Jl. Dharmahusada No.146, Mojo, Kec. Gubeng, Kota SBY, Jawa Timur 60285

Kabar Terbaru Granostic Diagnostic Center

Bagaimana Jika Flu Menyerang Disertai Demam? Begini Penjelasannya
Flu merupakan penyakit pernapasan yang sangat umum terjadi. Meskipun umumnya tidak bersifat serius, gejala flu – apalagi yang disertai demam – bisa sangat mengganggu. Lantas jika flu disertai demam, bagaimana cara menyembuhkannya?Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, Sobat Granostic perlu tahu bahwa flu disebabkan oleh infeksi virus influenza. Demam pada flu sangatlah wajar terjadi, yang menandakan reaksi sistem imun tubuh sedang melawan infeksi virus influenza.Meski begitu, demam tinggi dapat membuat tubuh terasa tidak nyaman dan sakit. Sehingga penting bagi Sobat Granostic untuk menyimak penjelasan lengkap mengenai flu disertai demam berikut ini.Durasi Sembuh dari Flu dengan DemamGejala flu umumnya akan muncul dan memberat pada 2 hingga 3 hari setelah Anda terinfeksi oleh virus influenza. Melansir dari John Hopkins Medicine, gejala demam dan nyeri di seluruh tubuh umumnya bertahan selama 3 hingga 7 hari. Namun, batuk dan sensasi lemah dapat bertahan hingga 2 minggu atau lebih.Faktor yang mempengaruhi durasi sembuh meliputi:1. Sistem Kekebalan TubuhSistem kekebalan tubuh Anda memiliki peranan penting dalam mencegah infeksi virus influenza, meminimalisir keparahan gejalanya, hingga mendukung proses penyembuhannya. Sebab sistem imun Anda dapat memproduksi antibodi yang dapat menghancurkan sel asing, seperti yang ada pada flu. Karena itu, pastikan untuk mengonsumsi makanan bergizi seimbang dan istirahat dengan cukup selama Anda mengalami flu disertai demam. Kedua hal ini dapat membantu mencukupi kebutuhan energi dan memperkuat sistem imun Anda dalam melawan infeksi.2. Usia dan Kondisi Kesehatan Faktor lain yang memengaruhi durasi sembuh flu dengan demam adalah usia dan kondisi kesehatan. Karena sistem kekebalan tubuh seseorang juga sangat berkaitan dengan usia dan kondisi kesehatan tubuhnya.Sebagai contoh, bayi dan anak-anak yang lebih muda memiliki sistem kekebalan tubuh yang belum sempurna. Sehingga rentan terkena infeksi saluran pernapasan, seperti flu, serta berpotensi besar menunjukkan gejala yang cukup serius.Hal tersebut juga akan terjadi pada orang dengan masalah kesehatan tertentu, seperti HIV atau imunodefisiensi, yang memengaruhi kondisi sistem imun tubuh mereka.3. Pengobatan dan Perawatan Sobat Granostic, pengobatan dan perawatan yang diberikan selama seseorang mengalami flu dengan demam juga bisa berperan besar terhadap kecepatan kesembuhannya, loh.Bahkan saat Anda tidak menghiraukan kondisi tubuh dan tidak melakukan perawatan yang diperlukan, maka hal ini bisa menyebabkan komplikasi yang lebih serius.Langkah Pengobatan Flu dengan DemamSobat Granostic, perawatan dan pengobatan flu diberikan berdasarkan gejala yang dirasakan, usia, dan kondisi kesehatan penderita flu secara umum. Perawatannya juga sangat tergantung dengan seberapa parah gejala yang muncul.Namun, secara umum berikut ini beberapa langkah pengobatan flu dengan demam yang bisa Anda terapkan di rumah:1. Istirahat yang Cukup Istirahat merupakan obat paling mujarab untuk membantu tubuh Anda dalam melawan flu. Karena tubuh Anda membutuhkan waktu dan energi untuk melawan virus influenza, sehingga menarik diri dari aktivitas harian dan beristirahat hingga tubuh Anda membaik sangatlah direkomendasikan.Selain itu, dengan beristirahat di rumah, Anda juga dapat mencegah penularan virus flu ke orang lain. Karena virus ini sangat mudah menular, bahkan melalui droplet saliva saat Anda batuk, bertukar makanan atau minuman, dan lainnya.2. Konsumsi banyak CairanDemam tinggi bisa menyebabkan tubuh terasa lemas dan dehidrasi, karena itu pastikan Anda mengonsumsi banyak cairan saat flu menyerang. Anda dapat minum air putih hangat, juga minuman herbal yang dapat menghangatkan tubuh dan membuat Anda merasa lebih baik seperti teh dengan madu ataupun jahe. 3. Gunakan Obat Pereda Demam Saat flu terjadi dengan demam tinggi, misalnya 38°C atau lebih, Anda bisa mengonsumsi obat pereda demam yang dijual bebas di apotik seperti paracetamol atau ibuprofen. Kedua obat-obatan ini juga dapat membantu mengurangi rasa nyeri di seluruh tubuh dan sakit kepala, yang umumnya juga menyertai flu.4. Makan Makanan Bergizi Tubuh Anda membutuhkan lebih banyak nutrisi untuk dapat pulih dengan cepat dari flu. Anda dapat memilih hidangan yang kaya akan kandungan air dan tinggi nutrisi, seperti sup atau kaldu ayam yang hangat.Juga penuhi kebutuhan vitamin, mineral, dan antioksidan dengan mengonsumsi buah-buahan maupun sayuran. Khususnya buah dan sayur dengan kandungan vitamin C tinggi dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh Anda, sehingga dapat mengurangi gejala flu.5. Gunakan Humidifier atau Uap Air HangatSaat flu Anda dapat mengalami hidung tersumbat atau berair, yang menimbulkan rasa tidak nyaman saat bernapas. Untuk mengurangi gejala ini, Anda dapat menggunakan humidifier atau uap air hangat.Keduanya dapat membantu mengencerkan lendir di hidung, sehingga dapat dikeluarkan dengan mudah dan membuat pernapasan jadi lebih lega. Hal ini juga akan sangat membantu tidur Anda di malam hari.Humidifier juga dapat menjaga udara di ruangan menjadi lebih lembap, yang sangat bagus mengingat udara kering akan membuat gejala flu Anda jadi lebih buruk.6. Kumur dengan Air Garam Satu lagi Langkah pengobatan flu yang bisa Anda coba di rumah, yakni berkumur menggunakan air garam. Melansir dari Healthline.com, garam telah terbukti secara ilmiah mampu membantu mengeluarkan air dari jaringan mulut, sekaligus menciptakan penghalang garam yang menghalangi air dan patogen berbahaya masuk Kembali ke dalam mulut.Hal inilah yang kemudian membuat berkumur dengan air garam dapat memblokir virus dan bakteri, mengurangi infeksi di mulut dan tenggorokan, serta meredakan peradangan yang terjadi saat Anda mengalami flu.7. Hindari Kontak dengan Orang LainSaat sedang flu, Anda dapat menularkan virus influenza kepada orang lain. Karena itu, sangat disarankan bagi Anda untuk menghindari kontak dengan orang lain dan fokus untuk memulihkan diri di rumah.Baca Juga: Kenali Perbedaan Flu dan Pilek Agar Tak Salah DiagnosaTips Pencegahan dengan Vaksin InfluenzaKendati sangat umum terjadi dan mudah sekali ditularkan, flu dapat dicegah dengan menerapkan kebiasaan menjaga kebersihan diri dan lingkungan, meningkatkan daya tahan tubuh, serta melakukan vaksinasi influenza.Vaksin influenza, dikenal juga dengan vaksin flu, merupakan vaksin yang dapat membantu melindungi Anda dari infeksi beberapa jenis virus influenza. Selain itu, vaksin influenza juga akan memberikan berbagai manfaat lain, seperti:Manfaat Vaksin Influenza1. Mengurangi Risiko Terkena Flu Berat.Melansir dari Center for Disease Control and Prevention (CDC) berbagai studi menunjukkan bahwa vaksin influenza dapat mengurangi tingkat keparahan gejala flu, jika mereka masih terinfeksi. Masih dari CDC, sebuah studi yang dilakukan pada tahun 2021 menunjukkan bahwa dari orang dewasa yang dirawat inap karena flu, pasien yang divaksinasi memiliki risiko 26% lebih rendah untuk dirawat di unit perawatan intensif (ICU) dan risiko kematian akibat flu sebesar 31% lebih rendah, dibandingkan dengan mereka yang tidak divaksinasi.2. Menurunkan Kemungkinan Rawat Inap Akibat Komplikasi FluKarena dapat mengurangi gejala flu yang berat, vaksinasi juga dapat menurunkan kemungkinan rawat inap akibat komplikasi flu. Melansir dari CDC, vaksinasi flu mencegah puluhan ribu rawat inap setiap tahunnya. Misalnya, selama tahun 2019 hingga 2020, vaksinasi flu mencegah 100.000 rawat inap terkait flu.3. Melindungi Kelompok Rentan seperti Anak-anak, Lansia, dan Penderita Penyakit Kronis.Flu sangat mudah menjangkiti orang-orang yang masuk ke dalam kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan penderita penyakit kronis. Orang-orang ini memiliki sistem kekebalan tubuh yang lebih lemah daripada orang dewasa normal.Anak-anak bahkan dapat berkali-kali mengalami serangan flu dalam setahun. Mayo Clinic menyebutkan bahwa rata-rata anak-anak dapat mengalami flu sebanyak 6 kali dalam setahun. Gejalanya pun bisa ringan hingga berat, yang dapat mengganggu rasa nyaman dan pertumbuhan anak.4. Mencegah Penyebaran Virus ke Orang Sekitar.Selain untuk melindungi diri sendiri, vaksin influenza juga dapat menjaga orang di sekitar Anda dari virus flu dengan memutus rantai penyebarannya.Vaksin ini juga khususnya dapat melindungi orang yang lebih rentan terhadap penyakit flu yang serius, seperti bayi dan anak kecil, orangtua, dan orang-orang dengan kondisi kronis tertentu.Baca Juga: Cara Mencegah Flu Menyerang KembaliDimana Bisa Mendapatkan Vaksin Influenza di Surabaya?Sobat Granostic, vaksinasi influenza terbukti aman dan efektif untuk melindungi Anda serta orang terdekat dari penyakit flu. Tak hanya itu, vaksin ini juga dapat mencegah tingkat keparahan gejala dan komplikasi serius dari flu.Namun, pastikan untuk melakukan vaksin influenza ini di layanan kesehatan terpercaya seperti klinik Granostic Surabaya. Vaksinasi influenza di klinik Granostic akan dilakukan oleh tenaga medis ahli dan dipersonalisasikan dengan kondisi tubuh penerimanya.Adapun keuntungan lain yang bisa Anda dapatkan dengan vaksin influenza di klinik Granostic Surabaya misalnya:Pendaftaran mudah lewat Registrasi Online atau datang langsung ke klinik Granostic di Jalan Dharmahusada Nomor 146, Kecamatan Gubeng, Surabaya.Pelayanan Cepat dan efisien. Konsultasi dengan dokter umum, serta dengan dokter spesialis bila diperlukan.Layanan pemeriksaan kesehatan lengkap, yang dapat digunakan untuk menunjang kebutuhan vaksinasi influenza.Harga kompetitif dengan pelayanan profesional.Menarik, bukan? Yuk, Sobat lindungi diri dan keluarga Anda dengan melakukan vaksinasi influenza di klinik Granostic!Ditinjau Oleh:Dr. Aji WibowoSumber Referensi:Flu (Influenza). Cleveland Clinic. Diakses 2025Influenza. The Johns Hopkins University. Diakses 2025Clinical Signs and Symptoms of Influenza. CDC. Diakses 202512 Tips for a Speedy Flu Recovery. Healthline. Medically reviewed by Megan Soliman, MD. Diakses 2025What Are the Benefits of a Salt Water Gargle?. Healthline. Medically reviewed by Jennifer Archibald, DDS. Diakses 2025
Apa Itu Infeksi Saluran Pernapasan? Yuk Kenali Sobat Granostic
Merawat saluran pernapasan sehat merupakan salah satu langkah awal untuk menjaga kesehatan tubuh kita. Nah, Anda dapat memulainya dengan mengenali informasi lengkap mengenai infeksi saluran pernapasan, jenis, penyebab, perawatan, dan pencegahannya. Mengapa begitu?Infeksi saluran pernapasan merupakan gangguan pernapasan yang sangat umum terjadi dan dapat menyerang siapa saja, termasuk pada orang tua dan anak-anak, atau seseorang dengan daya tahan tubuh yang lemah. Tingkat keparahan gejalanya pun bisa bervariasi, bergantung dengan jenisnya dan kondisi tubuh tiap orang. Nah, agar Anda bisa memberikan penanganan yang tepat dan mencegah infeksi terjadi, mari simak penjelasan lengkap soal apa itu infeksi saluran pernapasan berikut ini!Pengertian Infeksi Saluran PernapasanInfeksi saluran pernapasan merupakan infeksi pada bagian tubuh yang berkaitan dengan pernapasan, seperti sinus, tenggorokan, saluran udara, atau paru-paru. Gangguan pernapasan ini dapat terjadi pada siapa saja dan pada usia Berapa pun. Akan tetapi anak-anak, lansia, serta orang dengan daya tahan tubuh lemah atau perokok memiliki risiko yang tinggi terkena infeksi saluran pernapasan.Infeksi saluran pernapasan dapat disebabkan oleh infeksi bakteri, jamur, dan virus, yang umumnya cukup mudah ditularkan melalui kontak dengan orang yang terinfeksi.Meski begitu sebagian jenis infeksi saluran pernapasan dapat membaik dengan sendirinya tanpa membutuhkan perawatan khusus, namun terkadang pasien dengan gejala yang serius perlu memeriksakan dirinya ke dokter.Jenis-Jenis Infeksi Saluran PernapasanGejala dan tingkat keparahan infeksi saluran pernapasan pada tiap orang berbeda-beda, bergantung jenis infeksi yang dialami. Berikut ini beberapa jenis saluran infeksi pernapasan yang perlu Anda tahu:Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA)Infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) terjadi pada sinus dan tenggorokan. Beberapa jenis penyakit pernapasan yang berkaitan dengan ISPA antara lain:1. Flu (Influenza)Influenza (flu) merupakan jenis ISPA yang sangat umum terjadi, yang disebabkan oleh berbagai tipe virus, namun paling sering terjadi karena infeksi rhinovirus. Demam, radang tenggorokan, batuk, bersin-bersin, dan hidung tersumbat atau meler, merupakan gejala-gejala yang terjadi Ketika seseorang terkena flu.2. Faringitis (radang tenggorokan).Tipe ISPA ini terjadi pada faring atau tenggorokan, serta sering dikenali sebagai sakit tenggorokan. Kondisi ini sering terjadi karena infeksi virus atau bakteri, yang menimbulkan gejala sakit tenggorokan, kesulitan menelan, dan pembengkakan kelenjar getah bening.3. SinusitisDikenal juga sebagai infeksi sinus, jenis ISPA ini terjadi pada bagian sinus, yang menyebabkan penyumbat saluran napas, sakit atau rasa tertekan pada bagian wajah, hingga keluarnya cairan hidung yang kental. Sinusitis dapat bersifat akut dan kronis, sehingga memerlukan perawatan yang tepat untuk mengatasinya.4. LaringitisJenis ISPA ini terjadi pada laring (pita suara), yang menyebabkan suara serak, kehilangan suara, dan iritasi pada tenggorokan. Kondisi ini juga sering terjadi karena infeksi virus.Infeksi Saluran Pernapasan Bawah (ISPB)Infeksi saluran pernapasan bawah (ISPB) merupakan infeksi yang menyerang sistem pernapasan bagian bawah, seperti area paru-paru dan kotak suara. Beberapa jenis penyakit yang termasuk dalam ISPB antara lain:1. BronkitisBronkitis merupakan kondisi pembengkakan dan iritasi yang terjadi pada saluran pernapasan menuju paru-paru. Umumnya, bronchitis terjadi oleh infeksi virus dan dapat membaik dengan perawatan ringan.Namun, batuk-batuk karena bronchitis dapat berlangsung berminggu-minggu dan menyebabkan rasa tidak nyaman. Antibiotik juga jarang digunakan untuk perawatan bronkitis, karena tidak tidak dapat membunuh virus.Namun pada beberapa kasus, infeksi sekunder dapat terjadi pada penderita bronchitis yang diakibatkan oleh infeksi bakteri. Pada kasus seperti ini penggunaan antibiotic mungkin diperlukan, serta Anda bisa mendapatkan perawatan yang berbeda untuk meredakan kondisi tersebut.2. PneumoniaPneumonia merupakan infeksi pada paru-paru, yang juga disebabkan oleh berbagai jenis bakteri, virus, fungi, hingga berbagai senyawa kimia atau benda padat yang terhirup ke saluran pernapasan. Beberapa kasus pneumonia juga terjadi sebagai komplikasi dari ISPA, seperti flu.Namun, pada umumnya orang dengan pneumonia dirawat dengan antibiotic. Atau juga menggunakan berbagai metode pengobatan yang dibutuhkan untuk meringankan gejalanya.3. Tuberkulosis (TB)Jenis ISPB selanjutnya adalah tuberkulosis, yang merupakan infeksi pada paru-paru atau jaringan lain. Meskipun sangat umum menyerang bagian paru-paru, tuberculosis juga dapat menyerang organ lain seperti tulang belakang, otak, ataupun ginjal.Melansir dari Cleveland Clinic, tak semua orang yang terkena TB mengalami sakit, namun saat mengalaminya maka diperlukan perawatan segera. Beberapa gejala dari penyakit TB misalnya batuk-batuk parah yang dapat terjadi lebih dari 2 minggu, nyeri pada dada, batuk berdarah, kelelahan atau kelemahan, kehilangan nafsu makan, turun berat badan, demam dan meriang, hingga keringat dingin di malam hari.4. HMPVHuman metapneumovirus (HMPV) merupakan jenis virus yang umumnya dapat menimbulkan gejala yang sama dengan flu atau pilek. Virus ini juga seringnya menyebabkan ISPA, tapi terkadang juga dapat menyebabkan ISPB seperti pneumonia, asma, atau menyebabkan penyakit paru-paru obstruktif kronis (PPOK).Baca selengkapnya mengenai, Jenis Infeksi Saluran Pernapasan Bawah.Penyebab Infeksi Saluran PernapasanSeperti yang telah banyak kita singgung sebelumnya, bahwa penyebab infeksi saluran pernapasan ini beragam, mulai dari infeksi virus, bakteri, dan jamur. Agar tahu bedanya, Anda dapat menyimak penjelasan berikut ini:VirusVirus menjadi penyebab yang sangat umum dari infeksi saluran pernapasan, baik infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) maupun infeksi saluran pernapasan bawah (ISPB). BakteriSelain virus, infeksi saluran pernapasan juga dapat terjadi akibat infeksi bakteri, seperti pada penyakit TB dan pneumonia.JamurJamur juga bisa menjadi penyebab infeksi saluran pernapasan, seperti pada pneumonia. Faktor Risiko Infeksi Saluran PernapasanInfeksi saluran pernapasan dapat terjadi pada semua orang, dari berbagai kalangan usia. Namun, ada beberapa orang yang memiliki faktor risiko tinggi untuk terkena infeksi saluran pernapasan, seperti:1. Kondisi LingkunganKondisi lingkungan dapat meningkatkan risiko terjadinya infeksi saluran pernapasan pada seseorang. Melansir dari Medical News Today, substansi dari lingkungan dapat mengiritasi atau menimbulkan inflamasi pada saluran pernapasan atau paru-paru, yang dapat menyebabkan infeksi. Misalnya, terlalu banyak menghirup asap tembakau, debu, senyawa kimia, vapor, allergen, hingga polusi udara.2. UsiaMeskipun dapat menyerang siapa saja, infeksi saluran pernapasan sangat rawan terjadi pada anak-anak dan lansia. Anak-anak memiliki sistem pernapasan yang masih belum sempurna, atau masih dalam tahap perkembangan, sehingga masih rentan terinfeksi penyakit.Sementara itu, seiring dengan bertambahnya usia seseorang, kemampuan organ pernapasan juga akan berkurang. Sehingga juga lebih mudah terserang infeksi penyakit.3. Penyakit PenyertaInfeksi saluran pernapasan juga sangat mudah terjadi pada seseorang yang memiliki penyakit penyerta dan berdaya tahan tubuh lemah. Misalnya seseorang yang mengidap penyakit paru-paru atau penyakit kronis lainnnya bisa memiliki risiko lebih tinggi terkena infeksi saluran pernapasan.4. Kondisi Sosial dan EkonomiSeseorang dengan kondisi ekonomi dan sosial tertentu juga bisa meningkatkan faktor risiko terkena infeksi saluran pernapasan. Beberapa penelitian menyebutkan bahwa kondisi sosial ekonomi seseorang dapat dihubungkan dengan risiko infeksi saluran pernapasan. Karena kondisi sosial ekonomi merupakan salah satu aspek dari kehidupan seseorang, yang dapat menentukan bagaimana kondisi fisik rumah atau lingkungan hidupnya. 5. ImunodefisiensiSeperti yang telah kita singgung sebelumnya, bahwa kondisi imun yang lemah juga bisa menyebabkan seseorang lebih mudah terkena infeksi saluran pernapasan. Karena itu, orang dengan kondisi imunodefisiensi juga memiliki risiko lebih tinggi terkena infeksi saluran napas, seperti pada pasien HIV/AIDS.Gejala Infeksi Saluran PernapasanPada dasarnya, gejala infeksi saluran pernapasan bisa sedikit berbeda dari satu orang ke yang lainnya, sesuai dengan penyebab dan kondisi tubuh pasien. Namun, secara umum berikut ini beberapa gejala infeksi saluran pernapasan yang perlu Anda tahu.Batuk, baik kering maupun berdahak.Infeksi saluran pernapasan dapat menimbulkan peradangan pada tenggorokkan, yang kemudian memicu sensasi tak nyaman, gatal, dan nyeri. Hal ini dapat membuat Anda merasa ingin batuk, yang juga dapat disertai dahak ataupun kering.1. DemamSelain batuk-batuk, infeksi saluran pernapasan juga sangat umum ditandai dengan demam. Naiknya suhu tubuh ini terjadi karena sistem kekebalan tubuh Anda mencoba mempertahankan dirinya dan melawan infeksi, yang kemudian menyebabkan peradangan.2. Pilek atau Hidung TersumbatSelain itu, infeksi saluran pernapasan juga dapat ditandai dengan munculnya lendir pada sinus. Hal ini dapat memicu penyumbatan pada hidung atau membuat hidung terasa berair (meler).3. Sakit TenggorokanInfeksi saluran pernapasan juga dapat menyebabkan sakit tenggorokan, yang terjadi karena peradangan dan iritasi. Sakit tenggorokan dapat menyebabkan penderita infeksi saluran pernapasan mengalami batuk-batuk, suara serak, dan kesulitan menelan makanan.4. Sesak NapasBeberapa infeksi saluran pernapasan yang berat dapat menyebabkan gejala sesak napas, seperti TB, pneumonia, bronkitis, dan HMPV. Karena itu, untuk meredakan gejalanya, dokter dapat merekomendasikan dan meresepkan pengobatan yang sesuai dengan kondisi pasien.5. Nyeri Dada Infeksi saluran pernapasan, khususnya ISPB, dapat menyebabkan rasa nyeri pada dada. Pada kasus penyakit TB, nyeri dada dapat terjadi karena batuk-batuk parah yang dialami oleh pasien. Selain itu, hal ini terjadi karena peradangan pada saluran nafas, ketegangan otot, hingga penyebaran infeksi.6. Lemas dan KelelahanInfeksi saluran pernapasan juga dapat menyebabkan gejala lemas dan kelelahan. Hal ini terjadi karena tubuh Anda sedang melawan infeksi, sehingga energi tubuh menjadi berkurang dan menyebabkan sensasi lemas atau kelelahan.Diagnosa Infeksi Saluran PernapasanInfeksi saluran pernapasan dapat didiagnosis melalui berbagai prosedur medis berikut ini:AnamnesisDikenal juga sebagai prosedur konsultasi atau wawancara, di mana dokter akan mengajukan beberapa pertanyaan mengenai riwayat kesehatan pasien. Hasil wawancara ini dapat membantu dokter untuk mendiagnosa jenis infeksi saluran pernapasan, dengan mengenali penyebab dan faktor risikonya.Pemeriksaan FisikSelain anamnesis, dokter juga akan melakukan pemeriksaan fisik untuk mengecek kondisi vital tubuh. Misalnya, memeriksa suhu tubuh Anda, berat badan dan tinggi badan, tekanan darah, menyimak peradangan pada tenggorokan, serta berbagai gejala infeksi saluran pernapasan lain yang mungkin Anda alami.Pemeriksaan LaboratoriumNamun jika dari hasil pemeriksaan fisik dan wawancara menunjukkan bahwa Anda mungkin terkena infeksi paru-paru atau infeksi lain, dokter akan merekomendasikan pemeriksaan laboratorium. Mulai dari swab nasal dan tenggorokan, hingga tes sputum.PencitraanSelain pemeriksaan laboratorium, dokter juga dapat merekomendasikan Anda untuk melakukan tes pencitraan. Tujuannya untuk mengetahui bagaimana kondisi organ pernapasan Anda dan mendeteksi dini adanya gangguan dengan menyimak gejalanya secara mendetail.Beberapa jenis tes pencitraan yang dimaksud misalnya X-Ray dada, CT-Scan paru-paru, hingga tes fungi paru-paru.Komplikasi Infeksi Saluran PernapasanJenis infeksi saluran pernapasan yang umum terjadi biasanya bersifat ringan dan dapat sembuh tanpa melalui prosedur pengobatan yang rumit. Namun, dalam beberapa kasus, seseorang juga dapat mengalami komplikasi dari infeksi saluran pernapasan, seperti:1. PneumoniaPneumonia juga bisa terjadi sebagai komplikasi infeksi saluran pernapasan, utamanya penyakit kronis seperti asma dan penyakit paru-paru obstruktif kronis (PPOK). Selain itu, menurut Mayo Clinic, pneumonia bisa terjadi Ketika seseorang dirawat dalam perawatan intensif rumah sakit, yang utamanya menggunakan alat bantu pernapasan (ventilator).2. Bronkitis KronisBronkitis kronis dapat terjadi Ketika Anda mengalami gejala bronkitis secara berkala selama dua tahun atau lebih. Komplikasi infeksi saluran pernapasan ini biasanya disebabkan oleh kebiasaan merokok atau iritan paru-paru lainnya. Seseorang dengan riwayat penyakit asma juga memiliki risiko tinggi terkena bronkitis kronis.3. Asma yang MemburukInfeksi saluran pernapasan dan asma saling berkaitan. Seseorang yang mengidap asma akan lebih rentan terkena infeksi saluran napas, begitupun sebaliknya infeksi dapat menyebabkan gejala asma lebih buruk. Bahkan, infeksi saluran pernapasan akut dapat menjadi salah satu faktor penyebab asma yang paling sering terjadi.4. Infeksi SekunderSeseorang yang mengalami infeksi saluran pernapasan juga bisa terkena infeksi sekunder oleh bakteri. Hal ini dapat membuat gejala infeksi jadi lebih parah dan meningkatkan risiko morbiditas yang tinggi. Sebagai contoh, melansir dari National Health Service UK, pasien infeksi virus influenza kerap mengembangkan pneumonia sekunder.Infeksi sekunder ini dapat terjadi karena flora bakteri normal dihancurkan selama pengobatan infeksi saluran pernapasan, pertahanan tubuh pasien melemah setelah infeksi virus, hingga gangguan integritas penghalangan paru-paru dan masalah pada daya tahan tubuh.Pengobatan Infeksi Saluran PernapasanPengobatan dan perawatan infeksi saluran pernapasan diberikan sesuai dengan penyebab dan gejala yang dialami oleh pasien. Berikut penjelasan lengkapnya:1. AntiviralPemberian antiviral digunakan untuk membantu melawan infeksi virus yang parah atau berkepanjangan, seperti infeksi influenza. Melansir dari National Library of Medicine, agen antivirus seperti amantadine dan rimantadine, dapat menghambat replikasi virus dan mengurangi keparahan serta durasi gejala.2. AntibiotikSementara itu, pengobatan menggunakan antibiotik diberikan saat infeksi saluran pernapasan yang disebabkan oleh bakteri. Beberapa antibiotic yang umumnya diresepkan misalnya amoksisilin, azitromisin, eritromisin, cefixime, clarithromycin, baquinor forte, hingga sefalosporin generasi pertama.3. AntijamurJika infeksi saluran pernapasan disebabkan oleh jamur atau fungi, dokter dapat memberikan obat antijamur kepada pasien. Obat ini bekerja dengan cara menghambat pembentukan ergosterol, yakni komponen penting dalam dinding sel jamur. Beberapa jenis obat anti jamur yang diresepkan untuk mengatasi infeksi jamur pada saluran pernapasan misalnya fluconazole, itraconazole, ketoconazole, hingga PC945.4. SimptomatikSebagai perawatan, dokter juga dapat memberikan pengobatan simptomatik untuk mengurangi gejala infeksi saluran pernapasan yang dirasakan oleh pasien. Misalnya dengan meresepkan obat pereda nyeri untuk mengatasi sakit kepala, obat pereda demam dan batuk-batuk, dan banyak lainnya. 5. Terapi OksigenPada infeksi saluran pernapasan yang parah, pasien dapat mengalami gejala sesak napas sehingga memerlukan terapi oksigen. Terapi ini dilakukan untuk meningkatkan kadar oksigen dalam darah, sehingga membuat pasien bernapas lebih lega dan melindungi fungsi organ tubuh.Pencegahan Infeksi Saluran PernapasanSetelah menyimak apa saja jenis, penyebab, dan pengobatannya, Anda juga perlu memahami apa saja langkah pencegahan yang bisa diterapkan untuk mengurangi risiko terkena infeksi saluran pernapasan. Berikut penjelasan lengkapnya!1. VaksinasiLangkah pencegahan infeksi saluran pernapasan pertama adalah vakisnasi, yang bisa membantu menghalau infeksi virus pada tubuh Anda. Khususnya pada anak-anak, pastikan Anda memberikan si Kecil vaksinasi dasar yang dibutuhkannya, terutama vaksin flu (influenza).2. Kebersihan PribadiLangkah selanjutnya adalah menjaga kebersihan pribadi, misalnya dengan rutin mencuci tangan sebelum makan dan minum. Virus, bakteri, dan jamur penyebab penyakit dapat menempel di tangan Anda, lalu terbawa masuk ke dalam tubuh dari makanan atau minuman yang dikonsumsi.Selain itu, Anda juga bisa menjega kebersihan lingkungan untuk mencegah pertumbuhan bakteri, virus, dan jamur penyebab penyakit. Pastikan rumah memiliki sirkulasi udara yang baik, serta bebas debu atau zat iritan lain yang dapat menyebabkan infeksi.3. Menghindari Kontak dengan Orang SakitInfeksi saluran pernapasan, utamanya yang disebabkan oleh virus, dapat dengan mudah menular, misalnya melalui droplet air liur. Karena itu, pastikan untuk menghindari kontak dengan orang yang sakit untuk mencegah penularan.4. Meningkatkan Imun TubuhLangkah paling mendasar untuk membuat tubuh Anda tidak mudah sakit adalah dengan meningkatkan kekebalan tubuh. Untuk meningkatkan sistem imun tubuh ini juga tak begitu sulit, pastikan Anda berolahraga secara teratur, mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang, mendapatkan asupan cairan 5. Mengurangi Paparan PolusiSebagian besar masalah pernapasan juga disebabkan oleh paparan polusi, yang dapat mengiritasi tenggorokan dan saluran napas Anda. Karena itu, sebagai langkah pencegahan, Anda dapat mengurangi paparan polusi dengan menggunakan masker ketika berkendara, rajin membersihkan kamar dan air conditioner (AC), memastikan aliran udara pada ruangan juga optimal.Periksa Kesehatan Anda di GranosticSobat Granostic, infeksi saluran pernapasan memang umumnya bersifat ringan dan dapat sembuh dalam beberapa lama. Akan tetapi, pada beberapa kasus, jika tidak ditangani dengan baik infeksi dapat menyebabkan komplikasi yang lebih serius dan memicu gejala lebih parah.Karena itu, ada baiknya bagi Anda untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin di Klinik Granostic, untuk mencegah, mendeteksi dini, dan mendapatkan perawatan yang tepat dalam mengatasi infeksi saluran pernapasan.Beberapa prosedur pemeriksaan kesehatan yang dapat Anda lakukan di klinik Granostic misalnya:Pemeriksaan Darah untuk Mendeteksi InfeksiAnda dapat melakukan prosedur pemeriksaan darah untuk mendeteksi dini infeksi. Prosedur ini dapat membantu mendiagnosa berbagai penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus, bakteri, ataupun jamur.Tes Molekuler untuk Mengidentifikasi Virus atau Bakteri Bersama dengan tim medis professional Granostic, Anda juga bisa melakukan prosedur tes molekuler untuk mengidentifikasi virus atau bakteri penyebab infeksi saluran pernapasan yang Anda alami. Tes ini dilakukan dengan mengambil sampel darah, air liur, lendir, atau jaringan Anda untuk memeriksa sejumlah materi genetic pathogen (penyebab penyakit).Pencitraan Medis seperti Rontgen DadaSelain pemeriksaan laboratorium, dokter klinik Granostic juga dapat merekomendasikan rangkaian pencitraan medis seperti rontgen dada, yang membantu mengamati kondisi organ pernapasan Anda dengan mendetail.Rontgen dada biasanya digunakan untuk mendiagnosis adanya masalah yang serius pada organ paru-paru, seperti pneumonia dan TB.Nah, Sobat Granostic itu adalah penjelasan lengkap mengenai apa itu infeksi saluran pernapasan. Juga apa saja yang menjadi penyebabnya, prosedur diagnosis, pengobatan, hingga langkah-langkah pencegahannya.Pastikan untuk selalu memeriksakan kesehatan tubuh dan sistem pernapasan Anda di klinik kesehatan terpercaya seperti Granostic Medical Center, Surabaya. Bersama tim kesehatan profesional kami, Anda dapat memeroleh perawatan medis terpadu, yang nyaman dan aman.Selain itu, dengan adanya layanan telekonsultasi juga akan memudahkan Anda untuk terhubung dengan dokter umum dan spesialis klinik Granostic secara online. Konsultasi kesehatan jadi lebih mudah dan praktis, deh!Yuk, Sobat, lindungi keluarga dan diri Anda dari infeksi saluran pernapasan dengan rutin cek kesehatan di Klinik Granostic!Ditinjau Oleh:Dr. Aji WibowoSumber Referensi:What Is Respiratory Infection?. Northwestern University. Diakses 2025Respiratory tract infections (RTIs). NHS UK. Diakses 2025Upper Respiratory Infection. Cleveland Clinic. Diakses 2025Respiratory Tract Infections - Antibiotic Prescribing. National Library of Medicine. Diakses 20255 Upper Respiratory Tract Infections and What They Mean. Gleneagles Hospital is part of IHH Healthcare Singapore. Dr Chao Siew Shuen (Otorhinolaryngologist). Diakses 2025Lower respiratory tract infections: What to know. Medical News Today. Medically reviewed by Alana Biggers, M.D., MPH. Diakses 2025Upper Respiratory Infections: Causes, Symptoms and Care Tips. Max Healthcare. y Dr. Manish Garg in Pulmonology. Diakses 2025Preventing Respiratory Viruses. CDC. Diakses 2025FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN ISPA PADA BALITA DI PUSKESMAS ALALAK SELATAN BANJARMASIN. STIKES Suaka Insan Banjarmasin. Warjiman, Safariah Anggraini, Kriantani Amelia Sintha. Diakses 2025
Apa Saja Jenis Infeksi Saluran Pernapasan Bawah? Selengkapnya Disini
Meskipun sama-sama dapat menyebabkan batuk dan gangguan pada saluran napas, infeksi saluran pernapasan atas dan bawah memiliki karakteristik yang berbeda, serta memerlukan perawatan tersendiri. Nah, dalam artikel kali ini Granostic akan membagikan informasi mengenai jenis infeksi saluran pernapasan bawah secara lengkap. Penasaran?Infeksi saluran pernapasan bawah (ISPB) merupakan infeksi yang terjadi pada paru-paru atau organ di bawah pita suara. Contoh penyakit yang dapat terjadi akibat ISPB yakni pneumonia, bronkitis, dan tuberkulosis.Tingkat keparahan dan gejala yang timbul dari ISPB juga sangat bervariasi. Karena itu, Granostic akan membahas lebih lanjut ciri-ciri infeksi saluran pernapasan bawah berikut ini.Ciri-Ciri Infeksi Saluran Pernapasan BawahISPB memiliki gejala yang cukup variatif, bergantung dengan jenis infeksinya dan tingkat keparahan infeksi. Namun, berikut ini adalah beberapa ciri-ciri umum infeksi saluran pernapasan bawah, seperti:1. BatukBatuk merupakan gejala infeksi saluran pernapasan bawah yang paling umum, bisa terjadi Ketika Anda mengalami infeksi yang parah maupun ringan. Batuk-batuk ini juga dapat disertai dengan sputum, yakni lendir yang diproduksi oleh paru-paru, bronkus, dan trakea kita.2. Sesak NapasSelain batuk-batuk, ciri-ciri ISPB selanjutnya adalah sesak napas. Gejala ini khususnya sering terjadi pada orang-orang yang memiliki faktor risiko tinggi terkena ISPB, seperti lansia, perokok aktif, atau orang dengan kondisi Kesehatan tertentu. Sesak napas, atau dyspnea, yang terjadi dapat bersifat ringan hingga berat. Gejala ini juga bisa menjadi indikator penting bagaimana infeksi berdampak pada sistem pernapasan pasien.3. Demam TinggiDemam merupakan ciri yang paling umum dari infeksi saluran pernapasan bawah. Gejala ini timbul sebagai tanda bahwa tubuh Anda tengah melawan infeksi bakteri, virus, atau kuman penyebab penyakit.Demam terjadi ketika hipotalamus, bagian dari otak, menaikkan suhu tubuh. Seseorang dapat dikatakan mengalami demam bila suhu tubuhnya mencapai 38°C atau lebih.4. Nyeri DadaNyeri pada dada kerap terjadi pada orang yang mengalami infeksi saluran pernapasan bawah, apalagi yang mengalami pneumonia. Nyeri ini kerap kali terasa lebih parah saat pasien mengalami batuk atau menarik napas dalam-dalam.5. KelelahanCiri lain seseorang mengalami ISPB adalah kelelahan yang tidak biasa, misalnya waktu kurang tidur di malam hari. Kelelahan ini juga dapat disertai dengan rasa tidak nyaman dan nyeri pada otot atau persendian.Rasa lelah dan nyeri pada tubuh ini terjadi karena sistem imun mengerahkan energi ekstra untuk melawan infeksi yang Anda alami.6. MengiMengi merupakan suara seperti siulan saat seseorang bernapas, yang terjadi akibat penyumbatan dan peradangan saluran napas. Gejala ini juga disebut sebagai wheezing.Ciri ini biasanya dapat terdeteksi selama pemeriksaan fisik dan dikaitkan dengan infeksi pernapasan yang lebih parah. Seperti bronkiolitis, asma, penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) dan banyak lainnya.Jenis-Jenis Infeksi Saluran Pernapasan BawahCiri-ciri di atas dapat menandakan seseorang terkena infeksi saluran pernapasan bawah secara umum. Untuk dapat mengidentifikasi kondisi Anda dengan lebih baik, simak apa saja jenis-jenis infeksi saluran pernapasan bawah berikut ini:1. BronkitisBronkitis merupakan iritasi dan pembengkakan pada saluran udara yang menuju paru-paru. Paling sering, bronkitis ini disebabkan oleh virus dan dapat hilang dengan sendirinya.Namun, batuk-batuk yang dialami oleh pasien bisa menyebabkan rasa tidak nyaman dan berlangsung selama berminggu-minggu. Beberapa gejala lain yang dapat menyertai bronkitis misalnya:nyeri otot dadakelelahansesak napas ringanbatuk berdahak atau keringMeskipun gejalanya cukup ringan, seseorang dengan riwayat penyakit asma dan PPOK perlu mendapatkan perawatan lebih komprehensif saat mengalami bronchitis. Begitu juga dengan lansia, perokok aktif, dan orang-orang dengan sistem imun yang rendah dapat mengalami gejala yang lebih parah.2. PneumoniaPneumonia merupakan infeksi paru-paru, yang jenisnya juga cukup banyak. Kondisi medis ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor termasuk virus, bakteri, jamur, bahkan bahan kimia atau benda padat yang tak sengaja terhirup ke dalam paru-paru. Bahkan, banyak juga kasus pneumonia yang terjadi sebagai komplikasi dari infeksi saluran pernapasan atas (ISPA), seperti pilek atau flu.Beberapa gejala umum yang muncul saat seseorang mengalami pneumonia antara lain:demambatuk-batuksesak napas atau kesulitan bernapasnyeri dadakelelahanPneumonia yang diakibatkan oleh infeksi virus menyebabkan batuk kering, dan tingkat keparahan gejala dapat terjadi dari rentang ringan hingga berat. Sementara, pneumonia yang terjadi akibat infeksi bakteri dapat memberikan gejala yang lebih parah, seperti demam dan batuk berdahak.3. BronkiolitisJenis infeksi saluran pernapasan bawah selanjutnya adalah bronkiolitis, yang merupakan peradangan atau pembengkakan pada saluran udara kecil di paru-paru. Penyakit ini umumnya terjadi pada anak-anak di bawah usia 2 tahun. Melansir dari VerryWellHealth.com, penyakit ini paling sering terjadi pada bayi berusia 3 hingga 6 bulan, dengan virus sinsitial pernapasan (RSV) sebagai penyebab utamanya.Gejala awal dari bronkiolitis misalnya:hidung tersumbatmeler atau hidung berairbatuk-batukdemamPada hari ketiga hingga kelima, yang mencapai puncak sakit, anak-anak dapat menunjukkan gejala bernapas dengan cepat, tidak nafsu makan dan tampak tidak aktif. Jika gejala ini timbul, Anda perlu memeriksakan si Kecil ke dokter dengan segera.4. Tuberkulosis (TB)Jenis infeksi saluran pernapasan bawah selanjutnya adalah tuberculosis (TB), yang merupakan penyakit serius dan utamanya menyerang organ paru-paru. Kuman yang menyebabkan tuberculosis adalah sejenis bakteri.Penyakit ini sangat mudah menyebar saat penderitanya batuk, bersin, atau bahkan berbicara / aktifitas yang mengeluarkan suara dengan cukup lantang. Aktivitas ini dapat menyebarkan droplet kecil berisi kuman ke udara, yang jika terhirup oleh orang lain akan membawa kuman masuk ke dalam paru-paru orang tersebut.Saat awal masa infeksi, gejala TB dapat menyerupai flu biasa seperti demam ringan, batuk-batuk, hingga kelelahan. Namun, ketika bakteri melewati masa laten, pasien TB dapat mengalami beberapa gejala berikut:batuk-batuk, batuk darah atau lendir, nyeri dada, nyeri saat bernapas atau batuk, demam, meriang, keringat dingin di malam hari, turun berat badan, kehilangan nafsu makan, kelelahan, merasa tidak enak badan secara umum5. Abses ParuSelanjutnya ada abses paru, yang merupakan kondisi dimana terdapat rongga bernanah di paru-paru dan dikelilingi oleh jaringan yang meradang. Abses paru biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri yang hidup di mulut atau tenggorokan ke dalam paru-paru, sehingga menyebabkan infeksi.Melansir dari WebMD.com, berikut ini beberapa gejala abses paru-paru:kelelahan,kehilangan nafsu makan,keringat malam.mengeluarkan dahak (campuran air liur dan lendir) dengan nanah yang seringkali berasa asam, berbau busuk, atau berlumuran darah.6. HMPVHuman metapneumovirus (HMPV) merupakan jenis virus yang biasanya menyebabkan gejala yang mirip dengan flu biasa. Nah, virus ini kerap menyebabkan infeksi saluran pernapasan atas, tapi juga bisa menyebabkan infeksi saluran pernapasan bawah seperti pneumonia, kambuhnya asma, atau memperburuk penyakit paru obtruktif kronik (PPOK).Melansir dari Cleveland Clinic, berikut ini beberapa gejala dari HPMV:batukdemamhidung tersumbat atau berairtenggorokan sakitmenginapas pendek-pendek atau sesak napasruamBaca selengkapnya disini, Kenali Yuk, Apa Itu HMPV?Penyebab dan Gejala Infeksi Saluran Pernapasan BawahSetelah menyimak apa saja jenis-jenis infeksi saluran pernapasan bawah, berikut ini penjelasan mengenai penyebab dan gejala umum dari ISPB:PenyebabISPB dapat disebabkan oleh virus, bakteri, jamur dan iritan lingkungan. Berikut penjelasan lengkapnya:1. VirusVirus menjadi penyebab paling umum dari infeksi saluran pernapasan bawah, termasuk virus influenza, respiratory syncytial virus (RSV), dan COVID-19. Pada bronkitis misalnya, penyakit ini kerap disebabkan oleh influenza dan rhinovirus, yang juga dapat memicu flu dan pilek biasa.2. BakteriSelain virus, infeksi saluran pernapasan bawah juga dapat disebabkan oleh bakteri. Pada pneumonia, bakteri yang menginfeksi paling sering disebut Streptococcus pneumoniae. Kemudian pada tuberculosis bakteri penyebabnya disebut Mycobacterium tuberculosis.3. JamurJamur juga dapat menjadi salah satu pemicu infeksi saluran pernapasan bawah. Kondisi ini juga disebut sebagai mikosis paru.4. Iritan LingkunganSelain mikroorganisme, infeksi saluran pernapasan bawah juga dapat disebabkan oleh iritan lingkungan. Zat yang dimaksud sebagai iritan lingkungan ini misalnya polusi udara, debu, asap rokok, atau zat kimia yang terhirup dari udara ke saluran pernapasan.Gejala UmumSaat mengalami ISPB seseorang dapat mengalami beberapa gejala yang umum berikut ini:1. Batuk berdahak.ISPB dapat menyebabkan batuk berdahak, yang diproduksi dalam jumlah banyak oleh tubuh untuk melindungi saluran pernapasan dari infeksi dan benda asing.. Dahak merupakan saliva yang bercampur dengan lendir (mucus). Namun, beberapa jenis ISPB juga dapat menyebabkan batuk kering seperti pneumonia yang disebabkan oleh virus.2. Sesak napas yang progresif.Sesak napas adalah salah satu gejala yang juga sangat umum menyertai penderita ISPB. Gejala ini dapat terjadi karena infeksi menyebabkan pembengkakan dan penumpukan cairan pada saluran napas, yang menyebabkan pasien merasa sulit untuk bernapas.3. Demam dan menggigil.Demam dan menggigil juga menjadi gejala yang sangat umum terjadi ketika seseorang mengalami infeksi, termasuk ISPB. Gejala ini timbul sebagai tanda bahwa tubuh pasien sedang sibuk melawan infeksi.Demam terjadi ketika hipotalamus di otak mengatur suhu tubuh agar lebih tinggi, untuk membantu melawan infeksi. Sementara, menggigil terjadi ketika kontraksi otot meningkatkan suhu tubuh.4. Nyeri dadaISPB juga umumnya disertai dengan rasa nyeri dada, yang terjadi karena adanya peradangan, pada saluran pernapasan, ketegangan otot, hingga pembengkakan pada saluran bronkial.5. Kelemahan umum.Tubuh yang terinfeksi biasanya akan terasa lebih lemah dan lemas, karena tubuh memfokuskan energi untuk melawan infeksi. Selain itu, demam tinggi yang terjadi saat infeksi juga dapat menyebabkan dehidrasi, yang bisa membuat tubuh pasien terasa lemah.Diagnosa Infeksi Saluran Pernapasan BawahAda beberapa jenis infeksi saluran pernapasan bawah, yang memiliki gejala, tingkat keparahan, dan pengobatan yang berbeda-beda. Karena itu, perlu adanya diagnosa yang tepat untuk mengetahui jenis infeksi saluran pernapasan mana yang dialami oleh pasien.Beberapa prosedur diagnosa infeksi saluran pernapasan bawah antara lain:1. AnamnesisAnamnesis merupakan istilah medis yang merujuk pada proses pengumpulan riwayat medis. Dalam prosedur ini, dokter akan melakukan wawancara terstruktur untuk mengetahui bagaimana riwayat penyakit pasien.Dokter dapat mengajukan pertanyaan tentang gejala-gejala yang sering dialami, obat terakhir yang diminum, riwayat alergi, bagaimana riwayat Kesehatan anggota keluarga, hingga gaya hidup dan lingkungan tinggal.Hasil wawancara ini akan membantu dokter untuk mendiagnosa jenis infeksi saluran pernapasan bawah yang dialami pasien. Serta dapat digunakan untuk merekomendasikan perawatan dan pengobatan yang diperlukan. 2. Pemeriksaan FisikSetelah proses wawancara, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik untuk menyimak kondisi vital pasien. dan rongga mulut, juga paru-paru pasien.Pemeriksaan tanda-tanda vital ini meliputi denyut jantung, laju pernapasan pasien, suhu tubuh, saturasi oksigen, tekanan darah, hingga berat badan pasien.3. Pemeriksaan LaboratoriumAgar hasil pemeriksaan lebih akurat, dokter juga dapat mengarahkan pasien untuk melakukan pemeriksaan laboratorium, yang meliputi:Kultur DahakKultur dahak merupakan pemeriksaan laboratorium untuk mendeteksi jamur, bakteri, atau virus yang menyebabkan infeksi saluran pernapasan. Pemeriksaan ini dapat digunakan untuk mendiagnosis berbagai penyakit, seperti pneumonia, bronchitis, hingga tuberculosis.Tes Darah LengkapSelain menggunakan dahak, pemeriksaan laboratorium untuk mendiagnosis ISPB selanjutnya adala tes darah lengkap. Tes ini dapat membantu mendeteksi antibodi dari organisme tertentu atau virus, dengan mengukur level dari sel darah tertentu.4. PencitraanTes pencitraan dilakukan untuk mengetahui organ dalam tubuh, berkaitan dengan ISPB biasanya tes pencitraan dilakukan dengan beberapa prosedur berikut:Rontgen DadaProsedur ini menggunakan sinar X untuk melihat bagaimana kondisi organ dan tulang yang ada dalam dada. CT ScanCT scan merupakan prosedur pemindaian tubuh menggunakan sinar-X dan komputer, sehingga dapat menghasilkan gambar lebih detail terhadap organ dalam tubuh. Pemeriksaan ini bisa dilakukan untuk mendiagnosis ISPB, dengan melihat kondisi paru-paru dan organ dalam dada pasien lainnya.5. Tes Fungsi ParuSelanjutnya, untuk mendiagnosis ISPB dokter juga dapat menjalankan tes fungsi paru atau Pulmonary Function Test, yang fungsinya untuk mengukur seberapa baik paru-paru Anda bekerja.Beberapa jenis tes fungsi paru misalnya:spirometrypletismografi parupengujian difusi paru-paru.Perbedaan dengan Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA)Nah, Sobat Granostic, selain ISPB Anda pasti kerap mendengar soal infeksi saluran pernapasan atas (ISPA), bukan? Keduanya memiliki karakteristik yang berbeda-beda, sehingga penanganan medis yang diberikan pun tidaklah sama.Agar tak salah mengenali, Anda bisa langsung simak beberapa perbedaan ISPB dengan ISPA berikut ini.Lokasi InfeksiISPAISPA terjadi pada struktur di laring atau di atasnya, seperti pada tenggorokan dan area hidung (sinus).ISPBISPB merupakan infeksi yang terjadi pada saluran nafas di bawah laring, seperti pada bronkus, bronkiolus, dan paru-paru.Gejala UtamaISPASeseorang yang mengalami ISPA akan mengalami gejala yang umumnya terasa di bagian atas leher, seperti bersin-bersin, sakit kepala, sakit tenggorokan. Juga dapat mengalami pegal-pegal di seluruh tubuh, terutama bagi mereka yang mengalami demam.ISPBSeseorang yang mengalami ISPB akan mengalami batuk-batuk sebagai gejala utamanya, yang biasanya disertai dengan nyeri dada, dan napas sesak.Tingkat KeparahanISPAISPA biasanya memiliki gejala yang lebih ringan, serta dapat sembuh dengan perawatan rumahan. Namun, jika tidak mendapatkan perawatan yang tepat dan timbul berlarut-larut, ISPA bisa menimbulkan komplikasi seperti pneumonia.ISPBMelansir dari National Library of Medicine, skor keparahan pernapasan pada ISPB cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang mengalami ISPA. Pencegahan dan PengobatanPengobatan ISPBPengobatan ISPB diresepkan dan direkomendasikan oleh dokter sesuai dengan penyebab infeksi serta tingkat keparahan gejalanya. Secara umum, berikut ini beberapa metode pengobatan ISPB yang digunakan:AntiviralJika ISPB terjadi karena infeksi virus, dokter dapat meresepkan obat antiviral dalam rencana pengobatan pasien. NLM menyebutkan bahwa penggunaan antiviral ini juga telah digunakan untuk menangani pneumonia virus seperti sindrom pernapasan akut berat (SARs) dan flu burung, yang disebabkan oleh virus influenza A/H5N1.AntibiotikSementara jika ISPB terjadi akibat infeksi bakteri, seperti pada tuberkulosis, maka dokter dapat meresepkan antibiotik yang dapat dikonsumsi secara oral oleh pasien.AntijamurTerapi penggunaan obat-obatan antijamur akan diresepkan jika ISPB yang dialami pasien terjadi karena infeksi fungi/jamur, seperti pneumonia fungal pneumonia yang kerap disebabkan oleh aspergillus, cryptococcus, atau pneumocystis.Terapi SimptomatikTerapi simtomatik merupakan jenis terapi yang fokus untuk meredakan gejala yang dialami oleh pasien. Misalnya, jika pasien ISPB mengalami nyeri dada, batuk-batuk yang parah, mengi, dan kesulitan bernapas, maka dokter akan meresepkan obat-obatan yang dapat membantu mengurangi gejala-gejala tersebut.OksigenasiTerapi ini menggunakan oksigen, yang dapat diberikan pada pasien ISPB yang mengalami kesulitan bernapas karena pembengkakan atau penumpukan lendir di saluran pernapasan mereka. Sehingga pasien dapat bernapas dengan lega dan mampu memenuhi kebutuhan oksigen tubuh mereka.Pencegahan ISPBBerikut ini beberapa langkah pencegahan ISPB yang bisa Anda terapkan secara pribadi dan pada keluarga, seperti:VaksinasiMelakukan vaksinasi merupakan cara yang efektif untuk mencegah infeksi virus-virus penyebab infeksi saluran pernapasan bawah. Ada banyak jenis vaksinasi yang bisa Anda pertimbangkan untuk dilakukan, misalnya vaksinasi influenza, vaksin difteri, vaksin pneumonia, hingga vaksin respiratory syncytial virus (RSV).Higiene PribadiSelain vaksin, menjaga kebersihan diri juga sangat penting dalam pencegahan infeksi saluran pernapasan, baik atas maupun bawah. Pasalnya, debu dan polusi yang ada di dalam kamar juga dapat mengiritasi saluran pernapasan Anda serta menyebabkan infeksi.Tak hanya itu, kamar yang lembab juga dapat memicu tumbuhnya jamur, yang jika terhirup dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan infeksi pada saluran napas.Menghindari Asap RokokAsap rokok memberikan dampak buruk pada kesehatan secara umum, tak hanya mengiritasi namun juga dapat membuat Anda jadi lebih rentan terkena infeksi saluran pernapasan bawah, loh!Meningkatkan Imun TubuhPada dasarnya, menjaga sistem imun Anda untuk selalu kuat sangatlah penting. Dengan demikian, sistem imun Anda dapat melawan infeksi yang ada dengan optimal.Menggunakan MaskerSebagai langkah pencegahan selanjutnya, Anda dapat menggunakan masker ketika berada di ruangan yang sama dengan orang yang sakit, atau di perjalanan jauh.Masker dapat menjadi garda terdepan saluran pernapasan Anda untuk mencegah masuknya iritan lingkungan dan berbagai mikroorganisme lain, yang dapat menyebabkan ISPA maupun ISPB.Periksa Kesehatan Anda di GranosticSetelah menyimak penjelasan lengkap soal ISPB di atas, ada satu poin penting yang perlu Sobat ingat: memeriksakan kesehatan paru-paru secara rutin dapat membantu deteksi dini penyakit!Tak hanya bantu deteksi dini, Anda juga bisa memantau bagaimana keadaan paru-paru Anda secara berkala. Untuk melakukan pemeriksaan kesehatan ini, Anda dapat mempercayakannya bersama klinik Granostic. Kenapa?Tes Laboratorium Seperti Kultur Dahak dan Pemeriksaan Darah LengkapKlinik Granostic menyediakan tes laboratorium lengkap, seperti kultur dahak dan tes darah lengkap. Sehingga hasil pemeriksaan atau diagnosa kesehatan tubuh dan saluran pernapasan Anda juga akan lebih akurat.Rontgen Dada Untuk Mendeteksi Infeksi pada Paru-paruSelain tes laboratorium, Granostic juga memiliki perlengkapan tes pencitraan modern, yang dapat membantu dokter untuk menganalisa kondisi organ dalam dada dan saluran pernapasan Anda lebih mendetail. Seperti prosedur rontgen dada yang dapat digunakan untuk mendeteksi adanya masalah pada paru-paru Anda.Konsultasi dengan Dokter Spesialis Paru BerpengalamanLayanan pemeriksaan ini makin lengkap karena akan didampingi oleh dokter spesialis paru yang berpengalaman di bidangnya. Sehingga, Anda dapat mengonsultasikan keluhan, rasa khawatir, dan memperoleh edukasi mengenai kesehatan maupun kondisi paru Anda secara komprehensif.Dokter dengan profesional akan mendampingi Anda selama proses pemeriksaan, pengobatan, dan rawat jalan. Sehingga Anda dapat menjalani proses pemulihan yang nyaman dan aman.Nah, Sobat Granostic, itu adalah penjelasan lengkap soal apa itu infeksi saluran pernapasan bawah. Lengkap dengan gejala, penyebab, jenis, dan bagaimana diagnosa serta pengobatannya.Yuk. jangan lupa untuk selalu cek kesehatan Anda secara rutin dan lindungi keluarga dari ISPB bersama klinik Granostic!Ditinjau Oleh:Dr. Aji WibowoSumber Referensi:What Is a Lower Respiratory Tract Infection?. GoodRx. Edited by: Sophie Vergnaud, MD. Diakses 2025Fungi-Induced Upper and Lower Respiratory Tract Allergic Diseases: One Entity. National Library of Medicine. Diakses 2025Lower respiratory tract infections: What to know. Medical News Today. Medically reviewed by Alana Biggers, M.D., MPH. Diakses 2025
Kenali Yuk, Apa Itu HMPV?
Memiliki gejala yang sama dengan flu, HMPV justru disebabkan oleh virus yang berbeda dan bahkan bisa menimbulkan gejala yang lebih serius dibandingkan flu biasa. Virus ini bahkan sangat berisiko tinggi menyerang anak di bawah usia lima tahun dan bayi baru lahir, lansia, dan orang yang memiliki daya tahan tubuh lebih lemah.Agar tak salah dalam memberikan penanganan pertama, Sobat Granostic bisa simak penjelasan lengkap soal apa itu HMPV melalui rangkuman berikut ini, ya!Pengertian Human Metapneumovirus (HMPV)Human metapneumovirus (HMPV) merupakan jenis virus yang sangat umum menyerang saluran pernapasan. Virus ini termasuk dalam famili virus yang disebut pneumovirus, atau kelompok yang sama dengan respiratory syncytial virus (RSV).Infeksi HMPV dapat menyebabkan gejala yang mirip dengan flu biasa. Virus ini juga umumnya memicu infeksi saluran pernapasan atas (ISPA), namun tidak jarang juga menjadi penyebab infeksi saluran pernapasan bawah (ISPB) seperti pneumonia, asma, hingga penyakit paru obstruktif kronik (PPOK).Umumnya, HMPV menyerang anak-anak ketika mereka berusia kurang dari 5 tahun. HMPV juga dapat kembali menjangkit penyitasnya, namun dengan gejala yang lebih ringan setelah infeksi pertama.Penyebab Human MetapneumovirusMelansir dari Cleveland Clinic, virus–kuman kecil yang menggunakan sel tubuh untuk membuat banyak duplikat dirinya sendiri– adalah penyebab Utama dari HMPV. Virus ini merupakan bagian dari kelompok virus yang sama dengan penyebab RSV, campak, dan gondongan.Cara Penularan Human MetapneumovirusAda banyak scenario penularan HMPV yang harus Anda perhatikan, seperti dalam penjelasan berikut ini:1. Droplet PernapasanSalah satu cara paling umum penularan HMPV, dan infeksi saluran pernapasan lain, adalah lewat droplet pernapasan. Batuk-batuk atau bersin-bersin, misalnya, dapat menyebabkan droplet saliva keluar ke udara. Droplet ini bisa tak sengaja terhirup oleh orang lain, yang akhirnya membawa HMPV masuk ke saluran pernapasan mereka.2. Kontak LangsungSelain lewat droplet pernapasan, penularan HMPV juga bisa terjadi melalui kontak langsung. Melansir Center for Disease Control and Prevention (CDC) contohnya, saat Anda berjabat tangan dan bicara sangat dekat dengan penderita HMPV.3. Kontak dengan Benda TerkontaminasiMemegang benda yang terkontaminasi oleh virus HMPV juga dapat menjadi salah satu cara penyebaran virus. Karena saat virus menempel di tangan, Anda bisa saja tidak sengaja menyentuh wajah, mulut, atau bahkan makan dan minum tanpa mencuci tangan terlebih dahulu.Kapan HMPV Masuk ke Indonesia?Melansir dari laman Kementerian Kesehatan Indonesia (Kemenkes RI), virus HMPV telah ditemukan dan menyebar ke Indonesia sejak tahun 2001. Serta digolongkan sebagai virus yang tidak berbahaya, namun tetap harus diwaspadai karena menyerang kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan individu dengan kondisi kesehatan tertentu.Diagnosa Human MetapneumovirusSebagai langkah untuk mendiagnosa HMPV, dokter akan melakukan prosedur pemeriksaan medis berikut ini:AnamnesisAnamnesis merupakan sebuah metode pemeriksaan melalui wawancara untuk mengetahui riwayat kesehatan pasien. Mulai dari gejala-gejala yang dialami dalam waktu dekat, riwayat kesehatan dan alergi di masa lalu, adakah penyakit bawaan yang diderita pasien, gaya hidup, hingga lingkungan tempat tinggal.Lewat anamnesis ini dokter dapat memiliki gambaran mengenai penyebab dan kondisi pasien yang terinfeksi HMPV. Pemeriksaan FisikSetelah proses anamnesis, dokter juga akan melakukan pemeriksaan fisik dengan menyimak tanda-tanda vital. Pemeriksaan tanda vital ini meliputi mengukur suhu tubuh pasien, berat badan pasien, kelancaran napas, tekanan darah, denyut jantung, dan sebagainya.Tes LaboratoriumSelain pemeriksaan fisik, dokter dapat merekomendasikan Anda untuk melakukan tes laboratorium agar mendapatkan diagnosa HMPV yang lebih akurat. Berikut ini rangkaian tes laboratorium untuk mendeteksi HMPV:PCR (Polymerase Chain Reaction)Tes PCR merupakan salah satu pengujian lab yang dapat diandalkan untuk mendiagnosi HMPV. Tes ini menggunakan sampel dari hidung atau tenggorokan untuk mendeteksi materi genetic virus.Rapid TestDiagnosa HMPV juga bisa dilakukan dengan melakukan rapid test, yang dapat memberikan hasil cepat dan dapat dilakukan secara mandiri di rumah.Rapid test bisa menggunakan sampel dari cairan tubuh Anda, seperti darah, urin, saliva, atau sekresi nasal. Sampel ini kemudian akan dicampurkan dengan substansi special, yang dapat menghasilkan reaksi kimia tertentu bila mendeteksi sebuah penyakit atau kondisi medis tertentu dalam sampel tersebut.Tes SerologiTes serologis merupakan pemeriksaan yang dilakukan untuk mendeteksi antibodi dalam darah, yang dapat menunjukkan keberadaan virus (dalam hal ini HMPV). PencitraanSelain melakukan tes laboratorium, dokter dapat menyarankan Anda untuk melakukan tes pencitraan bila tampak ada gejala yang cukup serius, atau memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.Tes pencitraan ini terdiri dari rontgen dada atau CT-scan, yang memungkinkan dokter untuk memeroleh visualisasi organ pernapasan Anda secara mendetail. Sehingga dokter dapat menyimak adanya kelainan, gangguan, atau tanda-tanda infeksi lain dalam paru-paru atau sistem pernapasan Anda.Cara Mengatasi Human MetapneumovirusCara mengatasi HMPV ini sangat bergantung dengan tingkat keparahan gejala dan kondisi kesehatan pasien. Namun, secara umum, Anda dapat menggunakan beberapa langkah berikut untuk mengatasi human metapneumovirus:1. Istirahat CukupCara mengatasi human metapneumovirus yang pertama adalah istirahat yang cukup. Hal ini sangat diperlukan agar tubuh mendapatkan cukup banyak energi, selama sistem imun melawan infeksi.2. Minum Banyak CairanSaat terinfeksi HMPV, pasien dapat mengalami gejala demam dan menggigil. Kondisi ini dapat membuat tubuh menjadi lebih lemas, serta rentan mengalami dehidrasi. Karena itu, pastikan untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh selama Anda sakit.Anda juga dapat meminum minuman hangat dan dicampur rempah-rempah tertentu, sehingga mampu memberikan sensasi menenangkan di tubuh dan melegakan pernapasan.3. Obat Penurun DemamSaat demam tinggi, Anda bisa mengonsumsi obat Pereda demam. Jika pasien adalah anak-anak, khususnya di bawah usia 5 tahun, sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter sebelum memberikan obat antinyeri atau penurun demam pada si Kecil.4. Nebulizer atau InhalerJika pasien mengalami kesulitan bernapas, Anda dapat menggunakan nebulizer atau inhaler yang dapat membantu melegakan saluran pernapasan. Inhaler dapat membantu memperlancar pernapasan pasien, yang sebelumnya kesulitan akibat batuk-batuk parah ataupun mengi.Sementara itu, nebulizer dapat membantu mengubah obat cair menjadi uap, sehingga dapat dihirup dan masuk ke dalam paru-paru. Obat ini juga kerap digunakan untuk mengatasi gangguan pernapasan lain seperti batuk pilek, asma, hingga penyakit paru obstruktif kronik (PPOK).5. Terapi OksigenJika pasien mengalami kesulitan bernapas serius, Anda dapat segera membawanya ke dokter untuk mendapatkan terapi oksigen. Dengan begitu, pasien dapat bernapas lebih lega dan mencegah saturasi oksigen pada tubuh pasien turun drastis.Pencegahan Human MetapneumovirusMeskipun mudah ditularkan, bukan berarti HMPV tidak bisa dicegah sama sekali. Anda dapat menerapkan beberapa cara pencegahan human metapneumovirus berikut ini agar diri dan keluarga Anda terhindar dari HMPV.1. Cuci Tangan dengan SabunLangkah paling sederhana untuk mencegah penularan HMPV adalah mempraktikkan cuci tangan dengan sabun, khususnya setiap kali Anda akan makan dan minum. Karena sebagian besar penularan virus atau bakteri penyebab infeksi saluran pernapasan, terjadi dari kontak tangan Anda dengan benda yang terkontaminasi.Tangan yang tidak dicuci ini secara tidak sengaja akan digunakan untuk mengusap wajah, mengucek mata, makan, dan minum. Sehingga virus pun akan terbawa masuk ke dalam tubuh, lalu menimbulkan infeksi. Baca selengkapnya mengenai, Lebih Baik Mana? Handsanitizer vs Cuci Tangan.2. Gunakan MaskerAnda juga bisa menghindari penularan HMPV dengan menggunakan masker ketika berada di luar ruangan, atau ketika berbicara dengan penderita HMPV. Masker dapat melindungi Anda dari droplet di udara, agar tidak terhirup ke dalam saluran pernapasan.3. Hindari Kontak dengan Orang SakitLangkah selanjutnya untuk mencegah penularan HMPV adalah menghindari kontak dengan pengidapnya. Apalagi kalau Anda merasa bahwa kondisi tubuh Anda sedang fit, yang akan membuat penularan virus jadi lebih mudah.4. Tingkatkan Daya Tahan TubuhSeperti yang telah dikatakan sebelumnya, bahwa HMPV cenderung menyerang kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan orang dengan daya tahan tubuh rendah. Karena itu, sebagai langkah pencegahan Anda dapat menjaga kebugaran tubuh dan meningkatkan sistem imun.Ada banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan daya tahan tubuh, termasuk berolahraga secara teratur, makan dengan menu seimbang dan teratur, istirahat yang cukup, dan manajemen stres.5. Membersihkan Permukaan BendaSelanjutnya, Anda juga perlu menjaga kebersihan lingkungan sekitar Anda. Misalnya dengan rutin membersihkan permukaan benda-benda yang kerap Anda sentuh, misalnya pegangan tangga, gadget, komputer, hingga meja kerja Anda.Anda dapat menggunakan desinfektan atau larutan sabun untuk membersihkan permukaan benda-benda tersebut secara teratur. 6. VaksinasiAgar memeroleh perlindungan lebih kuat dari infeksi virus, Anda bisa melakukan vaksinasi. Namun, hingga kini masih belum ada vaksinasi HMPV.Akan tetapi, Anda tetap dapat melindungi diri dan keluarga dari infeksi virus influenza dengan vaksinasi influenza. Sementara untuk anak-anak, pastikan bahwa si Kecil mendapatkan imunisasi lengkap sesuai dengan anjuran Kemenkes dan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI).Periksa Kesehatan Anda di Granostic LaboratoryNah, dalam pembahasan di atas, disebutkan bahwa gejala HMPV ini sangat mirip dengan flu. Sehingga meskipun kadang menunjukkan tingkat keparahan yang berbeda, bagi orang awam hal ini bisa cukup membingungkan.Karena itu, sangat penting bagi Anda untuk memeriksakan kesehatan keluarga dan diri sendiri secara teratur ke klinik kesehatan terpercaya, seperti Granostic. Agar dapat mengontrol kesehatan dengan baik dan mendeteksi dini adanya infeksi HMPV.Adapun beberapa rangkaian pemeriksaan kesehatan dan deteksi dini HMPV di Granostic laboratory misalnya:1. Melakukan Tes PCR Untuk Mendeteksi HMPV.Bersama Granostic Laboratory, Anda dapat melakukan tes PCR untuk mendeteksi keberadaan HMPV atau kemungkinan adanya infeksi saluran pernapasan lainnya. Prosedur tes PCR ini akan didampingi dan diawasi oleh tenaga medis ahli Granostic, sehingga berjalan aman dan efisien. 2. Mendiagnosa dan Menangani Berbagai Infeksi Pernapasan.Selanjutnya, hasil pemeriksaan lewat tes PCR tersebut akan dianalisa oleh dokter spesialis. Bila tes PCR menunjukkan hasil positif, dokter akan menyampaikan diagnosa dan memberikan rangkaian pemeriksaan lanjutan bila diperlukan.Tak hanya HMPV, pemeriksaan kesehatan di Granostic Laboratory juga dapat dilakukan untuk mendeteksi dan mendiagnosis berbagai infeksi pernapasan. Peralatan penunjang pemeriksaan kami juga modern dan dijalankan oleh tenaga profesional, sehingga dapat memberikan hasil yang akurat.3. Memberikan Saran Medis Untuk Pengobatan dan Pencegahan.Selain itu, dokter juga akan memberikan edukasi rinci pada pasien mengenai bagaimana perawatan dan pengobatan yang perlu diambil. Pemberian resep pun akan disesuaikan dengan kondisi dan tingkat keparahan infeksi, sehingga menghasilkan manfaat yang optimal.Nah, Sobat Granostic itu adalah penjelasan mengenai apa itu HMPV yang perlu Anda tahu. Bila Anda mengalami gejala-gejala seperti flu namun tak kunjung sembuh dan cenderung lebih parah, segera kunjungi dokter klinik Granostic untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan menyeluruh dan perawatan yang tepat.Jangan lupa untuk selalu menjaga diri dan keluarga Anda dengan rutin melakukan pemeriksaan kesehatan di klinik Granostic, ya!Ditinjau Oleh:Dr. Aji WibowoSumber Referensi:About Human Metapneumovirus. CDC. Diakses 2025Human Metapneumovirus (HMPV). WebMD. Medically Reviewed by Jabeen Begum, MD on December 17, 2024Written by Shishira Sreenivas. Diakses 2025Human Metapneumovirus (HMPV). Cleveland Clinic. Diakses 2025Human metapneumovirus (hMPV) infection. WHO. Diakses 2025
Kenapa Anak Gampang Sakit? Ini Solusinya Bund!
Sobat Granostic, sebagai orangtua Anda mungkin kerap menemukan si Kecil dalam kondisi demam atau sakit. Lantas tahukah Anda kenapa anak gampang sekali sakit?Sebelum Anda panik, harus Anda ketahui bahwa anak-anak memiliki sistem imun yang masih belum sempurna. Sehingga, jika dibandingkan dengan orang dewasa yang sehat, anak-anak cenderung lebih mudah sakit.Meski cukup normal terjadi, bukan berarti orang tua tidak bisa melakukan tindakan pencegahan agar anak tidak mudah sakit. Sobat Granostic bisa mulai dengan mengenali beberapa ciri anak yang gampang sakit berikut ini:Ciri-Ciri Anak yang Gampang SakitSelama ini kita selalu menganggap demam adalah penyakit yang kerap menyerang anak. Padahal, demam bukanlah jenis penyakit, melainkan gejala dari suatu penyakit. Namun, sebagai orangtua, sangat wajar bagi Anda jika bingung untuk membedakan demam biasa atau sebagai gejala kondisi medis yang serius. Agar tidak salah langkah dalam menangani masalah kesehatan yang dialami si Kecil, berikut ini beberapa ciri-ciri anak yang gampang sakit:1. Kelelahan BerlebihanAnak-anak yang mudah sakit kerap tampak lemah dan kelelahan. Gejala ini bisa terjadi karena berbagai faktor termasuk dehidrasi, kekurangan zat besi, demam karena kelelahan, hingga mengalami infeksi berat.Karena kelelahan berlebihan ini, Anda perlu memastikan si Kecil mendapatkan istirahat yang cukup dan memenuhi kebutuhan cairan tubuh mereka selama sakit.2. Penurunan Nafsu MakanSelain tampak lelah secara berlebihan, anak-anak yang gampang sakit juga biasanya menunjukkan penurunan nafsu makan. Hal ini dipengaruhi oleh berbagai hal, misalnya rasa pahit di mulut mereka, kesulitan menelan makanan, pencernaan yang terasa tidak nyaman, dan sebagainya.Penurunan nafsu makan juga membuat anak-anak kehilangan asupan nutrisi yang tubuh mereka butuhkan. Akhirnya membuat tubuh jadi lebih lemas dan mudah terserang penyakit, karena sistem imun mereka juga menurun.3. Pertumbuhan TergangguSobat Granostic, anak-anak yang sering sakit umumnya juga terganggu pertumbuhannya. Melansir dari National Library of Medicine, anak-anak yang mengalami penyakit jangka panjang yang cukup parah selama kanak-kanak dapat mengalami gangguan potensial terhadap perkembangan normal mereka. Lebih lanjut, gangguan ini tidak hanya secara medis, namun juga mengalami kesulitan sosial, Pendidikan, dan emosional yang kompleks.4. Infeksi BerulangAnak-anak yang mudah sakit juga kerap mengalami infeksi berulang. Kondisi ini merujuk ketika anak-anak mengalami dua atau lebih infeksi parah dalam satu tahun. Infeksi berulang pada anak dapat terjadi karena berbagai penyebab, seperti sistem kekebalan tubuh mereka yang belum sempurna, defisiensi sistem imun, dan lainnya. Selain itu, infeksi berulang juga bisa menyebabkan berbagai masalah pada si Kecil jika tidak ditangani dengan tepat.5. Luka yang Lama SembuhSalah satu ciri lain anak-anak sering sakit adalah mereka mengalami luka yang sulit sembuh. Kondisi ini dapat terjadi karena berbagai faktor, mulai dari sirkulasi darah yang buruk, luka infeksi, asupan nutrisi yang tidak cukup, untuk tubuh mengobati area yang terluka.Selain itu, menurut Vascular Institute of New York, beberapa penyakit kronis seperti penyakit kardiovaskular, diabetes, dan kondisi lain yang dapat menyebabkan sirkulasi yang buruk akan membuat tubuh lebih sulit menyalurkan oksigen, nutrisi, dan sel-sel reparative untuk menyembuhkan luka.6. Demam yang SeringDemam merupakan salah satu gejala yang sangat umum terjadi ketika anak sakit, khususnya jika penyakit tersebut berkaitan dengan infeksi. Demam terjadi ketika sistem kekebalan tubuh anak sedang bekerja melawan penyebab penyakit, yang juga menandakan adanya peradangan pada tubuh si Kecil.Karena itu, anak-anak yang gampang sakit biasanya ditandai dengan demam yang lebih sering. Namun, ada baiknya orangtua tidak gegabah dalam memberikan obat-obatan untuk menurunkan demam anak.Jika demam anak sangat tinggi, Anda bisa segera memeriksakan si Kecil ke dokter untuk mendapatkan perawatan pertama yang tepat dan pemeriksaan menyeluruh, sehingga ditemukan kondisi utama yang menyadari demam tersebut.Gejala Anak yang Mudah SakitSetelah menyimak apa saja ciri-ciri anak mudah sakit di atas, Anda juga perlu menyimak gejala-gejala yang umumnya terjadi saat si Kecil sakit berikut ini:DemamDemam merupakan gejala yang sangat umum terjadi pada anak-anak. Menurut National Health Service UK, demam anak biasanya akan turun dan kembali normal dalam satu hingga empat hari. Anak dapat dikatakan demam bila suhu tubuh mereka mencapai 38°C atau lebih.Demam dapat menjadi tanda bahwa sistem imun si Kecil tengah melawan infeksi penyakit. Batuk dan PilekAnak yang gampang sakit juga cenderung mengalami batuk dan pilek, yang biasanya terjadi ketika anak-anak mengalami flu atau pilek. Melansir dari berbagai sumber, anak-anak sangat rentan mengalami flu dan pilek. Semakin sering saat usia mereka lebih muda, lalu akan berkurang secara bertahap ketika anak-anak jadi lebih dewasa.Hal ini terjadi karena sistem kekebalan tubuh anak masih belum berkembang dengan sempurna, sehingga sangat mudah terinfeksi virus atau penyakit yang menyebabkan gejala batuk-batuk dan pilek.Gangguan PencernaanSeperti yang telah dijelaskan sebelumnya, bahwa anak-anak memiliki sistem kekebalan tubuh yang belum matang. Sakit yang terlalu sering juga akan berdampak pada perkembangan fisik dan kekuatan tubuh si kecil, yang artinya juga membuat mereka lebih rentan terinfeksi virus, bakteri, parasit, yang menyebabkan berbagai masalah pencernaan.Gangguan pada pencernaan ini dapat menimbulkan rasa tidak nyaman di perut, menurunkan nafsu makan si Kecil, bahkan menyebabkan rasa sakit yang bisa membuat mereka lebih rewel.Kulit PucatGejala lain anak gampang sakit adalah kulit yang tampak pucat. Pucat bisa terjadi karena rendahnya kadar hemoglobin atau kurangnya sel darah merah pada tubuh si Kecil.Gejala ini juga bisa terjadi karena anak-anak mengalami anemia, yang bisa timbul akibat kekurangan zat besi, vitamin B12, dan asam folat. Anemia pada anak juga bisa disertai oleh gejala lain seperti anak tampak lesu, lelah, sering mengeluh pusing, sulit berkonsentrasi, dan sering mengantuk.Kelelahan KronisGejala anak gampang sakit selanjutnya adalah kelelahan kronis. Kelelahan kronis merujuk pada kondisi di mana anak merasa sangat kelelahan dan tampak lesu, padahal mereka sudah tidur dengan cukup di malam hari. Gejala ini paling banyak ditimbulkan karena infeksi virus, karena tubuh sedang memfokuskan diri untuk melawan virus penyebab penyakit. Selain itu, kondisi ini juga dapat terjadi karena adanya trauma fisik, prosedur pembedahan, atau stress emosional.Penyebab Anak Gampang SakitSeperti yang telah disebutkan sebelumnya, Anda dapat menjaga kesehatan tubuh anak dan meminimalisir si Kecil sakit. Salah satunya dengan mengenali dan menghindari beberapa penyebab anak gampang sakit berikut ini:1. Sistem Imun yang Belum MatangPenyebab utama anak gampang sakit adalah sistem imun mereka yang belum matang. Padahal anak-anak juga rentan terekspose virus atau bakteri, yang membuat mereka lebih mudah terserang penyakit.Melansir dari Mayo Clinic, bayi, balita, hingga anak-anak usia pra-sekolah dapat mengalami 12 kali batuk pilek dalam setahun, dan masih bisa dikatakan normal. Namun, rata-rata anak-anak dapat mengalami flu atau pilek sebanyak 8 kali dalam setahun.2. Kondisi LingkunganSelain sistem imun yang belum matang, kondisi lingkungan juga dapat memengaruhi kesehatan anak. Bila anak tumbuh di lingkungan yang kotor, memiliki kualitas udara yang buruk, dan terpapar asap rokok, hal ini akan membuat mereka jadi lebih sering sakit.Polusi dan asap dapat mengiritasi sinus maupun sistem pernapasan anak, yang kemudian memicu peradangan. Selain itu, lingkungan yang kotor juga meningkatkan paparan bakteri, jamur, dan virus yang bisa memicu reaksi alergi serta jadi sumber penyakit.3. Pola Makan yang Tidak SeimbangSobat Granostic, pola konsumsi dan menu makanan juga sangat berperan pada kesehatan anak. Berbagai penelitian telah menunjukkan bahwa defisiensi nutrisi pada anak akan meningkatkan frekuensi si Kecil sakit. Pada kasus malnutrisi yang parah, anak-anak biasanya mengalami gangguan kekebalan tubuh yang juga parah.Sementara pada anak yang memiliki akses terhadap makanan dan pola konsumsi yang bervariasi, kondisi malnutrisi dan imunodefisiensi tersebut sangat kecil kemungkinannya untuk terjadi.Melansir dari Mayo Clinic, beberapa penelitian juga telah menunjukkan bahwa kadar vitamin D yang lebih rendah juga dapat meningkatkan frekuensi infeksi pernapasan pada anak.4. Kurangnya Aktivitas FisikSama halnya dengan orang dewasa, anak-anak juga perlu berolahraga secara teratur untuk tetap bugar dan tak gampang sakit. Aktivitas fisik sangat penting untuk mendukung Kesehatan dan pertumbuhan si Kecil. Menurut Center for Disease Control and Prevention (CDC), aktivitas fisik dapat membantu membuat otot dan tulang, meningkatkan Kesehatan jantung dan paru-paru, menjaga berat badan sehat anak, dan meningkatkan Kesehatan tubuh mereka secara umum.5. Kurang TidurTidur yang cukup dan istirahat berkualitas sangatlah penting dalam mendukung tumbuh kembang anak. Jika tidur tidak terpenuhi, maka anak akan lebih mudah merasa lelah dan akan lebih gampang terserang penyakit.Sebab tidur yang cukup dapat membantu tubuh memproduksi protein yang dapat melawan infeksi, penyakit, dan stress. Melansir dari Mayo Clinic kurang tidur dianggap berperan penting dalam memulihkan kekebalan tubuh, konsolidasi memori, dan perkembangan otak yang sehat pada anak-anak.6. Paparan Penyakit di Sekolah atau Tempat BermainSampai usia di bawah 7 tahun, anak-anak masih memiliki sistem imun yang berkembang. Karena itu, mereka cukup rentan terpapar penyakit di tempat bermain atau sekolah.Anak-anak juga biasanya belum cukup bijak dan sering mengonsumsi makanan tanpa cuci tangan, yang menyebabkan perpindahan bakteri atau virus ke dalam tubuh.Cara Mengatasi Anak yang Gampang SakitSetelah menyimak apa saja penyebab anak-anak gampang sakit, Anda juga perlu mengetahui bagaimana cara mengatasi kondisi tersebut dengan tepat. Berikut penjelasan lengkapnya, Sobat!1. Konsultasi ke DokterJika anak sangat sering mengalami sakit, Anda bisa berkonsultasi ke dokter agar si Kecil mendapatkan pemeriksaan medis yang komprehensif. Bersama dokter, Anda dapat mendiskusikan mengenai riwayat sakit si Kecil, frekuensi anak terinfeksi penyakit, kebiasaan makan, dan gejala-gejala medis lain yang tampak pada anak Anda.Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik, serangkaian tes laboratorium atau pencitraan jika diperlukan. Sehingga dokter dapat memberikan diagnosis yang lebih akurat dan mampu mendeteksi penyebab utama mengapa si Kecil sering sakit.Dengan begitu, dokter juga dapat memberikan arahan perawatan dan meresepkan pengobatan, sesuai dengan kebutuhan dan kondisi anak Anda.2. Penuhi Kebutuhan NutrisiSetelah berkonsultasi dengan dokter, Anda juga perlu memenuhi kebutuhan nutrisi anak. Misalnya dengan menerapkan pola makan yang teratur dan menghidangkan menu-menu bergizi seimbang.Anda juga bisa mengontrol diet anak dengan mengurangi asupan garam dan gula, serta menghindari makanan yang berpotensi menyebabkan gejala-gejala alergi pada si Kecil.3. Perbanyak Minum Air PutihSama halnya dengan orang dewasa, anak-anak juga perlu mendapatkan asupan cairan yang cukup agar tidak dehidrasi dan lebih segar. Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), kebutuhan cairan anak berbeda-beda sesuai dengan usia mereka, yakni:Saat anak-anak berusia 0-6 bulan, mereka membutuhkan 700 mL cairan tiap harinya.Saat anak-anak berusia 7-12 bulan, mereka membutuhkan 800 mL cairan tiap harinya.Saat anak-anak berusia 1-3 tahun, mereka membutuhkan 1.300 mL cairan tiap harinya.Saat anak-anak berusia 4-8 tahun, mereka membutuhkan 1.700 mL cairan tiap harinya.Saat anak-anak berusia 9-3 tahu, bagi anak laki-laki akan membutuhkan 2.400 mL per hari. Sementara anak perempuan akan membutuhkan cairan sebanyak 2.100 mL per harinya.4. Berikan Suplemen TambahanSelanjutnya, Anda juga bisa memberikan suplemen tambahan untuk si Kecil kala ia mengalami defisiensi nutrisi. Anda bisa berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu, untuk memastikan keamanan suplemen dan efektivitasnya terhadap kondisi anak.Suplemen utamanya sangat diperlukan untuk anak-anak yang mengalami anemia, yang kerap diakibatkan oleh kurangnya asupan zat besi atau vitamin B12.5. Berikan Istirahat yang CukupSaat anak sering sakit, Anda juga perlu memastikan bahwa mereka mendapatkan istirahat yang cukup. Kurang tidur dapat membuat sistem imun mereka melemah, anak-anak juga akan jadi gampang lelah, sulit berkonsentrasi, dan justru lebih rentan terserang penyakit.6. Hindari Paparan Asap RokokSeperti yang kita singgung sebelumnya, paparan asap rokok dapat memberikan banyak dampak buruk pada kesehatan si Kecil. Tak hanya untuk sistem pernapasannya, asap rokok dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan pada anak. Termasuk asma, infeksi telinga, sindrom kematian mendadak pada anak, dan banyak lainnya. Pencegahan Agar Anak Tidak Gampang SakitSelain mengetahui bagaimana cara mengatasinya, Anda juga perlu menerapkan beberapa langkah pencegahan berikut agar anak tidak gampang sakit.1. Imunisasi LengkapLangkah pencegahan pertama yang harus Anda lakukan adalah memberikan imunisasi lengkap pada si Kecil. Imunisasi ini diberikan sejak pertama kali kelahiran bayi, seperti imunisasi hepatitis B.Imunisasi akan membantu mencegah anak terinfeksi berbagai penyakit berbahaya dan mengancam jiwa. Anda dapat mematuhi jadwal imunisasi yang telah ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan dan IDAI, agar anak dapat memeroleh vaksin utama.Lalu, Anda bisa menambahkan imunisasi tambahan untuk memberikan proteksi lebih pada si Kecil, seperti vaksin influenza.2. Jaga Kebersihan LingkunganSelanjutnya, untuk menjaga keluarga Anda tetap sehat selalu pastikan untuk menjaga kebersihan lingkungan dengan baik. Mulai dari menyapu dan membersihkan lantai dengan rutin, memastikan peralatan makan anak bersih, mengajarkan anak untuk selalu mencuci tangannya ketika hendak makan, hingga membuat kamar tidur anak terasa lebih nyaman.3. Ajarkan Kebiasaan Cuci TanganSebagai langkah pencegahan anak gampang sakit, Anda juga perlu mengajarkan kebiasaan cuci tangan pada anak, terutama setelah mereka bermain dan hendak makan atau minum. Bakteri, kuman, atau virus penyebab penyakit mudah sekali masuk ke tubuh anak lewat tangan mereka dan terbawa makanan atau minuman yang dikonsumsinya.4. Berikan Pola Hidup SehatAnda juga bisa memberikan pola hidup sehat pada anak sebagai upaya pencegahan si Kecil gampang sakit. Pola hidup sehat yang dimaksud adalah menerapkan menu dan jadwal makan yang teratur, aktif secara fisik, istirahat yang cukup, dan menghindari kebiasaan-kebiasaan buruk yang bisa berdampak negatif pada kesehatan.5. Pilih Makanan yang HigienisAgar anak tidak gampang sakit, Anda juga perlu memerhatikan apa yang mereka konsumsi. Sebaiknya pilih makanan higienis, misalnya dengan memperhatikan kemasannya, tanggal kedaluwarsa, dan proses memasaknya.Baca juga yuk, Apa Itu Immune Booster? Cek Selengkapnya Disini!Solusi Jika Anak Tetap Gampang SakitJika Anda telah menerapkan langkah pencegahan dan mengatasi anak gampang sakit di atas, namun tidak memberikan dampak yang signifikan. Anda dapat menerapkan beberapa solusi berikut ini:Pemeriksaan Kesehatan Menyeluruh di Granostic LaboratorySaat si Kecil rentan terserang penyakit, Anda dapat memeriksakannya ke dokter atau klinik terpercaya untuk mendapatkan pemeriksaan medis secara menyeluruh, seperti klinik Granostic di Surabaya.Granostic Laboratory memiliki peralatan dan perlengkapan pemeriksaan kesehatan yang lengkap, canggih, serta didampingi oleh tenaga medis ahli. Setiap prosedur pemeriksaan dilakukan secara profesional dan sesuai dengan standar operasional yang dianjurkan.Melalui pemeriksaan kesehatan menyeluruh di Granostic Laboratory ini, Anda dapat menyimak bagaimana kondisi tubuh si Kecil, mendapatkan diagnosa yang akurat, serta berkesempatan untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis. Konsultasi dengan Dokter SpesialisBerkonsultasi dengan dokter spesialis dapat membantu Anda mengetahui penyebab utama mengapa si Kecil gampang sakit. Dokter juga dapat memberikan anjuran perawatan dan pengobatan yang sesuai dengan kondisi si Kecil.Lakukan Tes AlergiSelain karena infeksi, bisa jadi gejala sakit yang dialami si Kecil adalah tanda alergi, Sobat. Umumnya, alergi tidak menyebabkan demam, namun dapat memicu gejala seperti flu. Misalnya membuat anak-anak batuk, bersin, hidung tersumbat, dan meler.Karena itu, Anda bisa mengajak si Kecil untuk melakukan tes alergi. Sehingga dapat membantu mendeteksi apakah gejala yang dialaminya termasuk alergi, atau bukan.Evaluasi Kebiasaan Sehari-hariSelanjutnya Anda juga perlu mengevaluasi kebiasaan sehari-hari, karena bisa jadi sakit si Kecil dapat terjadi karena kebiasaan yang buruk. Misalnya, kurang menjaga kebersihan kamar tidur anak, baju yang tidak dicuci dengan tepat, atau karena anak-anak kerap memakan makanan tertentu yang tidak higienis.Perbaiki Pola AsuhTahukah Sobat, bahwa pola asuh yang baik juga sangat penting untuk memastikan anak kita tumbuh sehat, baik secara fisik maupun mental. Menurut jurnal Kesehatan yang diterbitkan 2024 lalu, orangtua memiliki peranan penting dalam membimbing anak agar dapat membiasakan diri dalam menjaga kebersihan dan Kesehatan mereka. Kenapa Perlu Memilih Granostic?Nah, Sobat setelah menyimak ulasan di atas, Anda pasti setuju bahwa memeriksakan kesehatan anak secara berkala sangatlah penting. Khususnya untuk mencegah anak sering sakit dan memastikan mereka dapat tumbuh dengan maksimal.Anda dapat memercayakan pemeriksaan kesehatan rutin ini di klinik terpercaya dan didampingi oleh tenaga medis ahli, seperti klinik Granostic di Surabaya. Memang apa sih yang membuat klinik Granostic ini cocok untuk Anda?Fasilitas ModernKlinik Granostic memiliki fasilitas kesehatan yang modern dan lengkap. Sehingga dapat memberikan layanan pemeriksaan yang komprehensif, dari tes laboratorium hingga tes pencitraan.Dengan adanya fasilitas modern ini, klinik Granostic dapat membantu dokter untuk menganalisis kondisi tubuh si Kecil. Sehingga didapatkan hasil pemeriksaan yang akurat, sebagai landasan dokter untuk merekomendasikan perawatan dan pengobatan untuk anak Anda.Tenaga Medis BerpengalamanSetiap langkah dalam prosedur pemeriksaan kesehatan anak di Granostic juga akan didampingi dan diawasi oleh tenaga medis berpengalaman. Tak hanya aman, setiap prosedur ini juga bersifat efisien dan nyaman.Layanan Cepat dan AkuratBerkomitmen memberikan pelayanan profesional, pemeriksaan kesehatan di klinik Granostic juga bersifat lebih cepat dan akurat. Sehingga anak-anak tidak akan merasa bosan, rewel, dan takut.Konsultasi KomprehensifBersama dengan dokter kami, Anda juga bisa melakukan konsultasi secara komprehensif. Anda dapat mengeluarkan unek-unek atau pertanyaan-pertanyaan yang mengganggu Anda, terkait dengan kesehatan si Kecil. Dokter dapat memberikan arahan dan edukasi yang mendetail untuk Anda.Nah, Sobat Granostic itu adalah penjelasan mengenai kenapa anak-anak gampang sakit. Termasuk apa saja penyebab, cara mengatasi, dan tips pencegahan yang bisa Anda terapkan dengan mudah di rumah.Jangan lupa untuk selalu rutin memeriksakan kesehatan si Kecil dan memantau tumbuh kembangnya secara teratur bersama tenaga medis ahli klinik Granostic. Dapatkan layanan pemeriksaan kesehatan anak yang efisien, menyeluruh, dan nyaman bersama tim kami.Untuk mendaftar layanan pemeriksaan kesehatan di Granostic, Anda dapat melakukan registrasi online atau langsung mengunjungi klinik kami untuk pendaftaran offline. Yuk, jaga kesehatan anak dan keluarga Anda dengan rutin periksa kesehatan di Granostic, ya!Ditinjau Oleh:Dr. Aji WibowoSumber Referensi:Hubungan Pola Asuh Orang Tua dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat pada Anak Sekolah Dasar. Pendidikan Dokter FKIK Universitas Islam Negeri Alauddin, Makassar. Nirmayanti Jus’an, Trisnawaty, Andi Irhamnia Sakinah, Nadyah, Azizul Hakim. Diakses 2025Kebutuhan Air pada Anak. Ikatan Dokter Anak Indonesia. Diakses 2025Why is my child always sick? A pediatrician answers your questions. Children’s Hospital of Orange County (CHOC). Diakses 2025The constant cold: Why kids are always sick and what to do about it. Mayo Clinic. Reviewed by Nipunie S. Rajapakse, M.D., M.P.H. Diakses 2025Health Benefits of Physical Activity for Children. CDC. Diakses 2025
Apa Itu Immune Booster? Cek Selengkapnya Disini!
Sobat Granostic mudah merasa lemah dan lelah? Coba immune booster untuk membuat stamina Anda jadi lebih kuat dan mendukung sistem imun agar bekerja lebih optimal, deh!Keberadaan sistem imun sangatlah penting, utamanya dalam melawan infeksi penyakit yang disebabkan oleh bakteri, virus, parasit, jamur, atau mikroorganisme lain. Sistem imun kita tersebar di seluruh bagian tubuh, yang dapat mendeteksi dan melawan mikroorganisme berbahaya dengan memproduksi antibodi.Karena perannya yang krusial ini, sangat penting bagi kita merawat sistem imun, misalnya dengan immune booster. Eits! Namun jangan salah artikan immune booster ini sebagai multivitamin, ya. Karena kedua hal ini cukup berbeda. Apa benar?Nah, agar Sobat Granostic lebih paham, langsung simak pengertian immune booster berikut ini:Pengertian Immune BoosterImmune booster merujuk sebagai suatu pola dan gaya hidup sehat yang dapat membantu mendukung dan memperkuat sistem kekebalan tubuh kita, sehingga tubuh tidak akan mudah terserang penyakit. Adapun beberapa hal yang dapat dikategorikan sebagai immune booster misalnya:SuplemenSuplemen multivitamin termasuk immune booster karena menyediakan berbagai jenis nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh. Misalnya suplemen vitamin C, suplemen zat besi, suplemen B kompleks, dan banyak lainnya.Umumnya suplemen vitamin ini dapat diperoleh dengan mudah di apotik atau toko-toko umum terpercaya. Meskipun aman dikonsumsi tanpa resep, namun untuk mendapatkan efek yang maksimal, Anda bisa berkonsultasi dulu dengan dokter atau ahli gizi untuk menemukan suplemen yang paling dibutuhkan oleh tubuh Anda.Terapi MedisSelanjutnya, immune booster juga dapat diperoleh lewat terapi medis, misalnya lewat injeksi vitamin, IV therapy, dan banyak lainnya. Terapi medis ini dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi dan vitamin untuk mendukung sistem imun Anda, dengan memasukkannya ke dalam tubuh melalui injeksi atau prosedur medis lainnya.Makanan FungsionalSobat, yang dimaksud dengan makanan fungsional adalah bahan pangan yang mengandung senyawa-senyawa bermanfaat bagi Kesehatan tubuh kita, termasuk memperkuat sistem imun. Senyawa-senyawa tersebut meliputi mineral, vitamin, asam lemak omega-3, antioksidan, probiotik, dan berbagai nutrisi penting lainnya.Melansir dari Healthline.com, makanan fungsional ini memiliki dua kategori, yakni konvensional dan modifikasi. Makanan fungsional yang konvensional merupakan bahan pangan organic, yang kaya akan kandungan nutrisi seperti vitamin, mineral, antioksidan, dan lemak yang ramah jantung.Sementara makanan modifikasi telah ditambahkan dengan beberapa bahan seperti vitamin, mineral, probiotik, karbohidrat, yang bertujuan untuk meningkatkan manfaat kesehatannya untuk tubuh.Perubahan Gaya HidupImmune booster bukan hanya soal apa yang kita konsumsi, tapi juga bagaimana kita mengubah gaya hidup untuk lebih sehat. Sebab bagaimana kita hidup dapat berdampak pada kemampuan sistem imun, khususnya dalam melawan virus dan mikroba, hingga melindungi Anda dari penyakit kronis.Ketika kita mengubah gaya hidup tak sehat dengan yang baik, hal ini bisa membantu memulihkan dan memperkuat sistem imun. Gaya hidup yang sehat tersebut misalnya tidur cukup, olahraga secara teratur, manajemen stress, hingga makan teratur dan seimbang.Jenis Penyakit yang Dapat Dicegah dengan Immune BoosterKetika Anda meningkatkan kekuatan daya tahan tubuh dengan immune booster, maka akan ada banyak dampak baiknya bagi kesehatan. Misalnya dapat mencegah beberapa penyakit berikut ini;1. Infeksi Saluran PernapasanInfeksi saluran pernapasan merupakan jenis penyakit yang sangat umum terjadi dan dapat menyerang siapa saja. Namun, kelompok dengan daya tahan tubuh rendah seperti bayi, lansia, dan defisiensi imun lebih berisiko terkena infeksi saluran pernapasan.Tak hanya mencegah, jika sistem imun Anda bekerja secara optimal dalam melawan penyakit, maka gejala yang ditimbulkan oleh infeksi akan cenderung lebih ringan. Bahkan, gejala-gejalanya dapat sembuh tanpa memerlukan perawatan di rumah sakit.2. Infeksi Saluran CernaSelain melawan infeksi di saluran pernapasan, sistem imun yang kuat juga akan membantu melindungi saluran cerna dari infeksi bakteri, kuman, virus, atau parasit yang dapat menyebabkan gangguan pencernaan.3. Penyakit KronisSistem imun yang kuat akibat immune booster juga dapat melindungi Anda dari penyakit kronis. Tepatnya dengan melawan mikroba penyebab penyakit, toksin, dan zat berbahaya lainnya untuk memicu masalah kesehatan dalam tubuh.Tak hanya itu, sistem kekebalan tubuh juga dapat membantu mendeteksi dan menghilangkan sel-sel abnormal, yang dapat berubah menjadi kanker, loh.4. Penyakit AutoimunTahukah Sobat, kalau sistem kekebalan tubuh yang kuat dapat mencegah penyakit autoimun? Ya, ini karena sistem imun kita bekerja dengan menjaga fungsi kekebalan tubuh. Penyakit autoimun ini terjadi ketika sistem kekebalan tubuh secara keliru menyerang sel-sel sehat dalam tubuh kita. Bahkan, penyakit autoimun seperti lupus atau radang sendi dapat terjadi ketika sistem imun bereaksi berlebihan, kemudian menyerang sel sehat dalam tubuh. Karena itu, tak hanya kuat, Anda juga perlu sistem imun yang sehat dan seimbang, yang dapat mengoptimasi kerja sistem imun Anda secara keseluruhan. 5. Infeksi KulitSistem kekebalan tubuh yang lemah pada dasarnya membuat tubuh rentan terhadap infeksi, termasuk infeksi kulit. Infeksi ini dapat terjadi akibat jamur, virus, atau bakteri, yang dapat menimbulkan gejala yang mengganggu.Manfaat Immune BoosterSetelah menyimak apa saja jenis penyakit yang dapat Anda cegah melalui immune booster, Anda pasti sudah bisa menebak bagaimana manfaatnya untuk tubuh, bukan? Menerapkan immune booster memang dapat memberikan banyak manfaat, seperti:1. Meningkatkan Kekebalan TubuhManfaat utama dari immune booster adalah untuk membantu meningkatkan dan memperkuat sistem kekebalan tubuh. Dengan begitu, Anda tidak akan mudah terserang penyakit dan memiliki kualitas hidup yang optimal.2. Mempercepat PemulihanBerkat sistem imun yang kuat, hal ini akan membantu mempercepat masa pemulihan luka dan berbagai kondisi lain pada tubuh Anda. Sebab sistem kekebalan tubuh dapat menstimulasi proses regenerasi sel-sel jaringan tubuh.3. Meningkatkan EnergiSistem kekebalan tubuh yang kuat juga membuat Anda merasa lebih berenergi dan tidak mudah merasa lelah. Sebaliknya, ketika sistem imun melemah, seseorang cenderung merasa lemas dan kelelahan meski tidur malamnya cukup.Hal tersebut terjadi karena tubuh mencoba menyimpan lebih banyak energi untuk mengisi bahan bakar sistem kekebalan tubuh, sehingga dapat melawan infeksi penyakit.4. Meningkatkan Kualitas HidupLewat daya tahan tubuh yang kuat, Anda juga bisa memiliki kualitas hidup yang lebih baik. Karena sistem imun yang baik akan membuat perasaan Anda jadi lebih ringan, tubuh lebih berenergi, serta tidak mudah terserang penyakit. Sehingga Anda dapat menjalankan aktivitas harian dengan maksimal, serta mencapai target-target yang telah Anda rancang.5. Mengurangi Risiko PenyakitSeperti yang dijelaskan sebelumnya, bahwa sistem imun berperan penting dalam melindungi tubuh kita dari infeksi penyakit. Sehingga ketika memberikan booster yang dibutuhkan untuk memperkuat sistem imun, maka berarti dapat mengurangi risiko infeksi penyakit.Seberapa Penting Immune Booster?Setelah menyimak apa saja manfaatnya, kira-kira seberapa penting immune booster ini untuk Anda dapatkan? Berikut ini beberapa kondisi yang menunjukkan bahwa Anda perlu “asupan” immune booster segera:1. Musim PenyakitMenghadapi musim penyakit, misalnya ketika musim pancaroba, suhu lingkungan yang terlalu dingin atau panas, Anda perlu mempersiapkan diri agar tidak mudah tertular penyakit. Hal ini bisa Anda lakukan dengan memperkuat sistem imun tubuh lewat rangkaian immune booster, seperti olahraga secara teratur, makan dengan kandungan gizi seimbang, dan mengubah kebiasaan buruk Anda.2. Kondisi Stres TinggiStres tak hanya berpengaruh pada kondisi mental Anda, namun juga dapat memberikan dampak negatif pada tubuh dan kesehatan secara umum. Kabar baiknya, stres dapat Anda kurangi dengan berolahraga secara teratur, menerapkan pola istirahat cukup, serta manajemen emosi yang tepat.3. Usia TuaPertambahan usia bisa membuat fungsi tubuh menurun, termasuk sistem imun kita. Karena itu, sebelum benar-benar memasuki masa-masa senja sangat dianjurkan bagi Anda untuk menerapkan gaya hidup yang sehat dan aktif.Kebiasaan immune booster ini pun perlu Anda rawat hingga memasuki usia tua. Sehingga tubuh akan tetap bugar dan sehat, serta terhindar dari komplikasi penyakit yang serius dan kronis.4. Kondisi Medis TertentuSeseorang yang mengalami imunodefisiensi, atau ketika sistem kekebalan tubuh tidak berfungsi dengan baik sehingga rentan mengalami infeksi, juga sangat direkomendasikan untuk mendapatkan immune booster.Prosedur Immune BoosterAgar memeroleh hasil yang efektif, Anda bisa memeroleh immune booster dengan beberapa prosedur berikut ini:1. Infus VitaminInfus vitamin merupakan prosedur medis yang memberikan suntikan vitamin, mineral, dan zat gizi lainnya ke dalam darah melalui infus. Tujuannya untuk meningkatkan kadar nutrisi dalam tubuh, yang bisa membantu mendukung sistem imun seseorang.2. Suntikan BoosterSelain lewat prosedur infus, pemberian immune booster ini juga dapat dilakukan dengan metode injeksi. Prosedur ini dilakukan dengan menyuntikkan vitamin ke dalam tubuh melalui pembuluh darah Anda.3. Konsultasi GiziAnda juga dapat merencakanan immune booster dengan berkonsultasi dengan ahli gizi. Dokter spesialis gizi akan membantu memeriksa kondisi tubuh dan status gizi Anda secara menyeluruh.Setelahnya, dokter dapat memberikan edukasi dan rekomendasi peningkatan sistem imun tubuh Anda sesuai dengan kebutuhan. Lewat konsultasi bersama spesialis gizi, Anda juga dapat mendiskusikan dan menyampaikan pertanyaan-pertanyaan Anda mengenai prosedur immune booster lain yang cocok untuk kondisi Anda.4. Terapi PendukungPada kasus tertentu, dokter juga dapat merekomendasikan Anda untuk melakukan terapi pendukung. Disebut juga dengan terapi komplementer, jenis terapi ini dilakukan untuk membuat Anda merasa lebih nyaman atau mengatasi efek samping dari prosedur medis yang dilakukan.Immune Booster untuk Dewasa dan Anak-AnakBentuk immune booster ada berbagai macam, yang dapat dilakukan atau digunakan sesuai dengan kebutuhan dan usia seseorang. Agar tidak salah, Anda bisa menyimak perbedaan immune booster untuk orang dewasa dan anak-anak berikut ini:Untuk DewasaKebutuhan Lebih KompleksImmune booster dapat memberikan banyak manfaat bagi orang dewasa. Karena mereka memiliki jadwal harian yang lebih padat, terpapar berbagai polusi dan mikroorganisme di situasi yang juga beragam.Sehingga immune booster akan membantu menjaga tubuh tetap bugar dan tidak mudah terserang penyakit, meskipun di tengah jadwal yang intens. Inilah yang kemudian membuat immune booster untuk orang dewasa lebih kompleks. Tak hanya satu jenis vitamin atau mikronutrien tertentu, seseorang juga perlu memenuhi kebutuhan nutrisi lain yang juga sangat penting untuk mendukung sistem imunnya.Konsentrasi Nutrisi Lebih TinggiPada orang dewasa konsentrasi nutrisi yang dibutuhkan jauh lebih tinggi. Misalnya, kebutuhan vitamin C pada orang dewasa berkisar 50 mg hingga 200 mg. Sementara pada anak-anak mulai dari 40 mg hingga 75 mg saja.Terapi KhususOrang dewasa juga bisa mendapatkan immune booster dengan terapi khusus, misalnya menggunakan infus atau injeksi. Kedua prosedur medis ini tidak dianjurkan dilakukan oleh anak-anak yang berusia kurang dari 17 tahun.Untuk Anak-AnakFokus pada VaksinasiUntuk meningkatkan kekebalan tubuh anak, orangtua bisa fokus untuk memberikan vaksinasi atau imunisasi yang dibutuhkan si Kecil. Karena pada kasus anak-anak, sistem imun mereka tidaklah ‘lemah’, melainkan belum terbentuk dengan matang.Makanan BergiziOrangtua juga bisa mendukung si Kecil untuk memiliki sistem imun tubuh yang kuat dengan menyiapkan menu makan bergizi seimbang. Juga menghindari memberikan jajanan yang mengandung tinggi garam, tinggi gula, ataupun tinggi lemak jahat.Dosis AmanSuplemen vitamin juga bisa diberikan pada anak-anak, namun harus dalam dosis yang tepat. Kelebihan asupan vitamin juga dapat memberikan dampak buruk pada si Kecil, seperti sakit perut, tinja menjadi encer, kelelahan, kuku pecah-pecah, hingga kerusakan saraf ringan, loh.Kenali yuk selengkapnya mengenai, Perbedaan Immune Booster dan Vitamin Oral.Memilih Klinik Granostic Terpercaya untuk Immune BoosterMemastikan kekebalan tubuh Anda dalam kondisi sehat dan kuat memang sangat penting, Sobat. Karena itu, Anda bisa melakukan prosedur immune booster yang efisien dan aman untuk membantu menjaga sistem imun Anda, seperti di klinik Granostic.Memang apa sih yang membuat Anda perlu mempertimbangkan untuk melakukan immune booster bersama klinik Granostic?Tenaga Medis ProfesionalProsedur immune booster di klinik Granostic hanya dilakukan oleh tenaga profesional, yang telah berpengalaman dan ahli di bidang tersebut. Sehingga prosedurnya akan berjalan efisien, aman, dan nyaman.Fasilitas ModernSelain itu, klinik Granostic juga menawarkan fasilitas yang modern yang akan memudahkan Anda, mulai dari proses pendaftaran, pengaturan jadwal, hingga konsultasi dan pelaksanaan immune booster.Layanan LengkapKabar baiknya lagi, klinik Granostic juga menawarkan layanan immune booster lengkap. Mulai dari infus vitamin, injeksi booster, hingga layanan konsultasi dengan dokter untuk memeriksa status gizi dan kebutuhan nutrisi Anda.Semua layanan ini bersifat terpadu, sehingga Anda dapat mengakses segala fasilitas kesehatan yang diperlukan hanya dalam satu sistem saja. Mudah, bukan?Pendekatan PersonalSelain itu, setiap perencanaan prosedur immune booster yang akan Anda lakukan juga disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan personal Anda. Sehingga efek yang dihasilkan juga akan jadi lebih efektif dan optimal.Kredibilitas TinggiSatu lagi yang membuat klinik Granostic patut jadi pilihan pertama Anda adalah kredibilitasnya yang tinggi. Sejak berdiri pada tahun 2007, klinik laboratorium Granostic telah memberikan pelayanan terbaik dan memenuhi kebutuhan layanan Kesehatan terpercaya pada masyarakat. Mulai dari menyediakan perlengkapan medis modern dan terus diperbaharui, tenaga medis ahli dan berpengalaman di bidangnya, serta pelayanan yang efisien, cepat, dan tanggap.Nah, buat Sobat Granostic yang ingin mendapatkan suntik atau infus vitamin, Anda bisa langsung mendaftar lewat laman “Registrasi Online” untuk membuat janji temu. Atau, Anda juga bisa mendaftar secara langsung dengan mampir ke klinik kami di Jalan Dharmahusada Nomor 146, Kecamatan Gubeng, Kota Surabaya.Kami tunggu kedatanganmu, ya, Sobat!Ditinjau Oleh:Dr. Aji WibowoSumber Referensi:6 Immune System Busters & Boosters. WebMD. Medically Reviewed by Carmelita Swiner, MD. Diakses 2025What are Immunity Boosters, and are they different from Multi-Vitamins?. Apollo Hospitals Group. Diakses 2025The 15 Best Supplements to Boost Your Immune System Right Now. Healthline. Medically reviewed by Amy Richter, RD, Nutrition. Diakses 2025Can You Strengthen Your Immune System?. Pfizer Inc. Diakses 20256 Signs You Have a Weakened Immune System. The Trustees of the University of Pennsylvania. Diakses 2025Children 6-59 months receiving vitamin A supplements. WHO. Diakses 2025What is vitamin C and what does it do?. National Institute of Health. Diakses 2025
Apa Perbedaan Immune Booster dan Vitamin Oral?
Banyak orang yang masih salah memahami bahwa immune booster sama dengan vitamin oral, atau sejenis dengan suplemen. Padahal keduanya cukup berbeda, loh, Sobat Granostic.Keberadaan sistem imun dalam tubuh kita sangatlah penting untuk mencegah infeksi penyakit. Sistem imun juga berperan penting dalam meningkatkan kualitas hidup, membuat tubuh jadi lebih berenergi, serta membuat mood Anda jadi lebih baik.Nah, sistem imun dapat melemah kalau kita mengalami defisiensi nutrisi atau karena pertambahan usia. Karena itu, sangat penting bagi Anda untuk memenuhi asupan nutrisi tersebut dan menjaga kekuatan sistem imun dengan immune booster.Namun, immune booster yang kita bicarakan bukan hanya soal vitamin oral, loh. Agar Sobat Granostic tak salah mengenali, yuk kita simak uraian lengkap soal perbedaan immune booster dan vitamin oral berikut ini:1. PengertianUntuk menilai perbedaan antara immune booster dan vitamin oral, kita bisa mulai dari pengertiannya terlebih dahulu. Berikut penjelasannya!Immune BoosterImmune booster merujuk pada bentuk-bentuk cara untuk meningkatkan dan memperkuat sistem imun, misalnya dari makanan yang bergizi, suplemen vitamin, prosedur medis untuk memasukkan vitamin atau nutrisi dalam tubuh, hingga serangkaian aktivitas dan gaya hidup sehat.Vitamin OralSementara itu, vitamin oral merupakan jenis suplemen makan yang mengandung nutrisi atau vitamin tertentu. Sebagai contoh, suplemen vitamin C, suplemen vitamin E, atau sirup multivitamin.Vitamin oral juga termasuk dalam immune booster, yang sangat aman dikonsumsi dan dapat membantu memenuhi kebutuhan vitamin harian Anda.2. Cara KerjaPerbedaan immune booster dan vitamin oral ini juga bisa dilihat dari bagaimana cara kerjanya dalam meningkatkan kekuatan sistem imun tubuh, seperti dalam penjelasan berikut ini.Immune BoosterSecara umum immune booster dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan daya tahan tubuh, sehingga dapat melawan infeksi dan mencegah seseorang mudah sakit. Bentuk-bentuk immune booster yang telah disebutkan sebelumnya, dapat membantu mendukung sistem imun Anda untuk bekerja dengan semestinya.Lebih spesifik, melansir dari Harvard Health Publishing, setiap bagian tubuh kita, termasuk sistem imun, berfungsi dengan baik ketika dilindungi dari radikal bebas dan diperkuat dengan gaya hidup yang sehat.Misalnya, dengan menerapkan gaya hidup yang aktif, mengonsumsi makanan tinggi vitamin dan serat, menjaga berat badan sehat, tidur cukup, manajemen stress, hingga menambah asupan vitamin dari suplemen oral hingga prosedur injeksi (medis).Vitamin OralSementara itu, vitamin oral yang Anda konsumsi akan masuk ke dalam tubuh dan diserap ke dalam aliran darah melalui usus halus. Selanjutnya, vitamin oral dapat membantu meningkatkan fungsi seluler sistem imun, sehingga dapat membantu mencegah infeksi, mempersingkat masa tanggal virus, sehingga mendukung sistem kekebalan tubuh Anda.Pada dasarnya ada banyak jenis vitamin yang dapat memberikan manfaat untuk sistem imun kita, seperti vitamin E, C, D, A, dan B.3. KomposisiImmune booster dan vitamin oral memiliki komposisi yang sangat berbeda, seperti:Immune BoosterKomposisi immune booster lebih kompleks, karena terdiri dari serangkaian aktivitas dan pola makan seimbang yang dapat memenuhi kebutuhan nutrisi, serta menjaga keseimbangan sistem imun dalam tubuh.Langkah melakukan immune booster meliputi:berolahraga secara teraturmemakan makanan tinggi nutrisi, misalnya yang kaya akan vitamin, mineral, serat, hingga asam lemak omega-3melakukan manajemen stresmendapatkan paparan sinar matahari yang cukupmeng-update kebutuhan vaksin yang direkomendasikan oleh tenaga Kesehatan profesionalmenghindari gaya hidup tak sehat seperti minum alkohol, merokok, dan makan atau minum yang manis-manishingga menjaga berat badan sehat.Vitamin OralSementara itu, vitamin oral seperti suplemen atau sirup, umumnya hanya mengandung satu jenis vitamin atau kelompok vitamin tertentu. Misalnya vitamin B kompleks, yang terdiri dari kelompok vitamin B seperti B1 (thiamine), B2 (riboflavin), B3 (niacin), B5 (asam pantotenat), B6 (piridoksin), B7 (biotin), B9 (asam folat), dan B12 (cobalamin). Lalu ada juga vitamin oral yang hanya spesifik menggunakan satu tipe vitamin, misalnya vitamin E atau C saja.4. Tujuan PenggunaanPada dasarnya immune booster dan vitamin oral sama-sama memiliki dampak positif untuk kesehatan tubuh Anda. Namun, tujuan penggunaan immune booster dan vitamin oral bisa sedikit berbeda, seperti dalam penjelasan berikut.Immune BoosterImmune booster dilakukan untuk meningkatkan kekuatan dan kerja sistem imun, sehingga dapat menjaga tubuh dari serangan penyakit.Vitamin OralSementara tujuan penggunaan vitamin bisa cukup bervariasi, bergantung dengan kebutuhan Anda. Misalnya seseorang dapat meminum vitamin oral untuk memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral dalam tubuh, meningkatkan kesehatan tubuh dan kekuatan sistem imun, hingga merawat kesehatan kulit, rambut, atau kuku.5. Kecepatan EfekBaik immune booster maupun vitamin oral memiliki konsentrasi, bentuk, serta prosedur yang berbeda. Sehingga kecepatan efek keduanya juga memiliki durasinya masing-masing, seperti dalam penjelasan berikut:Immune BoosterEfek penggunaan immune booster dapat dirasakan seketika hingga beberapa lama dilakukan. Jika Anda menggunakan metode alami seperti mengganti menu diet, mencukupi istirahat, hingga berolahraga secara teratur. Anda mungkin tidak akan langsung merasakan efeknya seketika.Namun, ketika Anda menggunakan metode injeksi atau infus, immune booster ini dapat memberikan efek yang lebih cepat.Vitamin OralVitamin oral juga dapat diserap oleh tubuh dengan proses yang normal, sama seperti dalam penyerapan nutrisi dalam makan.6. Prosedur PemberianKarena bentuknya yang juga berbeda, prosedur pemberian immune booster dan vitamin oral pun tak sama. Berikut penjelasan lengkapnya!Immune BoosterSaat menggunakan metode injeksi atau infus, immune booster perlu melalui proses pemeriksaan medis dan dilakukan oleh tenaga kesehatan berpengalaman. Dokter atau ahli gizi dapat memeriksa status gizi Anda, kemudian merekomendasikan jenis immune booster dan dosis yang sesuai dengan kebutuhan tubuh Anda.Setelahnya, prosedur injeksi atau infus immune booster dapat dilakukan sesuai dengan jadwal yang telah dianjurkan oleh dokter.Vitamin OralProsedur pemberian vitamin oral terbilang lebih praktis jika dibandingkan dengan immune booster. Anda hanya perlu mengonsumsi tablet vitamin sesuai dengan anjuran dosis, atau sesuai kebutuhan tubuh Anda.7. Sasaran PenggunaSobat Granostic, meskipun sangat baik untuk merawat kesehatan tubuh dan memperkuat sistem imun, vitamin oral dan immune booster memiliki target penggunanya sendiri. Immune BoosterPada dasarnya immune booster dapat digunakan oleh siapa saja, namun metode dan dosisnya harus disesuaikan dengan kondisi tiap individu. Anak-anak di bawah usia 17 tahun tidak diperkenankan untuk melakukan prosedur injeksi atau infus immune booster. Juga bagi ibu hamil, direkomendasikan untuk berkonsultasi dulu dengan dokter sebelum melakukan suntik atau infus immune booster.Immune booster sangat cocok digunakan untuk orang yang memiliki aktivitas padat, mengalami defisiensi nutrisi, serta mengalami imunodefisiensi, sehingga membutuhkan booster segera.Vitamin OralSementara itu, vitamin oral memiliki range konsumsi yang lebih luas, karena juga aman dikonsumsi oleh anak-anak. Meski begitu, orangtua juga perlu mendiskusikan konsumsi vitamin oral ini terlebih dahulu dengan dokter, untuk menghindari overdosis vitamin.8. Risiko dan Efek SampingImmune BoosterMeskipun dapat memberikan banyak manfaat untuk kesehatan, menggunakan injeksi atau infus immune booster juga bisa membawa efek samping jika tidak dilakukan dengan tepat.Misal kemungkinan adanya interaksi dengan obat-obatan yang digunakan, kurangnya pengetahuan tentang dosis yang dapat diterima, metode persiapan, hingga pola konsumsi.Karena itu, prosedur injeksi atau infus immune booster sebaiknya hanya Anda lakukan di klinik terpercaya bersama tenaga medis ahli, yang profesional dan berpengalaman.Vitamin OralSama halnya dengan immune booster, vitamin oral juga bisa memberikan masalah pada kesehatan jika dikonsumsi secara berlebihan. Karena itu, Anda sebaiknya perlu berkonsultasi dengan dokter untuk menyimak status gizi dan kebutuhan nutrisi tambahan, agar kandungan vitamin dalam tubuh lebih seimbang dan mampu memberikan efek yang semestinya.9. BiayaPerbedaan biaya immune booster dan vitamin oral bisa cukup bervariasi, bergantung jenis metode yang Anda pilih. Berikut penjelasan lengkapnya:Immune BoosterImmune booster yang diperoleh melalui metode injeksi dan infus tentu akan memiliki harga yang lebih mahal, jika dibandingkan dengan vitamin oral. Karena Anda harus melakukannya dengan bantuan tenaga medis profesional.Vitamin OralSementara itu, vitamin oral cenderung dibanderol dengan harga yang lebih murah. Anda juga hanya perlu meminumnya secara teratur sesuai dengan anjuran atau dosis yang diresepkan oleh dokter.10. Kapan Harus Digunakan?Immune BoosterImmune booster baiknya digunakan ketika Anda mengalami defisiensi imun, atau Ketika Anda membutuhkan pertolongan cepat untuk mengatasi kekurangan nutrisi atau vitamin dalam tubuh Anda.Selain itu, Anda juga bisa menggunakan perawatan infus immune booster ini ketika daya tahan tubuh sedang menurun, atau saat tubuh terasa tidak sehat. Akan tetapi sebelum benar-benar mendapatkannya, Anda perlu berkonsultasi dulu dengan dokter untuk menilai status gizi dan mencocokkan dosisnya sesuai dengan kebutuhan Anda.Vitamin OralSama halnya dengan booster, Anda juga bisa mengonsumsi vitamin oral Ketika tubuh sedang membutuhkan nutrisi tambahan. Misalnya saat Anda sedang hamil, berusia lanjut, atau ketika sistem imun Anda sedang turun maupun saat proses pemulihan pasca-sakit.Baca juga yuk selengkapnya, Mitos dan Fakta Seputar Vitamin untuk Daya Tahan Tubuh Anak.Memilih Layanan Kesehatan Terpercaya di GranosticSeperti yang telah dijelaskan sebelumnya, baik immune booster maupun mengonsumsi vitamin oral perlu dilakukan dengan memeriksa status gizi Anda. Apalagi jika akan melakukan prosedur injeksi atau infus, Anda harus melakukannya di layanan kesehatan terpercaya seperti klinik Granostic. Mengapa demikian?Konsultasi MedisSebelum proses injeksi atau infus immune booster, Anda akan melalui prosedur konsultasi dengan dokter. Pada prosedur ini dokter akan melakukan wawancara dan pemeriksaan fisik, untuk menyimak bagaimana kondisi tubuh dan status gizi Anda.Sehingga banyaknya dosis dan jenis booster akan disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi tubuh Anda, agar efek yang diberikan pun akan lebih efektif.Prosedur AmanProsedur immune booster di Granostic juga sangatlah aman, dengan fasilitas yang modern dan dilakukan oleh tenaga medis berpengalaman.Fasilitas ModernKlinik Granostic juga menggunakan fasilitas modern untuk memberikan layanan terbaik bagi Anda. Mulai dari proses registrasi yang mudah dan makin efisien, hingga alat pemeriksaan kesehatan yang termutakhir, akan Anda dapatkan di klinik Granostic.Pendekatan PersonalSetiap layanan medis yang akan Anda dapatkan di klinik Granostic menggunakan pendekatan personal, artinya disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan tubuh Anda. Karena itu, sebelum prosedur atau tindakan dilakukan, Anda akan selalu diarahkan untuk melakukan konsultasi dan pemeriksaan kesehatan yang menyeluruh terlebih dahulu.Hasil pemeriksaan itulah yang kemudian dijadikan dasar untuk perencanaan dan penentuan dosis infus atau injeksi immune booster di klinik Granostic.Nah, bagaimana? Sobat tertarik untuk melakukan infus atau injeksi immune booster di klinik Granostic? Langsung daftar dan jadwalkan konsultasi Anda dengan klik Registrasi Online, atau langsung hubungi tim medis kami lewat tombol WhatsApp di bawah ini, ya!Ditinjau Oleh:Dr. Aji WibowoSumber Referensi:The 15 Best Supplements to Boost Your Immune System Right Now. Healthline. Medically reviewed by Amy Richter, RD. Diakses 2025How to boost your immune system. Harvard Health Publishing®. Reviewed by Howard E. LeWine, MD. Diakses 2025Side effects of immune boosters – seek qualified advice. Ambrosia Wellness. Diakses 20256 Ways to Boost Your Immune System. Houston Methodist. Diakses 2025
Lebih Baik Mana? Handsanitizer vs Cuci Tangan
Sobat Granostic, tahukah Anda bahwa menjaga kebersihan tangan adalah salah satu langkah paling efektif dalam mencegah penyebaran penyakit, terutama yang disebabkan oleh virus dan bakteri? Tangan kita sering kali menyentuh berbagai permukaan yang berpotensi terkontaminasi kuman, dan tanpa disadari, kita dapat memindahkan kuman tersebut ke wajah, mulut, atau makanan yang kita konsumsi. Oleh karena itu, menjaga kebersihan tangan sangat penting untuk kesehatan.Dua metode utama yang biasa digunakan untuk membersihkan tangan adalah mencuci tangan dengan sabun dan air atau menggunakan hand sanitizer. Kedua metode ini memiliki keunggulan dan kekurangannya masing-masing dalam hal efektivitas membunuh kuman, kepraktisan, serta dampak pada kulit.Namun jika dibandingkan hand sanitizer vs. cuci tangan, mana sih yang lebih baik?1. Definisi dan FungsiPerbedaan antara handsanitizer dan cuci tangan dapat dilihat dari definisi serta fungsi utamanya berikut ini:Hand SanitizerHand sanitizer adalah cairan atau gel berbasis alkohol yang dirancang untuk membunuh kuman di tangan tanpa perlu menggunakan air. Produk ini biasanya mengandung alkohol dalam bentuk etanol atau isopropanol dengan kadar minimal 60%, karena kadar tersebut telah terbukti efektif dalam membunuh sebagian besar mikroorganisme penyebab penyakit. Selain alkohol, beberapa produk juga mengandung pelembab dan bahan tambahan lain untuk mengurangi iritasi pada kulit. Fungsi utama hand sanitizer adalah membunuh kuman secara instan dan praktis, terutama ketika air dan sabun tidak tersedia. Hand Sanitizer dapat mengurangi risiko infeksi akibat bakteri dan virus yang menempel di tangan setelah menyentuh benda atau permukaan yang terkontaminasi.Cuci TanganCuci tangan adalah proses membersihkan tangan menggunakan air dan sabun untuk menghilangkan kotoran, minyak, dan mikroorganisme dari kulit. Proses ini melibatkan gesekan fisik yang membantu mengangkat dan menghilangkan kotoran serta kuman dari permukaan kulit.Fungsi utama mencuci tangan adalah menghilangkan mikroorganisme secara lebih menyeluruh dibandingkan dengan hand sanitizer. Selain membunuh kuman, mencuci tangan juga efektif dalam menghilangkan zat kimia atau bahan berbahaya yang mungkin menempel di tangan.2. Efektivitas terhadap MikroorganismeBaik handsanitizer maupun cuci tangan memiliki cara kerjanya sendiri, sehingga efektivitas untuk menghilangkan mikroorganisme di tangan juga akan berbeda, seperti dalam penjelasan berikut:Hand SanitizerHand Sanitizer efektif dalam membunuh berbagai jenis bakteri dan virus, terutama yang bersifat patogen. Kandungan alkohol dalam hand sanitizer bekerja dengan merusak lapisan pelindung protein dan lemak dari virus serta menghancurkan struktur sel bakteri. Namun, hand sanitizer kurang efektif terhadap beberapa jenis kuman, seperti norovirus dan Clostridium difficile, serta tidak dapat menghilangkan kotoran atau zat kimia berbahaya dari tangan.Cuci TanganSementara mencuci tangan dengan sabun dan air lebih efektif dalam menghilangkan berbagai jenis mikroorganisme, termasuk virus, bakteri, dan parasit. Sabun membantu menghancurkan membran lemak virus dan melepaskan kuman dari permukaan kulit melalui proses mekanis. Selain itu, mencuci tangan juga menghilangkan partikel debu, minyak, dan zat berbahaya yang mungkin tidak dapat dibersihkan hanya dengan hand sanitizer.3. KepraktisanHand SanitizerHand sanitizer lebih praktis digunakan dalam situasi di mana air dan sabun tidak tersedia. Produk ini mudah dibawa ke mana saja dan dapat digunakan kapan pun dibutuhkan. Oleh karena itu, hand sanitizer sering menjadi pilihan utama di tempat umum, seperti transportasi umum, kantor, atau pusat perbelanjaan.Akan tetapi, produk ini tidak dapat digunakan untuk membersihkan tangan yang dalam keadaan kotor sehingga harus tetap mencuci tangan terlebih dahulu.Cuci TanganMencuci tangan dengan air dan sabun membutuhkan akses ke sumber air dan fasilitas cuci tangan. Proses ini juga memakan waktu lebih lama dibandingkan dengan penggunaan hand sanitizer. Namun, dalam kondisi tertentu, seperti setelah menggunakan toilet atau sebelum makan, mencuci tangan tetap menjadi metode yang lebih efektif untuk kebersihan maksimal.4. Dampak pada KulitKarena kandungan dan cara pakainya berbeda, maka hand sanitizer dan cuci tangan bisa memberikan dampak yang berbeda juga pada kulit tangan.Hand SanitizerHand sanitizer yang mengandung alkohol dapat menyebabkan kulit menjadi kering dan iritasi jika digunakan terlalu sering. Beberapa produk juga mengandung bahan tambahan seperti pewangi yang dapat menyebabkan reaksi alergi pada kulit sensitif. Untuk mengatasi masalah ini, banyak produsen menambahkan pelembap ke dalam formulasi hand sanitizer.Cuci TanganMencuci tangan dengan sabun juga dapat menyebabkan kulit kering, terutama jika menggunakan sabun yang keras atau mencuci tangan terlalu sering. Penggunaan air panas juga dapat memperburuk kondisi kulit kering. Untuk mengurangi dampaknya, disarankan menggunakan sabun dengan pelembap dan mengaplikasikan lotion setelah mencuci tangan.5. Waktu PenggunaanHand SanitizerHand sanitizer sebaiknya digunakan ketika air dan sabun tidak tersedia, misalnya setelah menyentuh permukaan di tempat umum atau sebelum makan di luar rumah. Namun, penggunaan yang berlebihan dapat menyebabkan iritasi kulit.Cuci TanganMencuci tangan sebaiknya dilakukan sebelum makan, setelah menggunakan toilet, setelah menyentuh hewan, atau setelah batuk dan bersin. World Health Organization (WHO) merekomendasikan mencuci tangan selama minimal 40-60 detik untuk efektivitas maksimal.6. Biaya dan KetersediaanHand SanitizerHand sanitizer biasanya lebih mahal dibandingkan sabun, terutama jika membeli produk dengan kandungan pelembap tambahan. Namun, produk ini lebih mudah dibawa ke mana saja dan tidak memerlukan fasilitas khusus.Cuci TanganSabun lebih ekonomis dibandingkan hand sanitizer dan lebih mudah ditemukan. Namun, mencuci tangan membutuhkan akses ke air bersih dan tempat cuci tangan yang memadai.7. Keamanan untuk Anak-anakHand SanitizerHand sanitizer harus digunakan dengan pengawasan orang dewasa, karena kandungan alkoholnya bisa berbahaya jika tertelan. Oleh karena itu, anak-anak disarankan untuk menggunakan produk ini dengan hati-hati.Cuci TanganMencuci tangan dengan sabun lebih aman untuk anak-anak karena tidak mengandung bahan berbahaya jika tertelan. Metode ini juga lebih efektif dalam menghilangkan kotoran yang sering menempel di tangan anak-anak.8. Lingkungan PenggunaanHand SanitizerHand sanitizer lebih cocok digunakan di tempat yang tidak memiliki akses mudah ke air, seperti saat bepergian, di kendaraan umum, atau di tempat kerja.Cuci TanganSementara mencuci tangan lebih cocok dilakukan di rumah, restoran, sekolah, atau tempat dengan fasilitas cuci tangan yang tersedia. Anda juga sangat direkomendasikan untuk selalu mencuci tangan sebelum menyiapkan atau mengonsumsi makanan, dimanapun Anda berada.9. Rekomendasi WHOHand SanitizerWHO merekomendasikan penggunaan hand sanitizer dengan kadar alkohol minimal 60% untuk efektivitas yang optimal. Selain itu, WHO juga memberikan rekomendasi dua formula secara spesifik untuk memilih atau membuat hand sanitizer, yakni:Formula 1: 80% etanol, 0.125% hydrogen peroksida, dan 0.50% glycerol.Formula 2: 75% isopropanol, 0.125% hydrogen peroksida, dan 0.50% glycerol.Melansir dari Center for Disease Control and Prevention (CDC), juga menekankan bahwa saat menggunakan handsanitizer Anda harus menggosoknya selama 30 detik dan tidak mengusapnya sampai benar-benar kering.Cuci TanganSedangkan untuk mencuci tangan, WHO merekomendasikan menggunakan sabun dan air bersih dengan durasi minimal 20 detik. Anda perlu membersihkan punggung tangan, hingga sela-sela jari dan kuku, untuk memastikan tangan bersih dari kotoran maupun mikroorganisme penyebab penyakit.10. Risiko PenyalahgunaanHand SanitizerPenggunaan berlebihan dapat menyebabkan kulit kering dan iritasi, serta dapat meningkatkan risiko resistensi bakteri jika tidak digunakan dengan benar.Cuci TanganTerlalu sering mencuci tangan, terutama dengan sabun yang keras, dapat menyebabkan kulit kering dan pecah-pecah, yang justru bisa meningkatkan risiko infeksi.Kapan Harus Memilih yang Mana? Nah, Sobat Granostic itu adalah penjelasan lengkap soal perbedaan hand sanitizer dan cuci tangan. Anda tim yang mana, nih?Meskipun hand sanitizer dapat membunuh kuman dan virus, bukan berarti Anda bisa menggunakannya setiap saat dan disegala situasi. Selalu utamakan untuk mencuci tangan dengan sabun setelah buang air kecil atau besar, saat tangan kotor atau menyentuh bahan kimia tertentu, hingga saat Anda akan menyiapkan atau mengonsumsi makanan.Selain menjaga kebersihan, Anda juga perlu melakukan cek kesehatan rutin di klinik Granostic, agar diri dan keluarga Anda terhindar dari infeksi penyakit.Langsung klik Registrasi Online dan atur jadwal medical check up-mu sekarang juga, ya!Ditinjau Oleh:Dr. Aji WibowoSumber Referensi:Handwashing vs Hand Sanitizer -What's the Difference?. UCLA Health. Dr. Sara Hogan, a dermatologist at UCLA Medical Center, Santa Monica. Diakses 2025Hand Sanitizer Guidelines and Recommendations. CDC. Diakses 2025Hand Hygiene: Hand Washing vs. Hand Sanitizer for Killing the Germs. Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Tidar. Diakses 2025WHO-recommended Handrub Formulations. WHO. Diakses 2025
Mitos dan Fakta Seputar Vitamin untuk Daya Tahan Tubuh Anak
Setiap orang tua pas pasti menginginkan buah hatinya untuk tumbuh dengan optimal dan sehat. Karenanya, tak sedikit juga orang tua yang memberikan multivitamin harian untuk anak. Namun apakah anak benar-benar membutuhkan tambahan vitamin harian, atau hanya mitos belaka?Sobat, mencukupi kebutuhan nutrisi harian si Kecil memang sangat penting untuk mendukung pertumbuhannya. Misalnya, vitamin B kompleks yang dapat mendukung pembentukan dan fungsi otak, meningkatkan daya tahan tubuh, dan meningkatkan kesehatan anak secara keseluruhan.Namun, perlu Anda ingat bahwa memberikan vitamin tambahan pada si Kecil juga tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Apalagi ada banyak mitos seputar vitamin untuk daya tahan tubuh anak, yang kebenaran faktualnya masih perlu dipertanyakan kembali.Nah, agar Anda tidak salah paham juga, berikut ini adalah lima mitos dan fakta seputar vitamin untuk daya tahan anak yang perlu Anda ketahui. Apa saja?1. Mitos: Semua Anak Wajib Minum Vitamin untuk Daya Tahan TubuhBanyak orang tua menganggap bahwa anak-anak membutuhkan vitamin tambahan, dalam bentuk suplemen atau sirup, untuk meningkatkan kekuatan daya tahan tubuh si Kecil.Anggapan ini kurang tepat, Sobat. Karena meskipun vitamin memberikan banyak manfaat untuk anak-anak, mereka pada dasarnya tidak memerlukan asupan vitamin tambahan dalam bentuk suplemen atau sirup.Fakta:Faktanya, kebutuhan nutrisi pada anak-anak dapat dipenuhi dari makanan yang mereka konsumsi. Misalnya dari air susu ibu dan menu MPASI yang disiapkan oleh orangtua.Vitamin tambahan umumnya hanya dibutuhkan jika anak-anak termasuk dalam kategori berikut ini:Anak memiliki kondisi kesehatan tertentu yang menyebabkan defisiensi vitaminAnak-anak yang mengalami kondisi kesehatan tertentu atau kelainan genetik, yang menyebabkan terjadinya defisiensi vitamin. Sehingga diperlukan asupan tambahan segera untuk mencegah adanya masalah kesehatan pada tubuh anak.Anak memiliki pola makan yang buruk atau sangat pilih-pilih makanan (picky eater)Dalam hal ini, vitamin tambahan tidak diberikan untuk membantu meningkatkan nafsu makan anak. Melainkan, digunakan untuk mencukupi kebutuhan nutrisi yang tidak dapat diperoleh dari menu makan mereka setiap harinya.Anak mengalami masalah penyerapan nutrisiJika si Kecil mengalami masalah berkaitan metabolisme tubuh, biasanya dokter akan meresepkan vitamin tertentu. Ini karena, tubuh si Kecil tidak bisa secara maksimal untuk mengolah makanan dan mengubahnya menjadi energi.2. Mitos: Semakin Banyak Vitamin yang Dikonsumsi, Semakin Kuat Daya Tahan TubuhBanyak orang tua mengamini, bahwa semakin banyak vitamin tambahan (dalam bentuk suplemen) yang dikonsumsi, maka akan semakin baik untuk daya tahan tubuh si kecil. Emang iya?Fakta: Justru sebaliknya, Sobat Granostic. Vitamin memang sangat penting untuk mendukung kebutuhan anak. Namun, Anda juga tidak diperkenankan memberikan suplemen tambahan secara sembarangan, yang akhirnya akan membuat si Kecil overdosis vitamin.Kelebihan vitamin ini dapat memicu banyak masalah kesehatan seperti muntah-muntah, diare, kelelahan, kram perut, iritasi kulit, hingga memicu kerusakan organ tubuh.3. Mitos: Vitamin C Adalah Satu-Satunya Vitamin yang Penting untuk Daya Tahan TubuhSaking banyaknya produk-produk vitamin C yang dijual di pasaran, banyak dari kita yang menganggap bahwa nutrisi ini adalah satu-satunya vitamin yang penting untuk daya tahan tubuh Anak. Apakah Anda juga begitu?Fakta: Padahal untuk mendukung kekuatan dan keseimbangan sistem kekebalan tubuh Anak, dibutuhkan berbagai macam asupan vitamin dan nutrisi lainnya, seperti:Vitamin DKerap disebut sebagai "vitamin sinar matahari", vitamin D memiliki peran penting dalam mengatur sistem kekebalan tubuh anak. Bahkan dapat menurunkan risiko infeksi pernapasan pada si Kecil, loh.Melansir dari WebMD.com, anak-anak membutuhkan vitamin D sebanyak 400 IU sehari. Sementara bayi yang menyusui bisa diberikan suplemen vitamin D tetes sampai mereka disapih dan mendapatkan setidaknya 32 ons susu formula, yang diperkaya dengan vitamin D.Vitamin AVitamin A juga sangat penting dalam mendukung Kesehatan anak, baik saat mereka masih bayi hingga masuk usia pra-sekolah. Menurut Center for Disease Control and Prevention (CDC), vitamin A dapat membantu mendukung Kesehatan sistem imun, meningkatkan kemampuan penglihatan nak, hingga menjaga kulit mereka tetap sehat.Vitamin EVitamin E juga berperan dalam mendukung sistem kekebalan tubuh anak. Nutrisi ini juga bisa membantu menjaga pembuluh darah bersih dan mengalir dengan lancar. Anak-anak membutuhkan asupan vitamin E ini sesuai dengan umur mereka, seperti:Saat berusia 1-3 tahun, mereka membutuhkan 9 IU vitamin E setiap hari.Saat berusia 4-8 tahun, mereka membutuhkan 10.4 IU vitamin E setiap hari.Saat berusia 9-13 tahun, mereka membutuhkan 16.4 IU vitamin E setiap hari.Zat besi dan zincZinc sangat penting untuk membangun dan mengaktifkan sel imun anak, serta mendukung penyembuhan luka. Sementara, zat besi dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh, utamanya di area usus anak. Sehingga dapat memperkuat tubuh Ketika melawan infeksi dan penyakit. 4. Mitos: Vitamin Bisa Menggantikan Pola Makan SehatPernah dengar, kalau minum suplemen multivitamin bisa menggantikan pola makan sehat? Artinya, orangtua bebas memberi anaknya makan apapun, asal sudah minum vitamin. Apa benar?FaktaJawabannya, tentu tidak. Berbagai penelitian menyebutkan bahwa kebanyakan vitamin yang diperoleh dari makanan, jauh lebih baik daripada yang Anda konsumsi lewat suplemen. Bahkan jika suplemen tersebut disintesis dengan komposisi Kimia yang sama persis dengan vitamin alami. Vitamin suplemen ini tampaknya tidak dapat berfungsi sebaik yang diperoleh lewat makanan.Namun, ada pengecualian untuk asam folat. Bentuk sintesis asam folat dapat diserap lebih baik oleh tubuh, daripada dari sumber makanan. Karenanya, asam folat sering diresepkan pada ibu hamil yang membutuhkan asupan lebih besar.5. Mitos: Vitamin Bisa Mencegah Anak dari Semua PenyakitAnggapan lain yang kerap beredar di masyarakat adalah vitamin dapat membantu mencegah anak dari berbagai penyakit. Nah, anggapan ini bisa dikatakan benar, karena vitamin dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh anak, sehingga tubuh si Kecil mampu melawan infeksi dan penyakit dengan baik.Fakta: Meskipun benar vitamin dapat memberikan pengaruh tersendiri untuk melindungi anak dari penyakit. Akan tetapi, menggantungkan perlindungan kesehatan anak pada vitamin saja tidak cukup.Anda juga bisa menerapkan beberapa langkah berikut agar anak tidak mudah terserang penyakit.Menjaga kebersihan tangan dan lingkunganKebersihan menjadi salah satu aspek yang sangat penting untuk menjaga kesehatan diri dan keluarga Anda. Apalagi saat anak-anak masih menyusui dan berusia pra-sekolah, pastikan untuk selalu mencuci tangan Anda secara teratur sebelum menyentuh atau menyuapi si Kecil.Usahakan juga lingkungan si Kecil tumbuh, bermain, dan tidur dalam keadaan bersih. Sehingga tidak ada sarang kuman, bakteri, atau serangga yang jadi penyebab anak sakit.Vaksinasi yang lengkapSelain menjaga kebersihan tangan dan lingkungan, pastikan anak juga mendapatkan vaksinasi lengkap yang membantunya terhindar dari infeksi virus dan penyakit kronis.Pola tidur yang cukupTidur juga merupakan aspek penting dalam pertumbuhan anak. Ini karena tidur yang cukup dapat membantu meningkatkan Kesehatan mental, emosional, dan fisik anak. Sementara kurang tidur bisa menyebabkan banyak masalah Kesehatan, termasuk obesitas, loh.Konsumsi makanan yang sehat dan bergiziSeperti yang telah disinggung sebelumnya, pola makan yang sehat sangat penting bagi anak. Bahkan, kehadirannya tidak bisa tergantikan dari berbagai multivitamin yang dijual di pasaran.Anda dapat menyajikan makanan dengan menu sehat dan bergizi seimbang untuk anak. Seperti sayuran dan buah-buahan, gandum utuh, kacang-kacangan, biji-bijian sebagai sumber vitamin, mineral, juga serat. Kemudian cukupi kebutuhan karbohidrat, protein, dan lemak sehat untuk memenuhi kebutuhan tubuh si Kecil.Olahraga dan aktivitas fisikAgar anak tetap bugar dan memiliki tulang yang kuat, Anda perlu memastikan si Kecil aktif secara fisik atau berolahraga secara teratur. Misalnya Anda dapat mengajaknya untuk bersepeda bersama setiap sore, berjalan bersama dengan santai, dan lain sebagainya.Jadikan aktivitas fisik ini sebagai momen Anda dan si Kecil untuk bersantai, sehingga mereka akan lebih menikmati suasana tersebut serta membentuk bonding yang lebih dekat dengan Anda sebagai orangtuanya.Vitamin yang Penting untuk Daya Tahan Tubuh AnakBerikut ini adalah beberapa jenis vitamin yang penting untuk daya tahan tubuh anak, serta bagaimana cara Anda memerolehnya. Simak, yuk!Vitamin CJenis vitamin ini sangat terkenal karena kemampuannya dalam meningkatkan daya tahan tubuh. Nutrisi ini berperan sebagai antioksidan yang melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Selain itu, vitamin C juga membantu dalam produksi kolagen, yang penting untuk kesehatan kulit, gusi, dan jaringan tubuh lainnya.Menurut National Health Institute (NIH) kebutuhan harian vitamin C untuk anak-anak bervariasi tergantung pada usia. Anak usia 1-3 tahun memerlukan sekitar 15 mg per hari, sedangkan anak usia 4-8 tahun membutuhkan sekitar 25 mg per hari. Kelebihan vitamin C umumnya tidak berbahaya karena akan dikeluarkan melalui urine, tetapi tetap perlu diperhatikan agar tidak dikonsumsi berlebihan.Beberapa sumber vitamin C yang aman dan mudah dikonsumsi oleh anak-anak antara lain jeruk, stroberi, kiwi, mangga, dan sayuran seperti paprika merah serta brokoli. Anda bisa menyajikan buah-buahan ini dalam bentuk jus alami atau potongan kecil sebagai camilan sehat.Vitamin D Vitamin D sangat penting untuk pertumbuhan tulang yang kuat karena membantu tubuh menyerap kalsium dengan lebih baik. Selain itu, vitamin ini juga berperan dalam mendukung sistem kekebalan tubuh serta mengurangi risiko infeksi pada anak.Berdasarkan rekomendasi dari American Academy of Pediatrics (AAP), anak-anak membutuhkan sekitar 400 IU (10 mcg) vitamin D per hari. Kekurangan vitamin D dapat menyebabkan masalah pada pertumbuhan tulang, seperti rakitis, yang membuat tulang menjadi lemah dan rentan terhadap patah tulang.Sumber utama vitamin D adalah sinar matahari, yang merangsang tubuh untuk memproduksi vitamin ini secara alami. Namun, untuk anak-anak yang kurang terpapar sinar matahari, sumber makanan seperti ikan salmon, kuning telur, susu yang diperkaya vitamin D, serta sereal juga bisa menjadi pilihan yang baik.Vitamin A Vitamin A memiliki peran besar dalam menjaga kesehatan mata, meningkatkan daya tahan tubuh, serta mendukung pertumbuhan sel dan jaringan tubuh. Selain itu, vitamin ini juga membantu menjaga kesehatan kulit dan mencegah infeksi.Menurut World Health Organization (WHO), anak usia 1-3 tahun membutuhkan sekitar 300 mcg vitamin A per hari, sedangkan anak usia 4-8 tahun memerlukan sekitar 400 mcg per hari. Kekurangan vitamin A dapat menyebabkan gangguan penglihatan, termasuk rabun senja, serta meningkatkan risiko infeksi.Sumber vitamin A yang baik dan aman untuk anak-anak meliputi wortel, bayam, ubi jalar, hati ayam, serta produk susu seperti keju dan mentega. Mengolah sayuran ini menjadi sup atau jus dapat menjadi cara yang menyenangkan bagi anak untuk mengonsumsinya.Vitamin E Vitamin E adalah antioksidan yang berperan dalam melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan, membantu sistem kekebalan tubuh bekerja lebih optimal, serta mendukung kesehatan kulit dan rambut anak.Berdasarkan rekomendasi CDC, kebutuhan harian vitamin E untuk anak usia 1-3 tahun adalah sekitar 6 mg, sementara anak usia 4-8 tahun membutuhkan sekitar 7 mg per hari. Meskipun kekurangan vitamin E jarang terjadi, memastikan asupan yang cukup tetap penting untuk menjaga kesehatan si kecil.Sumber alami vitamin E yang baik untuk anak-anak termasuk kacang almond, biji bunga matahari, bayam, brokoli, dan minyak sayur seperti minyak zaitun. Anda bisa mencampurkan kacang almond yang sudah dihaluskan ke dalam smoothie atau menyajikan sayuran hijau sebagai bagian dari menu makan sehari-hari.Zinc Zinc atau seng adalah mineral yang berperan penting dalam mendukung sistem imun, membantu penyembuhan luka, serta mendukung pertumbuhan dan perkembangan sel. Selain itu, zinc juga berkontribusi dalam fungsi kognitif anak, termasuk daya ingat dan konsentrasi. Kekurangan zinc dapat menyebabkan anak lebih rentan terhadap infeksi dan memperlambat pertumbuhan mereka.Sumber zinc yang baik untuk anak-anak termasuk daging ayam, ikan, telur, kacang-kacangan, serta produk susu. Untuk anak yang vegetarian, konsumsi kacang merah, buncis, dan biji labu bisa menjadi alternatif sumber zinc yang baik.Tips Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Anak Secara AlamiBerikut ini adalah beberapa tips untuk meningkatkan daya tahan tubuh anak secara alami yang bisa Anda terapkan dengan mudah. Apa saja?Berikan Makanan Bergizi Memberikan makanan yang bergizi dan menerapkan pola makan teratur dapat membantu meningkatkan sistem imun anak secara alami. Karena gizi dalam makanan tersebut dapat diolah oleh tubuh anak, sehingga menghasilkan nutrisi yang dibutuhkan untuk tumbuh kembangnya, memaksimalkan fungsi tubuh, dan memperkuat sistem imun.Ajak Anak Aktif Bergerak Kebiasaan baik lainnya yang dapat membantu memperkuat sistem imun anak adalah dengan mengajaknya aktif bergerak. Paparan sinar matahari di pagi hari akan membantu merangsang produksi vitamin D, sementara anak yang aktif secara fisik juga memaksimalkan sistem metabolisme tubuh.Kedua hal tersebut berperan penting dalam mendukung sistem imun anak, yang membuatnya lebih kuat dan optimal dalam melawan infeksi penyakit.Pastikan Anak Tidur Cukup Tidur juga merupakan bagian penting dalam pertumbuhan anak, karena itu pastikan si Kecil mendapatkan tidur yang cukup dan istirahat berkualitas setiap malam. Jaga Kebersihan dan Higienitas Anda juga bisa menerapkan dan mencontohkan bagaimana cara menjaga kebersihan diri serta lingkungan pada si Kecil. Sebab, lingkungan yang bersih dan higienis dapat meminimalisir pertumbuhan kuman, virus, bakteri, atau serangga yang jadi penyebab si Kecil sakit.Berikan Cukup Cairan Tak hanya orang dewasa, anak-anak juga perlu minum air putih secara teratur untuk mencukupi kebutuhan cairan dalam tubuhnya. Menurut IDAI, kebutuhan cairan tubuh anak-anak ini dapat dibedakan ke dalam beberapa kelompok usia berikut:Bayi berusia 0 hingga 6 bulan, kebutuhan cairannya sebanyak 700 ml per hari.Bayi berusia 7 hingga 12 bulan, kebutuhan cairannya sebanyak 800 ml per hari.Balita usia 1 hingga 3 tahun, kebutuhan cairannya sebanyak 1.300 ml per hari.Saat anak berusia 9 hingga 13 tahun, kebutuhan cairannya sebanyak 2.400 ml per hari (untuk laki-laki), dan 2.100 ml per hari (untuk perempuan).Kurangi Konsumsi Gula Berlebihan Anak-anak sangat suka dengan rasa manis, tapi bukan jadi alasan buat Anda memberikannya untuk si Kecil. Menurut CDC, gula menjadi makanan yang perlu dihindari oleh anak-anak dan bayi, utamanya dalam menjaga Kesehatan gigi mereka.Jangan Asal Beri SuplemenSeperti yang telah dijelaskan sebelumnya, meskipun vitamin sangat penting untuk tumbuh kembang anak, Anda tidak boleh sembarangan memberi si Kecil suplemen vitamin. Selalu periksakan secara teratur kondisi anak pada dokter, serta konsultasikan keperluan penggunaan suplemen untuk tambahan nutrisi si Kecil. Bila dokter merasa pemberian suplemen perlu, berdasarkan kondisi anak, maka dokter dapat meresepkan jenis suplemen dan dosis yang dibutuhkan.Untuk melakukan pemeriksaan kesehatan anak secara rutin, Anda dapat melakukannya di klinik Granostic. Kami memiliki dokter yang berpengalaman, sehingga dapat memberikan pemeriksaan menyeluruh, termasuk memeriksa status gizi si Kecil.Bersama dokter Granostic, Anda dapat merancang jadwal diet yang baik untuk anak, memaksimalkan pemberian nutrisi dan mendeteksi dini adanya masalah kesehatan pada anak Anda.Yuk, rutin cek kesehatan anak dengan ahlinya hanya di Granostic!Ditinjau Oleh:Dr. Aji WibowoSumber Referensi:Boosting your child's immune system. Harvard Health Publishing®. By Claire McCarthy, MD, Senior Faculty Editor, Harvard Health Publishing. Diakses 2025Top 5 Ways to Support Your Child’s Immune System with Nutrition. Centered Nutrition Collective. Diakses 20256 Vitamins and Minerals Your Kids Need. WebMD. Medically Reviewed by David T. Derrer, MD. Diakses 2025Vitamins for children. NHS UK. Diakses 2025Vitamin and mineral supplements - what to know. The Victorian Government. Diakses 2025Do kids need vitamin or herbal supplements? Are they safe?. Mayo Clinic. Diakses 2025Perlukah suplementasi vitamin dan mineral pada bayi dan anak?. Ikatan Dokter Anak Indonesia. Diakses 2025
Vitamin B Kompleks untuk Apa?
Sobat Granostic, agar tubuh tetap dalam kondisi fit, sangat penting untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian Anda. Salah satu vitamin yang juga berperan penting dalam kesehatan tubuh adalah vitamin B kompleks. Vitamin B kompleks merupakan kelompok vitamin B yang memiliki peranan besar dalam fungsi tubuh Anda, termasuk pada kesehatan sistem kardiovaskular dan kondisi sel-sel tubuh. Pada dasarnya, Anda dapat memperoleh dan memenuhi kebutuhan vitamin B kompleks ini dari menu makanan yang sehat dan bergizi tinggi.Pada artikel kali ini, Granostic akan merangkumkan semua informasi yang perlu Sobat ketahui soal apa itu vitamin B kompleks. Penasaran? Langsung cek ulasan lengkapnya di bawah ini, ya, Sobat!Jenis-Jenis Vitamin B KompleksAda delapan jenis vitamin B yang dapat ditemukan dalam berbagai sumber pangan. Jenis-jenis vitamin B ini memiliki fungsi dan manfaatnya masing-masing, seperti yang akan dijelaskan berikut ini:Vitamin B1 (Tiamin)Vitamin B1, atau thiamin, memiliki peran esensial dalam metabolism tubuh dengan membantu mengubah nutrisi menjadi energi. Anda dapat mendapatkan vitamin B1 ini dalam daging babi, biji bunga matahari, dan bibit gandum.Vitamin B2 (Riboflavin)Vitamin B2, atau riboflavin, membantu mengubah makan menjadi energi dan juga dapat bertindak sebagai antioksidan. Anda dapat menemukan vitamin B2 ini dalam jeroan, daging sapi, dan jamur.Vitamin B3 (Niasin)Kemudian vitamin B3, yang juga dikenal sebagai niasin, berperan dalam memberikan sinyal seluler, metabolisme, serta memproduksi dan memperbaiki DNA. Anda dapat memeroleh kandungan B3 ini dalam ayam, tuna, dan lentil.Vitamin B5 (Asam Pantotenat)Seperti vitamin B lainnya, B5 atau asam pantotenat, dapat membantu Anda memeroleh energi dari makanan dan juga terlibat dalam memproduksi hormone serta kolesterol. Kandungan vitamin B5 dapat diperoleh dari hati, ikan, yogurt, dan alpukat.Vitamin B6 (Piridoksin)Sementara itu vitamin B6, atau piridoksin, terlibat dalam metabolisme asam amino, produksi sel darah, hingga pembentukan neurotransmitter. Makanan dengan kandungan vitamin B6 tertinggi contohnya buncis, ikan salmon, dan kentang.Vitamin B7 (Biotin)Vitamin B7, atau biotin, sangat penting untuk metabolisme karbohidrat dan lemak. Jenis vitamin B ini juga berperan dalam mengatur ekspresi gen. Anda dapat memerolehnya dari ragi, telur, salmon, keju, dan hati.Vitamin B9 (Asam Folat)Sementara vitamin B9, atau folat, dapat mendukung pertumbuhan sel, metabolisme asam amino, pembentukan sel darah merah dan putih, serta melakukan pembelahan sel yang tepat. Jenis vitamin B ini dapat Anda peroleh dalam makanan seperti sayuran berdaun hijau, hati, dan kacang-kacangan.Vitamin B12 (Kobalamin)Vitamin B12, disebut juga dengan kobalamin, sangat penting untuk mendukung fungsi neurologis, produksi DNA, dan perkembangan sel darah merah. Vitamin B12 dapat ditemukan secara alami dalam makanan hewani seperti daging, telur, makanan laut, dan susu.Manfaat Vitamin B KompleksMencukupi kebutuhan vitamin B kompleks dapat memberikan banyak manfaat untuk kesehatan tubuh Anda. Beberapa manfaat yang dimaksud meliputi:Meningkatkan EnergiSalah satu manfaat utama vitamin B kompleks adalah membantu membuat tubuh jadi lebih berenergi. Ini karena, Sebagian besar jenis vitamin B dapat membantu mengubah makanan menjadi energi.Melansir dari Cleveland Clinic, vitamin B membantu memulai proses metabolisme, dengan mengubah karbohidrat, lemak, dan protein menjadi bentuk energi yang dapat digunakan oleh tubuh. Karena itu, jika tubuh kekurangan salah satu vitamin B, maka proses metabolisme dapat kurang efisien dan menyebabkan produksi energi tak optimal. Mendukung Fungsi SarafManfaat lain dari vitamin B kompleks adalah membantu fungsi saraf dalam tubuh Anda. Seperti vitamin B1, B3, dan B12, yang dapat membantu mendukung kesehatan sel-sel saraf serta memastikannya berfungsi dengan optimal.Memperkuat Kekebalan TubuhMemenuhi kebutuhan vitamin B kompleks juga dapat membantu meningkatkan sistem imun dan kesehatan tubuh Anda secara menyeluruh. Misalnya, vitamin B6 yang dapat membantu memproduksi sel darah putih dan sel T yang dibutuhkan untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh.Kesehatan Kulit, Rambut, dan KukuBeberapa jenis vitamin B kompleks, seperti vitamin B2, B3, B12, dan B7 dapat membantu menjaga Kesehatan rambut, kulit, dan kuku. Bahkan, Anda pasti sudah kerap menemui penggunaan niacinamide dalam produk perawatan kecantikan, yang dapat membantu menjaga kelembapan kulit, memudarkan noda hitam, juga memiliki banyak manfaat untuk kecantikan rambut.Mendukung Kehamilan yang SehatVitamin B kompleks, terutama asam folat, dapat mendukung kehamilan yang sehat. Karena nutrisi ini juga sangat penting dalam mendukung perkembangan dan pertumbuhan bayi dalam kandungan.vitamin B1 dapat membantu mendukung perkembangan otak janinvitamin B2 dapat merawat Kesehatan matavitamin B3 dapat membantu sistem pencernaan, dan beberapa orang percaya bahwa vitamin ini dapat mengurangi rasa mualasam folat dapat membantu mengurangi kemungkinan kemungkinan bayi mengalami cacat tabung saraf, sehingga Anda dianjurkan untuk mengonsumsinya selama kehamilan.Meningkatkan Mood dan Fungsi OtakVitamin B kompleks juga memiliki peran dalam menjaga Kesehatan otak dan meningkatkan fungsinya. Asupan vitamin B yang cukup pada tubuh sangat esensial dalam menjaga fungsi optimal dari tubuh, otak, dan sistem saraf Anda.Selain itu, penelitian juga menyebutkan bahwa kekurangan vitamin B dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami depresi dan level stress yang lebih tinggi.Cara Mendapatkan Vitamin B KompleksAnda dapat mendapatkan vitamin kompleks ini melalui sumber makanan sehat dan suplemen, seperti yang akan dijelaskan berikut ini:Melalui Sumber MakananVitamin B1 (Tiamin)Anda dapat memeroleh vitamin B1 dalam kandungan beberapa sumber makanan berikut ini:gandum utuh dan roti, sereal, nasi, dan pasta yang difortifikasidaging babiikan troutkeranglabu acornkacang-kacangan, seperti kacang hitam dan kacang kedelaibiji-bijianVitamin B2 (Riboflavin)Anda bisa mendapatkan vitamin B2 dalam kandungan beberapa sumber makanan berikut ini:jeroansereal sarapan yang diperkayaoatmealyogurt dan susujamurdan kacang almondVitamin B3 (Niasin)Beberapa jenis sumber makanan yang kaya akan kandungan vitamin B3 antara lain:Sumber makanan hewani termasuk daging, ikan yang mengandung Nikotinamida Adenina Dinukleotida (NAD) tinggi, dan daging unggas.Makanan nabati yang mengandung niasin meliputi kacang-kacangan dan biji-bijian.Vitamin B5 (Asam Pantotenat)Sumber vitamin B5 yang tinggi dapat Anda peroleh dalam beberapa jenis makanan berikut ini:hati sapijamur shiitakebiji bunga mataharidaging ayamikan tunabuah alpukatdan sereal yang diperkayaVitamin B6 (Piridoksin)Sumber makanan yang sangat kaya akan kandungan vitamin B6 antara lain:hatiikan tuna dan salmonsereal yang diperkayakentangdaging unggasVitamin B7 (Biotin)Anda dapat memeroleh sumber vitamin B7 yang tinggi dalam beberapa contoh makanan berikut ini:telurikan salmondaging babidaging sapibiji bunga matahariorgan dalam atau jeroanVitamin B9 (Asam Folat)Sementara untuk mendapatkan asupan vitamin B9, Anda dapat memerolehnya dalam beberapa sumber pangan berikut:sayuran berdaun hijauhati sapibuah alpukatpapayajus jeruktelurbiji-bijian dan kacang-kacanganVitamin B12 (Kobalamin)Anda dapat memeroleh asupan vitamin B12 dalam beberapa sumber makanan berikut ini:keranghati sapiikan salmondaging sapisusu dan yogurtMelalui SuplemenSelain melalui beberapa sumber pangan di atas, Anda juga bisa memenuhi asupan vitamin B kompleks dengan mengonsumsi suplemen terkait. Akan tetapi mengonsumsi suplemen tidak begitu diperlukan, kecuali dokter atau ahli gizi Anda telah mengonfirmasi bahwa Anda mengalami kekurangan vitamin B tertentu. Melansir dari Medical News Today, beberapa faktor yang meningkatkan risiko seseorang memerlukan tambahan suplemen vitamin B kompleks antara lain:berusia 65 tahun atau lebihdalam masa kehamilanadanya kondisi kesehatan kronis tertentumenjalani pengobatan tertentu dalam waktu panjangEfek Samping Vitamin B KompleksMeskipun memiliki banyak manfaat kesehatan, vitamin B kompleks juga dapat menimbulkan efek samping tertentu jika Anda mengonsumsinya dalam jumlah berlebihan. Berikut penjelasan lengkapnya:Dosis BerlebihanKarena vitamin B kompleks bersifat larut dalam air, kecil kemungkinan Anda untuk mengonsumsi terlalu banyak nutrisi ini melalui makanan, atau melalui suplemen yang dikonsumsi sesuai petunjuk.Namun ketika Anda mengonsumsi suplemen vitamin B kompleks secara berlebihan, kondisi ini bisa menyebabkan overdosis. Misalnya, dosis vitamin B3 berlebihan dapat menyebabkan muntah-muntah, naiknya kadar gula darah, bahkan kerusakan hati.Reaksi AlergiSelain itu, mengonsumsi terlalu banyak vitamin B kompleks juga dapat menyebabkan kemerahan pada kulit dengan bentol-bentol kecil. Kondisi ini juga bisa disertai gejala gatal-gatal. Tingkat keparahan reaksi alergi ini tergantung seberapa banyak vitamin B kompleks yang Anda konsumsi.Gangguan PencernaanOverdosis vitamin B kompleks juga dapat memengaruhi pencernaan Anda. Hal ini dapat menimbulkan masalah seperti perut yang begah, sakit, atau bahkan diare.Warna UrineEfek samping lainnya dari mengonsumsi suplemen vitamin B kompleks secara berlebihan dapat tampak dari perubahan warna urin, yang tampak berwarna kuning atau kecokelatan.Gejala ini juga bisa menandakan kerusakan liver, yang bisa terjadi ketika Anda mengonsumsi suplemen vitamin B3 secara berlebihan dalam jangka waktu yang Panjang.Dosis yang DianjurkanOrang dewasa yang berusia 65 tahun ke atas dan perempuan hamil, memiliki risiko tinggi mengalami defisiensi vitamin B. Sehingga direkomendasikan untuk mengonsumsi kadar vitamin B kompleks lebih banyak.Namun sebelum mengonsumsinya secara mandiri, Anda perlu berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter atau ahli gizi untuk memeroleh resep atau dosis yang tepatVitamin B Kompleks untuk Anak-anak dan DewasaUntuk Anak-anakMemenuhi kebutuhan vitamin B kompleks sangatlah penting untuk mendukung kesehatan dan tumbuh kembang anak. Namun, Anda tidak perlu harus selalu memenuhinya dengan suplemen tambahan.Anda bisa memenuhi kebutuhan vitamin B kompleks pada anak dengan menerapkan pola makan sehat dengan menu bergizi. Namun, jika anak mengalami kondisi medis tertentu yang membutuhkan asupan vitamin B kompleks lebih banyak, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.Untuk DewasaSementara untuk orang dewasa, vitamin B kompleks juga tak kalah pentingnya untuk membantu menjaga kesehatan tubuh dan meningkatkan kualitas hidup. Anda juga tidak harus mengonsumsi suplemen vitamin B kompleks, kecuali setelah berdiskusi dan melakukan pemeriksaan status gizi bersama dengan dokter.Dokter dapat memberikan saran dan meresepkan dosis suplemen vitamin B kompleks sesuai dengan kondisi tubuh Anda. Dengan demikian, manfaat yang diperoleh akan jadi lebih optimal dan dapat mencegah terjadinya overdosis.Baca juga yuk mengenai, Bahaya Kekurangan Vitamin B1, B6, B12.Pilih Klinik Granostic untuk Konsultasi dan Pemeriksaan KesehatanSobat Granostic, sebelum memutuskan untuk mengonsumsi suplemen vitamin atau melakukan injeksi vitamin booster, melakukan konsultasi dan pemeriksaan kesehatan sangatlah penting.Karena meski dapat memberikan manfaat yang baik untuk kesehatan tubuh secara umum, konsumsi vitamin yang berlebihan juga dapat memberikan efek yang buruk pada organ dan tubuh Anda.Nah, kabar baiknya Anda dapat melakukan konsultasi dan pemeriksaan kesehatan ini di klinik Granostic, loh. Apalagi, klinik Granostic menyediakan layanan kesehatan yang terpercaya dan menguntungkan untuk Anda, yakni:Pemeriksaan AkuratPemeriksaan kesehatan di klinik Granostic dilakukan secara komprehensif, menggunakan teknologi modern, serta didampingi oleh tenaga medis ahli. Dengan demikian, hasil pemeriksaan dapat Anda akses dengan cepat dan memberikan hasil yang akurat.Tenaga Medis ProfesionalKlinik Granostic juga memiliki tenaga medis profesional, mulai dari dokter umum dan spesialis yang berpengalaman, hingga staf keperawatan yang cekatan.Dengan demikian, setiap prosedur pemeriksaan kesehatan akan dapat Anda lalui dengan nyaman dan efisien. Anda juga bisa berkonsultasi dan berdiskusi secara mendalam dengan dokter kami.Fasilitas NyamanBerkomitmen memberikan pengalaman yang menenangkan untuk Anda, klinik Granostic juga menaruh perhatian pada setiap fasilitas kesehatan yang Anda akses agar terasa lebih nyaman.Dengan demikian, Anda dapat merasa lebih tenang dan tidak mudah panik ketika menjalani proses pemeriksaan kesehatan. Suasana yang kondusif ini juga akan memberikan pengalaman yang lebih menarik pada anak, sehingga tidak akan takut atau merasa trauma ketika melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin.Menarik, kan? Yuk, periksakan kesehatan Anda dan keluarga secara rutin di klinik Granostic, ya!Ditinjau Oleh:Dr. Aji WibowoSumber Referensi:A complete guide to B vitamins. Medical News Today. Medically reviewed by Amy Richter, RD. Diakses 2025A Close Look at Each of the B Vitamins: Benefits, Food Sources and More. Cleveland Clinic. Diakses 2025Why Is Vitamin B Complex Important and Where Do You Get It?. Healthline. Diakses 2025Health Benefits of Vitamin B Complex. WebMD. Medically Reviewed by Zilpah Sheikh, MD. Diakses 2025Common Side Effects of Vitamin B Overdose. Medicover Hospitals. Diakses 2025
Apa Bahaya Kekurangan Vitamin B1, B6, B12?
Vitamin B kompleks merupakan nutrisi yang sangat penting untuk merawat kesehatan tubuh, utamanya vitamin B1, B6, dan B12. Lantas apa yang akan terjadi jika tubuh mengalami kekurangan ketiga vitamin tersebut?Seperti yang kita tahu, vitamin B kompleks terdiri dari beberapa jenis vitamin B. Mulai dari vitamin B1, B2. B3, B5, B6, B7, B9, dan B12 yang masing-masing memiliki perannya sendiri.Terutama vitamin B1, B6, dan B12, ketiganya memiliki peran penting dalam merawat kesehatan sistem saraf. Selain itu, ketiga vitamin B ini juga dapat membantu menyembuhkan kerusakan saraf, mengurangi gejala yang menyertainya, hingga meningkatkan fungsi sistem saraf.Karena itu, kebutuhan akan vitamin B1, B6, dan B12 ini haruslah dipenuhi dengan baik. Kekurangan ketiga vitamin ini dapat memberikan dampak buruk pada kesehatan kita.Pada artikel ini, Granostic akan membahas mengenai apa saja bahaya kekurangan vitamin B1, B6, dan B12. Juga bagaimana cara mengatasinya dan pencegahannya!Tanda dan Gejala Kekurangan Vitamin B1, B6, B12Kekurangan vitamin B kompleks umumnya dikaitkan dengan rasa kesemutan di kaki dan tangan, kelelahan, rasa bingung, dan mudah lupa. Namun, gejala kekurangan vitamin B sendiri cukup bervariasi, tergantung dengan jenis vitamin B apa yang Anda butuhkan.Nah, kali ini kita akan membahas apa saja gejala kekurangan vitamin B1, B6, dan B12. Berikut penjelasan lengkapnya:Kekurangan Vitamin B1 (Tiamin)Tiamin merupakan jenis vitamin B yang memiliki peranan di berbagai fungsi tubuh, termasuk sistem saraf, metabolisme, hingga kontraksi otot. Gejala AwalKekurangan tiamin dapat memicu beberapa gejala awal berikut:Penurunan berat badanHilangnya nafsu makanMasalah pada ingatanMasalah pada jantungRasa kesemutan dan kebas pada kaki atau tanganHilangnya massa ototRefleks yang melemahBeriberiSelain itu, kekurangan vitamin B1 juga dapat memicu beri-beri. Penyakit ini memiliki dua jenis, yakni beri-beri kering dan beri-beri basah.Beri-beri kering dapat merusak saraf dan menyebabkan penurunan kekuatan otot, yang berujung pada kelumpuhan. Sementara beri-beri basah dapat memengaruhi jantung dan sistem peredaran darah. Jika tidak ditangani dengan segera dan tepat, beri-beri dapat mengancam jiwa.Sindrom Wernicke-KorsakoffKekurangan vitamin B1 juga dapat menyebabkan sindrom Wernicke-Korsakoff (WKS), yang dapat menyebabkan kesemutan dan mati rasa di tangan dan kaki, kehilangan ingatan, dan kebingungan. WKS juga dapat menyebabkan ensefalopati Wernicke (WE), yang dapat mengancam jiwa. Kekurangan Vitamin B6 (Piridoksin)Selanjutnya, vitamin B6 atau piridoksin, yang berperan penting dalam memastikan serabut saraf kita mampu mengirimkan sinyal secara efektif. Peranannya terhadap kesehatan sistem saraf juga sangat esensial, khususnya dengan membantu tubuh memproduksi neurotransmitter vital, yang merupakan pembawa pesan kimiawi. Sehingga dapat membantu menyampaikan pesan dari otak ke sel-sel di seluruh tubuh kita.Gejala UmumSaat kekurangan vitamin B6, Anda dapat merasakan beberapa gejala umum, seperti:anemia, bibir bersisik, sudut mulut pecah-pecah, lidah bengkak, sistem kekebalan tubuh melemah, kebingungan, hingga depresi.Gangguan KulitPada orang dewasa, kekurangan vitamin B6 dapat menyebabkan inflamasi pada kulit atau dermatitis. Kondisi ini juga dapat disertai dengan gejala kulit yang kemerahan, berminyak, dan bersisik.Kondisi ini tak hanya terjadi pada kulit tubuh. Seseorang dengan defisiensi vitamin B6 juga dapat mengalami lidah yang nyeri dan merah, serta sudut mulut yang tampak kering dan pecah-pecah.Neuropati PeriferKekurangan vitamin B6 juga dapat menyebabkan neuropati perifer, yang merupakan kondisi kerusakan saraf yang terjadi pada bagian luar otak dan tulang belakang.Kekurangan Vitamin B12 (Kobalamin)Vitamin B12, atau kobalamin, juga memiliki peranan penting untuk menjaga kesehatan dan fungsi saraf. Karena itu, kekurangan vitamin B12 juga dapat menimbulkan dampak buruk untuk tubuh kita.Anemia MegaloblastikKekurangan vitamin B12 dapat dikaitkan dengan anemia megaloblastic. Kondisi ini merupakan kelainan darah yang terjadi ketika jumlah sel darah merah berkurang dan ukurannya membesar.Melansir dari Cleveland Clinic, penyedia layanan kesehatan umumnya mengobati anemia megaloblastic dengan suplemen vitamin B12 dan B9. Sebab, tanpa kedua jenis vitamin tersebut, tubuh kita akan menghasilkan sel-sel abnormal yang disebut sebagai megaloblast.NeuropatiTak hanya kekurangan vitamin B6, defisiensi vitamin B12 juga bisa memicu .kerusakan saraf tepi, atau neuropati perifer. Ini karena vitamin B12 memiliki peranan yang signifikan terhadap kerja metabolisme pembentukan myelin, yang merupakan lemak pelindung yang melapisi sistem saraf tepi kita.Gangguan MentalTahukah Anda, kalau kekurangan vitamin B12 juga berpengaruh pada kesehatan mental?Ya, melansir dari Healthline.com, kurangnya vitamin B12 dapat dikaitkan dengan depresi. Sebuah studi di tahun 2005 pun menyebutkan bahwa kurangnya vitamin B12 berkolerasi dengan meningkatnya level depresi, begitupun sebaliknya.Hal ini karena, vitamin B12 dapat berpengaruh pada produksi serotonin di otak. Serotonin merupakan zat kimia dalam tubuh, yang dapat membantu mengatur suasana hati kita. Jika kadar serotonin yang didapat rendah, maka dapat dikaitkan dengan depresi.Penyebab Kekurangan Vitamin B1, B6, B12Ada banyak hal yang dapat menyebabkan seseorang mengalami kekurangan vitamin B1, B6, dan B12, seperti:1. Diet yang Tidak SeimbangSebagian besar jenis vitamin B kompleks dapat ditemukan dalam berbagai sumber pangan, termasuk vitamin B1, B6, dan B12. Sehingga, defisiensi vitamin dapat terjadi ketika Anda menerapkan pola makan yang tidak teratur dan diet tak seimbang.2. Gangguan PencernaanSeseorang dengan gangguan pencernaan juga rentan mengalami defisiensi vitamin. Karena masalah pada pencernaan dapat mengganggu metabolisme tubuh dan menghambat proses penyerapan nutrisi pada makanan. Alhasil, tubuh tidak bisa mendapatkan nutrisi yang mereka butuhkan secara optimal..3. Kondisi MedisOrang dengan kondisi medis tertentu juga sangat rentan mengalami kekurangan vitamin B, seperti mengalami penyakit pencernaan tertentu, setelah menjalankan proses operasi di pencernaan, juga minum alkohol secara berlebihan.4. Penggunaan Obat-obatanPenggunaan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan kekurangan vitamin B kompleks dalam tubuh Anda. Misalnya mengonsumsi obat untuk meredakan asam lambung, yang dapat mengurangi produksi asam di perut. Hal ini juga dapat berpengaruh pada penyerapan vitamin B.5. PenuaanSelain itu, melansir dari Cleveland Clinic, orang yang memasuki usia renta atau di atas 60 tahun juga lebih berisiko tinggi mengalami defisiensi vitamin B1, B6, dan B12.Cara Mengatasi Kekurangan Vitamin B1, B6, B12Setelah mengetahui bahaya dan penyebabnya, Anda juga perlu menyimak apa saja langkah yang tepat untuk mengatasi kekurangan vitamin B1, B6, dan B12 berikut ini.1. Konsumsi Makanan Kaya Vitamin BLangkah pertama yang perlu Anda lakukan adalah memperbaiki pola makan dan menerapkan diet yang seimbang. Anda bisa mulai mengonsumsi makanan yang kaya akan kandungan vitamin B1, B6, dan B12 berikut:Vitamin B1Ada banyak makanan organic yang menjadi sumber vitamin B1 terbaik, seperti:gandum utuh dan roti, sereal, pasta, dan nasi yang diperkayadaging babiikan troutkerangbiji-bijian dan kacang-kacangan, seperti kacang kedelai dan kacang hitamVitamin B6Anda juga bisa mencukupi kebutuhan vitamin B6 harian dengan mengonsumsi beberapa bahan pangan berikut ini:jeroanikan tuna dan salmonbuncisunggaskentangdan sereal yang diperkayaVitamin B12Lalu untuk memenuhi kebutuhan harian vitamin B12, Anda dapat mempertimbangkan mengonsumsi beberapa bahan pangan berikut ini:keranghati sapiikan salmondaging sapisusu, yogurt, dan olahan susu lainnyaSuplemen VitaminSaat mengalami defisiensi vitamin B yang serius, Anda bisa mengonsumsi suplemen vitamin B dengan berkonsultasi pada dokter terlebih dahulu. Sebab pemberian suplemen akan dilakukan sesuai dengan tipe vitamin B apa yang Anda butuhkan, dosis pemberian yang tepat, hingga adakah faktor-faktor lain yang menyebabkan Anda mengalami defisiensi vitamin B tersebut.Pengobatan Penyebab UtamaSelain memberikan suplemen yang Anda butuhkan, dokter juga akan melakukan pengobatan penyebab utama defisiensi vitamin B yang Anda alami. Karena seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, defisiensi vitamin B dapat terjadi karena adanya masalah pada pencernaan, penggunaan obat-obatan tertentu, berusia lanjut, hingga berbagai kondisi medis lainnya.Konsultasi dengan DokterMengatasi defisiensi vitamin B1, B6, dan B12 tidaklah sesederhana Anda meminum suplemen sendiri. Anda perlu mengetahui apa saja penyebab utamanya, serta menanganinya dengan tepat agar defisiensi tidak terjadi secara berkelanjutan.Karena itu, Anda perlu berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu untuk mendapatkan pemeriksaan menyeluruh dan memeroleh diagnosa yang akurat. Dokter juga akan membantu meresepkan suplemen dan menyarankan langkah perawatan yang cocok dengan kebutuhan Anda.Pencegahan Kekurangan Vitamin B1, B6, B12Melihat dampaknya pada kesehatan, Anda pasti menyadari betapa penting kecukupan asupan vitamin B1, B6, dan B12 pada tubuh Anda. Berikut ini beberapa langkah pencegahan yang bisa Anda lakukan untuk menghindari kekurangan vitamin B1, B6, dan B12:1. Pola Makan SeimbangAnda bisa mulai langkah pencegahan kekurangan vitamin B1, B6, dan B12 ini dengan mengonsumsi diet seimbang. Selain serat dan karbohidrat, cobalah untuk mengonsumsi makanan-makanan yang tinggi vitamin B kompleks. Makanan yang tinggi vitamin B1, B6, dan B12 ini contohnya dari sumber pangan hewani, seperti telur, daging merah, susu, dan yogurt. Anda juga bisa mengonsumsi makanan yang diperkaya (difortifikasi), seperti sereal, roti gandum utuh, dan sereal yang diperkaya. Baca juga yuk selengkapnya, Makanan yang Mengandung Vitamin B Kompleks.2. SuplementasiSaat Anda sedang menjalani diet vegan, berusia lebih dari 50 tahun, sedang hamil, atau memiliki kondisi medis tertentu yang dapat menyebabkan defisiensi, Anda bisa mencukupi kebutuhan vitamin B1, B6, dan B12 dengan suplementasi. Anda bisa berkonsultasi dengan dokter untuk menentukan suplemen yang paling cocok dengan kebutuhan Anda.3. Hindari Alkohol BerlebihanSecara umum, mengonsumsi alkohol secara berlebihan dapat memberikan banyak masalah pada kesehatan. Defisiensi vitamin B1, B6, dan B12 adalah salah satu dampak dari minum alkohol berlebihan.Ini terjadi karena alkohol dapat mengganggu metabolisme tubuh, yang akhirnya menghambat proses penyerapan vitamin dan nutrisi. Selain itu, minum alkohol dalam jumlah berlebihan juga dapat merusak dan mengurangi ketersediaan berbagai jenis vitamin B kompleks dalam tubuh kita.4. Pemeriksaan RutinSalah satu langkah dasar untuk mencegah kekurangan vitamin B1, B6, dan B12 adalah dengan melakukan cek kesehatan rutin. Langkah ini berguna untuk mengontrol bagaimana kondisi tubuh Anda, mendeteksi dini adanya masalah kesehatan tertentu, serta mendapatkan perawatan secepat mungkin bila ada gangguan kesehatan.5. Bahaya Jika Tidak DiatasiBagi kebanyakan orang, masalah kurang vitamin B1, B6, B12 mungkin kedengarannya cukup sepele. Akan tetapi, jika kekurangan vitamin B ini dibiarkan berlarut-larut tanpa perawatan yang tepat akan dapat menimbulkan berbagai dampak pada kesehatan, seperti:6. Gangguan Sistem SarafVitamin B1, B6, dan B12 memiliki peranan penting dalam merawat kesehatan saraf dan mendukung fungsi sistem saraf. Karena itu, kekurangan ketiga vitamin B tersebut dalam jangka panjang akan memicu gangguan pada sistem saraf, seperti neuropatik perifer. 7. AnemiaKekurangan vitamin B kompleks juga dapat memicu anemia, karena karena tubuh tidak dapat memproduksi sel darah yang sehat. Padahal sel darah merah ini berperan membawa oksigen dan nutrisi ke seluruh tubuh Anda.8. Gangguan JantungPada jangka panjang, kekurangan vitamin B1, B6, dan B12 juga bisa berdampak pada kesehatan sistem kardiovaskular. Karena ketiga vitamin tersebut memiliki peran penting untuk menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah.9. Gangguan MentalKekurangan vitamin B kompleks juga dapat memicu masalah kesehatan mental, misalnya dengan meningkatkan stress level dan depresi seseorang. Lebih spesifik, kekurangan vitamin B12 juga kerap dikaitkan dengan masalah depresi.Cek Kesehatan di GranosticNah, Sobat Granostic, salah satu cara untuk menjaga kesehatan dan memastikan status gizi Anda dengan pasti, adalah dengan melakukan cek kesehatan secara rutin bersama tenaga medis profesional.Kabar baiknya, Anda dapat melakukan cek kesehatan rutin ini di klinik Granostic, loh. Karena klinik Granostic memberikan layanan kesehatan terbaik dan terlengkap untuk Anda, meliputi;Teknologi ModernPemeriksaan kesehatan di klinik Granostic menggunakan peralatan canggih dan teknologi modern, sehingga menghasilkan diagnosa yang akurat dan cepat.Tenaga ProfesionalSetiap prosedur layanan pemeriksaan kesehatan di Granostic juga akan dilakukan dan didampingi oleh tenaga medis profesional, seperti dokter umum, dokter spesialis, hingga staf perawat yang terlatih.Hasil Cepat dan AkuratLewat cek kesehatan di Granostic, Anda juga bisa memeroleh hasil pemeriksaan secara cepat dan akurat. Hasil pemeriksaan ini dapat Anda akses dengan efisien dan mudah, yakni dapat diakses secara online lewat akun pribadi Anda di granostic.com. Fasilitas NyamanSelain layanan yang cepat dan profesional, Granostic juga menyediakan fasilitas yang nyaman untuk membuat pengalaman pemeriksaan kesehatan Anda semakin optimal. Kami percaya bahwa suasana yang nyaman ini akan kian memotivasi Anda untuk terus menjaga kesehatan, tidak takut untuk memeriksakan diri dan berobat, agar kualitas hidup Anda jadi lebih baik.Nah, Sobat Granostic itu adalah penjelasan mengenai apa bahaya kekurangan vitamin B1, B6, dan B12. Karenanya, usahakan untuk selalu memenuhi asupan vitamin B kompleks harian Anda dengan menerapkan diet seimbang dan gaya hidup yang sehat.Jika Anda mengalami tanda-tanda defisiensi vitamin B1, B6, dan B12 di atas, segera konsultasikan dengan tim dokter Granostic. Bersama tenaga medis ahli kami, Anda dapat memeroleh pemeriksaan yang menyeluruh dan perawatan yang tepat.Untuk menjadwalkan konsultasi, Anda bisa menghubungi layanan customer care kami atau langsung daftar online di menu Registrasi Online. Lengkapi data Anda dan jadwalkan konsultasi sesuai kebutuhan Anda.Yuk, lindungi diri dan keluarga Anda dengan rutin tes kesehatan bersama klinik Granostic!Ditinjau Oleh:Dr. Aji WibowoSumber Referensi:A complete guide to B vitamins. Medical News Today. Medically reviewed by Amy Richter, RD, Nutrition. Diakses 2025Vitamin-B Deficiencies — A closer look at Vitamin B1, B6 and B12 Deficiency. Ana Stellar. Michelle Dateling (B.Optom, Dip.Sports Vision; MBA). Diakses 2025Vitamin B6 Deficiency. Merck & Co., Inc. Diakses 2025Vitamin B12 Deficiency. Cleveland Clinic. Diakses 2025
Apa Saja Makanan yang Mengandung Vitamin B Kompleks?
Tak hanya lewat suplemen, Sobat Granostic juga bisa memenuhi kebutuhan vitamin B kompleks dalam tubuh melalui berbagai sumber makanan. Apa saja?Sebelumnya, Sobat Granostic, pasti sudah mengetahui bagaimana peranan penting vitamin B kompleks dalam mendukung fungsi tubuh dan merawat kesehatan secara umum, bukan?Ya, vitamin B kompleks ini terdiri dari beberapa jenis, termasuk vitamin B1, B2, B3, B5, B6, B7, B9, dan B12. Masing-masing vitamin dalam kelompok ini memiliki fungsi yang berbeda, mulai dari mendukung metabolisme energi, menjaga kesehatan sistem saraf, hingga membantu produksi sel darah merah.Kekurangan vitamin B kompleks dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, seperti kelelahan, gangguan saraf, anemia, dan gangguan metabolisme. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memastikan asupan vitamin B kompleks yang cukup melalui pola makan yang seimbang.Sumber utama vitamin B kompleks berasal dari berbagai makanan alami, termasuk biji-bijian, daging, produk susu, sayuran hijau, dan kacang-kacangan, yang akan dibahas dalam ulasan berikut ini:Makanan yang Mengandung Vitamin B KompleksBerikut ini Granostic akan merangkumkan apa saja makanan yang mengandung vitamin B kompleks, yang bisa Anda olah di rumah. Simak, ya!1. Vitamin B1 (Tiamin)Vitamin B1, atau tiamin, adalah nutrisi penting yang berperan dalam metabolisme energi dan fungsi sistem saraf. Tiamin membantu tubuh mengubah karbohidrat menjadi energi dan berperan dalam pertumbuhan serta perkembangan sel tubuh. Kekurangan vitamin B1 dapat menyebabkan kelemahan otot, kehilangan nafsu makan, dan gangguan sistem saraf.Beberapa sumber makanan yang kaya akan vitamin B1 antara lain:Beras MerahBeras merah merupakan sumber utama vitamin B1 yang baik untuk tubuh, yakni dengan kadar sebanyak 0,371%. Selain kaya akan serat, beras merah juga mengandung mineral penting seperti magnesium dan zat besi. Konsumsi beras merah dapat membantu menjaga kesehatan pencernaan, mengontrol kadar gula darah, dan meningkatkan energi.Gandum UtuhGandum utuh mengandung tiamin dalam jumlah tinggi serta serat yang membantu pencernaan. Secara spesifik, dalam 56,6 gram pasta gandum utuh kering, terdapat 0,6 mg vitamin B1. Mengonsumsi gandum utuh dapat membantu menjaga berat badan yang sehat dan mengurangi risiko penyakit jantung. Roti gandum, oatmeal, dan pasta gandum utuh adalah beberapa contoh makanan berbasis gandum yang dapat dikonsumsi sehari-hari.Daging BabiDaging babi adalah salah satu sumber hewani yang kaya akan vitamin B1. Melansir dari Medical News Today setiap satu porsi 100 gram daging babi panggang mengandung 0,565 mg vitamin B1.Selain itu, daging babi juga mengandung protein tinggi yang berperan dalam pembentukan dan pemeliharaan otot. Mengonsumsi daging babi dalam jumlah yang seimbang dapat membantu menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.Kacang-kacanganKacang-kacangan seperti kacang hijau, kacang almond, dan kacang tanah mengandung vitamin B1 yang bermanfaat untuk metabolisme energi. Selain itu, kacang-kacangan juga tinggi protein dan lemak sehat yang mendukung kesehatan jantung dan otak.Biji Bunga MatahariBiji bunga matahari merupakan camilan sehat yang kaya akan tiamin serta antioksidan. Dalam 100 g biji bunga matahari terkandung 0.106 mg vitamin B1.Kandungan vitamin E yang tinggi dalam biji bunga matahari juga membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.2. Vitamin B2 (Riboflavin)Vitamin B2, atau riboflavin, berperan dalam metabolisme energi dan membantu tubuh dalam pemecahan protein, lemak, serta karbohidrat. Selain itu, vitamin ini juga penting untuk kesehatan kulit, mata, dan sistem saraf.Beberapa makanan yang mengandung vitamin B2 antara lain:Susu dan Produk SusuSusu, keju, dan yogurt adalah sumber alami riboflavin yang sangat baik. Melansir dari WebMD.com, secangkir susu atau yogurt mengandung sekitar sepertiga riboflavin yang dibutuhkan oleh tubuh dalam sehari. Konsumsi produk susu secara rutin dapat membantu menjaga kesehatan tulang dan gigi karena kandungan kalsium yang tinggi.TelurSatu telur utuh mengandung 0.2 mg riboflavin, yang setara dengan 15% kebutuhan harian Anda. Selain itu, telur juga mengandung vitamin D yang baik untuk kesehatan tulang dan sistem kekebalan tubuh.Daging SapiDaging sapi tidak hanya kaya akan protein, tetapi juga merupakan sumber riboflavin yang membantu tubuh dalam proses metabolisme. Tiga ons daging sapi tenderloin mengandung 0.4 mg riboflavin, yang dapat memenuhi 31% kebutuhan harian Anda. Konsumsi daging sapi dalam jumlah seimbang dapat mendukung kesehatan otot dan produksi sel darah merah.JamurJamur adalah sumber nabati riboflavin yang dapat menjadi alternatif bagi mereka yang tidak mengonsumsi produk hewani. Setengah cangkir sajian jamur portabella mengandung 15% kebutuhan riboflavin dalam tubuh Anda. Selain itu, jamur juga mengandung vitamin D yang baik untuk kesehatan tulang.BayamBayam kaya akan riboflavin serta zat besi yang membantu produksi sel darah merah. Mengonsumsi bayam dapat meningkatkan energi dan membantu mencegah anemia.3. Vitamin B3 (Niasin)Vitamin B3 atau niasin berperan dalam metabolisme energi serta kesehatan kulit dan sistem saraf. Niasin juga membantu mengontrol kadar kolesterol dalam darah.Makanan yang kaya akan niasin meliputi:Daging AyamDaging ayam adalah sumber protein yang baik serta mengandung niasin dalam jumlah tinggi. Tiga ons daging ayam tanpa kulit, khususnya pada bagian dada, mengandung 10.3 mg niasin. Konsumsi daging ayam dapat membantu menjaga massa otot dan meningkatkan energi.Ikan TunaIkan tuna kaya akan niasin serta asam lemak omega-3 yang baik untuk kesehatan jantung dan otak. Misalnya pada tuna kaleng, yang dapat menawarkan 8.3 mg nutrisi, salah satunya adalah niasin. Mengonsumsi ikan tuna secara teratur dapat membantu mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.Kacang TanahKacang tanah adalah sumber nabati niasin yang baik serta mengandung lemak sehat yang mendukung kesehatan jantung. Dua sendok makan selai kacang, atau setara 32 gram, dapat mengandung 4.3 mg niasin.KentangKentang tidak hanya kaya akan karbohidrat tetapi juga mengandung niasin yang membantu tubuh dalam produksi energi. Misalnya dalam satu kentang rebus berukuran besar, terdapat 4.2 mg niasin.Roti GandumTak hanya kaya akan kandungan B1, roti gandum juga memiliki kandungan niasin yang tinggi. Misalnya dalam 1 lembar roti gandum utuh, terdapat 1.7 mg niasin.4. Vitamin B5 (Asam Pantotenat)Vitamin B5 berperan dalam produksi hormon dan metabolisme lemak serta karbohidrat dalam tubuh. Makanan yang mengandung vitamin B5 meliputi:Jamur ShiitakeJamur shiitake dapat memberikan asupan harian vitamin B5 sebanyak 26 % dalam satu porsi makan. Selain kandungan vitamin B5-nya yang tinggi, jamur shiitake kaya akan asam pantotenat serta antioksidan yang membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh.BrokoliBrokoli mengandung 0.57 mg vitamin B5 untuk tiap sajiannya. Selain itu, sayuran ini juga mengandung vitamin C yang baik untuk kesehatan kulit dan sistem kekebalan tubuh.AlpukatSetiap satu buah alpukat juga mengandung kurang lebih 2.8 mg vitamin B5, yang dapat memenuhi kebutuhan harian hingga 56%. Selain itu kandungan lemak sehat dalam alpukat juga dapat mendukung metabolisme tubuh.Daging AyamDaging ayam adalah sumber vitamin B5 yang mendukung produksi energi dalam tubuh.Setiap 100 gr daging ayam mengandung 1.6 mg asam pantotenat, yang dapat setara dengan 32% kebutuhan harian yang direkomendasikan.TelurTelur mengandung berbagai vitamin B, termasuk vitamin B5, yang berperan dalam produksi sel darah merah.5. Vitamin B6 (Piridoksin)Vitamin B6, atau yang dikenal sebagai piridoksin, adalah salah satu vitamin B kompleks yang berperan penting dalam berbagai fungsi tubuh. Vitamin ini berperan dalam metabolisme protein, produksi neurotransmitter, serta membantu tubuh dalam memproduksi hemoglobin. Selain itu, vitamin B6 juga mendukung fungsi kekebalan tubuh dan berperan dalam perkembangan otak serta kesehatan sistem saraf. Kekurangan vitamin B6 dapat menyebabkan gangguan sistem saraf, anemia, serta gangguan pada kulit.Beberapa contoh makanan sumber vitamin B6 yang baik misalnya:PisangPisang merupakan salah satu sumber vitamin B6 yang mudah ditemukan dan dikonsumsi. Dalam satu buah pisang berukuran sedang, terkandung sekitar 0,4 mg vitamin B6, yang mencukupi sekitar 20-30% kebutuhan harian orang dewasa. Selain itu, pisang juga mengandung serat, kalium, serta berbagai vitamin dan mineral lainnya yang bermanfaat bagi tubuh.KentangKentang adalah salah satu sumber karbohidrat kompleks yang kaya akan vitamin B6. Dalam satu buah kentang berukuran sedang, terkandung sekitar 0,4 mg vitamin B6. Selain itu, kentang juga mengandung serat, vitamin C, dan kalium yang sangat baik bagi kesehatan tubuh.Ikan SalmonIkan salmon merupakan salah satu jenis ikan yang tinggi kandungan vitamin B6. Dalam 100 gram ikan salmon, terkandung sekitar 0,6 mg vitamin B6. Selain itu, salmon juga kaya akan asam lemak omega-3, protein berkualitas tinggi, serta berbagai mineral penting seperti selenium dan magnesium.AyamDaging ayam merupakan sumber protein hewani yang mengandung vitamin B6 dalam jumlah cukup tinggi. Dalam 100 gram daging ayam, terdapat sekitar 0,5 mg vitamin B6. Selain itu, ayam juga kaya akan protein, zat besi, serta berbagai vitamin dan mineral lainnya yang mendukung kesehatan tubuh.BayamBayam adalah salah satu sayuran hijau yang kaya akan vitamin B6. Dalam 100 gram bayam, terkandung sekitar 0,2 mg vitamin B6. Selain itu, bayam juga mengandung serat, zat besi, kalsium, serta berbagai antioksidan yang baik bagi tubuh.6. Vitamin B7 (Biotin)Vitamin B7, atau yang lebih dikenal sebagai biotin, merupakan vitamin yang larut dalam air dan berperan penting dalam metabolisme karbohidrat, protein, dan lemak. Vitamin ini juga berkontribusi dalam menjaga kesehatan kulit, rambut, dan kuku. Kekurangan biotin dapat menyebabkan rambut rontok, kulit kering, serta gangguan metabolisme energi.Beberapa contoh makanan yang kaya akan kandungan vitamin B7 antara lain:Telur (Kuning Telur)Kuning telur mengandung biotin dalam jumlah yang cukup tinggi. Dalam satu butir telur, terdapat sekitar 10 mcg biotin. Selain itu, telur juga merupakan sumber protein, lemak sehat, serta berbagai vitamin dan mineral lainnya yang baik untuk kesehatan tubuh.Kacang AlmondKacang almond adalah sumber biotin yang sangat baik. Dalam 100 gram kacang almond, terkandung sekitar 28 mcg biotin. Selain itu, kacang almond juga kaya akan lemak sehat, serat, serta antioksidan yang mendukung kesehatan tubuh.KedelaiKedelai merupakan salah satu sumber nabati yang kaya akan biotin. Dalam 100 gram kedelai, terkandung sekitar 19 mcg biotin. Selain itu, kedelai juga mengandung protein nabati, serat, serta berbagai vitamin dan mineral lainnya.Hati AyamHati ayam adalah salah satu makanan yang kaya akan biotin. Dalam 100 gram hati ayam, terkandung sekitar 24 mcg biotin. Selain itu, hati ayam juga merupakan sumber zat besi, vitamin A, serta berbagai nutrisi lainnya yang penting bagi tubuh.Ubi JalarUbi jalar merupakan sumber biotin yang baik. Dalam 100 gram ubi jalar, terdapat sekitar 8 mcg biotin. Selain itu, ubi jalar juga mengandung serat, vitamin A, serta berbagai antioksidan yang mendukung kesehatan tubuh.Manfaat utama ubi jalar meliputi peningkatan kesehatan pencernaan, pengelolaan kadar gula darah, serta peningkatan daya tahan tubuh. Kandungan serat dalam ubi jalar membantu melancarkan sistem pencernaan, sementara vitamin A berperan dalam menjaga kesehatan mata.7. Vitamin B9 (Asam Folat)Vitamin B9, atau yang lebih dikenal dengan asam folat, berperan penting dalam pembentukan sel darah merah, mendukung fungsi otak, serta membantu sintesis DNA. Singkatnya, tubuh kita sangat membutuhkannya untuk pertumbuhan dan perkembangan yang optimal.Berikut ini beberapa makanan dengan kandungan asam folatnya yang tinggi:Sayuran Hijau Gelap (Bayam, Kale)Sayuran hijau seperti bayam dan kale adalah sumber vitamin B9 yang luar biasa. Dalam satu cangkir bayam matang saja, terdapat sekitar 263 mcg folat, yang hampir mencukupi kebutuhan harian orang dewasa. Selain itu, sayuran hijau juga kaya akan serat, vitamin C, dan zat besi yang membantu meningkatkan energi serta menjaga kesehatan pencernaan.AsparagusAsparagus adalah sayuran yang mungkin jarang masuk ke dalam daftar belanja, tapi kandungan nutrisinya sangat mengesankan. Dalam satu cangkir asparagus matang, terdapat sekitar 134 mcg folat. Tak hanya itu, asparagus juga mengandung antioksidan yang dapat membantu melawan radikal bebas serta mendukung kesehatan otak.Kacang LentilLentil adalah salah satu sumber protein nabati terbaik yang juga kaya akan vitamin B9. Dalam satu cangkir lentil matang, terdapat sekitar 358 mcg folat! Ini menjadikannya pilihan yang sangat baik untuk vegetarian atau siapa saja yang ingin meningkatkan asupan vitamin B9.JerukSiapa sangka buah yang segar dan manis ini juga kaya akan vitamin B9? Satu buah jeruk ukuran sedang memiliki kandungan asam folat hingga 40mcg, loh. Meski jumlahnya tidak sebesar pada sayuran hijau atau lentil, jeruk tetap bisa menjadi tambahan yang baik untuk memenuhi kebutuhan harian mu.Roti yang DiperkayaBanyak produk roti dan sereal yang telah diperkaya dengan vitamin B9 untuk membantu mencegah defisiensi asam folat. Dalam satu potong roti yang diperkaya, bisa terdapat sekitar 100 mcg folat, tergantung pada mereknya.Mengonsumsi roti yang diperkaya bisa menjadi cara praktis untuk menambah asupan vitamin B9, terutama jika kamu memiliki gaya hidup yang sibuk. Pastikan untuk memilih produk yang terbuat dari gandum utuh agar manfaat nutrisinya lebih maksimal.8. Vitamin B12 (Kobalamin)Vitamin B12 adalah nutrisi yang sangat penting untuk tubuh kita. Ia berperan dalam pembentukan sel darah merah, menjaga kesehatan sistem saraf, dan mendukung produksi energi. Kekurangan vitamin B12 bisa menyebabkan anemia, kelelahan, bahkan gangguan saraf seperti kesemutan dan kehilangan keseimbangan.Ada beberapa jenis makanan yang kaya akan kandungan vitamin B12, seperti:Daging SapiDaging sapi adalah salah satu sumber vitamin B12 terbaik. Dalam 100 gram daging sapi, terdapat sekitar 6,2 mcg vitamin B12, yang lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan harian. Selain itu, daging sapi juga mengandung zat besi yang penting untuk mencegah anemia dan meningkatkan energi.Ikan (Salmon, Tuna, Sardin)Ikan seperti salmon, tuna, dan sarden juga kaya akan kandungan vitamin B12, Sobat. Dalam 100 gram salmon, terdapat sekitar 4,8 mcg vitamin B12, sedangkan dalam sarden kalengan bisa mencapai 8,9 mcg!TelurTelur adalah makanan serbaguna yang kaya akan berbagai nutrisi, termasuk vitamin B12. Dalam satu butir telur, terdapat sekitar 0,6 mcg vitamin B12. Meski jumlahnya tidak sebanyak daging atau ikan, telur tetap bisa menjadi sumber tambahan yang baik, terutama jika dikombinasikan dengan makanan lain yang mengandung B12.KejuKeju, terutama jenis cheddar dan Swiss, merupakan sumber vitamin B12 yang lezat. Dalam 100 gram keju Swiss, terdapat sekitar 3,3 mcg vitamin B12. Keju juga mengandung kalsium dan protein yang baik untuk kesehatan tulang dan otot.SusuSusu dan produk olahannya, seperti yogurt, juga merupakan sumber vitamin B12 yang baik. Dalam satu gelas susu (sekitar 250 ml), terdapat sekitar 1,2 mcg vitamin B12. Ini menjadikannya pilihan yang baik untuk memenuhi kebutuhan harian.Manfaat Mengonsumsi Makanan Kaya Vitamin B KompleksSobat Granostic, mengonsumsi makanan yang kaya akan vitamin B kompleks dapat memberikan banyak manfaat untuk kesehatan Anda, loh. Beberapa manfaat yang dimaksud misalnya:1. Meningkatkan EnergiVitamin B kompleks berperan penting dalam mendukung metabolisme tubuh, yang membuat proses cerna makanan dan penyerapan nutrisi jadi lebih maksimal. Hal ini dapat membuat tubuh memeroleh energi yang dibutuhkan dengan lebih efisien.2. Mendukung Kesehatan SarafVitamin B kompleks juga dapat mendukung kesehatan sistem saraf, Justru kekurangan vitamin B, khususnya vitamin B12, kerap dikaitkan dengan beberapa masalah pada saraf.3. Memperkuat Sistem Kekebalan TubuhMeskipun masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut, beberapa jenis vitamin B dapat membantu memperkuat sistem imun kita. Sebagai contoh, vitamin B6 atau piridoksin, yang dapat membantu memproduksi sel darah putih dan T-cells yang dibutuhkan tubuh untuk memperkuat sistem imun.4. Mencegah AnemiaMengonsumsi vitamin B kompleks yang cukup juga bisa mencegah anemia. Khusunya vitamin B9 atau vitamin B12, yang dapat membantu merawat kesehatan sel darah merah.5. Menjaga Kesehatan Kulit dan RambutBeberapa jenis vitamin B kompleks pun memiliki banyak manfaat untuk merawat kesehatan dan kecantikan kulit maupun rambut. Salah satunya adalah vitamin B3, atau niacin, yang mampu melembapkan kulit, mendukung regenerasi sel-sel yang sehat, dan banyak lainnya.Sementara vitamin B7 juga sangat penting dalam merawat kesehatan rambut. Kekurangan vitamin B7 dapat membuat Anda mengalami kerontokan rambut.Cara Mendapatkan Vitamin B KompleksBerikut ini beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk memenuhi kebutuhan vitamin B kompleks harian:1. Pola Makan SeimbangHampir semua vitamin B kompleks dapat Anda peroleh dari sumber makanan. Karena itu, Anda bisa mulai menerapkan pola makan seimbang dan fokus untuk mengonsumsi menu-menu sehat serta bergizi tinggi.2. SuplemenSaat mengalami defisiensi vitamin B kompleks, dalam masa kehamilan, juga ketika Anda memasuki usia 65 tahun atau lebih, meminum suplemen vitamin B kompleks bisa jadi pilihan ideal.3. Makanan yang DiperkayaTak hanya makanan organik, Anda juga bisa mendapatkan asupan vitamin B kompleks dalam makanan yang diperkaya.Makanan yang diperkaya (terfortifikasi) merupakan makanan yang ditambahkan zat gizinya, yang secara alami tidak ada. Misalnya, olesan nabati yang diperkaya dengan vitamin B12, sereal yang diperkaya, dan roti gandum yang diperkaya. Efek Samping Kekurangan Vitamin B Kompleks1. KelelahanMemiliki peranan penting pada metabolisme tubuh, membuat kekurangan vitamin B kompleks juga berimbas pada energi Anda. Sebab, saat metabolisme tidak optimal, maka tubuh juga tidak dapat mencukupi kebutuhan energi harian dengan efisien.2. Gangguan pencernaanSelanjutnya, kekurangan vitamin B juga dapat menimbulkan gangguan pencernaan seperti diare, sembelit, dan mual. 3. AnemiaSelain itu, kekurangan vitamin B12, secara khusus, dapat berujung pada anemia. Hal ini dapat menimbulkan gejala seperti kelelahan dan lemas, yang disertai dengan menurunnya nafsu makan dan kulit tampak pucat.4. DepresiSebuah studi di tahun 2018 menyebutkan bahwa terdapat hubungan antara tingkat vitamin B12 dalam tubuh dan perkembangan depresi serta kecemasan pada seseorang. Pada penelitian tersebut, menunjukkan bahwa seseorang yang memiliki asupan vitamin B12 lebih rendah, menunjukkan tanda depresi atau kecemasan.Masalah saraf, seperti kesemutan di tangan dan kakiKekurangan vitamin B juga dapat mengakibatkan efek samping pada saraf, seperti menimbulkan kesemutan di tangan dan kaki.Dosis Harian yang DianjurkanVitamin B1: 1.2 mg (untuk laki-laki), 1.1 mg (untuk perempuan), dan 1.4 mg (selama hamil dan menyusui)Vitamin B2: 1.3 mg (untuk laki-laki), 1.1 mg (untuk perempuan), 1.4 mg (saat hamil), dan 1.6 mg (selama menyusui).Vitamin B3: 16 mg (untuk laki-laki), 14 mg (untuk perempuan), 18 mg (selama mengandung), dan 17 mg (selama menyusui).Vitamin B5: 5 mg (untuk laki-laki), 5 mg (untuk perempuan), 6 mg (selama hamil), dan 7 mg (selama menyusui).Vitamin B6: 1.3 mg (untuk laki-laki), 1.3 mg (untuk perempuan), 1.9 mg (selama hamil), dan 2.0 mg (selama menyusui).Vitamin B7: 30 mcg (untuk laki-laki), 30 mcg (untuk perempuan), 30 mcg (selama hamil), dan 35 mcg (selama menyusui).Vitamin B9: 400 mcg (untuk laki-laki), 400 mcg (untuk perempuan), 600 mcg (selama hamil), dan 500 mcg (Selama menyusui).Vitamin B12: 2.4 mcg (untuk laki-laki), 2.4 mcg (untuk perempuan), 2.6 mcg (saat hamil), dan 2.8 mcg (selama menyusui).Cek Kesehatan di Granostic Sebelum mengambil suplemen vitamin B kompleks, sangat penting untuk mengenali bagaimana kondisi tubuh dan gizi Anda terlebih dahulu. Untuk itu, Anda dapat mulai dengan cek kesehatan di klinik Granostic dulu, Sobat.Mendeteksi Kekurangan VitaminLewat pemeriksaan kesehatan yang komprehensif, menggunakan teknologi modern, dan didampingi tenaga kesehatan ahli, akan membantu mendeteksi dini adanya kekurangan vitamin.Konsultasi dengan Dokter AhliMelalui hasil pemeriksaan, dokter akan memberikan diagnosis dan edukasi yang mendetail mengenai perencanaan perawatan untuk mengatasi kondisi kesehatan yang Anda alami.Dokter juga bisa merekomendasikan pemeriksaan lanjutan, meresepkan suplemen, dan prosedur-prosedur lain sesuai dengan kebutuhan Anda.Hasil Cepat dan AkuratSatu lagi keuntungan melakukan pemeriksaan kesehatan bersama klinik Granostic adalah hasilnya yang cepat dan akurat. Sebab, kami menggunakan teknologi modern dan setiap prosedur pemeriksaan dilakukan oleh para profesional. Akhirnya, layanan kesehatan yang Anda dapatkan pun jadi lebih efisien dan praktis.Baca juga yuk, Yuk Cek Defisiensi Vitamin B1, B6, B12.Bagaimana, Sobat? Tertarik untuk melakukan cek kesehatan rutin bersama Granostic? Anda bisa langsung jadwalkan janji temu dengan klik Registrasi Online, atau dengan menghubungi layanan customer service kami lewat tombol WhatsApp di bawah, ya!Ditinjau Oleh:Dr. Aji WibowoSumber Referensi:PENETAPAN KADAR VITAMIN B1 PADA BERBAGAI JENIS BERAS SEBELUM DAN SETELAH PENCUCIAN SECARA SPEKTROFOTOMETRI VISIBEL. Stikes Al-Fatah Bengkulu. Diakses 202516 Foods That Are High in Niacin (Vitamin B3). Healthline. Diakses 2025Top Foods High in Niacin. WebMD. Medically Reviewed by Kathleen M. Zelman, RD, LD, MPH. Diakses 2025Which foods are the best for vitamin B1?. Medical News Today. Medically reviewed by Grant Tinsley, Ph.D., CSCS,*D, CISSN, Nutrition. Diakses 2025Nutrition Facts. University Hospitals. Diakses 2025
Home Service
Talk Talk to us
Loading
Toast Message