Jl. Dharmahusada No.146, Mojo, Kec. Gubeng, Kota SBY, Jawa Timur 60285

Apa Kegunaan Tes Fungsi Hati Dalam MCU? Berikut Penjelasannya!

Apa Kegunaan Tes Fungsi Hati Dalam MCU? Berikut Penjelasannya!

Hati merupakan salah satu organ yang sangat vital dan memerlukan perhatian khusus terhadap keseluruhan kinerjanya. Sebab, sebagai organ terbesar dalam tubuh, hati memainkan peran yang signifikan dalam segala proses pencernaan, penyerapan zat gizi, dan proses pembuangan racun.

Oleh karena itu, untuk memastikan bahwa kesehatan hati tetap optimal yang juga bermanfaat untuk mendeteksi dini kemungkinan adanya penyakit perlu dilakukan tes fungsi hati.

Mengenal Tes Fungsi Hati
Tes fungsi hati merupakan metode pemeriksaan yang dipakai untuk mengevaluasi keadaan organ hati dengan tujuan mendeteksi kemungkinan adanya penyakit atau kerusakan pada organ tersebut.

Pengujian ini melibatkan pengamatan konsentrasi senyawa kimia spesifik dalam darah, yang kemudian dibandingkan dengan nilai normal dari senyawa kimia tersebut. Jika hasil pengukuran menunjukkan konsentrasi yang tidak sesuai, dapat disimpulkan bahwa ada kemungkinan penyakit atau kerusakan pada bagian hati.


Seberapa Penting Tes Fungsi Hati Dilakukan?
Dikutip dari Laman Resmi Asosiasi Penyakit Hati Amerika, pemeriksaan fungsi hati dapat memberikan data mengenai kinerja organ hati, menunjukkan apakah organ tersebut masih beroperasi secara optimal dan menjalankan fungsinya dengan baik. Fungsi-fungsi ini mencakup penghilangan zat kontaminan dari darah, penyerapan dan penyimpanan mineral serta vitamin, eliminasi bakteri dari sirkulasi darah, regulasi kadar gula darah, dan pemeliharaan keseimbangan hormon.


Jenis Pemeriksaan Fungsi Hati

Untuk memperoleh informasi yang tepat mengenai keadaan kesehatan hati, umumnya diperlukan pemeriksaan beberapa jenis uji fungsi hati. Tujuannya adalah untuk memahami kondisi kesehatan hati secara menyeluruh. Dari berbagai uji yang tersedia, berikut adalah beberapa jenis pemeriksaan fungsi hati yang sering dilakukan:
1. Tes SGPT (Serum Glutamat Piruvat Transaminase)
Pemeriksaan ini bertujuan untuk memahami tingkat enzim SGPT dalam peredaran darah. Secara umum, enzim SGPT umumnya beredar dan berkumpul dalam sel-sel hati dalam jumlah sedikit di dalam aliran darah. Jika terjadi kerusakan pada sel-sel hati, enzim SGPT yang berada di dalam sel-sel hati akan dilepaskan ke dalam aliran darah, sehingga menyebabkan peningkatan konsentrasi enzim tersebut di dalam darah.

2. Tes SGOT (Serum Glutamat Oksaloasetat Transaminase)
Sama halnya dengan pemeriksaan SGPT, tes ini dilakukan untuk menilai tingkat enzim SGOT dalam darah. Secara umum, enzim SGOT biasanya terdapat dalam jumlah kecil dalam darah. Akan tetapi, jika terjadi kerusakan pada hati, konsentrasi enzim SGOT dalam darah dapat bertambah.

3. Tes Albumin mm
Albumin merupakan protein yang dihasilkan semata-mata oleh organ hati. Peran albumin dalam peredaran darah ia memberikan nutrisi kepada jaringan, mencegah keluarnya cairan dari pembuluh darah, serta mendukung perpindahan hormon, vitamin, dan senyawa lainnya di dalam darah. Apabila kadar albumin dalam darah mengalami penurunan dari jumlah yang seharusnya, hal tersebut menandakan bahwa fungsi hati tidak berjalan dengan optimal.

4. Tes Bilirubin
Bilirubin merupakan hasil dari pemecahan sel darah merah yang terjadi di hati. Substansi bilirubin akan dikeluarkan melalui saluran pencernaan bersama tinja. Tetapi jika terjadi kerusakan hati, proses pengeluaran bilirubin dapat terhambat, sehingga mengakibatkan peningkatan kadar bilirubin dalam sirkulasi darah.

5. Tes Gamma-Glutamyl Transferase
Gamma-glutamyl transferase (GGT) merupakan suatu enzim yang ditemukan dalam berbagai organ tubuh, tetapi konsentrasi terbesar terdapat di bagian hati. Peningkatan kadar GGT dapat terjadi ketika terdapat kerusakan pada hati atau saluran empedu.

6. Tes Alkali Fosfatase
Alkali fosfatase merupakan suatu jenis enzim yang umumnya terdapat di dalam empedu, kantung empedu, dan hati. Apabila terdapat gangguan atau kerusakan pada hati atau kantung empedu, peningkatan konsentrasi enzim ini dapat terjadi pada ketiga organ tersebut.


Kapan Sebaiknya Tes Fungsi Hati Dilakukan?

Tes fungsi hati sebaiknya harus Anda lakukan sesegera mungkin. Karena bisa saja Anda memiliki potensi negative yang dapat mengganggu kinerja hati. Masalah dalam fungsi hati tidak boleh dianggap enteng. Jika tidak diatasi dengan segera dan efektif, dapat menyebabkan masalah yang berbahaya. Maka dari itu, sangat penting untuk mengidentifikasi gejala gangguan fungsi hati agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat dengan melakukan tes fungsi hati.

Beberapa gejala yang menunjukkan gangguan fungsi hati diantaranya adalah sebagai berikut;
1. Kulit dan Mata Mulai Menguning
Perubahan warna kulit dan mata menjadi kuning, atau disebut dengan jaundice terjadi ketika pigmen kuning yang disebut bilirubin menumpuk dalam tubuh. Ini bisa menjadi tanda bahwa hati tidak dapat memproses bilirubin secara efisien.
2. Mual dan Muntah
Mual-mual hingga mau muntah yang Anda rasakan di bagian perut bisa jadi mengindikasikan terjadi peradangan dalam organ hati. Dan memerlukan penanganan medis sesegera mungkin ketika hal ini terjadi.
3. Terjadi Perubahan Warna Pada Feses dan Urin
Jika kotoran yang keluar memiliki warna yang putih dan terlihat pucat, hal itu menunjukkan adanya masalah pada fungsi hati atau adanya penyumbatan dalam saluran empedu. Selain itu, penyebab perubahan warna urin menjadi lebih gelap dan berbuih mengindikasikan gangguan pada organ hati seperti hepatitis, sirosis, dan kanker hati.
4. Terjadi Penurunan Stamina Tubuh (Cepat Lelah)
Gangguan fungsi hati dapat berdampak langsung pada kemampuan tubuh untuk memproses dan menyimpan energi dengan efisien. Hal ini karena organ hati memainkan peran penting dalam penguraian nutrisi untuk diubah menjadi sumber energi yang dapat digunakan oleh tubuh.


Apa Saja Yang Perlu Dipersiapkan Ketika Tes Fungsi Hati?
Sebelum tes dilakukan, dokter atau petugas yang menangani pemeriksaan ini akan menyarankan subjek untuk melakukan hal-hal tertentu yang bertujuan memudahkan proses tes fungsi hati berjalan.
1. Puasa Selama 10 – 12 Jam
Anda akan dianjurkan untuk melakukan puasa selama 10 hingga 12 jam sebelum menjalani tes fungsi hati. Puasa membantu memastikan bahwa hasil tes mencerminkan kondisi hati tanpa dipengaruhi dari makanan yang dikonsumsi sebelumnya.

2. Perbanyak Konsumsi Air Putih

Meskipun Anda dianjurkan untuk berpuasa, sebelum berangkat menuju tempat tes sebaiknya minum air putih minimal satu gelas. Memastikan tubuh tetap terhidrasi sebelum pengambilan sampel darah adalah penting untuk memudahkan proses tersebut.

3. Pakailah Pakaian Yang Nyaman
Untuk memudahkan petugas medis dalam proses pengambilan sampel darah, disarankan untuk mengenakan baju berlengan pendek atau baju yang bagian lengannya mudah digulung. Hal ini membantu mereka mengakses area lengan dengan lebih mudah dan efisien.

Melaksanakan semua persiapan ini dengan teliti dapat membantu memastikan bahwa tes fungsi hati dapat dilakukan dengan lancar dan memberikan hasil yang akurat. Dengan hasil tes yang akurat, dokter dapat melakukan evaluasi yang tepat terhadap kesehatan hati dan merencanakan tindakan yang diperlukan berdasarkan informasi tersebut.

Jika Anda mencari tempat pemeriksaan fungsi hati yang bagus dan diakui keprofesionalitasnya, maka datang ke Granostic Diagnostic Center merupakan langkah yang tepat, khususnya bagi Anda yang tinggal di Surabaya dan sekitarnya. Sejak tahun 2008, Granostic Diagnostic Center telah memperoleh sertifikasi manajemen mutu ISO 9001:2008, menunjukkan komitmen kami terhadap standar mutu pelayanan kesehatan yang tinggi.

Sebagai layanan kesehatan terkemuka, kami menyediakan peralatan canggih untuk melakukan pemeriksaan darah dan berbagai metode Medical Check Up lainnya dengan hasil yang akurat. Selain itu, untuk memudahkan konsultasi saat Anda membutuhkan pertolongan cepat, kami menyediakan sarana telekomunikasi daring secara on-time kepada dokter dalam menunjang pelayanan yang lebih fleksibel dan mudah diakses. Dengan komitmen kami untuk memberikan layanan yang berkualitas dan up-to-date, Granostic Diagnostic Center akan terus berusaha menjadi mitra terpercaya dalam menjaga dan meningkatkan kesehatan masyarakat.

Home Service
Talk Talk to us
Loading
Toast Message