Jl. Dharmahusada No.146, Mojo, Kec. Gubeng, Kota SBY, Jawa Timur 60285

Kabar Terbaru Granostic Diagnostic Center

Rekomendasi Olahraga yang Boleh dan Dilarang untuk Penderita Penyakit Jantung
Olahraga merupakan aktivitas yang baik untuk Kesehatan tubuh, termasuk merawat jaringan dan organ vital tubuh. Namun, bagi penderita penyakit jantung, olahraga tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Pada artikel kali ini, Granostic akan membagikan rekomendasi olahraga yang boleh dan dilarang untuk penderita penyakit jantung. Penasaran?Menurut laman Cleveland Clinic, olahraga secara rutin dapat memberikan banyak manfaat untuk penderita penyakit jantung. Misalnya membantu memperkuat jantung dan sistem kardiovaskular, memperbaiki sirkulasi dan membantu tubuh menggunakan oksigen dengan lebih baik, hingga meningkatkan kadar energi dalam tubuh.Namun bagi penderita penyakit jantung kegiatan olahraga ini tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Anda perlu berkonsultasi dengan dokter spesialis untuk menentukan jadwal dan jenis olahraga yang cocok sesuai kondisi kesehatan Anda.Sebagai gambaran, klinik Granostic membagikan jenis olahraga apa saja yang dilarang dan boleh dilakukan oleh penderita penyakit jantung di bawah ini. Simak, ya!Olahraga yang Dilarang untuk Penderita Penyakit JantungSobat Granostic, perlu Anda perhatikan bahwa tidak semua jenis olahraga aman dilakukan oleh penderita penyakit jantung. Menurut British Heart Foundation, penderita penyakit jantung perlu menghindari olahraga berat, seperti:1. Angkat Beban BeratJenis olahraga pertama yang harus dihindari penderita penyakit jantung adalah angkat beban. Ini karena Ketika seorang penderita penyakit jantung mengangkat beban berat, tekanan darah diastolic akan naik dan tekanan sistoliknya akan turun. Menurut The Health Site (2015), kondisi ini menunjukkan bahwa jantung menerima darah dalam jumlah yang lebih sedikit, sehingga bekerja lebih keras. Karena itu, meskipun Anda mengangkat beban yang seharusnya hanya memberikan penyumbatan 40% di arteri, namun bisa membuat jantung bekerja seolah-olah ada penyumbatan 60%.Jadi semakin besar penyumbatan tersebut, maka 20% lebih besar pula tekanan pada otot jantung Anda, yang tentunya akan membahayakan bagi penderita penyakit jantung.Namun, melansir dari artikel Kesehatan yang diterbitkan oleh Harvard Health Publishing pada tahun 2019, menyebutkan bahwa penelitian terbaru mengungkapkan ada kelonggaran terhadap aturan penderita penyakit jantung untuk melakukan latihan angkat beban. Sebab ditemukan manfaat Kesehatan dari angkat beban terhadap Kesehatan jantung itu sendiri.Namun, yang perlu dicatat, penelitian ini umumnya melibatkan pasien tanpa penyakit jantung yang pasti. Karena itu, sebelum Anda mencobanya penting untuk selalu mendiskusikannya dengan dokter spesialis terlebih dahulu. Jika Anda tidak memiliki gejala angina, dan tidak terbukti iskemia pada tes latihan, maka seharusnya Anda dapat melakukan latihan angkat beban ini secara berkala. Mulailah dari yang ringan dan lakukan pengulangan secara rutin.2. Olahraga Intensitas Tinggi (HIIT)Jenis olahraga dengan intensitas tinggi (High Intensity Interval Training/HIIT) juga dianjurkan untuk dihindari oleh penderita penyakit jantung. Olahraga jenis ini dilakukan dengan tujuan untuk membakar kalori dalam tubuh, dikombinasikan dengan gerakan intensitas tinggi dan rendah yang dilakukan secara bergantian dalam kurun waktu tertentu.Saat melakukan olahraga HIIT, detak jantung akan meningkat secara signifikan untuk memenuhi kebutuhan oksigen yang juga lebih banyak. Apabila sebelumnya Anda telah mengalami masalah penyempitan pembuluh darah arteri, kondisi ini akan membuat asupan oksigen pada otot jantung berkurang drastis, sehingga menimbulkan rasa nyeri dada atau memicu serangan jantung.3. Lari Sprint atau Lari CepatJenis olahraga yang harus dihindari oleh penderita penyakit jantung selanjutnya adalah lari sprint atau lari cepat. Olahraga ini juga termasuk HIIT, yang menyebabkan detak jantung Anda meningkat drastis karena asupan oksigen yang tidak cukup. Khususnya untuk penderita gagal jantung berat atau angina tak stabil, lari cepat tidak aman untuk dilakukan.Olahraga Kontak (seperti sepak bola, tinju, dan basket)Tahukah Anda, olahraga kontak dapat meningkatkan faktor risiko dari penyakit jantung? Yang dimaksud dengan olahraga body contact adalah jenis olahraga yang selama pertandingan terjadi sentuhan (kontak) fisik secara langsung antar pemainnya. Beberapa contoh dari olahraga body contact adalah sepak bola, tinju, basket, dan futsal.Menurut The ESC Textbook of Cardiovascular Medicine yang dipublikasikan di Oxford Academic, dikatakan bahwa latihan fisik berat bisa memicu kematian akut pada orang dewasa dan atlet muda dengan penyakit jantung yang tidak terdeteksi sebelumnya.Pada studi yang dirilis oleh National Center of Biotechnology Information (NCBI) kejadian sudden cardiac death (SCD) atau kematian jantung mendadak pada atlet, sering terjadi selama atau segera setelah aktivitas fisik yang berat. Hal ini menunjukkan bahwa olahraga dapat menjadi pemicu aritmia jantung pada mereka yang memiliki gangguan jantung tertentu.4. Ski atau SnowboardingJenis olahraga yang perlu dihindari oleh penderita penyakit jantung selanjutnya adalah ski atau snowboarding.Menurut German Journal Sport (2020), mendaki gunung dan bermain ski merupakan aktivitas yang membutuhkan kekuatan fisik. Seseorang dengan penyakit arteri koroner dan berusia di atas 35 tahun dapat mengalami kematian jantung mendadak (SCD) saat bermain ski, presentasinya hingga 80%. 5. Olahraga EkstremOlahraga ekstrim merupakan kegiatan olahraga yang umumnya memiliki kecepatan tinggi dan berisiko tinggi. Jenis-jenis kegiatan yang dapat dimasukkan dalam kategori ekstrem adalah skateboard, snowboarding, ski gaya bebas, in roller-skating, street luging, dan BMX.Menurut Cleveland Clinic olahraga ekstrem jangka Panjang juga memberikan beban ekstrem yang sama besarnya pada sistem kardiovaskular. Sebuah penelitian yang dilakukan pada pelari marathon menunjukkan bahwa setelah menyelesaikan lari ekstrem, sampel darah atlet mengandung biomarker yang terkait dengan kerusakan jantung.Indikator ini memang bisa hilang dengan sendirinya, namun jika jantung mengalami tekanan fisik ekstrem berulang kali, kerusakan sementara dapat menyebabkan perubahan bentuk jantung.Selain itu, beberapa penelitian juga menyebutkan bahwa Latihan intensitas tinggi dapat secara akut meningkatkan risiko SCD pada penderita penyakit jantung. Olahraga ekstrim juga dapat meningkatkan risiko gangguan irama jantung, terutama bagi seseorang yang memiliki penyakit jantung koroner.Olahraga yang Direkomendasikan untuk Penderita Penyakit JantungSelain menghindari beberapa olahraga yang disinyalir dapat memicu kondisi gawat darurat pada penderita penyakit jantung di atas, beberapa jenis latihan ringan justru sangat cocok untuk memperkuat kesehatan kardiovaskular seperti:1. Berjalan Santai Jalan santai termasuk sebagai jenis olahraga aerobik yang sangat bagus untuk merawat kesehatan jantung dan pasien dengan gangguan kardiovaskular. Ini karena latihan aerobik dapat membantu meningkatkan sirkulasi, yang dapat membuat tekanan darah dan denyut jantung menurun. Selain itu, latihan aerobic juga membantu meningkatkan kebugaran tubuh secara umum.Anda dapat berjalan santai atau cepat selama 15 hingga 30 menit, baik di pagi atau sore hari. Lakukan secara rutin dan selalu dengarkan kebutuhan dan kondisi tubuh Anda dengan seksama.2. Bersepeda SantaiSelain berjalan kaki, bersepeda juga bisa menjadi pilihan olahraga yang aman dilakukan oleh penderita penyakit jantung. Karena bersepeda dapat membantu merangsang tubuh untuk melepaskan hormon endorfin, yang dapat memperkuat otot jantung, memperlancar sirkulasi darah, serta membantu membakar lemak dalam tubuh.3. Renang Berenang juga dapat menjadi rekomendasi olahraga yang aman dilakukan oleh penderita penyakit jantung. Sebab berenang melibatkan gerakan seluruh tubuh, sehingga tak hanya baik untuk jantung namun dapat melatih otot punggung dan otot inti tubuh Anda.Namun, melansir dari British Heart Foundation, seseorang dengan penyakit jantung sebaiknya berenang dalam suhu air 26–33°C. Sebab Ketika suhu air kolam lebih dingin atau panas dari angka tersebut, maka jantung perlu bekerja keras untuk menjaga suhu tubuh Anda. Selain itu, seseorang yang pernah melakukan operasi jantung, setidaknya perlu menunggu 10 hingga 12 minggu sebelum mulai berenang. 4. Yoga Olahraga selanjutnya yang aman dicoba untuk penderita penyakit jantung adalah yoga. Latihan ini memberikan banyak manfaat untuk kesehatan jantung dan tubuh secara umum.Tak hanya untuk meningkatkan fleksibilitas dan menjaga kesehatan mental, yoga juga membantu mengembangkan kekuatan, keseimbangan, dan koordinasi tubuh.Bahkan, melansir dari British Heart Foundation menyebutkan bahwa yoga terbukti mampu mengatasi kecemasan, stress, dan depresi yang sering memengaruhi pasien dengan serangan jantung atau menjalani operasi jantung.Manfaat yoga untuk kesehatan ini berasal dari efek gabungan dari berlatih berbagai postur, pernapasan, dan meditasi yang membantu melatih otot, mengurangi tekanan darah, dan menenangkan saraf simpatik.5. Tai Chi Jenis olahraga ini sangat populer di kalangan para lansia dan kerap dilakukan secara berkelompok dengan pemandu ahlinya. Tai chi juga menjadi salah satu jenis olahraga yang aman dilakukan oleh penderita penyakit jantung.Tai chi merupakan jenis latihan asal Tiongkok, yang mengkombinasikan gerakan lembut dengan meditasi. Latihan ini membantu memperkuat tubuh, menenangkan pikiran, dan memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan fisik dan mental ketika dilakukan secara teratur.Selain itu, olahraga ini juga memiliki beberapa manfaat untuk kesehatan jantung. Melansir dari University Hospital beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa tai chi membantu meningkatkan kontrol gula darah dan kolesterol dalam tubuh. Lebih lanjut, olahraga ini juga dapat memberikan manfaat relaksasi dan meditasi, yang membantu menjaga kesehatan jantung dengan mengurangi stress. Bahkan beberapa penelitian lain juga menunjukkan bahwa tai chi dapat membantu meningkatkan kadar oksida nitrat, yang berperan penting dalam mengurangi tekanan darah.6. Aerobik Intensitas Rendah Telah kita singgung sebelumnya, bahwa olahraga aerobik sangat cocok dilakukan oleh penderita penyakit jantung. Khususnya jenis aerobik dengan intensitas rendah, yang merupakan jenis aerobic dengan gerakan fisik berkecepatan pelan dan nyaman, serta tidak membuat Anda 'ngos-ngosan'. Lebih spesifik, menurut WebMD.com, denyut jantung saat melakukan aerobik intensitas rendah harus tetap stabil, yakni sekitar 50 persen dari denyut maksimumnya. Namun, kecepatan yang stabil ini harus berlangsung selama minimal 30 menit.Beberapa contoh aerobik intensitas rendah yang bisa Anda terapkan di rumah adalah berjalan santai, jogging, bersepeda santai, yoga, dan banyak lainnya.7. Stretching dan Latihan Fleksibilitas Selain melakukan olahraga berintensitas rendah dan yoga, Anda juga bisa menerapkan stretching dan latihan fleksibilitas yang sangat aman dilakukan oleh penderita penyakit jantung.Menurut Cleveland HeartLab peregangan tak hanya membantu membuat tubuh lentur dan fleksibel, namun bermanfaat untuk pembuluh darah. Penelitian terbaru dari Universitas Milan, Italia, menunjukkan bahwa melakukan peregangan secara rutin tiap 12 minggu dapat membantu meningkatkan aliran darah, menurunkan tekanan darah, dan mengurangi kekakuan arteri.Menurut Heart.org, ada beberapa latihan peregangan dan fleksibilitas yang bisa Anda lakukan dengan aman, seperti:torso stretch, meregangkan bagian tengah tubuh (pinggang).torso twist, meregangkan bagian tengah tubuh (pinggang).neck stretch, meningkatkan fleksibilitas leher.seated march, meningkatkan fleksibilitas pinggul.quadriceps stretch, meregangkan quadriceps (bagian depan paha) dan memperkuat hamstring (bagian belakang paha).calf stretch, meregangkan betis (bagian bawah belakang kaki).Solusi Tambahan Untuk Menjaga Kesehatan Jantung dengan Konsultasi DokterSobat Granostic itulah beberapa jenis olahraga yang perlu dihindari dan aman dilakukan untuk penderita penyakit jantung. Melakukan latihan secara teratur dapat membantu meningkatkan kesehatan tubuh dan menjaga kondisi jantung Anda.Namun, jika dilakukan secara berlebihan dan tidak tepat justru akan menyebabkan masalah yang fatal bagi penderita penyakit jantung. Karena itu, Anda selalu direkomendasikan untuk berkonsultasi dulu dengan dokter spesialis, misalnya bersama dengan tim dokter klinik Granostic.Klinik Granostic memiliki tenaga kesehatan ahli yang berpengalaman di bidangnya, yang dapat membantu memeriksa kondisi tubuh dan jantung Anda secara menyeluruh. Bersama dengan dokter spesialis kami Anda juga bisa mendiskusikan bagaimana perawatan yang tepat, serta pemilihan gaya hidup dan jenis olahraga yang ideal untuk menjaga kondisi tubuh dan jantung Anda.Untuk bertemu atau janji dan berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis jantung di klinik Granostic, Anda bisa langsung hubungi customer service atau klik tombol Home Service di bawah ini.
Rekomendasi Makanan yang Boleh Dikonsumsi dan Dihindari untuk Penderita Penyakit Jantung
Penyakit jantung bisa semakin memburuk jika tidak disertai perubahan gaya hidup dan pola makan yang mendukung kesehatan jantung. Mengonsumsi makanan yang tidak sehat dapat memicu penumpukan plak pada arteri, yang kemudian mempersempit aliran darah ke jantung. Selain memilih makanan sehat untuk jantung, penting juga untuk menghindari makanan cepat saji dan instan. Makanan jenis ini cenderung tinggi kolesterol jahat, yang dapat meningkatkan risiko penyumbatan pembuluh darah dan pada akhirnya memicu serangan jantung.Bagi penderita penyakit jantung, menjaga pola makan yang sehat bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah keharusan. Makanan yang kita konsumsi sehari-hari memainkan peran penting dalam menjaga kesehatan jantung dan mencegah risiko komplikasi yang lebih serius. Namun, menentukan mana makanan yang tepat dan mana yang perlu dihindari bisa menjadi tantangan tersendiri.Tidak hanya soal memilih makanan rendah lemak, tetapi juga memastikan makanan tersebut mengandung nutrisi penting yang mendukung fungsi jantung secara optimal. Pada artikel ini, kita akan memberikan rekomendasi makanan yang baik dikonsumsi oleh penderita penyakit jantung serta jenis-jenis makanan yang sebaiknya dihindari. Dengan pilihan makanan yang tepat, diharapkan jantung tetap kuat dan risiko penyakit lebih lanjut dapat ditekan.Makanan yang Direkomendasikan untuk Penderita Penyakit JantungBagi penderita penyakit jantung, memilih makanan yang tepat dapat membantu menjaga kesehatan jantung dan mengurangi risiko komplikasi. Beberapa jenis makanan terbukti dapat mendukung fungsi jantung, melancarkan aliran darah, serta menurunkan kolesterol jahat. Di bawah ini merupakan beberapa rekomendasi makanan yang baik dikonsumsi untuk menjaga agar jantung tetap sehat dan kuat.1. Ikan Berlemak (salmon, mackerel, sarden, tuna)Ikan salmon, mackerel, sarden, dan tuna kaya akan asam lemak omega-3, yaitu lemak sehat yang dapat membantu mengurangi peradangan, menurunkan tekanan darah, serta menurunkan kadar trigliserida dalam darah. Kandungan omega-3 ini juga berperan dalam mencegah pembekuan darah dan menjaga ritme jantung tetap stabil. Mengonsumsi ikan berlemak secara rutin, setidaknya dua kali seminggu, dapat membantu penderita penyakit jantung menjaga kesehatan jantung dan mengurangi risiko serangan jantung.2. Sayuran Hijau (bayam, kale, brokoli)Sayuran hijau, seperti bayam, kale, dan brokoli sangat direkomendasikan untuk penderita penyakit jantung karena kaya akan vitamin, mineral, dan antioksidan yang mendukung kesehatan jantung. Kandungan serat yang tinggi dalam sayuran ini membantu menurunkan kolesterol dan menjaga tekanan darah tetap stabil. Selain itu, sayuran hijau mengandung vitamin K, yang penting untuk menjaga kesehatan pembuluh darah dan mencegah penggumpalan darah.Antioksidan dalam bayam, kale, dan brokoli juga membantu melawan peradangan yang bisa membahayakan kesehatan jantung. Mengonsumsi sayuran hijau secara rutin dapat menjadi langkah penting dalam menjaga jantung tetap sehat.3. Biji-bijian Utuh (gandum, quinoa, oatmeal)Biji-bijian utuh seperti gandum, quinoa, dan oatmeal kaya akan serat, terutama serat larut yang membantu menurunkan kolesterol jahat (LDL) dalam darah. Serat larut bekerja dengan cara mengikat kolesterol di usus, mencegahnya diserap ke dalam aliran darah, sehingga menurunkan risiko penyumbatan arteri.Selain itu, biji-bijian utuh juga memiliki indeks glikemik rendah yang membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil dan mengurangi risiko penyakit jantung lebih lanjut. Mineral penting dalam gandum, quinoa, dan oatmeal seperti magnesium dan kalium juga berperan dalam menjaga tekanan darah tetap sehat. Rutin mengonsumsi biji-bijian utuh adalah cara yang efektif untuk mendukung kesehatan jantung.4. Buah-buahan Kaya SeratKandungan serat larut dalam buah-buahan ini membantu menurunkan kolesterol jahat (LDL) dengan mengikatnya di saluran pencernaan dan membuangnya dari tubuh sehingga mengurangi risiko penumpukan plak di pembuluh darah. Selain itu, buah-buahan kaya serat mengandung antioksidan, seperti vitamin C dan flavonoid yang berperan penting dalam melawan peradangan dan melindungi sel-sel jantung dari kerusakan. Kandungan kalium pada buah-buahan ini juga membantu menjaga tekanan darah tetap stabil. Menjadikan buah kaya serat sebagai camilan harian dapat mendukung kesehatan jantung secara alami.5. Kacang-kacangan (almond, kenari, chia seeds, flax seeds)Almond dan kenari kaya akan lemak tak jenuh, serat, serta antioksidan yang membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan menjaga pembuluh darah tetap sehat. Chia seeds dan flax seeds mengandung asam lemak omega-3 yang dikenal baik untuk mengurangi peradangan dan menurunkan tekanan darah. Kedua jenis biji ini juga kaya akan serat larut yang dapat membantu mengontrol kadar kolesterol dan mendukung kesehatan sistem pencernaan. Mengonsumsi kacang-kacangan ini secara teratur dalam jumlah yang tepat dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung.6. Minyak ZaitunKaya akan lemak tak jenuh tunggal dan antioksidan, minyak zaitun ini membantu menurunkan kolesterol jahat (LDL) sekaligus meningkatkan kolesterol baik (HDL), sehingga dapat mengurangi risiko penyumbatan pembuluh darah. Antioksidan dalam minyak zaitun, terutama polifenol, juga berperan dalam melindungi pembuluh darah dari peradangan dan kerusakan. Selain itu, minyak zaitun membantu menjaga tekanan darah tetap stabil, menjadikannya bahan yang ideal untuk memasak atau sebagai dressing pada salad. Menggantikan lemak jenuh seperti mentega dengan minyak zaitun dapat mendukung kesehatan jantung secara keseluruhan.7. Teh HijauTeh hijau adalah minuman yang baik untuk kesehatan jantung karena kaya akan antioksidan, terutama katekin yang membantu melawan peradangan dan melindungi sel-sel jantung. Kandungan antioksidan ini juga dapat membantu menurunkan kolesterol jahat (LDL) dan mencegah penumpukan plak di pembuluh darah sehingga mengurangi risiko penyumbatan yang bisa berujung pada serangan jantung.Selain itu, teh hijau memiliki efek positif dalam menjaga tekanan darah tetap stabil dan meningkatkan sirkulasi darah. Mengonsumsi satu hingga dua cangkir teh hijau setiap hari bisa menjadi kebiasaan sehat untuk mendukung fungsi jantung secara alami.8. Kacang Polong-polongan (lentil, kacang merah, kacang polong)Sumber protein nabati ini kaya akan serat sehingga dapat membantu menurunkan kolesterol jahat (LDL) dan menjaga kadar gula darah tetap stabil serta mengurangi risiko komplikasi pada jantung. Selain itu, kacang-kacangan ini mengandung mineral penting seperti magnesium, kalium, dan folat, yang berperan dalam menjaga tekanan darah dan meningkatkan kesehatan pembuluh darah.Kandungan antioksidannya juga membantu mengurangi peradangan dalam tubuh, yang bisa merusak jantung. Dengan mengonsumsi kacang polong-polongan secara teratur, kesehatan jantung bisa lebih terlindungi dan risiko penyakit jantung bisa berkurang.9. Yoghurt Rendah Lemak atau Tanpa LemakYogurt rendah lemak atau tanpa lemak menyediakan sumber kalsium dan protein tanpa lemak jenuh berlebih. Kalsium dalam yogurt penting untuk menjaga tekanan darah tetap stabil, sementara kandungan proteinnya membantu mempertahankan otot jantung yang kuat.Selain itu, yoghurt mengandung probiotik, yaitu bakteri baik yang bermanfaat untuk kesehatan pencernaan dan membantu mengurangi peradangan dalam tubuh, yang bisa berdampak positif pada kesehatan jantung. Memilih yoghurt rendah atau tanpa lemak dapat memberi nutrisi yang baik tanpa risiko tambahan kolesterol dan lemak jenuh yang bisa memperburuk kondisi jantung.10.Dark Chocolate (70% kakao atau lebih tinggi)Cokelat hitam kaya akan flavonoid, yaitu antioksidan yang membantu melancarkan aliran darah, menurunkan tekanan darah, dan mengurangi risiko pembentukan plak di arteri. Flavonoid juga berperan dalam melawan peradangan yang penting untuk menjaga pembuluh darah tetap sehat. Selain itu, cokelat hitam mengandung magnesium dan serat yang mendukung kesehatan jantung. Mengkonsumsi sedikit dark chocolate secara rutin dapat memberikan manfaat bagi jantung tanpa tambahan gula dan lemak berlebih.Makanan yang Harus Dihindari oleh Penderita Penyakit JantungSelain memilih makanan yang baik untuk jantung, penderita penyakit jantung juga perlu waspada terhadap makanan yang bisa memperburuk kondisi jantung. Beberapa jenis makanan diketahui dapat meningkatkan kolesterol, tekanan darah, dan risiko penyumbatan pembuluh darah, yang semuanya berpotensi memicu komplikasi serius. Di bagian ini, kita akan membahas berbagai makanan yang sebaiknya dihindari agar kesehatan jantung tetap terjaga.1. Makanan Tinggi Lemak Jenuh dan Lemak Trans (gorengan, makanan cepat saji, margarin)Makanan tinggi lemak jenuh dan lemak trans, seperti gorengan, makanan cepat saji, dan margarin, sebaiknya dihindari oleh penderita penyakit jantung karena dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam darah. Lemak jenuh dan trans cenderung mempercepat pembentukan plak di dinding arteri, yang dapat mempersempit pembuluh darah dan membatasi aliran darah ke jantung. Kondisi ini meningkatkan risiko tekanan darah tinggi, serangan jantung, dan penyakit jantung lainnya.2. Daging Olahan (sosis, ham, bacon, kornet)Daging olahan seperti sosis, ham, bacon, dan kornet perlu dihindari oleh penderita penyakit jantung karena biasanya tinggi garam, lemak jenuh, dan bahan pengawet yang dapat meningkatkan risiko masalah jantung. Kandungan garam yang tinggi pada daging olahan dapat memicu kenaikan tekanan darah, yang menambah beban pada jantung dan pembuluh darah. Bahan pengawet seperti nitrit dan nitrat yang umum dalam daging olahan juga dikaitkan dengan peradangan dan risiko penyakit jantung yang lebih tinggi.3. Garam Berlebih (makanan kaleng, makanan instan, keripik)Makanan tinggi garam, seperti makanan kaleng, makanan instan, dan keripik, sebaiknya dihindari oleh penderita penyakit jantung karena dapat menyebabkan kenaikan tekanan darah. Garam berlebih dalam makanan ini meningkatkan kadar natrium dalam tubuh yang membuat tubuh menahan lebih banyak cairan dan meningkatkan tekanan pada pembuluh darah. Tekanan darah tinggi menambah beban pada jantung, meningkatkan risiko gagal jantung, serangan jantung, dan stroke.4. Gula Tambahan (minuman manis, kue, permen)Gula tambahan dalam makanan seperti minuman manis, kue, dan permen sebaiknya dihindari oleh penderita penyakit jantung karena dapat meningkatkan risiko obesitas, tekanan darah tinggi, dan peradangan. Konsumsi gula berlebih menyebabkan kenaikan kadar gula darah yang dapat membebani kerja jantung dan memicu resistensi insulin, yang terkait dengan diabetes dan penyakit jantung. Gula tambahan juga dapat menaikkan kadar trigliserida dalam darah, meningkatkan risiko pembentukan plak pada pembuluh darah.5. Minuman Beralkohol BerlebihanKonsumsi minuman beralkohol secara berlebihan perlu dihindari oleh penderita penyakit jantung karena dapat memperburuk kondisi jantung dan meningkatkan risiko komplikasi.Alkohol berlebihan bisa menyebabkan tekanan darah naik, memicu detak jantung tidak teratur (aritmia), dan meningkatkan kadar lemak dalam darah, seperti trigliserida, yang berbahaya bagi pembuluh darah. Selain itu, alkohol dapat merusak otot jantung, yang dalam jangka panjang bisa menyebabkan gagal jantung.6. Makanan Tinggi Kolesterol (jeroan, otak sapi, telur asin)Makanan tinggi kolesterol, seperti jeroan, otak sapi, dan telur asin, sebaiknya dihindari oleh penderita penyakit jantung karena dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah. Kolesterol berlebih, terutama kolesterol jahat (LDL), berpotensi menumpuk di dinding arteri dan membentuk plak, yang menyempitkan pembuluh darah dan menghambat aliran darah ke jantung. Kondisi ini bisa meningkatkan risiko penyakit jantung, serangan jantung, dan stroke.7. Produk Susu Penuh Lemak (susu murni, krim, mentega)Produk susu penuh lemak, seperti susu murni, krim, dan mentega, sebaiknya dihindari oleh penderita penyakit jantung karena tinggi lemak jenuh yang dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam darah. Lemak jenuh berlebih dapat memicu pembentukan plak di arteri, yang menyumbat aliran darah ke jantung dan meningkatkan risiko serangan jantung serta stroke. Selain itu, konsumsi lemak jenuh dari produk susu penuh lemak dapat menyebabkan kenaikan berat badan, yang menambah beban pada jantung.8. Makanan Olahan dan Cepat SajiMakanan olahan dan cepat saji perlu dihindari oleh penderita penyakit jantung karena biasanya tinggi garam, lemak jenuh, lemak trans, dan gula tambahan. Kandungan garam yang tinggi pada makanan ini dapat menyebabkan tekanan darah meningkat yang menambah beban pada jantung dan pembuluh darah. Lemak jenuh dan lemak trans dalam makanan cepat saji juga berkontribusi terhadap peningkatan kolesterol jahat (LDL) yang dapat menumpuk di arteri dan memicu penyumbatan. Selain itu, makanan olahan sering kali rendah nutrisi penting, sehingga tubuh mendapatkan banyak kalori tanpa manfaat gizi yang seimbang.9. Kue, Biskuit, dan Pastry KomersialKue, biskuit, dan pastry komersial sebaiknya dihindari oleh penderita penyakit jantung karena biasanya tinggi gula, lemak jenuh, dan lemak trans yang berbahaya bagi kesehatan jantung. Gula tambahan dalam makanan ini dapat meningkatkan kadar gula darah dan memicu peradangan yang berkontribusi pada risiko penyakit jantung.Sementara itu, lemak jenuh dan lemak trans dapat menaikkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam darah, menyebabkan penumpukan plak di arteri yang membatasi aliran darah ke jantung.10. Minuman Berkafein Berlebihan (kopi, minuman energi)Minuman berkafein seperti kopi dan minuman energi sebaiknya dikonsumsi dengan sangat hati-hati oleh penderita penyakit jantung, terutama jika dalam jumlah berlebihan. Kafein dalam jumlah tinggi dapat meningkatkan detak jantung dan tekanan darah sehingga dapat memberikan tekanan tambahan pada jantung. Pada beberapa orang, konsumsi kafein berlebih juga bisa memicu aritmia atau detak jantung yang tidak teratur, yang berisiko bagi kesehatan jantung.Solusi Tambahan Untuk Penderita JantungSelain menjaga pola makan yang sehat, ada beberapa solusi tambahan yang bisa membantu penderita penyakit jantung untuk memperkuat kesehatan jantung mereka. Langkah-langkah ini tidak hanya mendukung gaya hidup yang lebih sehat, tetapi juga bisa mengurangi risiko komplikasi lebih lanjut. Pada bagian ini, kita akan membahas berbagai solusi tambahan yang bermanfaat bagi kesehatan jantung.Kontrol Porsi MakanMengontrol porsi makan sangat penting untuk menghindari kelebihan kalori dan mencegah kenaikan berat badan yang dapat membebani jantung. Dengan porsi makan yang sesuai, kita bisa lebih baik dalam menjaga keseimbangan energi dan mengurangi tekanan pada sistem kardiovaskular. Pilih Metode Memasak yang SehatCara memasak yang sehat, seperti memanggang, merebus, atau mengukus dapat membantu menjaga kandungan nutrisi dalam makanan dan mengurangi penggunaan minyak atau lemak jenuh yang berbahaya bagi jantung. Menghindari metode memasak seperti menggoreng dapat membantu mengurangi asupan lemak jenuh dan kalori berlebih.Konsumsi Serat yang CukupSerat sangat bermanfaat untuk kesehatan jantung karena membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan mengontrol kadar gula darah. Serat dari buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian juga membuat kita merasa kenyang lebih lama, sehingga dapat mencegah makan berlebihan. Mengonsumsi serat yang cukup adalah salah satu langkah penting untuk menjaga kesehatan pembuluh darah dan mengurangi risiko penyakit jantung.Perhatikan Asupan CairanAsupan cairan yang cukup penting untuk membantu menjaga aliran darah tetap stabil dan mendukung fungsi jantung. Namun, penderita jantung harus berhati-hati untuk tidak mengonsumsi cairan berlebihan karena dapat meningkatkan volume darah dan memperberat kerja jantung. Konsultasikan kebutuhan cairan yang tepat kepada dokter untuk menentukan jumlah yang aman sesuai kondisi. Batasi GaramMengurangi asupan garam adalah langkah krusial bagi penderita penyakit jantung karena terlalu banyak garam dapat meningkatkan tekanan darah dan menyebabkan penumpukan cairan yang menambah beban pada jantung. Cobalah mengganti garam dengan bumbu alami dan pilih makanan yang lebih rendah natrium seperti sayuran segar dan makanan yang tidak diproses.Ikuti Saran DokterMematuhi anjuran dokter secara konsisten adalah kunci untuk menjaga kesehatan jantung dan memantau kondisi secara berkala. Melakukan pemeriksaan rutin atau mengikuti layanan kesehatan seperti Granostic bisa sangat membantu dalam memonitor dan menjaga kesehatan jantung. Granostic menawarkan program pemantauan kesehatan jantung yang mendetail, memberikan evaluasi rutin yang sesuai dengan kondisi Anda, dan membantu menyesuaikan rencana perawatan yang lebih efektif oleh Dokter Spesialis Jantung.Yuk, Sobat, jaga kesehatan jantung Anda dan keluarga dengan cek kesehatan rutin bersama klinik Granostic!
Bagaimana Cara Cek Jantung Sehat?
Sobat Granostic, jantung merupakan organ vital dalam tubuh manusia yang perannya sangat penting untuk kehidupan. Karena itu, kita perlu merawat kondisi jantung dengan menerapkan pola hidup sehat dan rutin melakukan cek kesehatan.Menurut World Health Organization (WHO) penyakit kardiovaskular menjadi penyebab kematian nomor satu di dunia. Lewat rilisan WHO pada 2021 tersebut, sebanyak 17,9 juta orang meninggal karena penyakit kardiovaskular pada tahun 2019, yang 85 persennya disebabkan oleh serangan jantung dan stroke.Berdasarkan data tersebut, Sobat pasti setuju bahwa menjaga kesehatan jantung sangatlah penting dilakukan oleh semua orang, tak hanya yang memiliki faktor risiko besar.Ada banyak upaya yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan jantung seperti berolahraga secara rutin, menerapkan diet sehat, hingga melakukan cek jantung secara berkala.Lantas bagaimana cara untuk cek jantung sehat tersebut? Yuk, kita simak ulasannya di bawah ini, Sobat!Pemeriksaan Terkait Kesehatan JantungPemeriksaan kesehatan jantung dapat Anda lakukan bersama dokter spesialis, baik di praktek perorangan, Puskesmas, klinik, maupun rumah sakit. Bersama tenaga medis ahli ini, Anda akan melalui beberapa prosedur pemeriksaan kesehatan untuk mengecek bagaimana kondisi jantung Anda.Beberapa pemeriksaan terkait kesehatan jantung yang dimaksud misalnya:Pemeriksaan Fisik dan Riwayat KesehatanCara cek jantung sehat pertama melalui pemeriksaan fisik dan riwayat kesehatan Anda. Pemeriksaan fisik yang dimaksud adalah menyimak kondisi fisik atau tubuh pasien untuk memantau kondisi jantung secara keseluruhan.Tujuan dari prosedur cek jantung ini untuk membantu mendeteksi adanya masalah pada kesehatan jantung sedini mungkin.Pemeriksaan fisik juga sangat dianjurkan bagi seseorang yang sering mengalami gejala-gejala yang mengindikasikan penyakit jantung, seperti rasa nyeri di dada, orang dengan riwayat kesehatan tertentu, hingga orang dengan faktor risiko gangguan jantung maupun pembuluh darah.Prosedur pemeriksaan fisik untuk cek kesehatan jantung meliputi empat rangkaian, yakni:Inspeksi: dilakukan dengan menyimak kulit, wajah, dan keseluruhan anggota tubuh.Palpasi: dilakukan untuk memantau kinerja dan kondisi jantung lewat mengukur tekanan darah, mengevaluasi denyut nadi, hingga pemeriksaan getaran jantung.Perkusi: merupakan prosedur yang dilakukan dengan mengetuk permukaan dada menggunakan jari tangan, dimana bunyi ketukan ini menjadi indikator untuk mendeteksi kelainan jantung.Auskultasi: merupakan prosedur untuk mendengarkan detak jantung menggunakan stetoskop.Tes Darah untuk Kesehatan JantungSelain pemeriksaan fisik dan riwayat kesehatan di atas, dokter akan melakukan tes darah untuk menilai kesehatan jantung. Beberapa jenis tes darah yang dilakukan dapat meliputi:Profil Lipid (Kolesterol)Melansir dari Health Direct, tes darah profil lipid digunakan untuk mengamati kadar kolesterol dan lemak lain dalam darah. Tes ini dilakukan untuk menilai risiko penyakit kardiovaskular.Tes darah profil lipid ini digunakan untuk mengukur kadar lemak berikut:jumlah total kolesterol dalam darah (kolesterol total),kadar kolesterol HDL (kolesterol berdensitas tinggi, sering disebut sebagai 'kolesterol baik')kadar kolesterol LDL (kolesterol berdensitas rendah, disebut juga sebagai 'kolesterol jahat')trigliserida (jenis lemak lain dalam tubuh).Tes CRP (C-Reactive Protein)Tes protein c-reaktif merupakan jenis pemeriksaan yang mengukur kadar protein c-reaktif (CRP) dalam sampel darah Anda. CRP sendiri merupakan jenis protein yang diproduksi secara alami oleh hati.Biasanya, kadar c-reaktif dalam darah pada kadar rendah. Hati Anda melepaskan lebih banyak CRP ke dalam aliran darah jika terdapat peradangan di tubuh. Kadar CRP yang tinggi ini dapat menunjukkan kondisi kesehatan yang serius, sehingga menyebabkan peradangan.Melansir dari WebMD.com, sebuah studi menunjukkan bahwa kadar CRP dapat menjadi indikator penyakit kardiovaskular yang lebih baik daripada tes LDL. Namun, perlu diperhatikan tes CRP ini bukanlah tes untuk penyakit jantung, namun untuk mendeteksi peradangan dalam tubuh.Tes TroponinJenis tes darah selanjutnya untuk mengecek kesehatan jantung adalah tes troponin, yang dilakukan untuk mengukur kadar troponin dalam darah untuk melakukan diagnosis pada kerusakan jantung. Troponin sendiri merupakan jenis protein yang ditemukan dalam sel otot jantung, yang membantu meregulasi kontraksi jantung. Ketika otot jantung mengalami kerusakan, troponin akan bocor ke aliran darah.Tes HbA1cTes HbA1c atau hemoglobin A1c dilakukan untuk mengukur kadar rata-rata glukosa dalam darah Anda pada kurun waktu dua atau tiga bulan. Selain itu, hemoglobin merupakan bagian dari sel darah merah yang membawa oksigen dari paru-paru ke seluruh bagian tubuh Anda.Jenis tes ini dapat dilakukan untuk mendiagnosa diabetes tipe 2, menyimak bagaimana glukosa dapat dikontrol dalam tubuh, serta apakah diabetes terkendali dengan baik. Elektrokardiogram (EKG) Selain tes darah, cara cek jantung sehat juga bisa melalui prosedur elektrokardiogram (EKG). Tes EKG membaca impuls listrik jantung, yang menunjukkan seberapa baik organ vital tersebut berdetak.Dokter umumnya menggunakan tes EKG untuk mendiagnosa serangan jantung atau irama jantung yang tidak normal (aritmia). Prosedur EKG hanya dilakukan oleh tenaga Kesehatan ahli di rumah sakit, klinik, atau dokter umum. Ada dua cara untuk menerapkan prosedur EKG, yakni:EKG IstirahatProsedur ini dilakukan dengan membuat pasien berbaring dan bernapas dengan normal, sementara ECG direkam.EKG Stress (Stress Test)Sementara itu jenis EKG ini dilakukan dengan membuat pasien berjalan atau berolahraga menggunakan sepeda statis atau treadmill, sementara EKG direkam. Jenis tes ini dilakukan untuk memeriksa area otot jantung yang mengalami kesulitan saat mendapatkan tekanan. Ekokardiogram (USG Jantung)Ekokardiogram dapat memberikan gambaran jantung menggunakan ultrasonografi (USG), sejenis sinar-X. Tes ini menggunakan probe di dada atau kerongkongan.Umumnya pemeriksaan ini digunakan untuk membantu dokter memeriksa adanya masalah pada katup atau bilik jantung, serta melihat seberapa kuat jantung memompa darah.Angiogram (Kateterisasi Jantung)Angiogram merupakan prosedur pemeriksaan jantung yang lebih invasive, yakni dengan memasukkan tabung dari leher, paha, atau ke jantung Anda. Setelah itu, pewarna khusus yang hanya terlihat dari sinar-X akan disuntikkan ke dalam aliran darah, sehingga dokter dapat mendeteksi adanya penumpukan plak di arteri.Monitor HolterMonitor holter merupakan perangkat kecil yang membantu merekam irama jantung, yang biasanya dapat dikenakan selama 1 hingga 2 hari. Alat ini digunakan untuk mendeteksi detak jantung yang tidak teratur, atau yang biasa disebut aritmia. Tes monitor holter dapat dilakukan jika Anda sebelumnya telah melakukan tes elektrokardiogram, namun tidak memberikan cukup informasi tentang kondisi kesehatan jantung.Persiapan Sebelum Pemeriksaan Kesehatan JantungSebelum melakukan pemeriksaan kesehatan jantung, baiknya Sobat Granostic melakukan beberapa persiapan berikut ini:Puasa Sebelum Tes DarahDokter biasanya menyarankan untuk tidak makan atau minum minimal 3 jam sebelum tes, namun bisa lebih lama. Berpuasa dapat membantu memastikan tidak ada rasa sakit selama tes, juga membantu Anda berolahraga dengan kapasitas terbaik.Bagi penderita diabetes, Anda dapat mengonsultasikannya dengan dokter untuk memastikan gula darah Anda tetap stabil. Sebab mungkin Anda perlu menyesuaikan insulin tubuh pada hari tes.Hindari Kafein dan AlkoholSelanjutnya, Anda juga perlu menghindari konsumsi kafein dan alkohol sebelum tes. Apalagi jika tes stress (treadmill) menggunakan kimia, Anda perlu menghindari kedua minuman ini setidaknya 12 hingga 24 jam sebelum tes.Kafein menghambat efektivitas adenosin, obat yang biasanya diberikan dokter selama tes stress kimia. Sementara itu alkohol dapat memberikan banyak efek negatif pada jantung, seperti meningkatkan tekanan darah dan membuat detak jantung lebih cepat.Konsumsi Obat Sesuai Instruksi DokterSebelum melakukan cek kesehatan jantung, penting bagi Anda untuk mengkonsumsi obat sesuai dengan instruksi dokter. Sebab salah satu tujuan pemeriksaan Kesehatan jantung ini juga bisa digunakan untuk mengetahui seberapa baik pengobatan bekerja.Sehingga hasil tes dapat digunakan untuk membantu menetapkan rencana perawatan, yakni dengan menyimak seberapa banyak latihan yang dapat ditangani oleh jantung Anda.Selain itu, ketika Anda lebih transparan dengan dokter dan mematuhi resep yang diberikan, maka dokter juga akan dapat menafsirkan hasil pemeriksaan jantung lebih akurat.Kenakan Pakaian yang NyamanPersiapan sebelum pemeriksaan kesehatan jantung selanjutnya adalah dengan mengenakan pakaian yang nyaman. Meski terlihat sepele, langkah ini tidak boleh dilewatkan karena proses pemeriksaan bisa berjalan lebih lama dari yang Anda kira.Pada prosedur pemeriksaan jantung tertentu, seperti tes treadmill, menuntut Anda untuk dapat bergerak dengan nyaman agar prosedur berjalan lancar. Anda juga bisa mengenakan sepatu lari dan pakaian yang sesuai untuk olahraga.Selain itu, Anda juga bisa menggunakan kemeja berkancing untuk dapat membantu tenaga medis memasang elektroda di dada Anda dengan mudah. Rekomendasi Klinik Granostic di SurabayaNah, Sobat Granostic itu adalah penjelasan mengenai cara cek jantung sehat dan apa saja persiapan yang perlu Anda lakukan. Apakah Anda siap untuk melakukan pemeriksaan kesehatan jantung?Anda dapat melakukan cek jantung sehat ini di klinik Granostic, bersama dengan tenaga kesehatan ahli dan dokter spesialis jantung kami. Tak hanya melakukan pemeriksaan lengkap, Anda juga bisa berkonsultasi dengan dokter mengenai keluhan yang Anda rasakan, melakukan perencanaan perawatan dan pengobatan yang sesuai.Dokter spesialis jantung kami, dr. Nadya Luthfah, SpJP. telah berpengalaman dan dapat memberikan layanan terkait konsultasi kesehatan jantung serta pembuluh darah.Bersama dr. Nadya Luthfah Anda juga bisa melakukan tes kesehatan jantung lengkap di klinik Granostic. Mulai dari tes darah, EKG saat istirahat atau EKG saat kondisi stres (treadmill), ekokardiografi dan banyak lainnya.Lebih praktis lagi, Anda dapat menjadwalkan konsultasi dan tes kesehatan jantung di Klinik Granostic ini dengan mudah lewat customer service atau klik tombol WhatsApp di bawah. Anda dapat menyesuaikan jadwal tes dan konsultasi dengan praktik dr. Nadya Luthfah pada hari Rabu dan Jumat, pukul 4 – 6 sore.Selain itu, jika Anda merasakan gejala tak biasa yang berpengaruh pada fungsi jantung, jangan ragu untuk langsung mengunjungi klinik Granostic Surabaya secara langsung. Anda juga bisa mengakses layanan Home Service, bila tidak memungkinkan perjalanan jauh dan memilih pelayanan kesehatan di rumah.Yuk, Sobat jaga kesehatan jantung diri sendiri dan keluarga dengan rutin cek jantung sehat di klinik Granostic!
Apa itu Kardiologi ? Berikut Penjelasan Lengkapnya
Bagi seseorang yang masih awam mengenai dunia medis, kata kardiologi mungkin cukup asing di telinga. Nah, kali ini Granostic akan membahas lengkap mengenai apa itu kardiologi jantung. Penasaran?Menurut Medical News Today, kardiologi merupakan cabang ilmu kedokteran dalam. Kardiologi adalah ilmu yang mempelajari dan menangani gangguan pada jantung serta pembuluh darah. Dengan kata lain, seorang cardiologist juga disebut sebagai dokter spesialis jantung.Namun, sebagai catatan, dokter spesialis jantung tidak sama dengan dokter bedah jantung. Karena dokter bedah jantung melakukan operasi untuk membedah dada dan melakukan operasi jantung.Sementara dokter spesialis jantung mengkhususkan diri dalam mendiagnosa dan menangani penyakit pada sistem kardiovaskular. Penyakit-penyakit yang dimaksud seperti aritmia, penyakit jantung bawaan, serta penyakit jantung koroner.Pada artikel kali ini, Sobat Granostic akan mengenal lebih dalam mengenai peran Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah (SP.JP/ kardiologi), kondisi medis apa saja yang ditangani, sub-spesialis, hingga prosedur-prosedurnya. Yuk, baca sampai habis!Mengenal Kardiologi Peran seorang kardiologis atau Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah adalah mendiagnosis dan mengobati penyakit kardiovaskular. Selain itu, seorang kardiologis juga dapat memberikan edukasi dan konsultasi mengenai kesehatan jantung serta upaya pencegahan gangguan kardiovaskular.Adapun beberapa jenis penyakit atau masalah kardiovaskular yang dapat ditangani oleh seorang ahli kardiologi atau Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah antara lain:Penyakit jantung koroner (penyumbatan atau penyempitan pembuluh darah)Penyakit jantung koroner merupakan jenis penyakit jantung yang umum. Kondisi ini menyerang pembuluh darah utama yang memasok darah ke jantung, yang disebut sebagai arteri koroner.Menurut Mayo Clinic, penyakit jantung koroner umumnya dipicu oleh penumpukan lemak, kolesterol, dan zat lain di dalam dan di dinding arteri. Penumpukan tersebut akan membuat arteri menyempit, sehingga aliran darah ke jantung jadi berkurang. Ketika terjadi penyumbatan aliran darah total, maka akan terjadi serangan jantung.Pengobatan yang diberikan oleh ahli kardiologi untuk penyakit jantung koroner ini bisa berupa obat-obatan dan operasi. Anda juga akan disarankan untuk mengubah gaya hidup jadi lebih sehat, dengan mengonsumsi menu bernutrisi seimbang, berolahraga secara rutin, dan mengurangi rokok.Aritmia (irama jantung yang tidak teratur)Aritmia termasuk dalam kondisi medis yang dapat ditangani oleh seorang ahli kardiologi jantung. Aritmia merupakan gangguan irama jantung yang menyebabkan detak jantung tidak normal, misalnya terlalu cepat, terlalu lambat, atau tidak teratur.Menurut Mayo Clinic, aritmia jantung terjadi Ketika sinyal listrik yang memberi tahu jantung untuk berdetak tidak bekerja dengan baik. Beberapa jenis aritmia mungkin tidak berbahaya, namun tak sedikit juga yang dapat mengancam jiwa.Seorang Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah akan memberikan perawatan berupa pemberian obat-obatan, penggunaan alat pacu jantung, hingga prosedur operasi. Tujuannya untuk mengendalikan atau menghilangkan detak jantung yang terlalu cepat, lambat, atau tidak teratur.Gagal jantung (ketidakmampuan jantung untuk memompa darah dengan efektif)Kondisi medis selanjutnya yang dapat ditangani oleh seorang ahli jantung adalah gagal jantung. Kondisi ini terjadi Ketika jantung tidak mampu memompa darah ke seluruh tubuh dengan baik. Menurut National Health Service UK, gagal jantung biasanya terjadi karena jantung menjadi terlalu lemah atau kaku. Kondisi medis ini dapat terjadi pada segala usia, namun paling sering terjadi pada lansia.Seorang ahli jantung akan memberikan pengobatan untuk mengendalikan gejala, serta memperlambat perkembangan gagal jantung selama mungkin. Cara pengobatan gagal jantung pun dilakukan sesuai dengan penyebabnya, misalnya dengan operasi atau cukup dengan obat-obatan saja.Kelainan katup jantungPenyakit kelainan katup jantung juga termasuk dalam kondisi medis yang dapat ditangani oleh seorang ahli jantung. Kelainan katup jantung terjadi Ketika satu atau beberapa katup jantung tidak berfungsi dengan baik.Seperti yang Anda tahu, jantung kita memiliki empat katup, yang membantu menjaga darah mengalir melalui jantung ke arah yang benar.Kelainan katup jantung ini terjadi Ketika katup tidak terbuka atau tertutup sepenuhnya, yang kemudian akan berpengaruh pada sistem aliran darah pada jantung.Pengobatan kelainan katup jantung ini disesuaikan dengan bagian katup mana yang terdampak, serta bagaimana jenis dan keparahan penyakit. Namun terkadang prosedur operasi diperlukan untuk memperbaiki posisi atau mengganti katup jantung.Tekanan darah tinggiTekanan darah tinggi, atau hipertensi, merupakan kondisi Ketika tekanan darah seseorang berada di atas 140/90 mmHg. Kondisi ini pada umumnya tidak menunjukkan gejala yang signifikan, namun jika tidak mendapatkan perawatan yang tepat dengan segera akan membahayakan kesehatan.Penyakit yang juga disebut sebagai silent killer ini sangat umum terjadi, serta dapat menyerang siapa saja, baik anak muda maupun lansia. Karena itu, melakukan cek tekanan darah secara berkala selalu dianjurkan sebagai upaya pencegahan hipertensi.Sebagai perawatan, Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah akan merekomendasikan pasien untuk menerapkan gaya hidup sehat, serta memberikan resep obat-obatan yang dibutuhkan.Penyakit jantung bawaanPenyakit jantung bawaan, menurut National Health Service UK, merupakan istilah umum yang digunakan untuk merujuk kondisi kerja jantung tak normal sejak lahir (cacat lahir).Lebih lanjut, penyakit jantung bawaan ini tidak memiliki penyebab yang jelas. Namun ada beberapa hal yang diketahui dapat meningkatkan risiko tersebut seperti:down syndrome, ibu perokok atau minum alkohol, ibu mengalami infeksi tertentu, konsumsi jenis obat tertentu selama kehamilan,kelainan kromosom, ibu yang mengalami diabetes 1 atau 2 yang tidak terkontrol dengan baik.Pengobatan penyakit jantung bawaan oleh Sp.Jp biasanya disesuaikan pada kelainan yang dimiliki oleh pasien. Misalnya pada kelainan ringan, seperti lubang di jantung, sering kali tidak perlu diobati karena dapat membaik dengan sendirinya. Namun untuk kelainan yang lebih serius, dokter dapat merekomendasikan pembedahan atau prosedur intervensi untuk memulihkan sebagian besar atau seluruh fungsi jantung.Pemeriksaan dalam Kardiologi JantungSeorang ahli kardiologi jantung akan menerapkan prosedur pemeriksaan kesehatan lengkap dan menyeluruh, untuk mendapatkan diagnosa yang akurat. Adapun beberapa jenis pemeriksaan dalam kardiologi jantung meliputi:Elektrokardiogram (EKG)Elektrokardiogram (EKG) merupakan tes yang merekam aktivitas elektrik jantung, termasuk laju dan ritmenya. Jenis tes ini umumnya berlangsung dengan cepat serta tidak akan menimbulkan rasa sakit.Pemeriksaan EKG ini direkomendasikan oleh dokter untuk menganalisis adanya tanda-tanda serangan jantung dan detak jantung yang tidak teratur (aritmia).Ekokardiogram (USG Jantung)Ekokardiogram, atau USG jantung, merupakan pemeriksaan kesehatan jantung yang memungkinkan visualisasi grafis pergerakan jantung Anda. Tes ini dilakukan untuk membantu ahli kardiologi jantung untuk mengevaluasi struktur dan fungsi jantung.Ekokardiogram pun dapat digunakan untuk mendiagnosis berbagai kondisi jantung seperti serangan jantung, penyakit kelainan katup jantung, kerusakan jaringan jantung, hingga keberadaan cairan di sekitar jantung.Tes Treadmill (Stress Test)Stress test, atau tes treadmill, merupakan jenis pemeriksaan untuk melihat fungsi jantung selama digunakan beraktivitas. Sama seperti namanya, tes ini umumnya menggunakan treadmill sehingga pasien dapat berjalan atau berlari kecil sementara monitor EKG menangkap aktivitas jantung.Melansir dari Cleveland Clinic, stress test ini dapat dilakukan untuk mendiagnosa penyakit jantung bawaan, gagal jantung, penyakit jantung koroner, kelainan katup jantung, hingga kardiomiopati hipertrofik.Tes DarahSeorang ahli kardiologi juga dapat melakukan pemeriksaan dengan prosedur tes darah. Beberapa jenis tes darah yang digunakan untuk mendiagnosa kondisi jantung antara lain:Tes kolesterol: terdiri dari tes kolesterol total, tes LDL (lemak jahat), tes HDL (lemak baik), trigliserida.Tes C-Reactive Protein (CRP): mengukur kadar protein CRP pada darah, yang biasanya timbul sebagai akibat adanya peradangan dalam tubuh.Tes Troponin I (TNI) dan Troponin T (TnT), yang umumnya dilepaskan ketika terjadi kerusakan akibat serangan jantung.Tes Glukosa darah: yang dilakukan untuk mengecek kadar gula darah dan risikonya pada kesehatan jantung pasien.Angiografi KoronerAngiogram koroner merupakan jenis tes yang menggunakan sinar-X untuk melihat kondisi pembuluh darah jantung, yang disebut arteri koroner. Pemeriksaan ini dilakukan untuk menyimak apakah ada penyumbatan atau penyempitan pada pembuluh darah arteri koroner.Seorang ahli kardiologi akan menyarankan pemeriksaan menggunakan angiogram koroner jika pasien mengalami keluhan nyeri dada, masalah pembuluh darah, masalah jantung bawaan, cedera dada, penyakit katup jantung, hingga detak jantung yang tidak teratur.Monitor HolterMonitor holter merupakan alat pemeriksaan yang digunakan untuk merekam irama jantung. Alat ini dirancang dengan ukuran yang kecil dan dapat dikenakan oleh pasien di dada dengan nyaman, karena umumnya pemeriksaan dilakukan selama 1–2 hari.Akan tetapi, melansir dari Mayo Clinic, tes menggunakan monitor holter ini umumnya dilakukan ketika elektrokardiogram tradisional tidak dapat memberikan informasi yang cukup atau lebih rinci mengenai kondisi jantung pasien.CT Scan Jantung atau MRI JantungCT-Scan jantung merupakan jenis pemeriksaan visualisasi medis menggunakan sinar-X dan teknologi tomografi komputer, yang menghasilkan gambar 3 dimensi dari jantung, pembuluh darah, dan struktur yang ada di sekitarnya.Karena tidak bersifat invasif, CT-scan jantung kini banyak dilakukan sebagai prosedur skrining rutin, sehingga dapat membantu mengevaluasi struktur, fungsi, serta mendeteksi dini adanya masalah kesehatan tertentu pada jantung maupun pembuluh darah koroner.Spesialis KardiologiDokter spesialis kardiologi adalah dokter yang memiliki keahlian khusus dalam menangani gangguan jantung. Ada beberapa sub spesialis dalam kardiologi, termasuk:Kardiolog IntervensionalKardiolog intervensional merupakan subspesialisasi dokter spesialis jantung, yang mendiagnosa dan menangani kondisi jantung dan pembuluh darah menggunakan tabung kecil yang disebut kateter. Kateter merupakan sebuah tabung fleksibel berukuran kecil, yang dapat dimasukkan ke dalam saluran. Kardiologi intervensional merupakan pilihan non-bedah untuk memperbaiki struktur jantung yang rusak atau mengalami penyumbatan.Kardiolog PediatrikKardiolog pediatric, atau dokter spesialis jantung anak, merupakan spesialisasi untuk mendiagnosa dan menangani masalah jantung di setiap tahap kehidupan anak. Mulai dari janin, bayi, anak-anak, remaja, hingga dewasa muda.Masalah jantung yang dialami anak-anak umumnya bersifat bawaan, atau sudah ada sejak lahir. Masalah bawaan ini termasuk lubang di bilik jantung, pembuluh darah tak normal, hingga masalah katup jantung.Dokter spesialis jantung anak akan menawarkan berbagai perawatan medis, intervensional, dan bedah untuk beragam kondisi. Termasuk penyakit jantung bawaan, defek septum atrium dan vertikel, hingga gagal jantung. Seorang pediatrik juga akan memantau kondisi kesehatan pasien dari waktu ke waktu, serta mengembangkan hubungan jangka panjang dengan keluarga.Elektrofisiolog KardiologiElektrofisiolog kardiologi merupakan spesialis yang mendiagnosis dan mengobati aritmia, atau irama jantung yang tidak normal. Seorang elektrofisiologi dapat merekomendasikan serangkaian tes seperti elektrokardiografi atau monitor holter, untuk merekam irama jantung dan mendiagnosis kondisi tersebut.Elektrofisiolog juga memberikan perawatan mulai dari edukasi perubahan gaya hidup, hingga pengobatan dan ablasi jantung, yang sengaja menciptakan jaringan parut untuk menghilangkan korsleting listrik dan membuat irama jantung jadi teratur.Kardiolog Gagal JantungKardiolog gagal jantung adalah sub spesialis yang menangani penyakit gagal jantung. Selain itu, dokter subspesialis ini juga mengatur transplantasi jantung baru untuk menggantikan jantung yang rusak atau gagal fungsi. Dokter yang menyediakan transplantasi bekerja dalam tim, yang meliputi ahli jantung dan ahli bedah.Selain menangani gagal jantung, seorang dokter subspesialis ini juga dapat menangani penyakit lain yang berkaitan dengan jantung dan pembuluh darah, seperti penyakit jantung koroner, penyakit katup jantung, hingga penyakit jantung bawaan.Prosedur dalam KardiologiSobat Granostic, seorang ahli kardiologi akan menerapkan prosedur medis yang menyeluruh, dengan meninjau riwayat kesehatan pasien, pemeriksaan fisik, hingga pemeriksaan jantung lengkap.Berikut ini beberapa prosedur dalam kardiologi yang perlu Anda tahu:Angioplasty dan StentMenurut Mayo Clinic, angioplasti koroner merupakan prosedur untuk membuka pembuluh darah jantung yang tersumbat. Dalam prosesnya, kateter digunakan untuk memperlebar arteri yang tersumbat untuk memperbaiki dan meningkatkan aliran darah.Angioplasti seringkali diikuti dengan pemasangan tabung kawat kecil, yang disebut sebagai stent. Stent dapat membantu menopang arteri agar tetap terbuka dan mengurangi kemungkinan arteri menyempit lagi.Lebih lanjut, angioplasti dan pemasangan stent ini merupakan prosedur terencana untuk meningkatkan aliran darah ke otot-otot jantung. Serta dapat juga digunakan untuk perawatan darurat bila pasien terkena serangan jantung.Kateterisasi JantungProsedur medis yang dapat dilakukan oleh seorang kardiolog selanjutnya adalah kateterisasi jantung, yang merupakan tes atau perawatan untuk masalah jantung atau pembuluh darah tertentu. Kateterisasi jantung menggunakan tabung tipis berongga Bernama kateter. Tabung tipis ini diarahkan melalui pembuluh darah ke jantung. Prosedur medis ini memberikan rincian penting mengenai otot jantung, katup jantung, hingga pembuluh darah di jantung.Selama prosedur dijalankan, seorang ahli kardiologi dapat menguji tekanan jantung atau melakukan perawatan tertentu, seperti membuka penyumbatan atau penyempitan arteri.Pemasangan Alat Pacu JantungPemasangan alat pacu jantung juga termasuk layanan medis yang dapat ditangani oleh seorang ahli kardiologi. Alat ini merupakan perangkat kecil seukuran kotak korek api, yang beratnya hanya 20 hingga 50 gram.Menurut National Health Service UK, alat ini terdiri dari generator denyut dan 1 atau lebih kabel yang dikenal sebagai kabel pacu jantung. Pemasangan alat pacu jantung ini bertujuan untuk menjaga detak jantung tetap stabil, serta mengurangi risiko terjadinya komplikasi yang lebih serius pada pasien.Ablasi JantungProsedur selanjutnya yang dapat dilakukan oleh seorang ahli kardiologi adalah ablasi jantung. Perawatan ini dilakukan untuk mengatasi detak jantung tidak teratur atau aritmia.Prosedur ablasi jantung ini sering menggunakan energi panas atau dingin untuk menciptakan bekas luka kecil di jantung. Bekas luka inilah yang akan memblokir sinyal jantung yang rusak dan mengembalikan detak normal jantung.Operasi Bypass JantungProsedur medis selanjutnya yang ditangani oleh seorang ahli kardiologi adalah operasi bypass jantung. Tindakan pembedahan ini dilakukan untuk mengembalikan aliran darah ke otot darah yang mengalami kekurangan pasokan darah akibat penyumbatan di pembuluh arteri.Prosedur operasi bypass jantung ini dilakukan saat pasien memasuki tingkat keparahan yang kompleks, yakni saat terjadi penyumbatan pada tiga atau lebih pembuluh darah arteri sekaligus.Kisaran Biaya Pemeriksaan dan Prosedur KardiologiBiaya konsultasi ke ahli kardiologi atau Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah sangat beragam, bergantung dimana Anda melakukan pemeriksaan. Namun, rata-rata biaya konsultasi ahli kardiologi jantung di Indonesia berkisar antara Rp 200 ribu hingga 600 ribu. Biaya ini dapat sangat fluktuatif sesuai dengan perawatan dan prosedur pemeriksaan yang akan Anda lalui nantinya. Sementara itu prosedur kardiologi yang dilakukan pun disesuaikan dengan kebutuhan dan hasil pemeriksaan pasien, baik secara fisik maupun riwayat kesehatan.Rekomendasi Klinik Granostic Untuk Kesehatan JantungJantung merupakan organ tubuh yang sangat vital, karenanya jangan remehkan bila Anda merasakan gejala tak wajar pada area dada atau jantung. Konsultasi dan cek Kesehatan jantung adalah salah satu layanan unggulan di klinik Granostic.Kami memiliki Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah yang kompeten dan berpengalaman dalam menangani pasien, sesuai dengan keluhan serta kondisinya.dr. Nadya Luthfah Sp.Jp merupakan ahli kardiologi jantung klinik Granostic, yang dapat memberikan layanan konsultasi dan pemeriksaan kesehatan terkait jantung serta pembuluh darah.Anda dapat melakukan konsultasi bersama dengan dr. Nadya Luthfah di klinik Granostic tiap hari Rabu dan Jumat, pukul 16.00 hingga 18.00 WIB.Sebelum dating konsultasi, baiknya buat janji temu terlebih dahulu dengan klik tombol WhatsApp di bawah atau lakukan REGISTRASI ONLINE. Sobat Granostic juga dapat memanfaatkan layanan telekonsultasi yang kami miliki dengan klik Home Service. Lewat layanan tersebut Anda dapat berkonsultasi mengenai masalah dan keluhan Kesehatan Bersama dokter kami secara online.Yuk, jaga kesehatan jantung Anda dengan rutin melakukan medical check up bersama klinik Granostic!
Cek Kesehatan Jantung di Surabaya
Melakukan cek jantung secara rutin sangatlah penting dalam menjaga kesehatan dan kesejahteraan hidup. Namun, tahukah Anda dimana cek kesehatan jantung berkualitas dan terpercaya di Surabaya?Banyak dari kita yang beranggapan bahwa cek kesehatan jantung adalah kegiatan yang hanya perlu dilakukan oleh penderita penyakit atau gangguan jantung. Padahal, dengan melakukan pengecekan secara rutin, seseorang dapat mempe mendeteksi dini adanya risiko penyakit jantung atau pembuluh darah. Selain itu, seseorang juga bisa dengan lebih baik mengenal kondisi kesehatan jantung mereka.Terlebih menurut rilisan World Health Organization (WHO) pada tahun 2020, diperkirakan sebanyak 17.9 juta orang meninggal karena penyakit jantung di 2019. Berdasarkan angka tersebut, 85%-nya meninggal karena penyakit serangan jantung dan stroke.Sebagai upaya pencegahan dan perawatan jantung sehat, Anda perlu melakukan cek kesehatan jantung secara berkala. Klinik Granostic bisa menjadi pilihan tempat cek kesehatan jantung di Surabaya dan sekitarnya.Penasaran apa saja layanan pemeriksaan jantung di klinik Granostic? Langsung simak ulasannya di bawah ini, ya, Sobat!Layanan Pemeriksaan Jantung di GranosticBerkomitmen memberikan yang terbaik bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya, klinik Granostic menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan jantung lengkap. Mulai dari tes EKG, ekokardiogram, tes treadmill, tes darah, hingga pemeriksaan CRP.Lebih jelasnya simak semua layanan pemeriksaan jantung di Granostic tersebut lewat penjelasan di bawah:Elektrokardiogram (EKG)Pemeriksaan elektrokardiogram (EKG) merupakan tes cepat untuk memeriksa detak jantung Anda. Alat ini merekam sinyal listrik di jantung, yang dapat membantu mendiagnosa serangan jantung dan detak jantung tak teratur atau aritmia.Mesin EKG yang digunakan di klinik Granostic dioperasikan oleh tenaga medis ahli, sehingga pemeriksaan berjalan lancar dan efisien. Hasil EKG ini akan dibaca, dianalisis, dan didiskusikan bersama dokter spesialis jantung kami. Dengan demikian, Anda akan memperoleh diagnosis akurat dan dapat merencanakan bagaimana perawatan jantung sehat yang tepat bersama dokter, dengan menyimak kondisi kesehatan jantung Anda secara langsung.Ekokardiogram (USG Jantung)Selain EKG, layanan pemeriksaan kesehatan jantung di Granostic juga dapat melalui prosedur ekokardiogram atau USG jantung. Ekokardiogram merupakan sebuah pemeriksaan jantung yang memberikan gambaran grafis pergerakan jantung Anda. Selama tes ekokardiogram ini, tenaga medis ahli Granostic akan menggunakan ultrasound (USG) dari tongkat genggam yang diletakkan di dada Anda untuk mengambil gambar katup dan bilik jantung.Pemeriksaan ekokardiogram dapat membantu dokter untuk mengevaluasi aksi pemompaan jantung, serta keseluruhan struktur dan fungsi jantung. Karena itu, secara umum tes ekokardiogram atau USG jantung kerap direkomendasikan untuk seseorang dengan keluhan nyeri dada atau sesak napas.Tes Treadmill (Stress Test)Tes treadmill, disebut juga sebagai stress test, merupakan prosedur pemeriksaan kesehatan jantung yang menggunakan treadmill sebagai salah satu alat tesnya. Pemeriksaan ini dilakukan untuk membantu menyimak seberapa baik kerja atau respons jantung saat bekerja keras, seperti berjalan atau berlari di atas treadmill.Menurut Cleveland Clinic, tes stress umumnya dilakukan untuk mengetahui beberapa hal berikut:Kemampuan jantung dalam memompa darah.Mengetahui apakah jantung menerima pasokan darah yang cukup.Bagaimana pasien melakukan aktivitas fisik dibandingkan dengan orang lain, yang berjenis kelamin dan memiliki usia sama.Mendeteksi adanya gejala seperti rasa tidak nyaman di dada, sesak napas, atau perasaan seperti jantung berdebar kencang atau bahkan pusing, saat Anda melakukan aktivitas fisik.Hasil dari pemeriksaan tes stres ini akan memudahkan dokter untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi masalah jantung tertentu yang mungkin Anda alami, misalnya:Masalah pada otot atau katup jantung Anda.Jumlah pasokan darah yang tidak cukup ke otot jantung Anda.Adanya masalah pada stabilitas listrik jantung pada saat istirahat dan berolahraga. Melakukan tes stress ini akan membantu dokter untuk menentukan apakah Anda memerlukan tes tambahan. Tujuannya untuk dapat memastikan diagnosis dan pengobatan yang efektif untuk menurunkan risiko penyakit jantung, serta membuat Anda merasa lebih baik.Tes Darah untuk Kesehatan JantungPemeriksaan kesehatan jantung di klinik Granostic pun dapat melalui prosedur tes darah. Darah dapat menjadi salah satu indikator tentang Kesehatan jantung Anda. Salah satunya, kadar kolesterol jahat atau LDL yang terlalu tinggi dalam darah dapat menjadi tanda risiko terkena serangan jantung.Selain itu, zat lain dalam darah juga dapat mengindikasikan adanya risiko gagal jantung atau risiko terbentuknya timbunan lemak di arteri, yang disebut sebagai plak.Pada klinik Granostic, Anda bisa melakukan tes darah lengkap untuk memeriksa kesehatan jantung. Beberapa jenis tes darah yang dimaksud meliputi:Tes darah profil lipid (kolesterol): yang dilakukan untuk mengamati kadar kolesterol dan lemak lain dalam darah. Jenis tes kolesterol yang dimaksud berkaitan dengan pengukuran kadar lemak HDL (kolesterol baik), LDL (kolesterol jahat), trigliserida, hingga jumlah kadar kolesterol total dalam darah.Tes Troponin: yang digunakan untuk mengetahui Kesehatan jantung lewat pengukuran kadar troponin dalam darah, tujuannya sebagai bagian dari diagnosis pada kerusakan jantung.Tes HbA1c: merupakan jenis tes yang digunakan untuk mengukur kadar glukosa rata-rata dalam darah, yang dapat membantu mendeteksi kondisi medis yang berkaitan dengan jantung.Pemeriksaan CRP (C-Reactive Protein)Pemeriksaan CRP atau C-Reactive Protein ini pada dasarnya termasuk salah satu tes darah untuk memeriksa kesehatan jantung. Tes ini dilakukan untuk memeriksa kadar protein C-reaktif dalam sampel darah Anda.Menurut Mayo Clinic, CRP merupakan jenis protein yang diproduksi secara alami oleh organ hati, sebagai bagian dari respon tubuh terhadap cedera atau infeksi. Respon ini menyebabkan terjadinya pembengkakan atau peradangan dalam tubuh.Hasil tes CRP sensitivitas tinggi akan membantu menunjukkan risiko penyakit jantung sebelum timbul gejala. Misalnya, kadar hasil CRP yang lebih tinggi akan dikaitkan dengan adanya risiko penyakit jantung, stroke, dan berbagai masalah jantung lain yang lebih parah lain.Keunggulan Layanan Jantung di GranosticKendati sangat penting untuk kehidupan, banyak masyarakat yang masih belum tersadarkan bagaimana perlunya untuk melakukan cek kesehatan jantung secara rutin. Padahal lewat layanan jantung di Granostic, pemeriksaan dapat berjalan lebih efisien dan didampingi oleh tenaga medis terpercaya.Selain itu, layanan pemeriksaan jantung di klinik Granostic pun memiliki berbagai keunggulan sebagai berikut:Penggunaan Teknologi ModernSalah satu keunggulan layanan jantung di Granostic adalah penggunaan teknologi modern pada tiap prosedur pemeriksaannya. Hal ini akan membantu Anda, sebagai pasien, untuk mendapatkan pemeriksaan yang inklusif, komprehensif, dan efisien. Sehingga hasil pemeriksaan yang diperoleh akan lebih akurat dan Anda dapat menjalankan perawatan yang tepat sasaran.Selain itu, penerapan teknologi modern ini juga digunakan pada tiap lini pelayanan klinik Granostic. Anda dapat melakukan penjadwalan layanan tes, kunjungan dokter, hingga mengakses hasil laboratorium dengan mudah lewat website resmi klinik Granostic.Kami juga menyediakan layanan Home Service, yang memudahkan Anda untuk melakukan konsultasi daring dan perawatan kesehatan di rumah (home care) dengan mudah. Jadi, tak ada lagi alasan untuk tidak melakukan cek kesehatan jantung secara rutin!Tenaga Medis Ahli dan ProfesionalSelanjutnya, Granostic pun memiliki tenaga medis ahli dan profesional yang akan mendampingi Anda selama proses pemeriksaan. Kami juga memiliki dokter spesialis jantung berpengalaman, yakni dr. Nadya Luthfah, SpJP. Bersama dr. Nadya Luthfah Anda dapat mendiskusikan mengenai keluhan atau gejala tidak biasa terkait kondisi jantung dan pembuluh darah. Dokter spesialis kami pun akan melakukan pemeriksaan fisik secara menyeluruh, melakukan wawancara riwayat kesehatan pribadi dan keluarga, hingga merekomendasikan tes-tes kesehatan jantung yang perlu dilakukan.Setiap pelayanan pemeriksaan kesehatan jantung yang direkomendasikan oleh dokter akan diambil berdasarkan kebutuhan dan kondisi tubuh Anda. Sehingga proses pemeriksaan dapat berjalan efisien dan efektif.Layanan TerpaduSalah satu keunggulan klinik kesehatan Granostic adalah layanannya yang bersifat terpadu. Artinya pelayanan kesehatan yang diberikan di klinik Granostic dapat terintegrasi dalam satu kesatuan proses yang efisien dan sistematik, seperti pemeriksaan tanda vital hingga diagnosis, dan penatalaksanaan.Bersama dengan tenaga medis ahli kami, Anda tak hanya dapat memeriksakan kesehatan jantung, melainkan dapat mengakses tes laboratorium dan berkonsultasi dengan dokter spesialis lain yang dapat mendukung evaluasi kesehatan tubuh Anda secara menyeluruh.Promosi Layanan Pemeriksaan JantungNah, Sobat itu adalah penjelasan mengenai layanan pemeriksaan jantung dan keunggulan layanan klinik Granostic. Bagaimana efisien dan lengkap, bukan?Berkomitmen sebagai penyedia layanan kesehatan terbaik, klinik Granostic memberikan layanan pemeriksaan jantung yang lengkap dan diawasi langsung oleh dokter spesialis berpengalaman.Setiap tes yang direkomendasikan pada Anda akan didasarkan oleh pemeriksaan fisik, gejala atau tanda-tanda tak biasa terkait kondisi jantung ataupun pembuluh darah, hingga riwayat kesehatan Anda.Sehingga Anda dapat memperoleh diagnosa yang akurat, serta mendapatkan penanganan dan perawatan medis yang tepat sasaran. Salah satu dokter spesialis jantung kami, dr. Nadya Luthfah akan menemani Anda dari proses pemeriksaan awal hingga analisis dan diagnosa dari hasil rangkaian tes yang dianjurkan.dr. Nadya Luthfah telah berpengalaman dalam memberikan layanan kesehatan meliputi konsultasi Kesehatan terkait jantung dan pembuluh darah.Anda dapat melakukan kunjungan langsung ke klinik di jadwal praktek dr. Nadya Luthfah pada hari Rabu dan Jumat, pukul 4–6 sore.Yuk, selalu merawat kesehatan jantung dengan melakukan cek kesehatan rutin bersama klinik Granostic!
Apakah Hepatitis Bisa Sembuh? Berikut Penjelasan
Sebagai penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus, hepatitis bersifat menular dan beberapa jenisnya dapat menyebabkan masalah Kesehatan yang fatal. Namun, apakah penyakit hepatitis ini bisa sembuh?Menurut World Health Organization (WHO), hepatitis merupakan peradangan hati yang disebabkan oleh berbagai virus menular dan agen tidak menular, yang dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan. Virus penyebab hepatitis juga bermacam-macam, mulai dari hepatitis A, B, C, D, dan E. Setiap jenis virus hepatitis ini memiliki cara penularan, tingkat keparahan, metode pencegahan, dan penyembuhan yang berbeda.Jadi kalau ditanya apakah hepatitis bisa sembuh? Jawabannya, iya. Namun ada beberapa fakta terkait kesembuhan hepatitis tersebut sesuai dengan jenis virus penginfeksinya. Biar Sobat Granostic nggak makin bingung, mari simak ulasan mengenai fakta kesembuhan hepatitis berikut ini:Fakta Kesembuhan HepatitisHepatitis AHepatitis A atau HAV merupakan virus hepatitis yang menyebar melalui jalur oral-feses. Misalnya lewat makanan atau minuman yang terkontaminasi, yang Anda konsumsi. Selain itu, beberapa sumber pun menyebutkan bahwa HAV juga dapat ditularkan dari kontak seksual yang tidak aman.Masa inkubasi HAV berada pada rentang waktu satu bulan. Penyakit hepatitis A ini dapat sembuh dengan sendirinya, serta hanya kurang dari 1% hepatitis A menjadi parah dan mengakibatkan penyakit atau kerusakan hati yang kronis.Meski dapat sembuh dengan sendirinya, tidak ada obat antivirus untuk menyembuhkan hepatitis A. Sehingga pengobatan yang akan diberikan pada pasien HVA umumnya fokus pada pengurangan gejala, khususnya lewat cairan dan istirahat total.Hepatitis BHepatitis B atau HBV dapat bersifat akut dan kronis. Infeksi HBV akut umumnya tidak akan bertahan lama dalam tubuh penderita, serta bisa sembuh dengan sendirinya.Sementara itu, HBV kronis merupakan jenis penyakit hepatitis B yang dapat menetap dalam tubuh dan menimbulkan komplikasi kesehatan hati yang lebih serius. Dalam hal ini tidak ada obat antivirus khusus untuk HBV, sehingga pengobatan akan fokus pada pengontrolan gejala secara berkala bersama dokter, agar pasien mendapatkan penanganan yang tepat dan cepat.Namun kasus HVB kronis ini pun sangat jarang terjadi, melansir dari Cleveland Clinic hanya 5% orang dewasa yang terinfeksi HBV yang menjadi "carrier" karena infeksi kronis.Berbeda dengan HAV, hepatitis B memiliki masa inkubasi cenderung lebih lama, yakni antara 3 hingga 6 bulan. Sebab hepatitis B dapat terjadi tanpa gejala, sehingga banyak pasien yang tidak tahu pasti kapan pertama kali terinfeksi. Hepatitis CSelanjutnya hepatitis C atau HCV, yang juga dimulai dengan infeksi akut, namun pada mayoritas orang yang terinfeksi akan berkembang menjadi infeksi kronis. Hepatitis C juga menjadi salah satu jenis hepatitis yang paling banyak menyebabkan infeksi kronis.Namun bukan berarti hepatitis C tidak bisa sembuh sama sekali. Karena jika Anda memiliki kekebalan tubuh yang baik, maka infeksi virus hepatitis C pada fase akut, atau kurang dari 6 bulan akan dapat sembuh dengan sendirinya.Meski begitu menurut Centers of Disease Control and Prevention (CDC), hepatitis C juga dapat disembuhkan melalui pengobatan oral, yang disebut sebagai direct-acting antivirals (DAAs). Obat oral ini mudah dikonsumsi, memiliki sedikit efek samping, serta dapat menyembuhkan 95% orang hanya dalam 8–12 minggu.Akan tetapi jika infeksi bertahan lebih dari kurun waktu tersebut, maka kemungkinan besar hepatitis C telah berkembang menjadi kronis. Hepatitis DSementara itu, hepatitis D atau HDV yang termasuk sebagai jenis hepatitis langka, karena hanya terjadi bersamaan dengan infeksi hepatitis B. Virus hepatitis D menyebabkan peradangan hati, namun seseorang tidak dapat terjangkit HDV tanpa adanya infeksi hepatitis B.Menurut Medical News Today, saat ini belum ada obat untuk menangani hepatitis D, namun pengobatan dapat dilakukan untuk mengelola gejala yang menyertai penyakit tersebut. Hepatitis EHepatitis E atau HEV memiliki karakteristik sedikit berbeda dari virus hepatitis lainnya. Menurut WHO, HEV memiliki 4 tipe berbeda, yakni genotype 1, 2, 3, dan 4.Genotipe 1 dan 2 hanya ditemukan pada manusia, sementara tipe 3 dan 4 beredar pada beberapa jenis hewan termasuk babi, babi hutan, rusa, yang terkadang dapat menginfeksi manusia. Infeksi hepatitis E biasanya dapat sembuh dengan sendirinya dalam kurun waktu 2–6 minggu. Namun dalam kasus yang jarang terjadi, hepatitis E juga dapat berkembang sebagai hepatitis fulminan, yang memiliki efek fatal pada kesehatan organ hati.Selain itu, menurut WHO masih belum ada pengobatan spesifik untuk menghentikan perkembangan hepatitis E akut. Karena penyakit ini biasanya dapat sembuh sendiri dan umumnya tidak memerlukan rawat inap.Penularan HepatitisSetelah menyimak fakta mengenai apakah hepatitis bisa sembuh di atas, Sobat Granostic pasti setuju bahwa sangat penting untuk menghindari infeksi virus ini sebagai upaya pencegahan.Karena tidak semua virus hepatitis dapat hilang dan sembuh dengan sendirinya, serta selalu ada risiko untuk penyakit akut berkembang ke tahap kronis.Nah, sebagai upaya pencegahan Anda perlu mengetahui bagaimana penularan virus hepatitis berikut ini:Hepatitis A dan EPenyebaran virus hepatitis A dan E terjadi melalui fecal-oral, umumnya dapat menyebar ketika orang yang tidak terinfeksi menelan makanan atau minuman yang terkontaminasi tinja orang yang terinfeksi. Selain itu, menurut WHO hepatitis A juga dapat terjadi karena sanitasi yang buruk, kebersihan diri yang buruk, serta melakukan seks oral-anal.Hepatitis B, C, dan DSedikit berbeda dengan hepatitis A dan E, hepatitis B, C, dan D dapat menular lewat kontak dengan darah, cairan tubuh, atau hubungan seksual dengan orang yang terinfeksi. Khususnya hepatitis B dapat ditularkan oleh ibu hamil yang terinfeksi ke bayinya selama persalinan.Langkah Pencegahan HepatitisSetelah menyimak bagaimana penularan hepatitis di atas, Anda perlu mengetahui dan menerapkan langkah pencegahan hepatitis yang tepat, seperti:VaksinasiLangkah awal yang sangat penting dalam pencegahan hepatitis adalah lewat vaksinasi. Hingga kini vaksin hepatitis yang tersedia di Indonesia adalah vaksin hepatitis A dan B. Sementara itu, vaksin hepatitis C masih berada dalam proses penelitian untuk membuat injeksi sebagai cara mencegah penyakit tersebut, sedangkan jenis hepatitis lainnya belum tersedia.WHO merekomendasikan vaksinasi hepatitis A sejak dini, yakni pada bayi berumur 1 tahun atau lebih. Vaksinasi hepatitis A juga dilakukan sebanyak dua kali, yakni saat anak berada di bawah umur lima tahun, serta saat berumur di antara 12 hingga 23 bulan.Dosis vaksinasi hepatitis A ini diberikan sebanyak 0,5 ml, bagi anak berumur hingga 15 tahun.Sementara itu, bagi orang dewasa yang belum pernah mendapatkan vaksin, perlu mendapatkan dua kali suntik vaksin dengan rentang Jarak 6 bulan dari suntik pertama. Dosis yang diberikan untuk orang dewasa sebanyak 1 ml untuk tiap pemberian vaksin.Vaksin hepatitis B sebaiknya diberikan di hari pertama bayi lahir, dosis kedua pada usia 2 bulan, dosis ketiga pada usia 3 bulan, hingga dosis keempat pada usia 4 bulan. Dosis kelima dapat diberikan pada usia 18 bulan, yang disebut sebagai dosis vaksin hepatitis B booster.Bagi orang dewasa, vaksin hepatitis B dapat diberikan sebanyak 3 kali dengan satu kali dosis tambahan sebagai booster. Vaksin booster biasanya diberikan pada orang yang berisiko tinggi terinfeksi hepatitis B.Praktik HigienisSelain mendapatkan vaksin, pastikan untuk menerapkan pola hidup yang sehat dan menjaga kebersihan diri sebagai salah satu upaya pencegahan hepatitis. Ini karena beberapa infeksi virus hepatitis seringkali berkaitan dengan kebersihan lingkungan dan diri.Misalnya air sanitasi yang tidak bersih, kebiasaan tidak mencuci tangan sebelum makan atau minum, dan banyak lainnya. Perilaku Aman untuk Mencegah Hepatitis B, C, dan DBerbeda dengan hepatitis A dan E yang umumnya ditularkan lewat jalur fecal-oral, hepatitis B, C, dan D dapat terjadi karena seks tidak aman, transfusi darah dari penderita, dan sejenisnya.Karena itu, Anda bisa menerapkan beberapa perilaku aman berikut ini untuk mencegah infeksi hepatitis B, C, dan D:Gunakan pengaman saat melakukan hubungan seksual, serta hindari bergonta-ganti pasangan.Hindari berbagi peralatan pribadi dengan orang lain, seperti sikat gigi, pisau cukur, atau berbagai benda tajam lainnya.Rajin mencuci tangan dengan bersih menggunakan sabun.Berhati-hati dalam memilih jarum tato atau tindik, selalu perhatikan bagaimana kebersihan dan perawatan yang diberikan oleh pemilik.Hindari menggunakan obat-obatan terlarang.Penanganan Awal HepatitisSeperti yang dikatakan sebelumnya, tiap jenis hepatitis selalu memiliki cara penularan dan penanganan awal yang sedikit berbeda satu sama lain. Agar tak salah langkah, perhatikan bagaimana penanganan awal hepatitis sesuai dengan jenis virusnya di bawah ini:Hepatitis A dan EHepatitis A dan E cenderung dapat sembuh dengan sendirinya tanpa pengobatan khusus. Sebagai penanganan awal, penderita hepatitis A dan E akut disarankan untuk lebih banyak beristirahat, mengonsumsi makanan sehat dengan gizi seimbang, serta mencukupi kebutuhan cairan tubuh.Hepatitis BMenurut CDC perawatan hepatitis B bergantung pada beberapa factor, seperti jenis infeksi (akut atau kronis, kesehatan organ hati, serta obat apa saja yang tersedia. Berikut penjelasan lengkapnya:Pengobatan Hepatitis B AkutMenurut CDC hingga kini belum ada obat yang tersedia untuk mengatasi hepatitis B akut. Namun, jika seseorang mengalami gejala ringan, dokter akan menyarankan untuk mengambil istirahat total, memenuhi kebutuhan nutrisi dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang, serta memenuhi kebutuhan cairan tubuh.Namun jika seseorang mengalami gejala awal yang lebih parah, dokter mungkin menyarankan perawatan di rumah sakit untuk mengontrol gejala dan kondisi pasien.Penanganan Hepatitis B KronisSementara untuk menangani hepatitis B kronis, terdapat beberapa jenis pengobatan yang disetujui dan obat baru yang sedang dalam pengobatan.Masih dari CDC, obat-obatan ini dapat mencegah penyakit hati yang parah. Namun, tidak semua orang dengan hepatitis B kronis memerlukan obat, mengingat obat-obatan tersebut juga dapat menimbulkan beberapa efek samping pada Sebagian penggunanya.Orang yang memulai pengobatan hepatitis B pun bisa saja perlu meminum obat-obatan ini sepanjang hidup mereka, karena sifatnya yang tidak menyembuhkan.Hepatitis CMelansir dari WHO terdapat pengobatan yang efektif untuk hepatitis C. Tujuan pengobatan yang diberikan yakni untuk menyembuhkan penyakit dan mencegah kerusakan hati jangka panjang. Namun perawatan hepatitis C sendiri dapat disesuaikan dengan tingkat keparahannya, sepertiHepatitis C akut: dapat sembuh sendiri tanpa penanganan khusus, namun juga dapat diobati menggunakan antivirus sebagai upaya pencegahan penyakit berkembang menjadi kronis. Hepatitis C kronis: memerlukan obat antivirus termasuk sofosbuvir dan daclatasvir. Antivirus yang dimaksud adalah Direct-acting antiviral (DAA), yang diminum selama 8 hingga 12 minggu dan sangat efektif untuk membersihkan infeksi virus HCV pada lebih dari 90% penderita.Hepatitis C dengan sirosis juga memerlukan pengobatan yang berbeda, mulai dengan pemberian antivirus hingga transplantasi hati. Pasien dapat mendiskusikannya dengan dokter untuk merencanakan perawatan dan pengobatan yang efektif.Hepatitis DSalah satu pengobatan yang umumnya direkomendasikan untuk penanganan hepatitis D adalah interferon alfa pegilasi. Pengobatan ini harus berlangsung selama 48 minggu tanpa memandang respon pasien.Sebab, virus cenderung memberikan tingkat respons yang rendah terhadap pengobatan tersebut. Namun, pengobatan ini dikaitkan dengan kemungkinan perkembangan penyakit yang lebih rendah.Tak hanya itu, menurut WHO interferon alfa pegilasi juga dikatakan dapat memberikan efek samping yang signifikan, serta tidak boleh diberikan pada pasien dengan sirosis dekompensasi, kondisi gangguan mental, serta seseorang dengan autoimun.Selain interferon alfa pegilasi penanganan hepatitis D ini juga bisa menggunakan bulevirtide, yang merupakan salah satu pengobatan baru.Perawatan PendukungSelain perawatan dan pengobatan hepatitis sesuai dengan jenis virusnya di atas, Anda juga bisa menerapkan beberapa perawatan pendukung untuk lekas pulih dari penyakit organ hati tersebut.Menurut US Center For Disease, Anda dapat menerapkan kebiasaan sehat, seperti mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang, istirahat yang cukup dan berkualitas, serta memenuhi kebutuhan cairan tubuh.Selain itu, Anda juga bisa memulai untuk Latihan fisik secara ringan agar sistem imun bekerja lebih baik. Menghindari meminum alkohol, sebab dapat membuat kondisi organ hati jadi lebih buruk.Anda juga perlu memperhatikan dan menerapkan anjuran pengobatan yang diberikan dokter dengan seksama. Sebagai upaya pencegahan penyebaran, baiknya pisahkan juga alat makan dan minum dengan keluarga, pastikan agar Anda menjaga kebersihan diri dan lingkungan dengan baik.Nah, Sobat Granostic itu adalah penjelasan mengenai fakta kesembuhan penyakit hepatitis. Jika Anda dan keluarga terinfeksi hepatitis, serta mengalami gejala-gejalahepatitis seperti penjelasan di atas, segera konsultasikan dengan dokter klinik Granostic. Anda pun dapat melakukan cek Kesehatan organ hati dengan berbagai layanan paket medical check up (MCU) di klinik Granostic, untuk mendeteksi dini adanya gangguan atau penyakit pada hati.Tak hanya itu, sebagai upaya pencegahan Anda juga perlu melakukan vaksinasi hepatitis yang dapat juga diakses lewat layanan Granostic. Yuk, lindungi keluarga dan diri Anda bersama pelayanan Kesehatan terpadu klinik Granostic.
Dimana Vaksin Hepatitis A Terdekat? - Pengobatan dan Vaksin
Hepatitis A merupakan penyakit organ hati yang cukup serius. Penyakit ini timbul karena infeksi virus hepatitis A ini bersifat menular, serta dapat menyerang siapa saja. Untungnya, infeksi hepatitis A bisa dicegah dengan vaksin. Lantas bagaimana dan dimana dapat mengakses vaksin hepatitis A?Menurut World Health Organization (WHO) hepatitis A merupakan peradangan hati yang disebabkan oleh virus hepatitis A (HAV). Virus ini umumnya disebarkan lewat fecal-oral, yakni ketika seseorang secara tidak sengaja mengkonsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi oleh tinja dari orang yang terinfeksi. Selain itu, penyebaran infeksi hepatitis A juga dapat terjadi karena sanitasi yang tak layak, lingkungan yang kotor dan tak sehat, serta kurangnya kebersihan diri dan melakukan seks anal-oral.Lebih lanjut WHO menjelaskan bahwa hepatitis A tidak menyebabkan penyakit kronis, namun dapat menimbulkan gejala yang melemahkan dan jarang terjadi hepatitis fulminan (gagal hati akut).Hingga kini kasus hepatitis masih ditemukan di Indonesia. Misalnya menurut artikel dalam Jurnal Epidemiologi Kesehatan Indonesia oleh Universitas Indonesia pada 2021, dikatakan bahwa pada tahun 2019 terjadi kasus hepatitis hingga 495 kasus di bogor. Sementara data menurut BBC pada tahun yang sama, sebanyak 800 orang terjangkit hepatitis A di Pacitan, Jawa Timur.Meski umumnya tidak berkembang menjadi masalah hati yang kronis, penularan hepatitis A tidak bisa diremehkan. Karenanya, sangat penting bagi Anda untuk melakukan vaksinasi sebagai upaya pencegahan.Klinik Granostic dapat menjadi pilihan tempat vaksin hepatitis A terbaik bagi warga Surabaya dan sekitarnya. Mengapa demikian? Langsung simak ulasan lengkapnya di bawah ini, Sobat!Tempat Vaksinasi Hepatitis A di GranosticVaksinasi hepatitis A merupakan langkah yang sangat penting untuk melindungi diri dan keluarga dari penyakit peradangan hati yang disebabkan oleh virus hepatitis A (HVA). Apalagi virus ini dapat menyerang siapapun baik anak-anak maupun orang dewasa.Anak-anak yang belum memahami konsep kebersihan dengan sempurna, justru semakin besar risiko terpapar virus hepatitis A. Karena itu, pencegahan berupa vaksinasi sangat penting diberikan sejak anak-anak berusia di bawah lima tahun.Pertanyaannya, dimana tempat vaksin hepatitis yang tepat?Klinik Granostic dapat menjawab kebutuhan Anda soal layanan vaksin hepatitis A tersebut. Bersama dengan dokter umum yang berpengalaman dan tenaga medis ahli di bidangnya, proses vaksinasi dapat berjalan efisien.Tak hanya itu, demi menjamin kenyamanan dan kelengkapan layanan vaksin hepatitis A yang Anda terima, Granostic pun memberikan berbagai kemudahan, seperti:Akses vaksinasi yang mudah dan beragam: Anda dapat melakukan vaksinasi di klinik secara langsung, atau menggunakan layanan home care untuk vaksinasi di rumah saja.Jadwal yang lebih fleksibel: Anda dapat mengatur jadwal vaksinasi sesuai kebutuhan dan jadwal praktek dokter. Namun dosis dan jangka waktu pemberian vaksin tetap disesuaikan dengan standar yang ada.Pilihan paket layanan terpadu: tak hanya vaksinasi hepatitis A, Anda juga dapat melangsungkan vaksinasi hepatitis B di klinik Granostic. Selain itu, sebelum vaksin Anda dapat berkonsultasi dulu dengan dokter dan mendapatkan edukasi mengenai keamanan, efek samping yang mungkin terjadi, hingga jadwal vaksinasi selanjutnya. Layanan Telekonsultasi: yang akan mempermudah Anda untuk berkonsultasi secara daring (dalam jaringan) bersama dokter Granostic kapanpun dan dimanapun, bila terdapat keluhan tertentu pasca vaksinasi.Jadwal VaksinasiSeperti yang telah kita singgung sebelumnya, bahwa jadwal vaksin hepatitis A di klinik Granostic ini bisa diatur dengan fleksibel sesuai dengan jadwal praktek dokter umum kami. Bersama dr. Renaldo Aditya S. dan dr. Vindyanita Simanjuntak, Anda dapat melakukan konsultasi dan vaksinasi hepatitis A pada jadwal praktek berikut:Setiap Senin hingga Jumat, pada pukul 07.00 – 20.00 WIB.Hari Sabtu, pada pukul 08.00– 20.00 WIB.Hari Minggu dan Tanggal Merah (Libur)Dosis Vaksin Hepatitis ADosis vaksin hepatitis A dibedakan menurut usia penerimanya. Menurut Centers of Disease Control and Prevention (CDC), pemberian dosis vaksin dapat dibagi menjadi berikut:Dosis Vaksin Hepatitis A untuk Anak-AnakAnak-anak memerlukan dua dosis vaksin hepatitis A. Pemberian dosis pertama dilakukan pada saat anak-anak berusia 12 hingga 23 bulan, kemudian dosis kedua diberikan 6 bulan setelah dosis pertama. Dosis suntik vaksin untuk balita ini berisi 0.5 ml tiap suntikan.Bayi berusia 6 hingga 11 bulan yang bepergian ke luar negeri, khususnya di daerah endemis, membutuhkan perlindungan dan direkomendasikan untuk menerima 1 dosis vaksin hepatitis. Setelah itu, anak-anak ini tetap perlu mendapatkan 2 dosis tambahan pada usia yang direkomendasikan untuk memberikan perlindungan jangka Panjang.Dosis Vaksin Hepatitis A untuk Orang DewasaUntuk anak-anak yang berusia lebih tua atau remaja, rentang usia 2 hingga 18 tahun yang belum divaksinasi harus segera mendapatkan dosis pertamanya, kemudian jeda 6 bulan untuk mendapatkan suntik kedua.Orang dewasa yang belum divaksinasi sebelumnya juga perlu mendapatkan 2 dosis vaksin hepatitis A, dengan Jarak minimal 6 bulan setelah suntikan pertama. Setiap dosis vaksin untuk orang dewasa berisi 1 ml.Syarat VaksinasiSelain mempelajari hal-hal mengenai vaksinasi hepatitis A, termasuk bagaimana layanan yang diberikan di klinik Granostic dan dosis yang diberikan. Anda pun harus mengetahui apa saja yang perlu dipersiapkan sebelum melakukan vaksinasi, sehingga efek dari vaksin tersebut dapat berjalan lebih optimal.Berikut syarat-syarat vaksinasi yang perlu Sobat Granostic tahu:Dalam kondisi sehat pada hari vaksinasi.Memastikan tubuh dalam kondisi di hari vaksin adalah syarat yang sangat penting. Dengan demikian, daya tahan tubuh akan bekerja dengan baik dan dapat memproduksi antibodi untuk melawan virus hepatitis A.Anda dapat menjaga kesehatan tubuh dengan rutin berolahraga, memenuhi kebutuhan gizi seimbang lewat mengonsumsi menu sehat, serta mencukupi kebutuhan cairan tubuh.Tidak sedang mengalami infeksi akut atau demam.Selanjutnya, pastikan bahwa Anda tidak sedang mengalami infeksi akut dan demam. Sebab melansir dari Universitas Padjadjaran, dikatakan bahwa jika sedang tidak sehat, maka kemampuan vaksin dalam membentuk antibodi pada tubuh akan menjadi berkurang. Lebih lanjut, dijelaskan juga bahwa salah satu tanda tubuh dalam kondisi tidak sehat ini dapat dilihat dari adanya demam. Sebab, demam merupakan salah satu tanda infeksi pada tubuh Anda.Tidak memiliki riwayat alergi berat terhadap komponen vaksin.Terakhir, pastikan untuk tidak memiliki riwayat alergi berat terhadap komponen vaksin hepatitis A yang akan diberikan. Karena pada dasarnya, vaksinasi hepatitis A ini tidak akan memberikan efek samping yang berat, kecuali kalau Anda memiliki alergi pada komponen tertentu.Prosedur PenangananSalah satu keunggulan vaksin hepatitis A di klinik Granostic adalah pelayanannya yang cepat dan prosedur penanganan yang efisien. Anda dapat menjadwalkan konsultasi dan pemberian vaksin hepatitis A di Granostic lewat 4 prosedur sederhana berikut:Registrasi Klinik atau OnlineLangkah pertama lakukan registrasi dengan mendaftarkan nama, alamat, dan data diri pasien lainnya lewat online maupun datang langsung ke klinik. Pada pendaftaran online, Anda dapat meng-klik tombol REGISTRASI ONLINE di sudut kiri atas artikel, kemudian isi data diri dan dokumen yang diperlukan. Anda juga dapat langsung menjadwalkan kunjungan dokter umum dan vaksinasi setelahnya.Namun, jika Anda ingin melakukan registrasi langsung ke klinik, datang dan bawalah berkas-berkas data diri Anda. Proses pendaftaran di klinik dilakukan secara efisien, sehingga tidak akan memakan waktu yang lama.Konsultasi DokterSetelah mendapatkan tanggal spesifik untuk jadwal konsultasi dan vaksinasi, datanglah paling tidak 30 menit sebelum waktu yang ditentukan. Setelahnya, Anda dapat langsung berkonsultasi dengan dokter dan mendapatkan edukasi lengkap soal vaksinasi hepatitis A.Dokter juga akan melakukan pemeriksaan fisik dan wawancara riwayat kesehatan, untuk memastikan vaksinasi berjalan lancar dan tidak menimbulkan efek samping akibat adanya alergi.Pemberian VaksinProses pemberian vaksin dilakukan setelah prosedur pemeriksaan kesehatan dan konsultasi dokter. Dosis yang diberikan pun disesuaikan dengan usia pasien. Setelah itu, dokter juga akan menginformasikan mengenai jadwal vaksinasi selanjutnya.Efek Samping Vaksin Hepatitis ASetelah proses vaksinasi, Anda tentu akan mengalami beberapa efek samping ringan seperti:Nyeri, kemerahan, atau bengkak di lokasi suntikan.Timbul rasa nyeri, kemerahan, atau bengkak di lokasi suntikan merupakan hal yang sangat wajar terjadi setelah vaksinasi. Umumnya, kondisi ini akan berkurang dan sembuh dengan sendirinya dalam waktu 1–2 hari setelah vaksinasi.Sakit kepala atau kelelahan ringan.Selain demam, sakit kepala atau kelelahan ringan juga termasuk gejala umum setelah vaksin. Sakit kepala setelah vaksinasi dapat menandakan bahwa sistem imun bekerja dengan sehat. Vaksin memicu respon sistem imun, yang sebagian responnya adalah inflamasi termasuk sakit kepala.Demam ringan.Demam setelah vaksinasi juga adalah hal yang cukup normal, tidak berbahaya, bahkan bisa dibilang membantu. Ini karena demam akan mempercepat sistem imun tubuh bergerak. Demam setelah vaksin umumnya terjadi dalam 12 jam, serta bertahan selama 1 hingga 2 hari. Anda juga tidak dianjurkan untuk meminum obat penurun demam saat merasakan demam ringan tersebut, yang berada di kisaran 37.8 hingga 39° C.Mual dalam kasus yang jarang.Menurut Kemenkes RI mual merupakan salah satu efek yang juga bisa saja terjadi setelah vaksin. Meski begitu, sangat jarang seseorang mengalami kondisi ini setelah melakukan vaksiasi hepatitis A.Kondisi ini dapat terjadi dalam tingkat ringan, sehingga bisa membaik dengan sendirinya tanpa pengobatan. Namun jika Anda merasa gejala jadi lebih serius, segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan pertolongan yang tepat.Kisaran Harga Vaksinasi Hepatitis A di GranosticHarga vaksin hepatitis A sangatlah bervariasi, namun menurut rangkuman Granostic, biaya yang perlu Anda keluarkan ada di rentang Rp. 350 ribu hingga Rp. 1.1 juta.Untuk harga vaksinasi hepatitis A di Granostic sendiri, Anda bisa langsung berkonsultasi dengan customer service kami dengan klik di sini.Kontraindikasi Vaksin Hepatitis AMeskipun sangat penting dilakukan oleh semua kalangan, seseorang dengan beberapa kondisi tertentu tidak direkomendasikan untuk melakukan vaksin hepatitis A. Beberapa kondisi yang dimaksud misalnya:Orang yang memiliki riwayat alergi berat terhadap komponen vaksin (misalnya, reaksi alergi serius terhadap dosis sebelumnya).Seseorang dengan riwayat alergi berat terhadap komponen vaksin tidak dianjurkan untuk melakukan vaksinasi. Sebab, dikhawatirkan akan menimbulkan efek samping yang membahayakan.Kondisi ini biasanya dapat terlihat setelah suntikan atau dosis pertama vaksin hepatitis A diberikan. Atau, jika seseorang pernah mengalami alergi terhadap vaksinasi jenis lain, juga perlu mengkonsultasikannya dengan dokter terlebih dahulu sebelum menjadwalkan suntik vaksin.Orang yang sedang mengalami infeksi akut atau demam tinggi saat vaksinasi.Jika Anda mengalami infeksi akut atau sedang demam tinggi, juga tidak dianjurkan untuk melakukan vaksinasi. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, agar vaksinasi berjalan dengan optimal, Anda perlu memastikan bahwa tubuh dalam keadaan sehat dan bugar.Konsultasi diperlukan untuk orang dengan kondisi imun yang lemah atau wanita hamil, meskipun vaksin hepatitis A dianggap aman secara umum.Bagi seseorang dengan kondisi imun yang lemah atau dalam masa kehamilan, sebaiknya lakukan konsultasi dulu dengan dokter untuk meninjau keamanan vaksinasi hepatitis A.Vaksinasi Hepatitis A Hanya di GranosticNah, Sobat Granostic itu adalah penjelasan lengkap mengenai vaksin hepatitis A dan dimana tempat yang tepat untuk mendapatkannya. Apakah Anda tertarik untuk melakukan vaksin hepatitis A bersama klinik Granostic?Klinik Granostic menyediakan paket vaksinasi hepatitis A dan B yang dapat dipesan secara praktis lewat mengakses laman "Registrasi Online" atau dengan klik tombol WhatsApp pada bagian atas laman artikel ini. Tak perlu khawatir akan regulasinya, sebab Granostic menerapkan prosedur vaksinasi hepatitis A yang aman dan dilakukan oleh dokter umum yang terlatih serta berpengalaman.Yuk, lindungi keluarga dan diri Anda dari infeksi hepatitis A dengan vaksinasi di klinik Granostic!
Dimana Vaksin Hepatitis B Terdekat? - Pengobatan dan Vaksin
Selain hepatitis A, kasus hepatitis B hingga kini masih ditemukan di beberapa wilayah di Indonesia. Karena itu, sebagai salah satu bentuk pencegahan, Anda dan keluarga perlu mendapatkan vaksin hepatitis B. Namun, dimana sih tempat vaksin hepatitis B yang aman dan nyaman untuk warga Surabaya?Hepatitis B merupakan penyakit peradangan hati yang dapat menyebabkan gejala ringan dan bertahan selama beberapa minggu, hingga penyakit bersifat kronis yang bertahan lebih lama.Penyakit yang disebabkan oleh virus hepatitis B (HBV), serta dapat ditularkan melalui kontak dengan cairan tubuh penderita seperti air liur, darah, cairan vagina, sperma, atau cairan tubuh lainnya. Selain itu, bagi ibu hamil yang terinfeksi hepatitis B juga dapat menularkan virus ini kepada bayinya selama persalinan.Karena mudah ditularkan dan dampaknya pada kesehatan, sangat penting untuk melindungi diri dan anak-anak dari penyakit hepatitis B dengan vaksinasi. Klinik Granostic menyediakan paket vaksin hepatitis B yang bisa jadi rujukan warga Surabaya dan sekitarnya.Penasaran, kenapa harus Granostic? Simak ulasannya di bawah ini, yuk!Tempat Vaksinasi Hepatitis B di GranosticHepatitis B dapat menyerang siapa saja, termasuk bayi dan anak-anak. Karena itu sangat penting untuk memberikan vaksinasi hepatitis B ini sejak dini.Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyebutkan bahwa idealnya dosis pertama vaksin hepatitis B sebaiknya diberikan pada anak segera setelah lahir, atau dalam kurun waktu 12 hingga 24 jam setelah persalinan. Lantas dimana sih tempat yang aman untuk melakukan vaksinasi hepatitis B?Selain dapat mengaksesnya di Puskesmas atau Posyandu terdekat dari rumah Anda, vaksinasi hepatitis B ini juga bisa dilakukan oleh klinik Granostic. Bersama dengan dengan dokter umum yang terlatih dan berpengalaman kami, proses vaksinasi akan dijadwalkan sesuai dengan standar, kebutuhan fisik pasien, serta prosedurnya berjalan dengan nyaman dan efisien.Tak hanya itu, klinik Granostic pun memiliki serangkaian keunggulan yang membuatnya jadi pilihan ideal untuk Anda dan keluarga saat ingin vaksinasi hepatitis B, seperti:Akses vaksinasi yang mudah dengan beragam pilihan: tak hanya melakukan vaksinasi di klinik, Anda juga dapat mengakses layanan home care untuk vaksin hepatitis B di rumah.Jadwal yang lebih fleksibel: jadwal praktek dokter umum klinik Granostic buka setiap hari, kecuali di hari Minggu atau tanggal merah. Dalam rentang tersebut, Anda dapat menjadwalkan konsultasi dan vaksinasi hepatitis B sesuai dengan jadwal harian Anda.Pilihan paket dan layanan yang terpadu: setiap pelayanan kesehatan klinik Granostic selalu bersifat terpadu, tak hanya menyediakan vaksinasi hepatitis B, kami juga menyediakan vaksin hepatitis A, vaksin influenza, hingga vaksinasi HPV.Layanan Telekonsultasi: akan membantu Anda terkoneksi dengan dokter umum kami secara online, dari manapun dan kapanpun. Lewat layanan ini Anda dapat berkonsultasi mengenai kondisi tubuh pasca-vaksinasi, hingga langkah-langkah yang dilakukan ketika mengalami keluhan tertentu. Dokter juga akan membantu memeriksa, memberikan diagnosa, hingga meresepkan obat bila diperlukan.Jadwal VaksinasiVaksinasi hepatitis B di klinik Granostic dilakukan oleh tenaga medis ahli dan dokter umum yang terlatih. dr. Renaldo Aditya S. dan dr. Vindyanita Simanjuntak dapat membantu Anda untuk mendapatkan suntik vaksin hepatitis B di klinik Granostic pada jadwal praktek berikut ini:Senin hingga Jumat, pada pukul 07.00 – 20.00 WIB.Hari Sabtu, pada pukul 08.00 – 20.00 WIBDosis Vaksin Hepatitis BDosis vaksin hepatitis B umumnya diberikan dalam 3 dosis utama, dengan pembagian sebagai berikut ini:Dosis pertama.Pada bayi baru lahir, pemberian dosis pertama vaksin hepatitis B sebaiknya disuntikkan pada rentang waktu 12–24 jam setelah proses persalinan. Langkah ini dilakukan untuk mengurangi kemungkinan bayi tertular hepatitis B dari ibu yang terinfeksi.Kemudian pada anak-anak yang lebih tua dan orang dewasa yang belum menerima vaksinasi hepatitis B, dosis pertama dapat diberikan kapanpun. Pastikan untuk melakukan vaksinasi segera setelah Anda menyadari belum pernah vaksin, serta lakukan di saat tubuh dalam keadaan sehat dan bugar.Dosis kedua diberikan 1 bulan setelah dosis pertama.Baik pada orang dewasa dan anak-naka maupun pada bayi baru lahir, dosis kedua diberikan satu bulan setelah penyuntikan dosis pertama. Pada bayi paling tidak ketika mereka berusia 4 minggu.Dosis ketiga diberikan 6 bulan setelah dosis pertama.Dosis ketiga diberikan 6 bulan setelah suntikan pertama, berlaku untuk bayi, anak-anak, maupun orang dewasa. Pada bayi paling tidak ketika mereka berusia 24 minggu.Ketiga jadwal dan dosis vaksinasi hepatitis B di atas harus Anda patuhi dengan baik, sehingga efek vaksin akan jadi lebih optimal.Syarat Vaksinasi Hepatitis BSelain menyimak jadwal vaksin dengan seksama, ada beberapa syarat vaksinasi hepatitis B yang perlu diperhatikan agar efeknya maksimal, seperti:Orang yang hendak divaksin harus dalam kondisi sehat.Saat akan melakukan vaksinasi di klinik Granostic, salah satu prosedur yang Anda lalui adalah konsultasi dengan dokter umum. Pada prosedur ini, dokter umum kami akan melakukan pemeriksaan fisik dan wawancara riwayat kesehatan, untuk memastikan tubuh Anda dapat menerima vaksin dengan baik.Menurut artikel Kesehatan yang dirilis oleh Universitas Padjadjaran, efektivitas vaksin dimulai dari tubuh yang sehat. Karena saat tubuh Anda sehat, antibodi yang dihasilkan oleh vaksin akan mampu melindungi tubuh dari infeksi.Tidak boleh sedang mengalami demam atau sakit berat.Demam merupakan salah satu kondisi yang menunjukkan bahwa tubuh Anda sedang tidak sehat atau tengah terinfeksi penyakit. Hal ini akan mempengaruhi kekuatan antibodi untuk merespon vaksin yang diberikan, sehingga efeknya tidak akan maksimal.Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menyebutkan bahwa demam ringan tidak akan mengganggu respon antibodi terhadap vaksin. Akan tetapi, jika Anda mengalami sakit yang lebih berat, maka sangat tidak disarankan untuk melakukan vaksinasi.Konsultasi dokter diperlukan bagi orang yang memiliki riwayat alergi atau kondisi kesehatan khusus.Bagi seseorang yang memiliki keluhan khusus seperti riwayat alergi saat vaksin atau dengan kondisi medis tertentu, seperti saat sedang hamil atau berusia lanjut, konsultasi dengan dokter adalah hal yang sangat penting.Dokter dapat membantu memeriksa kondisi tubuh Anda dan memberikan edukasi mengenai vaksin hepatitis B secara menyeluruh. Selain itu, dokter juga bisa memberikan vaksinasi sesuai dengan kondisi kesehatan Anda.Prosedur Penanganan di GranosticVaksin hepatitis B di klinik Granostic selalu melalui prosedur penanganan yang efisien dan mudah, sehingga Anda dapat merasa nyaman dan aman. Anda dapat mengatur jadwal konsultasi dan vaksinasi hepatitis B di Granostic lewat empat prosedur sederhana di bawah ini:RegistrasiLangkah pertama adalah melakukan pendaftaran, yang dapat Anda lakukan secara online maupun offline. Jika Anda ingin melakukan pendaftaran online, Anda dapat klik tombol “REGISTRASI ONLINE” di pojok kanan atas artikel ini, kemudian lengkapi data diri dan berkas-berkas yang diperlukan. Lewat layanan pendaftaran online ini, Anda juga dapat booking kunjungan sesuai dengan hari praktik serta jadwal harian Anda.Sementara jika Anda ingin melakukan pendaftaran secara offline, Anda dapat langsung berkunjung ke klinik Granostic dan bawalah berkas-berkas data diri Anda.Konsultasi DokterSebelum melakukan vaksinasi, Anda akan melalui prosedur konsultasi dengan dokter umum terlebih dahulu. Pentingnya konsultasi bersama dokter umum ini bertujuan untuk menentukan kelayakan vaksinasi, misalnya memastikan tidak ada kondisi Kesehatan yang dapat membuat vaksin kurang efektif. Melakukan wawancara riwayat, untuk memastikan tidak ada riwayat alergi terhadap bahan vaksin atau mengalami efek samping yang parah pada vaksinasi sebelumnya.Pemberian VaksinPemberian vaksin akan dilakukan sesuai dengan usia, dosis, dan jadwal yang telah ditentukan sebelumnya. Metode yang digunakan untuk vaksinasi hepatitis B ini adalah injeksi atau suntik.Tindak LanjutSetelah pemberian vaksin, dokter akan menyarankan Anda untuk mengambil jeda dan beristirahat sejenak selama beberapa saat. Tujuannya untuk melihat adanya efek samping yang muncul.Jika tidak ada gejala-gejala membahayakan, dokter akan memberikan jadwal vaksinasi selanjutnya dan Anda dapat pulang ke rumah.Efek Samping Vaksin Hepatitis BPada dasarnya vaksin hepatitis B sangat aman digunakan dan tidak akan menimbulkan efek yang membahayakan, kecuali jika memang Anda memiliki alergi tertentu pada bahan-bahan yang ada dalam vaksin tersebut.Namun ada juga beberapa efek samping ringan yang dapat timbul setelah Anda melakukan vaksinasi hepatitis B, yakni:Nyeri, kemerahan, atau bengkak di tempat suntikan.Karena diberikan melalui prosedur injeksi, setelah proses vaksinasi Anda mungkin merasakan nyeri, kemerahan, atau bengkak di tempat suntikan. Kondisi ini sangat wajar terjadi, juga akan dapat hilang dengan sendirinya dalam satu hingga beberapa hari.Namun, untuk mengurangi bengkak di area suntikan, Anda dapat menggunakan kompres dingin selama 10–20 menit. Jika pembengkakan ini menjadi lebih buruk atau tidak kunjung sembuh, Anda bisa langsung berkonsultasi dengan dokter kembali.Demam ringan.Demam merupakan salah satu reaksi yang sangat wajar terjadi pasca vaksinasi. Kondisi ini menunjukkan bahwa daya tahan tubuh Anda sedang bekerja dengan baik, untuk membentuk antibodi melawan virus hepatitis B.Sakit kepala.Selain demam ringan, sakit kepala juga biasanya menyertai gejala pasca-vaksinasi dan sangat umum terjadi. Kondisi ini terjadi karena vaksin hepatitis B merangsang sistem imun, dan sebagai responnya timbulah inflamasi seperti sakit kepala dan demam ringan.Kelelahan.Keluhan ini juga dapat terjadi dalam skala yang ringan, Anda tidak membutuhkan obat-obatan atau perawatan tertentu untuk mengatasi rasa lelah setelah vaksin. Namun cukup dengan beristirahat berkualitas, menjaga hidrasi tubuh, serta makan dengan gizi seimbang.Beberapa efek samping di atas bersifat ringan dan dapat hilang dengan sendirinya dalam 1–2 hari. Anda juga tidak memerlukan pengobatan khusus untuk meredakannya.Tetapi bila Anda merasa gejala tersebut berlarut-larut dan makin memburuk, segera temui dokter untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut.Kisaran Harga Vaksinasi Hepatitis B di GranosticBagi bayi baru lahir dan anak-anak, vaksinasi hepatitis B dapat diperoleh secara gratis karena termasuk dalam program pemerintah Indonesia. Vaksin hepatitis gratis ini dapat diakses di Puskesmas atau Posyandu.Nah, bagi orang dewasa atau anak-anak yang belum divaksin sama sekali, Anda dapat melakukan vaksinasi di Puskesmas, klinik, atau rumah sakit. Tentu saja layanan ini berbayar, namun berapa harganya?Secara umum biaya vaksinasi hepatitis B dibanderol dengan harga mulai dari Rp 150 ribu untuk anak-anak, dan mulai dari Rp 140 ribu untuk orang dewasa.Kontraindikasi Vaksin Hepatitis BSebelum melakukan vaksin, berikut ini ada beberapa kontraindikasi vaksin hepatitis yang perlu Anda ketahui:Orang yang memiliki riwayat alergi berat terhadap komponen vaksin.Seseorang yang memiliki riwayat alergi berat terhadap komponen vaksin tidak dianjurkan untuk melakukan vaksinasi hepatitis B. Kondisi ini dikhawatirkan dapat memicu reaksi alergi berat yang sama jika vaksinasi hepatitis B diberikan.Orang dengan infeksi akut atau demam tinggi saat waktu vaksinasi.Seseorang dengan infeksi akut atau mengalami demam tinggi juga tidak boleh melakukan vaksinasi, karena dapat mengurangi efektivitasnya.Konsultasi dokter diperlukan bagi orang dengan kondisi kesehatan tertentu, seperti imunokompromise atau bagi wanita yang sedang hamil.Selain itu, seseorang dengan kondisi kesehatan tertentu, seperti sedang hamil atau dalam kondisi imunokompromi juga perlu mendiskusikan rencana vaksinasi bersama dokter. Meskipun aman untuk perempuan hamil, namun Anda tetap perlu konsultasi dengan dokter untuk dapat memperoleh perencanaan vaksinasi yang tepat dan efektif.Vaksinasi Hepatitis B Hanya di GranosticAnda sudah menyimak penjelasan mengenai vaksin hepatitis B di klinik Granostic. Mulai dari keunggulan, prosedur, hingga dosis dan harga paketnya. Berminat untuk menggunakan layanan vaksinasi hepatitis B Granostic?Klinik Granostic selalu berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik pada masyarakat, termasuk dalam vaksinasi. Tak hanya didampingi dengan dokter umum yang terampil dan terlatih, Anda juga akan melalui prosedur yang efisien dan mendapatkan pelayanan kesehatan terpadu.Selain itu, klinik Granostic pun menyediakan layanan home care dan telekonsultasi untuk memudahkan Anda mengakses berbagai layanan kesehatan dari manapun.Yuk, Sobat lindungi keluarga dan diri Anda dari hepatitis B bersama klinik Granostic!
Dimana Pengobatan Hepatitis C Terdekat?
Sobat Granostic, tahukah Anda bahwa hepatitis C merupakan jenis infeksi yang paling serius di antara virus hepatitis lainnya. Kabar baiknya, penyakit hepatitis C dapat sembuh dengan pengobatan tertentu. Lantas dimana pengobatan hepatitis C?Melansir dari Healthline.com, hepatitis C kerap disebut sebagai virus hepatitis yang paling serius. Ini karena pada awal infeksinya hepatitis C tidak menunjukkan gejala khusus pada pengidap, hingga penyakit berubah menjadi kronis. Pada tahun 2022, World Health Organization (WHO) memperkirakan bahwa 50 juta orang di dunia terinfeksi hepatitis C, di mana setiap harinya 1.0 juta kasus baru terjadi setiap tahunnya.Penyakit hepatitis C dapat menular lewat darah dan dapat berkembang menjadi kronis, yang memicu berbagai masalah serius pada organ hati dalam jangka waktu yang lama.Meski begitu, dengan pengobatan terbaru yang dikembangkan dalam beberapa tahun lalu, hepatitis C kronis kini lebih mudah ditangani dari sebelumnya.Selain itu, obat antivirus yang efektif untuk menyembuhkan hepatitis C pun telah ditemukan, yang efektif untuk mencegah komplikasi Kesehatan akibat penyakit penyakit hati yang kronis.Infeksi hepatitis C dapat diobati di rumah sakit atau klinik terpercaya, seperti klinik Granostic. Bagaimana caranya? Langsung simak ulasan lengkapnya berikut ini, ya, Sobat!Penyebab Hepatitis C Hepatitis C merupakan penyakit pada organ hati yang disebabkan karena infeksi virus hepatitis C atau (HCV). Menurut Mayo Clinic, infeksi ini menyebar darah seseorang yang terkena hepatitis C masuk ke dalam aliran darah orang yang tidak terinfeksi. Selain itu, beberapa sumber lain pun menyebutkan bahwa virus ini juga dapat ditularkan lewat seks yang tidak aman.Virus hepatitis C menyerang hati dan menyebabkan pembengkakan, atau inflamasi. Hepatitis C dapat berkembang dan menyebabkan kerusakan hati yang serius.Sayangnya, hingga kini vaksin hepatitis C belum ditemukan. Sehingga sangat penting untuk Anda melakukan pencegahan dini dengan menghindari beberapa cara transmisi virus hepatitis C berikut ini:Menggunakan jarum suntik yang digunakan oleh pengidap hepatitis C, kondisi ini sering terjadi ketika Anda membuat tato di tempat yang tidak aman, menggunakan obat-obatan terlarang lewat suntikan, dan sejenisnya.Seks tanpa pengaman dan bergonta-ganti pasangan juga dapat meningkatkan risiko terinfeksi hepatitis C.Berbagi alat mandi bersama seorang pengidap hepatitis C, baik itu berupa sikat gigi, alat cukur rambut, dan banyak lainnya.Apakah Hepatitis C Bisa Sembuh?Ya, hepatitis C bisa disembuhkan dengan penggunaan obat antivirus khusus. Menurut Center for Disease and Prevention (CDC) menyebutkan bahwa perawatan hepatitis C dapat dengan menggunakan obat-obatan oral yang disebut direct-acting antivirals (DAA).Antivirus tersebut dapat menyembuhkan lebih dari 95% orang yang terinfeksi hepatitis C dalam kurun waktu 8 hingga 12 minggu.WHO pun menyebutkan dengan perawatan dan pengobatan yang tepat, banyak orang yang dapat terbebas dari infeksi hepatitis C dan kembali menjalani kehidupan yang sehat.Prosedur Pengobatan Hepatitis CNah, Sobat Granostic agar perawatan hepatitis berjalan dengan lancar dan menghasilkan efek optimal, prosedur pengobatan yang diterapkan pun perlu dilakukan dengan tepat.Berikut ini alur pengobatan hepatitis C yang perlu Anda tahu:1. Konsultasi DokterHepatitis C secara umum tidak memberikan gejala yang signifikan pada infeksi awal. Namun, ketika Anda sadar bahwa telah melakukan kontak yang sangat dekat dengan penderita hepatitis C, tidak ada salahnya untuk memeriksakan diri dan melakukan tes untuk memastikan apakah Anda terinfeksi.Sebelum tes, Anda biasanya harus berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Dokter akan melakukan pemeriksaan kesehatan secara fisik, untuk memeriksa adanya tanda-tanda vital. Lalu akan mengajukan beberapa pertanyaan terkait riwayat kesehatan dan gaya hidup Anda.Jika hasil tes hepatitis C yang Anda lakukan menunjukkan hasil yang positif, dokter akan merekomendasikan perawatan yang diperlukan, termasuk menggunakan obat-obatan antivirus.2. Obat AntivirusSeperti yang telah disebutkan sebelumnya, bahwa hepatitis C dapat disembuhkan dengan menggunakan obat antivirus khusus. Antivirus ini terbukti dapat mencegah infeksi hepatitis C menjadi kronis.Obat antivirus yang dimaksud adalah DAA, yang dapat membuat virus hepatitis C berkurang dan hilang dari sistem tubuh Anda. Menurut Healthline.com, penelitian terkini juga menunjukkan bahwa obat antivirus dapat mencegah komplikasi serius, seperti sirosis yang terjadi karena kerusakan hati kronis.WHO menyebutkan beberapa jenis obat antivirus yang dapat diberikan pada pasien hepatitis C adalah sofosbuvir dan daclatasvir. Sementara Healthline menambahkan jenis obat terbaru yang disetujui oleh badan Food And Drug Administration (FDA) Amerika Serikat adalah glecaprevir/pibrentasvir, yang digunakan dalam 8 minggu periode pengobatan bagi semua genotipe hepatitis C.Pemeriksaan Laboratorium Sebelum dan Selama PengobatanPada prosedur pengobatan hepatitis C, yang umumnya berlangsung selama 8 hingga 12 minggu, pasti Anda akan melakukan pemeriksaan laboratorium sebelum dan selama pengobatan.Tes laboratorium hepatitis C melibatkan beberapa prosedur berikut ini:Tes darah: yang dilakukan untuk mendeteksi keberadaan antibodi terhadap virus hepatitis C. Jika pemeriksaan menunjukkan hasil yang positif, dokter akan merekomendasikan serangkaian tes tambahan untuk memverifikasi adanya infeksi aktif dan memeriksa tingkat kerusakan hati.Tes Polymerase Chain Reaction (PCR): pemeriksaan ini dilakukan untuk mendeteksi keberadaan RNA virus hepatitis C dalam darah. Serta dapat digunakan untuk menentukan tingkat keberadaan virus dalam tubuh Anda.Pemeriksaan kerusakan hati: merupakan rangkaian pemeriksaan tambahan yang dilakukan untuk menilai seberapa parah tingkat kerusakan hati dan tingkat fibrosis akibat infeksi virus hepatitis C.Rangkaian tes ini dilakukan sebelum pengobatan untuk menilai seberapa parah infeksi hepatitis C yang Anda alami, sehingga dokter dapat menentukan langkah perawatan dan pengobatan paling efektif sesuai dengan kebutuhan tubuh Anda.Selain itu, rangkaian tes laboratorium tersebut juga dilakukan selama dan pasca-pengobatan untuk menilai seberapa efektif perawatan yang diberikan serta memastikan virus hepatitis C sudah hilang dari tubuh Anda.Penanganan Efek SampingPengobatan hepatitis C menggunakan DAA sebenarnya sangat minim efek samping. Bahkan mayoritas pasien juga menemukan pengobatan ini mudah dilakukan dan pil antivirus mudah untuk dikonsumsi.Akan tetapi, tidak menutup kemungkinan bagi seseorang untuk mengalami efek samping. Apalagi kondisi tubuh setiap orang tidaklah sama, begitupun reaksi mereka terhadap antivirus.Anda dapat mengkonsultasikan efek samping atau gejala tidak biasa yang Anda rasakan selama pengobatan hepatitis C pada dokter. Selanjutnya, dokter akan memeriksa kembali kondisi tubuh Anda dan merekomendasikan alternatif pengobatan yang cocok untuk kondisi tubuh Anda.Adakah Efek Samping Pengobatan Hepatitis C?Melansir dari CDC, efek samping pengobatan menggunakan DAA sangat kecil. Mayoritas pasien hepatitis C mengklaim bahwa DAA sangat mudah untuk dikonsumsi.Menurut National Health Service (NHS) UK, seseorang bisa saja merasa sedikit sakit dan mengalami kesulitan tidur pada mulanya, namun kondisi ini dapat berkurang seiring dengan berjalannya Waktu.Efek samping untuk setiap jenis perawatan juga dapat berbeda pada tiap orang. NHS menyebutkan bahwa pada jumlah kelompok orang yang sangat kecil dapat mengalami beberapa efek samping selama perawatan hepatitis C, seperti:depresiiritasi kulitkecemasankesulitan tidur (insomnia)anorexiakelelahankerontokan rambuthingga perilaku yang agresif.Semua efek samping ini dapat diminimalisir dengan mengkonsultasikan langsung kepada dokter Anda. Jadi Anda tak perlu khawatir dalam menjalani pengobatan dan fokus untuk memulihkan diri Anda dengan maksimal.Kisaran Biaya Pengobatan Hepatitis CBiaya pengobatan hepatitis C sangat variatif, bergantung tingkat infeksi yang pasien alami. Namun secara umum biaya pengobatan hepatitis C dapat mencapai Rp 9–18 juta, yang belum termasuk biaya pemeriksaan laboratorium.Satu botol obat hepatitis C dapat mencapai Rp. 3 juta per bulan dan masa pengobatan membutuhkan waktu 2 hingga 6 bulan lamanya.Pengobatan Hepatitis C di GranosticSobat Granostic, saat terkena hepatitis C Anda mungkin merasakan banyak emosi sekaligus. Takut, khawatir, dan merasa bersalah pada diri merupakan emosi yang wajar ketika mengetahui diri sendiri terkena suatu infeksi yang serius.Namun, sangat penting bagi Anda untuk kembali berpikir positif dan melakukan pengobatan yang tepat. Klinik Granostic bisa menjadi jawaban untuk Anda, karena kami memiliki layanan kesehatan terpadu yang membuat perawatan hepatitis C menjadi lebih nyaman dilakukan.Selain memiliki tenaga medis terlatih dan dokter berpengalaman, klinik Granostic pun memiliki fasilitas laboratorium yang lengkap dan canggih. Sehingga dapat mendukung kelancaran pengobatan hepatitis C yang Anda alami.Bersama dokter kami, Anda juga dapat mengonsultasikan gejala atau keresahan Anda mengenai infeksi hepatitis C secara rinci. Dokter akan memberikan arahan dan edukasi mengenai pengobatan serta perawatan yang bisa Anda lakukan.Jika Anda memiliki pertanyaan terkait hepatitis C dan pilihan pengobatannya di klinik Granostic, Anda bisa langsung menghubungi customer service kami dengan klik tombol WhatsApp di bawah.Atau bila Anda ingin melakukan telekonsultasi terlebih dahulu bersama dokter kami, Anda dapat memilih layanan Home Service, ya.Yuk, Sobat! Lindungi diri Anda dari hepatitis C dengan rutin cek kesehatan bersama klinik Granostic!
Apa Dampak Polusi Udara Bagi Kesehatan?
Tahukah Sobat Granostic, polusi udara menjadi ancaman besar bagi kesehatan manusia dan seluruh manusia .Berdasarkan data dari WHO, polusi udara menyebabkan sekitar 7 juta kematian setiap tahunnya di tingkat global. Dampak polusi tidak hanya mengancam kesehatan, tetapi juga menciptakan kabut asap, hujan asam, merusak tanaman dan hutan, serta mencemari ekosistem.Polusi udara kini menjadi salah satu tantangan lingkungan yang kian terasa di era modern ini. Udara tercemar melalui berbagai jalur, di mana sebagian besar berasal dari aktivitas manusia seperti emisi dari pabrik, kendaraan, pesawat, dan penggunaan aerosol. Polusi udara bukan lagi ancaman yang bisa diabaikan karena dampaknya semakin nyata pada kesehatan kita sehari-hari. Lalu, apa saja sebenarnya bahaya yang mengintai dari udara yang terkontaminasi dan bagaimana cara kita melindungi diri? Mari kita jelajahi lebih jauh dampak polusi udara bagi kesehatan kita.Penyebab Polusi UdaraPenyebab polusi udara berasal dari berbagai aktivitas, baik yang terjadi secara alami maupun yang disebabkan oleh manusia. Mulai dari asap kendaraan, aktivitas industri, hingga pembakaran sampah, semua berperan dalam mencemari udara yang kita hirup. Untuk memahami lebih jauh, mari kita lihat apa saja sumber utama polusi udara dan bagaimana kontribusi masing-masing terhadap kualitas udara yang semakin memburuk.1. Emisi KendaraanEmisi kendaraan bermotor adalah salah satu penyebab utama polusi udara, terutama di kota-kota besar dengan volume lalu lintas yang padat. Kendaraan mengeluarkan berbagai zat berbahaya saat bahan bakar terbakar, seperti karbon monoksida (CO), nitrogen dioksida (NO₂), dan partikel halus (PM2.5). Zat-zat ini berbahaya karena dapat masuk ke dalam paru-paru manusia, memicu masalah pernapasan, dan bahkan memperparah penyakit jantung. Selain itu, emisi kendaraan juga berkontribusi pada pembentukan kabut asap (smog), yang dapat menurunkan kualitas udara secara drastis dan mengganggu kenyamanan serta kesehatan masyarakat di sekitarnya.2. Industri dan PabrikIndustri dan pabrik menjadi penyumbang besar polusi udara, terutama karena proses produksinya yang menghasilkan emisi berbahaya. Pembakaran bahan bakar fosil, seperti batu bara dan minyak, untuk menjalankan mesin-mesin industri, menghasilkan zat polutan seperti sulfur dioksida (SO₂), nitrogen oksida (NOx), dan partikel debu.Gas-gas ini tidak hanya berisiko bagi kesehatan pekerja di dalam industri, tetapi juga mencemari udara di sekitarnya, menyebabkan gangguan pernapasan hingga meningkatkan risiko penyakit kronis. Selain itu, asap dari pabrik juga memicu efek rumah kaca yang memperparah masalah pemanasan global dan menurunkan kualitas hidup masyarakat sekitar.3. Pembakaran Bahan Bakar FosilPembakaran bahan bakar fosil, seperti batu bara, minyak, dan gas alam, menjadi salah satu penyebab utama pencemaran udara. Ketika bahan bakar ini dibakar untuk menghasilkan energi, bahan bakar ini melepaskan berbagai polutan, termasuk karbon dioksida (CO₂), sulfur dioksida (SO₂), nitrogen oksida (NOx), dan partikel halus ke atmosfer. Zat-zat berbahaya ini berdampak langsung pada kesehatan manusia, menimbulkan masalah pernapasan, penyakit jantung, dan memperburuk kualitas udara. Tak hanya itu, emisi karbon dioksida dari pembakaran bahan bakar fosil juga meningkatkan efek rumah kaca yang mempercepat perubahan iklim dan menimbulkan risiko lebih lanjut bagi lingkungan dan kesehatan manusia secara global.4. Pembakaran SampahPembakaran sampah adalah salah satu sumber polusi udara yang sering diabaikan, namun memiliki dampak besar terhadap lingkungan dan kesehatan. Saat sampah dibakar, terutama yang mengandung plastik atau bahan kimia, asap yang dihasilkan mengandung zat beracun, seperti dioksin, furan, karbon monoksida, dan partikel halus. Zat-zat ini sangat berbahaya jika terhirup, karena dapat memicu gangguan pernapasan, memperburuk kondisi asma, dan dalam jangka panjang meningkatkan risiko kanker.Selain itu, pembakaran sampah juga melepaskan karbon dioksida dan gas rumah kaca lainnya yang memperparah pemanasan global. Polusi dari pembakaran sampah tidak hanya mencemari udara, tetapi juga berdampak pada kualitas hidup dan kesehatan masyarakat di sekitarnya.5. Asap RokokAsap rokok merupakan sumber polusi udara yang berbahaya, baik di dalam maupun di luar ruangan. Setiap kali seseorang merokok, asap yang dihasilkan mengandung berbagai zat beracun, seperti nikotin, tar, karbon monoksida, dan ribuan bahan kimia lainnya. Zat-zat ini tidak hanya membahayakan perokok aktif, tetapi juga orang-orang di sekitarnya yang menghirup asap rokok secara pasif.Asap rokok yang terhirup dapat menyebabkan gangguan pernapasan, memperburuk kondisi asma, dan bahkan meningkatkan risiko penyakit jantung serta kanker paru-paru.Polusi dari asap rokok juga bertahan lama di lingkungan tertutup, menempel pada permukaan benda, dan mencemari udara, sehingga terus mengancam kesehatan bagi orang-orang di sekitar perokok.6. Sumber AlamiSumber alami juga berperan dalam polusi udara meskipun terjadi tanpa campur tangan manusia. Contoh dari sumber alami ini termasuk letusan gunung berapi, kebakaran hutan akibat cuaca kering, dan proses biologis di rawa-rawa yang melepaskan gas metana.Letusan gunung berapi, misalnya, mengeluarkan abu vulkanik dan sulfur dioksida (SO₂) dalam jumlah besar ke atmosfer, yang dapat mencemari udara di sekitarnya dan menyebar hingga ke wilayah yang jauh.Kebakaran hutan yang terjadi secara alami akibat cuaca panas menghasilkan asap tebal yang mengandung karbon monoksida (CO) dan partikel halus, yang berbahaya bagi kesehatan manusia dan ekosistem. Polusi udara dari sumber alami ini sering kali sulit dikendalikan, namun tetap berdampak signifikan pada kualitas udara dan kesehatan lingkungan secara keseluruhan.Ciri-ciri Udara BurukMengenali ciri-ciri udara buruk sangat penting agar kita bisa lebih waspada terhadap risiko kesehatan yang ditimbulkannya. Udara yang tercemar sering kali memiliki tanda-tanda khusus, baik yang bisa kita lihat, cium, maupun rasakan. Mari kenali ciri-ciri udara buruk berikut ini:1. Bau yang menyengatBau yang menyengat adalah salah satu tanda udara yang tercemar dan sering kali berasal dari polutan berbahaya. Bau ini dapat disebabkan oleh gas-gas seperti sulfur dioksida, ammonia, atau senyawa organik yang mudah menguap dari pabrik, kendaraan, atau pembakaran sampah. Aroma yang tidak sedap ini bukan hanya mengganggu, tetapi juga berpotensi mengindikasikan keberadaan zat beracun yang berbahaya bagi kesehatan. Menghirup udara dengan bau menyengat secara terus-menerus bisa memicu sakit kepala, iritasi pada mata dan hidung, serta masalah pernapasan, terutama bagi mereka yang memiliki sensitivitas tinggi terhadap polusi.2. Pandangan yang kaburPandangan yang kabur merupakan salah satu tanda dari kualitas udara yang buruk, sering kali disebabkan oleh partikel polutan atau asap yang menggantung di udara.Ketika udara tercemar, polutan seperti partikel debu, asap kendaraan, atau kabut asap industri mengurangi jarak pandang sehingga lingkungan sekitar terlihat buram atau berkabut. Kondisi ini tidak hanya mengganggu aktivitas sehari-hari, tetapi juga menandakan tingginya konsentrasi polutan yang bisa berbahaya bagi kesehatan. Udara yang dipenuhi partikel ini bisa memicu iritasi mata, tenggorokan, serta masalah pernapasan, terutama bagi orang yang memiliki gangguan paru-paru atau asma.3. Partikel debu atau asapKeberadaan partikel debu atau asap di udara adalah salah satu tanda kualitas udara yang buruk. Partikel-partikel kecil ini, yang disebut juga dengan PM2.5 atau PM10, biasanya berasal dari aktivitas seperti pembakaran bahan bakar, industri, konstruksi, atau kebakaran hutan. Partikel ini berbahaya karena bisa terhirup dan masuk ke saluran pernapasan hingga paru-paru, menyebabkan iritasi, alergi, dan bahkan memperburuk kondisi kesehatan seperti asma atau penyakit jantung. Selain menimbulkan dampak kesehatan, debu dan asap juga membuat udara tampak keruh dan tidak nyaman dihirup, yang sering kali langsung terasa saat berada di area yang polusinya tinggi.4. Indeks Kualitas Udara (AQI) TinggiIndeks Kualitas Udara (AQI) yang tinggi adalah indikator utama bahwa udara di suatu wilayah sudah tidak sehat. AQI mengukur tingkat polusi udara berdasarkan konsentrasi berbagai polutan, seperti partikel halus (PM2.5 dan PM10), ozon, karbon monoksida, sulfur dioksida, dan nitrogen dioksida. Semakin tinggi angka AQI, semakin tinggi pula level polusi udara dan resikonya bagi kesehatan.Ketika AQI berada pada level tinggi, kualitas udara dianggap berbahaya, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan mereka yang memiliki masalah pernapasan. Pemantauan AQI bisa menjadi panduan penting untuk membatasi aktivitas di luar ruangan dan mengambil langkah perlindungan diri di tengah kondisi udara yang buruk.Dampak Polusi Udara terhadap KesehatanDampak polusi udara terhadap kesehatan tidak bisa dianggap sepele.Bukan hanya memengaruhi orang dewasa, polusi udara juga berbahaya bagi anak-anak dan kelompok rentan lainnya. Berikut ini dampak polusi udara terhadap kesehatan dalam jangka pendek dan jangka panjang:1. Dampak Jangka PendekIritasi Mata, Hidung, dan TenggorokanPolutan seperti partikel debu, asap, atau gas beracun (misalnya sulfur dioksida dan nitrogen dioksida) dapat mengiritasi lapisan sensitif di area mata, hidung, dan tenggorokan. Gejalanya bisa berupa mata yang merah dan berair, hidung yang gatal atau berair, hingga tenggorokan yang terasa perih atau gatal. Paparan yang terus-menerus dapat membuat kondisi ini berulang dan memperparah respons tubuh terhadap polutan, terutama bagi orang yang sudah memiliki alergi atau asma.Masalah PernapasanSaat kita menghirup udara yang tercemar polutan, seperti partikel debu halus (PM2.5), asap, dan gas beracun bisa masuk ke saluran pernapasan, menyebabkan gangguan seperti batuk, sesak nafas, hingga nyeri di dada. Gejala ini dapat lebih parah pada orang dengan kondisi pernapasan sensitif, seperti penderita asma atau bronkitis. Polusi yang berkepanjangan bisa meningkatkan risiko peradangan dan mengurangi fungsi paru-paru dalam jangka panjang.Penurunan Fungsi Paru-paruPolutan seperti partikel halus (PM2.5) dan gas beracun dapat mengiritasi saluran napas dan mengganggu aliran oksigen ke paru-paru sehingga paru-paru bekerja lebih keras untuk bernapas. Hal ini bisa menyebabkan rasa berat di dada, batuk, dan kesulitan bernapas. Pada orang yang sudah memiliki masalah pernapasan seperti asma atau penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), efek ini bisa lebih parah dan cepat muncul. AlergiKetika kita menghirup udara yang penuh dengan polutan, seperti debu, serbuk sari yang bercampur polusi, dan zat kimia lainnya, sistem kekebalan tubuh bisa bereaksi berlebihan.Hal ini dapat menyebabkan gejala alergi, seperti hidung gatal dan berair, bersin-bersin, mata berair, hingga tenggorokan yang terasa gatal. Paparan polusi juga bisa meningkatkan sensitivitas tubuh terhadap alergen lain, sehingga seseorang yang sudah memiliki alergi bisa mengalami gejala yang lebih sering dan parah. 2. Dampak Jangka PanjangPenyakit Jantung dan Pembuluh DarahPolutan seperti partikel halus (PM2.5) dan gas-gas beracun dapat masuk ke aliran darah melalui paru-paru, menyebabkan peradangan dan mengganggu fungsi jantung serta pembuluh darah. Kondisi ini meningkatkan risiko tekanan darah tinggi, pengerasan pembuluh darah (aterosklerosis), dan bahkan serangan jantung atau stroke. Paparan yang berkepanjangan membuat jantung dan pembuluh darah bekerja lebih keras, sehingga lebih rentan terhadap penyakit kronis.Penyakit Paru KronisPolutan yang terhirup berulang kali dapat menyebabkan peradangan dan kerusakan pada jaringan paru-paru yang mengakibatkan penurunan kapasitas pernapasan. Kondisi ini membuat paru-paru sulit menyuplai oksigen secara optimal sehingga penderitanya sering merasa sesak napas dan mudah lelah. Selain itu, paparan polusi yang terus-menerus mempercepat kerusakan paru-paru, memperburuk gejala, dan membuat paru-paru lebih rentan terhadap infeksi.Kanker Paru-paruPolusi udara dapat meningkatkan risiko kanker paru-paru, terutama bagi mereka yang terpapar polutan seperti partikel halus (PM2.5) dan bahan kimia berbahaya seperti benzena dan formaldehida dalam jangka panjang. Zat-zat ini dapat masuk ke dalam paru-paru dan memicu kerusakan sel yang berulang, yang seiring waktu dapat menyebabkan mutasi sel dan pertumbuhan sel kanker. Risiko kanker paru-paru bahkan lebih tinggi bagi mereka yang tinggal di daerah dengan polusi tinggi atau sering terpapar asap industri dan asap kendaraan.Penuaan Dini pada Paru-paruPaparan jangka panjang terhadap polutan seperti ozon dan partikel halus menyebabkan jaringan paru-paru mengalami stres oksidatif yang berujung pada kerusakan sel dan jaringan. Akibatnya, paru-paru kehilangan elastisitas dan kemampuan kerjanya menurun lebih cepat dari yang seharusnya, mirip dengan kondisi penuaan alami. Hal ini membuat paru-paru kurang efektif dalam menyerap oksigen, menyebabkan napas lebih pendek dan stamina menurun, terutama saat melakukan aktivitas fisik. Indikasi Penyakit Akibat Polusi UdaraPolusi udara bukan hanya masalah lingkungan, tetapi juga ancaman langsung bagi kesehatan kita. Berbagai penyakit dapat muncul sebagai akibat dari paparan polusi udara yang berkepanjangan. Mari ketahui bersama indikasi penyakit akibat polusi udara berikut ini.1. Batuk kronisPolutan seperti debu dan asap mengiritasi saluran pernapasan, menyebabkan batuk yang tak kunjung reda. Batuk ini biasanya lebih sering terjadi di pagi atau malam hari dan bisa berlangsung dalam jangka waktu yang lama, meskipun tanpa gejala lain seperti flu.Kondisi ini menandakan bahwa sistem pernapasan sedang berjuang mengeluarkan zat-zat asing yang mengiritasi.2. Sesak nafasSesak napas bisa menjadi indikasi bahwa polusi udara sudah mulai mempengaruhi paru-paru. Partikel halus dan polutan berbahaya lainnya bisa masuk ke dalam paru-paru, menghambat aliran oksigen, dan membuat paru-paru bekerja lebih keras untuk bernapas.Akibatnya, seseorang mungkin merasa lebih cepat lelah atau sulit bernapas, terutama saat beraktivitas. Gejala ini juga lebih sering dialami oleh orang yang sudah memiliki gangguan pernapasan seperti asma.3. Nyeri dadaNyeri dada akibat polusi udara biasanya muncul ketika polutan telah menyebabkan peradangan di jaringan paru-paru atau mengganggu sirkulasi darah. Polutan seperti PM2.5 dan karbon monoksida dapat memperburuk aliran darah dan memaksa jantung bekerja lebih keras, menimbulkan rasa nyeri atau ketidaknyamanan di dada. Rasa nyeri ini bisa menjadi tanda awal dari masalah kesehatan yang lebih serius, seperti penyakit jantung atau peradangan paru-paru, dan sebaiknya segera diperiksakan. 4. KelelahanKelelahan yang berlebihan dapat menjadi tanda bahwa tubuh sedang berjuang melawan efek polusi udara. Ketika seseorang terus-menerus menghirup udara yang tercemar, paru-paru dan jantung harus bekerja lebih keras untuk mencukupi kebutuhan oksigen dalam tubuh. Hal ini bisa mengakibatkan kurangnya oksigen yang mengalir ke jaringan dan organ, sehingga membuat tubuh merasa lelah, bahkan saat tidak melakukan aktivitas berat. Kelelahan akibat polusi ini sering terasa menyeluruh dan sulit hilang dengan istirahat biasa.Serangan asma atau alergi yang semakin sering:Polusi udara dapat memperburuk kondisi asma dan memicu alergi lebih sering. Partikel halus, asap, dan zat kimia berbahaya di udara dapat menyebabkan saluran napas menjadi lebih sensitif dan mudah meradang. Akibatnya, penderita asma atau alergi mungkin mengalami serangan yang lebih sering dan parah, dengan gejala seperti batuk, sesak nafas, dan hidung berair. Bagi mereka yang sudah memiliki riwayat alergi atau asma, paparan polusi yang terus-menerus membuat gejala sulit dikendalikan dan dapat mengganggu kualitas hidup secara keseluruhan.Langkah Pencegahan dan SolusiMenghadapi dampak polusi udara yang semakin nyata bagi kesehatan, langkah pencegahan dan solusi menjadi sangat penting. Berikut ini beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk mengurangi paparan polusi serta menjaga kualitas udara yang lebih baik.1. Menggunakan MaskerMenggunakan masker saat berada di luar ruangan adalah salah satu cara efektif untuk mengurangi paparan polusi udara. Masker, terutama yang memiliki filter seperti masker N95, dapat menyaring partikel halus seperti PM2.5 dan mencegahnya masuk ke saluran pernapasan. Dengan begitu, kita bisa mengurangi risiko terhirupnya polutan yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan.2. Menghindari Aktivitas di Luar RuanganSaat kualitas udara sedang buruk, mengurangi aktivitas di luar ruangan adalah langkah bijak untuk melindungi kesehatan. Hindari berolahraga atau beraktivitas berat di luar saat polusi tinggi karena aktivitas fisik yang intens membuat kita bernapas lebih cepat dan dalam sehingga lebih banyak polutan yang masuk ke dalam paru-paru. Dengan membatasi aktivitas di luar ruangan, kita dapat mengurangi risiko terkena dampak langsung dari polusi udara.3. Menjaga Udara dalam Ruangan BersihUdara di dalam rumah atau kantor juga perlu dijaga kebersihannya. Gunakan alat pembersih udara atau buka ventilasi jika memungkinkan untuk memperbarui sirkulasi udara di dalam ruangan. Selain itu, hindari merokok di dalam ruangan dan kurangi penggunaan bahan kimia seperti pembersih yang beraroma kuat, karena zat ini dapat menambah polusi di dalam ruangan. Menjaga udara dalam ruangan bersih dapat membantu mengurangi risiko kesehatan akibat polusi udara luar yang masuk ke dalam rumah.4. Menanam PohonMenanam pohon adalah cara alami dan efektif untuk mengurangi polusi udara. Pohon-pohon berfungsi sebagai filter alami, menyerap karbon dioksida dan polutan lainnya sambil menghasilkan oksigen yang bersih. Selain itu, pohon membantu mengurangi suhu lingkungan dan menyediakan udara segar. Dengan lebih banyak pohon, lingkungan menjadi lebih sehat dan kualitas udara lebih baik, terutama di daerah perkotaan yang padat polusi.5. Mengurangi Emisi KendaraanMengurangi emisi kendaraan adalah langkah penting dalam menekan sumber polusi udara. Ini bisa dilakukan dengan menggunakan transportasi umum, bersepeda, atau berjalan kaki jika memungkinkan. Bagi yang menggunakan mobil, memilih mobil dengan bahan bakar ramah lingkungan atau mengurangi frekuensi penggunaan kendaraan pribadi juga membantu. Mengurangi emisi dari kendaraan pribadi akan membuat udara menjadi lebih bersih, mengurangi risiko penyakit akibat polusi, serta mengurangi efek negatif terhadap iklim.Nah, Sobat Granostic itu adalah penjelasan mengenai apa saja dampak buruk polusi udara bagi kesehatan. Pada masa kini, polusi udara sangatlah tinggi sehingga kita sangat rentan terpapar berbagai masalah pernapasan.Sebagai langkah pencegahan, Sobat dapat melakukan cek kesehatan pernapasan rutin di klinik Granostic. Tak hanya dapat dilakukan di klinik, cek kesehatan ini juga bisa melalui layanan home care, loh!Penasaran? Langsung klik tombol WhatsApp di bawah ini untuk tanya-tanya soal medical check up home care di klinik Granostic!
Dimana Praktek Dokter Umum Terdekat Surabaya?
Ingin konsultasi kesehatan bersama dokter umum yang profesional dengan layanan efisien? Simak rekomendasi tempat dimana praktek dokter umum terdekat dan terbaik di Surabaya lewat artikel berikut ini!Ketika membicarakan tentang pelayanan kesehatan, dokter umum merupakan sosok paling depan yang akan Anda temui ketika mendapatkan gejala-gejala tak biasa pada kesehatan Anda. Dokter umum jugalah yang akan melakukan pemeriksaan awal, memberikan penanganan pertama, serta yang akan mengarahkan Anda untuk melakukan pengobatan lanjutan dan menghubungkan ke dokter spesialis bila diperlukan.Saat ini akses dokter umum bisa sangat mudah Anda dapatkan dimana saja, mulai dari puskesmas, rumah sakit umum atau swasta, hingga klinik. Untuk para warga Surabaya, klinik Granostic bisa menjadi salah satu tempat praktek dokter umum yang sangat dapat diandalkan. Penasaran? Langsung simak penjelasannya berikut ini!1. Praktek Dokter Umum Klinik GranosticPraktek dokter umum berfokus pada layanan Kesehatan fisik dan mental secara keseluruhan. Dokter umum memberikan layanan konsultasi dan edukasi medis, memberikan penanganan dan pengobatan awal terhadap gejala-gejala yang dirasakan pasien, melakukan pemeriksaan rutin dan perawatan berkelanjutan.Dokter umum juga bisa merujuk pasien ke pelayanan medis atau dokter spesialis, ketika pasien memerlukan perawatan mendesak atau khusus.Kehadiran dokter umum ini sangat penting bagi masyarakat maupun sistem perawatan kesehatan yang lebih luas. Karena pada situasi apapun, dokter umum menjadi tenaga medis pertama yang akan terhubung dengan pasien, serta membantunya untuk menjaga kesehatan fisik dan mental secara keseluruhan.Misi utama Granostic adalah membantu pasien untuk memilih dan mendapatkan layanan kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Karena itu, praktek dokter umum di klinik Granostic hanya diisi dengan tim medis dan dokter yang kompeten.Kami pun membuat akses kesehatan menjadi lebih accessible lewat layanan home care dan konsultasi online bersama dokter umum. Masyarakat yang tidak bisa berkunjung ke klinik karena kondisi tertentu dapat melakukan pemeriksaan kesehatan di manapun secara online, atau di rumah saja lewat layanan home care. Menarik, bukan?2. Jadwal Praktek Dokter UmumPraktek dokter umum di klinik Granostic buka setiap hari Senin hingga Sabtu, dengan rincian jadwal sebagai berikut:Setiap Senin – Jumat, praktek dimulai pukul 07.00 hingga 20.00Setiap hari Sabtu, praktek dimulai pukul 08.00 hingga 20.00Pada hari Minggu dan tanggal merah (libur nasional) praktek dokter umum klinik Granostic tidak buka. Namun Anda dapat mengatur jadwal telekonsultasi dengan sistem appointment bila terdapat masalah kesehatan yang mendesak.3. Harga/Biaya KonsultasiHarga atau biaya konsultasi dokter umum di klinik Granostic sangatlah bervariasi. Sebab besaran biaya ini ditentukan dari jenis layanan yang diperlukan oleh pasien.Sebagai contoh, seorang pasien bisa saja hanya melakukan konsultasi sederhana dan mendapatkan resep obat, pada satu pertemuan. Namun, di satu sisi pasien lain membutuhkan tindakan tambahan seperti melakukan tes laboratorium, vaksinasi, dan lainnya.Untuk mendapatkan informasi lebih lengkap soal harga atau biaya konsultasi dengan dokter umum klinik Granostic, Anda bisa langsung menghubungi nomor call center kami.4. Prosedur KonsultasiBerkomitmen memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat Surabaya dan sekitarnya, klinik Granostic menawarkan prosedur konsultasi dokter umum yang mudah dan efisien. Anda hanya perlu menerapkan langkah berikut ini:Langkah 1: By AppointmentPertama buat janji temu dengan dokter praktek yang Anda inginkan. Klinik Granostic memiliki dua dokter umum andalan, yakni dr. Renaldo Aditya S. dan dr. Vindyanita Simanjuntak.Baik dr. Renaldo Aditya S. maupun dr. Vindyanita Simanjutak, memiliki kompetensi yang sama baik dan berpengalaman dalam bidang konsultasi kesehatan umum, melakukan vaksinasi, memberikan penanganan dan perawatan lanjutan, dan banyak lainnya.Anda dapat membuat appointment ini dengan menghubungi nomor berikut:Call center: (031) 5994080atau lewat chat WhatsApp: 082230900900Langkah 2: Tentukan jadwal sesuai ketersediaan dokter.Setelah membuat janji temu dengan dokter yang diinginkan, Anda bisa menentukan jadwal sesuai dengan ketersediaan dokter. Seperti pada jadwal yang telah dijelaskan sebelumnya, praktek dokter umum buka setiap hari kecuali hari Minggu dan libur nasional.Anda bisa mengatur hari dan waktu konsultasi sesuai dengan kebutuhan serta aktivitas harian Anda. Sehingga konsultasi dapat dilakukan dengan nyaman dan berjalan lancar.Langkah 3: Datang sesuai jadwal yang telah ditentukanSetelah berhasil membuat appointment dan mengatur jadwal, pastikan untuk datang konsultasi sesuai dengan jadwal tersebut. Akan lebih baik kalau Anda datang 30 menit lebih awal untuk melakukan registrasi ulang. Selain itu, datang tepat waktu juga akan membantu Anda merasa nyaman selama konsultasi, karena tidak merasa diburu-buru dan Anda sudah mempersiapkan diri dengan matang untuk dapat berdiskusi dengan maksimal bersama dokter.Langkah 4: Resep obat Dokter Umum atau rujukan ke spesialis. (jika dibutuhkan)Setelah proses pemeriksaan dan konsultasi dilakukan, dokter umum akan memberikan resep dan arahan perawatan kepada pasien. Juga dapat menjadwalkan sesi kunjungan selanjutnya bila dibutuhkan perawatan lanjutan, dan merujuk pasien ke spesialis jika membutuhkan perawatan khusus.5. Layanan yang DitawarkanDokter umum memberikan layanan kesehatan yang bersifat menyeluruh, baik secara fisik maupun mental. Adapun layanan yang dimaksud antara lain:Pemeriksaan Kesehatan UmumDokter umum memberikan layanan pemeriksaan kesehatan umum, baik pada anak-anak, remaja, hingga orang tua. Jenis-jenis pemeriksaan Kesehatan umum meliputi:Pemeriksaan fisik, yang umumnya dilakukan untuk mengukur tekanan darah tinggi, tes kadar gula darah, mengukur tinggi dan berat badan, wawancara Kesehatan pasien, serta menyimak perkembangan kesehatan pasien. Diagnosis dan pengobatan penyakit umumSelanjutnya, dokter umum pun bisa memberikan diagnosis dan pengobatan untuk penyakit dengan gejala umum dan cenderung ringan. Namun tidak menutup kemungkinan bahwa dokter umum dapat menolong Anda dari penyakit akut, ya.Bahkan melansir dari WebMD.com, dalam keadaan darurat, dokter umum dapat memberikan perawatan yang menyelamatkan nyawa hingga tim layanan gawat darurat tiba.Konsultasi Gejala atau Keluhan KesehatanPada dasarnya perawatan kesehatan oleh dokter umum ini sangatlah luas. Namun berikut ini ada beberapa masalah kesehatan yang biasanya ditangani oleh dokter umum, seperti:​Nyeri Perut atau Gangguan PencernaanPilek dan FluLuka Tergores & TerbukaDemamSakit KepalaBiduranGigitan & Sengatan SeranggaLuka Bakar & Melepuh RinganDiare & MuntahMimisanMata SakitKeseleo & TerkilirKondisi LainnyaResep Obat dan Rujukan Jika DiperlukanSelain melakukan konsultasi dan diagnosa pada masalah kesehatan tertentu, seorang dokter umum pun dapat memberikan arahan perawatan dan meresepkan obat-obatan untuk pasien. Bahkan bila pasien membutuhkan perawatan kesehatan khusus dan komprehensif, dokter juga dapat memberikan rujukan kepada dokter spesialis yang berkaitan.Nah, itu adalah penjelasan mengenai praktik dokter umum di klinik Granostic. Apakah ulasan ini menjawab pertanyaan Anda tentang dimana praktek dokter umum terdekat di Surabaya?Jangan lupa untuk selalu menjaga kesehatan keluarga dan diri Anda dengan rutin periksa kesehatan di dokter umum klinik Granostic, ya!
Konsultasi Dokter Umum Online di Surabaya
Tidak hanya dapat dilakukan secara langsung di klinik maupun lewat home care, konsultasi dokter umum di Granostic juga dapat Anda lakukan secara online. Nggak percaya?Konsultasi kesehatan online, dikenal juga dengan telemedicine, merupakan layanan kesehatan jarak jauh yang menggunakan teknologi elektronik untuk menyediakan pertukaran informasi medis, meskipun pasien dan dokter tidak sedang bertatap muka secara langsung.Konsultasi medis ini dapat dilakukan bersama dokter umum dan spesialis. Pasien dapat menyampaikan keluhannya dengan tulisan, pesan suara, hingga melakukan video panggilan.Klinik Granostic juga menyediakan layanan konsultasi dokter umum secara online. Sehingga pasien dari berbagai daerah di Surabaya dan sekitarnya dapat langsung berkonsultasi dengan dokter umum dengan mudah, tanpa perlu repot-repot berkendara jauh.Lantas bagaimana cara mengakses layanan konsultasi dokter umum online di klinik Granostic? jenis layanan apa saja yang dapat diberikan? Serta berapa harga layanannya?Langsung simak penjelasan lengkapnya di bawah ini, ya, Sobat!1. Tahapan/Prosedur Konsultasi Dokter Umum OnlineProsedur konsultasi dokter umum secara online di klinik Granostic sangatlah mudah. Anda dapat mengikuti tiga langkah di bawah ini!Menghubungi KlinikLangkah pertama, Anda bisa langsung menghubungi klinik Granostic lewat nomor call center atau dengan klik Home Service. Tim administrasi kami akan memproses panggilan Anda dengan cepat, sehingga Anda dapat mengonfirmasi kembali jadwal praktek dokter umum, jenis layanan home care yang bisa Anda akses, prosedur pendaftaran, hingga pembayaran.PenjadwalanSetelah Anda menentukan jenis layanan yang diinginkan, misalnya berkonsultasi dengan dokter umum klinik Granostic, Anda bisa langsung melakukan penjadwalan telemedicine. Konsultasi MedisKonsultasi medis dilakukan pada jadwal yang telah ditentukan sebelumnya. Dokter akan menjawab keresahan Anda mengenai gejala-gejala kesehatan yang Anda rasakan, melakukan pemeriksaan lewat wawancara atau foto (jika diperlukan). Dokter umum kami juga akan memberikan diagnosa dan mengarahkan perawatan serta pengobatan.Meski dilakukan secara online konsultasi medis tetap dilakukan dengan profesional, efisien, serta mendetail. Sehingga Anda sebagai pasien, akan mendapatkan perawatan yang tepat sasaran. 2. Jenis Layanan yang TersediaKlinik Granostic menghadirkan layanan telemedicine terlengkap, yang dapat Anda akses dengan mudah. Beberapa jenis layanan online yang dimaksud antara lain:Konsultasi Kesehatan UmumKonsultasi masalah kesehatan umum juga termasuk dalam layanan online klinik Granostic. Bersama dokter umum kami, Anda dapat mengonsultasikan gejala kesehatan yang Anda rasakan kepada dokter. Misalnya demam, flu, ruam pada kulit, alergi dengan makanan atau suhu dingin, hingga perencanaan vaksinasi yang ideal.Dokter umum kami akan melakukan pemeriksaan dan merekomendasikan perawatan secara profesional untuk Anda. Bahkan, dapat memberikan resep dan rujukan bila diperlukan.Review Hasil PemeriksaanSelain konsultasi gejala kesehatan yang umum, telemedicine bersama dokter umum Granostic juga memberikan layanan review hasil pemeriksaan. Misalnya membaca hasil rontgen, tabel hasil tes urine atau darah, dan banyak lainnya.Data-data ini terkadang sulit dipahami oleh masyarakat awam, karenanya butuh kejelian dan keahlian seorang dokter profesional untuk membantu melakukan review pemeriksaan tersebut. Selain itu, pada dasarnya me-review hasil pemeriksaan telah menjadi bagian dari prosedur konsultasi online dokter umum Granostic. Karena di awal konsultasi, dokter pasti akan melakukan skrining dan melakukan wawancara untuk mengetahui riwayat kesehatan pasien.Konsultasi Terkait Penyakit RinganLewat layanan konsultasi online dengan dokter umum klinik Granostic, Anda juga bisa mendiskusikan masalah terkait penyakit-penyakit yang ringan dan gejala umum. Resep ObatDokter umum juga dapat memberikan resep obat dan pengarahan konsumsinya lewat layanan konsultasi online tersebut.Rujukan ke SpesialisJika selama konsultasi dokter umum menyimak bahwa Anda memerlukan perawatan khusus yang bersifat lebih komprehensif, maka dokter dapat memberikan rujukan ke spesialis terkait setelah layanan berakhir.3. Harga/Biaya KonsultasiSelain mudah diakses, layanan konsultasi online dengan dokter umum klinik Granostic ini juga dibanderol dengan harga yang terjangkau.Estimasi BiayaSkema pembayaran dilakukan dengan mengakumulasikan bentuk layanan telemedicine yang Anda lakukan. Sehingga biaya yang akan ditanggung pasien pun akan sangat berbeda antara satu pasien dengan yang lainnya.Jika Anda hanya melakukan konsultasi dan tidak membutuhkan banyak resep, biaya yang Anda keluarkan akan lebih terjangkau. Namun, jika Anda memerlukan adanya obat atau tes tertentu di rumah, maka akan ada biaya tambahan yang dikenakan pada bill Anda.Untuk tahu apa saja layanan home care dan estimasi biayanya secara lengkap, Anda bisa langsung tanya-tanya ke nomor call center kami, ya!PembayaranSementara itu, pembayaran juga akan dapat dilakukan secara online melalui rekening resmi yang akan dikirimkan oleh tim administrasi kami. Pembayaran yang masuk akan dikonfirmasi dan Anda akan memperoleh bukti transaksi, sehingga keamanan transaksi pun akan lebih aman.4. Penjadwalan KonsultasiBuat Sobat Granostic yang ingin melakukan konsultasi kesehatan online bersama dengan dokter umum, pastikan untuk menyimak jadwal praktek di bawah ini, ya!Jadwal yang TersediaLayanan dokter umum Granostic buka setiap hari, dari Senin hingga Sabtu. Anda bisa menjadwalkan layanan di hari dan jam yang sesuai dengan waktu senggang Anda. Berikut ini adalah jadwal prakteknya:Senin - Jumat: mulai dari pukul 07.00 hingga 20.00Sabtu: mulai dari pukul 08.00 hingga 20.00Minggu & Hari Libur: Tidak tersedia.By AppointmentSelain dengan memperhatikan jadwal praktek tersebut, Anda bisa booking sesi konsultasi beberapa hari sebelumnya dengan mengatur appointment. Tim administrasi kami akan mengiringi Anda untuk melakukan pendaftaran dan penjadwalan appointment ini, sehingga Anda tak perlu khawatir akan kerepotan sendiri.Nah, Sobat Granostic, itu adalah penjelasan lengkap soal konsultasi online bersama dokter umum klinik Granostic. Mudah, bukan?Hanya dengan sekali klik, Anda dapat terhubung dengan tim medis berpengalaman dan mendapatkan layanan kesehatan profesional. Memeriksakan kesehatan secara rutin pun akan jadi lebih mudah dan efisien.Layanan konsultasi online ini selalu tersedia di hari Senin hingga Sabtu, pada pukul 07.00 hingga 15.00 WIB. Untuk layanan di luar jam tersebut, Anda bisa menjadwalkan appointment terlebih dahulu, ya!
Home Service
Talk Talk to us
Loading
Toast Message