Jl. Dharmahusada No.146, Mojo, Kec. Gubeng, Kota SBY, Jawa Timur 60285

Kabar Terbaru Granostic Diagnostic Center

Tips Menjaga Kesehatan Saat Puasa
Berpuasa selama sebulan penuh saat Ramadhan tentu mengubah pola hidup kita. Mulai dari pola tidur, makan, hingga saat menjalani aktivitas harian. Nah, tahukah Anda kalau ada banyak tips untuk menjaga kesehatan tubuh saat puasa?Pada dasarnya puasa memang terbukti memberikan sejumlah manfaat untuk tubuh. Namun, berpuasa dengan tidak tepat juga akan membahayakan untuk tubuh Anda.Bagi Anda yang melaksanakan puasa Ramadhan, atau jenis puasa yang lain, penting untuk memastikan bahwa Anda sudah memperhatikan bagaimana kondisi tubuh Anda.Sehingga Anda dapat memperoleh manfaat maksimal saat berpuasa, serta mampu melaksanakan ibadah di bulan Ramadhan tersebut dengan baik.Sobat Granostic, lewat artikel ini kita akan membahas berbagai tips untuk menjaga kesehatan selama puasa. Simak baik-baik, ya!1. Menu Sahur yang SeimbangTips pertama untuk menjaga kesehatan selama puasa adalah memperhatikan menu sahur Anda seimbang. Karena dengan mengonsumsi makanan yang tepat saat sahur akan membuat tubuh Anda berada dalam kondisi terbaiknya.Pilih makanan yang padat nutrisi, sehingga dapat dicerna secara perlahan. Hal ini untuk membantu mengendalikan rasa lapar dan memberi tubuh kita energi yang stabil.Beberapa jenis makanan yang bisa Anda pilih antara lain:1. Protein tanpa lemak, seperti dada ayam, kalkun, dan ikan.2. Karbohidrat kompleks, diperoleh dari oat, beras merah, produk gandum utuh, serta berbagai jenis sayuran dan buah segar.3. Susu rendah lemak, seperti yogurt tawar, susu almond, dan lainnya.4. Lemak sehat yang bisa didapatkan dari alpukat, kacang-kacangan, biji-bijian, serta minyak zaitun.2. Hindari Makanan yang Tinggi Gula dan LemakKalau ada menu yang direkomendasikan untuk Anda penuhi saat sahur, maka ada juga yang harus Anda hindari. Yap, salah satunya adalah makanan yang memiliki gula dan lemak tinggi.Kebanyakan dari kita mungkin beranggapan bahwa dengan meminum minuman manis bisa memberikan energi dengan cepat. Well, pendapat itu tidak sepenuhnya salah. Akan tetapi anggapan bahwa energi tersebut bertahan lama lah yang kurang tepat.Minuman manis dapat Anda konsumsi saat berbuka puasa demi menormalkan kembali gula darah setelah berpuasa seharian. Namun, tidak dianjurkan untuk mengonsumsi makanan/minuman dengan tinggi gula ini saat sahur.Seorang ahli dalam artikel kesehatan dari Universitas Indonesia menghimbau untuk tidak mengonsumsi minuman manis saat sahur. Sebab kadar gula darah akan jadi lebih cepat turun, sehingga pada pagi harinya kita akan lebih cepat merasa lapar dan mengalami hipoglikemia.Sementara itu makanan tinggi lemak juga tidak dianjurkan untuk Anda konsumsi di kala sahur. Sebab melansir dari Healthline, lemak membutuhkan waktu lebih lama untuk dapat dicerna. Sehingga cenderung membuat begah dan menyebabkan perut terasa kembung.Selain itu, menurut ulasan dari National Library of Medicine, makanan tinggi lemak memiliki efek yang lemah pada rasa kenyang. 3. Perbanyak Minum AirTips menjaga kesehatan tubuh selama puasa selanjutnya adalah dengan memperbanyak minum air. Tujuannya untuk memastikan tubuh Anda tidak kekurangan cairan hingga mengalami dehidrasi.Anda dianjurkan untuk tetap minum minimal 8 gelas air mineral setiap hari. Sama seperti jumlah asupan harian di luar bulan Ramadhan.Namun Anda juga tidak boleh terburu-buru minum dalam jumlah besar ketika berbuka. Baiknya terapkan pola 2-4-2, yaitu minum 2 gelas saat buka, 4 gelas di malam hari, dan 2 gelas lagi saat Anda sahur.4. Pantau Kadar Gula DarahSelama berpuasa, Anda pasti sering merasa ingin minum-minuman yang manis dan menyegarkan. Bahkan Anda pasti tak asing dengan tagline iklan, ‘Berbukalah dengan yang manis-manis’.Sayangnya, berbuka atau sahur dengan makanan dan minuman manis ini tak begitu baik. Sebab selain cepat membuat tubuh kita lemas saat puasa, minuman manis juga bisa berdampak pada kadar gula darah.Apalagi kalau Anda memiliki diabetes, maka penting untuk memantau kadar gula darah dalam tubuh secara berkala. Baiknya lakukan pengecekan gula darah sebelum sahur, dua jam setelah sahur, sebelum berbuka, dan dua jam setelah berbuka.5. Pilih Makanan Rendah GaramTak cuma yang manis-manis dan berlemak tak sehat, makanan dengan kandungan garam yang tinggi juga harus Anda hindari. Mengapa begitu?Karena makanan tinggi garam atau asin saat sahur, dapat membuat Anda merasa sangat haus di siang hari.Selain itu, melansir dari laman Sehat Negeriku Kemenkes, disebutkan bahwa gula dan garam bersifat menarik cairan tubuh. Sehingga membuat Anda lebih sering buang air kecil, yang akhirnya membuat kita haus.6. Aktivitas Fisik yang RinganTidak ada alasan untuk meninggalkan olahraga meskipun sedang berpuasa. Karena justru dengan melakukan olahraga atau aktivitas fisik ringan termasuk ke dalam salah satu tips menjaga kesehatan tubuh saat puasa.Namun olahraga yang berat di siang hari atau di pagi hari bukanlah ide yang baik. Sebab akan membuat tubuh jadi lebih cepat mengalami dehidrasi.Sebaliknya, Anda bisa meluangkan waktu di sore hari untuk berjalan-jalan santai di taman atau melakukan peregangan ringan sebagai bentuk olahraga.7. Istirahat yang CukupTips selanjutnya untuk menjaga kesehatan tubuh saat puasa adalah dengan beristirahat yang cukup. Terlebih saat puasa pola tidur dan makan kita berubah, misalnya Anda harus bangun jam 2 atau 3 dini hari untuk menyiapkan sahur, berpuasa seharian, dan baru makan kembali di jam 6 sore.Namun olahraga yang berat di siang hari atau di pagi hari bukanlah ide yang baik. Sebab akan membuat tubuh jadi lebih cepat mengalami dehidrasi.Sebaliknya, Anda bisa meluangkan waktu di sore hari untuk berjalan-jalan santai di taman atau melakukan peregangan ringan sebagai bentuk olahraga.8. Konsumsi Makanan dengan Vitamin dan Mineral CukupVitamin dan mineral adalah nutrisi yang sangat penting untuk menjaga kesehatan tubuh kita, khususnya saat puasa. Keduanya dapat membantu menjaga daya tahan tubuh, mengembalikan cairan yang hilang, dan membuat metabolisme berjalan dengan baik.Anda bisa memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral ini dengan mengonsumsi makanan-makanan yang kaya akan kedua nutrisi tersebut. Misalnya dengan mengonsumsi buah-buahan segar dan sayur-sayuran.9. Hindari Makan BerlebihanSetelah seharian menahan haus dan lapar, tak bisa dipungkiri hasrat untuk makan sepuasnya pasti ada dalam pikiran kita saat hendak berbuka.Namun, berbuka puasa secara berlebihan bukanlah hal yang bijak. Sebab, bisa menimbulkan rasa kembung dan lelah.Karenanya Anda bisa makan secukupnya saja saat berbuka puasa ataupun sahur. Sehingga tubuh tetap fit dan tak mudah lemas.10. Konsultasikan dengan DokterJika Sobat Granostic memiliki kondisi kesehatan tertentu, seperti diabetes atau kondisi medis lainnya, berkonsultasi dengan dokter secara berkala adalah hal yang penting untuk dilakukan selama bulan Ramadhan.Apalagi jika Anda harus meminum obat-obatan tertentu secara rutin, yang bisa membatalkan puasa jika mengkonsumsinya di siang hari.Selain itu lewat konsultasi dengan dokter Anda bisa mendapat informasi yang akurat mengenai kondisi kesehatan tubuh Anda. Sehingga pola makan, tidur, dan aktivitas harian selama puasa dapat disesuaikan dengan pemeriksaan tersebut.Anda dapat mendapatkan layanan konsultasi kesehatan dan medical check up terlengkap di klinik Granostic. Bersama dokter dan tenaga kesehatan (nakes) ahli Granostic, Anda bisa mendiskusikan masalah kesehatan Anda dan rencana puasa yang sehat sesuai dengan kondisi Anda.Terlebih lewat layanan Home Service Granostic Anda bisa berkonsultasi dengan dokter kami di manapun dan kapanpun Anda mau.Nggak percaya? Langsung klik tombol Home Service di bawah ini untuk terhubung dengan dokter Granostic!
Menu Sahur Sehat Agar Tidak Lemas
Saat menjalani puasa, tubuh tidak akan mendapatkan asupan makanan atau minuman apapun sampai waktunya berbuka. Karenanya, agar aktivitas harian tidak terganggu karena tubuh terasa lemas, Anda perlu mengatur menu sahur yang sehat dan bergizi.Menu sahur yang sehat dapat memberikan energi yang cukup, sehingga tidak akan membuat Anda merasa lebih mudah lapar dan lemas di siang hari.Lantas apa saja sih menu sahur yang sehat agar tubuh tidak lemas? Langsung simak daftarnya di bawah ini, ya, Sobat Granostic!1. Air PutihAir putih merupakan menu wajib yang harus Anda siapkan ketika sahur. Minum air putih yang cukup saat sahur dapat mencegah terjadinya dehidrasi, yang menyebabkan tubuh menjadi lemas dan mudah lelah ketika berpuasa.Selain saat sahur, pastikan juga untuk mencukupi kebutuhan cairan tubuh dengan minum air putih saat buka puasa serta di antara waktu buka dan sahur.Anda dapat menerapkan pola 2-4-2, yakni minum air putih dua gelas saat buka puasa, empat gelas di antara waktu buka dan sahur, serta dua gelas lagi saat sahur.2. Telur rebus atau telur dadarPilihan menu sahur yang sehat agar tidak mudah lemas selanjutnya adalah olahan telur, baik itu Anda goreng maupun rebus.Seperti yang kita tahu telur mengandung protein tinggi, yang berguna untuk membantu membangun serta memperbaiki jaringan dalam tubuh kita.Selain itu, jika Anda makan protein juga bisa memberikan banyak manfaat lain, termasuk untuk mengatasi rasa lapar.Menurut National Library of Medicine, mengonsumsi sekitar 30 persen kalori makanan dari protein dapat meningkatkan rasa kenyang.Oleh karena itu, ketika Anda mengkonsumsi sejumlah protein sebelum memulai puasa atau saat sahur, dapat membantu mengimbangi efek samping puasa. Misalnya seperti rasa lapar berlebihan atau tubuh yang lemas.3. Daging tanpa lemak seperti ayam, ikan, atau daging sapiTak cuma telur, Anda juga bisa memasukkan daging ayam, ikan, atau sapi ke dalam menu sahur Anda. Khusus untuk sapi, sebaiknya pilih bagian daging yang tidak mengandung terlalu banyak lemak. Sementara untuk ayam, Anda bisa menghindari memakan kulitnya terlebih dahulu.Ayam tanpa kulit, ikan, daging tanpa lemak, dan susu rendah lemak merupakan sumber protein yang baik sekaligus dapat membatasi asupan lemak Anda.Selain itu, makanan-makanan ini juga dapat membantu memperbaiki serta memperbaiki jaringan tubuh, dan membanun kekebalan tubuh.4. Oatmeal atau bubur gandumSelain protein, Anda juga perlu memasukkan makanan dengan karbohidrat kompleks ke dalam menu sahur Anda. Sebab, karbohidratlah yang memberi Anda energi.Oatmeal atau bubur gandum bisa menjadi pilihan Anda. Sebab menu ini kaya akan serat, sehingga energi akan diserap lebih lama dalam tubuh dan membantu Anda merasa kenyang serta berenergi lebih lama.Selain itu, mengonsumsi serat dalam jumlah yang cukup juga dapat membantu menjaga saluran pencernaan serta mencegah sembelit.5. Nasi merah atau Nasi PutihNasi merah atau nasi putih juga bisa jadi menu sahur sumber karbohidrat yang bisa Anda pilih. Hanya saja, nasi merah memiliki kandungan serat yang lebih tinggi daripada nasi putih. Namun kadar glikemiks dan kalori pada nasi putih lebih tinggi dari nasi merah.Meski begitu bukan berarti nasi putih tidak sehat untuk Anda jadikan sebagai menu sahur, ya. Sebab nasi putih pun memiliki kandungan vitamin dan mineral yang cukup baik.Anda bisa memilih mau mengkonsumsi nasi merah atau putih sesuai dengan kebutuhan energi tubuh. Juga sesuaikan dengan kondisi kesehatan, misalnya dengan kadar gula Anda.Selain itu, nasi juga pasti tidak akan menjadi satu-satunya menu yang Anda makan. Karenanya Anda bisa mengkombinasikan nasi ini dengan menu sehat yang seimbang saat sahur, sehingga tubuh Anda tetap fit dan tak mudah lemas selama menjalani puasa.6. Sayuran seperti bayam, brokoli, atau sayuran berdaun hijau lainnyaSayuran hijau yang kaya serat, vitamin, dan mineral juga tak boleh Anda lewatkan dalam menu sahur agar tubuh tidak mudah lemas. Bayam, sawi, brokoli, dan berbagai jenis sayuran hijau mengandung serat tinggi yang baik untuk tubuh. Makanan berserat tinggi membutuhkan waktu yang cukup lama untuk dicerna. Sehingga Anda juga akan merasakan efek kenyang yang lebih lama dan membuat energi dalam tubuh tidak cepat menghilang.Selain itu, sayuran hijau juga memiliki kandungan zat besi yang bisa mencegah anemia. Dengan begitu, Anda juga tidak akan gampang merasa lemas di siang hari.7. Smoothie buah-buahanUntuk membuat menu sahur jadi lebih variatif, Anda bisa coba membuat smoothie buah-buahan. Tak cuma dapat membuat nafsu makan Anda saat sahur meningkat, tapi smoothie buah-buahan ini juga kaya akan vitamin.Buah-buahan kaya akan serat, serta mengandung berbagai vitamin dan mineral. Selain baik untuk pencernaan, beberapa jenis buah juga memiliki kandungan air yang tinggi sehingga dapat membantu hidrasi Anda saat menjalani puasa.Beberapa jenis buah yang bisa Anda olah untuk smoothie adalah:1. Pisang2. Semangka3. Melon4. ApelNamun direkomendasikan untuk tidak menambahkan gula secara berlebihan dalam smoothie tersebut. Sebab, ketika Anda mengonsumsi minuman manis saat sahur akan menyebabkan kadar gula jadi cepat turun. Hal ini akan menimbulkan rasa lapar dan hipoglikemia di pagi hari.8. Susu almond atau susu rendah lemakJenis minuman sehat yang bisa masuk dalam daftar menu sahur Anda agar tidak gampang lemas adalah susu almond atau susu rendah lemak.Melansir dari Medical News Today, susu merupakan sumber nutrisi penting yang baik untuk tubuh kita. Beberapa nutrisi yang dimaksud termasuk kalsium, protein, dan vitamin D.Khusus susu rendah lemak, studi dari American Journal Clinical Nutrition menyebutkan bahwa minum susu bebas/rendah lemak di pagi hari dapat membantu meningkatkan rasa kenyang. Dengan begitu Anda tidak akan mudah merasa lapar dan lemas saat berpuasa.9. IkanMenu sahur yang sehat agar tidak mudah lemas selanjutnya adalah olahan ikan. Ikan memiliki kandungan protein tinggi, yang penting untuk metabolisme kita. Protein juga sangat penting dalam membuat Anda kenyang sepanjang hari.Nah, Sobat Granostic, ikan termasuk dalam makanan sumber protein yang rendah atau bahkan bebas lemak. Sehingga cocok untuk Anda gunakan sebagai menu sahur.Namun, untuk mengolah ikan tersebut Anda bisa menghindari untuk menggorengnya. Sebab terlalu banyak mengkonsumsi makanan berminyak akan membuat Anda lebih cepat merasa haus.10. Buah segar Menu sahur sehat agar tidak mudah lemas lainnya adalah buah-buahan segar. Ini karena buah-buahan kaya akan vitamin dan mineral yang baik untuk menjaga daya tahan tubuh Anda.Selain itu, buah segar juga memiliki banyak kandungan air yang bisa membantu merawat kebutuhan cairan tubuh Anda.Nah, Sobat Granostic itu adalah penjelasan mengenai sepuluh rekomendasi menu sahur yang sehat agar tidak mudah lemas dan lapar selama berpuasa. Apakah kamu tertarik untuk mencobanya?Selain menjaga pola makan dan memilih menu diet yang tepat, agar berhasil dalam menjalani puasa Anda juga harus memperhatikan kondisi dan kesehatan tubuh.Apalagi jika Anda memiliki penyakit bawaan seperti diabetes, anemia, dan berbagai gangguan kesehatan lain. Penting untuk melakukan pemeriksaan kesehatan sebelum turut melaksanakan ibadah puasa, dan rutin memeriksakan diri untuk memantau kondisi kesehatan Anda.Klinik Granostic bisa jadi pilihan ideal untuk Anda yang ingin memeriksakan kesehatan secara berkala dan berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis yang handal.Berkomitmen untuk memberikan yang terbaik, kami menawarkan jasa medical check-up terlengkap dan menyeluruh untuk Anda. Didampingi dengan tenaga kesehatan (nakes) ahli dan dokter spesialis, Anda bisa mendiskusikan masalah kesehatan dan mengatur menu diet yang sehat selama berpuasa.Lantas bagaimana cara mulai konsultasi di klinik Granostic?Mudah! Anda bisa berkonsultasi secara daring (online) dengan klik tombol Home Service di bawah bersama dokter kami. Lewat layanan ini, Anda dapat berkonsultasi di manapun dan kapanpun Anda mau.Selain itu, Anda juga bisa datang langsung ke klinik dan melakukan medical check up lengkap bersama tim nakes Granostic. Konsultasi sekarang, yuk!
Manfaat Puasa Bagi Kesehatan
Sebentar lagi bulan Ramadhan akan tiba, tahukah Anda bahwa puasa ternyata memiliki banyak manfaat bagi kesehatan?Seperti yang Sobat Granostic tahu, berpuasa mengharuskan kita untuk tidak makan dan minum selama beberapa jam. Hal ini dapat membantu kita mengontrol nafsu makan dan dapat digunakan sebagai cara menurunkan berat badan yang aman.Selain berkaitan dengan berat badan, sebenarnya ada banyak manfaat lain dari puasa, loh. Penasaran? Berikut penjelasannya.1. DetoksifikasiManfaat puasa bagi kesehatan yang pertama adalah dapat dapat mengurangi kerusakan akibat paparan radikal bebas, atau dapat disebut sebagai detoksifikasi.Detoksifikasi ini merupakan proses tubuh dalam memperoleh gizi yang tepat dengan memberikan kesempatan untuk membuang zat-zat beracun dalam tubuh.Saat berpuasa, detoks akan berlangsung ketika sistem pencernaan beristirahat selama sekitar 12 jam. Sehingga saat berbuka, organ pencernaan kita dapat bekerja dengan lebih optimal.2. Menurunkan Berat BadanTelah kita singgung sebelumnya, bahwa puasa bisa bermanfaat untuk membantu menurunkan berat badan.Pada dasarnya, secara teoritis, tidak mengonsumsi makanan dan minuman tertentu akan menurunkan asupan kalori Anda secara keseluruhan. Hal inilah yang kemudian dapat menyebabkan berat badan menurun.Sebuah penelitian dari Nutrition di tahun 2015 menyebutkan bahwa puasa sepanjang hari dapat menurunkan berat badan hingga 9 persen, serta secara signifikan menurunkan lemak tubuh selama 12–24 minggu.Manfaat ini juga akan lebih efektif ketika Anda menghindari memakan gorengan dan berbuka dengan makanan atau minuman yang terlalu manis. Dengan kata lain, Anda juga harus memperhatikan porsi makanan dan jenis makanan apa yang hendak Anda gunakan untuk berbuka.3. Peningkatan Sensitivitas InsulinTak cuma membantu dalam menurunkan berat badan, manfaat puasa untuk kesehatan lainnya adalah meningkatkan sensitivitas insulin. Apa pentingnya sensitivitas insulin ini?Sensitivitas insulin sendiri mengacu pada tingkat sensitif sel-sel tubuh dalam menanggapi insulin.Semakin tinggi sensitivitas insulin yang ada, maka kian tinggi juga kemungkinan sel-sel tubuh untuk menggunakan glukosa darah dengan lebih efektif dan mengurangi kadar gula darah dalam tubuh Anda.Melansir dari Kominfo Jatim, seorang Pakar Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga menuturkan bahwa peningkatan kadar enzim Adenosine Monophosphate-Activated Protein Kinase (AMPK) akan meningkat selama berpuasa seharian. Enzim ini bekerja memperbaiki sensitivitas atau kerja insulin. 4. Peningkatan Kesehatan JantungSiapa sangka kalau berpuasa juga memiliki manfaat untuk meningkatkan kesehatan jantung. Sebab pada dasarnya, mengubah pola makan dan gaya hidup sehat adalah salah satu cara paling efektif untuk mengurangi risiko penyakit jantung.Melansir ulasan dari PubMed Central, puasa dapat menurunkan kadar kolesterol total dan beberapa faktor risiko penyakit jantung pada orang-orang yang kelebihan berat badan, dibanding dengan kelompok kontrol.Selain itu, puasa juga dapat menurunkan tekanan darah, kadar trigliserida darah, kolesterol total, dan kolesterol LDL (jahat) dari tubuh Anda.Semua hal itu dapat membantu meningkatkan kesehatan jantung secara menyeluruh, dan mengurangi risiko terkena penyakit jantung.5. Peningkatan Kesehatan OtakPuasa ternyata juga dapat meningkatkan kesehatan otak, loh. Akan tetapi, penelitian mengenai hal ini masih diuji coba pada hewan saja.Penelitian pada tahun 2018 dan 2021 menunjukkan bahwa puasa dapat melindungi kesehatan otak dan mempercepat regenerasi dari sel-sel saraf, sehingga dapat meningkatkan fungsi kognitif.Selain itu, karena puasa juga bisa meredakan inflamasi, hal ini juga dapat bekerja mencegah gangguan neurodegeneratif.Secara khusus, penelitian pada hewan menunjukkan bahwa puasa dapat melindungi dan meningkatkan hasil dari kondisi seperti penyakit Alzheimer dan Parkinson.Meski begitu, perlu adanya studi lanjutan untuk mengevaluasi efek dari puasa pada fungsi otak manusia.6. Pemulihan Sel dan Proses Anti-PenuaanTak hanya untuk kesehatan tubuh, puasa juga memberikan manfaat untuk kecantikan dari dalam. Ini terjadi karena adanya aktivasi sel induk, yang menjadi cikal bakal semua sel dalam tubuh kita.Penuaan sangat berkaitan erat dengan meningkatnya kadar radikal bebas dan kerusakan dalam tubuh. Saat kita bertambah usia, sel induk dalam tubuh jadi lebih pasif dan kurang ampuh, sehingga regenerasi sel juga akan jadi lebih lambat dan kurang efektif.Menurut ulasan dari Prime Health, salah satu cara untuk mengatasi kondisi tersebut adalah dengan berpuasa.Menurut studi pada hewan dari MIT juga menyarankan puasa di antara 24–72 jam berkemungkinan besar untuk mengaktifkan produksi sel induk dan meningkatkan aktivitasnya pada tubuh manusia.7. Peningkatan Sistem Kekebalan TubuhSalah satu manfaat lain dari puasa untuk kesehatan adalah membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Manfaat ini terjadi karena puasa dapat mengurangi tingkat inflamasi dan meningkatkan kesehatan tubuh secara keseluruhan.Sebuah ulasan di tahun 2022 terhadap 18 penelitian menemukan bahwa puasa dapat mengurangi kadar protein C-reaktif, yang merupakan penanda adanya inflamasi.Sebuah studi lain juga menunjukkan bahwa melakukan puasa secara rutin dan berkala selama 1 tahun, cenderung efektif untuk meredakan inflamasi dan mengurangi faktor risiko dari penyakit jantung.8. Mengendalikan Nafsu MakanManfaat puasa untuk kesehatan tubuh satu ini berhubungan dengan penurunan berat badang yang telah kita ulas di atas. Ini karena puasa dapat membantu Anda mengendalikan nafsu makan.Saat menjalani puasa Ramadhan, atau puasa lain, Anda akan terbiasa untuk mengikuti jadwal makan yang teratur. Sehingga akan membentuk pola makan (diet) yang sehat untuk tubuh Anda.Selain itu, lewat berpuasa secara rutin, tubuh Anda akan mengatur kembali produksi hormon pemicu lapar secara otomatis. Hormon ini pun akan dilepaskan oleh tubuh Anda saat tubuh benar-benar membutuhkan asupan makanan.Nah, itu adalah penjelasan mengenai manfaat puasa bagi kesehatan tubuh. Mulai dari detoksifikasi, menurunkan berat badan, hingga membantu merawat kesehatan sel tubuh dan mencegah penuaan dini. Banyak sekali, bukan?Puasa memang terbukti dapat memberikan banyak kesehatan, baik secara fisik maupun mental. Namun, berpuasa juga harus dilakukan dengan tepat dan Anda juga perlu mempertimbangkan bagaimana kondisi tubuh Anda.Karenanya, ada baiknya untuk tetap berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum berpuasa. Dokter akan menilai kesiapan Anda dan memberikan solusi agar Anda tetap bisa berpuasa secara optimal.Sobat Granostic, Anda bisa melakukan pengecekkan kesehatan tubuh dan konsultasi dengan Dokter sebelum berpuasa di klinik Granostic. Bersama dokter spesialis dan tenaga kesehatan profesional kami, Anda bisa mendapatkan pelayanan kesehatan menyeluruh dan melakukan konsultasi secara mendalam soal kesehatan Anda. Datang dan konsultasikan masalah kesehatan Anda, kemudian atur jadwal pola puasa yang bermanfaat serta paling efisien dengan dokter kami. Yuk, segera lakukan konsultasi dengan menghubungi tombol Home Service di bawah untuk konsultasi online. Anda juga bisa bertemu dengan dokter kami untuk pemeriksaan langsung dengan mengunjungi klinik terdekat Granostic di kota Anda. Salam sehat!
Makanan Sehat Untuk Buka Puasa
Menjalankan puasa terbukti memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh. Namun, untuk mendapatkan manfaat ini, Anda juga perlu memperhatikan pilihan menu makanan sehat untuk buka puasa. Mengapa begitu?Setelah menahan lapar dan haus selama seharian penuh, membuat momen buka puasa menjadi hal yang sangat dinanti-nanti. Banyak dari kita yang akhirnya membeli atau memilih menu makanan yang sajian yang manis dan berminyak.Sayangnya meskipun lezat, menu-menu tersebut tak cukup baik jika dijadikan sebagai menu buka puasa, loh. Sebab, setelah tubuh kita tidak mendapatkan cukup asupan saat puasa, maka menu berbuka pun hendaknya mengandung gizi seimbang dan menyehatkan.Nah, Sobat Granostic, berikut ini beberapa rekomendasi menu buka puasa yang sehat untuk Anda. Simak, ya!1. Buah-buahan SegarSetelah menahan dahaga seharian, tentu wajar jika Anda mendamba makanan atau minuman yang manis dan menyegarkan kala buka puasa. Alih-alih membuat minuman yang mengandung gula sangat tinggi, Anda bisa memakan buah-buahan segar saat berbuka puasa.Tak hanya memiliki rasa yang segar dan cocok untuk buka, kandungan vitamin dan nutrisi lainnya dalam buah-buahan bisa bermanfaat untuk menjalankan puasa keesokan harinya.Anda bisa memilih buah-buahan dengan kandungan vitamin tinggi dan mengandung banyak air seperti semangka, melon, buah naga, dan banyak lainnya.2. KurmaRasa-rasanya Ramadhan tak akan sempurna bila kita tidak memasukkan kurma ke dalam menu buka puasa dan sahur. Tak hanya soal budaya, kurma sendiri terbilang sangat baik dan sehat untuk Anda jadikan sebagai menu buka puasa, loh.Kurma tak hanya memiliki rasa manis yang khas, buah ini mengandung berbagai nutrisi penting untuk tubuh Anda. Salah satu nutrisi tersebut adalah karbohidrat, yang berfungsi untuk mengembalikan sumber energi setelah seharian berpuasa.Tak hanya itu, kurma juga memiliki kandungan serat yang membuat Anda lebih cepat kenyang. Sehingga dapat membantu mengontrol nafsu makan dan mencegah berbuka puasa secara berlebihan. 3. Air PutihMengembalikan hidrasi tubuh yang hilang setelah seharian berpuasa adalah hal yang penting, karenanya minum air putih harus berada di daftar menu buka puasa utama Anda.Saat kita berpuasa, tubuh akan kehilangan cairan dan jika tidak segera diganti akan menyebabkan dehidrasi.Minum air putih ini pun tak hanya berhenti saat Anda buka puasa saja. Namun idealnya Anda tetap perlu menghidrasi tubuh secara berkala sejak berbuka hingga sahur.Gunakan metode 2-4-2 untuk mencukupi kebutuhan air selama bulan puasa, yakni dengan meminum dua gelas saat buka, empat gelas di waktu antara buka dan sahur, serta dua gelas saat Anda sahur.Dengan begitu, Anda tidak akan begitu lemas saat menjalankan puasa keesokan harinya. Aktivitas pun tak akan begitu terganggu dan dapat berjalan lancar.4. Sup SayuranMenu buka puasa yang sehat selanjutnya adalah sup sayuran, yang dapat membantu mengembalikan cairan tubuh. Anda dapat memadukan berbagai jenis sayuran segar, seperti wortel, sawi, dan brokoli.Selain itu, untuk memperkaya rasa dan kandungan gizi dalam makanan tersebut, Anda bisa menambahkan daging ayam, baso sapi, ataupun jamur. Dengan begitu, sup sayur dan daging ini dapat membantu mengembalikan energi dan cairan yang hilang selama berpuasa.5. Protein SehatTak hanya cairan dan vitamin, gizi lain yang perlu Anda penuhi dalam menu berbuka puasa yang sehat adalah protein. Protein penting untuk meningkatkan metabolisme, yang bisa membantu tubuh untuk membakar kalori lebih efisien.Selain itu, karena protein dapat meningkatkan rasa kenyang dan mengurangi lapar, ini akan mencegah Anda makan secara berlebihan saat berbuka puasa.Jenis sumber protein yang sehat dan berkualitas bisa Anda dapatkan dari ikan, daging tanpa lemak, ayam tanpa kulit, kalkun, produk susu rendah lemak, dan telur. Selain yang hewani, Anda juga bisa memperoleh protein nabati dari kacang-kacangan. 6. Karbohidrat KompleksSumber karbohidrat kompleks dapat Anda peroleh dari kacang polong, buncis, biji-bijian, dan sayuran. Karbohidrat kompleks dapat mengembalikan energi yang hilang saat Anda berpuasa.Menurut National Library of Medicine Amerika Serikat, karbohidrat kompleks ini terdiri dari molekul gula yang dirangkai dalam rantai panjang dan kompleks.Dalam karbohidrat kompleks terdapat kandungan vitamin, mineral, dan serat yang penting bagi tubuh dan kesehatan Anda.7. Produk Susu Rendah LemakMenu buka puasa yang sehat selanjutnya adalah produk susu rendah lemak, yang tinggi berbagai nutrisi seperti vitamin dan kalsium.Minum susu saat iftar dapat membantu sistem pencernaan, menenangkan tubuh Anda dan menghidrasi kembali sistem pencernaan.Selain itu, Anda juga bisa minum susu saat sahur. Kandungan kalsium dan vitamin dalam susu akan membantu meningkatkan sistem imun selama Anda berpuasa. Sedangkan saat meminumnya di malam hari akan membantu Anda tidur lebih nyenyak.Selain itu susu rendah lemak juga mengandung lemak yang lebih sedikit, sehingga kalori di dalamnya juga lebih rendah dari susu biasa. 8. Kacang-kacangan dan Biji-bijianKita telah menyinggung kacang-kacangan dan biji-bijian pada beberapa sub poin sebelumnya. ini membuktikan bahwa dua sumber pangan ini memang sehat untuk Anda jadikan sebagai menu buka puasa.Baik kacang-kacangan maupun biji-bijian bisa menjadi sumber protein, vitamin, dan berbagai nutrisi lain yang menyehatkan tubuh Anda. Sehingga cocok untuk menggantikan energi yang hilang saat Anda berpuasa.9. Minuman Elektrolit AlamiSelanjutnya Anda juga bisa memasukkan minuman elektrolit alami dalam menu buka puasa yang sehat milik Anda. Minuman elektrolit alami ini akan membantu mengembalikan ion-ion dan cairan tubuh yang hilang, memberikan hidrasi dan energi tambahan pada Anda.Beberapa jenis minuman elektrolit alami adalah air kelapa, yang mengandung elektrolit, vitamin, dan mineral. Air kelapa pun baik untuk diminum untuk buka puasa karena tak akan berdampak buruk pada gula darah Anda.Minuman praktis dan tak perlu repot-repot dicampur apapun ini dapat memberikan efek yang menyegarkan pada tubuh Anda.Nah, Sobat Granostic itu adalah 9 jenis makanan buka puasa yang sehat dan bergizi tinggi. Anda bisa memasukkan makanan dan minuman tersebut ke dalam daftar menu buka puasa Anda setiap hari.Sebagai umat muslim, berpuasa di bulan Ramadhan adalah hal yang wajib Anda lakukan. Karenanya, bila Anda mengalami masalah kesehatan atau tak yakin dengan kemampuan tubuh Anda untuk berpuasa, baiknya lakukan pemeriksaan kesehatan dan konsultasi dengan dokter secara langsung.Klinik Granostic, misalnya, menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan dan konsultasi dengan dokter yang lengkap serta efisien untuk Anda. Bersama tenaga kesehatan (nakes) ahli kami, Anda dapat mengatur pola diet yang sehat selama menjalani ibadah puasa.Tak hanya itu, selama proses pemeriksaan kesehatan, tim dokter dan tim nakes akan melakukan pemeriksaan secara menyeluruh. Dengan begitu dokter dapat memberikan arahan untuk menjalani puasa yang tepat sesuai dengan kondisi tubuh Anda.Bagaimana? Tertarik untuk mulai konsultasi soal kesehatan tubuh Anda dan mendapatkan tips menjalani puasa dari ahlinya? Cukup klik tombol Home Service di bawah ini untuk konsultasi online, atau Anda dapat berkunjung ke klinik Granostic langsung. Salam sehat!
Kenali Pemicu Kanker Paru Semakin Parah
Ada beberapa hal yang bisa menjadi pemicu kanker paru semakin parah. Di dalam artikel ini, kami akan membahas hal itu secara detail. Simak artikel ini sampai tuntas ya !Seperti diketahui, kanker paru adalah salah satu jenis penyakit yang berbahaya dan bahkan mengancam jiwa. Paru merupakan organ yang memiliki fungsi sangat penting, yakni menyebarkan oksigen ke dalam darah ketika kita menghirup nafas dan melepaskan karbondioksida ketika kita menghela nafas.Tidak heran jika pengidap kanker paru akan mengalami gangguan nafas atau sesak nafas. Kondisi ini membuat penderita merasa tidak nyaman. Selain itu, penderita juga akan merasakan gejala serius lain, seperti nyeri dada, batuk tak berkesudahan, hilang nafsu makan, berat badan mengalami penurunan hingga tubuh mudah lelah.Penderita kanker paru tidak boleh membiarkan penyakitnya begitu saja tanpa ada penanganan medis. Sebab, penyakit ini akan menjadi makin parah jika dibiarkan. Oleh karenanya, kami menyarankan penderita segera memeriksakan diri ke dokter spesialis paru di Granostic untuk mendapatkan penanganan yang tepat dan cepat.Nah, penting bagi kita semua mengenali beberapa hal yang dapat memicu kanker paru semakin parah. Setidaknya ada empat hal pemicu kanker paru semakin parah, berikut penjelasan selengkapnya :1. Karsinogen dalam Asap RokokPemicu kanker paru semakin parah yang pertama yakni paparan zat karsinogen dari asap rokok. Anda perlu tahu bahwa rokok atau asap rokok mengandung tidak kurang dari 70 jenis zat yang bersifat karsinogen. Beberapa zat karsinogen dalam asap rokok di antaranya nikotin, arsenik, amonia dan karbon monoksida.Oleh karenanya, kebiasaan merokok perlu dihentikan jika selama ini termasuk perokok aktif. Di sisi lain, paparan asap rokok dari perokok juga perlu dihindari karena zat karsinogen yang terkandung juga dapat menyebabkan kanker paru. Jadi, sebaiknya jangan berada terlalu dekat dengan orang yang sedang merokok ya !Oh ya, karsinogen sendiri adalah zat yang dapat menumbuhkan sel kanker pada organ tubuh tertentu, termasuk organ paru. Paparan karsinogen secara terus-menerus atau dalam jangka waktu lama inilah yang memicu tumbuhnya sel kanker.Sebenarnya bukan hanya asap rokok, beberapa bahan makanan juga ada yang mengandung karsinogen. Seperti, daging yang digoreng dalam suhu tinggi, formalin, boraks dan nitrat. Di samping itu, asap kendaraan juga mengandung karsinogen lho. Agar paru kita tetap sehat, yuk hindari semua jenis karsinogen !2. Kerusakan pada Jaringan ParuKerusakan pada jaringan paru juga bisa jadi pemicu kanker paru semakin parah. Jaringan paru yang rusak membuat jaringan paru menjadi jaringan parut. Jaringan paru yang menjadi parut, jika dibiarkan, akan menumpuk sehingga paru akan menjadi kaku.Dalam kondisi ini, penderita akan merasakan gangguan pernafasan. Bahkan, penderita juga berpeluang mengalami sesak nafas saat tengah beristirahat. Kondisi ini tentunya tidak mengenakkan bagi penderita.Kerusakan pada jaringan paru bisa disebabkan oleh banyak faktor, antara lain infeksi virus, paparan asap rokok, paparan polusi, mengkonsumsi obat-obatan tertentu dalam jangka panjang dan faktor keturunan atau genetik.Lantas, siapa individu atau orang yang berpotensi mengalami kerusakan jaringan paru ? Individu atau orang yang sudah berusia di atas 50 tahun berpeluang terkena penyakit ini. Nah, perkembangan kerusakan jaringan paru bervariatif, tergantung dengan sistem kekebalan tubuh yang dimiliki penderita. Namun, dalam banyak kasus, kerusakan jaringan paru seiring waktu akan memburuk dan membuat pengidap mengalami sesak nafas.3. Bronkitis Kronis atau EmfisemaPemicu kanker paru semakin parah yang ketiga yakni bronkitis kronis dan emfisema. Individu atau seseorang yang terkena penyakit bronkitis kronis atau emfisema berpeluang juga terkena kanker paru.Apa itu bronkitis kronis dan emfisema ? Intinya, kedua jenis penyakit ini sama-sama menyerang organ paru dan termasuk dalam kelompok Penyakit Paru Obstruktif Kronis atau PPOK.Apa penyebab individu atau seseorang terkena penyakit bronkitis kronis dan emfisema ? Kebiasaan buruk merokok menjadi penyebab utama individu terserang bronkitis kronis ataupun emfisema. Selain itu, paparan polusi udara secara terus-menerus juga bisa jadi pemicu kedua jenis penyakit tersebut.Nah, perlu Anda tahu nih gejala awal bronkitis kronis maupun emfisema biasanya tidak nampak. Gejala nyata baru dirasakan oleh penderita saat penyakit ini sudah dalam level parah. Jika dibiarkan begitu saja tanpa penanganan, tentunya, penyakit bronkitis kronis maupun emfisema akan semakin memburuk dan bisa mengakibatkan komplikasi beberapa jenis penyakit, termasuk kanker paru.Oleh karenanya, sekali lagi kami ingatkan untuk menghindari kebiasaan buruk merokok. Di samping itu, hindari asap rokok pasif dari perokok karena zat karsinogen yang terkandung sangat berbahaya bagi organ paru. Polusi udara juga perlu dihindari agar paru tetap sehat.4. Meningkatkan Risiko KomplikasiPemicu kanker paru semakin parah yang terakhir yakni terjadi komplikasi. Jika tidak ditangani dengan segera dan tepat, komplikasi kanker paru bisa mengakibatkan kehilangan nyawa.Komplikasi kanker paru bervariasi seperti, rasa sakit pada dada. Dalam kondisi ini, penderita akan merasakan nyeri luar biasa pada otot dada dan tulang rusuk, bahkan saat tengah beristirahat. Selain itu, komplikasi kanker paru juga bisa berupa sesak nafas. Penderita yang mengalami sesak nafas akan merasakan ketidaknyamanan, termasuk juga saat sedang beristirahat.Pneumonia pun berpotensi terjadi pada komplikasi kanker paru. Pneumonia menjadikan paru penderita mengalami penurunan fungsi secara drastis. Komplikasi yang terakhir dan yang paling berbahaya yakni kanker menyebar ke bagian tubuh lainnya, seperti hati, tulang, kelenjar dan otak. Kondisi ini sangat serius dan membutuhkan penanganan yang cepat dan tepat untuk menyelamatkan jiwa pasien.Kanker paru tidak boleh dibiarkan begitu saja. Penderita perlu mendapatkan perawatan medis dari dokter spesialis agar penyakit tersebut tidak menjadi lebih parah. Selain itu, perawatan medis diperlukan untuk meredakan gejala yang ditimbulkan oleh kanker paru.Di sisi lain, Anda juga perlu melakukan deteksi dini kanker paru di fasilitas kesehatan. Fasilitas kesehatan Granostic menyediakan layanan medical check up untuk melakukan deteksi dini berbagai jenis kanker, termasuk kanker paru.Deteksi dini ini diperlukan untuk mengantisipasi penyakit kanker paru lebih parah dan menjadi komplikasi. Selain itu, Anda juga bisa berkonsultasi dengan dokter Granostic untuk memulai gaya hidup sehat untuk menghilangkan kanker paru, apalagi jika Anda sulit lepas dari kebiasaan merokok.Nantinya, dokter Granostic akan memberikan strategi jitu agar Anda bisa berhenti merokok. Seperti melakukan konseling, penggunaan obat-obatan tertentu atau penggunaan produk pengganti nikotin.Itulah penjelasan tentang pemicu kanker paru semakin parah. Kanker paru adalah salah satu penyakit berbahaya dan dapat mengancam jiwa. Berkonsultasilah dengan dokter Granostic untuk mendapatkan penanganan dan pengobatan kanker paru yang tepat.
Deteksi Dini Kanker Paru di Granostic
Deteksi dini kanker paru sangat penting dilakukan untuk menemukan sel kanker paru sebelum menunjukkan gejala tertentu. Deteksi dini kanker paru ini bisa Anda lakukan di Granostic.Seperti diketahui, kanker paru adalah salah satu jenis kanker yang sangat berbahaya. Bahkan, kanker paru termasuk dalam jenis kanker yang menjadi penyebab kematian terbanyak.Meski termasuk penyakit berbahaya dan mematikan, kanker paru bisa dikendalikan lho. Maksudnya, kanker paru memang tidak bisa disembuhkan secara total, tapi bisa dikendalikan agar penderita tidak merasakan gejala yang ditimbulkan dan menyebabkan kematian. Inilah mengapa kita dituntut untuk melakukan deteksi dini kanker paru di Granostic.Ya, Granostic menyediakan layanan deteksi dini kanker paru dengan sejumlah metode pemeriksaan yang kompleks. Seperti, pemeriksaan fisik, CT scan, biopsi, tes genetik dan lainnya. Untuk mengetahui metode pemeriksaan deteksi dini kanker paru yang diterapkan Granostic, simak penjelasan selengkapnya di bawah ini !1. Pemeriksaan FisikLangkah pertama yang dilakukan oleh dokter Granostic dalam deteksi dini kanker paru ialah pemeriksaan fisik. Pada langkah pertama ini, dokter Granostic akan meminta pasien menceritakan keluhan atau gejala yang dirasakan, kegiatan beberapa terakhir dan makanan yang dikonsumsi.Selain itu, pada tahapan pemeriksaan fisik, dokter Granostic juga akan melakukan pengukuran tinggi dan berat badan. Kemudian, dicek juga tanda-tanda vital seperti detak jantung, cara bernafas pasien dan kinerja (fungsi) paru.Perlu Anda tahu, pemeriksaan fisik dalam deteksi dini dibutuhkan untuk mendiagnosis penyakit. Maksudnya, hasil pemeriksaan fisik akan menjadi acuan bagi dokter Granostic dalam mendiagnosis apakah pasien mengidap kanker paru atau tidak.2. CT Scan atau MRISelanjutnya, Granostic akan melakukan pemeriksaan dengan menggunakan CT scan dan MRI. Bagi Anda yang belum tahu, CT (Computed Tomography) scan adalah metode pemeriksaan dengan memanfaatkan kombinasi antara sistem komputer khusus dan sinar X untuk melihat jaringan dan struktur di dalam tubuh secara detail.Adapun MRI (Magnetic Resonance Imaging) memiliki manfaat yang sama dengan CT scan namun tindakannya menggunakan kombinasi antara magnet dan gelombang radio. Nah, untuk organ paru, CT scan maupun MRI bisa digunakan untuk mendeteksi adanya infeksi, peradangan, luka atau bahkan sel kanker yang tumbuh.Dengan melakukan CT scan atau MRI, tenaga medis maupun pasien akan mengetahui hasilnya dengan cepat. Sehingga, tenaga medis dapat dengan segera melakukan penanganan jika ditemukan sel kanker pada organ paru.3. BiopsiUntuk mendapatkan hasil yang lebih akurat, Granostic juga menerapkan pemeriksaan dengan metode biopsi dalam deteksi dini kanker paru. Anda sudah tahu belum apa itu biopsi.Biopsi adalah metode pemeriksaan yang dilakukan dengan mengambil sampel sel, cairan tubuh atau jaringan tubuh milik pasien, lalu kemudian diperiksa di laboratorium menggunakan alat bantu mikroskop. Dengan melakukan biopsi, dokter dapat mengetahui apakah ada pertumbuhan sel kanker pada organ paru pasien. Selain itu, dokter juga dapat mengetahui tingkat keparahan (stadium) dari kanker yang ditemukannya.Granostic akan menggunakan metode biopsi ini terutama ketika metode pemeriksaan CT scan dan MRI tidak dapat melihat tingkat keparahan kanker paru yang diderita pasien. Biopsi dapat melihat tingkat keparahan sel kanker yang tumbuh di organ tubuh manusia.4. Tes DarahSelanjutnya, untuk melakukan deteksi dini kanker paru, Granostic juga menerapkan metode pemeriksaan tes darah. Tes darah ini biasanya dilakukan setelah mengetahui keluhan atau gejala apa saja yang dialami oleh pasien.Tes darah sendiri adalah metode pemeriksaan dengan cara mengambil sampel darah pasien di pembuluh darahnya menggunakan jarum suntik kecil. Kemudian, tenaga medis akan melakukan deteksi dan diagnosis suatu penyakit dari sampel darah tersebut.Bukan hanya dapat digunakan untuk mendiagnosis suatu penyakit, tes darah juga dapat digunakan untuk mengetahui komponen berbahaya dan zat beracun yang terdapat di dalam tubuh pasien.Inilah mengapa kami menyarankan Anda untuk melakukan tes darah secara berkala di Granostic. Dengan melakukan pemeriksaan ini secara berkala, Anda akan mengetahui kondisi kesehatan Anda secara menyeluruh, termasuk juga dalam mendeteksi keberadaan sel kanker di organ tubuh tertentu, seperti organ paru-paru. Sehingga, langkah penanganan medis dan pengobatan tertentu bisa dilakukan dengan cepat sebelum penyakit terkait jadi lebih parah.5. Tes GenetikTes genetik juga diperlukan untuk melakukan deteksi dini kanker paru. Apa kaitan tes genetik dengan deteksi kanker paru ? Simak penjelasan singkatnya di bawah ini.Tes genetik adalah tindakan pemeriksaan medis untuk mengetahui kelainan genetik dan penyakit turunan. Jadi, tes genetik atau juga dikenal sebagai tes DNA ini bukan hanya bisa dimanfaatkan untuk mengetahui garis keturunan ya !Anda mungkin juga bertanya-tanya kapan seseorang perlu melakukan tes genetik. Tes genetik perlu dilakukan apabila keluarga Anda menderita penyakit genetik. Dalam kata lain, jika ada anggota keluarga Anda yang menderita penyakit kanker paru maka Anda perlu melakukan tes genetik di Granostic.Nah, dengan melakukan tes genetik di Granostic, Anda akan mengetahui apakah penyakit kanker paru dari keluarga Anda diturunkan kepada Anda atau tidak. Sehingga, tindakan medis bisa diimplementasikan dengan segera jika ditemukan suatu penyakit, termasuk penyakit kanker paru.6. Pemeriksaan SputumSelain yang kami sebutkan di atas, Granostic juga menyediakan layanan pemeriksaan sputum. Pemeriksaan sputum atau juga dikenal dengan sebutan tes sputum ini sangat berguna untuk mendeteksi keberadaan bakteri melalui dahak pasien.Berbagai jenis penyakit yang menyerang organ paru bisa dideteksi secara akurat melalui pemeriksaan sputum. Seperti, kanker paru, abses paru, bronkitis, tuberculosis, PPOK, dan lainnya.Nah, apabila Anda mengalami masalah pada saluran pernafasan, boleh banget nih datang ke Granostic untuk melakukan pemeriksaan sputum. Dengan segera melakukan pemeriksaan sputum di Granostic, Anda dapat mengetahui penyakit apa yang mengganggu saluran pernafasan Anda dan langkah penanganan medis bisa diambil dengan segera.7. Skoring RisikoLangkah terakhir dalam melakukan deteksi dini kanker paru yakni skoring risiko. Skoring risiko ini bisa ditentukan setelah pasien menjalankan berbagai pemeriksaan sebagaimana kami jelaskan di atas.Dokter akan mengetahui tingkat keparahan dari kanker paru yang diderita oleh pasien melalui skoring risiko. Selain itu, dokter juga dapat menjadikannya sebagai landasan untuk mengambil keputusan dalam penanganan medis kanker paru yang diderita pasien.Itulah berbagai metode pemeriksaan deteksi dini kanker paru yang diterapkan oleh Granostic. Orang yang memiliki risiko tinggi terkena penyakit kanker paru sangat disarankan untuk melakukan pemeriksaan deteksi dini di Granostic. Siapa saja mereka ? Yakni, orang yang aktif merokok, pekerja yang setiap harinya terpapar polusi industri dan asap, ibu-ibu yang menjadi perokok pasif dan sering terkena polutan rumah tangga.Yuk lakukan deteksi dini kanker paru di Granostic sekarang juga !
Apakah Merokok Menjadikan Kanker Paru Makin Parah ?
Apakah merokok menjadikan kanker paru makin parah ? Jawabannya, iya. Untuk mengetahui detail penjelasannya, simak artikel ini sampai tuntas !Sejauh ini, kebiasaan buruk merokok disebut sebagai faktor utama pemicu kanker paru. Hal ini dikarenakan asap rokok memiliki kandungan tidak kurang dari 70 zat karsinogen penyebab tumbuhnya sel kanker.Dalam sebuah penelitian disebutkan bahwa perokok aktif berisiko 15 hingga 30 kali lebih tinggi terserang kanker paru dibandingkan orang yang tidak merokok. Di sisi lain, perokok pasif atau orang yang menghirup asap rokok dari orang lain juga berisiko terkena penyakit berbahaya ini lho.Ketahuilah, orang yang menghirup asap rokok dari orang lain sama saja seperti merokok. Artinya, perokok pasif tersebut juga berpeluang menghirup puluhan zat karsinogen yang terkandung di dalam asap rokok. Oleh karenanya, kita juga perlu menghindarkan diri dari orang yang sedang merokok agar organ paru tetap sehat.Nah, di bawah ini kami informasikan fakta bahwa merokok menjadikan kanker paru makin parah. Simak ya Sobat Granostic !1. Mempercepat Pertumbuhan KankerHampir semua orang dewasa telah mengetahui bahaya rokok terhadap kanker. Bukan hanya kanker paru, berbagai jenis kanker lainnya juga bisa disebabkan oleh kebiasaan buruk merokok, di antaranya kanker mulut, kanker hidung dan sinus, kanker usus, kanker pankreas dan kanker lambung.Pada intinya, jumlah rokok yang dihisap setiap harinya berpengaruh terhadap pertumbuhan sel kanker. Jadi, jika Anda perokok aktif, sebagai langkah awal Anda bisa mengurangi jumlah rokok yang dihisap setiap harinya hingga kemudian hari Anda betul-betul berhenti dari kebiasaan buruk tersebut.Perlu diketahui, asap rokok mengandung lebih dari 70 jenis zat karsinogenik pemicu kanker. Kandungan zat karsinogenik inilah yang berbahaya bagi tubuh karena dapat menumbuhkan sel kanker pada organ tertentu, termasuk organ paru.Di sisi lain, perokok pasif juga memiliki risiko terkena kanker paru jika hal itu terjadi dalam jangka panjang. Perokok pasif adalah orang yang tidak merokok namun menghirup asap rokok dari orang lain yang tengah merokok. Jadi, meski bukan perokok, Anda sebaiknya tidak berada terlalu dekat dengan orang yang tengah merokok demi menghindari risiko gangguan kesehatan yang ditimbulkannya.2. Menyebabkan Penyebaran (Metastasis)Selain mempercepat pertumbuhan kanker paru, kebiasaan buruk merokok juga bisa menyebabkan metastasis. Dalam kondisi ini, kanker paru menjadi lebih parah dan menyebar ke bagian tubuh lainnya.Metastasis adalah penyebaran sel kanker dari satu organ tubuh ke organ tubuh lainnya. Secara umum, metastasis terjadi karena kebiasaan merokok tak kunjung dihentikan dan terlambat ditangani.Metastasis dari kanker paru bisa menyebar ke organ tubuh lain, seperti hati, ginjal dan tulang. Dalam kata lain, metastasis kanker paru bisa ‘melahirkan’ kanker baru, seperti kanker hati, kanker ginjal dan kanker tulang.Anda mungkin bertanya-tanya bagaimana bisa kebiasaan merokok bisa menyebarkan kanker ke berbagai organ tubuh. Ketahuilah, zat berbahaya yang terkandung didalam rokok bisa menghilangkan efektivitas pengobatan kanker. Selain itu, rokok juga bisa menyebabkan perbaikan sel terganggu dan berisiko menyebarkan sel kanker ke organ tubuh yang sehat.Kondisi ini tidak boleh dibiarkan begitu saja. Pengidap perlu mendapatkan perawatan medis secara tepat dan berhenti merokok secara total.3. Menurunkan Respons Terhadap PengobatanTelah kami sebutkan di atas bahwa rokok bisa menghilangkan efektivitas pengobatan kanker. Dalam kata lain, rokok dapat mengganggu respons tubuh terhadap obat yang dikonsumsi. Pada akhirnya, pengobatan yang diberikan tidak manjur.Perlu Anda ketahui, paru adalah organ yang sangat sensitif terhadap asap rokok. Satu batang rokok saja yang Anda hisap bisa mempengaruhi kinerja fungsi organ paru. Bahkan disebutkan bahwa merokok setelah mengkonsumsi obat bisa menyebabkan kanker. Jadi bukan saja menurunkan respons terhadap pengobatan, kebiasaan buruk merokok juga bisa menyebabkan kanker paru menjadi lebih parah.Oleh karenanya, sekali lagi kami tekankan pentingnya berhenti merokok. Mengingat rokok sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh dan dapat menjadikan kanker paru menjadi semakin parah. Setidaknya, dengan menyetop kebiasaan buruk merokok, Anda dapat terhindar dari efek samping mungkin terjadi karena kanker.4. Menyebabkan Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK)Anda mungkin sudah tahu kalau PPOK atau Penyakit Paru Obstruktif Kronis merupakan penyakit yang sangat berbahaya dan dapat mengancam jiwa. Ternyata kebiasaan buruk merokok adalah pemicu utama seseorang terkena penyakit ini.Penyakit Paru Obstruktif Kronis bisa menyerang siapa saja, tetapi individu yang paling berisiko terkena penyakit ini yakni orang yang sudah lanjut usia dan aktif merokok.Jadi, jika ada pertanyaan seberapa buruk pengaruh rokok terhadap PPOK, maka kami bisa menjawab ‘sangat buruk’. Di sisi lain, merokok juga bisa menyebabkan kanker paru jadi lebih parah.Perlu diketahui juga bahwa PPOK yang baru tumbuh atau berkembang mungkin tidak menunjukkan gejala yang nampak. Namun, jika dibiarkan begitu saja, dan PPOK jadi semakin parah ditambah tetap terus ‘melanggengkan’ kebiasaan buruk merokok, maka pengidap akan merasakan gejala serius seperti nyeri dada, sesak nafas, batuk berdahak tak kunjung selesai, mengi dan tubuh lemas.Oleh karenanya, penting sekali bagi kita semua untuk melakukan medical check up secara berkala di Granostic. Dengan melakukan medical check up, Anda bisa melakukan deteksi dini terhadap gangguan kesehatan dan menanganinya dengan segera dengan pengobatan yang tepat.5. Meningkatkan Risiko Kanker Paru SekunderMerokok bisa memicu meningkatnya risiko kanker paru sekunder. Apa itu kanker paru sekunder ? Kanker paru memang diklasifikasikan menjadi dua jenis berdasarkan awal perkembangannya.Pertama kanker paru primer, yang mana kanker ini tumbuh awal di organ paru. Kedua kanker paru sekunder, yang mana kanker ini tumbuh di bagian tubuh lainnya lalu menyebar ke organ paru.Nah, orang dengan kebiasaan buruk merokok berpeluang terkena berbagai jenis kanker, seperti kanker mulut, kanker tenggorokan dan lainnya. Kanker ini juga berpeluang menyebar ke organ paru sehingga penderita juga akan menderita kanker paru.Itulah penjelasan tentang fakta bahwa merokok menjadikan kanker paru makin parah. Menghentikan kebiasaan buruk merokok adalah langkah tepat untuk memerangi kanker paru.Di sisi lain, penting juga bagi Anda untuk melakukan deteksi dini kanker paru melalui layanan medical check up di Granostic. Terlebih jika Anda selama ini tidak berhenti merokok. Granostic akan memberikan penanganan tepat yang dibantu oleh dokter spesialis berpengalaman jika ditemukan indikasi pertumbuhan sel kanker.Bukan hanya itu, Granostic juga siap membantu Anda menerapkan gaya hidup sehat dan menghentikan kebiasaan buruk merokok. Seperti diketahui, banyak orang yang gagal berhenti merokok karena merasa kesulitan melakukan hal itu. Fakta inilah yang mendorong Granostic dalam membantu pasien menghentikan kebiasaan buruk merokok.Medical check up di Granostic sebaiknya dilakukan secara berkala. Dengan melakukan ini, Anda akan memiliki tubuh sehat dan mendapatkan penanganan dengan segera jika ada indikasi gangguan kesehatan tertentu. Yuk medical check up sekarang juga di Granostic !
Penyebab Penyakit Kanker Paru
Kebiasaan merokok adalah penyebab penyakit kanker paru yang umum terjadi. Tapi ketahuilah, selain kebiasaan merokok, ada beberapa hal lainnya yang bisa menjadi penyebab penyakit kanker paru. Di dalam artikel ini kami akan membahas tuntas terkait hal itu.Kanker paru adalah salah satu jenis kanker berbahaya yang muncul atau tumbuh di organ paru. Dalam kata lain, sel kanker tumbuh dan berkembang tak terkendali pada organ tersebut.Kanker paru bisa saja langsung muncul dan berkembang pada organ paru. Di sisi lain, kanker paru juga bisa muncul dan berkembang pada organ paru akibat penyebaran sel kanker dari organ lain di dalam tubuh.Pada umumnya, pengidap kanker paru akan merasakan sejumlah gejala seperti sesak nafas, nyeri dada, batuk tak berkesudahan, tubuh lemas, sakit kepala hingga nafsu makan menurun. Kondisi ini perlu mendapatkan penanganan dan pengobatan yang tepat, harapannya agar sel kanker tidak dapat berkembang apalagi menyebar ke organ tubuh lainnya.Lantas, apa saja penyebab penyakit kanker paru ? Setidaknya ada tujuh penyebab seseorang terkena penyakit ini, di antaranya sebagai berikut :1. MerokokSeperti yang kami sebutkan di atas bahwa kebiasaan merokok merupakan penyebab utama penyakit kanker. Dalam kata lain, perokok aktif sangat rentan terkena penyakit kanker paru. Hal ini dikarenakan rokok memiliki kandungan zat yang tidak baik bagi tubuh, terutama organ paru.Ketahuilah, rokok memiliki kandungan lebih dari 60 zat beracun yang bisa menyebabkan perkembangan kanker. Dua contoh zat beracun yang ada dalam kandungan rokok yakni nikotin dan tar.Nah, semakin banyak seseorang merokok maka jaringan paru akan mengalami kerusakan yang akan semakin meningkat. Kebiasaan ini, tentunya, sangat tidak baik bagi kesehatan tubuh dan membuat seseorang lebih rentan terkena berbagai jenis penyakit, termasuk kanker paru. Jadi, ‘hapus’ kebiasaan merokok ya !2. Asap Rokok PasifPenyebab penyakit kanker paru yang kedua yakni asap rokok pasif. Ya, selain kebiasaan merokok, paparan asap rokok pasif terhadap orang yang tidak merokok juga berdampak buruk bagi kesehatan tubuh.Nah, orang yang sering terpapar asap rokok dikenal dengan sebutan perokok pasif. Dalam kata lain, perokok pasif adalah orang yang tidak merokok secara langsung tetapi sering kali terpapar asap rokok dari perokok lainnya.Lebih lanjut, asap rokok pasif juga berpotensi tertinggal di rambut dan baju. Asap rokok pasif seperti ini juga berbahaya bagi kesehatan dan bisa menjadi pemicu penyakit kanker paru. Jadi, sebaiknya jauhi orang yang sedang merokok ya !3. Paparan Jangka Panjang Terhadap Polusi UdaraAnda mungkin sudah tahu, paparan polusi udara sangatlah berdampak buruk pada kesehatan manusia. Bahkan, dalam sebuah penelitian menyebutkan bahwa material yang terkandung dalam polusi udara dapat dikelompokkan sebagai zat pemicu kanker.Jadi, boleh dikatakan bahwa paparan polusi udara dapat meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit kanker paru. Nah, asap kendaraan bermotor disebut sebagai salah jenis polusi udara yang paling berbahaya bagi kesehatan paru.Oleh karenanya, sebisa mungkin hindari polusi udara saat beraktivitas di luar ruangan. Jika perlu, gunakan masker agar polusi udara tidak terhirup langsung oleh hidung.4. Faktor KeturunanPenyebab penyakit kanker paru berikutnya yakni faktor keturunan atau genetik. Faktor keturunan cukup berperan meningkatkan peluang seseorang mengidap kanker paru.Jadi, seseorang yang memiliki orang tua atau anggota keluarga dengan riwayat kanker paru dapat meningkatkan risiko menderita penyakit yang sama. Meski begitu, tidak semua orang yang memiliki orang tua atau anggota keluarga dengan riwayat kanker paru juga berisiko terkena penyakit tersebut.Namun kami menyarankan Anda melakukan skrining secara berkala apabila Anda memiliki orang tua atau anggota keluarga lainnya dengan riwayat kanker paru. Skrining ini berguna untuk mengidentifikasi kemungkinan gangguan kesehatan sehingga Anda dapat melakukan langkah antisipasi.Skrining kesehatan bisa Anda lakukan di Granostic. Granostic juga memiliki layanan cek kesehatan home service yang bisa Anda manfaatkan tanpa perlu pergi keluar rumah.5. Paparan Zat Kimia IndustriPaparan zat kimia industri sangatlah berbahaya bagi kesehatan tubuh. Kanker paru bisa timbul akibat paparan zat kimia industri dalam jangka panjang. Paparan zat kimia industri yang dimaksud di antaranya asbes, arsenik, kromium, nikel dan asap knalpot diesel.Oleh karena itu, pekerja industri perlu melindungi diri dari paparan zat kimia yang membahayakan. Apalagi pekerja yang setiap harinya ‘bertemu’ dengan bahan asbes. Mereka sangat berisiko menghirup partikel halus dari asbes yang mana apabila terjadi secara terus-menerus akan membuat sistem pernafasan terganggu dan terkena risiko penyakit yang menyerang organ paru.Kami menyarankan para pekerja industri untuk melakukan medical check up secara berkala di Granostic. Medical check up ini perlu dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan terkini dan mengantisipasi gangguan kesehatan yang mungkin terjadi.6. PneumoconiosisPneumoconiosis juga bisa jadi penyebab seseorang terkena penyakit kanker paru. Dalam kata lain, seseorang yang mengidap penyakit pneumoconiosis dan tidak ditangani dengan segera berpotensi terkena komplikasi kanker paru.Pneumoconiosis adalah penyakit yang menyerang organ paru akibat paparan polusi zat kimia dan debu dalam jangka panjang. Penyakit ini tidak jarang menyerang orang-orang yang bekerja di bidang tambang, bangunan, batubara dan tekstil.Pengidap pneumoconiosis secara umum memiliki paru berwarna hitam atau disebut juga dengan istilah paru-paru popcorn. Paru akan berubah warna jadi hitam karena debu dan paparan polusi zat kimia terkumpul dalam jangka panjang pada organ tersebut. Kondisi ini perlu mendapatkan penanganan yang tepat agar pengidap tidak merasakan gejala yang ditimbulkannya, seperti sesak napas, nyeri dada dan batuk berdahak.7. Infeksi Paru KronisPenyebab penyakit kanker paru yang terakhir yakni infeksi paru kronis. Seseorang yang terkena infeksi paru kronis sangat berisiko terkena kanker paru. Hal ini, tentunya, perlu mendapatkan penanganan segera karena dapat mengancam jiwa.Infeksi paru kronis sebenarnya bukan hanya dapat ‘melahirkan’ kanker paru tapi juga penyakit yang menyerang paru lainnya, seperti tuberkulosis, paru basah atau pneumonia, asma dan bronchitis.Agar terhindar dari penyakit berbahaya ini, kita perlu menerapkan gaya hidup sehat. Selain itu, hapus kebiasaan merokok dan hindari asap rokok pasif ya !Itulah tujuh penyebab penyakit kanker paru. Perlu diingat, kanker paru adalah salah satu jenis penyakit yang berbahaya. Oleh karenanya, apabila Anda mendapati gejala seperti sesak nafas, nyeri dada, batuk tak berkesudahan dan gejala lainnya yang mengindikasikan penyakit kanker paru, segeralah berkonsultasi dengan tim dokter Granostic.Dokter Granostic akan memberikan penanganan dan pengobatan yang tepat dengan segera untuk mengatasi penyakit yang dialami penderita. Langkah pencegahan penyakit kanker paru dengan medical check up secara berkala juga bisa Anda lakukan di Granostic.
Cara Mengatasi Pneumonia
Cara mengatasi pneumonia sebaiknya menggunakan pendekatan medis. Sebab, pneumonia termasuk penyakit serius yang menyerang organ vital, yakni paru. Jika tidak segera mendapatkan tindakan medis, penyakit pneumonia bisa jadi lebih parah bahkan menimbulkan komplikasi.Perlu diketahui, pneumonia adalah penyakit yang membuat parenkim paru mengalami peradangan. Pneumonia bisa terjadi pada anak, dewasa maupun lanjut usia (lansia). Meski begitu, penyakit ini lebih sering menyerang bayi dan anak-anak.Penyakit pneumonia sering kali mengakibatkan kantong udara kecil pada saluran pernafasan dipenuhi lendir dan air. Inilah mengapa penyakit ini juga dikenal dengan sebutan paru basah.Lantas, apa saja gejala dan keluhan yang dialami penderita pneumonia ? Pada awalnya, secara umum, gejala pneumonia menyerupai flu, yakni demam dan batuk namun durasinya lebih lama daripada flu biasa.Jika dibiarkan begitu saja, penderita pneumonia akan merasakan sejumlah gejala lainnya, di antaranya nyeri dada, sesak nafas, mudah lelah, muntah dan mual, menggigil hingga gangguan kesadaran. Kondisi ini tentunya sangat berbahaya dan penderita pneumonia perlu segera mendapatkan penanganan yang tepat.Nah, kali ini kami akan memaparkan informasi mengenai cara mengatasi pneumonia secara efektif. Jika Anda saat ini tengah berjuang melawan penyakit ini, simak penjelasan berikut hingga tuntas ya !1. Konsultasikan dengan DokterCara mengatasi pneumonia yang pertama yakni konsultasi dengan dokter. Ya, konsultasi dokter ini penting dilakukan untuk mengetahui kondisi medis Anda terkini. Jika Anda tidak sedang sakit pneumonia, konsultasi dokter bermanfaat untuk mengetahui langkah pencegahan yang efektif.Apabila Anda tengah sakit pneumonia, konsultasi dokter pun bermanfaat untuk mendapatkan rekomendasi tindakan medis dan pengobatan yang tepat. Jadi, konsultasi dokter bisa dilakukan bukan saja saat sakit, tapi juga sebelum sakit. Anda bisa berkonsultasi dengan dokter terkait penyakit pneumonia di Granostic.2. Pemeriksaan dan DiagnosisPemeriksaan dan diagnosis diperlukan untuk mengetahui kondisi pasien pneumonia. Dokter akan menanyakan beberapa pertanyaan, seperti gejala dan keluhan yang dialami, riwayat penyakit dan obat-obatan yang dikonsumsi, riwayat perjalanan, pekerjaan dan pertanyaan lainnya.Lebih lanjut, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik, terutama hal yang berkaitan dengan nafas dan paru. Beberapa pemeriksaan tertentu juga diperlukan untuk mendapatkan diagnosis yang tepat, seperti CT scan dan rontgen untuk mengetahui kondisi paru pasien lebih detail, tes dahak untuk mengetahui kuman pemicu infeksi pneumonia, bronkoskopi untuk mengetahui kondisi saluran nafas pasien dan lainnya.Nah, pemeriksaan dan diagnosis pneumonia bisa dilakukan di Granostic. Granostic memiliki berbagai alat kesehatan dan dokter spesialis berpengalaman yang dapat membantu Anda mengetahui kondisi kesehatan terkini dan diagnosis berbagai penyakit, termasuk pneumonia.Perlu Anda tahu juga bahwa Granostic menyediakan layanan home service. Layanan home service ini, tentunya, sangat menguntungkan bagi pasien karena pemeriksaan kesehatan dilakukan di rumahnya. Jadi, pasien tidak perlu pergi ke fasilitas kesehatan untuk memeriksakan diri.3. Pengobatan dengan AntibiotikPerlu Anda tahu nih, penyakit pneumonia yang disebabkan oleh infeksi bakteri bisa diatasi atau diobati dengan mengkonsumsi antibiotik. Hal ini berbeda dengan pneumonia dari virus yang pengobatannya dengan mengkonsumsi obat anti virus.Pengobatan pneumonia dengan antibiotik ini harus berdasarkan resep dokter ya. Dokter sebelumnya akan memeriksa dan mengidentifikasi jenis bakteri pemicu pneumonia, kemudian akan meresepkan obat antibiotik.Sebagai pengingat, penderita pneumonia tidak boleh sembarangan mengkonsumsi antibiotik tanpa resep dari dokter. Pasalnya, mengkonsumsi antibiotik secara sembarangan dapat berdampak pada resistensi antibiotik yang bisa mengakibatkan penyakit dari infeksi bakteri sulit diatasi.4. Istirahat yang CukupCara mengatasi pneumonia berikutnya yakni dengan beristirahat cukup. Cara ini sering kali dilupakan dan disepelekan padahal penderita pneumonia perlu mendapatkan istirahat yang cukup setiap harinya. Tujuannya tidak lain agar proses penyembuhan pneumonia berjalan dengan baik.Nah, penderita pneumonia biasanya mengalami gejala batuk, terutama pada malam hari. Gejala ini mungkin dapat mengganggu tidur malam. Akan tetapi, penderita pneumonia harus tetap mengupayakan untuk memperoleh istirahat yang cukup. Sebagai solusi, Anda dapat menciptakan suasana yang nyaman di rumah Anda, terutama untuk kamar tidur.5. Hindari Merokok dan Asap Rokok PasifMerokok adalah kebiasaan buruk yang harus segera dihentikan. Bagi penderita pneumonia, merokok sangat berpengaruh terhadap kerusakan paru. Selain itu, sistem kekebalan tubuh akan menurun sehingga susah melawan infeksi virus pemicu pneumonia.Di sisi lain, asap rokok dari perokok juga berbahaya bagi kesehatan orang di sekeliling yang menghirupnya. Jadi, selain tidak merokok, Anda juga perlu menghindari asap rokok dari perokok.Perlu diketahui, selain menjadi salah satu cara mengatasi pneumonia, berhenti merokok dan menghindari asap rokok pasif juga bisa jadi langkah pencegahan yang efektif. Dalam kata lain, Anda dapat menurunkan risiko terkena penyakit pneumonia dan paru jadi makin sehat.6. Pengobatan PendukungMengkonsumsi obat-obatan tertentu juga perlu dilakukan penderita agar dapat segera sembuh dari penyakit pneumonia. Tentunya, penderita atau pasien perlu mendapatkan petunjuk atau resep obat-obatan ini dari dokter.Dokter biasanya meresepkan obat batuk untuk meredakan gejala batuk yang dialami pasien pneumonia. Dengan mengkonsumsi obat batuk, diharapkan pasien dapat beristirahat lebih baik. Selain itu, dokter juga tidak jarang meresepkan obat penurun demam dan penghilang nyeri, seperti paracetamol dan aspirin. Tujuannya tidak lain untuk menghilangkan rasa tidak nyaman dan demam yang dialami pasien.Di sisi lain, Anda penderita pneumonia pun bisa mengkonsumsi obat-obatan alami. Obat-obatan alami ini berguna untuk meredakan gejala pneumonia, seperti batuk, demam dan nafas pendek. Adapun obat-obatan alami yang dimaksud yakni obat herbal dari kunyit, jahe dan peppermint. Penderita juga bisa berkumur dengan air garam untuk mengurangi gejala tersebut.7. Pemantauan dan Tindak LanjutCara mengatasi pneumonia yang terakhir yakni dengan melakukan pemantauan dan tindak lanjut. Pemantauan dan tindak lanjut ini diperlukan terutama bagi pasien pneumonia dengan gejala yang parah atau sangat parah.Pasien pneumonia yang parah perlu mendapatkan tindak lanjut berupa rawat inap di rumah sakit. Pasien akan diberikan sejumlah perawatan, di antaranya pemberian antibiotik dan obat-obatan pendukung yang dapat mengatasi pneumonia, pemberian oksigen agar kadar oksigen dalam darah stabil, pemberian cairan infus agar pasien mendapatkan keseimbangan cairan dan cukup nutrisi dan fisioterapi berupa latihan pernafasan.Kondisi pasien pneumonia akan dipantau selama di rumah sakit oleh dokter spesialis paru. Tindak lanjut dan pemantauan ini bertujuan untuk meredakan gejala, mengatasi infeksi dan mencegah komplikasi pneumonia.Itulah sejumlah cara mengatasi pneumonia. Perlu diketahui, pada umumnya, penyakit pneumonia dapat sembuh dalam waktu 2 – 3 minggu dengan penanganan dan pengobatan yang tepat. Oleh karenanya, kami sangat menyarankan agar segera menghubungi Granostic jika mengalami gejala-gejala pneumonia. Dengan begitu, Anda dapat sembuh lebih cepat.
Apa itu Penyakit Pneumonia ?
Ketahuilah, pneumonia adalah salah satu jenis penyakit paru yang menjadi salah satu penyebab kematian anak-anak tertinggi di dunia. Meski begitu, pneumonia juga bisa menyerang orang dewasa dan lanjut usia (lansia) dan termasuk penyakit yang sangat berbahaya.Oleh karenanya, setiap anak terutama di bawah usia 2 tahun perlu mendapatkan vaksin pneumonia. Harapannya, anak-anak dapat terhindar dari penyakit pneumonia hingga dewasa kelak.Nah, kali ini kami akan memaparkan penjelasan tentang apa itu penyakit pneumonia. Ada empat poin yang kami bahas yakni mengenal lebih jauh tentang pneumonia, gejala pneumonia, penyebab pneumonia dan faktor risiko pneumonia. Simak artikel ini sampai tuntas ya !Mengenal PneumoniaApa itu penyakit pneumonia ? Pneumonia adalah penyakit yang menyerang paru akibat infeksi virus, bakteri atau jamur. Pneumonia juga dikenal dengan sebutan penyakit paru basah.Dikenal dengan sebutan paru basah karena kantung udara dalam paru yang terinfeksi terisi oleh cairanPneumonia termasuk jenis penyakit menular. Artinya, seseorang bisa tertular penyakit ini melalui tetesan udara dari batuk atau bersin. Oleh karenanya, pengidap pneumonia perlu menggunakan masker untuk menghindari cairan dari mulutnya keluar. Begitu pula orang yang dekat dengan pengidap juga perlu menggunakan masker agar tidak tertular.Gejala PneumoniaPengidap pneumonia mulanya akan merasakan gejala yang menyerupai flu, yakni batuk dan demam. Akan tetapi, durasi gejala yang dirasakan pengidap umumnya lebih lama dari flu biasa, apalagi jika tidak ditangani dengan cepat dan tepat.Setidaknya ada delapan gejala umum yang dikeluhkan pengidap pneumonia, antara lain sebagai berikut :● Batuk berdahak● Demam dan menggigil● Sulit nafas atau sesak nafas● Gampang lelah● Nyeri dada● Pengidap berusia di atas 65 tahun berpotensi mengalami hipotermia● Pengidap berusia di atas 65 tahun berpotensi mengalami gangguan kesadaranLantas, apa gejala yang dirasakan oleh anak-anak pengidap pneumonia ? Pada umumnya, anak-anak maupun bayi yang terkena pneumonia akan merasakan gejala demam tinggi, enggan makan batuk, sesak nafas dan nafas jadi cepat.Apabila Anda mengalami gejala pneumonia sebagaimana kami jelaskan di atas, segeralah untuk memeriksakan diri ke Granostic untuk mendapatkan penanganan yang cepat dan tepat dan pengobatan yang akurat untuk mengatasi pneumonia.Penyebab PneumoniaSetelah mengenal apa itu penyakit pneumonia dan mengetahui gejala umum yang sering dikeluhkan pengidapnya, sekarang Anda juga perlu memahami apa saja penyebab seseorang terkena penyakit ini. Setidaknya ada empat penyebab pneumonia, di antaranya sebagai berikut :1. Penularan oleh VirusSeperti yang kami jelaskan sebelumnya, pneumonia termasuk jenis penyakit menular. Bahkan, pneumonia termasuk jenis penyakit yang mudah menular. Ini jadi salah satu penyebab seseorang terkena penyakit yang juga disebut paru basah.Cara penularan pneumonia yakni melalui tetesan atau percikan air liur pengidap ke udara lalu dihirup oleh orang lain yang berada dekat dengannya. Dalam kata lain, orang tersebut sangat berisiko tertular pneumonia.Di sisi lain, penularan pneumonia juga bisa melalui perantara tak langsung. Maksudnya, percikan air liur pengidap tersebar ke benda-benda sekitar. Kemudian, ada orang lain yang menyentuh benda tersebut dan dilanjutkan menyentuh mulut atau hidung tanpa mencuci tangannya terlebih dahulu. Jadi, agar tidak tertular pneumonia, gunakanlah masker dan rajin mencuci tangan ya !2. Sistem Kekebalan Tubuh yang LemahPenyebab seseorang terkena penyakit pneumonia kedua yakni karena memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah. Sebenarnya bukan hanya pneumonia, seseorang dengan sistem kekebalan tubuh lemah juga mudah terserang berbagai penyakit.Dalam kasus pneumonia, jamur Pneumocystis jirovecii mudah sekali menyerang seseorang yang memiliki imunitas lemah. Jamur Pneumocystis jirovecii termasuk jenis jamur pemicu seseorang terserang pneumonia.Oleh karenanya, setiap individu perlu menjaga sistem kekebalan tubuh tetap kuat. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menjaga sistem kekebalan tubuh tetap kuat, di antaranya memperoleh vaksin, berhenti merokok dan menerapkan gaya hidup sehat.3. Komplikasi Penyakit TertentuKomplikasi penyakit tertentu juga bisa jadi penyebab seseorang terkena pneumonia. Adapun komplikasi penyakit ini bisa terjadi pada seseorang yang memiliki sistem kekebalan tubuh lemah dan penyakit terkait tidak segera diatasi.Abses paru adalah salah satu jenis penyakit yang bisa memicu seseorang terkena pneumonia. Abses paru sendiri adalah penumpukan nanah pada rongga paru. Selain itu, penyakit yang menyerang ginjal juga berpotensi menimbulkan penyakit baru berupa pneumonia.Oleh karenanya, setiap individu perlu menjaga kesehatan dan sistem kekebalan tubuh tetap kuat. Terapkanlah gaya hidup sehat agar tubuh tidak mudah dihinggapi berbagai penyakit, termasuk pneumonia.4. Gangguan Radang ParuPenyebab seseorang terkena pneumonia yang terakhir yakni adanya gangguan inflamasi atau peradangan pada paru. Adanya peradangan ini menyebabkan paru terisi cairan atau nanah.Tentunya, hal itu dapat mengganggu kinerja paru sehingga muncullah beberapa gejala yang membuat pengidap tidak nyaman, antara lain batuk berdahak, sesak nafas, nyeri dada dan demam.Gangguan radang paru berpotensi terjadi pada individu dengan kebiasaan merokok. Oleh karenanya, berhentilah merokok agar kondisi paru lebih baik dan Anda dapat terhindar dari berbagai jenis penyakit berbahaya, termasuk pneumonia.Penting untuk melakukan langkah pencegahan pneumonia, seperti mendapatkan vaksin pneumonia, menjaga kebersihan, mencuci tangan secara teratur, menerapkan gaya hidup sehat dan menjaga imunitas tubuh. Dengan menerapkan langkah pencegahan ini, kita berpeluang terhindar dari penyakit pneumonia yang berbahaya.Faktor Risiko PneumoniaSetelah membaca penjelasan di atas, Anda mungkin bertanya-tanya siapa individu atau orang yang berisiko atau rentan terkena pneumonia. Setidaknya ada tujuh orang yang paling rentan terkena penyakit pneumonia, antara lain sebagai berikut :● Anak-anak atau bayi usia 2 tahun ke bawah● Orang dewasa atau lansia yang usianya sudah di atas 65 tahun● Orang yang dirawat di ruangan ICU dengan bantuan ventilator atau alat bantu nafas● Individu yang dirawat di rumah sakit dalam waktu yang cukup lama● Orang dengan kebiasaan merokok● Orang yang memiliki riwayat penyakit paru kronik atau jantung● Individu dengan sistem kekebalan tubuh yang lemahItulah penjelasan tentang apa itu penyakit pneumonia, gejala, penyebab dan faktor risikonya. Pada intinya, pneumonia termasuk jenis penyakit menular yang berbahaya dan dapat mengancam jiwa. Nah, pemahaman tentang apa yang kami tulis di dalam artikel ini sangatlah penting bagi kita semua agar terlindungi dari masalah kesehatan.Apabila Anda merasakan gejala pneumonia atau menjumpai orang terdekat mengalami gejala pneumonia, segera periksakan diri ke Granostic. Granostic memiliki dokter spesialis profesional dan berpengalaman yang siap membantu pengidap pneumonia dalam hal pengobatan yang tepat dan akurat. Anda juga bisa menggunakan layanan home service pemeriksaan kesehatan yang disediakan oleh Granostic.
Cara Menyembuhkan Asma
Asma adalah salah satu masalah pernafasan yang cukup umum terjadi. Serangan asma dapat membuat otot pernafasan menyempit dan menegang, sehingga membuat penderita mengalami kesulitan bernafas. Lantas bagaimana cara yang tepat untuk menyembuhkan asma ini ?Asma dapat terjadi pada siapa saja, baik pada anak maupun orang dewasa. Penderita asma memiliki paru lebih sensitif dari orang dengan kondisi paru normal.Sehingga saat terpapar debu, asap rokok, polusi, zat kimia atau bahkan infeksi virus, bisa menyebabkan iritasi pada paru. Kondisi ini akan membuat otot saluran pernafasan menjadi kaku dan menyempit.Sobat Granostic, asma hingga kini masih belum dapat disembuhkan secara total. Namun ada banyak pengobatan dan terapi medis yang dapat meringankan gejala asma.Apa saja cara meringankan gejala dan kekambuhan asma tersebut ? Berikut penjelasannya.1. Pendampingan DokterAdanya pendampingan dokter dalam cara menyembuhkan asma adalah hal yang sangat penting. Sebab, untuk mendapatkan diagnosis yang akurat dan penanganan medis yang tepat sasaran, Anda memerlukan pemeriksaan oleh dokter spesialis.Dokter spesialis di klinik Granostic bisa membantu Anda dalam upaya cara meringankan dan menyembuhkan gejala penyakit asma. Bersama tenaga medis kami, Anda dapat melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kesehatan paru dan mendiskusikan gejala asma yang pernah Anda alami.Hasil pemeriksaan dan konsultasi ini akan digunakan untuk menentukan jenis pengobatan asma mana yang paling sesuai untuk kondisi Anda. Sebab ada banyak pilihan terapi untuk menyembuhkan asma.Dokter akan membantu menentukan terapi asma tersebut sesuai dengan jenis, tingkat keparahan, dan kondisi asma yang Anda alami. Untuk mulai berkonsultasi dengan tim dokter spesialis kami, Anda bisa langsung menghubungi nomor Home Service yang tertera di website. Selain itu Anda juga bisa berkunjung ke klinik kami secara langsung.2. Terapi ObatTerapi obat merupakan metode pengobatan asma yang cukup umum diberikan oleh dokter, untuk pengobatan jangka pendek maupun panjang. Panjang periode pengobatan ini akan dokter sesuaikan dengan tingkat keparahan asma yang Anda miliki.Secara umum, terapi obat untuk menyembuhkan asma ini terbagi menjadi tiga, yakni :1. Pengobatan asma jangka panjang : dilakukan untuk mengendalikan keparahan gejala, mencegah asma kambuh secara berkelanjutan, dan mencegah adanya komplikasi. Pengobatan ini menggunakan obat hirup seperti inhaler asma atau nebulizer.2. Pengobatan asma jangka pendek : dilakukan untuk meredakan gejala serangan asma akut saat kejadian dengan segera. Obat ini juga dapat digunakan untuk pertolongan pertama ketika serangan asma terjadi.3. Pengobatan alergi : dilakukan untuk mengatasi alergi yang menjadi penyebab timbulnya asma. Karenanya jenis pengobatan ini hanya diberikan jika tubuh bereaksi terhadap pemicu atau alergen tertentu.3. Terapi PernafasanCara meredakan dan meringankan gejala asma selanjutnya adalah dengan terapi pernafasan. Apakah Anda sudah pernah dengar ?Terapi pernafasan merupakan cara mengatasi asma tanpa obat yang juga kerap dianjurkan oleh dokter. Namun, terapi pernafasan haruslah secara rutin dilakukan setiap hari, yakni dengan membiasakan pengidap untuk bernafas dengan lebih efektif.Beberapa jenis terapi pernafasan yang bisa Anda gunakan untuk menyembuhkan asma, antara lain :● Pernafasan diafragma● Pernafasan dengan bibir mengerucut● Metode papworth● Metode pernafasan Buteyko● Pernafasan hidungMelakukan terapi pernafasan secara teratur dapat membantu mengontrol asma dengan meningkatkan fungsi paru, mengurangi gejala asma, dan meningkatkan kesehatan paru secara umum.4. Terapi YogaSelain melatih pernafasan, Anda juga bisa menerapkan terapi yoga sebagai cara menyembuhkan asma. Olahraga ini berfokus pada kesadaran sepanjang gerakannya. Yoga dapat meningkatkan fleksibilitas, keseimbangan, manajemen pernafasan, dan banyak lainnya.Meski olahraga ini tidak dapat kita kategorikan sebagai pertolongan utama untuk asma, namun yoga dapat menjadi bagian dari perencanaan terapi komprehensif Anda. Beberapa pose yoga dapat mengontrol gejala asma, seperti mereduksi stres, membuka dada, dan mendorong pernafasan dalam.Sebuah jurnal di tahun 2016 dengan partisipan sebanyak 1048 orang, menemukan bahwa yoga dapat membantu meningkatkan kualitas hidup dan mengurangi gejala kekambuhan bagi pengidap asma.Penelitian lain di Ethiopian Journal o Health Sciences, yang dilakukan pada 24 orang pengidap asma, menunjukkan bahwa yoga berpotensi mengurangi serangan asma akut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa yoga dinilai efektif mengurangi kekambuhan asma di pagi dan malam hari.5. Kurangi Kebiasaan Buruk Seperti MerokokSelain melakukan ketiga terapi di atas, sangat penting untuk menghentikan gaya hidup tak sehat dalam menyembuhkan asma Anda. Mengurangi kebiasaan buruk seperti merokok, minum minuman beralkohol, memperhatikan pola diet dan menjaga berat badan, serta banyak lainnya.Merokok, utamanya, rokok tembakau ataupun elektrik (vape) dapat berdampak buruk bagi kesehatan paru dan mengganggu pernafasan Anda. Asap rokok dapat memicu proses alergi pada saluran pernafasan, terutama pada pengidap asma yang memiliki paru-paru lebih sensitif.Anda bisa memulai gaya hidup yang lebih sehat, misalnya dengan olahraga rutin sesuai dengan kondisi dan kemampuan fisik Anda. Jangan lupa untuk menerapkan diet sehat dan bergizi tinggi.6. Usahakan untuk tidur dengan posisi telentang atau miringCara menyembuhkan asma selanjutnya adalah dengan tidur dengan posisi telentang atau miring. Kedua posisi ini dapat membuat saluran udara terbuka lebih lebar, sehingga mempermudah Anda untuk bernafas saat sedang tidur.Seperti yang Anda tahu, gejala asma sangat rawat terjadi di malam atau pagi hari. Karenanya, mengenali dan menerapkan posisi tidur yang tepat akan mengurangi kemungkinan kambuhnya asma serta membuat kualitas tidur lebih baik.7. Gunakan masker ketika pergi keluar rumahAsap kendaraan, perokok, debu, dan berbagai polusi udara lainnya dapat menjadi pemicu munculnya gejala asma. Berbagai alergen tersebut berpotensi untuk mengiritasi paru dan membuat otot saluran pernafasan menjadi kaku serta menyempit.Nah, untuk menghindari adanya serangan asma secara tiba-tiba saat Anda beraktivitas di luar ruangan, sebaiknya gunakan masker saat bepergian. Anda juga bisa menggunakan masker bila sedang membersihkan ruangan untuk mencegah terhirupnya debu dan kotoran.Meski begitu pada praktiknya, tak sedikit penderita asma mengaku mengalami kesulitan bernafas saat menggunakan masker. Karenanya, pemilihan masker ini juga harus Anda perhatikan dengan baik.Tips aman menggunakan masker untuk penderita asma :1. Pilih masker yang nyaman dan pas untuk kondisi Anda. Misalnya mempertimbangkan masker berbahan katun karena ringan dan mudah menyerap kelembaban daripada yang berbahan sintetis. Atau masker bedah standar yang diklaim lebih mudah untuk bernafas.2. Selalu membawa inhaler setiap saat.3. Lepas masker segera setelah Anda sampai di tempat tujuan, atau memasuki ruang aman yang bebas polusi.Nah, Sobat, itu adalah penjelasan mengenai cara mengontrol dan menyembuhkan gejala penyakit asma yang Anda miliki. Apakah artikel ini menjawab kebutuhan Anda ?Ingat untuk mendapatkan pengobatan yang tepat sasaran, Anda harus memiliki diagnosis yang akurat mengenai kondisi paru dan tingkat keparahan asma yang Anda alami.Karenanya melakukan medical check up untuk paru secara berkala dan berkonsultasi dengan dokter adalah hal yang sangat penting. Dalam hal ini klinik Granostic bisa menjawab kebutuhan Anda.Kami memiliki tim dokter dan tenaga medis profesional yang akan mendampingi Anda dalam pemeriksaan kesehatan paru-paru. Selain itu, kami pun memiliki layanan tes kesehatan paru secara lengkap seperti pemeriksaan spirometri, foto rontgen dada, dan banyak lainnya.Konsultasi kesehatan ini tak hanya dapat Anda lakukan secara langsung dengan mengunjungi klinik kami. Melainkan, Anda pun dapat berkonsultasi dengan dokter melalui WhatsApp, loh.Bersama layanan Home Service kami Anda bisa mendiskusikan dan mengkonsultasikan gejala asma yang Anda alami. Tim dokter kami akan dengan tanggap memberikan informasi dan analisis terhadap gejala tersebut.
Cara Mengatasi Dada Tiba-Tiba Sesak Dada
Sobat Granostic pernah mengalami dada sesak secara tiba-tiba ? Rasa sesak ini bisa jadi pertanda dari adanya masalah kesehatan serius. Namun pada beberapa kasus juga bisa menunjukkan kondisi yang lebih ringan sehingga dapat Anda atasi sendiri di rumah sebagai pertolongan pertama.Penyebab dada sesak cukup beragam mulai dari masalah kardiovaskular, penyakit pada saluran pernafasan dan paru, masalah pada organ pencernaan, hingga kesehatan mental.Karena itu penting bagi Anda untuk berkonsultasi pada dokter ketika mengalami serangan dada sesak secara tiba-tiba sehingga pengobatan yang dilakukan pun akan jadi lebih efektif dan efisien.1. Duduk atau Berbaring dengan NyamanCara mengatasi dada sesak tiba-tiba yang pertama adalah dengan mengubah posisi Anda untuk duduk atau berbaring dengan nyaman. Jika Anda sedang berada di tengah-tengah aktivitas, jangan panik terlebih dahulu, namun cari kursi terdekat dan duduk dengan nyaman.Mencondongkan badan ke depan dapat membuat ruang di rongga dada melebar, sehingga paru dapat mengembang dengan maksimal. Cara ini bisa Anda gunakan untuk mengatasi dada sesak karena PPOK.Sementara itu, bila Anda menderita obesitas atau sleep apnea, sesak dada bisa muncul tiba-tiba saat Anda tidur. Cara mengatasi sesak dada ini Anda bisa mengubah posisi dengan berbaring telentang.Berbaring telentang dapat membantu melebarkan saluran pernapasan sehingga Anda bisa bernapas lebih lega di malam hari.2. Bernapas dengan TenangSaat Anda merasakan sesak secara tiba-tiba di dada, janganlah panik terlebih dahulu. Rasa panik Anda hanya akan menambah rasa sesak tersebut.Menurut studi CNet di tahun 2018, 30 - 40 % kunjungan ke ruang gawat darurat untuk nyeri di dada tidak berkaitan dengan serangan jantung, melainkan karena rasa panik.Sebagai cara mengatasi sesak dada ini, sebaiknya Anda fokus pada pernafasan. Bernafas dengan tenang dapat menetralisir gejala sesak nafas atau meningkatnya detak jantung yang berhubungan dengan gangguan kecemasan.Selain itu dengan fokus pada pernafasan Anda dapat membantu menetralisir respons stres. Anda dapat melakukan pernafasan yang dalam dan tenang ini selama beberapa menit untuk dapat merasa lega.3. Minum Air PutihSetelah Anda merasa lebih baik dengan menerapkan langkah pertama dan kedua, selanjutnya minum air putih untuk mengatasi sesak dada tiba-tiba.Hidrasi pada dasarnya sangat penting untuk menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan, termasuk kesehatan saluran pernafasan. Meminum banyak air dapat membantu mengencerkan lendir, meningkatkan aliran udara, dan mengurangi hambatan udara di dada.Selain itu, kekurangan minum air putih dapat menyebabkan dehidrasi. Kondisi ini dapat memicu gejala vertigo.Sesak dada yang terjadi akibat angina pun dapat diatasi dengan minum air putih. Terlebih angina pektoris cenderung disertai dengan trombosis. Karenanya minum air dalam jumlah yang cukup dapat mengurangi pembekuan darah dan menurunkan risiko untuk nyeri dada karena penyakit jantung (angina pektoris).Selain itu gagal jantung memiliki gejala yang berhubungan dengan retensi garam dan air, karenanya pengelolaannya mencakup pembatasan asupan air.4. Jangan Gunakan Pakaian yang KetatLangkah selanjutnya adalah menghindari menggunakan pakaian yang ketat. Bila Anda mengalami sesak dada tiba-tiba, Anda pun harus melonggarkan pakaian yang dikenakan. Sehingga bernapas pun jadi lebih ringan dan lega.5. Konsultasi DokterSetelah menerapkan pertolongan pertama saat sesak dada tiba-tiba datang, Anda juga tidak boleh mengabaikan kondisi tersebut. Apalagi jika serangan tersebut disertai gejala lain seperti sesak napas, nyeri, sakit kepala berat, maupun muntah berulang.Konsultasikan dengan dokter spesialis dan lakukan pemeriksaan medis di klinik Granostic. Kami memiliki tenaga medis dan dokter spesialis yang dapat mendampingi proses skrining gejala sesak dada yang Anda alami.Dengan mengetahui penyebab dan mendapat diagnosis yang tepat dari penyebab sesak tersebut, Anda dapat memperoleh pengobatan yang efektif.Granostic Center dapat memenuhi kebutuhan Anda akan pelayanan kesehatan yang akurat, cepat, dan modern. Granostic Center dilengkapi dengan perlengkapan dan fasilitas yang canggih, sekaligus suasana premis yang nyaman dan berkualifikasi sebagai laboratorium utama dan klinik utama.Selain itu Anda dapat melakukan konsultasi secara menyeluruh dengan dokter spesialis kami, dengan berkunjung langsung ke klinik atau lewat pesan / telepon WhatsApp. Konsultasi jadi lebih mudah dan dapat Anda lakukan kapanpun serta dimanapun.6. BeristirahatSetelah serangan sesak dada terjadi, ada baiknya Anda tidak langsung melanjutkan aktivitas apapun, khususnya yang bertendensi untuk memicu kemunculan kembali kondisi tersebut.Anda dapat kembali memulai beraktivitas setelah beberapa hari. Namun bila Anda merasakan sesak kembali di bagian dada, beri jeda kembali pada aktivitas harian Anda.Ingat, salah satu penyebab timbulnya rasa sesak di dada adalah karena aktivitas yang berlebihan. Hal ini terjadi ketika otot Anda tertarik —terutama di dada, perut, atau punggung atas hingga tengah— Anda mungkin mengalami rasa sesak dan nyeri di dada saat beraktivitas.Pada beberapa kasus, ketegangan otot ini dapat terjadi cukup parah. Sehingga menyebabkan rasa sakit saat Anda bernafas.7. Gunakan Inhaler Sesuai Petunjuk DokterSesak dada juga dapat menjadi gejala penyakit asma, yang merupakan masalah pada saluran pernafasan. Karena itu, untuk mengatasi dada tiba-tiba sesak Anda bisa menggunakan inhaler sesuai petunjuk dokter.Inhaler adalah obat semprot / hirup yang digunakan untuk meringankan gejala asma. Obat ini memiliki tabung kecil dengan corong di ujungnya. Pada bagian badan penyemprotnya dimasukkan obat, yang nantinya akan disalurkan secara langsung ke sistem pernafasan melalui corong tersebut.Inhaler memiliki jenis-jenis yang berbeda, karena itu sangat penting untuk menyesuaikan jenis dan dosis penggunaanya dengan kondisi Anda. Dengan begitu inhaler tersebut akan dapat memberikan manfaat terbaik untuk mengatasi masalah sesak dada yang Anda alami.Selain itu, inhaler juga memiliki efek samping pada kesehatan pada gigi dan mulut. Sehingga sangat penting untuk Anda mematuhi aturan dan cara pakai yang tepat sesuai dengan anjuran dokter.Nah, Sobat Granostic, itu adalah penjelasan mengenai cara mengatasi dada tiba-tiba sesak. Saat sesak dada yang Anda alami terasa tidak begitu parah dan muncul dalam serangan pendek, situasi ini mungkin dapat Anda atasi sendiri di rumah.Namun sesak dada sendiri bisa jadi sebuah gejala dari penyakit serius. Karenanya Anda memerlukan pemeriksaan medis untuk mendapatkan diagnosis yang tepat.Klinik Granostic dapat menjadi pilihan ideal dan terpercaya bagi Anda dalam mengkonsultasikan dan mendapatkan diagnosis terkait sesak dada yang Anda alami. Sebab pemeriksaan medis di Granostic dilakukan oleh dokter dan tenaga medis ahli, serta bersifat menyeluruh, akurat, dan menggunakan teknologi yang canggih.Anda dapat langsung mengunjungi klinik kami untuk bertemu dan konsultasi tatap muka bersama dokter Granostic. Namun, bila Anda jauh dari layanan kesehatan Granostic, Anda bisa melakukan konsultasi lewat Home Service. Tertarik untuk mencoba layanan Home Service klinik Granostic ? Langsung klik tombol di bawah ini, ya !
Home Service
Loading
Toast Message