Jl. Dharmahusada No.146, Mojo, Kec. Gubeng, Kota SBY, Jawa Timur 60285
Buka 24 Jam

Kegiatan Granostic

GRANOSTIC RESMIKAN LAYANAN KLINIK, SERTA KENALKAN LAYANAN UNGGULAN PAIN MANAGEMENT CENTER
Surabaya, 23 September 2023 – Granostic Center, yang selama ini telah dikenal sebagai penyedia layanan kesehatan utama di kota Surabaya, pada hari ini resmi meluncurkan salah satu lini bisnisnya yaitu Granostic Medical Center. Granostic Medical Center menyediakan layanan kesehatan komperehensif yang terintegrasi dalam satu lokasi dan didukung oleh berbagai dokter spesialis dan sub-spesialis dengan pengalaman dan keahlian yang mumpuni. Granostic Medical Center menggandeng tenaga dokter dari berbagai bidang keahlian diantaranya adalah Spesialis Bedah Syaraf, Spesialis Jantung, Spesialis Penyakit Dalam dan Spesialis Radiologi. Layanan tersebut didukung dengan adanya laboratorium serta farmasi yang lengkap untuk menunjang diagnostic dan terapi kesehatan secara optimal.Granostic Medical Center melalui layanan unggulan Pain Point Management Center, yang didukung oleh tim dokter ahli spesialis bedah syaraf terbaik di Surabaya, dapat mengatasi masalah kesehatan berupa akut pain, chronic pain, cancer pain, nyeri di lutut, bahu, tulang belakang dan nyeri lainnya.“Granostic Medical Center hadir dengan beragam layanan kesehatan unggulan, salah satunya adalah layanan Pain Management Center yang dapat membantu memberikan terapi bebas nyeri tanpa operasi seperti nyeri pada otot dan persendian, mulai dari nyeri area leher, tulang belakang, pergelangan tangan, siku, nyeri bahu, dan nyeri yang paling sering dialami yaitu nyeri lutut. Dengan hilangnya rasa nyeri, pasien dapat melakukan aktifitas lebih leluasa dan mendapat kualitas hidup lebih baik” tutur dr. Agus Chairul Anab, Sp.BS selaku komisaris PT. Persada Medika Utama yang menaungi Granostic Medical Centre.Granostic Medical Center memiliki fasilitas dan sarana yang mumpuni untuk melakukan diagnosa dan terapi kesehatan seperti adanya peralatan Stress Test (Treadmill), Rekam Jantung (Echocardiography), USG (Ultrasonografi), alat Radiologi / X-Ray canggih seperti Radiofrequency dan C-Arm dengan teknologi digital yang modern dan terkini. Granostic Medical Center akan menjadi klinik pertama di Surabaya yang memiliki alat penunjang C-Arm terbaru.dr. M. Dwikoryanto, SpBS, FINPS, FINSS selaku dokter Spesialis Bedah Saraf dan Penanggung Jawab Klinik Utama Granostic Medical Center menambahkan bahwa "Salah satu layanan unggulan kami berupa layanan Proloterapi yaitu layanan pengobatan area sendi yang mengalami nyeri kronik. Hal ini bisa kami terapi diantaranya melalui tindakan Radiofrekuensi Ablasi dimana dengan waktu terapi yang singkat dan tanpa rawat inap, pasien langsung dapat kembali beraktifitas""Granostic Medical Center diharapkan mampu memberikan pelayanan kesehatan optimal kepada masyarakat kota Surabaya sebagai bentuk dukungan kami terhadap program pemerintah kota Surabaya untuk terus memperbaiki layanan kesehatan yang accessible bagi masyarakat" tutur Arditya Irawan selaku Direksi PT. Persada Medika Utama.Dengan tema “Inauguration of Granostic Medical Center, The First Class Healthcare Clinic”, Granostic Medical Center akan memberikan pelayanan kesehatan yang prima, unggul dan komprehensif untuk peningkatan kualitas hidup masyarakat Surabaya."Kita akan terus berinovasi dalam memberikan layanan kesehatan bagi masyarakat. Ke depan, kami akan kemas pemeriksaan hingga ke layanan home service dan akses layanan kesehatan secara digital” pungkas dr. Agus
Sehat bersama Granostic Happy Poundfit
FREE POUNDFIT UNTUK UMUM!!Halo #SobatGranostic ! Granostic Happy Poundfit siap menyambut sobat sporty semua. Acara Poundfit GRATIS dengan venue hotel bintang 4 and instructor Poundfit hits Surabaya! 🤩🤩Yuk buruan daftarkan diri kalian semua pada link dibawah ini atau scan QR code di flyer di atas ya :Hari/ Tanggal : Minggu / 9 Juli 2023Jam : 07.00Lokasi : Novotel Samator East Surabaya Hotel - Jl. Raya Kedung Baruk No.26-28 Rungkut, SurabayaDresscode : PutihLink Pendaftaran : https://forms.gle/iMQ48HVTsnUTBRkD8Yuk ramaikan acara GRATIS yang pastinya seru dan akan banyak kejutan hadiah dan FREE PEMERIKSAAN dari Granostic Diagnostic Center. Kami tunggu antusias #SobatGranostic semua ya! 🥳🥳
Yuk, Donor Darah!
Dalam rangka memperingati hari donor darah sedunia, Yuk Donor Darah bareng kami!🤩🗓️Hari/Tanggal : Sabtu, 08 Juli 2023⏰Jam : 10.00-13.00 WIB📍Lokasi : Granostic CenterJl. Dharmahusada no.146 Surabaya (sebelah Pusol Bu Rudy)FREE‼️ Bonus Snack + Voucher lohh!Syarat Donor Darah:1. Sehat Jasmani dan Rohani2. Usia minimal 17-60 tahun3. Berat Badan minimal 45kg4. Tekanan Darah : Sistole 90-160mmHg, Diastole 60-100mmHg5. Hemoglobin 12.5g/dl-17g/dL6. Denyut Nadi 50-100/menit7. Suhu Tubuh 36.5-37.5 derajat Celcius8. Tidak sedang mengkonsumsi obat-obatan9. Lolos Seleksi Kesehatan oleh Petugas PMI dan dokter yang bertugasHubungi tim kami sekarang juga, jangan sampai terlewatkan!🤩
Healthcare Expo Health Talk "Pemeriksaan Genomik sebagai Penanganan Berbagai Penyakit" dengan dr. Aji Wibowo
Dapatkan insight menarik terkait pemeriksaan genomik dari dokter Aji Wibowo hanya di Acara Healthcare Expo 2023 di Atrium Tunjungan Plaza 3, Surabaya!Catat ya tanggal dan jamnya!
Allianz x Jawa Pos Healthcare Expo 03-05 Maret 2023
Granostic Center akan memeriahkan acara Healthcare Expo di Atrium TP3 Surabaya tanggal 03-05 Maret 2023Ada banyak kemeriahan yang bisa Anda dan keluarga ikuti selama acara ini berlangsung!Penawaran Spesial untuk Paket Medical Check UpTalkshow GenomikPemeriksaan GenomikKonsultasi dengan tenaga ahliDAN MASIH BANYAK LAGIKunjungi booth Granostic hanya di Healthcare Expo 03-05 Maret 2023!
Granostic Dharma Husada Sukses Perkuat Layanan Home Care
TIMESINDONESIA, SURABAYA – Laboratorium Klinik Granostic Center meresmikan gedung baru di Jalan Dharma Husada Surabaya. Gedung ini merupakan peremajaan dari Granostic sebelumnya. Renovasi wajah baru gedung lama berlangsung selama enam bulan dan baru siap beroperasi pada hari ini, Jumat (11/11/2022).Peresmian dilakukan oleh Presiden Direktur Granostic Center Adj Prof Hananiel Prakasya Wijaya, Komisaris dr. Agus Chairul Anab, Sp.BS dan Direktur Arditya Wirawan ST, MBA. "Wajah baru ini menjadi momentum cara baru Granostic dalam melayani di era baru," terang Prof Hananiel.Ia mengatakan Granostic sendiri mulai beroperasi sebagai laboratorium klinik mikrobiologi yang kebanyakan melayani rekanan dokter dan rumah sakit di Surabaya sejak 2007. Namun saat ini lansekap pelayanan telah berubah."Terjadi pergeseran orientasi dari hospitals atau dokter sentrik menjadi pasien sentrik. Fokus yang dulu utamanya pada dokter dan rumah sakit sekarang fokus pada pasien," jelas Prof Hananiel. Pada tahun 2021 terjadi perubahan pemegang saham di PT Persada Medika Utama sebagai founding dari Granostic. Hal ini turut disertai dengan perubahan manajemen dan masuknya Kortex pada tahun yang sama.Kortex memotori perubahan pada sistem pelayanan kesehatan Indonesia bekerja sama dengan Persada Capital dan PT Sentra sehingga mengubah visi, strategi dan konsep layanan Granostic. Saat ini Granostic memiliki visi, cara dan strategi baru untuk memberikan layanan kepada masyarakat. Perubahan yang dilakukan adalah fokus pada pasien dengan fokus menjadi mitra pasien dalam kebutuhan laboratorium secara mudah. "Kita melayani pasien langsung bukan lewat rumah sakit ataupun dokter," ucapnya. Konsen connective care antara rumah dengan klinik ini disebut menjadi tren ke depan."Dan saat ini semua tidak berfokus lagi di rumah sakit. Tetapi bagaimana kita sebagai fasyankes datang ke rumah pasien. Saya kira ini menjadi tren dan bahwa setiap kita memiliki pola terapi berbeda sesuai dengan profil genetik yang ada," ungkapnya. Konsep home care tersebut sudah diluncurkan sejak awal dan saat ini sudah mendominasi pasar Granostic. "Jadi sebagian besar pasar dari Granostic adalah home care selain kita 24 jam," ucap Prof Hananiel. Perpaduan dari knowledge, skills dan peralatan terkini serta terintegrasi digital menjadi kunci bagi Granostic. "Kita gabungkan berbagai kelebihan itu," ujarnya. Sedangkan konsep gedung Granostic minimalis, modern dan fungsional dilengkapi alat-alat laboratorium terkini. Layanan ini untuk melengkapi medical check up pasien perorangan maupun perusahaan. Paradigma sehat juga menjadi kunci strategi. Saat ini Granostic Laboratorium menyiapkan layanan selama 24 jam sepanjang hari. "Kami siap untuk melayani pasien secara langsung dengan harga terjangkau," kata dia. Digitalisasi KesehatanSecara layanan, Granostic merambah sistem digital mulai dari information system, billing, Apps, website, e-payment, lab information system dan sebagainya. Semua terpandu berbasis Cloud yang menjadi album yang dapat diakses pasien sewaktu-waktu dan dapat digunakan. Aplikasi MyGranostic merupakan layanan aplikasi digital yang dapat digunakan untuk memesan pemeriksaan secara online, mengakses jadwal praktik dokter, konsultasi hasil pemeriksaan, serta akses antrian dari manapun dan kapanpun. Layanan ini sudah tersedia di playstore dan akan segera tersedia di Appstore. Prof Hananiel menerangkan awal transformasi digital tersebut mengacu pada beberapa perubahan kebutuhan layanan dan mengacu pada regulasi pemerintah dalam hal ini kementerian kesehatan. Berdasarkan data 2022, terdapat 3.000 rumah sakit, 7.500 klinik, 7.500 praktik bersama dan 1.400 laboratorium klinik yang tersebar di Indonesia. Semuanya mau tidak mau harus ikut di dalam perubahan jika ingin survive. Keadaan ini membawa seluruh provider harus berbenah menyesuaikan perubahan tuntutan zaman. "Salah satunya di Peraturan Menteri Kesehatan 24 mensyaratkan semuanya harus melaksanakan elektronik managering club di tahun depan. Kita bayangkan betapa banyak jumlahnya sampai sekitar 20 ribu institusi ini harus berbenah menuju digitalisasi kesehatan," ujarnya. Prof Hananiel mengatakan, angka inflasi kesehatan di Indonesia tiga kali lipat lebih tinggi daripada inflasi umum. Di mana inflasi umum sebesar 4 persen. Sedangkan inflasi kesehatan ada di angka 12 persen setiap tahunnya. "Ini menjadi concern utama bahwa jangan-jangan teknologinya ada tapi kita tidak mampu untuk berobat karena inflasi yang lebih tinggi ini. Dan itu sudah terjadi di beberapa negara maju," ungkap Prof Hananiel. Prof Hananiel berharap digitalisasi kesehatan tidak disalahartikan hanya dengan membeli komputer atau memiliki IoS untuk mendaftar secara mandiri. "Ini menjadi masalah besar yang harus kita pikirkan juga. Transformasi digitalisasi kesehatan saya kira ini juga menjadi buah bibir saat ini di mana hampir semua rumah sakit sedang bergeser melakukan digitalisasi," katanya. Lompatan Layanan Usai mengenalkan Apps digital, Granostic Center juga telah melakukan sejumlah lompatan dengan meluncurkan berbagai layanan dan pemeriksaan Adapun layanan dan pemeriksaan tersebut adalah Granomic. Merupakan layanan pemeriksaan genetik yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai bentuk pencegahan terhadap berbagai penyakit kronis. "Pemeriksaan Granomic ini telah berstandart internasional karena terafiliasi dengan official partner dari Granostic Center. Saat ini terdapat 7 jenis produk Granomic yang sudah launching," kata Manager Medis Granostic dr.Mayfanny Tanzilia SpPK.Tujuh jenis produk tersebut adalah Granomic Cancer, Granomic Stroke, Granomic Pharmacogenomic, Granomic Hiperlipidemia, Granomic Sudden Cardiac Arrest, Granomic Maternity Program Test dan Granomic Life Style Test. Tak hanya itu saja. Granostic Center juga memiliki Layanan Granostic Siaga. Layanan ini tersinkronisasi dengan aplikasi Whatsapp dan tersedia hotline bagi pasien yang memiliki kasus bersifat mendesakKemudian Pemeriksaan Berbasis Internasional. Pemeriksaan ini telah disertifikasi secara internasional, karena terafiliasi dengan partner dari Granostic Center. Sertifikasi ini mendukung Granostic untuk melakukan pemeriksaan diagnostik yang belum bisa dilakukan di Indonesia. Adapun partner-partner dari Granostic Center adalah GC Labs, yang merupakan laboratorium klinik terbesar di Korea Selatan, Mayo Clinic, yang merupakan penyedia layanan neurologis profesional di berbagai negara seperti Amerika Serikat dan Singapura.Lalu ada Nalagenetics, yaitu penyedia layanan genetik dari Singapura, GC Genome, yang merupakan laboratorium genetik nomor 1 di Korea Selatan dan Bangkok Genomic Innovation, yang merupakan penyedia layanan genetik terbesar di Thailand. Layanan dan pemeriksaan ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan akan laboratorium klinis serta dapat meningkatkan taraf kesehatan masyarakat secara optimal. Granostic Center juga terus berupaya untuk memperluas jangkauan pelayanan laboratorium agar dapat memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik bagi seluruh masyarakat Indonesia. Upaya ini diwujudkan melalui pembukaan cabang di beberapa kota di Indonesia serta membuka cabang di wilayah Surabaya Barat dalam waktu dekat.Dari sisi rujukan, Granostic juga memiliki partner laboratorium luar negeri baik dari Korea, Amerika, Eropa, Thailand yang siap menerima pemeriksaan-pemeriksaan spesial yang tidak bisa dilakukan oleh rumah sakit atau laboratorium di Indonesia secara cepat. "Saat ini kami sedang menjajaki kemungkinan untuk menghadirkan layanan spesial di Indonesia dengan melakukan kerja sama co-branding sehingga ke depan tidak perlu selalu mengirimkannya ke luar," ungkap Direktur Granostic Center Adj Prof Hananiel Prakasya Wijaya. (*)  Penulis : Lely Yuana Informasi Original dapat diakses Di Sini
Granostic Center Soft Opening : New Building, New Facility, and New Mobile Application
Pada 11 November 2022 yang lalu, Granostic Center secara resmi membuka gedung baru dengan fasilitas baru pada masyarakat. Setelah melakukan renovasi kurang lebih 1tahun, gedung laboratorium Granostic Center kini sudah dapat memberikan pelayanan pada seluruh masyarakat. Gedung baru ini memiliki konsep feels like home yang emngedepankan kenyamanan saat melakukan pemeriksaan serta keamanan privasi bagi seluruh pasien Granostic Center. Dilengkapi dengan peralatan laboratorium yang modern dan berteknologi tinggi sehingga akan memberikan hasil pemeriksaan yang akurat dan cepat. Selain pembukaan gedung baru untuk masyrakat umum, pada acara soft opening ini diluncurkan pula beberapa layanan dan pemeriksaan, di antaranya adalah : Pemeriksaan Granomic : Layanan pemeriksaan genetik yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai bentuk pencegahan terhadap berbagai penyakit kronis. Pemeriksaan Granomic ini telah berstandart internasional karena terafiliasi dengan official partner dari Granostic CenterAplikasi MyGranosticLayanan aplikasi digital yang dapat digunakan untuk memesan pemeriksaan secara online, mengakses jadwal praktik dokter, konsultasi hasil pemeriksaan, serta akses antrian dari manapun dan kapanpun. Layanan ini sudah tersedia di playstore dan akan segera tersedia di Appstore   Layanan Granostic Siaga Layanan pemantauan kesehatan bagi pasien dengan riwayat pemeriksaan yang berisiko untuk berbagai penyakit kronis. Pemantauan dilakukan oleh tim kesehatan yang profesional dan ahli di bidangnya. Layanan ini tersinkronisasi dengan aplikasi Whatsapp dan tersedia hotline bagi pasien yang memiliki kasus bersifat mendesakGranostic Center juga memperkenalkan mitra-mitra internasional yang telah menjalin kerjasama resmi, di antaranya adalah : A. GC Labs, yang merupakan laboratorium klinik terbesar di Korea Selatan B. Mayo Clinic, yang merupakan penyedia layanan neurologis profesional di berbagai negara seperti Amerika Serikat dan Singapura C. Nalagenetics, yaitu penyedia layanan genetik dari Singapura D. GC Genome, yang merupakan laboratorium genetik nomor 1 di Korea Selatan E. Bangkok Genomic Innovation, yang merupakan penyedia layanan genetik terbesar di ThailandInovasi layanan dan pemeriksaan yang diberikan oleh Granostic ini dapat dimanfaatkan oleh seluruh warga Surabaya, dan Granostic akan segera memperluas jangkauan layanannya dengan membuka berbagai cabang di kota-kota lain dalam waktu dekat.  
GC Medical Foundation menyediakan 'layanan tes diagnostik' di seluruh Indonesia
Menandatangani kontrak pasokan dengan Granistic Diagnostic Center... Layanan yang akan diberikan kepada lembaga diagnostik dan pengujian lokalMenandatangani 8 kontrak konsinyasi luar negeri pada semester pertama tahun ini saja... Mempercepat masuk ke pasar medis luar negeri seperti Asia TenggaraGC The Medical Foundation menyediakan layanan tes diagnostik di seluruh Indonesia melalui perusahaan pengujian diagnostik lokal.GC Medical Foundation mengumumkan pada tanggal 14 bahwa mereka telah menandatangani perjanjian dengan 'Pusat Diagnostik Granostik' untuk menyediakan layanan pengujian diagnostik pada tanggal 6Granistic Diagnostic Center adalah lembaga pengujian diagnostik yang berbasis di Surabaya, kota terbesar kedua di Indonesia. Baru-baru ini, perusahaan mengumumkan rencana untuk mendirikan laboratorium baru di Indonesia bagian timur, seperti Bali, Sulawesi, dan Kalimantan, dan memperluas cakupan layanan medis di masyarakat dengan cepat.GC Medical Foundation berpartisipasi dalam IFCC Seoul 2022, konferensi paling bergengsi di bidang diagnostik dan kedokteran laboratorium pada bulan Juni, dan menandatangani kontrak layanan pengiriman tes diagnostik dengan tiga perusahaan Eropa dan Asia Tenggara, mencapai masuk ke pasar Hongaria , Bosnia dan Thailand. Termasuk kontrak di Indonesia ini, yayasan telah menandatangani delapan kontrak baru tahun ini. Sejauh ini, telah mendapatkan 16 mitra di 13 negara di Timur Tengah, Asia dan Eropa. Dengan kontrak ini sebagai titik awal, perusahaan berencana untuk memperkuat posisinya di pasar medis Asia Tenggara dan memperluas bisnisnya dengan sungguh-sungguh.Lee Eun-hee, presiden GC Medical Foundation, mengatakan, "Yayasan kami secara agresif memasuki pasar luar negeri dengan menandatangani delapan kontrak konsinyasi luar negeri pada semester pertama tahun ini saja. Kami berharap ini akan menjadi jembatan penting bagiSumber: Sedaily
GC Medical Foundation menandatangani perjanjian untuk menyediakan layanan pengujian diagnostik di Indonesia
GC Medical Foundation mengumumkan pada tanggal 14 bahwa mereka telah menandatangani perjanjian dengan lembaga pengujian diagnostik Indonesia untuk menyediakan layanan pengujian diagnostik.GC Medical Foundation akan memberikan layanan tes diagnostik ke Indonesia melalui perjanjian dengan Granistic Diagnostic Center. Dijelaskan, Granistic Diagnostic Center merupakan lembaga pengujian diagnostik yang berbasis di Surabaya, kota terbesar kedua di Indonesia. Baru-baru ini, dia mengatakan bahwa dia memperluas cakupan layanan medis dengan mengumumkan rencana untuk mendirikan laboratorium baru di Indonesia bagian timur, seperti Bali, Sulawesi, dan Kalimantan.Dimulai dengan perjanjian ini, yayasan berencana untuk memperkuat posisinya di pasar medis Asia Tenggara, termasuk Vietnam, Thailand, dan Myanmar, yang merupakan mitra yang ada, dan memperluas bisnisnya dengan sungguh-sungguh.Lee Eun-hee, presiden GC Medical Foundation, mengatakan, "Kami secara agresif memasuki pasar luar negeri dengan menandatangani delapan kontrak konsinyasi luar negeri pada semester pertama tahun ini saja," katanya.Yayasan tersebut berpartisipasi dalam International Society of Clinical Chemistry (IFCC Seoul 2022) bulan lalu dan menandatangani kontrak layanan konsinyasi tes diagnostik dengan tiga perusahaan Eropa dan Asia Tenggara. Termasuk kasus ini, pihaknya telah mengamankan 16 pemasok di 13 negara, terutama di Timur Tengah, Asia, dan Eropa.
Recap Granostic in Korea
Granostic Center berkesempatan untuk mengunjungi pioneer lab genetika di Korea Selatan, yaitu GC Labs.GC Labs melayani pemeriksaan genetika yang ditujukan sebagai tindakan preventif dan pengobatan penyakit-penyakit tertentu melalui analisa genetik, di antaranya seperti analisa DNA, analisa mikrobioma dan masih banyak lagi.Pemeriksaan yang dilakukan oleh GC Labs dikerjakan dengan menggunakan teknologi tinggi sehingga hasil yang didapatkan lebih akurat dan lebih cepat. Selain itu teknologi ini juga mendukung pengambilan spesimen yang aman dan minim rasa sakit, dan membuat GC Labs menjadi laboratorium yang terpercaya di Korea Selatan.Karena itu, Granostic Center menjalin kerja sama laboratorium dengan GC Labs, yang ditandai dengan penandatanganan Laboratory Service Agreement. Hal ini memungkinan Granostic Center untuk membantu masyarakat Indonesia dalam pemeriksaan genetika untuk menyelesaikan masalah kesehatan dan memperbaiki kondisi kesehatan. Recap Granostic in Korea
Granostic Gandeng Mitra Strategis untuk Tingkatkan Layanan Kesehatan
PERUSAHAAN penyedia layanan laboratorium klinik PT Persada Medika Utama, atau lebih dikenal sebagai Granostic Diagnostic Centre, bersama PT Bakti Energi Abadi (BENA) melakukan penandatanganan kesepakatan pembelian saham terbatas di Jakarta, Rabu (7/7). Lewat kesepakatan itu, nantinya BENA akan menjadi pemilik 20% saham Granostic.Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama PT Persada Medika Utama, dr. Agus Chairul Anab, Sp BS, Direktur PT Persada Medika Utama, Arditya Irawan, dan Direktur PT Bakti Energi Abadi, Diana Widyastuti Tirtoatmojo.Mereka mengatakan, kesepakatan pembelian saham itu dijalin atas kesamaan visi keduanya yang ingin memberikan layanan kesehatan berkualitas, terjangkau, dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat di Tanah Air. “Guna memperluas cakupan dan meningkatkan mutu layanan kesehatan bagi masyarakat, Granostic menggandeng BENA untuk memperkuat jajaran pemegang sahamnya melalui penandatanganan Perjanjian Penyertaan Saham Bersyarat hari ini,” kata dr. Agus dalam keterangan pers, Kamis (7/7).Sumber : Media Indonesia
Siap Ekspansi, Granostic Berencana Bikin 4 Laboratorium
NERACAJakarta – PT Persada Medika Utama dalam hal ini Granostic berencana akan membuka empat laboratorium baru. Langkah itu dilakukan menyusul dilakukannya perjanjian pembelian saham bersyarat yang dilakukan oleh PT Bakti Energi Abadi (BEnA) dan kerjasama dengan GC Labs Korea Selatan.Komisaris PT Persada Medika Utama Hananiel Prakasya Widjaya menyampaikan untuk membuat satu laboratorium dibutuhkan dana sekitar Rp65 miliar. “Kita harapkan ada empat cabang yang muncul di empat kota. Tapi kita melihat bahwa Indonesia bagian Timur masih terjadi gap yang cukup luas untuk akses kesehatan. Selain itu, mungkin ada di Bali, Sulawesi dan Kalimantan,” kata Hananiel dalam konferensi pers usai penandatanganan kerjasama dengan PT Bakti Energi Abadi dan GC Labs Korea Selatan di Jakarta, Rabu (6/7).Dengan masuknya PT Bakti Energi Abadi sebagai salah satu pemegang saham, dan kerjasama dengan GC Labs Korea Selatan, Hananiel mengaku kolaborasi ini akan menjawab tantangan health for all. “Kesehatan itu adalah hak asasi manusia, namun belum semua mendapatkan akses kesehatan. Indonesia juga butuh layanan kesehatan yang terintegrasi namun saat ini itu belum tercapai. Akan tetapi dengan digitalisasi akan memudahkan dan semakin efisien,” jelasnya.Menurutnya, BEna memiliki keunggulan dalam hal akses terhadap teknologi dan produk produk kesehatan yang mutakhir. "Ini tentunya akan memberikan kekuatan bagi pengembangan Granostic di masa mendatang," ungkapnya. Direktur PT Bakti Energi Abadi Diana Widyastuti Tirtoatmojo menyampaikan alasannya untuk membeli sebagian saham dari PT Persada Medika Utama. Menurutnya, antara PT Bakti Energi Abadi dan Granostic memiliki visi yang sama yaitu untuk meningkatkan layanan, mutu, waktu dan harga yang lebih efisien. “Kami punya visi yang sama, harga yang lebih terjangkau, mutu yang lebih baik dan waktu yang relatif lebih singkat,” kata Diana.Ia pun berharap bergabungnya BEnA di Granostic dapat memperbanyak titik layanan kesehatan, mengembangkan layanan tele health, menerapkan teknologi tele monitoring, serta penerapan Artificial Intelegence (Ai) dalam menganalisa data medis. “Kami optimis tujuan kami dapat tercapai,” jelasnya.Sementara itu, Manager GC Labs Korea Selatan, Saeyoon Kwon menyampaikan bahwa GC Labs Korea Selatan memiliki jaringan lab terbesar di Korea Selatan. Menurutnya, kerjasama ini menjadi langkah awal yang baik. “Kami percaya kedepannya akan ada kolaborasi lainnya,” tukasnya.Sumber: Neraca
Home Service
Loading
Toast Message