Apa Saja Solusi Anak Susah Makan?
![]()
Pada masa pertumbuhan dan perkembangan, anak sering kali susah makan. Hal ini tentunya membuat orang tua khawatir, lantas apa saja solusi menghadapi anak susah makan?
Semua orang tua pasti pernah menghadapi fase dimana anak-anak mereka susah bahkan tidak mau makan. Tentu saja hal ini akan membuat para orang tua merasa frustasi dan stres.
Namun, yang perlu dipahami adalah penyebab anak susah makan ini sangat beragam. Mulai dari faktor-faktor medis, berkaitan dengan masa tumbuh kembang anak, serta perubahan selera makan yang normal.
Berikut ini beberapa solusi yang dapat Anda terapkan untuk mengatasi anak susah makan. Apa saja?
1. Konsultasi dengan Dokter Anak
Langkah pertama dalam solusi anak susah makan adalah dengan melakukan konsultasi bersama dokter anak. Hal ini sangat penting untuk mengidentifikasi sebab utama anak Anda mengalami penurunan nafsu makan.
Selain menanyakan langsung pada anak mengapa mereka menolak makanan tertentu, atau sulit untuk diajak makan. Anda bisa melakukan pemeriksaan kesehatan yang menyeluruh untuk mengetahui bagaimana kondisi tubuh Si Kecil.
Karena ada banyak kemungkinan yang menyebabkan anak-anak kehilangan nafsu makan mereka, salah satunya berkaitan dengan kondisi medis. Misalnya anak-anak merasakan rasa tidak nyaman di pencernaan mereka, merasa sakit, hingga mengalami trauma psikologis yang berkaitan dengan kegiatan makan.
Mengetahui alasan anak tidak mau makan sangat penting dalam upaya mengatasinya. Sebab cara yang akan Anda gunakan nanti juga akan lebih efisien, serta sesuai dengan kondisi dan kebutuhan anak.
Konsultasi bersama dokter anak ini dapat Anda lakukan di Klinik Granostic, loh. Baik konsultasi langsung di klinik kesehatan kami, maupun berkonsultasi secara online lewat layanan Home Service.
Dokter spesialis anak kami akan melakukan pemeriksaan kesehatan yang menyeluruh, wawancara bersama Si Kecil, hingga memberikan diagnosa sesuai hasil pemeriksaan.
Anda pun dapat mendiskusikan perihal penanganan anak tidak mau makan ini sesuai dengan hasil pemeriksaan. Dokter Klinik Granostic pun akan memberikan saran dan tips mengembalikan nafsu makan anak dengan tepat dan efektif.
2. Buatlah jadwal makan yang teratur
Setelah mengetahui penyebab anak tak mau makan dan menemukan langkah yang tepat untuk mengatasinya, Anda bisa membuat jadwal makan yang teratur. Tujuannya untuk memunculkan kebiasaan makan teratur sebanyak tiga kali sehari pada anak-anak.
Selain makanan utama, Anda pun dapat menyelingi jadwal makan ini dengan snack untuk meningkatkan nafsu makan mereka.
Agar lebih efektif, usahakan untuk tidak membiarkan anak makan sendiri, Anda dapat membangun komunikasi yang hangat dan menciptakan suasana yang menyenangkan saat makan Bersama.
3. Hindari memaksa anak untuk makan
Melihat anak yang terus-terusan menolak makan, Anda pasti mudah stres dan lelah. Akan tetapi memaksa anak untuk makan dengan tegas disertai mengomel, bukanlah jawaban dari masalah ini.
Sebab Ketika Anda menekan Si Kecil untuk makan, suasana hati mereka bisa memburuk. Hal ini juga akan membuat selera makan anak menjadi hilang. Tak hanya itu, anak-anak pun akan terus mengingat bahwa kegiatan makan ini sebagai sesuatu yang dipaksakan dan tidak menyenangkan. Akhirnya justru akan membuat anak tidak akan terlalu bersemangat untuk makan.
4. Tawarkan berbagai jenis makanan yang menarik dan sehat.
Bosan dengan makanan yang itu-itu saja bisa jadi alasan anak tidak tertarik untuk makan. Untuk mengatasi hal ini, Anda bisa menawarkan berbagai jenis makanan yang menarik dan sehat.
Membuat makanan lebih menarik ini tidak selalu berkaitan dengan bahan-bahan yang mahal. Melainkan Anda dapat memilih resep-resep yang selaras dengan selera anak, hingga menyajikan makanan dengan bentuk atau tampilan visual yang menarik.
Namun baiknya Anda menghindari memberikan anak-anak terlalu banyak cemilan kemasan yang gurih, asin, atau manis. Karena makanan-makanan ini akan membuat anak-anak ketagihan, yang kemudian justru membuat mereka lupa dan tidak berminat untuk makan makanan bergizi lengkap.
Anda bisa mengenalkan anak dengan cemilan sehat dari olahan buah-buahan, masakan sendiri dan melibatkan anak dalam proses pembuatannya. Hal ini akan memberikan pengalaman baru untuk anak-anak juga.
5. Mulailah dengan porsi kecil
Tak harus dalam porsi yang besar, Anda bisa mengembalikan nafsu makan anak sedikit demi sedikit. Sebab tak jarang juga anak-anak menolak makan bukan karena mereka tidak mau makan. Akan tetapi karena mereka tidak sanggup memakan semua makanan yang da di piringnya.
Harus diingat, bahwa anak-anak tidak membutuhkan makanan sebanyak orang dewasa. Karenanya Ketika ANda menaruh porsi terlalu besar di piring, bisa jadi anak akan merasa kewalahan dan tidak akan menghabiskannya.
6. Membatasi Camilan dan Minuman Manis
Telah kita singgung sebelumnya, bahwa memberikan camilan pada jadwal makan anak bisa jadi pemantik nafsu makan yang efektif. Dengan catatan, cemilan ini haruslah sehat dan tidak mengandung banyak gula.
Cemilan dan minuman manis yang adiktif akan membuat anak-anak jadi lebih suka nyemil daripada makan. Terlalu sering makan cemilan dan minuman manis pun akan memberikan dampak buruk bagi kesehatan Si Kecil.
Misalnya dapat meningkatkan risiko anak-anak terkena penyakit kronis seperti diabetes tipe 2, kolesterol tinggi, hipertensi, obesitas, di usia mereka yang masih belia.
Anda dapat memberikan asupan yang manis-manis ini dari sumber pangan alami, seperti buah semangka, pisang, buah jambu, dan banyak lainnya. Buah-buahan pun dapat Anda olah menjadi jus, campuran cake, dan jelly yang menyenangkan untuk anak konsumsi.
7. Tunjukkan kebiasaan makan yang sehat
Tak hanya menerapkan aturan makan sehat ini untuk anak, sebagai orang tua Anda pun harus dapat menjadi panutan yang baik.
Tunjukkan pada anak bahwa Anda tidak memilih-milih atau menolak makanan tertentu di depan mereka. Serta coba untuk makan terlebih dahulu apa yang sudah disajikan di meja makan.
Anda pun bisa mengiringi dan makan bersama anak dengan teratur, tiga kali sehari. Batasi memakan camilan kurang sehat di depan anak dan ganti dengan buah-buahan. Biasanya anak akan cenderung mengikuti perilaku dan pola makan Anda tersebut.
Konsultasikan Masalah Gizi dan Pola Makan Anak di Klinik Granostic!
Nah, Sobat Granostic itu adalah penjelasan mengenai apa saja solusi anak susah makan. Apakah Anda siap menerapkannya pada Si Kecil?
Pada dasarnya perubahan pola dan kebiasaan makan anak selama pertumbuhan memang normal terjadi. Orang tua pun harus dapat mengambil sikap dengan mendampingi anak agar tidak meninggalkan kegiatan makan sama sekali.
Tak hanya memastikan anak makan secara teratur, untuk mendukung pertumbuhan anak, Anda pun perlu melakukan medical check up rutin dan menyimak sejauh mana perkembangan fisik dan kesehatan mereka.
Lakukan pemeriksaan medical check up rutin ini di Klinik Granostic, yang memiliki tenaga kesehatan ahli, dokter gizi dan dokter spesialis anak yang berpengalaman di bidangnya.
Klinik Granostic pun memiliki layanan medical check up yang lengkap dengan teknologi termutakhir, sehingga dapat memberikan hasil yang akurat. Bersama dokter spesialis anak dan ahli gizi Klinik Granostic, Anda dapat mendiskusikan pola makan dan diet sehat yang bergizi untuk mendukung perkembangan Si Kecil.
Nah, tunggu apa lagi? Yuk, segera mulai konsultasikan keluhan makan Si Kecil bersama dokter ahli Klinik Granostic secara langsung!
Anda juga dapat melakukan konsultasi online dengan klik tombol Home Service di bawah ini.

