Jl. Dharmahusada No.146, Mojo, Kec. Gubeng, Kota SBY, Jawa Timur 60285

Kabar Terbaru Granostic Diagnostic Center

Ketahui Beragam Postur Tubuh Normal Saat Beraktivitas
Dalam upaya menjaga kesehatan dan keseimbangan tubuh, pemahaman terhadap postur tubuh yang normal memegang peranan penting. Postur tubuh yang tepat tidak hanya mempengaruhi penampilan fisik, tetapi juga berdampak signifikan pada kesehatan secara keseluruhan.Dengan memahami karakteristik postur yang sehat melalui tulisan ini, kami harap Anda sebagai pembaca mengetahui sikap tubuh yang baik saat beraktivitas dalam kondisi apapun. Kali ini kami akan menjabarkan adalah variasi postur tubuh yang direkomendasikan saat melakukan berbagai kegiatan berikut.1. Posisi BerdiriMenurut ahli Ortopedi dari Connecticut, terdapat beberapa prinsip yang harus diperhatikan ketika Anda berdiri. Pertama, pastikan kaki terpisah sejajar dengan lebar bahu untuk memberikan dasar yang stabil. Distribusikan berat badan secara merata pada kedua kaki, hindari penumpuan berlebih pada satu sisi. Selanjutnya, pastikan bahu berada dalam posisi rileks dan sejajar dengan pinggul. Jaga agar tulang belikat tidak menekan ke depan atau ke belakang.Selain itu, lengkung alami tulang punggung harus dijaga dengan mempertahankan posisi punggung lurus. Hindari membungkuk atau melengkungkan punggung, terutama pada area leher dan pinggang. Posisi kepala sebaiknya sejajar dengan tulang punggung, dan pandangan mata sebaiknya menghadap ke depan tanpa menunduk terlalu rendah. Posisi dagu tidak terlalu maju atau terlalu mendekat ke dada.Saat Anda berdiri, berdirilah secara rileks dan hindari gangguan yang tidak perlu yang membuat tubuh tegang. Kedua tangan harus sejajar kiri kanan, dan juga pastikan siku sedikit membentuk sudut sekitar 90 derajat. Ketika hendak berdiri dalam waktu yang lama, sebaiknya untuk sesekali mengubah posisi tubuh atau melakukan gerakan kecil untuk mengurangi tegang pada sendi dan otot tertentu karena posisi statis yang terlalu lama.2. Posisi Duduk Ketika kita duduk, terjadi tekanan pada otot-otot punggung, bahu, leher, dan tulang belakang. Yang jadi permasalahan adalah ketika posisi duduk tidak tepat, seperti menggelesor atau membungkuk, tekanan pada bagian tubuh tersebut dapat menimbulkan komplikasi kesehatan. Masalah kesehatan yang umum ditemukan ketika posisi duduk yang tidak tepat adalah pegal-pegal, nyeri punggung, dan kesemutan.Untuk mencegah timbulnya masalah kesehatan tersebut, dilansir dari Alodokter sebaiknya sesuaikan ketinggian kursi sehingga lengan membentuk sudut 90 derajat dan siku berada sejajar dengan tubuh. Posisi ini memungkinkan agar pergelangan tangan dan lengan tetap lurus dan sejajar dengan lantai saat melakukan aktivitas mengetik atau menulis. Tindakan ini dapat mencegah timbulnya kesemutan yang berujung kakunya otot lengan sehingga tidak bisa digerakkan.Bagi yang sering bekerja di depan komputer, sesuaikan ketinggian layar agar sejajar dengan mata. Ketinggian layar yang tidak sesuai dapat memaksa leher untuk menunduk, yang dapat menyebabkan nyeri. Jika bisa, sediakan alas mouse dengan bantalan untuk merileks-kan pergelangan tangan .Selanjutnya ketika Anda hendak duduk, pastikan punggung lurus, bahu ke belakang, dan bokong menyentuh bagian belakang kursi. Posisi ini harus diikuti dengan menjaga agar leher dan kepala tetap lurus, dagu diturunkan sedikit, dan jaga bahu agar tetap rileks. Lutut sebaiknya diposisikan sejajar dengan pinggul, hindari menyilangkan kaki, karena posisi ini dapat menyebabkan nyeri punggung. Dengan memperhatikan aspek-aspek ergonomis ini, risiko keluhan yang berkaitan dengan postur tubuh yang tidak tepat dapat dihindari.3. Posisi BerjalanBerjalan dengan benar memerlukan sejumlah penyesuaian dan latihan. Mulailah dengan menjaga posisi tubuh berdiri tegak dan memastikan dagu tetap sejajar dengan permukaan tanah serta berada di tengah-tengah antara kedua bahu. Fokuskan pandangan lurus ke depan untuk menjaga posisi ini. Saat Anda mulai melangkah, biarkan lengan Anda berayun secara alami, hal ini untuk memastikan gerakan berasal dari bahu daripada siku. Hindari mengencangkan tangan, pergelangan lengan harus tetap rileks mengikuti irama kaki.Mulailah berjalan dengan kecepatan moderat selama beberapa menit awal, jangan gunakan langkah yang terlalu panjang untuk mencegah potensi hiperekstensi pada lutut. Hiperekstensi terjadi saat betis didorong ke belakang secara berlebihan untuk menggerakkan tubuh ke depan. Jika tujuan Anda adalah berjalan cepat dan menempuh jarak yang lebih jauh dengan waktu singkat, disarankan untuk mengambil langkah lebih banyak daripada langkah yang lebih panjang agar tenaga tidak cepat terkuras.4. Posisi TidurPostur tidur juga memiliki peran penting dalam menentukan kondisi tubuh. Karena berdasarkan hasil penelitian dari pusat medis Universitas Rochester New York, posisi tidur yang tidak optimal dapat berkontribusi pada berbagai masalah kesehatan, termasuk kelelahan, gangguan tidur, sakit kepala, sakit maag, dan nyeri punggung. Salah satu posisi tidur yang dianjurkan untuk memelihara kesehatan tubuh adalah posisi menyamping, khususnya jika ke arah kiri. Posisi ini memiliki potensi mengurangi dengkuran, mendukung kesehatan pencernaan, dan mengurangi kemungkinan mulas perut.Selain itu, posisi tidur lainnya yang baik untuk dilakukan adalah tidur terlentang. Tidur dalam posisi ini dapat memberikan sejumlah manfaat kesehatan, seperti meredakan nyeri pinggul, dan lutut. Posisi telentang membantu menjaga tubuh tetap sejajar di atas tulang belakang, mengurangi tekanan yang mungkin terjadi pada punggung atau sendi.Meskipun tengkurap dianggap sebagai posisi tidur yang kurang ideal, bagi sebagian individu yang mengalami masalah mendengkur atau apnea tidur, posisi ini dianggap paling nyaman. Asalkan diakali dengan menempatkan bantal di perut bagian bawah agar rasa sakit pada punggung berkurang.5. Posisi BerenangRenang merupakan aktivitas olahraga di dalam air yang dilakukan dengan menggunakan gerakan tangan dan kaki secara ritmis dan cepat. Dalam melaksanakan kegiatan renang, penguasaan teknik dasar menjadi suatu hal yang perlu diketahui agar tidak menimbulkan cedera. Hal paling dasar yang bisa dilakukan adalah pilihlah kolam renang yang tidak terlalu dalam, pastikan semuanya aman.Secara perlahan, awali dengan menyelam sambil memegang tepi kolam menggunakan tangan. Selanjutnya, ambillah napas dalam-dalam dan dorong badan menjauh dari tepi kolam. Aspek pernafasan menjadi krusial dalam olahraga renang karena daya dan kecepatan seorang perenang sangat tergantung pada kualitas pernafasannya. Pastikan untuk mengambil napas melalui mulut dan menahan sejenak sebelum memasukkan kepala ke dalam air. Setelah tahap tersebut, posisikan tangan dan kaki sejajar dengan permukaan air. Gerakan tangan sebaiknya meniru kecepatan dan ritme kepakan sayap ayam, sementara kaki melakukan gerakan yang serupa dengan gaya dada. Konsistensi dalam menjalankan gerakan ini merupakan kunci utama dalam menguasai teknik renang dan menjaga semuanya tetap terkendali.Untuk melatih kemampuan mengapung dalam posisi telentang, posisikan badan tegak dengan kepala menghadap ke atas. Pastikan untuk tetap menjaga kontak dengan dasar kolam renang, memegang tepi kolam, meluruskan kaki, dan memastikan telinga terendam di dalam air. Selama proses ini, perhatikan untuk mencari posisi tubuh yang seimbang untuk mendukung keseimbangan yang optimal.
Cek Kesehatan Tulang di Surabaya
Sebagai struktur utama dalam tubuh manusia, tulang memiliki beragam fungsi penting dalam menunjang aktivitas sehari-hari. Kepadatan tulang akan terus menurun seiring bertambahnya usia.Dalam upaya menjaga kesehatan tulang, terdapat beberapa langkah sederhana yang dapat kita ambil. Pertama, konsumsi aneka jenis sayuran dengan kandungan vitamin C. Karena mereka berperan sebagai pendorong produksi sel-sel pembentuk tulang dan juga sebagai antioksidan dalam melindungi sel-sel tulang dari radikal bebas.Lalu langkah kedua adalah memastikan asupan vitamin D yang cukup, baik melalui makanan seperti salmon, ikan sarden, atau melalui paparan sinar matahari dengan cara berjemur.Langkah ketiga yang paling efektif dalam menjaga kekuatan otot,adalah dengan berolahraga. Dengan melakukan gerakan yang menyehatkan setiap saat, koordinasi dan keseimbangan tubuh akan terjaga sehingga risiko osteoporosis bisa dikurangi.Kemudian langkah keempat adalah menghentikan kebiasaan merokok dan membatasi konsumsi minuman beralkohol, mengingat rokok dapat merusak kekuatan tulang dan alkohol dapat meningkatkan risiko osteoporosis.Langkah kelima fokus pada pemenuhan kebutuhan kalsium harian, yang dapat dicapai melalui konsumsi makanan kaya kalsium seperti susu, keju, tahu, bayam, tempe, dan ikan. Kondisi tertentu seperti gangguan saluran pencernaan, menopause, atau masa kehamilan tentu memerlukan tambahan kalsium melalui suplemen, khususnya yang mengandung kalsium karbonat. Penggunaan suplemen ini sebaiknya sesuai petunjuk untuk menghindari ketidaknyamanan di perut dan memaksimalkan penyerapan kalsium agar tetap memberikan khasiat bagi kesehatan tulang.1. Pentingnya Medical Check Up Perihal Kesehatan TulangPenyakit pada tulang seringkali disebabkan oleh dua faktor utama, yaitu penurunan massa tulang dan kerusakan struktur tulang. Penurunan massa tulang terjadi ketika tulang kehilangan kalsium dan mineral esensial, mengakibatkan kelemahan struktural dan meningkatkan risiko patah tulang. Oleh karena itu, menjalani pemeriksaan kesehatan secara berkala merupakan tindakan yang sangat dianjurkan untuk deteksi dini dan manajemen kondisi tulang.Pemeriksaan kesehatan melalui Medical Check-Up, tidak hanya bermanfaat dalam mengevaluasi kesehatan tulang, tetapi juga untuk memantau kondisi kesehatan secara menyeluruh dan mendeteksi potensi penyakit serius yang mungkin tidak menunjukkan gejala pada awalnya. Pemahaman menyeluruh tentang kondisi kesehatan menjadi kunci dalam pencegahan dan penanganan dini.2. Cek Kesehatan Tulang dan Postur di Granostic Diagnostic CenterKesehatan tulang dan postur tubuh memiliki peran penting dalam memastikan kualitas hidup yang optimal. Granostic, sebagai penyedia layanan kesehatan terkemuka di Surabaya, menawarkan Medical Check Up khusus dengan melibatkan tim medis profesional, wawancara medis mendalam, dan prosedur tes yang terstandarisasi.● Didukung oleh Dokter dan Ahli di BidangnyaGranostic menyajikan jaminan kesehatan tulang melalui tim medis yang terdiri dari para profesional berpengalaman di bidangnya. Tim ini terdiri dari dokter spesialis ortopedi, radiolog, serta ahli fisioterapi yang memiliki pemahaman mendalam mengenai masalah tulang dan postur tubuh. Keberadaan tim medis yang berkualitas merupakan landasan utama dalam memberikan pelayanan yang akurat dan komprehensif.● Wawancara Medis Dilakukan secara MenyeluruhSebelum menjalani serangkaian tes, kami akan meminta Anda menjalani wawancara medis secara menyeluruh. Langkah ini kami lakukan untuk mendapatkan informasi terperinci mengenai riwayat kesehatan, riwayat keluarga, dan aktivitas sehari-hari yang Anda lakukan. Dari sini kami dapat memiliki kesimpulan awal mengenai kesehatan tulang dan postur tubuh Anda.Beberapa contoh pertanyaan yang bisa ditanyakan kepada Anda adalah perihal evaluasi pola makan, rasio aktivitas fisik sehari-hari, serta kebiasaan-kebiasaan lain yang dapat mempengaruhi kesehatan tulang dan postur secara keseluruhan. Informasi informasi ini sangat penting untuk dapat mengambil langkah selanjutnya, apakah diperlukan perawatan lanjutan atau tidak.● Prosedur Tes Yang TerpercayaKami selalu menerapkan standar tinggi dalam prosedur tes untuk mengevaluasi kesehatan tulang secara menyeluruh. Tes tersebut melibatkan penggunaan alat seperti USG Muskuloskeletal yang merupakan suatu perangkat ultrasonografi yang dilengkapi dengan komponen khusus yang dirancang untuk pemeriksaan otot, tulang, sendi, tulang rawan sendi, tendon, dan jaringan lunak di sekitar sendi. Beberapa keunggulan dari pemeriksaan USG untuk otot, tulang, dan sendi dapat diuraikan sebagai berikut.a) Pemeriksaan USG dilakukan secara real timeMemungkinkan identifikasi kondisi penyakit pada saat pemeriksaan sedang berlangsung. Dalam konteks ini, pemindaian secara langsung saat gerakan sendi atau area yang cedera memungkinkan diagnosis yang lebih akurat. Selain itu, penggunaan USG tidak melibatkan radiasi, menjadikannya aman untuk digunakan pada semua kelompok usia, termasuk anak-anak dan bayi, serta dapat diulang sebanyak yang diperlukan.b) Tidak menimbulkan radiasiHal ini memberikan keamanan kepada pasien dan pelaksana pemeriksaan. Hal ini memungkinkan pemeriksaan yang aman pada semua kelompok usia, termasuk anak-anak dan bayi, dan dapat diulang tanpa risiko radiasi berulang.c) Hasil AkuratUSG dapat berfungsi sebagai panduan dalam tindakan intervensi, seperti terapi injeksi yang dipandu oleh USG. Dengan demikian, tindakan intervensi dapat dilakukan dengan akurasi tinggi, memungkinkan dokter melihat posisi target suntikan dan arah pergerakan jarum.Konsultasi dapat Dilakukan Kapan Saja dan Dimana SajaKami menyediakan layanan konsultasi daring yang bisa diakses siapa saja bersama dokter umum dan dokter spesialis. Hal ini sesuai dengan komitmen kami dalam membantu pasien dalam memilih dan menerima layanan kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan mereka, dari diagnosis hingga pengobatan yang tepat. Salah satu inovasi terbaru kami miliki adalah layanan Home Service, memudahkan pasien untuk memeriksakan diri tanpa perlu berkunjung langsung ke fasilitas kami.Lalu apa keunggulan layanan Home Service ini dibanding yang lain? tentunya adalah efisiensi waktu juga menjadi opsi bagi Anda, karena tidak perlu repot datang ke lab. Melalui layanan ini, kami akan melakukan pengambilan sampel yang dilakukan oleh petugas yang akan datang ke rumah atau alamat dimana Anda berada.Layanan Home Service Granostic mencakup berbagai jenis pemeriksaan, mulai dari pemeriksaan darah hingga tes urine, semua bisa dilakukan di kenyamanan rumah Anda. Dan jangan lupa, kami tidak memungut biaya apapun dari layanan ini.Nah, bagaimana cara menggunakan layanan Home Service ini? Anda cukup melakukan pertanyaan atau pesanan melalui panggilan telepon atau mengirim pesan pada nomor WhatsApp yang kami sediakan. Customer Service akan membantu Anda mengatur jadwal pemeriksaan yang sesuai dengan kebutuhan Anda dan memberikan rincian harga pemeriksaan. Setelah itu, pihak kami akan datang ke rumah Anda sesuai jadwal yang telah disepakati.Layanan konsultasi dan telekonsultasi Granostic tersedia setiap Senin hingga Sabtu, mulai pukul 07.00 - 15.00 WIB. Jadi tunggu apa lagi ? Yuk konsultasikan masalah kesehatanmu bersama Granostic !
Berikut Cara Perbaiki Postur Tubuh Kembali Normal
Mempunyai postur tubuh yang tegak dan ideal tentu merupakan dambaan bagi banyak orang. Hal ini dapat dicapai melalui penerapan gaya hidup sehat serta postur tubuh dengan posisi yang benar dalam aktivitas apapun. Terkadang, tanpa disadari, postur tubuh yang tidak baik dapat menyebabkan kelengkungan pada bagian punggung yang mengakibatkan pembungkukan. Fenomena tubuh yang bungkuk cenderung mengakibatkan sejumlah masalah, tidak terbatas pada nyeri leher, punggung, dan bahu saja. Oleh karena itu, berikut ini kami jabarkan beberapa langkah yang bisa Anda lakukan untuk mendapatkan postur tubuh ideal.1. Biasakan Posisi Berdiri Dengan BenarMenurut ahli Ortopedi dari Connecticut, terdapat beberapa prinsip yang harus diperhatikan ketika Anda berdiri. Pertama, pastikan kaki terpisah sejajar dengan lebar bahu untuk memberikan dasar yang stabil. Distribusikan berat badan secara merata pada kedua kaki, hindari penumpuan berlebih pada satu sisi. Selanjutnya, pastikan bahu berada dalam posisi rileks dan sejajar dengan pinggul. Jaga agar tulang belikat tidak menekan ke depan atau ke belakang.Selain itu, lengkung alami tulang punggung harus dijaga dengan mempertahankan posisi punggung lurus. Hindari membungkuk atau melengkungkan punggung, terutama pada area leher dan pinggang. Posisi kepala sebaiknya sejajar dengan tulang punggung, dan pandangan mata sebaiknya menghadap ke depan tanpa menunduk terlalu rendah. Posisi dagu tidak terlalu maju atau terlalu mendekat ke dada.Saat Anda berdiri, berdirilah secara rileks dan hindari gangguan yang tidak perlu yang membuat tubuh tegang. Kedua tangan harus sejajar kiri kanan, dan juga pastikan siku sedikit membentuk sudut sekitar 90 derajat. Ketika hendak berdiri dalam waktu yang lama, sebaiknya untuk sesekali mengubah posisi tubuh atau melakukan gerakan kecil untuk mengurangi tegang pada sendi dan otot tertentu karena posisi statis yang terlalu lama.2. Latihan Peregangan/StretchingLatihan peregangan atau biasa disebut dengan stretching adalah suatu kegiatan fisik yang dirancang untuk meningkatkan fleksibilitas dan rentang gerak pada otot-otot tertentu dalam tubuh. Peregangan postur tubuh dilakukan untuk mencapai beberapa tujuan utama, antara lain:● Meningkatkan fleksibilitas otot dan sendi.● Mengatasi otot tegang dan Menciptakan postur ideal.● Meningkatkan sirkulasi darah ke otot dan jaringan sekitarnya.● Menguatkan stamina fisik agar tidak mudah cedera.Latihan peregangan postur tubuh dapat Anda lakukan sebelum atau setelah aktivitas fisik. Sebelum beraktivitas, peregangan membantu mempersiapkan otot dan mencegah cedera. Setelah beraktivitas, peregangan membantu mengembalikan otot ke keadaan normal dan mengurangi otot kaku.Pada setiap sesi, berikan perhatian lebih pada durasi setiap gerakan peregangan. Idealnya, setiap gerakan peregangan dilakukan selama 15 hingga 60 detik. Durasi peregangan juga dapat disesuaikan dengan tingkat keahlian dan kenyamanan individu masing-masing. Durasi peregangan yang cukup memberikan kesempatan bagi otot untuk merespons dan mengalami proses pemanjangan yang optimal. Waktu yang diberikan dalam rentang tersebut memungkinkan otot untuk melonggar dan meningkatkan fleksibilitasnya tanpa menimbulkan risiko cedera.3. Olahraga KardioLatihan kardio adalah jenis latihan yang bertujuan untuk meningkatkan kesehatan jantung dan pembuluh darah. Tapi tunggu dulu, latihan ini juga bisa diterapkan untuk menjaga postur tubuh ideal. Latihan kardiovaskular dapat membantu memperkuat otot-otot inti dan postur tubuh secara keseluruhan. Ini mencakup otot-otot di sekitar tulang belakang dan perut yang mendukung postur yang baik.Adapun jenis latihan kardiovaskular yang bisa dilakukan untuk memperbaiki postur tubuh adalah sebagai berikut; ● Jogging:Secara detil, terdapat beberapa aspek dalam jogging yang dapat memperbaiki postur tubuh seseorang. Pertama-tama, jogging secara konsisten dapat memperkuat otot inti, termasuk otot-otot di sekitar tulang belakang, pinggang, dan perut. Dengan otot inti yang kuat, seseorang lebih mampu menjaga stabilitas tubuhnya dan mengurangi risiko postur tubuh yang buruk. Selain itu, jogging juga melibatkan gerakan tubuh yang alami, seperti pengayunan tangan dan langkah kaki, yang dapat membantu meningkatkan koordinasi dan keseimbangan tubuh.Kedua, jogging berkontribusi pada peningkatan fleksibilitas otot dan sendi. Saat berlari, berbagai kelompok otot bekerja secara bersamaan untuk mendukung gerakan tubuh. Hal ini membantu mengurangi ketegangan otot dan meningkatkan rentang gerak pada sendi-sendi utama, termasuk pinggul, lutut, dan pergelangan kaki. Peningkatan fleksibilitas ini dapat membantu dalam pencegahan postur tubuh yang buruk, karena tubuh yang lebih fleksibel cenderung lebih responsif terhadap perubahan posisi.● BersepedaSecara detil, ketika Anda bersepeda aktivitas penggunaan otot-otot utama seperti otot kaki, punggung, dan perut berjalan beriringan. Secara langsung aktivitas ini membantu memperkuat otot-otot inti di sekitar area perut dan punggung, yang pada akhirnya mendukung peningkatan postur tubuh.Fleksibilitas yang ditingkatkan dalam kegiatan ini dapat membantu mengurangi ketegangan otot dan meningkatkan rentang gerak, yang secara positif mempengaruhi postur tubuh. Aktivitas bersepeda juga memberikan stimulus pada tulang belakang, membantu menjaga kesehatan tulang dan mencegah masalah postur yang bisa timbul akibat gaya hidup kurang aktif.4. Atur Posisi Duduk Dengan BenarKetika kita duduk, terjadi tekanan pada otot-otot punggung, bahu, leher, dan tulang belakang. Yang jadi permasalahan adalah ketika posisi duduk tidak tepat, seperti menggelesor atau membungkuk, tekanan pada bagian tubuh tersebut dapat menimbulkan komplikasi kesehatan. Masalah kesehatan yang umum ditemukan ketika posisi duduk yang tidak tepat adalah pegal-pegal, nyeri punggung, dan kesemutan.Untuk mencegah timbulnya masalah kesehatan tersebut, sebaiknya sesuaikan ketinggian kursi sehingga lengan membentuk sudut 90 derajat dan siku berada sejajar dengan tubuh. Posisi ini memungkinkan agar pergelangan tangan dan lengan tetap lurus dan sejajar dengan lantai saat melakukan aktivitas mengetik atau menulis. Tindakan ini dapat mencegah timbulnya kesemutan yang berujung kakunya otot lengan sehingga tidak bisa digerakkan.Bagi yang sering bekerja di depan komputer, sesuaikan ketinggian layar agar sejajar dengan mata. Ketinggian layar yang tidak sesuai dapat memaksa leher untuk menunduk, yang dapat menyebabkan nyeri. Jika bisa, sediakan alas mouse dengan bantalan untuk merileks-kan pergelangan tangan .Selanjutnya ketika Anda hendak duduk, pastikan punggung lurus, bahu ke belakang, dan bokong menyentuh bagian belakang kursi. Posisi ini harus diikuti dengan menjaga agar leher dan kepala tetap lurus, dagu diturunkan sedikit, dan jaga bahu agar tetap rileks. Lutut sebaiknya diposisikan sejajar dengan pinggul, hindari menyilangkan kaki, karena posisi ini dapat menyebabkan nyeri punggung. Dengan memperhatikan aspek-aspek ergonomis ini, risiko keluhan yang berkaitan dengan postur tubuh yang tidak tepat dapat dihindari.5. Periksakan Kepada Layanan KesehatanKonsultasi dokter mengenai perbaikan postur tubuh adalah langkah yang sangat penting untuk memastikan kesehatan dan kesejahteraan seseorang. Ketika seseorang mengalami masalah postur tubuh, baik itu disebabkan oleh kebiasaan sehari-hari, pekerjaan, atau faktor kesehatan tertentu, konsultasi dengan dokter dapat memberikan pemahaman mendalam tentang akar permasalahan dan solusi yang sesuai.Dokter dapat memberikan pandangan menyeluruh terhadap kesehatan, mereka juga dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam terkait masalah postur tubuh secara spesifik perihal masalah kesehatan yang dimiliki pasiennya.Sebagai salah satu layanan kesehatan terbaik di Surabaya, Granostic Medical Center memiliki misi membantu orang dalam memilih dan mendapatkan layanan kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Melalui konsultasi, kami dapat melakukan evaluasi menyeluruh terhadap postur tubuh pasien, menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhinya, dan menyusun penanganan dan pengobatan apabila diperlukan.Dengan begitu, pasien dapat mengambil langkah-langkah konkret untuk memperbaiki postur tubuh mereka dan mencegah potensi masalah kesehatan yang dapat timbul akibat postur yang tidak sehat.Granostic Medical Center telah berkolaborasi dengan tim dokter spesialis bedah syaraf terkemuka untuk menangani masalah kesehatan terkait rasa nyeri pada berbagai bagian tubuh, baik yang bersifat akut maupun kronis, tanpa perlu melibatkan prosedur operasi. Kami juga menyediakan layanan konsultasi yang dapat diakses secara daring bersama dokter umum dan dokter spesialis, Anda tidak perlu repot datang ke fasilitas kami jika gejalanya tidak memburuk. Hal ini memberikan kenyamanan, efisiensi waktu kepada Anda dalam mendapatkan pelayanan kesehatan.
Berikut Beberapa Penyebab Badan Bungkuk Yang Tidak Anda Sadari !
Tidak ada yang mengetahui secara pasti gejala dari postur tubuh yang membungkuk. Meskipun demikian, dalam beberapa situasi memiliki tubuh yang bungkuk dapat mengakibatkan munculnya gejala seperti nyeri pada bagian punggung baik atas atau bawah. Fenomena ini tidak memandang usia, sehingga dapat dialami pada individu yang relatif muda. Terdapat berbagai faktor yang dapat menjadi penyebab kondisi ini, dan akan diuraikan lebih lanjut dalam pembahasan berikut.1. Posisi Duduk Yang Tidak BenarApabila postur tubuh saat duduk tidak optimal, tekanan pada tulang belakang akan mengalami peningkatan yang berpotensi menyebabkan ketidaknyamanan seperti sakit kepala dan nyeri pada bagian punggung. Posisi duduk yang membungkuk selama berjam-jam saat bekerja juga dapat memiliki dampak negatif terhadap fungsi pernapasan. Hal ini disebabkan oleh pembatasan aliran darah dan oksigen, yang pada akhirnya berdampak pada kesulitan dalam bernapas dan berbicara.Oleh karena itu, duduk dalam posisi yang tidak ergonomis dalam jangka waktu yang lama dapat menyebabkan paru-paru berada dalam kondisi terkompresi. Akibatnya, kapasitas paru-paru untuk melakukan pertukaran gas secara efisien dapat terhambat, mempengaruhi fungsi respirasi secara keseluruhan.Mengingat pentingnya postur tubuh yang benar saat duduk, sebaiknya jaga tumpuan tulang belakang agar tetap lurus dan memberikan penopang yang memadai. Hal ini dapat membantu mengurangi tekanan yang diberikan pada tulang belakang, mengurangi risiko nyeri dan gejala tidak mengenakkan lainnya.2. Postur Tubuh Yang Tidak Benar Saat BerjalanPostur tubuh yang baik dapat dipelihara dengan memperhatikan detail-detail kecil yang sering kali diabaikan oleh orang lain, yaitu gaya berjalan. Perlu adanya kesadaran bahwa seseorang yang memiliki gaya jalan yang tidak sehat, pada akhirnya dapat menyebabkan postur tubuh menjadi bungkuk.Dilansir dari Verywell Health, gaya berjalan yang tidak disadari banyak orang merugikan adalah posisi kepala dan bahu yang tidak sejajar atau terlalu condong ke depan saat berjalan. Hal ini dapat mengakibatkan tekanan berlebih pada tulang belakang dan otot di sekitarnya. Seringkali, orang yang terbiasa berjalan dengan posisi tubuh yang tidak benar cenderung mengalami penurunan fleksibilitas pada otot-otot punggung, sehingga memperburuk kondisi postur tubuh. Selain itu, penggunaan alas kaki yang tidak mendukung lengkungan kaki dengan baik juga dapat mempengaruhi cara seseorang berjalan dan berpotensi menyebabkan tubuh membungkuk.Ditambah lagi penggunaan gadget saat berjalan juga berkontribusi pada pembungkukan badan saat berjalan. Hal ini menyebabkan otot-otot punggung menjadi lemah dan kurang fleksibel, yang pada akhirnya dapat menyebabkan punggung menjadi bungkuk.3. Kebiasaan Tidur Yang Tidak BenarPostur tubuh yang bungkuk bisa jadi disebabkan oleh kebiasaan tidur yang tidak benar. Hal ini dikarenakan posisi tidur yang tidak mendukung aliran alami tulang belakang. Posisi tidur yang sering menyebabkan bungkuk adalah tidur tengkurap atau tidur menyamping tanpa mendukung leher dan pinggang dengan bantal yang memadai. Selain itu, penggunaan kasur yang tidak memberikan dukungan yang cukup untuk tulang belakang juga dapat menjadi faktor penyebab. Kasur yang terlalu lembut atau terlalu keras dapat menyebabkan penekanan pada area tulang belakang tertentu, dan mempengaruhi postur tubuh secara keseluruhan.Disebutkan oleh Sleep Foundation, kebiasaan tidur yang berkepanjangan dalam posisi yang sama tanpa perubahan dapat menyebabkan bungkuk. Ini terutama berlaku ketika seseorang tertidur dalam posisi fetal atau dengan tubuh terlalu membungkuk, mengakibatkan tekanan yang tidak merata pada tulang belakang dan otot. Kurangnya variasi dalam posisi tidur dapat menghambat fleksibilitas dan keseimbangan otot, yang pada akhirnya dapat mengarah pada pengembangan postur tubuh yang tidak sehat.4. Selalu Mengangkut Beban BeratMelakukan pekerjaan yang mengharuskan Anda untuk mengangkat beban berat atau kebiasaan membawa tas yang berat setiap hari saat berangkat kerja dapat menimbulkan dampak negatif pada tubuh terutama punggung Anda. Meskipun hal ini tidak berpengaruh banyak saat ini, penting untuk menyadari bahwa membawa beban berat terus menerus dapat memberikan beban berlebih pada punggung. Dampak buruknya adalah postur tubuh Anda akan membungkuk dan berakibat munculnya gangguan pada tulang belakang.Perlu diketahui juga bahwa setiap individu memiliki kekuatan punggung yang bervariasi, dan kekuatan ini cenderung menurun seiring dengan pertambahan usia. Penurunan kepadatan tulang juga dapat memperburuk kondisi nyeri punggung. Tekanan yang diakibatkan oleh membawa beban berat pada tulang belakang dapat merambat hingga ke ligamen dan otot, yang pada akhirnya memperburuk gejala nyeri punggung.Terlebih lagi, kebiasaan membawa beban berat, terutama dalam jangka waktu yang lama, dapat secara perlahan mengubah postur punggung menjadi bungkuk. Posisi punggung yang melengkung ke depan lebih dari 45 derajat dapat mengakibatkan punggung bagian atas terlihat lebih bungkuk daripada postur punggung yang normal.5. Kurang BeraktivitasJika beraktivitas berat saja dapat menimbulkan badan membungkuk, lalu bagaimana dengan orang yang jarang beraktivitas?.Pada era sekarang, lazim pada masyarakat modern duduk berjam-jam menggunakan perangkat digital seperti ponsel, tablet, laptop tanpa melakukan hal lain seharian. Jika hal ini dilakukan terus menerus wajar terjadi pembungkukan pada punggung.Pada orang yang kecanduan terhadap gadget, tanpa mereka sadari, muncul kebiasaan membungkukkan leher untuk fokus pada layar gadget mereka. Ketika leher condong ke depan dan menunduk selama aktivitas penggunaan gadget, tekanan pada leher dan tulang belakang meningkat secara signifikan karena harus menopang beban kepala. Hal ini dapat mengakibatkan sensasi nyeri pada leher dan punggung.Posisi yang dilakukan secara terus menerus ini akan memberikan beban yang berlebih pada otot dan sendi, sehingga mengakibatkan otot di area terkait menjadi tegang. Selain itu, terdapat risiko terjadinya masalah postur tubuh, di mana tubuh bungkuk dapat menjadi permanen jika tidak ada perubahan dalam hidup mereka.6. Adanya Kelainan Pada Tulang BelakangPostur tubuh yang membungkuk dapat menjadi indikator kemungkinan adanya kelainan tulang belakang pada seseorang. Kondisi ini mungkin timbul akibat kelengkungan abnormal pada tulang belakang, mengakibatkan perubahan susunan tulang dan dampaknya terhadap postur tubuh penderita.Salah satu jenis kelainan tulang belakang adalah kifosis, yang ditandai dengan postur tubuh yang melengkung ke belakang secara abnormal. Mengutip penjelasan dari Pusat Medis Universitas Rochester menyebutkan derajat kelengkungan pada penderita kifosis dapat melebihi 50 derajat, menyebabkan penderitanya memiliki postur tubuh yang membungkuk dan terlihat seolah-olah memiliki punuk di bagian atas punggung.Ada dua penyebab alami dari kifosis yang bukan berasal dari kebiasaan buruk, yaitu Kifosis Scheuermann dan Kifosis Kongenital. Kifosis Scheuermann terjadi akibat masalah pertumbuhan tulang belakang selama masa pertumbuhan remaja. Sementara itu, Kifosis Kongenital merupakan kondisi bawaan sejak lahir, di mana terjadi kelainan pertumbuhan tulang belakang selama masa perkembangan janin dan dapat memperburuk kondisinya seiring pertumbuhan anak.7. Kelainan Genetik Neurofibromatosis tipe 1DIlansir dari Mayo Clinic, Neurofibromatosis tipe 1 atau disingkat NF1 merupakan suatu gangguan genetik yang ditandai oleh pertumbuhan tumor di berbagai bagian tubuh, termasuk saraf. Lalu apa hubungannya dengan perubahan postur tubuh?. Tubuh yang bungkuk atau disebut juga skoliosis dapat menjadi salah satu gejala yang muncul pada individu dengan NF1. Kelainan genetik ini dapat menyebabkan perubahan bentuk tulang belakang dan mempengaruhi postur tubuh secara keseluruhan.Selain itu, gangguan pada saraf tulang belakang yang disebabkan oleh neurofibroma juga dapat mempengaruhi fungsi otot dan struktur pendukung tulang belakang. Akibatnya, tubuh mengalami perubahan dari posisi yang normal, yang dapat menjadi semakin nyata seiring pertambahan usia.
Berikut Beberapa Olahraga Yang Mampu Perbaiki Postur Tubuhmu
Di era teknologi saat ini, penggunaan gadget seperti komputer, laptop, ponsel, tablet, hingga televisi menjadi pengaruh utama kerentanan individu terhadap postur tubuh yang tidak baik. Memiliki postur tubuh yang ideal tidak hanya memiliki dampak visual yang menarik, melainkan juga mampu mengurangi risiko kesehatan serta meningkatkan kapabilitas tubuh selama beraktivitas.Oleh karena itu, penting untuk mengetahui langkah-langkah menjaga postur tubuh agar terjaga dengan baik. Terdapat berbagai metode yang dapat diterapkan untuk memperbaiki postur tubuh melalui program olahraga yang dapat diikuti dengan mudah oleh berbagai kalangan, usia muda maupun tua.Latihan PereganganLatihan peregangan atau biasa disebut dengan stretching adalah suatu kegiatan fisik yang dirancang untuk meningkatkan fleksibilitas dan rentang gerak pada otot-otot tertentu dalam tubuh. Peregangan postur tubuh dilakukan untuk mencapai beberapa tujuan utama, antara lain:● Meningkatkan fleksibilitas otot dan sendi.● Mengurangi gejala otot tegang dan menciptakan postur tubuh ideal.● Meningkatkan sirkulasi darah ke otot dan jaringan sekitarnya.● Meningkatkan stamina tubuh agar terhindar dari cedera.Latihan peregangan postur tubuh dapat dilakukan sebelum atau setelah aktivitas fisik. Sebelum beraktivitas, peregangan membantu mempersiapkan otot dan mencegah cedera. Setelah beraktivitas, peregangan membantu mengembalikan otot ke keadaan normal dan mengurangi otot kaku.Pada setiap sesi, berikan perhatian lebih pada durasi setiap gerakan peregangan. Idealnya, setiap gerakan peregangan dilakukan selama 15 hingga 60 detik. Durasi peregangan juga dapat disesuaikan dengan tingkat keahlian dan kenyamanan individu masing-masing. Durasi peregangan yang cukup memberikan kesempatan bagi otot untuk merespons dan mengalami proses pemanjangan yang optimal. Waktu yang diberikan dalam rentang tersebut memungkinkan otot untuk melonggar dan meningkatkan fleksibilitasnya tanpa menimbulkan risiko cedera.Penguatan Otot IntiLatihan penguatan otot inti merupakan rangkaian aktivitas fisik yang difokuskan pada pengembangan kekuatan otot inti tubuh yang meliputi otot-otot di sekitar perut, punggung bawah, dan panggul. Gerakan ini memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas postur tubuh, mendukung gerakan tubuh, dan mencegah cedera. Berikut adalah penjelasan detil mengenai latihan kekuatan otot inti :Plank (Duduk Tegak) :● Posisikan tubuh telentang dan angkat dengan dukungan siku dan ujung kaki. Pastikan tubuh tetap sejajar dari kepala hingga tumit.Russian Twists :● Duduk dengan punggung sedikit condong, angkat kaki dari lantai, dan putar tubuh sambil menyentuh lantai di sisi kanan dan kiri. Pastikan gerakan rotasi berasal dari otot perut, bukan hanya dari gerakan lengan saja.Leg Raises :● Berbaring telentang dan angkat kaki ke atas tanpa membungkukkan lutut. Jaga agar punggung tetap menempel pada lantai untuk mencegah tegangan berlebih pada punggung.Dead Bug Exercise:● Berbaring telentang dengan tangan dan kaki diangkat ke atas, kemudian secara bergantian turunkan satu tangan dan kaki ke arah lantai. Pastikan otot perut tetap terlibat selama gerakan untuk mempertahankan stabilitas.Bridge Exercise :● Berbaring terlentang, tekuk lutut, dan angkat panggul ke atas sehingga tubuh membentuk garis lurus dari bahu hingga lutut. Hindari memaksakan gerakan yang bisa menimbulkan stres berlebih pada punggung.Bird Dog Exercise :● Angkat keempat kaki dengan tangan dan lutut menopang tubuh. Angkat tangan kanan dan kaki kiri secara bergantian dengan stabil.Latihan KeseimbanganSelain melakukan penguatan otot, membentuk postur tubuh ideal dapat dicapai melalui latihan keseimbangan. Dengan fokus pada latihan ini, otot punggung bawah dan kaki dapat diperkuat secara efektif. Ketika dilakukan secara rutin, latihan ini terbukti bermanfaat dalam mendukung tingkat kebugaran dan mengurangi risiko cedera pada usia lanjut.Salah satu gerakan yang dapat diaplikasikan untuk menjaga keseimbangan adalah berdiri dengan satu kaki sebagai tumpuan berat badan, sementara kaki lainnya diangkat ke samping atau belakang secara bergantian. Proses ini sebaiknya dilakukan pada kedua kaki dengan interval waktu 30 detik.Selain gerakan tersebut, terdapat pula latihan yang dikenal sebagai "Berjalan Sambil Mengangkat Lutut secara Bergantian." Pada gerakan ini, lutut diangkat secara bergantian pada setiap langkah selama berjalan. Bagi pemula, bisa lakukan gerakan ini sambil berpegangan pada dinding.Latihan KardiovaskularLatihan kardiovaskular, atau yang sering disebut sebagai latihan kardio, adalah jenis latihan yang bertujuan untuk meningkatkan kesehatan jantung dan pembuluh darah. Latihan ini melibatkan aktivitas fisik yang dapat meningkatkan denyut jantung dan pernapasan secara signifikan.Biarpun begitu, latihan ini juga bisa dilakukan untuk menjaga postur tubuh ideal. Latihan kardiovaskular dapat membantu memperkuat otot-otot inti dan postur tubuh secara keseluruhan. Ini mencakup otot-otot di sekitar tulang belakang dan perut yang mendukung postur yang baik.Adapun jenis latihan kardiovaskular yang bisa dilakukan adalah sebagai berikut : ● Jogging :Aktivitas ini membantu memperkuat otot kaki dan otot inti yang dapat meningkatkan stabilitas dan postur tubuh.● Bersepeda :Bersepeda merupakan olahraga populer di kalangan semua usia dan sering menjadi kegiatan rutin bagi sebagian besar individu. Olahraga kardiovaskular ini tidak hanya efektif untuk meningkatkan kesehatan jantung, tetapi juga memberikan manfaat positif bagi persendian.Konsultasikan Masalah Postur Tubuh Anda Kepada DokterKonsultasi dokter mengenai perbaikan postur tubuh adalah langkah yang sangat penting untuk memastikan kesehatan dan kesejahteraan seseorang. Ketika seseorang mengalami masalah postur tubuh yang dapat disebabkan oleh kebiasaan sehari-hari, pekerjaan, atau faktor kesehatan tertentu, konsultasi dengan dokter dapat memberikan pemahaman mendalam tentang akar permasalahan dan solusi yang sesuai.Dokter dapat memberikan pandangan menyeluruh terhadap kesehatan, mereka juga dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam terkait masalah postur tubuh secara spesifik perihal masalah kesehatan yang dimiliki pasiennya.Sebagai salah satu layanan kesehatan terbaik di Surabaya, Granostic Medical Center memiliki misi membantu orang dalam memilih dan mendapatkan layanan kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Melalui konsultasi, kami dapat melakukan evaluasi menyeluruh terhadap postur tubuh pasien, menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhinya, dan menyusun penanganan dan pengobatan apabila diperlukan.Dengan begitu, pasien dapat mengambil langkah-langkah konkret untuk memperbaiki postur tubuh mereka dan mencegah potensi masalah kesehatan yang dapat timbul akibat postur yang tidak sehat.Granostic Medical Center telah berkolaborasi dengan tim dokter spesialis bedah syaraf terkemuka untuk menangani masalah kesehatan terkait rasa nyeri pada berbagai bagian tubuh, baik yang bersifat akut maupun kronis, tanpa perlu melibatkan prosedur operasi. Kami juga menyediakan layanan konsultasi yang dapat diakses secara daring bersama dokter umum dan dokter spesialis, Anda tidak perlu repot datang ke fasilitas kami jika gejalanya tidak memburuk. Hal ini memberikan kenyamanan, efisiensi waktu kepada Anda dalam mendapatkan layanan kesehatan.
Atasi Sakit Pinggang Berkepanjangan Pada Granostic Medical Center!
Rasa nyeri pada daerah pinggang adalah keluhan umum yang sering timbul bagi banyak orang. Terutama orang yang menjalani aktivitas yang super sibuk, tidak bisa memberikan waktu jeda untuk istirahat sekedar meregangkan tubuh. Rasa nyeri tersebut dapat muncul di bagian punggung bawah dan disebabkan oleh berbagai faktor, seperti masalah pada tulang belakang, otot, saraf, atau struktur lain di area pinggang.Umumnya, nyeri pinggang dipicu oleh cedera pada otot atau sendi, yang dapat disebabkan oleh postur tubuh yang kurang tepat, sering mengangkat beban berat secara berulang-ulang. Selain itu, nyeri pada bagian bawah punggung ini juga bisa disebabkan oleh gangguan pada organ ginjal, infeksi, atau masalah pada tulang belakang. Keberadaan gangguan tersebut pada saat yang tidak tepat akan menghambat semua yang dilakukan. Oleh karena itu, perlu dicari solusinya agar tidak bertambah buruk.Mengapa Harus Cepat Dalam Menangani Sakit Pinggang ?Meskipun terlihat sepele, ternyata nyeri pada bagian pinggang yang Anda rasakan akan berujung pada penyakit berbahaya yang dapat mengancam jika tidak segera ditangani dengan baik. Salah satu penyakit yang sering kali terkait dengan nyeri pinggang adalah radang sendi panggul atau osteoartritis. Kondisi ini dapat menyebabkan kerusakan pada tulang rawan sendi.Sakit pinggang tidak hanya disebabkan oleh cedera dan aktivitas fisik, melainkan juga dapat terjadi akibat gangguan pada organ di tulang belakang. Gangguan tersebut dapat muncul sebagai tanda peradangan sendi di tulang belakang, saraf terjepit akibat penonjolan bantalan tulang belakang, pengikisan bantalan tulang belakang, penyempitan ruas tulang belakang, cedera tulang belakang, hingga kelainan pada lengkung tulang belakang seperti kifosis, lordosis, atau skoliosis.Ditambah lagi beberapa penyakit bisa menjadi gejala infeksi ginjal, batu ginjal, usus buntu, pankreatitis, kista ovarium, endometriosis, mioma, atau kondisi khusus seperti sakit pinggang pada masa kehamilan. Oleh karena itu, diperlukan diagnosis yang akurat oleh dokter untuk menentukan perawatan yang tepat.Pentingnya Konsultasi Dengan Dokter Mengenai Nyeri di PinggangTanpa banyak orang tahu, rasa nyeri pada tubuh dapat mempengaruhi aspek fisik dan mental. Untuk mencapai pemulihan maksimal, konsultasi kepada dokter yang tepat sangat disarankan. Dalam beberapa kasus, dokter dapat menawarkan metode manajemen nyeri atau Pain Management. Metode ini sangat dianjurkan, terutama bagi mereka yang memiliki jadwal padat dan waktu senggang yang terbatas karena tidak memerlukan operasi.Pain Management dapat berbeda-beda untuk setiap individu, bergantung pada penyebab dan gejala yang dialami. Oleh karena itu, diagnosis dan pemeriksaan yang akurat diperlukan untuk menentukan penyebab nyeri dan memastikan efektivitas metode manajemen nyeri yang diterapkan. Penggunaan obat-obatan dan terapi dapat menjadi alternatif tanpa perlu melakukan operasi. Salah satu metode yang umumnya direkomendasikan adalah Rest, Ice, Compression, and Elevation (RICE) yang dapat dilakukan sendiri di rumah oleh penderita nyeri.Dalam prosesnya, dokter akan memberikan petunjuk kepada pasien. Pertama, pasien disarankan untuk istirahat yang cukup. Selain itu, untuk meredakan rasa sakit, disarankan untuk mengompres area yang terasa sakit. Terakhir, pasien juga dapat diminta untuk menaikkan bagian tubuh yang mengalami nyeri ke posisi yang lebih tinggi guna mengurangi tekanan dan rasa sakit. Semua langkah ini merupakan bagian dari upaya dokter untuk membantu pasien merasa lebih baik dan mempercepat proses penyembuhan.Namun, jika gejala nyeri pada pinggang memerlukan penanganan lebih lanjut, maka sebaiknya datang ke fasilitas kesehatan terkait. Dalam pelaksanaan manajemen nyeri lanjutan, terdapat tiga metode yang dapat dipergunakan. Pilihan metode yang sesuai akan tergantung pada karakteristik nyeri yang tengah dirasakan, keadaan kesehatan pasien, dan tingkat keparahan nyeri yang dirasakan oleh pasien. Ketiga metode tersebut mencakup :1. Injeksi Obat pada Lokasi NyeriMetode ini melibatkan penyuntikan steroid untuk mengurangi peradangan di tempat nyeri secara spesifik. Selain steroid, penggunaan obat regeneratif seperti Platelet Rich Plasma (PRP) atau Proloterapi membantu memperbaiki kerusakan struktur jaringan seperti otot dan tendon yang merupakan sumber nyeri. Penggunaan alat seperti USG dan C-Arm dilibatkan untuk menyuntikkan obat langsung ke daerah yang terasa sakit. Dengan alat yang sama, blokade saraf juga bisa dilakukan untuk mengirimkan obat langsung ke saraf yang menjadi penyebab rasa sakit, sehingga mampu meredakan nyeri yang timbul pada area pinggang dan sekitarnya.2. RadiologiGelombang yang dipancarkan melalui proses radiologi digunakan untuk meredakan atau menghentikan aktivitas saraf yang mengirimkan sinyal nyeri, dengan tujuan menghambat rasa sakit yang berasal dari sumbernya. Gelombang radiofrekuensi ini dihasilkan menggunakan perangkat khusus dan disalurkan melalui jarum yang dimasukkan ke saraf yang menjadi penyebab rasa sakit, dengan panduan dari USG dan C-Arm.3. Platelet Rich Plasma (PRP)Platelet Rich Plasma (PRP) adalah suatu metode pengobatan yang bertujuan meningkatkan aktivitas zat pertumbuhan dalam darah untuk memperbaiki jaringan yang rusak. Plasma dan platelet yang merupakan komponen penting dalam darah karena mengandung banyak protein, memiliki kemampuan untuk membantu proses penyembuhan tubuh. Dalam bidang dermatologi, PRP digunakan untuk mengatasi berbagai masalah seperti pertumbuhan rambut yang terhambat, peremajaan kulit, perawatan bekas luka jerawat, peningkatan kekencangan kulit, dan bahkan menghilangkan bekas stretch marks. Terapi ini juga diterapkan dalam bidang reumatologi dan ortopedi. Hasil terbaik dari PRP seringkali dicapai ketika dikombinasikan dengan terapi laser, micro-needling, dan penggunaan filler.Proses PRP dimulai dengan mengambil sejumlah sampel darah dari pasien, yang kemudian diproses melalui alat bernama Centrifuge. Alat ini dapat memisahkan berbagai komponen dalam darah, memungkinkan pengambilan platelet dengan mudah. Platelet yang telah terpisah kemudian disuntikkan langsung ke area tubuh yang membutuhkan perbaikan, mengeluarkan zat-zat pertumbuhan yang membantu meningkatkan kemampuan tubuh untuk memperbaiki diri.Rekomendasi Tempat Manajemen Nyeri TerbaikSetelah membaca ulasan diatas, Anda akan menyadari bahwa manajemen nyeri merupakan solusi tepat dalam mengatasi sakit pinggang yang menjadi penyebab semua hambatan dalam hidup Anda. Nah, pertanyaannya, dimanakah Anda bisa mendapatkan Pain Management terbaik? Jawabannya adalah Granostic Medical Center.Granostic Medical Center telah berkolaborasi dengan tim dokter spesialis bedah syaraf terkemuka untuk menangani masalah kesehatan terkait rasa nyeri pada berbagai bagian tubuh yang bersifat akut maupun kronis, tanpa perlu melibatkan prosedur operasi. Kami juga menyediakan layanan konsultasi yang dapat diakses secara daring bersama dokter umum dan dokter spesialis. Anda tidak perlu repot datang ke fasilitas kami jika gejalanya tidak memburuk. Hal ini memberikan kenyamanan, efisiensi waktu kepada Anda dalam mendapatkan layanan kesehatan.Jadi tunggu apa lagi? Kunjungi Granostic sekarang juga !
Yuk, Kenali Beberapa Makanan Peningkat Imun Tubuh Ini!
Istilah 'Anda adalah apa yang Anda makan' merujuk pada arti bahwa pola makan seseorang secara harafiah mencerminkan kesehatan dan kondisi tubuhnya. Dengan kata lain, pentingnya memiliki pola makan yang sehat yang bervariasi merupakan kunci untuk menjaga daya tahan tubuh yang optimal.Faktor-faktor lain seperti pola istirahat, tingkat stres, serta kebersihan diri berperan dalam mempengaruhi respons sistem kekebalan tubuh. Namun, nutrisi yang masuk kedalam tubuh tetap menjadi elemen krusial dalam memenuhi kebutuhan gizi, termasuk vitamin dan mineral yang memiliki peran signifikan dalam mendukung kinerja sistem kekebalan imun. Mari kita lihat bagaimana berbagai jenis makanan berikut dapat berkontribusi untuk meningkatkan daya tahan tubuh.1. Buah-Buahan SitrusTinjauan Justin Laube, MD dan Lynn Grieger, RDN, CDCES dari Everyday Health, buah-buahan sitrus seperti jeruk, lemon, jeruk nipis, memiliki kandungan vitamin C yang tinggi. Vitamin C dikenal sebagai nutrisi yang penting untuk meningkatkan daya tahan tubuh manusia. Nutrisi ini berperan dalam merangsang produksi sel darah putih, yang merupakan komponen utama sistem kekebalan tubuh.Vitamin C juga membantu melawan radikal bebas yang dapat merusak sel-sel tubuh. Selain itu, vitamin C berperan dalam sintesis kolagen, suatu protein penting untuk struktur kulit, pembuluh darah, tulang, dan jaringan ikat lainnya.Dengan meningkatnya sistem imun tubuh berkat vitamin C, akan membantu dalam mempercepat proses penyembuhan luka, regenerasi sel, dan penyerapan zat besi dari makanan menjadi sumber energi. Karenanya, jika tubuh kekurangan vitamin C dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, termasuk penyakit skorbut, yang ditandai oleh gejala seperti gusi berdarah, nyeri sendi, dan penurunan massa otot.2. Bawang PutihSelain menjadi bumbu dapur, bawang putih juga mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh berkat kandungan fitonutrien-nya yang bermanfaat dalam mengurangi stres oksidatif. Stres oksidatif terjadi ketika tubuh menghasilkan lebih banyak radikal bebas daripada yang dapat diatasi oleh sistem antioksidan. Dengan mengandung senyawa antioksidan, bawang putih membantu melawan radikal bebas dan menjaga keseimbangan dalam tubuh.Selain itu, bawang putih juga memiliki kandungan vitamin C, vitamin B6, dan mangan. Semua kandungan tersebut bermanfaat untuk menjaga vitalitas tubuh agar tidak terjangkit demam dan flu.3. YoghurtDengan mengkonsumsi yoghurt secara rutin, seseorang dapat merasakan peningkatan pada sistem kekebalan tubuh berkat kandungan probiotiknya. Kandungan probiotik dalam yoghurt tidak hanya membantu mengoptimalkan fungsi sistem pencernaan tetapi juga memiliki efek anti-radang. Ini berarti bahwa yoghurt dapat berperan dalam pencegahan berbagai penyakit yang terkait dengan peradangan, seperti radang tenggorokan dan radang usus.4. AlmondKacang almond adalah salah satu jenis kacang-kacangan yang kaya akan nutrisi penting, terutama vitamin E. Tinjauan Natalie Olsen, R.D., L.D., ACSM EP-C dari Medical News Today, kandungan vitamin E yang tinggi dalam kacang almond membuatnya menjadi pilihan yang sangat baik untuk mendukung kesehatan tubuh. Vitamin E dikenal sebagai antioksidan yang efektif, membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Selain itu, kacang almond juga mengandung berbagai mineral penting seperti tembaga dan magnesium.Tembaga adalah mineral esensial yang berperan dalam berbagai proses biologis di dalam tubuh. Ia berfungsi sebagai sumber tembaga yang signifikan, serta mendukung fungsi sistem kekebalan tubuh dan pembentukan kolagen. Di samping itu keberadaan magnesium dalam kacang almond memiliki peran kunci dalam menjaga kesehatan otot dan saraf.5. Ikan SalmonDaging ikan salmon sudah populer akan sumber nutrisi yang kaya dan bermanfaat bagi kesehatan secara keseluruhan. Tidak hanya menyajikan cita rasa lezat, menurut ahli gizi Dr Carrie Ruxton mengatakan dalam 198 gram ikan salmon terdapat 815 IU vitamin D. Selain itu, ikan salmon juga kaya akan asam lemak, terutama asam lemak omega-3. Asam lemak omega-3 memiliki berbagai manfaat kesehatan, termasuk kemampuannya dalam mengurangi risiko penyakit jantung, dan bahkan dapat membantu meningkatkan fungsi otak.Kandungan asam lemak dalam ikan salmon juga dapat memodulasi respons imun, mengurangi peradangan dalam tubuh, dan mendukung produksi sel-sel kekebalan tubuh yang efektif.6. BrokoliSayuran ini mengandung sejumlah besar vitamin dan mineral, termasuk vitamin C, vitamin A, vitamin K, folat, dan selenium. Vitamin C berperan sebagai antioksidan untuk membantu melindungi sel-sel tubuh dari radikal bebas. Vitamin A untuk kesehatan mata dan fungsi sistem kekebalan tubuh, dan vitamin K dalam brokoli berperan dalam pembekuan darah dan dapat mendukung kesehatan tulang.Selain itu, brokoli mengandung serat pangan yang tinggi, yang mendukung kesehatan saluran pencernaan dan dapat membantu mengontrol berat badan.7. BayamSelain brokoli, sayuran hijau lainnya yang mampu meningkatkan kekebalan tubuh adalah bayam. Salah satu komponen utama yang dimiliki bayam adalah beta karoten, sebuah senyawa yang dapat diubah menjadi vitamin A dalam tubuh. Selain itu, bayam juga kaya akan antioksidan, yang berperan dalam melawan infeksi dan menjaga keseimbangan sistem organ tubuh.Seperti halnya brokoli, bayam juga dikenal memiliki kandungan vitamin yang melimpah. Dikatakan dalam artikel India Times, vitamin C dalam bayam memiliki peran dalam mempercepat penyembuhan luka. Sementara itu, vitamin K1 membantu dalam pembekuan darah dan kesehatan tulang, serta vitamin B9, atau asam folat, penting untuk perkembangan sel dan sintesis DNA.Namun, penting untuk diingat bahwa cara pengolahan bayam dapat mempengaruhi kandungan nutrisinya. Sebaiknya, hindari memasak bayam terlalu lama agar nutrisi yang terkandung di dalamnya tetap terjaga. Jika terlalu lama, nutrisi dan gizinya akan hilang.8. JaheTanaman yang seringkali dimanfaatkan sebagai tanaman herbal ini memang sangat ampuh dalam mengatasi berbagai masalah kesehatan, seperti mual, batuk, nyeri sendi, dan nyeri akibat terapi kanker. Dengan mengkonsumsinya secara teratur, jahe dapat memberikan manfaat dalam meningkatkan daya tahan tubuh, mendukung sistem pencernaan, melawan peradangan yang mengundang berbagai penyakit. Ini disebabkan oleh jahe memiliki sifat antioksidan, anti radang, dan antibakteri yang dapat memperkuat kekebalan tubuh dan mencegah infeksi.9. Teh HijauTeh hijau dikenal mengandung sejumlah antioksidan yang sangat bermanfaat bagi kesehatan, salah satunya adalah Epigallocatechin gallate (EGCG). Dalam penelitian yang dilakukan oleh perusahaan teh India, Dharamsala Tea Company menyebutkan EGCG memiliki manfaat dalam meningkatkan fungsi kekebalan tubuh agar tidak mudah diserang penyakit dari virus dan bakteri.Selain kandungan EGCG yang tinggi, teh hijau juga dikenal sebagai sumber kaya asam amino L-theanine. L-theanine adalah senyawa yang tidak hanya memberikan rasa relaksasi, tetapi juga memiliki peran penting dalam memicu produksi senyawa pelawan kuman di sel T tubuh.10. KiwiKiwi, atau yang juga dikenal sebagai buah gosberi cina ini termasuk tanaman berbunga dalam genus Actinidia. Buah ini memiliki ciri khas kulit berbulu coklat dan daging berwarna hijau dengan biji kecil yang dapat dimakan. Sebagai layaknya buah, kiwi mengandung banyak vitamin, terutama vitamin C yang paling banyak berperan dalam menjaga kekebalan tubuh. Hal ini dikarenakan porsi vitamin C dalam kiwi lebih banyak daripada vitamin dan nutrisi lain yang dikandungnya.11. Daging AyamAyam merupakan sumber nutrisi yang kaya akan vitamin B6, suatu zat penting yang esensial bagi tubuh manusia. Vitamin B6 memiliki peran yang krusial dalam proses metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein yang berperan penting dalam mengoptimalkan penguraian dan penggunaan nutrisi yang diperoleh dari makanan, menjaga keseimbangan energi dalam tubuh.Selain itu, vitamin B6 juga memainkan peran penting dalam produksi sel darah merah. Kehadirannya diperlukan untuk sintesis hemoglobin, protein transportasi oksigen dalam darah. Dengan demikian, asupan vitamin B6 yang cukup dapat berkontribusi pada kesehatan sistem peredaran darah dan memastikan pasokan oksigen yang memadai ke seluruh tubuh.
Cek Kesehatan dan Imun Tubuh di Surabaya
Menjaga kesehatan dan kebugaran merupakan suatu aspek yang sangat dibutuhkan tubuh. Sebab, dengan memelihara sistem kekebalan dan kebugaran tubuh, Sistem kekebalan tubuh bekerja secara terkoordinasi dan tidak berdiri sendiri. Kita tidak hanya menghindari potensi terserang berbagai macam penyakit, tetapi juga memastikan bahwa kita dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan optimal.Untuk mencapai hal ini, tindakan preventif seperti pemeriksaan kesehatan berkala menjadi langkah awal yang sangat penting, datang mengunjungi fasilitas kesehatan dan konsultasi bersama dokter yang tepat.Melalui pemeriksaan ini, kita dapat menggali informasi terkait status kesehatan tubuh kita secara mendalam. Hal ini membantu kita untuk membandingkan kondisi kesehatan saat ini dengan riwayat kesehatan sebelumnya, sehingga kita dapat menilai apakah ada penurunan atau peningkatan yang perlu diperhatikan.Seberapa Penting Mengecek Kesehatan dan Imun Tubuh Sejak Dini1. Evaluasi Gaya HidupHal ini merujuk pada proses pemeriksaan rutin yang dilakukan untuk menilai sejauh mana gaya hidup seseorang berpengaruh terhadap kesehatan dan daya tahan tubuhnya. Cek kesehatan berkala melibatkan serangkaian tes medis dan evaluasi kesehatan, seperti pemeriksaan darah, tekanan darah, kadar gula darah, dan lainnya, yang dapat memberikan informasi mengenai kondisi tubuh secara keseluruhan.Sementara itu, evaluasi imun tubuh melibatkan penilaian terhadap respons sistem kekebalan tubuh terhadap infeksi dan penyakit. Melalui proses ini, seseorang dapat memahami dampak gaya hidupnya terhadap kesehatan dan kekuatan sistem kekebalan tubuhnya. Dengan kata lain, dari sini, bisa terlihat apakah pasien terindikasi memiliki gaya hidup yang buruk seperti sering merokok, minum-minuman alkohol, sering begadang, dan sebagainya.2. Deteksi Gejala Penyakit BerbahayaBiasanya dalam cek kesehatan, sejumlah langkah diambil untuk memastikan kesejahteraan dan mendeteksi potensi masalah kesehatan yang dapat membahayakan di masa mendatang. Berbagai jenis tes dan pemeriksaan digunakan sebagai alat untuk memahami kondisi fisik seseorang dengan lebih mendalam.Proses ini dimulai dengan tes fisik, di mana seorang profesional kesehatan akan mengevaluasi berbagai aspek tubuh, termasuk tekanan darah, detak jantung, pernapasan, dan fungsi organ-organ vital lainnya. Tes laboratorium kemudian dilakukan untuk menilai tingkat dan fungsi berbagai parameter biokimia dalam tubuh, seperti kadar gula darah, kolesterol, dan fungsi organ hati dan ginjal.Selain itu, dilakukan tes darah. Tes ini sangat penting untuk menilai risiko diabetes. Pengukuran ini membantu dalam penilaian risiko terkena penyakit yang dapat mempengaruhi tingkat gula darah dan mengganggu metabolisme tubuh secara keseluruhan.Berikutnya USG (Ultrasonografi) dan radiologi digunakan untuk mendapatkan gambaran internal tubuh. USG dapat membantu dalam mendeteksi adanya kelainan struktural atau pertumbuhan abnormal, sementara pemeriksaan radiologi seperti CT scan atau MRI dapat memberikan gambaran yang lebih rinci tentang organ-organ dalam tubuh.Dan juga jika diperlukan dapat dilakukan tes DNA. Tes ini memungkinkan identifikasi faktor genetik yang dapat mempengaruhi perkembangan penyakit bawaan. Hasilnya dapat digunakan untuk pencegahan lebih dini dan personalisasi perawatan berdasarkan informasi genetik individu terkait.3. Pemantauan Kesehatan Secara BerkalaDapat disimpulkan bahwa cek kesehatan berkala adalah suatu proses yang sangat penting untuk mengevaluasi sejauh mana gaya hidup seseorang berdampak terhadap kesehatan dan daya tahan tubuhnya. Proses ini melibatkan serangkaian tes medis dan evaluasi kesehatan, termasuk pemeriksaan darah, tekanan darah, kadar gula darah, dan evaluasi imun tubuh. Melalui cek kesehatan, seseorang dapat memahami dampak kebiasaan hidupnya, seperti merokok, konsumsi alkohol, dan kurang tidur terhadap kesehatan tubuhnya.Langkah-langkah dalam cek kesehatan melibatkan tes fisik dan laboratorium untuk mengevaluasi berbagai aspek tubuh, serta menilai tingkat dan fungsi sistem organ. Selanjutnya, USG dan pemeriksaan radiologi seperti CT scan atau MRI digunakan untuk mendapatkan gambaran internal tubuh, membantu mendeteksi kelainan struktural atau hal yang tidak biasa dalam kerangka tubuh.Cek Kesehatan, di Granostic Saja!Setelah membaca tulisan diatas, diharapkan Anda sudah mengerti bahwa konsultasi dengan dokter adalah tindakan bijak untuk memahami penyebab dan mencari solusi yang sesuai. Konsultasi ini juga memberikan kesempatan untuk mendiskusikan pencegahan penyakit dan strategi untuk meningkatkan daya tahan tubuh secara keseluruhan.Jika Anda memerlukan layanan kesehatan mumpuni untuk memeriksakan sistem imun dan kesehatan tubuh secara keseluruhan, maka Granostic bisa menjadi pilihan tepat. Granostic Diagnostic Center menyediakan layanan laboratorium dengan teknologi terkini untuk berbagai jenis tes kesehatan atau juga dikenal sebagai Medical Check Up (MCU). Layanan ini mencakup pemeriksaan organ dalam dan penyakit serta tes radiologi. Berikut gambaran ringkas layanan yang kami miliki :● Pemeriksaan Organ Dalam:a) Pemeriksaan Jantung : Menilai kesehatan jantung dengan elektrokardiografi (EKG).b) Pemeriksaan Hati : Analisis darah untuk fungsi hati, mencakup enzim, protein, dan bilirubin.c) Pemeriksaan Paru : Tes fungsi paru dan radiografi dada untuk evaluasi pernapasan.d) Pemeriksaan Ginjal : Evaluasi kesehatan ginjal melalui pemeriksaan urine, kreatin, uji nitrogen darah, dan laju filtrasi glomerulus (GFR).● Pemeriksaan Penyakit:a) Pemeriksaan Hipertensi : Pemantauan tekanan darah dengan tes laboratorium dan alat ultrasonografi.b) Pemeriksaan Diabetes : Uji gula darah untuk mendeteksi diabetes tipe 1 atau tipe 2.c) Pemeriksaan Kolesterol : Tes darah untuk mengukur kolesterol dan trigliserida.● Tes Radiologi:Pemeriksaan organ tubuh, seperti paru-paru dan tulang, menggunakan teknologi radiologi terkini.Kami juga menyajikan layanan konsultasi yang dapat diakses secara daring bersama dokter umum dan dokter spesialis, dengan komitmen membantu pasien dalam memilih dan menerima layanan kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan mereka, dari diagnosis hingga pengobatan yang tepat. Salah satu inovasi terbaru yang ditawarkan oleh Granostic adalah layanan Home Service, memudahkan pasien untuk memeriksakan diri tanpa perlu berkunjung langsung ke fasilitas kami.Mengapa sebaiknya Anda memilih layanan Home Service di Granostic ? Selain memberikan kenyamanan, efisiensi waktu juga menjadi opsi bagi Anda. Pasien tidak perlu repot datang ke laboratorium, karena Granostic menyediakan pengambilan sampel yang dilakukan oleh Tenaga Kesehatan yang akan datang ke rumah atau kantor Anda. Selain itu, ada juga konsultasi gratis bersama Dokter Umum yang dapat membantu memberikan pemahaman lebih lanjut tentang hasil pemeriksaan.Layanan Home Service Granostic mencakup berbagai jenis pemeriksaan, mulai dari pemeriksaan darah hingga tes urine, semua bisa dilakukan di kenyamanan rumah Anda. Dan kami tidak memungut biaya apapun dari layanan ini.Lalu, bagaimana cara menggunakan layanan Home Service ini ? Anda dapat melakukan pertanyaan atau pesanan melalui panggilan telepon atau mengirim pesan pada nomor WhatsApp yang kami sediakan. Customer Service akan membantu Anda mengatur jadwal pemeriksaan yang sesuai dengan kebutuhan Anda dan memberikan rincian harga pemeriksaan. Petugas akan datang ke rumah Anda sesuai jadwal yang telah disepakati.Layanan konsultasi dan telekonsultasi Granostic tersedia setiap Senin hingga Sabtu, mulai pukul 07.00 - 15.00 WIB. Dengan inovasi ini, Granostic Diagnostic Center memastikan bahwa pelayanan kesehatan dapat diakses dengan mudah dan nyaman oleh semua orang.
Tips Meningkatkan Imun Tubuh
Kunci utama untuk menjaga kesehatan dan melindungi diri dari penyakit adalah dengan memiliki daya tahan tubuh yang optimal. Sistem kekebalan tubuh memiliki peran krusial dalam melawan berbagai jenis penyakit yang dapat menyerang dari luar. Fungsi utama sistem kekebalan tubuh adalah untuk mencegah penyakit, termasuk yang bersifat serius. Meskipun demikian, tidak selalu sistem kekebalan atau imun tubuh ini dapat mengatasi semua jenis virus dan bakteri dengan efektif. Ada situasi di mana sistem imun melemah, sehingga meningkatkan risiko penyakit menjangkiti tubuh yang sangat merugikan.Untuk memastikan agar sistem ini beroperasi secara efektif dan optimal, diperlukan upaya yang konsisten dan berkelanjutan. Tindakan-tindakan tersebut akan membentuk daya tahan tubuh yang tangguh, sehingga risiko terkena penyakit dapat diminimalkan.Ada beberapa hal yang dapat menaikkan kembali sistem imun tubuh, apa saja itu? Berikut pembahasannya!1. Perbanyak Makan Sayuran dan Buah-BuahanSeperti yang sudah kita ketahui bersama, Sayuran dan buah-buahan kaya akan vitamin, mineral, dan antioksidan yang esensial untuk mendukung fungsi optimal sistem kekebalan. Vitamin C, yang banyak ditemukan dalam buah-buahan seperti jeruk, stroberi, dan kiwi, memiliki peran kunci dalam merangsang produksi sel darah putih dan memperkuat pertahanan tubuh terhadap infeksi. Lalu sayuran berdaun hijau seperti bayam dan kale mengandung vitamin E, yang berperan sebagai antioksidan dan melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat paparan virus.Selain itu, kandungan serat dalam sayuran dan buah-buahan mendukung kesehatan saluran pencernaan, yang juga berperan penting dalam sistem kekebalan tubuh. Kombinasi nutrisi yang terdapat dalam makanan nabati dapat meningkatkan respons imun tubuh terhadap patogen dan menjaga keseimbangan sistem kekebalan. Oleh karena itu, dengan mengkonsumsi beragam sayuran dan buah-buahan setiap hari, seseorang dapat secara signifikan meningkatkan daya tahan tubuhnya terhadap penyakit dan infeksi.2. Tidur Yang CukupDilansir dari situs resmi Kementerian Kesehatan RI, saat Anda beristirahat, tubuh akan secara otomatis memperbaiki sel-sel yang rusak dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Oleh karena itu, waktu untuk tidur yang optimal adalah 7 sampai 9 jam setiap hari. Studi menunjukkan bahwa jika seseorang kurang tidur memiliki potensi untuk terserang flu dibandingkan dengan orang yang memiliki waktu tidur yang cukup, yaitu 7 jam atau lebih setiap harinya.Sebagai upaya dalam menjaga kesehatan optimal, sangat penting untuk mengurangi kegiatan yang dilakukan pada malam hari, atau istilahnya begadang dan segera tidur sesuai waktu yang disarankan tadi. Jika bisa, cobalah untuk menyisihkan waktu untuk tidur siang paling tidak selama satu jam. Hal ini bertujuan untuk memulihkan tenaga dan sistem kekebalan saat bekerja di sepanjang hari.3. Hindari Minum AlkoholAlkohol dapat memiliki dampak negatif pada sistem imun dengan mengganggu fungsi sel-sel pertahanan tubuh, termasuk sel darah putih. Dalam sistem kekebalan tubuh, leukosit atau sel darah putih memiliki peran penting dalam melawan infeksi dan penyakit. Nah, disini konsumsi alkohol berdampak pada berkurangnya aktivitas sel darah putih, sehingga melemahkan respons imun tubuh. Selain itu, alkohol juga dapat merusak sel-sel hati, organ yang berperan dalam detoksifikasi dan produksi protein yang mendukung bekerjanya sistem kekebalan untuk melindungi semua fungsi organ. 4. Perbanyak Konsumsi Vitamin CVitamin C dikenal memiliki segudang manfaat kesehatan terutama dalam meningkatkan sistem imun dalam tubuh. Terdapat keterkaitan yang kuat antara vitamin C dan sistem kekebalan tubuh. Ketika tubuh menerima asupan vitamin C yang mencukupi, produksi interferon, yang memiliki peran penting dalam melawan patogen yang masuk ke tubuh, akan tetap terjaga.Interferon memiliki tanggung jawab untuk mengatasi patogen yang terdeteksi dalam tubuh, segera menghancurkannya. Vitamin C juga berkontribusi dalam meningkatkan produksi sitokin, yaitu protein komunikasi yang dilepaskan oleh sel darah putih untuk memberikan informasi kepada sel-sel lainnya. Berkat peran sitokin ini, respons sistem kekebalan tubuh meningkat. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa sitokin berperan dalam mencegah gejala flu yang lebih parah.Penelitian juga menunjukkan bahwa mengkonsumsi suplemen vitamin C dalam jumlah tertentu dapat mengurangi durasi pilek sebesar 8% pada orang dewasa dan 18% pada anak-anak.5. Sempatkan Diri Untuk Berjemur di Sinar MatahariMenurut Prof. Dr. Madarina Julia, seorang Guru Besar di Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan UGM, dinyatakan bahwa sinar matahari diperlukan oleh tubuh manusia untuk meningkatkan produksi vitamin D secara alami. Vitamin D, yang sebagian besar diperoleh dari paparan sinar matahari, dianggap sebagai elemen kunci yang berperan sebagai modulator sistem kekebalan tubuh. Kekurangan vitamin D dapat menghambat pertumbuhan dan membuat tubuh lebih rentan terhadap infeksi virus dan bakteri, sedangkan kontribusi dari makanan sangat terbatas.Untuk mendapatkan manfaat optimal, waktu yang dianggap efektif untuk berjemur adalah saat bayangan tubuh lebih pendek dari tinggi badan, dengan rekomendasi waktu berjemur sekitar 10 hingga 15 menit, pada rentang pukul 10.00 sampai 15.00.6. Jaga Kebersihan LingkunganMenjaga kebersihan lingkungan merupakan suatu langkah yang krusial dalam memastikan kesehatan optimal. Hal ini termasuk membuang sampah pada tempatnya dan hindari penumpukan sampah yang dapat menjadi tempat berkembang biaknya bakteri dan virus. Ventilasi ruangan yang baik juga diperlukan untuk mengurangi risiko penularan penyakit udara. Sirkulasi udara yang lancar dapat membantu mengurangi konsentrasi polutan di udara.Menurut sumber dari WHO, bahaya polusi udara terletak pada kandungan zat beracun seperti karbon monoksida, nitrogen dioksida, partikel padat dan cair seperti sulfat, nitrat, bahan kimia organik, logam, partikel tanah atau debu, serta sulfur dioksida.7. Cek Kesehatan Tubuh Secara BerkalaKonsultasi dengan dokter adalah tindakan bijak untuk memahami penyebab dan mencari solusi yang sesuai. Konsultasi ini juga memberikan kesempatan untuk mendiskusikan pencegahan penyakit dan strategi untuk meningkatkan daya tahan tubuh secara keseluruhan.Jika Anda memerlukan layanan kesehatan mumpuni untuk memeriksakan sistem imun dan kesehatan tubuh secara keseluruhan, maka Granostic bisa menjadi pilihan tepat. Dengan komitmen membantu pasien dalam memilih dan menerima layanan kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan, kami Granostic Diagnostic Center menyajikan layanan konsultasi yang didukung oleh dokter umum dan dokter spesialis terpercaya.Bersama dengan layanan andalan kami, Home Service, Granostic menawarkan pasien untuk memeriksakan diri tanpa perlu berkunjung langsung ke fasilitas kami. Pengambilan sampel akan dilakukan oleh petugas yang datang ke rumah atau tempat manapun Anda berada. Selain itu, kami menyediakan konsultasi daring gratis bersama Dokter Umum yang dapat membantu memberikan pemahaman lebih lanjut tentang hasil pemeriksaan.Caranya cukup mudah, Anda dapat melakukan pertanyaan atau pesanan melalui panggilan telepon atau mengirim pesan pada nomor WhatsApp Customer Service. Tim Customer Service akan membantu Anda mengatur jadwal pemeriksaan yang sesuai dengan kebutuhan Anda dan memberikan rincian harga pemeriksaan. Setelah itu, tim kami akan datang ke rumah Anda sesuai jadwal yang telah disepakati.Jadi tunggu apa lagi? Ayo cek masalah kesehatanmu bersama Granostic!
Tips Atasi Sakit Pinggang Karena Terlalu Lama Duduk
Nyeri pinggang merupakan gejala umum yang dapat timbul pada siapa pun, tetapi paling sering biasanya dialami oleh orang-orang yang sering menghabiskan waktu berjam-jam duduk di depan komputer atau laptop. Hal ini dikarenakan postur tubuh yang buruk atau bungkuk saat duduk merupakan salah satu pemicu utama nyeri pinggang.Perlu Anda ketahui, tubuh manusia tidak dirancang untuk duduk dalam jangka waktu yang lama, sehingga semakin lama seseorang duduk, semakin memburuk juga postur tubuhnya, yang pada akhirnya dapat menyebabkan timbulnya nyeri pinggang. Jika Anda mengalami nyeri pinggang ketika duduk, berikut adalah beberapa metode untuk mengurangi rasa nyeri tersebut.1. Gunakan Kursi Yang Nyaman DidudukiPemilihan kursi yang tepat juga dapat mengurangi risiko terjadinya masalah kesehatan punggung seperti nyeri dan ketegangan otot. Pertama-tama, pastikan kursi memiliki desain ergonomis yang mendukung alamiah tubuh. Pilih kursi dengan penyangga lumbar yang dapat disesuaikan, sehingga Anda dapat menyesuaikannya dengan lengkungan alami punggung. Kursi dengan bantalan yang cukup pada bagian duduk juga penting untuk mencegah tekanan berlebih di area panggul dan paha.Selanjutnya, pastikan kursi memiliki dukungan leher yang memadai. Kursi dengan sandaran yang dapat disesuaikan tinggi dan kemiringan membantu menjaga postur tubuh dan mencegah tegangan leher. Selain itu, pastikan kursi memiliki fitur penyesuaian tinggi / Height Adjuster sehingga dapat disesuaikan dengan tinggi meja kerja Anda.Selain itu, pastikan juga atur posisi duduk dengan baik. Dengan memastikan posisi duduk yang baik dan teratur, Anda dapat menjamin beban yang diterima oleh tulang belakang dapat tersebar merata, mengurangi risiko terjadinya otot tegang atau cedera. Selain itu, posisi duduk yang baik juga mendukung postur tubuh yang benar. Dengan menjaga postur tubuh yang tepat, berbagai bagian tubuh seperti otot dan sendi dapat bekerja secara optimal. Postur yang benar juga membantu menjaga keseimbangan tubuh, mengurangi risiko terjadinya masalah tulang belakang seperti lordosis atau kifosis.2. Lakukan Stretching Atau Peregangan OtotJadwalkan waktu beberapa menit atau lebih ketika Anda mengetik di depan layar komputer. Gunakan waktu ini untuk berdiri dan lakukan peregangan pada tangan dan kaki. Peregangan ini tidak hanya membantu meredakan otot yang tegang yang timbul akibat terlalu lama duduk, tetapi juga dapat meningkatkan aliran darah ke seluruh tubuh Anda.Dengan melakukan peregangan secara teratur pada waktu senggang saat bekerja, Anda dapat mengurangi potensi lelah fisik dan mental. Aliran darah yang lebih baik ke otot dan jaringan tubuh juga berdampak pada pulihnya energi dan kewaspadaan Anda. Selain itu, mengubah posisi tubuh dan melakukan gerakan ringan juga dapat membantu mencegah kekakuan otot dan sendi.3. Melatih Postur Tubuh AndaPostur tubuh yang tidak baik dapat menyebabkan timbulnya sakit pinggang. Tetapi dengan melakukan beberapa jenis latihan tertentu, Anda dapat mengkoreksi postur tubuh dan mengatasi rasa nyeri di pinggang. Salah satunya adalah melalui praktik yoga, yang diyakini dapat membantu memperbaiki postur tubuh dan meredakan nyeri pinggang. Banyak orang bahkan mengadopsi yoga tidak hanya untuk meningkatkan kesehatan fisik, tetapi juga kesehatan mental.Selain itu, melakukan latihan aerobik secara teratur juga dapat meningkatkan fungsi fisik secara keseluruhan, daya tahan otot, mengurangi nyeri, dan meningkatkan kesehatan mental. Aktivitas sederhana seperti berjalan atau berlari juga merupakan cara yang ekonomis untuk meningkatkan kesehatan dan memperkuat otot tubuh. Penting juga untuk berdiri dengan postur yang benar dan menghindari bertumpu pada satu kaki saja guna menjaga kesehatan postur tubuh.4. Memijat Area Yang SakitTinjauan dari Natalie Ullrich, PT, DPT, Physical Therapist dari Spine Health, sebuah penelitian menunjukkan jika pijatan yang dilakukan pada area pinggang dapat dianggap sebagai metode paling efektif dalam mengatasi nyeri pada area tersebut akibat duduk yang terlalu lama.Mulailah dengan menghangatkan area pinggang Anda dengan menggosokkan tangan Anda satu sama lain untuk menghasilkan panas, atau menggunakan handuk hangat untuk meredakan otot sekitar pinggang. Setelah itu, tuang minyak atau krim pijat untuk memudahkan gerakan tangan Anda. Mulailah dengan gerakan sederhana, seperti gesekan melingkar di sekitar pinggang. Kemudian, fokuskan perhatian pada titik-titik yang terasa kencang atau nyeri, lalu berikan tekanan dengan menggunakan jari atau ibu jari Anda. Gerakan melingkar atau tekanan secara perlahan dapat membantu mengendurkan otot-otot yang tegang.35. Jangan Lupa Istirahat Yang CukupMengutip penjelasan pada poin pertama, seringkali sakit pinggang dapat disebabkan oleh terlalu lama duduk atau berada dalam posisi yang tidak ergonomis. Oleh karena itu, ketika Anda merasa mulai ada ketidaknyamanan di area pinggang, segera lakukan istirahat sejenak. Cobalah untuk berdiri atau berjalan selama minimal 5 menit. Hal ini dapat membantu meredakan ketegangan pada otot-otot pinggang dan memulihkan tenaga yang terkuras saat melakukan aktivitas tersebut.Duduklah dengan tegak namun tetap santai, posisi duduk yang baik dapat mengurangi tekanan pada area pinggang dan mencegah terjadinya ketegangan otot. Jika memungkinkan, gunakan bantal khusus di bagian pinggang. Bantal ini dapat memberikan dukungan ekstra pada area pinggang dan membantu menjaga postur tubuh.6. Oleskan Krim Pereda NyeriOleskan krim atau salep yang dirancang khusus untuk meredakan rasa sakit di persendian dan otot terutama pada area pinggang. Umumnya, krim pereda nyeri memiliki kandungan mentol, yang memiliki efek pendinginan yang bermanfaat dalam meredakan nyeri akibat otot tegang. Namun, pastikan untuk menggunakan salep atau krim dengan takaran yang sesuai, karena penggunaan mentol yang berlebihan dapat membuat kulit menjadi lebih sensitif.Selain opsi krim dan salep yang mengandung mentol, alternatif lain yang dapat dipertimbangkan adalah penggunaan krim yang mengandung cannabidiol (CBD). Krim CBD ini diyakini dapat membantu mengurangi gejala nyeri punggung. Krim ini sudah terbukti keampuhannya kepada pasien yang baru saja menjalani operasi tulang belakang.7. Cek Kesehatan Jika Gejala Nyeri Pinggang Semakin MemburukDuduk dalam waktu yang lama dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan yang memerlukan penanganan medis. Dengan melakukan Medical check-up atau MCU Jika Anda memerlukan layanan kesehatan mumpuni untuk memeriksakan sakit pinggang secara keseluruhan, maka Granostic bisa menjadi pilihan tepat. Granostic Diagnostic Center menyediakan layanan laboratorium dengan teknologi terkini untuk berbagai jenis MCU untuk memastikan kesehatan tulang, otot dan sendi ketika mengalami nyeri akibat duduk terlalu lama.Baca Juga: Atasi Sakit Pinggang Berkepanjangan Pada Granostic Medical Center!Kami juga menyediakan layanan konsultasi yang dapat diakses secara daring bersama dokter umum dan dokter spesialis, Anda tidak perlu repot datang ke fasilitas kami jika gejalanya tidak memburuk. Hal ini memberikan kenyamanan dan efisiensi waktu Anda dalam mendapatkan pelayanan kesehatan.
Penyebab Imun Tubuh Turun dan Melemah
Fungsi kekebalan tubuh dari berbagai serangan virus dan bakteri sangat penting secara keseluruhan. Sistem kekebalan tubuh memiliki peran krusial dalam melawan berbagai jenis penyakit yang dapat menyerang dari luar. Fungsi utama sistem kekebalan tubuh adalah untuk mencegah penyakit, termasuk yang bersifat serius. Meskipun demikian, tidak selalu sistem kekebalan atau imun tubuh ini dapat mengatasi semua jenis virus dan bakteri dengan efektif. Ada situasi di mana sistem imun melemah, sehingga meningkatkan risiko penyakit menjangkiti tubuh yang sangat merugikan.Ada beberapa hal yang menyebabkan menurunnya sistem imun tubuh, pun begitu dengan cara mengatasinya. Lantas, apa saja hal yang menimbulkan sistem kekebalan tubuh melemah? Berikut pembahasannya.1. DehidrasiPenurunan tingkat imun dalam tubuh dapat disebabkan oleh berbagai faktor, salah satunya adalah kekurangan cairan tubuh. Kondisi ini dapat mengakibatkan dehidrasi, yang berdampak negatif pada sistem kekebalan tubuh. Dehidrasi dapat mengurangi produksi sel darah putih dan antibodi, yang berperan penting dalam melawan infeksi dan penyakit.Ketika tubuh mengalami kekurangan cairan, kemampuan sel darah putih untuk mendeteksi dan melawan patogen menjadi terbatas. Hal ini membuat tubuh menjadi lebih rentan terhadap serangan virus dan bakteri. Selain itu, dehidrasi juga dapat menyebabkan penurunan kadar enzim dan protein yang mendukung fungsi kekebalan tubuh.Gejala kekurangan cairan tubuh diantaranya meliputi kelelahan berat, melemahnya kinerja otot, dan meningkatnya risiko mengalami infeksi. Karena itu, tubuh yang mengalami dehidrasi cenderung lebih rentan terhadap penyakit seperti flu, karena sistem kekebalan tubuh tidak berfungsi optimal.Untuk itulah, disarankan untuk minum air putih sebanyak kurang lebih 2 liter per hari, terutama jika seseorang aktif secara fisik atau berada dalam kondisi cuaca yang panas. Selain air putih, konsumsi buah-buahan dan sayuran yang mengandung banyak air juga dapat membantu menjaga kecukupan cairan tubuh.2. Kurang GiziGizi yang cukup adalah kunci utama dalam menjaga kesehatan sistem imun. Beberapa nutrisi penting seperti vitamin C, vitamin D, vitamin E, zinc dan selenium memiliki peran khusus dalam mendukung fungsi sistem imun. Kurangnya asupan nutrisi ini dapat menghambat produksi dan aktivitas sel kekebalan tubuh, termasuk sel darah putih, yang memiliki peran utama dalam melawan infeksi.Beberapa vitamin seperti vitamin C memiliki peran penting dalam pembentukan kolagen dan produksi antibodi, sementara vitamin D memiliki peran vital dalam modulasi respons imun. Jika tubuh tidak mendapatkan asupan asupan cukup dari vitamin tersebut dapat meningkatkan risiko infeksi masuk ke dalam tubuh.3. Kurang IstirahatDilansir dari situs resmi Kementerian Kesehatan RI, saat Anda beristirahat, tubuh akan secara otomatis memperbaiki sel-sel yang rusak dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Oleh karena itu, waktu untuk tidur yang optimal adalah 7 sampai 9 jam setiap hari. Studi menunjukkan bahwa jika seseorang kurang tidur memiliki potensi untuk terserang flu dibandingkan dengan orang yang memiliki waktu tidur yang cukup, yaitu 7 jam atau lebih setiap harinya.Sebagai upaya dalam menjaga kesehatan optimal, sangat penting untuk mengurangi kegiatan yang dilakukan pada malam hari, atau istilahnya begadang dan segera tidur sesuai waktu yang disarankan tadi. Jika bisa, cobalah untuk menyisihkan waktu untuk tidur siang paling tidak selama satu jam. Hal ini bertujuan untuk memulihkan tenaga dan sistem kekebalan saat bekerja di sepanjang hari.4. StressPenurunan daya tahan tubuh tidak hanya disebabkan oleh faktor fisik, tetapi juga faktor mental, seperti stres. Stres yang berlangsung dalam jangka waktu yang lama dapat menyebabkan kelelahan tubuh yang akhirnya mempengaruhi sistem imun. Saat mengalami gangguan dari segi mental, tubuh akan merespons dengan meningkatkan produksi hormon yang dapat meningkatkan emosi seperti adrenalin, kortisol, dan norepinefrin.Menurut Ahli Gizi Lenny Jusup, peningkatan hormon pemicu stres ini dapat menghambat kinerja sistem kekebalan tubuh dalam melawan virus dan bakteri. Untuk meningkatkan daya tahan tubuh, berbagai cara dapat diterapkan untuk mengurangi stres, seperti menonton film kesukaan, jalan-jalan ke tempat yang ingin dituju, atau mengejar hobi lain yang dapat meningkatkan mood dan energi positif.5. ObesitasKelebihan berat badan dapat mengakibatkan akumulasi sel-sel lemak dalam tubuh. Penumpukan lemak tersebut dapat meningkatkan dan mempermudah potensi penyakit menyerang. Berdasarkan studi kasus yang dilakukan oleh Universitas Cambridge, orang yang mengalami sindrom metabolik, seperti obesitas, cenderung mengalami resistensi insulin, gangguan toleransi glukosa, dan akhirnya dapat mengembangkan diabetes.Dari perspektif metabolisme, obesitas dapat menyebabkan resistensi insulin dan penurunan fungsi sel beta pankreas. Kedua kondisi ini dapat membatasi respons metabolik saat tubuh menghadapi tantangan imunitas. Selain itu, kelebihan nutrisi akibat obesitas dapat memicu pelepasan lebih banyak sitokin proinflamasi oleh adiposit, yang pada akhirnya menyebabkan gejala yang bersifat kronis pada individu yang mengalami obesitas.6. MerokokBerdasarkan data yang diambil dari riset sains Nature Journal, rokok mengandung sejumlah zat berbahaya yang dapat menembus aliran darah dan menyusup ke dalam organ-organ tubuh, melalui proses merokok, berbagai zat berbahaya seperti nikotin, tar, dan karbon monoksida masuk ke dalam tubuh melalui paru-paru. Setelah itu, zat-zat tersebut dapat menyebar melalui aliran darah, mencapai organ-organ vital seperti jantung, paru-paru, dan otak.Dalam perjalanannya, zat-zat tersebut memiliki potensi besar untuk merusak sel-sel tubuh dan sistem imun. Kebiasaan merokok juga memiliki dampak negatif terhadap kadar antioksidan dalam darah, yang sejatinya berperan penting dalam melindungi tubuh dari kerusakan sel akibat radikal bebas. Hal ini membuat tubuh menjadi lebih rentan terhadap berbagai penyakit, termasuk infeksi yang seharusnya dapat dicegah oleh sistem kekebalan tubuh.7. Konsumsi Antibiotik Tanpa Resep DokterKonsumsi obat yang mewajibkan resep dokter, seperti antibiotik jika dimakan tanpa adanya pengarahan atau dikonsumsi secara sembarangan dapat membahayakan kesehatan dalam jangka panjang. Antibiotik merupakan jenis obat-obatan yang membantu tubuh melawan penyakit yang disebabkan oleh bakteri. Saat digunakan dengan benar, obat ini efektif dalam mengatasi infeksi. Pemberian antibiotik umumnya dilakukan ketika seseorang mengalami penyakit yang bersifat invasif pada sistem tubuh seperti diare, maag, demam, dan lain sebagainya. Karena itulah, antibiotik juga dapat berdampak pada kesehatan tubuh secara keseluruhan, termasuk mempengaruhi sistem kekebalan imun.Namun penggunaan antibiotik ini jika terlalu banyak dikonsumsi dapat memperburuk sistem pencernaan terutama usus, yang dalam hal ini sangat berbahaya jika masih dalam masa pertumbuhan. Selain itu, konsumsi antibiotik juga dapat menyebabkan resistensi antimikroba, efeknya dapat terasa pada mikrobioma usus yang berperan penting dalam proses pencernaan.8. Kurang OlahragaAnalisis ilmiah tahun 2007 yang dipublikasikan dalam American Physiological Society Journal menunjukkan bahwa berolahraga dapat meningkatkan respons imun dan mengurangi risiko penyakit mematikan. Umumnya, jumlah sel imun dalam tubuh seseorang terbatas dan tersebar di seluruh tubuh. Sel-sel tersebut lebih cenderung berkumpul di jaringan organ limfa, tempat di mana tubuh melawan virus, bakteri, dan mikroorganisme penyebab penyakit. Melalui peningkatan aliran darah dan getah bening saat otot berkontraksi selama olahraga, sirkulasi sel kekebalan tubuh juga meningkat. Hal ini memungkinkan sel imun dapat melindungi seluruh sistem organ dengan cepat.9. Penyakit Bawaan Yang Mempengaruhi Sistem Imun TubuhPenurunan sistem kekebalan tubuh juga bisa disebabkan oleh adanya penyakit bawaan yang mempengaruhi sistem imun. Pada penyakit autoimun, sistem imun malah menyerang sel-sel sehat dalam tubuh, mengakibatkan peradangan dan kerusakan jaringan. Contoh penyakit autoimun meliputi lupus, rheumatoid arthritis, diabetes tipe 1.Dalam sumber yang diambil dari Science Direct menyebutkan orang-orang yang terjangkit penyakit ini sistem imunnya tidak dapat memproduksi atau berfungsi dengan baik, membuat tubuh rentan terhadap infeksi. Penyebabnya dapat bersifat genetik atau didapat, seperti infeksi HIV yang menyerang sel-sel sistem imun. Penyakit bawaan semacam ini dapat merugikan kemampuan tubuh untuk melawan patogen, menyebabkan penurunan imunitas dan meningkatkan risiko terkena berbagai penyakit.Kenali selengkapnya Berikut Cara Atasi Imun Tubuh Yang Menurun. 
Kenali Bahaya Duduk Terlalu Lama
Terdapat berbagai kegiatan sehari-hari yang menuntut seseorang untuk menghabiskan sejumlah waktu yang cukup lama dalam posisi duduk. Pada kenyataannya, ada kemungkinan besar bahwa seseorang dapat menghabiskan waktu lebih dari 6 jam setiap harinya dalam keadaan duduk.Dari sini sudah jelas, mereka dapat berpotensi mengalami gangguan kesehatan akibat kebiasaan duduk dalam jangka waktu lama. Kondisi seperti otot yang kaku, masalah postur tubuh, dan bahkan risiko kesehatan jangka panjang seperti penyakit jantung atau masalah tulang belakang dapat muncul sebagai akibat dari kebiasaan duduk yang tidak sehat ini. Oleh karena itu, sangat penting untuk menyadari dampak kesehatan dari menambah waktu untuk bergerak dalam rutinitas sehari-hari mereka.Apa saja aktivitas yang “mengharuskan” porsi waktu duduk yang terlalu lama tersebut? berikut ini kami jabarkan jawabannya.1. Mengetik di Depan Layar KomputerBerdasarkan riset yang ditujukan pada karyawan Microsoft, duduk di depan komputer selama berjam-jam seolah telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari mereka. Sebagian besar dari mereka menghabiskan waktu hingga delapan jam setiap harinya di depan layar komputer.Mungkin tidak semua orang menyadari atau mengakui hal ini, namun kebiasaan tersebut secara berulang dalam jangka panjang dapat menyebabkan kelelahan fisik yang cukup serius.Yang paling umum, dari apa yang dikatakan penelitian tersebut, hal ini dapat meningkatkan risiko terkena berbagai penyakit terkait postur tubuh. Meskipun dampaknya tidak langsung terasa, gangguan-gangguan tersebut akan muncul secara bertahap selama beberapa tahun jika kebiasaan yang sama dilakukan berulang-ulang. Beberapa efek yang bisa dirasakan termasuk nyeri leher dan bahu, serta kelainan tulang belakang karena beban dan tumpuan pada tulang punggung yang terus menerus dalam posisi duduk.2. Duduk Sambil Bermain PonselPerkembangan teknologi saat ini telah secara drastis mengubah pola hidup manusia. Berbagai gadget dengan teknologi dan fasilitas yang disediakan membuat orang-orang semakin nyaman dalam kehidupannya. Dampaknya, aktivitas fisik kita menjadi semakin terbatas. Karena kita tidak perlu beranjak dari sofa nyaman untuk melakukan atau mendapatkan sesuatu, semua itu sudah tersedia di depan layar gadget.Kebiasaan buruk ini, apabila dibiarkan, dapat berdampak negatif pada metabolisme tubuh. Menurut informasi yang dilaporkan oleh Kementerian Kesehatan, dampak yang paling terlihat dari kebiasaan duduk terlalu lama adalah penumpukan lemak di daerah perut. Kebiasaan ini dapat mengakibatkan kurangnya aktivitas fisik dan olahraga, sehingga tubuh kesulitan membakar lemak. Akumulasi lemak di perut dapat menimbulkan masalah pencernaan seperti sembelit, kram, kembung, dan produksi gas yang berlebihan. Dan efeknya perut semakin menggembung atau buncit, dan bisa berujung pada obesitas.3. Bermain Game di Layar TelevisiKetika bermain game, para pemain sering terperangkap dalam dunia virtual yang menarik, di mana fokus pada tugas dan tantangan dapat membuat mereka lupa untuk bergerak. Hal ini seringkali terjadi dalam sesi permainan yang intens dan membutuhkan konsentrasi tinggi.Sementara itu, menonton televisi juga dapat menciptakan kecenderungan untuk duduk dalam waktu yang lama, terutama jika serial atau acara yang ditonton menarik perhatian penonton. Akibatnya dalam kurun waktu yang panjang, duduk terus-menerus dapat mengakibatkan masalah kesehatan seperti peningkatan risiko obesitas, masalah postur tubuh, dan berbagai masalah terkait otot dan tulang belakang.4. Menyetir Dalam Waktu LamaBerdasarkan jurnal yang diterbitkan Human Factors The Journal of the Human Factors and Ergonomics Society, menunjukkan bahwa mengemudi dalam jangka waktu yang cukup lama dapat menyebabkan timbulnya nyeri di leher dan pundak. Selain itu, pegal pada bagian punggung dan pinggang juga dapat muncul ketika seseorang duduk dalam kondisi serupa.Sensasi nyeri dan pegal tersebut disebabkan oleh durasi dan posisi duduk yang salah serta kurangnya dukungan yang memadai dari tulang belakang. Terlebih lagi, jika seseorang duduk dengan posisi mengemudi yang tidak benar, postur tubuhnya dapat terganggu dan menjadi kurang ideal.Untuk mengatasi masalah ini, mulailah atur posisi duduk dengan sebaik mungkin, sesuaikan jarak antara kursi dan kemudi, serta memastikan posisi paha nyaman dengan lutut yang sedikit ditekuk. Disarankan juga untuk menghindari posisi duduk yang terlalu jauh dari pedal, hal ini bertujuan untuk mengurangi ketegangan di leher, bahu, dan pergelangan tangan. Selain itu, hindari duduk membungkuk saat mengemudi agar posisi tulang belakang tetap optimal.5. Terlalu Banyak Pekerjaan Yang Harus DikerjakanBanyaknya pekerjaan sehari-hari seringkali menjadi pemicu utama rasa malas untuk bergerak. Seringkali dengan banyaknya tugas yang harus dikerjakan menyebabkan kelelahan dan meredupnya semangat untuk menyisihkan waktu sedikit untuk melakukan peregangan. Hal tersebut ditambah dengan tekanan mental seperti stres akibat terperangkap dalam pantauan layar komputer, mengurus berbagai tabel atau menyusun berkas-berkas kantor. Tentu hal ini dapat menjadi faktor utama yang membuat seseorang terus duduk dalam jangka waktu lama.Dikutip dari laman The Conversation, ketika seseorang terperangkap dalam rutinitas yang tidak pernah berakhir, aktivitas lain sering diabaikan. Akibatnya, motivasi untuk melakukan sesuatu menurun, yang pada akhirnya dapat meningkatkan risiko terkena penyakit yang terkait dengan kurangnya aktivitas fisik.6. Terlalu Fokus Kepada Hobi Yang Hanya Memerlukan Pergelangan TanganBeberapa hobi, seperti merajut, menggambar, atau menulis, seringkali hanya memerlukan gerakan tangan saja. Selebihnya anggota tubuh lainnya "diistirahatkan" saat duduk pada kursi yang nyaman. Kadangkala mereka cenderung memusatkan perhatian pada tugas tersebut, seringkali tanpa menyadari lamanya waktu yang telah berlalu.Menurut ahli psikologi dari Maryland Dokter Kathleen Nadeau, saat seseorang merajut, semua fokus terpaku pada setiap tusukan dan pola yang sedang mereka kerjakan. Akibatnya akan terjadi kelelahan pada otot pergelangan tangan, dan juga tegangnya otot bokong karena terlalu lama menopang anggota tubuh bagian atas. Gejalanya dapat dirasakan secara langsung, yang paling sering adalah munculnya rasa kesemutan pada pergelangan kaki yang membuatnya sulit untuk digerakkan sementara waktu.Hal yang sama berlaku untuk kegiatan seperti menggambar atau menulis. Seseorang yang sedang menggambar duduk terpaku di depan kertas atau layar komputer, memusatkan perhatian pada setiap detail gambar yang mereka buat. Begitu juga dengan menulis, ia akan duduk di depan komputer atau kertas, seluruh tenaga difokuskan hanya pada otak, mata, dan tangan pada proses penciptaan kata-kata yang menyampaikan ide atau cerita mereka. Sehingga akan berdampak pada nyeri otot di bagian kepala, pundak, pinggang, dan juga kaki.7. Berbincang Bersama Keluarga atau Teman LamaMenghabiskan waktu bersama teman atau keluarga di rumah merupakan suatu kegiatan sosial yang umumnya dijalankan dengan tujuan untuk mempererat hubungan interpersonal dan menciptakan momen-momen berharga. Dalam konteks ini, kegiatan tersebut seringkali melibatkan aktivitas-aktivitas yang dilakukan secara bersama-sama, seperti menonton film atau duduk bersama di sekitar meja.Kegiatan duduk di sekitar meja juga seringkali menjadi pilihan saat berkumpul bersama. Makan malam, permainan papan, atau diskusi ringan adalah contoh kegiatan yang sering dilakukan di sekitar meja. Meskipun kegiatan ini memiliki nilai sosial yang tinggi, duduk dalam waktu yang lama saat aktivitas tersebut dapat berkontribusi pada berbagai masalah kesehatan.Salah satunya adalah penurunan kesehatan kardiovaskular, kelebihan berat badan, dan masalah postur tubuh. Jadi untuk mengatasinya cukup mudah, jika sedang berkumpul bersama, lakukan kegiatan yang melibatkan gerakan fisik yang memadai. Jangan terlalu lama duduk bersama yang tidak menggerakkan keseluruhan tubuh. Hal yang bisa dilakukan adalah bermain game outdoor, masak bersama, berolahraga, berenang, dan masih banyak lagi.
Home Service
Talk Talk to us
Loading
Toast Message