Jl. Dharmahusada No.146, Mojo, Kec. Gubeng, Kota SBY, Jawa Timur 60285

Pencarian Informasi

Mitos dan Fakta Seputar Vitamin untuk Daya Tahan Tubuh Anak
Setiap orang tua pas pasti menginginkan buah hatinya untuk tumbuh dengan optimal dan sehat. Karenanya, tak sedikit juga orang tua yang memberikan multivitamin harian untuk anak. Namun apakah anak benar-benar membutuhkan tambahan vitamin harian, atau hanya mitos belaka?Sobat, mencukupi kebutuhan nutrisi harian si Kecil memang sangat penting untuk mendukung pertumbuhannya. Misalnya, vitamin B kompleks yang dapat mendukung pembentukan dan fungsi otak, meningkatkan daya tahan tubuh, dan meningkatkan kesehatan anak secara keseluruhan.Namun, perlu Anda ingat bahwa memberikan vitamin tambahan pada si Kecil juga tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Apalagi ada banyak mitos seputar vitamin untuk daya tahan tubuh anak, yang kebenaran faktualnya masih perlu dipertanyakan kembali.Nah, agar Anda tidak salah paham juga, berikut ini adalah lima mitos dan fakta seputar vitamin untuk daya tahan anak yang perlu Anda ketahui. Apa saja?1. Mitos: Semua Anak Wajib Minum Vitamin untuk Daya Tahan TubuhBanyak orang tua menganggap bahwa anak-anak membutuhkan vitamin tambahan, dalam bentuk suplemen atau sirup, untuk meningkatkan kekuatan daya tahan tubuh si Kecil.Anggapan ini kurang tepat, Sobat. Karena meskipun vitamin memberikan banyak manfaat untuk anak-anak, mereka pada dasarnya tidak memerlukan asupan vitamin tambahan dalam bentuk suplemen atau sirup.Fakta:Faktanya, kebutuhan nutrisi pada anak-anak dapat dipenuhi dari makanan yang mereka konsumsi. Misalnya dari air susu ibu dan menu MPASI yang disiapkan oleh orangtua.Vitamin tambahan umumnya hanya dibutuhkan jika anak-anak termasuk dalam kategori berikut ini:Anak memiliki kondisi kesehatan tertentu yang menyebabkan defisiensi vitaminAnak-anak yang mengalami kondisi kesehatan tertentu atau kelainan genetik, yang menyebabkan terjadinya defisiensi vitamin. Sehingga diperlukan asupan tambahan segera untuk mencegah adanya masalah kesehatan pada tubuh anak.Anak memiliki pola makan yang buruk atau sangat pilih-pilih makanan (picky eater)Dalam hal ini, vitamin tambahan tidak diberikan untuk membantu meningkatkan nafsu makan anak. Melainkan, digunakan untuk mencukupi kebutuhan nutrisi yang tidak dapat diperoleh dari menu makan mereka setiap harinya.Anak mengalami masalah penyerapan nutrisiJika si Kecil mengalami masalah berkaitan metabolisme tubuh, biasanya dokter akan meresepkan vitamin tertentu. Ini karena, tubuh si Kecil tidak bisa secara maksimal untuk mengolah makanan dan mengubahnya menjadi energi.2. Mitos: Semakin Banyak Vitamin yang Dikonsumsi, Semakin Kuat Daya Tahan TubuhBanyak orang tua mengamini, bahwa semakin banyak vitamin tambahan (dalam bentuk suplemen) yang dikonsumsi, maka akan semakin baik untuk daya tahan tubuh si kecil. Emang iya?Fakta: Justru sebaliknya, Sobat Granostic. Vitamin memang sangat penting untuk mendukung kebutuhan anak. Namun, Anda juga tidak diperkenankan memberikan suplemen tambahan secara sembarangan, yang akhirnya akan membuat si Kecil overdosis vitamin.Kelebihan vitamin ini dapat memicu banyak masalah kesehatan seperti muntah-muntah, diare, kelelahan, kram perut, iritasi kulit, hingga memicu kerusakan organ tubuh.3. Mitos: Vitamin C Adalah Satu-Satunya Vitamin yang Penting untuk Daya Tahan TubuhSaking banyaknya produk-produk vitamin C yang dijual di pasaran, banyak dari kita yang menganggap bahwa nutrisi ini adalah satu-satunya vitamin yang penting untuk daya tahan tubuh Anak. Apakah Anda juga begitu?Fakta: Padahal untuk mendukung kekuatan dan keseimbangan sistem kekebalan tubuh Anak, dibutuhkan berbagai macam asupan vitamin dan nutrisi lainnya, seperti:Vitamin DKerap disebut sebagai "vitamin sinar matahari", vitamin D memiliki peran penting dalam mengatur sistem kekebalan tubuh anak. Bahkan dapat menurunkan risiko infeksi pernapasan pada si Kecil, loh.Melansir dari WebMD.com, anak-anak membutuhkan vitamin D sebanyak 400 IU sehari. Sementara bayi yang menyusui bisa diberikan suplemen vitamin D tetes sampai mereka disapih dan mendapatkan setidaknya 32 ons susu formula, yang diperkaya dengan vitamin D.Vitamin AVitamin A juga sangat penting dalam mendukung Kesehatan anak, baik saat mereka masih bayi hingga masuk usia pra-sekolah. Menurut Center for Disease Control and Prevention (CDC), vitamin A dapat membantu mendukung Kesehatan sistem imun, meningkatkan kemampuan penglihatan nak, hingga menjaga kulit mereka tetap sehat.Vitamin EVitamin E juga berperan dalam mendukung sistem kekebalan tubuh anak. Nutrisi ini juga bisa membantu menjaga pembuluh darah bersih dan mengalir dengan lancar. Anak-anak membutuhkan asupan vitamin E ini sesuai dengan umur mereka, seperti:Saat berusia 1-3 tahun, mereka membutuhkan 9 IU vitamin E setiap hari.Saat berusia 4-8 tahun, mereka membutuhkan 10.4 IU vitamin E setiap hari.Saat berusia 9-13 tahun, mereka membutuhkan 16.4 IU vitamin E setiap hari.Zat besi dan zincZinc sangat penting untuk membangun dan mengaktifkan sel imun anak, serta mendukung penyembuhan luka. Sementara, zat besi dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh, utamanya di area usus anak. Sehingga dapat memperkuat tubuh Ketika melawan infeksi dan penyakit. 4. Mitos: Vitamin Bisa Menggantikan Pola Makan SehatPernah dengar, kalau minum suplemen multivitamin bisa menggantikan pola makan sehat? Artinya, orangtua bebas memberi anaknya makan apapun, asal sudah minum vitamin. Apa benar?FaktaJawabannya, tentu tidak. Berbagai penelitian menyebutkan bahwa kebanyakan vitamin yang diperoleh dari makanan, jauh lebih baik daripada yang Anda konsumsi lewat suplemen. Bahkan jika suplemen tersebut disintesis dengan komposisi Kimia yang sama persis dengan vitamin alami. Vitamin suplemen ini tampaknya tidak dapat berfungsi sebaik yang diperoleh lewat makanan.Namun, ada pengecualian untuk asam folat. Bentuk sintesis asam folat dapat diserap lebih baik oleh tubuh, daripada dari sumber makanan. Karenanya, asam folat sering diresepkan pada ibu hamil yang membutuhkan asupan lebih besar.5. Mitos: Vitamin Bisa Mencegah Anak dari Semua PenyakitAnggapan lain yang kerap beredar di masyarakat adalah vitamin dapat membantu mencegah anak dari berbagai penyakit. Nah, anggapan ini bisa dikatakan benar, karena vitamin dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh anak, sehingga tubuh si Kecil mampu melawan infeksi dan penyakit dengan baik.Fakta: Meskipun benar vitamin dapat memberikan pengaruh tersendiri untuk melindungi anak dari penyakit. Akan tetapi, menggantungkan perlindungan kesehatan anak pada vitamin saja tidak cukup.Anda juga bisa menerapkan beberapa langkah berikut agar anak tidak mudah terserang penyakit.Menjaga kebersihan tangan dan lingkunganKebersihan menjadi salah satu aspek yang sangat penting untuk menjaga kesehatan diri dan keluarga Anda. Apalagi saat anak-anak masih menyusui dan berusia pra-sekolah, pastikan untuk selalu mencuci tangan Anda secara teratur sebelum menyentuh atau menyuapi si Kecil.Usahakan juga lingkungan si Kecil tumbuh, bermain, dan tidur dalam keadaan bersih. Sehingga tidak ada sarang kuman, bakteri, atau serangga yang jadi penyebab anak sakit.Vaksinasi yang lengkapSelain menjaga kebersihan tangan dan lingkungan, pastikan anak juga mendapatkan vaksinasi lengkap yang membantunya terhindar dari infeksi virus dan penyakit kronis.Pola tidur yang cukupTidur juga merupakan aspek penting dalam pertumbuhan anak. Ini karena tidur yang cukup dapat membantu meningkatkan Kesehatan mental, emosional, dan fisik anak. Sementara kurang tidur bisa menyebabkan banyak masalah Kesehatan, termasuk obesitas, loh.Konsumsi makanan yang sehat dan bergiziSeperti yang telah disinggung sebelumnya, pola makan yang sehat sangat penting bagi anak. Bahkan, kehadirannya tidak bisa tergantikan dari berbagai multivitamin yang dijual di pasaran.Anda dapat menyajikan makanan dengan menu sehat dan bergizi seimbang untuk anak. Seperti sayuran dan buah-buahan, gandum utuh, kacang-kacangan, biji-bijian sebagai sumber vitamin, mineral, juga serat. Kemudian cukupi kebutuhan karbohidrat, protein, dan lemak sehat untuk memenuhi kebutuhan tubuh si Kecil.Olahraga dan aktivitas fisikAgar anak tetap bugar dan memiliki tulang yang kuat, Anda perlu memastikan si Kecil aktif secara fisik atau berolahraga secara teratur. Misalnya Anda dapat mengajaknya untuk bersepeda bersama setiap sore, berjalan bersama dengan santai, dan lain sebagainya.Jadikan aktivitas fisik ini sebagai momen Anda dan si Kecil untuk bersantai, sehingga mereka akan lebih menikmati suasana tersebut serta membentuk bonding yang lebih dekat dengan Anda sebagai orangtuanya.Vitamin yang Penting untuk Daya Tahan Tubuh AnakBerikut ini adalah beberapa jenis vitamin yang penting untuk daya tahan tubuh anak, serta bagaimana cara Anda memerolehnya. Simak, yuk!Vitamin CJenis vitamin ini sangat terkenal karena kemampuannya dalam meningkatkan daya tahan tubuh. Nutrisi ini berperan sebagai antioksidan yang melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Selain itu, vitamin C juga membantu dalam produksi kolagen, yang penting untuk kesehatan kulit, gusi, dan jaringan tubuh lainnya.Menurut National Health Institute (NIH) kebutuhan harian vitamin C untuk anak-anak bervariasi tergantung pada usia. Anak usia 1-3 tahun memerlukan sekitar 15 mg per hari, sedangkan anak usia 4-8 tahun membutuhkan sekitar 25 mg per hari. Kelebihan vitamin C umumnya tidak berbahaya karena akan dikeluarkan melalui urine, tetapi tetap perlu diperhatikan agar tidak dikonsumsi berlebihan.Beberapa sumber vitamin C yang aman dan mudah dikonsumsi oleh anak-anak antara lain jeruk, stroberi, kiwi, mangga, dan sayuran seperti paprika merah serta brokoli. Anda bisa menyajikan buah-buahan ini dalam bentuk jus alami atau potongan kecil sebagai camilan sehat.Vitamin D Vitamin D sangat penting untuk pertumbuhan tulang yang kuat karena membantu tubuh menyerap kalsium dengan lebih baik. Selain itu, vitamin ini juga berperan dalam mendukung sistem kekebalan tubuh serta mengurangi risiko infeksi pada anak.Berdasarkan rekomendasi dari American Academy of Pediatrics (AAP), anak-anak membutuhkan sekitar 400 IU (10 mcg) vitamin D per hari. Kekurangan vitamin D dapat menyebabkan masalah pada pertumbuhan tulang, seperti rakitis, yang membuat tulang menjadi lemah dan rentan terhadap patah tulang.Sumber utama vitamin D adalah sinar matahari, yang merangsang tubuh untuk memproduksi vitamin ini secara alami. Namun, untuk anak-anak yang kurang terpapar sinar matahari, sumber makanan seperti ikan salmon, kuning telur, susu yang diperkaya vitamin D, serta sereal juga bisa menjadi pilihan yang baik.Vitamin A Vitamin A memiliki peran besar dalam menjaga kesehatan mata, meningkatkan daya tahan tubuh, serta mendukung pertumbuhan sel dan jaringan tubuh. Selain itu, vitamin ini juga membantu menjaga kesehatan kulit dan mencegah infeksi.Menurut World Health Organization (WHO), anak usia 1-3 tahun membutuhkan sekitar 300 mcg vitamin A per hari, sedangkan anak usia 4-8 tahun memerlukan sekitar 400 mcg per hari. Kekurangan vitamin A dapat menyebabkan gangguan penglihatan, termasuk rabun senja, serta meningkatkan risiko infeksi.Sumber vitamin A yang baik dan aman untuk anak-anak meliputi wortel, bayam, ubi jalar, hati ayam, serta produk susu seperti keju dan mentega. Mengolah sayuran ini menjadi sup atau jus dapat menjadi cara yang menyenangkan bagi anak untuk mengonsumsinya.Vitamin E Vitamin E adalah antioksidan yang berperan dalam melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan, membantu sistem kekebalan tubuh bekerja lebih optimal, serta mendukung kesehatan kulit dan rambut anak.Berdasarkan rekomendasi CDC, kebutuhan harian vitamin E untuk anak usia 1-3 tahun adalah sekitar 6 mg, sementara anak usia 4-8 tahun membutuhkan sekitar 7 mg per hari. Meskipun kekurangan vitamin E jarang terjadi, memastikan asupan yang cukup tetap penting untuk menjaga kesehatan si kecil.Sumber alami vitamin E yang baik untuk anak-anak termasuk kacang almond, biji bunga matahari, bayam, brokoli, dan minyak sayur seperti minyak zaitun. Anda bisa mencampurkan kacang almond yang sudah dihaluskan ke dalam smoothie atau menyajikan sayuran hijau sebagai bagian dari menu makan sehari-hari.Zinc Zinc atau seng adalah mineral yang berperan penting dalam mendukung sistem imun, membantu penyembuhan luka, serta mendukung pertumbuhan dan perkembangan sel. Selain itu, zinc juga berkontribusi dalam fungsi kognitif anak, termasuk daya ingat dan konsentrasi. Kekurangan zinc dapat menyebabkan anak lebih rentan terhadap infeksi dan memperlambat pertumbuhan mereka.Sumber zinc yang baik untuk anak-anak termasuk daging ayam, ikan, telur, kacang-kacangan, serta produk susu. Untuk anak yang vegetarian, konsumsi kacang merah, buncis, dan biji labu bisa menjadi alternatif sumber zinc yang baik.Tips Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Anak Secara AlamiBerikut ini adalah beberapa tips untuk meningkatkan daya tahan tubuh anak secara alami yang bisa Anda terapkan dengan mudah. Apa saja?Berikan Makanan Bergizi Memberikan makanan yang bergizi dan menerapkan pola makan teratur dapat membantu meningkatkan sistem imun anak secara alami. Karena gizi dalam makanan tersebut dapat diolah oleh tubuh anak, sehingga menghasilkan nutrisi yang dibutuhkan untuk tumbuh kembangnya, memaksimalkan fungsi tubuh, dan memperkuat sistem imun.Ajak Anak Aktif Bergerak Kebiasaan baik lainnya yang dapat membantu memperkuat sistem imun anak adalah dengan mengajaknya aktif bergerak. Paparan sinar matahari di pagi hari akan membantu merangsang produksi vitamin D, sementara anak yang aktif secara fisik juga memaksimalkan sistem metabolisme tubuh.Kedua hal tersebut berperan penting dalam mendukung sistem imun anak, yang membuatnya lebih kuat dan optimal dalam melawan infeksi penyakit.Pastikan Anak Tidur Cukup Tidur juga merupakan bagian penting dalam pertumbuhan anak, karena itu pastikan si Kecil mendapatkan tidur yang cukup dan istirahat berkualitas setiap malam. Jaga Kebersihan dan Higienitas Anda juga bisa menerapkan dan mencontohkan bagaimana cara menjaga kebersihan diri serta lingkungan pada si Kecil. Sebab, lingkungan yang bersih dan higienis dapat meminimalisir pertumbuhan kuman, virus, bakteri, atau serangga yang jadi penyebab si Kecil sakit.Berikan Cukup Cairan Tak hanya orang dewasa, anak-anak juga perlu minum air putih secara teratur untuk mencukupi kebutuhan cairan dalam tubuhnya. Menurut IDAI, kebutuhan cairan tubuh anak-anak ini dapat dibedakan ke dalam beberapa kelompok usia berikut:Bayi berusia 0 hingga 6 bulan, kebutuhan cairannya sebanyak 700 ml per hari.Bayi berusia 7 hingga 12 bulan, kebutuhan cairannya sebanyak 800 ml per hari.Balita usia 1 hingga 3 tahun, kebutuhan cairannya sebanyak 1.300 ml per hari.Saat anak berusia 9 hingga 13 tahun, kebutuhan cairannya sebanyak 2.400 ml per hari (untuk laki-laki), dan 2.100 ml per hari (untuk perempuan).Kurangi Konsumsi Gula Berlebihan Anak-anak sangat suka dengan rasa manis, tapi bukan jadi alasan buat Anda memberikannya untuk si Kecil. Menurut CDC, gula menjadi makanan yang perlu dihindari oleh anak-anak dan bayi, utamanya dalam menjaga Kesehatan gigi mereka.Jangan Asal Beri SuplemenSeperti yang telah dijelaskan sebelumnya, meskipun vitamin sangat penting untuk tumbuh kembang anak, Anda tidak boleh sembarangan memberi si Kecil suplemen vitamin. Selalu periksakan secara teratur kondisi anak pada dokter, serta konsultasikan keperluan penggunaan suplemen untuk tambahan nutrisi si Kecil. Bila dokter merasa pemberian suplemen perlu, berdasarkan kondisi anak, maka dokter dapat meresepkan jenis suplemen dan dosis yang dibutuhkan.Untuk melakukan pemeriksaan kesehatan anak secara rutin, Anda dapat melakukannya di klinik Granostic. Kami memiliki dokter yang berpengalaman, sehingga dapat memberikan pemeriksaan menyeluruh, termasuk memeriksa status gizi si Kecil.Bersama dokter Granostic, Anda dapat merancang jadwal diet yang baik untuk anak, memaksimalkan pemberian nutrisi dan mendeteksi dini adanya masalah kesehatan pada anak Anda.Yuk, rutin cek kesehatan anak dengan ahlinya hanya di Granostic!Ditinjau Oleh:Dr. Aji WibowoSumber Referensi:Boosting your child's immune system. Harvard Health Publishing®. By Claire McCarthy, MD, Senior Faculty Editor, Harvard Health Publishing. Diakses 2025Top 5 Ways to Support Your Child’s Immune System with Nutrition. Centered Nutrition Collective. Diakses 20256 Vitamins and Minerals Your Kids Need. WebMD. Medically Reviewed by David T. Derrer, MD. Diakses 2025Vitamins for children. NHS UK. Diakses 2025Vitamin and mineral supplements - what to know. The Victorian Government. Diakses 2025Do kids need vitamin or herbal supplements? Are they safe?. Mayo Clinic. Diakses 2025Perlukah suplementasi vitamin dan mineral pada bayi dan anak?. Ikatan Dokter Anak Indonesia. Diakses 2025
Vitamin B Kompleks untuk Apa?
Sobat Granostic, agar tubuh tetap dalam kondisi fit, sangat penting untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian Anda. Salah satu vitamin yang juga berperan penting dalam kesehatan tubuh adalah vitamin B kompleks. Vitamin B kompleks merupakan kelompok vitamin B yang memiliki peranan besar dalam fungsi tubuh Anda, termasuk pada kesehatan sistem kardiovaskular dan kondisi sel-sel tubuh. Pada dasarnya, Anda dapat memperoleh dan memenuhi kebutuhan vitamin B kompleks ini dari menu makanan yang sehat dan bergizi tinggi.Pada artikel kali ini, Granostic akan merangkumkan semua informasi yang perlu Sobat ketahui soal apa itu vitamin B kompleks. Penasaran? Langsung cek ulasan lengkapnya di bawah ini, ya, Sobat!Jenis-Jenis Vitamin B KompleksAda delapan jenis vitamin B yang dapat ditemukan dalam berbagai sumber pangan. Jenis-jenis vitamin B ini memiliki fungsi dan manfaatnya masing-masing, seperti yang akan dijelaskan berikut ini:Vitamin B1 (Tiamin)Vitamin B1, atau thiamin, memiliki peran esensial dalam metabolism tubuh dengan membantu mengubah nutrisi menjadi energi. Anda dapat mendapatkan vitamin B1 ini dalam daging babi, biji bunga matahari, dan bibit gandum.Vitamin B2 (Riboflavin)Vitamin B2, atau riboflavin, membantu mengubah makan menjadi energi dan juga dapat bertindak sebagai antioksidan. Anda dapat menemukan vitamin B2 ini dalam jeroan, daging sapi, dan jamur.Vitamin B3 (Niasin)Kemudian vitamin B3, yang juga dikenal sebagai niasin, berperan dalam memberikan sinyal seluler, metabolisme, serta memproduksi dan memperbaiki DNA. Anda dapat memeroleh kandungan B3 ini dalam ayam, tuna, dan lentil.Vitamin B5 (Asam Pantotenat)Seperti vitamin B lainnya, B5 atau asam pantotenat, dapat membantu Anda memeroleh energi dari makanan dan juga terlibat dalam memproduksi hormone serta kolesterol. Kandungan vitamin B5 dapat diperoleh dari hati, ikan, yogurt, dan alpukat.Vitamin B6 (Piridoksin)Sementara itu vitamin B6, atau piridoksin, terlibat dalam metabolisme asam amino, produksi sel darah, hingga pembentukan neurotransmitter. Makanan dengan kandungan vitamin B6 tertinggi contohnya buncis, ikan salmon, dan kentang.Vitamin B7 (Biotin)Vitamin B7, atau biotin, sangat penting untuk metabolisme karbohidrat dan lemak. Jenis vitamin B ini juga berperan dalam mengatur ekspresi gen. Anda dapat memerolehnya dari ragi, telur, salmon, keju, dan hati.Vitamin B9 (Asam Folat)Sementara vitamin B9, atau folat, dapat mendukung pertumbuhan sel, metabolisme asam amino, pembentukan sel darah merah dan putih, serta melakukan pembelahan sel yang tepat. Jenis vitamin B ini dapat Anda peroleh dalam makanan seperti sayuran berdaun hijau, hati, dan kacang-kacangan.Vitamin B12 (Kobalamin)Vitamin B12, disebut juga dengan kobalamin, sangat penting untuk mendukung fungsi neurologis, produksi DNA, dan perkembangan sel darah merah. Vitamin B12 dapat ditemukan secara alami dalam makanan hewani seperti daging, telur, makanan laut, dan susu.Manfaat Vitamin B KompleksMencukupi kebutuhan vitamin B kompleks dapat memberikan banyak manfaat untuk kesehatan tubuh Anda. Beberapa manfaat yang dimaksud meliputi:Meningkatkan EnergiSalah satu manfaat utama vitamin B kompleks adalah membantu membuat tubuh jadi lebih berenergi. Ini karena, Sebagian besar jenis vitamin B dapat membantu mengubah makanan menjadi energi.Melansir dari Cleveland Clinic, vitamin B membantu memulai proses metabolisme, dengan mengubah karbohidrat, lemak, dan protein menjadi bentuk energi yang dapat digunakan oleh tubuh. Karena itu, jika tubuh kekurangan salah satu vitamin B, maka proses metabolisme dapat kurang efisien dan menyebabkan produksi energi tak optimal. Mendukung Fungsi SarafManfaat lain dari vitamin B kompleks adalah membantu fungsi saraf dalam tubuh Anda. Seperti vitamin B1, B3, dan B12, yang dapat membantu mendukung kesehatan sel-sel saraf serta memastikannya berfungsi dengan optimal.Memperkuat Kekebalan TubuhMemenuhi kebutuhan vitamin B kompleks juga dapat membantu meningkatkan sistem imun dan kesehatan tubuh Anda secara menyeluruh. Misalnya, vitamin B6 yang dapat membantu memproduksi sel darah putih dan sel T yang dibutuhkan untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh.Kesehatan Kulit, Rambut, dan KukuBeberapa jenis vitamin B kompleks, seperti vitamin B2, B3, B12, dan B7 dapat membantu menjaga Kesehatan rambut, kulit, dan kuku. Bahkan, Anda pasti sudah kerap menemui penggunaan niacinamide dalam produk perawatan kecantikan, yang dapat membantu menjaga kelembapan kulit, memudarkan noda hitam, juga memiliki banyak manfaat untuk kecantikan rambut.Mendukung Kehamilan yang SehatVitamin B kompleks, terutama asam folat, dapat mendukung kehamilan yang sehat. Karena nutrisi ini juga sangat penting dalam mendukung perkembangan dan pertumbuhan bayi dalam kandungan.vitamin B1 dapat membantu mendukung perkembangan otak janinvitamin B2 dapat merawat Kesehatan matavitamin B3 dapat membantu sistem pencernaan, dan beberapa orang percaya bahwa vitamin ini dapat mengurangi rasa mualasam folat dapat membantu mengurangi kemungkinan kemungkinan bayi mengalami cacat tabung saraf, sehingga Anda dianjurkan untuk mengonsumsinya selama kehamilan.Meningkatkan Mood dan Fungsi OtakVitamin B kompleks juga memiliki peran dalam menjaga Kesehatan otak dan meningkatkan fungsinya. Asupan vitamin B yang cukup pada tubuh sangat esensial dalam menjaga fungsi optimal dari tubuh, otak, dan sistem saraf Anda.Selain itu, penelitian juga menyebutkan bahwa kekurangan vitamin B dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami depresi dan level stress yang lebih tinggi.Cara Mendapatkan Vitamin B KompleksAnda dapat mendapatkan vitamin kompleks ini melalui sumber makanan sehat dan suplemen, seperti yang akan dijelaskan berikut ini:Melalui Sumber MakananVitamin B1 (Tiamin)Anda dapat memeroleh vitamin B1 dalam kandungan beberapa sumber makanan berikut ini:gandum utuh dan roti, sereal, nasi, dan pasta yang difortifikasidaging babiikan troutkeranglabu acornkacang-kacangan, seperti kacang hitam dan kacang kedelaibiji-bijianVitamin B2 (Riboflavin)Anda bisa mendapatkan vitamin B2 dalam kandungan beberapa sumber makanan berikut ini:jeroansereal sarapan yang diperkayaoatmealyogurt dan susujamurdan kacang almondVitamin B3 (Niasin)Beberapa jenis sumber makanan yang kaya akan kandungan vitamin B3 antara lain:Sumber makanan hewani termasuk daging, ikan yang mengandung Nikotinamida Adenina Dinukleotida (NAD) tinggi, dan daging unggas.Makanan nabati yang mengandung niasin meliputi kacang-kacangan dan biji-bijian.Vitamin B5 (Asam Pantotenat)Sumber vitamin B5 yang tinggi dapat Anda peroleh dalam beberapa jenis makanan berikut ini:hati sapijamur shiitakebiji bunga mataharidaging ayamikan tunabuah alpukatdan sereal yang diperkayaVitamin B6 (Piridoksin)Sumber makanan yang sangat kaya akan kandungan vitamin B6 antara lain:hatiikan tuna dan salmonsereal yang diperkayakentangdaging unggasVitamin B7 (Biotin)Anda dapat memeroleh sumber vitamin B7 yang tinggi dalam beberapa contoh makanan berikut ini:telurikan salmondaging babidaging sapibiji bunga matahariorgan dalam atau jeroanVitamin B9 (Asam Folat)Sementara untuk mendapatkan asupan vitamin B9, Anda dapat memerolehnya dalam beberapa sumber pangan berikut:sayuran berdaun hijauhati sapibuah alpukatpapayajus jeruktelurbiji-bijian dan kacang-kacanganVitamin B12 (Kobalamin)Anda dapat memeroleh asupan vitamin B12 dalam beberapa sumber makanan berikut ini:keranghati sapiikan salmondaging sapisusu dan yogurtMelalui SuplemenSelain melalui beberapa sumber pangan di atas, Anda juga bisa memenuhi asupan vitamin B kompleks dengan mengonsumsi suplemen terkait. Akan tetapi mengonsumsi suplemen tidak begitu diperlukan, kecuali dokter atau ahli gizi Anda telah mengonfirmasi bahwa Anda mengalami kekurangan vitamin B tertentu. Melansir dari Medical News Today, beberapa faktor yang meningkatkan risiko seseorang memerlukan tambahan suplemen vitamin B kompleks antara lain:berusia 65 tahun atau lebihdalam masa kehamilanadanya kondisi kesehatan kronis tertentumenjalani pengobatan tertentu dalam waktu panjangEfek Samping Vitamin B KompleksMeskipun memiliki banyak manfaat kesehatan, vitamin B kompleks juga dapat menimbulkan efek samping tertentu jika Anda mengonsumsinya dalam jumlah berlebihan. Berikut penjelasan lengkapnya:Dosis BerlebihanKarena vitamin B kompleks bersifat larut dalam air, kecil kemungkinan Anda untuk mengonsumsi terlalu banyak nutrisi ini melalui makanan, atau melalui suplemen yang dikonsumsi sesuai petunjuk.Namun ketika Anda mengonsumsi suplemen vitamin B kompleks secara berlebihan, kondisi ini bisa menyebabkan overdosis. Misalnya, dosis vitamin B3 berlebihan dapat menyebabkan muntah-muntah, naiknya kadar gula darah, bahkan kerusakan hati.Reaksi AlergiSelain itu, mengonsumsi terlalu banyak vitamin B kompleks juga dapat menyebabkan kemerahan pada kulit dengan bentol-bentol kecil. Kondisi ini juga bisa disertai gejala gatal-gatal. Tingkat keparahan reaksi alergi ini tergantung seberapa banyak vitamin B kompleks yang Anda konsumsi.Gangguan PencernaanOverdosis vitamin B kompleks juga dapat memengaruhi pencernaan Anda. Hal ini dapat menimbulkan masalah seperti perut yang begah, sakit, atau bahkan diare.Warna UrineEfek samping lainnya dari mengonsumsi suplemen vitamin B kompleks secara berlebihan dapat tampak dari perubahan warna urin, yang tampak berwarna kuning atau kecokelatan.Gejala ini juga bisa menandakan kerusakan liver, yang bisa terjadi ketika Anda mengonsumsi suplemen vitamin B3 secara berlebihan dalam jangka waktu yang Panjang.Dosis yang DianjurkanOrang dewasa yang berusia 65 tahun ke atas dan perempuan hamil, memiliki risiko tinggi mengalami defisiensi vitamin B. Sehingga direkomendasikan untuk mengonsumsi kadar vitamin B kompleks lebih banyak.Namun sebelum mengonsumsinya secara mandiri, Anda perlu berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter atau ahli gizi untuk memeroleh resep atau dosis yang tepatVitamin B Kompleks untuk Anak-anak dan DewasaUntuk Anak-anakMemenuhi kebutuhan vitamin B kompleks sangatlah penting untuk mendukung kesehatan dan tumbuh kembang anak. Namun, Anda tidak perlu harus selalu memenuhinya dengan suplemen tambahan.Anda bisa memenuhi kebutuhan vitamin B kompleks pada anak dengan menerapkan pola makan sehat dengan menu bergizi. Namun, jika anak mengalami kondisi medis tertentu yang membutuhkan asupan vitamin B kompleks lebih banyak, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.Untuk DewasaSementara untuk orang dewasa, vitamin B kompleks juga tak kalah pentingnya untuk membantu menjaga kesehatan tubuh dan meningkatkan kualitas hidup. Anda juga tidak harus mengonsumsi suplemen vitamin B kompleks, kecuali setelah berdiskusi dan melakukan pemeriksaan status gizi bersama dengan dokter.Dokter dapat memberikan saran dan meresepkan dosis suplemen vitamin B kompleks sesuai dengan kondisi tubuh Anda. Dengan demikian, manfaat yang diperoleh akan jadi lebih optimal dan dapat mencegah terjadinya overdosis.Baca juga yuk mengenai, Bahaya Kekurangan Vitamin B1, B6, B12.Pilih Klinik Granostic untuk Konsultasi dan Pemeriksaan KesehatanSobat Granostic, sebelum memutuskan untuk mengonsumsi suplemen vitamin atau melakukan injeksi vitamin booster, melakukan konsultasi dan pemeriksaan kesehatan sangatlah penting.Karena meski dapat memberikan manfaat yang baik untuk kesehatan tubuh secara umum, konsumsi vitamin yang berlebihan juga dapat memberikan efek yang buruk pada organ dan tubuh Anda.Nah, kabar baiknya Anda dapat melakukan konsultasi dan pemeriksaan kesehatan ini di klinik Granostic, loh. Apalagi, klinik Granostic menyediakan layanan kesehatan yang terpercaya dan menguntungkan untuk Anda, yakni:Pemeriksaan AkuratPemeriksaan kesehatan di klinik Granostic dilakukan secara komprehensif, menggunakan teknologi modern, serta didampingi oleh tenaga medis ahli. Dengan demikian, hasil pemeriksaan dapat Anda akses dengan cepat dan memberikan hasil yang akurat.Tenaga Medis ProfesionalKlinik Granostic juga memiliki tenaga medis profesional, mulai dari dokter umum dan spesialis yang berpengalaman, hingga staf keperawatan yang cekatan.Dengan demikian, setiap prosedur pemeriksaan kesehatan akan dapat Anda lalui dengan nyaman dan efisien. Anda juga bisa berkonsultasi dan berdiskusi secara mendalam dengan dokter kami.Fasilitas NyamanBerkomitmen memberikan pengalaman yang menenangkan untuk Anda, klinik Granostic juga menaruh perhatian pada setiap fasilitas kesehatan yang Anda akses agar terasa lebih nyaman.Dengan demikian, Anda dapat merasa lebih tenang dan tidak mudah panik ketika menjalani proses pemeriksaan kesehatan. Suasana yang kondusif ini juga akan memberikan pengalaman yang lebih menarik pada anak, sehingga tidak akan takut atau merasa trauma ketika melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin.Menarik, kan? Yuk, periksakan kesehatan Anda dan keluarga secara rutin di klinik Granostic, ya!Ditinjau Oleh:Dr. Aji WibowoSumber Referensi:A complete guide to B vitamins. Medical News Today. Medically reviewed by Amy Richter, RD. Diakses 2025A Close Look at Each of the B Vitamins: Benefits, Food Sources and More. Cleveland Clinic. Diakses 2025Why Is Vitamin B Complex Important and Where Do You Get It?. Healthline. Diakses 2025Health Benefits of Vitamin B Complex. WebMD. Medically Reviewed by Zilpah Sheikh, MD. Diakses 2025Common Side Effects of Vitamin B Overdose. Medicover Hospitals. Diakses 2025
Apa Bahaya Kekurangan Vitamin B1, B6, B12?
Vitamin B kompleks merupakan nutrisi yang sangat penting untuk merawat kesehatan tubuh, utamanya vitamin B1, B6, dan B12. Lantas apa yang akan terjadi jika tubuh mengalami kekurangan ketiga vitamin tersebut?Seperti yang kita tahu, vitamin B kompleks terdiri dari beberapa jenis vitamin B. Mulai dari vitamin B1, B2. B3, B5, B6, B7, B9, dan B12 yang masing-masing memiliki perannya sendiri.Terutama vitamin B1, B6, dan B12, ketiganya memiliki peran penting dalam merawat kesehatan sistem saraf. Selain itu, ketiga vitamin B ini juga dapat membantu menyembuhkan kerusakan saraf, mengurangi gejala yang menyertainya, hingga meningkatkan fungsi sistem saraf.Karena itu, kebutuhan akan vitamin B1, B6, dan B12 ini haruslah dipenuhi dengan baik. Kekurangan ketiga vitamin ini dapat memberikan dampak buruk pada kesehatan kita.Pada artikel ini, Granostic akan membahas mengenai apa saja bahaya kekurangan vitamin B1, B6, dan B12. Juga bagaimana cara mengatasinya dan pencegahannya!Tanda dan Gejala Kekurangan Vitamin B1, B6, B12Kekurangan vitamin B kompleks umumnya dikaitkan dengan rasa kesemutan di kaki dan tangan, kelelahan, rasa bingung, dan mudah lupa. Namun, gejala kekurangan vitamin B sendiri cukup bervariasi, tergantung dengan jenis vitamin B apa yang Anda butuhkan.Nah, kali ini kita akan membahas apa saja gejala kekurangan vitamin B1, B6, dan B12. Berikut penjelasan lengkapnya:Kekurangan Vitamin B1 (Tiamin)Tiamin merupakan jenis vitamin B yang memiliki peranan di berbagai fungsi tubuh, termasuk sistem saraf, metabolisme, hingga kontraksi otot. Gejala AwalKekurangan tiamin dapat memicu beberapa gejala awal berikut:Penurunan berat badanHilangnya nafsu makanMasalah pada ingatanMasalah pada jantungRasa kesemutan dan kebas pada kaki atau tanganHilangnya massa ototRefleks yang melemahBeriberiSelain itu, kekurangan vitamin B1 juga dapat memicu beri-beri. Penyakit ini memiliki dua jenis, yakni beri-beri kering dan beri-beri basah.Beri-beri kering dapat merusak saraf dan menyebabkan penurunan kekuatan otot, yang berujung pada kelumpuhan. Sementara beri-beri basah dapat memengaruhi jantung dan sistem peredaran darah. Jika tidak ditangani dengan segera dan tepat, beri-beri dapat mengancam jiwa.Sindrom Wernicke-KorsakoffKekurangan vitamin B1 juga dapat menyebabkan sindrom Wernicke-Korsakoff (WKS), yang dapat menyebabkan kesemutan dan mati rasa di tangan dan kaki, kehilangan ingatan, dan kebingungan. WKS juga dapat menyebabkan ensefalopati Wernicke (WE), yang dapat mengancam jiwa. Kekurangan Vitamin B6 (Piridoksin)Selanjutnya, vitamin B6 atau piridoksin, yang berperan penting dalam memastikan serabut saraf kita mampu mengirimkan sinyal secara efektif. Peranannya terhadap kesehatan sistem saraf juga sangat esensial, khususnya dengan membantu tubuh memproduksi neurotransmitter vital, yang merupakan pembawa pesan kimiawi. Sehingga dapat membantu menyampaikan pesan dari otak ke sel-sel di seluruh tubuh kita.Gejala UmumSaat kekurangan vitamin B6, Anda dapat merasakan beberapa gejala umum, seperti:anemia, bibir bersisik, sudut mulut pecah-pecah, lidah bengkak, sistem kekebalan tubuh melemah, kebingungan, hingga depresi.Gangguan KulitPada orang dewasa, kekurangan vitamin B6 dapat menyebabkan inflamasi pada kulit atau dermatitis. Kondisi ini juga dapat disertai dengan gejala kulit yang kemerahan, berminyak, dan bersisik.Kondisi ini tak hanya terjadi pada kulit tubuh. Seseorang dengan defisiensi vitamin B6 juga dapat mengalami lidah yang nyeri dan merah, serta sudut mulut yang tampak kering dan pecah-pecah.Neuropati PeriferKekurangan vitamin B6 juga dapat menyebabkan neuropati perifer, yang merupakan kondisi kerusakan saraf yang terjadi pada bagian luar otak dan tulang belakang.Kekurangan Vitamin B12 (Kobalamin)Vitamin B12, atau kobalamin, juga memiliki peranan penting untuk menjaga kesehatan dan fungsi saraf. Karena itu, kekurangan vitamin B12 juga dapat menimbulkan dampak buruk untuk tubuh kita.Anemia MegaloblastikKekurangan vitamin B12 dapat dikaitkan dengan anemia megaloblastic. Kondisi ini merupakan kelainan darah yang terjadi ketika jumlah sel darah merah berkurang dan ukurannya membesar.Melansir dari Cleveland Clinic, penyedia layanan kesehatan umumnya mengobati anemia megaloblastic dengan suplemen vitamin B12 dan B9. Sebab, tanpa kedua jenis vitamin tersebut, tubuh kita akan menghasilkan sel-sel abnormal yang disebut sebagai megaloblast.NeuropatiTak hanya kekurangan vitamin B6, defisiensi vitamin B12 juga bisa memicu .kerusakan saraf tepi, atau neuropati perifer. Ini karena vitamin B12 memiliki peranan yang signifikan terhadap kerja metabolisme pembentukan myelin, yang merupakan lemak pelindung yang melapisi sistem saraf tepi kita.Gangguan MentalTahukah Anda, kalau kekurangan vitamin B12 juga berpengaruh pada kesehatan mental?Ya, melansir dari Healthline.com, kurangnya vitamin B12 dapat dikaitkan dengan depresi. Sebuah studi di tahun 2005 pun menyebutkan bahwa kurangnya vitamin B12 berkolerasi dengan meningkatnya level depresi, begitupun sebaliknya.Hal ini karena, vitamin B12 dapat berpengaruh pada produksi serotonin di otak. Serotonin merupakan zat kimia dalam tubuh, yang dapat membantu mengatur suasana hati kita. Jika kadar serotonin yang didapat rendah, maka dapat dikaitkan dengan depresi.Penyebab Kekurangan Vitamin B1, B6, B12Ada banyak hal yang dapat menyebabkan seseorang mengalami kekurangan vitamin B1, B6, dan B12, seperti:1. Diet yang Tidak SeimbangSebagian besar jenis vitamin B kompleks dapat ditemukan dalam berbagai sumber pangan, termasuk vitamin B1, B6, dan B12. Sehingga, defisiensi vitamin dapat terjadi ketika Anda menerapkan pola makan yang tidak teratur dan diet tak seimbang.2. Gangguan PencernaanSeseorang dengan gangguan pencernaan juga rentan mengalami defisiensi vitamin. Karena masalah pada pencernaan dapat mengganggu metabolisme tubuh dan menghambat proses penyerapan nutrisi pada makanan. Alhasil, tubuh tidak bisa mendapatkan nutrisi yang mereka butuhkan secara optimal..3. Kondisi MedisOrang dengan kondisi medis tertentu juga sangat rentan mengalami kekurangan vitamin B, seperti mengalami penyakit pencernaan tertentu, setelah menjalankan proses operasi di pencernaan, juga minum alkohol secara berlebihan.4. Penggunaan Obat-obatanPenggunaan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan kekurangan vitamin B kompleks dalam tubuh Anda. Misalnya mengonsumsi obat untuk meredakan asam lambung, yang dapat mengurangi produksi asam di perut. Hal ini juga dapat berpengaruh pada penyerapan vitamin B.5. PenuaanSelain itu, melansir dari Cleveland Clinic, orang yang memasuki usia renta atau di atas 60 tahun juga lebih berisiko tinggi mengalami defisiensi vitamin B1, B6, dan B12.Cara Mengatasi Kekurangan Vitamin B1, B6, B12Setelah mengetahui bahaya dan penyebabnya, Anda juga perlu menyimak apa saja langkah yang tepat untuk mengatasi kekurangan vitamin B1, B6, dan B12 berikut ini.1. Konsumsi Makanan Kaya Vitamin BLangkah pertama yang perlu Anda lakukan adalah memperbaiki pola makan dan menerapkan diet yang seimbang. Anda bisa mulai mengonsumsi makanan yang kaya akan kandungan vitamin B1, B6, dan B12 berikut:Vitamin B1Ada banyak makanan organic yang menjadi sumber vitamin B1 terbaik, seperti:gandum utuh dan roti, sereal, pasta, dan nasi yang diperkayadaging babiikan troutkerangbiji-bijian dan kacang-kacangan, seperti kacang kedelai dan kacang hitamVitamin B6Anda juga bisa mencukupi kebutuhan vitamin B6 harian dengan mengonsumsi beberapa bahan pangan berikut ini:jeroanikan tuna dan salmonbuncisunggaskentangdan sereal yang diperkayaVitamin B12Lalu untuk memenuhi kebutuhan harian vitamin B12, Anda dapat mempertimbangkan mengonsumsi beberapa bahan pangan berikut ini:keranghati sapiikan salmondaging sapisusu, yogurt, dan olahan susu lainnyaSuplemen VitaminSaat mengalami defisiensi vitamin B yang serius, Anda bisa mengonsumsi suplemen vitamin B dengan berkonsultasi pada dokter terlebih dahulu. Sebab pemberian suplemen akan dilakukan sesuai dengan tipe vitamin B apa yang Anda butuhkan, dosis pemberian yang tepat, hingga adakah faktor-faktor lain yang menyebabkan Anda mengalami defisiensi vitamin B tersebut.Pengobatan Penyebab UtamaSelain memberikan suplemen yang Anda butuhkan, dokter juga akan melakukan pengobatan penyebab utama defisiensi vitamin B yang Anda alami. Karena seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, defisiensi vitamin B dapat terjadi karena adanya masalah pada pencernaan, penggunaan obat-obatan tertentu, berusia lanjut, hingga berbagai kondisi medis lainnya.Konsultasi dengan DokterMengatasi defisiensi vitamin B1, B6, dan B12 tidaklah sesederhana Anda meminum suplemen sendiri. Anda perlu mengetahui apa saja penyebab utamanya, serta menanganinya dengan tepat agar defisiensi tidak terjadi secara berkelanjutan.Karena itu, Anda perlu berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu untuk mendapatkan pemeriksaan menyeluruh dan memeroleh diagnosa yang akurat. Dokter juga akan membantu meresepkan suplemen dan menyarankan langkah perawatan yang cocok dengan kebutuhan Anda.Pencegahan Kekurangan Vitamin B1, B6, B12Melihat dampaknya pada kesehatan, Anda pasti menyadari betapa penting kecukupan asupan vitamin B1, B6, dan B12 pada tubuh Anda. Berikut ini beberapa langkah pencegahan yang bisa Anda lakukan untuk menghindari kekurangan vitamin B1, B6, dan B12:1. Pola Makan SeimbangAnda bisa mulai langkah pencegahan kekurangan vitamin B1, B6, dan B12 ini dengan mengonsumsi diet seimbang. Selain serat dan karbohidrat, cobalah untuk mengonsumsi makanan-makanan yang tinggi vitamin B kompleks. Makanan yang tinggi vitamin B1, B6, dan B12 ini contohnya dari sumber pangan hewani, seperti telur, daging merah, susu, dan yogurt. Anda juga bisa mengonsumsi makanan yang diperkaya (difortifikasi), seperti sereal, roti gandum utuh, dan sereal yang diperkaya. Baca juga yuk selengkapnya, Makanan yang Mengandung Vitamin B Kompleks.2. SuplementasiSaat Anda sedang menjalani diet vegan, berusia lebih dari 50 tahun, sedang hamil, atau memiliki kondisi medis tertentu yang dapat menyebabkan defisiensi, Anda bisa mencukupi kebutuhan vitamin B1, B6, dan B12 dengan suplementasi. Anda bisa berkonsultasi dengan dokter untuk menentukan suplemen yang paling cocok dengan kebutuhan Anda.3. Hindari Alkohol BerlebihanSecara umum, mengonsumsi alkohol secara berlebihan dapat memberikan banyak masalah pada kesehatan. Defisiensi vitamin B1, B6, dan B12 adalah salah satu dampak dari minum alkohol berlebihan.Ini terjadi karena alkohol dapat mengganggu metabolisme tubuh, yang akhirnya menghambat proses penyerapan vitamin dan nutrisi. Selain itu, minum alkohol dalam jumlah berlebihan juga dapat merusak dan mengurangi ketersediaan berbagai jenis vitamin B kompleks dalam tubuh kita.4. Pemeriksaan RutinSalah satu langkah dasar untuk mencegah kekurangan vitamin B1, B6, dan B12 adalah dengan melakukan cek kesehatan rutin. Langkah ini berguna untuk mengontrol bagaimana kondisi tubuh Anda, mendeteksi dini adanya masalah kesehatan tertentu, serta mendapatkan perawatan secepat mungkin bila ada gangguan kesehatan.5. Bahaya Jika Tidak DiatasiBagi kebanyakan orang, masalah kurang vitamin B1, B6, B12 mungkin kedengarannya cukup sepele. Akan tetapi, jika kekurangan vitamin B ini dibiarkan berlarut-larut tanpa perawatan yang tepat akan dapat menimbulkan berbagai dampak pada kesehatan, seperti:6. Gangguan Sistem SarafVitamin B1, B6, dan B12 memiliki peranan penting dalam merawat kesehatan saraf dan mendukung fungsi sistem saraf. Karena itu, kekurangan ketiga vitamin B tersebut dalam jangka panjang akan memicu gangguan pada sistem saraf, seperti neuropatik perifer. 7. AnemiaKekurangan vitamin B kompleks juga dapat memicu anemia, karena karena tubuh tidak dapat memproduksi sel darah yang sehat. Padahal sel darah merah ini berperan membawa oksigen dan nutrisi ke seluruh tubuh Anda.8. Gangguan JantungPada jangka panjang, kekurangan vitamin B1, B6, dan B12 juga bisa berdampak pada kesehatan sistem kardiovaskular. Karena ketiga vitamin tersebut memiliki peran penting untuk menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah.9. Gangguan MentalKekurangan vitamin B kompleks juga dapat memicu masalah kesehatan mental, misalnya dengan meningkatkan stress level dan depresi seseorang. Lebih spesifik, kekurangan vitamin B12 juga kerap dikaitkan dengan masalah depresi.Cek Kesehatan di GranosticNah, Sobat Granostic, salah satu cara untuk menjaga kesehatan dan memastikan status gizi Anda dengan pasti, adalah dengan melakukan cek kesehatan secara rutin bersama tenaga medis profesional.Kabar baiknya, Anda dapat melakukan cek kesehatan rutin ini di klinik Granostic, loh. Karena klinik Granostic memberikan layanan kesehatan terbaik dan terlengkap untuk Anda, meliputi;Teknologi ModernPemeriksaan kesehatan di klinik Granostic menggunakan peralatan canggih dan teknologi modern, sehingga menghasilkan diagnosa yang akurat dan cepat.Tenaga ProfesionalSetiap prosedur layanan pemeriksaan kesehatan di Granostic juga akan dilakukan dan didampingi oleh tenaga medis profesional, seperti dokter umum, dokter spesialis, hingga staf perawat yang terlatih.Hasil Cepat dan AkuratLewat cek kesehatan di Granostic, Anda juga bisa memeroleh hasil pemeriksaan secara cepat dan akurat. Hasil pemeriksaan ini dapat Anda akses dengan efisien dan mudah, yakni dapat diakses secara online lewat akun pribadi Anda di granostic.com. Fasilitas NyamanSelain layanan yang cepat dan profesional, Granostic juga menyediakan fasilitas yang nyaman untuk membuat pengalaman pemeriksaan kesehatan Anda semakin optimal. Kami percaya bahwa suasana yang nyaman ini akan kian memotivasi Anda untuk terus menjaga kesehatan, tidak takut untuk memeriksakan diri dan berobat, agar kualitas hidup Anda jadi lebih baik.Nah, Sobat Granostic itu adalah penjelasan mengenai apa bahaya kekurangan vitamin B1, B6, dan B12. Karenanya, usahakan untuk selalu memenuhi asupan vitamin B kompleks harian Anda dengan menerapkan diet seimbang dan gaya hidup yang sehat.Jika Anda mengalami tanda-tanda defisiensi vitamin B1, B6, dan B12 di atas, segera konsultasikan dengan tim dokter Granostic. Bersama tenaga medis ahli kami, Anda dapat memeroleh pemeriksaan yang menyeluruh dan perawatan yang tepat.Untuk menjadwalkan konsultasi, Anda bisa menghubungi layanan customer care kami atau langsung daftar online di menu Registrasi Online. Lengkapi data Anda dan jadwalkan konsultasi sesuai kebutuhan Anda.Yuk, lindungi diri dan keluarga Anda dengan rutin tes kesehatan bersama klinik Granostic!Ditinjau Oleh:Dr. Aji WibowoSumber Referensi:A complete guide to B vitamins. Medical News Today. Medically reviewed by Amy Richter, RD, Nutrition. Diakses 2025Vitamin-B Deficiencies — A closer look at Vitamin B1, B6 and B12 Deficiency. Ana Stellar. Michelle Dateling (B.Optom, Dip.Sports Vision; MBA). Diakses 2025Vitamin B6 Deficiency. Merck & Co., Inc. Diakses 2025Vitamin B12 Deficiency. Cleveland Clinic. Diakses 2025
Apa Saja Makanan yang Mengandung Vitamin B Kompleks?
Tak hanya lewat suplemen, Sobat Granostic juga bisa memenuhi kebutuhan vitamin B kompleks dalam tubuh melalui berbagai sumber makanan. Apa saja?Sebelumnya, Sobat Granostic, pasti sudah mengetahui bagaimana peranan penting vitamin B kompleks dalam mendukung fungsi tubuh dan merawat kesehatan secara umum, bukan?Ya, vitamin B kompleks ini terdiri dari beberapa jenis, termasuk vitamin B1, B2, B3, B5, B6, B7, B9, dan B12. Masing-masing vitamin dalam kelompok ini memiliki fungsi yang berbeda, mulai dari mendukung metabolisme energi, menjaga kesehatan sistem saraf, hingga membantu produksi sel darah merah.Kekurangan vitamin B kompleks dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, seperti kelelahan, gangguan saraf, anemia, dan gangguan metabolisme. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memastikan asupan vitamin B kompleks yang cukup melalui pola makan yang seimbang.Sumber utama vitamin B kompleks berasal dari berbagai makanan alami, termasuk biji-bijian, daging, produk susu, sayuran hijau, dan kacang-kacangan, yang akan dibahas dalam ulasan berikut ini:Makanan yang Mengandung Vitamin B KompleksBerikut ini Granostic akan merangkumkan apa saja makanan yang mengandung vitamin B kompleks, yang bisa Anda olah di rumah. Simak, ya!1. Vitamin B1 (Tiamin)Vitamin B1, atau tiamin, adalah nutrisi penting yang berperan dalam metabolisme energi dan fungsi sistem saraf. Tiamin membantu tubuh mengubah karbohidrat menjadi energi dan berperan dalam pertumbuhan serta perkembangan sel tubuh. Kekurangan vitamin B1 dapat menyebabkan kelemahan otot, kehilangan nafsu makan, dan gangguan sistem saraf.Beberapa sumber makanan yang kaya akan vitamin B1 antara lain:Beras MerahBeras merah merupakan sumber utama vitamin B1 yang baik untuk tubuh, yakni dengan kadar sebanyak 0,371%. Selain kaya akan serat, beras merah juga mengandung mineral penting seperti magnesium dan zat besi. Konsumsi beras merah dapat membantu menjaga kesehatan pencernaan, mengontrol kadar gula darah, dan meningkatkan energi.Gandum UtuhGandum utuh mengandung tiamin dalam jumlah tinggi serta serat yang membantu pencernaan. Secara spesifik, dalam 56,6 gram pasta gandum utuh kering, terdapat 0,6 mg vitamin B1. Mengonsumsi gandum utuh dapat membantu menjaga berat badan yang sehat dan mengurangi risiko penyakit jantung. Roti gandum, oatmeal, dan pasta gandum utuh adalah beberapa contoh makanan berbasis gandum yang dapat dikonsumsi sehari-hari.Daging BabiDaging babi adalah salah satu sumber hewani yang kaya akan vitamin B1. Melansir dari Medical News Today setiap satu porsi 100 gram daging babi panggang mengandung 0,565 mg vitamin B1.Selain itu, daging babi juga mengandung protein tinggi yang berperan dalam pembentukan dan pemeliharaan otot. Mengonsumsi daging babi dalam jumlah yang seimbang dapat membantu menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.Kacang-kacanganKacang-kacangan seperti kacang hijau, kacang almond, dan kacang tanah mengandung vitamin B1 yang bermanfaat untuk metabolisme energi. Selain itu, kacang-kacangan juga tinggi protein dan lemak sehat yang mendukung kesehatan jantung dan otak.Biji Bunga MatahariBiji bunga matahari merupakan camilan sehat yang kaya akan tiamin serta antioksidan. Dalam 100 g biji bunga matahari terkandung 0.106 mg vitamin B1.Kandungan vitamin E yang tinggi dalam biji bunga matahari juga membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.2. Vitamin B2 (Riboflavin)Vitamin B2, atau riboflavin, berperan dalam metabolisme energi dan membantu tubuh dalam pemecahan protein, lemak, serta karbohidrat. Selain itu, vitamin ini juga penting untuk kesehatan kulit, mata, dan sistem saraf.Beberapa makanan yang mengandung vitamin B2 antara lain:Susu dan Produk SusuSusu, keju, dan yogurt adalah sumber alami riboflavin yang sangat baik. Melansir dari WebMD.com, secangkir susu atau yogurt mengandung sekitar sepertiga riboflavin yang dibutuhkan oleh tubuh dalam sehari. Konsumsi produk susu secara rutin dapat membantu menjaga kesehatan tulang dan gigi karena kandungan kalsium yang tinggi.TelurSatu telur utuh mengandung 0.2 mg riboflavin, yang setara dengan 15% kebutuhan harian Anda. Selain itu, telur juga mengandung vitamin D yang baik untuk kesehatan tulang dan sistem kekebalan tubuh.Daging SapiDaging sapi tidak hanya kaya akan protein, tetapi juga merupakan sumber riboflavin yang membantu tubuh dalam proses metabolisme. Tiga ons daging sapi tenderloin mengandung 0.4 mg riboflavin, yang dapat memenuhi 31% kebutuhan harian Anda. Konsumsi daging sapi dalam jumlah seimbang dapat mendukung kesehatan otot dan produksi sel darah merah.JamurJamur adalah sumber nabati riboflavin yang dapat menjadi alternatif bagi mereka yang tidak mengonsumsi produk hewani. Setengah cangkir sajian jamur portabella mengandung 15% kebutuhan riboflavin dalam tubuh Anda. Selain itu, jamur juga mengandung vitamin D yang baik untuk kesehatan tulang.BayamBayam kaya akan riboflavin serta zat besi yang membantu produksi sel darah merah. Mengonsumsi bayam dapat meningkatkan energi dan membantu mencegah anemia.3. Vitamin B3 (Niasin)Vitamin B3 atau niasin berperan dalam metabolisme energi serta kesehatan kulit dan sistem saraf. Niasin juga membantu mengontrol kadar kolesterol dalam darah.Makanan yang kaya akan niasin meliputi:Daging AyamDaging ayam adalah sumber protein yang baik serta mengandung niasin dalam jumlah tinggi. Tiga ons daging ayam tanpa kulit, khususnya pada bagian dada, mengandung 10.3 mg niasin. Konsumsi daging ayam dapat membantu menjaga massa otot dan meningkatkan energi.Ikan TunaIkan tuna kaya akan niasin serta asam lemak omega-3 yang baik untuk kesehatan jantung dan otak. Misalnya pada tuna kaleng, yang dapat menawarkan 8.3 mg nutrisi, salah satunya adalah niasin. Mengonsumsi ikan tuna secara teratur dapat membantu mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.Kacang TanahKacang tanah adalah sumber nabati niasin yang baik serta mengandung lemak sehat yang mendukung kesehatan jantung. Dua sendok makan selai kacang, atau setara 32 gram, dapat mengandung 4.3 mg niasin.KentangKentang tidak hanya kaya akan karbohidrat tetapi juga mengandung niasin yang membantu tubuh dalam produksi energi. Misalnya dalam satu kentang rebus berukuran besar, terdapat 4.2 mg niasin.Roti GandumTak hanya kaya akan kandungan B1, roti gandum juga memiliki kandungan niasin yang tinggi. Misalnya dalam 1 lembar roti gandum utuh, terdapat 1.7 mg niasin.4. Vitamin B5 (Asam Pantotenat)Vitamin B5 berperan dalam produksi hormon dan metabolisme lemak serta karbohidrat dalam tubuh. Makanan yang mengandung vitamin B5 meliputi:Jamur ShiitakeJamur shiitake dapat memberikan asupan harian vitamin B5 sebanyak 26 % dalam satu porsi makan. Selain kandungan vitamin B5-nya yang tinggi, jamur shiitake kaya akan asam pantotenat serta antioksidan yang membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh.BrokoliBrokoli mengandung 0.57 mg vitamin B5 untuk tiap sajiannya. Selain itu, sayuran ini juga mengandung vitamin C yang baik untuk kesehatan kulit dan sistem kekebalan tubuh.AlpukatSetiap satu buah alpukat juga mengandung kurang lebih 2.8 mg vitamin B5, yang dapat memenuhi kebutuhan harian hingga 56%. Selain itu kandungan lemak sehat dalam alpukat juga dapat mendukung metabolisme tubuh.Daging AyamDaging ayam adalah sumber vitamin B5 yang mendukung produksi energi dalam tubuh.Setiap 100 gr daging ayam mengandung 1.6 mg asam pantotenat, yang dapat setara dengan 32% kebutuhan harian yang direkomendasikan.TelurTelur mengandung berbagai vitamin B, termasuk vitamin B5, yang berperan dalam produksi sel darah merah.5. Vitamin B6 (Piridoksin)Vitamin B6, atau yang dikenal sebagai piridoksin, adalah salah satu vitamin B kompleks yang berperan penting dalam berbagai fungsi tubuh. Vitamin ini berperan dalam metabolisme protein, produksi neurotransmitter, serta membantu tubuh dalam memproduksi hemoglobin. Selain itu, vitamin B6 juga mendukung fungsi kekebalan tubuh dan berperan dalam perkembangan otak serta kesehatan sistem saraf. Kekurangan vitamin B6 dapat menyebabkan gangguan sistem saraf, anemia, serta gangguan pada kulit.Beberapa contoh makanan sumber vitamin B6 yang baik misalnya:PisangPisang merupakan salah satu sumber vitamin B6 yang mudah ditemukan dan dikonsumsi. Dalam satu buah pisang berukuran sedang, terkandung sekitar 0,4 mg vitamin B6, yang mencukupi sekitar 20-30% kebutuhan harian orang dewasa. Selain itu, pisang juga mengandung serat, kalium, serta berbagai vitamin dan mineral lainnya yang bermanfaat bagi tubuh.KentangKentang adalah salah satu sumber karbohidrat kompleks yang kaya akan vitamin B6. Dalam satu buah kentang berukuran sedang, terkandung sekitar 0,4 mg vitamin B6. Selain itu, kentang juga mengandung serat, vitamin C, dan kalium yang sangat baik bagi kesehatan tubuh.Ikan SalmonIkan salmon merupakan salah satu jenis ikan yang tinggi kandungan vitamin B6. Dalam 100 gram ikan salmon, terkandung sekitar 0,6 mg vitamin B6. Selain itu, salmon juga kaya akan asam lemak omega-3, protein berkualitas tinggi, serta berbagai mineral penting seperti selenium dan magnesium.AyamDaging ayam merupakan sumber protein hewani yang mengandung vitamin B6 dalam jumlah cukup tinggi. Dalam 100 gram daging ayam, terdapat sekitar 0,5 mg vitamin B6. Selain itu, ayam juga kaya akan protein, zat besi, serta berbagai vitamin dan mineral lainnya yang mendukung kesehatan tubuh.BayamBayam adalah salah satu sayuran hijau yang kaya akan vitamin B6. Dalam 100 gram bayam, terkandung sekitar 0,2 mg vitamin B6. Selain itu, bayam juga mengandung serat, zat besi, kalsium, serta berbagai antioksidan yang baik bagi tubuh.6. Vitamin B7 (Biotin)Vitamin B7, atau yang lebih dikenal sebagai biotin, merupakan vitamin yang larut dalam air dan berperan penting dalam metabolisme karbohidrat, protein, dan lemak. Vitamin ini juga berkontribusi dalam menjaga kesehatan kulit, rambut, dan kuku. Kekurangan biotin dapat menyebabkan rambut rontok, kulit kering, serta gangguan metabolisme energi.Beberapa contoh makanan yang kaya akan kandungan vitamin B7 antara lain:Telur (Kuning Telur)Kuning telur mengandung biotin dalam jumlah yang cukup tinggi. Dalam satu butir telur, terdapat sekitar 10 mcg biotin. Selain itu, telur juga merupakan sumber protein, lemak sehat, serta berbagai vitamin dan mineral lainnya yang baik untuk kesehatan tubuh.Kacang AlmondKacang almond adalah sumber biotin yang sangat baik. Dalam 100 gram kacang almond, terkandung sekitar 28 mcg biotin. Selain itu, kacang almond juga kaya akan lemak sehat, serat, serta antioksidan yang mendukung kesehatan tubuh.KedelaiKedelai merupakan salah satu sumber nabati yang kaya akan biotin. Dalam 100 gram kedelai, terkandung sekitar 19 mcg biotin. Selain itu, kedelai juga mengandung protein nabati, serat, serta berbagai vitamin dan mineral lainnya.Hati AyamHati ayam adalah salah satu makanan yang kaya akan biotin. Dalam 100 gram hati ayam, terkandung sekitar 24 mcg biotin. Selain itu, hati ayam juga merupakan sumber zat besi, vitamin A, serta berbagai nutrisi lainnya yang penting bagi tubuh.Ubi JalarUbi jalar merupakan sumber biotin yang baik. Dalam 100 gram ubi jalar, terdapat sekitar 8 mcg biotin. Selain itu, ubi jalar juga mengandung serat, vitamin A, serta berbagai antioksidan yang mendukung kesehatan tubuh.Manfaat utama ubi jalar meliputi peningkatan kesehatan pencernaan, pengelolaan kadar gula darah, serta peningkatan daya tahan tubuh. Kandungan serat dalam ubi jalar membantu melancarkan sistem pencernaan, sementara vitamin A berperan dalam menjaga kesehatan mata.7. Vitamin B9 (Asam Folat)Vitamin B9, atau yang lebih dikenal dengan asam folat, berperan penting dalam pembentukan sel darah merah, mendukung fungsi otak, serta membantu sintesis DNA. Singkatnya, tubuh kita sangat membutuhkannya untuk pertumbuhan dan perkembangan yang optimal.Berikut ini beberapa makanan dengan kandungan asam folatnya yang tinggi:Sayuran Hijau Gelap (Bayam, Kale)Sayuran hijau seperti bayam dan kale adalah sumber vitamin B9 yang luar biasa. Dalam satu cangkir bayam matang saja, terdapat sekitar 263 mcg folat, yang hampir mencukupi kebutuhan harian orang dewasa. Selain itu, sayuran hijau juga kaya akan serat, vitamin C, dan zat besi yang membantu meningkatkan energi serta menjaga kesehatan pencernaan.AsparagusAsparagus adalah sayuran yang mungkin jarang masuk ke dalam daftar belanja, tapi kandungan nutrisinya sangat mengesankan. Dalam satu cangkir asparagus matang, terdapat sekitar 134 mcg folat. Tak hanya itu, asparagus juga mengandung antioksidan yang dapat membantu melawan radikal bebas serta mendukung kesehatan otak.Kacang LentilLentil adalah salah satu sumber protein nabati terbaik yang juga kaya akan vitamin B9. Dalam satu cangkir lentil matang, terdapat sekitar 358 mcg folat! Ini menjadikannya pilihan yang sangat baik untuk vegetarian atau siapa saja yang ingin meningkatkan asupan vitamin B9.JerukSiapa sangka buah yang segar dan manis ini juga kaya akan vitamin B9? Satu buah jeruk ukuran sedang memiliki kandungan asam folat hingga 40mcg, loh. Meski jumlahnya tidak sebesar pada sayuran hijau atau lentil, jeruk tetap bisa menjadi tambahan yang baik untuk memenuhi kebutuhan harian mu.Roti yang DiperkayaBanyak produk roti dan sereal yang telah diperkaya dengan vitamin B9 untuk membantu mencegah defisiensi asam folat. Dalam satu potong roti yang diperkaya, bisa terdapat sekitar 100 mcg folat, tergantung pada mereknya.Mengonsumsi roti yang diperkaya bisa menjadi cara praktis untuk menambah asupan vitamin B9, terutama jika kamu memiliki gaya hidup yang sibuk. Pastikan untuk memilih produk yang terbuat dari gandum utuh agar manfaat nutrisinya lebih maksimal.8. Vitamin B12 (Kobalamin)Vitamin B12 adalah nutrisi yang sangat penting untuk tubuh kita. Ia berperan dalam pembentukan sel darah merah, menjaga kesehatan sistem saraf, dan mendukung produksi energi. Kekurangan vitamin B12 bisa menyebabkan anemia, kelelahan, bahkan gangguan saraf seperti kesemutan dan kehilangan keseimbangan.Ada beberapa jenis makanan yang kaya akan kandungan vitamin B12, seperti:Daging SapiDaging sapi adalah salah satu sumber vitamin B12 terbaik. Dalam 100 gram daging sapi, terdapat sekitar 6,2 mcg vitamin B12, yang lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan harian. Selain itu, daging sapi juga mengandung zat besi yang penting untuk mencegah anemia dan meningkatkan energi.Ikan (Salmon, Tuna, Sardin)Ikan seperti salmon, tuna, dan sarden juga kaya akan kandungan vitamin B12, Sobat. Dalam 100 gram salmon, terdapat sekitar 4,8 mcg vitamin B12, sedangkan dalam sarden kalengan bisa mencapai 8,9 mcg!TelurTelur adalah makanan serbaguna yang kaya akan berbagai nutrisi, termasuk vitamin B12. Dalam satu butir telur, terdapat sekitar 0,6 mcg vitamin B12. Meski jumlahnya tidak sebanyak daging atau ikan, telur tetap bisa menjadi sumber tambahan yang baik, terutama jika dikombinasikan dengan makanan lain yang mengandung B12.KejuKeju, terutama jenis cheddar dan Swiss, merupakan sumber vitamin B12 yang lezat. Dalam 100 gram keju Swiss, terdapat sekitar 3,3 mcg vitamin B12. Keju juga mengandung kalsium dan protein yang baik untuk kesehatan tulang dan otot.SusuSusu dan produk olahannya, seperti yogurt, juga merupakan sumber vitamin B12 yang baik. Dalam satu gelas susu (sekitar 250 ml), terdapat sekitar 1,2 mcg vitamin B12. Ini menjadikannya pilihan yang baik untuk memenuhi kebutuhan harian.Manfaat Mengonsumsi Makanan Kaya Vitamin B KompleksSobat Granostic, mengonsumsi makanan yang kaya akan vitamin B kompleks dapat memberikan banyak manfaat untuk kesehatan Anda, loh. Beberapa manfaat yang dimaksud misalnya:1. Meningkatkan EnergiVitamin B kompleks berperan penting dalam mendukung metabolisme tubuh, yang membuat proses cerna makanan dan penyerapan nutrisi jadi lebih maksimal. Hal ini dapat membuat tubuh memeroleh energi yang dibutuhkan dengan lebih efisien.2. Mendukung Kesehatan SarafVitamin B kompleks juga dapat mendukung kesehatan sistem saraf, Justru kekurangan vitamin B, khususnya vitamin B12, kerap dikaitkan dengan beberapa masalah pada saraf.3. Memperkuat Sistem Kekebalan TubuhMeskipun masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut, beberapa jenis vitamin B dapat membantu memperkuat sistem imun kita. Sebagai contoh, vitamin B6 atau piridoksin, yang dapat membantu memproduksi sel darah putih dan T-cells yang dibutuhkan tubuh untuk memperkuat sistem imun.4. Mencegah AnemiaMengonsumsi vitamin B kompleks yang cukup juga bisa mencegah anemia. Khusunya vitamin B9 atau vitamin B12, yang dapat membantu merawat kesehatan sel darah merah.5. Menjaga Kesehatan Kulit dan RambutBeberapa jenis vitamin B kompleks pun memiliki banyak manfaat untuk merawat kesehatan dan kecantikan kulit maupun rambut. Salah satunya adalah vitamin B3, atau niacin, yang mampu melembapkan kulit, mendukung regenerasi sel-sel yang sehat, dan banyak lainnya.Sementara vitamin B7 juga sangat penting dalam merawat kesehatan rambut. Kekurangan vitamin B7 dapat membuat Anda mengalami kerontokan rambut.Cara Mendapatkan Vitamin B KompleksBerikut ini beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk memenuhi kebutuhan vitamin B kompleks harian:1. Pola Makan SeimbangHampir semua vitamin B kompleks dapat Anda peroleh dari sumber makanan. Karena itu, Anda bisa mulai menerapkan pola makan seimbang dan fokus untuk mengonsumsi menu-menu sehat serta bergizi tinggi.2. SuplemenSaat mengalami defisiensi vitamin B kompleks, dalam masa kehamilan, juga ketika Anda memasuki usia 65 tahun atau lebih, meminum suplemen vitamin B kompleks bisa jadi pilihan ideal.3. Makanan yang DiperkayaTak hanya makanan organik, Anda juga bisa mendapatkan asupan vitamin B kompleks dalam makanan yang diperkaya.Makanan yang diperkaya (terfortifikasi) merupakan makanan yang ditambahkan zat gizinya, yang secara alami tidak ada. Misalnya, olesan nabati yang diperkaya dengan vitamin B12, sereal yang diperkaya, dan roti gandum yang diperkaya. Efek Samping Kekurangan Vitamin B Kompleks1. KelelahanMemiliki peranan penting pada metabolisme tubuh, membuat kekurangan vitamin B kompleks juga berimbas pada energi Anda. Sebab, saat metabolisme tidak optimal, maka tubuh juga tidak dapat mencukupi kebutuhan energi harian dengan efisien.2. Gangguan pencernaanSelanjutnya, kekurangan vitamin B juga dapat menimbulkan gangguan pencernaan seperti diare, sembelit, dan mual. 3. AnemiaSelain itu, kekurangan vitamin B12, secara khusus, dapat berujung pada anemia. Hal ini dapat menimbulkan gejala seperti kelelahan dan lemas, yang disertai dengan menurunnya nafsu makan dan kulit tampak pucat.4. DepresiSebuah studi di tahun 2018 menyebutkan bahwa terdapat hubungan antara tingkat vitamin B12 dalam tubuh dan perkembangan depresi serta kecemasan pada seseorang. Pada penelitian tersebut, menunjukkan bahwa seseorang yang memiliki asupan vitamin B12 lebih rendah, menunjukkan tanda depresi atau kecemasan.Masalah saraf, seperti kesemutan di tangan dan kakiKekurangan vitamin B juga dapat mengakibatkan efek samping pada saraf, seperti menimbulkan kesemutan di tangan dan kaki.Dosis Harian yang DianjurkanVitamin B1: 1.2 mg (untuk laki-laki), 1.1 mg (untuk perempuan), dan 1.4 mg (selama hamil dan menyusui)Vitamin B2: 1.3 mg (untuk laki-laki), 1.1 mg (untuk perempuan), 1.4 mg (saat hamil), dan 1.6 mg (selama menyusui).Vitamin B3: 16 mg (untuk laki-laki), 14 mg (untuk perempuan), 18 mg (selama mengandung), dan 17 mg (selama menyusui).Vitamin B5: 5 mg (untuk laki-laki), 5 mg (untuk perempuan), 6 mg (selama hamil), dan 7 mg (selama menyusui).Vitamin B6: 1.3 mg (untuk laki-laki), 1.3 mg (untuk perempuan), 1.9 mg (selama hamil), dan 2.0 mg (selama menyusui).Vitamin B7: 30 mcg (untuk laki-laki), 30 mcg (untuk perempuan), 30 mcg (selama hamil), dan 35 mcg (selama menyusui).Vitamin B9: 400 mcg (untuk laki-laki), 400 mcg (untuk perempuan), 600 mcg (selama hamil), dan 500 mcg (Selama menyusui).Vitamin B12: 2.4 mcg (untuk laki-laki), 2.4 mcg (untuk perempuan), 2.6 mcg (saat hamil), dan 2.8 mcg (selama menyusui).Cek Kesehatan di Granostic Sebelum mengambil suplemen vitamin B kompleks, sangat penting untuk mengenali bagaimana kondisi tubuh dan gizi Anda terlebih dahulu. Untuk itu, Anda dapat mulai dengan cek kesehatan di klinik Granostic dulu, Sobat.Mendeteksi Kekurangan VitaminLewat pemeriksaan kesehatan yang komprehensif, menggunakan teknologi modern, dan didampingi tenaga kesehatan ahli, akan membantu mendeteksi dini adanya kekurangan vitamin.Konsultasi dengan Dokter AhliMelalui hasil pemeriksaan, dokter akan memberikan diagnosis dan edukasi yang mendetail mengenai perencanaan perawatan untuk mengatasi kondisi kesehatan yang Anda alami.Dokter juga bisa merekomendasikan pemeriksaan lanjutan, meresepkan suplemen, dan prosedur-prosedur lain sesuai dengan kebutuhan Anda.Hasil Cepat dan AkuratSatu lagi keuntungan melakukan pemeriksaan kesehatan bersama klinik Granostic adalah hasilnya yang cepat dan akurat. Sebab, kami menggunakan teknologi modern dan setiap prosedur pemeriksaan dilakukan oleh para profesional. Akhirnya, layanan kesehatan yang Anda dapatkan pun jadi lebih efisien dan praktis.Baca juga yuk, Yuk Cek Defisiensi Vitamin B1, B6, B12.Bagaimana, Sobat? Tertarik untuk melakukan cek kesehatan rutin bersama Granostic? Anda bisa langsung jadwalkan janji temu dengan klik Registrasi Online, atau dengan menghubungi layanan customer service kami lewat tombol WhatsApp di bawah, ya!Ditinjau Oleh:Dr. Aji WibowoSumber Referensi:PENETAPAN KADAR VITAMIN B1 PADA BERBAGAI JENIS BERAS SEBELUM DAN SETELAH PENCUCIAN SECARA SPEKTROFOTOMETRI VISIBEL. Stikes Al-Fatah Bengkulu. Diakses 202516 Foods That Are High in Niacin (Vitamin B3). Healthline. Diakses 2025Top Foods High in Niacin. WebMD. Medically Reviewed by Kathleen M. Zelman, RD, LD, MPH. Diakses 2025Which foods are the best for vitamin B1?. Medical News Today. Medically reviewed by Grant Tinsley, Ph.D., CSCS,*D, CISSN, Nutrition. Diakses 2025Nutrition Facts. University Hospitals. Diakses 2025
Yuk Cek Defisiensi Vitamin B1, B6, B12
Defisiensi vitamin B1, B6, dan B12 dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan. Mulai dari yang gejalanya ringan, hingga berujung pada kondisi medis serius dan mengancam jiwa. Karena itu, Anda dianjurkan untuk melakukan cek defisiensi vitamin B1, B6, dan B12 saat mengalami gejala-gejala awal defisiensi. Bagaimana prosedurnya? Langsung cek ulasan lengkapnya di bawah ini, Sobat!Prosedur Pemeriksaan Defisiensi Vitamin B1, B6, B12Pemeriksaan defisiensi vitamin B1, B6, dan B12 dapat dilakukan di berbagai layanan kesehatan terpercaya, seperti klinik Granostic. Prosedur pemeriksaan defisiensi vitamin B1, B6, dan B12 di Granostic juga sangat efisien, loh.Anda hanya perlu mengikuti beberapa langkah di bawah ini untuk memeriksa status gizi dan kadar vitamin B1, B6, dan B12 dalam tubuh Anda. Simak, yuk!1. Registrasi AwalLangkah pertama yang harus Anda lakukan adalah melakukan registrasi awal untuk menjadwalkan pemeriksaan. Registrasi ini dapat dilakukan secara online lewat menu Registrasi Online yang terdapat di pojok kanan atas laman website granostic.com.Kemudian isikan data diri pasien sesuai dengan kategori, apakah Anda pasien lama atau baru pertama kali berkunjung ke klinik Granostic. Siapkan dokumen pendukung seperti kartu tanda penduduk (KTP), untuk memverifikasi data diri Anda.Setelah selesai, Anda bisa memilih jadwal praktik dokter dan menjadwalkan pemeriksaan sesuai dengan kebutuhan Anda. Jadwal praktik dokter umum di klinik Granostic tersedia setiap hari, dari Senin hingga Sabtu dengan rincian berikut:Setiap hari Senin hingga Jumat - Pukul 07.00 WIB hingga 20.00 WIBSetiap hari Sabtu - Pukul 08.00 WIB hingga 20.00 2. Pengambilan Sampel DarahSetelah menjadwalkan pemeriksaan, Anda bisa langsung datang ke klinik sesuai jadwal yang diatur. Anda akan diarahkan untuk melakukan pengambilan sampel darah, untuk menyimak kadar vitamin B1, B6, dan B7 dalam tubuh Anda.3. Analisis LaboratoriumSampel darah ini dibawa ke laboratorium untuk dilakukan uji dan analisis, yang dijalankan oleh staf kesehatan ahli dan terlatih klinik Granostic.4. Hasil PemeriksaanHasil pemeriksaan ini dapat keluar dengan cepat, Anda bisa mendapatkan hasil pemeriksaan dengan mengaksesnya secara online, yakni lewat akun pribadi Anda di granostic.com. Anda juga bisa mengunduh aplikasi My Granostic di Playstore untuk mempermudah pendaftaran online, hingga akses riwayat serta hasil pemeriksaan laboratorium yang dilakukan sebelumnya.Alat yang Digunakan di Klinik Granostic Proses pemeriksaan level vitamin B1, B6, dan B12 di klinik Granostic menggunakan peralatan canggih dan modern, seperti:1. Hematology AnalyzerDisebut juga dengan penganalisis hematologi, alat ini merupakan instrumen laboratorium yang dirancang untuk mengotomatiskan analisis sampel darah. Sehingga dapat menyediakan informasi terperinci tentang berbagai komponen seluler yang terdapat dalam darah, terutama sel darah merah, sel darah putih, dan trombosit.Hematology analyzers juga sangat penting dalam proses mendiagnosis dan memantau gangguan hematologi seperti anemia, leukemia, dan trombositopenia. Hasilnya juga cepat dan akurat, yang memungkinkan Granostic untuk membuat keputusan yang tepat Waktu dan efektif untuk menangani kondisi defisiensi vitamin B yang pasien alami.2. SpectrophotometerSpectrophotometer atau spektrofotometer, merupakan alat yang digunakan untuk mengukur absorbansi atau transmitan suatu sampel. Alat ini juga dapat digunakan untuk mengukur kadar vitamin dalam tubuh, yang dapat memberikan hasil akurat dan cepat.3. Immunoassay AnalyzerAlat yang digunakan untuk memeriksa kadar vitamin B1, B6, dan B12 di klinik Granostic selanjutnya adalah immunoassay analyzers. Alat ini digunakan untuk mengidentifikasi dan mendeteksi zat tertentu dalam sampel, biasanya menggunakan antibodi sebagai reagen.Biaya Pemeriksaan Defisiensi Vitamin B1, B6, B12Bagi Anda yang tertarik untuk melakukan pemeriksaan kadar vitamin B1, B6, dan B12 di Granostic, pasti bertanya-tanya berapa biaya yang harus dikeluarkan. Besaran biaya ini bisa cukup bervariasi, bergantung dengan jenis paket yang Anda gunakan, seperti:Pemeriksaan IndividualPemeriksaan individual merupakan jenis layanan cek kadar salah satu jenis vitamin B saja, misalnya B12 atau B1 saja. Tujuannya untuk langsung berkonsentrasi pada satu jenis kekurangan vitamin dalam tubuh, menyimak adanya gejala-gejala tertentu dan keterkaitannya dengan kondisi medis pasien secara umum, serta merencanakan perawatan dan penanganan yang efisien.Paket Pemeriksaan LengkapPemeriksaan paket lengkap ini merujuk pada pemeriksaan yang menyeluruh, yakni untuk mengetahui ketiga kadar vitamin B tersebut. Sehingga pasien dapat memahami bagaimana kondisi tubuh dan status gizinya dengan lebih baik, mampu menyimak adanya gejala-gejala tertentu dan keterkaitannya dengan kondisi medisnya secara umum, serta dapat merencanakan perawatan dan penanganan yang lebih mendalam.Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut terkait besaran biaya cek kadar vitamin B1, B6, dan B12 di klinik Granostic, Anda dapat langsung bertanya ke customer care kami dengan klik tombol WhatsApp di bawah.Langkah Penanganan Jika Ditemukan DefisiensiSetelah hasil pemeriksaan telah Anda peroleh, Anda akan diarahkan untuk melakukan beberapa prosedur medis lanjutan ketika ditemukan adanya defisiensi, baik dari salah satu atau ketiga vitamin B tersebut. Berikut langkah penanganan yang dimaksud:1. Konsultasi dengan DokterAnda akan diarahkan untuk melakukan konsultasi dengan dokter klinik Granostic, yang dalam prosedurnya dokter akan menjelaskan mengenai hasil analisis dan menginformasikan diagnosisnya.Pada langkah ini, dokter juga dapat melakukan wawancara medis untuk mengetahui bagaimana riwayat kesehatan Anda, kebiasaan atau pola hidup Anda, riwayat penyakit dalam keluarga, dan melakukan pemeriksaan fisik atau tanda-tanda vital.Dokter juga dapat menganjurkan untuk melakukan pemeriksaan lanjutan lain jika diperlukan, untuk memberikan akurasi lebih baik terhadap kondisi tubuh Anda. Dengan demikian, dokter dapat merencanakan perawatan dan meresepkan pengobatan yang lebih efektif.2. Perubahan Pola MakanSetelah berkonsultasi dengan dokter dan mendapatkan edukasi rinci, Anda juga perlu melakukan perubahan pola makan untuk menambah asupan vitamin B yang berkurang pada tubuh Anda. Misalnya dengan menerapkan diet seimbang dan menghindari makanan atau minuman yang memicu defisiensi.3. Suplemen VitaminBergantung bagaimana kondisi tubuh Anda, dokter juga dapat meresepkan suplemen vitamin B. Pastikan untuk meminumnya secara teratur dan dengan dosis yang tepat, untuk mencegah adanya overdosis atau kurangnya efektivitas pengobatan.4. Pemantauan BerkalaSelain memberikan anjuran perawatan dan pengobatan, dokter juga akan menjadwalkan konsultasi selanjutnya sebagai bentuk pemantauan secara berkala. Langkah ini dilakukan untuk menyimak efektivitas dari pengobatan dan mengevaluasi perkembangan kondisi pasien.Kenapa Memilih Granostic?Setelah menyimak penjelasan mengenai prosedur pemeriksaan kadar vitamin B1, B6, dan B12 di atas, Anda pasti menyadari bahwa prosedur yang dijalankan cukup efisien, bukan?Tak hanya memiliki prosedur yang mudah, memeriksakan kesehatan di klinik Granostic bisa sangat menguntungkan bagi pasien karena beberapa hal berikut ini:Fasilitas ModernSetiap prosedur pemeriksaan kesehatan di Granostic, termasuk cek level vitamin B, dilakukan menggunakan fasilitas yang modern dan peralatan canggih. Sehingga proses pemeriksaan dapat berjalan dengan efisien dan memberikan hasil yang cepat serta akurat.Selain pada alat-alat pemeriksaannya, fasilitas modern ini juga dapat Anda temukan pada pengurusan administrasinya yang dapat diakses secara online dan aplikasi. Sehingga dapat memudahkan masyarakat untuk mendaftar dan mengatur jadwal pemeriksaan sesuai dengan kebutuhan mereka.Tim ProfesionalGranostic juga memiliki tim kesehatan profesional yang terdiri dari dokter umum, dokter spesialis, dan staf perawat terlatih untuk menemani berbagai prosedur pemeriksaan kesehatan yang Anda lakukan.Layanan KomprehensifLayanan pemeriksaan kesehatan di Granostic juga dilakukan secara komprehensif, sehingga dapat memberikan hasil yang akurat dan mendetail mengenai kondisi kesehatan Anda.Kenyamanan PasienKami juga sangat mempertimbangkan rasa nyaman dan aman yang dialami oleh pasien selama melakukan pemeriksaan kesehatan. Karena itu, Granostic selalu memberikan layanan yang ramah dan menciptakan space yang terasa nyaman untuk memberikan pengalaman maksimal pada pasien.Pentingnya Cek Kesehatan Secara BerkalaCek kesehatan berkala ini tak hanya penting untuk mengetahui kadar vitamin B dalam tubuh Anda. Namun, secara umum juga dapat memberikan banyak manfaat untuk kesehatan dengan mengontrol kondisi tubuh, mendeteksi dini adanya penyakit, serta memberikan perawatan yang tepat dan tanggap begitu terdeteksi adanya masalah kesehatan.Menjaga kesehatan Anda juga sangat penting untuk memastikan kualitas hidup menjadi lebih maksimal, hingga menjaga keharmonisan bersama orang terdekat dan anggota keluarga.Menyadari pentingnya cek kesehatan rutin ini, Granostic memberikan layanan medical check up lengkap untuk anda dan keluarga. Baik untuk bayi, anak-anak, orang dewasa, hingga orang tua Anda yang sudah lanjut usia.Yuk, jaga kesehatan diri dan keluarga Anda dengan rutin medical check up bersama Granostic!Ditinjau Oleh:Dr. Aji WibowoSumber Referensi:Vitamin B12 Deficiency. Cleveland Clinic. Diakses 2025Vitamin B12: What to Know. WebMD. Medically Reviewed by Zilpah Sheikh, MD. Diakses 2025Vitamin B. the Department of Health, State Government of Victoria, Australia. Diakses 2025Hematology Analyzers: Purpose, Function, & Uses. freeCME. Diakses 2025Spectrophotometer. Molecular Biology of Life Laboratory. Dr. Eby Bassiri. Diakses 2025
Kenapa Saat Puasa Kepala Pusing dan Mual?
Sobat Granostic, pernahkah Anda merasa kepala pusing dan mual saat puasa? Kira-kira tahukah Anda mengapa gejala ini Anda alami?Pusing dan mual saat puasa merupakan gejala yang sangat umum dialami oleh masyarakat, utamanya saat di bulan puasa. Penyebabnya pun sangat beragam, sehingga tidak boleh sembarangan mengatasinya.Nah, dalam artikel ini Granostic akan merangkumkan apa saja penyebab kepala pusing dan mual saat puasa, serta bagaimana cara mengatasi dan pencegahannya. Simak, yuk!Penyebab Kepala Pusing dan Mual Saat PuasaAda banyak hal yang jadi penyebab kepala pusing dan mual saat puasa, mulai dari kelelahan, kurang tidur, dehidrasi, hingga masalah kesehatan tertentu. Agar tak salah dalam menanganinya, Anda bisa mempelajari alasan lengkapnya berikut ini:1. DehidrasiSalah satu penyebab utama Anda merasa pusing saat puasa adalah dehidrasi. Hal ini terjadi Ketika tubuh tidak memiliki cadangan air yang cukup selama menahan haus untuk berpuasa.Selain pusing dan mual, dehidrasi juga bisa memicu berbagai gejala lain seperti lemas, frekuensi buang air kecil menurun, warna urin tampak keruh, sulit berkonsentrasi, dan banyak lainnya.2. Kadar Gula Darah Rendah (Hipoglikemia)Hipoglikemia, atau kadar gula darah rendah, merupakan kondisi ketika kadar gula darah berada di bawah batas normal atau kurang dari 70 mg/dL. Kondisi ini sangat rentan terjadi ketika kita sedang berpuasa. Sebab, selama berpuasa akan terjadi perubahan jadwal makan dan pola konsumsi, yang membuat asupan nutrisi dan kalori tidak seimbang.Sepanjang berpuasa, tubuh tidak mendapatkan asupan makanan yang bisa jadi sumber energi untuk seharian beraktivitas. Jika kebutuhan nutrisi ini tidak Anda cukupi selama sahur, maka tubuh akan menggunakan glukosa cadangan dalam darah untuk diubah menjadi energi. Akhirnya, kadar gula darah menjadi berkurang dan menimbulkan kadar gula darah rendah.3. Tekanan Darah RendahRasa lemas dan pusing saat puasa juga dapat terjadi karena tekanan darah rendah atau hipotensi, di mana tekanan darah kurang dari 90/60 mmHg. Kondisi ini terjadi karena tubuh kurang asupan cairan dan garam, serta adanya ketikdakseimbangan elektrolit dalam tubuh.Selain pusing dan mual, tekanan darah rendah juga diiringi dengan gejala penglihatan kabur, keringat dingin, hingga tidak kuat berdiri lama.4. Asam Lambung NaikMual saat puasa juga dapat terjadi karena asam lambung naik, yang sangat umum dan wajar terjadi ketika Anda berpuasa. Kondisi ini terjadi karena selama puasa perut dalam kondisi kosong berjam-jam, yang membuat lambung menghasilkan lebih banyak asam lambung. Selain pusing dan mual, asam lambung juga bisa menimbulkan beberapa gejala lain seperti rasa terbakar di ulu hati, perut kembung, radang tenggorokan, mulut berbau tidak sedap, hingga bersendawa terus menerus.5. KelelahanMelansir dari Healthline.com, berbagai studi menunjukkan bahwa berpuasa dapat membuat seseorang merasa lelah dan memiliki energi yang rendah. Hal ini dapat menyebabkan kepala terasa pusing dan tubuh terasa lemah.Kelelahan saat puasa sangat normal terjadi, apalagi di hari-hari awal Anda memulainya. Tubuh Anda harus menyesuaikan diri dengan pola makan baru dan waktu tidur yang sering terjeda untuk sahur. Akibatnya kepala akan lebih mudah terasa pusing dan sakit di siang hari.6. Kurang TidurSatu perubahan yang cukup mencolok dari puasa adalah perubahan waktu tidur, yang harus juga menyesuaikan kebiasaan makan. Setelah buka, Anda pasti merasa kenyang dan idealnya tidur 3 hingga 4 jam setelah makan. Kemudian, Anda harus bangun lebih pagi untuk sahur tepat waktu.Kebiasaan ini bisa mengganggu waktu tidur Anda, yang kemudian membuat tubuh lebih cepat lelah dan memicu rasa sakit kepala.Gejala yang Sering DirasakanSelama berpuasa, sedikit banyak terjadi perubahan dalam pola aktivitas, kebiasaan makan, dan waktu istirahat Anda. Hal ini tentu saja akan memengaruhi kondisi tubuh Anda, yang dapat memicu beberapa gejala umum berikut ini:1. Pusing atau Kepala Terasa RinganSakit kepala dan pusing merupakan jenis efek samping dan gejala yang paling sering terjadi Ketika Anda menjalankan puasa, tak hanya di bulan Ramadhan tapi juga intermittent fasting. Kondisi ini umumnya terjadi selama beberapa hari pertama periode puasa, karena tubuh Anda masih perlu menyesuaikan diri dengan kebiasaan dan pola makan yang baru.Melansir dari Healthline.com, sebuah studi yang dilakukan di tahun 2021, menunjukkan bahwa puasa (intermittent) dapat menimbulkan rasa sakit kepala ringan. Selain itu, kurangnya kadar gula darah dan dehidrasi juga dapat memicu kepala terasa ringan, atau pusing.2. Mual atau MuntahGejala lain yang sangat umum terjadi selama berpuasa adalah mual atau muntah. Kondisi ini terjadi karena terjadi perubahan pola makan, yang kemudian dapat menyebabkan masalah pada pencernaan.3. Lemas dan Tidak BertenagaSaat puasa seseorang juga sangat rentan merasa lemas dan tidak bertenaga. Kondisi ini terjadi karena tubuh tubuh kekurangan asupan makanan di siang hari, yang kemudian akan berdampak pada rendahnya gula darah. Hal ini kemudian dapat memicu lemas dan lelah saat berpuasa.4. Pandangan KaburRendahnya cadangan energi dan dehidrasi selama berpuasa dapat menyebabkan seseorang mengalami pandangan kabur. Selain itu, gejala ini juga bisa terjadi ketika Anda mengalami tekanan darah rendah, yang sangat rentan terjadi selama puasa.5. Jantung Berdebar Lebih CepatJantung berdebar juga jadi gejala yang sangat umum terjadi ketika Anda berpuasa. Gejala ini dapat timbul akibat kekurangan sel darah merah, hipoglikemia, ketidakseimbangan elektrolit, dehidrasi, dan banyak lainnya.6. Perasaan Ingin PingsanSelama puasa, kita sangat rentan mengalami dehidrasi dan penurunan kadar gula darah. Kondisi ini dapat menyebabkan sensasi melayang atau ingin pingsan, yang dalam kondisi ekstrem dapat membuat kita hilang kesadaran.Cara Mengatasi Kepala Pusing dan Mual Saat PuasaSetelah menyimak apa saja kemungkinan penyebab kepala pusing dan mual saat puasa, Anda juga perlu mengetahui bagaimana cara mengatasinya berikut ini:1. Perhatikan Pola Makan Saat Sahur dan BerbukaHal pertama yang perlu Anda lakukan untuk mengatasi kepala pusing dan mual saat puasa adalah dengan memerhatikan pola makan saat sahur maupun berbuka. Pastikan untuk memilih menu yang sehat dan mengandung gizi seimbang serta mencukupi kebutuhan cairan tubuh. Selain itu, Anda juga bisa mengurangi beberapa kebiasaan buruk berikut:makan berlebihan saat berbuka dan tergesa-gesahindari makan berminyak pada saat sahur maupun bukakurangi asupan gula di saat sahur dan bukakurangi minum kafein jangan lewatkan waktu sahur 2. Cukupi Kebutuhan CairanMemenuhi kebutuhan cairan tubuh juga sangat penting untuk membuat Anda tetap berenergi selama berpuasa. Anda bisa tetap minum 2 liter air per hari dengan aturan, yakni 2 gelas saat berbuka, 4 gelas saat makan malam, dan 2 gelas putih saat Anda sahur.3. Hindari Makanan Pemicu Asam LambungKarena saat puasa sangat rentan bagi asam lambung naik, Anda juga perlu menghindari berbagai makanan pemicunya. Misalnya hindari minum kopi, makanan yang terlalu pedas maupun asam, juga hindari gorengan.4. Istirahat yang CukupSelanjutnya, pastikan Anda tidur dengan cukup di malam hari agar bisa bangun dengan keadaan lebih bugar. Selain itu, Anda juga bisa menyisihkan waktu 30 menit hingga 1 jam untuk beristirahat di siang hari, di sela-sela aktivitas harian Anda.5. Lakukan Aktivitas Fisik RinganBerpuasa tidak menjadi alasan Anda berhenti berolahraga, ya. Justru ketika Anda melakukan aktivitas ringan, hal ini bisa membantu tubuh jadi lebih berenergi dan tidak gampang jatuh sakit saat puasa.Anda bisa memilih olahraga santai seperti yoga, jalan santai setelah berbuka puasa, pilates, tai chi, ataupun bersepeda ringan. Waktu yang tepat untuk melakukan olahraga ringan ini bisa sebelum Anda sahur atau setelah berbuka puasa, ya.6. Konsultasikan ke DokterSaat pusing dan mual yang Anda alami terjadi berhari-hari, hingga mengganggu aktivitas harian, Anda perlu berkonsultasi dengan dokter untuk mengatasinya. Dokter dapat melakukan pemeriksaan menyeluruh, sehingga dapat mengidentifikasi penyebab utama gejala tersebut timbul dan merekomendasikan perawatan yang tepat pada Anda.Pencegahan Agar Puasa Tetap LancarBerikut ini beberapa tips pencegahan yang bisa Anda lakukan untuk memastikan puasa tetap berjalan lancar seharian:1. Makan Sahur Mendekati ImsakMakan sahur mendekati waktu imsak sangat disarankan karena membantu tubuh mempertahankan energi lebih lama saat menjalani puasa. Ketika sahur dilakukan terlalu awal, tubuh mulai mencerna makanan lebih cepat, yang bisa menyebabkan rasa lapar datang lebih awal di siang hari. Dengan makan sahur mendekati imsak, tubuh mendapatkan asupan nutrisi lebih dekat dengan waktu berpuasa, sehingga energi tetap stabil hingga berbuka.Selain itu, makan sahur yang mendekati imsak juga memungkinkan tubuh menyerap lebih banyak cairan dan elektrolit, sehingga mengurangi risiko dehidrasi selama puasa. Memilih makanan yang mengandung karbohidrat kompleks, protein, dan serat juga bisa membantu tubuh merasa kenyang lebih lama dan tetap bertenaga sepanjang hari.2. Kurangi Konsumsi KafeinKafein bersifat diuretik, yang berarti dapat meningkatkan produksi urine dan menyebabkan tubuh kehilangan cairan lebih cepat. Hal ini tentu tidak ideal saat berpuasa karena dapat menyebabkan dehidrasi. Konsumsi kafein berlebihan juga bisa menyebabkan jantung berdebar, sulit tidur, dan menurunkan kadar energi saat siang hari.Untuk memastikan tubuh tetap bugar saat berpuasa, sebaiknya batasi konsumsi kafein maksimal satu cangkir kopi atau teh sebelum sahur. Alternatifnya, bisa mengganti minuman berkafein dengan air putih, jus buah alami, atau susu untuk menjaga hidrasi tubuh selama berpuasa.3. Hindari Kebiasaan MerokokMerokok saat berbuka atau sebelum sahur bisa berdampak buruk pada tubuh, terutama pada sistem pernapasan dan pencernaan. Kandungan nikotin dalam rokok dapat meningkatkan produksi asam lambung, yang bisa menyebabkan gangguan pencernaan seperti maag dan perut kembung.Selain itu, menghentikan kebiasaan merokok selama puasa juga dapat meningkatkan kualitas kesehatan secara keseluruhan. Tidak hanya membantu tubuh dalam proses detoksifikasi, tetapi juga mengurangi risiko berbagai penyakit kronis seperti hipertensi dan penyakit jantung.4. Konsumsi Vitamin dan SuplemenMengonsumsi vitamin dan suplemen saat sahur atau berbuka dapat membantu menjaga daya tahan tubuh selama puasa. Vitamin yang baik untuk dikonsumsi saat puasa antara lain vitamin C untuk meningkatkan imunitas, vitamin B kompleks untuk energi, dan vitamin D untuk kesehatan tulang.Selain dari suplemen, vitamin-vitamin ini bisa diperoleh dari sumber alami. Buah-buahan seperti jeruk dan mangga kaya akan vitamin C, sementara vitamin B kompleks bisa ditemukan dalam kacang-kacangan dan biji-bijian. Sementara itu, paparan sinar matahari pagi juga membantu tubuh dalam memproduksi vitamin D secara alami.5. Rutin Memeriksa KesehatanMelakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin saat berpuasa sangat penting, terutama bagi individu dengan kondisi medis tertentu seperti diabetes atau hipertensi. Dengan memantau kesehatan, Anda bisa mengetahui apakah tubuh Anda mampu menjalani puasa tanpa menimbulkan dampak negatif.Selain itu, konsultasi dengan dokter sebelum berpuasa juga bisa membantu dalam menentukan pola makan dan asupan nutrisi yang sesuai. Ini sangat penting agar tubuh tetap fit dan dapat menjalani puasa dengan optimal.Baca juga yuk, Tips Agar Puasa Tidak Lemas dan NgantukManfaat Kesehatan dari PuasaMeski sekilas tampak berat dijalani, ternyata puasa juga bisa memberikan dampak yang baik untuk kesehatan tubuh, Anda, lohI.Berikut adalah beberapa manfaat kesehatan dari puasa yang bisa menjadi motivasi tambahan untuk menjalankannya dengan baik.1. Detoksifikasi TubuhSaat berpuasa, tubuh secara alami membuang racun melalui proses metabolisme. Dengan tidak adanya asupan makanan selama beberapa jam, organ seperti hati dan ginjal bekerja lebih efektif dalam membersihkan tubuh dari zat-zat berbahaya.Selain itu, tubuh juga mulai menggunakan cadangan lemak sebagai sumber energi, yang dapat membantu menghilangkan racun yang tersimpan dalam jaringan lemak. Proses ini menjadikan puasa sebagai metode alami untuk detoksifikasi tubuh.2. Meningkatkan Fungsi OtakPuasa dapat meningkatkan fungsi otak dengan mendorong produksi hormon yang berperan dalam pertumbuhan sel-sel otak. Salah satu hormon tersebut adalah brain-derived neurotrophic factor (BDNF), yang berperan dalam meningkatkan daya ingat dan kemampuan belajar.Selain itu, puasa juga dapat mengurangi stres oksidatif dan peradangan dalam tubuh, yang sering kali berkontribusi terhadap penyakit neurodegeneratif seperti Alzheimer dan Parkinson.3. Menurunkan Berat BadanBuat Anda yang ingin diet, puasa juga bisa memiliki manfaat untuk menurunkan berat badan. Khususnya dengan mengurangi asupan kalori dan meningkatkan pembakaran lemak dalam tubuh. Sebab, ketika tubuh tidak mendapatkan makanan dalam jangka waktu tertentu, tubuh akan beralih ke cadangan lemak sebagai sumber energi.Selain itu, puasa juga dapat meningkatkan kadar hormon yang membantu dalam proses pembakaran lemak, seperti norepinefrin. Hal ini menjadikan puasa sebagai metode alami untuk mengontrol berat badan.4. Mengontrol Kadar Gula DarahPuasa dapat membantu mengontrol kadar gula darah dengan meningkatkan sensitivitas insulin. Saat tubuh berpuasa, kadar insulin menurun, sehingga memungkinkan sel-sel tubuh lebih efektif dalam menyerap glukosa dari darah.Bagi penderita diabetes tipe 2, puasa yang dilakukan dengan pengawasan medis dapat menjadi strategi yang efektif untuk menjaga kadar gula darah tetap stabil dan mengurangi risiko komplikasi lebih lanjut.5. Menurunkan Risiko Penyakit JantungPuasa dapat menurunkan risiko penyakit jantung dengan membantu mengontrol kadar kolesterol dan tekanan darah. Saat berpuasa, tubuh mengurangi produksi kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL), yang berperan dalam menjaga kesehatan jantung.Selain itu, puasa juga membantu mengurangi peradangan dalam tubuh, yang merupakan salah satu faktor utama penyebab penyakit jantung. Dengan demikian, puasa tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan spiritual, tetapi juga mendukung kesehatan fisik secara menyeluruh.Granostic Mitra Kesehatan Anda Sobat Granostic, telah dikatakan sebelumnya bahwa kontrol kesehatan selama berpuasa adalah hal yang sangat penting, untuk memastikan Anda dapat menjalankan ibada dengan aman. Apalagi bagi seseorang yang memiliki kondisi medis tertentu, seperti pengidap diabetes, penyakit jantung, dan sejenisnya.Kabar baiknya, Anda dapat melakukan pemeriksaan kesehatan rutin ini bersama klinik Granostic, loh. Anda juga bisa mengakses berbagai layanan kesehatan berkualitas seperti:Pemeriksaan Kesehatan RutinMenyadari pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin di bulan puasa, klinik Granostic menghadirkan layanan medical check up yang bisa diakses hampir setiap hari oleh masyarakat Surabaya dan sekitarnya.Pemeriksaan kesehatan rutin ini dapat masyarakat lakukan setiap hari Senin hingga Sabtu, bersama dokter umum berpengalaman klinik Granostic. Pendaftaran layanan pemeriksaan dapat dilakukan secara online, yang akan sangat memudahkan pasien dengan membuat prosedur administrasi jadi lebih efisien.Konsultasi dengan Dokter SpesialisSelain memeriksakan kondisi tubuh Anda dengan dokter umum, Anda juga dapat berkonsultasi dengan dokter spesialis di klinik Granostic. Berikut ini nama dan jadwal praktek dokter spesialis di klinik Granostic:dr. Ardyarini Dyah Savitri, SpPD, FINASIM - Spesialis Penyakit DalamSenin dan Kamis (pagi), pukul 08.00 s.d 09.30Sabtu, pukul 11.00-12.00 Senin, Rabu, Jumat (sore)dr. Nadya LUthfah, SpJP - Spesialis Jantung & Pembuluh DarahRabu dan Jumat, pukul 16.00-17.00dr. H. Garinda Alma Duta, Sp.P (K), FAPSR, FISR - Spesialis ParuSelasa, Rabu, Kamis, pukul 16.00-17.00Promo Kesehatan Bulan PuasaSatu lagi alasan kenapa Granostic bisa jadi mitra kesehatan keluarga terbaik adalah hadirnya promo kesehatan yang dapat memenuhi kebutuhan Anda. Misalnya, promo kesehatan khusus untuk bulan puasa.Lewat promo ini, masyarakat dapat mengakses layanan pemeriksaan kesehatan lengkap mulai dari cek darah, urine lengkap, cek kadar gula darah, cek kolesterol, hingga fungsi organ tubuh.Anda juga bisa melakukan konsultasi dokter dan mendapatkan layanan homeservice gratis, khusus bagi masyarakat Surabaya.Menarik, bukan? Anda bisa mendapatkan informasi lebih lengkap tentang promo kesehatan bulan puasa ini dengan menghubungi layanan customer care kami di +62822-3090-0900, ya!Jangan lupa untuk selalu jaga kesehatan diri dan keluarga Anda dengan rajin medical check up di klinik Granostic!Ditinjau Oleh:Dr. Aji WibowoSumber Referensi:What are the side effects of intermittent fasting?. ZOE Limited. Reviewed by Michelle Jospe, PhD. Diakses 20259 Potential Intermittent Fasting Side Effects. Healthline. Medically reviewed by Adam Bernstein, MD, ScD. Diakses 2025Fasting: How Does It Affect Your Heart and Blood Pressure?. Cleveland Clinic. Diakses 2025Cegah Dehidrasi Saat Puasa dengan 8 Gelas Perhari. Ayo Sehat Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses 2025Fasting at Ramadan while keeping health in mind. American Heart Association. By Michael Merschel, American Heart Association News. Diakses 2025Is Ramadan fasting related to health outcomes? A review on the related evidence. National Library of Medicine. Diakses 2025
Tips Agar Puasa Tidak Lemas dan Ngantuk
Menjalani puasa seharian penuh tentu bukan hal yang mudah, terutama saat tubuh mulai terasa lemas dan rasa kantuk menyerang. Tidak jarang, aktivitas harian pun terasa lebih berat karena energi yang menurun. Lantas adakah cara agar selama puasa tubuh tidak terasa lemas dan ngantuk?Sobat Granostic, selama berpuasa sangat wajar untuk kita merasa lebih lemas dan mengantuk dari biasanya. Kondisi ini terjadi karena tubuh tidak mendapatkan asupan makanan dan minuman selama berjam-jam, sehingga kadar gula darah menurun, metabolisme melambat, dan energi berkurang. Selain itu, pola tidur yang berubah juga bisa menyebabkan rasa kantuk yang sulit dikendalikan.Namun, Sobat tidak perlu khawatir! Dengan pola makan yang tepat dan kebiasaan sehat, Anda bisa tetap bugar selama puasa. Berikut Granostic merangkumkan beberapa tips agar tidak mudah merasa lemas dan ngantuk selama puasa. Penasaran? Let’s check it out!Tips Agar Tidak Lemas dan Ngantuk Saat PuasaAda 10 tips sederhana yang bisa Anda terapkan di bulan Ramadhan, agar selama puasa tubuh jadi lebih bugar dan tidak gampang merasa ngantuk. Berikut penjelasan lengkapnya!1. Konsumsi Sahur yang SeimbangAgar tetap memiliki energi yang cukup untuk aktivitas harian Anda, sahur tentu nggak boleh terlewatkan. Anda bisa memilih makanan yang tepat dan seimbang untuk membantu menjaga stamina tubuh sepanjang hari. Menu sahur yang sehat harus mencakup berbagai nutrisi penting agar tubuh tetap bertenaga, seperti:2. Karbohidrat KompleksKarbohidrat kompleks memberikan energi yang bertahan lebih lama dibandingkan karbohidrat sederhana. Makanan seperti oatmeal, nasi merah, roti gandum, dan ubi jalar adalah pilihan yang baik untuk sahur. Karbohidrat kompleks dicerna lebih lambat sehingga bisa menjaga kadar gula darah tetap stabil. Alhasil, Anda bisa kenyang lebih lama dan tidak gampang lelah saat berpuasa.3. ProteinSelain karbohidrat, Anda juga perlu memenuhi asupan protein harian saat sahur. Sebab, protein dapat membantu menjaga massa otot dan memberikan rasa kenyang lebih lama. Anda bisa memilih sumber protein seperti telur, ayam tanpa kulit, ikan, dan tahu atau tempe. Asupan protein yang cukup juga membantu tubuh dalam proses regenerasi sel.4. Lemak SehatNggak boleh ketinggalan di piring Anda, lemak sehat juga berperan penting dalam menjaga energi selama puasa. Sumber lemak sehat seperti alpukat, kacang-kacangan, dan minyak zaitun bisa menjadi tambahan yang baik dalam menu sahur. Selain itu, lemak sehat membantu tubuh menyerap vitamin yang larut dalam lemak dan meningkatkan rasa kenyang.5. Sayur dan BuahSelanjutnya, Anda juga bisa memasukkan sayur dan buah ke dalam menu sahur. Kedua bahan pangan ini kaya akan serat, vitamin, dan mineral, yang penting untuk menjaga kebugaran tubuh. Misalnya, serat dapat membantu pencernaan tetap lancar dan menjaga rasa kenyang lebih lama.Sobat Granostic bisa memilih sayuran hijau seperti bayam dan brokoli, serta buah kaya air seperti semangka dan jeruk untuk menu sahur, ya.6. Minum Air yang CukupSobat Granostic, saat berpuasa tubuh sangat rentan mengalami dehidrasi dan gampang terasa lemas. Karena itu, saat buka puasa dan sahur, pastikan Anda meminum air yang cukup. Idealnya, konsumsi 8 gelas air per hari dengan pola 2-4-2 (2 gelas saat sahur, 4 gelas setelah berbuka, dan 2 gelas sebelum tidur).7. Hindari Makanan Berminyak dan Berat Saat SahurMakanan berminyak di bulan puasa memang sangat menggoda, namun Anda tidak direkomendasikan untuk memakannya terlalu sering. Apalagi saat sahur, Anda perlu menghindari makanan berminyak.Sebab, makanan yang terlalu berminyak dan berat dapat memperlambat pencernaan dan membuat tubuh lebih cepat merasa lelah. Selain itu, gorengan dan makanan berlemak tinggi bisa menyebabkan perut terasa tidak nyaman dan membuat kantuk lebih mudah datang. Baca selengkapnya mengenai Makanan Buka dan Sahur agar Kuat Puasa.8. Lakukan Aktivitas Fisik RinganSiapa bilang saat berpuasa kita harus menghindari olahraga untuk menghemat energi? Anggapan ini kurang tepat, loh. Sebab olahraga ringan seperti stretching atau jalan santai, justru bisa membantu menjaga energi selama puasa. Anda dapat melakukan olahraga ringan ini setelah berbuka puasa, atau sebelum waktu sahur.9. Tidur yang CukupSaat puasa, tentu Anda akan mengalami perubahan pola tidur karena harus bangun lebih pagi untuk sahur. Namun, tetap usahakan untuk mencukupi kebutuhan istirahat malam sepanjang 6 hingga 8 jam per hari.Karena kurang tidur bisa menyebabkan rasa lemas dan kantuk berlebihan saat puasa. Akhirnya, akan dapat mengganggu aktivitas harian Anda dan menurunkan konsentrasi.10. Jaga Pola Makan Saat BerbukaSetelah berpuasa seharian, momen berbuka puasa pasti disambut dengan antusias. Kita jadi cenderung suka makan secara berlebihan, minum manis-manis dan dingin untuk melegakan dahaga, sampai makan camilan dan gorengan yang tinggi lemak.Kebiasaan ini tidak tepat untuk Anda terapkan, Sobat. Karena berbuka secara berlebihan dapat menimbulkan gangguan pencernaan. Selain itu, makanan yang tidak sehat juga dapat membuat tubuh Anda jadi cenderung mudah lelah.Anda bisa berbuka dengan makanan ringan dan air putih. Kemudian tingkatkan porsi makan secara bertahap dan makan dengan perlahan, agar perut Anda tidak “kaget”.11. Konsumsi Suplemen Jika DiperlukanSaat puasa, banyak dari kita yang makan tidak teratur atau bahkan dengan menu ala kadarnya saja. Kalau sudah begitu, tubuh akan rentan mengalami defisiensi nutrisi yang bisa menyebabkan rasa lelah dan lemas berlebihan.Jika merasa tubuh kurang mendapatkan nutrisi tertentu, suplemen bisa menjadi tambahan yang membantu. Namun sebelum itu, Anda bisa berkonsultasi dulu dengan dokter untuk mengetahui suplemen yang sesuai dengan kebutuhan tubuhmu.12. Hindari BegadangSobat Granostic, begadang dapat mengganggu ritme tidur dan menyebabkan rasa lemas saat puasa. Apalagi, sebelum puasa Anda perlu melaksanakan sahur, yang akhirnya membuat waktu istirahat Anda makin sempit. Jadi, usahakan untuk tidur lebih awal agar tubuh tetap segar di siang hari.13. Atur Jadwal dengan BaikTips agar puasa tidak lemas dan ngantuk selanjutnya adalah mengatur jadwal harian Anda dengan baik. Karena Anda akan menghabiskan banyak energi di siang hari tanpa asupan apapun, maka pastikan untuk mengefisiensikan jadwal Anda.Misalnya, selalu buka dan sahur di waktu yang tepat, mencukupi kebutuhan tidur dan olahraga, juga menghindari terlalu sering beraktivitas di siang hari untuk mencegah dehidrasi. 14. Latih Pikiran dan MentalSelain fisik, mental juga perlu dilatih agar puasa lebih mudah dijalani, Sobat. Sebab stres maupun kecemasan berlebihan dapat melepaskan hormon adrenalin dan kortisol, yang bisa menyebabkan tubuh mengaktifkan mode "fly or fight". Reaksi ini bisa memicu detak jantung lebih cepat, ketegangan otot, dan membuat napas lebih cepat.Selain itu, stress berlebihan dan berkepanjangan juga bisa menyebabkan penurunan energi serta pelemahan sistem kekebalan tubuh, yang membuat Anda lebih rentan terhadap serangan penyakit.Nah, untuk melatih mental dan pikiran ini, Anda bisa mencoba melakukan relaksasi atau meditasi rutin setiap akan beraktivitas atau beranjak tidur. Manfaat Menghindari Lemas dan Ngantuk Saat PuasaMeskipun berpuasa, aktivitas harian Anda pasti tidak banyak berubah. Anda harus tetap pergi ke kantor, anak-anak bersekolah, pekerjaan rumah tangga yang menumpuk, dan banyak lainnya.Karena itu, menerapkan sepuluh tips menghindari lemas dan ngantuk saat puasa di atas akan memberikan banyak manfaat, seperti:1. Produktivitas TerjagaDengan tubuh yang bugar, Anda bisa tetap produktif dalam bekerja atau menjalankan aktivitas harian tanpa terganggu oleh rasa lelah dan kantuk.2. Ibadah Lebih KhusyukKetika tubuh dalam kondisi prima, ibadah pun bisa dilakukan dengan lebih fokus dan khusyuk tanpa terganggu oleh rasa kantuk atau kelelahan.3. Kesehatan OptimalMenjaga pola hidup sehat selama puasa membantu meningkatkan kesehatan secara keseluruhan. Dengan menerapkan tips di atas, tubuh tetap fit dan terhindar dari masalah kesehatan seperti dehidrasi atau gangguan pencernaan.Cek Kesehatan di Granostic Sebagai langkah untuk menjaga tubuh tetap sehat dan bugar di bulan Ramadhan, Anda juga perlu melakukan tes kesehatan rutin di klinik Granostic. Mengapa begitu?Pemeriksaan Kesehatan LengkapBersama Granostic, Anda bisa mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan lengkap. Mulai dari konsultasi dengan dokter umum dan spesialis, layanan tes darah lengkap dan fungsi organ tubuh, hingga konsultasi gizi dan nutrisi dengan ahlinya.Saat melakukan pemeriksaan kesehatan lengkap ini, Anda dapat memantau kondisi tubuh selama berpuasa dengan optimal. Juga dapat membantu mendeteksi dini adanya masalah kesehatan tertentu, sehingga bisa memeroleh perawatan sesegera mungkin.Konsultasi Dokter SpesialisLewat layanan cek kesehatan di Granostic, Anda juga bisa berkonsultasi dengan dokter spesialis. Anda dapat menanyakan masalah atau kondisi kesehatan yang sedang di alami, mendiskusikan mengenai diet yang tepat dan gaya hidup yang sehat selama puasa, dan banyak lainnya.Dokter di klinik Granostic telah berpengalaman di bidangnya, sehingga dapat membantu memberikan edukasi yang menyeluruh mengenai kekhawatiran maupun kondisi tubuh Anda.Pemeriksaan Gula Darah dan ElektrolitKlinik Granostic juga menyediakan layanan pemeriksaan gula darah dan elektrolit. Kedua pemeriksaan ini sangatlah penting dilakukan, mengingat saat berpuasa Anda akan cenderung mudah dehidrasi serta tergoda untuk mengonsumsi makanan-makanan yang tinggi gula.Tak hanya itu, bagi penderita diabetes berpuasa juga tidak bisa dilakukan dengan sembarangan. Melainkan sangat penting bagi penderita diabetes untuk melakukan cek gula darah secara reguler, untuk memastikan gula darah terkontrol dengan baik.Nah, Sobat Granostic, itu adalah 10 tips sederhana agar puasa tidak membuat Anda ngantuk dan lemas. Mudah diterapkan, bukan?Jangan lupa untuk selalu rutin melakukan cek kesehatan di bulan Ramadhan, agar tubuh selalu fit dan sehat sepanjang beribadah puasa. Untuk menjadwalkan konsultasi dan pemeriksaan kesehatan bersama dokter Granostic, Anda bisa langsung mendaftar lewat laman Registrasi Online. Anda juga bisa menggunakan layanan home care atau telekonsultasi dengan mengklik tombol WhatsApp di bawah ini.Yuk, lindungi kesehatan Anda selama bulan puasa dengan rutin cek kesehatan di klinik Granostic!Ditinjau Oleh:Dr. Aji WibowoSumber Referensi:3 Simple Tips to Stay Healthy During Ramadan. Cleveland Clinic Abu Dhabi. Diakses 2025Can You Drink Water When Fasting?. Healthline. Diakses 2025Top Tips for a Healthy Ramadan. Digital Health and Care Wales. Diakses 2025
Berikut Makanan Buka dan Sahur agar Kuat Puasa
Sobat Granostic, sebentar lagi kita akan memasuki bulan Ramadhan dan menunaikan ibadah puasa. Tak hanya menjadi lebih baik dalam berperilaku, Anda juga bisa memanfaatkan kesempatan di bulan suci ini untuk memperbaiki pola makan, loh.Sebab, dengan berpuasa, Anda dapat menghargai dan mengamati apa saja yang Anda konsumsi. Serta memilih menu yang tepat agar tubuh selalu sehat dan fit selama menjalankan puasa satu bulan penuh.Apalagi, menjalankan puasa selama sehari penuh tentu membutuhkan energi yang cukup agar aktivitas harian tetap terjaga. Karena itu, memilih makanan yang tepat saat sahur dan berbuka sangat penting. Nah, Sobat Granostic, mari kita bahas apa saja menu makanan yang dapat membantu Anda menjalani puasa dengan lebih kuat dan sehat berikut ini!Makanan Sahur Sumber Energi untuk SeharianMakan saat sahur sangatlah penting untuk memastikan Anda mendapatkan cukup energi selama berpuasa. Karenanya, penting untuk memilih menu sahur yang tepat dengan mempertimbangkan beberapa kandungan gizi berikut ini:1. Karbohidrat KompleksKarbohidrat kompleks adalah sumber energi yang dilepaskan secara perlahan, sehingga membuat Anda merasa kenyang lebih lama. Ini sangat penting untuk sahur agar energi Anda bertahan sepanjang hari.Selain itu karbohidrat kompleks juga kaya akan berbagai nutrisi seperti serat, vitamin, dan mineral. Makanan seperti nasi merah, oatmeal, roti gandum, atau ubi mengandung nutrisi yang dapat menjaga kadar gula darah tetap stabil saat puasa. Selain itu, serat dalam karbohidrat kompleks juga membantu pencernaan tetap lancar.Contoh menu sahur yang mengandung karbohidrat kompleks adalah bubur oatmeal dengan potongan buah, atau nasi merah dengan lauk protein tinggi.2. Protein BerkualitasProtein membantu memperbaiki jaringan tubuh dan memberikan rasa kenyang lebih lama. Konsumsi protein berkualitas saat sahur bisa membantu Anda tetap bertenaga selama puasa.Beberapa pilihan protein berkualitas yang bisa Anda konsumsi adalah telur, ikan, ayam tanpa kulit, dan kacang-kacangan. Kandungan asam amino pada protein juga penting untuk menjaga kesehatan otot dan daya tahan tubuh.Misalnya, Anda bisa mencoba menu telur rebus, dada ayam panggang, atau tumis tahu tempe sebagai pendamping sahur.3. Lemak SehatLemak sehat adalah sumber energi cadangan yang baik untuk tubuh. Selain itu, lemak sehat juga membantu penyerapan vitamin larut dalam lemak, seperti vitamin A, D, E, dan K.Beberapa sumber lemak sehat yang cocok untuk sahur adalah alpukat, minyak zaitun, dan kacang-kacangan seperti almond dan walnut. Lemak ini juga mendukung kesehatan jantung dan membantu menjaga kadar kolesterol tetap stabil.Menu sahur yang mengandung lemak sehat bisa berupa salad sayur dengan dressing minyak zaitun, atau roti gandum dengan alpukat.4. Sayuran Hijau dan Serat TinggiSayuran hijau seperti bayam, brokoli, dan kale mengandung serat tinggi yang membantu memperlambat proses pencernaan, sehingga Anda merasa kenyang lebih lama. Selain itu, sayuran hijau juga kaya akan vitamin, mineral, dan antioksidan.Konsumsi sayuran hijau saat sahur dapat membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh dan mencegah sembelit selama puasa. Anda bisa memasukkan sayuran hijau dalam menu seperti tumis bayam atau sup sayuran.5. Buah-Buahan Kaya AirBuah-buahan kaya air seperti semangka, jeruk, dan melon sangat baik untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi saat puasa. Kandungan vitamin dan mineralnya juga membantu mengembalikan elektrolit tubuh yang hilang.Misalnya, Anda bisa mengonsumsi potongan semangka atau segelas jus jeruk segar tanpa gula tambahan saat sahur. Ini tidak hanya menyegarkan tetapi juga memberi energi tambahan.6. Minuman Elektrolit AlamiMinuman seperti air kelapa alami mengandung elektrolit yang membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh selama puasa. Elektrolit seperti kalium dan natrium penting untuk mencegah dehidrasi. Air kelapa segar atau infused water dengan potongan buah bisa menjadi pilihan sehat untuk menemani sahur Anda.Makanan untuk Berbuka Kembalikan Energi TubuhTak kalah penting dari sahur, menu buka puasa juga perlu Anda perhatikan. Pilihlah makanan dengan kandungan gizi seimbang dan kaya kandungan air, sehingga dapat mengembalikan energi dan cairan tubuh yang hilang selama berpuasa.Berikut ini adalah beberapa jenis makanan untuk berbuka puasa yang bisa mengembalikan energi tubuh Anda:1. KurmaBuah ini jadi makanan sunnah yang sangat dianjurkan untuk berbuka puasa, kenapa ya? Ternyata kurma kaya akan glukosa dan fruktosa, kurma memberikan energi instan yang diperlukan tubuh setelah seharian berpuasa.Selain itu, kurma mengandung serat, vitamin, dan mineral seperti kalium dan magnesium yang baik untuk pencernaan dan menjaga keseimbangan elektrolit. Anda bisa mengonsumsi kurma secara langsung atau mencampurnya dalam smoothie untuk variasi.2. Air PutihAir putih adalah prioritas utama saat berbuka. Setelah seharian kehilangan cairan, tubuh membutuhkan hidrasi yang cukup agar organ-organ tubuh dapat kembali bekerja optimal.Minum dua hingga tiga gelas air putih saat berbuka sangat dianjurkan sebelum mengonsumsi makanan lainnya. Ini membantu mencegah dehidrasi dan menyiapkan tubuh untuk mencerna makanan dengan baik.3. Sup atau Makanan BerkuahMakanan berkuah seperti sup ayam atau sayur bening membantu mengembalikan cairan tubuh dan memberikan rasa nyaman pada perut setelah kosong seharian. Sup juga kaya akan nutrisi dari sayur dan protein yang ditambahkan ke dalamnya.Sebagai contoh, Anda bisa mencoba sup ayam dengan sayuran, atau sup kacang merah sebagai variasi menu berbuka.4. Karbohidrat SederhanaKarbohidrat sederhana seperti nasi putih, roti putih, atau kentang rebus mudah dicerna tubuh dan cepat mengembalikan energi. Makanan ini cocok dikonsumsi dalam porsi kecil saat berbuka.Misalnya, Anda bisa menyajikan kentang rebus dengan tumis sayur atau roti dengan selai buah sebagai menu berbuka yang ringan.5. Protein untuk PemulihanSetelah seharian berpuasa, tubuh membutuhkan protein untuk memperbaiki jaringan dan otot. Protein seperti ikan, ayam, atau tahu-tempe sangat baik untuk menu berbuka. Contohnya, ikan panggang atau tahu goreng bisa menjadi pendamping yang baik untuk nasi atau sup.6. Buah-Buahan SegarBuah segar seperti pepaya, apel, atau mangga adalah pilihan yang baik untuk berbuka. Kandungan vitamin dan seratnya membantu pencernaan dan mengembalikan energi tubuh. Anda juga bisa membuat salad buah dengan tambahan yogurt sebagai pilihan yang lebih menyegarkan.7. Minuman Manis AlamiMinuman seperti jus buah segar atau teh manis alami sangat dianjurkan untuk berbuka. Gula alami dalam minuman ini membantu menaikkan kadar gula darah dengan cepat. Misalnya, jus jeruk segar atau teh hangat dengan madu bisa menjadi pilihan yang menyehatkan.Kebutuhan Nutrisi Harian Saat PuasaMemastikan makanan Anda memiliki gizi seimbang sangatlah penting agar puasa berjalan lancar. Untuk itu, Anda bisa menyimak penjelasan mengenai kebutuhan nutrisi saat puasa berikut ini:1. KaloriTubuh membutuhkan jumlah kalori yang cukup untuk menjalani aktivitas harian selama puasa. Menurut World Health Organization (WHO), rata-rata kebutuhan kalori harian adalah 2.000-2.500 kalori untuk orang dewasa, tergantung pada aktivitas fisik.Saat berpuasa, penting untuk membagi asupan kalori ini secara merata antara sahur dan berbuka. Konsumsi makanan yang kaya nutrisi, seperti karbohidrat kompleks, protein berkualitas, dan lemak sehat, agar energi tetap terjaga sepanjang hari.2. ProteinProtein berperan penting dalam membantu pemulihan tubuh, menjaga massa otot, dan mendukung sistem kekebalan tubuh. Rekomendasi asupan protein harian menurut WHO adalah sekitar 0,8 gram per kilogram berat badan.Untuk memenuhi kebutuhan ini, pastikan menu sahur dan berbuka Anda mengandung sumber protein seperti telur, ikan, ayam, atau kacang-kacangan.3. KarbohidratKarbohidrat adalah sumber energi utama tubuh. Selama puasa, pilihlah karbohidrat kompleks yang menyediakan energi tahan lama. Rekomendasi asupan karbohidrat harian adalah sekitar 45-65% dari total kalori harian. Nasi merah, oatmeal, dan roti gandum adalah pilihan yang baik untuk sahur dan berbuka.4. Vitamin dan MineralVitamin dan mineral seperti vitamin C, vitamin D, zat besi, dan magnesium sangat penting untuk menjaga daya tahan tubuh selama puasa. Konsumsi buah-buahan, sayuran hijau, dan kacang-kacangan untuk memenuhi kebutuhan ini.5. SeratSerat membantu pencernaan tetap lancar dan memberikan rasa kenyang lebih lama. Nah, WHO juga merekomendasikan asupan serat harian yang ideal adalah sekitar 25-30 gram.Tambahkan sayuran hijau, buah-buahan, dan biji-bijian dalam menu sahur dan berbuka untuk memenuhi kebutuhan serat.Tips Pola Makan yang Sehat Selama RamadhanTak hanya memilih menu makanan dengan gizi seimbang, Anda juga perlu menerapkan pola makan yang sehat selama ramadhan untuk menjaga tubuh tetap fit dan berenergi berikut ini:1. Hindari Makanan Berminyak dan Berlemak Tinggi Makanan yang digoreng dan berlemak memang menggoda, apalagi saat berbuka puasa. Namun, terlalu banyak mengonsumsi makanan berminyak dapat berdampak buruk bagi kesehatan. Lemak jenuh yang tinggi dalam makanan ini bisa menyebabkan perasaan lesu dan sulit berkonsentrasi setelah berbuka. Selain itu, makanan berminyak dapat memicu gangguan pencernaan, seperti perut kembung dan naiknya asam lambung.Karena itu, Anda bisa mengganti makanan berminyak dengan makanan yang lebih sehat seperti makanan panggang, rebus, atau kukus bisa menjadi pilihan yang lebih baik. Selain itu, konsumsi makanan tinggi serat dan protein seperti sayuran, kacang-kacangan, dan daging tanpa lemak akan membantu tubuh tetap bertenaga dan tidak mudah lapar.2. Batasi Konsumsi Gula Berlebih Siapa yang bisa menolak minuman manis saat berbuka? Setelah seharian menahan haus, minuman manis seperti es teh manis atau sirup dingin memang terasa sangat menyegarkan. Namun, konsumsi gula berlebih justru bisa memberikan dampak negatif pada tubuh.Gula yang dikonsumsi dalam jumlah banyak akan meningkatkan kadar glukosa dalam darah dengan cepat. Akibatnya, tubuh akan mengalami lonjakan energi sesaat, tetapi setelah itu kadar gula akan turun drastis, menyebabkan tubuh menjadi lemas dan mudah mengantuk. Ini bisa mengganggu aktivitas ibadah malam, seperti tarawih.Selain itu, asupan gula berlebih juga dapat memicu peningkatan berat badan. Karena selama Ramadan aktivitas fisik kita cenderung menurun, gula yang tidak digunakan sebagai energi akan disimpan sebagai lemak di tubuh. Jika tidak dikontrol, kebiasaan ini bisa menyebabkan risiko penyakit metabolik seperti diabetes dan obesitas.3. Pilih Cemilan Sehat Selama bulan Ramadhan, Anda bisa mencoba beralih ke cemilan sehat seperti kacang-kacangan, buah-buahan, atau yogurt. Kacang almond, misalnya, kaya akan protein dan lemak sehat yang bisa memberikan energi tahan lama. Sementara itu, buah-buahan seperti pisang atau apel mengandung serat yang membantu pencernaan tetap lancar.Untuk sahur, cobalah mengonsumsi cemilan yang mengandung protein dan serat tinggi agar tubuh tetap kenyang lebih lama. Oatmeal dengan potongan buah atau smoothie dengan tambahan chia seed bisa menjadi pilihan yang lezat dan menyehatkan. Hindari makanan ringan yang terlalu asin atau tinggi MSG, karena bisa meningkatkan rasa haus saat berpuasa.Pentingnya Cek Kesehatan di Granostic LaboratorySelama puasa, tentu tubuh Anda akan mengalami banyak perubahan. Mulai dari jam tidur yang juga akan berubah hingga pola makan yang berbeda, sedikit banyak akan memberikan pengaruh pada kesehatan Anda.Nah, agar puasa berjalan lancar, aktivitas harian juga optimal, dan mencegah sakit selama bulan Ramadhan, sangat penting bagi Anda untuk melakukan cek kesehatan rutin. Kabar baiknya, Anda bisa melakukan cek kesehatan rutin ini di Granostic Laboratory, loh. Memang pemeriksaan apa saja yang perlu Anda lakukan?Pemeriksaan Gizi dan NutrisiPola makan yang berubah selama berpuasa tentu akan memengaruhi status gizi tubuh Anda. Apalagi, saat puasa sangat banyak jajanan yang menggoda selera, sampai-sampai membuat kita lebih sering memakan makanan berminyak dan mengandung gula tinggi.Hal inilah yang membuat pemeriksaan gizi dan nutrisi sangat penting dilakukan. Bersama dokter klinik Granostic, Anda dapat memeroleh pemeriksaan yang komprehensif untuk mengetahui kondisi kesehatan dan status gizi tubuh Anda.Tes Darah LengkapSelain pemeriksaan gizi dan nutrisi, di Granostic Laboratory Anda juga bisa melakukan tes darah lengkap. Prosedur ini memungkinkan Anda untuk mengetahui kadar gula darah, kolesterol, tekanan darah, hingga mendeteksi dini adanya masalah kesehatan.Konsultasi DokterLewat Granostic Laboratory, Anda juga bisa mendiskusikan hasil pemeriksaan gizi dan tes darah lengkap Anda bersama dokter secara langsung. Dokter akan menjelaskan hasil analisisnya mengenai kondisi tubuh Anda, memberikan edukasi mengenai gizi dan diet selama puasa, hingga merencanakan perawatan atau meresepkan obat bila diperlukan.Nah, Sobat Granostic itu adalah penjelasan lengkap mengenai berbagai rekomendasi makanan untuk sahur dan buka puasa di rumah. Jangan lupa untuk selalu mempertimbangkan mengonsumsi makanan sehat dan organik, supaya tubuh selalu fit dan berenergi selama berpuasa.Selain itu, Anda juga perlu melakukan cek kesehatan rutin untuk memantau kondisi tubuh dan dapat mendeteksi dini adanya masalah pada kesehatan selama berpuasa.Lewat Granostic Laboratory, pemeriksaan kesehatan yang akan Anda lakukan dapat berjalan efisien, profesional, dan menghasilkan analisa yang akurat.Yuk, booking jadwal cek kesehatan Anda di Granostic Laboratory sekarang juga lewat laman Registrasi Online. Atau, bisa juga dengan langsung menghubungi customer care kami lewat tombol WhatsApp di bawah ini!Ditinjau Oleh:Dr. Aji WibowoSumber Referensi:Healthy diet. World Health Organization. Diakses 2025Are you getting enough protein?. Mayo Clinic Health System. Diakses 2025​​​Ramadan Fasting: What to Eat During Sahur. SingHealth. Diakses 2025A healthy Ramadan. British Nutrition Foundation. Diakses 2025
Kenali Yuk, 15 Makanan untuk Menjaga Kesehatan Mata
Sobat Granostic, untuk menjaga kesehatan mata dapat dimulai dengan mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi tinggi. Dalam artikel ini, Granostic akan membagikan 15 jenis makanan yang dapat membantu menjaga kesehatan mata. Apa saja?Melansir dari American Academy of Ophthalmology, beberapa nutrisi dalam makanan tertentu dapat menjaga Kesehatan mata secara keseluruhan. Bahkan, tak sedikit juga yang ditemukan dapat mengurangi risiko penyakit mata tertentu.Ini karena mata kita bergantung pada arteri kecil untuk mendapatkan asupan oksigen dan nutrisi, seperti jantung yang bergantung pada arteri yang jauh lebih besar. Menjaga arteri tersebut tetap seat akan membantu mata Anda.Lantas apa aja sih jenis makanan yang dapat menjaga kesehatan mata? Berikut daftar dan penjelasannya, Sobat!1. WortelSaat membicarakan jenis makanan yang baik untuk mata, wortel pasti muncul pertama kali dalam pikiran Anda. Yap, wortel memang sebaik itu untuk menjaga kesehatan mata Anda.Berbagai studi menunjukkan bahwa bahan pangan yang mengandung beta-karoten tinggi, seperti wortel, merupakan sumber vitamin A yang baik. Di mana vitamin A ini dapat membantu meningkatkan ketajaman penglihatan Anda, bahkan dalam malam atau lingkungan yang temaram sekalipun.2. Ikan Berlemak Omega-3Selain vitamin A, asam lemak esensial Omega-3 juga berperan penting untuk merawat Kesehatan mata Anda. Nutrisi ini dapat Anda temukan dalam ikan-ikanan, seperti salmon dan tuna. Kandungan asam lemak omega-3 memiliki agen antioksidan dan antiinflamasi, yang sangat baik untuk kesehatan mata Anda. Bahkan, jenis omega-3 tertentu yang dikenal sebagai asam docosahexaenoic (DHA), dapat membentuk retina mata dan mendukung penglihatan dengan mengurangi kerusakan oksidatif serta meningkatkan aliran darah.3. Sayuran HijauBerbagai jenis sayuran hijau juga dapat memberikan nutrisi penting untuk Kesehatan mata. Misalnya kangkung, bayam, sawi hijau, yang kaya akan vitamin C dan E.Bahan pangan ini juga mengandung karotenoid lutein dan zeaxanthin, merupakan antioksidan alami yang ditemukan dalam pigmen sayuran berdaun hijau dan berwarna cerah lainnya. Kedua kandungan ini sangat baik untuk melindungi macula, area mata yang memberikan penglihatan sentral dan paling detail.4. TelurTelur juga menjadi jenis makanan yang dapat membantu merawat kesehatan mata Anda. Ini karena pada bagian kuning telur, terdapat kandungan lutein dan zeaxanthin yang menyehatkan mata serta mengurangi risiko penyakit mata.Melansir dari WebMD.com, suatu penelitian menemukan bahwa mengonsumsi dua hingga empat telur per minggu dapat menurunkan risiko terkena penyakit degenerasi makula terkait usia (AMD).Selain itu, kombinasi lutein dan zeaxanthin juga dapat menghalangi cahaya biru (blue light) dari gadget untuk merusak retina mata. Juga dapat membantu meningkatkan jumlah pigmen pelindung makula.5. Buah JerukSelain rasanya yang manis dan menyegarkan, buah jeruk juga juga kaya akan vitamin C dan baik untuk merawat kesehatan mata. Melansir dari VerryWellHealth.com, buah jeruk merupakan sumber vitamin C yang sangat baik. Di mana, vitamin C dapat membantu melindungi mata dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas, pola makan yang tidak tepat, dan faktor lingkungan.Dengan membantu memperbaiki dan mendorong regenerasi sel-sel baru, vitamin c dapat melawan kerusakan pada mata dan berkurangnya fungsi penglihatan akibat pertambahan usia.6. Kacang-KacanganLebih suka menu makanan vegetarian, yang rendah lemak dan berserat tinggi untuk membantu menjaga Kesehatan mata Anda? Sobat Granostic bisa coba makan kacang-kacangan, loh.Selain itu, kacang-kacangan juga diketahui kaya akan seng, serta sangat baik untuk merawat kesehatan mata, khususnya bagi penderita AMD.Seng juga dapat membantu menghasilkan pigmen pelindung melanin di mata dengan menarik vitamin A dari hati ke retina. Nutrisi ini juga dapat membantu mengurangi penglihatan malam yang buruk dan katarak.7. Ubi JalarSayuran berwarna mencolok, entah ungu atau kuning seperti pada ubi jalar, mengandung beta-karoten yang tinggi. Bentuk vitamin A ini dapat membantu meningkatkan fungsi penglihatan Anda di ruang yang temaram, atau kemampuan mata untuk menyesuaikan dirinya di dalam lingkungan yang gelap.Selain itu, menurut WebMD.com, satu ubi jalar juga mengandung lebih dari setengah vitamin C yang tubuh butuhkan dalam sehari, serta sedikit vitamin E.8. Biji-BijianSelain kacang, biji-bijian juga dapat mendukung Kesehatan mata Anda, Sobat. Misalnya biji bunga matahari, yang mengandung setengah jumlah vitamin E yang diperlukan oleh orang dewasa dalam sehari, menurut Departemen Pertanian Amerika Serikat. Selain itu, melansir dari WebMD.com, sebuah penelitian menemukan bahwa vitamin E, bersamaan dengan nutrisi lain dalam kacang-kacangan dapat memperlambat AMD sehingga kondisinya tidak semakin parah. Selain itu, vitamin E juga dapat mencegah katarak.9. BlueberryTak hanya buah jeruk, blueberry juga termasuk dalam jenis makanan yang dapat membantu merawat kesehatan mata, loh. Bahkan menurut laporan ilmiah yang dipublikasikan di Jurnal Kimia Pertanian & Pangan ACS, para ilmuwan telah mencermati berbagai klaim manfaat blueberry untuk meningkatkan kemampuan penglihatan di malam hari.Berkat antosianin, molekul pigmen dalam blueberry, dapat mendorong regenerasi molekul kunci di mata yang terlibat dalam persepsi cahaya. Lebih lanjut, dalam penelitian tersebut dikatakan bahwa antosianin dapat meningkatkan kesehatan penglihatan pada orang yang mengalami kondisi mata terentu. Namun, penelitian yang lebih mendetail masih diperlukan untuk membuktikan klaim ini.10. TomatKaya akan antioksidan alami, tomat juga dapat menjadi menu makanan yang sangat baik untuk mata Anda. Kandungan vitamin C dan antioksidan dalam tomat dapat membantu melawan dampak buruk radikal bebas pada kesehatan mata.11. Paprika MerahPaprika dapat menjadi sumber vitamin C paling banyak per kalorinya. Karena itu, sayuran ini sangat baik untuk mengoptimalkan pembuluh darah di mata, yang menurut WebMD.com, dapat membantu menurunkan risiko terkena katarak.Akan lebih baik juga bagi Anda untuk mengonsumsi paprika mentah, karena menggoreng atau merebusnya kemungkinan akan memecah kandungan vitamin C. Selain itu, paprika yang berwarna cerah juga banyak mengandung vitamin A dan E, yang sama baiknya untuk mata.12. AlpukatSaat membicarakan mengenai berbagai kesehatan mata, salah satu makanan yang harus masuk dalam menu Anda adalah alpukat. Buah ini mengandung nutrisi tinggi, yang termasuk dalam superfood dan sangat bermanfaat untuk mata.Alpukat mengandung asam lemak esensial, karotenoid, vitamin A, E, dan K, yang memiliki peranan penting dalam merawat kesehatan mata serta melawan kondisi berkurangnya kemampuan penglihatan. Termasuk degenerasi makula dan retinopati diabetic.13. JagungJagung manis mengandung lutein dan zeaxanthin yang baik, keduanya dapat menjadi agen anti inflamasi yang dapat menghambat perkembangan AMD.Kadar lutein dan zeaxanthin, serta berbagai senyawa antioksidan lain dalam jagung manis sama besarnya dengan yang ada pada labu, brokoli, dan kacang.14. KiwiKaya akan vitamin, mineral, dan antioksidan, kiwi adalah buah kecil dengan dampak yang besar untuk mengoptimalkan fungsi penglihatan Anda. Melansir dari Sight Research UK, buah ini juga memiliki peranan penting dalam menghambat perkembangan kondisi kehilangan penglihatan seperti degenerasi makula dan retinopati diabetik.Manfaat kiwi ini diperoleh dari kandungan vitamin C-nya yang tinggi, serta kaya akan antioksidan. Tak hanya untuk menyehatkan mata, buah kiwi juga bisa meningkatkan kesehatan tubuh secara umum, termasuk menjaga jantung, pencernaan, dan mengoptimalkan sistem imun.15. StrawberryMengandung vitamin C yang sangat tinggi, buah strawberry juga termasuk dalam makanan yang cocok untuk merawat kesehatan mata. Vitamin C juga dikenal sebagai salah satu antioksidan, yang dapat membantu mengurangi risiko terjadinya katarak.Nah, Sobat Granostic, itu adalah 15 jenis makanan yang dapat membantu merawat kesehatan mata. Mulai dari yang kaya protein dan asam lemak, hingga yang menyegarkan seperti buah-buahan.Baca juga yuk: Tips Menjaga Kesehatan Mata Agar Selalu SehatSelain menerapkan pola makan yang sehat, pastikan untuk selalu rutin memeriksakan kesehatan mata Anda di klinik Granostic. Bersama dokter dan tim medis ahli kami, Anda dapat mengakses layanan kesehatan terbaik serta terlengkap.Menggunakan peralatan medis yang canggih dan termutakhir, pemeriksaan kesehatan mata yang Anda lakukan bersama Granostic berjalan efisien serta memberikan diagnosa yang akurat.Menarik, bukan? Yuk, jadwalkan pemeriksaan mata Anda di klinik Granostic dengan menghubungi layanan call center kami sekarang juga!Ditinjau Oleh:Dr. Aji WibowoSumber Referensi:10 Foods That Are Good for Your Eyes. WebMD. Medically Reviewed by Poonam Sachdev. Diakses 202536 Fabulous Foods to Boost Eye Health. American Academy of Ophthalmology. Reviewed By Brenda Pagan-Duran, MD. Diakses 2025Can eating blueberries really help you see better in the dark?. American Chemical Society. Diakses 202510 Foods That Protect Your Eyes. Optometrists Network. Diakses 2025Diet and Nutrition. American Optometric Association. Diakses 202512 Superfoods to Boost Eye Health and Improve Eyesight. Verywell Health's. Medically reviewed by Bryan M. Wolynski, OD. Diakses 2025Unveiling Avocado: A Superfood for Preventing Sight Loss. Sight Research UK. Diakses 2025
Tanda dan Seberapa Penting Deteksi Dini Kanker pada Anak
Tak hanya pada orang dewasa atau lansia, kanker juga dapat berkembang pada anak-anak. Bahkan menurut World Health Organization (WHO), kanker menjadi penyebab kematian utama pada anak-anak dan remaja.Karena itu, melakukan tes Kesehatan rutin untuk deteksi dini kanker pada anak sangatlah penting. Sehingga anak-anak dapat memperoleh pertolongan pertama yang cepat dan tepat.Lantas bagaimana Langkah deteksi dini kanker pada anak tersebut? Langsung simak ulasannya di bawah ini, Sobat Granostic!Apa Itu Kanker pada Anak?Kanker merupakan kelompok besar penyakit yang memiliki satu ciri khas utama, yakni terjadi Ketika sel normal berubah menjadi sel kanker yang berkembang biak dan menyebar. Kanker anak merupakan jenis kanker yang dapat timbul dan berkembang pada anak-anakKanker anak tidaklah umum terjadi, namun ketika benar-benar terjadi, ini dapat mengubah hidup dan kondisi anak-anak, orang tua, dan pengasuh mereka.Kabar baiknya lebih dari 80% anak-anak dan remaja bertahan selama 5 tahun setelah didiagnosis dengan kanker untuk pertama kalinya. Namun, melansir dari Cleveland Clinic, perawatan kanker pada anak-anak dapat meninggalkan dampak yang Panjang. Para penyintas kanker anak-anak memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker kedua dan kondisi medis lainnya.Tanda-Tanda Kanker pada AnakGejala kanker bisa begitu mirip dengan gejala penyakit lain. Serta tingkat keparahannya bisa cukup berbeda pada tiap anak. Namun, secara umum berikut ini beberapa tanda kanker pada anak:1. Perubahan Berat Badan yang Tidak WajarBerkurangnya berat badan secara drastis atau tidak wajar menjadi salah satu tanda paling mencolok anak mengidap kanker. Ada banyak faktor yang menyebabkan penurunan berat badan, termasuk jenis pengobatan, efek samping, perubahan fisik yang terkait dengan lokasi tumor, hingga dampak emosional dari kanker.Namun, melansir dari MD Anderson Cancer Center, menyebutkan bahwa sel kanker itu sendiri juga dapat berperan langsung dalam penurunan berat badan.2. Demam BerkepanjanganKanker pada anak juga kerap ditandai dengan peningkatan suhu tubuh atau demam, yang terjadi secara berkepanjangan. Leukemia, yang menyerang darah dan sumsum tulang, merupakan salah satu jenis kanker yang dapat menyebabkan demam terus menerus pada anak.Karena demam bisa menjadi salah satu indikasi kanker, Anda harus sigap untuk memantau perkembangan si Kecil kala demam meningkat. Suhu tubuh normal anak berada di sekitar angka 36.6°C, anak dikatakan demam bila suhu tubuhnya di atas 38°C.3. Munculnya BenjolanMunculnya benjolan tak biasa di bagian tubuh tertentu juga termasuk gejala yang paling sering dikaitkan dengan kanker. Sebagian besar benjolan ini bersifat jinak, namun sangat penting untuk memeriksakannya. Tumor penyebab kanker dapat muncul hampir di bagian mana saja dalam tubuh anak.4. Kelelahan BerlebihKanker, termasuk limfoma dan sarkoma, dapat menyebabkan kelelahan pada anak-anak. Namun kelelahan juga bisa menjadi gejala penyakit lainnya, sehingga penting untuk mengkonsultasikan kondisi si Kecil ke dokter untuk mengetahui lebih lanjut mengenai penyebab anak-anak tidak bersemangat dan tampak lemas.5. Nyeri yang Tidak JelasRasa nyeri yang tidak jelas juga bisa menjadi indikasi kanker anak. Rasa nyeri ini bisa bertahan lama dan berkepanjangan, juga dapat mengganggu fungsi tubuh.Bahkan, menurut National Institute of Health (NIH), nyeri jadi masalah yang sangat umum diderita oleh penyintas kanker, terutama dalam beberapa tahun pertama setelah dilakukannya perawatan.Selain itu, dalam jangka panjang, sekitar 5% hingga 10% penyintas kanker mengalami nyeri kronis yang parah dan dapat mengganggu fungsi tubuh mereka, loh. 6. Pucat atau Perubahan Warna KulitPerubahan warna kulit, terutama menjadi lebih pucat, juga bisa menjadi tanda kanker pada anak. Selain menjadi lebih pucat, tanda-tanda lain yang tidak dapat dijelaskan pada kulit seperti memar atau bahkan benjolan seperti tahi lalat, juga bisa menjadi indikasi kanker.7. Gangguan PenglihatanBeberapa jenis kanker juga bjisa menyebabkan masalah Kesehatan mata dan menurunkan fungsi penglihatan Anda. Jenis kanker yang paling sering menyebabkan masalah mata dan penglihatan adalah melanoma mata, limfoma mata, metastasis yang menyebar ke mata, dan beberapa lainnya.8. Infeksi yang Sering BerulangMelansir dari Cancer Research UK, seorang yang mengidap kanker atau menjalani pengobatan kanker umumnya memiliki daya tahan tubuh lebih lemah. Hal inilah yang kemudian membuat anak lebih rentan mengalami infeksi dan demam.Mengapa Deteksi Dini Penting?Sobat Granostic, mendeteksi dini kanker pada anak sangatlah penting dilakukan. Karena dapat memberikan peluang kesembuhan yang lebih tinggi, meminimalisir dampaknya pada tubuh, serta mengurangi biaya pengobatan.Agar lebih jelas, mari kita simak penjelasan lengkapnya di bawah ini, ya!Peluang Kesembuhan Lebih TinggiPada kanker anak, diagnosis dan pengobatan yang tepat waktu menjadi kunci untuk meningkatkan peluang hidup. Menurut sebuah penelitian, meskipun kanker anak memiliki masa laten yang pendek, tingkat proliferasi tinggi, dan sifatnya yang sangat invasive, kanker ini dapat merespons pengobatan dengan lebih baik jika ditemukan sejak dini.Jika pengobatan berhasil, anak-anak akan sembuh dan dapat melanjutkan kehidupan mereka dengan baik.Minimalkan Kerusakan TubuhSeperti yang telah dikatakan sebelumnya, bahwa kanker anak bersifat sangat invasif. Sehingga tak seperti sel yang sehat, sel kanker tidak terkontrol dan terus berkembang, serta dapat menyebar dari tempat asalnya ke bagian tubuh yang lain. Hal ini membuat sel kanker dapat merusak sel, jaringan, dan organ sehat yang ada dalam tubuh anak.Dengan mendeteksi sedini mungkin adanya indikasi kanker pada anak, maka pengobatan dan perawatan bisa diberikan dengan cepat. Hal ini dapat meminimalisir kerusakan jaringan dan organ akibat sel kanker yang invasif.Kurangi Biaya PengobatanDengan deteksi dini kanker anak, Anda juga bisa mengurangi biaya pengobatan. Ini karena saat berada pada stadium awal, kanker lebih mudah untuk diobati dan biayanya juga cenderung lebih terjangkau dibandingkan kanker stadium lanjut.Langkah-Langkah Deteksi DiniDeteksi dini kanker anak bisa jadi cukup tricky, karena gejala yang ditimbulkan dapat sangat umum dan berbeda antara satu anak dengan yang lainnya. Namun, Sobat Granostic harus tetap siaga dengan menerapkan beberapa langkah deteksi dini di bawah ini:1. Pemeriksaan Fisik RutinLangkah pertama adalah rutin memeriksa fisik si Kecil secara menyeluruh. Periksa pertumbuhan rambut, tekstur kulit, warna kulit, dan waspada pada perubahan-perubahan tak biasa pada tubuh anak.Misalnya, jika menemukan adanya benjolan tak biasa dan anak-anak tampak pucat, Anda bisa segera berkonsultasi ke dokter untuk mencari tahu penyebabnya.Selain itu, melansir dari laman Pan American Health Organization (PAHO), ada beberapa tanda lain yang harus diwaspadai sebagai kanker anak, yakni:Pupil mata berwarna putih.Mata anak tampak juling.Pembengkakan di sekitar mata.Kulit tampak pucat, memar, atau timbul pendarahan.Batuk terus menerus atau disertai sesak napas.Pusing, anak tampak kehilangan keseimbangan.2. Tes Darah LengkapJika menemukan gejala-gejala tak biasa pada fisik si Kecil, Anda perlu membawa anak ke dokter. Kemudian dokter dapat merekomendasikan pemeriksaan darah lengkap untuk mendiagnosis kondisi seperti leukemia dan limfoma.3. Pemeriksaan PencitraanPemeriksaan ini dilakukan untuk melihat kondisi bagian dalam tubuh anak, termasuk kondisi tulang, jaringan, organ, hingga pembuluh darah. Jenis pemeriksaan pencitraan ini dapat menggunakan prosedur CT Scan, Ultrasound, Magnetic Resonance Imaging (MRI), dan sejenisnya.4. BiopsiBergantung pada situasi dan kondisi anak Anda, dokter dapat melakukan prosedur biopsi untuk mendapatkan sampel jaringan, cairan, atau pertumbuhan yang akan diperiksa oleh dokter patologi medis di bawa mikroskop.Tes biopsi dilakukan untuk mendeteksi kanker, menentukan tingkat keparahan, serta jenis sel kanker yang menjangkiti anak Anda.Bagaimana Mencegah Kanker pada Anak?Delapan puluh persen anak-anak sembuh dari kanker berkat teknologi kesehatan yang kian maju. Namun, pengobatan kanker dapat memberi dampak panjang pada si Kecil, bahkan beberapa jenis kanker bisa kambuh kembali.Karena itu, Sobat Granostic perlu mengetahui bagaimana cara mencegah kanker pada anak berikut ini:1. Berikan Pola Makan SehatMenjaga kesehatan anak selalu dimulai dari pola makan yang sehat dan menu bergizi seimbang. Makanan bergizi seimbnag membantu anak untuk tumbuh dan berkembang secara optimal, mendukung sistem kekebalan tubuh yang kuat, hingga menjaga kesehatan tulang yang baik dan memaksimalkan perkembangan otak.Anda juga perlu mengimbangi pola konsumsi sehat ini dengan memastikan anak-anak tetap aktif secara fisik. Sebab, melansir dari Center for Disease Control and Prevention (CDC), anak-anak yang obesitas lebih rentan terkena masalah Kesehatan yang serius, termasuk mengalami kanker.2. Lindungi dari Paparan Zat BerbahayaSebagai langkah pencegahan kanker anak, Anda juga perlu melindungi si Kecil dari paparan dari zat berbahaya. Mulai dari nikotin dari rokok, polusi udara, pewarna berbahaya pada mainan tertentu, serta kurangi mengonsumsi makanan high-processed atau siap saji.Lakukan VaksinasiMelakukan vaksinasi lengkap pada anak juga sangat penting untuk pencegahan kanker sejak dini. Menurut Center for Disease Control and Prevention (CDC), salah satu vaksinasi penting untuk mencegah kanker anak adalah vaksin HPV.Vaksinasi HPV dapat melindungi terhadap jenis HPV yang paling umum menyebabkan kanker. Semua anak remaja harus divaksinasi sebelum mereka berusia 11 atau 12 tahun, Sobat.3. Pantau Pertumbuhan AnakSelain itu, pantau pertumbuhan anak dengan baik untuk mencegah dan mendeteksi dini adanya tanda-tanda kanker. Selain secara mandiri, Anda bisa memantau pertumbuhan si Kecil dengan rutin memeriksakannya ke dokter.Pemeriksaan kesehatan secara rutin dapat membantu Anda memahami kondisi si Kecil dengan lebih baik, juga mendeteksi adanya masalah pada tumbuh kembang anak sedini mungkin.Bersama dokter anak, Anda juga bisa berkonsultasi mengenai bagaimana cara menjaga kesehatan si Kecil, memaksimalkan tumbuh kembangnya, serta berdiskusi mengenai faktor risiko kanker anak dan cara mencegahnya.Mengapa Memilih Granostic Surabaya?Nah, Sobat, Anda dapat memercayakan kesehatan keluarga Anda dengan rutin melakukan medical check up di klinik Granostic Medical Center, Surabaya. Kami menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan lengkap, baik untuk lansia, orang dewasa, juga untuk anak-anak.Tak hanya itu, Granostic juga memiliki berbagai keunggulan lain seperti:Layanan kesehatan lengkap, dari konsultasi, pemeriksaan kesehatan rutin, hingga vaksinasi untuk anak Anda.Dokter dan staf medis ahli yang telah terlatih dan berpengalaman dalam bidangnya.Pelayanan administrasi yang efisien, cepat, dan profesional. Sehingga akan membuat Anda merasa nyaman ketika mengakses setiap layanan kesehatan kami.Layanan pemeriksaan kesehatan dapat diakses di klinik maupun lewat layanan home care.Menggunakan peralatan medis canggih dan termutakhir, sehingga memberikan diagnosis yang mendetail dan akurat.Bagaimana, Sobat? Tertarik untuk menggunakan layanan cek deteksi dini kanker anak di Granostic sebagai upaya pencegahan kanker anak?Yuk, langsung daftarkan jadwal konsultasi dan pemeriksaan kesehatan rutin anak lewat klinik Registrasi Online. Atau, Anda bisa langsung mengunjungi klinik Granostic di Jalan Dharmahusada No.146, Mojo, Kecamatan Gubeng, Kota Surabaya.Ditinjau Oleh:Dr. Aji WibowoSumber Referensi:Types of Childhood Cancer. The American Childhood Cancer Organization. Diakses 2025Childhood Cancers. U.S. Department of Health and Human Services - National Institutes of Health - National Cancer Institute. Diakses 2025Types of Childhood and Adolescent Cancers. American Academy of Pediatrics. Diakses 2025Childhood Cancer (Pediatric Cancer). Cleveland Clinic. Diakses 2025Childhood cancer. WHO. Diakses 2025
Home Service
Talk Talk to us
Loading
Toast Message