Home Care dan Penanganan Luka Bakar di Surabaya

Selain memberikan pertolongan pertama dan pengobatan yang tepat, merawat luka bakar dalam proses penyembuhannya juga tak kalah penting. Apalagi kalau luka bakar yang dialami termasuk dalam tingkatan yang parah. Anda dapat menggunakan layanan home care dan penanganan luka bakar dari tenaga medis ahli di Surabaya. Bagaimana caranya?
Sebelum membahas penanganannya, luka bakar ini pada dasarnya dibagi menjadi tiga derajat yang berbeda, bergantung pada tingkat keparahannya. Mulai dari yang hanya melukai lapisan epidermis, kemudian yang melukai epidermis dan dermis, hingga yang melukai lapisan lemak dan bisa menghancurkan saraf serta menyebabkan mati rasa.
Semua luka bakar ini perlu perawatan yang tepat sesuai tingkat keparahannya, sehingga dapat sembuh dengan cepat dan tak menimbulkan bekas pada kulit.
Namun sebelum itu, mari bahas dulu apa saja yang menyebabkan seseorang memiliki luka bakar di bawah ini.
Penyebab Luka Bakar
Luka bakar dapat terjadi pada siapapun, baik pada anak-anak maupun orang dewasa. Secara garis besar, penyebab luka bakar dapat dibagi ke dalam empat jenis berikut ini:
1. Luka Bakar Panas
Disebut juga dengan istilah luka bakar termal, jenis ini disebabkan oleh paparan atau kontak dengan api, cairan panas, atau objek-objek bersuhu tinggi lainnya.
Penyebab paling sering dari luka bakar panas karena terpajan dengan suhu panas, seperti terbakar api secara langsung atau terkena permukaan logam yang panas.
2. Luka Bakar Kimia
Sesuai dengan Namanya, luka bakar ini disebabkan karena kontak zat Kimia dengan jaringan kulit, misalnya asam atau basa yang sangat kuat.
Konsentrasi zat Kimia, lama kontak, dan banyaknya jaringan yang terpapar akan menentukan luasnya luka bakar karena zat kimia tersebut.
Bahkan, luka bakar kimiawi ini bisa terjadi ketika kulit bersentuhan dengan zat-zat pembersih perabot rumah tangga dan berbagai zat kimia yang digunakan dalam bidang industri, pertanian, dan militer.
3. Luka Bakar Listrik
Selanjutnya, luka bakar ini disebabkan oleh sengatan listrik. Berat ringannya luka bakar listrik ini dipengaruhi oleh lamanya kontak, tingginya voltage, dan cara gelombang elektrik tersebut mengenai tubuh pasien.
Luka bakar ini pun cenderung lebih serius, meskipun pada bagian lukanya tidak begitu terlihat pada bagian permukaan kulit.
4. Luka Bakar Radiasi
Jenis luka ini disebabkan oleh paparan dengan sumber radioaktif. Tipe luka bakar ini juga seringkali berhubungan dengan penggunaan radiasi ion pada industri atau dari sumber radiasi untuk keperluan terapeutik pada dunia kedokteran.
Bahkan luka bakar karena paparan sinar matahari juga termasuk dalam jenis luka bakar radiasi. Luka bakar karena sinar matahari ini juga disebut sebagai sunburn.
Penanganan Pertama Luka Bakar
Setelah menyimak apa saja penyebab luka bakar di atas, Anda juga perlu mengetahui bagaimana penanganan pertama luka bakar yang tepat. Berikut penjelasannya, Safeian!
1. Pendinginan Luka
Langkah pertama dalam penanganan luka bakar adalah pendinginan. Namun, jangan gunakan pasta gigi atau es batu untuk mendinginkan luka. Ini karena, luka bakar yang lebih dalam akan terjadi ketika Anda menggunakan suhu yang terlalu dingin langsung pada kulit yang melepuh.
Melansir dari laman Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Anda bisa menuangkan air mengalir suhu ruangan pada area yang terbakar selama 15 menit.
Selain itu, Anda juga bisa merendam area yang terbakar ke dalam air, hingga rasa nyeri atau panas pada kulit terasa mereda.
Namun, jika Anda tidak memiliki air mengalir dan luka bakar terdapat pada area yang tidak mungkin dilakukan perendaman, maka Anda bisa menggunakan metode kompres.
2. Lindungi Luka
Setelah itu, Anda bisa melindungi luka bakar dari menggunakan kain bersih atau perban steril. Hal ini diperlukan untuk mencegah bagian kulit yang melepuh secara tak sengaja bergesekan dengan benda lain, kemudian menyebabkan luka sobek dan memperparah kondisinya.
Selain itu, penutupan luka juga mencegah adanya infeksi bakteri dan kuman pada area terbuka.
3. Hindari Pecahan Lepuhan
Kulit yang melepuh akibat luka bakar bisa menimbulkan gelembung pada area yang sama. Pastikan untuk tidak memecah gelembung lepuhan tersebut, karena dapat menimbulkan rasa nyeri dan infeksi luka.
4. Segera Dapatkan Pertolongan Medis
Setelah menerapkan ketiga pertolongan pertama di atas dengan baik, Anda juga perlu membawa luka bakar yang Anda alami ke dokter untuk mendapatkan pertolongan medis. Langkah ini juga sangatlah penting bila luka bakar yang terjadi cukup besar dan dalam, berasal dari sengatan listrik, dari paparan zat kimia, serta dapat dialami bagian tertentu, misanyal bagian mata, pernapasan, kelamin, dan sebagainya.
Lewat prosedur penanganan medis, dokter akan membantu menganalisa bagaimana tingkat keparahan luka, kemudian memberikan arahan dan resep yang tepat sesuai dengan kondisi luka tersebut.
Sehingga proses penyembuhan dan pemulihan luka bakar yang Anda alami pun akan jadi lebih cepat, serta meminimalisir adanya bekas pada permukaan kulit.
Perawatan Lanjutan Luka Bakar di Home Care Klinik Granostic
Sobat Granostic, Anda pasti memahami bahwa merawat luka bakar tak boleh dilakukan secara sembarangan. Seberapa pun kecil luka yang Anda alami, jika tidak diperhatikan dengan baik, luka tersebut akan justru sembuh lebih lama dan meninggalkan bekas yang mengganggu.
Kabar baiknya, Klinik Granostic hadir dengan layanan home care perawatan lanjutan luka bakar yang cocok untuk warga Surabaya dan sekitarnya.
Lewat layanan home care luka bakar Klinik Granostic, pasien bisa mengakses perawatan medis untuk luka mereka dengan bantuan tenaga profesional langsung dari rumah.
Nah, kira-kira jenis perawatan lanjutan seperti apa sih yang ada di Klinik Granostic? Berikut penjelasannya!
1. Pembersihan Luka Secara Berkala
Pembersihan luka bakar tidak bisa dilakukan sembarangan, melainkan perlu dilakukan dengan lembut untuk mencegah adanya cedera pada lapisan di Bawah epidermis selama proses regenerasi.
Sementara itu, jika luka bakar terkontaminasi, maka perlu dilakukan pembersihan luka bakar secara agresif untuk menghilangkan lapisan biofilm pada luka.
Nah, bagi seseorang yang awam terhadap prosedur medis, tentu hal ini tidak bisa dilakukan sendiri. Apalagi jika area luka bakar luas dan dalam. Anda membutuhkan tenaga Kesehatan profesional untuk merawat luka bakar tersebut.
Inilah peran Klinik Granostic, yang memiliki tim medis andal dan berpengalaman di bidang perawatan luka, termasuk luka bakar. Lewat layanan home care kami, perawatan luka pun dapat dilakukan di rumah pasien.
2. Penggunaan Salep atau Gel Khusus Luka Bakar
Setelah proses pembersihan luka, prosedur perawatan lanjutan luka bakar akan dilanjutkan dengan pemberian salep atau gel khusus luka bakar.
Dokter akan meresepkan obat luka bakar sesuai dengan tingkat keparahan dan kondisi injuri yang dialami pasien. Secara umum terdapat berbagai jenis salep atau obat topikal untuk membantu meredakan luka bakar.
Pada luka bakar derajat satu, Anda bisa menggunakan gel lidokain atau krim lidah buaya untuk menenangkan kulit. Kemudian menambahkan salep antibiotic dan membalutnya dengan kasa longgar.
Sementara pada luka bakar derajat dua, tiga, dan empat yang lebih dalam, membutuhkan bantuan dari tenaga medis. Karena memerlukan kombinasi antibiotik, pereda nyeri, dan teknik pembalutan luka yang tepat.
Klinik Granostic pun dapat menangani masalah ini untuk Anda. Dengan bantuan perawat profesional dan pengawasan langsung dari dokter, kami dapat memberikan obat dan salep sesuai dengan kondisi luka bakar yang dialami. Sehingga perawatan dan penyembuhan luka bakar pun bisa lebih optimal.
3. Pengelolaan Nyeri dan Infeksi
Luka bakar dapat menimbulkan rasa nyeri yang luar biasa, kulit kemerahan dan mengelupas, pembengkakan, serta perubahan warna kulit.
Pada kasus luka bakar dengan derajat 3 dan 4, Anda mungkin bahkan sudah tidak bisa merasakan nyeri. Ini karena terjadi kerusakan yang parah pada saraf-saraf di bawah lapisan lemak yang terbakar.
Pengelolaan rasa nyeri ini bisa menggunakan obat oral, sehingga mampu meredam rasa sakit yang dirasakan. Selain itu, juga akan dilakukan perawatan intensif untuk mencegah infeksi pada luka yang terbuka.
Melansir dari Alomedika.com, pada luka bakar dalam dapat digunakan salep antimicrobial sesuai dengan pola kuman untuk mencegah infeksi mikroorganisme pada luka. Obat topikal yang dapat digunakan ini mencakup perak sulfadiazine dan krim gentamicin.
Selain menggunakan jenis salep sesuai yang telah diresepkan oleh dokter, proses pemberiannya juga perlu diperhatikan. Anda harus memastikan tangan dan luka dalam kondisi bersih, sehingga meminimalisir terjadinya infeksi.
Tenaga kesehatan ahli Klinik Granostic telah berpengalaman dalam penanganan luka bakar, karenanya kami dapat memberikan perawatan dan pengelolaan rasa nyeri maupun infeksi pada luka.
Prosedur yang dilakukan bersama profesional juga akan membuat prosesnya berjalan lebih efisien, serta meminimalisir rasa tak nyaman yang mungkin dialami pasien selama prosesnya.
4. Perawatan Jaringan Luka dan Pencegahan Bekas Luka
Langkah selanjutnya adalah perawatan jaringan luka dan pencegahan bekas. Seperti yang Anda tahu, luka bakar umumnya dapat memberikan bekas di kulit, sekecil apapun luka yang dialami.
Karena itu, perawatan jaringan luka ini sangat diperlukan untuk mencegah adanya bekas luka bakar di kulit. Pada luka bakar dalam, bekas mungkin tidak bisa dihindari, akan tetapi tingkat keparahannya dapat diminimalisir dengan perawatan yang tepat.
Lewat layanan home care perawatan luka bakar klinik Granostic, Anda bisa mendapatkan pelayanan profesional tersebut.
5. Pemantauan Berkala oleh Tenaga Medis dari Klinik Granostic
Tak hanya datang untuk merawat kemudian kembali begitu saja, layanan home care untuk luka bakar di Klinik Granostic juga bertujuan untuk memberikan pemantauan kondisi pasien secara berkala.
Dokter akan menyimak bagaimana perkembangan pemulihan luka, serta selalu memperbarui obat yang diresepkan sesuai dengan perkembangan tersebut. Sehingga jalannya pengobatan akan dapat dipastikan berjalan dengan baik, serta mencegah adanya infeksi atau komplikasi pada luka bakar pasien.
Klinik Granostic sendiri berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik dan profesional pada pasien. Sehingga pasien dapat terbebas dari penyakit yang diderita, serta meningkatkan kualitas taraf hidup mereka dengan lebih baik.
Karenanya, setiap prosedur medis selalu dilakukan dengan kehati-hatian dan lewat pengamatan yang cermat terhadap kondisi pasien. Begitu pula pada perekrutan staf dan kecanggihan teknologi yang disediakan, yang dilakukan untuk membantu pasien agar dapat mengakses layanan kesehatan berkualitas.
Layanan home care perawatan luka bakar lanjutan di Klinik Granostic ini misalnya, yang dapat diakses dengan mudah hanya dengan aplikasi chatting online. Pasien tak perlu kerepotan ke rumah sakit, karena tim medis Klinik Granostic yang akan menghampiri ke rumah.
Pelayanan yang diberikan pun dijamin profesional dan diawasi langsung oleh dokter. Sehingga pasien dapat segera pulih dan melanjutkan aktivitas harian mereka dengan baik.
Lantas bagaimana cara menggunakan layanan home care perawatan luka bakar Klinik Granostic ini? Anda bisa langsung klik tombol di bawah, ya!

