Klinik Manajemen Nyeri Terbaru Tanpa Operasi Terbaik di Surabaya
06 September 2023
Pain Management atau managemen nyeri, baik yang bersifat sementara maupun yang kronis, merupakan alternatif terapi yang bertujuan memberikan kenyamanan kepada orang-orang terkait untuk meningkatkan kualitas hidup mereka.Seperti yang diketahui, nyeri tulang belakang dialami oleh hampir 85% penduduk dunia termasuk Indonesia.Keluhan nyeri sebagian besar terjadi di pinggang, leher, dan punggung. Banyaknya warga Indonesia yang pergi ke luar negeri untuk mengatasi masalah kesehatan seperti ini menjadi latar belakang peningkatan jumlah pusat kesehatan yang menyediakan layanan dan fasilitas untuk menangani masalah tersebut.Salah satunya adalah Granostic Medical Center yang melakukan perluasan ke Surabaya dengan menawarkan layanan unggulan di Pain Management Center.Layanan dan Perawatan Klinik Manajemen Nyeri GranosticUntuk menyukseskan program pain management yang didirikan, Granostic Medical Center menggandeng tim dokter ahli spesialis bedah saraf terbaik di Surabaya yang akan mengatasi masalah kesehatan yang terkait dengan nyeri di beberapa bagian tubuh, baik yang akut maupun sudah kronis tanpa operasi seperti nyeri pada otot dan persendian, mulai dari nyeri di leher, tulang belakang, pergelangan tangan, siku, nyeri bahu, dan nyeri yang paling sering dialami yaitu nyeri lutut.Berikut ini layanan unggulan Pain Management Center dari Granostic Medical Center Surabaya;1.Konsultasi Penanganan Nyeri KronikNyeri kronis yang Anda alami bisa membuat kehidupan berubah drastis. Penderita akan sulit untuk beristirahat, pekerjaan menjadi terganggu, produktivitas menjadi turun, dan sebagainya. Disini, dokter akan melakukan pendalaman lebih lanjut dengan calon pasien untuk mendiagnosis permasalahan nyeri yang dialami. Mereka akan diminta menjelaskan dari kapan nyeri terasa, bagian tubuh mana yang terasa sakit, apa yang dirasakan, apakah menghambat aktivitas, dan sebagainya. Diskusi ini sangat penting dalam penentuan perawatan yang tepat nantinya.2.ProloterapiProloterapi yang dimaksud adalah suatu metode pengobatan yang bertujuan untuk meredakan rasa nyeri dengan cara mempengaruhi dan memberikan efek penyembuhan langsung pada daerah atau faktor yang menyebabkan rasa sakit tersebut. Tindakan proloterapi yang dilakukan oleh Granostic melibatkan penyuntikan beberapa kali cairan yang memiliki sifat perangsang ke dalam sendi atau jaringan ikat seperti tendon dan ligamen.Cairan merangsang yang digunakan biasanya adalah larutan gula (dextrose), yang digunakan untuk mendorong pertumbuhan dan proses penyembuhan di daerah yang mengalami kerusakan, dengan harapan dapat mengurangi ketidaknyamanan yang dirasakan akibat rasa nyeri tersebut.3.Modulasi RadiofrekuensiRadio frekuensi (RF) adalah metode yang digunakan untuk mengurangi rasa nyeri di berbagai bagian tubuh dengan menggunakan gelombang radio. Prosedur ini efektif dalam mengurangi rasa sakit selama 6-9 bulan. Gelombang radio listrik dihantarkan kepada saraf yang bertugas mengirimkan sinyal rasa sakit ke otak ketika area tersebut meradang akibat nyeri. Gelombang ini disampaikan melalui jarum RF khusus yang terhubung ke mesin radio frekuensi. Arus listrik radio frekuensi akan menciptakan panas khusus yang mengurangi sensasi nyeri pada saraf, sehingga mengurangi sinyal nyeri dari sumber asalnya.Penanganan Penyakit di Klinik Manajemen Nyeri Granostic1. HNP (Hernia Nucleus Pulposus)Hernia Nukleus Pulposus (HNP) adalah kondisi ketika inti jaringan pulposus di dalam tulang belakang bergeser dan menekan saraf tulang belakang, yang dapat menyebabkan nyeri di pinggang, punggung atas, dan leher. Inti jaringan pulposus ini adalah lapisan elastis yang menghubungkan tulang belakang. Gejalanya bervariasi tergantung pada keparahan dan lokasi HNP, termasuk nyeri punggung yang bisa menjalar ke pinggul, paha, atau kaki, sensasi kesemutan, serta kesulitan dalam berdiri, duduk, atau berjalan. Penanganan yang dilakukan melibatkan pemberian obat antiinflamasi nonsteroid, fisioterapi, serta menyarankan agar istirahat yang cukup, dan kompres pada area yang sakit.2. Trigeminal NeuralgiaTrigeminal Neuralgia dapat terjadi tiba-tiba. Gejalanya berupa nyeri hebat yang terasa seperti tersambar listrik di wajah. Biasanya disebabkan oleh tekanan pembuluh darah atau tumor pada saraf trigeminal. Pengobatan akan dilakukan setelah mendiagnosis seberapa parah gejalanya dan seberapa baik respons terhadap perawatan yang dilakukan. Penanganan yang dilakukan berupa pemberian obat antikonvulsan untuk meredakan nyeri pada saraf, serta obat antispasmodik untuk mengurangi kejang otot yang dapat memicu serangan nyeri trigeminal.3. Carpal Tunnel SyndromeSindrom Karpal Tunnel adalah kondisi dengan gejala seperti nyeri, kesemutan, dan kehilangan kendali pada jari dan pergelangan tangan, terutama ibu jari, jari telunjuk, dan jari tengah. Hal Ini disebabkan oleh penyempitan lorong karpal di pergelangan tangan yang menekan saraf median. Pengobatan yang dilakukan bersifat himbauan saja. Dokter akan menyarankan untuk mengurangi aktivitas yang melibatkan pergelangan tangan, serta pemberian obat penghilang nyeri untuk mengurangi rasa sakitnya.4. Frozen ShoulderKondisi ini umum terjadi pada individu yang banyak bekerja di kantor yang duduk terlalu lama serta penggunaan komputer yang melelahkan. Gejalanya termasuk munculnya kekakuan akibat penebalan kapsul bahu. Meskipun bisa sembuh sendiri, Anda tetap disarankan untuk menemui dokter dalam mencegah komplikasi. Penanganan yang dilakukan melibatkan pemberian obat pereda nyeri, fisioterapi, dan prosedur Hydrodilatation, yang melibatkan penyuntikan air steril dan kortikosteroid ke dalam kapsul sendi untuk meningkatkan pergerakan sendi.5. OsteoarthritisOsteoarthritis adalah kondisi degeneratif yang memburuk seiring bertambahnya usia dan disebabkan oleh kerusakan pada tulang rawan yang melindungi ujung tulang dari gesekan. Meskipun tidak dapat disembuhkan sepenuhnya dengan obat-obatan, penanganan yang diperlukan, seperti pemberian obat antiinflamasi, obat pereda nyeri, dan fisioterapi dapat membantu mengurangi gejala peradangan dan rasa nyeri yang diderita.6. Hemifacial Spasm (Kedutan)Hemifacial Spasm (HFS) adalah gangguan saraf pada wajah yang menyebabkan kontraksi otot di satu sisi wajah dan sekitar mata. Ini adalah masalah kronis yang bisa memburuk. HFS primer disebabkan oleh tekanan atau iritasi pembuluh darah pada saraf fasialis, menyebabkan kontraksi otot wajah yang tak terkendali. Dokter akan meresepkan obat seperti karbamazepin, klonazepam, baclofen, atau gabapentin untuk mengatasi masalah ini.7. Postherpetic NeuralgiaPostherpetic neuralgia (PHN) adalah komplikasi dari herpes zoster yang menyebabkan rasa sakit yang berlangsung lama di area bekas ruam herpes. Ini disebabkan oleh kerusakan saraf akibat virus herpes. PHN membuat kulit menjadi sangat sensitif, bahkan terhadap sentuhan ringan, dan bisa disertai gatal bahkan mati rasa. Pengobatan PHN mencakup obat antikonvulsan, obat antidepresan, dan analgesik untuk meredakan nyeri. Dokter juga bisa menyarankan kepada penderita untuk tidak menyentuh atau menggaruk area yang terkena untuk mencegah gejala dan kondisi semakin parah.Jenis Tindakan Klinik Manajemen Nyeri Granostic Tanpa OperasiUSG dan C-arm1. Caudal blockTindakan dengan penyakit ini akan diatasi dengan anestesi lokal dan obat-obatan yang disuntikkan ke dalam ruang epidural untuk membantu melepaskan tekanan pada saraf yang terjepit. Tindakan ini biasanya dapat mengurangi atau bahkan menghilangkan gejala yang dirasakan oleh pasien. Prosedur Caudal block dilakukan dengan bantuan peralatan pencitraan ultrasonografi (USG) dan alat C-arm.2. Genicular BlockPenyuntikan saraf genicular akan menghambat transmisi sinyal rasa sakit ke otak, dan ini dapat membantu meredakan rasa sakit yang dirasakan selama berhari-hari hingga berbulan-bulan. Prosedur ini melibatkan penyuntikan saraf genicular dengan bantuan panduan USG dan C-Arm untuk mencapai titik sumber nyeri, yang dapat mengurangi ketidaknyamanan yang berlarut-larut dalam beberapa minggu hingga beberapa bulan.3. ShoulderSelain mengajukan beberapa pertanyaan mengenai rasa sakit yang dirasakan (seperti kapan rasa sakit muncul, sejauh mana kemampuan pergerakan sendi, seberapa kuatnya rasa sakit, ketidakstabilan di bahu), tindakan selanjutnya adalah melakukan pemeriksaan fisik. Diagnosis dilakukan melalui beberapa tes tambahan, seperti USG dengan C-arm, X-Ray, MRI, dan pemeriksaan darah.4. Saphenous BlockProsedur anestesi regional akan dilakukan untuk mengurangi rasa sakit di bagian dalam kaki dan pergelangan kaki, dengan bantuan USG jika diperlukan. Setelah itu, baru ditentukan perawatan dan obat yang tepat.5. ProloterapiProsedur proloterapi dimulai dengan membersihkan kulit area tempat suntikan menggunakan alkohol swab atau bahan pembersih steril lainnya. Selanjutnya, cairan dextrose hipertonik disuntikkan ke berbagai titik yang bertujuan untuk memperbaiki masalah pada celah sendi, tendon, dan ligamen. Untuk meningkatkan ketepatan lokasi penyuntikan, prosedur ini juga memerlukan USG sebagai panduan.RadioFrekuensiGelombang yang dihasilkan oleh proses radiologi digunakan untuk meredakan atau menghentikan aktivitas saraf yang mengirimkan sinyal rasa sakit, dengan maksud mengurangi rasa sakit yang berasal dari sumbernya. Gelombang radiofrekuensi ini dibuat dengan peralatan khusus dan dikirimkan melalui jarum yang dimasukkan ke saraf yang menjadi penyebab rasa sakit.6.Platelet-rich PlasmaProsedur PRP dimulai dengan mengambil sejumlah sampel darah dari pasien. Darah yang telah diambil kemudian diproses melalui sebuah alat yang disebut sentrifugasi. Sentrifugasi adalah proses yang memisahkan berbagai komponen dalam darah, sehingga platelet dapat dengan mudah diambil. Platelet yang telah dipisahkan akan disuntikkan langsung ke area tubuh yang memerlukan perbaikan. Dalam proses ini, platelet akan memancarkan zat-zat pertumbuhan yang membantu meningkatkan kemampuan tubuh untuk memperbaiki diri.

