengan minum air yang cukup, Anda juga bisa memenuhi kebutuhan cairan dengan mengonsumsi sup, jus, buah-buahan dan sayuran yang mengandung tinggi air.Tidur yang CukupIstirahat yang cukup dan tidur malam berkualitas juga sangat baik untuk menunjang daya tahan tubuh. Anda perlu tidur setidaknya 7 hingga 9 jam per malam. 2. Cuci Tangan Secara TeraturTahukah Sobat, kalau virus flu dapat hidup di permukaan yang keras, seperti tangga, pintu, dan benda-benda di sekitar kita. Karena itu, untuk mencegah penularan flu, Anda perlu membiasakan untuk mencuci tangan secara teratur, utamanya sebelum makan sesuatu.Pastikan juga untuk selalu mencuci tangan setelah menggunakan kamar mandi. Direkomendasikan juga untuk membawa hand sanitizer untuk membersihkan tangan Anda sepanjang hari, saat tidak memungkinkan menemukan sabun dan air.Agar bersihnya menyeluruh, pastikan untuk mencuci tangan menggunakan air dan sabun, gosok selama 20 detik. Kemudian bilas dan keringkan dengan handuk yang bersih.3. Hindari Menyentuh WajahSelain rutin membersihkan tangan, Anda juga perlu mengurangi kebiasaan menyentuh wajah, utamanya bagian hidung, mulut, dan mata saat tangan dalam keadaan kotor.Ini karena, infeksi juga menyebar melalui kontak langsung dengan bakteri, virus, dan kuman penyebab penyakit lainnya. Saat kita menyentuh orang yang sakit, atau menyentuh permukaan yang kotor, maka tangan juga akan terkontaminasi oleh kuman. Sehingga ketika Anda mengucek mata, menyentuh hidung, atau memasukkan makanan dan minuman ke mulut dalam keadaan tangan kotor, akan sangat mudah bagi virus flu menginfeksi tubuh.4. Tingkatkan Aktivitas FisikOlahraga sangat penting untuk membantu tubuh Anda dalam keadaan tetap bugar, termasuk dengan membuat sistem imun menjadi lebih kuat. Anda bisa melakukan olahraga secara rutin minimal 30 menit sehari, bisa dengan lari pagi, bersepeda, berenang, dan banyak lainnya.5. Hindari Kerumunan dan Kontak DekatSeperti yang telah disinggung sebelumnya, flu sangat mudah dan cepat menular. Karena itu, hindari kerumunan dan kontak dekat ketika Anda terkena flu, atau saat musim flu terjadi.Infeksi saluran pernapasan, seperti flu, bisa menyebar melalui droplet di udara saat orang sakit batuk, bersin, atau bicara di dekat Anda. Karena itu sangat penting untuk menghindari aktivitas di luar rumah di musim flu atau ketika daya tahan tubuh Anda sedang tidak maksimal.6. Menggunakan MaskerJika Anda memiliki kegiatan di luar rumah yang tidak bisa dihindari, maka bersikap waspada dengan selalu menggunakan masker dan membawa hand sanitizer adalah hal yang penting. Masker wajah akan membantu melindungi hidung dan mulut Anda, mencegah droplet yang membawa virus flu di udara untuk mengontaminasi area tersebut.7. Dapatkan Vaksin FluCara mencegah flu menyerang kembali selanjutnya adalah mendapatkan vaksinasi flu setiap tahun. Melansir dari Healthline.com, virus flu yang beredar dominan berubah dari tahun ke tahun, sehingga Anda perlu memperbarui vaksinasi yang telah Anda dapatkan setiap tahun.Perlu Anda ingat juga, bahwa vaksin ini membutuhkan Waktu sekitar 2 minggu untuk dapat bekerja secara efektif. Selain pencegahan, jika Anda terkena flu setelahnya, vaksinasi akan membantu mengurangi keparahan gejala dan durasi penyakit tersebut. Anda dapat mengakses vaksinasi flu ini di klinik Granostic. Lewat pantauan tenaga medis ahli dan profesional di bidangnya, proses vaksinasi akan dilakukan sesuai standar dan prosedur yang telah ditetapkan. Anda juga dapat berkonsultasi langsung mengenai kondisi tubuh Anda dan mendapatkan arahan yang sesuai dari dokter umum klinik Granostic.  Selain itu, Anda juga dapat menggunakan layanan home care klinik Granostic untuk vaksin flu di rumah. Kenali yuk, detail mengenai Pentingnya Vaksin Flu.8. Kelola StresCara mencegah flu menyerang kembali selanjutnya adalah dengan mengelola stres. Karena tak hanya berpengaruh pada kesehatan mental saja, stres bisa memberikan dampak pada tubuh Anda. Misalnya dengan membuat daya tahan tubuh menjadi lebih lemah, memperburuk gejala flu yang dirasakan, dan sebagainya.Anda bisa menerapkan gaya hidup sehat untuk mengelola stres, melakukan hal-hal yang membuat pikiran Anda menjadi lebih tenang dan bahagia, serta menceritakan permasalahan Anda dengan orang terpercaya.Penanganan untuk Mencegah Flu Menyerang KembaliSelain menerapkan beberapa tips di atas, Anda juga bisa menerapkan penangan untuk mencegah flu menyerang kembali di bawah ini:1. Minum Suplemen Vitamin dan HerbalMeminum suplemen dan vitamin herbal bisa membantu mendukung fungsi kekebalan tubuh. Beberapa penelitian menyarankan untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh, baik dari suplemen vitamin, mineral, dan herbal, untuk mendorong daya tahan tubuh.Melansir dari rilisan resmi Universitas Gadjah Mada, ada 18 jenis herbal yang diteliti dan dicatat dapat meningkatkan sistem imun Anda. Seperti brotowali, kembang sepatu, jeruk nipis, bawang putih, lidah buaya, kunyit, orang-aring, manga, mengkudu, pegagan, dan banyak lainnya.Bahan-bahan herbal ini idealnya dikonsumsi dalam jangka Waktu tertentu hingga 8 minggu untuk menunjukkan efek optimalnya. Namun, sebaiknya Anda juga tidak boleh mengonsumsi zat imunomodulator ini tidak lebih dari 8 minggu, sehingga apabila pasien mengalami gangguan Kesehatan dapat segera diketahui.2. Istirahat yang Cukup Saat Mulai Merasa Tidak Enak BadanPenanganan selanjutnya adalah dengan beristirahat yang cukup saat Anda mulai merasa gejala-gejala awal flu. Beristirahat dan tidur cukup akan membantu memperkuat imun tubuh, yang sangat penting untuk melawan virus flu.3. Menjaga Kebersihan LingkunganMemastikan lingkungan tempat tinggal Anda tetap bersih juga hal yang sangat penting. Selain membersihkannya secara teratur, Anda juga bisa menggunakan semprotan disinfektan pada benda-benda yang akan Anda sentuh untuk mencegah kontaminasi virus. Misalnya pada meja kerja atau belajar, gagang pintu, casing handphone, dan banyak lainnya.4. Konsumsi ProbiotikTahukah Anda mengonsumsi probiotik dapat membantu meningkatkan Kesehatan pernapasan secara umum. Beberapa studi klinis menyebutkan bahwa strain dari probiotik Lactobacillus dan Bifidobacterium dapat menunjukkan efek menguntungkan terhadap gejala dan durasi pada penyakit flu.Probiotik ini dapat Anda peroleh dengan mengonsumsi susu dan produk-produk olahannya, seperti yogurt.5. Gunakan HumidifierMenggunakan humidifier dapat membantu meringankan gejala flu yang Anda rasakan, mulai dari melegakan hidung, tenggorokan, dan paru-paru. Ini karena uap dari humidifier akan membantu mengencerkan lendir yang menyumbat sistem pernapasan Anda.Selain itu, udara hangat dan lembap juga dapat meredakan pembengkakan di hidung dan paru-paru Anda.6. Hindari Rokok dan Alkohol BerlebihanRokok dan alkohol bisa membawa pengaruh besar pada kesehatan tubuh Anda, termasuk pada sistem pernapasan. Merokok dan minum alkohol dapat membuat gejala kelelahan, menggigil, dan sakit kepala saat flu menjadi lebih buruk.7. AsapAsap dari pembakaran tidak sempurna, seperti yang dihasilkan oleh kendaraan bermotor, dapat memiliki dampak buruk pada kesehatan, terutama bagi sistem pernapasan. Asap knalpot mengandung berbagai zat berbahaya, termasuk karbon monoksida, nitrogen oksida, dan senyawa organik volatilis (VOC), yang dapat memperburuk kondisi kesehatan, termasuk flu dan infeksi pernapasan lainnya.Saat terkena flu dan Anda mengalami gejala yang berat, sebaiknya periksakan diri ke dokter umum klinik Granostic untuk mendapatkan perawatan dan pengobatan yang tepat sasaranTak hanya itu, Granostic juga menyediakan layanan vaksin flu yang bisa Anda akses secara langsung di klinik ataupun rumah Anda.Hubungi call center kami untuk mendapatkan informasi lebih lanjut soal layanan home care dan vaksin flu di klinik Granostic. Atau langsung datang ke klinik untuk dapat berkonsultasi langsung dengan dokter umum dan memeriksakan gejala flu yang Anda alami.
Apa Saja Makanan & Minuman untuk Meredakan Flu?
Menerapkan pola makan teratur dan mengonsumsi menu sehat saat terserang flu dapat membantu tubuh Anda untuk lebih kuat melawan infeksi. Tak hanya itu, makanan yang tepat juga bisa meredakan berbagai gejala flu dan memberikan rasa nyaman bagi tubuh yang sakit.Saat terserang flu, Anda mungkin kehilangan nafsu makan. Akan tetapi sangat penting untuk memberikan nutrisi dan hidrasi yang cukup pada tubuh, agar Anda dapat sembuh lebih cepat.Di bawah ini ada beberapa rekomendasi makanan untuk meredakan flu yang bisa Sobat Granostic konsumsi di rumah. Apa saja?1. Sup AyamSaat sedang tidak enak badan, sup ayam selalu jadi pilihan utama untuk mengisi perut dan membuat tubuh terasa lebih nyaman. Begitupula saat Anda terserang flu, sup ayam bisa memberikan manfaat yang sama.Makanan ini mengandung banyak nutrisi seperti vitamin, mineral, kalori, dan protein yang mudah dimakan. Nutrisi-nutrisi ini sangat dibutuhkan dalam jumlah yang lebih banyak Ketika dalam masa pemulihan saat sakit.Selain itu, sup ayam juga merupakan sumber cairan dan kaya akan elektrolit. Sehingga mengonsumsi sup ayam akan membantu mencegah dehidrasi akibat demam, muntah, keringat, atau diare yang Anda rasakan saat terjangkit flu.Daging ayam dalam sup juga mengandung asam amino sistein. N-asetil-sistein, suatu bentuk sistein, dapat memecah lendir dan memiliki efek antivirus, antiinflamasi, dan antioksidan yang baik.Manfaat sup ayam akan jadi lebih optimal ketika Anda mengolahnya sendiri, karena Anda dapat memasukkan bahan-bahan penting yang dibutuhkan untuk proses penyembuhan flu. Misalnya, menambahkan kaldu tulang yang kaya kolagen dan nutrisi, sehingga dapat membantu mempercepat pemulihan. 2. Minuman JaheSebagai warga Indonesia, Anda tentu sudah tak asing lagi dengan jahe. Tanaman herbal ini selalu dipercaya dari generasi ke generasi sebagai campuran ramuan herbal untuk menangani segala macam gejala penyakit, termasuk flu.Jahe dikenal karena efek anti mual, baik yang berhubungan dengan kehamilan maupun pengobatan.Selain itu, jahe juga memiliki rasa hangat alami yang menyenangkan. Menyeduhnya bersama teh hangat akan membantu meningkatkan suhu tubuh Anda, serta akan membantu mengurangi meriang yang mungkin Anda alami saat terserang flu.Jahe memiliki kandungan antibakteri, antivirus, antiinflamasi, dan antioksidan yang sangat baik untuk pemulihan kesehatan. Rasa "pedas" dari jahe pun dapat memberikan efek hangat pada tenggorokan, sehingga membantu meminimalisir rasa serak atau sakit di area tersebut selama flu berlangsung.3. Minuman Hangat dengan MaduKombinasi minuman hangat dengan madu juga bisa menjadi menu yang pas saat terserang flu. Menurut penelitian yang dipublikasikan di Journal of Public Health Concern, madu mengandung pinobaksine dan vitamin C, yang baik sebagai antioksidan maupun antibiotik.Kandungan tersebut diketahui dapat membantu menurunkan tingkat keparahan batuk saat flu, serta aman untuk dikonsumsi anak-anak. Rasanya yang manis dan sedikit masam juga akan memberikan cita rasa menyegarkan yang sangat cocok untuk dipadukan dengan jahe, teh, ataupun minuman hangat lainnya.4. Teh Herbal (Jahe, Peppermint, Chamomile)Meminum teh herbal juga diketahui sebagai salah satu cara untuk mengatasi berbagai gejala kesehatan secara alami, termasuk flu.Menurut artikel Cleveland Clinic, teh herbal dapat membantu meringankan sakit tenggorokan dan melegakan hidung tersumbat. Selain itu, dengan menambahkan sedikit madu Anda bisa mendapatkan ekstra penenang yang membuat tubuh Anda lebih nyaman.Anda dapat menggunakan peppermint, chamomile, hingga jahe sebagai teh herbal.Melansir dari WebMD.com, peppermint dapat membantu meredakan gejala flu dan pilek. Aroma menyegarkan yang khas dari teh herbal ini dapat membantu melegakan hidung tersumbat. Sementara kandungan mentol dalam peppermint memiliki agen antioksidan dan antiinflamasi yang sangat baik untuk meredakan gejala flu.Menurut Medical News Today, teh chamomile dapat membantu mendorong sistem imun. Teh herbal ini juga dapat membantu meringankan beberapa gejala flu, seperti sakit tenggorokan. Memadukan teh yang Anda seduh dengan madu dan jahe akan memberikan efek yang lebih optimal, serta rasa hangat yang menyegarkan pada tubuh Anda.5. Jeruk dan Buah-buahan CitrusSelain yang hangat dan herbal, Anda juga perlu memenuhi kebutuhan mineral dan vitamin, misalnya dengan mengonsumsi jeruk dan buah-buahan citrus.Jeruk dan buah-buahan citrus mengandung vitamin C yang sangat tinggi. Nutrisi ini sangat penting untuk meningkatkan kekebalan tubuh, yang sangat esensial untuk melawan infeksi virus flu.Anda dapat memakan jeruk dan buah-buahan citrus ini secara langsung, atau memadukannya dengan minuman hangat, madu, juga dengan membuatnya sebagai jus.6. YogurtTak banyak diketahui, rupanya yogurt juga bisa jadi pilihan makanan yang cocok untuk penderita flu. Ini karena yogurt mengandung probiotik bermanfaat, yakni jenis bakteri yang dapat berkoloni di usus dan memberikan banyak khasiat untuk kesehatan.Menurut Cleveland Clinic, produk olahan susu seperti yogurt dapat membantu anak-anak dan orang dewasa lebih imun terhadap pilek, lebih cepat sembuh saat sakit, dan lebih sedikit mengonsumsi antibiotik.7. Bayam dan Sayuran HijauBayam dan sayuran hijau selalu dikenal akan kandungan zat besi serta nutrisinya yang tinggi. Selain itu, sayuran dengan warna daun hijau tua juga kaya akan polifenol, antioksidan alami yang membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan dan melawan peradangan.Anda dapat mengolah bayam dan sayuran hijau ini menjadi menu yang lezat seperti sup, mencampurnya dalam makanan favorit Anda, atau hanya dengan merebusnya.8. Minuman KunyitSelain jahe, kunyit juga termasuk salah satu bahan herbal yang sangat populer di Indonesia dan kerap digunakan dalam pengobatan tradisional. Minuman kunyit juga bisa menjadi pilihan menu untuk meredakan gejala flu sebagai perawatan di rumah, loh.Bahan herbal ini mengandu agen antiinflamasi yang kuat, sehingga dapat membantu meringankan nyeri dan melindungi Anda dari serangan penyakit. Kunyit juga sangat baik dalam mendukung fungsi sistem imun, sehingga dapat sangat membantu melawan virus penyebab sakit flu.Anda bisa mengolah kunyit menjadi jamu tradisional dan meminumnya selagi hangat. Tambahkan madu untuk menambah cita rasa dan kesegaran dari jamu kunyit yang Anda buat.9. Teh HijauJenis makanan selanjutnya yang bisa membantu meredakan gejala flu adalah teh hijau. Minuman ini diketahui akan kandungan antioksidannya yang sangat tinggi, sehingga dapat melindungi tubuh dan kulit dari dampak radikal bebas.Selain itu, mengutip dari Healthline.com, para peneliti telah menyimpulkan bahwa teh hijau dapat mendukung sistem kekebalan tubuh dan mendorong metabolisme agar lebih sehat.Selain itu menghirup aroma teh hijau yang menenangkan dan hangat akan membantu melegakan hidung tersumbat. Anda bisa menambahkan madu atau perasa lemon untuk membantu meringankan sakit tenggorokan saat flu.Nah, Sobat Granostic, itu adalah 9 rekomendasi makanan untuk meredakan gejala flu secara alami di rumah. Mudah, bukan?Gejala flu pada umumnya dapat bertahan selama 7–10 hari, namun pada beberapa kasus gejala tertentu dapat bertahan hingga 2 minggu. Baca juga yuk mengenai cara mencegah flu menyerang kembali agar tidak kambuh.Jika Anda merasa bahwa flu bertahan lebih lama dari durasi umumnya, serta dibarengi dengan gejala lain yang mencurigakan, maka lebih baik untuk segera berkonsultasi ke dokter umum klinik Granostic.Bersama dokter umum berpengalaman kami, Anda dapat memperoleh pemeriksaan kesehatan yang mendetail dan diagnosa akurat. Dari diagnosa tersebut, Anda juga akan mendapatkan arahan perawatan dan pengobatan yang tepat sasaran.Selain itu, di klinik Granostic Anda juga bisa melakukan vaksin influenza, baik di lakukan di klinik maupun lewat layanan Home Service. Ingin memeriksakan kesehatan tubuh Anda di klinik Granostic atau tertarik untuk vaksin influenza? Segera hubungi call center klinik Granostic untuk buat jadwal kunjungan sekarang juga!
Kenapa Flu Tidak Kunjung Sembuh?
Merasa gejala flu tak kunjung sembuh padahal sudah minum obat? Ketahui apa saja penyebab flu tak kunjung sembuh dan cara pengobatannya yang tepat lewat artikel berikut ini.Flu merupakan jenis penyakit yang sangat umum terjadi pada masyarakat. Umumnya, gejala flu akan bertahan selama 7–10 hari. Namun tak jarang juga gejala flu dapat bertahan hingga 2 minggu bahkan lebih.Ketika mendapati gejala bertahan lebih lama dari durasi umumnya, sangat wajar bila Anda merasa khawatir dan menduga bila ada sesuatu yang lebih serius terjadi.Karena itu, pada artikel kali ini, Granostic akan membagikan informasi kenapa flu yang Anda alami tak kunjung sembuh, serta bagaimana cara mengatasinya dengan tepat. Let’s check it out!Penyebab Flu Terasa Lama SembuhBerikut ini beberapa faktor yang berkemungkinan besar menyebabkan flu terasa lama sembuh contohnya diagnosa yang membuat flu jadi terasa lama, misal adanya sinusitis maksilaris, Ca Nasofaring, Untuk detailnya yuk pelajari:1. Infeksi SekunderSobat Granostic, tahukah Anda bahwa flu dapat jadi lebih buruk dan menimbulkan komplikasi? Inilah yang kemudian kita sebut sebagai infeksi sekunder, di mana infeksi oleh bakteri atau virus terjadi selama atau setelah pengobatan untuk infeksi pertama.Indikasi terjadi infeksi sekunder ini dapat dilihat dari gejala flu yang makin memburuk, atau saat gejalanya tampak membaik namun kembali memburuk. Infeksi sekunder yang paling berisiko adalah pneumonia, yakni radang paru-paru basah, dan sepsis.Menurut National Library of Medicine dari National Center for Biotechnology Information (NCBI), disebutkan bahwa bakteri pneumonia sering terjadi setelah infeksi influenza. Infeksi sekunder ini terutama melibatkan sekelompok bakteri tertentu, seperti Streptococcus pneumoniae, Staphylococcus aureus, Haemophilus influenzae, dan Streptococcus pyogenes. 2. Sistem Kekebalan Tubuh yang LemahPenyebab flu tidak kunjung sembuh selanjutnya adalah karena sistem kekebalan tubuh yang lemah. Gejala flu, seperti batuk terus menerus, lebih umum terjadi pada orang yang sistem kekebalan tubuhnya lemah. Hal ini biasanya terjadi pada seseorang yang menjalani pengobatan dan memiliki kondisi medis tertentu, berusia di atas 65 tahun, hingga pernah menjadi perokok.3. Kelelahan atau StresStres tak hanya mempengaruhi Anda secara psikologis, namun juga bisa membuat kondisi kesehatan tubuh memburuk dan menjadikan flu tidak kunjung sembuh. Ini karena saat stres, sistem kekebalan tubuh akan terganggu sehingga tubuh tidak bisa melawan virus flu dengan optimal.Selain itu, stres yang berkelanjutan pun akan mengurangi limfosit tubuh, yang merupakan sel darah putih yang melawan infeksi. Hal ini dapat membuat Anda lebih sering terserang flu biasa dan infeksi virus lainnya. Stres kronis juga dapat mengganggu kadar kortisol, yang dapat meningkatkan peradangan.4. AlergiFlu memiliki gejala yang cukup umum, sehingga sangat sering seseorang salah mengartikan penyakit lain sebagai gejala flu, seperti alergi. Ini karena alergi beberapa gejala yang mirip dengan flu seperti batuk, hidung meler, dan bersin-bersin. Meski Anda mungkin tidak tahu berapa lama gejala flu akan berlangsung, akan tetapi flu umumnya memerlukan beberapa hari untuk dapat muncul sepenuhnya. Sementara gejala alergi akan dating dengan cepat, serta berlangsung selama Anda terpapar dengan allergen. 5. Lingkungan yang Tidak mendukungLingkungan tempat tinggal yang tidak mendukung, seperti memiliki udara yang kotor dan sanitasi yang buruk, juga akan membuat flu Anda bertahan lebih lama. Karena lingkungan yang tidak nyaman akan membuat istirahat Anda tidak maksimal, yang akan mempengaruhi daya tahan tubuh dan membuat Anda lebih rentan terkena stres.Sementara itu, jika lingkungan Anda memiliki kualitas udara yang buruk dan sanitasi yang tidak sehat, akan menyebabkan tubuh Anda rentan mengalami infeksi sekunder. Kondisi ini akan memperburuk gejala flu yang Anda alami.6. Varian Virus yang Lebih KuatSalah satu alasan kenapa flu tidak kunjung sembuh adalah karena Anda terinfeksi oleh varian virus yang lebih kuat. Menurut CDC Organization, virus flu dapat berubah atau bermutasi. Singkatnya, perubahan kecil pada HA dan NA virus flu secara terus menerus akan mengakibatkan hilangnya atau berkurangnya perlindungan terhadap virus flu tertentu.Ketika virus flu menjadi berbeda secara antigenik, yang umumnya berarti bahwa sifat antigenik virus cukup berbeda sehingga sistem imun tubuh akan lebih sulit mengenali dan melawan virus tersebut.Cara Mengatasi Flu yang Tak Kunjung SembuhSetelah menyimak apa saja kemungkinan flu tidak kunjung sembuh di atas, selanjutnya Anda juga bisa menyimak berbagai cara mengatasi kondisi tersebut di bawah ini.1. Istirahat yang CukupBerikan waktu bagi tubuh mendapatkan energi yang cukup untuk melawan virus dengan beristirahat dan tidur berkualitas. Istirahat juga sangat penting ketika Anda mengalami emam, setidaknya hingga 24 jam setelah demam Anda turun. Selain untuk memaksimalkan penyembuhan flu, Anda juga sangat mudah menularkan virus saat demam tinggi.2. Perbanyak Minum (hangat lebih baik)Salah satu gejala flu adalah demam tinggi, yang dapat membuat Anda berkeringat dan lemas. Bahkan, tak jarang juga saat flu Anda mengalami muntah-muntah dan diare.Kondisi ini membuat tubuh Anda membutuhkan lebih banyak cairan untuk mengganti yang hilang, bahkan lebih banyak lagi untuk melawan infeksi influenza.Air putih adalah pilihan terbaik untuk memberikan hidrasi tubuh, namun Anda juga bisa minum teh herbal, makan sup, atau makan buah dan sayur dengan kandungan air tinggi. Sebaliknya, Anda bisa menghindari alkohol dan kafein yang dapat menyebabkan dehidrasi.3. Konsumsi Makanan BergiziMakan secara teratur dengan menu sehat dan bergizi tinggi sangatlah penting untuk mendukung pemulihan flu. Buah-buahan dan sayuran menyegarkan misalnya, yang bisa menyediakan vitamin, mineral, dan antioksidan. Kandungan gizi ini membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh Anda saat melawan virus.Meskipun Anda mungkin tidak memiliki banyak nafsu makan saat flu, tetap pastikan tetap makan secara teratur untuk menjaga stamina Anda. Baca yuk rekomendasi Granostic mengenai makanan dan minuman untuk meredakan flu.4. Hindari Pemicu AlergiJika penyebab dari lamanya gejala flu Anda berlangsung, maka untuk mengatasinya Anda perlu menghindari pemicunya. Gejala batuk-batuk, pilek, dan alergi lainnya akan dapat berhenti ketika Anda menjauhi alergen.5. Gunakan HumidifierTahukah Anda, udara yang kering juga dapat memperburuk gejala-gejala flu. Alat penguap atau humidifier, dapat membantu menambahkan kelembapan ke udara dan membuat melegakan hidung tersumbat.PengobatanSelain cara mengatasi gejala flu yang tidak kunjung sembuh di atas, Anda juga bisa menerapkan beberapa pengobatan di bawah ini.1. Obat Pereda GejalaObat-obatan untuk mengatasi gejala flu sangat mudah di temukan di pasaran dan apotik. Anda bisa memilih jenis obat yang bisa mengatasi gejala yang Anda alami, seperti hidung tersumbat, batuk, demam, dan lainnya.Beberapa jenis obat yang bisa membantu meringankan gejala flu, seperti:Pereda nyeri untuk mengurangi demam, sakit kepala, dan nyeri tubuh. Misalnya ibuprofen dan asetaminofen.Dekongestan, obat ini dapat Anda konsumsi untuk membuka saluran hidung dan mengurangi tekanan pada sinus.Pereda batuk seperti dextromethorphan.Ekspektoran untuk membantu mengencerkan lendir kental dan bermanfaat untuk batuk basah yang menghasilkan lender.Antihistamin yang umumnya digunakan untuk melawan gejala alergi, serta memiliki efek sedatif untuk membantu Anda tidur.2. Konsultasi ke DokterFlu yang bertahan dalam waktu lama dapat mengindikasikan adanya komplikasi, karena itu Anda sangat dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan langsung ke dokter umum.Dalam hal ini, dokter umum di klinik Granostic dapat menjadi pilihan yang ideal untuk Anda. Dokter umum kami dapat membantu melakukan pemeriksaan yang menyeluruh, sehingga dapat memberikan pengobatan dan perawatan yang tepat sasaran. Dokter akan melakukan interview singkat tentang gejala yang ada, memeriksa fisik jika dibutuhkan dan akan melakukan pemeriksaan penunjang. Untuk memastikan diagnosa dan penyebabnya sehingga terapi yang diberiksan bisa tepat sasaran, Nantinya dokter akan memberikan tindakan yang sesuai seperti antivirus, antibiotik, anti alergi atau bahkan terapi lain yang memang dibutuhkan sesuai dengan analisa dan diagnosa dokter.Selain itu, klinik Granostic pun menyediakan layanan vaksin influenza yang dapat Anda akses dengan mudah lewat layanan call center dan bisa dilakukan di rumah.Penasaran? Langsung ajukan pertanyaanmu seputar layanan vaksin flu di Granostic dengan klik tombol di bawah ini, ya!Ditinjau Oleh:Dr. Aji WibowoSumber Referensi:WebMD. (n.d.). Why Your Cold Won’t Go Away. Diakses pada 2024.A.Vogel UK. (n.d.). 5 reasons your flu won't go away. Artikel ditulis oleh pakar kesehatan herbal, namun tidak mencantumkan dokter medis sebagai peninjau. Diakses pada 2024.ScienceDaily. (2010, May 27). Why some flu viruses are more deadly. Diakses pada 2024.Medical News Today. (2019, March 25). Why do I have the flu but no fever?. Diakses pada 2024.
Home Care Surabaya Terbaik
Melakukan pemeriksaan kesehatan kini bisa jadi lebih mudah dan sederhana dengan layanan home care. Buat Anda yang bertempat tinggal di Surabaya, Granostic memberikan layanan home care terbaik dengan dokter spesialis dan ahli di bidangnya. Secara harfiah, home care memiliki arti perawatan dari rumah. Sehingga lewat layanan ini, pasien dapat mengakses pelayanan kesehatan dari rumah dengan bantuan tenaga medis profesional.Klinik Granostic pun menyediakan layanan home care, yang dinamakan Home Service. Lantas apa saja layanan home care Granostic? Serta bagaimana cara mengaksesnya?Mari simak penjelasan lengkapnya lewat artikel ini.Mengenal Layanan Home Care Layanan home care sendiri bukan hal baru di bidang kesehatan, namun tak sedikit juga yang masih belum mengenal dengan jelas apa dan bagaimana prosedur pelayanannya.Pertama, layanan home care sendiri merupakan fasilitas pelayanan Kesehatan yang dilakukan oleh tenaga medis ahli di rumah pasien secara langsung, dengan pengawasan dari dokter. Layanan homecare ini mencakup pemeriksaan kesehatan, keperawatan, seperti terapi fisioterapi, vaksinasi, dan banyak lainnya.Di Klinik Granostic, pelayanan home care dapat direncanakan, dikoordinasikan, dan disediakan sesuai dengan kebutuhan Anda. Sehingga pelayanan juga akan lebih efisien dan tepat sasaran, sesuai dengan kesepakatan bersama. Klinik Granostic pun menawarkan beragam paket yang bisa Anda pilih sesuai kebutuhan.Nah, lantas siapa sih yang baiknya menggunakan layanan home care ini? Berikut penjelasannya!Layanan Untuk Pasien dari Berbagai Riwayat Penyakit Anda mungkin mengira bahwa layanan home care ini hanya cocok untuk para lansia, karena kesulitan mobilitas fisik mereka. Namun, sebaliknya, layanan ini ideal untuk beberapa kondisi berikut ini:1. Membutuhkan Pemantauan dan Perawatan BerkalaPertama, layanan home care sangat ideal untuk pasien yang masih membutuhkan perawatan dan pemantauan berkala, seperti pada pasien pasca operasi. Apalagi pada pasien stroke, pasca operasi pengidapnya membutuhkan proses perawatan yang cukup lama dan memerlukan perhatian khusus. Layanan home care pada pengidap stroke ini dilakukan dengan memantau kesehatan secara berkala, dan prosedur fisioterapi. Selain itu orang-orang yang mengidap gagal jantung, paru-paru kronis, hingga gangguan fungsi kemih juga bisa sangat cocok untuk menggunakan layanan home care.Tujuan pengobatan ini dapat membantu pasien pasca operasi dengan kondisi kesehatan tertentu untuk bisa merasa tenang dan nyaman menjalani proses penyembuhannya. Karena mereka dapat berada dekat dengan keluarga, juga tanggal di lingkungan yang familiar dengan kesehariannya.2. Memiliki Kondisi Kesehatan KronisSelanjutnya, pasien dengan kesehatan kronis pun memerlukan layanan home care. Salah satu contohnya adalah penderita luka berat akibat diabetes, yang tentu tidak mungkin bolak balik ke rumah sakit membawa luka tersebut.Lewat layanan home care, pasien akan mendapatkan perawatan dari tim nakes profesional di rumah. Sehingga luka dapat dirawat, dibersihkan, diobati, dan proses penyembuhan pun akan jadi lebih efektif.3. Lanjut UsiaSeperti yang kita sebutkan sebelumnya, bahwa layanan home care ini sangat umum dianjurkan untuk lansia. Ini karena lansia memiliki keterbatasan fisik karena usia. Selain itu, biasanya lansia pun memiliki penyakit tertentu seperti stroke, jantung, ataupun diabetes.Lewat layanan home care, Anda dapat memantau kesehatan lansia dengan lebih teratur, tanpa memforsir fisik mereka secara berlebihan. Selain itu, dengan berada di rumah, para lansia juga akan lebih nyaman dan tenang karena dikelilingi oleh keluarganya.Jenis-Jenis Layanan Home CareDi Klinik Granostic, Anda dapat mengakses berbagai layanan home care untuk mengatasi masalah kesehatan pasien langsung bersama tenaga kesehatan profesional. Di bawah ini kami akan menjelaskan jenis-jenis layanan home care tersebut, apa saja?1. Perawatan Medis (Medical Care) Jenis layanan home care Klinik Granostic pertama adalah perawatan medis atau medical care. Dalam praktiknya, perawatan medis ini pun berupa rangkaian tindakan yang dilakukan sesuai dengan standar pelayanan kesehatan yang telah ditentukan, yang tujuannya untuk mengupayakan kesembuhan penyakit pada pasien.Beberapa jenis perawatan medis pada pelayanan home care Klinik Granostic meliputi:Pemberian ObatPada beberapa kasus obat tak hanya dapat dikonsumsi dengan cara oral. Pada beberapa kasus, pemberian obat pun dapat dilakukan dengan injeksi atau harus melalui racikan. Nah, dalam kasus seperti di atas, tentu saja Anda membutuhkan bantuan seorang profesional.Infus dan InjeksiPemasangan infus dan injeksi juga tidak bisa dilakukan sendiri, ya. Sebab, dosis dan pilihan cairan pada terapi infus ini pun perlu ditentukan oleh dokter. Sementara pada pemasangannya akan dilakukan oleh perawat.Sangat tidak disarankan untuk Anda memasang infus atau menginjeksi sendiri, untuk menghindari kesalahan dan cedera.Perawatan LukaPerawatan luka berat membutuhkan perawatan dari tenaga ahli. Sehingga proses penyembuhan akan berjalan lebih cepat, tidak menimbulkan adanya infeksi bakteri atau kuman yang justru menghambat pemulihan.Perawatan Pasca-operasiTelah disebutkan sebelumnya, bahwa periode pemulihan pada pasca operasi juga kondisi yang ideal untuk menggunakan layanan home care. Apalagi untuk Anda yang memiliki kondisi kesehatan kronis seperti diabetes, stroke, dan sejenisnya.Perawatan dari tenaga kesehatan ahli akan membantu mempercepat proses penyembuhan, sekaligus mengawasi dan mencegah bila luka operasi menunjukkan gejala yang memburuk.Pengawasan Kondisi Kesehatan Secara RutinSelanjutnya, lewat layanan medis home care Anda juga bisa melakukan pengawasan kondisi kesehatan secara rutin. Apalagi untuk pasien lansia yang memiliki kondisi kesehatan kronis seperti hipertensi, diabetes, dan sejenisnya.Penyakit-penyakit ini dapat timbul dan kambuh karena faktor pemicu yang beragam. Sehingga ketika melakukan pemantauan kesehatan secara rutin, Anda dapat menyimak bagaimana progres dan perkembangan kesehatan pasien dengan lebih baik. Juga dapat menjadi upaya untuk melakukan deteksi dini dan pencegahan.2. Perawatan Lansia (Elderly Care) Selanjutnya, jenis layanan home care selanjutnya dikhususkan untuk para lansia. Layanan elderly care ini dapat mencakup dua hal, seperti:Pemantauan Kesehatan RutinSaat memasuki usia lanjut, kondisi kesehatan tubuh seseorang akan mengalami berbagai perubahan, yang juga akan berdampak pada kesehatan fisik dan mental.Karenanya, tak jarang pula bahwa seseorang yang tampaknya sehat di masa mudanya, akan mengalami berbagai masalah kesehatan saat menua. Misalnya memiliki tekanan darah tinggi, gula darah yang naik, kolesterol, stroke, dan banyak lainnya.Pemantauan kesehatan rutin ini akan membantu mencegah terjadinya timbulnya gejala-gejala penyakit kronis pada lansia, serta menjadikan kualitas hidup mereka lebih baik.Perawatan Untuk Kondisi TertentuBagi pasien yang mengidap penyakit kronis seperti diabetes, hipertensi, atau penyakit jantung, Klinik Granostic juga menyediakan layanan skrining khusus untuk memantau dan mengelola kondisi tersebut.Cakupan layanan yang disediakan mencakup pengukuran rutin, pemantauan gejala, hingga perawatan yang dipersonalisasikan dengan kebutuhan dan kondisi pasien.Klinik Granostic di Surabaya Memiliki Tenaga Ahli yang Kompeten dan BerpengalamanNah, Sobat Granostic, itu adalah penjelasan mengenai layanan home care dan fasilitas apa saja yang dapat Anda akses di Klinik Granostic. Layanan home care ini dapat memberikan banyak manfaat pada pasien dan keluarga, misalnya dengan memantau kesehatan bersama di lingkungan yang nyaman dan intim. Hingga membantu meringankan anggota keluarga yang terkendala waktu dan tenaga untuk mengantarkan pasien berobat ke rumah sakit.Menyadari pentingnya layanan home care ini bagi masyarakat, Klinik Granostic selalu merekrut tenaga kesehatan ahli dan berpengalaman untuk memenuhi kebutuhan perawatan medis dan non-medis di rumah.Semua layanan kesehatan tersebut berada di bawah pantauan dokter spesialis, serta dilakukan oleh tim medis yang handal. Sehingga kualitas pelayanan dan efisiensi prosedur pengobatan pun akan dapat berjalan lebih optimal.Karena tercapainya kesehatan dan kesejahteraan hidup pasien adalah tujuan utama dari layanan Klinik Granostic, kami memberikan paket medical check up lengkap sesuai kebutuhan. Kami juga memungkinkan Anda dan keluarga dapat menjangkau layanan home care Klinik Granostic dengan mudah.Anda hanya perlu klik tombol Home Service di bawah ini, kemudian diskusikan kebutuhan dan layanan yang Anda inginkan bersama tenaga medis kami.
Rekomendasi Ikan yang Bagus untuk MPASI
Sebagai sumber protein dan lemak sehat yang berkualitas, Moms perlu memasukkan ikan ke dalam resep Makanan Pendamping ASI (MPASI) untuk si Kecil. Nah, sebagai variasi, Moms bisa menyimak 15 rekomendasi ikan yang bagus untuk MPASI dalam artikel ini. Apa aja?Saat memasuki fase MPASI, Moms sudah bisa memperkenalkan beragam makanan pada si Kecil untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya. Ikan menjadi salah satu bahan pangan yang sangat cocok untuk diolah menjadi MPASI.Sebab, ikan sendiri memiliki beragam nutrisi penting yang sangat berguna untuk mendukung dan mengoptimalkan perkembangan fisik si Kecil.Nah, buat inspirasi menu MPASI si Kecil, Moms bisa menyimak daftar jenis ikan yang aman untuk si Kecil berikut ini:1. SalmonJenis ikan yang baik untuk MPASI si Kecil yang pertama adalah salmon. Pasti Anda sudah tak asing lagi dengan jenis ikan laut ini, bukan?Ikan salmon sendiri diketahui mengandung lemak tak jenuh omega-3, yang keberadaannya sangat baik untuk perkembangan otak bayi.Selain itu, melansir dari FoodData Central U.S, Department of Agriculture dalam ikan salmon terkandung energi, protein, lemak, kalsium, kalium, dan fosfor.2. Ikan KembungRekomendasi jenis ikan untuk MPASI selanjutnya adalah ikan kembung, yang juga memiliki kandungan omega-3 yang tinggi. Kandungan ini pun sangat bermanfaat untuk perkembangan otak si Kecil.Selain itu, ikan kembung pun mengandung berbagai nutrisi lain seperti protein, energi, karbohidrat, kalsium, kalium, dan fosfor. Juga berbagai vitamin seperti vitamin A, B1, C, D, dan E. Kandungan-kandungan ini membantu meningkatkan fungsi mata, tulang, dan daya tahan tubuh si Kecil.3. Ikan Tuna (varietas rendah merkuri)Tahukah, Moms? Bahwa ikan tuna juga aman digunakan sebagai MPASI, namun jenis yang rendah merkuri seperti ikan tuna skipjack atau cakalang.Ikan tuna sendiri dikenal memiliki nutrisi penting yang diperlukan oleh tubuh seperti vitamin B6, B12, D, dan zat besi, selenium, serta kalium.Tuna pun memiliki kandungan asam lemak omega-3, yang sangat baik untuk tumbuh kembang si Kecil. Misalnya dalam melindungi kesehatan jantung, mendorong perkembangan otak, serta menurunkan risiko tekanan darah tinggi.4. Ikan CodTermasuk memiliki kandungan merkuri yang rendah, ikan cod juga sangat cocok dan aman untuk Moms olah sebagai MPASI. Apalagi jenis ikan laut ini pun cukup santer di masyarakat karena manfaatnya yang sangat baik untuk memaksimalkan fungsi otak si Kecil.Selain itu, umumnya ikan cod dimanfaatkan dengan diambil minyak hatinya. Sebab, fungsinya diklaim lebih kaya seperti mengurangi inflamasi, mendukung fungsi otak, meningkatkan kemampuan mata atau penglihatan, juga membuat sistem imun jadi lebih kuat.5. Ikan TroutSelanjutnya, ikan trout juga dapat menjadi bahan MPASI untuk si Kecil. Sebab daging ikan ini memiliki kandungan gizi yang melimpah seperti protein, lemak, kalsium, zat besi, dan natrium.Sementara itu, ikan trout sendiri kaya akan DHA, sehingga dapat mendukung perkembangan otak. Kandungan asam lemak omega-3nya juga bisa jadi sumber vitamin D yang bagus.6. Ikan LeleJenis ikan yang bagus untuk MPASI selanjutnya adalah lele. Jenis ikan air tawar ini memiliki banyak nutrisi. Dalam daging ikan lele, dapat terkandung energi, protein, lemak, karbohidrat, kalsium, fosfor, hingga zat besi.Karenanya, daging ikan ini dapat menjaga kesehatan anak, mendukung perkembangan anak, mendukung kecerdasannya, hingga dapat mencegah stunting.7. Ikan HalibutPilihan ikan untuk MPASI selanjutnya adalah ikan halibut, yang mengandung banyak vitamin, mineral, dan lemak. Semua kandungan tersebut dibutuhkan bayi untuk tumbuh kembangnnya. Selain itu, jenis ikan laut ini mengandung banyak vitamin B yang dapat menjadi bahan bakar energi sel, vitamin D untuk mendukung pertumbuhan tulang dan sel yang sehat, juga memiliki selenium yang dapat membantu fungsi hati dan kekebalan tubuh bayi.Ikan halibut juga dikenal sebagai sumber protein dan asam lemak esensial omega-3 yang baik, yang penting untuk mendukung perkembangan otak bayi.Akan tetapi, ikan halibut mengandung kadar merkuri yang sedang. Karenanya, Anda dianjurkan untuk menyajikan ikan halibut ini sebanyak satu atau dua kali saja seminggu pada anak.8. Ikan HaddockHaddock secara umum memiliki kandungan merkuri yang lebih rendah dibanding ikan-ikan besar lainnya, seperti halibut atau grouper. Selain itu, ikan ini juga menawarkan banyak protein dan omega-3 yang dapat mendukung pembentukan dan kesehatan sel. Kandungan seleniumnya pun akan membantu meningkatkan daya tahan tubuh si Kecil.Ikan haddock juga menjadi sumber vitamin B6 dan B12 yang baik. Kedua vitamin ini dikenal esensial dalam perkembangan saraf si kecil.9. Ikan SardenAnda pasti sudah sering mendengar jenis ikan laut ini, bukan? Ya, Moms ikan sarden atau sardin dapat Anda olah sebagai MPASI.Jenis ikan laut ini mengandung banyak nutrisi seperti protein, lemak, karbohidrat, kalsium, kalium, fosfor, hingga zat besi. Kandungan omega-3 di dalam sardin bisa membantu tumbuh kembang si Kecil. Selain itu, vitamin A di dalam daging sardin pun membantu menjaga kesehatan mata anak dan daya tahan tubuhnya.10. Ikan KakapSelain tinggi protein, ikan kakap juga mengandung sejumlah mineral yang sangat baik untuk tumbuh kembang si Kecil seperti kalsium, fosfor, dan zat besi.Kalsium dalam ikan kakap bisa membantu meningkatkan pertumbuhan tulang pada bayi. Sementara itu, vitamin A dalam daging ikan laut ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan ketajaman penglihatan mata.Selain itu, kombinasi nutrisi yang terdapat dalam daging ikan kakap pun diketahui dapat bermanfaat untuk perkembangan kognitif si Kecil. 11. Ikan HaringJenis ikan yang bagus untuk MPASI selanjutnya adalah ikan herring. Sebab dalam daging ikan herring terkandung banyak nutrisi penting seperti protein, lemak, kalsium, zat besi, hingga kalium.Selain itu, ikan herring pun memiliki kandungan DHA yang sangat esensial untuk perkembangan otak si Kecil.Selain itu, kandungan merkuri yang rendah, membuat ikan herring aman untuk dikonsumsi si Kecil.12. Ikan Makarel Selanjutnya, Anda bisa menggunakan ikan makarel sebagai MPASI. Khususnya jenis atau varietas yang rendah merkuri, seperti varietas atlantik.Varietas makarel atlantik pun memiliki nutrisi tinggi, dengan protein, asam lemak omega-3, juga DHA yang sangat baik untuk perkembangan si Kecil.Secara umum mengonsumsi ikan makarel rendah merkuri ini juga bisa membantu mendukung kesehatan kardiovaskular pada bayi, mendukung pertumbuhan sel, dan merawat kesehatan mata.Selain itu, makarel pun mengandung banyak zat besi, selenium, dan vitamin B yang dapat mendukung kesehatan tiroid, sel darah merah, hingga kesehatan metabolisme secara umum.13. Ikan GurameMoms, Anda juga bisa membuat MPASI si Kecil menggunakan ikan gurame, loh. Ikan yang dapat dibudidayakan di air tawar ini memiliki kandungan kalsium, protein, dan asam lemak omega-3 yang tinggi.Kandungan-kandungan dalam daging gurame ini bisa mendukung pertumbuhan si Kecil. Terlebih, kandungan zinc di dalamnya, juga dapat mendukung kecerdasan otak dan meningkatkan sistem imun si Kecil. 14. Ikan PatinDikenal juga dengan nama ikan dori, patin juga sangat bagus untuk Moms olah sebagai MPASI. Sebab, jenis ikan ini memiliki protein yang tinggi sehingga dapat mendukung tumbuh kembang si Kecil.Selain itu, ikan patin pun memiliki banyak nutrisi lain seperti lemak, karbohidrat, kalsium, kalium, fosfor, dan zat besi.15. Ikan BandengLast but not least, Moms juga bisa menggunakan ikan bandeng sebagai bahan MPASI si Kecil. Sayangnya jenis ikan ini memiliki duri yang banyak dan berukuran kecil, Karena itu, pastikan untuk benar-benar membersihkan durinya terlebih dahulu, ya Moms.Ikan bandeng memiliki zat gizi tinggi seperti kandungan protein, lemak, karbohidrat, kalsium, fosfor, hingga zat besi. Selain itu, bandeng juga kaya akan DHA yang sangat baik untuk meningkatkan kecerdasan nak. Cara Pembuatan MPASI IkanNah, Moms, setelah menyimak 15 rekomendasi ikan yang bagus untuk MPASI di atas, apakah Anda sudah menemukan inspirasi menu yang tepat?Karena nilai gizinya yang tinggi, sangat penting juga bagi Anda memperhatikan pengolahan ikan untuk MPASI ini dengan tepat. Sehingga nutrisi dalam ikan dapat terjaga dengan baik dan bermanfaat secara optimal untuk si Kecil.1. Pilih Ikan yang SegarPertama, pastikan Anda memilih ikan yang segar untuk MPASI si Kecil. Moms bisa menyimak kualitasnya dari mata ikan, apakah terlihat bening dan cerah. Juga melihat warna insangnya yang masih merah dan segar, memiliki warna yang terang dan lendir bening, serta apakah ada bau yang mengganggu.2. Bersihkan dengan BaikSetelah memilih ikan dengan kualitas yang baik, Anda bisa langsung membersihkannya sebelum dimasak. Misalnya mulai dengan membersihkan sisik, mengeluarkan organ dalam perutnya, juga membersihkan sirip-sirip dan ekornya yang tajam.3. Masak Hingga MatangSelanjutnya, Anda harus memasak ikan untuk MPASI ini hingga benar-benar matang. Pastikan dagingnya juga benar-benar empuk agar mudah dihancurkan dan duri dalam daging ikan mudah untuk disisihkan.4. HaluskanLangkah terakhir, Anda perlu menghaluskan rebusan daging ikan tersebut hingga menjadi tekstur yang pas untuk MPASI si Kecil. Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), terdapat beberapa tahapan tekstur MPASI si Kecil yang perlu Moms tahu, seperti:Usia 6–9 bulan pertama: dianjurkan untuk memberikan MPASI dengan tekstur bubur saring halus (puree) dan lumat (mashed).Usia 9–12 bulan: Moms boleh memberikan MPASI dengan tekstur yang agak kasar seperti cacah halus, cacah kasar, hingga finger food. Anda harus menyesuaikan juga dengan kemampuan mengunyah si Kecil ya, Moms.Usia 12–23 bulan: Moms sudah boleh memberikan makanan keluarga yang dibuat lebih mudah dikunyah oleh si Kecil.Yuk Bunda Konsultasi Kebutuhan Gizi Anak ke DokterNah, Moms memasukkan ikan ke dalam komposisi MPASI si Kecil memang baik dilakukan. Meski begitu ada banyak hal yang harus diperhatikan dalam penyajiannya, termasuk frekuensi pemberian dan adanya risiko alergi.Apalagi kalau dalam keluarga memiliki riwayat alergi terhadap jenis ikan tertentu. Akan sangat disarankan untuk Anda berkonsultasi terlebih dahulu bersama dokter anak atau tenaga kesehatan terkait sebelum memberikannya kepada si Kecil.Kabar baiknya, Anda dapat melangsungkan konsultasi dan cek kesehatan lengkap untuk si Kecil ini di layanan Baby Packages Klinik Granostic. Dokter kami akan membantu Anda untuk memantau tumbuh kembang si Kecil, kondisi tubuhnya pada kemungkinan alergi makanan tertentu, dan pencegahan masalah gizi lainnya.Tak hanya dapat berkonsultasi langsung, Anda pun bisa memanfaatkan layanan Home Service kami untuk konsultasi jarak jauh, loh.Yuk, jaga dan optimalkan tumbuh kembang si Kecil dengan rajin konsultasi ke dokter di Klinik Granostic!
Rekomendasi 15 Sayuran yang Bagus untuk MPASI
Sejak memasuki usia 6 bulan, bayi sudah dianjurkan untuk mengonsumsi Makanan Pendamping ASI (MPASI). Karenanya, Moms bisa memperkenalkan berbagai jenis makanan pada anak sejak dini. Termasuk berbagai jenis sayuran yang bagus untuk MPASI si Kecil.Melansir dari World Health Organization (WHO) dikatakan bahwa membuat menu MPASI untuk selalu bervariasi penting untuk memastikan si Kecil mendapatkan gizi serta nutrisi yang dibutuhkan.Termasuk untuk variasi sayuran, yang bisa Moms berikan untuk MPASI si Kecil. Mengingat banyak sekali jenis sayuran dengan kandungan nutrisi tinggi dan baik untuk kesehatan bayi.Nah, berikut ini 15 rekomendasi sayuran yang bagus untuk MPASI. Apa saja?1. WortelMemiliki warna yang cerah dan rasa yang cenderung manis, wortel bisa membuat MPASI menjadi semakin menarik bagi anak. Mengutip dari Eminence Kids Foundation, wortel mengandung berbagai nutrisi yang sangat penting untuk pertumbuhan bayi, seperti beta karoten, serat, vitamin K1, kalium, hingga serat.Berbagai nutrisi dalam wortel ini bisa membawa banyak manfaat Kesehatan untuk bayi, seperti:Meningkatkan daya tahan tubuh si Kecil, sehingga lebih kuat terhadap serangan penyakit.Kandungan antioksidan dalam wortel untuk mengurangi dampak radikal bebas dalam tubuh.Membantu merawat kesehatan kulit bayi.Menjaga saluran pencernaan dan saluran kemih si Kecil.Membantu merangsang pertumbuhan serta kesehatan gigi dan gusi.Juga meningkatkan kesehatan mata si Kecil.2. Labu KuningTak kalah dengan wortel, labu kuning juga memiliki warna cerah yang menarik dan kaya akan karoten. Sayuran ini pun memiliki berbagai jenis nutrisi yang sangat baik untuk perkembangan anak seperti sayur, kandungan air yang tinggi, kalsium, magnesium, vitamin C, E, A, dan B6, zinc, serta asam folat.Adapun manfaat labu kuning untuk kesehatan si Kecil antara lain:Menjaga imun tubuh agar lebih optimal.Dapat membantu membunuh kuman di dalam usus sehingga pencernaan si Kecil lancar.Vitamin A dalam labu pun bisa membantu menjaga kesehatan mata.Labu juga baik untuk memperkuat fungsi tulang.Serta membantu memberi stimulasi untuk perkembangan otak.3. BrokoliSayur MPASI satu ini tergolong sangat popular, sebab tergolong rendah kalori dan memiliki nutrisi yang tinggi. Nutrisi tersebut antara lain vitamin C, vitamin B, magnesium, kandungan seng, vitamin K, kalium, serta serat.Manfaat brokoli untuk perkembangan dan pertumbuhan si Kecil sangatlah beragam, seperti:Dapat bermanfaat sebagai antioksidan yang melawan dampak radikal bebas dalam tubuh.Membantu membentuk jaringan tubuh dan tulang.Membantu menyehatkan pencernaan si Kecil.Serta memaksimalkan asupan protein dalam makanan.4. BayamBayam juga termasuk menjadi sayuran yang telah digunakan untuk MPASI si Kecil. Sayuran ini mengandung berbagai nutrisi yang baik untuk kesehatan si Kecil seperti vitamin A, C, asam folat, kalsium, dan zat besi. Manfaat bayam untuk kesehatan si Kecil juga sangat beragam, seperti:Membantu menjaga kesehatan pencernaan si Kecil.Bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata.Melancarkan sirkulasi oksigen.Hingga menjaga kesehatan tulang si Kecil.5. Kacang PolongKacang polong termasuk sayur terbaik untuk MPASI bayi. Sebab, sayuran ini merupakan sumber protein nabati dan serat yang baik, juga cenderung memiliki asa manis dan segar sehingga dapat memberikan cita rasa yang menyenangkan untuk si Kecil.Selain itu, ada banyak manfaat kacang polong-polongan untuk kesehatan si Kecil, seperti:Membantu menjaga kesehatan pencernaanSebagai sumber energi tubuh si KecilMembantu membangun antibodiSerta mengoptimalkan perkembangan otak si Kecil6. Ubi JalarUbi jalar termasuk sebagai sumber karbohidrat kompleks dengan kandungan serat yang tinggi. Selain itu, ubi juga mengandung vitamin A, C, B6, juga kalium. Adapun manfaat ubi untuk kesehatan si Kecil antara lain:Membantu menambah sistem imun bayi.Meningkatkan daya ingat (memori) si Kecil.Serta mencegah terjadinya gangguan pencernaan pada bayi.7. Kembang KolKembang kol juga bisa jadi pilihan menu MPASI si Kecil, Moms. Sebab, kembang kol juga memiliki banyak nutrisi penting yang baik untuk kesehatan si kecil. Mulai dari serat, vitamin C, vitamin K, dan juga asam folat.Secara umum, kembang kol memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh seperti:Membantu melawan peradangan dan menurunkan risiko penyakitMendukung sistem kekebalan tubuhDapat membantu menjaga kesehatan tulang dan pembekuan darahMerawat kesehatan usus dan jantung.8. ZucchiniPunya kandungan air tinggi, berbagai vitamin, mineral, protein, serat, dan karbohidrat, zucchini bisa jadi bahan MPASI untuk si Kecil.Secara umum bahan pangan ini memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh:Membantu melancarkan pencernaanMenjaga kesehatan mataDapat membantu menjaga kesehatan jantung9. BitBit juga bisa bahan untuk MPASI si Kecil, yang diyakini dapat memberikan banyak manfaat bagi kesehatan. Sebab, buah bit sendiri kaya akan kandungan vitamin, mineral, dan serat.Beberapa manfaat buah bit untuk kesehatan antara lain:Dapat bertindak sebagai antioksidan dan melawan dampak buruk radikal bebas bagi tubuhMenyehatkan sistem pencernaan si KecilDiyakini dapat membantu meningkatkan fungsi otakDapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh si Kecil10. BuncisTermasuk dalam polong-polongan, buncis juga sangat cocok untuk Anda olah sebagai MPASI. Sayuran ini termasuk sumber protein nabati dan serat yang baik. Dibandingkan dengan kacang pohon, buncis pun tergolong tidak memiliki resiko alergi pada bayi sehingga dapat diolah dan diberikan dalam fase awal MPASI.Beberapa manfaat buncis sebagai MPASI bayi antara lain:Dapat mengambangkan kesuakaan si Kecil terhadap jenis sayuran lainnyaMenjaga kesehatan tulang si KecilMembantu memperkuat daya tahan tubuh si KecilMerawat kesehatan sistem pencernaanMembantu meningkatkan dan mendukung fungsi otakMenurunkan risiko terjadinya anemia pada anak11. Labu SiamSayuran yang baik untuk MPASI selanjutnya adalah labu siam, yang mengandung banyak air dan dapat diberikan pada si Kecil sejak fase awal MPASI. Labu siam mengandung fosfor, kalium, dan berbagai jenis vitamin yang sangat penting untuk pertumbuhan gigi serta tulang bayi.KaleSayur kale juga bisa Moms olah sebagai bahan MPASI si Kecil. Melansir dari Healthline, dalam satu cangkir kale mentah terdapat beragam nutrisi penting yang baik untuk kesehatan si Kecil.Nutrisi yang dimaksud adalah protein, berbagai jenis vitamin (A, B6, K, C), beragam mineral, serta karbohidrat.Adapun manfaat sayuran kale sebagai MPASI untuk bayi antara lain:Menjaga kesehatan mataMembantu merawat kekebalan tubuh si KecilMengoptimalkan kesehatan tulang si KecilJuga menurunkan risiko anak terkena anemia12. SawiSayuran yang sangat mudah didapatkan ini juga bisa Moms manfaatkan sebagai bahan MPASI si Kecil. Sawi mengandung beragam nutrisi penting yang baik untuk kesehatan bayi seperti vitamin, mineral, dan serat.Adapun manfaat sawi untuk kesehatan si Kecil antara lain:Membantu menjaga sistem kekebalan tubuh anakMerawat kesehatan tulang anak agar lebih kuatBaik untuk merawat kesehatan mata13. SeladaDaun selada juga bisa jadi alternatif bahan MPASI untuk si Kecil. Sayuran ini mengandung beta karoten (vitamin A) yang dibutuhkan untuk merawat kesehatan kulit, tulang, dan mata.Selain itu, daun selada ini juga bisa menjadi sumber asam folat yang baik. Di mana kandungan ini sangat baik untuk ibu hamil, juga menjaga sirkulasi darah dalam tubuh.14. Paprika MerahPaprika mengandung banyak nutrisi penting seperti karbohidrat, zat besi, kalsium, serat, magnesium, dan berbagai vitamin. Berkat kandungan tersebut, berikut manfaat paprika untuk kesehatan si Kecil:Membantu menjaga kesehatan mataMerawat dan melindungi diri dari radikal bebasMembantu meningkatkan metabolisme tubuh si KecilDapat melindungi kulit dari sengatan sinar matahariCara Pembuatan MPASI SayuranSetelah menyimak 15 rekomendasi sayuran yang baik untuk MPASI di atas, Moms juga perlu menyimak bagaimana cara membuat sayuran MPASI yang tepat, seperti:1. Pilih dan Kombinasikan Sayuran yang SegarPertama, Anda bisa memilih dan menggunakan kombinasi sayuran segar untuk MPASI si kecil. Sebab sayuran yang lebih segar akan memiliki rasa yang lebih enak dan nilai nutrisinya lebih baik untuk si Kecil.Untuk memilih sayuran yang segar Anda dapat menyimak warnanya yang cerah, tidak tercium bau busuk, raba tekstur sayur.2. Cuci dengan BersihSelanjutnya, pastikan bahwa sayuran yang Anda olah sudah dicuci dengan bersih. Jangan sampai terdapat kontaminasi bakteri, kuman, atau virus yang bisa membuat si Kecil sakit nantinya. 3. Kupas dan PotongUntuk sayuran yang memiliki kulit tebal seperti labu, kentang, ubi jalar, dan sejeninya Anda perlu mengupasnya terlebih dahulu. Sebab kulit dari sayuran ini pun membawa kotoran dan tidak mengandung nutrisi dari sayuran tersebut.Selain itu, Anda juga bisa memotong sayuran untuk membuatnya lebih mudah matang. Sehingga akan mempercepat proses pembuatan MPASI yang Anda lakukan.4. Masak dengan Benar Sesuai Kriteria SayurSaat memasak sayur pun Anda harus memastikan bahwa metode yang digunakan sesuai dengan karakter sayuran. Untuk sayuran seperti bayam misalnya, yang tidak perlu butuh waktu lama untuk matang, Anda dapat merebus atau mengukusnya dengan waktu yang cukup saja. Kalau terlalu lama dikukus misalnya, akan membuat bayam menjadi kering.5. HaluskanMeskipun sayuran ketika matang cenderung bertekstur lembut dan halus, Moms tetap harus membuat teksturnya lebih lembut lagi untuk dapat dikonsumsi oleh si Kecil.Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) pun menyebutkan ada 3 tahapan tekstur MPASI untuk bayi yang bisa Anda perhatikan, yakni:Usia 6–9 bulan: bisa diberikan MPASI dengan tekstur yang sangat lembut, berbentuk puree (bubur saring) atau mashed (dilumat).Usia 9–12 bulan: bisa diberikan MPASI dengan tekstur yang lebih kasar seperti cincangan halus, cincang kasar, dan finger food.Usia 12–23 bulan: bayi dapat diberikan MPASI dengan makanan keluarga, hanya Anda perlu tetap mencincangnya agar lebih lembut dan mudah dikunyah oleh si Kecil.Yuk Bunda Konsultasi Kebutuhan Gizi Anak ke DokterNah, Moms, itu adalah penjelasan mengenai rekomendasi 15 jenis sayuran yang baik digunakan untuk MPASI si Kecil. Apakah sudah ada inspirasi menu yang muncul di pikiran Anda?Namun jika Moms masih bingung dan memiliki banyak pertanyaan soal kebutuhan gizi si Kecil, perkembangan kemampuan dan pola makan, juga kesehatan si Kecil secara umum, jangan ragu untuk melakukan konsultasi dengan dokter di Klinik Granostic.Terlebih setiap anak juga memiliki kondisi tubuh yang berbeda, sehingga sangat penting untuk melakukan cek kesehatan secara berkala untuk memantau perkembangannya. Termasuk untuk melihat bagaimana kebutuhan gizi si Kecil dan pengaruhnya pada tumbuh kembangnya.
Home Service
Loading
Toast Message