Jl. Dharmahusada No.146, Mojo, Kec. Gubeng, Kota SBY, Jawa Timur 60285

Edukasi Granostic

Dimana Vaksin HPV di Surabaya?
Sebagai bagian dari upaya pencegahan kanker serviks, anus, dan area genital lainnya, vaksinasi HPV sangatlah penting dilakukan. Namun, tahukah Anda dimana tempat vaksin HPV di Surabaya yang terpercaya?Infeksi Human Papillomavirus (HPV) mudah ditularkan melalui kontak kulit ke kulit dari hubungan seksual, anal, dan oral. Menurut Cleveland Clinic, 80% orang yang aktif secara seksual pasti terinfeksi HPV pada suatu titik dalam hidup mereka.Pada kebanyakan kasus, HPV yang tidak berbahaya akan dapat dibersihkan oleh sistem kekebalan tubuh secara alami, setidaknya 1–2 tahun sejak pertama kali terinfeksi.Namun, tak jarang juga HPV bersarang ditubuh dan menyebabkan infeksi berisiko rendah seperti genital warts. Selain itu, tipe HPV tertentu bahkan berisiko tinggi dan dikaitkan dengan sejumlah kanker serviks, anus serta area genital lain, juga kanker pada tenggorokan.Sebagai upaya pencegahan penularan dan infeksi HPV, vaksin sangatlah penting untuk dilakukan. Utamanya pada anak-anak, remaja, dan orang dewasa yang belum aktif secara seksual, serta orang yang memiliki masalah dengan sistem kekebalan tubuh mereka.Klinik Granostic menyediakan layanan vaksinasi HPV Gardasil 4 dan 9 yang mudah diakses oleh warga Surabaya dan sekitarnya. Bagaimana cara vaksin HPV di klinik Granostic? Sobat bisa langsung simak jadwalnya berikut ini:Jadwal Vaksinasi HPVVaksinasi HPV sebaiknya diberikan sedini mungkin. Menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI), vaksinasi HPV idealnya diberikan sejak anak-anak berada di kelas 5 SD. Sementara Centers for Disease Control and Prevention (CDC), juga memberikan anjuran yang sama. Vaksin dapat diberikan pada anak di bawah usia 15 tahun, hingga dewasa berusia 26 tahun. Namun dosis dan aturan pemberian vaksinasi ini harus disesuaikan dengan kategori usia pasien, seperti:1. Usia 9-14 TahunVaksinasi untuk anak-anak dalam rentang usia 9 hingga 14 tahun, dapat diberikan dua dosis suntikan vaksin HPV dengan jadwal berikut:Dosis kedua harus diberikan setelah 6 hingga 12 bulan dosis suntikan pertama.Jika dosis kedua diberikan dalam waktu kurang dari 5 bulan setelah yang pertama, maka diperlukan satu dosis tambahan vaksin HPV lagi.2. Usia 15-26 Tahun (atau lebih)Sementara pada rentang usia 15 hingga 26 tahun dan orang dengan masalah kekebalan tubuh (misalnya pada pengidap HIV/AIDS), dapat diberikan tiga dosis suntikan vaksinasi HPV dengan jadwal berikut:Pemberian dosis kedua dilakukan 1–2 bulan setelah dosis pertama.Dosis ketiga vaksinasi HPV ini harus diberikan 6 bulan setelah dosis kedua.Harga/Biaya Vaksin HPVSetelah menyimak bagaimana aturan pemberian vaksinasi HPV di atas, Anda juga perlu mengetahui berapa biaya yang perlu Anda keluarkan. Karena, harga vaksin HPV cukup berbeda-beda tergantung dengan tipenya.Secara umum ada tiga jenis HPV dan rentang harga yang dimiliki, yakni:Vaksin HPV Gardasil, harga satu kali suntik bisa mulai dari Rp. 1.4 juta.Vaksin HPV Gardasil 9, harga satu kali suntik bisa mulai dari Rp. 2.5 juta.Vaksin HPV Cervarix, harga satu kali suntik bisa mulai dari Rp. 800 ribu. Cervarix hanya memberikan perlindungan pada tipe HPV berisiko tinggi, yakni HPV 16 dan 18 yang berkaitan dengan kasus kanker serviks, anus dan area genital lainnya, juga kanker tenggorokan.Klinik Granostic berkomitmen untuk memberikan layanan yang mudah diakses oleh warga Surabaya dan di sekitarnya, hadir dengan paket vaksin HPV Gardasil 4 dan 9 yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan pasien. Vaksin HPV Gardasil 4, vaksinasi ini memberikan perlindungan dari virus HPV tipe 6, 11, 16, dan 18. Anda dapat memperoleh vaksinasi Gardasil 4 di klinik Granostic dengan besaran biaya:Biaya untuk 1x suntik: Rp 1.4 jutaBiaya untuk 3x suntik: Rp 3.9 jutaVaksin HPV Gardasil 9, memberikan perlindungan lebih lengkap, yakni dari virus HPV tipe 6, 11, 16, 18, dan 31, 33, 45, 52, dan 58. Anda dapat memperoleh vaksinasi Gardasil 9 di klinik Granostic dengan besaran biaya:Biaya untuk 1x suntik: Rp 2.4 jutaBiaya untuk 3x suntik: Rp 6.84 jutaHarga vaksinasi ini berlaku hingga tanggal 31 Desember 2024. Anda bisa mendapatkan informasi lebih lanjut untuk mengatur jadwal, konsultasi dengan tim medis, serta mendiskusikan teknis vaksinasi lainnya bersama tim telemarketing kami lewat layanan Call Center atau klinik tombol Home Service di bagian bawah artikel ini!Prosedur Vaksinasi HPVSecara umum prosedur vaksinasi HPV tidak jauh berbeda dengan vaksinasi lainnya. Beberapa prosedur yang akan Anda lalui seperti:Konsultasi dengan DokterSebelum vaksin diberikan, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan wawancara medis untuk menyimak bagaimana kondisi tubuh Anda. Dokter juga akan menanyakan mengenai bagaimana gaya hidup dan aktivitas seksual Anda, sehingga dapat merekomendasikan jenis vaksinasi yang tepat dan ideal.Konsultasi ini juga sangat penting apabila Anda sedang dalam beberapa kondisi di bawah ini:Sedang mengalami penyakit parah atau menjalani pengobatan tertentu.Memiliki riwayat alergi terhadap komponen vaksin tertentu.Sedang dalam masa mengandung atau menyusui.Berusia di atas 27–45 tahun atau sudah pernah terinfeksi HPV sebelumnya, menurut CDC Anda perlu mendiskusikan dengan dokter terlebih dahulu sebelum vaksinasi HPV.Prosedur ini sangat penting dilakukan untuk meminimalisir adanya efek samping pasca-injeksi, serta dapat membantu mengoptimalkan efek vaksinasi HPV yang diberikan.Pendaftaran di Fasilitas KesehatanSetelah konsultasi, Anda dapat langsung mendaftar vaksinasi di fasilitas kesehatan terdekat. Anda bisa menyesuaikan jadwal vaksinasi dengan aktivitas pribadi Anda, pastikan untuk mempertimbangkan saran-saran yang diberikan oleh dokter umum Anda di sesi konsultasi saat memutuskan waktu vaksinasi.Jika Anda melakukan vaksinasi HPV bersama Granostic, Anda tak hanya bisa mendapatkan vaksin ini di klinik. Kami juga menyediakan layanan home care, yang memungkinkan Anda untuk mendapatkan vaksin di rumah.Vaksinasi bersama Granostic juga akan ditangani oleh tenaga medis ahli dan berada di bawah pengawasan dokter umum yang berpengalaman. Bagaimana? Anda tertarik?Pemberian VaksinPemberian vaksin akan dilakukan pada jadwal yang sudah ditentukan dan dengan dosis yang disesuaikan dengan standar Kemenkes RI. Vaksinasi HPV hanya diberikan dengan prosedur injeksi atau suntikan, dosis yang diberikan dalam satu kali suntikan adalah 0,5 ml. Beberapa langkah yang dapat dilakukan dokter dalam proses pemberian vaksin HPV yakni:membersihkan area yang akan disuntik dengan kapas beralkohol, umumnya pada lengan bagian atasmenjepit kulit di sekitar area yang akan disuntik dengan tangankemudian menyuntikkan vaksin HPV hingga ke dalam ototmemberikan kain kasa beralkohol untuk menekan area yang disuntik Ketika jarum kana dilepas, sehingga tidak terjadi pendarahan.Pemantauan Setelah VaksinasiSetelah proses vaksinasi dilakukan, dokter akan merekomendasikan pasien untuk beristirahat selama 15 menit, sebagai pemantauan kondisi pasca-vaksinasi. Secara umum, vaksinasi dapat memberikan gejala efek samping ringan seperti demam, nyeri otot dan kepala, rasa sakit dan kemerahan pada area yang disuntik. Gejala-gejala ini biasanya akan berkurang dan hilang dalam 1–2 hari.Namun, jika Anda mengalami alergi yang berat setelah vaksinasi, segera hubungi dan konsultasikan kondisi Anda dengan dokter. Sehingga dokter dapat memberikan penanganan medis yang tepat sasaran.Penjadwalan Dosis SelanjutnyaKetika vaksinasi selesai dilakukan dan tidak ada kendala atau efek samping berbahaya yang timbul, maka dokter akan menyarankan penjadwalan dosis vaksinasi selanjutnya. Tempat Vaksinasi HPVKemenkes RI sejak beberapa tahun lalu telah menggalakkan vaksinasi HPV untuk masyarakat Indonesia, sebagai upaya melawan dan mencegah adanya kanker serviks. Sebagai hasilnya, masyarakat kini mendapatkan akses vaksinasi HPV yang lebih mudah dan masif.Berikut ini beberapa tempat vaksinasi HPV yang bisa Anda pertimbangkan, yakni:1. Rumah Sakit Umum dan SwastaVaksinasi HPV dapat Anda peroleh atau akses di rumah sakit umum dan swasta, tak ada perbedaan spesifik dari prosedur vaksinasi layanan yang diberikan. Anda juga bisa berkonsultasi dengan dokter sebelum melakukan vaksinasi HPV, mendiskusikan bagaimana kemungkinan adanya efek samping serta jadwal vaksinasi selanjutnya.2. Klinik VaksinasiSelain rumah sakit umum dan swasta, Anda juga bisa melakukan vaksinasi HPV di klinik terdekat dari rumah Anda, seperti Granostic. Bersama dengan tim medis ahli dan profesional kami, vaksinasi dilakukan sesuai prosedur yang ditetapkan dan berlangsung secara efisien.Selain itu, klinik Granostic juga memberikan layanan home care untuk mempermudah vaksinasi HPV bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya. Lewat layanan home care, vaksinasi juga dapat dilakukan di rumah Anda secara langsung, loh.3. PuskesmasAnda juga bisa mendapatkan vaksinasi HPV di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) terdekat dari tempat tinggal Anda. Namun ketersediaan vaksinasi ini mungkin tidak selalu ada di puskesmas, akan tetapi pihak kesehatan yang ada akan selalu memberikan informasi terkait jadwal-jadwal vaksinasi HPV yang akan diselenggarakan.Tips Sebelum Vaksinasi HPVKeberadaan vaksin HPV ini sangat penting untuk mencegah infeksi virus dan menekan kasus kanker serviks. Namun sebelum Anda menjadwalkan vaksin, berikut ini adalah tips yang bisa Anda lakukan untuk membantu efek vaksinasi HPV lebih maksimal:1. Persiapan FisikPersiapan fisik yang dimaksud adalah dengan memastikan bahwa Anda dalam kondisi yang prima. Anda dapat mulai membangun rutinitas olahraga yang baik, mengatur diet yang sehat dan bergizi tinggi, serta menghindari kebiasaan buruk seperti merokok, minum-minuman berkandungan gula tinggi dan beralkohol.2. Konsultasikan Riwayat MedisSelanjutnya, Anda juga perlu mengonsultasikan riwayat medis dengan dokter demi memilih jenis vaksinasi yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda. Diskusikan mengenai gaya hidup dan aktivitas seksual Anda, kondisi atau masalah kesehatan yang Anda alami, serta kekhawatiran Anda tentang vaksinasi HPV.3. Jangan Lupa Vaksinasi UlangIngat, vaksinasi HPV diberikan lebih dari satu kali. Pada anak usia di bawah 15 tahun, vaksinasi diberikan sebanyak 2 kali suntikan. Sementara pada anak usia 15 hingga 26 tahun, diperlukan 3 kali suntikan vaksin HPV.Jangka waktu pemberian dosis HPV ini telah ditentukan dan diatur sebelumnya, sehingga Anda harus mematuhinya agar efek vaksinasi dapat berjalan optimal.Nah, Sobat Granostic, itu adalah penjelasan mengenai prosedur dan tempat dimana vaksin HPV di Surabaya. Anda dapat menjadwalkan konsultasi dan vaksinasi di klinik Granostic dengan menghubungi nomor call center kami secara langsung. Atau tinggal klik Home Service di bawah untuk menjadwalkan layanan vaksinasi di rumah saja!Yuk, Sobat! Lindungi keluarga dan diri Anda dengan vaksinasi HPV lengkap di klinik Granostic Surabaya!
Apa Itu Vaksin Hepatitis B? Berikut Penjelasan Lengkapnya
Termasuk sebagai salah satu program imunisasi dasar wajib yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), apa sih sebenarnya vaksin hepatitis B itu? Serta bagaimana manfaat, jadwal, dan kemungkinan efek samping dari imunisasi ini?Menurut rilisan dari Kemenkes RI pada tahun 2023, di Indonesia diperkirakan terdapat sekitar 20 juta orang menderita hepatitis dengan prevalensi tertinggi pada kasus hepatitis B.Hepatitis B merupakan infeksi organ hati yang disebabkan oleh virus hepatitis B (HBV). Infeksi ini dapat bersifat akut dan kronis.Hepatitis B dapat menyebabkan infeksi kronis dan dapat memicu sirosis serta kanker hati, yang akan mengarah pada dampak yang fatal hingga kematian.Virus hepatitis ini dapat menyebar melalui kontak dengan cairan tubuh seperti darah, air liur, cairan vagina, hingga air mani. Bahkan, hepatitis B juga dapat ditularkan ibu ke bayinya.Salah satu upaya pencegahan infeksi hepatitis B ini dapat dilakukan lewat pemberian vaksin. Untuk lebih jelasnya, mari bahas dulu apa itu vaksin hepatitis B berikut ini.Mengenal Vaksin Hepatitis BVaksin hepatitis B merupakan jenis imunisasi yang diberikan untuk membentuk antibodi khusus untuk melawan virus hepatitis B dan mencegah infeksi. Menurut World Health Organization (WHO), penyebaran hepatitis ini dapat dicegah dengan vaksinasi, yang memberikan perlindungan hampir 100% dari virus tersebut.Melansir dari laman IDAI, vaksin hepatitis B termasuk dalam rangkaian imunisasi wajib yang diberikan untuk bayi baru lahir, yang berumur sebelum 24 jam. Vaksinasi ini juga dapat diberikan berdampingan dengan imunisasi lain, seperti vaksin polio dan BCG, secara berurutan.Syarat Pemberian Vaksin Hepatitis BSelain bayi baru lahir, seseorang yang memiliki memenuhi beberapa syarat di bawah ini juga perlu mendapatkan vaksin hepatitis B. Siapa saja?1. Bayi Baru LahirTelah disebutkan sebelumnya, bahwa bayi baru lahir diwajibkan untuk mendapatkan imunisasi hepatitis B. Vaksinasi ini akan melindungi bayi dari infeksi hepatitis B yang menyebabkan berbagai gangguan organ hati, yang bersifat akut maupun kronis.Biasanya vaksin hepatitis B pada bayi akan diberikan pada rangkaian empat suntikan, salah satunya booster. Suntikan pertama diberikan pada bayi dalam waktu 24 jam setelah lahir. Kemudian akan dilengkapi dalam rentang usia 2, 4, 6 dan 18 bulan. 2. Anak-anak dan RemajaSelain pada bayi, anak-anak dan remaja yang belum mendapatkan vaksinasi hepatitis B juga harus segera mendapatkan vaksinasi. Vaksinasi pada anak-anak dan remaja ini juga sangat disarankan, terutama jika memiliki kondisi tertentu yang meningkatkan risiko terserang hepatitis B, seperti:Tinggal dengan anggota keluarga yang menderita hepatitis B.Menderita penyakit tertentu yang mengganggu kekebalan tubuh.Memiliki resiko kontak dengan darah, urin atau kotoran penderita hepatitis B.Memiliki gaya hidup yang buruk dan kebiasaan seksual yang tidak aman.Berlibur ke area berstatus endemik hepatitis B.3. Orang Dewasa yang Berisiko TinggiMenurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), orang-orang dewasa yang berusia kurang dari 59 tahun hingga lebih dari 60 tahun juga sangat disarankan untuk melakukan vaksinasi hepatitis B. Sebab, setelah memasuki usia 60 tahun dan belum mendapatkan vaksinasi hepatitis B, risiko untuk terinfeksi sangat tinggi.Bahkan, bagi lansia yang kemungkinan tidak terpapar atau hidup di daerah yang berisiko tinggi terinfeksi hepatitis B, juga sangat memerlukan vaksinasi ini.4. Orang dengan Penyakit Hati KronisJika seseorang sudah terkena hepatitis B, maka tidak diperlukan lagi vaksinasi hepatitis B. Namun, untuk seseorang yang memiliki penyakit hati kronis karena hepatitis C atau lainnya, maka vaksin hepatitis B sangat penting untuk diberikan. Vaksinasi ini penting diberikan karena peningkatan infeksi hepatitis B dan penyakit hati kronis lainnya akan lebih besar. 5. Orang yang Belum Pernah Divaksin Hepatitis BSeseorang yang belum pernah mendapatkan vaksin hepatitis B sama sekali seumur hidupnya juga sangat perlu mendapatkan vaksinasi. Karena virus hepatitis B dapat menyerang siapa saja, efeknya pun bisa akut dan kronis, serta memberikan banyak masalah pada kesehatan yang serius.Manfaat Vaksin Hepatitis BVaksin hepatitis B tidak hanya memiliki manfaat untuk penerimanya, namun juga berdampak untuk lingkungan sekitar dan kesehatan masyarakat. Berikut ini adalah beberapa manfaat vaksin hepatitis B.1. Perlindungan dari Infeksi Hepatitis BManfaat dan tujuan utama dari vaksinasi hepatitis B adalah untuk melindungi individu dan masyarakat dari infeksi hepatitis B. Virus yang sangat mudah ditularkan dari lendir dan cairan tubuh ini bisa menimbulkan masalah kesehatan yang kronis dengan menyerang organ hati. Menurut Medical News Today, bayi yang menerima dosis pertama vaksin hepatitis B dalam Waktu 24 jam setelah lahir, akan mencegah penularan virus dari orang tua ke bayi hingga 75-95%.Selain itu, vaksinasi yang diberikan pada orang dewasa secara lengkap, juga akan melindungi penerima hingga 30 tahun mendatang.2. Mencegah Penyebaran VirusHepatitis merupakan jenis penyakit yang juga menyandang status endemis di Indonesia. Karena itu, dengan mendapatkan vaksinasi, Anda juga dapat membantu meningkatkan Kesehatan lingkungan dengan tidak menjadi pembawa virus dan menghentikan rantai penularan penyakit.3. Mencegah KomplikasiVaksinasi hepatitis B juga dapat membantu mencegah komplikasi masalah kesehatan organ hati, yang umumnya berkembang pada kanker dan sirosis. Menurut Healthline.com, Lebih dari 40% orang yang terinfeksi virus hepatitis B dan tidak ditangani dengan tepat, infeksi berkembang menjadi kanker hati. Ribuan orang meninggal terkait dengan infeksi virus hepatitis B ini tiap tahunnya.4. Jangka PanjangVaksinasi hepatitis B juga memberikan manfaat jangka panjang, dengan melindungi penerimanya dari infeksi virus yang berdampak besar pada kesehatan organ hati dan memutuskan rantai penularan. Hal ini akan membantu meningkatkan kualitas hidup individu dan masyarakat, sehingga membentuk komunitas yang lebih sehat dan produktif.Efek Samping Vaksin Hepatitis BBerbagai riset menunjukkan bahwa vaksinasi hepatitis B sangat aman dilakukan, serta dapat melindungi pasien dari infeksi virus hepatitis B.Namun, ada kalanya beberapa efek samping ringan juga dapat terjadi. Beberapa efek samping tersebut misalnya:1. Nyeri atau Kemerahan di Tempat SuntikanKarena diberikan dengan prosedur injeksi, maka sangat mungkin bila Anda atau anak merasakan nyeri atau kemerahan setelah vaksinasi. Kondisi ini dapat membaik dalam 1–2 hari.2. Demam RinganDemam ringan juga dapat muncul setelah vaksinasi, namun efek samping ini wajar terjadi yang merupakan respon tubuh terhadap imunisasi yang diberikan, sebagai proses dari pembentukan antibodi pada si kecil.Kondisi ini umumnya muncul 24 jam setelah imunisasi, serta bertahan dalam 1–2 hari kemudian akan membaik dengan sendirinya. 3. Kelelahan atau Sakit KepalaEfek samping lain yang mungkin terjadi pasca-vaksinasi hepatitis adalah kelelahan atau sakit kepala. Menurut American Migraine Foundation, sakit kepala setelah vaksin dapat menjadi indikasi bahwa sistem imun Anda bekerja dengan sangat baik. Karena vaksin dapat merangsang respon sistem imun, yang salah satunya adalah inflamasi berupa sakit kepala.4. Reaksi Alergi (Sangat Jarang)Reaksi alergi pasca-vaksinasi juga bisa saja terjadi, namun kondisi ini sangat jarang jika dibandingkan dengan tiga efek samping sebelumnya. Alergi dapat terjadi bila sebelumnya ada komponen dalam vaksin hepatitis B yang menimbulkan reaksi tertentu pada tubuh Anda.Jika Anda mengalami reaksi alergi, segera hubungi dokter untuk mendapatkan arahan perawatan yang tepat.Dosis Vaksin Hepatitis BVaksinasi hepatitis B harus diberikan dengan memperhatikan anjuran dosis berikut ini:Bayi yang Baru LahirVaksinasi hepatitis B pada bayi diberikan dalam 3 dosis bulanan, yang diberikan secara bertahap dalam tiga jadwal berikut:Dosis Pertama, sebaiknya diberikan segera setelah Si Kecil lahir dalam kurun waktu kurang dari 24 jam.Dosis Kedua, dosis ini diberikan pada saat bayi memasuki usia 1–2 bulan.Dosis Ketiga, dosis ini diberikan saat bayi memasuki rentang usia 6–18 bulan. Pada bulan ke-18, biasanya akan diberikan booster untuk meningkatkan efektivitas vaksin hepatitis pada Si Kecil.Anak-anak dan Remaja yang Belum DivaksinPada anak-anak dan remaja yang belum divaksin, diberikan tiga kali suntikan dengan jadwal pemberian sebagai berikut:Dosis Pertama, dapat diberikan kapan saja namun sebaiknya dilakukan sesegera mungkin.Dosis Kedua, dapat diberikan 1–2 bulan setelah dosis pertama vaksinasi hepatitis B.Dosis Ketiga, diberikan 4–6 bulan setelah dosis pertama vaksin.Orang DewasaSama dengan anak-anak, vaksinasi hepatitis B ini juga diberikan sebanyak tiga kali dengan jadwal pemberian sebagai berikut:Dosis Pertama, dapat diberikan kapan saja, namun lebih baik sedini mungkin.Dosis Kedua, dapat diberikan 1 bulan setelah dosis pertama.Dosis Ketiga, dapat diberikan 4–6 bulan setelah dosis pertama.Nah, Sobat Granostic, itu adalah penjelasan mengenai vaksinasi hepatitis B yang perlu Anda tahu. Mulai dari syarat, manfaat, hingga efek sampingnya.Anda dapat melakukan vaksin hepatitis B ini di klinik Granostic. Bersama tenaga kesehatan ahli kami, vaksinasi hepatitis B ini dapat dilakukan dengan aman dan efisien.Selain itu, Anda juga bisa melakukan vaksinasi hepatitis B ini di rumah lewat layanan home care Granostic. Sehingga Anda bisa mengatur jadwal vaksinasi lebih fleksibel dan mendapatkan pelayanan yang lebih nyaman.Yuk, Sobat! Lindungi keluarga dan diri Anda dari hepatitis B dengan vaksinasi lengkap bersama klinik Granostic!
Dimana Klinik Vaksin Hepatitis B?
Banyak penelitian telah membuktikan bahwa vaksin hepatitis B dapat membantu mengurangi risiko penyakit organ hati parah, seperti sirosis dan kanker hati. Namun, tahukah Anda dimana klinik vaksin hepatitis B di Surabaya?Hepatitis B merupakan jenis infeksi yang menyerang organ hati dan ditimbulkan oleh virus hepatitis B (HBV), serta bersifat menular. Infeksi dapat menyebabkan masalah pada organ hati yang bersifat akut (parah, namun tidak menahun), dan kronis (bertahan lama).Kasus hepatitis B akut lebih sering ditemukan pada orang dewasa, sementara hepatitis B kronis lebih banyak terjadi pada anak-anak.Virus hepatitis B ditularkan lewat cairan tubuh seperti darah, air mani, liur, dan banyak lainnya. Namun virus hepatitis tidak bersifat aerosol, sehingga tidak akan menyebar karena batuk atau bersin-bersin.Karena dampaknya pada kesehatan sangat besar, utamanya pada anak-anak. Pencegahan infeksi hepatitis B sangatlah penting dilakukan, salah satunya lewat vaksinasi lengkap sejak dini. Pada artikel ini akan dibahas bagaimana jadwal vaksinasi hepatitis B, prosedur, dan dimana klinik vaksin hepatitis B di Surabaya serta sekitarnya.Jadwal Vaksinasi Hepatitis BPemberian vaksin hepatitis B ini umumnya diberikan sebanyak tiga kali, pada bayi baru lahir, anak-anak, dan dewasa aturan pemberiannya sedikit berbeda. Berikut penjelasan lengkapnya:Dosis PertamaPemberian dosis pertama vaksinasi hepatitis B pada bayi sebaiknya diberikan segera setelah kelahiran, yakni kurang dari 12 jam menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI). Sementara pada orang dewasa atau anak-anak yang belum mendapatkan vaksin hepatitis B saat bayi, sebaiknya lakukan vaksinasi sesegera mungkin.Dosis KeduaSementara itu, pemberian dosis kedua bisa diberikan dengan jadwal dan rentang waktu berikut ini:Pada bayi: vaksinasi kedua dianjurkan dilakukan 1–2 bulan setelah vaksinasi pertama.Pada anak-anak dan remaja: vaksinasi kedua dianjurkan dilakukan pada 1–2 bulan sejak vaksinasi pertama.Pada orang dewasa: vaksinasi kedua dianjurkan dilakukan 1 bulan setelah vaksinasi pertama.Dosis KetigaPemberian dosis kedua juga dilakukan sesuai dengan usia penerima dan jadwal sebagai berikut ini:Pada bayi: vaksinasi ketiga dianjurkan diberikan ketika bayi berusia 6–18 tahun.Pada anak-anak dan remaja yang belum mendapatkan vaksin: dianjurkan diberikan 4–6 bulan setelah vaksinasi pertama.Pada orang dewasa: dapat diberikan 4–6 bulan setelah dosis pertama.Harga/Biaya Vaksin Hepatitis BHarga atau biaya vaksin hepatitis B tergolong ramah di kantong. Menurut rangkuman dari berbagai sumber, harga/biaya vaksin hepatitis ini berada di rentang Rp 120 hingga 150 ribu sekali suntik, baik untuk anak-anak maupun dewasa.Klinik Granostic juga menyediakan layanan vaksinasi hepatitis B, harga yang diberikan juga relatif terjangkau, yakni Rp 140 ribu saja. Anda juga bisa melakukan konsultasi gratis bersama dokter, serta memanfaatkan layanan home care bila ingin vaksinasi di rumah.Prosedur Vaksinasi Hepatitis BTertarik untuk vaksinasi hepatitis B, pelajari dulu prosedurnya di bawah ini, Sobat!1. Konsultasi dengan DokterLangkah pertama adalah konsultasi bersama dokter umum. Dalam hal ini, dokter akan melakukan pemeriksaan riwayat kesehatan, alergi obat, hingga gaya hidup dan kebiasaan seksual Anda. Sehingga dokter bisa memberikan arahan dan rekomendasi vaksin hepatitis B sesuai dengan kondisi tubuh Anda.Selain itu, sebelum pemberian vaksinasi hepatitis B Anda dapat berkonsultasi dengan dokter dulu ketika berada dalam beberapa kondisi berikut:Sedang menderita penyakit infeksi atau demam yang parah.Menderita penyakit ginjal, multiple sclerosis, kekebalan tubuh yang lemah, penyakit hati, atau jenis-jenis gangguan medis parah dan dalam masa pengobatan.Sedang menjalani kemoterapi tau sedang menggunakan obat imunosupresan.Sedang dalam masa kehamilan atau menyusui.Mengonsumsi suplemen atau obat-obatan herbal, dan beberapa produk sejenis lainnya.Anda juga dapat memberi tahu dokter bila setelah vaksinasi mengalami alergi atau gejala tak biasa lainnya.2. Pendaftaran di KlinikSetelah memeriksa kondisi Anda dan dokter menyatakan aman untuk melakukan vaksinasi hepatitis B dalam kurun waktu yang ditentukan, Anda bisa segera mendaftarkan diri ke klinik. Anda bisa mengatur jadwal vaksinasi ini sesuai kebutuhan serta menyesuaikannya dengan aktivitas harian Anda.Lewat layanan vaksinasi klinik Granostic, Anda juga bisa memilih jadwal yang cukup fleksibel, loh. Sebab dokter umum klinik Granostic selalu buka tiap hari Senin hingga Sabtu, berikut jadwal lengkapnya:Senin – Jumat, dari pukul 07.00 hingga 20.00Sabtu, dari pukul 08.00 hingga 20.003. Pemberian VaksinPemberian vaksinasi hepatitis B dilakukan dengan prosedur injeksi atau penyuntikan. Prosesnya dilakukan oleh dokter, atau petugas medis dan berada di bawah pengawasan dokter di fasilitas kesehatan.Beberapa langkah yang dapat dilakukan dokter dalam proses pemberian vaksin hepatitis B yakni:Sebelum vaksin disuntikkan, dokter atau tenaga kesehatan akan mengocoknya terlebih dahulu agar suspensi menjadi homogen.Selanjutnya, persiapkan posisi yang aman untuk bayi dengan meletakkan kepalanya dengan posisi miring di atas pangkuan ibu dan memegang paha si Kecil.Membersihkan daerah penyuntikan dengan kapas beralkohol.Pada bayi suntikkan vaksin di daerah anterolateral paha kanan secara intramuskular, sampai isinya kosong.Sementara pada orang dewasa, remaja, dan anak-anak suntikan diberikan pada otot deltoid.Kemudian tekan bekas suntikan dengan kapas untuk menghentikan darah yang keluar.4. Pemantauan Setelah VaksinasiSetelah proses vaksinasi, dokter biasanya tidak akan langsung mengarahkan Anda untuk pulang. Namun memberikan jeda beberapa saat untuk melihat apakah ada efek samping yang muncul pasca penyuntikan.Menurut berbagai penelitian vaksinasi hepatitis B ini sangat aman dilakukan, serta terbukti dapat melindungi penerimanya dari infeksi virus hepatitis B dengan baik. Namun, tidak menutup kemungkinan bahwa penerima vaksin akan merasakan beberapa gejala efek samping ringan seperti merah dan nyeri di bagian yang disuntik, sakit kepala dan nyeri otot, hingga demam.Gejala ini merupakan reaksi alami tubuh dalam mereaksi vaksin, untuk membentuk antibodi baru yang dapat melawan virus hepatitis B. Gejala ini juga akan mereda dan hilang dalam 1–2 hari setelah vaksinasi.Namun, bila di rumah dalam rentang waktu tersebut anak tiba-tiba mengalami gejala alergi yang tidak biasa dan parah, maka Anda harus segera menghubungi dokter atau membawa si Kecil langsung ke klinik.5. Penjadwalan Vaksinasi UlangSetelah vaksinasi pertama sukses, dokter pun akan memberikan rekomendasi penjadwalan vaksinasi hepatitis dosis kedua dan ketiga. Anda harus mematuhi jadwal tersebut dengan baik, sehingga efektivitas vaksin hepatitis B ini bisa jadi optimal.Tempat Mendapatkan Vaksin Hepatitis BVaksin hepatitis B telah lama digalakkan oleh pemerintah Indonesia, hingga menjadi bagian dari imunisasi wajib untuk bayi. Karena itu, Anda bisa mendapatkan vaksinasi hepatitis B ini dengan mudah, seperti pada beberapa tempat berikut ini:1. Rumah Sakit Umum dan SwastaAnda dapat memperoleh layanan vaksinasi hepatitis B ini di rumah sakit umum dan swasta. Sebenarnya prosedur dan jenis vaksinasi hepatitis B yang diberikan juga tidak jauh berbeda dengan klinik atau puskesmas, Anda juga dapat berkonsultasi dengan dokter umum, mendiskusikan bagaimana penanganan terhadap efek samping yang muncul, serta menjadwalkan vaksinasi selanjutnya.Namun, rumah sakit umum biasanya memiliki batasan waktu operasional yang lebih pendek dari rumah sakit dan klinik kesehatan swasta. Sehingga kadang kala, bagi pekerja akan sulit untuk menjadwalkan vaksin sesuai dengan kegiatan harian mereka.2. Klinik VaksinasiSelanjutnya, Anda juga bisa melakukan vaksinasi hepatitis B di klinik terdekat dari rumah Anda. Buat warga Surabaya dan sekitarnya, klinik Granostic bisa hadir sebagai jawaban yang tepat.Klinik Granostic memberikan layanan vaksinasi yang lengkap, mulai dari hepatitis B, influenza, vaksin HPV, dan banyak lainnya. Karena praktek dokter umum klinik Granostic berlangsung setiap hari, dari pukul 7 pagi hingga 8 malam. Anda dapat mengatur jadwal konsultasi dan vaksin dengan fleksibel.Kami juga memiliki layanan home care, yang akan membuat pengalaman vaksin Anda menjadi lebih aman dan nyaman, karena dapat dilakukan di rumah saja!3. PuskesmasAnda juga dapat mendapatkan vaksinasi hepatitis B di puskesmas, biasanya vaksin di puskesmas diberikan untuk anak-anak dan bayi baru lahir. Namun tidak menutup kemungkinan juga bagi remaja dan orang dewasa yang belum divaksin untuk melakukan vaksinasi di puskesmas.Tips Sebelum Vaksinasi Hepatitis BAgar proses vaksinasi hepatitis B ini berjalan optimal, Anda bisa mempersiapkan beberapa hal berikut ini:1. Pastikan Kondisi Kesehatan BaikPastikan tubuh Anda dan anak dalam kondisi yang baik. Sebab jika vaksinasi dilakukan saat tubuh Anda sedang sakit, maka kemampuan tubuh dalam membentuk antibodi jadi kurang. Dengan kata lain, efektivitas vaksin sangat berkaitan erat dengan Kesehatan tubuh penerimanya.2. Konsultasikan Riwayat AlergiSelanjutnya, Anda perlu mengkonsultasikan riwayat alergi pada dokter. Hal ini sangat penting untuk mencegah terjadinya reaksi alergi yang parah saat vaksinasi diberikan.3. Ikuti Jadwal VaksinasiAgar efektivitas vaksin jadi lebih maksimal, Anda juga perlu mengikuti jadwal vaksinasi yang diberikan oleh dokter dengan tepat. Pada kasus bayi baru lahir misalnya, menurut IDAI pemberian vaksin di hari pertama jika lebih dari 48 jam setelah kelahiran, maka efektivitasnya akan menurun.Nah, Sobat, itu adalah penjelasan mengenai vaksinasi hepatitis B dan tempat Anda bisa mendapatkannya? Klinik Granostic tetap menjadi andalan bagi Anda yang membutuhkan vaksinasi hepatitis dan vaksin lainnya, dengan layanan fleksibel dan langsung di bawah penanganan dokter umum yang berpengalaman.Lebih baik lagi, klinik Granostic memberikan layanan home care vaksin untuk Anda yang ingin vaksin di rumah saja. Jenis vaksin ini juga akan membantu para lansia, yang memiliki keterbatasan dalam mobilitas fisik, memperoleh vaksinasi hepatitis B dengan nyaman.Yuk, Sobat! Jaga kesehatan keluarga dan diri Anda dengan melengkapi vaksin hepatitis B di klinik Granostic! Jadwalkan kunjunganmu sekarang juga lewat nomor call center, ya!
Klinik Vaksin Flu Terdekat Surabaya
Ingin vaksinasi flu rutinan tiap tahun, tapi bingung dimana? Langsung simak rekomendasi klinik vaksin flu terdekat di Surabaya lewat artikel ini, yuk!Influenza, atau yang lebih dikenal dengan flu, merupakan jenis infeksi virus yang menyerang sistem pernapasan seperti hidung, tenggorokan, dan paru-paru. Flu dapat menimbulkan serangkaian gejala, dari ringan hingga berat, seperti demam, sakit tenggorokan, nyeri otot dan kepala, serta meriang.Gejala flu umumnya dapat bertahan selama 7–10 hari. Namun flu juga dapat menimbulkan komplikasi dan gejala yang buruk, sehingga memerlukan perawatan di rumah sakit.Flu juga merupakan jenis penyakit yang sangat mudah menular melalui udara. Karena itu sangat penting bagi Anda untuk mendapatkan vaksin flu secara teratur, apalagi pada anak-anak, ibu hamil, lansia, juga orang dengan penyakit bawaan.Klinik Granostic menyediakan layanan vaksin flu yang mudah dijangkau oleh masyarakat Surabaya dan sekitarnya. Layanan vaksin ini menerapkan prosedur ketat dan dilakukan oleh tenaga medis profesional.Bagi Anda yang berminat untuk vaksin flu di klinik Granostic Surabaya, langsung simak jadwal, harga atau biayanya, hingga prosedur vaksinasinya di bawah ini, yuk!1. Jadwal Dokter GranosticProsedur vaksinasi flu di klinik Granostic akan dilakukan oleh tenaga medis ahli dan di bawah pengawasan dokter umum kami. Karenanya, proses vaksinasi influenza yang dilakukan di klinik Granostic akan terjamin keamanan dan efisiennya.Layanan vaksinasi flu di klinik Granostic akan dilakukan oleh dokter umum kami, yakni dr. Vindyanita Simanjuntak dan dr. Renaldo Aditya S. Beliau telah berpengalaman dalam vaksinasi baik dewasa maupun anak-anak, sehingga dapat memberikan layanan vaksin yang efisien dan aman.Praktek dokter umum Granostic dapat Anda akses lewat jadwal berikut ini:Hari Senin — Jumat, mulai dari pukul 07.00 hingga 20.00Hari Sabtu, mulai pukul 08.00 hingga 20.00Namun pada hari libur dan tanggal merah, tidak ada jadwal praktek. Namun layanan operasional Granostic akan tetap berjalan setiap hari.Anda dapat menjadwalkan vaksinasi flu ini sesuai dengan kebutuhan dan jadwal harian Anda. Pendaftaran dapat dilakukan dengan mengunjungi klinik secara langsung atau lewat layanan call center. Jika Anda ingin melakukan vaksinasi di rumah, dapatkan informasi lengkap mengenai prosedurnya dengan klik Home Service, ya!2. Harga/Biaya GranosticKlinik Granostic selalu memastikan keterjangkauan berbagai fasilitas medis untuk mendukung kesehatan masyarakat Surabaya dan sekitarnya. Karena itu, harga atau biaya vaksinasi di klinik Granostic cenderung terjangkau. Bahkan kami sering memberikan promo atau potongan harga yang bisa membuat biaya makin ringan. Adapun biaya vaksinasi flu di klinik Granostic adalah Rp. 280 ribuan. Anda juga akan mendapatkan berbagai layanan tambahan seperti konsultasi dengan dokter umum dan Home Service untuk pasien area Surabaya.3. ProsedurVaksin flu di klinik Granostic dilakukan sesuai standar yang ada, serta lewat prosedur yang aman dan efisien. Berikut ini penjelasan lengkap soal prosedur vaksin flu di klinik Granostic.KonsultasiSebelum suntik vaksin, dokter akan memeriksa kondisi tubuh dan riwayat kesehatan Anda. Selama wawancara berlangsung, Anda juga bisa mengonsultasikan kekhawatiran dan pertanyaan-pertanyaan Anda seputar vaksin influenza.Pada prosedur ini, Anda juga disarankan untuk memberi tahu status Kesehatan yang Anda miliki, terutama untuk beberapa orang dengan kondisi berikut:Adanya riwayat alergi, karena vaksinasi tidak boleh diberikan pada orang yang alergi terhadap kandungan vaksin, lateks, atau telur.Mengalami demam tau penyakit infeksi lainnya,Menderita gangguan sistem saraf,Menderita gangguan pembekuan darah tau kejang,Jika Anda sedang hamil, menyusui, atau dalam masa program kehamilanBila Anda tengah mengonsumsi produk-produk herbal, suplemen, atau obat-obatan tertentu.VaksinasiVaksinasi flu di klinik Granostic menggunakan prosedur injeksi atau suntik. Vaksinasi influenza sendiri dapat diberikan pada anak mulai usia 6 bulan ke atas. Dosis pertama vaksin akan diberikan sebanyak 2 kali, Jarak pemberiannya selama 1 bulan.Setelah itu vaksinasi dilakukan setiap satu tahun sekali, sebab virus flu berpotensi untuk bermutasi.Menurut jurnal penelitian yang dirilis oleh AMA Journal of Ethics, dosis vaksin flu dapat dibagi ke dalam beberapa kategori usia berikut ini:Dosis untuk anak lebih dari 6 bulan dan kurang dari 2 tahun adalah 0,25 mL.Pasien sehat berusia 5 hingga 49 tahun, dapat memperoleh dosis vaksin 0.5 mL.PemantauanVaksin suntik dapat diberikan pada setiap kalangan usia, baik untuk anak-anak, dewasa, ibu hamil, maupun lansia. Sama seperti proses vaksinasi pada umumnya, vaksin flu dapat memberikan efek samping yang ringan, seperti:DemamSakit kepalaRasa nyeri dan kemerahan di area yang disuntik, umumnya bertahan 1-2 hari.Hidung meler dan tersumbat juga efek samping yang cukup umum dari vaksin flu.Ketika vaksin di klinik Granostic, dokter akan melakukan pemantauan kondisi kesehatan pasien pasca vaksinasi. Sehingga gejala-gejala efek samping yang timbul juga akan sanggup diminimalisir, dan pasien dapat memperoleh penanganan yang cepat ketika terjadi efek samping berat.Selain itu, dengan layanan telekonsultasi Anda dapat terhubung dengan dokter kami secara online. Sehingga jika mendapati keadaan darurat, Anda bisa langsung mengonsultasikannya bersama tim dokter kami.Nah, Sobat Granostic itu adalah penjelasan mengenai prosedur vaksin flu di klinik Granostic Surabaya. Apakah Anda berminat untuk melakukan vaksin bersama tim dokter umum dan tenaga medis kami?Tak hanya dapat melakukan vaksin di klinik, Anda juga bisa menggunakan layanan home care untuk vaksin flu di rumah. Tertarik? Langsung hubungi layanan call center kami dan jadwalkan vaksinasi influenza sekarang juga!
Cek Hasil Pemeriksaan Laboratorium Online Surabaya
Setelah prosedur pemeriksaan laboratorium yang panjang, banyak dari kita yang mungkin merasa lelah untuk kembali antri demi mengambil hasil pemeriksaan. Tapi tahukah Anda, kalau ada cara cek hasil pemeriksaan laboratorium tanpa antri di Surabaya?Berfokus untuk memberikan layanan yang nyaman dan efisien bagi para pasien, klinik Granostic hadir dengan operasional yang fungsional dan memudahkan.Mulai dari layanan home care yang membuat masyarakat dapat melakukan pemeriksaan dan perawatan kesehatan di rumah. Telekonsultasi yang memudahkan proses konsultasi dengan dokter lewat jarak jauh. Serta kemudahan untuk cek hasil pemeriksaan laboratorium tanpa antri melalui laman website resmi klinik Granostic.Bagaimana cara cek hasil pemeriksaan laboratorium di klinik Granostic Surabaya tanpa antri, berikut panduannya!Cek Hasil Lab Bisa Diakses Lewat Via Handphone Langkah mengecek hasil pemeriksaan laboratorium kesehatan di klinik Granostic sangatlah mudah. Anda tidak perlu datang langsung ke klinik kami, maupun repot-repot untuk mengantri dan mengurus administrasi lagi.Bahkan, Anda dapat mengaksesnya dengan mudah lewat handphone, tab, ataupun layar komputer Anda. Caranya juga sangat mudah, ikuti langkah berikut ini:Kunjungi situs resmi Granostic, yakni di laman granostic.com. Lemudian masuk menggunakan akun Anda, namun jika belum memiliki akun Anda bisa melakukan pendaftaran terlebih dahulu Dengan klik tombol “Registrasi Online” yang ada di pojok kiri atas. Tak ada syarat khusus yang merepotkan untuk pendaftaran ini, Anda hanya perlu menyiapkan KTP/SIM/KITAS/Passport untuk mengisi data diri.Selanjutnya lakukan pemesanan tes laboratorium yang Anda butuhkan melalui halaman yang telah disediakan.Setelah pemeriksaan dilakukan, Anda bisa menyimak hasil lab di halamanan profil Anda setelah tes selesai diproses.Hanya dengan empat langkah di atas, Sobat Granostic tak perlu lagi kesulitan mengatur jadwal dan antri untuk kembali ke klinik demi mengambil hasil lab yang diinginkan. Hal ini tentu saja akan jadi lebih efisien dan sangat cocok untuk seseorang dengan kesibukan tinggi.Kenapa Memilih Granostic?Klinik Granostic telah berpengalaman selama hampir 17 tahun dalam dunia medis, khususnya dalam pemeriksaan laboratorium kesehatan. Selain pengalaman yang panjang ini, ada beberapa alasan mengapa Anda harus memilih Granostic sebagai layanan kesehatan pilihan keluarga Anda, yakni:Teknologi ModernKlinik Granostic, sejak awal berdiri, selalu memberikan pelayanan terbaik dan menyeluruh pada masyarakat. Komitmen ini terus dijaga dan dikembangkan, misalnya melalui pembaharuan teknologi pemeriksaan untuk menjadi lebih mutakhir.Lewat teknologi modern ini pengecekan kesehatan akan berjalan lebih optimal dan efisien. Sebab hasilnya juga akan lebih akurat dan komprehensif, namun hasilnya juga keluar lebih cepat. Dengan begitu, pasien dapat mengakses hasil pemeriksaan dengan segera dan dokter bisa memberikan arahan serta penanganan secepat mungkin ketika ditemukannya masalah kesehatan tertentu.AksesibilitasKeunggulan lainnya dari klinik Granostic terletak pada aspek aksesibilitas. Granostic selalu berkonsentrasi pada kebutuhan, keamanan, dan kenyamanan pasien. Karenanya, aksesibilitas yang mudah dan gampang dijangkau sangatlah penting.Untuk memudahkan aksesibilitas ini, klinik Granostic memberikan beberapa layanan seperti:Home Service, yang memungkinkan pasien mendapatkan berbagai layanan kesehatan, mulai dari pemeriksaan dan perawatan medis, di rumah atau tempat tinggal mereka. Layanan ini akan memudahkan pasien dengan mobilitas terbatas untuk mendapatkan akses kesehatan yang memadai yang nyaman dan aman.Telekonsultasi, layanan ini memungkinkan masyarakat terhubung dengan dokter spesialis yang berpengalaman secara jarak jauh, lewat konsultasi online baik via panggilan suara maupun pesan. Hal ini juga akan mempermudah masyarakat mendapatkan konsultasi dan pengarahan medis dengan cepat dari manapun. Pendaftaran Online, untuk memudahkan pasien yang ingin konsultasi langsung di klinik Granostic, kami pun menyediakan pendaftaran online. Sehingga pasien tidak perlu kembali antri panjang di ruang administrasi, serta dapat datang sesuai dengan estimasi waktu pelayanan yang diberikan bersamaan dengan nomor antrian online yang didapatkan.Cek Hasil Kesehatan Online, tak hanya pendaftaran, Granostic pun memastikan akses hasil pemeriksaan ini mudah dijangkau oleh masyarakat lewat situs resmi kami. Selain itu, hasil pemeriksaan kesehatan ini pun akan dijamin keamanannya, sehingga tidak akan dapat diakses oleh orang lain atau disalahgunakan oleh pihak tidak bertanggung jawab.Paket Pemeriksaan Kesehatan dengan Harga Terjangkau, selanjutnya Granostic pun selalu menawarkan paket-paket pemeriksaan dengan harga yang relatif terjangkau. Namun pelayanan yang diberikan tetaplah sama efisien dan berkualitasnya.Layanan LengkapKlinik Granostic juga hadir dengan layanan kesehatan terlengkap, sehingga dapat memenuhi kebutuhan pemeriksaan medis masyarakat Surabaya dan sekitarnya. Beberapa layanan yang dimaksud antara lain:Pemeriksaan Laboratorium Lengkap, meliputi pemeriksaan kesehatan rutin, pemeriksaan fungsi organ tubuh, pemeriksaan penyakit, radiologi, USG, treadmill, EKG, thorax, dan pemeriksaan genetic.Layanan medical check up (MCU) perusahaan, dengan jenis pemeriksaan kesehatan bagi calon karyawan dan cek kesehatan berkala. Tujuannya untuk memeriksa Riwayat kesehatan calon karyawan dan karyawan, pemeriksaan lab dan non-lab, juga pemeriksaan fisik.Pemeriksaan kesehatan anak dan bayi, untuk memonitor kesehatan anak, mencegah infeksi penyakit, serta memaksimalkan pertumbuhan si Kecil agar lebih optimal.Pemeriksaan kesehatan untuk lansia, yang dilakukan secara rutin untuk menjaga kesehatan orang tua dan meningkatkan taraf kualitas hidup mereka.Selain itu, klinik laboratorium Granostic juga menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan untuk melengkapi persyaratan administratif. Misalnya persyaratan cek kesehatan untuk keberangkatan haji dan umrah, serta syarat pengajuan visa siswa ke luar negeri.Tenaga Medis ProfesionalKeunggulan lain dari klinik Granostic adalah tenaga medis profesional, sehingga dapat memberikan pelayanan terbaik pada masyarakat. Selain itu, berkat pengalaman yang panjang, dokter umum dan spesialis di klinik Granostic pun dapat membantu mendampingi pasien dengan maksimal selama proses pemeriksaan dan penanganan medis yang dilalui.Hal ini juga yang kemudian membuat pasien akan merasa lebih aman dan nyaman melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin. Sehingga kualitas hidup dan kesehatan masyarakat pun akan dapat tercapai dengan baik.Kenyamanan dan EfisiensiBagi klinik Granostic kenyamanan dan efisiensi pelayanan adalah hal yang sangat penting. Karena selama ini prosedur kesehatan selalu dianggap cukup rumit dan merepotkan bagi masyarakat, sehingga tak sedikit kemudian yang malas meluangkan waktu mereka untuk berobat.Klinik Granostic menjawab persoalan tersebut dengan memberikan pelayanan yang inovatif dengan aksesibilitas mudah. Tak hanya dapat melakukan pemeriksaan dan perawatan kesehatan langsung di klinik, pasien dapat mengakses kedua hal tersebut di rumah melalui layanan home care.Selain itu, dengan layanan telekonsultasi juga akan memudahkan pasien untuk terhubung dengan dokter dimanapun pasien berada.Nah, bagaimana? Setelah menyimak ulasan di atas, Anda pasti setuju kalau klinik Granostic sangatlah memudahkan Anda sebagai pasien, bukan?Untuk menjadwalkan konsultasi, Anda bisa langsung menghubungi nomor call center yang tersedia di halaman homepage. Atau, langsung klik tombol Home Service di bawah ini untuk mengakses layanan perawatan kesehatan dari rumah.
Laboratorium Medical Check Up Karyawan Perusahaan Surabaya
Menjaga agar lingkungan tempat kerja untuk tetap sehat dan bebas dari infeksi penyakit adalah hal yang sangat penting. Karenanya, Granostic hadir dengan layanan laboratorium medical check up untuk karyawan perusahaan, loh.Karyawan merupakan aset yang sangat penting dan krusial dalam mendukung kemajuan perusahaan. Karenanya, proses seleksi karyawan pun umumnya dilakukan dengan tepat agar dapat sesuai dengan kriteria posisi pekerjaan, juga sejalan dengan visi misi perusahaan.Salah satu bentuk kepedulian perusahaan pada karyawannya juga dapat melalui kegiatan cek kesehatan rutin yang dilaksanakan untuk para staf pekerja. Cek kesehatan rutin ini akan membantu memastikan kesehatan karyawan, menyimak kesesuaian beban kerja terhadap kemampuan fisik karyawan, juga sebagai langkah pencegahan dan penanggulangan masalah kesehatan tertentu.Untuk penjelasan lebih rinci, mari simak pentingnya medical check up bagi karyawan perusahaan lewat ulasan berikut ini:Pentingnya Medical Check Up bagi Karyawan PerusahaanProsedur medical check up (MCU) bagi karyawan perusahaan sendiri sangatlah penting, tak hanya bagi karyawan namun juga bagi perusahaan sendiri. Berikut penjelasan selengkapnya!1. Pemeriksaan Kesehatan bagi Calon KaryawanPentingnya MCU bagi calon karyawan adalah untuk mendeteksi gangguan kesehatan yang dimilikinya. Sehingga perusahaan dapat menjamin kesehatan lingkungan tempat kerja dari infeksi penyakit yang tidak diinginkan.Selain itu, dengan pemeriksaan kesehatan di awal seleksi, perusahaan dapat mengetahui bagaimana kemampuan fisik calon karyawan. Sehingga perusahaan dapat mengukur kemampuan karyawan dalam mengerjakan tugas sesuai jobdesk mereka nantinya.2. Pemeriksaan Kesehatan BerkalaTak hanya diterapkan untuk calon karyawan baru, pemeriksaan kesehatan yang dilakukan secara berkala juga sangat penting bagi perusahaan dan pekerja. Lewat prosedur MCU rutin ini, perusahaan dapat memonitor kondisi kesehatan dengan baik, mendeteksi dini terhadap gangguan kesehatan umum karyawan, juga mengantisipasi gangguan kesehatan yang berhubungan dengan pekerjaan agar tidak berkembang ke dalam tahap yang lebih serius.Jenis Pemeriksaan pada Layanan MCU PerusahaanMemahami bagaimana nilai fungsi dan pentingnya tes kesehatan karyawan ini, klinik Granostic memberikan jenis pemeriksaan lengkap untuk paket MCU perusahaan, yang meliputi:1. Pemeriksaan Riwayat KesehatanLayanan MCU perusahaan yang pertama adalah pemeriksaan riwayat kesehatan, yang dilakukan dengan metode wawancara dan cek fisik karyawan. Pemeriksaan riwayat kesehatan ini penting dilakukan untuk memeriksa beberapa kondisi berikut:adanya penyakit atau kondisi medis terentu di masa lalu dan saat inipernah menjalani prosedur medis atau operasi sebelumnya ataukah tidakjenis imunisasi atau vaksinasi yang pernah dilakukan oleh calon karyawanjenis obat-obatan, vitamin, mineral, dan herbal yang pernah dan sedang dikonsumsikeberadaan tanda-tanda dan gejala pada tubuh calon karyawan saat iniinformasi mengenai gaya hidup, seperti kebiasaan olahraga, merokok dan konsumsi alcohol, Riwayat seksual dan reproduksi, serta pola makan.riwayat kesehatan keluarga 2. Pemeriksaan LaboratoriumSetelah pemeriksaan riwayat kesehatan, dokter pun akan melanjutkan pemeriksaan laboratorium pada prosedur MCU perusahaan. Pemeriksaan laboratorium ini dilakukan dengan memeriksa sampel biologis dari calon karyawan seperti darah, urine, dan tinja.Tes sampel darah, digunakan untuk menghitung jumlah sel darah, gula darah kolesterol, zat Kimia penanda fungsi organ, hingga fungsi dari organ hati dan ginjal.Tes urine, yang bertujuan untuk mendeteksi infeksi saluran kemih, adanya zat-zat Kimia tertentu dalam diri calon karyawan, penyakit ginjal, juga gangguan hati.Tes tinja, pemeriksaan ini dilakukan untuk mendeteksi adanya gangguan pencernaan pada karyawan.3. Pemeriksaan Non-LaboratoriumPemeriksaan non-laboratorium adalah jenis pemeriksaan yang dilakukan untuk menunjang diagnosis yang dilakukan oleh dokter. Beberapa jenis pemeriksaan non-laboratorium yang dapat Anda peroleh di layanan MCU perusahaan klinik Granostic misalnya:RontgenMerupakan prosedur kesehatan yang menggunakan sinar X untuk menampilkan visualisasi atau gambar organ dalam pada area tubuh tertentu. Penggunaan rontgen umumnya untuk memeriksa patah tulang, yang sangat penting untuk mendeteksi kondisi tubuh karyawan dan mencegah adanya kecelakaan kerja di perusahaan.Selain itu ada juga jenis rontgen lain yang memiliki fungsi spesifik, seperti rontgen dada untuk menyimak kesehatan dan mendeteksi dini masalah kardiovaskular. Juga ada mammogram, yang digunakan untuk mendeteksi dini kanker payudara pada perempuan.AudiometriSementara itu, pemeriksaan audiometri merupakan jenis pemeriksaan yang dilakukan untuk mengetahui fungsi pendengaran calon karyawan. Caranya dengan mendengarkan suara, nada, atau frekuensi tertentu.Lewat pemeriksaan ini, Anda jadi memahami apakah terjadi gangguan pendengaran pada karyawan jika dihadapkan pada jenis pekerjaan yang rentan menimbulkan gangguan pendengaran. SpirometriSelanjutnya adalah spirometri, yang merupakan pemeriksaan untuk menyimak fungsi paru-paru. Lewat pemeriksaan ini, dokter dapat menilai jumlah Udara yang dapat dihirup dan dihembuskan paru dalam satuan mililiter, serta arus Udara paru dalam satuan mililiter per detik. Pemeriksaan ini sangat penting untuk menjaga dan menganalisis keadaan karyawan, juga mencegah terjadinya penyebaran infeksi pernapasan tertentu. Selain itu, pemeriksaan spirometri juga penting dilakukan oleh perusahaan rokok, cat, dan sejenisnya yang sangat rentan menyebabkan gangguan pada paru dan sistem pernapasan lainnya.EKGElektrokardiogram (EKG) merupakan jenis pemeriksaan kesehatan jantung, yang juga membantu mengetahui bagaimana kondisi organ jantung karyawan. Selain sebagai langkah monitor kesehatan, pemeriksaan EKG juga sangat penting dilakukan perusahaan untuk menganalisis kemampuan fisik karyawan dan mencegah kecelakaan kerja di masa mendatang.4. Pemeriksaan FisikSelanjutnya, prosedur MCU perusahaan juga memungkinkan adanya pemeriksaan fisik. Di mana tenaga medis ahli akan memeriksa kondisi fisik calon karyawan dan karyawan perusaahaan.Pemeriksaan fisik juga dilakukan secara lengkap mulai dari ujung kepala hingga ujung kaki. Sehingga diperoleh hasil pemeriksaan yang komprehensif dan akurat, yang akan membantu perusahaan untuk meningkatkan keamanan kerja dan kesesuaian beban kerja dengan kemampuan fisik karyawan. Keunggulan Granostic untuk MCU PerusahaanTak hanya memiliki prosedur pelayanan pemeriksaan lengkap, klinik Granostic pun memiliki keunggulan lain dalam pelaksanaan MCU perusahaan, yakni:Fasilitas Modern dan Tenaga AhliBerkomitmen untuk memberikan layanan kesehatan terbaik bagi masyarakat, klinik Granostic memiliki fasilitas modern dan tenaga medis ahli. Sehingga prosedur cek kesehatan karyawan, yang umumnya dilakukan secara on-site, dapat terlaksana dengan efisien dan menunjukkan hasil yang akurat.Layanan Sesuai StandarGranostic pun menghadirkan layanan kesehatan sesuai standar dan kebutuhan perusahaan. Sehingga baik perusahaan maupun karyawan dapat memperoleh manfaat maksimal dari kegiatan medical check up rutin yang dilakukan.Selain itu, selama tes kesehatan berlangsung, karyawan dapat melakukan konsultasi bersama tim medis dan dokter ahli yang turut mengawasi proses MCU perusahaan tersebut. Sehingga karyawan dapat memperoleh edukasi dan mengetahui dengan baik kondisi tubuh mereka.Nah, Sobat itu adalah penjelasan mengenai medical check up perusahaan, mulai dari pentingnya, jenis layanan, hingga keunggulan menggunakan layanan klinik Granostic.Sebagai klinik dan laboratorium kesehatan yang berpengalaman sejak tahun 2007, klinik Granostic selalu berkomitmen untuk memberikan pemeriksaan komprehensif dan akurat pada masyarakat. Selain itu, kami juga selalu meningkatkan kualitas pelayanan, memberikan inovasi-inovasi terbaru, yang dapat membuat masyarakat selalu nyaman dan merasa aman memeriksakan kesehatan dirinya bersama Granostic.Tertarik untuk menggunakan layanan MCU perusahaan dan karyawan dari Granostic? Langsung hubungi call center untuk melakukan penjadwalan pemeriksaan, ya!
Klinik Laboratorium Medical Check Up Surabaya
Ingin tes kesehatan di klinik terdekat dari rumah yang menyediakan layanan lengkap dan efisien? Well, klinik laboratorium medical check up Granostic di Surabaya bisa jadi pilihan Anda, Sobat!Medical check up atau tes kesehatan sangatlah penting dilakukan secara rutin untuk mengetahui kondisi tubuh dan mengantisipasi adanya penyakit. Prosedur tes Kesehatan ini dapat menilai kondisi berbagai organ tubuh melalui beragam tes. Misalnya dengan mengecek urin, gula darah, fungsi ginjal, dan kadar kolesterol dalam tubuh.Sehingga dokter dapat memperoleh hasil diagnosis yang akurat, serta dapat mampu mendeteksi adanya masalah dan segera merekomendasikan penanganan yang tepat secepat mungkin.Klinik laboratorium Granostik menyediakan layanan medical check up lengkap, yang dapat diakses dengan mudah oleh warga Surabaya. Bersama tim medis yang handal dan profesional, klinik laboratorium Granostic memenuhi layanan tes Kesehatan yang komprehensif secara akurat dan cepat, dengan pelayanan yang efisien dan nyaman.Tertarik menggunakan layanan medical check up di klinik laboratorium Granostic di Surabaya? Layanan Medical Check Up di Granostic SurabayaLayanan medical check up di Granostic Surabaya dikategorikan ke dalam paket-paket praktis, yang memudahkan pasien untuk memilih jenis yang paling sesuai dengan kebutuhan mereka.Di bawah ini adalah 4 jenis paket layanan medical check up di Granostic Surabaya. Apa aja?1. Medical Check-Up Basic - StandardMerupakan jenis rangkaian tes kesehatan dasar, yang cocok untuk digunakan sebagai tes rutin tiap 1–2 tahun sekali. Pemeriksaan Kesehatan dalam paket MCU Basic ini pun sudah sangat lengkap meliputi:Pemeriksaan fisik oleh dokter umum.Glukosa darah puasaGlukosa darah 2JPPCek Kolesterol TotalCek kolesterol HDLCek Kolesterol LDLTrigliseridaPemeriksaan SGOT/ASTPemeriksaan SGPT/ALTPemeriksaan Asam UratTes BUN/UreumTes Kadar Kreatinindan Tes eGFR.Konsultasi dengan dokter.Rangkaian tes kesehatan di atas, akan mampu membantu Anda memahami kondisi kesehatan tubuh secara menyeluruh. Serta mengetahui bagaimana fungsi organ tubuh seperti hati, ginjal, dan jantung bekerja.2. Medical Check Up PremiumSelanjutnya adalah paket medical check up premium, yang memiliki layanan lebih lengkap, sehingga pemeriksaan pun jadi lebih menyeluruh dan komprehensif.Jenis paket MCU ini sangat cocok untuk Anda yang ingin memeriksa kondisi Kesehatan tubuh dan keluarga secara lengkap, ataupun memeriksakan lansia dengan indikasi masalah Kesehatan tertentu.Pemeriksaan kesehatan dengan paket premium ini, memiliki sejumlah layanan, seperti: Pemeriksaan fisik oleh dokter umum.Glukosa darah puasaGlukosa darah 2JPPCek Kolesterol TotalCek kolesterol HDLCek Kolesterol LDLTrigliseridaPemeriksaan SGOT/ASTPemeriksaan SGPT/ALTPemeriksaan Asam UratTes BUN/UreumTes Kadar Kreatinindan Tes eGFR.Konsultasi dengan dokter.Cek kesehatan menggunakan paket MCU premium ini akan memberikan hasil yang lebih komprehensif, khususnya untuk mengetahui bagaimana kondisi organ dalam tubuh. Sebab dalam prosedurnya pun punya lebih banyak tindakan pemeriksaan untuk kesehatan organ, seperti pemeriksaan thorax (rontgen dada).Selain itu, lewat paket ini, Anda juga dapat berkonsultasi dengan dokter Granostic, untuk mendiskusikan hasil pemeriksaan yang Anda lakukan. Bersama dokter Anda dapat bertanya atau meminta edukasi mengenai cara merawat kesehatan tubuh Anda.Konsultasi ini pun dapat Anda lakukan secara langsung atau melalui telekomunikasi yang dapat Anda akses secara online. 3. Pemeriksaan Laboratorium LengkapKlinik laboratorium Granostic pun menyediakan pilihan pemeriksaan laboratorium lengkap, sangat cocok untuk Anda yang memiliki indikasi masalah pada organ dalam dan ingin memantau kesehatan tubuh dengan lebih komprehensif.Dengan pengalaman selama 17 tahun dalam menyelenggarakan layanan laboratorium, Granostic dapat memberikan layanan pemeriksaan yang lengkap, kredibel, dan akurat untuk memenuhi kebutuhan Anda.Adapun layanan laboratorium yang dapat Anda akses di klinik laboratorium Granostic adalah;Tes Kesehatan (medical check up).Pemeriksaan Organ Tubuh, yang meliputi pemeriksaan jantung, hati, paru-paru, dan ginjal.Pemeriksaan Penyakit, mulai dari pemeriksaan diabetes, hipertensi, dan kolesterol.Pemeriksaan USGPemeriksaan X-Ray atau RontgenPemeriksaan EKG.Pemeriksaan Thorax atau Rontgen Dada.Pemeriksaan Genetik.Pemeriksaan spirometriPemeriksaan audiometriPemeriksaan stress test (treadmill)Konsultasi dengan Dokter.4. Home Care dan Layanan On-SiteSalah satu layanan unggulan lain dari klinik dan laboratorium Granostic adalah home care dan layanan on-site. Layanan home care medical check up klinik Granostic ini memungkinkan prosedur tes kesehatan dilakukan di rumah pasien. Sehingga pasien dapat lebih nyaman untuk melakukan prosedur tes kesehatan yang mereka inginkan.Selain itu, layanan home care ini sangat cocok untuk pasien dengan mobilitas yang terbatas. Misalnya tidak mampu berjalan atau menggerakkan tubuh dengan baik karena penyakit tertentu, atau karena kesibukan yang tinggi dan hanya memiliki waktu luang yang terbatas.Sementara itu, layanan on-site merupakan pemeriksaan Kesehatan yang dilakukan secara bersamaan dalam jumlah peserta yang banyak. Layanan ini biasanya digunakan oleh perusahaan-perusahaan untuk mengecek kesehatan karyawannya. Pengalaman Medical Check Up di GranosticSebagai penyedia layanan kesehatan Utama di kota Surabaya, klinik laboratorium Granostic telah memiliki pengalaman yang panjang. Berdiri sejak tahun 2007, klinik laboratorium Granostic telah memenuhi kebutuhan mayarakat akan layanan kesehatan terpercaya, dengan pemeriksaan laboratorium yang komprehensif dan akurat.Berkat kompetensi tim medis yang kami miliki dan teknologi canggih di laboratorium klinik Granostic, hasil pemeriksaan dapat keluar lebih cepat dan mempermudah diagnosis oleh dokter.Selain itu, Granostic juga menjadi salah satu pelopor laboratorium mikrobiologi swasta di Surabaya. Granostic pun menjadi salah satu pusat rujukan pemeriksaan mikrobiologi dan kultur bakteri bagi rumah sakit dan laboratorium lainnya.Keunggulan GranosticSelain paket layanan medical check up yang lengkap, klinik laboratorium Granostic juga memiliki beragam keunggulan, seperti:1. Teknologi ModernBerpengalaman sejak tahun 2007 dalam bidang pemeriksaan laboratorium, klinik Granostic selalu berusaha memberikan inovasi terbaik dan pelayanan unggulan bagi pasien yang datang. Salah satunya adalah memperbaharui teknologi yang digunakan dalam pemeriksaan kesehatan tersebut untuk jadi lebih modern.Penggunaan teknologi termutakhir ini akan memberikan diagnosis kesehatan yang lebih akurat dan cepat. Sehingga penanganan kesehatan setelah proses diagnosis juga akan lebih efektif dan efisien.2. Tenaga Medis BerpengalamanSelain pada alat dan teknologi termutakhir, klinik laboratorium Granostic pun dikelola oleh tenaga medis berpengalaman. Sehingga tak hanya dapat membantu mendampingi Anda selama prosedur pemeriksaan dengan baik, namun juga mampu memberikan rasa aman dan nyaman pada Anda.Mengingat, proses pemeriksaan kesehatan ini bisa jadi menakutkan untuk sebagian besar orang. Maka pendampingan dari tim medis yang kompeten dan handal akan membantu membuat pasien merasa lebih aman.Tak hanya itu, kami juga memiliki dokter-dokter spesialis yang berpengalaman di bidang keahlian mereka. Sehingga dapat membantu memberikan diagnosis yang akurat, edukasi dan arahan penangan medis yang tepat sasaran.3. Layanan yang FleksibelKlinik Granostic memiliki layanan yang sangat fleksibel, misalnya layanan laboratorium yang buka selama 24 jam, cocok untuk para entrepreneur yang memiliki jadwal harian padat dan hanya memiliki waktu luang pada jam-jam tertentu saja.Selain itu, dengan jenis-jenis paket MCU yang ada, masyarakat bisa memilih jenis layanan mana yang paling cocok dengan kebutuhan mereka. Pemeriksaan kesehatan ini pun dapat diakses dengan layanan home care, yang membuatnya makin terasa lebih fleksibel dan memudahkan Anda.Nah, Sobat, setelah menyimak jenis layanan medical check up apa saja yang dapat Anda akses, serta keunggulan dari klinik laboratorium Granostic di atas, apakah Anda tertarik untuk menggunakan layanan kesehatan kami?Untuk mendaftarkan pemeriksaan kesehatan, Anda dapat langsung menghubungi call center atau langsung klik tombol Home Service di bawah untuk layanan pemeriksaan kesehatan di rumah.Yuk, jaga kesehatan diri dan keluarga Anda bersama klinik dan laboratorium Granostic di Surabaya!
Laboratorium Klinik Dokter Spesialis Terdekat Surabaya
Butuh layanan kesehatan mendesak di area Surabaya? Langsung cek rekomendasi laboratorium klinik terdekat dan layanan dokter spesialis di Surabaya lewat artikel berikut ini, yuk!Keadaan darurat dapat terjadi kapan saja dan tidak terprediksi sebelumnya. Akhirnya rasa panik akan mendominasi, kemudian kita jadi sulit untuk menemukan jalan keluar karena sudah terlanjur kalut.Menjawab kebutuhan ini, Granostic hadir dengan layanan kesehatan lengkap dan pelayanan yang cepat untuk warga Surabaya dan sekitarnya. Tak hanya memberikan fasilitas klinik kesehatan, namun juga dilengkapi dengan fasilitas laboratorium medis dan layanan dokter spesialis berpengalaman di Surabaya.Lantas apa saja sih layanan kesehatan yang dapat diakses? Juga kapan jadwal praktek dari dokter spesialis yang ada di layanan laboratorium dan klinik Granostic di Surabaya?Laboratorium klinik terdekat di Surabaya Serta Jadwal Praktek Dokter SpesialisBerikut ini jadwal praktek dokter spesialis yang ada di laboratorium klinik Granostic Surabaya:1. Dokter Spesialis Penyakit Dalam Sobat Granostic memiliki masalah atau keluhan terkait organ dalam tubuh? Misalnya seperti masalah pada jantung, paru-paru, ginjal, atau bahkan pada sistem pencernaan?Dokter spesialis penyakit dalam dapat menjawab masalah tersebut, loh. Bahkan dokter spesialis penyakit dalam juga dapat membantu menangani pasien dengan kondisi yang berkaitan dengan tekanan darah, sistem metabolisme, dan imunitas tubuh.Granostic sendiri memiliki dokter spesialis penyakit dalam yang berpengalaman, sehingga dapat memberikan diagnosis serta Tindakan medis yang tepat sesuai dengan kondisi kesehatan Anda.dr. Ardyarini Dyah Savitri merupakan dokter penyakit dalam Granostic. Beliau memberikan pelayanan medis terkait kasus-kasus penyakit dalam, layanan kesehatan preventif, pemeriksaan indeks massa tubuh dan lingkar perut, endoskopi, pemeriksaan neuropati, kaki diabetes, toleransi glukosa oral, supresi deksametason, dan USG tiroid.Anda dapat menjadwalkan konsultasi bersama dr. Ardyarini Dyah Savitri, SpPD, FINASIM sesuai jadwal berikut ini:Senin: 08:00-09:30Kamis: 08:00 - 09:30Jumat: 16:30 - 18:00Sabtu: 11:00 - 12:002. Dokter Spesialis ParuBagi Sobat Granostic yang mengalami gangguan dan penyakit paru-paru, memeriksakan diri ke dokter spesialis paru adalah hal yang sangat tepat untuk dilakukan.Dokter spesialis paru merupakan dokter ahli yang menangani berbagai penyakit dan gangguan pada paru-paru. Mulai dari pneumonia, asma, bronkitis, bronkiektasis, hingga penyakit paru obstruktif kronik (PPOK).Lewat laboratorium dan klinik Granostic, Anda dapat bertemu dan berkonsultasi dengan dokter spesialis paru berpengalaman di Surabaya, yakni dr. H. Garinda Alma Duta, Sp.P (K), FAPSR, FISR.dr. Garinda Alma Duta juga tergabung menjadi anggota Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI). Beliau memberikan layanan kesehatan dan konsultasi yang berkaitan dengan kesehatan paru serta pernapasan.Berikut ini jadwal praktek dr. H. Garinda Alma Duta, Sp.P (K), FAPSR, FISR di laboratorium dan klinik Granostic:Selasa: 16:00 – 17:00Rabu: 16:00 – 17:00Kamis: 16:00 –17:003. Dokter Spesialis Bedah SarafLaboratorium dan klinik kesehatan Granostic pun memberikan layanan konsultasi serta pemeriksaan medis dengan dokter spesialis bedah saraf.Dikenal juga sebagai neurosurgeon, dokter spesialis bedah saraf dapat memberikan perawatan sistem saraf, termasuk otak, pembuluh darah, membrane pelindung dan jaringan lunak, sumsum tulang belakang, serta seluruh saraf yang memanjang dari sumsum tulang belakang.Seorang dokter spesialis bedah saraf pun memiliki keahlian untuk melakukan operasi kompleks pada tulang belakang dan otak. Selain itu, dokter bedah saraf pun akan seringkali memberikan layanan konsultasi sesuai dengan bidang keahlian mereka.Dokter spesialis bedah saraf di Klinik Granostic adalah dr. M. Dwikoryanto, SpBS, FINPS, FINSS. Berikut ini jadwal praktek dr. M. Dwikoryanto di Granostic:Senin: 11:00 – 13:00Selasa: 11:00 – 13:00Rabu: 11:00 – 13:00Kamis: 11:00 –13:004. Dokter Spesialis Jantung Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah merupakan dokter ahli yang fokus dalam mendiagnosis dan menangani masalah yang berkaitan dengan jantung dan pembuluh darah, atau kardiovaskular.Seorang dokter spesialis jantung tak hanya memiliki kompetensi yang berkaitan dengan penyakit jantung saja. Namun juga penyakit yang mencakup masalah pembuluh darah secara umum, seperti trombosis pembuluh darah, arteri perifer, dan varises.Salah satu dokter spesialis jantung profesional di klinik Granostic adalah dr. Nadya Luthfah, Sp.JP, yang juga merupakan bagian dari Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI). dr. Nadya Luthfah memberikan penanganan kesehatan yang berkaitan dengan kesehatan jantung dan pembuluh darah. Anda dapat menjadwalkan pertemuan untuk konsultasi dengan dr. Nadya Luthfah, Sp.JP pada jadwal praktek berikut:Rabu: 16:00 – 18:00Jumat: 16:00 – 18:005. Dokter UmumSaat pertama kali berobat ke puskesmas atau layanan kesehatan, Sobat Granostic pasti selalu diarahkan ke ruangan dokter umum, bukan?Ini karena, dokter umum juga bertindak sebagai dokter layanan tingkat pertama yang berfokus untuk menangani gejala dan penyakit pada pasien secara umum. Sehingga peran utama dari dokter umum pun meliputi pencegahan, diagnosis awal, penanganan awal, dan perujukan pasien ke dokter spesialis untuk mendapatkan perawatan lanjut yang diperlukan.Selain itu, dokter umum pun memiliki peranan penting dalam perawatan dan penanganan medis awal serta berkelanjutan pada pasien dari segala kelompok usia. Anda dapat menjadwalkan pertemuan untuk konsultasi dengan dokter umum,Senin - Jum'at (07.00 - 20.00)Hari Sabtu (08.00-20.00)Hari Minggu dan tanggal merah (Libur)Jika Sobat Granostic masih dalam tahap awal pemeriksaan kesehatan, maka dokter umumlah yang akan Anda temui untuk konsultasi permasalah kesehatan yang dialami. Selain itu, prosedur medical check up rutin pun biasanya dilakukan oleh dokter umum, loh.Mengapa Memilih Laboratorium Klinik Granostic?Selain memiliki dokter ahli yang profesional dan memiliki pengalaman yang panjang, laboratorium dan klinik Granostic juga memiliki banyak keunggulan lain. Berikut ini adalah alasan mengapa Anda perlu mempertimbangkan memilih laboratorium klinik Granostic:1. Deteksi Dini Masalah KesehatanLewat pemeriksaan yang menyeluruh, prosedur yang tepat dan efisien, juga berada di bawah pendampingan dokter ahli, Anda akan mendapatkan diagnosa kesehatan yang akurat. Sehingga, dokter akan mampu memberikan analisis yang komprehensif mengenai kondisi tubuh Anda dan dapat mendeteksi dini adanya indikasi masalah kesehatan.Dengan mendeteksi dini masalah kesehatan, Anda pun dapat memperoleh edukasi mengenai alternatif pengobatan yang tepat sasaran, serta dokter dapat memberikan arahan perawatan sedini mungkin.Hal ini tentu sangat bermanfaat untuk memaksimalkan penyembuhan dan pemulihan, serta mencegah adanya komplikasi serius pada kondisi Anda.2. Kesiapan FisikSelanjutnya, melakukan pemeriksaan kesehatan di laboratorium dan klinik Granostic juga sangat membantu Anda dalam kesiapan fisik. Misalnya, ketika Anda akan berangkat ke luar negeri atau pada daerah endemik tertentu.Tes kesehatan ini akan membantu Anda mengenali kondisi tubuh dan stamina Anda dengan lebih baik. Sehingga dokter bisa memberikan saran dan arahan untuk Anda meningkatkan kondisi tubuh agar lebih siap, bugar, serta tidak mudah terserang penyakit.3. Persyaratan AdministrasiLaboratorium dan klinik Granostic pun menyediakan layanan medical check up untuk memenuhi persyaratan administratif yang bersifat resmi. Seperti persyaratan medical check up untuk siswa, persiapan haji dan umrah, MCU karyawan perusahaan, dan banyak lainnya.Sehingga akan memudahkan pasien Granostic dan warga Surabaya ketika membutuhkan klinik dan laboratorium terdekat yang terpercaya untuk memberikan penanganan pemeriksaan kesehatan yang lengkap.Nah, Sobat Granostic itu adalah penjelasan mengenai laboratorium klinik terdekat di Surabaya dan layanan dokter spesialis yang bisa Anda akses sesuai jadwal yang ada. Kabar baiknya, konsultasi kesehatan ini tak hanya bisa Anda lakukan dengan berkunjung ke klinik secara langsung. Namun, bisa lewat layanan telekonsultasi atau konsultasi online lewat Home Service.Tunggu apa lagi, Sobat? Segera jadwalkan konsultasi dengan dokter spesialis Granostic lewat layanan call center atau langsung klik tombol Home Service di bawah ini!
Laboratorium Surabaya Granostic
Memilih laboratorium terbaik untuk melakukan tes kesehatan tentu sangat penting dilakukan, agar memperoleh hasil yang akurat. Nah, tahukah Anda kalau Granostic juga menyediakan layanan pemeriksaan layanan laboratorium terbaik di Surabaya? Sobat Granostic barangkali sudah sangat familiar dengan konsep laboratorium, yang identik dengan berbagai peralatan saintifik untuk melakukan penelitian atau percobaan untuk kebutuhan tertentu. Jika membicarakan laboratorium kesehatan, maka yang dimaksud adalah sebuah fasilitas medis dengan berbagai peralatan penunjang untuk melakukan prosedur diagnosis, pengobatan, dan manajemen pasien.Karenanya, dalam dunia medis, peran laboratorium kesehatan sangatlah penting. Bagi pasien pun keberadaan laboratorium sangatlah penting untuk membantu mendapatkan diagnosis yang akurat dan mengenali kondisi kesehatan mereka dengan baik.Granostic memiliki layanan laboratorium terbaik di Surabaya, yang diawasi dan dikelola langsung oleh tenaga medis ahli. Sehingga dapat memberikan hasil pemeriksaan yang akurat dan pelayanan terbaik pada masyarakat.Salah satu kelebihan dari laboratorium Granostic adalah item layanan pemeriksaan yang sangat lengkap. Penasaran apa saja item tersebut? Langsung simak ulasannya di bawah ini, ya!Item Layanan Pemeriksaan Laboratorium di GranosticBerkomitmen memberikan layanan terbaik untuk warga Surabaya, Laboratorium Granostic menawarkan item pemeriksaan yang lengkap, antara lain:1. Medical Check UpAnda pasti sudah sering mendengar layanan medical check up yang dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan tubuh secara menyeluruh. Pemeriksaan ini pun melalui serangkaian tes, mulai dari pemeriksaan fisik hingga pemeriksaan laboratorium.Nah, Anda pun dapat melakukan pemeriksaan laboratorium di Granostic. Prosedur tes laboratorium terdiri dari beberapa jenis pemeriksaan sebagai berikut:Pengujian atau pemeriksaan hematologi, yang bertujuan untuk mengetahui kualitas dan kuantitas sel darah merah, sel darah putih, trombosit, dan berbagai hal mengenai sel serta organ pembentuk darah.Tes urine, yang dilakukan untuk mengetahui kandungan dalam urine, seperti pH, protein atau albumin, gula, warna, bilirubin, dan darah.Pemeriksaan tinja, yang dilakukan untuk mengetahui warna dan konsistensi.2. Pemeriksaan Organ TubuhSelain prosedur MCU, laboratorium Granostic pun memberikan layanan pemeriksaan organ dalam tubuh. Mulai dari pemeriksaan kesehatan jantung, pemeriksaan fungsi hati, paru-paru, dan ginjal.Prosedur pemeriksaan organ dalam tubuh di laboratorium Granostic pun didukung dengan peralatan canggih dan tenaga medis yang ahli di bidangnya. Beberapa prosedur yang dilalui dalam pemeriksaan organ tubuh tersebut antara lain:Prosedur pemindaian, yang menggunakan foto rontgen, USG dan Mammografi, untuk melihat kondisi organ dalam lebih jelas. Pemeriksaan rekam jantung menggunakan elektrokardiogram (EKG), yang membantu merekam aktivitas elektromagnetik jantung dengan menempelkan elektroda di kulit dada, lengan, dan tungkai.Pap smear, yang dilakukan untuk mendeteksi adanya kanker serviks sejak dini.3. Pemeriksaan PenyakitItem layanan di laboratorium Granostic selanjutnya adalah pemeriksaan penyakit. Prosedur ini dilakukan untuk mengetahui kondisi atau gangguan pada tubuh, yang meliputi pemeriksaan hipertensi, kadar gula darah (diabetes), pemeriksaan kolesterol, pemeriksaan kadar asam urat, dan sejenisnya.Pada prosedur pemeriksaan penyakit ini akan dilakukan serangkaian tes menggunakan perlengkapan tertentu, sesuai dengan indikasi dan analisis dokter terhadap kondisi pasien. 4. Pemeriksaan RadiologiSelanjutnya adalah prosedur pemeriksaan radiologi, yang juga dapat Anda akses di laboratorium Granostic. Pemeriksaan radiologi merupakan metode pemeriksaan kesehatan yang menggunakan sejumlah media seperti medan magnet, sinar-X, gelombang suara, dan cairan radioaktif. Prosedur pemeriksaan ini dilakukan untuk menunjang prosedur medis dan melakukan diagnosis yang akurat.Ada beberapa jenis pemeriksaan radiologi yang dapat Anda akses di laboratorium Granostic, seperti:Foto rontgenFluoroskopiUltrasonografi (USG)Magnetic Resonance Imaging (MRI) ScanPemeriksaan Nuklir, Positron Emission Tomography (PET) Scandan, Computed Tomography Computerized Axial Tomography (CT/CAT) Scan5. Pemeriksaan USGSobat Granostic pasti sudah familiar dengan pemeriksaan USG (Ultrasonografi), yang kerap dilakukan oleh ibu hamil. Namun, USG ini tak hanya dapat digunakan untuk memeriksa kehamilan, justru juga dapat membantu mendeteksi masalah kesehatan lain.USG sendiri adalah prosedur pemeriksaan medis dengan menggunakan gelombang suara berfrekuensi tinggi, untuk melakukan pemindaian organ tubuh manusia. Selain untuk kehamilan, USG juga dapat digunakan untuk mendeteksi berbagai macam penyakit serta sebagai penunjang dalam proses pembedahan.Pemeriksaan USG sendiri memiliki tiga jenis, yakni:USG Eksternal: yang dilakukan pada bagian luar tubuh.USG Internal: pada penerapannya, pemindaian menggunakan jenis ini dilakukan dengan memasukkan alat pemindai ke dalam tubuh pasien. Biasanya digunakan untuk memeriksa kelainan pada dubur atau organ reproduksi wanita.USG Endoskopi: yang dilakukan dengan memasangkan probe pada alat endoskop.6. Pemeriksaan TreadmillDikenal juga dengan nama stress test, pemeriksaan treadmill ini dilakukan untuk melihat bagaimana kinerja jantung selama seseorang melakukan aktivitas fisik.Pada praktiknya, pemeriksaan ini menggunakan treadmill untuk mengukur irama jantung, tekanan darah, hingga pernapasan pasien. Tujuannya untuk melakukan diagnosis penyakit arteri koroner, mendiagnosis masalah irama jantung, panduan pengobatan gangguan jantung, dan banyak lainnya.7. Pemeriksaan EKGSebelumnya kita telah menyinggung sedikit soal pemeriksaan elektrokardiogram (EKG), yang merupakan tes diagnostik umum untuk mengevaluasi fungsi jantung. Cara kerja pemeriksaan EKG sendiri melalui pemantulan aktivitas listrik dari serat-serat otot jantung secara goresan.Pemeriksaan ini dapat membantu mendeteksi kelainan-kelainan pada jantung, masalah pada otot jantung, gangguan elektrolit, dan sejenisnya.8. Pemeriksaan ThoraxSering dikenal dengan rontgen dada, pemeriksaan thorax termasuk salah satu jenis prosedur pemeriksaan radiologi yang memanfaat sinar-X untuk mendapatkan visualisasi dari organ dan struktur lainnya dalam dada manusiaPemeriksaan ini berfungsi untuk mendeteksi berbagai kelainan pada organ dalam dada manusia. Termasuk masalah pada paru-paru, gangguan struktur tulang, gangguan jantung, kelainan ukuran maupun bentuk jantung, dan banyak lainnya..9. Pemeriksaan GenetikDikenal juga dengan genetic screening, pemeriksaan ini merupakan prosedur yang dilakukan untuk mengetahui secara mendalam mengenai karakteristik dari genetika seseorang. Selain itu, tes genetic pun bisa membantu mendeteksi adanya kelainan genetic, mengetahui hubungan kekerabatan dengan orang tertentu, mengetahui asal-usul etnis atau geografis, mengenali kebutuhan nutrisi dan olahraga, juga banyak lainnya.Pemeriksaan ini umumnya sangat direkomendasikan untuk ibu hamil, yang memiliki Riwayat kelainan genetis pada keluarga atau memiliki anak yang menderita cacat lahir, pernah mengalami keguguran, atau pernah melahirkan bayi dalam kondisi meninggal dengan tanda kelainan genetic.10. Konsultasi dengan dokterSelain serangkaian tes yang telah disebutkan di atas, lewat laboratorium Granostic Anda juga bisa langsung berkonsultasi dengan dokter umum maupun spesialis mengenai hasil pemeriksaan yang akan dan telah dilakukan.Dokter dapat memberikan diagnosis sesuai hasil pemeriksaan, serta memberikan edukasi dan pengarahan perawatan bila diperlukan. Anda pun bisa bertanya atau konsultasi secara aktif mengenai permasalah kesehatan yang Anda rasakan, dokter di laboratorium Granostic akan memberikan jawaban yang profesional sesuai kebutuhan Anda.Mengapa Memilih Laboratorium Granostic?Selain memiliki layanan tes kesehatan yang lengkap, ada beberapa hal lain yang menjadikan laboratorium Granostic ideal untuk menjawab kebutuhan Anda. Apa saja?1. Alat dan teknologi modernPertama, laboratorium Granostic dilengkapi dengan alat dan teknologi modern. Pada proses diagnosis, tentu peralatan dan perlengkapan adalah hal yang sangat penting untuk menghasilkan diagnosis yang akurat.2. Tim ahli dokter dan analisSelain alat dan teknologi modern, laboratorium Granostic pun dikelola oleh tim ahli dokter dan analis yang berpengalaman. Karenanya, hasil pemeriksaan yang diberikan pun akan lebih lengkap dan pelayanan yang diberikan akan jadi kian efisien.Tak hanya itu, bersama dengan tim dokter kami, Anda juga dapat mengonsultasikan berbagai masalah kesehatan yang Anda alami dan mendapatkan diagnosis akurat, serta arahan untuk menanganinya dengan tepat.3. Layanan cepat dan efisienTak hanya akurat, pelayanan yang diberikan oleh tim laboratorium Granostic pun bersifat efisien. Hasil pemeriksaan juga akan keluar lebih cepat, sehingga penanganan penyakit atau masalah kesehatan yang dialami pasien juga akan jadi lebih cepat ditangani.Nah, Sobat Granostic, itu adalah penjelasan soal laboratorium Granostic yang ada di Surabaya. Mulai dari item pemeriksaan dan alasan kenapa Anda harus memilih laboratorium Granostic. Apakah Anda tertarik untuk melakukan pemeriksaan Anda bersama tim handal kami?Salah satu keunggulan dari laboratorium Granostic adalah aksesibilitasnya yang mudah. Anda dapat mem-booking pelayanan tes sesuai kebutuhan Anda lewat nomor call center, kemudian hadir dengan persyaratan administrasi yang sederhana dan langsung melakukan prosedur pemeriksaan dengan efisien.Selain itu, dokter kami juga akan mendampingi Anda pada tahap awal screening hingga akhir. Sehingga setiap prosedur pemeriksaan dilakukan dengan SOP yang ketat, untuk memastikan keamanan dan kenyamanan Anda.Yuk, jaga kesehatan Anda dan keluarga dengan rutin cek kesehatan di laboratorium Granostic!
Medical Check Haji dan Umrah Surabaya
Sobat Granostic berencana untuk daftar ibadah haji? Jangan lupa, sebelum melakukan perjalanan haji Anda diharuskan untuk melakukan medical check up dan melampirkan dokumen hasilnya sebagai persyaratan daftar. Sudah tahu dimana tempat medical check up haji dan umroh di Surabaya yang berkualitas?Beribadah haji dan umrah mengharuskan Anda melalui berbagai jenis kegiatan, berhadapan dengan kondisi iklim yang berbeda, serta melakukan perjalanan panjang. Hal ini tentu saja akan memberikan dampak tersendiri bagi kesehatan.Karena itu, setiap jemaah haji dan umrah akan diwajibkan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan dan melampirkan bukitnya sebagai syarat pendaftaran. Dengan begitu, panitia keberangkatan dapat melakukan upaya pencegahan dan penanggulangan yang efektif, bila jemaah mengalami kekambuhan dari penyakit yang dideritanya selama umrah atau haji.Klinik Granostic juga menyediakan layanan medical check up untuk persiapan haji dan umrah. Pada artikel ini kita akan membahas apa saja item pemeriksaan MCU persiapan haji dan umrah, serta keuntungan dan cara aksesnya di Klinik Granostic Surabaya.Langsung baca sampai habis, ya, Sobat!Item Pemeriksaan Medical Check Up untuk Persiapan Haji dan UmrahMelakukan medical check up untuk persiapan haji di Klinik Granostic akan memberikan banyak keunggulan bagi Anda. Sebab, item pemeriksaan MCU yang diberikan juga sangat lengkap, meliputi:1. Pemeriksaan Fisik UmumItem MCU untuk persiapan haji dan umrah yang pertama adalah pemeriksaan fisik. Pemeriksaan ini dilakukan untuk mengenali kondisi tubuh dan mendeteksi dini masalah pada kesehatan lewat memeriksa fisik pasien, dari ujung kaki hingga ke ujung kepala.Rangkaian pemeriksaan fisik ini akan dilakukan oleh dokter umum, serta melalui beberapa prosedur, seperti wawancara riwayat kesehatan, pengukuran berat dan tinggi badan, memeriksa sistem muskuloskeletal, hingga fungsi sistem saraf. Juga melakukan pemeriksaan tanda vital termasuk membaca tekanan darah, memeriksa detak jantung, dan fungsi sistem pernapasan.2. Pemeriksaan Darah Lengkap (Complete Blood Count - CBC)Item MCU untuk persiapan haji dan umrah selanjutnya adalah pemeriksaan darah lengkap atau complete blood count (CBC). Jenis pemeriksaan ini dilakukan untuk mengetahui jumlah sel darah merah, darah putih, dan kadar trombosit dalam tubuh Anda. Tujuannya untuk mengenali bagaimana kondisi kesehatan Anda, serta dapat mendeteksi dini adanya masalah kesehatan tertentu dan segera dapat melakukan tindakan pengobatan secepat mungkin.3.Pemeriksaan Gula DarahSelanjutnya, dalam medical check up untuk persiapan keberangkatan haji dan umrah, Anda juga perlu melalui pemeriksaan gula darah.Tujuannya untuk mengetahui bagaimana kadar gula darah dalam tubuh Anda, sehingga juga dapat membantu mencegah timbulnya komplikasi diabetes ataupun masalah kesehatan lain yang dapat membahayakan tubuh selama perjalan haji.Ada beberapa jenis prosedur pengecekan kadar gula darah dalam tubuh, yakni:Pemeriksaan gula darah sewaktu, merupakan prosedur pemeriksaan gula arah yang dapat dilakukan kapan aja dan dimana saja tanpa perlu berpuasa.Pemeriksaan gula darah puasa, prosedur ini dilakukan dengan memeriksa kadar gula darah setelah pasien berpuasa selama 8–12 jam. Cek gula darah 2 jam setelah makan, prosedur ini dilakukan setelah pengecekan gula darah puasa dan pada 2 jam setelah Anda mengonsumsi makanan atau minuman manis. Tujuannya untuk mengetahui bagaimana sensitivitas hormon insulin dalam mengontrol kadar glukosa dalam tubuh Anda.4. Profil Lipid (Kolesterol Total, HDL, LDL, Trigliserida)Selain kadar gula darah, pemeriksaan profil lipid untuk para jemaah haji pun sangat penting dilakukan. Apalagi, peminat ibadah haji di Indonesia umumnya didominasi dengan masyarakat usia lanjut, yang pasti sangat rentan terkena berbagai masalah yang berkaitan dengan kelebihan kolesterol jahat dalam tubuh.Lebih akrab dengan nama pemeriksaan kolesterol, prosedur pemeriksaan ini dilakukan untuk mengetahui kadar lemak dalam darah. Prosedur ini pun umumnya mencakup perhitungan empat jenis lemak seperti kolesterol total, High Density Lipoprotein (HDL), Low Density Lipoprotein (LDL), hingga trigliserida.Tes kolesterol ini sangat penting dilakukan untuk memantau serta mewaspadai risiko penumpukan plak lemak pada pembuluh darah arteri. Kondisi ini diketahui dapat menjadi penyebab berbagai masalah kardiovaskular, seperti tekanan darah tinggi, serangan jantung, hingga stroke.Pemeriksaan jadi lebih penting jika jemaah haji memiliki riwayat penyakit diabetes dan hipertensi. Juga berstatus sebagai pria berusia 45 tahun, atau Wanita dengan usia lebih dari 55 tahun. 5. Pemeriksaan Fungsi Ginjal (Kreatinin, BUN, eGFR)Selain kadar lemak dalam tubuh, item MCU yang juga perlu dilakukan oleh calon jemaah haji adalah pemeriksaan fungsi ginjal. Prosedur ini dilakukan untuk mengetahui seberapa baik ginjal bekerja, juga untuk mendeteksi dini adanya gangguan pada organ tersebut.Pemeriksaan fungsi ginjal ini bisa dilakukan dengan meneliti sampel urine maupun darah Anda. Beberapa jenis prosedur pemeriksaan yang perlu Anda lalui untuk mengecek fungsi ginjal, antara lain:Blood Urea Nitrogen (BUN) Test, yang dilakukan untuk mengetahui kadar zat sisa metabolisme protein (ureum) dalam darah.Tes Kadar Kreatinin, yang dilakukan untuk mengetahui jumlah kreatinin dalam darah, yang jika terlalu tinggi akan mengindikasikan adanya gangguan pada fungsi ginjal.Tes E-GFR, akan membantu mengetahui kemampuan ginjal dalam menyaring zat sisa metabolism, yang juga umumnya digunakan untuk mengukur tingkat keparahan penyakit ginjal.6. Pemeriksaan Fungsi Hati (SGOT/AST, SGPT/ALT)Selanjutnya, calon jemaah haji dan umrah pun harus melalui prosedur pemeriksaan fungsi hati. Prosedur ini dilakukan untuk mendiagnosis adanya gangguan pada organ hati. Caranya dengan mengukur perubahan kadar enzim yang dilepaskan oleh hati, sebagai respons akan adanya kerusakan atau suatu penyakit pada organ tersebut.Beberapa jenis prosedur pengecekan fungsi hati yang bisa Anda lakukan, misalnya:Pemeriksaan SGPT/ALT: untuk mendeteksi kadar serum glutamic pyruvic transaminase (SGPT) yang ada dalam darah. Jika hati mengalami peradangan atau kerusakan, jumlah enzim SGPT ini akan melebihi batas normal, yang berada pada angka 2–55 U/L.Pemeriksaan SGOT/AST: untuk memeriksa kadar enzim serum glutamic-oxaloacetic transaminase) dalam darah. Jika kadar yang ditunjukkan lebih dari batas normal, maka bisa mengindikasikan adanya kerusakan pada organ hati. Kadar normal yang dimaksud adalah 8–48 U/L.7. Rontgen Dada (Chest X-Ray)Disebut juga sebagai rontgen thorax, merupakan prosedur MCU yang dilakukan untuk mendapatkan visualisasi dan mengevaluasi kondisi organ dalam dada menggunakan teknologi sinar X.Melalui prosedur pemeriksaan kesehatan ini, akan dapat dideteksi berbagai masalah kesehatan pada organ dalam dada. Mulai dari masalah pada paru-paru, gangguan jantung, kelainan ukuran dan bentuk jantung, patah tulang rusuk, deposit kalsium, dan banyak lainnya.Tak hanya itu, pemeriksaan rontgen dada ini juga dapat membantu mendeteksi dini infeksi penyakit tuberculosis, kanker paru-paru, dan masalah pada sistem kardiovaskular lainnya.8. Elektrokardiogram (EKG)Selanjutnya, Anda pun perlu melakukan pemeriksaan elektrokardiogram (EKG) dalam prosedur MCU untuk persiapan haji dan umrah. Pemeriksaan rekam jantung ini dilakukan untuk menyimak aktivitas listrik pada jantung. Caranya dengan menempelkan elektroda di kulit dada, lengan, dan tungkai.Pemeriksaan EKG ini pun dilakukan dalam posisi berbaring, sedangkan saat melakukan aktifitas namanya lebih EKG-stress test inipun untuk elekterodanya penempelannya di dada dan perut saja tidak sampai yang di lengan dan tungkai.9. Pemeriksaan Kesehatan Paru-Paru (Spirometri atau Tes Fungsi Paru)Memeriksa kesehatan paru-paru juga sangat penting dilakukan oleh calon jemaah haji dan umrah. Mengingat ibadah haji juga dilakukan dalam rentang waktu yang tak sebentar, memerlukan perjalanan panjang, berdesakan dengan banyak orang, serta berada di wilayah dengan iklim yang cukup berbeda dengan lingkungan tempat tinggal.Memastikan bahwa fungsi paru-paru berjalan dengan baik, tentu sangatlah penting. Juga dapat mendeteksi dini adanya gangguan paru-paru, pasti akan membantu panitia dan peserta untuk menanggulangi masalah yang mungkin datang nantinya.Untuk memeriksa kesehatan paru-paru, Anda dapat melalui tes spirometri. Prosedur ini dilakukan untuk memeriksa kondisi serta fungsi sistem pernapasan, yang dilakukan untuk mendiagnosis penyakit pada saluran pernapasan serta efektivitas pengobatan.10. VaksinasiSelain pemeriksaan kesehatan, calon jemaah haji juga perlu melakukan vaksinasi. Dua jenis vaksinasi yang harus dilakukan antara lain:Vaksin MeningitisVaksin meningitis sendiri pada dasarnya wajib dilakukan untuk jemaah haji, namun tidak untuk umrah. Meski begitu, vaksinasi meningitis sangat dianjurkan bagi peserta umrah maupun haji, karena Timur Tengah termasuk salah satu daerah endemis meningitis.Selain itu, vaksinasi ini juga sangat penting untuk Anda yang memiliki riwayat penyakit komorbid. Vaksin influenzaSelain vaksinasi meningitis, calon jemaah haji pun diwajibkan untuk mendapatkan vaksin influenza dan pneumonia. Pemberian vaksinasi ini bertujuan untuk menjaga agar Jemaah tetap sehat dan mencegah transmisi kedua penyakit menular tersebut.11. Pemeriksaan Kesehatan KakiSelama menunaikan rangkaian ibadah haji, akan ada banyak kegiatan fisik yang dilakukan dan mengharuskan Anda berjalan kaki dalam waktu yang lama serta dalam cuaca yang panas. Inilah mengapa melakukan pengecekan kesehatan kaki juga sangat penting dilakukan oleh para calon jemaah.Lewat pemeriksaan kesehatan kaki lengkap, Anda bisa mengetahui bagaimana kondisi otot, persendian, syaraf pada kaki Anda. Kemudian dapat mendiskusikan dan menerapkan latihan fisik Bersama dokter untuk membuat kaki lebih kuat.12. Pemeriksaan Kesehatan MentalTak hanya pemeriksaan fisik, kesehatan mental pun perlu diperhatikan ketika akan berangkat haji. Tes kesehatan mental ini dilakukan untuk memeriksa dan mengevaluasi kesehatan psikologis atau mendeteksi gangguan kejiwaan seseorang sejak dini. Selain itu, tes kesehatan mental juga bisa dilakukan untuk mendiagnosis fobia dan kecanduan seseorang terhadap sesuatu, seperti minuman beralkohol maupun narkoba.13. Tes UrinTes urin sendiri sangat umum dilakukan dalam prosedur cek kesehatan. Fungsinya juga sangat beragam, mulai dari mendeteksi adanya gangguan pada organ-organ tubuh, hingga mendeteksi adanya zat-zat terlarang seperti narkoba dalam darah.Mengapa Medical Check Up Haji dan Umrah Penting?Setelah menyimak ketiga belas item medical check up untuk persiapan haji dan umrah di atas, Anda mungkin merasa bahwa proses yang dilalui cukup panjang. Namun, sebenarnya, tes ini sangat penting dilakukan dalam mempersiapkan diri untuk melakukan ibadah haji.Beberapa alasan mengapa medical check up ini penting bagi persiapan haji dan umrah misalnya:1. Deteksi Dini Masalah KesehatanSalah satu manfaat utama dari MCU persiapan haji adalah untuk mendeteksi dini masalah kesehatan. Apalagi ibadah haji dilakukan dalam rentang waktu 40 hari dan membuat Anda perlu melakukan aktivitas fisik yang cukup melelahkan.Aktivitas ini tentu akan memberikan dampak pada kondisi fisik Anda, dan bila tanpa mengetahui adanya gangguan tertentu terhadap kesehatan Anda, akan dapat menimbulkan masalah yang cukup besar. Berbeda ketika Anda telah memahami bagaimana kondisi tubuh dengan baik. Bersama panitia dan tim kesehatan yang ada, Anda dapat melakukan upaya pencegahan dan penanggulangan bila kesehatan Anda tiba-tiba memburuk.2. Kesiapan FisikSeperti yang telah sedikit kita singgung sebelumnya, bahwa kesiapan fisik merupakan hal yang sangat penting saat akan beribadah haji. Karena ibadah ini melalui durasi yang cukup panjang, dengan berbagai rangkaian aktivitas fisik yang padat. Karenanya, mempersiapkan fisik agar selalu bugar dan tak gampang terserang penyakit adalah hal yang sangat penting. Sehingga ibadah haji akan dapat berjalan dengan lebih lancar.3. Persyaratan AdministrasiTerakhir, MCU untuk haji dan umrah ini juga penting dilakukan sebagai bagian dari persyaratan administrasi. Pemerintah Indonesia pun memasukkan pemeriksaan kesehatan ini menjadi persyaratan wajib bagi pendaftar ibadah haji. Sebab, kasus angka kematian haji sendiri masih cukup tinggi, misalnya saja pada tahun 2023 yang mencapai sebanyak 774 orang wafat.Secara teknis, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) melalui KMK No HK.01.07/MENKES/2118/2023, menyusun regulasi mengenai standar teknis pemeriksaan kesehatan dalam penetapan status istitha'ah kesehatan Jemaah haji.Pemeriksaan kesehatan haji yang dimaksud ini juga meliputi berbagai rangkaian prosedur, seperti:pemeriksaan medis (medical check up),pemeriksaan kognitifPemeriksaan kesehatan mental dan activity daily living (ADL)Layanan Medical Check Up Haji dan Umrah di Klinik GranosticMengingat betapa pentingnya medical check up untuk persiapan haji dan umrah ini, Klinik Granostic hadir dengan memberikan layanan pemeriksaan kesehatan yang lengkap dan terpercaya.Lewat pengawasan dari dokter yang berpengalaman dan tim medis ahli, Anda dapat memperoleh penanganan cek kesehatan yang cepat dan efisien. Tak hanya itu, hasil yang didapat pun dipastikan akurat karena melalui SOP yang ketat dan mesin berteknologi tinggi.Selain itu, akses layanan medical check up untuk haji dan umrah di Klinik Granostic ini juga sangat mudah, loh. Anda bisa mengatur jadwal tes sesuai dengan kebutuhan Anda dengan menghubungi nomor call center kami, atau langsung mendaftar di klinik kami.Yuk, lakukan cek kesehatan sebelum menunaikan ibadah haji dan umrah di Klinik Granostic!
Medical Check Up Lansia (Geriatri) di Surabaya
Saat memasuki usia lanjut, tubuh manusia akan mengalami perubahan yang akan berpengaruh pada kondisi kesehatan fisik dan mentalnya. Karenanya itu, melakukan medical check up khusus lansia atau geriatri adalah hal yang sangat penting. Nah, tahukah Anda rekomendasi layanan medical check up lansia terpercaya di Surabaya?Melakukan medical check up pemeriksaan kesehatan memang sudah sebaiknya dilakukan secara rutin dan teratur. Paling tidak prosedur pemeriksaan ini dilakukan tiap 6 bulan hingga 1 tahun sekali.Nah, bagi orang lanjut usia (lansia), kebutuhan medical check up ini bahkan lebih penting lagi. Sebab, seiring dengan bertambahnya usia mereka, lansia juga sangat rentan mengalami banyak masalah atau gangguan kesehatan.Di Klinik Granostic, Anda pun bisa mengakses layanan medical check up untuk lansia ini dengan mudah. Jenis pemeriksaan kesehatannya pun sangat lengkap, sehingga dapat memberikan hasil diagnosis yang akurat dan reliable.Penasaran? Sobat Granostic bisa langsung simak penjelasan soal layanan medical check up lansia dari Klinik Granostic di Surabaya berikut ini!Item Pemeriksaan Medical Check Up untuk Usia Lebih dari 50 TahunAdapun beberapa item pemeriksaan medical check up untuk seseorang yang berusia lebih dari 50 tahun idealnya adalah sebagai berikut:1. Pemeriksaan Fisik MenyeluruhItem pertama adalah pemeriksaan fisik, yang dilakukan dengan memeriksa kondisi tubuh lansia secara menyeluruh. Ruang lingkup pemeriksaan fisik ini mulai dari skrining kerja sistem kardiovaskular (jantung dan pembuluh darah), sistem pernapasan, pencernaan, dan lainnya.Tak hanya itu, akan dilakukan juga pemeriksaan fisik yang sistematik dari ujung kepala hingga ke ujung kaki. Dokter juga biasanya akan melengkapi prosedur ini dengan melakukan pemeriksaan kulit. Tujuannya untuk mendeteksi dini gejala kanker kulit, terutama jika ditemukan banyak tahi lalat atau tampak perubahan kondisi kulit yang dialami oleh pasien lansia.2. Pemeriksaan Darah Lengkap (Complete Blood Count - CBC)Selain pemeriksaan fisik, melakukan cek darah lengkap atau complet blood count (CBC) juga sangat penting dilakukan secara rutin pada lansia. Pemeriksaan darah lengkap ini akan membantu mengidentifikasi berbagai masalah atau gangguan kesehatan dalam tubuh. Misalnya masalah pendarahan, gangguan tiroid, gangguan pada ginjal maupun jantung, hingga masalah diabetes dan kandungan elektrolit dalam darah.Rangkaian prosedur dalam tes darah lengkap ini juga meliputi beberapa jenis pemeriksaan, seperti:Tes kadar hemoglobinTes kadar leukosit dan eritrositTes hematokritTes trombositTes laju endap darah.3. Pemeriksaan Glukosa DarahSelain pemeriksaan darah lengkap, sangat penting bagi lansia juga untuk mendapatkan prosedur skrining kadar glukosa (gula) darah mereka secara rutin. Ini karena, semakin bertambahnya usia seseorang, maka semakin meningkat juga prevalensi terkena diabetes.Apalagi jika tidak ditangani dengan cepat dan tepat, diabetes pada lansia berkemungkinan besar memicu komplikasi serius. Mulai dari terjadinya gangguan sistem saraf, stroke, masalah pada penglihatan, gangguan fungsi ginjal, serangan jantung, hingga penyakit alzheimer.Hal inilah yang kemudian membuat skrining diabetes penting dilakukan lansia secara rutin. Selain itu, dampak buruk diabetes saat lansia pun dapat dicegah dengan melakukan skrining diabetes sejak dini tiap 3 tahun sekali.Dengan begitu, Anda bisa mengontrol kadar gula darah dalam tubuh, menerapkan gaya hidup yang lebih ideal, serta mencegah risiko diabetes pada lansia.4. Profil Lipid (Kolesterol Total, LDL, HDL, dan Trigliserida)Item pemeriksaan medical check up untuk lansia selanjutnya adalah profil lipid. Tes ini dilakukan untuk mengukur kadar kolesterol total, kolesterol LDL, HDL, serta trigliserida pada lansia.Pemeriksaan ini sangat penting untuk dilakukan demi mendeteksi potensi penyakit diabetes, hipertensi, gangguan pada sistem kardiovaskular, hingga stroke yang sering dialami oleh para lansia.5. Pemeriksaan Fungsi Hati (SGOT/AST dan SGPT/ALT)Hati juga termasuk dalam organ yang sangat penting dalam tubuh manusia. Sayangnya seiring dengan bertambahnya usia, fungsi hati juga dapat mengalami penurunan karena penuaan.Karenanya, dalam prosedur medical check up untuk lansia, Anda juga akan diarahkan untuk melakukan pemeriksaan fungsi hati, yakni lewat prosedur SGOT/AST dan SGPT/ALT.Pemeriksaan fungsi hati melalui prosedur SGOT-SGPT ini bertujuan untuk mendeteksi keberadaan infeksi hepatitis atau sirosis hati. Juga dapat digunakan untuk menilai efektivitas pengobatan yang dilakukan, serta menyimak bagaimana kesehatan organ hati Anda secara umum.6. Pemeriksaan Fungsi Ginjal (Kreatinin, BUN, dan eGFR)Item pemeriksaan kesehatan untuk lansia selanjutnya adalah tes fungsi ginjal, yang meliputi tes kreatinin, BUN, dan eGFR. Tujuan prosedur pemeriksaan ini dilakukan untuk mengetahui seberapa baik organ ginjal bekerja, juga sebagai deteksi dini gangguan atau masalah kesehatan pada organ tersebut.Blood Urea Nitrogen (BUN), yang digunakan untuk mengukur kadar ureum dalam darah. Kreatinin, dilakukan untuk mengukur kadar kreatinin pada darah, yang jika melebihi batas normal dapat menjadi tanda adanya gangguan pada ginjal.Glomerular Filtration Rate (GFR), merupakan tes darah yang digunakan untuk mengetahui kemampuan ginjal dalam filtrasi sisa metabolism. Tes ini juga dapat digunakan untuk menentukan stadium dari suatu penyakit ginjal.7. Pemeriksaan Asam UratAsam urat merupakan salah satu jenis penyakit yang sangat umum menyerang para lansia. Kondisi ini bisa menimbulkan berbagai komplikasi, sebab adanya batu asam urat dapat meningkatkan tekanan dalam ginjal dan pembuluh darah. Hasilnya, terjadi penebalan dinding pembuluh darah dan berkurangnya aliran darah ke ginjal, yang berujung pada kerusakan ginjal.Inilah yang kemudian menjadikan pengendalian kadar asam urat dalam tubuh penting dilakukan, misalnya dengan melakukan tes kesehatan secara rutin. Cek asam urat ini dilakukan dengan pengambilan sampel darah, yang kemudian diperiksa di laboratorium atau menggunakan alat cek khusus.8. Pemeriksaan ElektrolitItem selanjutnya yang umumnya masuk dalam prosedur medical check up untuk lansia adalah cek kadar elektrolit. Lantas, apa itu elektrolit?Elektrolit merupakan bahan kimia yang terbentuk secara alami dalam cairan tubuh, yang sangat penting untuk menjaga fungsi tubuh berjalan normal. Saat tingkat elektrolit dalam tubuh tidak seimbang, akan terjadi berbagai gangguan pada fungsi organ dalam tubuh.Gangguan elektrolit ini dapat didiagnosis melalui beberapa prosedur pemeriksaan berikut ini:Tes darah, yang dilakukan untuk mengukur kadar elektrolit dan memeriksa fungsi ginjal.Tes urine, yang bertujuan untuk mengetahui kadar pada beberapa jenis elektrolit, seperti kalsium, sodium, potassium, dan klorida.Elektrokardiogram (EKG), yang digunakan untuk mengukur irama detak jantung pada kasus gangguan elektrolit berat.9. Tes Fungsi Tiroid (TSH, T3, T4)Jenis pemeriksaan rutin ini sangat dianjurkan dilakukan oleh pasien-pasien dengan indikasi mengalami gangguan pada fungsi kelenjar tiroid. Khususnya pada lansia, hipertiroidisme termasuk yang paling sering terjadi.Kondisi hipertiroidisme pada lansia ini terjadi karena peningkatan insiden dan prevalensi tiroiditis autoimun, yang sering terjadi seiring penuaan.Sementara itu T3, T4, dan TSH adalah hormon-hormon yang berkaitan dengan kelenjar gondok. Agar kelenjar tiroid bekerja dengan baik, produksi hormon T3 dan T4 haruslah seimbang.Sedangkan pemeriksaan TSH bertujuan untuk menyimak jumlah hormon yang dihasilkan oleh kelenjar otak, yang fungsinya untuk merangsang kelenjar tiroid agar bekerja.10. Pemeriksaan Kesehatan Tulang (Densitometri Tulang)Saat memasuki usia lanjut, seseorang akan sangat rawan mengalami osteoporosis. Dikenal juga dengan penyakit pengeroposan tulang, osteoporosis juga dianggap sebagai silent disease karena dapat terjadi secara tiba-tiba tanpa menunjukkan gejala yang signifikan.Karenanya, sebagai upaya pencegahan dan deteksi dini, lansia perlu secara rutin melakukan tes kesehatan tulang.Pemeriksaan ini dilakukan untuk mengukur kepadatan tulang, sehingga dapat mendeteksi kemungkinan terjadinya osteoporosis pada pasien. Densitometri tulang juga dilakukan dengan memanfaatkan teknologi sinar-X, untuk mengetahui jumlah kalsium dan mineral lainnya pada tulang.11. Pemeriksaan Mata (Tes Penglihatan)Seiring dengan pertambahan usia, kemampuan penglihatan juga akan mengalami penurunan. Karenanya, dalam prosedur medical check up untuk lansia juga akan dilakukan serangkaian pemeriksaan mataSehingga dokter dapat membantu meminimalisir risiko memburuknya fungsi penglihatan pada lansia. Tak hanya itu, dengan pemeriksaan secara rutin ini, juga dapat berfungsi untuk mendeteksi dini gangguan penglihatan yang dialami oleh lansia, seperti glaukoma dan katarak.12. Pemeriksaan Jantung (Elektrokardiogram - EKG)Bagi orang-orang yang sudah memasuki usia 50 tahun, pemeriksaan EKG dasar sangatlah direkomendasikan. Tujuannya untuk mengetahui aktivitas elektromagnetik jantung, lewat pemantauan kecepatan dan ritme detak jantung pasien.Pada lansia, pemeriksaan ini direkomendasikan untuk dilakukan tiap dua hingga tiga tahun sekali. Sehingga dapat diperoleh pemantauan kesehatan jantung secara menyeluruh.13. Pemeriksaan Paru-paru (Spirometri atau X-Ray)Salah satu jenis penyakit yang perlu diwaspadai untuk lansia adalah masalah sistem pernapasan. Risiko penyakit ini pun akan semakin besar bila semasa mudanya, si lansia memiliki kebiasaan merokok, kurang berolahraga, atau memiliki gaya hidup yang tak sehat.Cek kesehatan paru-paru pada lansia ini bisa melalui dua prosedur, yakni X-Ray dan Spirometri.Pada prosedur X-ray (rontgen), dilakukan untuk memantau secara visual kondisi paru-paru pasien menggunakan radiasi sinar X.Sementara prosedur spirometry merupakan tes standar yang dilakukan untuk mengevaluasi fungsi paru-paru, serta menggunakan spirometer.14. Pemeriksaan KognitifJenis masalah Kesehatan yang sering terjadi pada lansia juga berkaitan dengan fungsi kognitif. Gangguan fungsi kognitif pada lansia juga menimbulkan gejala khusus, seperti gangguan memori, perubahan persepsi, penurunan fokus, dan penurunan kemampuan dalam melakukan aktivitas harian.Pemeriksaan fungsi kognitif pada lansia ini pun dilakukan dengan modalitas sederhana, seperti menggunakan Mini Mental State Examination (MMSE) serta Geriatric Depression Scale (DPS).15. Pemeriksaan Fungsi Prostat (untuk pria)Pada lansia pria, gangguan prostat adalah masalah yang sangat umum terjadi. Masalah ini pun timbul karena berbagai faktor termasuk usia, genetic, pola hidup, dan kebiasaan makan.Prosedur medical check up yang digunakan untuk pemeriksaan prostat adalah PSA Prostat (prostate specific antigen). Cek laboratorium ini dapat mendeteksi dini masalah Kesehatan pada prostat, seperti pembesaran prostat, infeksi saluran kemih, hingga kanker.16. Pemeriksaan Hormon Seksual (untuk wanita)Pemeriksaan hormon seksual pada lansia perempuan juga sangat penting. Sebab, kondisi menopause pada lansia dapat meningkatkan risiko terkena berbagai penyakit menular. Ini karena menopause dapat menyebabkan perubahan hormonal alami, yang dapat menimbulkan penipisan dinding vagina.Akhirnya, vagina akan jadi lebih kering dan meningkatkan risiko terjadinya luka saat berhubungan intim. Hal ini akhirnya menyebabkan peningkatan kerentanan terhadap infeksi.Mengapa Medical Check Up Lansia Penting?Itu adalah enam belas item medical check up untuk lansia atau seseorang yang telah memasuki usia 50 tahun. Sudahkah anggota keluarga lansia Anda mendapatkan cek kesehatan di atas secara rutin?Kadang kala, lansia merasa enggan untuk melakukan cek kesehatan karena banyaknya prosedur yang dilakukan. Namun, medical check up rutinan ini sangat penting untuk lansia, karena dapat memberikan beberapa fungsi di bawah ini:1. Deteksi Dini PenyakitPemeriksaan kesehatan untuk lansia sangat penting untuk mendeteksi dini penyakit dalam tubuh. Apalagi, seiring dengan pertambahan usia, tubuh akan mengalami banyak perubahan. Termasuk penurunan fungsi organ-organ tubuh, sehingga sangat rentan terinfeksi penyakit.2. Mengurangi Risiko KomplikasiSelain deteksi dini, ketika menjalani medical check up secara rutin, keluarga pun akan lebih mengenali kondisi kesehatan lansia. Sehingga ketika terdeteksi adanya penyakit tertentu yang diidap oleh lansia, maka dapat segera dilakukan tindakan medis untuk meminimalisir dampaknya dan mencegah terjadinya komplikasi yang lebih serius.3. Peningkatan Kualitas HidupMelalui medical check up, lansia juga akan mengetahui bagaimana kondisi tubuh mereka dengan baik. Juga memungkinkan mereka untuk berkonsultasi dengan dokter demi meningkatkan kualitas hidup mereka.Layanan Medical Check Up Geriatri di Klinik GranosticPada dasarnya, merawat dan menjaga kesehatan orang-orang tersayang adalah hal yang sangat penting. Terutama ketika orang-orang tersayang ini memasuki usia lanjut, yang rentan mengalami berbagai penyakit.Klinik Granostic hadir dengan layanan medical check up geriatri terlengkap dan didampingi oleh tenaga medis ahli. Sehingga pelayanan dan prosedur pemeriksaan juga dapat dilakukan dengan efisien serta menyeluruh.Tak hanya melakukannya di klinik, Anda pun dapat melakukan medical check up basic lewat layanan home care Klinik Granostic, loh.Segera atur jadwal tes kesehatan dan konsultasi dengan dokter kami lewat nomor call center yang tersedia. Atau tinggal klik tombol Home Service di bawah ini, ya!
Medical Check Up Visa Siswa Luar Negeri di Surabaya
Mau bikin visa untuk sekolah luar negeri, tapi bingung mau dapat surat pemeriksaan kesehatan dari mana? Layanan medical check up visa siswa luar negeri di Klinik Granostic Surabaya jawabannya!Selain mendaftar kampus tujuan, membuat perencanaan studi, dan mengurus paspor, Anda juga perlu mempersiapkan siswa pelajar ketika ingin bersekolah di luar negeri. Pengurusan visa ini pun memerlukan beberapa dokumen sebagai syarat, salah satunya adalah dokumen pemeriksaan kesehatan.Umumnya tes kesehatan untuk pengajuan visa pelajar ini dilakukan di rumah sakit atau oleh dokter yang ditunjuk di lembaga imigrasi masing-masing negara. Namun, tidak ada larangan juga untuk Anda melakukan medical check up untuk visa pelajar secara mandiri pada layanan kesehatan pilihan sendiri. Misalnya dengan menggunakan layanan medical check up untuk visa siswa dari Klinik Granostic.Lantas bagaimana sih jenis tes yang dilakukan saat medical check up untuk visa siswa? Juga bagaimana prosedur medical check up visa siswa di Klinik Granostic? Scroll terus artikel ini supaya Anda tak ketinggalan informasinya!Pemeriksaan Medical Check Up untuk Visa SiswaMedical check up untuk pembuatan visa siswa sebenarnya memiliki peranan yang sangat penting kalau Anda ingin sekolah di luar negeri. Apalagi ada beberapa negara yang juga mewajibkan adanya dokumen tes kesehatan sah yang secara spesifik menargetkan tes tertentu.Tujuan adanya tes kesehatan ini untuk mencegah dan mengontrol penyebaran penyakit menular tertentu yang kemungkinan dibawa imigran. Selain itu, tes kesehatan ini juga bisa digunakan untuk menyimak bagaimana kondisi tubuh siswa sebelum bepergian jauh.Nah, beberapa jenis tes kesehatan yang umumnya dilakukan dalam prosedur medical check up untuk visa siswa akan dijelaskan di bawah ini:1. Pemeriksaan Fisik UmumProsedur medical check up untuk siswa pertama adalah pemeriksaan fisik umum. Meliputi pemeriksaan anamnesa (wawancara) untuk mengetahui riwayat kesehatan, juga melakukan pemeriksaan fisik umum mulai dari tinggi dan berat badan, pemeriksaan gigi dan mulut, kesehatan kulit, dan organ-organ fisik lainnya.2. Tes Darah Lengkap (Complete Blood Count - CBC)Prosedur medical check up selanjutnya adalah cek darah lengkap. Fungsinya untuk memantau kondisi kesehatan dan mendeteksi masalah tertentu.Cek darah lengkap meliputi beberapa pemeriksaan sekaligus, seperti:Cek hemoglobin (Hb)Sel darah merahSel darah putihHematokritMean Corpuscular Volume (MCV), atau ukuran rata-rata sel darah merah seseorang.Trombosit.Tes darah lengkap akan dapat membantu dokter untuk menemukan penyakit tertentu, seperti masalah pembekuan darah, peradangan, infeksi, anemia, hingga gangguan sistem kekebalan tubuh.3. Tes UrinSelain tes darah, tes urine juga dapat membantu mendeteksi kondisi kesehatan Anda. Misalnya beberapa kondisi kesehatan yang bisa dideteksi dari tes urine adalah diabetes, penyakit ginjal, hati, dan infeksi saluran kemih.Selain itu, pada beberapa negara penggunaan narkotika masih bersifat illegal. Tes urine ini dapat digunakan untuk mengetes kandungan narkoba pada urine seseorang, yang biasanya ditujukan bagi atlet, pegawai, pelajar dan mahasiswa yang dicurigai menyalahgunakan narkoba.4. Rontgen Dada (Chest X-Ray)Dikenal juga dengan rontgen toraks, pemeriksaan ini menggunakan radiasi gelombang elektromagnetik untuk menampilkan gambaran bagian dalam dada.Melalui prosedur ini, Anda juga akan dapat melihat bagaimana kerja jantung, paru,paru, saluran pernapasan, pembuluh darah di sekitarnya hingga nodus limfa dalam dada.Pemeriksaan ini berguna untuk mengetahui dan mendeteksi kondisi kesehatan dari organ-organ yang ada di dada. Misalnya mendeteksi masalah pada paru-paru, gangguan pada jantung yang berhubungan dengan paru, pembuluh darah, dan banyak lainnya.5. Tes HIV/AIDSHuman Immunodeficiency Virus (HIV) atau Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS), merupakan jenis penyakit menular seksual yang hingga kini belum ditemukan obat untuk membunuh virus penyebabnya. Penularan penyakit ini pun tergolong sangat mudah, melalui kontak cairan tubuh penderitanya. Karenanya, Sebagian besar negara di dunia pun mempersyaratkan imigran untuk melakukan tes penyakit menular, utamanya HIV ketika mengurus visa tinggal.Tes HIV ini pun melalui beberapa prosedur, yakni tes antibodi, tes antibodi-antigen, dan tes PCR.6. Tes Hepatitis B dan CHepatitis juga merupakan jenis penyakit menular, yang sempat menjadi isu kesehatan global. Bahkan hingga kini di beberapa daerah di Indonesia masih harus bergelut dengan kasus hepatitis, khususnya hepatitis tipe B dan C.Untuk mengurus visa siswa, beberapa negara pun mewajibkan untuk melampirkan hasil tes hepatitis B dan C tersebut. Karena meski sudah ditemukan obatnya, akan tetapi virus hepatitis B dan C ini tergolong mudah menular.Pemeriksaan hepatitis umumnya melalui serangkaian tes, misalnya tes antibodi virus dan rangkaian tes fungsi hati.7. Tes Fungsi Hati (SGOT, SGPT)Sebelumnya kita telah menyinggung bagaimana tes fungsi hati ini juga termasuk dalam rangkaian tes hepatitis B dan C. Ini karena tes fungsi hati dilakukan dengan mengevaluasi kadar enzim hati dalam darah.Jika ditemukan kadar enzim ini lebih besar dari ambang normal, maka terdapat indikasi adanya gangguan fungsi hati atau kerusakan. Hepatitis B dan C bisa jadi salah satu pemicu gangguan atau kerusakan tersebut.Selain untuk mendeteksi hepatitis, tes fungsi hati SGOT-SGPT juga bisa memeriksa adanya potensi penyakit pada liver lainnya seperti sirosis hati. Tes ini juga bertujuan untuk mengukur efektivitas dan potensi efek samping dari prosedur pengobatan tertentu.8. Tes Fungsi Ginjal (Kreatinin, BUN)Selain fungsi hati, tes fungsi ginjal juga dilakukan dalam prosedur medical check up untuk visa pelajar. Pada prosedur ini akan dilakukan beberapa jenis pemeriksaan, termasuk tes blood urea nitrogen (BUN) dan kreatinin darah.Prosedur pemeriksaan BUN dilakukan untuk menentukan kadar urea nitrogen dalam darah, yakni sisa zat metabolisme protein. Sementara tes kreatinin darah diterapkan untuk mendeteksi kadar kreatinin dalam darah, yang merupakan zat sisa hasil pemecahan otot yang akan dibuang oleh tubuh kita melalui ginjal.9. VaksinasiVaksinasi yang diwajibkan untuk pengurusan visa pelajar sendiri bisa sangat berbeda dari satu negara dengan yang lainnya. Misalnya pada permohonan visa pelajar untuk sekolah di Australia, Anda harus telah mendapatkan vaksinasi polio.Selain itu, Anda juga bisa mencari data lebih banyak mengenai negara tujuan dan syarat vaksinasi yang diperlukan. Kemudian ambil vaksinasi sesuai dengan syarat yang diajukan tersebut.10. Tes Mantoux atau Tes Tuberkulin (Untuk TB)Selanjutnya adalah tes mantoux atau tes tuberkulin, yang dilakukan untuk mendiagnosis TBC. Tes ini sangat diperlukan mengingat TB merupakan jenis penyakit yang mudah menular, utamanya melalui droplet saliva penderita.Tes ini bekerja dengan mendeteksi dini adanya kuman penyebab infeksi TB. Sehingga penderita dapat segera mendapatkan penanganan dan edukasi perawatan untuk mencegah penularan lebih lanjut.11. Tes PenglihatanMedical check up mata dilakukan untuk mengetahui bagaimana kondisi kesehatan indera penglihatan Anda secara menyeluruh. Sehingga, Anda dapat menyimak adanya gangguan penglihatan sejak dini, juga evaluasi kondisi kesehatan mata Anda.Nah, dalam medical check up mata ini, Anda biasanya akan melalui beberapa tahap, seperti:Pemeriksaan ketajaman penglihatan.Mengukur tekanan bola mata.Tes buta warna.Slit lamp, untuk memeriksa anatomi dan saraf mata.12. Pemeriksaan Khusus (Berdasarkan Negara Tujuan)Seperti yang telah banyak kita singgung sebelumnya, bahwa setiap negara tujuan pastinya memiliki persyaratan dan kebijakan yang berbeda-beda terkait pengajuan visa siswa atau pelajar.Karena itu, Anda perlu melakukan riset yang mendalam untuk mengetahui dokumen kesehatan apa saja yang perlu dilengkapi, serta mengambil cek kesehatan sesuai ketentuan negara tujuan belajar.Prosedur Medical Check Up Visa di Klinik GranosticSetelah menyimak berbagai tes yang umumnya dilakukan dalam medical check up untuk visa siswa ke luar negeri di atas, apakah Anda siap untuk melakukan rangkaian tes tersebut?Ingat, sebelum membuat janji dengan dokter atau menjadwalkan pemeriksaan kesehatan, pastikan untuk riset dokumen kesehatan yang dipersyaratkan oleh negara tujuan Anda. Dengan begitu, proses medical check up untuk visa ini juga bisa berjalan dengan efisien.Kabar baiknya lagi, Klinik Granostic pun hadir dengan layanan medical check up untuk pengurusan visa. Dengan standar pelayanan medis yang profesional, Anda dapat melalui prosedur cek kesehatan yang efisien dan cepat.Seperti apa? Langsung simak empat prosedurnya di bawah ini!1. Konsultasi AwalSaat melakukan medical check up visa di Klinik Granostic, pada mulanya Anda akan melakukan konsultasi awal dengan dokter. Pada prosedur ini, dokter umum Klinik Granostic akan mengajukan beberapa pertanyaan pada Anda, seperti:Kondisi kesehatan Anda saat ini.Riwayat kesehatan Anda dan keluarga, termasuk jenis penyakit yang pernah diderita dan diturunkan dari keluarga Anda.Juga Riwayat pernah terjadi kecelakaan atau trauma fisik lainnya. Riwayat operasi dan terapi pengobatan yang pernah dilakukan.Jenis obat-obatan yang sedang dikonsumsi, juga adakah alergi obat.Kemudian gaya hidup dan kebiasaan pasien setiap hari.2. Pemeriksaan KesehatanSetelah proses wawancara, dokter pun akan melakukan pemeriksaan kesehatan secara lengkap. Pemeriksaan kesehatan untuk visa siswa yang akan dilakukan biasanya meliputi:Memeriksa bagian kepala dan leher, untuk menyimak bagaimana kondisi fisik dari tulang, hidung, mata, telinga, kelenjar getah bening, pembuluh darah leher, dan lainnya.Pemeriksaan fungsi jantung dengan menyimak adakah kondisi tak normal dari denyut jantung Anda.Memeriksa paru-paru, untuk mendeteksi adanya tanda-tanda tak normal dari suara napas Anda.Memeriksa bagian perut dengan cara menekan-nekan bagian tersebut. Tujuannya untuk mendeteksi adanya gangguan atau kondisi tak normal secara fisik pada organ di dalamnya.Pemeriksaan sistem saraf tubuh.3. Pemeriksaan KhususSetelah pemeriksaan kesehatan secara umum dilakukan, maka prosedur kesehatan akan dilanjutkan dengan pemeriksaan khusus. Hal yang dimaksud dengan pemeriksaan khusus ini berkaitan dengan syarat dokumen medis yang ditentukan oleh negara tujuan Anda.Beberapa jenis pemeriksaan khusus yang dimaksud contohnya:Tes TBCTes penyakit menular seksualTes bebas narkobaTes malariaTes poliodan banyak lainnya.4. Hasil dan SertifikasiSetelah proses pemeriksaan selesai, dokter akan memberikan diagnosa berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut. Pada saat ini, Anda juga bisa melakukan tanya jawab dengan dokter terkait dengan kondisi kesehatan Anda.Dokter juga dapat memberikan saran dan edukasi bagaimana menyesuaikan kondisi fisik Anda ketika belajar di daerah yang sangat berbeda dengan lingkungan tempat tinggal Anda.Setelah berkonsultasi, Anda pun akan diarahkan untuk menunggu dokumen atau sertifikasi hasil pemeriksaan oleh petugas kesehatan.Layanan Medical Check Up di Klinik GranosticHadir dengan komitmen memberikan pelayanan yang terbaik dan profesional, Klinik Granostic memberikan layanan medical check up lengkap yang didampingi oleh tenaga medis andal.Kami pun memberikan paket-paket medical check up, yang dapat dipilih dan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Selain itu, layanan tes kesehatan ini juga dapat diakses dengan mudah, bahkan bisa lewat layanan home care, loh!Klinik Granostic memiliki tim medis yang kompeten dan berpengalaman dalam bidangnya. Sehingga prosedur pemeriksaan kesehatan yang dilakukan, baik di klinik maupun di rumah, akan dilakukan dengan standar operasional yang baku dan efisien.Segera buat janji temu atau jadwalkan tes kesehatan yang ingin dilakukan melalui nomor call center yang tertera pada halaman home page. Anda juga bisa langsung meng-klik tombol Home Service untuk menggunakan layanan medical service di rumah.
Home Service
Loading
Toast Message