Jl. Dharmahusada No.146, Mojo, Kec. Gubeng, Kota SBY, Jawa Timur 60285

Apa Saja Penanganan Tepat Untuk Hepatitis Akut?

penanganan hepatitis akut

Berdasarkan tingkat keparahannya, hepatitis terbagi menjadi dua jenis yakni akut dan kronis. Keduanya memiliki karakteristik, dampak, serta cara penanganan yang berbeda. Lantas tahukah Anda, apa saja penanganan yang tepat untuk hepatitis akut tersebut?
Sebelumnya, hepatitis akut merupakan kondisi di mana terjadi peradangan pada organ hati, akibat infeksi virus dan berbagai faktor lainnya. Akan tetapi, hepatitis akut berbeda dengan hepatitis kronis, khususnya dari durasi perkembangannya.
Hepatitis kronis dapat berkembang dalam jangka waktu yang lebih lama, sedangkan hepatitis akut terjadi secara tiba-tiba. Namun, hepatitis akut juga dapat berlangsung dalam jangka waktu singkat.
Karenanya, dari segi dampak untuk Kesehatan dan penanganannya pun berbeda dari hepatitis kronis, yang lebih serius.
Nah, untuk penanganan hepatitis akut ini kita juga bisa membedakannya sesuai dengan tipe virus penginfeksinya. Sebab, salah satu sifat hepatitis adalah tidak adanya perubahan dari tipe virus menjadi virus yang lain.
Misalnya, Anda terinfeksi hepatitis B, virus ini tidak akan ‘berkembang menjadi’ virus hepatitis C. Perkembangan yang dimaksud adalah dari stage akut ke kronis.
Berikut penjelasan lebih lengkapnya, Sobat!

Hepatitis A 

Disebabkan oleh infeksi virus hepatitis A, jenis penyakit hepatitis ini sangat jarang mengalami pengembangan dari akut ke kronis. Namun tetap ada kemungkinan terjadinya komplikasi dan memerlukan penanganan yang tepat sejak awal terinfeksi.
Nah, berikut ini adalah beberapa tindakan perawatan hepatitis A akut yang umumnya diterapkan pada upaya pengobatannya:

1. Istirahat 

Berbagai ahli Kesehatan menyebutkan bahwa istirahat yang cukup adalah Langkah yang paling ideal untuk penderita hepatitis akut. Sebab secara umum, hepatitis A akut dapat sembuh dengan sendirinya, namun pasien juga harus menjaga kondisi tubuh agar stabil dengan beristirahat yang cukup.

2. Hidrasi 

Selanjutnya, penanganan hepatitis A akut adalah memastikan kebutuhan cairan dalam tubuh terpenuhi. Ketika kita dapat menghidrasi tubuh secara cukup, maka akan mengoptimalkan kinerja organ-organ dalam tubuh, termasuk hati.
Sebaliknya, kekurangan cairan dapat mengganggu fungsi organ-organ dalam tubuh, serta memperburuk kondisi peradangan hati karena hepatitis.

3. Nutrisi Seimbang 

Menerapkan pola makan teratur dan menu yang sehat dengan nutrisi tinggi, juga sangat penting dalam upaya perawatan hepatitis A akut. Makanan dengan gizi seimbang akan membantu meningkatkan daya tahan tubuh, memberikan stamina, serta membantu meningkatkan fungsi organ hati.
Beberapa menu sehat yang bisa Anda konsumsi selama perawatan hepatitis A akut adalah sayuran hijau, buah-buahan segar dengan antioksidan tinggi, protein nabati, lemak sehat, dan karbohidrat kompleks.

4. Pengelolaan Gejala 

Hepatitis A pun dapat menunjukkan beberapa gejala yang bisa membuat penderitanya tak nyaman dan merasa sakit atau nyeri. Beberapa gejala hepatitis A akut antara lain:

Meskipun tidak ada pengobatan khusus yang diberikan untuk penanganan hepatitis A akut, dokter umumnya akan memberikan resep untuk menangani gejala yang timbul. Namun, Anda pun bisa mengelola gejala ini dengan banyak istirahat atau bahkan bed rest.
Konsultasikan tiap keresahan Anda dengan dokter, kemudian ikuti saran dan resep yang diberikan dengan cermat untuk hasil pengobatan yang optimal.

Hepatitis B 

Selanjutnya adalah hepatitis B, yang berbeda dengan tipe A, jenis ini berkemungkinan besar untuk berkembang ke tahap kronis. Hepatitis B pun termasuk yang paling banyak terjadi di Indonesia, khususnya menyerang bayi yang baru lahir dan tertular dari ibu pengidap hepatitis B.

Adapun langkah-langkah penanganan hepatitis B akut antara lain:

1. Istirahat 

Istirahat yang cukup sangat penting untuk penderita hepatitis B akut. Pada kondisi dan gejala yang ringan, penderita hepatitis B akut dapat beristirahat di rumah. Akan tetapi, jika tampak gejala yang serius, dokter akan merekomendasikan perawatan di rumah sakit.

2. Hidrasi dan Nutrisi 

Memastikan tubuh mendapatkan hidrasi yang cukup dan asupan nutrisi yang seimbang juga sangatlah penting bagi pengidap hepatitis B. Hidrasi yang cukup akan membantu memaksimalkan metabolisme tubuh, mendorong fungsi organ-organ dalam tubuh, juga memberikan stamina pada pasien.
Sementara itu, nutrisi dari menu makanan yang sehat juga akan memberikan banyak manfaat baik bagi penderita hepatitis B akut. Anda bisa memilih menu dengan kandungan karbohidrat kompleks yang berserat tinggi, buah-buahan segar, sayuran hijau, protein, dan rempah-rempah tradisional yang baik untuk organ hati.

3. Pengelolaan Gejala 

Gejala yang muncul pada penyakit hepatitis sebenarnya cukup mirip antara satu tipe dengan yang lainnya. Adapun gejala-gejala hepatitis B akut yang dimaksud antara lain:

4. Pemantauan Medis 

Seperti yang dikatakan sebelumnya, bahwa hepatitis B akut sangat rentan mengalami pengembangan menjadi kronis. Karenanya, pemantauan medis sangat diperlukan untuk mencegah kemungkinan tersebut terjadi.
Pemantauan ini dapat dilakukan dengan melihat gejala-gejala dan tanda-tanda vital pada pasien hepatitis B akut. Seperti tekanan darah, berat badan, laju nafas, suhu tubuh, hingga denyut nadi.

Hepatitis C 

Hepatitis C juga termasuk jenis hepatitis dengan kasus yang tinggi di Indonesia. Penularan hepatitis C ini hampir sama dengan tipe B, yakni lewat tranfusi darah, berbagi penggunaan barang-barang pribadi dengan pasien hepatitis C, hingga leawat hubungan seksual tanpa menggunakan pengaman.
Hepatitis C pun sangat mungkin mengalami perkembangan hingga ke tahap kronis. Karenanya, perlu penerapan langkah penanganan dan pengobatan yang tepat.
Adapun beberapa langkah penanganan hepatitis C yang tepat antara lain:

1. Istirahat dan Hidras

Pasien hepatitis C akut sangat memerlukan istirahat yang cukup. Bila gejala yang muncul dapat dikategorikan ringan, maka istirahat dapat dilakukan di rumah. Akan tetapi, jika gejalanya serius dokter akan menyarankan untuk dirawat di rumah sakit.
Selain itu, pasien juga harus mendapatkan hidrasi yang cukup dengan minum air putih paling tidak 2 liter per hari. Dengan hidrasi yang cukup, metabolisme tubuh akan berjalan lebih optimal dan organ-organ tubuh juga akan berfungsi dengan baik.

2. Nutrisi Seimbang 

Selanjutnya, memenuhi asupan nutrisi seimbang juga sangat penting dalam penanganan dan pengobatan hepatitis C akut. Nutrisi seimbang ini dapat Anda peroleh dari berbagai sumber pangan yang kaya akan protein, lemak sehat, vitamin dan antioksidan, hingga karbohidrat kompleks yang tinggi serat.
Pemenuhan nutrisi ini dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh, memaksimalkan metabolisme tubuh, serta meningkatkan fungsi hati.

3. Pemantauan Medis di Granostic 

Pemantauan medis juga termasuk dalam rangkaian penanganan hepatitis C akut yang tepat. Langkah ini untuk memastikan bahwa virus tidak mengalami pengembangan menuju tahap kronis, yang memungkinkan timbulnya komplikasi.
Pemantauan dilakukan dengan menyimak perkembangan gejala dan kondisi tubuh pasien, juga memastikan stabilitas pasien lewat tanda-tanda vitalnya.


Baca Juga: Apa Tips Pencegahan Hepatitis yang Perlu Diketahui?


Saat menjalani perawatan di klinik kesehatan Granostic, pemantauan medis ini tak hanya bisa dilakukan secara tatap muka atau melalui klinik kami, loh.
Melainkan, Anda pun dapat melakukan pemantauan medis jarak jauh lewat layanan Home Service. Bersama dokter spesialis kami, Anda akan diarahkan untuk melakukan serangkaian pengamatan mandiri, seperti mengukur berat badan, suhu tubuh, juga menyimak gejala-gejala terkini dari hepatitis C.
Pemantauan dan konsultasi tersebut dapat Anda lakukan secara online bersama dokter kami. Sehingga Anda tak perlu repot ke klinik, ditambah hasilnya akan lebih akurat karena pemeriksaan tanda-tanda tersebut cenderung lebih konsisten dari ad-hoc.
Ada pertanyaan terkait cara penanganan hepatitis dan gejala-gejalanya? Yuk, hubungi tim medis klinik kesehatan Granostic lewat klik tombol WhatsApp di bawah ini!

Home Service
Talk Talk to us
Loading
Toast Message