Jl. Dharmahusada No.146, Mojo, Kec. Gubeng, Kota SBY, Jawa Timur 60285

Kabar Terbaru Granostic Diagnostic Center

Apa Itu Vaksin HPV? Berikut Penjelasannya
Sobat Granostic, tahukah Anda jika hampir setiap orang yang tidak divaksin dan aktif secara seksual akan tertular HPV di suatu waktu dalam hidup mereka?Menurut data dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menyatakan bahwa sebanyak 13 juta penduduk Amerika, termasuk remaja, telah terinfeksi HPV setiap tahunnya.Human Papillomavirus (HPV) merupakan jenis virus yang dapat ditularkan dari kulit ke kulit lewat hubungan seksual, oral, maupun anal. Jika seseorang memiliki daya tahan tubuh yang kuat, virus ini dapat dilawan dan dibersihkan dari tubuh tanpa pengobatan khusus, setidaknya dalam 1–2 tahun setelah terinfeksi.Namun, pada banyak juga infeksi HPV yang tidak hilang. Bahkan bisa berkembang dan memunculkan lesi prakanker dan menyebabkan kanker. Contohnya, kebanyakan kanker serviks dan pada area genital lainnya berkaitan dengan infeksi HPV.Inilah mengapa vaksinasi HPV menjadi begitu penting. Bahkan pemerintah Indonesia pun menganjurkan vaksinasi dimulai saat anak-anak berada di bangku kelas 5 SD dan diberikan berbagai program vaksinasi gratis yang dapat diakses masyarakat dengan mudah.Namun, sebenarnya apa itu vaksin HPV? Berikut penjelasannya!Mengenal Vaksin HPVVaksin HPV merupakan serangkaian suntikan (imunisasi) yang dapat melindungi penerimanya dari infeksi Human papillomavirus.Pemberian virus ini sangatlah penting mengingat HPV mudah ditularkan lewat hubungan seksual. Menurut Cleveland Clinic, infeksi HPV sangatlah umum terjadi, dengan 80% dari orang yang aktif secara seksual pasti pernah terinfeksi pada satu titik tertentu dalam hidup mereka.Penggunaan kondom saja tidak begitu efektif untuk mencegah penularan HPV, karena kondom tidak bisa menutupi seluruh area genital dengan sempurna. Karena itu, memberikan perlindungan dari dalam tubuh Anda dengan menciptakan antibodi yang kuat untuk melawan HPV adalah langkah yang sangat direkomendasikan.Jenis Vaksin HPVMengingat peranannya yang sangat besar untuk mencegah penularan HPV, Anda tentu setuju bahwa vaksin adalah hal penting yang harus dilakukan. Namun, sudahkah Anda menentukan jenis vaksin HPV mana yang akan diambil?Ada tiga jenis vaksin HPV, yakni gardasil 4, gardasil 9, dan Cervarix. Apa bedanya? Gardasil 4 (Quadrivalent HPV Vaccine)Vaksin Gardasil 4 atau Gardasil, dapat melindungi infeksi HPV dengan tipe:HPV 16 dan 18, kedua tipe HPV ini dikaitkan dengan 70% kanker serviks, 90% kanker anus, dan banyak kanker yang dapat mempengaruhi tenggorokan dan alat kelamin penderitanya.HPV 6 dan 11, keduanya dikaitkan dengan 90% kasus kutil kelamin.Gardasil 9 (Nonavalent HPV Vaccine)Vaksin HPV Gardasil 9 merupakan jenis vaksin yang memberikan perlindungan paling komprehensif/menyeluruh dari semua vaksin HPV. Gardasil-9 melindungi infeksi HPV yang terkait dengan:HPV 16 dan 18, yang merupakan dua jenis HPV berisiko tinggi an yang paling umum. Keduanya sangat berkaitan dengan kasus kanker serviks (sebesar 70%), kanker anus (sebesar 90%), dan banyak kanker yang juga terjadi pada tenggorokan serta area genital Anda.HPV 31, 33, 45, 52, dan 58. Jenis-jenis ini juga secara bersamaan menjadi penyebab dari 20 persen kanker serviks tambahan.HPV 6 dan 11, jenis menyebabkan kutil kelamin. Meski dianggap berisiko rendah dan tidak menyebabkan kanker, akan tetapi kutil kelamin tetaplah bersifat menular.Cervarix (Bivalent HPV Vaccine)Berbeda dengan dua jenis vaksin sebelumnya, vaksin Cervarix hanya melindungi terhadap jenis HPV berisiko tinggi yang terkait dengan kanker, yakni HPV 16 dan 18. Produk ini tidak melindungi Anda dari jenis yang menyebabkan kutil kelamin.Usia yang Disarankan untuk VaksinasiSebagai upaya pencegahan kanker serviks, anus, area genital lainnya, dan pada tenggorokan, vaksinasi HPV sangatlah penting. Menurut berbagai sumber terpercaya, usia yang disarankan untuk vaksinasi adalah:Usia IdealMelansir dari CDC, vaksinasi HPV sangat disarankan dilakukan pada usia 11 atau 12 tahun. Namun, vaksinasi ini sudah dapat diberikan sejak anak-anak memasuki usia 9 tahun.Usia 15-26 TahunSelain usia di bawah 15 tahun, seseorang yang belum pernah sama sekali mendapatkan vaksinasi HPV di rentang 15–26 tahun juga dianjurkan untuk melakukan vaksin. Langkah ini sangat penting karena di rentang usia tersebut, masih banyak orang yang belum terpapar virus HPV secara langsung.Sementara pemberian HPV untuk seseorang yang berusia 27–45 tahun, dokter dapat mempertimbangkan untuk mendiskusikan vaksinasi HPV dengan orang-orang yang kemungkinan besar akan mendapatkan manfaat dari tindakan tersebut.DosisPemberian dosis vaksinasi ini juga disesuaikan dengan usia pasien. Pada pasien berusia kurang dari 15 tahun, atau 9–14 tahun, bisa mendapatkan dua suntikan (dosis) vaksin HPV. Sementara pasien yang berusia lebih dari 15 tahun dan memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah memerlukan tiga suntikan (dosis) vaksin HPV.Prosedur Pemberian VaksinSetelah menyimak usia dan dosis, sekarang Anda juga perlu mempelajari bagaimana prosedur pemberian vaksin HPV tersebut.Dosis dan JadwalDua Dosis (Usia 9-14 Tahun)Pasien yang berusia kurang dari 15 tahun, diberikan vaksinasi dengan dosis:Dosis kedua vaksin bisa diberikan setelah 6-12 bulan setelah pemberian dosis pertama.Remaja yang menerima dua dosis vaksin dengan jarak kurang dari 5 bulan, akan memerlukan dosis ketiga vaksin HPV.Tiga Dosis (Usia 15 Tahun ke Atas)Pasien yang berusia 15–26 tahun dan orang dengan sistem kekebalan tubuh dapat menggunakan dosis:Jadwal tiga dosis yang direkomendasikan oleh CDC adalah 0, 1–2, dan 6 bulan. Tiga dosis tersebut direkomendasikan pada orang dengan sistem kekebalan tubuh lemah (termasuk yang terinfeksi HIV), yang berusia 9 hingga 26 tahun.Pemberian VaksinPemberian vaksin dilakukan dengan metode injeksi atau suntikan, yang juga akan dilakukan oleh dokter umum dan berpengalaman, dalam vaksinasi sesuai dengan jadwal serta dosis yang direkomendasikan.Tujuan Vaksin HPVAdanya vaksinasi HPV sangatlah berperan penting dalam mencegah penularan dan infeksi virus tersebut pada tubuh Anda. Karena, infeksi HPV juga bisa menimbulkan beberapa penyakit, baik yang berisiko rendah atau tinggi.Tujuan utama dari vaksinasi HPV lainnya adalah sebagai berikut:Mencegah Kanker ServiksMenurut WHO 90% kanker serviks yang dialami oleh perempuan berkaitan dengan infeksi HPV, utamanya tipe 16 dan 18. Dengan melakukan vaksinasi, Anda dapat mencegah infeksi dua tipe HPV ini, atau bahkan tipe lain, yang juga dapat membantu Anda dalam mencegah timbulnya kanker serviks.Mencegah Kutil KelaminSelain kanker serviks, vaksin HPV juga membantu mencegah terjadinya kutil kelamin yang disebabkan oleh HPV tipe 6 dan 11. Anda secara spesifik dapat menggunakan tipe vaksin Gardasil 4 dan Gardasil 9 untuk menghalau dua tipe tersebut.Mencegah Jenis Kanker LainSelain kanker serviks, infeksi HPV juga dikaitkan dengan kanker tenggorokan, anus, dan area genital Anda lainnya. Karena itu, dengan melakukan vaksinasi HPV ini Anda dapat mencegah terjadinya kanker-kanker lain juga.Efek Samping Vaksin HPVSama halnya dengan prosedur vaksinasi lainnya, pemberian vaksin HPV juga pasti menimbulkan efek samping minor, seperti:Nyeri di Tempat SuntikanRasa nyeri di tempat suntikan merupakan efek samping yang sangat umum pada vaksinasi prosedur injeksi. Rasa nyeri dan kemerahan ini biasanya akan dapat berkurang atau hilang dalam 1–2 hari.Demam RinganDemam juga termasuk sebagai efek samping yang sangat umum ketika Anda mendapatkan vaksin. Sebab kondisi ini merupakan bentuk respons tubuh dalam membentuk kekebalan tubuh baru, sesuai dengan gabungan vaksin HPV tersebut. Sehingga terjadi peningkatan suhu tubuh atau demam.Sakit Kepala atau KelelahanVaksinasi juga sangat mungkin menyebabkan Anda merasa sakit kepala atau kelelahan. Ini merupakan reaksi alami tubuh ketika akan membentuk antibodi baru yang sesuai dengan gabungan vaksin HPV tersebut. Mual atau Nyeri OtotGejala umum lainnya saat melakukan vaksinasi HPV adalah mual dan nyeri otot, namun biasanya gejala ini hanya akan berlangsung dalam waktu relatif sebentar, yakni 1–2 hari saja.Reaksi Alergi (Jarang Terjadi)Reaksi alergi merupakan efek samping vaksin yang sangat jarang terjadi, karena vaksinasi yang diberikan ini telah melalui uji coba dan penelitian yang mendalam, sehingga sangat aman dilakukan, bahkan untuk anak-anak.Namun tidak menutup kemungkinan reaksi alergi ini akan terjadi, sehingga perlu adanya pemantauan kondisi pasien pasca vaksinasi HPV.Selain itu, Anda juga bisa langsung berkonsultasi dengan dokter begitu mendapati gejala tidak biasa setelah vaksinasi.Keamanan Vaksin HPVVaksin HPV telah terbukti aman dalam banyak penelitian. Efek samping yang terjadi pun cukup umum, seperti nyeri dan kemerahan di tempat suntikan. Hingga menyebabkan sakit kepala, nyeri otot, atau demam.Keamanan vaksin HPV ini akan semakin terjamin ketika Anda melakukan vaksinasi di klinik dan penyedia layanan kesehatan terpercaya, seperti klinik Granostic. Selain itu, klinik Granostic juga menyediakan paket vaksinasi HPV sesuai dengan kebutuhan Anda dan dapat diakses lewat call center. Selain itu, Anda juga bisa menjadwalkan layanan home care untuk vaksinasi HPV di rumah aja.Yuk, lindungi keluarga, orang tersayang, dan diri Anda dengan vaksinasi HPV lengkap di klinik Granostic!
Apakah HPV Bisa Sembuh? Disini Jawabannya!
Menurut World Health Organization (WHO), 90 persen kasus kanker serviks pada perempuan berhubungan dengan infeksi HPV. Mengingat sifatnya yang menular, apakah infeksi HPV bisa sembuh?Human Papillomavirus (HPV) merupakan jenis infeksi menular seksual yang cukup umum terjadi. Hampir semua orang yang aktif secara seksual akan terinfeksi oleh HPV, yang kadang tidak menimbulkan gejala sama sekali.HPV dapat menginfeksi pada kulit, area kelamin, dan juga tenggorokan. Kasus infeksi HPV juga ada yang ringan, seperti kutil kelamin. Namun ada juga yang bersifat berat seperti kanker serviks.Meskipun penularan HPV dapat diminimalisir dengan menggunakan kondom, namun akan ada saja skenario yang membuat Anda terinfeksi. Kalau sudah begitu, wajar bila Anda merasa panik dan gelisah.Lantas apakah HPV bisa sembuh? Bagaimana juga perawatan yang harus diambil untuk upaya penanganan infeksi HPV? Simak penjelasannya di bawah ini, Sobat Granostic!1. HPV Sering Hilang SendiriMelansir dari laman WHO, pada kebanyakan kasus HPV dapat hilang sendiri tanpa memerlukan pengobatan atau perawatan khusus. Karena sistem kekebalan tubuh akan mengontrol infeksi HPV sehingga dapat menetralisir keberadaannya dalam tubuh, setidaknya dalam satu atau dua tahun.Namun bagi seseorang yang telah terdiagnosis mengalami infeksi HPV, terutama perempuan dengan masalah kutil kelamin, dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan kembali dalam waktu 1 tahun.Sebab perawatan pada infeksi HPV hanya bersifat untuk mengatasi gejalanya, sementara virus dalam tubuh tidak bisa dihilangkan. Kutil kelamin juga kadang bisa hilang sendiri, tanpa adanya pengobatan atau perawatan medis. Namun, kemungkinan kutil akan bertumbuh lebih banyak dan menimbulkan komplikasi bisa terjadi jika tidak dilakukan penanganan sejak dini.2. HPV yang Berisiko TinggiMenurut National Cancer Institute, HPV memiliki 200 strain virus yang dapat ditularkan lewat hubungan seksual, anal, maupun oral. Tipe HPV yang berisiko tinggi merupakan HPV 16, 18, 31, 33, 35, 39, 45, 51, 52, 56, 58, dan 59. Dua tipe HPV dari kelompok tersebut, HPV 16 dan 18, berkorelasi dengan kanker serviks.Infeksi HPV yang berisiko tinggi ini tidak dapat dikontrol dengan baik oleh sistem kekebalan tubuh. Ketika infeksi HPV berisiko tinggi terjadi selama bertahun-tahun, hal ini bisa menimbulkan perubahan sel dan menjadi lebih buruk, yang seiring waktu menjadi prakanker kemudian kanker.Faktor yang Mempengaruhi Kesembuhan HPVSeperti yang telah dijelaskan di atas, bahwa umumnya HPV dapat hilang sendiri pada tubuh setelah 1–2 tahun terinfeksi. Namun tak sedikit pula seseorang terinfeksi HPV dan menyebabkan timbulnya gejala pada kulit, kelamin, dan tenggorokan. Bahkan bisa menimbulkan risiko tinggi dan memicu kanker serviks.Mengapa perbedaan ini bisa terjadi? Mari simak apa saja faktor yang mempengaruhi kesembuhan HPV di bawah ini:1. Kekuatan Sistem ImunKekebalan tubuh berperan penting dalam membersihkan virus dari tubuh. Akan tetapi kemampuan ini hanya berperan sebesar kurang dari 20 persen. Namun, sistem kekebalan tubuh masih berperan penting dalam pembersihan virus dan mencegahnya berkembang menjadi penyakit. Karena itu, Anda dapat menerapkan pola hidup sehat yang mampu mendukung kerja sistem imun tubuh, seperti makan menu yang sehat dan bergizi tinggi, rajin olahraga, serta menghindari kebiasaan tidak sehat (merokok, minum alkohol, dsb).2. Tipe HPVTipe HPV yang menginfeksi juga menjadi faktor yang mempengaruhi kesembuhan gejalanya. Akan tetapi hingga kini tidak ada perawatan yang dapat menghilangkan virus ini dari tubuh, melainkan hanya fokus untuk mengangkat kutil dan benjolan prakanker yang terjadi akibat infeksi HPV.3. UsiaUsia pun dapat mempengaruhi efektivitas perawatan infeksi HPV. Seseorang yang berusia di bawah 30 tahun, sebagian besar dapat menyembuhkan HPV dengan sendirinya. Namun pada usia 30 tahunan, pengecekan melalui Pap Smear sangatlah penting untuk menemukan lesi prakanker. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) menganjurkan pemeriksaan pap smear untuk perempuan ini dilakukan tiap 3 tahun sekali, utamanya bagi seseorang yang telah mengalami riwayat HPV sebelumnya.4. Kebiasaan MerokokMerokok dapat mengurangi kemampuan imun untuk membersihkan virus dari tubuh, yang artinya infeksi HPV ini akan membutuhkan waktu lebih lama untuk sembuh secara alami.Tidak hanya memperburuk sistem imun Anda, merokok juga berkemungkinan meningkatkan displasia tingkat tinggi untuk berkembang menjadi kanker. Karena itu, berhenti merokok adalah salah satu cara untuk mengubah gaya hidup yang terbukti dapat memiliki efek positif pada kemampuan sistem imun untuk membersihkan infeksi HPV, baik yang punya risiko rendah maupun tinggi.5. Status ImunodefisiensiOrang dengan imunodefisiensi memiliki risiko lebih tinggi untuk mengembangkan lesi dan kanker terkait HPV. Imunodefisiensi ini bisa terjadi pada seseorang yang mengidap penyakit menular seksual lainnya, seperti HIV/AIDS.Menurut studi yang dirilis di Jurnal Ilmiah Kesehatan pada tahun 2023, prevalensi infeksi HPV risiko tinggi terjadi pada pasien perempuan dengan status HIV positif, yakni hingga 52,6 persen.Pengobatan untuk HPVPengobatan infeksi HPV sendiri dilakukan dengan tata laksana yang berbeda pada tiap tipe virusnya, juga apakah tergolong ringan atau berat. Lebih jelasnya, mari simak ulasannya di bawah ini:1. Tidak Ada Pengobatan untuk Virus HPV Itu SendiriSebelumnya, Anda harus memahami bahwa pengobatan yang dimaksudkan adalah untuk mengatasi gejalanya seperti adanya kutil dan lesi pra-kanker pada genital, kulit, maupun tenggorokan. Sementara itu, belum ditemukan obat untuk membersihkan atau menyembuhkan virus HPV dari dalam tubuh pasien.2. Pengobatan Kutil KelaminKutil kelamin disebabkan oleh HPV tipe 6 dan 11, yang bentuknya menonjol atau datar, ukurannya juga bisa berwarna kecil atau besar, dengan warna merah muda atau senada dengan warna kulit Anda. Kutil kelamin ini dapat muncul di bagian serviks, vulva, skrotum, selangkangan, paha, anus, maupun penis. Terkadang kutil kelamin dapat sembuh dengan sendirinya, namun Anda juga bisa mendapatkan pengobatan medis dengan prosedur berikut ini:Krim dan SalepPilihan pengobatan pertama dapat dengan krim yang diresepkan oleh dokter. Umumnya krim ini akan mengandung imiquimod dan podofilox, keduanya bisa menghancurkan jaringan kutil dari 45 hingga 90 persen. Sehingga kutil dapat hilang, namun tetap dapat muncul kembali.Krioterapi (Pembekuan Kutil)Prosedur ini melibatkan proses pembekuan dan penghancuran kutil kelamin dengan nitrogen cair. Bedah Listrik atau LaserSelain itu, kutil kelamin juga dapat diobati dengan bedah listrik atau laser. Metode ini menggunakan cahaya untuk membakar sel-sel abnormal.3. Pengelolaan Perubahan Sel PrakankerInfeksi HPV berisiko tinggi yang terjadi secara menerus dapat menyebabkan sel-sel abnormal berkembang, yang kemudian dapat menyebabkan kanker.Infeksi HPV yang terus menerus terjadi pada serviks, jika tidak diobati dapat menyebabkan kanker serviks. Menurut data WHO, 95 persen kasus kanker serviks berhubungan dengan HPV.Biasanya dibutuhkan waktu 15–20 tahun bagi sel-sel abnormal untuk menjadi kanker, tapi pada wanita dengan kekebalan tubuh lemah, proses ini dapat datang lebih cepat yakni dalam kurun waktu 5–10 tahun.Nah, untuk pengelolaan perubahan sel prakanker ini, Anda perlu mengikuti beberapa prosedur berikut ini:Pap Smear dan KolposkopiPap smear merupakan tes yang dilakukan untuk menyimak adanya lesi prakanker pada bagian serviks. Sementara kolposkopi merupakan tindakan yang dilakukan untuk menindaklanjuti skrining kanker serviks yang abnormal.Seseorang dalam rentang usia 21 dan 30 tahun perlu melakukan tes pap smear setidaknya tiga tahun sekali. Kemudian untuk seseorang di usia antara 35 hingga 65 tahun dapat melakukan tes papsmear tiap lima tahun sekali.Vaksinasi HPV Selanjutnya, Anda juga dianjurkan untuk melakukan vaksinasi HPV. Menurut peraturan Kemenkes RI terdapat anjuran khusus dalam pemberian vaksin HPV, seperti:Anak perempuan yang berusia di bawah 9–13 tahun dianjurkan untuk melakukan dua kali vaksinasi HPV, dengan selang waktu pemberian selama 12 bulanPerempuan usia di atas 13–45 tahun disarankan untuk menjalani tiga kali vaksinasi HPV dengan jarak waktu dua bulan antara vaksinasi pertama dan kedua, serta enam bulan antara kedua dan ketigaAnda dapat melakukan vaksinasi HPV ini di klinik Granostic, yakni vaksinasi HPV gardasil 4 dan 9. Bersama dokter kami, Anda bisa mendiskusikan jenis vaksin mana yang paling cocok untuk kondisi tubuh Anda, serta atur jadwal pemberian vaksin dengan lebih fleksibel dan mudah bersama Granostic.4. Pemantauan dan Skrining RutinPemantauan adalah hal yang paling penting untuk mencegah adanya infeksi HPV yang berisiko tinggi, termasuk sebagai deteksi dini adanya kanker serviks. Beberapa prosedur untuk memantau dan skrining HPV antara lain:Pap SmearPap smear merupakan tes yang dapat mendeteksi sel abnormal pada serviks sebelum mereka berkembang menjadi kanker. Prosedur tes kesehatan ini juga dapat mendeteksi infeksi dan inflamasi tertentu pada serviks. Selama pap smear, dokter akan mengambil sampel sel dalam serviks dan menelitinya di bawah mikroskop.Tes HPV DNASelain pap smear, tes HPV DNA juga bisa membantu mendeteksi merupakan prosedur tes berbasis molekuler yang bertujuan untuk mencari tahu adanya tanda infeksi HPV, utamanya yang berisiko tinggi dan berpotensi menimbulkan kanker serviks. Tes ini melibatkan pengambilan sel dari serviks untuk mencari DNA HPV.5. Pencegahan HPVPencegahan HPV sangatlah penting untuk mengurangi risiko kanker serviks dan permasalah kesehatan yang lebih kompleks lainnya, yang berkaitan dengan virus tersebut. Beberapa upaya pencegahan infeksi HPV yang bisa Anda lakukan misalnya:VaksinasiMelakukan vaksinasi HPV bisa sangat membantu tubuh untuk membentuk antibodi yang kuat dan efektif melawan infeksi virus tersebut. Pemberian vaksin ini dihimbau untuk dilakukan sejak anak perempuan berusia di bawah 9 tahun.Selain pencegahan infeksi, vaksinasi juga membantu pasien untuk menghalau HPV berisiko tinggi yang menyebabkan kanker serviks.Penggunaan KondomSelanjutnya, terapkan praktik hubungan seksual yang aman dengan menggunakan kondom atau pelindung dental. Meski begitu hal ini juga kadang kurang efektif, karena tidak seluruh bagian kulit kelamin tertutupi dengan kondom. Sementara penularan kutil kelamin ini terjadi lewat sentuhan kulit ke kulit.Skrining Kanker ServiksSelanjutnya, sebagai upaya pencegahan infeksi yang serius, Anda perlu melakukan skrining kanker serviks secara teratur. Langkah ini juga sangat penting untuk deteksi dini adanya lesi prakanker, sehingga Anda bisa mendapatkan perawatan dan penanganan medis segera.Nah, Sobat Granostic, apakah penjelasan di atas dapat menjawab pertanyaan Anda soal apakah HPV bisa sembuh?Hal paling utama adalah mengusahakan agar Anda tidak terinfeksi dengan melakukan vaksinasi HPV sejak dini. Klinik Granostic menawarkan jasa vaksinasi HPV gardasil 4 dan 9, yang bisa Anda akses dengan mudah dengan langsung datang ke klinik atau lewat layanan home care.Tim medis profesional kami akan melakukan vaksinasi dengan efisien, sehingga Anda tidak akan merasa repot maupun tidak nyaman. Selain itu, Anda juga bisa terus melakukan skrining kesehatan bersama dokter kami untuk mendeteksi dini adanya sel-sel abnormal yang mengarah pada risiko berat HPV.Yuk, lindungi keluarga dan diri Anda dari risiko infeksi HPV dengan vaksinasi di klinik Granostic!Ditinjau Oleh:Dr. Aji WibowoSumber Referensi:NHS (National Health Service). (n.d.). Human papilloma virus (HPV). ditinjau oleh tim medis profesional. Diakses pada 2025.Cleveland Clinic. (n.d.). HPV (Human Papillomavirus). Ditinjau oleh dokter dan tim medis Cleveland Clinic. Diakses pada 2025.WebMD. (n.d.). HPV Treatment: Is There an HPV Cure?. Diakses pada 2025.Johns Hopkins Medicine. (n.d.). HPV: 5 Things All Women Should Know. Informasi dari Johns Hopkins Medicine secara rutin ditulis atau ditinjau oleh dokter. Diakses pada 2025.
Apa Itu Penyakit HPV? Berikut Penjelasan
Lebih dari 30 jenis HPV dapat berdampak pada kesehatan Anda, yang di antaranya tidak berbahaya hingga menyebabkan infeksi penyakit yang berisiko tinggi. Memang apa itu penyakit HPV?HPV atau Human Papilloma Virus merupakan virus yang sangat umum menginfeksi berbagai bagian tubuh kita. Ada lebih dari 100 jenis HPV, termasuk yang menyebabkan tumbuhnya kutil di kulit tangan, kaki, dan lainnya. Namun 30 di antaranya dapat menyebabkan penyakit kulit kelamin, termasuk bagian vulva, vagina, cervix, penis, dan skrotum, begitu juga pada anus dan rektum.Meski sebagian besar tidak berbahaya, akan tetapi Anda juga perlu berhati-hati agar tidak terinfeksi HPV. Lantas bagaimana ciri-ciri dan gejala HPV? Mari simak penjelasannya di bawah ini, Sobat Granostic!Ciri-ciri dan Gejala HPVMelansir dari Mayo Clinics, pada banyak kasus, sistem kekebalan tubuh akan mengalahkan infeksi HPV sebelum kutil muncul. Ketika sudah terinfeksi dan muncul kutil, tampilannya pun akan bervariasi tergantung pada jenis HPV yang menginfeksi. Berikut penjelasan lengkapnya:1. Infeksi HPV pada kulitPada bagian kulit yang dimaksud merupakan jenis kutil yang umum Anda temukan di wajah atau kulit tubuh. Kondisi ini menimbulkan munculnya tonjolan-tonjolan kecil pada kulit, yang bila sering terkena tekanan atau trauma akan menimbulkan nyeri bahkan berdarah.Ada beberapa tipe kutil kulit yang bisa menjadi gejala atau ciri-ciri HPV, yakni:Kutil biasa (common warts), yang tampak seperti benjolan kasar dan menonjol, yang umumnya berada di tangan dan jari. Selain masalah estetika, keberadaan kutil ini juga bisa menimbulkan rasa nyeri atau rentan terhadap cedera atau pendarahan.Kutil plantar (plantar warts), yang biasanya muncul di tumit atau telapak kaki, bentuknya keras dan kasar. Keberadaannya akan menimbulkan rasa tidak nyaman.Kutil datar (flat warts), yang merupakan lesi datar dan sedikit menonjol. Umumnya kutil ini dapat muncul di mana saja, namun pada anak-anak umumnya mengalami di wajah, pria di area janggut, dan perempuan cenderung mengalaminya di kaki.2. Infeksi HPV pada alat kelaminTak jauh berbeda, infeksi HPV pada alat kelamin pun tak banyak menunjukkan ciri atau gejala khusus kecuali dengan munculnya kutil pada area tersebut. Kondisi tersebut dikenal sebagai kutil kelamin atau kondiloma akuminata.Jenis kutil ini bisa muncul dalam bentuk lesi datar, benjolan kecil seperti kembang kol atau tonjolan kecil. Pada perempuan, kutil kelamin sebagian besar muncul di vulva tapi juga dapat muncul di dekat anus, serviks, atau vagina.Sementara pada pria, kutil kelamin ini dapat muncul di penis dan skrotum, atau di sekitaran anus. Kutil kelamin jarang menyebabkan rasa tidak nyaman, namun bisa saja menyebabkan rasa gatal atau nyeri.3. Infeksi HPV yang berisiko tinggiMeski kadang kutil kelamin tampak begitu mengerikan, infeksi jenis HPV ini tergolong ringan. Pada infeksi berisiko tinggi, HPV bisa memicu kanker serviks. Sebagian besar kasus kanker serviks menunjukkan gejala keputihan berbau, pendarahan setelah menopause, dan pendarahan setelah berhubungan intim.Namun, jika sudah masuk dalam stadium lanjut gejala yang dialami pun akan lebih parah. Seperti mengalami lemas, nyeri tulang, penurunan berat badan, hingga gangguan saat buang air kecil, hingga penyebaran sel kanker.Penyebab HPVSebagai upaya pencegahan, Sobat Granostic pun perlu mengetahui apa saja penyebab infeksi HPV berikut ini:1. Kontak kulit ke kulitInfeksi virus HPV terjadi saat virus memasuki tubuh Anda, misalnya lewat luka, abrasi, atau robekan kecil di kulit.Infeksi HPV genital ditularkan melalui hubungan seksual, seks anal, dan kontak kulit ke kulit lainnya di daerah genital. Beberapa infeksi HPV yang mengakibatkan lesi oral atau saluran pernapasan juga karena adanya transmisi virus melalui seks oral.2. Kontak dengan benda yang terkontaminasiSelain itu, virus HPV juga dapat ditularkan dengan benda yang terkontaminasi. Hal ini cukup jarang terjadi, namun dapat meningkatkan risiko penularannya.3. Sistem kekebalan tubuh lemahOrang dengan daya tahan tubuh lemah memiliki risiko lebih besar terhadap infeksi HPV. Sistem kekebalan tubuh dapat melemah ketika Anda terinfeksi HIV/AIDS atau mengonsumsi obat penekan sistem kekebalan tubuh dalam waktu yang cukup lama.Cara Mengatasi HPVSetiap infeksi HPV memiliki cara penanganan yang berbeda, berikut ini adalah panduannya:1. Kutil kelaminPada kasus kutil kelamin, keberadaan HPV dalam tubuh tidak bisa dihilangkan. Perawatan dan pengobatan yang dilakukan berfokus untuk menghilangkan kutil di area genital, serta mencegahnya untuk menyebar.Cara penanganan kutil kelamin ini juga bisa melalui beberapa prosedur, seperti:Pengobatan: memberikan obat-obat topikal langsung pada bagian kutil seperti asam salisilat, imiquimod atau krim resep untuk membantu meningkatkan kekebalan tubuh melawan HPV, podofilox, dan asam trikloroasetat.Prosedur bedah dan pengangkatan kutilPembekuan dengan nitrogen cair (krioterapi)Pembakaran dengan arus listrik (elektrokauter)Pembedahan laser.2. Pemantauan dan Pap smear (Pemeriksaan leher rahim)Ketika dokter menemukan hasil tes HPV atau Pap Smear yang abnormal, maka dokter kandungan Anda akan mengarahkan untuk melakukan prosedur yang disebut kolposkopi. Instrumen ini dapat memberikan tampilan serviks yang diperbesar, dokter akan memeriksa serviks secara seksama dan mengambil sampel di area manapun yang tampak abnormal.Bila ditemukan adanya lesi pra-kanker, maka harus dilakukan pengangkatan. Prosedur pengangkatannya pun ada beberapa, yakni:pembekuan,laser,pengangkatan lewat pembedahan atau operasi,eksisi elektrosurgikal loop (LEEP),dan konisasi pisau dingin.3. Penanganan kanker terkait HPVKanker serviks awalnya tidak menunjukkan gejala yang spesifik. Namun, pasien kemudian dapat mengalami nyeri panggul atau pendarahan dari vagina.Umumnya diperlukan Waktu beberapa tahun bagi sel normal di serviks untuk berubah menjadi sel kanker. Penyedia layanan Kesehatan dapat menemukan sel abnormal dengan melakukan tes pap untuk memeriksa sel dari serviks.Penanganan yang dilakukan untuk mengatasi kanker serviks ini dapat melalui prosedur pembedahan, terapi radiasi, kemoterapi, atau kombinasi keduanya. Pilihan pengobatan bergantung pada ukuran tumor, apakah kanker telah menyebar dan apakah Anda ingin hamil di masa mendatang.Pencegahan HPVHPV merupakan jenis virus yang cukup mudah menular lewat kontak fisik, namun Anda bisa melakukan pencegahan dengan beberapa upaya berikut ini:1. Vaksinasi HPVMendapatkan vaksinasi HPV sangatlah penting sebagai upaya pencegahan. Centers for Disease Control and Prevention (CDC) merekomendasikan vaksinasi rutin untuk anak perempuan dan laki-laki berusia 11 dan 12 tahun, meskipun vaksinasi dapat diberikan sejak usia 9 tahun.Meskipun sudah pernah terinfeksi HPV, seseorang tetap dapat menerima vaksin HPV. Mungkin vaksin ini tidak bisa mencegah Anda untuk tidak terinfeksi (karena Anda sudah terinfeksi), namun dapat mencegah sebagian besar kasus kanker serviks.Ada dua jenis vaksin HPV, yakni Gardasil 4 dan Gardasil 9. Keduanya dapat Anda akses di klinik Granostic.Vaksin HPV Gardasil 4: jenis imunisasi HPV yang melindungi Anda dari serangan 4 strain HPV, yakni tipe 6, 11, 16, dan 18.Vaksin HPV Gardasil 9: vaksin HPV yang diberikan untuk melindungi Anda dari 9 strain HPV. Mulai dari HPV tipe 16, 18, 31, 33, 45, 52, dan 58.Layanan vaksinasi HPV di klinik Granostic pun akan ditangani oleh tenaga medis ahli yang berpengalaman di bidangnya. Tak hanya itu, Anda juga bisa mengakses vaksinasi tersebut dengan layanan home care, serta melakukan prosedur langsung di rumah Anda, loh.Ingin tanya-tanya soal vaksinasi HPV di klinik Granostic? Langsung hubungi tim call center kami sekarang juga!2. KondomPenularan HPV pun dapat diminimalisir dengan selalu menggunakan pengaman ketika berhubungan intim dengan pasangan. Selain itu, jika pasangan seksual Anda semakin banyak dan sering bergonta-ganti, maka akan semakin tinggi risiko untuk terpapar HPV.3. Pemeriksaan RutinLangkah selanjutnya untuk pencegahan adalah selalu melakukan pemeriksaan rutin, baik itu pemeriksaan fisik maupun lewat pap smear. Pemeriksaan ini juga sangat penting dilakukan bila Anda telah mengalami kutil kelamin atau terinfeksi HPV sebelumnya, untuk mencegah dan mengontrol indikasi adanya komplikasi yang serius.Pemeriksaan rutin ini juga dapat Anda lakukan di klinik Granostic. Bersama tim medis ahli kami, Anda dapat menjalani proses tes kesehatan yang lengkap sehingga dapat memperoleh hasil pemeriksaan yang akurat.Bersama dokter, Anda juga dapat mendiskusikan dengan nyaman dan aman mengenai faktor risiko, jenis perawatan dan pencegahan yang dapat dilakukan, serta kekhawatiran Anda lainnya terkait HPV. Mengenai HPV bisa sembuh atau tidak, simak penjelasan mengenai Apakah HPV Bisa Sembuh Apa Tidak?.Yuk, Sobat! Jaga kesehatan keluarga dan diri Anda dengan melakukan vaksinasi HPV di klinik Granostic.
Klinik Vaksin Flu Terdekat Surabaya
Ingin vaksinasi flu rutinan tiap tahun, tapi bingung dimana? Langsung simak rekomendasi klinik vaksin flu terdekat di Surabaya lewat artikel ini, yuk!Influenza, atau yang lebih dikenal dengan flu, merupakan jenis infeksi virus yang menyerang sistem pernapasan seperti hidung, tenggorokan, dan paru-paru. Flu dapat menimbulkan serangkaian gejala, dari ringan hingga berat, seperti demam, sakit tenggorokan, nyeri otot dan kepala, serta meriang.Gejala flu umumnya dapat bertahan selama 7–10 hari. Namun flu juga dapat menimbulkan komplikasi dan gejala yang buruk, sehingga memerlukan perawatan di rumah sakit.Flu juga merupakan jenis penyakit yang sangat mudah menular melalui udara. Karena itu sangat penting bagi Anda untuk mendapatkan vaksin flu secara teratur, apalagi pada anak-anak, ibu hamil, lansia, juga orang dengan penyakit bawaan.Klinik Granostic menyediakan layanan vaksin flu yang mudah dijangkau oleh masyarakat Surabaya dan sekitarnya. Layanan vaksin ini menerapkan prosedur ketat dan dilakukan oleh tenaga medis profesional.Bagi Anda yang berminat untuk vaksin flu di klinik Granostic Surabaya, langsung simak jadwal, harga atau biayanya, hingga prosedur vaksinasinya di bawah ini, yuk!1. Jadwal Dokter GranosticProsedur vaksinasi flu di klinik Granostic akan dilakukan oleh tenaga medis ahli dan di bawah pengawasan dokter umum kami. Karenanya, proses vaksinasi influenza yang dilakukan di klinik Granostic akan terjamin keamanan dan efisiennya.Layanan vaksinasi flu di klinik Granostic akan dilakukan oleh dokter umum kami, yakni dr. Vindyanita Simanjuntak dan dr. Renaldo Aditya S. Beliau telah berpengalaman dalam vaksinasi baik dewasa maupun anak-anak, sehingga dapat memberikan layanan vaksin yang efisien dan aman.Praktek dokter umum Granostic dapat Anda akses lewat jadwal berikut ini:Hari Senin — Jumat, mulai dari pukul 07.00 hingga 20.00Hari Sabtu, mulai pukul 08.00 hingga 20.00Namun pada hari libur dan tanggal merah, tidak ada jadwal praktek. Namun layanan operasional Granostic akan tetap berjalan setiap hari.Anda dapat menjadwalkan vaksinasi flu ini sesuai dengan kebutuhan dan jadwal harian Anda. Pendaftaran dapat dilakukan dengan mengunjungi klinik secara langsung atau lewat layanan call center. Jika Anda ingin melakukan vaksinasi di rumah, dapatkan informasi lengkap mengenai prosedurnya dengan klik Home Service, ya!2. Harga/Biaya GranosticKlinik Granostic selalu memastikan keterjangkauan berbagai fasilitas medis untuk mendukung kesehatan masyarakat Surabaya dan sekitarnya. Karena itu, harga atau biaya vaksinasi di klinik Granostic cenderung terjangkau. Bahkan kami sering memberikan promo atau potongan harga yang bisa membuat biaya makin ringan. Adapun biaya vaksinasi flu di klinik Granostic adalah Rp. 280 ribuan. Anda juga akan mendapatkan berbagai layanan tambahan seperti konsultasi dengan dokter umum dan Home Service untuk pasien area Surabaya.3. ProsedurVaksin flu di klinik Granostic dilakukan sesuai standar yang ada, serta lewat prosedur yang aman dan efisien. Berikut ini penjelasan lengkap soal prosedur vaksin flu di klinik Granostic.KonsultasiSebelum suntik vaksin, dokter akan memeriksa kondisi tubuh dan riwayat kesehatan Anda. Selama wawancara berlangsung, Anda juga bisa mengonsultasikan kekhawatiran dan pertanyaan-pertanyaan Anda seputar vaksin influenza.Pada prosedur ini, Anda juga disarankan untuk memberi tahu status Kesehatan yang Anda miliki, terutama untuk beberapa orang dengan kondisi berikut:Adanya riwayat alergi, karena vaksinasi tidak boleh diberikan pada orang yang alergi terhadap kandungan vaksin, lateks, atau telur.Mengalami demam tau penyakit infeksi lainnya,Menderita gangguan sistem saraf,Menderita gangguan pembekuan darah tau kejang,Jika Anda sedang hamil, menyusui, atau dalam masa program kehamilanBila Anda tengah mengonsumsi produk-produk herbal, suplemen, atau obat-obatan tertentu.VaksinasiVaksinasi flu di klinik Granostic menggunakan prosedur injeksi atau suntik. Vaksinasi influenza sendiri dapat diberikan pada anak mulai usia 6 bulan ke atas. Dosis pertama vaksin akan diberikan sebanyak 2 kali, Jarak pemberiannya selama 1 bulan.Setelah itu vaksinasi dilakukan setiap satu tahun sekali, sebab virus flu berpotensi untuk bermutasi.Menurut jurnal penelitian yang dirilis oleh AMA Journal of Ethics, dosis vaksin flu dapat dibagi ke dalam beberapa kategori usia berikut ini:Dosis untuk anak lebih dari 6 bulan dan kurang dari 2 tahun adalah 0,25 mL.Pasien sehat berusia 5 hingga 49 tahun, dapat memperoleh dosis vaksin 0.5 mL.PemantauanVaksin suntik dapat diberikan pada setiap kalangan usia, baik untuk anak-anak, dewasa, ibu hamil, maupun lansia. Sama seperti proses vaksinasi pada umumnya, vaksin flu dapat memberikan efek samping yang ringan, seperti:DemamSakit kepalaRasa nyeri dan kemerahan di area yang disuntik, umumnya bertahan 1-2 hari.Hidung meler dan tersumbat juga efek samping yang cukup umum dari vaksin flu.Ketika vaksin di klinik Granostic, dokter akan melakukan pemantauan kondisi kesehatan pasien pasca vaksinasi. Sehingga gejala-gejala efek samping yang timbul juga akan sanggup diminimalisir, dan pasien dapat memperoleh penanganan yang cepat ketika terjadi efek samping berat.Selain itu, dengan layanan telekonsultasi Anda dapat terhubung dengan dokter kami secara online. Sehingga jika mendapati keadaan darurat, Anda bisa langsung mengonsultasikannya bersama tim dokter kami.Nah, Sobat Granostic itu adalah penjelasan mengenai prosedur vaksin flu di klinik Granostic Surabaya. Apakah Anda berminat untuk melakukan vaksin bersama tim dokter umum dan tenaga medis kami?Tak hanya dapat melakukan vaksin di klinik, Anda juga bisa menggunakan layanan home care untuk vaksin flu di rumah. Tertarik? Langsung hubungi layanan call center kami dan jadwalkan vaksinasi influenza sekarang juga!
Pentingnya Vaksin Flu Untuk Pencegahan
Meskipun memiliki peranan yang sangat penting sebagai pencegahan flu, vaksin flu (influenza) masih cukup jarang dibicarakan. Kira-kira apakah Sobat Granostic sudah pernah dengar soal vaksin influenza dan manfaatnya tersebut?Influenza merupakan jenis infeksi virus yang menyerang sistem pernapasan, termasuk hidung, tenggorokan, dan paru-paru. Flu sangatlah sering terjadi dan dapat menyerang siapa saja, baik balita, anak-anak, dewasa, dan lansia.Gejala flu juga sangat variatif, ada yang ringan dan berat. Bahkan penyakit ini pun dapat menimbulkan komplikasi yang cukup serius, bila terjadi pada individu yang memiliki kondisi Kesehatan tertentu.Karena alasan tersebut, vaksin influenza menjadi sangat penting. Melansir dari berbagai sumber, Anda bahkan direkomendasikan untuk memperoleh vaksin flu ini setiap tahun. Lantas apa sebenarnya vaksin flu dan pentingnya untuk kesehatan Anda? Langsung simak penjelasannya di bawah ini, Sobat!Mengenal Vaksin FluVaksin flu, atau vaksinasi influenza, merupakan jenis imunisasi yang diberikan dengan tujuan untuk melindungi tubuh dari infeksi virus penyebab flu.Melansir dari artikel kesehatan dari Department of Health and Aged Care Australia, influenza termasuk jenis infeksi saluran pernapasan yang sangat mudah menular. Kondisi ini dapat menyerang siapapun terutama, bayi, anak-anak, perempuan hamil, serta orang-orang dengan penyakit bawaan. Infeksi influenza dapat memerlukan perawatan di rumah sakit hingga menyebabkan kematian.Karena itu, upaya pencegahan infeksi influenza melalui vaksinasi sangatlah diperlukan. Bahkan vaksinasi ini baiknya dilakukan pada tiap tahun (annual) untuk melindungi diri terhadap jenis virus yang paling umum.Melansir dari World Health Organization (WHO), komposisi vaksin influenza akan terus diperbaharui setiap tahun, untuk menyesuaikan dengan perkembangan virus influenza di dunia.Jenis Vaksin FluBerdasarkan rilisan WHO ada dua tipe vaksin influenza yang tersedia, yakni vaksin trivalen dan kuadrivalen. Apa bedanya?1. Vaksin TrivalenJenis vaksin flu ini membantu melindungi terhadap tiga virus influenza yang berbeda. Menurut WHO pada 2010, vaksin trivalent mengandungan influenza A(H3N2), pandemi A(H1N1), dan 1 dari 2 virus influenza B.2. Vaksin QuadrivalentSementara itu vaksin kuadrivalen mencakup virus vaksin yang terdiri dari empat virus, yakni satu virus influenza A (H1N1), satu virus influenza A(H3N2), satu virus influenza B/Victoria, dan satu virus influenza B/Yamagata.Usia yang Dianjurkan untuk Vaksin FluSiapa saja direkomendasikan untuk menggunakan vaksin flu tahunan, mulai dari anak-anak, dewasa, lansia, hingga ibu hamil. Mengapa vaksinasi penting untuk mereka?1. Anak-anakVaksin flu dapat berperan sangat penting dalam menjaga Kesehatan anak-anak. Menurut data literatur dari Centers of Disease Control and Prevention, menunjukkan bahwa vaksinasi flu dapat mengurangi risiko anak-anak terkena influenza yang parah dan mengancam jiwa hingga 75 persen.2. DewasaBagi orang dewasa vaksinasi flu juga sangat penting dan direkomendasikan dilakukan setiap tahun. Tak hanya mencegah terjadinya flu, vaksinasi juga membantu mengurangi tingkat keparahan gejala yang Anda alami, juga meminimalisir terjadinya komplikasi masalah Kesehatan pernapasan yang dipicu oleh flu.Menurut Centers of Disease Control and Prevention, vaksinasi flu berkaitan dengan rendahnya masalah kardiovaskular bagi para penderita penyakit jantung, terutama pada orang yang mengalami serangan jantung dalam setahun terakhir.Selain itu, vaksinasi flu juga dapat mengurangi risiko memburuknya penyakit paru-paru kronis akibat flu, seperti penyakit paru obstruktif kronis (PPOK, yang memerlukan rawat inap.3. LansiaCenters for Disease Control and Prevention juga menyebutkan bahwa seseorang berusia 65 tahun atau lebih juga sangat perlu melakukan vaksin flu. Ini karena mereka memiliki risiko paling besar untuk mengalami komplikasi serius ketika terserang flu.Walaupun flu memiliki tingkat keparahan gejala yang variatif, orang-orang berusia 65 tahun ke atas dapat mengalami gejala flu yang parah.4. Ibu HamilVaksin flu juga direkomendasikan bagi ibu hamil, yang dapat melindungi ibu selama dan setelah kehamilan dari flu. Bahkan, vaksin yang dilakukan ibu juga akan membantu melindungi bayi dari serangan flu selama beberapa bulan pertama kehidupan mereka.Menurut Centers of Disease Control and Prevention, sebuah studi di tahun 2013 menunjukkan bahwa vaksinasi dapat mengurangi risiko infeksi saluran pernapasan akut terkait flu pada ibu hamil sekitar setengahnya. Prosedur Vaksinasi FluKlinik Granostic menyediakan layanan vaksinasi flu untuk segala usia dengan metode injeksi atau penyuntikan. Prosedur vaksinasi influenza ini juga akan disesuaikan dengan usia dan kondisi Kesehatan pasien. Berikut penjelasan lengkap soal prosedur vaksin flu di klinik Granostic:1. KonsultasiLangkah pertama, dokter akan melakukan pemeriksaan kesehatan fisik dan wawancara, untuk menyimak kondisi dan riwayat medis yang Anda miliki. Bersama dokter Anda juga bisa mendiskusikan mengenai vaksinasi flu yang akan Anda lakukan, misalnya adakah efek samping dan penanganan yang diperlukan pasca vaksinasi.2. PenyuntikanSetelah proses pemeriksaan dan konsultasi bersama dokter umum, maka selanjutnya akan dilakukan proses penyuntikan atau injeksi. Prosedur vaksinasi dengan suntikan ini dapat dilakukan pada anak-anak mulai 6 bulan ke atas, orang dewasa, lansia, dan ibu hamil, serta orang dengan atau tanpa kondisi medis tertentu.3. PemantauanProsedur penyuntikan vaksin flu biasanya memiliki efek samping seperti nyeri otot, nyeri kepala, kelelahan, demam, dan mual. Efek ini sangat umum terjadi, khususnya pada anak-anak.Karena itu, setelah penyuntikan dokter umum klinik Granostic akan melakukan pemantauan kondisi pasien untuk menyimak bagaimana efek samping dari vaksinasi tersebut. Selain kontrol rutin secara langsung, pasien juga dapat melakukan konsultasi online bersama dokter umum klinik Granostic lewat layanan Home Service. Tujuan Vaksin FluBanyak dari kita yang belum memahami apa sebenarnya manfaat dan tujuan dari vaksin flu ini. Karena itu, banyak juga yang tidak melakukan vaksinasi flu tahunan yang direkomendasikan oleh WHO.Memang apa sih sebenarnya tujuan dari vaksin flu? Mari simak penjelasannya di bawah ini:1. Mencegah Infeksi InfluenzaTujuan utama dari vaksin flu adalah sebagai upaya pencegahan infeksi influenza. Meski umumnya bergejala ringan, influenza dapat menimbulkan komplikasi, infeksi sekunder, hingga memberikan gejala parah dan bisa mengakibatkan kematian.Menurut data dari Centers of Disease Control and Prevention, selama musim flu pemberian vaksin flu terbukti mengurangi risiko kunjungan ke dokter karena influenza hingga 40–60 persen. 2. Mengurangi Penyebaran VirusSelain mencegah infeksi, vaksinasi juga bertujuan untuk mengurangi dan mengendalikan penyebaran virus. Apalagi influenza merupakan jenis virus yang sangat mudah menyebar di udara, serta dapat bertahan di benda-benda padat yang sering kita sentuh.3. Mengurangi Keparahan GejalaMelakukan vaksinasi juga membantu mengurangi keparahan gejala influenza, bila Anda terinfeksi. Manfaatnya ini telah terbukti dalam beberapa penelitian. Seperti pada sebuah studi pada tahun 2021 yang menunjukkan bahwa di antara orang dewasa yang dirawat di rumah sakit karena flu, pasien yang divaksinasi akan memiliki risiko 26 persen lebih rendah untuk dirawat di unit perawatan intensif (ICU) dan risiko kematian akibat flu sebesar 31 persen lebih rendah daripada dengan mereka yang tidak divaksin.4. Mencegah Komplikasi SeriusBerbeda dengan pilek, flu memiliki kemungkinan adanya komplikasi serius yang beberapa di antaranya bisa mengancam jiwa. Misalnya infeksi sinus dan telinga, pneumonia, radang jantung, radang otak atau jaringan otot, dan kegagalan multi organ.Kondisi ini terjadi karena infeksi virus flu pada saluran pernapasan kan memicu respons peradangan ekstrem dalam tubuh dan menyebabkan sepsis, yakni respons tubuh yang mengancam jiwa terhadap infeksi.Nah, dengan melakukan vaksinasi flu Anda dapat mencegah komplikasi serius pada saat terkena flu. Karena antibodi Anda akan lebih familiar dan kuat dalam melawan infeksi influenza.Efek Samping Vaksin FluUmumnya efek samping dari flu sangat mirip dengan gejala flu itu sendiri, namun dengan skala yang cukup ringan. Beberapa efek samping yang dimaksud antara lain:1. Nyeri atau Kemerahan di Area SuntikanAnda mungkin akan merasa nyeri atau kemerahan di area suntikan, kondisi ini umumnya akan membaik dalam 1–2 hari setelah proses injeksi. 2. Demam RinganSelain itu, Anda juga dapat mengalami demam ringan seperti pada proses vaksinasi biasanya. Akan tetapi bila gejala demam ini menjadi lebih buruk dan terjadi berkepanjangan, Anda perlu segera memeriksakan kondisi Anda ke dokter umum untuk mendapatkan diagnosa dan arahan perawatan yang tepat.3. Kelelahan atau Sakit KepalaSelanjutnya, setelah vaksin Anda juga bisa saja mengalami kelelahan atau sakit kepala. Kondisi ini cukup jarang terjadi, namun juga termasuk hal yang sangat wajar dan menandakan bahwa sistem imun Anda sedang bekerja dengan baik. Karena vaksin merangsang respon imun, yang salah satu efeknya menimbulkan inflamasi dan sakit kepala adalah salah satunya.4. Reaksi Alergi (jarang terjadi)Jenis reaksi selanjutnya adalah alergi, yang sangat jarang terjadi dan ketika mengalaminya Anda dianjurkan untuk segera berkonsultasi dengan dokter. Reaksi alergi ini bisa saja berupa ruam kulit, gatal atau biduran, pembengkakan pada wajah, bibir, atau bahkan lidah Anda.Granostic sebagai Fasilitas Vaksinasi FluMenyadari betapa pentingnya vaksinasi flu ini untuk Anda, Klinik Vaksin Flu Terdekat Surabaya Granostic menyediakan layanan vaksin dengan bantuan tenaga medis profesional dalam setiap prosedurnya.Granostic sebagai penyedia fasilitas vaksinasi flu akan memberikan layanan lengkap, seperti:1. Konsultasi VaksinasiSebelum memulai vaksinasi, Anda bisa berkonsultasi terlebih dahulu bersama dokter umum kami. Misalnya membicarakan mengenai jenis-jenis vaksin yang ada dan kesesuaiannya dengan kondisi kesehatan Anda.Anda pun dapat mengutarakan apa saja yang menjadi kekhawatiran Anda saat akan mendapatkan vaksin flu secara rutin. Dokter umum kami akan memberikan edukasi secara rinci, serta memberikan arahan perawatan yang sesuai dengan kondisi Anda.2. Layanan Vaksinasi AmanLayanan vaksinasi flu klinik Granostic juga dijamin aman, karena dilakukan dengan peralatan medis yang memadai dan sesuai dengan standar yang ditetapkan. Juga prosesnya melalui prosedur yang sistematis dan di bawah pengawasan oleh tenaga medis ahli.3. Pemantauan Efek SampingTak hanya proses vaksinasinya, tim dokter kami juga akan selalu memantau kondisi Anda pasca vaksin. Misalnya dengan menyimak kemungkinan munculnya gejala-gejala efek samping tertentu.Selain itu, lewat layanan Home Service klinik Granostic, Anda bisa melakukan telekonsultasi bersama dengan dokter umum kami. Sehingga ketika mengalami efek samping secara tiba-tiba di rumah, Anda bisa mengonsultasikannya dengan segera dan mendapatkan arahan perawatan langsung dari dokter.Bahkan bila perlu dokter juga akan memberikan resep untuk membantu meringankan gejala efek samping pasca vaksin yang Anda alami.Nah, Sobat Granostic, kabar baik lainnya Anda juga bisa menggunakan layanan vaksin ini dengan mudah di rumah. Anda tidak perlu ke klinik untuk mendapatkan vaksinasi flu, karena tim medis kami akan melakukannya di rumah Anda. Menarik, bukan?Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut soal vaksinasi flu, Anda bisa langsung klik tombol WhatsApp di bawah atau menghubungi nomor layanan call center kami di atas. Yuk, jaga kesehatan keluarga dan diri Anda dengan vaksinasi influenza secara rutin di klinik Granostic!
Cara Mencegah Flu Menyerang Kembali
Siapapun yang terkena flu pasti setuju bahwa itu bukanlah pengalaman yang menyenangkan. Batuk, pilek, demam, meriang, kelelahan, dan sakit kepala bisa membuat Anda merasa sangat menderita. Sehingga setelah sembuh, Anda tentu tidak ingin flu menyerang kembali.Sayangnya meskipun Anda sudah pernah terkena flu, bukan berarti Anda bebas dan tidak akan kembali sakit. Bahkan sangat mungkin Anda untuk terserang flu dua kali dalam satu musim. Mengapa begitu?Ini karena virus influenza itu ada beberapa jenis, yakni influenza A, B, C dan D. Jadi setelah Anda terinfeksi oleh virus influenza A, sangat mungkin Anda juga akan terinfeksi virus influenza B atau C. Ada lebih dari 1 varian virus influenza, dan virus influenza juga mudah bermutasi.Kabar baiknya, ketika Anda terinfeksi sebuah virus influenza, tubuh akan mengembangkan antibodi yang melawan satu jenis virus tersebut. Sementara itu, terinfeksi salah satu virus influenza juga tidak akan membuat Anda lebih berisiko untuk terinfeksi jenis virus yang lain. Akan tetapi agar Anda tidak kembali sakit, Anda bisa menyimak beberapa cara mencegah flu menyerang kembali dengan beberapa tips berikut ini:Tips Mencegah FluSobat Granostic, bisa menerapkan 8 tips mencegah flu menyerang kembali yang efektif di bawah ini:1. Perkuat Sistem Kekebalan TubuhKunci utama agar Anda tidak mudah terserang penyakit adalah dengan memperkuat sistem kekebalan tubuh, begitu juga saat mencegah flu. Bahkan, sistem imun yang kuat akan membantu mengurangi tingkat keparahan gejala yang Anda alami.Untuk membangun kekebalan tubuh, Anda bisa menyimak beberapa cara berikut ini:Makan Makanan SehatApa yang Anda konsumsi selalu berpengaruh pada kesehatan tubuh Anda, karenanya untuk meningkatkan imunitas Anda bisa mulai dengan mengonsumsi makanan sehat dan kaya nutrisi.Hindari mengonsumsi gula secara berlebihan, makan makanan cepat saji, mengonsumsi makanan berlemak, dan juga yang mengandung garam tinggi.Sebaliknya, Anda bisa beralih pada menu yang tinggi serat dan nutrisi seperti buah dan sayur, untuk meningkatkan kesehatan yang baik.Minum Air yang CukupSelain mengonsumsi makanan yang bergizi tinggi, Anda juga perlu mencukupi kebutuhan cairan untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Kebutuhan cairan ini dapat dicukupi dengan minum air minimal 2 liter per hari. Selain dengan minum air yang cukup, Anda juga bisa memenuhi kebutuhan cairan dengan mengonsumsi sup, jus, buah-buahan dan sayuran yang mengandung tinggi air.Tidur yang CukupIstirahat yang cukup dan tidur malam berkualitas juga sangat baik untuk menunjang daya tahan tubuh. Anda perlu tidur setidaknya 7 hingga 9 jam per malam. 2. Cuci Tangan Secara TeraturTahukah Sobat, kalau virus flu dapat hidup di permukaan yang keras, seperti tangga, pintu, dan benda-benda di sekitar kita. Karena itu, untuk mencegah penularan flu, Anda perlu membiasakan untuk mencuci tangan secara teratur, utamanya sebelum makan sesuatu.Pastikan juga untuk selalu mencuci tangan setelah menggunakan kamar mandi. Direkomendasikan juga untuk membawa hand sanitizer untuk membersihkan tangan Anda sepanjang hari, saat tidak memungkinkan menemukan sabun dan air.Agar bersihnya menyeluruh, pastikan untuk mencuci tangan menggunakan air dan sabun, gosok selama 20 detik. Kemudian bilas dan keringkan dengan handuk yang bersih.3. Hindari Menyentuh WajahSelain rutin membersihkan tangan, Anda juga perlu mengurangi kebiasaan menyentuh wajah, utamanya bagian hidung, mulut, dan mata saat tangan dalam keadaan kotor.Ini karena, infeksi juga menyebar melalui kontak langsung dengan bakteri, virus, dan kuman penyebab penyakit lainnya. Saat kita menyentuh orang yang sakit, atau menyentuh permukaan yang kotor, maka tangan juga akan terkontaminasi oleh kuman. Sehingga ketika Anda mengucek mata, menyentuh hidung, atau memasukkan makanan dan minuman ke mulut dalam keadaan tangan kotor, akan sangat mudah bagi virus flu menginfeksi tubuh.4. Tingkatkan Aktivitas FisikOlahraga sangat penting untuk membantu tubuh Anda dalam keadaan tetap bugar, termasuk dengan membuat sistem imun menjadi lebih kuat. Anda bisa melakukan olahraga secara rutin minimal 30 menit sehari, bisa dengan lari pagi, bersepeda, berenang, dan banyak lainnya.5. Hindari Kerumunan dan Kontak DekatSeperti yang telah disinggung sebelumnya, flu sangat mudah dan cepat menular. Karena itu, hindari kerumunan dan kontak dekat ketika Anda terkena flu, atau saat musim flu terjadi.Infeksi saluran pernapasan, seperti flu, bisa menyebar melalui droplet di udara saat orang sakit batuk, bersin, atau bicara di dekat Anda. Karena itu sangat penting untuk menghindari aktivitas di luar rumah di musim flu atau ketika daya tahan tubuh Anda sedang tidak maksimal.6. Menggunakan MaskerJika Anda memiliki kegiatan di luar rumah yang tidak bisa dihindari, maka bersikap waspada dengan selalu menggunakan masker dan membawa hand sanitizer adalah hal yang penting. Masker wajah akan membantu melindungi hidung dan mulut Anda, mencegah droplet yang membawa virus flu di udara untuk mengontaminasi area tersebut.7. Dapatkan Vaksin FluCara mencegah flu menyerang kembali selanjutnya adalah mendapatkan vaksinasi flu setiap tahun. Melansir dari Healthline.com, virus flu yang beredar dominan berubah dari tahun ke tahun, sehingga Anda perlu memperbarui vaksinasi yang telah Anda dapatkan setiap tahun.Perlu Anda ingat juga, bahwa vaksin ini membutuhkan Waktu sekitar 2 minggu untuk dapat bekerja secara efektif. Selain pencegahan, jika Anda terkena flu setelahnya, vaksinasi akan membantu mengurangi keparahan gejala dan durasi penyakit tersebut. Anda dapat mengakses vaksinasi flu ini di klinik Granostic. Lewat pantauan tenaga medis ahli dan profesional di bidangnya, proses vaksinasi akan dilakukan sesuai standar dan prosedur yang telah ditetapkan. Anda juga dapat berkonsultasi langsung mengenai kondisi tubuh Anda dan mendapatkan arahan yang sesuai dari dokter umum klinik Granostic.  Selain itu, Anda juga dapat menggunakan layanan home care klinik Granostic untuk vaksin flu di rumah. Kenali yuk, detail mengenai Pentingnya Vaksin Flu.8. Kelola StresCara mencegah flu menyerang kembali selanjutnya adalah dengan mengelola stres. Karena tak hanya berpengaruh pada kesehatan mental saja, stres bisa memberikan dampak pada tubuh Anda. Misalnya dengan membuat daya tahan tubuh menjadi lebih lemah, memperburuk gejala flu yang dirasakan, dan sebagainya.Anda bisa menerapkan gaya hidup sehat untuk mengelola stres, melakukan hal-hal yang membuat pikiran Anda menjadi lebih tenang dan bahagia, serta menceritakan permasalahan Anda dengan orang terpercaya.Penanganan untuk Mencegah Flu Menyerang KembaliSelain menerapkan beberapa tips di atas, Anda juga bisa menerapkan penangan untuk mencegah flu menyerang kembali di bawah ini:1. Minum Suplemen Vitamin dan HerbalMeminum suplemen dan vitamin herbal bisa membantu mendukung fungsi kekebalan tubuh. Beberapa penelitian menyarankan untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh, baik dari suplemen vitamin, mineral, dan herbal, untuk mendorong daya tahan tubuh.Melansir dari rilisan resmi Universitas Gadjah Mada, ada 18 jenis herbal yang diteliti dan dicatat dapat meningkatkan sistem imun Anda. Seperti brotowali, kembang sepatu, jeruk nipis, bawang putih, lidah buaya, kunyit, orang-aring, manga, mengkudu, pegagan, dan banyak lainnya.Bahan-bahan herbal ini idealnya dikonsumsi dalam jangka Waktu tertentu hingga 8 minggu untuk menunjukkan efek optimalnya. Namun, sebaiknya Anda juga tidak boleh mengonsumsi zat imunomodulator ini tidak lebih dari 8 minggu, sehingga apabila pasien mengalami gangguan Kesehatan dapat segera diketahui.2. Istirahat yang Cukup Saat Mulai Merasa Tidak Enak BadanPenanganan selanjutnya adalah dengan beristirahat yang cukup saat Anda mulai merasa gejala-gejala awal flu. Beristirahat dan tidur cukup akan membantu memperkuat imun tubuh, yang sangat penting untuk melawan virus flu.3. Menjaga Kebersihan LingkunganMemastikan lingkungan tempat tinggal Anda tetap bersih juga hal yang sangat penting. Selain membersihkannya secara teratur, Anda juga bisa menggunakan semprotan disinfektan pada benda-benda yang akan Anda sentuh untuk mencegah kontaminasi virus. Misalnya pada meja kerja atau belajar, gagang pintu, casing handphone, dan banyak lainnya.4. Konsumsi ProbiotikTahukah Anda mengonsumsi probiotik dapat membantu meningkatkan Kesehatan pernapasan secara umum. Beberapa studi klinis menyebutkan bahwa strain dari probiotik Lactobacillus dan Bifidobacterium dapat menunjukkan efek menguntungkan terhadap gejala dan durasi pada penyakit flu.Probiotik ini dapat Anda peroleh dengan mengonsumsi susu dan produk-produk olahannya, seperti yogurt.5. Gunakan HumidifierMenggunakan humidifier dapat membantu meringankan gejala flu yang Anda rasakan, mulai dari melegakan hidung, tenggorokan, dan paru-paru. Ini karena uap dari humidifier akan membantu mengencerkan lendir yang menyumbat sistem pernapasan Anda.Selain itu, udara hangat dan lembap juga dapat meredakan pembengkakan di hidung dan paru-paru Anda.6. Hindari Rokok dan Alkohol BerlebihanRokok dan alkohol bisa membawa pengaruh besar pada kesehatan tubuh Anda, termasuk pada sistem pernapasan. Merokok dan minum alkohol dapat membuat gejala kelelahan, menggigil, dan sakit kepala saat flu menjadi lebih buruk.7. AsapAsap dari pembakaran tidak sempurna, seperti yang dihasilkan oleh kendaraan bermotor, dapat memiliki dampak buruk pada kesehatan, terutama bagi sistem pernapasan. Asap knalpot mengandung berbagai zat berbahaya, termasuk karbon monoksida, nitrogen oksida, dan senyawa organik volatilis (VOC), yang dapat memperburuk kondisi kesehatan, termasuk flu dan infeksi pernapasan lainnya.Saat terkena flu dan Anda mengalami gejala yang berat, sebaiknya periksakan diri ke dokter umum klinik Granostic untuk mendapatkan perawatan dan pengobatan yang tepat sasaranTak hanya itu, Granostic juga menyediakan layanan vaksin flu yang bisa Anda akses secara langsung di klinik ataupun rumah Anda.Hubungi call center kami untuk mendapatkan informasi lebih lanjut soal layanan home care dan vaksin flu di klinik Granostic. Atau langsung datang ke klinik untuk dapat berkonsultasi langsung dengan dokter umum dan memeriksakan gejala flu yang Anda alami.
Apa Saja Makanan & Minuman untuk Meredakan Flu?
Menerapkan pola makan teratur dan mengonsumsi menu sehat saat terserang flu dapat membantu tubuh Anda untuk lebih kuat melawan infeksi. Tak hanya itu, makanan yang tepat juga bisa meredakan berbagai gejala flu dan memberikan rasa nyaman bagi tubuh yang sakit.Saat terserang flu, Anda mungkin kehilangan nafsu makan. Akan tetapi sangat penting untuk memberikan nutrisi dan hidrasi yang cukup pada tubuh, agar Anda dapat sembuh lebih cepat.Di bawah ini ada beberapa rekomendasi makanan untuk meredakan flu yang bisa Sobat Granostic konsumsi di rumah. Apa saja?1. Sup AyamSaat sedang tidak enak badan, sup ayam selalu jadi pilihan utama untuk mengisi perut dan membuat tubuh terasa lebih nyaman. Begitupula saat Anda terserang flu, sup ayam bisa memberikan manfaat yang sama.Makanan ini mengandung banyak nutrisi seperti vitamin, mineral, kalori, dan protein yang mudah dimakan. Nutrisi-nutrisi ini sangat dibutuhkan dalam jumlah yang lebih banyak Ketika dalam masa pemulihan saat sakit.Selain itu, sup ayam juga merupakan sumber cairan dan kaya akan elektrolit. Sehingga mengonsumsi sup ayam akan membantu mencegah dehidrasi akibat demam, muntah, keringat, atau diare yang Anda rasakan saat terjangkit flu.Daging ayam dalam sup juga mengandung asam amino sistein. N-asetil-sistein, suatu bentuk sistein, dapat memecah lendir dan memiliki efek antivirus, antiinflamasi, dan antioksidan yang baik.Manfaat sup ayam akan jadi lebih optimal ketika Anda mengolahnya sendiri, karena Anda dapat memasukkan bahan-bahan penting yang dibutuhkan untuk proses penyembuhan flu. Misalnya, menambahkan kaldu tulang yang kaya kolagen dan nutrisi, sehingga dapat membantu mempercepat pemulihan. 2. Minuman JaheSebagai warga Indonesia, Anda tentu sudah tak asing lagi dengan jahe. Tanaman herbal ini selalu dipercaya dari generasi ke generasi sebagai campuran ramuan herbal untuk menangani segala macam gejala penyakit, termasuk flu.Jahe dikenal karena efek anti mual, baik yang berhubungan dengan kehamilan maupun pengobatan.Selain itu, jahe juga memiliki rasa hangat alami yang menyenangkan. Menyeduhnya bersama teh hangat akan membantu meningkatkan suhu tubuh Anda, serta akan membantu mengurangi meriang yang mungkin Anda alami saat terserang flu.Jahe memiliki kandungan antibakteri, antivirus, antiinflamasi, dan antioksidan yang sangat baik untuk pemulihan kesehatan. Rasa "pedas" dari jahe pun dapat memberikan efek hangat pada tenggorokan, sehingga membantu meminimalisir rasa serak atau sakit di area tersebut selama flu berlangsung.3. Minuman Hangat dengan MaduKombinasi minuman hangat dengan madu juga bisa menjadi menu yang pas saat terserang flu. Menurut penelitian yang dipublikasikan di Journal of Public Health Concern, madu mengandung pinobaksine dan vitamin C, yang baik sebagai antioksidan maupun antibiotik.Kandungan tersebut diketahui dapat membantu menurunkan tingkat keparahan batuk saat flu, serta aman untuk dikonsumsi anak-anak. Rasanya yang manis dan sedikit masam juga akan memberikan cita rasa menyegarkan yang sangat cocok untuk dipadukan dengan jahe, teh, ataupun minuman hangat lainnya.4. Teh Herbal (Jahe, Peppermint, Chamomile)Meminum teh herbal juga diketahui sebagai salah satu cara untuk mengatasi berbagai gejala kesehatan secara alami, termasuk flu.Menurut artikel Cleveland Clinic, teh herbal dapat membantu meringankan sakit tenggorokan dan melegakan hidung tersumbat. Selain itu, dengan menambahkan sedikit madu Anda bisa mendapatkan ekstra penenang yang membuat tubuh Anda lebih nyaman.Anda dapat menggunakan peppermint, chamomile, hingga jahe sebagai teh herbal.Melansir dari WebMD.com, peppermint dapat membantu meredakan gejala flu dan pilek. Aroma menyegarkan yang khas dari teh herbal ini dapat membantu melegakan hidung tersumbat. Sementara kandungan mentol dalam peppermint memiliki agen antioksidan dan antiinflamasi yang sangat baik untuk meredakan gejala flu.Menurut Medical News Today, teh chamomile dapat membantu mendorong sistem imun. Teh herbal ini juga dapat membantu meringankan beberapa gejala flu, seperti sakit tenggorokan. Memadukan teh yang Anda seduh dengan madu dan jahe akan memberikan efek yang lebih optimal, serta rasa hangat yang menyegarkan pada tubuh Anda.5. Jeruk dan Buah-buahan CitrusSelain yang hangat dan herbal, Anda juga perlu memenuhi kebutuhan mineral dan vitamin, misalnya dengan mengonsumsi jeruk dan buah-buahan citrus.Jeruk dan buah-buahan citrus mengandung vitamin C yang sangat tinggi. Nutrisi ini sangat penting untuk meningkatkan kekebalan tubuh, yang sangat esensial untuk melawan infeksi virus flu.Anda dapat memakan jeruk dan buah-buahan citrus ini secara langsung, atau memadukannya dengan minuman hangat, madu, juga dengan membuatnya sebagai jus.6. YogurtTak banyak diketahui, rupanya yogurt juga bisa jadi pilihan makanan yang cocok untuk penderita flu. Ini karena yogurt mengandung probiotik bermanfaat, yakni jenis bakteri yang dapat berkoloni di usus dan memberikan banyak khasiat untuk kesehatan.Menurut Cleveland Clinic, produk olahan susu seperti yogurt dapat membantu anak-anak dan orang dewasa lebih imun terhadap pilek, lebih cepat sembuh saat sakit, dan lebih sedikit mengonsumsi antibiotik.7. Bayam dan Sayuran HijauBayam dan sayuran hijau selalu dikenal akan kandungan zat besi serta nutrisinya yang tinggi. Selain itu, sayuran dengan warna daun hijau tua juga kaya akan polifenol, antioksidan alami yang membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan dan melawan peradangan.Anda dapat mengolah bayam dan sayuran hijau ini menjadi menu yang lezat seperti sup, mencampurnya dalam makanan favorit Anda, atau hanya dengan merebusnya.8. Minuman KunyitSelain jahe, kunyit juga termasuk salah satu bahan herbal yang sangat populer di Indonesia dan kerap digunakan dalam pengobatan tradisional. Minuman kunyit juga bisa menjadi pilihan menu untuk meredakan gejala flu sebagai perawatan di rumah, loh.Bahan herbal ini mengandu agen antiinflamasi yang kuat, sehingga dapat membantu meringankan nyeri dan melindungi Anda dari serangan penyakit. Kunyit juga sangat baik dalam mendukung fungsi sistem imun, sehingga dapat sangat membantu melawan virus penyebab sakit flu.Anda bisa mengolah kunyit menjadi jamu tradisional dan meminumnya selagi hangat. Tambahkan madu untuk menambah cita rasa dan kesegaran dari jamu kunyit yang Anda buat.9. Teh HijauJenis makanan selanjutnya yang bisa membantu meredakan gejala flu adalah teh hijau. Minuman ini diketahui akan kandungan antioksidannya yang sangat tinggi, sehingga dapat melindungi tubuh dan kulit dari dampak radikal bebas.Selain itu, mengutip dari Healthline.com, para peneliti telah menyimpulkan bahwa teh hijau dapat mendukung sistem kekebalan tubuh dan mendorong metabolisme agar lebih sehat.Selain itu menghirup aroma teh hijau yang menenangkan dan hangat akan membantu melegakan hidung tersumbat. Anda bisa menambahkan madu atau perasa lemon untuk membantu meringankan sakit tenggorokan saat flu.Nah, Sobat Granostic, itu adalah 9 rekomendasi makanan untuk meredakan gejala flu secara alami di rumah. Mudah, bukan?Gejala flu pada umumnya dapat bertahan selama 7–10 hari, namun pada beberapa kasus gejala tertentu dapat bertahan hingga 2 minggu. Baca juga yuk mengenai cara mencegah flu menyerang kembali agar tidak kambuh.Jika Anda merasa bahwa flu bertahan lebih lama dari durasi umumnya, serta dibarengi dengan gejala lain yang mencurigakan, maka lebih baik untuk segera berkonsultasi ke dokter umum klinik Granostic.Bersama dokter umum berpengalaman kami, Anda dapat memperoleh pemeriksaan kesehatan yang mendetail dan diagnosa akurat. Dari diagnosa tersebut, Anda juga akan mendapatkan arahan perawatan dan pengobatan yang tepat sasaran.Selain itu, di klinik Granostic Anda juga bisa melakukan vaksin influenza, baik di lakukan di klinik maupun lewat layanan Home Service. Ingin memeriksakan kesehatan tubuh Anda di klinik Granostic atau tertarik untuk vaksin influenza? Segera hubungi call center klinik Granostic untuk buat jadwal kunjungan sekarang juga!
Kenapa Flu Tidak Kunjung Sembuh?
Merasa gejala flu tak kunjung sembuh padahal sudah minum obat? Ketahui apa saja penyebab flu tak kunjung sembuh dan cara pengobatannya yang tepat lewat artikel berikut ini.Flu merupakan jenis penyakit yang sangat umum terjadi pada masyarakat. Umumnya, gejala flu akan bertahan selama 7–10 hari. Namun tak jarang juga gejala flu dapat bertahan hingga 2 minggu bahkan lebih.Ketika mendapati gejala bertahan lebih lama dari durasi umumnya, sangat wajar bila Anda merasa khawatir dan menduga bila ada sesuatu yang lebih serius terjadi.Karena itu, pada artikel kali ini, Granostic akan membagikan informasi kenapa flu yang Anda alami tak kunjung sembuh, serta bagaimana cara mengatasinya dengan tepat. Let’s check it out!Penyebab Flu Terasa Lama SembuhBerikut ini beberapa faktor yang berkemungkinan besar menyebabkan flu terasa lama sembuh contohnya diagnosa yang membuat flu jadi terasa lama, misal adanya sinusitis maksilaris, Ca Nasofaring, Untuk detailnya yuk pelajari:1. Infeksi SekunderSobat Granostic, tahukah Anda bahwa flu dapat jadi lebih buruk dan menimbulkan komplikasi? Inilah yang kemudian kita sebut sebagai infeksi sekunder, di mana infeksi oleh bakteri atau virus terjadi selama atau setelah pengobatan untuk infeksi pertama.Indikasi terjadi infeksi sekunder ini dapat dilihat dari gejala flu yang makin memburuk, atau saat gejalanya tampak membaik namun kembali memburuk. Infeksi sekunder yang paling berisiko adalah pneumonia, yakni radang paru-paru basah, dan sepsis.Menurut National Library of Medicine dari National Center for Biotechnology Information (NCBI), disebutkan bahwa bakteri pneumonia sering terjadi setelah infeksi influenza. Infeksi sekunder ini terutama melibatkan sekelompok bakteri tertentu, seperti Streptococcus pneumoniae, Staphylococcus aureus, Haemophilus influenzae, dan Streptococcus pyogenes. 2. Sistem Kekebalan Tubuh yang LemahPenyebab flu tidak kunjung sembuh selanjutnya adalah karena sistem kekebalan tubuh yang lemah. Gejala flu, seperti batuk terus menerus, lebih umum terjadi pada orang yang sistem kekebalan tubuhnya lemah. Hal ini biasanya terjadi pada seseorang yang menjalani pengobatan dan memiliki kondisi medis tertentu, berusia di atas 65 tahun, hingga pernah menjadi perokok.3. Kelelahan atau StresStres tak hanya mempengaruhi Anda secara psikologis, namun juga bisa membuat kondisi kesehatan tubuh memburuk dan menjadikan flu tidak kunjung sembuh. Ini karena saat stres, sistem kekebalan tubuh akan terganggu sehingga tubuh tidak bisa melawan virus flu dengan optimal.Selain itu, stres yang berkelanjutan pun akan mengurangi limfosit tubuh, yang merupakan sel darah putih yang melawan infeksi. Hal ini dapat membuat Anda lebih sering terserang flu biasa dan infeksi virus lainnya. Stres kronis juga dapat mengganggu kadar kortisol, yang dapat meningkatkan peradangan.4. AlergiFlu memiliki gejala yang cukup umum, sehingga sangat sering seseorang salah mengartikan penyakit lain sebagai gejala flu, seperti alergi. Ini karena alergi beberapa gejala yang mirip dengan flu seperti batuk, hidung meler, dan bersin-bersin. Meski Anda mungkin tidak tahu berapa lama gejala flu akan berlangsung, akan tetapi flu umumnya memerlukan beberapa hari untuk dapat muncul sepenuhnya. Sementara gejala alergi akan dating dengan cepat, serta berlangsung selama Anda terpapar dengan allergen. 5. Lingkungan yang Tidak mendukungLingkungan tempat tinggal yang tidak mendukung, seperti memiliki udara yang kotor dan sanitasi yang buruk, juga akan membuat flu Anda bertahan lebih lama. Karena lingkungan yang tidak nyaman akan membuat istirahat Anda tidak maksimal, yang akan mempengaruhi daya tahan tubuh dan membuat Anda lebih rentan terkena stres.Sementara itu, jika lingkungan Anda memiliki kualitas udara yang buruk dan sanitasi yang tidak sehat, akan menyebabkan tubuh Anda rentan mengalami infeksi sekunder. Kondisi ini akan memperburuk gejala flu yang Anda alami.6. Varian Virus yang Lebih KuatSalah satu alasan kenapa flu tidak kunjung sembuh adalah karena Anda terinfeksi oleh varian virus yang lebih kuat. Menurut CDC Organization, virus flu dapat berubah atau bermutasi. Singkatnya, perubahan kecil pada HA dan NA virus flu secara terus menerus akan mengakibatkan hilangnya atau berkurangnya perlindungan terhadap virus flu tertentu.Ketika virus flu menjadi berbeda secara antigenik, yang umumnya berarti bahwa sifat antigenik virus cukup berbeda sehingga sistem imun tubuh akan lebih sulit mengenali dan melawan virus tersebut.Cara Mengatasi Flu yang Tak Kunjung SembuhSetelah menyimak apa saja kemungkinan flu tidak kunjung sembuh di atas, selanjutnya Anda juga bisa menyimak berbagai cara mengatasi kondisi tersebut di bawah ini.1. Istirahat yang CukupBerikan waktu bagi tubuh mendapatkan energi yang cukup untuk melawan virus dengan beristirahat dan tidur berkualitas. Istirahat juga sangat penting ketika Anda mengalami emam, setidaknya hingga 24 jam setelah demam Anda turun. Selain untuk memaksimalkan penyembuhan flu, Anda juga sangat mudah menularkan virus saat demam tinggi.2. Perbanyak Minum (hangat lebih baik)Salah satu gejala flu adalah demam tinggi, yang dapat membuat Anda berkeringat dan lemas. Bahkan, tak jarang juga saat flu Anda mengalami muntah-muntah dan diare.Kondisi ini membuat tubuh Anda membutuhkan lebih banyak cairan untuk mengganti yang hilang, bahkan lebih banyak lagi untuk melawan infeksi influenza.Air putih adalah pilihan terbaik untuk memberikan hidrasi tubuh, namun Anda juga bisa minum teh herbal, makan sup, atau makan buah dan sayur dengan kandungan air tinggi. Sebaliknya, Anda bisa menghindari alkohol dan kafein yang dapat menyebabkan dehidrasi.3. Konsumsi Makanan BergiziMakan secara teratur dengan menu sehat dan bergizi tinggi sangatlah penting untuk mendukung pemulihan flu. Buah-buahan dan sayuran menyegarkan misalnya, yang bisa menyediakan vitamin, mineral, dan antioksidan. Kandungan gizi ini membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh Anda saat melawan virus.Meskipun Anda mungkin tidak memiliki banyak nafsu makan saat flu, tetap pastikan tetap makan secara teratur untuk menjaga stamina Anda. Baca yuk rekomendasi Granostic mengenai makanan dan minuman untuk meredakan flu.4. Hindari Pemicu AlergiJika penyebab dari lamanya gejala flu Anda berlangsung, maka untuk mengatasinya Anda perlu menghindari pemicunya. Gejala batuk-batuk, pilek, dan alergi lainnya akan dapat berhenti ketika Anda menjauhi alergen.5. Gunakan HumidifierTahukah Anda, udara yang kering juga dapat memperburuk gejala-gejala flu. Alat penguap atau humidifier, dapat membantu menambahkan kelembapan ke udara dan membuat melegakan hidung tersumbat.PengobatanSelain cara mengatasi gejala flu yang tidak kunjung sembuh di atas, Anda juga bisa menerapkan beberapa pengobatan di bawah ini.1. Obat Pereda GejalaObat-obatan untuk mengatasi gejala flu sangat mudah di temukan di pasaran dan apotik. Anda bisa memilih jenis obat yang bisa mengatasi gejala yang Anda alami, seperti hidung tersumbat, batuk, demam, dan lainnya.Beberapa jenis obat yang bisa membantu meringankan gejala flu, seperti:Pereda nyeri untuk mengurangi demam, sakit kepala, dan nyeri tubuh. Misalnya ibuprofen dan asetaminofen.Dekongestan, obat ini dapat Anda konsumsi untuk membuka saluran hidung dan mengurangi tekanan pada sinus.Pereda batuk seperti dextromethorphan.Ekspektoran untuk membantu mengencerkan lendir kental dan bermanfaat untuk batuk basah yang menghasilkan lender.Antihistamin yang umumnya digunakan untuk melawan gejala alergi, serta memiliki efek sedatif untuk membantu Anda tidur.2. Konsultasi ke DokterFlu yang bertahan dalam waktu lama dapat mengindikasikan adanya komplikasi, karena itu Anda sangat dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan langsung ke dokter umum.Dalam hal ini, dokter umum di klinik Granostic dapat menjadi pilihan yang ideal untuk Anda. Dokter umum kami dapat membantu melakukan pemeriksaan yang menyeluruh, sehingga dapat memberikan pengobatan dan perawatan yang tepat sasaran. Dokter akan melakukan interview singkat tentang gejala yang ada, memeriksa fisik jika dibutuhkan dan akan melakukan pemeriksaan penunjang. Untuk memastikan diagnosa dan penyebabnya sehingga terapi yang diberiksan bisa tepat sasaran, Nantinya dokter akan memberikan tindakan yang sesuai seperti antivirus, antibiotik, anti alergi atau bahkan terapi lain yang memang dibutuhkan sesuai dengan analisa dan diagnosa dokter.Selain itu, klinik Granostic pun menyediakan layanan vaksin influenza yang dapat Anda akses dengan mudah lewat layanan call center dan bisa dilakukan di rumah.Penasaran? Langsung ajukan pertanyaanmu seputar layanan vaksin flu di Granostic dengan klik tombol di bawah ini, ya!Ditinjau Oleh:Dr. Aji WibowoSumber Referensi:WebMD. (n.d.). Why Your Cold Won’t Go Away. Diakses pada 2024.A.Vogel UK. (n.d.). 5 reasons your flu won't go away. Artikel ditulis oleh pakar kesehatan herbal, namun tidak mencantumkan dokter medis sebagai peninjau. Diakses pada 2024.ScienceDaily. (2010, May 27). Why some flu viruses are more deadly. Diakses pada 2024.Medical News Today. (2019, March 25). Why do I have the flu but no fever?. Diakses pada 2024.
Kenali Perbedaan Flu dan Pilek Agar Tak Salah Diagnosa
Ketika Anda batuk, bersin-bersin, merasa tak enak badan dan demam, bagaimana cara Anda mengetahui apakah kondisi tersebut termasuk flu atau pilek? Loh, bukannya flu dan pilek itu sama?Meski memiliki gejala yang mirip, flu dan pilek adalah dua kondisi yang berbeda. Flu dan pilek memiliki tingkat keparahan yang berbeda, sehingga pengobatan dan cara mengatasi gejalanya juga tidak sama.Memahami betapa pentingnya mengetahui perbedaan flu dan pilek ini, Granostic akan membagikan perbandingan gejala, durasi, cara mengatasi, dan pengobatan antara pilek dan flu di bawah ini.Yuk, baca sampai habis, Sobat!1. PenyebabPerbedaan flu dan pilek dapat dilihat dari jenis infeksi virus yang memicu gejala-gejala kondisinya. Berikut penjelasan lengkapnya!FluDisebut juga influenza, flu adalah infeksi pada hidung, tenggorokan, dan paru-paru, yang merupakan bagian dari sistem pernapasan. Flu terjadi karena infeksi virus influenza, bukan jenis virus yang lain. Kondisi ini sering terjadi pada bulan-bulan musim dingin, saat orang-orang memiliki kekebalan tubuh lebih lemah dan mudah terjangkit infeksi virus penyakit.PilekSama halnya dengan flu, pilek juga disebabkan oleh infeksi virus, namun variasinya lebih beragam seperti rhinovirus, parainfluenza, hingga virus korona musiman.2. GejalaSalah satu alasan mengapa pilek dan flu selalu disalahpahami sebagai kondisi yang sama adalah karena gejala mereka yang mirip. Nah, agar Sobat Granostic tidak lagi salah mengenali, berikut ini perbanding gejala flu dan pilek yang bisa Anda simak.FluAnda dapat merasakan gejala ringan hingga berat, serta dapat muncul secara tiba-tiba. Seseorang yang terkena flu pada umumnya akan merasakan beberapa gejala berikut ini:1. Demam tinggi (biasanya lebih dari 38°C)Flu dapat meningkatkan suhu tubuh secara tiba-tiba, yang bisa lebih dari 38°C. Demam timbul sebagai respon system imun terhadap infeksi virus, sehingga sangat umum terjadi Ketika Anda sedang flu.2. Sakit KepalaSelain demam, gejala lain saat flu juga menyebabkan sakit kepala. Penyebab timbulnya sakit kepala saat flu juga sangat beragam. Menurut Healthline.com, sakit kepala bisa terjadi akibat hidung tersumbat dan infeksi sinus. Sebab, saat hidung tersumbat rongga di sekitar hidung dan mata akan mengalami tekanan. Selain itu, jika selaput sinus membengkak karena infeksi atau peradangan, juga bisa menyebabkan nyeri di wajah dan kepala.Selain itu saat sakit flu, demam karena flu juga bisa membuat tubuh Anda dehidrasi dan stress. Keduanya bisa menimbulkan rasa sakit kepala.3. Nyeri Otot dan SendiSaat Anda terserang flu, sistem imun Anda akan bereaksi. Sistem ini bereaksi dengan melepaskan sel darah putih untuk melawan infeksi virus. Reaksi inilah yang kemudian menyebabkan peradangan, sehingga membuat otot dan sendi terasa nyeri dan pegal.4. Kelelahan ParahSeseorang yang terkena flu akan cenderung merasa lemah dan kelelahan, selama setidaknya 2 minggu atau lebih. Anda juga bisa saja merasa tiba-tiba sangat kelelahan.5. Batuk KeringFlu juga akan ditandai dengan batuk kering, yang bisa sangat menyakitkan dan jadi lebih parah. Karena itu, dokter biasanya akan menyarankan untuk menghindari makanan tinggi minyak, garam, atau bahan lain yang bisa memperburuk peradangan di tenggorokan Anda.6. Sakit TenggorokanSakit tenggorokan umumnya jadi tanda yang paling awal datang saat Anda akan terserang flu. Gejalanya akan dimulai dengan tenggorokan yang terasa gatal, lalu lama kelamaan menjadi sakit dan panas, yang membuat Anda ingin terus batuk.7. Hidung Meler atau Tersumbat (kurang umum dibanding pilek)Flu juga dapat disertai dengan gejala hidung tersumbat dan meler, akan tetapi kondisi ini tidak begitu umum terjadi, sangat berbeda dengan hidung tersumbat yang sangat umum dialami ketika pilek.8. MenggigilMeriang yang umumnya disertai dengan demam saat flu, merupakan reaksi normal tubuh Ketika menghadapi infeksi virus. Meski gejala ini bisa Anda atasi di rumah, jika meriang yang dialami sangat serius maka segera kunjungi dokter untuk mendapatkan perawatan yang tepat.9. Bisa menyebabkan komplikasi lebih serius, seperti pneumoniaBerbeda dengan pilek yang umumnya cenderung lebih ringan, flu dapat menyebabkan komplikasi lebih serius. Menurut Medical News Today, flu bahkan dapat menyebabkan kematian.Pada komplikasi flu sedang, seseorang dapat mengalami infeksi sinus dan telinga. Sementara pada kasus yang lebih serius, flu bisa menyebabkan pneumonia karena tubuh juga terinfeksi bakteri secara bersamaan.Melansir dari laman resmi UCLA Health, jenis komplikasi serius lain dari flu misalnya:radang jantung (miokarditis),radang otak (ensefalitis) atau jaringan otot (miositis, rabdomiolisis), dan kegagalan multiorgan (misalnya, gagal napas dan ginjal).PilekSama halnya dengan flu, pilek juga terjadi karena adanya infeksi virus pada hidung, sinus, tenggorokan, dan saluran pernapasan. Menurut Cleveland Clinic, ada lebih dari 200 jenis virus yang bisa memicu pilek.Saat sedang pilek, seseorang dapat mengalami beberapa gejala berikut ini:1. Hidung tersumbat atau melerHidung tersumbat atau meler merupakan gejala yang sangat umum terjadi ketika pilek. Menurut Cleveland Clinic, hidung tersumbat atau meler saat pilek menunjukkan bahwa sistem imun Anda sedang bekerja melawan virus. Meski begitu kondisi ini juga sangat umum terjadi Ketika Anda terpapar udara dingin atau allergen. Sehingga umumnya, hidung tersumbat dan meler tidak menunjukkan adanya infeksi atau kondisi Kesehatan yang serius.2. BersinSaat virus penyebab pilek menginfeksi sel-sel nasal, tubuh Anda akan merilis antiinflamator alami, seperti histamin. Ketika dirilis, histamin dapat menyebabkan pembuluh darah melebar dan bocor, sehingga kelenjar lendir akan mengeluarkan cairan. Inilah yang kemudian menyebabkan iritasi dan memicu rasa ingin bersin.3. Tenggorokan kering atau sakit ringan.Pilek juga dapat disertai dengan tenggorokan kering atau terasa sakit. Namun, berbeda dengan flu, rasa kering dan sakit pada tenggorokan saat pilek biasanya cukup ringan.4. Batuk ringan.Batuk ringan juga dapat menjadi salah satu gejala saat Anda mengalami pilek, yang dapat berlangsung selama dua minggu.5. Demam jarang terjadi atau hanya demam ringan (di bawah 38°C).Melansir dari WebMD.com, pada dasarnya saat pilek sangat jarang seseorang mengalami demam tinggi. Bila hal itu terjadi, maka ada indikasi Anda terserang influenza atau virus lain yang bisa menyebabkan gejala serupa.Namun, tidak menutup kemungkinan juga saat pilek Anda akan mengalami demam ringan, dengan suhu badan di bawah 38°C.6. Gejala lebih ringan dan tidak menyebabkan kelelahan yang parah.Salah satu pembeda pilek dan flu adalah tingkat keparahan gejalanya. Pada pilek gejala yang dialami cenderung lebih ringan dan tidak akan menyebabkan kelelahan parah. Apalagi umumnya seseorang yang pilek tidak akan mengalami demam, sehingga tidak merasa meriang, pegal, dan dehidrasi berlebihan.7. Tidak menyebabkan komplikasi serius.Pilek pada umumnya dapat sembuh dengan menurut Mayo Clinic, kebanyakan orang akan sembuh dari gejala pilek dalam 7–10 hari. Umumnya, Anda juga tidak akan membutuhkan pengobatan khusus untuk mengatasi pilek.Akan tetapi jika Anda mengalami gejala lain yang tampak mencurigakan, langsung periksakan keluhan Anda ke dokter umum klinik Granostic.Bersama dokter kami Anda dapat melakukan pemeriksaan kesehatan lengkap dan mendapatkan pengarahan perawatan yang tepat sasaran.3. Durasi PenyakitSetelah menyimak perbanding gejala flu dan pilek, dua kondisi kesehatan ini juga memiliki durasi yang berbeda. Berikut penjelasannya!FluMenurut artikel kesehatan yang dirilis oleh Penn Medicine, gejala flu bisa berlangsung selama 5–7 hari. Namun, kelelahan dan kelemahan dapat bertahan lebih lama, yakni hingga 2 minggu.PilekSementara itu pilek dapat berlangsung 7–10 hari, namun dapat bertahan hingga 2 minggu.4. Cara MengatasiFlu dan pilek memiliki gejala yang hampir mirip, namun durasi dan tingkat keparahannya cukup berbeda. Karena itu, perawatan yang diberikan saat flu dan pilek juga tidak sama.Berikut ini adalah cara mengatasi flu dan pilek yang bisa Anda pelajari, Sobat. Simak, ya!FluSaat mengalami flu, Sobat bisa menerapkan beberapa langkah di bawah ini untuk meredakan gejala dan mempercepat penyembuhannya.1. Istirahat yang cukup.Saat gejala-gejala flu tampak bermunculan, hal pertama yang harus Anda lakukan adalah beristirahat. Anda dapat mengambil cuti dari kantor atau sekolah, selama beberapa hari.Istirahat yang cukup akan membantu tubuh melawan infeksi virus, serta mempercepat proses pemulihan. Selain itu, dengan beristirahat di rumah, Anda juga dapat mengontrol penularan flu yang Anda alami. 2. Minum banyak cairan untuk mencegah dehidrasi.Saat terserang flu, tubuh rawan mengalami dehidrasi. Kondisi ini tak hanya membuat tubuh Anda terasa lemas dan lelah, namun juga membuat sakit kepala yang dialami jadi lebih buruk.Cukupi kebutuhan air dengan minum paling tidak 2 liter sehari. Selain dari air putih, Anda juga bisa menjaga hidrasi tubuh dengan makan makanan dengan kandungan air tinggi, sup, dan air kelapa.Hidrasi yang cukup juga akan membantu mengubah lendir kental yang menyumbat hidung, jadi lebih encer. Sehingga dapat Anda keluarkan dengan mudah.3. Obat antivirus oleh dokterSelanjutnya, cara mengatasi flu bisa dilakukan dengan mendapatkan obat antivirus dari dokter. Anda bisa memeriksakan kondisi kesehatan Anda ke dokter umum klinik Granostic, sehingga dapat memperoleh diagnosa yang akurat. Dokter umum klinik Granostic juga akan membantu meresepkan obat dan mengarahkan perawatan yang tepat sasaran untuk menangani flu Anda.4. Obat pereda gejala seperti parasetamol atau ibuprofen untuk mengatasi demam dan nyeri.Saat flu, gejala seperti demam, menggigil, dan sakit kepala sangatlah umum terjadi. Karena itu, Anda juga bisa mengonsumsi obat pereda nyeri seperti paracetamol dan ibuprofen. Kedua obat ini bisa Anda beli di apotik tanpa resep dari dokter.PilekTak jauh berbeda dari flu, Anda bisa menerapkan cara mengatasi gejala pilek di bawah ini:1. Minum air yang cukup.Memenuhi kebutuhan cairan tubuh adalah hal yang sangat penting ketika Anda sakit, termasuk saat mengalami pilek. Kebutuhan cairan juga dapat Anda penuhi dari buah dan sayur tinggi air, air lemon hangat, hingga sup.Menurut Mayo Clinic, minuman hangat baik dari sup, air putih, atau teh panas, akan membantu mencairkan lendir yang menyumbat hidung Anda.2. Gunakan humidifier atau mandi air hangat untuk meringankan hidung tersumbat.Selanjutnya, Anda juga bisa menggunakan humidifier atau mandi dengan air hangat untuk membuat hidung tersumbat jadi lebih baik. Menurut Medical News Today, mandi air panas dapat membantu mengencerkan dan membersihkan lendir di hidung maupun tenggorokan. Membiarkan air hangat dari shower mengalir di wajah juga dapat membantu meredakan tekanan sinus.3. Obat bebas seperti dekongestan, antihistamin, atau pereda nyeri ringan (parasetamol).Untuk meredakan gejala-gejala pilek lainnya, Anda bisa menggunakan obat yang dijual bebas seperti dekongestan, antihistamin, atau pereda nyeri ringan. Dekongestan adalah obat yang diformulasikan khusus untuk mengatasi masalah hidung tersumbat akibat pilek, flu, alergi, sinusitis, hingga bronchitis. Sementara antihistamin, akan membantu meredakan pilek karena gejala alergi.4. Istirahat cukup.Istirahat cukup merupakan langkah yang sangat penting ketika Anda terkena penyakit, seperti pilek. Terlebih pilek timbul karena adanya serangan virus, jadi menjaga tubuh Anda tetap dalam kondisi yang baik dengan istirahat yang cukup adalah hal penting.5. PengobatanPerbedaan flu dan pilek juga dapat dilihat dari pengobatannya, seperti dalam ulasan berikut ini:FluSaat terkena flu, pengobatan biasanya dilakukan untuk mengurangi gejala-gejalanya. Dokter akan memeriksa kondisi tubuh Anda, kemudian meresepkan obat antiviral baik berupa pil, bubuk, ataupun cair, yang dapat melawan flu di saluran pernapasan Anda.Selain itu, di klinik Granostic Anda juga dapat melakukan vaksinasi flu. Dikenal juga dengan nama flu shot, vaksinasi influenza ini dapat membantu melawan flu dengan mengajari tubuh Anda untuk memproduksi imun yang dapat melawan influenza.Selain memiliki harga yang terjangkau, vaksin influenza di klinik Granostic juga sangat mudah dilakukan karena adanya layanan homecare. Anda dan keluarga tidak perlu repot mengantri di klinik, tetapi cukup dengan mendaftar dan menjadwalkan vaksinasi influenza di rumah Anda.Mudah, kan? Langsung klik layanan Home Care untuk mulai berkonsultasi dengan tim medis klinik Granostic secara online!PilekSementara itu pilek umumnya memiliki gejala yang lebih ringan dari flu, sehingga tidak memerlukan pengobatan khusus. Akan tetapi, bila pilek yang diderita ternyata diiringi oleh gejala mencurigakan lain, Anda direkomendasikan untuk mengonsultasikannya dengan dokter umum secara langsung.Misalnya di klinik Granostic, Anda dapat memeriksakan kondisi kesehatan, lalu dokter akan melakukan pengecekan fisik, riwayat kesehatan, dan rangkaian tes medis lainnya untuk mendapatkan diagnosa yang akurat.Dari diagnosa tersebut, dokter akan meresepkan pengobatan dan memberikan arahan perawatan yang tepat sasaran.Tak hanya memeriksakan diri ketika sakit, Anda juga bisa menjadwalkan vaksin influenza bersama dokter-dokter berpengalaman klinik Granostic. Langsung hubungi kontak customer service untuk informasi lebih lanjut, atau klik Home Service untuk menjadwalkan layanan vaksin di rumah.
Cek Hasil Pemeriksaan Laboratorium Online Surabaya
Setelah prosedur pemeriksaan laboratorium yang panjang, banyak dari kita yang mungkin merasa lelah untuk kembali antri demi mengambil hasil pemeriksaan. Tapi tahukah Anda, kalau ada cara cek hasil pemeriksaan laboratorium tanpa antri di Surabaya?Berfokus untuk memberikan layanan yang nyaman dan efisien bagi para pasien, klinik Granostic hadir dengan operasional yang fungsional dan memudahkan.Mulai dari layanan home care yang membuat masyarakat dapat melakukan pemeriksaan dan perawatan kesehatan di rumah. Telekonsultasi yang memudahkan proses konsultasi dengan dokter lewat jarak jauh. Serta kemudahan untuk cek hasil pemeriksaan laboratorium tanpa antri melalui laman website resmi klinik Granostic.Bagaimana cara cek hasil pemeriksaan laboratorium di klinik Granostic Surabaya tanpa antri, berikut panduannya!Cek Hasil Lab Bisa Diakses Lewat Via Handphone Langkah mengecek hasil pemeriksaan laboratorium kesehatan di klinik Granostic sangatlah mudah. Anda tidak perlu datang langsung ke klinik kami, maupun repot-repot untuk mengantri dan mengurus administrasi lagi.Bahkan, Anda dapat mengaksesnya dengan mudah lewat handphone, tab, ataupun layar komputer Anda. Caranya juga sangat mudah, ikuti langkah berikut ini:Kunjungi situs resmi Granostic, yakni di laman granostic.com. Lemudian masuk menggunakan akun Anda, namun jika belum memiliki akun Anda bisa melakukan pendaftaran terlebih dahulu Dengan klik tombol “Registrasi Online” yang ada di pojok kiri atas. Tak ada syarat khusus yang merepotkan untuk pendaftaran ini, Anda hanya perlu menyiapkan KTP/SIM/KITAS/Passport untuk mengisi data diri.Selanjutnya lakukan pemesanan tes laboratorium yang Anda butuhkan melalui halaman yang telah disediakan.Setelah pemeriksaan dilakukan, Anda bisa menyimak hasil lab di halamanan profil Anda setelah tes selesai diproses.Hanya dengan empat langkah di atas, Sobat Granostic tak perlu lagi kesulitan mengatur jadwal dan antri untuk kembali ke klinik demi mengambil hasil lab yang diinginkan. Hal ini tentu saja akan jadi lebih efisien dan sangat cocok untuk seseorang dengan kesibukan tinggi.Kenapa Memilih Granostic?Klinik Granostic telah berpengalaman selama hampir 17 tahun dalam dunia medis, khususnya dalam pemeriksaan laboratorium kesehatan. Selain pengalaman yang panjang ini, ada beberapa alasan mengapa Anda harus memilih Granostic sebagai layanan kesehatan pilihan keluarga Anda, yakni:Teknologi ModernKlinik Granostic, sejak awal berdiri, selalu memberikan pelayanan terbaik dan menyeluruh pada masyarakat. Komitmen ini terus dijaga dan dikembangkan, misalnya melalui pembaharuan teknologi pemeriksaan untuk menjadi lebih mutakhir.Lewat teknologi modern ini pengecekan kesehatan akan berjalan lebih optimal dan efisien. Sebab hasilnya juga akan lebih akurat dan komprehensif, namun hasilnya juga keluar lebih cepat. Dengan begitu, pasien dapat mengakses hasil pemeriksaan dengan segera dan dokter bisa memberikan arahan serta penanganan secepat mungkin ketika ditemukannya masalah kesehatan tertentu.AksesibilitasKeunggulan lainnya dari klinik Granostic terletak pada aspek aksesibilitas. Granostic selalu berkonsentrasi pada kebutuhan, keamanan, dan kenyamanan pasien. Karenanya, aksesibilitas yang mudah dan gampang dijangkau sangatlah penting.Untuk memudahkan aksesibilitas ini, klinik Granostic memberikan beberapa layanan seperti:Home Service, yang memungkinkan pasien mendapatkan berbagai layanan kesehatan, mulai dari pemeriksaan dan perawatan medis, di rumah atau tempat tinggal mereka. Layanan ini akan memudahkan pasien dengan mobilitas terbatas untuk mendapatkan akses kesehatan yang memadai yang nyaman dan aman.Telekonsultasi, layanan ini memungkinkan masyarakat terhubung dengan dokter spesialis yang berpengalaman secara jarak jauh, lewat konsultasi online baik via panggilan suara maupun pesan. Hal ini juga akan mempermudah masyarakat mendapatkan konsultasi dan pengarahan medis dengan cepat dari manapun. Pendaftaran Online, untuk memudahkan pasien yang ingin konsultasi langsung di klinik Granostic, kami pun menyediakan pendaftaran online. Sehingga pasien tidak perlu kembali antri panjang di ruang administrasi, serta dapat datang sesuai dengan estimasi waktu pelayanan yang diberikan bersamaan dengan nomor antrian online yang didapatkan.Cek Hasil Kesehatan Online, tak hanya pendaftaran, Granostic pun memastikan akses hasil pemeriksaan ini mudah dijangkau oleh masyarakat lewat situs resmi kami. Selain itu, hasil pemeriksaan kesehatan ini pun akan dijamin keamanannya, sehingga tidak akan dapat diakses oleh orang lain atau disalahgunakan oleh pihak tidak bertanggung jawab.Paket Pemeriksaan Kesehatan dengan Harga Terjangkau, selanjutnya Granostic pun selalu menawarkan paket-paket pemeriksaan dengan harga yang relatif terjangkau. Namun pelayanan yang diberikan tetaplah sama efisien dan berkualitasnya.Layanan LengkapKlinik Granostic juga hadir dengan layanan kesehatan terlengkap, sehingga dapat memenuhi kebutuhan pemeriksaan medis masyarakat Surabaya dan sekitarnya. Beberapa layanan yang dimaksud antara lain:Pemeriksaan Laboratorium Lengkap, meliputi pemeriksaan kesehatan rutin, pemeriksaan fungsi organ tubuh, pemeriksaan penyakit, radiologi, USG, treadmill, EKG, thorax, dan pemeriksaan genetic.Layanan medical check up (MCU) perusahaan, dengan jenis pemeriksaan kesehatan bagi calon karyawan dan cek kesehatan berkala. Tujuannya untuk memeriksa Riwayat kesehatan calon karyawan dan karyawan, pemeriksaan lab dan non-lab, juga pemeriksaan fisik.Pemeriksaan kesehatan anak dan bayi, untuk memonitor kesehatan anak, mencegah infeksi penyakit, serta memaksimalkan pertumbuhan si Kecil agar lebih optimal.Pemeriksaan kesehatan untuk lansia, yang dilakukan secara rutin untuk menjaga kesehatan orang tua dan meningkatkan taraf kualitas hidup mereka.Selain itu, klinik laboratorium Granostic juga menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan untuk melengkapi persyaratan administratif. Misalnya persyaratan cek kesehatan untuk keberangkatan haji dan umrah, serta syarat pengajuan visa siswa ke luar negeri.Tenaga Medis ProfesionalKeunggulan lain dari klinik Granostic adalah tenaga medis profesional, sehingga dapat memberikan pelayanan terbaik pada masyarakat. Selain itu, berkat pengalaman yang panjang, dokter umum dan spesialis di klinik Granostic pun dapat membantu mendampingi pasien dengan maksimal selama proses pemeriksaan dan penanganan medis yang dilalui.Hal ini juga yang kemudian membuat pasien akan merasa lebih aman dan nyaman melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin. Sehingga kualitas hidup dan kesehatan masyarakat pun akan dapat tercapai dengan baik.Kenyamanan dan EfisiensiBagi klinik Granostic kenyamanan dan efisiensi pelayanan adalah hal yang sangat penting. Karena selama ini prosedur kesehatan selalu dianggap cukup rumit dan merepotkan bagi masyarakat, sehingga tak sedikit kemudian yang malas meluangkan waktu mereka untuk berobat.Klinik Granostic menjawab persoalan tersebut dengan memberikan pelayanan yang inovatif dengan aksesibilitas mudah. Tak hanya dapat melakukan pemeriksaan dan perawatan kesehatan langsung di klinik, pasien dapat mengakses kedua hal tersebut di rumah melalui layanan home care.Selain itu, dengan layanan telekonsultasi juga akan memudahkan pasien untuk terhubung dengan dokter dimanapun pasien berada.Nah, bagaimana? Setelah menyimak ulasan di atas, Anda pasti setuju kalau klinik Granostic sangatlah memudahkan Anda sebagai pasien, bukan?Untuk menjadwalkan konsultasi, Anda bisa langsung menghubungi nomor call center yang tersedia di halaman homepage. Atau, langsung klik tombol Home Service di bawah ini untuk mengakses layanan perawatan kesehatan dari rumah.
Laboratorium Medical Check Up Karyawan Perusahaan Surabaya
Menjaga agar lingkungan tempat kerja untuk tetap sehat dan bebas dari infeksi penyakit adalah hal yang sangat penting. Karenanya, Granostic hadir dengan layanan laboratorium medical check up untuk karyawan perusahaan, loh.Karyawan merupakan aset yang sangat penting dan krusial dalam mendukung kemajuan perusahaan. Karenanya, proses seleksi karyawan pun umumnya dilakukan dengan tepat agar dapat sesuai dengan kriteria posisi pekerjaan, juga sejalan dengan visi misi perusahaan.Salah satu bentuk kepedulian perusahaan pada karyawannya juga dapat melalui kegiatan cek kesehatan rutin yang dilaksanakan untuk para staf pekerja. Cek kesehatan rutin ini akan membantu memastikan kesehatan karyawan, menyimak kesesuaian beban kerja terhadap kemampuan fisik karyawan, juga sebagai langkah pencegahan dan penanggulangan masalah kesehatan tertentu.Untuk penjelasan lebih rinci, mari simak pentingnya medical check up bagi karyawan perusahaan lewat ulasan berikut ini:Pentingnya Medical Check Up bagi Karyawan PerusahaanProsedur medical check up (MCU) bagi karyawan perusahaan sendiri sangatlah penting, tak hanya bagi karyawan namun juga bagi perusahaan sendiri. Berikut penjelasan selengkapnya!1. Pemeriksaan Kesehatan bagi Calon KaryawanPentingnya MCU bagi calon karyawan adalah untuk mendeteksi gangguan kesehatan yang dimilikinya. Sehingga perusahaan dapat menjamin kesehatan lingkungan tempat kerja dari infeksi penyakit yang tidak diinginkan.Selain itu, dengan pemeriksaan kesehatan di awal seleksi, perusahaan dapat mengetahui bagaimana kemampuan fisik calon karyawan. Sehingga perusahaan dapat mengukur kemampuan karyawan dalam mengerjakan tugas sesuai jobdesk mereka nantinya.2. Pemeriksaan Kesehatan BerkalaTak hanya diterapkan untuk calon karyawan baru, pemeriksaan kesehatan yang dilakukan secara berkala juga sangat penting bagi perusahaan dan pekerja. Lewat prosedur MCU rutin ini, perusahaan dapat memonitor kondisi kesehatan dengan baik, mendeteksi dini terhadap gangguan kesehatan umum karyawan, juga mengantisipasi gangguan kesehatan yang berhubungan dengan pekerjaan agar tidak berkembang ke dalam tahap yang lebih serius.Jenis Pemeriksaan pada Layanan MCU PerusahaanMemahami bagaimana nilai fungsi dan pentingnya tes kesehatan karyawan ini, klinik Granostic memberikan jenis pemeriksaan lengkap untuk paket MCU perusahaan, yang meliputi:1. Pemeriksaan Riwayat KesehatanLayanan MCU perusahaan yang pertama adalah pemeriksaan riwayat kesehatan, yang dilakukan dengan metode wawancara dan cek fisik karyawan. Pemeriksaan riwayat kesehatan ini penting dilakukan untuk memeriksa beberapa kondisi berikut:adanya penyakit atau kondisi medis terentu di masa lalu dan saat inipernah menjalani prosedur medis atau operasi sebelumnya ataukah tidakjenis imunisasi atau vaksinasi yang pernah dilakukan oleh calon karyawanjenis obat-obatan, vitamin, mineral, dan herbal yang pernah dan sedang dikonsumsikeberadaan tanda-tanda dan gejala pada tubuh calon karyawan saat iniinformasi mengenai gaya hidup, seperti kebiasaan olahraga, merokok dan konsumsi alcohol, Riwayat seksual dan reproduksi, serta pola makan.riwayat kesehatan keluarga 2. Pemeriksaan LaboratoriumSetelah pemeriksaan riwayat kesehatan, dokter pun akan melanjutkan pemeriksaan laboratorium pada prosedur MCU perusahaan. Pemeriksaan laboratorium ini dilakukan dengan memeriksa sampel biologis dari calon karyawan seperti darah, urine, dan tinja.Tes sampel darah, digunakan untuk menghitung jumlah sel darah, gula darah kolesterol, zat Kimia penanda fungsi organ, hingga fungsi dari organ hati dan ginjal.Tes urine, yang bertujuan untuk mendeteksi infeksi saluran kemih, adanya zat-zat Kimia tertentu dalam diri calon karyawan, penyakit ginjal, juga gangguan hati.Tes tinja, pemeriksaan ini dilakukan untuk mendeteksi adanya gangguan pencernaan pada karyawan.3. Pemeriksaan Non-LaboratoriumPemeriksaan non-laboratorium adalah jenis pemeriksaan yang dilakukan untuk menunjang diagnosis yang dilakukan oleh dokter. Beberapa jenis pemeriksaan non-laboratorium yang dapat Anda peroleh di layanan MCU perusahaan klinik Granostic misalnya:RontgenMerupakan prosedur kesehatan yang menggunakan sinar X untuk menampilkan visualisasi atau gambar organ dalam pada area tubuh tertentu. Penggunaan rontgen umumnya untuk memeriksa patah tulang, yang sangat penting untuk mendeteksi kondisi tubuh karyawan dan mencegah adanya kecelakaan kerja di perusahaan.Selain itu ada juga jenis rontgen lain yang memiliki fungsi spesifik, seperti rontgen dada untuk menyimak kesehatan dan mendeteksi dini masalah kardiovaskular. Juga ada mammogram, yang digunakan untuk mendeteksi dini kanker payudara pada perempuan.AudiometriSementara itu, pemeriksaan audiometri merupakan jenis pemeriksaan yang dilakukan untuk mengetahui fungsi pendengaran calon karyawan. Caranya dengan mendengarkan suara, nada, atau frekuensi tertentu.Lewat pemeriksaan ini, Anda jadi memahami apakah terjadi gangguan pendengaran pada karyawan jika dihadapkan pada jenis pekerjaan yang rentan menimbulkan gangguan pendengaran. SpirometriSelanjutnya adalah spirometri, yang merupakan pemeriksaan untuk menyimak fungsi paru-paru. Lewat pemeriksaan ini, dokter dapat menilai jumlah Udara yang dapat dihirup dan dihembuskan paru dalam satuan mililiter, serta arus Udara paru dalam satuan mililiter per detik. Pemeriksaan ini sangat penting untuk menjaga dan menganalisis keadaan karyawan, juga mencegah terjadinya penyebaran infeksi pernapasan tertentu. Selain itu, pemeriksaan spirometri juga penting dilakukan oleh perusahaan rokok, cat, dan sejenisnya yang sangat rentan menyebabkan gangguan pada paru dan sistem pernapasan lainnya.EKGElektrokardiogram (EKG) merupakan jenis pemeriksaan kesehatan jantung, yang juga membantu mengetahui bagaimana kondisi organ jantung karyawan. Selain sebagai langkah monitor kesehatan, pemeriksaan EKG juga sangat penting dilakukan perusahaan untuk menganalisis kemampuan fisik karyawan dan mencegah kecelakaan kerja di masa mendatang.4. Pemeriksaan FisikSelanjutnya, prosedur MCU perusahaan juga memungkinkan adanya pemeriksaan fisik. Di mana tenaga medis ahli akan memeriksa kondisi fisik calon karyawan dan karyawan perusaahaan.Pemeriksaan fisik juga dilakukan secara lengkap mulai dari ujung kepala hingga ujung kaki. Sehingga diperoleh hasil pemeriksaan yang komprehensif dan akurat, yang akan membantu perusahaan untuk meningkatkan keamanan kerja dan kesesuaian beban kerja dengan kemampuan fisik karyawan. Keunggulan Granostic untuk MCU PerusahaanTak hanya memiliki prosedur pelayanan pemeriksaan lengkap, klinik Granostic pun memiliki keunggulan lain dalam pelaksanaan MCU perusahaan, yakni:Fasilitas Modern dan Tenaga AhliBerkomitmen untuk memberikan layanan kesehatan terbaik bagi masyarakat, klinik Granostic memiliki fasilitas modern dan tenaga medis ahli. Sehingga prosedur cek kesehatan karyawan, yang umumnya dilakukan secara on-site, dapat terlaksana dengan efisien dan menunjukkan hasil yang akurat.Layanan Sesuai StandarGranostic pun menghadirkan layanan kesehatan sesuai standar dan kebutuhan perusahaan. Sehingga baik perusahaan maupun karyawan dapat memperoleh manfaat maksimal dari kegiatan medical check up rutin yang dilakukan.Selain itu, selama tes kesehatan berlangsung, karyawan dapat melakukan konsultasi bersama tim medis dan dokter ahli yang turut mengawasi proses MCU perusahaan tersebut. Sehingga karyawan dapat memperoleh edukasi dan mengetahui dengan baik kondisi tubuh mereka.Nah, Sobat itu adalah penjelasan mengenai medical check up perusahaan, mulai dari pentingnya, jenis layanan, hingga keunggulan menggunakan layanan klinik Granostic.Sebagai klinik dan laboratorium kesehatan yang berpengalaman sejak tahun 2007, klinik Granostic selalu berkomitmen untuk memberikan pemeriksaan komprehensif dan akurat pada masyarakat. Selain itu, kami juga selalu meningkatkan kualitas pelayanan, memberikan inovasi-inovasi terbaru, yang dapat membuat masyarakat selalu nyaman dan merasa aman memeriksakan kesehatan dirinya bersama Granostic.Tertarik untuk menggunakan layanan MCU perusahaan dan karyawan dari Granostic? Langsung hubungi call center untuk melakukan penjadwalan pemeriksaan, ya!
Klinik Laboratorium Medical Check Up Surabaya
Ingin tes kesehatan di klinik terdekat dari rumah yang menyediakan layanan lengkap dan efisien? Well, klinik laboratorium medical check up Granostic di Surabaya bisa jadi pilihan Anda, Sobat!Medical check up atau tes kesehatan sangatlah penting dilakukan secara rutin untuk mengetahui kondisi tubuh dan mengantisipasi adanya penyakit. Prosedur tes Kesehatan ini dapat menilai kondisi berbagai organ tubuh melalui beragam tes. Misalnya dengan mengecek urin, gula darah, fungsi ginjal, dan kadar kolesterol dalam tubuh.Sehingga dokter dapat memperoleh hasil diagnosis yang akurat, serta dapat mampu mendeteksi adanya masalah dan segera merekomendasikan penanganan yang tepat secepat mungkin.Klinik laboratorium Granostik menyediakan layanan medical check up lengkap, yang dapat diakses dengan mudah oleh warga Surabaya. Bersama tim medis yang handal dan profesional, klinik laboratorium Granostic memenuhi layanan tes Kesehatan yang komprehensif secara akurat dan cepat, dengan pelayanan yang efisien dan nyaman.Tertarik menggunakan layanan medical check up di klinik laboratorium Granostic di Surabaya? Layanan Medical Check Up di Granostic SurabayaLayanan medical check up di Granostic Surabaya dikategorikan ke dalam paket-paket praktis, yang memudahkan pasien untuk memilih jenis yang paling sesuai dengan kebutuhan mereka.Di bawah ini adalah 4 jenis paket layanan medical check up di Granostic Surabaya. Apa aja?1. Medical Check-Up Basic - StandardMerupakan jenis rangkaian tes kesehatan dasar, yang cocok untuk digunakan sebagai tes rutin tiap 1–2 tahun sekali. Pemeriksaan Kesehatan dalam paket MCU Basic ini pun sudah sangat lengkap meliputi:Pemeriksaan fisik oleh dokter umum.Glukosa darah puasaGlukosa darah 2JPPCek Kolesterol TotalCek kolesterol HDLCek Kolesterol LDLTrigliseridaPemeriksaan SGOT/ASTPemeriksaan SGPT/ALTPemeriksaan Asam UratTes BUN/UreumTes Kadar Kreatinindan Tes eGFR.Konsultasi dengan dokter.Rangkaian tes kesehatan di atas, akan mampu membantu Anda memahami kondisi kesehatan tubuh secara menyeluruh. Serta mengetahui bagaimana fungsi organ tubuh seperti hati, ginjal, dan jantung bekerja.2. Medical Check Up PremiumSelanjutnya adalah paket medical check up premium, yang memiliki layanan lebih lengkap, sehingga pemeriksaan pun jadi lebih menyeluruh dan komprehensif.Jenis paket MCU ini sangat cocok untuk Anda yang ingin memeriksa kondisi Kesehatan tubuh dan keluarga secara lengkap, ataupun memeriksakan lansia dengan indikasi masalah Kesehatan tertentu.Pemeriksaan kesehatan dengan paket premium ini, memiliki sejumlah layanan, seperti: Pemeriksaan fisik oleh dokter umum.Glukosa darah puasaGlukosa darah 2JPPCek Kolesterol TotalCek kolesterol HDLCek Kolesterol LDLTrigliseridaPemeriksaan SGOT/ASTPemeriksaan SGPT/ALTPemeriksaan Asam UratTes BUN/UreumTes Kadar Kreatinindan Tes eGFR.Konsultasi dengan dokter.Cek kesehatan menggunakan paket MCU premium ini akan memberikan hasil yang lebih komprehensif, khususnya untuk mengetahui bagaimana kondisi organ dalam tubuh. Sebab dalam prosedurnya pun punya lebih banyak tindakan pemeriksaan untuk kesehatan organ, seperti pemeriksaan thorax (rontgen dada).Selain itu, lewat paket ini, Anda juga dapat berkonsultasi dengan dokter Granostic, untuk mendiskusikan hasil pemeriksaan yang Anda lakukan. Bersama dokter Anda dapat bertanya atau meminta edukasi mengenai cara merawat kesehatan tubuh Anda.Konsultasi ini pun dapat Anda lakukan secara langsung atau melalui telekomunikasi yang dapat Anda akses secara online. 3. Pemeriksaan Laboratorium LengkapKlinik laboratorium Granostic pun menyediakan pilihan pemeriksaan laboratorium lengkap, sangat cocok untuk Anda yang memiliki indikasi masalah pada organ dalam dan ingin memantau kesehatan tubuh dengan lebih komprehensif.Dengan pengalaman selama 17 tahun dalam menyelenggarakan layanan laboratorium, Granostic dapat memberikan layanan pemeriksaan yang lengkap, kredibel, dan akurat untuk memenuhi kebutuhan Anda.Adapun layanan laboratorium yang dapat Anda akses di klinik laboratorium Granostic adalah;Tes Kesehatan (medical check up).Pemeriksaan Organ Tubuh, yang meliputi pemeriksaan jantung, hati, paru-paru, dan ginjal.Pemeriksaan Penyakit, mulai dari pemeriksaan diabetes, hipertensi, dan kolesterol.Pemeriksaan USGPemeriksaan X-Ray atau RontgenPemeriksaan EKG.Pemeriksaan Thorax atau Rontgen Dada.Pemeriksaan Genetik.Pemeriksaan spirometriPemeriksaan audiometriPemeriksaan stress test (treadmill)Konsultasi dengan Dokter.4. Home Care dan Layanan On-SiteSalah satu layanan unggulan lain dari klinik dan laboratorium Granostic adalah home care dan layanan on-site. Layanan home care medical check up klinik Granostic ini memungkinkan prosedur tes kesehatan dilakukan di rumah pasien. Sehingga pasien dapat lebih nyaman untuk melakukan prosedur tes kesehatan yang mereka inginkan.Selain itu, layanan home care ini sangat cocok untuk pasien dengan mobilitas yang terbatas. Misalnya tidak mampu berjalan atau menggerakkan tubuh dengan baik karena penyakit tertentu, atau karena kesibukan yang tinggi dan hanya memiliki waktu luang yang terbatas.Sementara itu, layanan on-site merupakan pemeriksaan Kesehatan yang dilakukan secara bersamaan dalam jumlah peserta yang banyak. Layanan ini biasanya digunakan oleh perusahaan-perusahaan untuk mengecek kesehatan karyawannya. Pengalaman Medical Check Up di GranosticSebagai penyedia layanan kesehatan Utama di kota Surabaya, klinik laboratorium Granostic telah memiliki pengalaman yang panjang. Berdiri sejak tahun 2007, klinik laboratorium Granostic telah memenuhi kebutuhan mayarakat akan layanan kesehatan terpercaya, dengan pemeriksaan laboratorium yang komprehensif dan akurat.Berkat kompetensi tim medis yang kami miliki dan teknologi canggih di laboratorium klinik Granostic, hasil pemeriksaan dapat keluar lebih cepat dan mempermudah diagnosis oleh dokter.Selain itu, Granostic juga menjadi salah satu pelopor laboratorium mikrobiologi swasta di Surabaya. Granostic pun menjadi salah satu pusat rujukan pemeriksaan mikrobiologi dan kultur bakteri bagi rumah sakit dan laboratorium lainnya.Keunggulan GranosticSelain paket layanan medical check up yang lengkap, klinik laboratorium Granostic juga memiliki beragam keunggulan, seperti:1. Teknologi ModernBerpengalaman sejak tahun 2007 dalam bidang pemeriksaan laboratorium, klinik Granostic selalu berusaha memberikan inovasi terbaik dan pelayanan unggulan bagi pasien yang datang. Salah satunya adalah memperbaharui teknologi yang digunakan dalam pemeriksaan kesehatan tersebut untuk jadi lebih modern.Penggunaan teknologi termutakhir ini akan memberikan diagnosis kesehatan yang lebih akurat dan cepat. Sehingga penanganan kesehatan setelah proses diagnosis juga akan lebih efektif dan efisien.2. Tenaga Medis BerpengalamanSelain pada alat dan teknologi termutakhir, klinik laboratorium Granostic pun dikelola oleh tenaga medis berpengalaman. Sehingga tak hanya dapat membantu mendampingi Anda selama prosedur pemeriksaan dengan baik, namun juga mampu memberikan rasa aman dan nyaman pada Anda.Mengingat, proses pemeriksaan kesehatan ini bisa jadi menakutkan untuk sebagian besar orang. Maka pendampingan dari tim medis yang kompeten dan handal akan membantu membuat pasien merasa lebih aman.Tak hanya itu, kami juga memiliki dokter-dokter spesialis yang berpengalaman di bidang keahlian mereka. Sehingga dapat membantu memberikan diagnosis yang akurat, edukasi dan arahan penangan medis yang tepat sasaran.3. Layanan yang FleksibelKlinik Granostic memiliki layanan yang sangat fleksibel, misalnya layanan laboratorium yang buka selama 24 jam, cocok untuk para entrepreneur yang memiliki jadwal harian padat dan hanya memiliki waktu luang pada jam-jam tertentu saja.Selain itu, dengan jenis-jenis paket MCU yang ada, masyarakat bisa memilih jenis layanan mana yang paling cocok dengan kebutuhan mereka. Pemeriksaan kesehatan ini pun dapat diakses dengan layanan home care, yang membuatnya makin terasa lebih fleksibel dan memudahkan Anda.Nah, Sobat, setelah menyimak jenis layanan medical check up apa saja yang dapat Anda akses, serta keunggulan dari klinik laboratorium Granostic di atas, apakah Anda tertarik untuk menggunakan layanan kesehatan kami?Untuk mendaftarkan pemeriksaan kesehatan, Anda dapat langsung menghubungi call center atau langsung klik tombol Home Service di bawah untuk layanan pemeriksaan kesehatan di rumah.Yuk, jaga kesehatan diri dan keluarga Anda bersama klinik dan laboratorium Granostic di Surabaya!
Home Service
Loading
Toast Message