Yuk Cari Tau Bun! Panduan MPASI Bayi 7 Bulan
06 Agustus 2024
Seiring dengan pertambahan usia si Kecil, kebutuhan nutrisi yang diperlukan bayi pun akan bertambah. Begitu pula saat akan menyiapkan MPASI untuk bayi usia 7 bulan, yang baiknya Anda lakukan dengan mengikuti panduan yang tepat.Pada masa perkembangan, khususnya mulai dari usia 6–23 bulan, bayi memerlukan lebih banyak asupan nutrisi dan tak hanya bisa tercukupi dari ASI maupun susu formula saja. Karena itu, Makanan Pendamping ASI (MPASI) sangat direkomendasikan untuk orang tua berikan pada anak di periode ini.Dalam praktiknya, tahapan pemberian MPASI pun tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Orangtua harus bisa mengenali kesiapan si Kecil untuk menerima berbagai jenis makanan dan tekstur yang tepat berdasarkan usia maupun perkembangan fisik mereka.Khusus untuk pemberian MPASI pada bayi berusia 7 bulan, Anda dapat mengikuti panduan berikut ini!Pembiasaan Makan BayiLangkah pertama yang harus Anda lakukan adalah menerapkan pembiasaan makan yang tepat dan sehat pada bayi. Untuk menerapkannya, Anda bisa melakukan beberapa langkah di bawah ini:1. Kenali Isyarat BayiBerbeda dengan saat anak-anak berusia 6 bulan, yang baru memasuki awal pengenalan makanan semi padat. Ketika memasuki usia 7 bulan, si Kecil tentu sudah jauh berkembang dan mulai terbiasa dengan kebiasaan makan yang Anda ciptakan.Tentunya, di umur 7 bulan ini, si Kecil pun akan sedikit lebih luwes dalam meraih dan memegang makanan mereka, gerakan antara tangan serta mulut pun jadi lebih sinkron.Selain itu, pada usia ini, anak-anak juga dapat mengekspresikan rasa nyaman dan kesukaan mereka pada makanan tertentu dengan cukup baik. Sebagai orangtua, Anda tentu harus mengenali isyarat anak saat memilih menu MPASI yang mereka senangi dan tidak sukai.IDAI merekomendasikan untuk menerapkan responsive feeding. Dimana saat proses pemberian MPASI, tak hanya soal anak memakan makanannya, namun juga menjadi pembelajaran dan kasih sayang. Orangtua harus peka dengan Bahasa tubuh anak, juga mengenali bagaimana tanda lapar dan kenyang. Sebab, bukan orangtua yang menentukan cukup atau tidaknya makanan itu bagi pencernaan anak, melainkan oleh anak itu sendiri.2. Latihan MandiriPada usia 7 bulan ini, si Kecil tentu sudah cukup terbiasa dengan pola makan MPASI yang Anda terapkan sejak berumur 6 bulan. Karenanya, Anda bisa mencoba untuk melatih anak makan sendiri.Tak perlu langsung setiap saat, Anda bisa memulainya dengan memberi si Kecil camilan yang bisa dipegang dengan tangan mereka (finger food). Hal ini bisa dilakukan kalau si Kecil sudah pandai menggenggam dan memiliki sinkronisasi gerakan yang bagus antara tangan dan mulut mereka.3. Ciptakan Suasana PositifSelanjutnya, meski sering mengurang emosi, pemberian MPASI juga berguna untuk membantu meningkatkan hubungan antara orangtua dan anak. Karenanya, Anda harus mencoba terus bersabar dan selalu menciptakan suasana positif di waktu makan.Bahkan, Anda bisa membantu anak-anak jadi lebih nyaman dengan mengajak mereka sedikit mengobrol dan memperkenalkan menu yang Anda buatkan. Sehingga anak-anak akan selalu menantikan waktu makan yang menyenangkan tersebut bersama Anda.Jadwal Pemberian MPASIPada dasarnya dari frekuensi dan waktu pemberian MPASI untuk bayi 7 bulan ini, belumlah banyak berbeda dengan bayi usia 6 bulan. Nah, untuk mengatur jadwal pemberian MPASI bagi bayi 7 bulan, Moms bisa menyimak dua aspek berikut ini:1. Frekuensi MakanMelansir dari siaran pers Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), frekuensi makan yang ideal untuk bayi berusia 7 bulan adalah 2–3 kali makan besar dan diselingi 1–2 kali makan camilan per harinya. Frekuensi ini dapat Anda tingkatkan setelah kemampuan mengunyah dan menelan makanan pada bayi mengalami peningkatan, atau pada usia 10 bulan.2. Waktu MakanAnda dapat menerapkan waktu makan untuk bayi usia 7 bulan ini sesuai dengan arahan atau contoh yang diberikan oleh IDAI, yaknii:Pukul 06.00 - saat bayi baru bangun Anda bisa memberikannya ASI.Pukul 08.00 - Berikan makan pagi yang bisa dikombinasikan dengan MPASI dan ASI.Pukul 10.00 - Anda bisa memberikan makanan selingan atau snack pada si Kecil, dapat berupa buah, pudding, ataupun rebusan yang ringan di perut.Pukul 12.00 - Berikan makan siang Utama untuk anak, ajak untuk makan bersama keluarga.Pukul 14.00 - Berikan ASI sebagai selingan.Pukul 16.00 - Anda dapat memberikan makanan cemilan atau selingan yang ringan di perut si Kecil.Pukul 18.00 - Makan sore Bersama keluarga dengan menu MPASI yang lengkap.Pukul 21.00 - Berikan ASI pada si Kecil.Komposisi dan Bahan MPASI yang SesuaiSelain menerapkan waktu yang tepat dan frekuensi makan yang dianjurkan oleh IDAI. Anda pun perlu memperhatikan komposisi dan bahan MPASI yang sesuai dengan kebutuhan si Kecil, seperti:1. KarbohidratKarbohidrat dapat berfungsi sebagai sumber energi tubuh, yang sangat dibutuhkan oleh si Kecil untuk tumbuh kembangnya. Kandungan ini dapat diperoleh dari buah-buahan (karbohidrat sederhana), dan dari sayuran bertepung, biji-bijian, nasi, hingga gandum (karbohidrat kompleks).2. ProteinKomposisi gizi yang baiknya ada dalam MPASI selanjutnya adalah protein. Kandungan ini dapat membantu pembentukan antibodi, yang sangat penting mendukung sistem kekebalan tubuh si Kecil.Protein sendiri dapat diperoleh dari biji-bijian (protein nabati), serta dari daging, telur, daging ayam, hingga ikan (protein hewani).3. SayuranMoms juga perlu memastikan untuk menyajikan sayuran ke dalam MPASI si Kecil. Karena bahan pangan ini mengandung berbagai nutrisi penting yang dibutuhkan si Kecil untuk bertumbuh kembang dengan baik, seperti vitamin, mineral, hingga cairan.4. Buah-buahanBuah-buahan mengandung banyak gizi penting seperti vitamin, mineral, bahkan karbohidrat sederhana yang sangat baik untuk perkembangan tubuh si Kecil. Selain itu, rasanya yang menyegarkan dan ringan pun akan mudah menarik perhatian anak saat Moms memberikan MPASI.5. Lemak SehatMenurut IDAI, bayi 6-11 bulan perlu mendapatkan asupan lemak sebanyak 35 gram per harinya. Anda bisa memberikan kandungan lemak tak jenuh dan jenuh sebagai tambahan komposisi MPASI.Contoh bahan pangan yang memiliki kandungan lemak jenuh dan tak jenuh adalah kacang kacangan, juga bahan hewani seperti daging dan ikan laut.Menu MPASI yang Sehat dan TepatMenentukan menu MPASI yang tepat dan menarik untuk anak memang agak tricky ya, Moms. Karena itu, Klinik Granostic akan membagikan inspirasi menu MPASI yang sehat dan tepat berikut ini:Pagi (08:00)Sebagai sarapan, Moms bisa memberikan MPASI dengan kandungan karbohidrat kompleks, yang dipadukan dengan kesegaran dan rasa manis dari buah-buahan. Contohnya, Moms bisa memasak bubur beras merah dengan puree pisang.Berikut Cara Membuatnya: Siapkan buah pisang matang secukupnya, kemudian lumat hingga lembut.Masak beras merah yang sudah disediakan hingga menjadi bubur.Campurkan keduanya hingga menjadi kombinasi bubur, tambahkan ASI dan susu formula bila MPASI tampak terlalu kental.Camilan (10:00)Setelah makanan utama, selang 2 jam Anda bisa memberikan camilan untuk mengganjal perut si Kecil. Anda bisa memberikan finger food, berupa potongan buah yang lembut dan mudah digigit oleh si Kecil. Contohnya buah pepaya atau alpukat yang sudah matang sempurna.Berikut Cara Menyiapkannya: Siapkan buah pepaya atau alpukat, kemudian bersihkan.Potong buah kecil-kecil sesuai kemampuan makan dan genggaman bayi.Siang (12:00)Sebagai makan siang, Anda bisa menyajikan makanan dengan gizi lengkap seperti karbohidrat, protein, lemak sehat, hingga mineral dan vitamin dari sayuran. Sebagai inspirasi bubur kentang dengan pure ayam dan brokoli.Cara: Siapkan kentang, bersihkan dan potong kecil-kecil.Siapkan daging ayam, potong kecil-kecil.Bersihkan dan potong brokoli.Kukus ketiga bahan di atas sampai matang dan lembut, kemudian haluskan dan campur.Camilan (15:00)Sebagai camilan kedua setelah makan siang, Anda bisa menyiapkan makanan yang ringan dan menyegarkan. Misalnya yoghurt bayi atau biskuit bayi, dan pastikan keduanya tidak mengandung tambahan gula dan memang khusus dibuat untuk si kecil.Sore (18:00)Sebagai makan sore, Anda bisa menyajikan MPASI dengan hidangan yang juga berbeda dari makan siang untuk menambah pengalaman makan si Kecil. Anda bisa membuat nasi tim dengan daging cincang dan sayuran.Cara Menyiapkan Nasi Tim dengan Daging Cincang dan Sayuran:Siapkan beras merah secukupnya, Siapkan daging yang telah dincincang lembutSayur-sayuran seperti wortel dan bayam, potong halus untuk memudahkan proses memasak.Masak nasi tim dengan tambahan daging cincang halus dan sayuran yang telah disiapkan tersebut.Jangan Lupa Meminta Saran dan Konsultasi Ke DokterSaat membaca panduan menyiapkan menu MPASI si Kecil di atas, mungkin terdengar mudah. Namun dalam prakteknya, Moms dan Dads sangat mungkin untuk mengalami kesulitan.Karenanya, jangan lupa untuk meminta saran dan konsultasi bersama dokter di Klinik Granostic melalui layanan Baby Packages. Mengapa langkah ini perlu?1. Konsultasi BerkalaBerkunjung ke dokter anak sangatlah penting untuk mengonsultasikan kesehatan anak secara berkala, terlebih menyangkut pemenuhan gizi dan perkembangan tubuh si Kecil. Langkah ini juga sangat penting untuk mendeteksi dini jika terjadi kendala atau masalah pada perkembangan tubuh si Kecil.2. Pengenalan TeksturDokter anak pun akan memberikan arahan bagaimana cara yang tepat bagi Moms dan Dads untuk mengenalkan tekstur MPASI, yang juga dapat dipersonalisasikan sesuai dengan perkembangan fisik dan motorik anak Anda.3. Hindari Makanan BerisikoSeperti yang telah dijelaskan sebelumnya, lewat pemeriksaan kesehatan rutin bersama dokter anak, si Kecil akan melalui prosedur medis sehingga dapat diketahui bagaimana kondisi fisik dan motoriknya. Dokter pun akan dapat melihat bagaimana reaksi tubuh si Kecil terhadap makanan-makanan tertentu, termasuk risiko adanya alergi dan makanan yang justru bisa mengganggu pertumbuhan anak.4. Pantau AlergiAlergi pada anak bisa dipicu oleh apa saja, termasuk makanan dan kebiasaan si Kecil. Karena itu, ketika rutin berkonsultasi dengan dokter di Klinik Granostic, Moms dan Dads dapat memantau perkembangan alergi pada si Kecil serta mencegahnya untuk kambuh.Nah, Moms, itu adalah penjelasan mengenai panduan MPASI untuk bayi 7 bulan yang perlu Anda tahu. Apakah artikel ini memberikan penjelasan yang Anda butuhkan?Perkara memilih menu yang sehat dan tepat bagi anak tak pernah mudah. Juga bukan suatu hal yang bisa diremehkan begitu saja. Karena itu, bila Anda masih merasa bingung dengan pemilihan menu, waktu dan jadwal pemberian MPASI, hingga tips penyimpanannya yang tepat, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan tenaga medis ahli terkait.Apalagi di Klinik Granostic, Anda juga bisa melakukan konsultasi online lewat layanan Home Service. Anda akan tetap mendapatkan layanan terbaik dan profesional dengan dokter kami.Nggak percaya? Langsung coba klik tombol Home Service di bawah dan langsung konsultasikan kebingungan Anda soal MPASI anak bersama ahlinya.

