Jl. Dharmahusada No.146, Mojo, Kec. Gubeng, Kota SBY, Jawa Timur 60285

Oh Ini! Tips Menjaga Sistem Peredaran Darah Jantung Agar Lancar

Cara Menjaga Sistem Peredaran Darah Jantung Lancar

Meskipun memiliki peranan yang sangat penting dalam kehidupan dan Kesehatan, tak banyak orang yang mengetahui bagaimana cara menjaga sistem peredaran darah jantung mereka agar lancar dan sehat. Apakah Sobat Granostic juga salah satunya?

Melansir dari WebMD.com, dalam tubuh kita terdapat sekitar 60.000 mil pembuluh darah. Bersama dengan jantung dan otot-otot lainnya, pembuluh darah membentuk sistem peredaran darah dalam tubuh.

Tiap jaringan jalan raya ini membawa darah ke setiap sudut tubuh Anda. Namun, Ketika sirkulasi Anda buruk, aliran darah akan melambat atau terhambat. Sehingga sel-sel dalam tubuh tidak bisa mendapatkan asupan oksigen dan nutrisi yang mereka butuhkan.
Kondisi ini tentunya akan menimbulkan banyak masalah pada Kesehatan tubuh.

Nah, meskipun berjalan alamiah dan otomatis, kelancaran peredaran darah jantung dapat kita maksimalkan dengan beberapa tips berikut ini. Simak, ya, Sobat!

1. Konsumsi Makanan Sehat untuk Jantung

Langkah paling awal untuk meningkatkan sirkulasi darah dan kesehatan jantung Anda adalah dengan mengatur pola makan sehat. Anda bisa memenuhi asupan vitamin, mineral, dan nutrisi lainnya dengan mengonsumsi buah serta sayuran.
Sebaliknya, Anda perlu menjauhi makanan dengan kandungan lemak jenuh, kurangi garam, dan jangan minum manis-manis secara berlebihan.
Diet sehat ini akan membantu menjaga berat badan Anda dalam skala yang sehat, mengontrol kolesterol dan tekanan darah, serta memastikan arteri Anda tetap bersih. Sehingga peredaran darah dari jantung dan ke seluruh tubuh, maupun sebaliknya, akan lebih lancar.

2. Rutin Berolahraga Ringan Namun Konsisten

Berolahraga secara teratur setiap hari juga bisa membantu mendukung kesehatan sistem peredaran darah dan meningkatkan sirkulasi. Tak harus melakukan Latihan berat sekaligus, Anda bisa memulai latihan kardiovaskular atau aerobik ringan namun teratur.

Melansir dari Medical News Today, melakukan Latihan kardiovaskular secara teratur dikaitkan dengan peningkatan kinerja kardiovaskular dan tekanan darah yang lebih rendah. Hal ini terjadi karena Latihan kardiovaskular dapat meningkatkan kemampuan tubuh untuk menyerap dan menggunakan oksigen secara efisien.

Selain itu, Latihan kardiovaskular juga dapat membantu meningkatkan kapasitas pembuluh darah untuk melebar. Sehingga pembuluh darah Anda dapat bekerja lebih efisien, yang juga dapat membuat otot menerima oksigen dengan lebih mudah.

3. Hindari Kebiasaan Merokok

Kebiasaan merokok dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, termasuk berpengaruh pada sirkulasi darah dan kesehatan jantung Anda. Ini karena nikotin dalam rokok dapat merusak dinding arteri dan mengentalkan darah Anda, sehingga dapat menghambat peredaran darah ke dan dari jantung.

Karenanya, untuk mengembalikan kesehatan tubuh dan mengoptimalkan peredaran darah berhentilah merokok, Sobat. Melansir dari laman American Cancer Society, dengan berhenti merokok sirkulasi darah dan fungsi paru-paru akan meningkat dalam waktu 2 minggu hingga 3 bulan.

Hanya dalam 1 hingga 12 bulan setelah berhenti merokok, struktur seperti rambut kecil dalam paru-paru (silia), juga akan mulai Kembali berfungsi dan mengeluarkan lendir dari dalam paru-paru Anda.

Sementara menurut Healthline.com, berhenti merokok selama 1 hingga 2 tahun juga akan membantu mengurangi risiko serangan jantung secara drastis, loh.

4. Kendalikan Tekanan Darah

Tekanan darah yang terlalu tinggi dapat menyebabkan aterosklerosis dan arteriosklerosis, yakni kondisi yang mengeraskan arteri dan menghambat aliran darah Anda. Karena itu, jika Anda memiliki riwayat hipertensi, pastikan untuk menjaga tekanan darah Anda dalam kadar yang normal.

Menurut American Heart Association (AHA), tekanan darah saat istirahat pada orang dewasa adalah kurang dari 10 mmHg, serta kurang dari 80 mmHg. Namun, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter untuk mencari tahu tekanan darah paling ideal untuk usia dan kesehatan Anda. Periksa hasil pengukuran tekanan darah Anda setidaknya sebulan sekali.

5. Cukup Istirahat Setiap Harinya

Kurang tidur atau istirahat yang tidak berkualitas di malam hari dapat menyebabkan banyak masalah Kesehatan. Melansir Medical News Today, bahkan kebersihan tidur yang buruk juga dapat mengganggu kesehatan tubuh, baik jangka pendek maupun panjang.
Kesehatan kardiovaskular bisa jadi salah satu aspek yang dipengaruhi oleh kurangnya istirahat dan kualitas tidur yang buruk. Masih dari Medical News Today, sebuah penelitian menunjukkan bahwa tidur kurang dari 6 jam per malam dapat meningkatkan risiko seseorang terkena aterosklerosis.

Karenanya, pastikan Anda tidur cukup setiap malam, paling tidak selama tujuh hingga 8 jam per hari. Anda juga bisa mengatur pola tidur yang teratur, dengan berangkat dan bangun tidur di waktu yang sama setiap hari.

Anda juga bisa meningkatkan kualitas istirahat malam dengan membuat kamar rapi dan bersih, memadamkan lampu dan mengurangi penggunaan gadget sebelum tidur.

6. Kelola Stres

Stres dan kecemasan berlebihan juga bisa menyebabkan dampak buruk pada sistem kardiovaskular serta peredaran darah. Melansir dari laman Yale University, stres dapat memengaruhi Kesehatan jantung dan peredaran darah lewat berbagai cara.
Stres kronis dapat meningkatkan peradangan dalam tubuh, yang bisa berdampak pada peningkatan penumpukan plak di arteri sehingga menimbulkan penyumbatan dan membuat peredaran darah terhambat. Lebih lanjut, penyakit arteri koroner dapat menyebabkan serangan jantung, irama jantung yang tidak normal, hingga gagal jantung.

Karenanya, Anda perlu mengelola stres dengan baik untuk mencegah dampak buruknya pada sirkulasi darah dan kesehatan jantung. Manajemen stres sendiri ada banyak, bisa dengan menjalin komunikasi dan terbuka dengan orang terpercaya, melakukan kegiatan baru yang menyenangkan, olahraga dan meditasi, hingga berkonsultasi langsung dengan psikolog.

7. Periksakan Diri Secara Rutin di Granostic Surabaya

Cara untuk menjaga sistem peredaran darah jantung agar tetap lancar dan sehat lainnya adalah dengan memeriksakan diri secara rutin di layanan kesehatan terpercaya, seperti klinik Granostic.

Pemeriksaan kesehatan rutin dapat membantu Anda memantau kondisi sirkulasi darah dan jantung, serta mendeteksi dini adanya masalah kesehatan tertentu dan mendapatkan perawatan secepat mungkin.

Bersama Granostic, Anda dapat melakukan pemeriksaan kesehatan jantung dan pembuluh darah dengan lengkap, seperti:

Tes Tekanan Darah

Mengetahui ukuran tekanan darah Anda sangat penting untuk mencegah dan mendeteksi dini masalah pada sirkulasi darah. Bersama klinik Granostic, Anda dapat melakukan tes tekanan darah dengan mudah dan efisien.

Tes Kolesterol

Selain tes tekanan darah, untuk memastikan peredaran darah jantung sehat dan lancar, Anda juga perlu melakukan tes kolesterol. Tes ini juga dapat Anda lakukan di klinik Granostic, dengan sistem yang mudah dan hasil yang cepat.

Ekokardiografi

Tes ekokardiografi dilakukan untuk memeriksa bagaimana kondisi struktur, ukuran, otot, dan katup jantung Anda. Pemeriksaan ini dapat mendeteksi endocarditis, kelainan katup jantung, hingga penyakit jantung bawaan.

Elektrokardiogram (EKG)

Sementara itu tes elektrokardiogram (EKG) merupakan jenis pemeriksaan aktivitas listrik jantung, yang digunakan untuk mendeteksi adanya gangguan irama jantung, penebalan otot jantung, hingga penyempitan pembuluh darah koroner.
Prosedur EKG di klinik Granostic dijalankan sesuai standar yang berlaku dan dilakukan dengan pengawasan dari dokter spesialis kami.

Tes Darah

Selanjutnya, Untuk memastikan kondisi peredaran darah jantung dan merawatnya agar lancar, Anda juga bisa melakukan tes darah. Salah satunya adalah tes D-dimer, yang digunakan untuk memeriksa adanya indikasi pembekuan darah.
Gangguan pembekuan darah yang dapat dianalisis dengan tes D-dimer misalnya:

8. Jangan Konsumsi Alkohol

Cara menjaga peredaran darah jantung agar tetap lancar dan sehat selanjutnya adalah menghindari mengonsumsi alkohol. Sebab, minum alkohol secara berlebihan dapat meningkatkan hormone stress, sehingga memicu peningkatan denyut jantung dan tekanan darah.

Melansir dari National Library of Medicine, minum alkohol secara berlebihan dapat merusak sistem kardiovaskular, yang menyebabkan gangguan otot jantung, irama jantung tidak teratur, tekanan darah tinggi, hingga stroke.

9. Jaga Berat Badan Ideal

Menjaga berat badan sehat juga bisa membantu meningkatkan sirkulasi darah yang baik. Sebab, obesitas bisa berdampak buruk pada peredaran darah jantung Anda.
Sebab meskipun tubuh kita juga membutuhkan lemak untuk tetap sehat, penumpukan lemak secara berlebihan justru bisa menimbulkan plak di arteri dan dapat menghambat aliran darah. Bahkan, lemak visceral, yang berada dalam organ dalam, bisa menyebabkan kerusakan arteri, loh.

10. Hindari Makanan Olahan Berlebih

Makanan olahan sering kali mengandung kadar lemak jenuh, garam, dan gula yang tinggi. Kandungan-kandungan ini dapat menyebabkan berbagai masalah Kesehatan seperti hipertensi, diabetes, obesitas, hingga penumpukan lemak jahat dalam tubuh.
Melansir dari National Library of Medicine, studi epidemiologi terkini menunjukkan bahwa konsumsi makanan ultra-olahan dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.
Karenanya untuk memulai hidup sehat dan membuat peredaran jantung lebih lancar, Anda bisa mulai dengan menghindari makanan olahan (kemasan). Kemudian beralih pada menu diet yang lebih sehat dan bergizi seimbang.

11. Minum Air yang Cukup

Tak hanya soal makanan, minum air putih yang cukup juga berpengaruh pada peredaran darah jantung Anda. Kok bisa?
Memastikan tubuh mendapatkan hidrasi yang cukup dapat memperlancar sirkulasi, yakni dengan meningkatkan peredaran darah di seluruh tubuh. Air hangat, secara spesifik, dapat mendukung pembuluh darah untuk melebar, sehingga memberikan ruangan lebih luas bagi darah untuk mengalir.
Selain itu, dehidrasi juga menyebabkan masalah pada sirkulasi tubuh, yang akhirnya membuat Anda merasa lemas, kelelahan, sakit kepala, dan pusing.
Nah, untuk mencukupi kebutuhan cairan dalam tubuh ini, Anda dianjurkan untuk minum sebanyak 8 gelas atau 2 liter air sehari.

12. Konsumsi Suplemen Jika Diperlukan

Langkah selanjutnya untuk menjaga sistem peredaran darah jantung agar lancar dan sehat adalah dengan mengonsumsi suplemen, jika diperlukan.

Salah satu suplemen yang dimaksud adalah suplemen zat besi, yang sangat penting untuk menjaga sistem peredaran darah.
Tubuh membutuhkan zat besi untuk membuat hemoglobin, yakni salah satu komponen Utama sel darah merah dan bertugas membawa oksigen ke seluruh tubuh.

Kekurangan zat besi pun kerap dikaitkan dengan anemia. Sehingga Anda perlu mencukupi kebutuhan mineral ini dengan tepat, misalnya lewat suplemen.

13. Hindari Duduk Terlalu Lama

Selanjutnya, Anda juga perlu menghindari duduk terlalu lama untuk membuat peredaran darah lebih lancar. Bahkan menurut British Medical Journal, gaya hidup yang tidak aktif dan terlalu banyak duduk, bisa meningkatkan pembekuan darah yang bisa berujung pada emboli paru-paru.

Karenanya, ketika Anda harus duduk dalam waktu yang lama karena masalah pekerjaan, baiknya berikan jeda tiap beberapa jam untuk meregangkan tubuh sebentar, berjalan-jalan di sekitar area kerja, dan merelaksasi tubuh Anda.
Selain itu, imbangi aktivitas Anda yang cenderung pasif tersebut dengan berolahraga secara teratur. Lakukan dengan santai namun sering, misalnya tiap hari selama 15 hingga 30 menit saja.

14. Waspadai Gejala Awal Masalah Jantung

Menjaga peredaran darah agar lancar dan sehat juga bisa dilakukan dengan mewaspadai gejala awal adanya masalah jantung. Misalnya, Anda merasakan nyeri atau tekanan di dada, napas pendek-pendek, pusing, dan banyak lainnya.
Gejala-gejala ini tidak bisa Anda remehkan, jadi segera kunjungi dokter untuk melakukan pemeriksaan kesehatan menyeluruh. Sehingga Anda dapat mengetahui secara pasti mengenai kondisi kesehatan jantung dan sistem pembuluh darah Anda.

Nah, Sobat Granostic itu adalah 14 cara menjaga sistem peredaran jantung agar lancar dan sehat. Mudah, bukan?
Jangan lupa untuk selalu rutin melakukan cek kesehatan jantung dan pembuluh darah di klinik Granostic, ya!


Ditinjau Oleh:
Dr. Aji Wibowo


Sumber Referensi:

  1. How to improve circulation. Medical News Today. Medically reviewed by Debra Sullivan, Ph.D., MSN, R.N., CNE, COI. Diakses 2025
  2. How to Improve Your Circulation. WebMD. Medically Reviewed by Poonam Sachdev. Diakses 2025
  3. How to take care of your heart health. WHO. Diakses 2025
  4. Alcohol and the Cardiovascular System. National Library of Medicine. Diakses 2025
  5. Yes, Stress Can Hurt Your Heart: 3 Things to Know. Yale School of Medicine. Diakses 2025



Home Service
Talk Talk to us
Loading
Toast Message