Jl. Dharmahusada No.146, Mojo, Kec. Gubeng, Kota SBY, Jawa Timur 60285

Edukasi Granostic

Berikut Tips Menjaga Kesehatan Mata Agar Selalu Sehat
Meski memiliki peranan yang sangat penting bagi kehidupan, banyak dari kita yang masih lupa dan abai tentang kesehatan mata. Padahal ada banyak tips menjaga kesehatan mata agar selalu sehat yang dapat dengan mudah diterapkan. Apa benar begitu?Tentu saja, Sobat. Bahkan ada banyak sumber yang menyebutkan, bahwa sebagian besar masalah kesehatan mata dan kehilangan penglihatan dapat dicegah sedini mungkin. Misalnya lewat diagnosis dan perawatan dini, serta menerapkan gaya hidup yang sehat.Penasaran bagaimana sih tips merawat kesehatan mata yang tepat tersebut? Berikut ini ulasan lengkap dari Granostic. Simak, yuk!1. Konsumsi Makanan yang Baik untuk MataMerawat kesehatan mata selalu dimulai dari mengonsumsi makanan yang bernutrisi tinggi dan seimbang. Nutrisi yang dimaksud meliputi asam lemak omega-3, lutein, seng, vitamin C dan E. Beragam nutrisi tersebut dapat membantu merawat kesehatan mata dan menangkal berbagai masalah penglihatan yang berkaitan dengan usia, seperti degenerasi makula, rabun dekat, hingga katarak.Melansir dari Medical News Today, berikut ini adalah beberapa jenis makanan yang dapat memberikan manfaat baik untuk kesehatan mata Anda.Sayuran hijau seperti bayam, kangkung, brokoli, sawi, dan seladaIkan salmon, tuna, sarden, dan berbagai jenis ikan berminyak lainnyaSayuran berwarna seperti ubi jalar, wortel, dan paprika merahTelur, kacang-kacangan, buncis, dan sumber protein non-hewani lainnyaBuah-buahan seperti jeruk, kiwi, dan makanan tinggi vitamin C lainnyaMakanan kaya seng seperti buncis, tiram, hingga yogurt.2. Hindari Paparan Layar BerlebihanTips untuk menjaga kesehatan mata selanjutnya adalah dengan menghindari paparan layar gadget secara berlebihan. Seperti yang Sobat tahu, layar gadget dapat memancarkan cahaya biru yang berdampak besar pada kesehatan mata, bahkan mampu merusak retina.Melansir dari Medical News Today, penggunaan berlebihan handphone atau gadget lainnya bisa memicu berbagai masalah seperti:Ketegangan mataPandangan yang kaburSulit untuk fokus pada Jarak jauhMata keringSakit kepalaNyeri pada leher, punggung, dan bahuBagi orang dewasa, Anda dapat membatasi penggunaan HP dan gadget lainnya selama 2 hingga 3 jam per hari, di luar kebutuhan pekerjaan.Tips untuk mengurangi dampaknya:Bagi Anda yang tidak bisa benar-benar meninggalkan layar komputer atau gadget lainnya karena urusan pekerjaan. Anda dapat menyimak beberapa tips berikut untuk mengurangi dampaknya pada kesehatan mata:Gunakan aturan 20-20-20Pastikan mata Anda mendapatkan istirahat yang cukup dengan menerapkan aturan 20-20-20. Maksudnya, istirahatkan mata tiap 20 menit, dengan mengalihkan fokus pada titik sejauh 20 kaki (sekitar 6 meter), dan pertahankan posisi tersebut selama 20 detik.Atur pencahayaan layar agar tidak terlalu terang atau terlalu redup.Selanjutnya pastikan untuk mengatur pencahayaan layar agar nyaman di mata, yakni tidak terlalu terang ataupun redup. Sebab situasi ini dapat menyebabkan kelelahan dan ketegangan pada mata Anda.Gunakan filter layar untuk mengurangi paparan sinar biru.Anda juga bisa meminimalisir dampak buruk sinar biru, Anda dapat menggunakan filter layar pada ponsel pintar atau layar laptop Anda.3. Gunakan Kacamata Khusus saat Didepan Gadget atau DiluarMenggunakan kacamata tidak hanya harus dilakukan saat kemampuan penglihatan berkurang, namun juga penting dalam merawat kesehatan mata. Misalnya, untuk melindungi mata Anda dari dampak buruk sinar ultraviolet (UV) matahari, gunakan kacamata hitam atau dengan lensa photochromic. Sementara untuk mencegah paparan radiasi dari gadget, Anda dapat menggunakan kacamata dengan fitur bluechromic, yang dapat menghalau dampak buruk sinar biru pada mata Anda.4. Memeriksa Kesehatan Mata Tips untuk merawat kesehatan mata selanjutnya adalah dengan rutin memeriksakannya ke dokter. Pemeriksaan akan membantu Anda mengenali dan memahami kesehatan mata Anda dengan lebih baik, mencegah adanya masalah yang serius dengan deteksi dini, serta memberikan perawatan sedini mungkin saat adanya masalah.Bagi warga Surabaya dan sekitarnya, Anda dapat melakukan pemeriksaan kesehatan mata secara rutin bersama Granostic Medical Center, loh.Bersama dengan dokter dan tenaga kesehatan ahli kami, Anda dapat mengakses layanan pemeriksaan kesehatan mata secara lengkap serta memeroleh diagnosa yang akurat. Layanan ini juga dapat diakses oleh siapa saja, mulai dari anak-anak, dewasa, hingga lansia. Berikut penjelasan lengkapnya!Anak-anakAnak-anak sangat rentan mengalami masalah kesehatan mata. Apalagi bagi mereka yang suka bermain game digital, melihat video-video di Internet, nonton TV, hingga belajar terlalu keras.Melansir dari Medical Optometry America, anak-anak yang dianggap tidak berisiko tinggi terhadap kondisi atau penyakit mata tertentu, bisa melakukan pemeriksaan ke dokter berdasarkan panduan berikut:Bayi berusia 0 hingga 6 bulan: diharuskan untuk menjalani pemeriksaan mata komprehensif pertama.Balita berusia 3 tahun: yang harus menjalani pemeriksaan mata kedua, kecuali dokter anak Anda merekomendasikan hal lain.Anak-anak berusia 5 hingga 6 tahun: perlu menjalani pemeriksaan mata ketiga, sebelum mereka masuk kelas satu.Anak-anak usia 6 hingga 18 tahun (usia sekolah): pada usia ini, anak-anak perlu menjalani pemeriksaan rutin, paling tidak setiap dua tahun sekali.Jika anak Anda memerlukan koreksi penglihatan lewat kacamata atau lensa kontak, dokter mungkin merekomendasikan kunjungan yang lebih sering.DewasaMelansir dari VeryWellHealth.com, seseorang yang masuk dalam golongan usia dewasa, dari usia 18 hingga 60 tahun dianjurkan untuk melakukan cek kesehatan secara rutin tiap dua atau satu tahun sekali.Lansia (di atas 60 tahun)Melansir dari American Optometric Association (AOA), merekomendasikan orang-orang berusia lebih dari 60 tahun untuk melakukan pemeriksaan mata secara teratur setiap tahun. Hal ini dilakukan untuk mendeteksi dini adanya masalah kesehatan mata, sehingga dapat mencegahnya memburuk.5. Jangan Mengabaikan Gejala MataTips selanjutnya adalah untuk tidak mengabaikan gejala masalah kesehatan mata, yang mungkin terkesan sepele. Nah, berikut ini beberapa gejala kondisi mata yang perlu Anda perhatikan:Mata merah atau gatal berkepanjangan.Mata merah dapat terjadi ketika mata mengalami iritasi atau cedera. Kondisi ini bisa diatasi di rumah, namun beberapa lainnya memerlukan pertolongan medis segera.Melansir dari Cleveland Clinic, jika Anda mengalami gejala nyeri, demam, hingga pandangan yang kabur saat mata tampak merah, Anda perlu menghubungi dokter segera.Penglihatan kabur atau sulit fokus.Saat mata jadi kabur atau sulit fokus, Anda juga perlu segera memeriksakan diri ke dokter. Kondisi ini dapat terjadi karena berbagai faktor, seperti masalah pada retina. refractive error, masalah pada kornea, mata kering, glaucoma, katarak, dan banyak lainnya.Adanya bintik-bintik atau kilatan cahaya.Dikenal juga dengan istilah kilatan mata (fotopsia), pada kondisi ini Anda dapat seolah melihat percikan atau kilatan cahaya, meskipun pada kenyataannya Anda sedang tidak melihat cahaya.Kemudian bintik-bintik putih yang ada di mata Anda dikenal dengan miodesopia. Anda dapat mengalami kilatan cahaya dan bintik-bintik ini secara bersamaan atau sendiri-sendiri. Kedua kondisi ini terjadi ketika humor vitreous menarik retina, sehingga terjadi ketegangan. Kilatan cahaya juga bisa menjadi gejala adanya gangguan penglihatan, yang dipicu oleh suatu kondisi pada mata atau otak Anda.Rasa nyeri di sekitar mata.Selanjutnya, jika Anda merasakan nyeri di area sekitar mata, maka sangat penting juga untuk memeriksakan kondisi ini ke dokter. Rasa nyeri ini bisa disebabkan oleh berbagai hal, termasuk peradangan, infeksi, kelelahan, sinusitis, dan banyak lainnya.Untuk dapat mengidentifikasi kondisi penyebabnya, Anda perlu memeriksakan kesehatan mata ke dokter dan melakukan perawatan medis yang tepat.6. Berhenti MerokokSobat Granostic, tahukah Anda bahwa tembakau dapat meningkatkan risiko timbulnya berbagai masalah dan kondisi mata? Ya, kebiasaan buruk ini banyak dikaitkan dengan masalah katarak, kerusakan saraf optic, degenerasi macula, dan banyak lainnya.Karena itu, jika Anda ingin merawat kesehatan mata, maka cobalah untuk mengurangi dan menghilangkan kebiasaan merokok Anda.7. Pastikan Pencahayaan yang Baik Saat MembacaTak hanya bermain gadget, belajar dan membaca buku juga bisa menyebabkan ketegangan mata atau kelelahan otot-otot mata. Karena itu, cobalah untuk membuat pencahayaan ruangan menjadi nyaman dan baik saat Anda membaca buku.8. Istirahatkan Mata Secara BerkalaSaat sedang fokus terhadap suatu hal, baik belajar, membaca buku yang asik, hingga menonton TV atau bermain gadget, kita lupa untuk mengistirahatkan mata.Nah, untuk mencegah berbagai masalah kesehatan mata, pastikan untuk mengistirahatkan mata Anda secara berkala, khususnya dengan melakukan tips berikut:Kedip lebih sering untuk menjaga kelembaban mata.Tahukah Anda, saat kita sedang fokus membaca, bermain gadget, atau mungkin menonton film, kita jadi berkedip lebih sedikit? Ya, hal inilah yang kemudian membuat mata tidak mendapatkan cukup air mata dan membuatnya terasa kering. Karena berkedip dapat memproduksi air mata, yang dapat melembabkan dan menyegarkan mata Anda. Jadi, cobalah untuk membiasakan berkedip lebih banyak saat Anda sedang menonton layar digital atau membaca buku.Peregangan mata dengan menggerakkan pandangan ke berbagai arah.Langkah selanjutnya untuk mengistirahatkan mata Anda adalah dengan melakukan peregangan mata. Melansir dari WebMD.com, latihan peregangan otot mata dirancang untuk memperkuat otot mata, membantu focus, dan memperlancar gerakan mata, serta merangsang pusat penglihatan otak.Ada banyak jenis latihan peregangan otot mata yang bisa Anda coba di rumah, termasuk menggerakkan pandangan Anda ke berbagai arah.9. Hindari Mengucek MataLangkah selanjutnya untuk menjaga Kesehatan mata adalah dengan menghindari untuk menguceknya. Sebab, seiring dengan berjalannya Waktu, mengucek mata dapat merusak dan memperburuk kondisi kornea. Selain itu, menggosok mata juga dapat membuat kornea menjadi lebih tipis.Selain itu, melansir dari University of Utah, mengucek mata juga bisa menularkan infeksi. Ini karena mengucek dapat membuat partikel kecil dari tangan masuk ke mata, yang dapat memperparah iritasi maupun menyebabkan infeksi.10. Jaga Kebersihan Lensa KontakMenggunakan lensa kontak memang terlihat begitu praktis, namun Anda juga memerlukan perawatan ekstra untuk memastikan Kesehatan mata terjaga. Misalnya, pastikan untuk selalu menjaga kebersihan lensa kontak dan mencuci tangan sebelum memasang atau melepasnya.Menjaga kebersihan lensa kontak ini bisa dengan menggunakan cairan pembersih setiap hari, serta mengganti wadah penyimpanannya tiap bulan. Pastikan untuk mencatat tanggal kedaluwarsa, sehingga Anda tahu kapan harus menggantinya.Nah, Sobat Granostic, itu adalah 10 tips merawat kesehatan mata agar selalu sehat. Mudah, bukan? Kesepuluh langkah tersebut akan memberikan hasil yang optimal jika Anda melakukannya dengan rutin dan berkomitmen.Khusus untuk melakukan pemeriksaan kesehatan mata secara rutin, Anda dapat memercayakannya di Granostic Medical Center, loh!Bersama dengan dokter berpengalaman dan tenaga medis ahli kami, Anda dapat memperoleh layanan pemeriksaan kesehatan mata terlengkap dan terpercaya.Tidak hanya untuk orang dewasa, layanan pemeriksaan kesehatan mata di Granostic juga cocok untuk lansia dan anak-anak, loh!Tunggu apa lagi? Yuk, lindungi kesehatan mata Anda dan keluarga dengan periksa rutin di Granostic Medical Center!Ditinjau Oleh:Dr. Aji WibowoSumber Referensi:How to Keep Your Eyes Healthy. WebMD. Medically Reviewed by Jabeen Begum, MD. Diakses 2025Taking Care of Your Eyes. The Vision Health Initiative. Diakses 202510 eye care tips. Clínic Barcelona. Diakses 2025How Often Do Kids Need Eye Exams?. Medical Optometry America. Diakses 2025How often should you get your eyes checked?. AAV Media, LLC. reviewed by Sonia Kelley, OD, MS. Diakses 2025Eye Exams Are Now Recommended Every Year—But Do You Really Need One?. Verywell Health's. Diakses 2025Red Eye. Cleveland Clinic. Diakses 2025Eyestrain. Mayo Foundation for Medical Education and Research (MFMER). Diakses 2025Why You Should Stop Rubbing Your Eyes. University of Utah Health. Diakses 2025
Periksa Kesehatan Mata Terdekat di Surabaya
Sobat Granostic, menjaga kesehatan mata sangatlah penting untuk memastikan indera penglihatan berfungsi secara maksimal. Salah satu langkah untuk menjaga kesehatan mata adalah dengan melakukan pemeriksaan kesehatan rutin bersama dokter. Lantas, dimana sih tempat periksa kesehatan mata terdekat di Surabaya?Banyak orang yang mengira penglihatan mereka baik-baik saja, tanpa menyadari bahwa mereka mungkin saja memerlukan kacamata atau lensa kontak. Di Indonesia sendiri, pengguna kacamata koreksi sangatlah tinggi bahkan pada anak-anak Sekolah Dasar (SD).Hal inilah yang kemudian membuat pemeriksaan kesehatan mata secara rutin sangat penting dilakukan. Selain memastikan fungsi penglihatan normal, pemeriksaan juga akan membantu mendeteksi dini berbagai masalah kesehatan mata.Nah, kabar baiknya, Anda dapat periksa kesehatan mata ini di klinik Granostic, loh! Penasaran bagaimana prosedur, alat, dan biaya pemeriksaannya? Langsung simak ulasannya di bawah ini, yuk!Mengapa Penting Memeriksa Kesehatan Mata?Ada banyak dari kita yang merasa enggan dan malas untuk memeriksakan kesehatan mata, sebelum benar-benar merasakan gejala-gejala gangguan penglihatan tertentu. Padahal, ada banyak manfaat penting dari melakukan pemeriksaan kesehatan mata secara rutin, loh. Berikut penjelasannya!Deteksi Dini Penyakit MataSalah satu manfaat utama dari periksa kesehatan mata secara rutin adalah dapat mendeteksi dini adanya penyakit mata. Apalagi banyak masalah kesehatan mata yang tidak menimbulkan gejala yang signifikan, terutama pada tahap-tahap awalnya. Ketika Anda melakukan pemeriksaan langsung Bersama dengan dokter dan tenaga medis ahli, Anda dapat memperoleh diagnosis yang akurat sejak dini. Sehingga Anda juga akan mendapatkan arahan perawatan dan pengobatan yang sesuai dengan kondisi kesehatan mata Anda.Meskipun kebanyakan orang umumnya mengalami masalah kesehatan mata seiring dengan pertambahan usia, anak-juga perlu mendapatkannya, loh. Sayangnya, menurut Center for Disease Control and Prevention (CDC), hanya kurang setengah dari jumlah anak-anak pra-sekolah yang telah menjalani pemeriksaan penglihatan untuk memeriksa penyakit mata yang umum.Koreksi PenglihatanManfaat lain dari memeriksakan kesehatan mata secara rutin adalah untuk melakukan koreksi penglihatan. Sebab, dalam prosedur pemeriksaan kesehatan mata, fokus penglihatan juga akan dites. Berdasarkan hasil pemeriksaan ini nantinya, dokter akan menentukan apakah Anda mengidap kelainan mata atau tidak.Kelainan yang dimaksud tersebut meliputi Rabun jauh, Rabun dekat, dan mata silinder, yang membutuhkan alat bantu korektif seperti kacamata atau kontak lensa yang sesuai.Pencegahan KomplikasiSelain memeriksa penglihatan Anda, saat melakukan cek mata rutin, dokter juga akan menyimak kesehatan mata secara keseluruhan. Termasuk memeriksa pembuluh darah di mata, saraf optic, dan tanda-tanda glukoma.Saat memeriksa mata Anda, dokter pun dapat mengidentifikasi berbagai masalah yang berkaitan dengan bagian tubuh lain, yang belum teridentifikasi. Masalah-masalah Kesehatan ini bisa saja menimbulkan komplikasi dan jadi penyebab utama masalah penglihatan yang Anda alami. Melansir dari Cleveland Clinic, ada beberapa masalah yang sering kali diperhatikan selama pemeriksaan mata, meliputi diabetes, hipertensi, hingga peradangan di area mata.Prosedur Pemeriksaan Mata di Granostic SurabayaSetelah menyimak bagaimana pentingnya melakukan cek kesehatan mata secara rutin, Anda pasti tidak sabar untuk melakukannya.Pastikan untuk melakukan pemeriksaan mata di fasilitas kesehatan terpercaya, seperti klinik Granostic Surabaya. Bersama dengan dokter dan tenaga medis ahli kami, prosedur pemeriksaan mata akan dilakukan secara efisien dan menghasilkan diagnosa yang akurat.Berikut ini beberapa alur prosedur pemeriksaan mata di klinik Granostic Surabaya:1. PendaftaranLangkah pertama yang harus Anda lakukan adalah melakukan pendaftaran dan menjadwalkan konsultasi bersama dokter kami. Pendaftaran pemeriksaan kesehatan mata di Granostic juga sangat mudah, yang dapat dilakukan secara offline maupun online.Pendaftaran secara online dapat Anda lakukan di situs resmi Granostic (granostic.com), dengan klik tombol Registrasi Online dan mengikuti alur pendaftarannya yang mudah.Namun, jika Anda ingin melakukan pendaftaran secara offline, Anda dapat langsung mengunjungi klinik Granostic di Jalan Dharmahusada No.146, Mojo, Kec. Gubeng, Kota Surabaya.Anda hanya perlu membawa data diri dan mendaftar langsung di resepsionis kami. Layanan administrasi di klinik Granostic berjalan sangat efisien dan cepat.2. Konsultasi AwalSetelah melakukan pendaftaran, Anda dapat melakukan kunjungan sesuai dengan jadwal konsultasi yang Anda atur. Dalam proseur konsultasi awal, dokter akan menanyakan mengenai riwayat kesehatan Anda, gaya hidup, maupun riwayat kesehatan keluarga.3. Pemeriksaan Fisik MataSelanjutnya, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik mata untuk menyimak tanda-tanda vital. Prosedur pemeriksaan ini meliputi pemeriksaan bagian dalam kelopak mata, kornea sklera, lensa mata, pupil, iris, hingga cairan dalam bola mata.4. Tes RefraksiSetelah pemeriksaan fisik, dokter akan melakukan tes refraksi. Ini merupakan tes subjektif untuk mengukur Rabun jauh, Rabun dekat, dan astigmatisme (ketidakteraturan pada kelengkungan kornea yang dapat menyebabkan penglihatan kabur), serta presbiopia.Dokter juga akan menempatkan phoropter, sebuah instrumen yang memiliki banyak lensa berbeda yang mewakili berbagai tingkat koreksi penglihatan, di depan wajah Anda.Kemudian dokter akan meminta Anda melihat gambar, simbol, atau huruf untuk menentukan mana yang lebih jelas. Prosedur ini akan diulang menggunakan lensa dan kombinasi lensa yang berbeda, sehingga dokter dapat menentukan lensa mana yang paling cocok untuk mengoreksi penglihatan Anda.Hasil tes refraksi ini utamanya digunakan untuk mengembangkan resep kacamata dan/atau lensa kontak akhir Anda.5. Pengukuran Tekanan IntraokularSelanjutnya adalah pemeriksaan tekanan intraokular, yang dapat mengindikasikan risiko berkembangnya glaucoma. Untuk menjalankan prosedur pemeriksaan ini, dokter akan meneteskan anestesi ke setiap mata.Kemudian dokter akan menggunakan tonometer untuk menyentuh kornea mata dengan lembut. Tonometer ini dapat menentukan tekanan intraokular, lewat mengukur resistensi kornea Anda terhadap lekukan.6. Pemeriksaan Mata Bagian BelakangSelanjutnya adalah pemeriksaan mata bagian belakang, yang juga sering disebut sebagai funduskopi atau oftalmoskopi. Prosedur ini melengkapi pemeriksaan mata bagian belakang secara komprehensif.Dimulai dengan pelebaran pupil, dokter akan meneteskan obat yang akan menyebabkan pupil membesar. Sehingga dokter dapat memeriksa struktur bagian dalam mata dengan teliti, termasuk retina, vitreous, saraf optic, pembuluh darah (koroid), dan makula.Pemeriksaan mata bagian belakang merupakan bagian yang sangat penting dalam cek kesehatan mata, karena ada banyak penyakit mata yang dapat dideteksi lewat prosedur pemeriksaan ini. Alat yang Digunakan di Granostic SurabayaSetiap prosedur pemeriksaan kesehatan mata dilakukan dengan sangat cermat dan teliti. Juga hanya dilaksanakan oleh dokter dan didampingi oleh staf medis yang terlatih di bidangnya.Selain itu, untuk memberikan hasil yang akurat dan aman bagi pasien, Granostic juga menggunakan alat-alat pemeriksaan modern, seperti:Snellen ChartSalah satu jenis peralatan yang digunakan dalam pemeriksaan mata adalah snellen chart. Alat ini digunakan untuk mengukur ketajaman penglihatan mata Anda.Snellen chart biasanya menunjukkan 11 baris huruf kapital. Baris pertama memiliki satu huruf yang sangat besar. Kemudian, setiap baris setelahnya memiliki jumlah huruf yang semakin banyak dan ukuran yang lebih kecil.Anda akan diminta untuk berdiri sejauh 10 kaki dari bagan tersebut, kemudian diminta untuk membacanya tanpa mengenakan lensa kontak ataupun kacamata. Melansir dari American Academy of Ophthalmology, standar kemampuan penglihatan yang normal dalam ukuran Snellen chart adalah 20/20 kaki atau 6/6 meter.TonometerTonometer merupakan alat yang digunakan untuk mengukur tekanan mata, yang dapat membantu mendeteksi glaukoma. Tonometer mengukur produksi humor akuos, cairan yang ditemukan dalam mata dan laju alirannya ke jaringan di sekitar kornea.Biaya Pemeriksaan Mata di Granostic SurabayaBiaya pemeriksaan mata bisa sangat bervariasi, bergantung prosedur apa saja yang akan Anda lalui. Namun secara umum, biaya layanan konsultasi dan pemeriksaan mata bisa mulai dari Rp 100 ribu hingga lebih dari Rp 2 juta.Sementara itu, untuk biaya pemeriksaan mata di Granostic sendiri bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi kesehatan mata Anda. Untuk informasi lebih jelasnya, Anda dapat langsung menghubungi layanan customer service kami atau klik tombol WhatsApp di bawah artikel ini, ya!Langkah Penanganan Setelah PemeriksaanSetelah prosedur pemeriksaan, dokter klinik Granostic akan memberikan beberapa langkah penanganan berikut ini:Koreksi PenglihatanSetelah diketahui bagaimana kondisi penglihatan Anda, dokter akan meresepkan kacamata atau lensa korektif sesuai dengan hasil pemeriksaan. PengobatanSelain koreksi penglihatan, dokter juga akan menganjurkan pengobatan atau perawatan yang diperlukan, sesuai dengan hasil pemeriksaan. Terapi dan Tindakan LanjutanBila terdeteksi masalah kesehatan mata yang serius, dokter pun dapat menganjurkan adanya tindakan lanjutan dan terapi.Mengapa Memilih Granostic Surabaya?Prosedur pemeriksaan mata tidak dapat dilakukan dengan sembarangan, serta memerlukan peralatan yang canggih. Karena itu, sangat penting bagi Anda untuk memilih klinik atau layanan kesehatan terpercaya seperti Granostic Medical Center di Surabaya.Ada banyak alasan mengapa Granostic jadi pilihan terbaik bagi warga Surabaya dan sekitarnya, seperti:Dokter BerpengalamanKlinik Granostic memiliki staf medis ahli dan berpengalaman di bidangnya, termasuk dalam memeriksa dan menangani berbagai kondisi mata. Bersama dengan tenaga profesional ini, setiap prosedur pemeriksaan juga akan berjalan dengan efisien, aman, dan nyaman untuk pasien.Pemeriksaan yang dilakukan juga akan lebih mendetail, Anda juga bisa mendapatkan edukasi dan arahan langsung dari profesional untuk merawat kesehatan mata dengan lebih baik.Fasilitas ModernSelain staf kesehatan ahli dan berpengalaman, Granostic juga menggunakan fasilitas pemeriksaan mata yang modern dan termutakhir. Sehingga prosedur pemeriksaan bersifat komprehensif dan akurat, yang juga akan membuat perawatan dan pengobatan lebih efektif.Layanan Ramah dan ProfesionalMenyadari bahwa pemeriksaan kesehatan mata bisa cukup menimbulkan rasa khawatir bagi pasien, Granostic berkomitmen untuk memberikan layanan yang ramah dan profesional.Dengan demikian, pasien dapat merasa aman dan nyaman, baik dari proses pendaftaran, selama pemeriksaan, hingga pengobatan lanjutan. Kami yakin, dengan memberikan pelayanan yang empatik dan hangat, pasien akan lebih bersemangat dan beringan hati untuk terus melakukan pengobatan yang diperlukan.Nah, Sobat itu adalah penjelasan lengkap soal layanan tes kesehatan mata di klinik Granostic. Layanan tes kesehatan mata di Granostic juga melayani pemeriksaan mata untuk anak-anak, orang dewasa, hingga lansia.Tunggu apalagi? Yuk, jaga kesehatan mata Anda dan keluarga dengan melakukan pemeriksaan rutin di klinik Granostic!Ditinjau Oleh:Dr. Aji WibowoSumber Referensi:The Importance of Regular Eye Check Ups. Cleveland Clinic Abu Dhabi. Diakses 2025Why Eye Exams Are Important. The Vision Health Initiative. Diakses 2025What Is an Eye Exam?. Very Well Health. Medically reviewed by Christine L. Larsen, MD. Diakses 2025All About the Eye Chart. American Academy of Ophthalmology. Diakses 2025
Apa Saja Penyakit Komplikasi Jantung? Berikut Selengkapnya
Berdasarkan laporan World Health Organization (WHO) di tahun 2019, diperkirakan 17.9 juta orang meninggal akibat penyakit jantung. Karena itulah, sangat penting bagi kita untuk mengenali lebih baik tentang penyakit jantung, termasuk berbagai komplikasinya.Pada dasarnya, penyakit jantung merupakan istilah umum yang digunakan untuk mengategorikan kondisi yang berhubungan dengan kesehatan jantung. Penyakit jantung dapat memengaruhi otot jantung, katup jantung, arteri koroner, atau irama jantung. Masing-masing komponen ini berperan sangat penting dalam Kesehatan jantung Anda secara keseluruhan.Lewat pengobatan, perubahan gaya hidup, dan prosedur medis lainnya, berbagai gejala penyakit jantung dapat diatasi dan membantu memperlambat perkembangannya. Namun, jika tidak mendapatkan perawatan yang tepat, penyakit jantung berpotensi besar untuk mengalami komplikasi.Pada artikel ini, Granostic akan membahas mengenai apa saja komplikasi penyakit jantung dan penanganannya. Langsung simak, ya, Sobat!1. Gagal JantungMelansir National Health Service (NHS), gagal jantung terjadi Ketika jantung tidak mampu memompa darah secara efektif ke seluruh tubuh. Kondisi ini dapat terjadi setelah serangan jantung, jika otot jantung rusak parah. Gagal jantung biasanya terjadi di sisi kiri jantung, atau ventrikel kiri. Gejala gagal jantung meliputi sesak napas, pusing, kebingungan, penumpukan cairan dalam tubuh yang menyebabkan edema (pembengkakan).PenangananGagal jantung dapat ditangani melalui pengobatan, perubahan gaya hidup, hingga transplantasi jantung. Berikut penjelasan lebih lengkapnya:Obat-obatan seperti diuretik dan inhibitor ACE.Pengobatan gagal jantung dapat menggunakan kombinasi obat-obatan, yang disesuaikan dengan penyebab gagal jantung dan gejalanya.Beberapa obat-obatan yang dimaksud adalah diuretic dan inhibitor ACE. Diuretik merupakan jenis obat yang dapat membantu membuang kelebihan garam dan air dari dalam tubuh melalui urin. Sementara inhibitor ACE merupakan kelompok obat yang dapat membantu mengatasi masalah gagal jantung dan kerusakan ginjal, yang diakibatkan oleh hipertensi ataupun diabetes.Perubahan gaya hidup, seperti diet rendah garam.Selain pengobatan rutin dan sesuai dengan resep dokter, seorang penderita gagal jantung juga harus memerhatikan menerapkan gaya hidup yang lebih sehat. Misalnya mulai dengan makan-makanan sehat yang bergizi seimbang, mengurangi garam dan manis, serta menghindari makanan berlemak.Seorang yang menderita gagal jantung juga perlu melakukan olahraga secara rutin, berhenti merokok dan mengurangi minum alkohol, serta lebih peka terhadap kondisi tubuh dan rutin melakukan cek Kesehatan.Dalam kasus parah, transplantasi jantung mungkin diperlukan.Prosedur transplantasi ini dilakukan bila seseorang mengalami gagal jantung parah, yang membuat prosedur operasi dan obat-obatan tidak membantu sama sekali. Sehingga pasien membutuhkan donor jantung yang sehat untuk menggantikan jantung mereka2. AritmiaAritmia merupakan kondisi detak jantung yang tidak normal, misalnya berdetak terlalu cepat, terlalu lambat, ataupun tidak teratur.Melansir dari NHS, aritmia dapat berkembang setelah serangan jantung sebagai akibat dari kerusakan otot-otot jantung. Sebab, otot yang rusak dapat mengganggu sinyal listrik yang mengendalikan jantung Anda.Aritmia dapat menimbulkan gejala palpitasi jantung, nyeri dada, pusing atau pening, kelelahan, hingga sesak napas.PenangananPerawatan dan pengobatan aritmia bergantung pada gejalanya, apakah detak jantung lebih cepat atau lambat. Namun secara umum, perawatan aritmia bisa menggunakan obat-obatan, prosedur ablasi, hingga implantasi alat pacu jantung. Berikut penjelasan lengkapnya:Obat antiaritmia.Menurut Mayo Clinic, obat-obatan yang digunakan untuk mengobati aritmia jantung bergantung pada jenis irama jantung, serta kemungkinan adanya komplikasi.Misalnya, pada orang dengan takikardia akan diberikan obat untuk mengendalikan denyut dan ritme jantung. Sementara untuk orang yang mengalami fibrilasi atrium, maka akan diberikan pengencer darah untuk mencegah pembekuan.Prosedur ablasi untuk memperbaiki gangguan sinyal listrik jantung.Pengobatan aritmia juga bisa dengan prosedur ablasi, yang digunakan untuk menghancurkan jaringan abnormal yang membuat detak jantung Anda tidak berdetak sebagaimana mestinya.Implantasi alat pacu jantung pada kasus tertentu.Jika detak jantung lambat tidak memiliki penyebab yang dapat diperbaiki, maka alat pacu jantung mungkin diperlukan. Alat pacu jantung merupakan perangkat kecil yang dipasang di dada untuk membantu mengendalikan detak jantung.3. StrokeStroke juga termasuk komplikasi penyakit jantung dan sangat umum terjadi. Kondisi ini terjadi bila terdapat gumpalan darah yang bersarang di pembuluh darah otak dan menghentikan aliran darah.Stroke membutuhkan perawatan dan pengobatan segera, jika tidak maka akan ada banyak kerusakan pada sel-sel otak yang memengaruhi kemampuan bicara, ingatan, dan fungsi lainnya.PenangananAdapun prosedur penanganan stroke antara lain:Penggunaan antikoagulan untuk mencegah pembekuan darah.Antikoagulan merupakan obat yang digunakan untuk mencegah pembekuan atau penggumpalan darah. Obat ini digunakan untuk mencegah atau mengatasi penyumbatan pembuluh darah yang dapat mengancam jiwa seperti serangan jantung, stroke, fibrilasi atrium, hingga penyakit jantung bawaan.Prosedur trombolisis untuk menghancurkan gumpalan darah.Trombolisis, dikenal juga dengan terapi trombolitik, merupakan jenis pengobatan yang dilakukan untuk melarutkan gumpalan berbahaya di pembuluh darah, meningkatkan aliran darah, serta mencegah kerusakan pada jaringan dan organ. Pengobatan ini umumnya digunakan untuk mengatasi stroke iskemik, yang terjadi karena penyumbatan aliran darah ke jantung dan otak karena adanya gumpalan darah.4. Penyakit Ginjal KronisSobat Granostic, tahukah Anda bahwa penyakit jantung dan ginjal kronis memiliki hubungan yang erat? Sebab, ketika jantung terganggu, organ ginjal Anda tidak akan menerima cukup oksigen dari darah untuk menjalankan fungsinya dengan baik. Sebaliknya, ketika ginjal tidak dapat berfungsi dengan baik, jantung harus memompa darah lebih keras untuk mengalirkan darah ke ginjal. Inilah yang kemudian memicu penyakit jantung.PenangananAdapun penanganan yang diperlukan untuk mengatasi penyakit ginjal kronis akibat penyakit jantung antara lain:Pengobatan penyakit jantung yang mendasari.Dokter akan melakukan pengobatan untuk mengatasi penyakit jantung yang mendasari penyakit ginjal kronis yang Anda alami.Terapi dialisis atau transplantasi ginjal pada kasus berat.Saat mengalami penyakit gagal ginjal berat, dokter dapat menyarankan Anda untuk melakukan prosedur dialisis atau transplantasi ginjal. Dialisis merupakan prosedur medis yang dilakukan untuk menyaring darah dan membuang limbah atau racun dari tubuh Anda. Pengobatan ini umumnya dilakukan saat pasien mengidap gagal ginjal stadium akhir.Sementara transplantasi ginjal merupakan prosedur bedah untuk mengganti ginjal yang rusak dengan ginjal yang sehat dari pendonor. 5. Edema ParuMenurut Penn Medicine, edema paru sering kali disebabkan oleh gagal jantung kongestif. Saat jantung tidak dapat memompa secara efisien, darah akan Kembali ke pembuluh darah vena yang membawa darah melalui paru-paru.Ketika tekanan dalam pembuluh darah ini kemudian meningkat, maka cairan akan terdorong ke rongga udara (alveoli) di paru-paru Anda. Cairan ini akan mengurangi pergerakan oksigen ke paru-paru, sehingga menyebabkan sesak napas.PenangananAdapun penanganan untuk edema paru yang disebabkan oleh penyakit jantung antara lain:Penggunaan diuretik untuk mengurangi cairan berlebih.Pengobatan diuretic diberikan pada pasien edema paru untuk membuang kelebihan cairan dari tubuh. Selain itu, dokter juga umumnya meresepkan obat untuk memperkuat otot jantung, mengendalikan detak jantung, serta berbagai jenis obat-obatan untuk mengurangi adanya tekanan pada jantung.Oksigen tambahan untuk membantu pernapasan.Karena dapat menimbulkan sesak napas, pasien edema paru pun akan diberikan oksigen tambahan untuk membantu pernapasan.Oksigen diberikan melalui masker wajah atau tabung plastic kecil yang dipasang di hidung. Selang pernapasan juga dapat dipasang ke tenggorokan, sehingga pasien dapat dihubungkan ke mesin pernapasan jika tidak bisa bernapas dengan baik sendiri.6. Infark Miokard BerulangInfark miokard berulang (re-MI) merupakan salah satu kejadian kardiovaskular yang paling umum terjadi setelah episode sindrom coroner akut. Menurut jurnal Kesehatan yang dirilis oleh IMR Press, re-MI didefinisikan sebagai MI yang terjadi 28 hari setelah kejadian indeks MI.PenangananPenanganan re-MI ini dilakukan dengan beberapa prosedur berikut:Mengikuti terapi medis secara ketat.Penanganan re-MI melibatkan serangkaian terapi obat yang perlu dilakukan dengan rutin dan jadwal yang ketat. Melansir dari America Family Physician, perawatan yang konsisten dengan pedoman yang ditetapkan, bisa memberikan dampak pada penurunan angka kematian selama perawatan MI di rumah sakit maupun enam bulan setelah dipulangkan.Mengadopsi gaya hidup sehat, seperti berhenti merokok dan berolahraga.Selain itu, pasien juga perlu mengubah gaya hidupnya untuk jadi lebih sehat. Misalnya dengan memperhatikan pola makan dan menu yang dikonsumsi, berhenti merokok dan mengurangi minuman beralkohol, serta lebih rajin untuk berolahraga.7. AneurismaAneurisma merupakan tonjolan pada dinding arteri, yang terbentuk saat ada area yang lemah pada dinding arteri Anda. Jika tidak diobati dengan tepat, aneurisma dapat pecah dan menyebabkan pendarahan internal.Aneurisma umumnya tidak sakit, Anda mungkin tidak tahu jika memilikinya kecuali benjolan tersebut pecah. Dan jika hal itu terjadi, maka dapat berakibat fatal.PenangananAdapun penanganan dari aneurisma meliputi beberapa prosedur berikut:Pemantauan rutin dengan imaging.Jika dokter menemukan bahwa Anda memiliki aneurisma yang belum pecah, maka mereka akan memantau kondisi Anda dengan saksama. Tujuan pengobatan yang dilakukan pun untuk mencegah aneurisma pecah.Prosedur operasi untuk memperbaiki pembuluh darah yang melemah.Aneurisma yang masih berukuran kecil umumnya bisa diatasi dengan obat-obatan. Namun, saat sudah berukuran besar dan berisiko pecah, dokter dapat menyarankan pembedahan.Salah satu prosedur pembedahan yang dimaksud adalah perbaikan aneurisma endovascular (EVAR). Prosedur ini dilakukan untuk memperkuat atau memperbaiki arteri yang melemah.8. Cardiogenic ShockCardiogenic syok mirip dengan gagal jantung, namun lebih serius. Kondisi ini terjadi ketika otot jantung rusak parah, sehingga tidak dapat lagi memompa cukup darah untuk mempertahankan berbagai fungsi tubuh.PenangananBeberapa prosedur penanganan cardiogenic syok antara lain:Pemberian obat inotropik untuk meningkatkan fungsi jantung.Dokter dapat memberikan obat inotropic atau vasopressor, yang dapat membantu menekan (menyempitkan) pembuluh darah, sehingga dapat meningkatkan tekanan darah dan memperbaiki sirkulasi darah.Penggunaan perangkat mekanis seperti pompa jantung.Selain itu, dokter dapat menggunakan perangkat mekanis seperti pompa jantung, untuk membantu detak jantung lebih teratur. 9. Penyakit Katup JantungKomplikasi jantung lainnya adalah penyakit katup jantung, yang terjadi akibat salah satu ataupun beberapa katup jantung tidak berfungsi dengan baik.Terdapat empat katup jantung, yang menjaga darah mengalir melalui jantung ke arah yang benar. Terkadang katup tidak terbuka atau tertutup sepenuhnya. Hal ini dapat mengubah bagaimana cara darah mengalir melalui jantung ke seluruh tubuh Anda. Ada beberapa jenis penyakit katup jantung, seperti stenosis, regurgitasi, prolaps, dan atresia.PenangananPerawatan penyakit katup jantung tergantung pada gejala, tingkat keparahan penyakit, serta apakah kondisi katup jantung bertambah buruk. Namun, secara umum berikut ini adalah beberapa prosedur penanganan penyakit katup jantung:Prosedur perbaikan atau penggantian katup jantung.Saat seseorang menderita penyakit katup jantung, dokter dapat menyarankan tindakan operasi untuk memperbaiki dan menyelamatkan katup jantung pasien. Melansir dari Mayo Clinic, selama prosedur katup jantung berlangsung, dokter bedah dapat melakukan:Menambal lubang pada katup.Memisahkan penutup katup yang telah terhubung.Memperbaiki struktur katup dengan mengganti tali yang sobek atau putus, yang menopangnya.Membuang jaringan katup yang berlebih, sehingga katup dapat menutup dengan rapat.Mengurangi ukuran luar katup, sehingga penutup dapat saling bersentuhan dengan lebih baik.Obat-obatan untuk mengurangi gejala dan risiko komplikasi.Selain tindakan pembedahan, dokter juga dapat meresepkan obat-obatan untuk mengurangi gejala dan meminimalisir risiko komplikasi pada penyakit katup jantung.10. Hipertensi PulmonalSelanjutnya, hipertensi pulmonal yang merupakan jenis tekanan darah tinggi dan berpengaruh pada arteri di paru-paru serta sisi kanan jantung. Kondisi ini terjadi ketika pembuluh darah di paru-paru menyempit, tersumbat, atau hancur. Kerusakan tersebut kemudian memperlambat aliran darah melalui paru-paru, tekanan darah di arteri paru-paru pun meningkat. Jantung juga harus bekerja lebih keras untuk memompa darah melalui paru-paru. Upaya ekstra inilah yang kemudian menyebabkan otot jantung menjadi lemah dan gagal berfungsi.PenangananPengobatan diberikan untuk mengatasi gejala hipertensi pulmonal, memperpanjang usia hidup, dan mencegah penyakit menjadi lebih buruk. Beberapa pengobatan yang dimaksud dilakukan lewat prosedur berikut:Obat vasodilator untuk mengurangi tekanan darah di arteri paru-paru.Pengobatan yang diberikan untuk mengatasi gejala hipertensi pulmonal biasanya berupa obat-obatan vasodilator, yang dapat mengurangi tekanan darah di arteri paru-paru.Dalam beberapa kasus, transplantasi paru mungkin diperlukan.Sementara itu, dalam kasus yang parah dan pengobatan tidak memberikan efek yang signifikan, dokter dapat menyarankan pasien untuk melakukan transplantasi paru. Prosedur transplantasi ini juga diperlukan untuk pasien lebih muda. Baca Juga: Kenali Penyumbatan Pembuluh Darah (Atherosclerosis)Mengapa Penting Melakukan Pemeriksaan Jantung?Setelah menyimak penjelasan mengenai berbagai komplikasi penyakit jantung di atas, Sobat Granostic tentu menyadari betapa pentingnya melakukan pemeriksaan jantung secara rutin.Tak hanya untuk orang-orang yang telah memiliki riwayat jantung, pemeriksaan rutin ini juga sangat penting untuk kita mengetahui bagaimana kondisi jantung dan mendeteksi dini adanya masalah kesehatan tertentu.Tes jantung secara rutin juga sangat penting jika Anda memiliki beberapa faktor risiko berikut ini:Memiliki Riwayat tekanan darah tinggiMemiliki kolesterol darah yang tidak sehat.Mengidap diabetesObesitasMemiliki kebiasaan dan pola makan yang burukPerokok berat.Minum-minum alkoholFaktor keturunan atau genetikPemeriksaan Jantung di Granostic SurabayaMemeriksakan kesehatan jantung secara rutin termasuk dalam langkah pencegahan dini berbagai penyakit jantung yang membahayakan nyawa. Kabar baiknya, Anda dapat melakukan pemeriksaan jantung di Granostic Surabaya, loh.Bersama dengan dokter spesialis dan tenaga medis ahli kami, Anda dapat mengakses layanan pemeriksaan kesehatan jantung terlengkap dan menggunakan teknologi termutakhir.Anda pun dapat berkonsultasi langsung dengan dokter untuk mendapatkan arahan perawatan dan pengobatan yang tepat, sehingga Anda dapat merawat kesehatan jantung dengan lebih baik dan meningkatkan kualitas hidup.Langkah Mencegah Komplikasi JantungUntuk merawat kesehatan jantung dan mencegah terjadinya komplikasi, Anda dapat menyimak beberapa langkah sederhana berikut ini:Mengonsumsi makanan sehat rendah lemak dan kolesterol.Menjaga kesehatan jantung dapat kita mulai dari mengatur pola makan teratur dan mengonsumsi diet yang sehat, khususnya beralih ke menu rendah lemak dan kolesterol.Berolahraga secara teratur.Berolahraga secara teratur juga dapat meningkatkan kesehatan tubuh secara umum, serta membuat kerja jantung jadi lebih efisien dan optimal. Dengan olahraga, Anda juga melatih otot jantung lebih kuat dan meningkatkan kapasitas paru-paru Anda.Mengelola stres dengan baik.Stres juga dapat menjadi penyebab masalah kesehatan, termasuk memicu berbagai gejala penyakit jantung. Karena itu, sangat penting bagi Anda untuk dapat mengelola stres dengan baik.Cara mengelola stres pun ada banyak, Anda bisa mencoba melakukan hobi baru yang menyenangkan, berolahraga secara rutin, melakukan meditasi dan yoga, dan banyak lainnya.Menghindari merokok dan konsumsi alkohol berlebihan.Seperti yang telah kita singgung sebelumnya, bahwa kebiasaan hidup yang buruk juga bisa meningkatkan risiko terkena penyakit jantung. Karena itu, mulailah untuk menerapkan gaya hidup yang sehat, seperti menghindari rokok dan kurangi konsumsi alkohol.Nah, Sobat Granostic itu adalah penjelasan lengkap mengenai apa saja komplikasi penyakit jantung dan cara penanganannya. Bila Anda merasa adanya gejala-gejala tak biasa di dada, atau ingin melakukan cek kesehatan jantung secara berkala, klinik Granostic bisa jadi partner terbaik untuk Anda.Anda dapat langsung daftar dan menjadwalkan konsultasi bersama dengan dokter spesialis kami dengan klik Registrasi Online. Lalu, Anda bisa langsung datang ke klinik kami sesuai dengan jadwal yang telah Anda tentukan sebelumnya.Mudah, bukan? Yuk, jaga kesehatan jantung Anda dan keluarga dengan rutin periksa di Granostic Medical Center Surabaya!Ditinjau Oleh:Dr. Aji WibowoSumber Referensi:Complications of Heart Disease. Healthline. Medically reviewed by Daniel Jennings, PA-C. Diakses 2025Heart Disease. Cleveland Clinic. Diakses 2025Complications-Heart attack. NHS. Diakses 2025What Problems Can Heart Failure Cause?. WebMD. Medically Reviewed by James Beckerman, MD, FACC. Diakses 2025Cardiovascular diseases (CVDs). WHO. Diakses 2025Heart arrhythmia. Mayo Foundation for Medical Education and Research (MFMER). Diakses 2025Pulmonary Edema. The Trustees of the University of Pennsylvania. Diakses 2025
Kenali Penyumbatan Pembuluh Darah (Atherosclerosis)
Penyumbatan pembuluh darah, atau aterosklerosis, kerap menyebabkan berbagai gejala yang menyakitkan dan bahkan dapat mengancam jiwa. Namun tahukah Anda, apa sih penyumbatan pembuluh darah (aterosklerosis) ini?Aterosklerosis merupakan penumpukan plak secara bertahap di dinding arteri, atau pembuluh darah yang membawa darah kaya oksigen ke organ dan jaringan di seluruh tubuh.Plak (ateroma) merupakan zat lengket yang terbuat dari lemak, kolesterol, kalsium, dan zat-zat lainnya. Saat plak terbentuk, dinding arteri Anda akan menebal dan mengeras."Pengerasan arteri" ini biasanya terjadi tanpa adanya gejala apapun di awal. Anda bisa saja tidak menyadarinya dalam waktu yang lama.Nah, agar Sobat dapat mengantisipasi aterosklerosis sejak dini, Anda perlu menyimak beberapa ciri-ciri dan gejalanya berikut ini:Ciri-Ciri dan Gejala AtherosclerosisSeperti yang telah dijelaskan sebelumnya, dalam tahap awal aterosklerosis biasanya tidak menimbulkan gejala. Namun, saat arteri menyempit atau tersumbat hingga tidak dapat mengalirkan darah dengan cukup, Anda dapat mengalami beberapa gejala berikut:1. Nyeri Dada (Angina)Aterosklerosis dapat menyebabkan rasa nyeri atau tekanan di dada, kondisi ini disebut juga dengan angina. Gejala ini terjadi karena adanya penyempitan atau penyumbatan pada arteri jantung karena plak, sehingga pasokan oksigen ke otot jantung tidaklah cukup.2. Sesak NapasSelain nyeri dada, aterosklerosis juga dapat menyebabkan sesak napas saat Anda melakukan aktivitas yang ringan, atau kerap disebut sebagai dyspnea. Ini karena terjadi penumpukan plak, yang menyumbat dan menghambat aliran darah tinggi oksigen ke seluruh tubuh.3. Nyeri pada Kaki atau LenganGejala aterosklerosis juga dapat Anda rasakan pada tangan dan kaki. Anda dapat merasakan nyeri saat kaki berjalan, yang disebut dengan klaudikasio. Gejala ini kerap menjadi tanda penyakit arteri perifer.Selain itu, Anda juga bisa mengalami tekanan darah rendah di bagian lengan atau kaki yang terkena aterosklerosis.4. KelelahanGejala ini timbul karena jantung tidak menerima darah beroksigen yang cukup, sehingga dapat membuat Anda merasa kelelahan bahkan saat hanya melakukan aktivitas yang ringan.5. Stroke atau Serangan JantungSaat gumpalan darah benar-benar menyumbat aliran darah, gumpalan ini dapat pecah. Jika hal tersebut terjadi, maka dapat menyebabkan serangan jantung atau stroke. Aterosklerosis dapat menyebabkan dua jenis stroke iskemik, yakni stroke aterotrombotik dan stroke embolik. Stroke aterotrombotik terjadi karena adanya pembekuan darah pada plak aterosklerotik dalam pembuluh darah di leher atau otak. Sementara stroke embolik terjadi ketika gumpalan darah atau partikel lain terlepas dari tempat pecahnya, kemudian tersangkut di arteri yang menuju atau di dalam otak Anda.Penyebab AtherosclerosisAterosklerosis merupakan penyakit yang muncul perlahan dan memburuk seiring berjalannya Waktu. Penyakit ini dapat terjadi sejak masa kanak-anak, atau saat Anda dewasa.Penyebabnya pun sangat beragam, melansir dari Cleveland Clinic, berikut ini beberapa faktor yang diyakini para ahli sebagai penyebab aterosklerosis:1. Kolesterol TinggiSalah satu penyebab utama penumpukan plak di arteri adalah tingginya kolesterol dalam darah. Kolesterol pada dasarnya merupakan lemak yang dapat ditemukan dalam darah tiap orang.Namun, kadar low-density lipoprotein (LDL) atau kolesterol jahat yang tinggi, dapat merusak arteri yang membawa darah dari jantung ke seluruh tubuh Anda. Sementara kerusakan arteri ini dimulai, LDL terus melakukan penetrasi dan menumpuk pada dinding arteri. Singkatnya, penumpukan ini dapat menyebabkan terbentuknya plak-plak atau aterosklerosis.2. Tekanan Darah Tinggi (Hipertensi)Melansir dari National Institute of Health (NIH), tekanan darah tinggi atau hipertensi menjadi salah satu faktor risiko terkuat seseorang mengalami aterosklerosis.Nah, Sobat, sebenarnya telah banyak penelitian yang menyatakan kaitan antara tekanan darah dan aterosklerosis. Karena tekanan darah tinggi dapat merusak dinding arteri, sehingga dapat membuat lebih banyak kolesterol jahat dan sel darah putih masuk ke dalam lapisan arteri.3. Kebiasaan MerokokTak hanya buruk untuk pernapasan, merokok juga menjadi penyebab yang sangat umum dari aterosklerosis. Kebiasaan buruk ini dapat memicu aterosklerosis dalam berbagai cara, seperti membuat darah menjadi lebih kental, meningkatkan kolesterol, meningkatkan inflamasi, hingga kerusakan pada jantung dan pembuluh darah.4. DiabetesDiabetes juga dapat memicu aterosklerosis, karena pada perkembangannya kadar gula darah yang tinggi dapat memengaruhi perubahan metabolisme lipid.Melansir dari NIH, kadar glukosa yang meningkat, dyslipidemia, dan perubahan metabolic lainnya yang menyertai perkembangan diabetes sangat berkaitan erat dengan perkembangan aterosklerosis.5. Gaya Hidup Tidak SehatSelain kondisi medis tertentu, aterosklerosis pun dapat muncul karena gaya hidup yang tidak sehat. Seperti memiliki pola makan yang buruk dan kerap memakan menu berminyak, tinggi garam, dan berbagai bahan pangan yang meningkatkan kadar LDL.Merokok, mabuk-mabukan, hingga kebiasaan hidup yang tidak aktif juga dapat meningkatkan risiko seseorang terkena aterosklerosis, Sobat.Cara Mengatasi AtherosclerosisAda beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi aterosklerosis, mulai dari perubahan gaya hidup hingga melakukan pengobatan atau prosedur medis. Berikut ini penjelasan lengkapnya!1. Perubahan Gaya HidupPada beberapa orang, perubahan gaya hidup dapat menjadi perawatan yang paling dibutuhkan untuk mengatasi aterosklerosis. Nah, perubahan gaya hidup yang dimaksud meliputi:Diet SehatMenjaga tubuh agar tetap sehat selalu dimulai dari diet sehat, termasuk untuk mengatasi dan mencegah aterosklerosis bertambah buruk. Anda dapat mengurangi makan-makanan tinggi lemak dan garam, meminimalisir mengonsumsi manis-manis, serta makanan yang dapat memperburuk kondisi aterosklerosis Anda.Sebaliknya, beralihlah pada makanan dengan nutrisi dan gizi seimbang, seperti sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, juga ikan atau sumber protein tanpa lemak lainnya.Olahraga TeraturKurangnya olahraga juga bisa menjadi penyebab penumpukan plak lemak pada dinding arteri. Karena itu, Anda bisa membiasakan diri untuk berolahraga secara teratur, paling tidak selama 15 hingga 30 menit setiap harinya.Berhenti MerokokSeperti yang telah dijelaskan sebelumnya, merokok dapat meningkatkan faktor risiko aterosklerosis. Karena itu, untuk mengatasi dan mencegahnya jadi lebih parah, Anda perlu berhenti merokok.Tak hanya untuk mengatasi aterosklerosis, berhenti merokok juga dapat memberikan berbagai manfaat untuk kesehatan dan meningkatkan kualitas hidup Anda, loh.2. PengobatanAda banyak jenis obat-obatan yang dapat memperlambat efek aterosklerosis. Menurut Mayo Clinic, beberapa obat-obatan yang dapat digunakan untuk mengatasi aterosklerosis meliputi:Statin dan jenis obat kolesterol: yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL), mengurangi penumpukan plak, atau bahkan dapat membalikkan penumpukan timbunan lemak di arteri.Aspirin: dapat membantu mengencerkan darah, namun untuk menggunakannya Anda perlu mendapatkan resep dan arahan dari dokter secara langsung.Obat tekanan darah: yang dapat membantu menurunkan tekanan darah untuk mencegah dan mengobati komplikasi yang terkait dengan aterosklerosis.3. Prosedur MedisSelain dengan obat-obatan, dokter juga dapat menyarankan Anda untuk melakukan prosedur medis sebagai upaya mengatasi aterosklerosis. Prosedur medis yang dimaksud dapat berupa:AngioplastiDisebut juga sebagai intervensi koroner perkutan, perawatan ini dapat membantu membuka arteri yang tersumbat.Pada prosedur ini, dokter akan mengarahkan tabung tipis dan fleksibel (kateter) ke bagian dalam arteri yang menyempit. Kemudian balon kecil digelembungkan untuk memperlebar arteri yang tersumbat, serta meningkatkan aliran darah.StentStent atau ring jantung dapat dipasang di arteri untuk mencegah terjadinya penyumbatan setelah plak dibersihkan. Umumnya, stent dipasang setelah prosedur angioplasty untuk mengeluarkan plak dari arteri.Bypass JantungUntuk mengatasi aterosklerosis, dokter juga dapat melakukan tindakan bypass jantung. Tindakan ini dilakukan dengan mengambil pembuluh darah sehat dari bagian tubuh lain untuk membuat jalur baru bagi darah di jantung Anda.Tindakan medis ini umumnya hanya dilakukan pada orang yang mengalami aterosklerosis di banyak bagian arteri jantung.Baca Juga: Perbedaan Arteriosklerosis dan AterosklerosisLangkah Pencegahan AtherosclerosisKarena dapat menyebabkan dampak yang fatal bagi kesehatan Anda, sangat penting untuk mengupayakan pencegahan aterosklerosis sejak dini. Anda dapat mengikuti beberapa langkah mencegah aterosklerosis berikut ini:1. Pola Makan SeimbangLangkah pencegahan pertama adalah melakukan perubahan pada pola makan Anda, dengan memilih menu yang sehat dan bergizi seimbang. Melansir dari website Medical Center University of Rochester, pola makan yang tinggi lemak jenuh dapat meningkatkan kadar kolesterol Anda. Sehingga akan ada lebih banyak plak yang melapisi dinding arteri dan menyebabkan penyempitan.Selain itu, American Heart Association juga menyarankan agar Anda mengurangi jumlah daging, telur, susu, dan produk olahan susu lainnya dalam pola makan Anda. Juga hindari untuk memakan makanan cepat saji atau olahan, seperti frozen food.Anda dapat beralih pada menu yang lebih sehat seperti buah dan sayuran, daging dan ikan tanpa lemak, hingga biji-bijian utuh. Pilih juga sayuran tak jenuh seperti minyak kanola, daripada lemak jenuh seperti mentega.2. Olahraga RutinBersamaan dengan menerapkan pola makan yang sehat, Anda juga perlu berolahraga secara teratur. Secara khusus, olahraga aerobic dapat membantu melawan aterosklerosis dengan mengurangi jumlah lemak dalam darah, menurunkan kadar tekanan darah dan kolesterol, serta mengendalikan berat badan Anda.Anda dapat memulainya secara perlahan, dengan menambah setidaknya 2,5 jam olahraga per minggu. Misalnya Anda dapat berolahraga 30 hingga 40 menit perhari, dalam 4 hingga 5 hari dalam seminggu.3. Pantau Tekanan Darah dan KolesterolSelanjutnya, Anda juga perlu melakukan pemeriksaan Kesehatan rutin dan lakukan pengecekan terhadap tekanan darah serta kolesterol Anda.Tekanan darah tinggi dapat memperparah aterosklerosis dengan menyebabkan dinding arteri mengeras dan menebal. Bersama dokter, Anda bisa berkonsultasi mengenai Kesehatan Anda dan faktor risiko aterosklerosis secara lengkap.4. Hindari Kebiasaan BurukUntuk memastikan langkah pencegahan aterosklerosis ini maksimal, Anda perlu menghindari kebiasaan buruk seperti merokok, minum-minuman keras, hingga terjaga sampai larut malam.5. Kurangi StresStres secara tidak langsung juga dapat meningkatkan risiko penumpukan plak di arteri. Bahkan stress jangka Panjang pun dapat meningkatkan kadar kortisol dalam tubuh, yang dapat memengaruhi kadar kolesterol, trigliserida, gula darah, dan tekanan darah Anda, Sobat.Anda dapat mengurangi stres dengan melakukan berbagai kegiatan yang menyenangkan dan aktif, seperti berolahraga setiap hari, berjalan-jalan dan menikmati wisata alam, dan bertemu dengan orang-orang terkasih.Pemeriksaan di Granostic SurabayaPemeriksaan kesehatan rutin menjadi salah satu kunci Anda untuk mencegah dan mengatasi aterosklerosis. Kabar baiknya, Anda dapat melakukan pemeriksaan kesehatan rutin ini di Granostic Medical Center, di Surabaya.Apa saja sih pemeriksaan di Granostic yang bisa Anda lakukan untuk mencegah aterosklerosis? Berikut daftar dan penjelasannya, Sobat!1. Tes KolesterolDi klinik Granostic Anda dapat melakukan tes darah untuk memeriksa kadar gula darah dan kolesterol dalam darah. Kadar gula darah yang tinggi dan kenaikan kolesterol dapat menjadi faktor risiko timbulnya aterosklerosis. 2. Tes Tekanan DarahSelain tes kolesterol, Anda juga dianjurkan untuk melakukan tes tekanan darah. Karena tekanan darah tinggi juga bisa menjadi salah satu penyebab dari timbulnya penyumbatan arteri akibat penumpukan plak. Klinik Granostic juga menyediakan layanan tes tekanan darah ini untuk Anda.3. Tes Fungsi JantungPemeriksaan untuk mencegah dan mengobati aterosklerosis selanjutnya adalah tes fungsi jantung. Tes ini bisa melalui berbagai prosedur termasuk elektrokardiogram, stress test, echocardiogram, USG jantung, dan banyak lainnya.Prosedur-prosedur ini penting dilakukan untuk mendeteksi gangguan jantung, serta mengukur risiko penyakit jantung. Sementara aterosklerosis sangat berkaitan erat dengan penyakit jantung koroner dan stroke.Di klinik Granostic, tiap prosedur pemeriksaan kesehatan jantung dan tubuh Anda secara keseluruhan, dilakukan oleh tenaga medis ahli serta diawasi oleh dokter spesialis. Sehingga proses pemeriksaan akan berjalan efisien, aman, dan menghasilkan diagnosa yang akurat.Bagaimana? Tertarik untuk periksa tes kesehatan jantung di klinik Granostic? Yuk, langsung daftar dengan klik Registrasi Online atau Anda bisa mendapatkan informasi lebih lanjut dengan menghubungi layanan customer care kami lewat klik tombol WhatsApp di bawah ini.Ditinjau Oleh:Dr. Aji WibowoSumber Referensi:Arteriosclerosis / atherosclerosis. Mayo Foundation for Medical Education and Research (MFMER). Diakses 2025Atherosclerosis. Cleveland Clinic. Diakses 2025Hypertension as a risk factor for atherosclerosis: Cardiovascular risk assessment. National Library of Medicine. Diakses 2025What You Can Do to Prevent Atherosclerosis. University of Rochester Medical Center Rochester. Diakses 2025
Apa Perbedaan Arteriosklerosis dan Aterosklerosis? Nih Pembahasannya
Banyak dari kita yang sering menyalah artikan arteriosklerosis dan aterosklerosis sebagai kondisi yang sama. Padahal, baik aterosklerosis dan arteriosklerosis memiliki banyak perbedaan, loh.Mulai dari penyebab, gejala, hingga cara pengobatan kedua kondisi ini cukup berbeda. Nah, agar Anda tak salah mengenali aterosklerosis dan arteriosklerosis, Granostic merangkumkan perbedaan keduanya lewat artikel berikut ini.Simak, ya!Pengertian Arteriosklerosis dan AterosklerosisAgar Sobat Granostic dapat memahami lebih dalam mengenai perbedaan arteriosklerosis dan aterosklerosis, mari simak dulu pengertiannya di bawah ini.ArteriosklerosisArteriosklerosis merupakan nama umum untuk sekelompok kondisi yang menyebabkan arteri menjadi tebal dan kaku. Arteri yang sehat bersifat elastis dan fleksibel, serta dapat membawa oksigen dan nutrisi melalui darah, baik ke dan dari jantung serta paru-paru Anda.Saat arteri menjadi kaku, aliran darah akan terganggu, yang juga akan menyebabkan masalah sirkulasi. Kekakuan inilah yang disebut pengerasan arteri.Ada beberapa jenis kondisi yang termasuk sebagai arteriosclerosis, yakni:Arteriosklerosis non-ateromatosaArteriosklerosis MönkebergArteriosklerosis hiperplastikArteriosklerosis hialindan Aterosklerosis Aterosklerosis Sementara itu, aterosklerosis merupakan jenis arteriosclerosis, yang terjadi akibat penumpukan lemak dan lilin (yang disebut plak) pada dinding arteri. Kondisi ini dapat menyebabkan penyumbatan arteri dan mengganggu jalannya sirkulasi darah.Perbedaan Utama Arteriosklerosis dan AterosklerosisGejala Arteriosklerosis dan AterosklerosisArteriosklerosis dan aterosklerosis memiliki gejala yang mirip, keduanya tidak menunjukkan gejala yang signifikan pada tahap awal perkembangannya. Namun, secara umum, arteriosklerosis dan aterosklerosis memiliki beberapa gejala berikut:Gejala ArteriosklerosisGejala arteriosklerosis dapat lebih umum daripada aterosklerosis, karena bisa merujuk pada tipe pengerasan arteriosklerosis manapun. Berikut ini beberapa gejala arteriosklerosis:Kesemutan atau mati rasa di bagian tubuh tertentu.Ketika pengerasan arteri terjadi di otak, hal ini bisa menimbulkan rasa kebas dan kelemahan pada kaki atau tangan Anda. Gejala ini juga bisa terjadi Ketika pengerasan arteri terjadi di lengan atau kaki, yang juga biasanya disertai dengan rasa sakit Ketika berjalan atau menggerakkan tangan.Tekanan darah tinggi yang sulit dikontrol.Tekanan darah yang tinggi dan sulit dikontrol juga menjadi salah satu gejala arteriosklerosis. Kondisi ini umumnya terjadi jika terjadi penyumbatan atau penebalan pada arteri yang menuju ginjal dan saat mengalami hyperplastic arteriosclerosis.Sakit kepala atau pusing.Saat menderita arteriosclerosis seseorang juga bisa merasakan sakit kepala atau pusing. Kondisi ini khususnya terjadi ketika terjadi penyumbatan pada arteri yang menuju otak, bahkan bisa disertai oleh sensasi bingung atau linglung.Gejala AterosklerosisBerbeda dengan arteriosklerosis , aterosklerosis memiliki gejala yang lebih spesifik seperti:Nyeri dada (angina) akibat penyempitan arteri koroner.Saat terjadi penyempitan arteri koroner pada aterosklerosis, seseorang bisa merasakan nyeri atau tekanan pada dada. Kondisi ini juga dikenal dengan angina.Sesak napas.Aterosklerosis juga dapat disertai dengan sesak napas, yang terjadi bila penyumbatan arteri terjadi pada saluran menuju paru-paru dan membuat tubuh tidak mendapatkan cukup pasokan oksigen dalam darah.Kelelahan berlebihan.Aterosklerosis juga dapat menyebabkan kelelahan berlebihan, karena sirkulasi darah yang membawa nutrisi dan oksigen tidak optimal. Kelelahan ini dapat Anda rasakan walaupun hanya beraktivitas ringan.Gejala stroke, seperti kelemahan mendadak pada salah satu sisi tubuh.Aterosklerosis juga dapat menimbulkan gejala stroke, seperti kelemahan dan kekakuan mendadak pada salah satu sisi tubuh. Hal ini dapat terjadi karena aterosklerosis dapat menyumbat aliran darah ke otak.Penyebab Arteriosklerosis dan AterosklerosisAterosklerosis dan arteriosklerosis disebabkan oleh mekanisme yang berbeda, berikut penjelasannya:Penyebab ArteriosklerosisPada arteriosclerosis, dinding arteri menjadi kaku karena adanya penurunan serat elastin. Penurunan serat elastin ini dapat terjadi karena berbagai sebab, seperti:PenuaanMelansir dari Healthline.com, penuaan menjadi salah satu faktor utama arteriosclerosis. Sebab, seiring berjalannya Waktu, serat elastin secara alami akan kehilangan elastisitasnya.Kondisi inilah yang membuat arteri menjadi kaku dan keras, yang kemudian menyebabkan aterosklerosis.HipertensiTingginya tekanan darah juga dapat menjadi penyebab arteriosklerosis, karena tekanan darah tinggi juga bisa menyebabkan kerusakan pada arteri.DiabetesDiabetes juga bisa menjadi salah satu faktor penyebab dari arteriosklerosis. Sebab diabetes dapat membuat tubuh kesulitan mengolah glukosa pada darah, yang akhirnya menumpuk dan dapat menyebabkan pengidap diabetes mengalami arteriosclerosis.Penyebab AterosklerosisAterosklerosis dikaitkan dengan kerusakan sel endotel, yang membentuk bagian dalam arteri. Beberapa hal yang dapat menyebabkan penumpukan lemak dan kerusakan sel endotel pada dinding arteri meliputi:Kolesterol TinggiKadar kolesterol dan trigliserida yang tinggi dapat membuat lemak jahat menumpuk di dinding pembuluh darah arteri dan membentuk plak.Gaya Hidup Tidak SehatGaya hidup yang tidak sehat juga menjadi salah satu faktor utama penyebab aterosklerosis. Misalnya mulai dari makan makanan yang tinggi lemak, tinggi garam dan gula, kurang aktivitas fisik, hingga merokok dan meminum alkohol secara berlebihan.Faktor GenetikSelain itu, aterosklerosis juga dapat terjadi karena faktor genetik. Seseorang dengan riwayat keluarga yang menderita aterosklerosis akan memiliki risiko yang lebih besar untuk mengalami kondisi kesehatan ini.Cara Mengatasi Arteriosklerosis dan AterosklerosisSetelah menyimak apa saja penyebab dan gejalanya, perbedaan arteriosklerosis dan aterosklerosis juga dapat terlihat dari cara mengatasinya. Berikut penjelasan lebih lengkapnya!Penanganan ArteriosklerosisAnda dapat mengatasi dan menangani berbagai gejala arterisklerosis dengan menerapkan beberapa langkah berikut ini:Pengelolaan Tekanan Darah Karena sangat berpengaruh pada arteriosklerosis, penting bagi Anda untuk mengelola tekanan darah agar selalu stabil. Selain mengatur gaya hidup yang sehat, dokter juga bisa meresepkan obat untuk menurunkan tekanan darah Anda.Kontrol Gula Darah Selain tekanan darah, Anda juga perlu mengontrol kadar gula darah dalam tubuh. Hindari makan-makanan yang terlalu manis, makan cepat saji atau minuman kemasan, serta jadilah lebih aktif.Olahraga Teratur Berolahraga secara teratur memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, termasuk dalam mengatasi arteriosklerosis. Jika Anda merasa sangat tidak aktif sebelumnya, jangan merasa kecil dan mulailah secara perlahan.Menurut World Health Organization (WHO), merekomendasikan untuk orang dewasa melakukan olahraga sebanyak 150 menit per minggu. Olahraga yang dianjurkan adalah olahraga aerobic ringan, dapat Anda lakukan dalam 30 menit per hari, dalam 5 dari 7 hari per minggunya.Penanganan AterosklerosisSementara untuk penanganan aterosklerosis, Anda dapat melakukan beberapa prosedur pengobatan berikut ini:Obat Penurun Kolesterol Dokter dapat memberikan obat penurun kolesterol untuk mengendalikan kadar kolesterol dalam darah Anda. Biasanya, dokter juga akan meresepkan pengencer darah untuk mencegah penggumpalan darah, serta obat-obatan untuk mengurangi tekanan darah.Prosedur MedisSelain pengobatan, untuk mengatasi aterosklerosis dokter juga dapat merekomendasikan dua prosedur medis berikut ini:AngioplastiAngioplasti koroner merupakan prosedur perawatan aterosklerosis yang sangat umum dilakukan. Prosedur ini dapat diterapkan tanpa atau menggunakan stent.Saat menjalankan prosedur angioplasty, dokter akan memasukkan kateter dengan balon di ujungnya ke dalam arteri. Terkadang, kumparan logam (stent) dipasang di arteri untuk menyangga dinding arteri dan membantunya agar tetap terbuka.Bypass JantungDokter juga dapat merekomendasikan prosedur bypass jantung, yang dilakukan ketika pasien mengalami penyumbatan arteri koroner yang parah.Operasi bypass ini dilakukan dengan mengambil pembuluh darah yang sehat, kemudian menggunakannya untuk mengelilingi segmen yang tersumbat.Perubahan Gaya HidupAnda dapat memperlambat dan menghentikan aterosklerosis dengan mengubah gaya hidup agar jadi lebih sehat. Misalnya dengan melakukan diet sehat, olahraga teratur, tidak merokok, dan mengurangi konsumsi alkohol.Perubahan ini memang tidak akan menghilangkan penyumbatan, namun terbukti dapat menurunkan risiko serangan jantung dan stroke akibat aterosklerosis.Langkah Pencegahan Arteriosklerosis dan AterosklerosisMeski cenderung tidak menunjukkan gejala awal, arteriosklerosis dan aterosklerosis bisa dicegah, loh. Sobat Granostic bisa menerapkan beberapa langkah pencegahan berikut ini:Konsumsi Makanan SehatAnda dapat menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah arteri dengan mengonsumsi makanan yang sehat. Misalnya dengan mengonsumsi sayuran, buah-buahan, biji-bijian, juga sumber protein rendah lemak.Hindari mengonsumsi makanan tinggi lemak, terlalu berminyak, terlalu manis, atau mengandung banyak natrium.Olahraga Teratur Anda juga perlu memulai olahraga secara teratur, khususnya olahraga aerobik yang dapat melatih kekuatan otot jantung dan meningkatkan sirkulasi darah dalam tubuh Anda.Hindari Kebiasaan BurukLangkah pencegahan arteriosklerosis dan aterosklerosis juga dapat Anda lakukan dengan menghindari kebiasaan buruk, seperti merokok, mabuk-mabukan, tidak mengelola stres dengan baik, ataupun istirahat yang tidak cukup.Rutin Memeriksakan Kesehatan Selanjutnya, Anda juga perlu memeriksakan kesehatan secara rutin. Termasuk melakukan cek darah, cek kesehatan jantung, dan berbagai pemeriksaan kesehatan lain yang diperlukan.Langkah ini sangat penting untuk mengenali bagaimana kondisi tubuh dan kesehatan Anda secara umum. Juga dapat membantu mendeteksi dini terjadinya masalah pada arteri, sehingga Anda dapat melakukan pengobatan sedini mungkin.Baca Juga: Tips Menjaga Sistem Peredaran Darah Jantung Agar LancarPemeriksaan Kesehatan Pembuluh Darah di Granostic SurabayaMemeriksakan kesehatan pembuluh darah sangatlah penting dalam upaya pencegahan dan kontrol masalah pada arteri, baik arteriosklerosis maupun aterosklerosis. Kabar baiknya, Anda dapat melakukan pemeriksaan pembuluh darah di Granostic Medical Center, Surabaya, loh.Prosedur pemeriksaan kesehatan pembuluh darah di Granostic ini dilakukan oleh staf medis ahli dan dokter spesialis yang berpengalaman di bidangnya. Sehingga Anda dapat berkonsultasi terkait kondisi dan mendiskusikan faktor risiko arteriosklerosis maupun aterosklerosis secara lengkap bersama ahlinya.Selain itu, klinik Granostic juga menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan lengkap, yang dapat menunjang kesehatan pembuluh darah Anda, seperti:Tes kolesterol dan tekanan darahTes diabetesTes kesehatan dan fungsi jantungTes DopplerDan banyak lainnya.Alasan Memilih Granostic SurabayaSelain pelayanan yang lengkap, ada banyak alasan lain mengapa klinik Granostic Surabaya layak jadi pilihan utama Anda untuk memeriksakan kesehatan pembuluh darah. Apa saja?Fasilitas ModernLayanan pemeriksaan kesehatan klinik Granostic menggunakan fasilitas modern dan canggih, sehingga dapat memberikan hasil yang akurat. Proses pemeriksaan pun berjalan dengan efisien, tidak terasa sakit dan memberikan rasa aman serta nyaman pada pasien.Dokter Spesialis TerpercayaSetiap prosedur pemeriksaan dilakukan bersama dokter spesialis terpercaya dan telah berpengalaman selama bertahun-tahun di bidangnya. Layanan Cepat dan RamahBerkomitmen untuk memberikan yang terbaik untuk masyarakat, klinik Granostic juga memberikan layanan yang cepat dan ramah. Kami yakin, dengan memberikan kesan positif dan efisien, pasien akan lebih bersemangat dalam menjalani pemeriksaan serta optimis untuk pulih.Nah, setelah menyimak penjelasan di atas, apakah Anda tertarik untuk melakukan pemeriksaan kesehatan pembuluh darah bersama klinik Granostic?Ajukan pertanyaan terkait jadwal kunjungan, biaya, ataupun prosedur langsung di customer service lewat klik tombol WhatsApp di bawah ini.Atau Anda bisa langsung melakukan pendaftaran online dengan klik Registrasi Online, di pojok kanan atas artikel. Lalu atur jadwal konsultasi dan cek kesehatan Anda sesuai dengan kebutuhan.Yuk, Sobat, lindungi keluarga dan diri Anda dengan rutin memeriksakan kesehatan pembuluh darah serta jantung di klinik Granostic!Ditinjau Oleh:Dr. Aji WibowoSumber Referensi:What Is the Difference Between Atherosclerosis and Arteriosclerosis?. Medicine Net. Pallavi Suyog Uttekar, MD. Diakses 2025What Is the Difference Between Atherosclerosis and Arteriosclerosis?. WebMD. Medically Reviewed by James Beckerman, MD, FACC. Diakses 2025What’s the Difference Between Atherosclerosis and Arteriosclerosis?. Healthline. Medically reviewed by Avi Varma, MD, MPH, AAHIVS, FAAFP. Diakses 2025Arteriosclerosis / atherosclerosis. Mayo Foundation for Medical Education and Research (MFMER). Diakses 2025Arteriosclerosis. The Trustees of the University of Pennsylvania. Diakses 2025Arteriosclerosis. Cleveland Clinic. Diakses 2025
Oh Ini! Tips Menjaga Sistem Peredaran Darah Jantung Agar Lancar
Meskipun memiliki peranan yang sangat penting dalam kehidupan dan Kesehatan, tak banyak orang yang mengetahui bagaimana cara menjaga sistem peredaran darah jantung mereka agar lancar dan sehat. Apakah Sobat Granostic juga salah satunya?Melansir dari WebMD.com, dalam tubuh kita terdapat sekitar 60.000 mil pembuluh darah. Bersama dengan jantung dan otot-otot lainnya, pembuluh darah membentuk sistem peredaran darah dalam tubuh.Tiap jaringan jalan raya ini membawa darah ke setiap sudut tubuh Anda. Namun, Ketika sirkulasi Anda buruk, aliran darah akan melambat atau terhambat. Sehingga sel-sel dalam tubuh tidak bisa mendapatkan asupan oksigen dan nutrisi yang mereka butuhkan.Kondisi ini tentunya akan menimbulkan banyak masalah pada Kesehatan tubuh.Nah, meskipun berjalan alamiah dan otomatis, kelancaran peredaran darah jantung dapat kita maksimalkan dengan beberapa tips berikut ini. Simak, ya, Sobat!1. Konsumsi Makanan Sehat untuk JantungLangkah paling awal untuk meningkatkan sirkulasi darah dan kesehatan jantung Anda adalah dengan mengatur pola makan sehat. Anda bisa memenuhi asupan vitamin, mineral, dan nutrisi lainnya dengan mengonsumsi buah serta sayuran.Sebaliknya, Anda perlu menjauhi makanan dengan kandungan lemak jenuh, kurangi garam, dan jangan minum manis-manis secara berlebihan.Diet sehat ini akan membantu menjaga berat badan Anda dalam skala yang sehat, mengontrol kolesterol dan tekanan darah, serta memastikan arteri Anda tetap bersih. Sehingga peredaran darah dari jantung dan ke seluruh tubuh, maupun sebaliknya, akan lebih lancar.2. Rutin Berolahraga Ringan Namun KonsistenBerolahraga secara teratur setiap hari juga bisa membantu mendukung kesehatan sistem peredaran darah dan meningkatkan sirkulasi. Tak harus melakukan Latihan berat sekaligus, Anda bisa memulai latihan kardiovaskular atau aerobik ringan namun teratur.Melansir dari Medical News Today, melakukan Latihan kardiovaskular secara teratur dikaitkan dengan peningkatan kinerja kardiovaskular dan tekanan darah yang lebih rendah. Hal ini terjadi karena Latihan kardiovaskular dapat meningkatkan kemampuan tubuh untuk menyerap dan menggunakan oksigen secara efisien.Selain itu, Latihan kardiovaskular juga dapat membantu meningkatkan kapasitas pembuluh darah untuk melebar. Sehingga pembuluh darah Anda dapat bekerja lebih efisien, yang juga dapat membuat otot menerima oksigen dengan lebih mudah.3. Hindari Kebiasaan MerokokKebiasaan merokok dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, termasuk berpengaruh pada sirkulasi darah dan kesehatan jantung Anda. Ini karena nikotin dalam rokok dapat merusak dinding arteri dan mengentalkan darah Anda, sehingga dapat menghambat peredaran darah ke dan dari jantung.Karenanya, untuk mengembalikan kesehatan tubuh dan mengoptimalkan peredaran darah berhentilah merokok, Sobat. Melansir dari laman American Cancer Society, dengan berhenti merokok sirkulasi darah dan fungsi paru-paru akan meningkat dalam waktu 2 minggu hingga 3 bulan.Hanya dalam 1 hingga 12 bulan setelah berhenti merokok, struktur seperti rambut kecil dalam paru-paru (silia), juga akan mulai Kembali berfungsi dan mengeluarkan lendir dari dalam paru-paru Anda.Sementara menurut Healthline.com, berhenti merokok selama 1 hingga 2 tahun juga akan membantu mengurangi risiko serangan jantung secara drastis, loh.4. Kendalikan Tekanan DarahTekanan darah yang terlalu tinggi dapat menyebabkan aterosklerosis dan arteriosklerosis, yakni kondisi yang mengeraskan arteri dan menghambat aliran darah Anda. Karena itu, jika Anda memiliki riwayat hipertensi, pastikan untuk menjaga tekanan darah Anda dalam kadar yang normal.Menurut American Heart Association (AHA), tekanan darah saat istirahat pada orang dewasa adalah kurang dari 10 mmHg, serta kurang dari 80 mmHg. Namun, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter untuk mencari tahu tekanan darah paling ideal untuk usia dan kesehatan Anda. Periksa hasil pengukuran tekanan darah Anda setidaknya sebulan sekali.5. Cukup Istirahat Setiap HarinyaKurang tidur atau istirahat yang tidak berkualitas di malam hari dapat menyebabkan banyak masalah Kesehatan. Melansir Medical News Today, bahkan kebersihan tidur yang buruk juga dapat mengganggu kesehatan tubuh, baik jangka pendek maupun panjang.Kesehatan kardiovaskular bisa jadi salah satu aspek yang dipengaruhi oleh kurangnya istirahat dan kualitas tidur yang buruk. Masih dari Medical News Today, sebuah penelitian menunjukkan bahwa tidur kurang dari 6 jam per malam dapat meningkatkan risiko seseorang terkena aterosklerosis.Karenanya, pastikan Anda tidur cukup setiap malam, paling tidak selama tujuh hingga 8 jam per hari. Anda juga bisa mengatur pola tidur yang teratur, dengan berangkat dan bangun tidur di waktu yang sama setiap hari.Anda juga bisa meningkatkan kualitas istirahat malam dengan membuat kamar rapi dan bersih, memadamkan lampu dan mengurangi penggunaan gadget sebelum tidur.6. Kelola StresStres dan kecemasan berlebihan juga bisa menyebabkan dampak buruk pada sistem kardiovaskular serta peredaran darah. Melansir dari laman Yale University, stres dapat memengaruhi Kesehatan jantung dan peredaran darah lewat berbagai cara.Stres kronis dapat meningkatkan peradangan dalam tubuh, yang bisa berdampak pada peningkatan penumpukan plak di arteri sehingga menimbulkan penyumbatan dan membuat peredaran darah terhambat. Lebih lanjut, penyakit arteri koroner dapat menyebabkan serangan jantung, irama jantung yang tidak normal, hingga gagal jantung. Karenanya, Anda perlu mengelola stres dengan baik untuk mencegah dampak buruknya pada sirkulasi darah dan kesehatan jantung. Manajemen stres sendiri ada banyak, bisa dengan menjalin komunikasi dan terbuka dengan orang terpercaya, melakukan kegiatan baru yang menyenangkan, olahraga dan meditasi, hingga berkonsultasi langsung dengan psikolog.7. Periksakan Diri Secara Rutin di Granostic SurabayaCara untuk menjaga sistem peredaran darah jantung agar tetap lancar dan sehat lainnya adalah dengan memeriksakan diri secara rutin di layanan kesehatan terpercaya, seperti klinik Granostic.Pemeriksaan kesehatan rutin dapat membantu Anda memantau kondisi sirkulasi darah dan jantung, serta mendeteksi dini adanya masalah kesehatan tertentu dan mendapatkan perawatan secepat mungkin.Bersama Granostic, Anda dapat melakukan pemeriksaan kesehatan jantung dan pembuluh darah dengan lengkap, seperti:Tes Tekanan DarahMengetahui ukuran tekanan darah Anda sangat penting untuk mencegah dan mendeteksi dini masalah pada sirkulasi darah. Bersama klinik Granostic, Anda dapat melakukan tes tekanan darah dengan mudah dan efisien.Tes KolesterolSelain tes tekanan darah, untuk memastikan peredaran darah jantung sehat dan lancar, Anda juga perlu melakukan tes kolesterol. Tes ini juga dapat Anda lakukan di klinik Granostic, dengan sistem yang mudah dan hasil yang cepat.EkokardiografiTes ekokardiografi dilakukan untuk memeriksa bagaimana kondisi struktur, ukuran, otot, dan katup jantung Anda. Pemeriksaan ini dapat mendeteksi endocarditis, kelainan katup jantung, hingga penyakit jantung bawaan.Elektrokardiogram (EKG)Sementara itu tes elektrokardiogram (EKG) merupakan jenis pemeriksaan aktivitas listrik jantung, yang digunakan untuk mendeteksi adanya gangguan irama jantung, penebalan otot jantung, hingga penyempitan pembuluh darah koroner. Prosedur EKG di klinik Granostic dijalankan sesuai standar yang berlaku dan dilakukan dengan pengawasan dari dokter spesialis kami.Tes DarahSelanjutnya, Untuk memastikan kondisi peredaran darah jantung dan merawatnya agar lancar, Anda juga bisa melakukan tes darah. Salah satunya adalah tes D-dimer, yang digunakan untuk memeriksa adanya indikasi pembekuan darah.Gangguan pembekuan darah yang dapat dianalisis dengan tes D-dimer misalnya:trombosis vena dalamemboli parukoagulasi intravaskular diseminatastroke.8. Jangan Konsumsi AlkoholCara menjaga peredaran darah jantung agar tetap lancar dan sehat selanjutnya adalah menghindari mengonsumsi alkohol. Sebab, minum alkohol secara berlebihan dapat meningkatkan hormone stress, sehingga memicu peningkatan denyut jantung dan tekanan darah.Melansir dari National Library of Medicine, minum alkohol secara berlebihan dapat merusak sistem kardiovaskular, yang menyebabkan gangguan otot jantung, irama jantung tidak teratur, tekanan darah tinggi, hingga stroke.9. Jaga Berat Badan IdealMenjaga berat badan sehat juga bisa membantu meningkatkan sirkulasi darah yang baik. Sebab, obesitas bisa berdampak buruk pada peredaran darah jantung Anda.Sebab meskipun tubuh kita juga membutuhkan lemak untuk tetap sehat, penumpukan lemak secara berlebihan justru bisa menimbulkan plak di arteri dan dapat menghambat aliran darah. Bahkan, lemak visceral, yang berada dalam organ dalam, bisa menyebabkan kerusakan arteri, loh. 10. Hindari Makanan Olahan BerlebihMakanan olahan sering kali mengandung kadar lemak jenuh, garam, dan gula yang tinggi. Kandungan-kandungan ini dapat menyebabkan berbagai masalah Kesehatan seperti hipertensi, diabetes, obesitas, hingga penumpukan lemak jahat dalam tubuh.Melansir dari National Library of Medicine, studi epidemiologi terkini menunjukkan bahwa konsumsi makanan ultra-olahan dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.Karenanya untuk memulai hidup sehat dan membuat peredaran jantung lebih lancar, Anda bisa mulai dengan menghindari makanan olahan (kemasan). Kemudian beralih pada menu diet yang lebih sehat dan bergizi seimbang.11. Minum Air yang CukupTak hanya soal makanan, minum air putih yang cukup juga berpengaruh pada peredaran darah jantung Anda. Kok bisa?Memastikan tubuh mendapatkan hidrasi yang cukup dapat memperlancar sirkulasi, yakni dengan meningkatkan peredaran darah di seluruh tubuh. Air hangat, secara spesifik, dapat mendukung pembuluh darah untuk melebar, sehingga memberikan ruangan lebih luas bagi darah untuk mengalir.Selain itu, dehidrasi juga menyebabkan masalah pada sirkulasi tubuh, yang akhirnya membuat Anda merasa lemas, kelelahan, sakit kepala, dan pusing.Nah, untuk mencukupi kebutuhan cairan dalam tubuh ini, Anda dianjurkan untuk minum sebanyak 8 gelas atau 2 liter air sehari.12. Konsumsi Suplemen Jika DiperlukanLangkah selanjutnya untuk menjaga sistem peredaran darah jantung agar lancar dan sehat adalah dengan mengonsumsi suplemen, jika diperlukan.Salah satu suplemen yang dimaksud adalah suplemen zat besi, yang sangat penting untuk menjaga sistem peredaran darah.Tubuh membutuhkan zat besi untuk membuat hemoglobin, yakni salah satu komponen Utama sel darah merah dan bertugas membawa oksigen ke seluruh tubuh.Kekurangan zat besi pun kerap dikaitkan dengan anemia. Sehingga Anda perlu mencukupi kebutuhan mineral ini dengan tepat, misalnya lewat suplemen.13. Hindari Duduk Terlalu LamaSelanjutnya, Anda juga perlu menghindari duduk terlalu lama untuk membuat peredaran darah lebih lancar. Bahkan menurut British Medical Journal, gaya hidup yang tidak aktif dan terlalu banyak duduk, bisa meningkatkan pembekuan darah yang bisa berujung pada emboli paru-paru. Karenanya, ketika Anda harus duduk dalam waktu yang lama karena masalah pekerjaan, baiknya berikan jeda tiap beberapa jam untuk meregangkan tubuh sebentar, berjalan-jalan di sekitar area kerja, dan merelaksasi tubuh Anda.Selain itu, imbangi aktivitas Anda yang cenderung pasif tersebut dengan berolahraga secara teratur. Lakukan dengan santai namun sering, misalnya tiap hari selama 15 hingga 30 menit saja.14. Waspadai Gejala Awal Masalah JantungMenjaga peredaran darah agar lancar dan sehat juga bisa dilakukan dengan mewaspadai gejala awal adanya masalah jantung. Misalnya, Anda merasakan nyeri atau tekanan di dada, napas pendek-pendek, pusing, dan banyak lainnya.Gejala-gejala ini tidak bisa Anda remehkan, jadi segera kunjungi dokter untuk melakukan pemeriksaan kesehatan menyeluruh. Sehingga Anda dapat mengetahui secara pasti mengenai kondisi kesehatan jantung dan sistem pembuluh darah Anda.Nah, Sobat Granostic itu adalah 14 cara menjaga sistem peredaran jantung agar lancar dan sehat. Mudah, bukan?Jangan lupa untuk selalu rutin melakukan cek kesehatan jantung dan pembuluh darah di klinik Granostic, ya!Ditinjau Oleh:Dr. Aji WibowoSumber Referensi:How to improve circulation. Medical News Today. Medically reviewed by Debra Sullivan, Ph.D., MSN, R.N., CNE, COI. Diakses 2025How to Improve Your Circulation. WebMD. Medically Reviewed by Poonam Sachdev. Diakses 2025How to take care of your heart health. WHO. Diakses 2025Alcohol and the Cardiovascular System. National Library of Medicine. Diakses 2025Yes, Stress Can Hurt Your Heart: 3 Things to Know. Yale School of Medicine. Diakses 2025
Apa Saja Jenis Penyakit Kanker pada Anak? Kenali Yuk Detailnya
Meskipun jarang terjadi, kanker juga dapat berkembang pada anak-anak. Namun, tipe kanker yang berkembang pada anak-anak berbeda dengan yang terjadi pada orang dewasa. Apa Anda tahu apa saja jenis kanker anak tersebut?Kanker anak dapat menunjukkan gejala yang sangat umum, bersifat sangat invasif dan memiliki masa laten yang singkat. Karenanya, penanganan kanker anak penting dilakukan sedini mungkin, untuk meningkatkan angka harapan hidup dan meminimalisir kerusakan organ ataupun jaringan tubuh anak.Nah, dalam artikel ini Granostic akan menjelaskan secara rinci apa saja jenis penyakit kanker pada anak, cara mengatasi, dan tips pencegahannya. Yuk, Sobat mari simak bersama-sama!Jenis-Jenis Kanker pada AnakBerikut ini beberapa jenis kanker yang sangat umum terjadi pada anak-anak dan remaja, beserta fakta menarik, penjelasan, dan gejalanya.1. LeukemiaFakta MenarikLeukemia, atau kanker sel sumsum tulang belakang, merupakan salah satu jenis kanker yang paling umum terjadi pada anak-anak. Laporan data kemenkes pada tahun 2020, jumlah anak-anak penderita leukemia di Indonesia mencapai jumlah 3.880 jiwa.Melansir dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), banyak kasus leukemia pada anak terdeteksi secara tidak sengaja saat orangtua membawa anak periksa ke dokter untuk menyembuhkan keluhan lain seperti demam, batuk, ataupun pilek. Inilah yang kemudian membuat banyak pasien leukemia terlambat mendapatkan pengobatan.PenjelasanLeukemia merupakan kanker sel darah putih atau leukosit, yang menyerang sumsum tulang belakang anak. Karena pada sumsum tulang belakanglah, leukosit diproduksi.Karena sel kanker ini, sumsum tulang menghasilkan banyak sel darah putih abnormal dan belum matang, sehingga tidak mampu melawan infeksi. Akhirnya, sel-sel leukemia ini menggantikan sel-sel darah putih yang sehat, sehingga virus, bakteri, dan mikroorganisme lainnya dapat menginfeksi tubuh serta membuat si Kecil mudah sakit.Selain itu, sel-sel leukemia juga bisa menggantikan sel-sel darah merah dan trombosit, sehingga tubuh anak akan kesulitan mendapatkan oksigen dan menghentikan pendarahan setelah cedera.GejalaAdapun beberapa gejala leukimia pada anak menurut IDAI antara lain:Kulit anak tampak pucat.Terjadi pendarahan pada anak, baik berupa lebam di kulit, mimisan, atau bercak merah.Mudah terinfeksi penyakit.Demam berkepanjangan.Anak-anak dapat merasakan nyeri pada tulang atau sendi.Pembesaran organ.Kloroma, atau munculnya bercak kehitaman pada kulit.Hiperleukositosis, atau kenaikan jumlah sel leukosit yang sangat tinggi.2. Tumor Otak dan Sistem Saraf Pusat (SSP)Fakta MenarikMelansir dari National Library of Medicine, menyebutkan bahwa tumor otak dan Sistem Saraf Pusat (SSP) menjadi penyebab utama kematian akibat kanker pada anak-anak. Tumor otak dan SSP menjadi jenis kanker kedua yang paling sering dialami oleh anak-anak, setelah leukemia.Menurut sebuah penelitian di tahun 2023 yang dilakukan di Kota Jakarta, usia anak yang paling sering mengalami tumor otak adalah yang berada pada usia enam hingga 12 tahun. PenjelasanTumor otak dan SSP pada anak merupakan pertumbuhan sel yang dimulai di dalam atau di dekat otak anak-anak. Tumor ini dapat kian berkembang dan menekan bagian otak yang ada di dekatnya. Kondisi ini kemudian menyebabkan berbagai gejala, seperti mual dan sakit kepala.Ada banyak jenis tumor otak dan SSP pada anak. Beberapa diantaranya tumbuh dengan cepat, Sebagian lagi tumbuh dengan lambat. Ada yang bersifat kanker, ada juga yang bersifat non-kanker. Tumor otak nonkanker ini juga dikenal dengan tumor otak jinak.GejalaAdapun gejala klinis dari tumor otak dan SPP pada anak antara lain:Sakit kepalaMuntahKejangLemah badanGangguan penglihatanPenurunan kesadaranWajah anak tampak tidak simetrisAnak mengalami gangguan keseimbanganAnak sulit berbicaraMengalami kesulitan untuk menelanSerta mengalami gangguan pendengaran3. NeuroblastomaFakta MenarikNeuroblastoma merupakan kanker yang sangat langka dan berkembang pada jaringan saraf. Umumnya, kanker ini menyerang anak-anak di bawah usia 5 tahun. Bahkan, bisa terjadi sebelum bayi dilahirkan. Jenis kanker ini sangat langka ditemukan pada anak-anak yang berusia lebih dari 10 tahun. Bayi yang lahir di keluarga dengan riwayat neuroblastoma memiliki risiko lebih besar untuk mengidap kanker ini.Namun, menurut Cleveland Clinic, 98% hingga 99% neuroblastoma tidak diturunkan lewat keluarga. Anak-anak yang lahir dengan kelainan bawaan mungkin memiliki risiko yang lebih tinggi untuk mengidap neuroblastoma.PenjelasanNeuroblastoma merupakan jenis kanker anak yang berkembang di sistem saraf bayi dan anak kecil. Neuroblastoma tumbuh pada jaringan saraf anak yang belum matang.Kanker ini biasanya menyerang neuroblast di kelenjar adrenal, yang menghasilkan hormon untuk mengendalikan fungsi otomatis tubuh. Neuroblastoma juga dapat berkembang di jaringan saraf sumsum tulang belakang, perut, dada, atau leher si Kecil. Sel kanker ini juga dapat menyebar ke bagian tubuh lainnya.GejalaGejala neuroblastoma bervariasi tergantung pada lokasi tumor dan stadium penyakit yang anak alami. Beberapa gejala umum dari neuroblastoma meliputi:Benjolan pada leher, dada, panggul, atau perut, atau beberapa benjolan tepat di bawah kulit.Mata tampak melotot atau terdapat lingkaran hitam di bawah mata anak.Mengalami diare, sembelit, sakit perut, atau kehilangan nafsu makan.Anak tampak kelelahan, mengalami batuk, dan demam.Kulit tampak pucat.Perut yang terasa nyeri dan kembung.Susah bernapas, yang biasanya terjadi pada bayi.Anak-anak mengalami kelemahan, masalah pada gerakan, atau kelumpuhan pada tungkai dan kaki.4. Wilms Tumor (Nefroblastoma)Fakta MenarikWilms tumor, disebut juga dengan nefroblastoma atau kanker ginjal, merupakan jenis tumor yang sangat sering ditemukan pada anak-anak. Tumor ini juga umumnya terjadi hanya pada salah satu ginjal, yang selalu didiagnosa sebelum anak berusia 10 tahun.PenjelasanWilms tumor merupakan tumor ginjal yang hampir selalu ditemukan pada anak-anak. Dalam beberapa kasus, anak-anak mengidap wilms tumor sejak kelahiran mereka, kondisi ini juga disebut sebagai sindrom kongenital.Tumor tersebut dapat tumbuh pada satu ginjal, namun pada beberapa kasus tumor bisa muncul pada kedua ginjal, atau ada lebih dari satu bintik kanker pada satu ginjal.GejalaBeberapa gejala dari Wilms tumor antara lain:Terdapat bengkak atau benjolan keras pada perut anak Anda. Benjolan tersebut dapat disertai rasa nyeri, atau tidak terasa sakit sama sekali.Nyeri pada perut anak.Terdapat darah dalam urin.Anak mengalami demam.Tekanan darah tinggi, yang biasanya menyebabkan anak Anda mengalami mimisan, sakit kepala, dan darah di mata.5. LimfomaFakta MenarikSebenarnya, limfoma lebih umum terjadi pada orang dewasa. Namun jenis kanker ini juga menjadi yang paling sering terjadi pada anak-anak, yakni di urutan ketiga setelah leukemia dan tumor otak.Di Amerika, melansir dari National Library of Medicine, sekitar 1.100 anak-anak dan remaja yang berusia kurang dari 20 tahun mengidap limfoma tiap tahunnya. Namun, kabar baiknya kanker ini paling dapat disembuhkan dengan perkiraan peluang hidup lebih dari 5 tahun yang besar, yakni lebih dari 98%.PenjelasanKanker limfoma merupakan jenis kanker yang bermula di system limfatik anak-anak, yang kerap terjadi pada anak-anak usia 5 hingga 19 tahun. Terdapat dua jenis kanker limfoma, yakni limfoma Hodgkin dan non-Hodgkin. Kanker limfoma Hodgkin kerap terjadi pada anak-anak usia 5 hingga 19 tahun, sementara non-Hodgkin lebih sering terjadi pada remaja.GejalaAda beberapa gejala yang umum terjadi pada kanker limfoma, seperti:Demam yang sering terjadi dan tanpa sebab.Batuk-batuk.Keringat malam.Penurunan berat badan tanpa alasan yang jelas.Anak-anak mengalami pembengkakan pada kepala, leher, tubuh bagian atas, ataupun lengan.Anak-anak kesulitan menelan makanan atau minuman. 6. RhabdomyosarcomaFakta MenarikKanker rhabdomyosarcoma ini dapat tumbuh di bagian tubuh mana saja, serta memiliki dua jenis yakni embryonal dan alveolar.PenjelasanJenis kanker yang banyak ditemukan pada anak-anak selanjutnya adalah Rhabdomyosarcoma. Kanker ini bermula di sel yang tumbuh menjadi sel otot rangka. Otot rangka mengendalikan semua gerakan otot sukarela kita.Kanker ini sering terjadi pada anak-anak di bawah usia 10 tahun, namun sifatnya tidak begitu umum.GejalaMelansir dari Stanford Medicine, berikut ini beberapa gejala dari rhabdomyosarcoma pada anak-anak berdasarkan letaknya:Tumbuh dekat mata dapat menyebabkan: pembengkakan pada mata dan masalah penglihatan.Tumbuh di dekat telinga atau sinus dapat menyebabkan: nyeri telinga, sakit kepala, dan kongesti sinus.Pertumbuhan pada organ kemih atau reproduksi dapat menyebabkan: pendarahan, nyeri saat buang air kecil dan besar.Pertumbuhan pada perut dapat menyebabkan: nyeri, muntah, dan kesulitan buang air besar.7. RetinoblastomaFakta MenarikRetinoblastoma merupakan kanker mata yang sangat jarang terjadi, namun biasanya menyerang anak-anak di bawah usia 5 tahun. Meski begitu, kanker ini juga bisa menyerang siapa saja.Lewat perawatan yang efektif dan cepat, hamper semua anak dengan retinoblastoma dapat disembuhkan.PenjelasanRetinoblastoma merupakan jenis kanker mata, yang bermula dari pertumbuhan sel-sel di retina.Ada beberapa pengobatan untuk retinoblastoma. Pada kebanyakan kasus, pengobatan kanker mata ini tidak memerlukan pengangkatan mata untuk menghilangkan kanker.GejalaBeberapa gejala yang mengindikasikan retinoblastoma pada anak meliputi:terdapat warna putih di lingkaran tengah matamata merahmata bengkakmata yang tampak melihat ke arah yang berbedakehilangan penglihatan.8. Osteosarcoma dan Ewing SarcomaFakta MenarikOsteosarkoma dan Ewing sarcoma merupakan kanker tulang yang seringnya menyerang anak-anak, remaja, dan dewasa muda. Namun, osteosarkoma lebih umum terjadi pada remaja dan dewasa muda. Sementara Ewing sarcoma lebih umum terjadi pada anak-anak dan remaja.PenjelasanTumor osteosarcoma tumbuh di sepanjang tepi tulang panjang, serta sering ditemukan pada tulang panjang lutut dan lengan atas. Lokasi dari osteosarcoma lainnya dapat ditemukan di panggul, bahu, dan tengkorak.Sementara itu, tumor Ewing berkembang di jaringan tulang dan memiliki sel-sel bulat berwarna biru yang khas. Tumor ini dapat ditemukan pada tulang manapun di bagian tubuh anak-anak. Akan tetapi paling umum terjadi di panggul, paha, tulang rusuk, hingga lengan atas.GejalaAda beberapa gejala yang dapat menandakan anak-anak mengidap osteosarkoma dan Ewing sarkoma, yakni:Gejala Osteosarkoma:nyeri tulangrasa sakit yang datang dan pergi, namun makin parah dari Waktu ke Waktubenjolan dan kemerahan gerakan anak terasa terbatas di area yang terdampakGejala Ewing sarcoma:nyeri tulangpembengkakan dan nyeri di dekat lokasi tumorkelelahandemamberat badan yang tiba-tiba dan tidak direncanakan.Fakta Menarik Tentang Kanker AnakNah, Sobat Granostic, setelah mengetahui apa saja jenis kanker yang umumnya menyerang anak-anak di atas, Anda juga perlu tahu informasi umum mengenai kanker anak berikut ini:Fakta MenarikDisebut juga sebagai childhood cancer atau pediatric cancer, kanker ini terjadi hanya pada anak-anak (bayi hingga anak usia 14 tahun) dan remaja (usia 15 hingga 19 tahun). Kanker anak bersifat cukup langka, namun dapat dirawat dan bisa disembuhkan. Bahkan lebih dari 80% anak-anak penyandang kanker, bertahan hidup lima tahun setelah diagnosis pertama mereka.PenjelasanKanker anak merupakan penyakit yang menyerang anak-anak hingga remaja, yang bahkan bisa saja terjadi saat janin dalam kandungan. Kanker anak timbul Ketika sel-sel abnormal tumbuh dan menyebar ke bagian tubuh yang lain.Namun dengan deteksi dini, perawatan yang cepat dan tepat, kanker anak bisa disembuhkan. GejalaBanyak gejala kanker anak yang mungkin terlihat sebagai gejala sakit biasa. Melansir dari Cleveland Clinic, berikut ini beberapa gejala kanker anak yang perlu Anda tahu:Demam dan penurunan berat badan yang terjadi secara terus menerus, atau berkepanjanganRasa sakit kepala, yang biasanya diiringi oleh muntah-muntah di pagi hariPembengkakan yang tambah buruk atau bertahan lama di tulang, sendi, atau belakang kaki anak AndaBenjolan atau massa, yang tumbuh di tubuh si Kecil terutama pada perut, leher, dada, panggul, atau ketiakTimbul memar, pendarahan, atau ruam-ruam berlebihan.Infeksi berulang, sering, dan lamaWarna keputihan di belakang pupil mata anakMual terus menerus, atau muntah yang tanpa disertai mualAnak merasa kelelahan terus menerus dan disertai pucatPerubahan mata atau kemampuan penglihatan, yang terjadi secara tiba-tiba dan persistenCara Mengatasi Kanker pada AnakKanker pada anak-anak perlu ditangani segera sehingga dapat sembuh dan meningkatkan peluang hidup si Kecil. Berikut ini beberapa cara mengatasi kanker pada anak yang perlu Anda tahu:1. Bekerja Sama dengan Tim MedisAgar anak-anak bisa sembuh dari kanker, orangtua perlu memberikan dukungan dan selalu mendampingi anak untuk mendapatkan pengobatan yang tepat. Anda juga perlu memeriksakan si Kecil dan bekerjasama dengan tim medis untuk membuat pengobatan berjalan maksimal.Apalagi umumnya pengobatan kanker anak bersifat multidisiplin, yang artinya harus terhubung dengan berbagai spesialis dan melakukan serangkaian pemeriksaan medis.Karena itu, Sobat bisa memilih rumah sakit atau layanan kesehatan yang bersifat terpadu untuk mempermudah pengobatan kanker anak, seperti klinik Granostic.Layanan kesehatan yang diberikan oleh Granostic bersifat kesatuan dan terhubung dengan berbagai spesialis, yang dapat membuat pengobatan lebih efisien dan nyaman untuk si Kecil.2. Perawatan yang TepatLangkah selanjutnya, adalah memberikan perawatan yang tepat dan sedini mungkin. Karena itu, penting bagi Anda untuk selalu rutin melakukan kontrol dan mematuhi aturan pemberian obat untuk anak.3. Dukungan PsikologisProses pengobatan kanker bisa menimbulkan rasa sakit, tidak nyaman, bahkan stres pada anak. Karenanya, peran Anda sebagai orangtua atau orang terdekat sangatlah penting, utamanya dalam memberikan dukungan psikologis.Dengan demikian, anak-anak akan menjadi lebih berani, optimis, dan senantiasa berpikiran positif terhadap kondisi mereka.Langkah Pencegahan Kanker AnakNah, Sobat Granostic, untungnya kanker pada anak dapat dicegah dengan mempraktekkan gaya hidup sehat, melindungi paparan bahan kimia berbahaya, hingga rutin melakukan pemeriksaan kesehatan.1. Gaya Hidup SehatSaat ingin menjaga kesehatan si Kecil, menerapkan gaya hidup yang sehat adalah langkah awal yang sangat mendasar dan berperan besar. Misalnya, Anda perlu mengajak anak untuk menerapkan pola makan sehat, aktif bergerak dan mencegah obesitas, serta menghindari kebiasaan buruk seperti mengonsumsi produk-produk kemasan.2. Hindari Paparan Bahan Kimia BerbahayaAnda juga perlu melindungi anak dari paparan bahan kimia berbahaya yang dapat menyebabkan berbagai masalah pada kesehatan, termasuk kanker. Beberapa bahan kimia tersebut misalnya nikotin, asap kendaraan, zat-zat karsinogenik pada kosmetik ilegal, dan banyak lainnya.3. Pemeriksaan KesehatanUntuk mencegah anak dari kanker, Anda juga perlu melakukan pemeriksaan kesehatan rutin. Langkah ini juga membantu Anda untuk mengenali dengan baik perkembangan dan kondisi tubuh si Kecil, mendeteksi dini adanya masalah pada kesehatan anak, dan mendapatkan edukasi penting untuk mendukung pertumbuhan si Kecil.Yuk bund, Ketahui Tanda dan Seberapa Penting Deteksi Dini Kanker pada Anak.Klinik Granostic Surabaya Solusi Pemeriksaan Kanker AnakKabar baik untuk Anda, klinik Granostic menyediakan layanan pemeriksaan kanker untuk anak terlengkap dan terpercaya di Surabaya. Berkomitmen untuk memberikan yang terbaik, berikut ini keunggulan klinik Granostic sebagai solusi pemeriksaan kanker anak.Fasilitas ModernKlinik Granostic menyediakan layanan kesehatan dengan fasilitas modern dan canggih. Sehingga tiap pemeriksaan kesehatan dan upaya pengobatan kanker anak juga akan berjalan efisien, serta memberikan hasil yang akurat dan detail.Tim Medis AhliProsedur pemeriksaan kanker anak di klinik Granostic pun dilakukan di bawah pengawasan dokter umum dan spesialis, juga dibantu dengan perawat berpengalaman yang ramah dan terlatih. Sehingga selama pemeriksaan dan berkonsultasi, Anda dan si Kecil dapat merasa nyaman. Bersama dokter Anda juga dapat berkonsultasi dan memperoleh edukasi lengkap seputar kanker anak, termasuk penyebab, prosedur pencegahan, serta perawatan yang diperlukan.Kemudahan AksesSatu hal lagi yang membuat klinik Granostic unggul adalah kemudahan aksesnya. Anda dapat mendaftar pemeriksaan kanker dengan mudah dan cepat, lewat pendaftaran online maupun offline.Bahkan bila Anda merasa kesulitan untuk datang ke klinik, Anda dapat menggunakan layanan home care untuk melakukan pemeriksaan kanker anak di rumah saja.Kemudian, hasil pemeriksaan kesehatan dan kanker anak dapat Anda akses secara online. Sehingga Anda tidak perlu repot-repot kembali ke klinik untuk antri dan mengambil hasil pemeriksaan.Nah, Sobat Granostic itu adalah penjelasan lengkap tentang 8 jenis kanker yang umum terjadi pada anak-anak. Ingat, sebagai orang tua, Anda perlu kritis dan waspada terhadap tiap gejala tak biasa pada anak untuk upaya deteksi dini kanker.Jangan lupa juga untuk selalu rutin melakukan pemeriksaan kesehatan anak di klinik Granostic. Bersama dokter ahli kami, Anda dapat memantau tumbuh kembang si Kecil dengan lebih baik dan mencegah berbagai masalah kesehatan.Yuk, Sobat, lindungi buah hati dan orang tersayang Anda dengan rutin cek kesehatan di klinik Granostic, ya!Ditinjau Oleh:Dr. Aji WibowoSumber Referensi:Types of Childhood Cancer. The American Childhood Cancer Organization. Diakses 2025Childhood Cancers. U.S. Department of Health and Human Services - National Institutes of Health - National Cancer Institute. Diakses 2025Types of Childhood and Adolescent Cancers. American Academy of Pediatrics. Diakses 2025Childhood Cancer (Pediatric Cancer). Cleveland Clinic. Diakses 2025Childhood cancer. WHO. Diakses 2025
Apa Itu Osteoporosis? Berikut Penjelasan Lengkapnya
Osteoporosis adalah suatu kondisi yang sering kali tidak disadari oleh banyak orang, padahal bisa sangat mempengaruhi kualitas hidup. Penyakit ini umumnya menyerang tulang, membuatnya lebih lemah dan rentan terhadap patah. Meskipun seringkali disebut sebagai penyakit diam-diam, karena tidak menimbulkan gejala yang jelas pada tahap awal, osteoporosis sebaiknya tidak dianggap remeh.Faktanya, lebih dari 200 juta orang di seluruh dunia menderita osteoporosis dan risiko ini semakin meningkat seiring bertambahnya usia. Namun, osteoporosis bukan hanya masalah orang tua. Gaya hidup yang kurang sehat, pola makan yang buruk, kurangnya aktivitas fisik, atau faktor genetik juga dapat meningkatkan kemungkinan seseorang mengalami kondisi ini lebih awal. Jadi, osteoporosis dapat dialami oleh siapa saja, baik anak-anak maupun orang dewasa. Tetapi kondisi ini lebih umum terjadi pada wanita yang sudah mengalami menopause dan pria yang lebih lanjut usianya.Penyakit ini berhubungan erat dengan penurunan kepadatan tulang yang membuatnya lebih rapuh, sehingga meningkatkan kemungkinan patah tulang akibat cedera ringan sekalipun. Tulang yang seharusnya kuat untuk menopang tubuh, menjadi lebih lemah dan rapuh. Oleh karena itu, mengenali faktor risiko, gejala, serta langkah pencegahan osteoporosis sangat penting. Granostic telah merangkumkan semua informasi terkait osteoporosis lewat artikel ini. Penasaran? Baca terus, ya!Pengertian OsteoporosisOsteoporosis adalah kondisi medis yang menyebabkan tulang menjadi lemah dan rapuh. Kondisi ini terjadi ketika tulang kehilangan kepadatan dan kekuatannya, sehingga lebih mudah patah, meskipun hanya mengalami cedera ringan. Proses ini biasanya berlangsung secara perlahan tanpa gejala yang jelas pada awalnya, sehingga banyak orang baru menyadarinya setelah mengalami patah tulang. Pada kondisi normal, tubuh terus memproduksi dan mengganti sel-sel tulang yang lama dengan yang baru. Namun, pada penderita osteoporosis, proses penggantian tulang ini terganggu dan tulang menjadi lebih tipis serta kurang padat. Akibatnya, tulang tidak bisa lagi mendukung tubuh dengan baik, sehingga meningkatkan risiko patah tulang, terutama di bagian tubuh seperti pergelangan tangan, tulang belakang, dan pinggul.Penyebab OsteoporosisPenyebab osteoporosis sangat bervariasi dan sering kali melibatkan kombinasi beberapa faktor. Meskipun proses penuaan menjadi salah satu penyebab utamanya, tetapi ada berbagai hal yang dapat mempengaruhi kesehatan tulang manusia, mulai dari faktor genetik hingga gaya hidup yang kurang mendukung. Pada bagian ini, kita akan membahas berbagai faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang mengembangkan kondisi osteoporosis ini, serta bagaimana kita bisa mengelola faktor-faktor tersebut untuk menjaga kesehatan tulang yang optimal. 1. Kekurangan Kalsium dan Vitamin DKalsium merupakan mineral yang berperan penting dalam pembentukan dan pemeliharaan kekuatan tulang. Jika tubuh kekurangan kalsium, tulang akan menjadi lebih rapuh dan rentan patah. Biasanya, tubuh mendapatkan kalsium dari makanan, seperti susu, keju, yogurt, dan sayuran hijau. Jika asupan kalsium tidak mencukupi, tubuh akan mengambil kalsium dari tulang untuk memenuhi kebutuhan lainnya, sehingga membuat tulang semakin lemah dari waktu ke waktu.Selain itu, vitamin D juga sangat penting dalam proses ini karena Vitamin D berperan penting dalam membantu tubuh menyerap kalsium dari makanan yang Anda makan. Tanpa vitamin D yang cukup, meskipun Anda mengonsumsi cukup kalsium, tubuh tidak akan bisa menggunakannya dengan optimal. Vitamin D bisa didapatkan dari paparan sinar matahari langsung atau melalui makanan seperti ikan berlemak dan telur. Jika tubuh kekurangan vitamin D, kemampuan untuk membangun dan mempertahankan tulang yang sehat menjadi terganggu yang akhirnya meningkatkan risiko osteoporosis.2. Faktor GenetikJika ada riwayat keluarga yang menderita osteoporosis atau sering mengalami patah tulang akibat kondisi ini, maka seseorang lebih berisiko mengalami kondisi ini juga. Gen yang diwariskan dari orang tua dapat memengaruhi berbagai aspek kesehatan tulang, seperti kepadatan tulang, kekuatan tulang, dan kemampuan tubuh untuk memproduksi tulang baru. Beberapa orang mungkin dilahirkan dengan struktur tulang yang lebih rapuh atau dengan kepadatan tulang yang lebih rendah, sehingga membuat mereka lebih rentan terhadap osteoporosis.Meskipun Anda tidak bisa mengubah faktor genetik ini, pola hidup yang sehat, seperti:menjaga asupan gizi yang cukup, berolahraga secara teratur, dan menghindari kebiasaan buruk seperti merokok Mengurangi kebiasaan-kebiasaan ini dapat membantu mengurangi dampak negatif dari faktor keturunan tersebut.3. Penurunan Hormon Estrogen atau TestosteronEstrogen adalah hormon yang sangat penting dalam menjaga kepadatan tulang, terutama pada wanita. Ketika seorang wanita memasuki masa menopause, kadar estrogen dalam tubuhnya turun drastis. Penurunan hormon ini membuat tulang lebih mudah kehilangan kalsium dan mineral lainnya, yang menyebabkan tulang menjadi lebih rapuh dan rentan terhadap patah.Pada pria, testosteron juga berperan dalam menjaga kesehatan tulang. Meskipun penurunan testosteron pada pria tidak terjadi secepat pada wanita, seiring bertambahnya usia, kadar testosteron bisa menurun dan mempengaruhi kepadatan tulang. Hal ini membuat pria yang lebih tua juga berisiko mengalami osteoporosis. Oleh karena itu, baik pada wanita yang menopause maupun pria yang lebih tua, penurunan hormon ini menjadi salah satu faktor yang meningkatkan kerentanannya terhadap osteoporosis dan menjaga keseimbangan hormon sangat penting untuk mencegah kondisi ini.4. Gaya Hidup Tidak SehatKebiasaan buruk, seperti kurangnya aktivitas fisik, pola makan yang buruk, merokok, dan konsumsi alkohol yang berlebihan, semuanya dapat memengaruhi kesehatan tulang secara negatif. Kurangnya olahraga, terutama yang melibatkan beban, seperti berjalan, berlari, atau angkat beban, bisa membuat tulang menjadi lebih lemah. Aktivitas fisik yang teratur membantu merangsang tulang untuk tetap kuat dan padat. Tanpa cukup bergerak, tulang tidak mendapatkan rangsangan yang dibutuhkan untuk mempertahankan kekuatan dan kepadatannya.Selain itu, pola makan yang tidak seimbang, seperti kekurangan kalsium dan vitamin D, juga sangat berdampak pada kesehatan tulang. Tanpa asupan yang cukup dari kedua zat ini, tulang bisa menjadi lebih rapuh. Kebiasaan merokok dan konsumsi alkohol berlebihan juga dapat mengganggu kemampuan tubuh untuk membangun dan menjaga tulang yang sehat. Merokok, misalnya, mengurangi aliran darah ke tulang dan menghambat penyerapan kalsium. Sementara alkohol dapat merusak sel-sel tulang dan mengurangi kepadatan tulang.5. Kondisi Medis TertentuPenyakit atau gangguan tertentu dapat memengaruhi metabolisme tulang atau mengganggu keseimbangan antara pembentukan dan penghancuran tulang, yang pada akhirnya membuat tulang lebih rapuh dan mudah patah.Contohnya, penyakit tiroid yang tidak terkontrol, seperti hipertiroidisme yang dapat menyebabkan tubuh memproduksi terlalu banyak hormon tiroid. Sehingga dapat mempercepat proses penghancuran tulang. Selain itu, kondisi medis seperti rheumatoid arthritis dan penyakit celiac juga dapat mempengaruhi kesehatan tulang. Pada rheumatoid arthritis, peradangan kronis dapat merusak jaringan tulang dan sendi. Sedangkan pada penyakit celiac, kerusakan pada usus dapat mengurangi kemampuan tubuh untuk menyerap nutrisi penting seperti kalsium dan vitamin D.Ciri-Ciri dan Gejala OsteoporosisOsteoporosis kerap disebut sebagai penyakit tersembunyi karena di tahap awal, tanda-tandanya sulit untuk dikenali. Banyak orang yang baru menyadari bahwa mereka mengidap osteoporosis setelah mengalami patah tulang, padahal kondisi ini sudah berkembang sejak lama. Oleh karena itu, mengenali ciri-ciri dan gejala osteoporosis sejak dini sangat penting agar kita bisa mengambil langkah pencegahan dan perawatan yang tepat. 1. Patah Tulang Mudah TerjadiSalah satu ciri paling umum dari osteoporosis adalah tulang yang menjadi lebih mudah patah, bahkan akibat cedera ringan atau tekanan yang seharusnya tidak menyebabkan patah tulang. Patah tulang bisa terjadi akibat kecelakaan kecil, seperti terjatuh atau hanya dengan gerakan yang tampaknya biasa. Hal ini terjadi karena tulang yang rapuh tidak dapat menahan beban atau tekanan yang diberikan. Bagian tubuh yang paling sering mengalami patah tulang akibat osteoporosis meliputi pergelangan tangan, tulang belakang, dan pinggul. Jika seseorang sering mengalami patah tulang meskipun cedera yang terjadi ringan, namun hal tersebut bisa menjadi tanda adanya osteoporosis.2. Postur Tubuh MembungkukSeiring berjalannya waktu, osteoporosis dapat menyebabkan tulang belakang menjadi lebih rapuh dan bahkan mengalami kompresi atau penyusutan. Hal ini dapat membuat postur tubuh seseorang menjadi membungkuk atau tampak lebih membungkuk dari biasanya (kifosis). Penyusutan tulang belakang ini terjadi karena vertebra (tulang punggung) menjadi lebih rapuh dan mudah runtuh.Selain itu, nyeri punggung yang terjadi akibat fraktur kompresi pada tulang belakang juga dapat memperburuk postur tubuh yang membungkuk. Jika Anda mulai merasa tubuh Anda semakin membungkuk atau mengalami nyeri punggung yang sering, hal tersebut bisa menjadi tanda bahwa osteoporosis sedang berkembang.3. Nyeri Punggung KronisNyeri punggung yang berlangsung lama sering menjadi salah satu gejala osteoporosis, terutama jika terdapat fraktur atau retakan pada tulang belakang.Osteoporosis membuat tulang lebih rapuh sehingga tulang belakang bisa mengalami kompresi atau keretakan yang menyebabkan rasa sakit yang berkelanjutan. Nyeri ini bisa terasa tajam atau tumpul dan mungkin semakin parah dengan aktivitas tertentu, seperti berdiri lama atau membungkuk. Rasa sakitnya bisa mengganggu aktivitas sehari-hari dan membuat penderitanya kesulitan bergerak dengan bebas.4. Penurunan Tinggi BadanOsteoporosis dapat menyebabkan penurunan tinggi badan seiring waktu. Hal ini terjadi karena tulang belakang yang rapuh bisa mengalami kompresi atau penyusutan, sehingga menyebabkan tubuh terlihat lebih pendek. Penurunan tinggi badan ini terjadi secara perlahan, namun jika tidak diperhatikan, bisa menjadi tanda yang jelas bahwa kepadatan tulang telah menurun. Jika seseorang merasa tingginya berkurang atau merasa tubuhnya semakin membungkuk, bisa jadi hal tersebut merupakan indikasi adanya osteoporosis yang memengaruhi tulang belakang.5. Kerapuhan KukuKondisi ini berkaitan dengan rendahnya kepadatan mineral tulang yang tidak hanya memengaruhi tulang, tetapi juga bisa mempengaruhi kualitas kuku. Kuku yang mudah patah atau tumbuh dengan lambat bisa menjadi tanda bahwa tubuh kekurangan kalsium atau mineral penting lainnya yang juga diperlukan untuk kesehatan tulang dan kuku. Jika kuku sering rusak meski tidak terpapar benturan yang keras, ini bisa menjadi salah satu gejala yang perlu diperhatikan.Faktor Risiko OsteoporosisFaktor risiko osteoporosis mencakup berbagai hal yang dapat meningkatkan kemungkinan seseorang meningkatkan kondisi ini. Beberapa faktor tersebut mungkin berada di luar kendali manusia, seperti faktor genetik, sementara yang lainnya terkait langsung dengan gaya hidup dan kebiasaan sehari-hari.Mari ketahui berbagai faktor yang dapat memengaruhi kesehatan tulang, agar Anda bisa lebih sadar dan proaktif dalam menjaga kekuatan tulang seiring bertambahnya usia.1. Usia LanjutSemakin bertambahnya usia, semakin besar pula risiko seseorang untuk mengembangkan osteoporosis. Proses alami penuaan menyebabkan penurunan kepadatan tulang dan tubuh akan kehilangan lebih banyak tulang daripada yang bisa dibangun kembali. Pada usia lanjut, kemampuan tubuh untuk memproduksi sel-sel tulang baru berkurang, sementara proses penghancuran tulang yang lama terus berlangsung. Keadaan ini menyebabkan tulang menjadi semakin lemah dan rentan terhadap keretakan atau patah. Risiko osteoporosis meningkat secara signifikan setelah usia 50 tahun, terutama pada wanita setelah menopause, ketika penurunan hormon estrogen juga memperburuk kondisi tulang.2. Jenis KelaminWanita memiliki risiko lebih tinggi dibandingkan pria, terutama setelah memasuki menopause. Penurunan kadar estrogen yang terjadi saat menopause mempercepat kehilangan kepadatan tulang, menjadikan wanita lebih rentan terhadap osteoporosis. Wanita pada umumnya memiliki tulang yang lebih kecil dan tipis dibandingkan pria, sehingga tulang mereka lebih rentan terhadap kerapuhan. Meskipun pria juga bisa menderita osteoporosis, risikonya cenderung muncul lebih lambat, seiring bertambahnya usia, terutama setelah mereka memasuki usia 70 tahun ke atas.3. Indeks Massa Tubuh RendahIndeks Massa Tubuh (IMT) yang rendah atau sering disebut sebagai tubuh kurus, juga dapat meningkatkan risiko osteoporosis. Orang dengan IMT rendah cenderung memiliki lebih sedikit cadangan lemak dan otot, yang berperan dalam memberikan dukungan pada tulang. Selain itu, tubuh yang kurus biasanya memiliki tulang yang lebih tipis, sehingga lebih rentan terhadap kehilangan kepadatan dan kerusakan. Orang dengan berat badan rendah juga mungkin tidak mendapatkan cukup nutrisi penting, seperti kalsium dan vitamin D, yang diperlukan untuk menjaga tulang tetap kuat.4. Gaya Hidup Tidak Sehat Gaya hidup yang tidak sehat, seperti kurangnya aktivitas fisik, pola makan yang buruk, serta kebiasaan merokok dan mengonsumsi alkohol berlebihan, bisa memperburuk kesehatan tulang dan meningkatkan risiko osteoporosis. Kurang bergerak atau tidak berolahraga dapat menyebabkan tulang menjadi lebih lemah karena tidak ada rangsangan untuk memperkuatnya. Selain itu, pola makan yang rendah akan kalsium dan vitamin D, di mana dua zat itu penting untuk kesehatan tulang, juga dapat memperburuk kondisi ini. Merokok dan alkohol berlebihan mengganggu penyerapan kalsium, merusak struktur tulang, dan mempercepat penghancuran tulang. Mengadopsi gaya hidup sehat yang melibatkan olahraga teratur, pola makan bergizi, serta menghindari kebiasaan buruk, sangat penting untuk menjaga kekuatan tulang.5. Penyakit KronisBeberapa penyakit kronis dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami osteoporosis karena pengaruhnya terhadap kesehatan tulang. Penyakit seperti diabetes tipe 1 dan tipe 2, penyakit ginjal kronis, dan penyakit tiroid yang tidak terkontrol dapat mengganggu keseimbangan mineral dalam tubuh dan memperburuk kepadatan tulang. Misalnya, pada diabetes, kadar gula darah yang tinggi bisa memengaruhi proses metabolisme tulang, sedangkan pada penyakit ginjal kronis, tubuh kesulitan mengatur kadar kalsium dan fosfor yang penting untuk kesehatan tulang. Penyakit-penyakit ini dapat menyebabkan penurunan kepadatan tulang atau meningkatkan kerentanannya terhadap patah, sehingga penderita penyakit kronis perlu lebih waspada dan menjaga kesehatan tulang dengan cermat.Cara Mengatasi OsteoporosisMengatasi osteoporosis bukan hanya tentang pengobatan, tetapi juga melibatkan perubahan gaya hidup yang mendukung kesehatan tulang secara keseluruhan. Meskipun osteoporosis tidak bisa disembuhkan sepenuhnya, ada berbagai cara yang dapat membantu memperlambat proses kehilangan kepadatan tulang, mengurangi risiko patah tulang, dan meningkatkan kualitas hidup. Mari ketahui bersama cara mengatasi osteoporosis.1. Konsumsi Obat-Obatan (Resep Dokter)Dalam upaya mengatasi osteoporosis, dokter sering meresepkan obat-obatan yang dirancang untuk meningkatkan kepadatan tulang dan mengurangi risiko patah tulang. Obat-obatan ini bekerja dengan berbagai cara, seperti memperlambat proses penghancuran tulang atau merangsang pembentukan tulang baru. Beberapa jenis obat yang sering digunakan termasuk bisfosfonat, terapi hormon, dan obat penghambat resorpsi tulang lainnya. Penting untuk selalu mengikuti petunjuk dokter dalam mengonsumsi obat-obatan ini karena penggunaan yang tidak tepat bisa menimbulkan efek samping. Pemeriksaan rutin juga diperlukan untuk memantau kondisi tulang dan memastikan pengobatan yang tepat.2. Pola Makan SeimbangMenerapkan pola makan yang seimbang sangat penting dalam mengatasi osteoporosis. Mengonsumsi makanan yang kaya akan kalsium dan vitamin D sangat penting untuk menjaga kekuatan tulang. Kalsium bisa didapatkan dari makanan, seperti susu, keju, yogurt, dan sayuran hijau, sementara vitamin D bisa diperoleh melalui paparan sinar matahari atau makanan seperti ikan berlemak dan telur. Selain itu, penting untuk menghindari makanan yang dapat merusak kesehatan tulang, seperti makanan yang tinggi garam dan kafein yang bisa mengurangi penyerapan kalsium. Dengan pola makan yang seimbang, tubuh mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan untuk memperkuat tulang dan mencegah kerusakan lebih lanjut.3. Latihan Fisik yang TepatOlahraga atau latihan fisik yang tepat sangat membantu dalam mengatasi osteoporosis. Latihan beban, seperti berjalan, berlari, atau angkat beban, dapat memperkuat tulang dengan memberi rangsangan yang diperlukan untuk mempertahankan kepadatan tulang. Selain itu, latihan yang meningkatkan keseimbangan dan kelenturan, seperti yoga atau tai chi, juga penting untuk mencegah jatuh yang bisa menyebabkan patah tulang pada penderita osteoporosis. Namun, penting untuk berkonsultasi dengan dokter atau ahli fisioterapi sebelum memulai program latihan, agar olahraga yang dilakukan sesuai dengan kondisi tubuh dan tidak memperburuk kerusakan tulang.4. Hindari Faktor RisikoSalah satu cara mengatasi osteoporosis adalah dengan menghindari faktor-faktor yang bisa memperburuk kondisi ini. Misalnya, berhenti merokok dan mengurangi konsumsi alkohol karena kedua kebiasaan tersebut dapat merusak tulang dan mengurangi penyerapan kalsium. Selain itu, menghindari pola makan yang buruk, seperti yang rendah kalsium atau vitamin D, serta mengatur berat badan agar tidak terlalu rendah, juga penting untuk menjaga kesehatan tulang. Mengelola stres dengan cara yang sehat, seperti berlatih relaksasi atau meditasi, juga bisa membantu mengurangi dampak negatif terhadap kesehatan tulang. Dengan menghindari faktor-faktor risiko ini, kita bisa memperlambat atau bahkan menghentikan penurunan kepadatan tulang yang disebabkan oleh osteoporosis.5. Gunakan SuplemenMengonsumsi suplemen dapat menjadi salah satu cara yang efektif untuk membantu mengatasi osteoporosis, terutama jika kebutuhan kalsium dan vitamin D dari makanan sehari-hari tidak terpenuhi. Suplemen kalsium membantu menjaga dan meningkatkan kepadatan tulang, sementara suplemen vitamin D mendukung penyerapan kalsium oleh tubuh. Selain itu, ada juga suplemen lain seperti magnesium dan vitamin K yang berkontribusi pada kesehatan tulang.Namun, penggunaan suplemen harus dilakukan dengan hati-hati. Terlalu banyak mengonsumsi kalsium, misalnya, dapat menyebabkan masalah kesehatan lain seperti batu ginjal. Jadi, penting untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum mulai menggunakan suplemen.Pencegahan OsteoporosisMencegah osteoporosis sejak dini adalah langkah terbaik untuk menjaga kesehatan tulang di masa depan. Dengan menerapkan kebiasaan yang mendukung kekuatan tulang, kita bisa mengurangi risiko penyakit ini, bahkan sebelum tanda-tandanya muncul. Pencegahan osteoporosis tidak hanya penting bagi mereka yang memiliki faktor risiko, tetapi juga untuk siapa saja yang ingin memastikan tulang tetap kuat dan sehat seiring bertambahnya usia. 1. Konsumsi Kalsium yang CukupKalsium adalah salah satu nutrisi utama yang diperlukan untuk menjaga tulang tetap kuat dan sehat. Tubuh menggunakan kalsium untuk membangun dan mempertahankan kepadatan tulang, sehingga asupan yang cukup sangat penting, terutama saat masa pertumbuhan dan seiring bertambahnya usia. Kalsium bisa diperoleh dari makanan, seperti susu, yogurt, keju, kacang almond, serta sayuran hijau seperti bayam dan brokoli. Jika asupan dari makanan dirasa kurang, suplemen kalsium dapat menjadi pilihan, tetapi sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter untuk memastikan dosis yang tepat. 2. Perbanyak Vitamin DVitamin D lebih efektif membantu tubuh menyerap kalsium. Jika tubuh kekurangan vitamin D, proses penyerapan kalsium untuk menjaga kesehatan tulang akan menjadi sulit. Salah satu cara terbaik untuk mendapatkan vitamin D adalah dengan paparan sinar matahari, terutama di pagi hari. Selain itu, vitamin D juga bisa ditemukan dalam makanan, seperti ikan berlemak (salmon), kuning telur, dan susu yang diperkaya. Jika diperlukan, suplemen vitamin D juga menjadi Solusi tepat, khususnya untuk mereka yang jarang terpapar sinar matahari.3. Aktivitas Fisik Rutin Olahraga teratur adalah salah satu cara paling efektif untuk mencegah osteoporosis. Aktivitas fisik yang melibatkan beban tubuh, seperti berjalan, jogging, atau menari, membantu merangsang pembentukan tulang dan menjaga kepadatannya. Latihan kekuatan seperti angkat beban juga penting untuk memperkuat otot yang mendukung tulang. Selain itu, aktivitas yang meningkatkan keseimbangan, seperti yoga atau tai chi juga dapat membantu mengurangi risiko jatuh yang berpotensi menyebabkan patah tulang. 4. Hindari Kebiasaan BurukKebiasaan seperti merokok dan mengonsumsi alkohol secara berlebihan dapat merusak kesehatan tulang. Merokok mengurangi aliran darah ke tulang dan mengganggu proses pembentukan tulang baru, sementara alkohol berlebihan dapat mengurangi penyerapan kalsium dan vitamin D yang penting untuk kesehatan tulang. Selain itu, pola makan yang tidak seimbang, seperti konsumsi makanan tinggi garam atau kafein, juga dapat memperburuk kepadatan tulang. Dengan menghindari kebiasaan-kebiasaan buruk ini, kita dapat melindungi tulang dari kerusakan dan memperlambat perkembangan osteoporosis.5. Rutin Periksa Kesehatan TulangPemeriksaan ini, seperti tes kepadatan tulang (bone mineral density test), dapat membantu mengetahui kondisi tulang Anda dan menentukan apakah ada tanda-tanda awal pengeroposan. Dengan mengetahui kondisi tulang lebih awal, dokter dapat merekomendasikan tindakan pencegahan atau pengobatan yang tepat. Pemeriksaan rutin ini sangat disarankan, terutama bagi mereka yang memiliki faktor risiko osteoporosis, seperti usia lanjut atau riwayat keluarga dengan penyakit ini.Baca juga yuk Rekomendasi Olahraga untuk Penderita Osteoporosis yang Aman dan Efektif.Cek Kesehatan Tulang di GranosticGranostic adalah salah satu fasilitas kesehatan yang menyediakan layanan pemeriksaan kepadatan tulang dengan teknologi terkini. Pemeriksaan ini sangat penting untuk mendeteksi risiko osteoporosis sejak dini, sehingga Anda bisa mengambil langkah pencegahan atau perawatan yang tepat. Di Granostic, tes kepadatan tulang dilakukan dengan alat khusus yang aman, cepat, dan tidak menimbulkan rasa sakit.Hasil pemeriksaan akan membantu Anda mengetahui kondisi tulang secara akurat, termasuk tingkat kepadatan dan risiko pengeroposan. Tim profesional di Granostic juga akan memberikan penjelasan lengkap tentang hasil tes, serta rekomendasi untuk menjaga atau meningkatkan kesehatan tulang. Layanan ini sangat direkomendasikan untuk siapa saja, terutama bagi mereka yang memiliki faktor risiko osteoporosis seperti usia lanjut, riwayat keluarga, atau gaya hidup yang kurang aktif. Dengan melakukan cek kesehatan tulang di Granostic, Anda bisa lebih memahami kondisi tubuh dan mengambil langkah-langkah yang tepat untuk menjaga tulang tetap kuat dan sehat.Ditinjau Oleh: Dr. Aji WibowoSumber Referensi:Osteoporosis. National Institute of Arthritis and Musculoskeletal and Skin Diseases. Diakses 2025Osteoporosis. NHS. Diakses 2025Meri Ramadhani. 2019. Faktor-faktor Risiko Osteoporosis dan Upaya Pencegahannya. Jurnal Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas Padang. Diakses 2025Kementerian Kesehatan RI. 2020. Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI. Situasi Osteoporosis di Indonesia. Diakses 2025Cleveland Clinic. 2020. Disease & Conditions. Osteoporosis. Diakses 2025Ratini, M. WebMD. 2021. Understanding Osteoporosis - Symptoms.Gregson, C., et al. 2022. UK Clinical Guideline for the Prevention and Treatment of Osteoporosis. Archives of Osteoporosis, 17(1), pp. 58. Diakses 2025National Institutes of Health. 2018. Osteoporosis and Related Bone Diseases. Exercise for Your Bone Health. Diakses 2025Johns Hopkins Medicine. 2022. Conditions and Diseases. Osteoporosis : What You Need to Know as You Age. Diakses 2025Stang, D. Healthline. 2019. What Do You Want to Know About Osteoporosis?. Diakses 2025Mäkitie, O., & Zillikens, M. 2022. Early-Onset Osteoporosis. Calcified Tissue International, 110(5), pp. 546-61. Diakses 2025National Health Service UK. 2019. Health A to Z. Osteoporosis. Diakses 2025National Institutes of Health. 2019. Osteoporosis and Related Bone Diseases. Osteoporosis Overview. Diakses 2025U.S. Department of Health & Human Services. 2021. Office on Women’s Health. Osteoporosis. Diakses 2025
Rekomendasi Olahraga untuk Penderita Osteoporosis yang Aman dan Efektif
Saat mengalami osteoporosis, banyak orang berpikir bahwa olahraga bisa memperburuk kondisi tulang atau bahkan menimbulkan cedera. Padahal, dengan menerapkan olahraga yang aman dan tepat secara rutin bisa membantu melindungi otot serta tulang penderita osteoporosis, loh.Pertama, osteoporosis merupakan kelainan kesehatan tulang dimana tulang menjadi rapuh, sehingga dapat meningkatkan terjadinya cedera atau patah tulang. Osteoporosis dapat terjadi pada siapa saja, baik wanita maupun pria. Namun, wanita lanjut usia yang telah jauh melewati masa menopause-nya, memiliki risiko terkena osteoporosis yang lebih tinggi.Melansir dari WebMD.com, osteoporosis menjadi salah satu penyebab utama kecacatan pada wanita lanjut usia. Khususnya karena tulang menjadi lebih rapuh, maka risiko terjadinya patah tulang pun semakin tinggi.Jika hal ini terjadi, tentu akan berpengaruh pada kualitas hidup pasien osteoporosis. Lantas adakah cara untuk menurunkan risiko cedera karena osteoporosis ini? Olahraga adalah jawabannya.Berlainan dengan rasa khawatir masyarakat awam, olahraga yang tepat bagi penderita osteoporosis justru dapat membantu memperkuat otot dan tulang. Bahkan berolahraga secara teratur juga bisa memberikan banyak manfaat bagi para lansia.Penasaran apa saja manfaat olahraga untuk para penderita osteoporosis? Serta jenis olahraga apa yang aman untuk dilakukan bagi penderita osteoporosis?Langsung simak artikel di bawah ini, ya, Sobat!Manfaat Olahraga untuk Penderita OsteoporosisMelakukan olahraga secara rutin dapat memberikan berbagai manfaat bagi penderita osteoporosis, termasuk:1. Meningkatkan Kepadatan TulangSalah satu manfaat utama olahraga secara teratur bagi penderita osteoporosis adalah membantu meningkatkan kepadatan tulang. Misalnya, melansir dari WebMD.com, sebuah studi menunjukkan bahwa melakukan yoga secara rutin dapat membantu meningkatkan kepadatan mineral di tulang belakang dan tulang paha.2. Memperkuat OtotBerolahraga secara teratur juga membantu memperkuat otot dan tulang para penderita osteoporosis. Ini karena, ketika otot serta tulang dilatih secara teratur dan konsisten, maka akan menjadi lebih kuat, elastis, dan tidak mudah kaku.3. Meningkatkan Fleksibilitas dan KeseimbanganSeorang penderita osteoporosis rentan terkena cedera karena keseimbangan dan fleksibilitas otot maupun tulang berkurang. Namun dengan melakukan latihan peregangan dan olahraga yang tepat, fleksibilitas dan keseimbangan tubuh seorang penderita osteoporosis juga akan meningkat.Beberapa jenis latihan seperti Tai Chi, yoga, hingga berdansa dapat membantu meningkatkan keseimbangan dan fleksibilitas tubuh. 4. Meningkatkan Kesehatan Jantung dan MetabolismeBerolahraga juga dapat membantu meningkatkan kesehatan jantung dan metabolisme tubuh penderita osteoporosis. Ini karena olahraga dapat membantu meningkatkan kapasitas paru-paru dan sirkulasi darah, membantu memperkuat otot jantung, serta menstabilkan tekanan darah dan meningkatkan oksigenasi.Selain itu, berolahraga secara teratur juga dapat membuat fungsi metabolisme tubuh lebih optimal. Sehingga olahraga juga dapat membantu menjaga berat badan ideal dan meningkatkan kadar kolesterol baik dalam tubuh pada penderita osteoporosis.Rekomendasi Olahraga untuk Penderita OsteoporosisSetelah menyimak berbagai manfaat olahraga untuk penderita osteoporosis di atas, apakah Anda siap untuk memulai rencana latihan fisik Anda?Kalau sudah, Anda bisa menyimak lima rekomendasi olahraga yang aman untuk dilakukan penderita osteoporosis berikut ini:1. Latihan Beban (Weight-Bearing Exercise)Weight-bearing exercise merupakan latihan menahan beban yang melibatkan gerakan aerobik pada kaki Anda, dengan focus pada kekuatan tulang-tulang untuk menopang berat badan Anda.Jenis batihan ini bekerja langsung pada tulang-tulang di kaki, pinggul, dan tulang belakang bagian bawah, yang dapat memperlambat pengeroposan tulang. Latihan menahan beban ini juga sangat baik untuk jantung dan dapat meningkatkan aliran darah.Adapun beberapa contoh dari latihan beban untuk penderita osteoporosis:Berjalan kakiBerjalan kaki santai bisa menjadi latihan beban yang cocok dipraktekkan oleh penderita osteoporosis. Karena meskipun termasuk dalam latihan menahan beban, berjalan tidak memberikan efek yang sangat signifikan pada Kesehatan tulang, kekuatan otot, atau keseimbangan. Namun, bagi orang-orang yang sebelumnya tidak begitu aktif, berjalan dapat menjadi cara yang aman untuk memulai aktivitas atau latihan fisik secara teratur.Naik tanggaGerakan naik turun tangga juga termasuk olahraga menahan beban yang sangat baik untuk penderita osteoporosis. Olahraga ini melibatkan gerakan melawan gravitasi, yang dapat membantu merangsang tulang agar menjadi lebih kuat.Tak seperti berjalan kaki di medan yang datar, naik tangga dapat memberikan dampak yang tinggi dan memberikan tekanan pada sendi. Jadi mungkin olahraga ini tidak cocok untuk semua orang yang menderita osteoporosis.Namun, bagi penderita yang masih mampu melakukannya, naik tangga bisa menjadi cara yang efektif untuk meningkatkan kesehatan tulang dan kebugaran tubuh saat mengalami osteoporosis.Jogging ringanJogging termasuk latihan menahan beban yang memberikan pengaruh besar pada Kesehatan tulang dan otot. Olahraga ini dapat membantu merangsang pertumbuhan tulang dan meningkatkan kepadatan tulang, yang sangat bermanfaat bagi penderita osteoporosis.Namun, pastikan untuk melakukan jogging sesuai dengan kondisi dan kapasitas tubuh Anda. Jangan memaksakan diri, karena jogging yang terlalu berat dapat memperburuk masalah nyeri sendi atau kendala mobilitas yang kerap terjadi pada penderita osteoporosis.2. Latihan Kekuatan (Strength Training)Selain menahan beban tubuh dengan latihan aerobik, penderita osteoporosis juga dapat meningkatkan kesehatan otot dan tulang melalui latihan kekuatan (strength training).Adapun jenis latihan kekuatan yang dapat Anda lakukan saat menderita osteoporosis misalnya:Latihan angkat beban ringanMenurut WebMD.com, latihan angkat beban ringan bisa membantu memperkuat otot dengan mencegah berkurangnya kepadatan tulang.Beberapa penelitian menunjukkan bahwa latihan beban, dalam jangka waktu tertentu, dapat mencegah pengroposan tulang dan bahkan membantu membangun tulang yang baru.Lewat sebuah penelitian, seorang wanita yang memasuki fase pasca menopause dan mengikuti program latihan beban selama setahun, dapat mengalami peningkatan kepadatan tulang yang signifikan. Utamanya pada area tulang belakang dan pinggul, dua area yang paling sering banyak terkena osteoporosis pada wanita yang lebih tua.Resistance bandLatihan resistance band merupakan cara yang efektif dan praktis bagi penderita osteoporosis untuk meningkatkan kekuatan dan kepadatan tulang mereka.Penggunaan resistance band, atau pita resistensi, ini dapat melatih ketahanan otot yang dapat meningkatkan beban pada tulang dan membuatnya lebih kuat.3. Yoga dan PilatesYoga dan pilates juga dapat menjadi pilihan latihan yang dapat penderita osteoporosis lakukan dengan aman. Bahkan, melansir dari laman WebMD.com, telah terdapat penelitian yang membuktikan bahwa yoga dapat membantu meningkatkan kepadatan dan fleksibilitas tulang.Namun tak semua gerakan yoga dapat Anda lakukan, misalnya gerakan yang melengkungkan punggung ke belakang atau membungkuk secara berlebihan, yang dapat meningkatkan risiko patah tulang belakang.Berikut ini ada dua pose yoga dan pilates yang dapat dilakukan oleh penderita osteoporosis dengan aman:Tree PoseDiketahui juga sebagai Vrksasana, pose yoga ini dapat membantu meningkatkan keseimbangan, stabilitas, dan kekuatan inti tubuh.Cara melakukan gerakan tree pose ini juga cukup mudah, yakni:Anda dapat memulai latihan ini dengan posisi berdiri, dengan jari-jari kaki terbuka dan telapak kaki ditekan ke matras.Kemudian angkat salah satu kaki Anda sambil menarik napas dalam-dalam, busungkan dada, lalu hembuskan napas sambil menariktulang belikat ke belakang.Lalu letakkanlah kaki kanan Anda di bagian dalam paha kiri, pastikan jari-jari kaki menghadap ke bawah.Angkat lengan di atas kepala dan gabungkan telapak tangan dalam posisi berdoa setinggi dada.Tahan pose ini sambil bernapas dalam-dalam, lalu turunkan setinggi dada dan pisahkan telapak tangan Anda.Ulangi Gerakan ini dengan kaki satunya.Cat-Cow PoseCat cow pose dapat memberikan manfaat pada tulang belakang, meredakan nyeri dan kekakuan yang Anda rasakan.Cara melakukan pose cat cow pun cukup mudah, ikuti langkah berikut:Mulai dengan posisi tubuh seperti merangkak.Kemudian tarik napas (inhale) lalu lengkungkan punggung ke arah langit-langit sambal mendekatkan dagu ke dada Anda.Lalu hembuskan napas (exhale) dan kembali ke posisi awal.Anda dapat melakukan gerakan ini berulang-ulang selama 20 hingga 30 menit, dengan santai dan perlahan.4. Olahraga Aerobik Berdampak RendahSelanjutnya, Anda juga bisa melakukan olahraga aerobik dengan dampak yang rendah untuk meningkatkan kondisi tulang selama mengalami osteoporosis. Beberapa jenis olahraga aerobik berdampak rendah yang dimaksud antara lain:Bersepeda statisMenggunakan sepeda statis dengan kecepatan yang santai, namun rutin dilakukan dapat memberikan banyak manfaat bagi penderita osteoporosis. Olahraga ini dapat membantu memperkuat tulang, meningkatkan Kesehatan sendi, membangun otot, dan meningkatkan keseimbangan tubuh. Renang atau aqua aerobikMeski belum ada penelitian yang spesifik membicarakan bagaimana berenang dapat membantu meningkatkan kekuatan tulang, olahraga ini justru memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan jantung dan otot Anda.5. Latihan KeseimbanganPada penderita osteoporosis yang mengalami pengroposan tulang, berkurangnya keseimbangan tubuh menjadi dampak yang harus mereka alami. Latihan keseimbangan dapat membantu otot bekerja sama, sehingga mengurangi kemungkinan Anda terjatuh dan mengalami cedera.Anda bisa menyimak beberapa latihan keseimbangan untuk penderita osteoporosis berikut ini:Berdiri dengan satu kakiLatihan ini dapat membantu meningkatkan keseimbangan tubuh dengan mempertajam kesadaran anggota tubuh. Cara melakukannya juga sangat sederhana, yakni:Ambil sikap berdiri tegak dengan kaki yang dirapatkan.Kemudian angkat salah satu kaki Anda dan tahan selama 30 detik dalam posisi tersebut. Turunkan, lalu ulangi pada kaki Anda yang lain.Tai ChiJenis latihan ini sangat populer di kalangan para lansia, tai chi Latihan tradisional asal Tiongkok ini memiliki gerakan yang lambat dan anggun, yang dapat membantu meningkatkan koordinasi serta kesehatan tulang. Melansir dari WebMD.com, sebuah penelitian menunjukkan bahwa latihan tai chi selama beberapa bulan dapat meningkatkan kepadatan mineral tulang dan baik untuk keseimbangan tubuh.Hal yang Perlu Diperhatikan saat BerolahragaMeskipun olahraga penting, penderita osteoporosis harus berhati-hati. Berikut adalah beberapa tips yang perlu Anda terapkan sebelum memulai olahraga:1. Konsultasikan dengan DokterSelalu konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu mengenai rencana Anda untuk kembali berolahraga. Dengan begitu, dokter dapat memberikan rekomendasi latihan atau olahraga yang sesuai dengan kondisi fisik Anda.Konsultasi bersama dokter ini juga sangat penting untuk mencegah kondisi tulang dan sendi Anda semakin buruk, karena pemilihan dan cara melakukan olahraga yang salah.2. Hindari Gerakan BerisikoAnda juga perlu menghindari gerakan olahraga yang berisiko, seperti membungkuk, mendongak, atau memutar tubuh dengan keras. Pada penderita osteoporosis, membungkuk ke depan pada pinggang dan memutar tubuh dengan ekstrim dapat meningkatkan risiko patah tulang.Karena itu, Anda bisa menghindari latihan untuk menyentuh jari-jari kaki atau melakukan sit up. Serta menghindari aktivitas lain yang memungkinkan Anda untuk membungkuk atau memutar tubuh dengan kuat pada pinggang Anda.3. Gunakan Alas Kaki yang TepatSaat berolahraga selalu gunakan alas kaki yang tepat dan nyaman. Selain menjaga kulit kaki dari gesekan dan iritasi, sepatu yang tepat juga akan meminimalisir terjadinya cedera karena kehilangan keseimbangan, tersandung, dan sejenisnya.4. Lakukan Pemanasan dan PendinginanPastikan untuk melakukan pemanasan dan pendinginan ketika Anda berolahraga. Pemanasan sebelum olahraga akan membuat otot dan tulang menjadi lebih kuat, siap, dan elastis. Sehingga dapat mencegah kemungkinan terjadinya ketegangan otot yang bisa memicu cedera saat Anda berolahraga.Sementara pendinginan dapat membantu memulihkan otot, mengurangi kemungkinan cedera, mencegah kelelahan dan ketegangan otot, serta menormalkan tekanan darah dan detak jantung Anda.5. Mulai PerlahanSaat kembali memulai olahraga setelah lama berhenti, selalu mulai dengan perlahan dan menyesuaikan dengan kemampuan tubuh Anda. Gerakan berulang yang terlalu berat di awal Anda berolahraga akan memicu rasa nyeri dan cedera.Anda bisa mulai dengan aktivitas yang ringan, seperti berjalan santai di sore dan pagi hari secara teratur. Kemudian meningkatkan intensitasnya dengan berlari kecil, dan seterusnya.Namun tetap perhatikan kondisi tubuh Anda, jangan memaksakan diri dan berhentilah ketika Anda merasakan nyeri yang tak biasa.Kapan Sebaiknya Berhenti Berolahraga?Selain memperhatikan beberapa hal di atas, Anda juga perlu menyimak beberapa tanda-tanda tubuh yang tak biasa dan sebaiknya berhenti untuk berolahraga. Apa saja?1. Nyeri tiba-tiba pada tulang atau persendian.Meskipun saat melakukan olahraga Anda akan dapat merasakan tarikan atau tekanan pada otot, tulang, dan sendi, namun jika timbul rasa nyeri secara tiba-tiba sebaiknya hentikan olahraga segera.2. Sesak napas atau pusing.Sesak napas atau pusing juga bisa menjadi tanda bahwa Anda harus menghentikan olahraga yang dilakukan. Kedua kondisi ini bisa menunjukkan bahwa jantung Anda tidak dapat memompa cukup darah beroksigen ke otak. Jika diteruskan, Anda dapat kehilangan keseimbangan, kemudian terjatuh dan menimbulkan cedera.3. Kelelahan yang tidak biasa setelah berolahraga.Situasi ini dapat terjadi saat Anda kurang dalam melakukan pemanasan, mengalami dehidrasi, kurang beristirahat, asupan gizi yang kurang, juga memilih olahraga yang terlalu berat.Nah, Sobat Granostic itu adalah penjelasan mengenai apa saja jenis olahraga yang aman dilakukan bagi penderita osteoporosis. Apakah Anda tertarik untuk mempraktikkannya di rumah?Ingat, sebelum melakukan olahraga baiknya Anda melakukan pemeriksaan kesehatan tubuh dan tulang terlebih dahulu. Kemudian mendiskusikan rencana olahraga rutinan Anda bersama dengan dokter.Konsultasi kesehatan ini dapat Anda lakukan di klinik Granostic. Bersama dokter kami, Anda dapat memperoleh pemeriksaan kesehatan menyeluruh dan mendetail, sehingga mendapatkan diagnosa yang akurat.Lewat hasil pemeriksaan tersebut, dokter akan memberikan arahan dan edukasi mengenai jenis olahraga, durasi, dan berbagai hal yang perlu Anda siapkan saat akan mulai latihan dalam kondisi osteoporosis.Menarik, bukan? Yuk Lakukan Pemeriksaan Osteoporosis Terdekat di SurabayaUntuk terhubung dengan dokter kami dan tanya-tanya seputar pemeriksaan medis di klinik Granostic, Anda dapat langsung menghubungi layanan call center kami. Atau Anda dapat berkunjung ke klinik Granostic di Surabaya langsung untuk mendaftar dan melakukan pemeriksaan bersama dokter umum kami.Ditinjau Oleh: Dr. Aji WibowoSumber Referensi:Exercising with osteoporosis: Stay active the safe way. Mayo Foundation for Medical Education and Research (MFMER). Diakses 2025Osteoporosis and exercise. Department of Health, State Government of Victoria, Australia. Diakses 2025The Best Workouts for Osteoporosis. Cleveland Clinic. Diakses 2025Best Exercise for Osteoporosis. Web MD. Medically Reviewed by David Zelman, MD. Diakses 2025Best Exercises When You Have Osteoporosis. Everyday Health, Inc. Medically Reviewed by Michael Natter, MD. Diakses 2025Physical exercises for osteoporosis. Medical News Today. Medically reviewed by Lauren Jarmusz, PT, DPT, OCS. Diakses 20258 Exercises to Strengthen Your Bones When Living with Osteoporosis. Healthline. Medically reviewed by Gregory Minnis, DPT, Physical Therapy. Diakses 2025Effective exercises for osteoporosis. Harvard Health Publishing. Diakses 2025
Pemeriksaan Osteoporosis Terdekat di Surabaya
Dikenal juga sebagai silent disease, osteoporosis pada awalnya tidak menunjukkan gejala yang jelas selama bertahun-tahun, hingga penderitanya mengalami patah tulang. Karena itu, dengan pemeriksaan osteoporosis yang lengkap dan tepat, gejala osteoporosis dapat dideteksi dan diobati sejak dini. Osteoporosis merupakan jenis gangguan Kesehatan tulang yang kerap terjadi pada orang lanjut usia, khususnya pada perempuan. Kondisi medis ini biasanya tidak menunjukkan gejala awal yang jelas hingga selama bertahun-tahun, sampai terjadi penurunan massa tulang yang signifikan dan membuat tulang mudah patah.Meski begitu, osteoporosis bukannya sama sekali tidak dapat dicegah. Dengan menerapkan gaya hidup yang sehat, serta rutin melakukan pemeriksaan kesehatan tulang dan osteoporosis, Anda dapat mencegah kondisi ini muncul atau semakin parah.Lantas dimana tempat pemeriksaan osteoporosis yang terpercaya di Surabaya? Serta apa saja prosedurnya?Untuk menjawab pertanyaan tersebut, Anda bisa langsung simak artikel ini sampai habis, Sobat Granostic!Apa Itu Osteoporosis dan Mengapa Deteksi Dini Penting?Menurut Cleveland Clinic, osteoporosis merupakan penyakit yang melemahkan tulang. Khususnya, penyakit ini membuat tulang menjadi lebih tipis dan kurang padat dari kondisi normalnya. Orang dengan osteoporosis juga sangat mungkin mengalami patah tulang (fraktur tulang).Dalam kondisi normal, tulang manusia bersifat padat dan cukup kuat untuk menopang berat badan, serta dapat menahan sebagian besar jenis benturan.Namun seiring dengan bertambahnya usia, tulang kita (secara alami) akan kehilangan Sebagian kepadatannya dan kemampuannya untuk tumbuh kembali dengan sendirinya. Pada seorang dengan penderita osteoporosis, tulang juga akan jadi lebih rapuh dan lemah dari yang seharusnya.Kebanyakan penderita osteoporosis tidak tahu bahwa mereka menderita gangguan kesehatan tulang tersebut, sampai akhirnya menyebabkan mereka mengalami patah tulang.Hal inilah yang kemudian menjadi sangat penting untuk mendeteksi dini osteoporosis. Dengan begitu, Anda dapat melakukan perawatan sedini mungkin, serta memperkecil kemungkinan mengalami patah tulang.Mengapa Deteksi Dini Penting?Berikut ini beberapa alasan mengapa deteksi dini osteoporosis begitu penting untuk dilakukan.Mencegah patah tulangSeperti yang telah dijelaskan sebelumnya, osteoporosis dapat membuat tulang Anda menjadi lebih rapuh dan lemah dari normalnya. Sehingga sangat rentan patah, karena benturan atau gerakan tertentu yang berlebihan.Namun, pengeroposan tulang pada osteoporosis ini dapat dihambat dengan perawatan yang tepat sedini mungkin. Hal ini mungkin dilakukan ketika osteoporosis dapat dideteksi sedini mungkin.1. Meningkatkan Kualitas HidupTulang yang sehat juga membuat kualitas hidup lebih baik, Anda dapat melakukan aktivitas harian dengan nyaman, dan meminimalisir berbagai jenis cedera yang bisa membatasi ruang gerak Anda.Deteksi dini osteoporosis dapat membantu memberikan kualitas hidup yang lebih baik bagi para lansia. Pemeriksaan ini dapat membantu pasien mendapatkan penanganan sedini mungkin, sehingga mencegah patah tulang parah akibat osteoporosis.2. Meminimalkan Biaya PengobatanDengan menjaga kesehatan tulang sejak dini dan memberikan perawatan yang tepat pada osteoporosis, Anda juga bisa meminimalkan biaya pengobatan. Karena dapat mencegah cedera atau patah tulang yang parah, dimana dalam perawatan dan pengobatannya akan memerlukan biaya yang besar.Siapa yang Perlu Melakukan Pemeriksaan Osteoporosis?Osteoporosis dapat terjadi pada siapa saja, baik wanita maupun pria. Karena itu pula, menjaga kesehatan tulang dan otot sangatlah penting untuk kita lakukan sejak dini.Namun, ada beberapa golongan yang sangat perlu melakukan pemeriksaan osteoporosis. Apa saja?1. Wanita Berusia 50 Tahun Ke Atas, terutama Pasca-Menopause.Menurut Mayo Clinic, perempuan berisiko tinggi terkena osteoporosis dibandingkan dengan laki-laki. Khususnya yang telah memasuki usia lanjut, berumur lebih dari 50 tahun, atau telah memasuki masa pascamenopause.2. Pria Berusia 70 Tahun Ke Atas.Meskipun lebih sering terjadi pada perempuan, bukan berarti lelaki terbebas sama sekali dari osteoporosis. Justru menurut artikel ilmiah yang dipublikasikan di American Family Physician, angka kematian dan morbiditas terkait osteoporosis lebih tinggi pada lelaki dibandingkan pada perempuan.Hal ini terjadi karena konsekuensi pada osteoporosis pada lelaki cenderung diremehkan, sehingga sering tidak terdeteksi dan tidak mendapatkan pengobatan yang tepat.Menurut National Health of Arthritis and Musculoskeletal and Skin Disease (NIAMS), osteoporosis utamanya menyerang lelaki berusia 65 tahun ke atas. Selain itu, jumlah patah tulang yang disebabkan oleh tulang rapuh pada lelaki juga meningkat dalam beberapa tahun terakhir.Karenanya sangat penting bagi lelaki berusia lanjut untuk melakukan pemeriksaan osteoporosis, baik untuk deteksi dini dan mendapatkan perawatan yang tepat.3. Orang Dengan Riwayat Keluarga Osteoporosis.Seseorang dengan riwayat keluarga dengan osteoporosis juga memiliki risiko mengidap masalah Kesehatan tulang yang sama, khususnya jika ibu atau ayah Anda mengalami patah tulang pinggul akibat pengeroposan tulang. Individu yang memiliki kebiasaan merokok, konsumsi alkohol berlebih, atau kurang asupan kalsium dan vitamin D.Kebiasaan hidup yang buruk juga dapat berpengaruh pada kesehatan tubuh dan tulang Anda. Seseorang yang memiliki kebiasaan merokok, mengonsumsi alkohol berlebihan, atau kekurangan asupan kalsium dan vitamin D juga rentan terkena osteoporosis di usia senja.Menurut Mayo Clinic, seseorang yang kekurangan kalsium seumur hidupnya akan mengembangkan osteoporosis. Asupan kalsium yang rendah dapat menyebabkan kepadatan tulang berkurang, pengeroposan tulang dini, hingga meningkatnya risiko patah tulang.4. Penderita penyakit tertentu seperti rheumatoid arthritis atau mereka yang mengonsumsi obat kortikosteroid dalam jangka panjang.Orang yang mengidap kondisi Kesehatan tertentu juga berisiko lebih besar terkena osteoporosis. Beberapa masalah Kesehatan yang dimaksud dapat berupa:penyakit seliakradang ususpenyakit ginjal atau hatikankermyeloma multipleartritis reumatoid.Khususnya dalam artritis reumatoid, berbagai gejala peradangan, kerusakan tulang rawan, dan hilangnya mineralisasi tulang, akan menyebabkan perkembangan osteopenia serta osteoporosis.Prosedur Pemeriksaan OsteoporosisNah, Sobat Granostic setelah menyimak siapa saja yang berisiko terkena osteoporosis, apakah Anda menjadi salah satunya?Tenang, pemeriksaan osteoporosis ini memiliki prosedur yang aman dan non-invasif, sehingga aman untuk dilakukan pada orang lanjut usia.Adapun prosedur pemeriksaan osteoporosis ini dapat melalui beberapa tahap berikut:1. Wawancara Riwayat KesehatanLangkah pertama, dokter akan melakukan wawancara mengenai riwayat kesehatan pasien. Pada prosedur ini, dokter akan menanyakan berbagai hal mengenai kondisi kesehatan Anda, termasuk riwayat penyakit dalam, obat-obatan yang digunakan, keluhan yang dirasakan, hingga riwayat Kesehatan keluarga Anda. 2. Pemeriksaan FisikSetelah proses wawancara selesai, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan tanda-tanda vital. Pemeriksaan ini dilakukan dengan teliti, dari ujung kepala hingga ujung rambut, serta mengukur tinggi dan berat badan Anda, suhu tubuh, hingga tekanan darah.3. Pengukuran Kepadatan Tulang (Bone Density Test)Untuk mendeteksi dini osteoporosis akan dilakukan pengukuran kepadatan tulang, atau bone density test. Ada tiga prosedur yang dilakukan untuk pengukuran kepadatan tulang ini, yakni:Dual-Energy X-ray Absorptiometry (DEXA)Tes ini dilakukan untuk memeriksa tulang belakang dan pinggul Anda, yang dapat memberikan hasil lebih akurat. Central DXA, atau Dual Energy X-ray Absorptiometry, juga memiliki biaya yang lebih mahal.Selama tes, Anda akan diarahkan untuk berbaring di atas platform berlapis bantalan, dengan pakaian yang lengkap. Sementara itu, lengan mesin akan melewati Anda, mengirimkan sinar-X dosis rendah ke seluruh tubuh Anda.Berdasarkan seberapa banyak sinar-X berubah setelah melewati tulang Anda, mesin akan menghasilkan gambar kerangka Anda. Tes ini pun akan berlangsung sekitar 10 menit saja.Ultrasound TulangDikenal juga dengan USG musculoskeletal, tes ini digunakan untuk menyimak kesehatan tulang, otot, tendon, ligamen, dan sendi Anda. Pemeriksaan ini juga dapat digunakan untuk menilai risiko patah tulang di masa mendatang.CT Scan KuantitatifDikenal juga dengan tomografi terkomputasi kuantitatif (QCT) merupakan jenis tes yang dilakukan untuk mengukur kepadatan mineral tulang. Tes ini dilakukan menggunakan pemindaian tomografi terkomputasi (CT) dan menghasilkan gambar 3D. Area tulang belakang panggul dan lumbar merupakan area yang paling umum dievaluasi dengan CT Scan kuantitatif.4. Tes Darah dan UrineSetelah pemeriksaan kepadatan tulang, Anda juga akan diarahkan untuk melakukan tes darah dan urine. Tes ini digunakan untuk memvalidasi diagnosa osteoporosis, misalnya dengan menemukan penyebabnya, memilih pengobatan yang tepat, serta mengevaluasi respon terhadap pengobatan yang telah dilakukan.Persiapan Sebelum Pemeriksaan OsteoporosisProsedur pemeriksaan osteoporosis di atas terbilang cukup sederhana, bukan? Dengan didampingi dari tim tenaga medis profesional, proses pemeriksaan akan berjalan lebih efisien dan lancar.Selain itu, Anda juga bisa mempersiapkan beberapa hal ini sebelum melakukan pemeriksaan osteoporosis:1. Hindari konsumsi suplemen kalsium atau makanan kaya kalsium setidaknya 24 jam sebelum pemeriksaan.Pastikan untuk menghindari mengonsumsi suplemen kalsium, setidaknya selama 24 jam sebelum dilakukannya tes kepadatan tulang. Karena obat-obatan atau makanan yang Anda konsumsi, dapat mengganggu tes kepadatan tulang yang dilakukan.Kenakan pakaian nyaman tanpa logam, seperti kancing atau resleting, saat melakukan tes DEXA.Selanjutnya, Anda bisa mengenakan pakaian yang longgar dan nyaman saat akan melakukan tes. Namun, pastikan untuk menghindari 2. Pakaian dengan kancing, resleting, atau ikat pinggang.Anda juga tidak disarankan untuk menggunakan perhiasan apapun, aksesoris dari logam selama pemeriksaan. Bahkan di beberapa rumah sakit atau tempat pemeriksaan lain, Anda mungkin diminta untuk berganti pakaian dengan baju pemeriksaan.Informasikan kepada dokter jika Anda sedang hamil atau memiliki riwayat alergi terhadap zat tertentu.Selanjutnya, Anda juga perlu menginformasikan kepada dokter bila sedang dalam masa kehamilan atau memiliki riwayat alergi terhadap zat tertentu. Sehingga, dokter dapat meminimalisir adanya risiko alergi atau dampak negatif yang muncul karenanya.Hasil Pemeriksaan Osteoporosis: Bagaimana Membacanya?Pemeriksaan yang dilakukan dapat memberikan laporan kepadatan tulang yang normal, osteopenia, dan osteoporosis. Untuk paduan pembacaannya, Anda bisa simak penjelasan berikut:NormalHasil normal didapatkan bila skor T tes kepadatan tulang berada pada angka +1 hingga -1. Skor T sendiri merupakan angka yang menunjukkan skor kepadatan tulang, apakah berada di bawah atau di atas rata-rata.OsteopeniaOsteopenia merupakan definisi medis untuk kondisi kehilangan kepadatan ulang. Osteopenia dapat berkembang menjadi osteoporosis jika penurunan kepadatan tulang ini kian memburuk.Nah, hasil osteopenia ini dapat disimak dari skor T pemeriksaan kepadatan tulang yang Anda lakukan. Hasil skor T antara -1 dan -2.5, maka menjadi tanda ospenia. Angka ini mengindikasikan bahwa kepadatan tulang ada di bawah normal, dan dapat menyebabkan osteoporosis.OsteoporosisJika skor T berada di antara angka -2.5 dan ke bawah, maka kepadatan tulang Anda mengindikasikan adanya osteoporosis.Mengapa Memilih Klinik Granostic untuk Pemeriksaan Osteoporosis?Sobat, setelah membaca berbagai rangkaian pemeriksaan osteoporosis di atas, apakah Anda siap untuk menjalaninya?Pemeriksaan osteoporosis ini dapat Anda lakukan di berbagai layanan kesehatan terpercaya. Khusus untuk warga Surabaya dan sekitarnya, Anda bisa memercayakan pemeriksaan osteoporosis ini bersama layanan kesehatan klinik Granostic.Lantas mengapa harus memilih klinik Granostic untuk melakukan pemeriksaan osteoporosis? Berikut alasannya, Sobat!1. Fasilitas Modern dan LengkapKlinik Granostic memberikan layanan pemeriksaan kesehatan lengkap, dengan berbagai fasilitas yang modern dan canggih. Sehingga Anda dapat melakukan pemeriksaan osteoporosis dengan komprehensif, efisien, serta mendapatkan hasil yang akurat.2. Tim Medis ProfesionalSelain itu, prosedur pemeriksaan osteoporosis juga akan dilakukan di bawah pengawasan dokter profesional, serta didampingi oleh tenaga medis ahli yang berpengalaman di bidangnya.Sehingga Anda dapat menjalani tiap prosedur pemeriksaan dengan merasa nyaman dan aman. Anda bahkan dapat mengonsultasikan keluhan, rasa khawatir, atau pertanyaan-pertanyaan lain terkait prosedur pemeriksaan osteoporosis bersama tim dokter dan tenaga medis kami.Dokter akan memberikan edukasi, saran pemeriksaan dan perawatan yang tepat serta paling sesuai dengan kebutuhan Anda.3. Proses Cepat dan EfisienKeuntungan lain menggunakan layanan pemeriksaan osteoporosis di klinik Granostic adalah prosesnya yang cepat dan efisien. Dari tahapan registrasi, konsultasi dokter, pemeriksaan kesehatan dan kepadatan tulang, hingga pembacaan hasil tes akan dilakukan secara terpadu.Bahkan, hasil pemeriksaan dapat Anda akses secara online lewat akun pribadi yang dapat Anda buat di laman Granostic.com. Menarik, bukan?4. Lokasi StrategisKlinik Granostic juga memiliki lokasi yang strategis, yakni di Jalan Dharmahusada No.146, Mojo, Kecamatan Gubeng, Kota Surabaya. Akses transportasi umum yang mudah, lokasi yang terjangkau, serta berada di area pusat kota membuat klinik Granostic sangat aksesibel.5. Layanan LengkapKlinik Granostic hadir dengan memberikan berbagai layanan pemeriksaan osteoporosis lengkap. Mulai dari pemeriksaan kondisi fisik pasien, cek kepadatan tulang melalui prosedur yang canggih, hingga tes darah dan urine.Layanan pemeriksaan kesehatan klinik Granostic menjadi begitu unggul karena sifatnya yang terpadu. Anda dapat terhubung dengan dokter umum maupun spesialis, serta melakukan berbagai pemeriksaan yang dibutuhkan, untuk memperkuat diagnosa masalah kesehatan yang dialami.Nah, apakah Anda tertarik untuk menggunakan layanan pemeriksaan kesehatan tulang dan cek osteoporosis di klinik Granostic? Langsung hubungi call center kami untuk tahu informasi lengkapnya, ya!Ditinjau Oleh: Dr. Aji WibowoSumber Referensi:Osteoporosis. National Institute of Arthritis and Musculoskeletal and Skin Diseases. Diakses 2025Osteoporosis. NHS. Diakses 2025Meri Ramadhani. 2019. Faktor-faktor Risiko Osteoporosis dan Upaya Pencegahannya. Jurnal Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas Padang. Diakses 2025Kementerian Kesehatan RI. 2020. Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI. Situasi Osteoporosis di Indonesia. Diakses 2025Cleveland Clinic. 2020. Disease & Conditions. Osteoporosis. Diakses 2025Ratini, M. WebMD. 2021. Understanding Osteoporosis - Symptoms.Gregson, C., et al. 2022. UK Clinical Guideline for the Prevention and Treatment of Osteoporosis. Archives of Osteoporosis, 17(1), pp. 58. Diakses 2025National Institutes of Health. 2018. Osteoporosis and Related Bone Diseases. Exercise for Your Bone Health. Diakses 2025Johns Hopkins Medicine. 2022. Conditions and Diseases. Osteoporosis : What You Need to Know as You Age. Diakses 2025Stang, D. Healthline. 2019. What Do You Want to Know About Osteoporosis?. Diakses 2025Mäkitie, O., & Zillikens, M. 2022. Early-Onset Osteoporosis. Calcified Tissue International, 110(5), pp. 546-61. Diakses 2025National Health Service UK. 2019. Health A to Z. Osteoporosis. Diakses 2025National Institutes of Health. 2019. Osteoporosis and Related Bone Diseases. Osteoporosis Overview. Diakses 2025U.S. Department of Health & Human Services. 2021. Office on Women’s Health. Osteoporosis. Diakses 2025
Kenapa Fisik Lemah Gampang Sakit?
Belakangan Anda sering merasa lemah dan gampang terserang penyakit? Fisik yang lemah dan gampang sakit dapat terjadi karena berbagai faktor, mulai dari kekurangan nutrisi hingga karena kondisi medis tertentu. Sering merasa lemas, lemah, dan sakit bisa mengganggu aktivitas harian dan kenyamanan Anda. Bahkan dalam beberapa kasus, keadaan ini juga bisa menimbulkan komplikasi Kesehatan yang lebih serius seiring dengan berjalannya waktu.Oleh karena itu, sangat penting bagi Anda untuk mengidentifikasi kenapa fisik terasa lemah dan sering sakit. Dengan begitu, Anda dapat mengatasinya secara efektif.Khusus buat Anda, Granostic merangkumkan berbagai informasi mengenai kenapa fisik terasa lemah dan mudah sakit, serta bagaimana cara mengatasi dan mencegahnya dalam ulasan berikut ini. Penasaran? Baca artikelnya sampai habis, ya, Sobat!Ciri-Ciri Fisik Lemah yang Harus DiwaspadaiSetiap orang tentu bisa merasa lemas, lelah, atau tidak enak badan karena stres dan aktivitas harian yang terlalu padat. Namun, ada beberapa ciri fisik lemah yang harus diwaspadai, karena dapat menjadi tanda bahwa terdapat masalah tertentu pada kesehatan Anda, seperti:1. Sering LelahMerasa lelah karena aktivitas harian yang padat, pekerjaan yang menumpuk, atau setelah berolahraga adalah hal yang sangat wajar terjadi. Namun, jika rasa lelah ini terjadi cukup sering dan timbul ketika Anda tidak begitu banyak beraktivitas, atau setelah istirahat dengan cukup, maka ini bisa menjadi alarm kesehatan tersendiri.Bisa jadi daya tahan tubuh Anda sedang bereaksi terhadap infeksi penyakit. Melansir dari Pennmedicine.org, ini terjadi karena tubuh Anda sedang menyimpan energi untuk mengisi bahan bakar sistem kekebalan tubuh, sehingga dapat melawan kuman atau virus penyebab penyakit.2. Mudah TerinfeksiCiri-ciri fisik lemah yang harus diwaspadai selanjutnya adalah ketika Anda mudah terinfeksi penyakit. Ini dapat menandakan sistem imun Anda sedang mengirimkan sinyal bahaya. Menurut American Academy of Allergy Asthma & Immunology, menyatakan bahwa tanda-tanda kemungkinan defisiensi imun pada orang dewasa dapat meliputi:Mengalami pneumonia dua kali selama periode satu tahunMenderita sinusitis kronis atau lebih dari tiga episode sinusitis bakteribakter dalam setahunMembutuhkan lebih dari dua kali pengobatan antibiotik setahunSulit BerkonsentrasiTak hanya gejala fisik, ketika Anda sudah mulai sering sulit berkonsentrasi daripada sebelumnya, kondisi ini patut untuk diwaspadai. Apalagi jika Anda merasa sudah cukup tidur di malam hari, yang seharusnya membuat tubuh Anda lebih bugar.Sulit konsentrasi ini dapat terjadi karena berbagai hal, termasuk kurangnya nutrisi, anemia, gangguan tiroid, diabetes, stress, kekurangan vitamin, hingga penyakit jantung.Karenanya, jika kondisi ini terjadi berlarut-larut dan disertai dengan gejala tak wajar lainnya, sangat penting untuk Anda mengunjungi dokter dan melakukan pemeriksaan medis.3. Luka yang Lama SembuhCiri-ciri yang perlu diwaspadai dari kondisi fisik yang lemah adalah Ketika luka di kulit sulit untuk disembuhkan. Melansir dari Pennmedicine.org, kulit kita akan memasuki mode control ketika terjadi kerusakan baik dari goresan, terbakar, atau lecet.Sehingga tubuh kan bekerja untuk melindungi luka dan mengirimkan darah yang kaya nutrisi ke bagian yang cedera. Dengan begitu, kulit akan dapat meregenerasi sel baru untuk menutup luka terbuka tersebut.Nah, proses penyembuhan ini juga berkaitan erat dengan sel imun Anda. Semakin lambat penyembuhannya, maka ada yang salah dengan sel imun Anda. 4. Nyeri Otot atau SendiNyeri otot atau sendi merupakan kondisi wajar yang terjadi ketika Anda memiliki aktivitas yang tinggi, melakukan gerakan berulang yang membebani otot, atau sejenisnya.Namun, jika rasa nyeri otot atau sendi ini terjadi ketika Anda tidak melakukan aktivitas pemicunya, maka bisa menjadi penanda bahwa ada masalah dengan tubuh Anda.Misalnya, ketika Anda sedang terinfeksi penyakit, tubuh akan mengalami rasa nyeri otot dan sendi. Hal ini terjadi karena tubuh Anda sedang melawan infeksi dan peradangan.Penyebab Fisik Lemah dan Mudah SakitSeperti yang telah disebutkan, bahwa ada banyak hal yang menjadi penyebab fisik Anda terasa lebih lemah dan mudah terserang penyakit. Beberapa penyebab yang dimaksud antara lain:1. Kekurangan NutrisiApa yang kita konsumsi selalu berperan besar pada kondisi tubuh kita, termasuk dalam membuat fisik lebih kuat dan tidak mudah terserang penyakit. Namun, jika tubuh tidak mendapatkan nutrisi yang cukup dan gizi seimbang, maka akan sulit bagi sistem imun kita untuk melawan infeksi secara efektif.Melansir dari VerryWellHealth.com, seseorang yang kekurangan kadar vitamin D lebih berisiko untuk terkena infeksi saluran pernapasan akut seperti flu, pilek, hingga Covid-19.2. Kurang TidurSeseorang dengan pola tidur yang buruk dan tidak cukup istirahat malam, lebih mungkin untuk merasa tidak bertenaga dan jatuh sakit. Ini terjadi karena kurang tidur dapat menurunkan kemampuan tubuh untuk melawan infeksi.Melansir dari VerryWellHealth.com, penelitian menunjukkan bahwa orang dewasa yang tidur selama enam jam atau kurang setiap malam memiliki risiko lebih besar untuk terinfeksi virus. Selain itu, kekurangan tidur dalam jangka waktu yang panjang bisa meningkatkan berbagai masalah kesehatan lainnya, seperti sakit jantung hingga diabetes.3. Stres KronisSobat Granostic, kesehatan mental juga sangat berpengaruh pada kondisi fisik Anda. Stres kronis, depresi, atau kecemasan yang berlebihan ternyata juga bisa membuat tubuh menjadi fisik lemah, loh.Melansir dari Cleveland Clinic, stress kronis, yang bertahan jangka Panjang, dapat memiliki efek buruk pada sistem kekebalan tubuh seseorang. Stres yang berkepanjangan bahkan menjadi salah satu alasan utama seseorang lebih sering sakit daripada biasanya.Kondisi ini terjadi karena stress kronis dapat mengurangi kemampuan tubuh untuk melawan penyakit. Stres kronis juga meningkatkan risiko Anda mengalami berbagai kondisi medis lain, seperti:Aterosklerosis, merupakan kondisi di mana terjadi penumpukan plak di arteri sehingga dapat menyebabkan masalah pada jantung.Penyakit kejiwaan, seperti depresi dan kecemasan.Hingga berkurangnnya aktivitas sel pembunuh kanker alami dalam tubuh, yang sangat penting untuk mencegah kanker terbentuk dan menyebar pada tubuh Anda.4. Kurang Aktivitas FisikKurangnya aktivitas fisik juga bisa menyebabkan tubuh Anda lemas dan mudah terserang penyakit. Ini karena aktivitas fisik disinyalir dapat membantu meningkatkan kekebalan tubuh Anda. Namun sangat penting untuk melakukan latihan fisik secara bijak, artinya Anda tidak perlu berolahraga ekstra keras dan terlalu mendorong diri Anda untuk melakukannya. Sebaliknya, lakukan olahraga secara teratur sesuai dengan kapasitas tubuh Anda, misalnya mulai dengan berjalan cepat setiap hari sebanyak 30 menit alih-alih berlari nonstop.5. Penyakit TertentuSobat Granostic, tubuh yang terasa selalu lemas dan mudah sakit, bisa terjadi karena penyakit tertentu. Umumnya, gejala ini timbul karena penyakit yang terjadi karena infeksi virus, bakteri, atau kuman.Rasa lelah, demam, tidak berenergi, juga berbagai gejala lain, bisa terjadi karena sistem imun tubuh sedang melawan infeksi yang dapat menimbulkan peradangan.Meski begitu rasa lemah dan sakit ini pun bisa mengindikasikan banyak kondisi medis. Karenanya, sangat penting bagi Anda untuk mengunjungi dokter dan melakukan pemeriksaan kesehatan lengkap saat gejala tak kunjung mereda.6. Paparan PolusiSobat Granostic, tahukah Anda kalau polusi Udara juga dapat memberikan dampak yang buruk terhadap kekebalan tubuh? Ya, paparan polutan dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh Anda seiring dengan berjalannya waktu. Hal ini sering terjadi pada orang-orang yang terpapar polusi Udara tingkat tinggi di usia muda, saat tubuh mereka masih dalam masa pertumbuhan.Selain itu, polusi udara juga dapat berdampak buruk pada kesehatan jantung dan sistem pernapasan, misalnya dengan menyebabkan asma.Cara Mengatasi Fisik Lemah agar Tidak Mudah SakitSetelah mengetahui apa saja faktor yang dapat memengaruhi kebugaran fisik dan ketahanan sistem imun Anda, selanjutnya Anda juga perlu tahu bagaimana cara mengatasi kondisi tersebut.Berikut ini Granostic akan membagikan beberapa tips sederhana yang bisa membantu mengatasi fisik lemah agar tidak mudah sakit. Apa saja?1. Perbaiki Pola MakanMemperbaiki pola makan adalah langkah paling dasar yang harus Anda lakukan untuk mengatasi fisik yang lemah. Sebab, apa yang kita makan berpengaruh besar pada kondisi tubuh dan sistem imun.Anda bisa memilih makanan dengan gizi seimbang yang dapat membantu memperkuat sistem imun tubuh. Selain itu, Anda juga bisa mengonsumsi makanan yang kaya akan vitamin D, seperti kuning telur, ikan berlemak, hingga jamur. Anda juga bisa memenuhi kebutuhan vitamin D ini dengan berjemur selama 10 hingga 15 menit tiap hari, mulai dari jam 7 atau 8 pagi.Anda juga bisa menyiapkan menu yang seimbang seperti buah-buahan, sayuran, gandum utuh, protein, dan susu rendah lemak. Menu makanan ini akan membantu mencukupi asupan nutrisi seperti vitamin, mineral, protein, dan lemak sehat yang dibutuhkan oleh tubuh.Selain memilih menu yang sehat, Anda juga perlu menerapkan pola makan teratur. Pastikan Anda makan tiga kali sehari dengan porsi yang cukup, tidak secara berlebihan.2. Rutin BerolahragaBerolahraga secara teratur juga bisa membantu Anda merasa lebih baik, tidur lebih nyenyak, dan membantu mengurangi kecemasan. Kebiasaan ini bila dikombinasikan dengan pola makan yang baik, maka dapat membantu Anda untuk menjaga berat badan yang sehat.Selain itu, menurut CDC, melakukan aktivitas fisik yang tepat sesuai dengan kondisi fisik Anda bisa memberikan manfaat langsung dan jangka panjang. Misalnya dengan membantu menurunkan kemungkinan terserang infeksi virus penyebab flu atau pneumonia. Sebab aktivitas fisik juga berpotensi membantu meningkatkan kekebalan tubuh Anda.3. Tidur CukupBerbagai penelitian menunjukkan bahwa tidur yang kurang dapat menurunkan kemampuan sistem imun. Selain itu dengan tidur yang cukup dan istirahat yang berkualitas di malam hari, mood jadi terasa lebih baik dan tubuh kian energik.Lamanya kebutuhan tidur ini sangat berbeda-beda pada tiap individu, bergantung dengan berapa usia mereka. Melansir dari CDC kebutuhan tidur orang dewasa bisa digolongkan sebagai berikut:Untuk orang dewasa dengan rentang usia 18 – 60 tahun: membutuhkan waktu tidur sebanyak 7 jam atau lebih.Untuk orang dewasa dengan rentang usia 61 – 64 tahun: 7 hingga 9 jam.Serta orang lanjut usia yang berumur 65 tahun atau lebih: setidaknya membutuhkan waktu tidur sebanyak 7 hingga 8 jam per hari.Durasi tidur malam tidak bisa Anda ganti dengan tidur siang. Karena itu, sangat penting untuk memaksimalkan waktu istirahat dan membuat pekerjaan Anda lebih produktif di siang hari.4. Kelola StresSeperti yang telah disebutkan sebelumnya, bahwa stres jangka panjang dapat menyebabkan berbagai masalah pada kesehatan. Sehingga sangat penting bagi Anda untuk mengelola stres dengan baik.Menurut VerryWellHealth.com, ada banyak cara yang bisa Anda gunakan untuk mengurangi dan mengelola stress, seperti:Melakukan olahraga secara rutin, khususnya dengan latihan yang menenangkan dan membantu Anda merasa lebih nyaman, seperti yoga.Menerapkan mindfulness, yakni dengan focus dengan kesadaran diri sendiri, bernapas dalam, dan merasakan kelima indraindera Anda.Melakukan meditasi untuk menenangkan pikiran dan perasaan.Mengonsumsi makanan bernutrisi dan bergizi seimbang.Serta mendapatkan terapi jika diperlukan.5. Hindari Kebiasaan BurukSelain menerapkan gaya hidup yang sehat, Anda juga perlu menghindari kebiasaan buruk agar tidak gampang sakit. Kebiasaan buruk yang dimaksud adalah meminum-minuman beralkohol, sering menyepelekan waktu makan dan mengonsumsi makanan tinggi gula atau garam, serta menggunakan obat-obatan terlarang.Kebiasaan-kebiasaan ini tidak hanya membuat sistem imun menjadi lemah, namun bisa berdampak pada organ tubuh dalam jangka panjang.Cara Agar Tidak Gampang Sakit Untuk Meningkatkan Daya Tahan TubuhNah, Sobat Granostic, selain melakukan beberapa cara di atas, Anda juga bisa meningkatkan daya tahan tubuh dengan beberapa tips berikut ini:1. Konsumsi Vitamin PentingKekurangan vitamin bisa menyebabkan daya tahan tubuh menjadi lemah, yang akhirnya membuat Anda sering terkena penyakit. Karena itu sangat penting bagi Anda untuk mengonsumsi makanan atau suplemen dengan kandungan vitamin tinggi.Beberapa jenis vitamin penting yang baik untuk sistem kekebalan tubuh antara lain:Vitamin C: merupakan suplemen yang paling populer dan terkenal untuk mendukung fungsi sel-sel kekebalan tubuh, serta meningkatkan kemampuan untuk melindungi diri dari infeksi. Sobat, batas asupan vitamin C setiap hari adalah 2.000 mg. Sementara bila Anda menggunakan suplemen, dosis harian biasanya di antara 250 hingga 1.000 mg.Vitamin D: Jenis vitamin ini termasuk nutrisi yang sangat baik untuk sistem imun, sebab dapat meningkatkan efek monosit dan makrofag yang melawan patogen, mengurangi peradangan, sehingga dapat meningkatkan respon sistem imun. Asupan vitamin D yang direkomendasikan adalah 15 mikrogram, namun konsultasikan dosis yang tepat sesuai dengan kebutuhan tubuh Anda bersama dokter.Vitamin B Kompleks: Vitamin B kompleks, termasuk B12 dan B6, sangat penting untuk memastikan kesehatan sistem imun. Zinc: Zinc (seng) merupakan mineral yang sangat baik untuk fungsi kekebalan tubuh. Selain dari makanan, Anda dapat memeroleh asupan zinc dari suplemen. Namun untuk dosis zinc harian, Anda bisa mendiskusikannya dengan dokter terlebih dahulu.Bisa juga mencoba untuk suntik vitamin D untuk booster, berikut info lengkapnya Apa Itu Vitamin D Booster? Kenali Secara Detail Yuk!2. Hidrasi yang CukupMencukupi kebutuhan hidrasi juga sangat penting dalam menjaga sistem imun Anda bekerja dengan maksimal. Sebab hidrasi yang optimal bisa membantu mendukung jalur komunikasi dan biokimia dalam sistem imun. Sistem imun juga bergantung pada aliran darah untuk mengangkut cairan, nutrisi, dan sinyal komunikasi penting ke organ-organ tubuh.3. Kebersihan DiriMeskipun tidak ada penelitian spesifik tentang mencuci tangan atau menjaga tubuh Anda sebersih mungkin dengan kekuatan sistem imun. Namun, faktanya, menjaga tubuh dan tangan Anda tetap bersih adalah salah satu cara paling ampuh untuk mencegah penularan penyakit.4. Pola Hidup AktifSelanjutnya, untuk membuat tubuh menjadi lebih bugar dan fungsi sistem imun kian maksimal, pastikan untuk menerapkan pola hidup yang aktif. Akan tetapi, untuk melakukan olahraga ini Anda juga tidak boleh sembarangan.Melansir dari World Health Organization (WHO) durasi olahraga yang direkomendasikan untuk orang dewasa berusia 18 hingga 64 tahun, adalah sebanyak 150 hingga 300 menit per minggu dengan intensitas sedang.Namun jika olahraga yang dilakukan berintensitas tinggi, durasi olahraga bisa dikurangi menjadi 75 hingga 150 menit per minggu.Olahraga yang terlalu berlebihan bisa menyebabkan ketegangan otot, cedera, dan masalah lain. Karena itu, selalu sesuaikan durasi dan intensitas olahraga dengan kemampuan dan kondisi tubuh Anda.Pentingnya Pemeriksaan di Klinik Granostic untuk Fisik yang Lebih KuatSalah satu cara untuk menjaga kekuatan fisik dan mencegah sakit adalah dengan rutin melakukan pemeriksaan kesehatan. Langkah ini bisa Anda lakukan dengan menggunakan layanan medical check up klinik Granostic.Memang apa sih yang menjadikan layanan medical check up klinik Granostic ini unggul? Simak penjelasannya berikut ini.1. Layanan Diagnostik LengkapKlinik Granostic memiliki layanan diagnostik lengkap, yang didukung oleh teknologi modern dan canggih. Sehingga hasil pemeriksaan kesehatan yang dilakukan dapat bersifat menyeluruh, mendetail, dan menghasilkan laporan yang akurat.2. Tim Medis ProfesionalSobat, klinik Granostic juga memiliki tim medis profesional, dokter umum, dan dokter spesialis yang berpengalaman di bidangnya. Dengan demikian proses pemeriksaan kesehatan rutin tersebut dapat berlangsung dengan efisien, Anda pun mendapatkan pengalaman yang terasa lebih aman dan nyaman.3. ModernSemua layanan yang diberikan di klinik Granostic memiliki sentuhan modern. Dari proses registrasinya yang fleksibel dan dapat dilakukan dengan sistem online, sesi telekonsultasi yang memudahkan pasien dari berbagai wilayah dan lokasi, serta penggunaan teknologi pemeriksaan terbaru.4. Konsultasi PersonalMelakukan pemeriksaan kesehatan di Granostic juga memungkinkan Anda untuk terhubung dan berkonsultasi secara personal dengan dokter umum maupun spesialis. Anda pun dapat berdiskusi dengan lebih nyaman dan santai bersama dokter mengenai keluhan-keluhan yang Anda alami.Dokter dapat menerangkan dan memberikan edukasi terkait masalah kesehatan Anda dengan rinci, melakukan pemeriksaan menyeluruh, hingga merencanakan perawatan dan pengobatan. Semua tindakan tersebut dipersonalisasikan sesuai dengan kebutuhan dan kondisi kesehatan Anda.5. Lokasi Nyaman dan StrategisSatu hal lagi yang membuat klinik Granostic jadi pilihan yang tepat untuk Anda melakukan pemeriksaan kesehatan, yakni lokasinya yang nyaman dan strategis. Klinik Granostic didesain agar ramah dan nyaman bagi pengunjung, dengan ruang tunggu yang sejuk dan dekorasi yang segar.Beralamat di Jalan Dharmahusada No.146, Mojo, Kecamatan Gubeng, Kota Surabaya, juga membuat klinik Granostic mudah dijangkau oleh warga Surabaya dan sekitarnya. Selain itu, Anda juga bisa memanfaatkan layanan home care dari klinik Granostic, untuk melakukan pemeriksaan kesehatan di rumah saja bersama dengan tim medis ahli kami.Nah, bagaimana? Siap untuk melakukan cek kesehatan rutin bersama klinik Granostic?Ditinjau Oleh: Dr. Aji WibowoSumber Referensi:Why Do I Keep Getting Sick?. Healthline. Medically reviewed by Avi Varma, MD, MPH, AAHIVS, FAAFP. Diakses 2025Why Do I Keep Getting Sick?. Cleveland Clinic. Diakses 202510 Reasons Why You Keep Getting Sick. Very Well Health. Medically reviewed by Anju Goel, MD. Diakses 2025How to stop getting sick. Medical News Today. Medically reviewed by Elaine K. Luo, M.D. Diakses 20256 Signs You Have a Weakened Immune System. The Trustees of the University of Pennsylvania. Diakses 2025How to boost your immune system. Harvard Health Publishing. Reviewed by Howard E. LeWine, MD. Diakses 2025Healthy Habits: Enhancing Immunity. CDC. Diakses 2025
Apa Itu Vitamin D Booster? Kenali Secara Detail Yuk!
Anda mungkin sudah sangat familiar dengan injeksi vitamin C berkat manfaatnya pada kecantikan kulit. Namun, tahukah Anda jika suntik booster vitamin D tak kalah bermanfaatnya untuk tubuh dan kesehatan Anda secara umum?Selama ini, kita selalu mendengar banyak manfaat vitamin D untuk membantu pertumbuhan tulang dan gigi. Nyatanya, manfaat vitamin D untuk tubuh jauh lebih luas, misalnya dengan membantu meningkatkan sistem imun dan meminimalisir infeksi penyakit.Sobat Granostic, vitamin D merupakan jenis vitamin yang larut dalam lemak, serta hadir dalam bentuk kelompok senyawa yang terdiri dari vitamin D1, D2, dan D3.Keberadaan vitamin D dalam tubuh berperan sangat penting terhadap kesehatan. Seseorang yang mengalami defisiensi vitamin D dapat merasakan kelelahan, rasa nyeri dan pegal-pegal yang parah, hingga fraktur stress.Nah, secara alami tubuh manusia dapat memproduksi vitamin D saat terkena paparan sinar matahari langsung. Namun untuk mengatasi defisiensi, Anda bisa menggunakan suntik vitamin D booster.Lantas apa sebenarnya vitamin D booster tersebut? Langsung simak penjelasan lengkapnya berikut ini, Sobat!Apa Itu Vitamin D Booster?Vitamin D booster merupakan suntikan dosis vitamin D yang terkonsentrasi, yang dapat membantu mengembalikan kadar vitamin D rendah pada seseorang yang sedang atau berisiko mengalami defisiensi.Suntikan booster vitamin D menjadi cara yang cepat, efisien, dan efektif untuk meningkatkan kadar vitamin D dalam tubuh, terutama bagi mereka yang kesulitan menyerap vitamin D melalui suplemen oral atau sumber makanan.Pentingnya Vitamin D untuk TubuhVitamin D memiliki peranan yang sangat penting dalam merawat kesehatan tulang dan tubuh secara umum. Untuk lebih jelasnya, Sobat Granostic bisa menyimak penjelasannya di bawah ini.1. Mendukung Kesehatan TulangVitamin D telah lama diketahui berperan penting terhadap kesehatan serta pertumbuhan tulang dan gigi, sehingga vitamin ini banyak dipromosikan dalam produk-produk pendukung tumbuh kembang anak. Hal ini terjadi, karena vitamin D dapat membantu penyerapan kalsium dalam tubuh menjadi lebih optimal. Sehingga kehadiran vitamin ini dapat membantu menjaga kadar kalsium dan fosfor yang ada dalam darah kita.Oleh sebab itu, pada anak-anak yang mengalami defisiensi vitamin D, mereka dapat mengembangkan rakitis. Kondisi di mana kaki anak tampak bengkok karena pelunakan tulang, dan masalah gigi yang tidak bisa terbentuk sebagaimana mestinya.Sementara pada orang dewasa, defisiensi vitamin D dapat memicu pelunakan tulang sebagai jangka pendeknya. Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat menyebabkan osteoporosis dan meningkatkan risiko terjadinya patah tulang.2. Meningkatkan Sistem ImunNah, Sobat Granostic, keberadaan vitamin D ini juga berperan penting dalam mendukung fungsi sistem imun kita, loh. Bahkan melansir dari Medical News Today, dapat membantu mengurangi risiko penyakit autoimun. Dalam sumber yang sama, peneliti pun meyakini bahwa terdapat kemungkinan hubungan antara kekurangan vitamin D yang kronis dan perkembangan kondisi autoimun pada seseorang.Selain itu, berbagai penelitian juga menunjukkan bahwa vitamin D dapat membantu mengurangi risiko sclerosis multiple, meminimalisir kemungkinan terkena masalah jantung, hingga mengurangi tingkat keparahan gejala infeksi.3. Menjaga Kesehatan JantungMelansir dari Healthline.com, kekurangan vitamin D banyak dikaitkan dengan peningkatan risiko masalah jantung seperti hipertensi, gagal jantung, hingga stroke.4. Meningkatkan Fungsi OtotTak hanya untuk tulang, vitamin D juga memiliki efek yang sangat baik untuk mendukung kesehatan otot. Melansir dari Medical News Today, orang dengan massa otot yang lebih tinggi memiliki kadar vitamin D aktif yang juga tinggi. Fenomena ini yang kemudian menunjukkan bahwa vitamin D aktif dapat membantu memaksimalkan kekuatan otot kita.5. Mendukung Kesehatan MentalSobat Granostic, tak hanya buat kesehatan tubuh, rupanya vitamin D juga memiliki peranan penting untuk merawat kesehatan mental, loh. Bahkan telah ada banyak penelitian yang menunjukkan bahwa vitamin D dapat membantu mengatur suasana hati dan mengurangi risiko seseorang mengalami depresi.Bahkan, melansir dari Healthline.com, kadar vitamin D yang rendah dikatakan menjadi salah satu faktor risiko untuk gejala fibromyalgia yang parah, kecemasan, dan depresi.Manfaat Vitamin D Booster bagi TubuhSetelah menyimak bagaimana manfaat vitamin D bagi tubuh, Anda tentu setuju bahwa keberadaan vitamin D sangatlah penting. Bagi Anda yang sedang mengalami dan memiliki risiko tinggi terkena defisiensi vitamin D, menggunakan suntikan booster vitamin bisa jadi pilihan.Namun, apa sih sebenarnya manfaat dari vitamin D booster untuk tubuh Anda?1. Penyerapan Cepat dan EfektifSeperti yang telah dijelaskan sebelumnya, vitamin D booster umumnya diberikan dengan metode injeksi atau suntik. Sehingga penyerapan vitamin pada tubuh akan jadi lebih cepat dan memberikan kerja yang lebih efektif.Suntik booster vitamin D pun sangat direkomendasikan digunakan untuk seseorang yang kesulitan menyerap asupan vitamin D lewat makanan maupun suplemen oral.2. Mengatasi Kekurangan Vitamin D dengan CepatInjeksi vitamin D booster juga dapat mengatasi kekurangan vitamin D dengan lebih cepat. Sehingga sangat ideal digunakan dalam keadaan mendesak atau saat kadar vitamin D dalam tubuh berkurang drastis.3. Meningkatkan Energi dan VitalitasKekurangan vitamin D dapat menyebabkan tubuh menjadi lemas dan sering merasa lelah. Gejala ini juga biasanya disertai rasa nyeri pada sendi dan otot, yang bisa terasa ringan hingga sangat intens.Nah Sobat, dengan melakukan suntik vitamin D booster, Anda dapat mengisi kembali kadar vitamin D yang hilang dari tubuh. Sehingga dapat membuat tubuh Anda jadi lebih berenergi dan terasa kian bugar.4. Mendukung Pemulihan Penyakit KronisKeberadaan vitamin D juga dikatakan dapat membantu mendukung proses pemulihan penyakit kronis. Ini karena vitamin D mampu memperkuat sistem imun, sehingga lebih tangguh dalam melawan berbagai infeksi penyakit.Namun pemberian suntikan vitamin D pun perlu diperhatikan dan disesuaikan dengan kebutuhan tubuh Anda.5. Meningkatkan Kesehatan KulitTak kalah dengan vitamin C, rupanya suntik vitamin D booster juga memiliki efek yang luar biasa untuk kesehatan dan kecantikan kulit Anda.Vitamin D telah banyak digunakan sebagai obat topikal untuk merawat beberapa kondisi kulit tertentu, misalnya psoriasis.Selain itu, klaim manfaat untuk kecantikan dan kesehatan kulit dari vitamin D juga tak kalah banyak, Sobat. Mulai dari mengurangi inflamasi, melindungi kulit dan mengurangi kerusakan akibat radikal bebas, dan menormalkan pergantian sel.Kenapa Memilih Injeksi Vitamin D di Klinik Granostic?Setelah menyimak berbagai keuntungan injeksi vitamin D di atas, pasti Anda juga ingin melakukan injeksi tersebut, bukan?Tenang, Sobat. Karena klinik Granostic juga menyediakan layanan injeksi vitamin D bersama tenaga medis dan dokter berpengalaman.Selain itu, ada banyak keuntungan yang membuat klinik Granostic menjadi tempat paling direkomendasikan untuk melakukan suntik vitamin D. Apa saja?1. Layanan ProfesionalBerkomitmen untuk menjadi pilihan terbaik bagi Anda, klinik Granostic selalu memberikan pelayanan profesional dan cepat tanggap. Mulai dari proses pendaftaran yang mudah dan efisien, penentuan jadwal konsultasi maupun tindakan injeksi vitamin D yang diinginkan, hingga kontrol kesehatan rutin yang fleksibel.Selain itu, prosedur injekasi vitamin D di klinik Granostic pun dilakukan oleh tenaga medis ahli, di bawah pengawasan dokter umum, hingga melalui prosedur yang aman dan sesuai dengan standar.Lewat layanan profesional ini, klinik Granostic akan memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik, yang nyaman dan aman.2. Fasilitas ModernKeunggulan lainnya, klinik Granostic menggunakan berbagai fasilitas modern. Mulai dari memaksimalkan media online untuk sarana pendaftaran dan konsultasi kesehatan, hingga penggunaan alat-alat kesehatan yang canggih dan terbaru.Kesan modern ini pun diimplementasikan pada desain interior klinik, yang akan membuat Anda merasa nyaman dan aman, selama menjalankan proses injeksi vitamin D.3. Konsultasi dengan DokterTak hanya dapat melakukan prosedur injeksi vitamin D, di klinik Granostic Anda pun dapat terhubung dengan dokter umum dan mengonsultasikan keluhan atau kekhawatiran Anda terkait prosedur injeksi vitamin D.Dokter umum kami akan memberikan edukasi yang lengkap dan rinci seputar prosedur injeksi. Juga akan membantu mengatur jadwal, memberikan arahan untuk persiapan pra-injeksi, hingga merekomendasikan dosis suntikan vitamin D yang tepat.4. Hasil yang TerukurSobat, salah satu keuntungan menggunakan layanan pemeriksaan kesehatan Granostic adalah sifatnya yang terpadu dan terukur. Dengan begitu, setiap sebelum atau setelah melakukan injeksi Anda dapat terus terhubung dengan dokter umum kami.Sehingga dokter dapat selalu memantau kondisi pasien pasca injeksi, untuk menyimak bagaimana efeknya pada tubuh. Dengan kata lain, hasil suntik vitamin D yang akan Anda lakukan di klinik Granostic pun akan diukur dan dianalisis keberhasilannya dari waktu ke waktu.5. Lokasi Strategis dan NyamanKlinik Granostic juga memiliki lokasi yang cukup strategis, dengan akses kendaraan umum yang mudah dan desain klinik yang nyaman. Berlokasi di Jalan Dharmahusada No.146, Mojo, Kecamatan Gubeng, Kabupaten Surabaya, klinik Granostic dapat dijangkau dengan mudah oleh warga Surabaya dan sekitarnya.Efek Injeksi Vitamin D terhadap TubuhSebelum melakukan injeksi vitamin D, Anda mungkin masih ragu dan bertanya-tanya adakah efek samping dari tindakan ini terhadap tubuh Anda. Untuk menjawab rasa penasaran tersebut, Anda bisa langsung menyimak ulasannya di bawah ini:Efek PositifMelakukan injeksi vitamin D dengan dosis yang tepat dan dalam pengawasan dokter dapat memberikan efek positif bagi tubuh, seperti:Peningkatan energi dan kekuatan fisik.Injeksi vitamin D dapat membantu meningkatkan energi dan kekuatan fisik Anda. Kondisi ini terjadi karena vitamin D dapat membantu fungsi mitokondria dalam sel-sel tubuh, yakni merupakan bagian sel yang bertanggung jawab untuk menghasilkan energi dalam tubuh Anda.Perbaikan Suasana Hati dan Konsentrasi.Selain itu, vitamin D pun kerap dikaitkan dengan kondisi mental dan mood. Bahkan menurut Healthline.com, vitamin D dapat membantu meregulasi mood dan meminimalisir terjadinya depresi.Sehingga melakukan suntik vitamin D ini disinyalir dapat memberikan manfaat yang sama, khususnya dalam memperbaiki suasana hati dan meningkatkan daya konsentrasi Anda.Penurunan Gejala Defisiensi, seperti Nyeri Tulang dan Otot.Suntik vitamin D juga sangat direkomendasikan dilakukan oleh seseorang yang rentan mengalami defisiensi. Beberapa gejala defisiensi berupa rasa lelah berlebihan, hingga timbul nyeri tulang dan otot.Dengan menyuntikkan booster vitamin D, gejala defisiensi ini dapat diminimalisir sehingga tubuh akan jadi lebih lega karena rasa nyerinya berkurang.Kemungkinan Efek Samping RinganProsedur suntik vitamin D di klinik Granostic selalu disesuaikan dengan standar, melalui proses yang teliti, serta dilakukan dengan menyimak kondisi tubuh pasien. Sehingga adanya efek samping pun bisa sangat diminimalisir.Akan tetapi tetap ada kemungkinan efek samping ringan setelah proses injeksi, seperti:Rasa nyeri atau kemerahan di area suntikan.Karena dilakukan dengan prosedur injeksi atau suntik, maka Anda dapat merasa nyeri atau kemerahan di area suntikan. Hal ini sangat umum terjadi, bahkan ketika Anda divaksin, diimunisasi, atau mendapatkan perawatan medis dengan prosedur injeksi lainnya.Gangguan pencernaan ringan jika ada reaksi terhadap dosis tinggi.Sebelumnya, kebutuhan vitamin D per hari pada anak-anak dan orang dewasa adalah sama, yakni sebesar 15 mcg saja. Namun untuk orang lanjut usia, takaran yang diberikan bisa lebih tinggi, yakni hingga 20 mcg.Namun jika diberikan dalam dosis yang terlalu tinggi, injeksi vitamin D dapat menimbulkan beberapa masalah pencernaan ringan. Karena itu, pemberian vitamin D ini harus melalui cek kesehatan menyeluruh dan pengawasan dari dokter.Langkah-Langkah Mendapatkan Injeksi Vitamin D di Klinik GranosticSobat Granostic tertarik untuk melakukan injeksi vitamin D bersama tenaga kesehatan profesional kami? Kabar baik! Karena langkah-langkah mendapatkan injeksi vitamin D di klinik Granostic sangat mudah, loh.Anda dapat melewati empat langkah sederhana injeksi vitamin D di klinik Granostic berikut ini.1. Konsultasi AwalLangkah pertama, Anda perlu menjadwalkan konsultasi awal dengan dokter. Pada tahapan ini, dokter akan melakukan wawancara untuk mengetahui riwayat kesehatan, obat-obatan yang sedang dikonsumsi, serta adanya riwayat alergi obat.Setelah wawancara dokter juga akan melakukan pemeriksaan fisik dan tanda-tanda vital, sehingga dokter dapat memiliki gambaran bagaimana kondisi tubuh Anda dengan lebih baik.Pada tahap pertama ini, Anda juga bisa berkonsultasi dengan dokter mengenai injeksi vitamin D. Dokter akan memberikan edukasi yang lengkap dan jelas, serta memberikan arahan dan rekomendasi dosis sesuai dengan kebutuhan Anda.2. Pemeriksaan DarahNamun, sebelum proses injeksi dilakukan, akan dilakukan pemeriksaan darah untuk menyimak kadar vitamin D dalam tubuh Anda. Hasil pemeriksaan ini akan digunakan sebagai dasar menentukan dosis vitamin D yang tepat dan ideal, sesuai dengan kebutuhan tubuh dan kondisi kesehatan Anda.3. Prosedur InjeksiProsedur injeksi juga akan dilakukan oleh dokter dan berlangsung sangat efisien. Umumnya, dokter akan menyuntikkan vitamin D ini ke pembuluh darah vena, otot, atau di bawah kulit Anda.4. Pemantauan Tim MedisSeperti yang telah disebutkan sebelumnya, bahwa Granostic memiliki layanan terpadu, sehingga hasil dari tindakan injeksi pun akan dipantau oleh tim medis kami.Biasanya dokter akan menjadwalkan kunjungan selanjutnya, sehingga Anda dapat mendiskusikan bagaimana efek atau reaksi tubuh setelah penyuntikan vitamin D di lakukan.Dokter pun dapat melakukan pemeriksaan menyeluruh untuk menyimak efektivitas injeksi vitamin D yang diberikan pada pasien.Nah, Sobat Granostic itu adalah penjelasan mengenai injeksi vitamin D booster di klinik Granostic. Apakah Anda tertarik untuk mencobanya?Untuk informasi pendaftaran atau ingin tanya-tanya seputar injeksi vitamin D lainnya, Anda bisa langsung menghubungi nomor call center kami. Atau, cukup dengan klik tombol WhatsApp di bawah ini, kemudian Anda akan terhubung dengan staff klinik Granostic secara langsung.Ditinjau Oleh: Dr. Aji WibowoSumber Referensi:Benefits of Vitamin D Injections. Private Medical Clinic. Diakses 2025Your Guide to Vitamin D Benefits. Healthline. Medically reviewed by Jerlyn Jones, MS MPA RDN LD CLT, Nutrition. Diakses 2025Vitamin D Deficiency. WebMD. Medically Reviewed by Poonam Sachdev. Diakses 2025Vitamin D. Mayo Foundation for Medical Education and Research (MFMER). Diakses 2025Vitamin D Supplements: Not a Quick Fix for Heart Disease. Cleveland Clinic. Diakses 2025Dermatologists Explain Why Vitamin D Is So Crucial for Healthy Skin. Byrdie. Diakses 2025
Home Service
Talk Talk to us
Loading
Toast Message