Jl. Dharmahusada No.146, Mojo, Kec. Gubeng, Kota SBY, Jawa Timur 60285

Edukasi Granostic

Mitos vs Fakta Kesehatan Ibu Hamil
Ada banyak mitos seputar Kesehatan ibu hamil yang berkembang di masyarakat. Tak sedikit di antaranya yang salah kaprah dan menyesatkan, serta dapat menimbulkan rasa khawatir pada ibu dan ayah.Memang sulit untuk menghentikan atau membatasi diri dari mitos-mitos tersebut. Karenanya, ibu dan ayah perlu memperdalam pengetahuan terkait kesehatan ibu hamil dan janin.Berikut ini Granostic merangkumkan 10 mitos mengenai kesehatan ibu hamil yang perlu Sobat ketahui. Apa saja? Mitos dan Fakta Seputar Kesehatan Ibu HamilBerikut ini adalah 10 mitos seputar kesehatan ibu hamil yang banyak berkembang di masyarakat, serta fakta medisnya. Langsung simak, biar Sobat Granostic tak salah paham!1. Mitos: Ibu Hamil Tidak Boleh BerolahragaTak sedikit orang percaya bahwa saat hamil ibu tidak diperbolehkan berolahraga, karena khawatir dapat menyakiti janin. Mitos tentang kesehatan ibu hamil ini hingga kini masih sering beredar di kalangan masyarakat, padahal kepercayaan ini tidak tepat, loh.FaktaFaktanya nih, Bun, olahraga justru sangat disarankan dilakukan oleh ibu hamil dan memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Mulai dari membantu meredakan stress, menghindari masalah Kesehatan selama kehamilan, hingga mendukung kelancaran proses persalinan.Melansir dari Center for Disease Control and Prevention (CDC), ibu hamil direkomendasikan untuk melakukan latihan fisik atau aerobik ringan setidaknya sebanyak 150 menit seminggu, atau sekitar 30 menit dalam 5 hari berturut-turut.2. Mitos: Mengonsumsi Makanan Pedas Dapat Memengaruhi JaninSalah satu mitos yang juga sangat populer di kalangan masyarakat soal kesehatan ibu hamil adalah larangan mengonsumsi makanan pedas, karena diyakini dapat memengaruhi janin. Bahkan, hingga kini banyak sekali loh orang yang menganggap bahwa mitos ini benar adanya.FaktaFaktanya makan makanan pedas selama kehamilan 100 persen aman untuk janin Anda. Meskipun terdapat penelitian, yang dilakukan di tahun 2019, menyebutkan bahwa mengonsumsi makanan tertentu selama kehamilan dapat mengubah "rasa" cairan ketuban Anda. Namun, tidak ada penelitian secara spesifik yang membahas asupan makanan pedas.Meski tidak memengaruhi kesehatan bayi, Anda tetap tidak dianjurkan untuk makan makanan pedas secara berlebihan. Dampaknya bukan pada janin Anda, tapi pada Kesehatan pencernaan Anda karena dapat menimbulkan nyeri di ulu hati, rasa tidak nyaman di perut, hingga memicu asam lambung.3. Mitos: Bentuk Perut Menentukan Jenis Kelamin BayiMitos satu ini pun banyak dipercayai oleh masyarakat, bahkan begitu massif diedarkan di berbagai media sosial. Dikatakan bahwa bentuk perut ibu berhubungan dengan jenis kelamin janin.Mitos tersebut menyebutkan bahwa jika bentuk perut ibu tampak lancip dan turun, maka bayi yang dikandung berjenis laki-laki. Sementara jika perut tampak bulat dan menonjol ke atas, maka bayi tersebut berkelamin perempuan.FaktaNah, Sobat Granostic, mitos mengenai bentuk perut ibu hamil dan jenis kelamin bayi ini tidak benar. Sebab, bentuk perut ibu hamil ini dipengaruhi oleh bentuk tubuh ibu, usia kehamilan, bentuk rahim, kekuatan otot perut, berat badan saat kehamilan, serta posisi janin ketika dalam kandungan.Sementara itu jenis kelamin bayi dapat ayah dan ibu ketahui melalui prosedur ultrasound (USG), yang biasanya dapat terlihat jelas di usia kehamilan antara 18 hingga 22 minggu.4. Mitos: Tidak Boleh Minum Kopi Saat HamilSatu lagi mitos tentang kesehatan ibu hamil yang berkembang di masyarakat, yakni larangan minum kopi. Dikatakan, bahwa jika ibu hamil minum kopi bisa menyebabkan kelainan pada janin, keguguran, dan berbagai masalah kehamilan lainnya.FaktaSobat, mitos mengenai ibu hamil tidak boleh minum kopi ini tidak sepenuhnya salah. Karena meski tidak dilarang minum kopi sama sekali, ibu hamil perlu membatasi konsumsi kafein selama kehamilan.Menurut Penn Medicine, ahli ginekologis Amerika merekomendasikan agar ibu hamil membatasi konsumsi kafein mereka hingga kurang dari 200 mg, sekitar dua cangkir berukuran enam ons, per harinya.Rekomendasi ini didasarkan pada penelitian yang menunjukkan adanya kemungkinan hubungan antara keguguran dan pertumbuhan janin pada konsumsi kafein yang lebih tinggi. Namun, data mengenai hubungan antara kafein dan hasil kesehatan ibu sendiri masih terbatas.5. Mitos: Ibu Hamil Harus Makan untuk Dua OrangPernah dengar mitos ibu hamil harus makan untuk dua orang? Ya, mitos ini juga berkembang di masyarakat dan timbul dari anggapan bahwa seorang ibu hamil perlu makan lebih banyak karena janin yang dikandungnya.FaktaFaktanya, ibu hamil tidak perlu makan terlalu banyak atau harus makan dua kali porsi dari biasanya. Pada tiga bulan terakhir kehamilan, Anda perlu 200 kalori ekstra sehari, jumlah tersebut setara dengan 2 lembar roti dan margarin saja.Justru saat hamil, Anda perlu menjaga asupan makanan agar selalu sehat dan mempertimbangkan berat badan agar tidak berlebihan. Sebab, obesitas pada ibu hamil dapat menyebabkan banyak masalah kesehatan dan berdampak pada persalinan. 6. Mitos: Menghindari Hubungan Intim Selama KehamilanAnggapan lain yang berkembang di masyarakat seputar kesehatan ibu hamil adalah larangan berhubungan intim dalam masa kehamilan. Menurut mitos yang beredar, berhubungan intim selama kehamilan dapat menyakiti janin dan menyebabkan keguguran. Nah, mitos ini tidak benar, Sobat.FaktaSelama kehamilan, ibu hamil diperbolehkan untuk melakukan hubungan intim dengan suami, asalkan ibu dalam kondisi sehat. Anda tidak perlu khawatir akan menyakiti janin, sebab di dalam si Kecil akan terlindungi oleh kantung dan cairan ketuban, lendir tebal pada leher Rahim ibu, serta otot-otot Rahim yang kuat.Namun, bila Anda masih merasa ragu mengenai keamanan hubungan intim selama kehamilan, konsultasikan terlebih dahulu pada dokter Anda. Langkah ini penting dilakukan jika Anda memiliki riwayat kelahiran prematur.Sebab, sperma mengandung prostaglandin yang dapat merangsang kontraksi Rahim Anda. Ketika kontraksi ini terjadi saat belum waktunya, maka akan dapat menyebabkan lahir prematur.7. Mitos: Mengangkat Tangan di Atas Kepala BerbahayaMitos lain yang perlu diluruskan soal Kesehatan ibu hamil adalah saat ibu mengangkat tangan, bayi bisa tercekik atau terjerat tali pusar di dalam rahim. FaktaMitos ini bisa dibilang tidak masuk akal, ya, Sobat. Karena insiden bayi terlilit tali pusar tidak ada sangkut pautnya dengan ibu yang tengah mengangkat tangan. Namun, karena bayi bergerak terlalu aktif di dalam kandungan ibu.8. Mitos: Ibu Hamil Tidak Boleh Makan IkanNah, Sobat Granostic pasti sudah kerap mendengar soal anggapan bahwa ibu hamil tidak boleh makan ikan. Kabarnya, jika memakan ikan saat kehamilan, maka dapat menyebabkan bayi lahir dengan bau amis. Bahkan, ada pula yang beranggapan bahwa ikan dapat meracuni janin dalam kandungan.FaktaMitos ini tidak sepenuhnya benar, Sobat. Sebab bau bayi yang terkesan agak "amis" ini timbul dari vernix caseosa, zat yang mirip keju dan melapisi kulit bayi baru lahir. Jadi tidak ada hubungannya dengan ikan yang Anda makan.Selain itu, tidak semua ikan yang ibu konsumsi bersifat beracun dan mengganggu kehamilan. Sebab, sebagian besar ikan justru dapat memberikan banyak nutrisi yang diperlukan ibu dan janin selama periode kehamilan.Jenis ikan yang perlu dihindari adalah ikan dengan dengan kandungan merkuri, terkontaminasi bakteri, atau ikan yang terkena polutan.9. Mitos: Morning Sickness Hanya Terjadi di Pagi HariMeskipun morning sickness menggunakan kata “morning” pada namanya, bukan berarti muntah saat hamil ini hanya terjadi di pagi hari. FaktaFaktanya, morning sickness dapat terjadi kapan saja, baik di pagi maupun malam hari. Hanya saja, gejalanya bisa cukup intens dan lebih parah di pagi hari setelah Anda bangun tidur.Morning sickness merupakan kondisi mual dan muntah yang terjadi selama kehamilan. Kondisi ini sangat umum terjadi, hampir 70 hingga 85 persen Wanita hamil mengalami morning sickness.10. Mitos: Stretch Mark Bisa Dicegah SepenuhnyaSaat kehamilan akan terjadi banyak perubahan pada tubuh ibu, termasuk kemunculan stretch mark. Ada satu mitos yang berkembang seputar stretch mark, bahwa kondisi ini dapat dicegah sepenuhnya. Apa benar begitu?FaktaHingga kini belum ditemukan adanya penelitian yang membahas bagaimana cara mencegah stretch mark secara spesifik pada ibu hamil. Bahkan melansir dari National Health Service UK, belum ada bukti kuat yang menunjukkan stretch mark dapat dihilangkan atau dicegah sepenuhnya selama kehamilan, utamanya menggunakan krim atau minyak tertentu.Dampak Mitos pada Kesehatan Ibu dan JaninNah, Sobat Granostic setelah membaca sepuluh mitos kesehatan ibu hamil dan janin di atas, mana yang pernah Anda dengar?Keberadaan mitos-mitos mengenai kesehatan ibu dan janin ini bisa memberikan dampak negatif bagi ibu. Sebab, ibu dapat rentan mengalami stres dan khawatir akan sesuatu yang belum pasti kebenarannya.Selain itu, tak sedikit juga masalah-masalah kesehatan ibu dan janin yang terlambat ditangani karena ibu serta orang di sekitarnya lebih percaya pada mitos-mitos yang berkembang. Yuk bekali ilmu  mengenai Tips Menjaga Kesehatan Ibu Hamil.Pentingnya Konsultasi dengan Dokter di Granostic SurabayaSebagai orangtua dan untuk kepentingan pribadi, sangat penting bagi ibu untuk bersikap bijak dalam mengatur pola makan, kebiasaan, hingga perawatan kesehatan yang tepat selama kehamilan.Daripada percaya pada mitos yang tidak tahu kebenarannya, sangat direkomendasikan bagi Anda untuk berkonsultasi dengan dokter yang berpengalaman dan ahli di bidangnya.Anda dapat melakukan pemeriksaan dan konsultasi kehamilan bersama dokter ahli klinik Granostic, yang dapat memberikan layananan kesehatan lengkap, seperti:Konsultasi Dokter Saat melakukan pemeriksaan kehamilan di klinik Granostic, Anda dapat berkonsultasi langsung bersama dokter. Dalam sesi ini, Anda dapat mendiskusikan mengenai kondisi dan masalah kehamilan yang Anda alami.Ingin kehamilan yang sehat dan terpantau dengan baik? Dapatkan layanan konsultasi eksklusif bersama dr. Dina Fitriana, Sp.OG, dokter spesialis kandungan berpengalaman di Granostic Surabaya.Dokter juga dapat memberikan edukasi lengkap mengenai kehamilan, apa saja yang perlu Anda lakukan untuk mengoptimalkan kesehatan janin, sera apa saja yang boleh dan tidak boleh Anda lakukan.Dokter juga akan melakukan pemeriksaan menyeluruh, serta mengajukan pertanyaan seputar riwayat kesehatan Anda dan keluarga.USG dan Pemeriksaan KehamilanSelain konsultasi, di kliniK Granostic Anda juga bisa melakukan prosedur USG dan pemeriksaan kehamilan yang lengkap. Sehingga Anda dan dokter bisa menyimak bagaimana tumbuh kembang bayi dalam rahim, juga dapat mendeteksi dini bila terjadi masalah selama kehamilan.Nutrisi dan Pola MakanDengan melakukan konsultasi bersama dokter klinik Granostic, Anda juga bisa mendiskusikan nutrisi dan pola makan yang tepat untuk ibu hamil serta janin.Dokter dapat memberikan arahan dan saran pada Anda untuk memilih menu yang sehat, serta menganjurkan diet yang tepat sesuai dengan kondisi dan kebutuhan tubuh Anda.Pemeriksaan TambahanKonsultasi kehamilan bersama dokter klinik Granostic juga dapat mempermudah Anda untuk mengakses pemeriksaan tambahan bila diperlukan. Jenis tes yang dimaksud berupa tes USG, tes laboratorium dengan sampel darah dan urin, juga tes genetic. Ketiga tes ini dilakukan untuk mengetahui kondisi janin dan mendeteksi dini jika terdapat masalah pada kehamilan Anda.Biaya Pemeriksaan Kehamilan di Granostic SurabayaBiaya pemeriksaan kehamilan di klinik Granostic Surabaya dapat bervariasi sesuai dengan prosedur yang Anda jalani. Untuk mendapatkan informasi lebih jelas mengenai harga pemeriksaan kehamilan di klinik Granostic, Anda dapat langsung menghubungi nomor customer service kami di +62822 3090 0900.Anda bisa mendapatkan layanan konsultasi kehamilan dan buat janji temu yang komprehensif dan personal bersama dr. Dina Fitriana, Sp.OG.Yuk, jaga kesehatan ibu dan bayi dalam masa kehamilan dengan rutin periksa bersama dokter profesional klinik Granostic Surabaya!Ditinjau Oleh:Dr. Aji WibowoSumber Referensi:Physical Activity Recommendations for Pregnant and Postpartum Women. Physical Activity Guidelines for Americans. Diakses 2025Can You Eat Spicy Food While Pregnant?. Healthline. Medically reviewed by Jillian Kubala, MS, RD,. Diakses 2025Moderate Amounts of Caffeine Not Linked to Maternal Health Risks. The Trustees of the University of Pennsylvania. Diakses 2025Healthy eating in pregnancy. NHS. Diakses 202514 myths about pregnancy. Medical News Today. Medically reviewed by Valinda Riggins Nwadike, MD, MPH, OB/GYN. Diakses 2025
Apa Saja Tips Menjaga Kesehatan Ibu Hamil?
Saat hamil ibu rentan mengalami sakit karena sistem imunnya menurun selama kehamilan. Namun ada beberapa tips dan trik yang bisa Anda terapkan untuk menjaga kesehatan ibu hamil dan janin.Tak hanya mengubah gaya hidup, untuk menjaga kesehatan ibu dan janin, Anda juga perlu menerapkan pola makan yang seimbang, tetap aktif dan rutin berolahraga, hingga rutin melakukan pemeriksaan kesehatan.Nah, dalam artikel ini Granostic akan membagikan delapan tips menjaga kesehatan ibu hamil yang efektif dan mudah diterapkan. Apa saja?Mengapa Menjaga Kesehatan Selama Kehamilan Itu Penting?Menjaga kesehatan diri sangatlah penting saat kehamilan, karena dapat berpengaruh pada kelancaran selama kehamilan dan memastikan janin berkembang dengan baik.Selain itu, berikut ini beberapa alasan lain mengapa menjaga kesehatan selama kehamilan itu penting bagi ibu hamil:1. Mencegah Komplikasi KehamilanSelama hamil, ibu bisa mengalami komplikasi kehamilan. Melansir dari National Institute of Health (NIH), bahkan perempuan yang sehat sebelum kehamilan dapat mengalami komplikasi.Komplikasi ini dapat berdampak besar pada kesehatan ibu dan/atau janin yang dikandungnya.Menjaga kesehatan tubuh ibu dengan rutin kontrol kesehatan atau melakukan pemeriksaan kehamilan bisa membantu mengurangi risiko terjadinya komplikasi. Sebab, dokter bisa memberikan banyak edukasi mengenai kondisi tubuh Anda, merencanakan diet sehat, hingga deteksi dini kondisi kehamilan.2. Memastikan Perkembangan Janin yang SehatMenjaga kesehatan selama kehamilan tak hanya penting untuk ibu, namun juga berdampak baik pada janin. Sebab kesehatan tubuh ibu juga berpengaruh pada pertumbuhan janin, hasil persalinan, hingga kesehatan jangka panjang ibu dan anak pasca-persalinan.Bahkan, melansir dari NIH, berbagai masalah psikologis pada ibu dapat membahayakan perkembangan fetus, serta meningkatkan risiko kesulitan kognitif, perilaku, dan emosional pada keturunannya.3. Mendukung Persalinan yang LancarTak hanya memberikan pengaruh pada masa kehamilan, dengan menjaga kesehatan tubuh secara teratur juga dapat mendukung persalinan yang lancar.Misalnya, dengan rutin berolahraga secara aman, Anda dapat membuat tubuh menjadi lebih siap untuk persalinan dan menjadikan tubuh lebih sehat selama kehamilan.Tips Menjaga Kesehatan Ibu HamilAda beberapa tips yang bisa Anda terapkan untuk menjaga kesehatan selama hamil, seperti:1. Pola Makan SeimbangMenjaga kesehatan ibu dan janin selama kehamilan dapat dimulai dengan menerapkan pola makan yang sehat dan bergizi seimbang. Karena dengan makan makanan yang sehat selama kehamilan akan membantu bayi tumbuh dan berkemang secara optimal. Konsumsi makanan bergizi lengkapSaat hamil, Anda dapat membutuhkan lebih banyak nutrisi tertentu seperti protein, zat besi, asam folat, yodium, dan kolin. Anda juga perlu mencukupi kebutuhan kalsium, vitamin D, kalium, dan serat.Selain mendapatkan nutrisi dari makanan, Anda juga bisa memeroleh vitamin dan mineral dari suplemen yang diresepkan oleh dokter Anda.Perbanyak sayur dan buahSayur dan buah merupakan sumber pangan yang kaya akan vitamin, mineral, serta serat. Beragam nutrisi ini dapat membantu merawat pencernaan ibu dan mencegah terjadinya sembelit.Menurut National Health Service (NHS), ibu hamil dianjurkan untuk mengonsumsi lima porsi dari berbagai buah-buahan dan sayuran setiap harinya. Penuhi kebutuhan asam folatAsam folat, dikenal juga sebagai vitamin B9, merupakan nutrisi yang sangat penting untuk mendukung kesehatan ibu hamil dan janin. Nutrisi ini dapat membantu mencegah cacat lahir dan mendukung perkembangan otak maupun tulang si Kecil.Center for Disease Control and Prevention (CDC) merekomendasikan Anda untuk mulai mengonsumsi suplemen asam folat setiap hari, setidaknya sebulan sebelum Anda hamil, serta setiap hari selama kehamilan.Konsumsi makanan tinggi zat besiSelain asam folat, zat besi juga memiliki peranan yang sangat penting untuk menjaga kesehatan selama masa kehamilan. Ibu hamil perlu mendapatkan cukup zat besi untuk mencegah anemia dan mendukung perkembangan janin.World Health Organization (WHO) merekomendasikan ibu hamil untuk mengkonsumsi suplemen zat besi sebanyak 30 hingga 60 mg per harinya. Selain itu, Anda juga bisa mencukupi kebutuhan zat besi ini dengan mengonsumsi makanan yang tepat seperti:Bayam dan sayuran hijau lainnya, dapat mengandung 2.7 mg zat besi pada tiap 100 gramnya.Jeroan termasuk hati, ginjal, otak, dan liver, dapat mengandung 6.5 mg zat besi pada tiap 100 gramnya.Biji-bijian dan kacang-kacanganDaging merah2. Hindari Makanan dan Minuman BerbahayaSelain menerapkan pola makan yang sehat, Anda juga perlu menghindari makanan dan minuman yang berbahaya untuk kehamilan berikut ini:Makanan mentah atau setengah matangMakanan yang mentah dan setengah matang harus dihindari oleh ibu hamil, apalagi untuk ikan, daging, dan telur. Ikan dan daging mentah berisiko tinggi mengandung bakteri atau parasit seperti norovirus, Vibrio, Salmonella, dan Listeria. Selain itu, ikan mentah dapat terinfeksi mikroorganisme selama dalam penanganan, penyimpanan, hingga pemrosesan. Melansir dari CDC, infeksi ini dapat menyebabkan dehidrasi dan kelemahan pada ibu, bahkan beberapa dapat menular melalui plasenta ke bayi. Kondisi ini pun dapat meningkatkan risiko kelahiran prematur, keguguran, lahir mati, dan masalah serius lainnya.Minuman berkafein berlebihanIbu hamil memang tidak dilarang minum kopi, namun Anda juga tidak boleh mengonsumsinya secara berlebihan. Tak hanya kopi, kafein juga dapat Anda temukan pada teh, minuman ringan, cokelat, kacang kola, hingga minuman berenergi.Melansir dari WHO, beberapa penelitian menunjukkan bahwa asupan kafein yang berlebihan berdampak pada hambatan pertumbuhan janin, berat badan lahir yang rendah, kelahiran prematur, hingga kelahiran mati.WHO merekomendasikan untuk ibu hamil mengonsumsi tidak lebih dari 300 mg per harinya.AlkoholMinum alkohol juga tidak dianjurkan selama kehamilan, bahkan sejak saat Anda baru akan merencanakan kehamilan. Sebab minuman beralkohol dapat memberikan efek yang membahayakan si Kecil dalam jangka panjang.3. Tetap Aktif dengan Olahraga RinganTetap aktif selama kehamilan dapat membantu merawat kesehatan ibu, baik secara fisik maupun mental. Bahkan, melansir dari NHS, semakin Anda bugar dan aktif selama kehamilan, maka akan semakin mudah juga bagi Anda untuk beradaptasi dengan perubahan bentuk tubuh dan pertambahan berat badan. Olahraga ringan yang teratur juga bisa membantu Anda dalam menghadapi persalinan.Ada beberapa jenis olahraga ringan yang bisa Anda lakukan selama hamil, yakni:Yoga prenatalYoga prenatal merupakan jenis latihan yoga yang disesuaikan dengan kondisi fisik dan kebutuhan ibu hamil dalam mempersiapkan tubuh untuk persalinan. Selain itu, yoga prenatal juga memiliki banyak manfaat seperti membantu meningkatkan fleksibilitas tubuh, melatih pernapasan, mengurangi stress dan cemas, serta menurunkan risiko komplikasi selama kehamilan.Berjalan kakiBerjalan kaki santai juga bisa menjadi jenis olahraga ringan, yang sangat aman dan bermanfaat untuk ibu hamil. Menurut CDC, olahraga aerobic ringan seperti berjalan kaki dapat membantu meningkatkan kesehatan tubuh ibu.Anda melakukan olahraga ringan ini selama 150 menit tiap minggunya. Anda dapat membagi durasi tersebut ke dalam lima hari, sehingga Anda bisa berolahraga 30 menit tiap hari. RenangBerenang juga termasuk olahraga yang sangat aman dilakukan selama hamil. Bahkan berenang dapat membantu meningkatkan daya tahan dan kekuatan otot tubuh ibu.Meskipun aman dilakukan, Anda tetap perlu berkonsultasi dengan dokter mengenai rencana olahraga renang Anda. Terutama jika Anda memiliki kondisi medis atau kehamilan tertentu, yang bisa membahayakan diri Anda saat berenang.4. Istirahat yang CukupIstirahat yang cukup juga sangat penting untuk kesehatan tubuh Anda, termasuk saat dalam masa kehamilan. Apalagi saat Anda hamil, sangat wajar jika Anda merasa lelah, mual, hingga emosional. Kondisi ini dapat terjadi karena perubahan hormonal dalam tubuh ibu.Karenanya melalui istirahat dan tidur yang cukup, ibu dapat mengganti energi yang hilang dan membuat mood jadi lebih baik. Lama durasi tidur yang dianjurkan untuk ibu hamil adalah sekitar tujuh hingga sembilang jam per hari.5. Rutin Memeriksakan KehamilanLangkah menjaga kesehatan ibu dan janin selama kehamilan selanjutnya adalah dengan rutin periksa ke dokter. Pemeriksaan kehamilan, atau prenatal care, sangat penting untuk membantu ibu memahami kondisi tubuhnya dan perkembangan janin.Selain itu, pemeriksaan kehamilan juga dapat membantu mendeteksi dini terjadinya komplikasi dan masalah lain yang berhubungan dengan tumbuh kembang janin. Sehingga ibu dan janin dapat memeroleh perawatan yang cepat dan tepat, untuk meminimalisir dampak jangka panjangnya.Pada pemeriksaan kehamilan rutin ini, Anda dapat melakukan beberapa prosedur berikut bersama Dokter spesialis kandungan:USG rutinPemeriksaan ultrasonografi (USG) memiliki peranan penting untuk memantau perkembangan janin, deteksi dini adanya masalah kelainan atau komplikasi, serta memastikan ibu dan janin dalam kondisi sehat.Melansir dari Cleveland Clinic, secara umum ibu hamil menjalani USG sebanyak satu atau dua kali dalam masa kehamilan. Namun, jumlah dan waktunya pun bervariasi tergantung pada anjuran dokter serta kondisi kesehatan ibu.Jika kehamilan Anda berisiko tinggi, penyedia dokter dapat menyarankan prosedur USG yang lebih sering.Tes darahSelain melakukan prosedur USG, ibu hamil juga biasanya diarahkan untuk melakukan tes darah secara berkala. Pemeriksaan ini membantu mengontrol kadar kolesterol, gula darah, hingga tekanan darah ibu.Konsultasi giziSelama pemeriksaan kesehatan, ibu juga bisa berkonsultasi dengan dokter mengenai asupan gizi yang diperlukan selama masa kehamilan. Dokter akan memberikan edukasi lengkap dan memberikan saran, hingga membantu ibu untuk merencanakan diet seimbang.Di Granostic Surabaya, Anda bisa mendapatkan layanan konsultasi kehamilan yang komprehensif dan personal bersama dr. Dina Fitriana, Sp.OG, dokter spesialis obstetri dan ginekologi yang berpengalaman6. Jaga Kesehatan MentalStres dan gangguan kecemasan merupakan fenomena yang sangat umum terjadi sebelum, selama, dan setelah kehamilan. Namun jika stress dan kecemasan ini berlangsung lebih lama serta terasa intens, hal ini bisa menyebabkan masalah pada ibu dan janin.Karenanya, sangat penting untuk menjaga kesehatan mental selama kehamilan, salah satunya dengan manajemen stres yang baik. Menurut Medical News Today, ada beberapa langkah yang bisa Anda terapkan untuk melakukan manajemen stres selama kehamilan, seperti:Pastikan tubuh selalu fit dan sehatJadwalkan pemeriksaan kesehatan secara rutin untuk berkonsultasi dengan dokter mengenai rasa tidak nyaman pada kehamilan AndaJadwalkan aktivitas yang menenangkan seperti hobi baru, berkumpul dengan orang-orang tersayangDiskusikan kondisi Anda dengan pasangan dan nikmati momen bersamaBerbicara dengan psikolog7. Hindari Kebiasaan BurukTips menjaga kesehatan ibu hamil selanjutnya adalah dengan menghindari kebiasaan buruk, seperti merokok, mengangkat benda berat seorang diri, hingga minum obat tanpa resep atau konsultasi dengan dokter terlebih dahulu.MerokokMerokok selama kehamilan dapat membahayakan ibu hamil dan janin. Selain dapat menyebabkan penyakit jantung dan kanker paru-paru, merokok saat hamil juga dapat menyebabkan berbagai masalah pada kehamilan, seperti:kelahiran prematurkelainan bawaan pada janinsindrom kematian bayi mendadakmasalah pada plasentahingga peningkatan risiko terbentuknya bekuan darah.Karenanya jika Anda sedang hamil, segeralah berhenti merokok dan hindari menghirup asap rokok dari perokok lain.Minum obat tanpa resepMeminum obat tanpa resep dokter juga sangat fatal dilakukan saat Anda hamil. Melansir dari Medical News Today, dokter dapat menyarankan untuk menghindari jenis obat-obatan tertentu seperti:ibuprofen dan obat antiinflamasi nonsteroid lainnyasebagian besar obat-obatan herbalbeberapa obat flu pada trimester pertamabeberapa obat jerawatACE inhibitorMengangkat benda beratIbu hamil juga harus menghindari mengangkat benda berat. Pada beberapa orang, mengangkat beban berat dapat meningkatkan risiko berat badan lahir rendah dan persalinan prematur.8. Perhatikan Berat BadanMemulai kehamilan dengan berat badan yang sehat dapat membantu mengurangi berbagai risiko masalah kesehatan pada ibu hamil, seperti preeklamsia, diabetes gestasional, lahir mati, hingga operasi caesar. Namun, menambah berat badan yang sehat selama kehamilan juga penting untuk kesehatan ibu selama dan setelah kehamilan. Kenaikan berat badan yang dianjurkan setelah kehamilan adalah seperti berikut:Memasuki trimester 1, idealnya terdapat peningkatan berat badan 1 hingga 2.5 kilogram per 3 bulan.Trimester ke-2, terdapat pertambahan berat badan rata-rata 0,34 hingga 0,4 kilogram per minggu.Trimester ke-3, pertambahan berat badan 1 kilogram per bulan. Namun pada trimester akhir ini, berat janin akan bertambah sekitar 200 gram per minggu. Sehingga mulai minggu ke-28 hingga akhir masa kehamilan Anda, berat badan Anda bisa bertambah sebanyak 4 hingga 5 kilogram, Sobat.Namun banyaknya pertambahan berat badan ini bisa sangat bervariasi pada tiap ibu hamil, karena kondisi kehamilan dan tubuh mereka yang berbeda-beda.Layanan Menjaga Kesehatan Ibu Hamil di Granostic SurabayaNah, Sobat Granostic itu adalah penjelasan mengenai 8 tips menjaga kesehatan ibu hamil dan janin yang perlu Anda tahu. Mudah diterapkan, bukan?Salah satu tips yang paling penting untuk Anda lakukan adalah memeriksakan kehamilan ke dokter atau klinik kesehatan terpercaya, seperti Granostic.Dapatkan layanan konsultasi eksklusif bersama dr. Dina Fitriana, Sp.OG, dokter spesialis kandungan berpengalaman di Granostic Surabaya. Dengan pendekatan ramah, profesional, dan berbasis ilmu terkini, dr. Dina siap mendampingi Anda sejak masa kehamilan hingga persiapan persalinan.Bersama dokter berpengalaman Granostic, Anda dapat memeroleh layanan pemeriksaan kehamilan yang lengkap dan menyeluruh. Mulai dari konsultasi dan buat janji temu dokter, pemeriksaan darah dan urin, USG, dan banyak lainnya.Yuk, jaga kesehatan janin dan ibu hamil dengan rutin melakukan pemeriksaan kehamilan di klinik Granostic, Surabaya!Ditinjau Oleh:Dr. Aji WibowoSumber Referensi:Weight Gain During Pregnancy. CDC's Division of Reproductive Health. Diakses 2025What are some common complications of pregnancy?. National Child & Maternal Health Education Program. Diakses 2025Have a healthy diet in pregnancy. NHS. Diakses 2025How Maternal Nutritional and Mental Health Affects Child Health During Pregnancy: A Narrative Review. National Library of Medicine. Diakses 2025Which fruits should you eat during pregnancy?. Medical News Today. Medically reviewed by Natalie Olsen, R.D., L.D., ACSM EP-C. Diakses 2025Folic Acid and Pregnancy. WebMD. Medically Reviewed by Traci C. Johnson, MD. Diakses 2025Pregnancy week by week. Mayo Foundation for Medical Education and Research (MFMER). Diakses 2025
Periksa Kehamilan Terdekat di Surabaya
Memeriksakan kehamilan secara rutin merupakan langkah yang sangat penting untuk memastikan ibu dan bayi dalam keadaan sehat. Namun, tahukah Anda dimana tempat periksa kehamilan terdekat di Surabaya?Disebut juga sebagai prenatal care, pelayanan ini mencakup identifikasi risiko masalah kehamilan tertentu, mencegah terjadinya komplikasi pada kehamilan, serta edukasi mengenai kesehatan ibu dan janin.Setiap ibu hamil direkomendasikan untuk periksa kehamilan secara rutin bersama dokter umum, bidan, maupun ginekologis. Karena sangat penting, pastikan untuk memilih layanan pemeriksaan kehamilan terpercaya dengan sistem pelayanan terpadu dan komprehensif, seperti di Granostic Medical Center, Surabaya.Penasaran bagaimana sih cara periksa kehamilan di klinik Granostic Surabaya? Apa saja prosedur dan berapa biayanya? Langsung simak penjelasan lengkapnya di bawah ini, ya, Sobat!1. Mengapa Pemeriksaan Kehamilan Rutin Penting?Segera setelah seorang ibu mengetahui dirinya sedang mengandung, maka ia perlu mengatur jadwal pemeriksaan prenatal dengan dokter selama masa kehamilannya. Pemeriksaan ini perlu dilakukan secara rutin agar ibu dan bayi selalu dalam kondisi sehat.Selain itu ada banyak manfaat dari pemeriksaan kehamilan rutin, seperti:Memantau kesehatan ibu selama kehamilan, yang dapat membantu mendeteksi dan mengelola kondisi medis yang umum terjadi selama kehamilan, seperti tekanan darah tinggi atau diabetes. Mendeteksi dan menangani komplikasi saat kehamilan, lewat pemeriksaan rutin, dokter dapat mendeteksi dini adanya masalah dan komplikasi selama kehamilan, sehingga dapat memberikan penanganan secepat mungkin untuk meminimalisir dampaknya pada Kesehatan ibu maupun janin.Mendukung perkembangan janin, karena selama pemeriksaan kehamilan Anda dapat membuat pertumbuhan dan perkembangan janin dengan tepat, serta memastikan bayi berkembang dengan semestinya.Panduan nutrisi, dokter akan memberikan panduan dan edukasi mengenai nutirisi serta pola makan yang tepat selama kehamilan.Pencegahan, pemeriksaan kehamilan juga meliputi serangkaian tes kesehatan untuk mencegah dan melindungi Anda maupun si Kecil dari komplikasi.Fungsi edukasi dan konseling, di mana ibu dapat memeroleh edukasi mendetail mengenai kehamilan, serta dapat melakukan sesi konsultasi langsung bersama dokter.2. Jadwal Periksa Kehamilan di Granostic SurabayaMelansir dari laman Stanford Medicine, untuk kehamilan normal tanpa komplikasi, pemeriksaan kehamilan dapat dilakukan dengan jadwal sebagai berikut: Setiap bulan dari minggu ke-1 hingga minggu ke-28.Setiap dua minggu sekali, dimulai dari minggu ke-37 hingga melahirkan.Jadwal pemeriksaan kehamilan inipun bisa sangat bervariasi, tergantung pada kondisi medis ibu dan diagnosa dari dokter. Perawatan selama kehamilan tambahan juga mungkin diperlukan jika ibu memiliki riwayat kesehatan tertentu, atau ketika timbul komplikasi saat mengandung bayi hingga cukup bulan.Terlepas dari jadwal periksa kehamilan di atas, Anda dapat mengatur pertemuan dan sesi pemeriksaan bersama dokter spesialis di klinik Granostic dengan leluasa. Konsultasikan kehamilan Anda dan buat janji temu bersama dr. Dina Fitriana, Sp.OG, dan dapatkan pendampingan medis terbaik untuk perjalanan kehamilan yang sehat3. Prosedur Pemeriksaan Kehamilan di Granostic SurabayaPemeriksaan kehamilan di Granostic Surabaya dilakukan oleh tenaga medis profesional, sehingga prosedur yang dijalankan pun dipastikan aman dan efisien. Berikut ini prosedur pemeriksaan kehamilan di Granostic:a. Konsultasi Awal Prosedur pertama dalam pemeriksaan kehamilan di klinik Granostic adalah sesi konsultasi. Pada sesi ini, Anda dapat membicarakan mengenai kondisi kehamilan Anda, gejala-gejala tak biasa yang mungkin muncul, serta diskusikan tentang faktor risiko masalah kehamilan yang mungkin Anda miliki.Anda bisa mendapatkan layanan konsultasi kehamilan yang komprehensif dan personal bersama dr. Dina Fitriana, Sp.OG, dokter spesialis obstetri dan ginekologi yang berpengalaman serta dikenal karena pendekatannya yang hangat dan komunikatif.Dengan dukungan fasilitas modern dan teknologi diagnostik terkini, Granostic memberikan layanan yang nyaman bagi ibu hamil, mulai dari pemeriksaan rutin, USG kehamilan, pemantauan tumbuh kembang janin, hingga konsultasi seputar persalinan.Selain itu, dalam prosedur konsultasi ini, dokter juga dapat menanyakan berbagai hal terkait tentang riwayat medis Anda, seperti:Kapan terakhir kali Anda mengalami menstruasi, riwayat ginekologis, dan kehamilan sebelumnya (jika ada)Riwayat Kesehatan pribadi dan keluargaObat-obatan yang pernah atau sedang dikonsumsiGaya hidupb. Pemeriksaan Fisik Selama kunjungan pemeriksaan kehamilan, dokter juga akan melakukan pengecekan fisik ibu. Tujuannya untuk menyimak keberadaan tanda-tanda vital yang menjadi gejala dari kondisi medis tertentu.Prosedur dalam pemeriksaan fisik ini meliputi cek berat dan tinggi badan, memeriksa kondisi payudara dan panggul, dan banyak lainnya.c. Pemeriksaan USG Termasuk dalam pemeriksaan tambahan, cek pencitraan melalui prosedur ultrasonografi (USG) juga sangat penting dilakukan. Melalui prosedur ini, Anda dapat menyimak bagaimana kondisi dan perkembangan si Kecil dalam rahim dengan baik.Pemeriksaan USG juga dapat membantu mendeteksi adanya masalah pada kehamilan, mengidentifikasi adanya kelainan pada janin, hingga menentukan usia kehamilan.d. Tes Laboratorium Pada kunjungan pemeriksaan kehamilan rutin Anda, dokter dapat mengarahkan untuk melakukan tes laboratorium, seperti:Cek golongan darah ibu, untuk mengetahui status Rh Anda. Kehamilan mungkin memerlukan perawatan khusus bila Rh ibu negatif dan ayah memiliki Rh positif.Cek tekanan darah, diabetes, dan kolesterol, yang diperlukan untuk mencegah adanya komplikasi atau masalah serius selama kehamilan.Tes paparan infeksi lainnya, yang dilakukan untuk mendeteksi infeksi menular seperti hepatitis B (yang sering ditularkan ibu ke anak), silfilis, gonore, klamidia, hingga HIV.e. Pemeriksaan Lainnya Selain pemeriksaan utama dan laboratorium, dokter bisa menyarankan untuk mengambil jenis pemeriksaan lainnya. Pemeriksaan ini penting untuk mengetahui perkembangan janin dan kondisi ibu secara komprehensif selama masa kehamilan.Jenis-jenis pemeriksaan tambahan yang biasanya dilakukan oleh ibu hamil adalah pemeriksaan urin, pemeriksaan USG, hingga pemeriksaan genetik.4. Alat yang Digunakan dalam Pemeriksaan KehamilanPemeriksaan kehamilan di klinik Granostic menggunakan berbagai alat terbaik dan canggih, sehingga dapat memberikan hasil yang akurat dan pemeriksaan berjalan dengan efisien.Alat-alat yang digunakan dalam pemeriksaan kehamilan tersebut antara lain:a. USG (Ultrasonografi) USG merupakan alat pencitraan yang dapat mengambil gambar organ dalam tubuh secara non-invasive, termasuk mengetahui bagian dalam kandungan Anda.b. Stetoskop Obstetri Stetoskop ini berbeda dengan yang biasanya digunakan dokter untuk memeriksa denyut jantung Anda. Stetoskop obstetri merupakan alat medis yang digunakan untuk mendengarkan detak jantung janin selama kehamilan.c. Alat Pengukur Fundus Selanjutnya ada alat pengukur fundus uteri, yang dapat digunakan untuk mengukur tinggi fundus uteri pada ibu hamil. Pengukuran ini dapat membantu dokter untuk menyimak pertumbuhan bayi, mendeteksi kemungkinan komplikasi kehamilan, mengetahui posisi janin dalam rahim, dan banyak lainnya.d. Tes Laboratorium Selanjutnya, tes laboratorium yang akan dilakukan di Lab Granostic, serta dilakukan oleh para tenaga medis ahli, terlatih, dan pengalaman di bidangnya. Tes laboratorium ini meliputi tes urin dan tes darah.5. Biaya Pemeriksaan Kehamilan di Granostic SurabayaBiaya pemeriksaan kehamilan di Granostic Surabaya sangat bervariasi, tergantung prosedur pemeriksaan yang Anda lalui. Meski begitu Anda tidak perlu khawatir, karena Granostic pun hadir dengan berbagai promo paket pemeriksaan yang menarik.Untuk informasi lebih lanjut tentang promo pemeriksaan kesehatan yang berlajang, Anda dapat langsung menghubungi customer service kami di +62822-3090-0900.6. Keunggulan Memilih Granostic Surabaya untuk Pemeriksaan KehamilanKlinik Granostic memiliki berbagai keunggulan, yang dapat memberikan manfaat terbaik pada Anda. Beberapa keunggulan tersebut misalnya:Dokter BerpengalamanMemeriksakan kehamilan di klinik Granostic dan buat janji temu untuk berkonsultasi langsung bersama dr. Dina Fitriana, Sp.OG, dokter spesialis obstetri dan ginekologi yang berpengalaman yang berpengalaman. Sehingga Anda dapat memeroleh pemeriksaan yang komprehensif, serta bisa mendapatkan edukasi terkait masalah-masalah kehamilan yang tepat.Peralatan Medis CanggihSetiap prosedur pemeriksaan kesehatan di klinik Granostic pun menggunakan peralatan medis tercanggih, sehingga mampu memberikan hasil yang akurat dan cepat.Layanan yang Nyaman dan ProfesionalMenjunjung tinggi rasa nyaman pasien, klinik Granostic memberikan layanan yang profesional dan ramah. Baik dari layanan administrasi, konsultasi, hingga pemeriksaan kehamilan lainnya.Jadwal yang FleksibelSatu lagi yang menjadi keunggulan melakukan pemeriksaan kehamilan di klinik Granostic, yakni jadwal periksa yang fleksibel. Karena dokter umum klinik Granostic buka praktek hampir tiap hari, yakni dari Senin hingga Jumat.Bahkan, jika Anda kesulitan bergerak karena kehamilan yang terlalu besar, layanan pemeriksaan kesehatan ibu hamil ini juga bisa diakses dengan fitur home care. Sehingga pemeriksaan kesehatan ibu dapat dilakukan di rumah, sementara tenaga medis kami yang akan menghampirimu.Nah, itu adalah penjelasan mengenai pemeriksaan kehamilan di klinik Granostic. Jika Anda ingin periksa kehamilan bersama kami, Anda bisa langsung menjadwalkan kunjungan ke klinik dan buat janji temu dengan dr. Dina Fitriana, Sp.OG.Yuk, Sobat, lindungi kesehatan ibu dan janin selama kehamilan dengan rutin cek kesehatan bersama klinik Granostic!Ditinjau Oleh:Dr. Aji WibowoSumber Referensi:Pregnancy Check-Ups. NIH Office of Communications and Public Liaison. Diakses 2025Prenatal care: First trimester visits. Mayo Foundation for Medical Education and Research (MFMER). Diakses 2025New guidelines on antenatal care for a positive pregnancy experience. WHO. Diakses 2025The importance of early prenatal medical care. Stanford Medicine Children’s Health. Diakses 2025
Apa Ciri-Ciri Mata Terkena Radiasi HP atau Gadget Lainnya? Begini Solusi Lengkapnya
Banyak dari aktivitas harian kita yang berhubungan langsung dengan alat elektronik. Namun tahukah Sobat Granostic, bahwa HP dan gadget lainnya dapat memancarkan radiasi yang berdampak buruk pada kesehatan mata?Radiasi dari HP atau gadget lainnya, yang menurut berbagai sumber, dikaitkan dengan banyak masalah penglihatan. Termasuk penglihatan kabur, ketegangan mata, mata kering, degenerasi makula, hingga katarak.Lantas bagaimana sih cara mengenali mata yang terkena radiasi HP dan gadget lainnya? Simak ciri-cirinya di bawah ini ya Sobat Granostic:Ciri-Ciri Mata Terkena Radiasi HP atau Gadget LainnyaAda beberapa ciri-ciri mata terkena radiasi HP atau gadget lainnya yang wajib untuk Sobat Granostic ketahui, berikut penjelasan lengkapnya:1. Mata KeringSalah satu ciri mata terdampak radiasi HP atau gadget lainnya adalah sensasi kering pada mata. Meski terlihat sepele, Sobat tidak boleh meremehkan mata ciri satu ini.Melansir dari National Health Institute, mata kering didefinisikan sebagai penyakit multifaktorial pada air mata dan permukaan mata, yang menyebabkan rasa tidak nyaman, gangguan penglihatan, dan ketidakstabilan laporan air mata. Selain itu, mata kering ini juga dapat meningkatkan potensi kerusakan pada permukaan mata.2. Penglihatan KaburSelain mata yang kering, penglihatan kabur juga menjadi salah satu ciri-ciri mata terkena radiasi HP atau jenis gadget lainnya. Menurut jurnal penelitian yang dirilis dalam Prosiding SEMNAS BIO pada tahun 2022, 42 dari 50 orang yang rutin menggunakan HP atau gadget lain mengeluhkan penglihatan kabur.Ciri ini bisa menjadi salah satu gejala dari miopia, atau rabun jauh. Seseorang yang mengalami rabun jauh akan kesulitan untuk melihat dalam jarak jauh, namun dapat melihat dekat dengan lebih baik.Kondisi miopia terjadi karena lensa mengalami kecembungan kuat atau bola mata terlalu Panjang, sehingga titik fokus sinar yang dibiasakan akan terletak di depan retina.3. Mata Lelah (Digital Eye Strain)Terlalu sering menggunakan HP atau gadget lainnya juga dapat menimbulkan digital eye strain, atau mata lelah. Kondisi ini terjadi ketika mata terasa sakit, lemas, atau berat sebagai akibat dari penggunaan mata untuk menyimak layar digital secara berlebihan.Melansir dari WebMD.com, para ahli mengemukakan bahwa lebih dari 50% pengguna komputer mengalami digital eye strain. Kondisi ini juga biasanya diiringi dengan mata kering, iritasi, hingga penglihatan yang kabur.4. Mata MerahMata yang tampak merah juga dapat menjadi salah satu ciri khas mata terkena radiasi HP atau gadget lainnya. Kondisi ini terjadi saat mata menjadi tegang karena terpapar blue light dari perangkat digital yang Anda gunakan terlalu lama.5. Sensitivitas Terhadap CahayaTerlalu sering terpapar radiasi dari perangkat elektronik juga bisa membuat mata kian sensitive. Hal ini terjadi karena sinar biru dari perangkat elektronik dapat merusak retina, area mata yang paling sensitif terhadap cahaya.6. Nyeri KepalaCiri mata terkena radiasi HP atau gadget lainnya adalah nyeri di kepala. Rasa nyeri ini dapat terjadi karena mata merasa tegang dan lelah karena sering digunakan untuk menatap layar elektronik.7. Kesulitan TidurMenghabiskan Waktu terlalu banyak di depan komputer atau bermain HP, terutama di malam hari, dapat berdampak pada kualitas tidur Anda. Ini karena blue light dari perangkat elektronik dapat mengacaukan ritme sirkadian, atau siklus tidur Anda.Cahaya ini dapat memberikan sinyal pada otak untuk bangun, padahal seharusnya Anda sudah mulai beristirahat.Melansir dari WebMD.com, sebuah penelitian menyebutkan bahwa paparan cahaya biru selama 2 jam di malam hari dapat memperlambat atau menghentikan pelepasan hormon tidur melatonin.Pengaruh Radiasi Gadget pada MataSobat Granostic, ada banyak pengaruh radiasi gadget pada kesehatan mata Anda. Termasuk dapat menyebabkan beberapa hal berikut ini:1. Paparan Cahaya BiruCahaya biru, atau blue light, merupakan salah satu spektrum cahaya yang memiliki Panjang gelombang lebih pendek dan energi lebih tinggi dari warna lainnya. Nah, sebagian besar alat elektronik yang kita gunakan, seperti smartphone/handphone, TV, serta tablet, juga memancarkan cahaya biru tersebut.Paparan cahaya biru pada perangkat elektronik ini dapat memberikan dampak yang buruk pada kesehatan mata, karena sifatnya yang dapat merusak retina, membuat mata terasa lebih lelah dan kering, dan hingga berbagai masalah lainnya.2. Risiko Miopia (Rabun Jauh)Pengaruh radiasi gadget pada mata juga dikaitkan dengan peningkatan risiko seseorang mengalami miopia, atau rabun jauh. Melansir dari sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2022, 38 dari 50 orang yang menghabiskan waktu mereka secara berlebihan di depan perangkat elektronik, adalah pengguna kacamata dan mengalami mata minus.Pada penelitian yang sama, sebanyak 85% dari total responden mengeluhkan padangan yang kabur dan kesulitan melihat dari jarak jauh. Kondisi ini merupakan gejala dari miopia.3. Kelelahan Otot MataSelain meningkatkan risiko rabun jauh, radiasi gadget juga bisa menyebabkan kelelahan otot mata. Kondisi ini terjadi karena otot-otot mata bekerja lebih keras saat terus menerus membaca teks dan gambar di layar. 4. Penurunan Kualitas PenglihatanSeperti yang telah disinggung sebelumnya, bahwa penggunaan gadget secara berlebihan sering dikaitkan dengan penurunan kualitas penglihatan seseorang. Studi menyebutkan bahwa penurunan ketajaman penglihatan ini dapat timbul karena stress yang terjadi pada fungsi penglihatan, khususnya dalam penggunaan gadget atau perangkat elektronik lain secara berlebihan.Stress pada otot mata ini dapat terjadi ketika Anda berusaha untuk melihat objek berukuran kecil dalam jarak dekat, serta dalam durasi yang lama.Pada kondisi inilah, otot-otot mata akan bekerja secara terus menerus dengan lebih keras dan intens. Sehingga terjadi ketegangan, yang dapat menimbulkan peningkatan asam laktat dan menimbulkan kelelahan mata.Cara Mengobati Mata Terkena Radiasi GadgetSaat mata terkena radiasi gadget, Anda dapat melakukan beberapa langkah perawatan ini untuk mengobatinya:1. Gunakan Obat Tetes MataFokus yang intens, terutama dalam melihat layer gadget, dapat mengakibatkan pengurangan dramatis dalam jumlah kedipan mata per menit. Jika Anda berkedip lebih sedikit, mata Anda bisa menjadi kering dan teriritasi.Anda dapat mengatasi kondisi mata ini dengan menggunakan obat tetes mata. Anda juga dapat mencoba berkedip lebih sering saat menggunakan layer, yang dapat mencegah gejala tersebut muncul.2. Istirahatkan Mata dengan Aturan 20-20-20Ketegangan mata dapat terjadi saat Anda menggunakan perangkat digital dalam jangka waktu lama, tanpa istirahat yang cukup. Karena itu Anda dapat mengistirahatkan mata di sela-sela waktu kerja dengan menerapkan aturan 20-20-20. Hal ini berarti, Anda perlu mengistirahatkan mata setiap 20 menit setelah menatap layar. Kemudian alihkan pandangan ke objek yang berjarak 20 kaki, atau sekitar 6 meter. Durasi pandangan tersebut paling tidak selama 20 detik.Melansir dari Healthline.com, Anda tidak harus mengalihkan pandangan setiap 20 menit, tetapi juga pastikan untuk mengalihkan pandangan dari aktivitas yang intens selama beberapa jam dalam sehari. Jika Anda harus bekerja di depan layer atau berkendara jarak jauh selama beberapa jam, pastikan untuk menyeimbangkan aktivitas tersebut dengan aktivitas lain yang menuntut penggunaan mata yang berbeda.Misalnya, Anda bisa berjalan-jalan santai di luar ruangan untuk terpapar cahaya alami selama istirahat makan siang. Atau melakukan peregangan ringan untuk melemaskan tubuh dan membuat diri Anda menjadi lebih rileks.3. Kompres DinginNah, tak hanya dapat mengurangi ketegangan otot di bagian tubuh lain, Anda juga bisa menggunakan kompres dingin untuk merawat mata yang terkena radiasi HP atau gadget lainnya. Menggunakan kompres dingin dapat membantu mengurangi sirkulasi darah di area mata Anda, sehingga dapat memberikan sensasi menenangkan dan menyegarkan. Sementara sensasi dinginnya dapat mengurangi rasa nyeri atau panas, yang terjadi karena ketegangan mata.Melansir dari Medical News Today, kompres dingin juga dapat membantu mengurangi gejala mata kering. Bahkan menurut studi di tahun 2013, metode ini dapat disandingkan efektivitasnya dengan air mata buatan, atau obat tetes mata.4. Konsumsi Makanan BergiziMengatur pola makan yang sehat dan bergizi seimbang juga dapat membantu mengembalikan kesehatan mata Anda, khususnya setelah terpapar radiasi gadget.Ada banyak nutrisi yang dapat membantu Anda dalam merawat kesehatan mata, seperti seng, tembaga, vitamin C, vitamin E, hingga beta karoten. Nutrisi-nutrisi ini bahkan dapat mengurangi risiko terjadinya penurunan kesehatan mata yang berkaitan dengan usia.Melansir dari Healthline.com, asam lemak omega-3, tembaga, lutein, dan zeaxanthin juga sangat penting dalam merawat kesehatan mata.Anda dapat mendapatkan gizi tersebut dalam ikan, kacang-kacangan, buah jeruk, sayuran berdaun hijau, hingga telur dan sayur.5. Gunakan Kacamata Anti RadiasiCara mengobati mata yang terkena radiasi HP atau gadget selanjutnya adalah dengan menggunakan kacamata antiradiasi, seperti lensa bluechromic. Lensa ini diciptakan untuk mem-filter cahaya biru dan memiliki fungsi fotokromik, yang dapat melindungi mata dari paparan sinar matahari.Anda juga dapat berkonsultasi dengan dokter dan melakukan pemeriksaan, untuk mengetahui apakah Anda membutuhkan kacamata khusus, seperti minus atau plus.6. Konsultasi ke Dokter MataSelain menerapkan beberapa langkah merawat mata yang terkena radiasi gadget di atas, Anda juga perlu memeriksakan mata ke dokter secara teratur. Terutama saat Anda mengalami ketegangan mata yang sering atau berlangsung lama.Langkah Pencegahan Mata Terkena Radiasi GadgetMeski setiap hari Anda harus bekerja di depan komputer dalam waktu yang lama, bukan berarti dampak radiasi gadget pada mata tidak dapat dicegah sama sekali. Anda dapat melakukan beberapa langkah berikut sebagai upaya pencegahan:1. Kurangi Waktu Penggunaan GadgetCara mencegah radiasi gadget pada mata yang pertama adalah dengan mengurangi waktu penggunaan HP maupun jenis gadget lainnya. Ahli menyebutkan bahwa bagi orang dewasa, penggunaan gadget baiknya dibatasi hingga kurang dari 2 jam per hari di luar kebutuhan pekerjaan.2. Atur Pencahayaan LayarLangkah selanjutnya, saat menggunakan gadget atau HP Anda perlu mengatur pencahayaan layar dengan tepat. Pencahayaan yang tidak tepat dapat menyebabkan mata Anda menjadi tegang. Bergantung pada aktivitasnya, Anda dapat mengatur pencahayaan yang cukup. Misalnya saat menonton TV, Anda dapat mengurangi pencahayaan pada layar untuk mencegah mata tegang. Sementara saat membaca, Anda harus memastikan untuk mendapatkan pencahayaan yang cukup dan datang dari belakang Anda.3. Gunakan Mode Malam atau Filter Cahaya BiruSaat menggunakan ponsel di malam hari atau di ruangan yang lebih redup, Anda dapat menggunakan mode malam atau filter cahaya biru. Langkah ini akan membantu meminimalisir paparan radiasi gadget pada mata Anda.4. Pertahankan Jarak AmanJika Anda secara teratur menggunakan perangkat digital, pastikan untuk melihatnya pada jarak yang benar dan dalam posisi yang tepat. Layar harus berjarak 50 hingga 100 cm, jika terlalu dekat akan membuat mata cepat lelah dan berdampak buruk pada retina, bahkan menyebabkan Rabun.5. Berikan Waktu Istirahat untuk MataKarena tidak mungkin bagi Anda meninggalkan layar komputer sama sekali, maka pastikan untuk memberikan waktu istirahat secara berkala untuk mencegah ketegangan. Anda dapat menerapkan aturan 20-20-20, yakni lakukan istirahat tiap 20 menit, fokuskan mata pada benda yang berjarak 20 kaki, dan setidaknya pertahankan pandangan Anda selama 20 detik.Baca Juga: Tips Menjaga Kesehatan Mata Agar Selalu SehatRutin Periksa Kesehatan Mata di GranosticCara merawat kesehatan mata dan mencegah dampak buruk radiasi gadget pada penglihatan Anda selanjutnya adalah dengan rutin cek kesehatan di Granostic.Klinik Granostic memberikan layanan pemeriksaan kesehatan lengkap, termasuk cek kesehatan mata. Pemeriksaan kesehatan mata ini melalui prosedur yang aman dan menyeluruh, serta dilakukan oleh tenaga medis ahli dan dokter yang berpengalaman di bidangnya.Selain itu, dengan teratur memeriksakan kesehatan mata di Granostic, Anda juga bisa mencegah perkembangan masalah kesehatan mata yang terjadi sebagai dampak paparan radiasi HP atau gadget lainnya.Nah, untuk Sobat Granostic yang tertarik melakukan pemeriksaan kesehatan mata rutin di Granostic Medical Centre, Anda bisa melakukan pendaftaran secara online atau langsung di klinik kami.Yuk, jaga kesehatan mata Anda dan keluarga bersama klinik Granostic!Ditinjau Oleh:Dr. Aji WibowoSumber Referensi:Top 10 foods for healthy eyes. Medical News Today. Medically reviewed by Jerlyn Jones, MS MPA RDN LD CLT, Nutrition. Diakses 20258 Tips to Prevent Eyestrain. Healthline. Medically reviewed by Ann Marie Griff, O.D. Diakses 2025Pengaruh Gadget terhadap Kesehatan Mata Mahasiswa BiologiUniversitas Negeri Padang. Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Padang. Diakses 2025Digital Eye Strain, Blue Light, and Tips on How to Relieve your Eyes. Brown University Health. Michael E. Migliori, MD, FACS. Diakses 2025How blue light affects your eyes, sleep, and health. UC Davis Health. Diakses 2025Seeing Blue: How Blue Light Can Affect Your Health. WebMD. Medically Reviewed by Whitney Seltman, OD. Diakses 2025Exploring the health and ocular hazards of gadget usage in optometry students after COVID-19 lockdown: A qualitative study. National Library of Medicine. Diakses 2025
Berikut Tips Menjaga Kesehatan Mata Agar Selalu Sehat
Meski memiliki peranan yang sangat penting bagi kehidupan, banyak dari kita yang masih lupa dan abai tentang kesehatan mata. Padahal ada banyak tips menjaga kesehatan mata agar selalu sehat yang dapat dengan mudah diterapkan. Apa benar begitu?Tentu saja, Sobat. Bahkan ada banyak sumber yang menyebutkan, bahwa sebagian besar masalah kesehatan mata dan kehilangan penglihatan dapat dicegah sedini mungkin. Misalnya lewat diagnosis dan perawatan dini, serta menerapkan gaya hidup yang sehat.Penasaran bagaimana sih tips merawat kesehatan mata yang tepat tersebut? Berikut ini ulasan lengkap dari Granostic. Simak, yuk!1. Konsumsi Makanan yang Baik untuk MataMerawat kesehatan mata selalu dimulai dari mengonsumsi makanan yang bernutrisi tinggi dan seimbang. Nutrisi yang dimaksud meliputi asam lemak omega-3, lutein, seng, vitamin C dan E. Beragam nutrisi tersebut dapat membantu merawat kesehatan mata dan menangkal berbagai masalah penglihatan yang berkaitan dengan usia, seperti degenerasi makula, rabun dekat, hingga katarak.Melansir dari Medical News Today, berikut ini adalah beberapa jenis makanan yang dapat memberikan manfaat baik untuk kesehatan mata Anda.Sayuran hijau seperti bayam, kangkung, brokoli, sawi, dan seladaIkan salmon, tuna, sarden, dan berbagai jenis ikan berminyak lainnyaSayuran berwarna seperti ubi jalar, wortel, dan paprika merahTelur, kacang-kacangan, buncis, dan sumber protein non-hewani lainnyaBuah-buahan seperti jeruk, kiwi, dan makanan tinggi vitamin C lainnyaMakanan kaya seng seperti buncis, tiram, hingga yogurt.2. Hindari Paparan Layar BerlebihanTips untuk menjaga kesehatan mata selanjutnya adalah dengan menghindari paparan layar gadget secara berlebihan. Seperti yang Sobat tahu, layar gadget dapat memancarkan cahaya biru yang berdampak besar pada kesehatan mata, bahkan mampu merusak retina.Melansir dari Medical News Today, penggunaan berlebihan handphone atau gadget lainnya bisa memicu berbagai masalah seperti:Ketegangan mataPandangan yang kaburSulit untuk fokus pada Jarak jauhMata keringSakit kepalaNyeri pada leher, punggung, dan bahuBagi orang dewasa, Anda dapat membatasi penggunaan HP dan gadget lainnya selama 2 hingga 3 jam per hari, di luar kebutuhan pekerjaan.Tips untuk mengurangi dampaknya:Bagi Anda yang tidak bisa benar-benar meninggalkan layar komputer atau gadget lainnya karena urusan pekerjaan. Anda dapat menyimak beberapa tips berikut untuk mengurangi dampaknya pada kesehatan mata:Gunakan aturan 20-20-20Pastikan mata Anda mendapatkan istirahat yang cukup dengan menerapkan aturan 20-20-20. Maksudnya, istirahatkan mata tiap 20 menit, dengan mengalihkan fokus pada titik sejauh 20 kaki (sekitar 6 meter), dan pertahankan posisi tersebut selama 20 detik.Atur pencahayaan layar agar tidak terlalu terang atau terlalu redup.Selanjutnya pastikan untuk mengatur pencahayaan layar agar nyaman di mata, yakni tidak terlalu terang ataupun redup. Sebab situasi ini dapat menyebabkan kelelahan dan ketegangan pada mata Anda.Gunakan filter layar untuk mengurangi paparan sinar biru.Anda juga bisa meminimalisir dampak buruk sinar biru, Anda dapat menggunakan filter layar pada ponsel pintar atau layar laptop Anda.3. Gunakan Kacamata Khusus saat Didepan Gadget atau DiluarMenggunakan kacamata tidak hanya harus dilakukan saat kemampuan penglihatan berkurang, namun juga penting dalam merawat kesehatan mata. Misalnya, untuk melindungi mata Anda dari dampak buruk sinar ultraviolet (UV) matahari, gunakan kacamata hitam atau dengan lensa photochromic. Sementara untuk mencegah paparan radiasi dari gadget, Anda dapat menggunakan kacamata dengan fitur bluechromic, yang dapat menghalau dampak buruk sinar biru pada mata Anda.4. Memeriksa Kesehatan Mata Tips untuk merawat kesehatan mata selanjutnya adalah dengan rutin memeriksakannya ke dokter. Pemeriksaan akan membantu Anda mengenali dan memahami kesehatan mata Anda dengan lebih baik, mencegah adanya masalah yang serius dengan deteksi dini, serta memberikan perawatan sedini mungkin saat adanya masalah.Bagi warga Surabaya dan sekitarnya, Anda dapat melakukan pemeriksaan kesehatan mata secara rutin bersama Granostic Medical Center, loh.Bersama dengan dokter dan tenaga kesehatan ahli kami, Anda dapat mengakses layanan pemeriksaan kesehatan mata secara lengkap serta memeroleh diagnosa yang akurat. Layanan ini juga dapat diakses oleh siapa saja, mulai dari anak-anak, dewasa, hingga lansia. Berikut penjelasan lengkapnya!Anak-anakAnak-anak sangat rentan mengalami masalah kesehatan mata. Apalagi bagi mereka yang suka bermain game digital, melihat video-video di Internet, nonton TV, hingga belajar terlalu keras.Melansir dari Medical Optometry America, anak-anak yang dianggap tidak berisiko tinggi terhadap kondisi atau penyakit mata tertentu, bisa melakukan pemeriksaan ke dokter berdasarkan panduan berikut:Bayi berusia 0 hingga 6 bulan: diharuskan untuk menjalani pemeriksaan mata komprehensif pertama.Balita berusia 3 tahun: yang harus menjalani pemeriksaan mata kedua, kecuali dokter anak Anda merekomendasikan hal lain.Anak-anak berusia 5 hingga 6 tahun: perlu menjalani pemeriksaan mata ketiga, sebelum mereka masuk kelas satu.Anak-anak usia 6 hingga 18 tahun (usia sekolah): pada usia ini, anak-anak perlu menjalani pemeriksaan rutin, paling tidak setiap dua tahun sekali.Jika anak Anda memerlukan koreksi penglihatan lewat kacamata atau lensa kontak, dokter mungkin merekomendasikan kunjungan yang lebih sering.DewasaMelansir dari VeryWellHealth.com, seseorang yang masuk dalam golongan usia dewasa, dari usia 18 hingga 60 tahun dianjurkan untuk melakukan cek kesehatan secara rutin tiap dua atau satu tahun sekali.Lansia (di atas 60 tahun)Melansir dari American Optometric Association (AOA), merekomendasikan orang-orang berusia lebih dari 60 tahun untuk melakukan pemeriksaan mata secara teratur setiap tahun. Hal ini dilakukan untuk mendeteksi dini adanya masalah kesehatan mata, sehingga dapat mencegahnya memburuk.5. Jangan Mengabaikan Gejala MataTips selanjutnya adalah untuk tidak mengabaikan gejala masalah kesehatan mata, yang mungkin terkesan sepele. Nah, berikut ini beberapa gejala kondisi mata yang perlu Anda perhatikan:Mata merah atau gatal berkepanjangan.Mata merah dapat terjadi ketika mata mengalami iritasi atau cedera. Kondisi ini bisa diatasi di rumah, namun beberapa lainnya memerlukan pertolongan medis segera.Melansir dari Cleveland Clinic, jika Anda mengalami gejala nyeri, demam, hingga pandangan yang kabur saat mata tampak merah, Anda perlu menghubungi dokter segera.Penglihatan kabur atau sulit fokus.Saat mata jadi kabur atau sulit fokus, Anda juga perlu segera memeriksakan diri ke dokter. Kondisi ini dapat terjadi karena berbagai faktor, seperti masalah pada retina. refractive error, masalah pada kornea, mata kering, glaucoma, katarak, dan banyak lainnya.Adanya bintik-bintik atau kilatan cahaya.Dikenal juga dengan istilah kilatan mata (fotopsia), pada kondisi ini Anda dapat seolah melihat percikan atau kilatan cahaya, meskipun pada kenyataannya Anda sedang tidak melihat cahaya.Kemudian bintik-bintik putih yang ada di mata Anda dikenal dengan miodesopia. Anda dapat mengalami kilatan cahaya dan bintik-bintik ini secara bersamaan atau sendiri-sendiri. Kedua kondisi ini terjadi ketika humor vitreous menarik retina, sehingga terjadi ketegangan. Kilatan cahaya juga bisa menjadi gejala adanya gangguan penglihatan, yang dipicu oleh suatu kondisi pada mata atau otak Anda.Rasa nyeri di sekitar mata.Selanjutnya, jika Anda merasakan nyeri di area sekitar mata, maka sangat penting juga untuk memeriksakan kondisi ini ke dokter. Rasa nyeri ini bisa disebabkan oleh berbagai hal, termasuk peradangan, infeksi, kelelahan, sinusitis, dan banyak lainnya.Untuk dapat mengidentifikasi kondisi penyebabnya, Anda perlu memeriksakan kesehatan mata ke dokter dan melakukan perawatan medis yang tepat.6. Berhenti MerokokSobat Granostic, tahukah Anda bahwa tembakau dapat meningkatkan risiko timbulnya berbagai masalah dan kondisi mata? Ya, kebiasaan buruk ini banyak dikaitkan dengan masalah katarak, kerusakan saraf optic, degenerasi macula, dan banyak lainnya.Karena itu, jika Anda ingin merawat kesehatan mata, maka cobalah untuk mengurangi dan menghilangkan kebiasaan merokok Anda.7. Pastikan Pencahayaan yang Baik Saat MembacaTak hanya bermain gadget, belajar dan membaca buku juga bisa menyebabkan ketegangan mata atau kelelahan otot-otot mata. Karena itu, cobalah untuk membuat pencahayaan ruangan menjadi nyaman dan baik saat Anda membaca buku.8. Istirahatkan Mata Secara BerkalaSaat sedang fokus terhadap suatu hal, baik belajar, membaca buku yang asik, hingga menonton TV atau bermain gadget, kita lupa untuk mengistirahatkan mata.Nah, untuk mencegah berbagai masalah kesehatan mata, pastikan untuk mengistirahatkan mata Anda secara berkala, khususnya dengan melakukan tips berikut:Kedip lebih sering untuk menjaga kelembaban mata.Tahukah Anda, saat kita sedang fokus membaca, bermain gadget, atau mungkin menonton film, kita jadi berkedip lebih sedikit? Ya, hal inilah yang kemudian membuat mata tidak mendapatkan cukup air mata dan membuatnya terasa kering. Karena berkedip dapat memproduksi air mata, yang dapat melembabkan dan menyegarkan mata Anda. Jadi, cobalah untuk membiasakan berkedip lebih banyak saat Anda sedang menonton layar digital atau membaca buku.Peregangan mata dengan menggerakkan pandangan ke berbagai arah.Langkah selanjutnya untuk mengistirahatkan mata Anda adalah dengan melakukan peregangan mata. Melansir dari WebMD.com, latihan peregangan otot mata dirancang untuk memperkuat otot mata, membantu focus, dan memperlancar gerakan mata, serta merangsang pusat penglihatan otak.Ada banyak jenis latihan peregangan otot mata yang bisa Anda coba di rumah, termasuk menggerakkan pandangan Anda ke berbagai arah.9. Hindari Mengucek MataLangkah selanjutnya untuk menjaga Kesehatan mata adalah dengan menghindari untuk menguceknya. Sebab, seiring dengan berjalannya Waktu, mengucek mata dapat merusak dan memperburuk kondisi kornea. Selain itu, menggosok mata juga dapat membuat kornea menjadi lebih tipis.Selain itu, melansir dari University of Utah, mengucek mata juga bisa menularkan infeksi. Ini karena mengucek dapat membuat partikel kecil dari tangan masuk ke mata, yang dapat memperparah iritasi maupun menyebabkan infeksi.10. Jaga Kebersihan Lensa KontakMenggunakan lensa kontak memang terlihat begitu praktis, namun Anda juga memerlukan perawatan ekstra untuk memastikan Kesehatan mata terjaga. Misalnya, pastikan untuk selalu menjaga kebersihan lensa kontak dan mencuci tangan sebelum memasang atau melepasnya.Menjaga kebersihan lensa kontak ini bisa dengan menggunakan cairan pembersih setiap hari, serta mengganti wadah penyimpanannya tiap bulan. Pastikan untuk mencatat tanggal kedaluwarsa, sehingga Anda tahu kapan harus menggantinya.Nah, Sobat Granostic, itu adalah 10 tips merawat kesehatan mata agar selalu sehat. Mudah, bukan? Kesepuluh langkah tersebut akan memberikan hasil yang optimal jika Anda melakukannya dengan rutin dan berkomitmen.Khusus untuk melakukan pemeriksaan kesehatan mata secara rutin, Anda dapat memercayakannya di Granostic Medical Center, loh!Bersama dengan dokter berpengalaman dan tenaga medis ahli kami, Anda dapat memperoleh layanan pemeriksaan kesehatan mata terlengkap dan terpercaya.Tidak hanya untuk orang dewasa, layanan pemeriksaan kesehatan mata di Granostic juga cocok untuk lansia dan anak-anak, loh!Tunggu apa lagi? Yuk, lindungi kesehatan mata Anda dan keluarga dengan periksa rutin di Granostic Medical Center!Ditinjau Oleh:Dr. Aji WibowoSumber Referensi:How to Keep Your Eyes Healthy. WebMD. Medically Reviewed by Jabeen Begum, MD. Diakses 2025Taking Care of Your Eyes. The Vision Health Initiative. Diakses 202510 eye care tips. Clínic Barcelona. Diakses 2025How Often Do Kids Need Eye Exams?. Medical Optometry America. Diakses 2025How often should you get your eyes checked?. AAV Media, LLC. reviewed by Sonia Kelley, OD, MS. Diakses 2025Eye Exams Are Now Recommended Every Year—But Do You Really Need One?. Verywell Health's. Diakses 2025Red Eye. Cleveland Clinic. Diakses 2025Eyestrain. Mayo Foundation for Medical Education and Research (MFMER). Diakses 2025Why You Should Stop Rubbing Your Eyes. University of Utah Health. Diakses 2025
Periksa Kesehatan Mata Terdekat di Surabaya
Sobat Granostic, menjaga kesehatan mata sangatlah penting untuk memastikan indera penglihatan berfungsi secara maksimal. Salah satu langkah untuk menjaga kesehatan mata adalah dengan melakukan pemeriksaan kesehatan rutin bersama dokter. Lantas, dimana sih tempat periksa kesehatan mata terdekat di Surabaya?Banyak orang yang mengira penglihatan mereka baik-baik saja, tanpa menyadari bahwa mereka mungkin saja memerlukan kacamata atau lensa kontak. Di Indonesia sendiri, pengguna kacamata koreksi sangatlah tinggi bahkan pada anak-anak Sekolah Dasar (SD).Hal inilah yang kemudian membuat pemeriksaan kesehatan mata secara rutin sangat penting dilakukan. Selain memastikan fungsi penglihatan normal, pemeriksaan juga akan membantu mendeteksi dini berbagai masalah kesehatan mata.Nah, kabar baiknya, Anda dapat periksa kesehatan mata ini di klinik Granostic, loh! Penasaran bagaimana prosedur, alat, dan biaya pemeriksaannya? Langsung simak ulasannya di bawah ini, yuk!Mengapa Penting Memeriksa Kesehatan Mata?Ada banyak dari kita yang merasa enggan dan malas untuk memeriksakan kesehatan mata, sebelum benar-benar merasakan gejala-gejala gangguan penglihatan tertentu. Padahal, ada banyak manfaat penting dari melakukan pemeriksaan kesehatan mata secara rutin, loh. Berikut penjelasannya!Deteksi Dini Penyakit MataSalah satu manfaat utama dari periksa kesehatan mata secara rutin adalah dapat mendeteksi dini adanya penyakit mata. Apalagi banyak masalah kesehatan mata yang tidak menimbulkan gejala yang signifikan, terutama pada tahap-tahap awalnya. Ketika Anda melakukan pemeriksaan langsung Bersama dengan dokter dan tenaga medis ahli, Anda dapat memperoleh diagnosis yang akurat sejak dini. Sehingga Anda juga akan mendapatkan arahan perawatan dan pengobatan yang sesuai dengan kondisi kesehatan mata Anda.Meskipun kebanyakan orang umumnya mengalami masalah kesehatan mata seiring dengan pertambahan usia, anak-juga perlu mendapatkannya, loh. Sayangnya, menurut Center for Disease Control and Prevention (CDC), hanya kurang setengah dari jumlah anak-anak pra-sekolah yang telah menjalani pemeriksaan penglihatan untuk memeriksa penyakit mata yang umum.Koreksi PenglihatanManfaat lain dari memeriksakan kesehatan mata secara rutin adalah untuk melakukan koreksi penglihatan. Sebab, dalam prosedur pemeriksaan kesehatan mata, fokus penglihatan juga akan dites. Berdasarkan hasil pemeriksaan ini nantinya, dokter akan menentukan apakah Anda mengidap kelainan mata atau tidak.Kelainan yang dimaksud tersebut meliputi Rabun jauh, Rabun dekat, dan mata silinder, yang membutuhkan alat bantu korektif seperti kacamata atau kontak lensa yang sesuai.Pencegahan KomplikasiSelain memeriksa penglihatan Anda, saat melakukan cek mata rutin, dokter juga akan menyimak kesehatan mata secara keseluruhan. Termasuk memeriksa pembuluh darah di mata, saraf optic, dan tanda-tanda glukoma.Saat memeriksa mata Anda, dokter pun dapat mengidentifikasi berbagai masalah yang berkaitan dengan bagian tubuh lain, yang belum teridentifikasi. Masalah-masalah Kesehatan ini bisa saja menimbulkan komplikasi dan jadi penyebab utama masalah penglihatan yang Anda alami. Melansir dari Cleveland Clinic, ada beberapa masalah yang sering kali diperhatikan selama pemeriksaan mata, meliputi diabetes, hipertensi, hingga peradangan di area mata.Prosedur Pemeriksaan Mata di Granostic SurabayaSetelah menyimak bagaimana pentingnya melakukan cek kesehatan mata secara rutin, Anda pasti tidak sabar untuk melakukannya.Pastikan untuk melakukan pemeriksaan mata di fasilitas kesehatan terpercaya, seperti klinik Granostic Surabaya. Bersama dengan dokter dan tenaga medis ahli kami, prosedur pemeriksaan mata akan dilakukan secara efisien dan menghasilkan diagnosa yang akurat.Berikut ini beberapa alur prosedur pemeriksaan mata di klinik Granostic Surabaya:1. PendaftaranLangkah pertama yang harus Anda lakukan adalah melakukan pendaftaran dan menjadwalkan konsultasi bersama dokter kami. Pendaftaran pemeriksaan kesehatan mata di Granostic juga sangat mudah, yang dapat dilakukan secara offline maupun online.Pendaftaran secara online dapat Anda lakukan di situs resmi Granostic (granostic.com), dengan klik tombol Registrasi Online dan mengikuti alur pendaftarannya yang mudah.Namun, jika Anda ingin melakukan pendaftaran secara offline, Anda dapat langsung mengunjungi klinik Granostic di Jalan Dharmahusada No.146, Mojo, Kec. Gubeng, Kota Surabaya.Anda hanya perlu membawa data diri dan mendaftar langsung di resepsionis kami. Layanan administrasi di klinik Granostic berjalan sangat efisien dan cepat.2. Konsultasi AwalSetelah melakukan pendaftaran, Anda dapat melakukan kunjungan sesuai dengan jadwal konsultasi yang Anda atur. Dalam proseur konsultasi awal, dokter akan menanyakan mengenai riwayat kesehatan Anda, gaya hidup, maupun riwayat kesehatan keluarga.3. Pemeriksaan Fisik MataSelanjutnya, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik mata untuk menyimak tanda-tanda vital. Prosedur pemeriksaan ini meliputi pemeriksaan bagian dalam kelopak mata, kornea sklera, lensa mata, pupil, iris, hingga cairan dalam bola mata.4. Tes RefraksiSetelah pemeriksaan fisik, dokter akan melakukan tes refraksi. Ini merupakan tes subjektif untuk mengukur Rabun jauh, Rabun dekat, dan astigmatisme (ketidakteraturan pada kelengkungan kornea yang dapat menyebabkan penglihatan kabur), serta presbiopia.Dokter juga akan menempatkan phoropter, sebuah instrumen yang memiliki banyak lensa berbeda yang mewakili berbagai tingkat koreksi penglihatan, di depan wajah Anda.Kemudian dokter akan meminta Anda melihat gambar, simbol, atau huruf untuk menentukan mana yang lebih jelas. Prosedur ini akan diulang menggunakan lensa dan kombinasi lensa yang berbeda, sehingga dokter dapat menentukan lensa mana yang paling cocok untuk mengoreksi penglihatan Anda.Hasil tes refraksi ini utamanya digunakan untuk mengembangkan resep kacamata dan/atau lensa kontak akhir Anda.5. Pengukuran Tekanan IntraokularSelanjutnya adalah pemeriksaan tekanan intraokular, yang dapat mengindikasikan risiko berkembangnya glaucoma. Untuk menjalankan prosedur pemeriksaan ini, dokter akan meneteskan anestesi ke setiap mata.Kemudian dokter akan menggunakan tonometer untuk menyentuh kornea mata dengan lembut. Tonometer ini dapat menentukan tekanan intraokular, lewat mengukur resistensi kornea Anda terhadap lekukan.6. Pemeriksaan Mata Bagian BelakangSelanjutnya adalah pemeriksaan mata bagian belakang, yang juga sering disebut sebagai funduskopi atau oftalmoskopi. Prosedur ini melengkapi pemeriksaan mata bagian belakang secara komprehensif.Dimulai dengan pelebaran pupil, dokter akan meneteskan obat yang akan menyebabkan pupil membesar. Sehingga dokter dapat memeriksa struktur bagian dalam mata dengan teliti, termasuk retina, vitreous, saraf optic, pembuluh darah (koroid), dan makula.Pemeriksaan mata bagian belakang merupakan bagian yang sangat penting dalam cek kesehatan mata, karena ada banyak penyakit mata yang dapat dideteksi lewat prosedur pemeriksaan ini. Alat yang Digunakan di Granostic SurabayaSetiap prosedur pemeriksaan kesehatan mata dilakukan dengan sangat cermat dan teliti. Juga hanya dilaksanakan oleh dokter dan didampingi oleh staf medis yang terlatih di bidangnya.Selain itu, untuk memberikan hasil yang akurat dan aman bagi pasien, Granostic juga menggunakan alat-alat pemeriksaan modern, seperti:Snellen ChartSalah satu jenis peralatan yang digunakan dalam pemeriksaan mata adalah snellen chart. Alat ini digunakan untuk mengukur ketajaman penglihatan mata Anda.Snellen chart biasanya menunjukkan 11 baris huruf kapital. Baris pertama memiliki satu huruf yang sangat besar. Kemudian, setiap baris setelahnya memiliki jumlah huruf yang semakin banyak dan ukuran yang lebih kecil.Anda akan diminta untuk berdiri sejauh 10 kaki dari bagan tersebut, kemudian diminta untuk membacanya tanpa mengenakan lensa kontak ataupun kacamata. Melansir dari American Academy of Ophthalmology, standar kemampuan penglihatan yang normal dalam ukuran Snellen chart adalah 20/20 kaki atau 6/6 meter.TonometerTonometer merupakan alat yang digunakan untuk mengukur tekanan mata, yang dapat membantu mendeteksi glaukoma. Tonometer mengukur produksi humor akuos, cairan yang ditemukan dalam mata dan laju alirannya ke jaringan di sekitar kornea.Biaya Pemeriksaan Mata di Granostic SurabayaBiaya pemeriksaan mata bisa sangat bervariasi, bergantung prosedur apa saja yang akan Anda lalui. Namun secara umum, biaya layanan konsultasi dan pemeriksaan mata bisa mulai dari Rp 100 ribu hingga lebih dari Rp 2 juta.Sementara itu, untuk biaya pemeriksaan mata di Granostic sendiri bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi kesehatan mata Anda. Untuk informasi lebih jelasnya, Anda dapat langsung menghubungi layanan customer service kami atau klik tombol WhatsApp di bawah artikel ini, ya!Langkah Penanganan Setelah PemeriksaanSetelah prosedur pemeriksaan, dokter klinik Granostic akan memberikan beberapa langkah penanganan berikut ini:Koreksi PenglihatanSetelah diketahui bagaimana kondisi penglihatan Anda, dokter akan meresepkan kacamata atau lensa korektif sesuai dengan hasil pemeriksaan. PengobatanSelain koreksi penglihatan, dokter juga akan menganjurkan pengobatan atau perawatan yang diperlukan, sesuai dengan hasil pemeriksaan. Terapi dan Tindakan LanjutanBila terdeteksi masalah kesehatan mata yang serius, dokter pun dapat menganjurkan adanya tindakan lanjutan dan terapi.Mengapa Memilih Granostic Surabaya?Prosedur pemeriksaan mata tidak dapat dilakukan dengan sembarangan, serta memerlukan peralatan yang canggih. Karena itu, sangat penting bagi Anda untuk memilih klinik atau layanan kesehatan terpercaya seperti Granostic Medical Center di Surabaya.Ada banyak alasan mengapa Granostic jadi pilihan terbaik bagi warga Surabaya dan sekitarnya, seperti:Dokter BerpengalamanKlinik Granostic memiliki staf medis ahli dan berpengalaman di bidangnya, termasuk dalam memeriksa dan menangani berbagai kondisi mata. Bersama dengan tenaga profesional ini, setiap prosedur pemeriksaan juga akan berjalan dengan efisien, aman, dan nyaman untuk pasien.Pemeriksaan yang dilakukan juga akan lebih mendetail, Anda juga bisa mendapatkan edukasi dan arahan langsung dari profesional untuk merawat kesehatan mata dengan lebih baik.Fasilitas ModernSelain staf kesehatan ahli dan berpengalaman, Granostic juga menggunakan fasilitas pemeriksaan mata yang modern dan termutakhir. Sehingga prosedur pemeriksaan bersifat komprehensif dan akurat, yang juga akan membuat perawatan dan pengobatan lebih efektif.Layanan Ramah dan ProfesionalMenyadari bahwa pemeriksaan kesehatan mata bisa cukup menimbulkan rasa khawatir bagi pasien, Granostic berkomitmen untuk memberikan layanan yang ramah dan profesional.Dengan demikian, pasien dapat merasa aman dan nyaman, baik dari proses pendaftaran, selama pemeriksaan, hingga pengobatan lanjutan. Kami yakin, dengan memberikan pelayanan yang empatik dan hangat, pasien akan lebih bersemangat dan beringan hati untuk terus melakukan pengobatan yang diperlukan.Nah, Sobat itu adalah penjelasan lengkap soal layanan tes kesehatan mata di klinik Granostic. Layanan tes kesehatan mata di Granostic juga melayani pemeriksaan mata untuk anak-anak, orang dewasa, hingga lansia.Tunggu apalagi? Yuk, jaga kesehatan mata Anda dan keluarga dengan melakukan pemeriksaan rutin di klinik Granostic!Ditinjau Oleh:Dr. Aji WibowoSumber Referensi:The Importance of Regular Eye Check Ups. Cleveland Clinic Abu Dhabi. Diakses 2025Why Eye Exams Are Important. The Vision Health Initiative. Diakses 2025What Is an Eye Exam?. Very Well Health. Medically reviewed by Christine L. Larsen, MD. Diakses 2025All About the Eye Chart. American Academy of Ophthalmology. Diakses 2025
Apa Saja Penyakit Komplikasi Jantung? Berikut Selengkapnya
Berdasarkan laporan World Health Organization (WHO) di tahun 2019, diperkirakan 17.9 juta orang meninggal akibat penyakit jantung. Karena itulah, sangat penting bagi kita untuk mengenali lebih baik tentang penyakit jantung, termasuk berbagai komplikasinya.Pada dasarnya, penyakit jantung merupakan istilah umum yang digunakan untuk mengategorikan kondisi yang berhubungan dengan kesehatan jantung. Penyakit jantung dapat memengaruhi otot jantung, katup jantung, arteri koroner, atau irama jantung. Masing-masing komponen ini berperan sangat penting dalam Kesehatan jantung Anda secara keseluruhan.Lewat pengobatan, perubahan gaya hidup, dan prosedur medis lainnya, berbagai gejala penyakit jantung dapat diatasi dan membantu memperlambat perkembangannya. Namun, jika tidak mendapatkan perawatan yang tepat, penyakit jantung berpotensi besar untuk mengalami komplikasi.Pada artikel ini, Granostic akan membahas mengenai apa saja komplikasi penyakit jantung dan penanganannya. Langsung simak, ya, Sobat!1. Gagal JantungMelansir National Health Service (NHS), gagal jantung terjadi Ketika jantung tidak mampu memompa darah secara efektif ke seluruh tubuh. Kondisi ini dapat terjadi setelah serangan jantung, jika otot jantung rusak parah. Gagal jantung biasanya terjadi di sisi kiri jantung, atau ventrikel kiri. Gejala gagal jantung meliputi sesak napas, pusing, kebingungan, penumpukan cairan dalam tubuh yang menyebabkan edema (pembengkakan).PenangananGagal jantung dapat ditangani melalui pengobatan, perubahan gaya hidup, hingga transplantasi jantung. Berikut penjelasan lebih lengkapnya:Obat-obatan seperti diuretik dan inhibitor ACE.Pengobatan gagal jantung dapat menggunakan kombinasi obat-obatan, yang disesuaikan dengan penyebab gagal jantung dan gejalanya.Beberapa obat-obatan yang dimaksud adalah diuretic dan inhibitor ACE. Diuretik merupakan jenis obat yang dapat membantu membuang kelebihan garam dan air dari dalam tubuh melalui urin. Sementara inhibitor ACE merupakan kelompok obat yang dapat membantu mengatasi masalah gagal jantung dan kerusakan ginjal, yang diakibatkan oleh hipertensi ataupun diabetes.Perubahan gaya hidup, seperti diet rendah garam.Selain pengobatan rutin dan sesuai dengan resep dokter, seorang penderita gagal jantung juga harus memerhatikan menerapkan gaya hidup yang lebih sehat. Misalnya mulai dengan makan-makanan sehat yang bergizi seimbang, mengurangi garam dan manis, serta menghindari makanan berlemak.Seorang yang menderita gagal jantung juga perlu melakukan olahraga secara rutin, berhenti merokok dan mengurangi minum alkohol, serta lebih peka terhadap kondisi tubuh dan rutin melakukan cek Kesehatan.Dalam kasus parah, transplantasi jantung mungkin diperlukan.Prosedur transplantasi ini dilakukan bila seseorang mengalami gagal jantung parah, yang membuat prosedur operasi dan obat-obatan tidak membantu sama sekali. Sehingga pasien membutuhkan donor jantung yang sehat untuk menggantikan jantung mereka2. AritmiaAritmia merupakan kondisi detak jantung yang tidak normal, misalnya berdetak terlalu cepat, terlalu lambat, ataupun tidak teratur.Melansir dari NHS, aritmia dapat berkembang setelah serangan jantung sebagai akibat dari kerusakan otot-otot jantung. Sebab, otot yang rusak dapat mengganggu sinyal listrik yang mengendalikan jantung Anda.Aritmia dapat menimbulkan gejala palpitasi jantung, nyeri dada, pusing atau pening, kelelahan, hingga sesak napas.PenangananPerawatan dan pengobatan aritmia bergantung pada gejalanya, apakah detak jantung lebih cepat atau lambat. Namun secara umum, perawatan aritmia bisa menggunakan obat-obatan, prosedur ablasi, hingga implantasi alat pacu jantung. Berikut penjelasan lengkapnya:Obat antiaritmia.Menurut Mayo Clinic, obat-obatan yang digunakan untuk mengobati aritmia jantung bergantung pada jenis irama jantung, serta kemungkinan adanya komplikasi.Misalnya, pada orang dengan takikardia akan diberikan obat untuk mengendalikan denyut dan ritme jantung. Sementara untuk orang yang mengalami fibrilasi atrium, maka akan diberikan pengencer darah untuk mencegah pembekuan.Prosedur ablasi untuk memperbaiki gangguan sinyal listrik jantung.Pengobatan aritmia juga bisa dengan prosedur ablasi, yang digunakan untuk menghancurkan jaringan abnormal yang membuat detak jantung Anda tidak berdetak sebagaimana mestinya.Implantasi alat pacu jantung pada kasus tertentu.Jika detak jantung lambat tidak memiliki penyebab yang dapat diperbaiki, maka alat pacu jantung mungkin diperlukan. Alat pacu jantung merupakan perangkat kecil yang dipasang di dada untuk membantu mengendalikan detak jantung.3. StrokeStroke juga termasuk komplikasi penyakit jantung dan sangat umum terjadi. Kondisi ini terjadi bila terdapat gumpalan darah yang bersarang di pembuluh darah otak dan menghentikan aliran darah.Stroke membutuhkan perawatan dan pengobatan segera, jika tidak maka akan ada banyak kerusakan pada sel-sel otak yang memengaruhi kemampuan bicara, ingatan, dan fungsi lainnya.PenangananAdapun prosedur penanganan stroke antara lain:Penggunaan antikoagulan untuk mencegah pembekuan darah.Antikoagulan merupakan obat yang digunakan untuk mencegah pembekuan atau penggumpalan darah. Obat ini digunakan untuk mencegah atau mengatasi penyumbatan pembuluh darah yang dapat mengancam jiwa seperti serangan jantung, stroke, fibrilasi atrium, hingga penyakit jantung bawaan.Prosedur trombolisis untuk menghancurkan gumpalan darah.Trombolisis, dikenal juga dengan terapi trombolitik, merupakan jenis pengobatan yang dilakukan untuk melarutkan gumpalan berbahaya di pembuluh darah, meningkatkan aliran darah, serta mencegah kerusakan pada jaringan dan organ. Pengobatan ini umumnya digunakan untuk mengatasi stroke iskemik, yang terjadi karena penyumbatan aliran darah ke jantung dan otak karena adanya gumpalan darah.4. Penyakit Ginjal KronisSobat Granostic, tahukah Anda bahwa penyakit jantung dan ginjal kronis memiliki hubungan yang erat? Sebab, ketika jantung terganggu, organ ginjal Anda tidak akan menerima cukup oksigen dari darah untuk menjalankan fungsinya dengan baik. Sebaliknya, ketika ginjal tidak dapat berfungsi dengan baik, jantung harus memompa darah lebih keras untuk mengalirkan darah ke ginjal. Inilah yang kemudian memicu penyakit jantung.PenangananAdapun penanganan yang diperlukan untuk mengatasi penyakit ginjal kronis akibat penyakit jantung antara lain:Pengobatan penyakit jantung yang mendasari.Dokter akan melakukan pengobatan untuk mengatasi penyakit jantung yang mendasari penyakit ginjal kronis yang Anda alami.Terapi dialisis atau transplantasi ginjal pada kasus berat.Saat mengalami penyakit gagal ginjal berat, dokter dapat menyarankan Anda untuk melakukan prosedur dialisis atau transplantasi ginjal. Dialisis merupakan prosedur medis yang dilakukan untuk menyaring darah dan membuang limbah atau racun dari tubuh Anda. Pengobatan ini umumnya dilakukan saat pasien mengidap gagal ginjal stadium akhir.Sementara transplantasi ginjal merupakan prosedur bedah untuk mengganti ginjal yang rusak dengan ginjal yang sehat dari pendonor. 5. Edema ParuMenurut Penn Medicine, edema paru sering kali disebabkan oleh gagal jantung kongestif. Saat jantung tidak dapat memompa secara efisien, darah akan Kembali ke pembuluh darah vena yang membawa darah melalui paru-paru.Ketika tekanan dalam pembuluh darah ini kemudian meningkat, maka cairan akan terdorong ke rongga udara (alveoli) di paru-paru Anda. Cairan ini akan mengurangi pergerakan oksigen ke paru-paru, sehingga menyebabkan sesak napas.PenangananAdapun penanganan untuk edema paru yang disebabkan oleh penyakit jantung antara lain:Penggunaan diuretik untuk mengurangi cairan berlebih.Pengobatan diuretic diberikan pada pasien edema paru untuk membuang kelebihan cairan dari tubuh. Selain itu, dokter juga umumnya meresepkan obat untuk memperkuat otot jantung, mengendalikan detak jantung, serta berbagai jenis obat-obatan untuk mengurangi adanya tekanan pada jantung.Oksigen tambahan untuk membantu pernapasan.Karena dapat menimbulkan sesak napas, pasien edema paru pun akan diberikan oksigen tambahan untuk membantu pernapasan.Oksigen diberikan melalui masker wajah atau tabung plastic kecil yang dipasang di hidung. Selang pernapasan juga dapat dipasang ke tenggorokan, sehingga pasien dapat dihubungkan ke mesin pernapasan jika tidak bisa bernapas dengan baik sendiri.6. Infark Miokard BerulangInfark miokard berulang (re-MI) merupakan salah satu kejadian kardiovaskular yang paling umum terjadi setelah episode sindrom coroner akut. Menurut jurnal Kesehatan yang dirilis oleh IMR Press, re-MI didefinisikan sebagai MI yang terjadi 28 hari setelah kejadian indeks MI.PenangananPenanganan re-MI ini dilakukan dengan beberapa prosedur berikut:Mengikuti terapi medis secara ketat.Penanganan re-MI melibatkan serangkaian terapi obat yang perlu dilakukan dengan rutin dan jadwal yang ketat. Melansir dari America Family Physician, perawatan yang konsisten dengan pedoman yang ditetapkan, bisa memberikan dampak pada penurunan angka kematian selama perawatan MI di rumah sakit maupun enam bulan setelah dipulangkan.Mengadopsi gaya hidup sehat, seperti berhenti merokok dan berolahraga.Selain itu, pasien juga perlu mengubah gaya hidupnya untuk jadi lebih sehat. Misalnya dengan memperhatikan pola makan dan menu yang dikonsumsi, berhenti merokok dan mengurangi minuman beralkohol, serta lebih rajin untuk berolahraga.7. AneurismaAneurisma merupakan tonjolan pada dinding arteri, yang terbentuk saat ada area yang lemah pada dinding arteri Anda. Jika tidak diobati dengan tepat, aneurisma dapat pecah dan menyebabkan pendarahan internal.Aneurisma umumnya tidak sakit, Anda mungkin tidak tahu jika memilikinya kecuali benjolan tersebut pecah. Dan jika hal itu terjadi, maka dapat berakibat fatal.PenangananAdapun penanganan dari aneurisma meliputi beberapa prosedur berikut:Pemantauan rutin dengan imaging.Jika dokter menemukan bahwa Anda memiliki aneurisma yang belum pecah, maka mereka akan memantau kondisi Anda dengan saksama. Tujuan pengobatan yang dilakukan pun untuk mencegah aneurisma pecah.Prosedur operasi untuk memperbaiki pembuluh darah yang melemah.Aneurisma yang masih berukuran kecil umumnya bisa diatasi dengan obat-obatan. Namun, saat sudah berukuran besar dan berisiko pecah, dokter dapat menyarankan pembedahan.Salah satu prosedur pembedahan yang dimaksud adalah perbaikan aneurisma endovascular (EVAR). Prosedur ini dilakukan untuk memperkuat atau memperbaiki arteri yang melemah.8. Cardiogenic ShockCardiogenic syok mirip dengan gagal jantung, namun lebih serius. Kondisi ini terjadi ketika otot jantung rusak parah, sehingga tidak dapat lagi memompa cukup darah untuk mempertahankan berbagai fungsi tubuh.PenangananBeberapa prosedur penanganan cardiogenic syok antara lain:Pemberian obat inotropik untuk meningkatkan fungsi jantung.Dokter dapat memberikan obat inotropic atau vasopressor, yang dapat membantu menekan (menyempitkan) pembuluh darah, sehingga dapat meningkatkan tekanan darah dan memperbaiki sirkulasi darah.Penggunaan perangkat mekanis seperti pompa jantung.Selain itu, dokter dapat menggunakan perangkat mekanis seperti pompa jantung, untuk membantu detak jantung lebih teratur. 9. Penyakit Katup JantungKomplikasi jantung lainnya adalah penyakit katup jantung, yang terjadi akibat salah satu ataupun beberapa katup jantung tidak berfungsi dengan baik.Terdapat empat katup jantung, yang menjaga darah mengalir melalui jantung ke arah yang benar. Terkadang katup tidak terbuka atau tertutup sepenuhnya. Hal ini dapat mengubah bagaimana cara darah mengalir melalui jantung ke seluruh tubuh Anda. Ada beberapa jenis penyakit katup jantung, seperti stenosis, regurgitasi, prolaps, dan atresia.PenangananPerawatan penyakit katup jantung tergantung pada gejala, tingkat keparahan penyakit, serta apakah kondisi katup jantung bertambah buruk. Namun, secara umum berikut ini adalah beberapa prosedur penanganan penyakit katup jantung:Prosedur perbaikan atau penggantian katup jantung.Saat seseorang menderita penyakit katup jantung, dokter dapat menyarankan tindakan operasi untuk memperbaiki dan menyelamatkan katup jantung pasien. Melansir dari Mayo Clinic, selama prosedur katup jantung berlangsung, dokter bedah dapat melakukan:Menambal lubang pada katup.Memisahkan penutup katup yang telah terhubung.Memperbaiki struktur katup dengan mengganti tali yang sobek atau putus, yang menopangnya.Membuang jaringan katup yang berlebih, sehingga katup dapat menutup dengan rapat.Mengurangi ukuran luar katup, sehingga penutup dapat saling bersentuhan dengan lebih baik.Obat-obatan untuk mengurangi gejala dan risiko komplikasi.Selain tindakan pembedahan, dokter juga dapat meresepkan obat-obatan untuk mengurangi gejala dan meminimalisir risiko komplikasi pada penyakit katup jantung.10. Hipertensi PulmonalSelanjutnya, hipertensi pulmonal yang merupakan jenis tekanan darah tinggi dan berpengaruh pada arteri di paru-paru serta sisi kanan jantung. Kondisi ini terjadi ketika pembuluh darah di paru-paru menyempit, tersumbat, atau hancur. Kerusakan tersebut kemudian memperlambat aliran darah melalui paru-paru, tekanan darah di arteri paru-paru pun meningkat. Jantung juga harus bekerja lebih keras untuk memompa darah melalui paru-paru. Upaya ekstra inilah yang kemudian menyebabkan otot jantung menjadi lemah dan gagal berfungsi.PenangananPengobatan diberikan untuk mengatasi gejala hipertensi pulmonal, memperpanjang usia hidup, dan mencegah penyakit menjadi lebih buruk. Beberapa pengobatan yang dimaksud dilakukan lewat prosedur berikut:Obat vasodilator untuk mengurangi tekanan darah di arteri paru-paru.Pengobatan yang diberikan untuk mengatasi gejala hipertensi pulmonal biasanya berupa obat-obatan vasodilator, yang dapat mengurangi tekanan darah di arteri paru-paru.Dalam beberapa kasus, transplantasi paru mungkin diperlukan.Sementara itu, dalam kasus yang parah dan pengobatan tidak memberikan efek yang signifikan, dokter dapat menyarankan pasien untuk melakukan transplantasi paru. Prosedur transplantasi ini juga diperlukan untuk pasien lebih muda. Baca Juga: Kenali Penyumbatan Pembuluh Darah (Atherosclerosis)Mengapa Penting Melakukan Pemeriksaan Jantung?Setelah menyimak penjelasan mengenai berbagai komplikasi penyakit jantung di atas, Sobat Granostic tentu menyadari betapa pentingnya melakukan pemeriksaan jantung secara rutin.Tak hanya untuk orang-orang yang telah memiliki riwayat jantung, pemeriksaan rutin ini juga sangat penting untuk kita mengetahui bagaimana kondisi jantung dan mendeteksi dini adanya masalah kesehatan tertentu.Tes jantung secara rutin juga sangat penting jika Anda memiliki beberapa faktor risiko berikut ini:Memiliki Riwayat tekanan darah tinggiMemiliki kolesterol darah yang tidak sehat.Mengidap diabetesObesitasMemiliki kebiasaan dan pola makan yang burukPerokok berat.Minum-minum alkoholFaktor keturunan atau genetikPemeriksaan Jantung di Granostic SurabayaMemeriksakan kesehatan jantung secara rutin termasuk dalam langkah pencegahan dini berbagai penyakit jantung yang membahayakan nyawa. Kabar baiknya, Anda dapat melakukan pemeriksaan jantung di Granostic Surabaya, loh.Bersama dengan dokter spesialis dan tenaga medis ahli kami, Anda dapat mengakses layanan pemeriksaan kesehatan jantung terlengkap dan menggunakan teknologi termutakhir.Anda pun dapat berkonsultasi langsung dengan dokter untuk mendapatkan arahan perawatan dan pengobatan yang tepat, sehingga Anda dapat merawat kesehatan jantung dengan lebih baik dan meningkatkan kualitas hidup.Langkah Mencegah Komplikasi JantungUntuk merawat kesehatan jantung dan mencegah terjadinya komplikasi, Anda dapat menyimak beberapa langkah sederhana berikut ini:Mengonsumsi makanan sehat rendah lemak dan kolesterol.Menjaga kesehatan jantung dapat kita mulai dari mengatur pola makan teratur dan mengonsumsi diet yang sehat, khususnya beralih ke menu rendah lemak dan kolesterol.Berolahraga secara teratur.Berolahraga secara teratur juga dapat meningkatkan kesehatan tubuh secara umum, serta membuat kerja jantung jadi lebih efisien dan optimal. Dengan olahraga, Anda juga melatih otot jantung lebih kuat dan meningkatkan kapasitas paru-paru Anda.Mengelola stres dengan baik.Stres juga dapat menjadi penyebab masalah kesehatan, termasuk memicu berbagai gejala penyakit jantung. Karena itu, sangat penting bagi Anda untuk dapat mengelola stres dengan baik.Cara mengelola stres pun ada banyak, Anda bisa mencoba melakukan hobi baru yang menyenangkan, berolahraga secara rutin, melakukan meditasi dan yoga, dan banyak lainnya.Menghindari merokok dan konsumsi alkohol berlebihan.Seperti yang telah kita singgung sebelumnya, bahwa kebiasaan hidup yang buruk juga bisa meningkatkan risiko terkena penyakit jantung. Karena itu, mulailah untuk menerapkan gaya hidup yang sehat, seperti menghindari rokok dan kurangi konsumsi alkohol.Nah, Sobat Granostic itu adalah penjelasan lengkap mengenai apa saja komplikasi penyakit jantung dan cara penanganannya. Bila Anda merasa adanya gejala-gejala tak biasa di dada, atau ingin melakukan cek kesehatan jantung secara berkala, klinik Granostic bisa jadi partner terbaik untuk Anda.Anda dapat langsung daftar dan menjadwalkan konsultasi bersama dengan dokter spesialis kami dengan klik Registrasi Online. Lalu, Anda bisa langsung datang ke klinik kami sesuai dengan jadwal yang telah Anda tentukan sebelumnya.Mudah, bukan? Yuk, jaga kesehatan jantung Anda dan keluarga dengan rutin periksa di Granostic Medical Center Surabaya!Ditinjau Oleh:Dr. Aji WibowoSumber Referensi:Complications of Heart Disease. Healthline. Medically reviewed by Daniel Jennings, PA-C. Diakses 2025Heart Disease. Cleveland Clinic. Diakses 2025Complications-Heart attack. NHS. Diakses 2025What Problems Can Heart Failure Cause?. WebMD. Medically Reviewed by James Beckerman, MD, FACC. Diakses 2025Cardiovascular diseases (CVDs). WHO. Diakses 2025Heart arrhythmia. Mayo Foundation for Medical Education and Research (MFMER). Diakses 2025Pulmonary Edema. The Trustees of the University of Pennsylvania. Diakses 2025
Kenali Penyumbatan Pembuluh Darah (Atherosclerosis)
Penyumbatan pembuluh darah, atau aterosklerosis, kerap menyebabkan berbagai gejala yang menyakitkan dan bahkan dapat mengancam jiwa. Namun tahukah Anda, apa sih penyumbatan pembuluh darah (aterosklerosis) ini?Aterosklerosis merupakan penumpukan plak secara bertahap di dinding arteri, atau pembuluh darah yang membawa darah kaya oksigen ke organ dan jaringan di seluruh tubuh.Plak (ateroma) merupakan zat lengket yang terbuat dari lemak, kolesterol, kalsium, dan zat-zat lainnya. Saat plak terbentuk, dinding arteri Anda akan menebal dan mengeras."Pengerasan arteri" ini biasanya terjadi tanpa adanya gejala apapun di awal. Anda bisa saja tidak menyadarinya dalam waktu yang lama.Nah, agar Sobat dapat mengantisipasi aterosklerosis sejak dini, Anda perlu menyimak beberapa ciri-ciri dan gejalanya berikut ini:Ciri-Ciri dan Gejala AtherosclerosisSeperti yang telah dijelaskan sebelumnya, dalam tahap awal aterosklerosis biasanya tidak menimbulkan gejala. Namun, saat arteri menyempit atau tersumbat hingga tidak dapat mengalirkan darah dengan cukup, Anda dapat mengalami beberapa gejala berikut:1. Nyeri Dada (Angina)Aterosklerosis dapat menyebabkan rasa nyeri atau tekanan di dada, kondisi ini disebut juga dengan angina. Gejala ini terjadi karena adanya penyempitan atau penyumbatan pada arteri jantung karena plak, sehingga pasokan oksigen ke otot jantung tidaklah cukup.2. Sesak NapasSelain nyeri dada, aterosklerosis juga dapat menyebabkan sesak napas saat Anda melakukan aktivitas yang ringan, atau kerap disebut sebagai dyspnea. Ini karena terjadi penumpukan plak, yang menyumbat dan menghambat aliran darah tinggi oksigen ke seluruh tubuh.3. Nyeri pada Kaki atau LenganGejala aterosklerosis juga dapat Anda rasakan pada tangan dan kaki. Anda dapat merasakan nyeri saat kaki berjalan, yang disebut dengan klaudikasio. Gejala ini kerap menjadi tanda penyakit arteri perifer.Selain itu, Anda juga bisa mengalami tekanan darah rendah di bagian lengan atau kaki yang terkena aterosklerosis.4. KelelahanGejala ini timbul karena jantung tidak menerima darah beroksigen yang cukup, sehingga dapat membuat Anda merasa kelelahan bahkan saat hanya melakukan aktivitas yang ringan.5. Stroke atau Serangan JantungSaat gumpalan darah benar-benar menyumbat aliran darah, gumpalan ini dapat pecah. Jika hal tersebut terjadi, maka dapat menyebabkan serangan jantung atau stroke. Aterosklerosis dapat menyebabkan dua jenis stroke iskemik, yakni stroke aterotrombotik dan stroke embolik. Stroke aterotrombotik terjadi karena adanya pembekuan darah pada plak aterosklerotik dalam pembuluh darah di leher atau otak. Sementara stroke embolik terjadi ketika gumpalan darah atau partikel lain terlepas dari tempat pecahnya, kemudian tersangkut di arteri yang menuju atau di dalam otak Anda.Penyebab AtherosclerosisAterosklerosis merupakan penyakit yang muncul perlahan dan memburuk seiring berjalannya Waktu. Penyakit ini dapat terjadi sejak masa kanak-anak, atau saat Anda dewasa.Penyebabnya pun sangat beragam, melansir dari Cleveland Clinic, berikut ini beberapa faktor yang diyakini para ahli sebagai penyebab aterosklerosis:1. Kolesterol TinggiSalah satu penyebab utama penumpukan plak di arteri adalah tingginya kolesterol dalam darah. Kolesterol pada dasarnya merupakan lemak yang dapat ditemukan dalam darah tiap orang.Namun, kadar low-density lipoprotein (LDL) atau kolesterol jahat yang tinggi, dapat merusak arteri yang membawa darah dari jantung ke seluruh tubuh Anda. Sementara kerusakan arteri ini dimulai, LDL terus melakukan penetrasi dan menumpuk pada dinding arteri. Singkatnya, penumpukan ini dapat menyebabkan terbentuknya plak-plak atau aterosklerosis.2. Tekanan Darah Tinggi (Hipertensi)Melansir dari National Institute of Health (NIH), tekanan darah tinggi atau hipertensi menjadi salah satu faktor risiko terkuat seseorang mengalami aterosklerosis.Nah, Sobat, sebenarnya telah banyak penelitian yang menyatakan kaitan antara tekanan darah dan aterosklerosis. Karena tekanan darah tinggi dapat merusak dinding arteri, sehingga dapat membuat lebih banyak kolesterol jahat dan sel darah putih masuk ke dalam lapisan arteri.3. Kebiasaan MerokokTak hanya buruk untuk pernapasan, merokok juga menjadi penyebab yang sangat umum dari aterosklerosis. Kebiasaan buruk ini dapat memicu aterosklerosis dalam berbagai cara, seperti membuat darah menjadi lebih kental, meningkatkan kolesterol, meningkatkan inflamasi, hingga kerusakan pada jantung dan pembuluh darah.4. DiabetesDiabetes juga dapat memicu aterosklerosis, karena pada perkembangannya kadar gula darah yang tinggi dapat memengaruhi perubahan metabolisme lipid.Melansir dari NIH, kadar glukosa yang meningkat, dyslipidemia, dan perubahan metabolic lainnya yang menyertai perkembangan diabetes sangat berkaitan erat dengan perkembangan aterosklerosis.5. Gaya Hidup Tidak SehatSelain kondisi medis tertentu, aterosklerosis pun dapat muncul karena gaya hidup yang tidak sehat. Seperti memiliki pola makan yang buruk dan kerap memakan menu berminyak, tinggi garam, dan berbagai bahan pangan yang meningkatkan kadar LDL.Merokok, mabuk-mabukan, hingga kebiasaan hidup yang tidak aktif juga dapat meningkatkan risiko seseorang terkena aterosklerosis, Sobat.Cara Mengatasi AtherosclerosisAda beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi aterosklerosis, mulai dari perubahan gaya hidup hingga melakukan pengobatan atau prosedur medis. Berikut ini penjelasan lengkapnya!1. Perubahan Gaya HidupPada beberapa orang, perubahan gaya hidup dapat menjadi perawatan yang paling dibutuhkan untuk mengatasi aterosklerosis. Nah, perubahan gaya hidup yang dimaksud meliputi:Diet SehatMenjaga tubuh agar tetap sehat selalu dimulai dari diet sehat, termasuk untuk mengatasi dan mencegah aterosklerosis bertambah buruk. Anda dapat mengurangi makan-makanan tinggi lemak dan garam, meminimalisir mengonsumsi manis-manis, serta makanan yang dapat memperburuk kondisi aterosklerosis Anda.Sebaliknya, beralihlah pada makanan dengan nutrisi dan gizi seimbang, seperti sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, juga ikan atau sumber protein tanpa lemak lainnya.Olahraga TeraturKurangnya olahraga juga bisa menjadi penyebab penumpukan plak lemak pada dinding arteri. Karena itu, Anda bisa membiasakan diri untuk berolahraga secara teratur, paling tidak selama 15 hingga 30 menit setiap harinya.Berhenti MerokokSeperti yang telah dijelaskan sebelumnya, merokok dapat meningkatkan faktor risiko aterosklerosis. Karena itu, untuk mengatasi dan mencegahnya jadi lebih parah, Anda perlu berhenti merokok.Tak hanya untuk mengatasi aterosklerosis, berhenti merokok juga dapat memberikan berbagai manfaat untuk kesehatan dan meningkatkan kualitas hidup Anda, loh.2. PengobatanAda banyak jenis obat-obatan yang dapat memperlambat efek aterosklerosis. Menurut Mayo Clinic, beberapa obat-obatan yang dapat digunakan untuk mengatasi aterosklerosis meliputi:Statin dan jenis obat kolesterol: yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL), mengurangi penumpukan plak, atau bahkan dapat membalikkan penumpukan timbunan lemak di arteri.Aspirin: dapat membantu mengencerkan darah, namun untuk menggunakannya Anda perlu mendapatkan resep dan arahan dari dokter secara langsung.Obat tekanan darah: yang dapat membantu menurunkan tekanan darah untuk mencegah dan mengobati komplikasi yang terkait dengan aterosklerosis.3. Prosedur MedisSelain dengan obat-obatan, dokter juga dapat menyarankan Anda untuk melakukan prosedur medis sebagai upaya mengatasi aterosklerosis. Prosedur medis yang dimaksud dapat berupa:AngioplastiDisebut juga sebagai intervensi koroner perkutan, perawatan ini dapat membantu membuka arteri yang tersumbat.Pada prosedur ini, dokter akan mengarahkan tabung tipis dan fleksibel (kateter) ke bagian dalam arteri yang menyempit. Kemudian balon kecil digelembungkan untuk memperlebar arteri yang tersumbat, serta meningkatkan aliran darah.StentStent atau ring jantung dapat dipasang di arteri untuk mencegah terjadinya penyumbatan setelah plak dibersihkan. Umumnya, stent dipasang setelah prosedur angioplasty untuk mengeluarkan plak dari arteri.Bypass JantungUntuk mengatasi aterosklerosis, dokter juga dapat melakukan tindakan bypass jantung. Tindakan ini dilakukan dengan mengambil pembuluh darah sehat dari bagian tubuh lain untuk membuat jalur baru bagi darah di jantung Anda.Tindakan medis ini umumnya hanya dilakukan pada orang yang mengalami aterosklerosis di banyak bagian arteri jantung.Baca Juga: Perbedaan Arteriosklerosis dan AterosklerosisLangkah Pencegahan AtherosclerosisKarena dapat menyebabkan dampak yang fatal bagi kesehatan Anda, sangat penting untuk mengupayakan pencegahan aterosklerosis sejak dini. Anda dapat mengikuti beberapa langkah mencegah aterosklerosis berikut ini:1. Pola Makan SeimbangLangkah pencegahan pertama adalah melakukan perubahan pada pola makan Anda, dengan memilih menu yang sehat dan bergizi seimbang. Melansir dari website Medical Center University of Rochester, pola makan yang tinggi lemak jenuh dapat meningkatkan kadar kolesterol Anda. Sehingga akan ada lebih banyak plak yang melapisi dinding arteri dan menyebabkan penyempitan.Selain itu, American Heart Association juga menyarankan agar Anda mengurangi jumlah daging, telur, susu, dan produk olahan susu lainnya dalam pola makan Anda. Juga hindari untuk memakan makanan cepat saji atau olahan, seperti frozen food.Anda dapat beralih pada menu yang lebih sehat seperti buah dan sayuran, daging dan ikan tanpa lemak, hingga biji-bijian utuh. Pilih juga sayuran tak jenuh seperti minyak kanola, daripada lemak jenuh seperti mentega.2. Olahraga RutinBersamaan dengan menerapkan pola makan yang sehat, Anda juga perlu berolahraga secara teratur. Secara khusus, olahraga aerobic dapat membantu melawan aterosklerosis dengan mengurangi jumlah lemak dalam darah, menurunkan kadar tekanan darah dan kolesterol, serta mengendalikan berat badan Anda.Anda dapat memulainya secara perlahan, dengan menambah setidaknya 2,5 jam olahraga per minggu. Misalnya Anda dapat berolahraga 30 hingga 40 menit perhari, dalam 4 hingga 5 hari dalam seminggu.3. Pantau Tekanan Darah dan KolesterolSelanjutnya, Anda juga perlu melakukan pemeriksaan Kesehatan rutin dan lakukan pengecekan terhadap tekanan darah serta kolesterol Anda.Tekanan darah tinggi dapat memperparah aterosklerosis dengan menyebabkan dinding arteri mengeras dan menebal. Bersama dokter, Anda bisa berkonsultasi mengenai Kesehatan Anda dan faktor risiko aterosklerosis secara lengkap.4. Hindari Kebiasaan BurukUntuk memastikan langkah pencegahan aterosklerosis ini maksimal, Anda perlu menghindari kebiasaan buruk seperti merokok, minum-minuman keras, hingga terjaga sampai larut malam.5. Kurangi StresStres secara tidak langsung juga dapat meningkatkan risiko penumpukan plak di arteri. Bahkan stress jangka Panjang pun dapat meningkatkan kadar kortisol dalam tubuh, yang dapat memengaruhi kadar kolesterol, trigliserida, gula darah, dan tekanan darah Anda, Sobat.Anda dapat mengurangi stres dengan melakukan berbagai kegiatan yang menyenangkan dan aktif, seperti berolahraga setiap hari, berjalan-jalan dan menikmati wisata alam, dan bertemu dengan orang-orang terkasih.Pemeriksaan di Granostic SurabayaPemeriksaan kesehatan rutin menjadi salah satu kunci Anda untuk mencegah dan mengatasi aterosklerosis. Kabar baiknya, Anda dapat melakukan pemeriksaan kesehatan rutin ini di Granostic Medical Center, di Surabaya.Apa saja sih pemeriksaan di Granostic yang bisa Anda lakukan untuk mencegah aterosklerosis? Berikut daftar dan penjelasannya, Sobat!1. Tes KolesterolDi klinik Granostic Anda dapat melakukan tes darah untuk memeriksa kadar gula darah dan kolesterol dalam darah. Kadar gula darah yang tinggi dan kenaikan kolesterol dapat menjadi faktor risiko timbulnya aterosklerosis. 2. Tes Tekanan DarahSelain tes kolesterol, Anda juga dianjurkan untuk melakukan tes tekanan darah. Karena tekanan darah tinggi juga bisa menjadi salah satu penyebab dari timbulnya penyumbatan arteri akibat penumpukan plak. Klinik Granostic juga menyediakan layanan tes tekanan darah ini untuk Anda.3. Tes Fungsi JantungPemeriksaan untuk mencegah dan mengobati aterosklerosis selanjutnya adalah tes fungsi jantung. Tes ini bisa melalui berbagai prosedur termasuk elektrokardiogram, stress test, echocardiogram, USG jantung, dan banyak lainnya.Prosedur-prosedur ini penting dilakukan untuk mendeteksi gangguan jantung, serta mengukur risiko penyakit jantung. Sementara aterosklerosis sangat berkaitan erat dengan penyakit jantung koroner dan stroke.Di klinik Granostic, tiap prosedur pemeriksaan kesehatan jantung dan tubuh Anda secara keseluruhan, dilakukan oleh tenaga medis ahli serta diawasi oleh dokter spesialis. Sehingga proses pemeriksaan akan berjalan efisien, aman, dan menghasilkan diagnosa yang akurat.Bagaimana? Tertarik untuk periksa tes kesehatan jantung di klinik Granostic? Yuk, langsung daftar dengan klik Registrasi Online atau Anda bisa mendapatkan informasi lebih lanjut dengan menghubungi layanan customer care kami lewat klik tombol WhatsApp di bawah ini.Ditinjau Oleh:Dr. Aji WibowoSumber Referensi:Arteriosclerosis / atherosclerosis. Mayo Foundation for Medical Education and Research (MFMER). Diakses 2025Atherosclerosis. Cleveland Clinic. Diakses 2025Hypertension as a risk factor for atherosclerosis: Cardiovascular risk assessment. National Library of Medicine. Diakses 2025What You Can Do to Prevent Atherosclerosis. University of Rochester Medical Center Rochester. Diakses 2025
Apa Perbedaan Arteriosklerosis dan Aterosklerosis? Nih Pembahasannya
Banyak dari kita yang sering menyalah artikan arteriosklerosis dan aterosklerosis sebagai kondisi yang sama. Padahal, baik aterosklerosis dan arteriosklerosis memiliki banyak perbedaan, loh.Mulai dari penyebab, gejala, hingga cara pengobatan kedua kondisi ini cukup berbeda. Nah, agar Anda tak salah mengenali aterosklerosis dan arteriosklerosis, Granostic merangkumkan perbedaan keduanya lewat artikel berikut ini.Simak, ya!Pengertian Arteriosklerosis dan AterosklerosisAgar Sobat Granostic dapat memahami lebih dalam mengenai perbedaan arteriosklerosis dan aterosklerosis, mari simak dulu pengertiannya di bawah ini.ArteriosklerosisArteriosklerosis merupakan nama umum untuk sekelompok kondisi yang menyebabkan arteri menjadi tebal dan kaku. Arteri yang sehat bersifat elastis dan fleksibel, serta dapat membawa oksigen dan nutrisi melalui darah, baik ke dan dari jantung serta paru-paru Anda.Saat arteri menjadi kaku, aliran darah akan terganggu, yang juga akan menyebabkan masalah sirkulasi. Kekakuan inilah yang disebut pengerasan arteri.Ada beberapa jenis kondisi yang termasuk sebagai arteriosclerosis, yakni:Arteriosklerosis non-ateromatosaArteriosklerosis MönkebergArteriosklerosis hiperplastikArteriosklerosis hialindan Aterosklerosis Aterosklerosis Sementara itu, aterosklerosis merupakan jenis arteriosclerosis, yang terjadi akibat penumpukan lemak dan lilin (yang disebut plak) pada dinding arteri. Kondisi ini dapat menyebabkan penyumbatan arteri dan mengganggu jalannya sirkulasi darah.Perbedaan Utama Arteriosklerosis dan AterosklerosisGejala Arteriosklerosis dan AterosklerosisArteriosklerosis dan aterosklerosis memiliki gejala yang mirip, keduanya tidak menunjukkan gejala yang signifikan pada tahap awal perkembangannya. Namun, secara umum, arteriosklerosis dan aterosklerosis memiliki beberapa gejala berikut:Gejala ArteriosklerosisGejala arteriosklerosis dapat lebih umum daripada aterosklerosis, karena bisa merujuk pada tipe pengerasan arteriosklerosis manapun. Berikut ini beberapa gejala arteriosklerosis:Kesemutan atau mati rasa di bagian tubuh tertentu.Ketika pengerasan arteri terjadi di otak, hal ini bisa menimbulkan rasa kebas dan kelemahan pada kaki atau tangan Anda. Gejala ini juga bisa terjadi Ketika pengerasan arteri terjadi di lengan atau kaki, yang juga biasanya disertai dengan rasa sakit Ketika berjalan atau menggerakkan tangan.Tekanan darah tinggi yang sulit dikontrol.Tekanan darah yang tinggi dan sulit dikontrol juga menjadi salah satu gejala arteriosklerosis. Kondisi ini umumnya terjadi jika terjadi penyumbatan atau penebalan pada arteri yang menuju ginjal dan saat mengalami hyperplastic arteriosclerosis.Sakit kepala atau pusing.Saat menderita arteriosclerosis seseorang juga bisa merasakan sakit kepala atau pusing. Kondisi ini khususnya terjadi ketika terjadi penyumbatan pada arteri yang menuju otak, bahkan bisa disertai oleh sensasi bingung atau linglung.Gejala AterosklerosisBerbeda dengan arteriosklerosis , aterosklerosis memiliki gejala yang lebih spesifik seperti:Nyeri dada (angina) akibat penyempitan arteri koroner.Saat terjadi penyempitan arteri koroner pada aterosklerosis, seseorang bisa merasakan nyeri atau tekanan pada dada. Kondisi ini juga dikenal dengan angina.Sesak napas.Aterosklerosis juga dapat disertai dengan sesak napas, yang terjadi bila penyumbatan arteri terjadi pada saluran menuju paru-paru dan membuat tubuh tidak mendapatkan cukup pasokan oksigen dalam darah.Kelelahan berlebihan.Aterosklerosis juga dapat menyebabkan kelelahan berlebihan, karena sirkulasi darah yang membawa nutrisi dan oksigen tidak optimal. Kelelahan ini dapat Anda rasakan walaupun hanya beraktivitas ringan.Gejala stroke, seperti kelemahan mendadak pada salah satu sisi tubuh.Aterosklerosis juga dapat menimbulkan gejala stroke, seperti kelemahan dan kekakuan mendadak pada salah satu sisi tubuh. Hal ini dapat terjadi karena aterosklerosis dapat menyumbat aliran darah ke otak.Penyebab Arteriosklerosis dan AterosklerosisAterosklerosis dan arteriosklerosis disebabkan oleh mekanisme yang berbeda, berikut penjelasannya:Penyebab ArteriosklerosisPada arteriosclerosis, dinding arteri menjadi kaku karena adanya penurunan serat elastin. Penurunan serat elastin ini dapat terjadi karena berbagai sebab, seperti:PenuaanMelansir dari Healthline.com, penuaan menjadi salah satu faktor utama arteriosclerosis. Sebab, seiring berjalannya Waktu, serat elastin secara alami akan kehilangan elastisitasnya.Kondisi inilah yang membuat arteri menjadi kaku dan keras, yang kemudian menyebabkan aterosklerosis.HipertensiTingginya tekanan darah juga dapat menjadi penyebab arteriosklerosis, karena tekanan darah tinggi juga bisa menyebabkan kerusakan pada arteri.DiabetesDiabetes juga bisa menjadi salah satu faktor penyebab dari arteriosklerosis. Sebab diabetes dapat membuat tubuh kesulitan mengolah glukosa pada darah, yang akhirnya menumpuk dan dapat menyebabkan pengidap diabetes mengalami arteriosclerosis.Penyebab AterosklerosisAterosklerosis dikaitkan dengan kerusakan sel endotel, yang membentuk bagian dalam arteri. Beberapa hal yang dapat menyebabkan penumpukan lemak dan kerusakan sel endotel pada dinding arteri meliputi:Kolesterol TinggiKadar kolesterol dan trigliserida yang tinggi dapat membuat lemak jahat menumpuk di dinding pembuluh darah arteri dan membentuk plak.Gaya Hidup Tidak SehatGaya hidup yang tidak sehat juga menjadi salah satu faktor utama penyebab aterosklerosis. Misalnya mulai dari makan makanan yang tinggi lemak, tinggi garam dan gula, kurang aktivitas fisik, hingga merokok dan meminum alkohol secara berlebihan.Faktor GenetikSelain itu, aterosklerosis juga dapat terjadi karena faktor genetik. Seseorang dengan riwayat keluarga yang menderita aterosklerosis akan memiliki risiko yang lebih besar untuk mengalami kondisi kesehatan ini.Cara Mengatasi Arteriosklerosis dan AterosklerosisSetelah menyimak apa saja penyebab dan gejalanya, perbedaan arteriosklerosis dan aterosklerosis juga dapat terlihat dari cara mengatasinya. Berikut penjelasan lebih lengkapnya!Penanganan ArteriosklerosisAnda dapat mengatasi dan menangani berbagai gejala arterisklerosis dengan menerapkan beberapa langkah berikut ini:Pengelolaan Tekanan Darah Karena sangat berpengaruh pada arteriosklerosis, penting bagi Anda untuk mengelola tekanan darah agar selalu stabil. Selain mengatur gaya hidup yang sehat, dokter juga bisa meresepkan obat untuk menurunkan tekanan darah Anda.Kontrol Gula Darah Selain tekanan darah, Anda juga perlu mengontrol kadar gula darah dalam tubuh. Hindari makan-makanan yang terlalu manis, makan cepat saji atau minuman kemasan, serta jadilah lebih aktif.Olahraga Teratur Berolahraga secara teratur memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, termasuk dalam mengatasi arteriosklerosis. Jika Anda merasa sangat tidak aktif sebelumnya, jangan merasa kecil dan mulailah secara perlahan.Menurut World Health Organization (WHO), merekomendasikan untuk orang dewasa melakukan olahraga sebanyak 150 menit per minggu. Olahraga yang dianjurkan adalah olahraga aerobic ringan, dapat Anda lakukan dalam 30 menit per hari, dalam 5 dari 7 hari per minggunya.Penanganan AterosklerosisSementara untuk penanganan aterosklerosis, Anda dapat melakukan beberapa prosedur pengobatan berikut ini:Obat Penurun Kolesterol Dokter dapat memberikan obat penurun kolesterol untuk mengendalikan kadar kolesterol dalam darah Anda. Biasanya, dokter juga akan meresepkan pengencer darah untuk mencegah penggumpalan darah, serta obat-obatan untuk mengurangi tekanan darah.Prosedur MedisSelain pengobatan, untuk mengatasi aterosklerosis dokter juga dapat merekomendasikan dua prosedur medis berikut ini:AngioplastiAngioplasti koroner merupakan prosedur perawatan aterosklerosis yang sangat umum dilakukan. Prosedur ini dapat diterapkan tanpa atau menggunakan stent.Saat menjalankan prosedur angioplasty, dokter akan memasukkan kateter dengan balon di ujungnya ke dalam arteri. Terkadang, kumparan logam (stent) dipasang di arteri untuk menyangga dinding arteri dan membantunya agar tetap terbuka.Bypass JantungDokter juga dapat merekomendasikan prosedur bypass jantung, yang dilakukan ketika pasien mengalami penyumbatan arteri koroner yang parah.Operasi bypass ini dilakukan dengan mengambil pembuluh darah yang sehat, kemudian menggunakannya untuk mengelilingi segmen yang tersumbat.Perubahan Gaya HidupAnda dapat memperlambat dan menghentikan aterosklerosis dengan mengubah gaya hidup agar jadi lebih sehat. Misalnya dengan melakukan diet sehat, olahraga teratur, tidak merokok, dan mengurangi konsumsi alkohol.Perubahan ini memang tidak akan menghilangkan penyumbatan, namun terbukti dapat menurunkan risiko serangan jantung dan stroke akibat aterosklerosis.Langkah Pencegahan Arteriosklerosis dan AterosklerosisMeski cenderung tidak menunjukkan gejala awal, arteriosklerosis dan aterosklerosis bisa dicegah, loh. Sobat Granostic bisa menerapkan beberapa langkah pencegahan berikut ini:Konsumsi Makanan SehatAnda dapat menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah arteri dengan mengonsumsi makanan yang sehat. Misalnya dengan mengonsumsi sayuran, buah-buahan, biji-bijian, juga sumber protein rendah lemak.Hindari mengonsumsi makanan tinggi lemak, terlalu berminyak, terlalu manis, atau mengandung banyak natrium.Olahraga Teratur Anda juga perlu memulai olahraga secara teratur, khususnya olahraga aerobik yang dapat melatih kekuatan otot jantung dan meningkatkan sirkulasi darah dalam tubuh Anda.Hindari Kebiasaan BurukLangkah pencegahan arteriosklerosis dan aterosklerosis juga dapat Anda lakukan dengan menghindari kebiasaan buruk, seperti merokok, mabuk-mabukan, tidak mengelola stres dengan baik, ataupun istirahat yang tidak cukup.Rutin Memeriksakan Kesehatan Selanjutnya, Anda juga perlu memeriksakan kesehatan secara rutin. Termasuk melakukan cek darah, cek kesehatan jantung, dan berbagai pemeriksaan kesehatan lain yang diperlukan.Langkah ini sangat penting untuk mengenali bagaimana kondisi tubuh dan kesehatan Anda secara umum. Juga dapat membantu mendeteksi dini terjadinya masalah pada arteri, sehingga Anda dapat melakukan pengobatan sedini mungkin.Baca Juga: Tips Menjaga Sistem Peredaran Darah Jantung Agar LancarPemeriksaan Kesehatan Pembuluh Darah di Granostic SurabayaMemeriksakan kesehatan pembuluh darah sangatlah penting dalam upaya pencegahan dan kontrol masalah pada arteri, baik arteriosklerosis maupun aterosklerosis. Kabar baiknya, Anda dapat melakukan pemeriksaan pembuluh darah di Granostic Medical Center, Surabaya, loh.Prosedur pemeriksaan kesehatan pembuluh darah di Granostic ini dilakukan oleh staf medis ahli dan dokter spesialis yang berpengalaman di bidangnya. Sehingga Anda dapat berkonsultasi terkait kondisi dan mendiskusikan faktor risiko arteriosklerosis maupun aterosklerosis secara lengkap bersama ahlinya.Selain itu, klinik Granostic juga menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan lengkap, yang dapat menunjang kesehatan pembuluh darah Anda, seperti:Tes kolesterol dan tekanan darahTes diabetesTes kesehatan dan fungsi jantungTes DopplerDan banyak lainnya.Alasan Memilih Granostic SurabayaSelain pelayanan yang lengkap, ada banyak alasan lain mengapa klinik Granostic Surabaya layak jadi pilihan utama Anda untuk memeriksakan kesehatan pembuluh darah. Apa saja?Fasilitas ModernLayanan pemeriksaan kesehatan klinik Granostic menggunakan fasilitas modern dan canggih, sehingga dapat memberikan hasil yang akurat. Proses pemeriksaan pun berjalan dengan efisien, tidak terasa sakit dan memberikan rasa aman serta nyaman pada pasien.Dokter Spesialis TerpercayaSetiap prosedur pemeriksaan dilakukan bersama dokter spesialis terpercaya dan telah berpengalaman selama bertahun-tahun di bidangnya. Layanan Cepat dan RamahBerkomitmen untuk memberikan yang terbaik untuk masyarakat, klinik Granostic juga memberikan layanan yang cepat dan ramah. Kami yakin, dengan memberikan kesan positif dan efisien, pasien akan lebih bersemangat dalam menjalani pemeriksaan serta optimis untuk pulih.Nah, setelah menyimak penjelasan di atas, apakah Anda tertarik untuk melakukan pemeriksaan kesehatan pembuluh darah bersama klinik Granostic?Ajukan pertanyaan terkait jadwal kunjungan, biaya, ataupun prosedur langsung di customer service lewat klik tombol WhatsApp di bawah ini.Atau Anda bisa langsung melakukan pendaftaran online dengan klik Registrasi Online, di pojok kanan atas artikel. Lalu atur jadwal konsultasi dan cek kesehatan Anda sesuai dengan kebutuhan.Yuk, Sobat, lindungi keluarga dan diri Anda dengan rutin memeriksakan kesehatan pembuluh darah serta jantung di klinik Granostic!Ditinjau Oleh:Dr. Aji WibowoSumber Referensi:What Is the Difference Between Atherosclerosis and Arteriosclerosis?. Medicine Net. Pallavi Suyog Uttekar, MD. Diakses 2025What Is the Difference Between Atherosclerosis and Arteriosclerosis?. WebMD. Medically Reviewed by James Beckerman, MD, FACC. Diakses 2025What’s the Difference Between Atherosclerosis and Arteriosclerosis?. Healthline. Medically reviewed by Avi Varma, MD, MPH, AAHIVS, FAAFP. Diakses 2025Arteriosclerosis / atherosclerosis. Mayo Foundation for Medical Education and Research (MFMER). Diakses 2025Arteriosclerosis. The Trustees of the University of Pennsylvania. Diakses 2025Arteriosclerosis. Cleveland Clinic. Diakses 2025
Oh Ini! Tips Menjaga Sistem Peredaran Darah Jantung Agar Lancar
Meskipun memiliki peranan yang sangat penting dalam kehidupan dan Kesehatan, tak banyak orang yang mengetahui bagaimana cara menjaga sistem peredaran darah jantung mereka agar lancar dan sehat. Apakah Sobat Granostic juga salah satunya?Melansir dari WebMD.com, dalam tubuh kita terdapat sekitar 60.000 mil pembuluh darah. Bersama dengan jantung dan otot-otot lainnya, pembuluh darah membentuk sistem peredaran darah dalam tubuh.Tiap jaringan jalan raya ini membawa darah ke setiap sudut tubuh Anda. Namun, Ketika sirkulasi Anda buruk, aliran darah akan melambat atau terhambat. Sehingga sel-sel dalam tubuh tidak bisa mendapatkan asupan oksigen dan nutrisi yang mereka butuhkan.Kondisi ini tentunya akan menimbulkan banyak masalah pada Kesehatan tubuh.Nah, meskipun berjalan alamiah dan otomatis, kelancaran peredaran darah jantung dapat kita maksimalkan dengan beberapa tips berikut ini. Simak, ya, Sobat!1. Konsumsi Makanan Sehat untuk JantungLangkah paling awal untuk meningkatkan sirkulasi darah dan kesehatan jantung Anda adalah dengan mengatur pola makan sehat. Anda bisa memenuhi asupan vitamin, mineral, dan nutrisi lainnya dengan mengonsumsi buah serta sayuran.Sebaliknya, Anda perlu menjauhi makanan dengan kandungan lemak jenuh, kurangi garam, dan jangan minum manis-manis secara berlebihan.Diet sehat ini akan membantu menjaga berat badan Anda dalam skala yang sehat, mengontrol kolesterol dan tekanan darah, serta memastikan arteri Anda tetap bersih. Sehingga peredaran darah dari jantung dan ke seluruh tubuh, maupun sebaliknya, akan lebih lancar.2. Rutin Berolahraga Ringan Namun KonsistenBerolahraga secara teratur setiap hari juga bisa membantu mendukung kesehatan sistem peredaran darah dan meningkatkan sirkulasi. Tak harus melakukan Latihan berat sekaligus, Anda bisa memulai latihan kardiovaskular atau aerobik ringan namun teratur.Melansir dari Medical News Today, melakukan Latihan kardiovaskular secara teratur dikaitkan dengan peningkatan kinerja kardiovaskular dan tekanan darah yang lebih rendah. Hal ini terjadi karena Latihan kardiovaskular dapat meningkatkan kemampuan tubuh untuk menyerap dan menggunakan oksigen secara efisien.Selain itu, Latihan kardiovaskular juga dapat membantu meningkatkan kapasitas pembuluh darah untuk melebar. Sehingga pembuluh darah Anda dapat bekerja lebih efisien, yang juga dapat membuat otot menerima oksigen dengan lebih mudah.3. Hindari Kebiasaan MerokokKebiasaan merokok dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, termasuk berpengaruh pada sirkulasi darah dan kesehatan jantung Anda. Ini karena nikotin dalam rokok dapat merusak dinding arteri dan mengentalkan darah Anda, sehingga dapat menghambat peredaran darah ke dan dari jantung.Karenanya, untuk mengembalikan kesehatan tubuh dan mengoptimalkan peredaran darah berhentilah merokok, Sobat. Melansir dari laman American Cancer Society, dengan berhenti merokok sirkulasi darah dan fungsi paru-paru akan meningkat dalam waktu 2 minggu hingga 3 bulan.Hanya dalam 1 hingga 12 bulan setelah berhenti merokok, struktur seperti rambut kecil dalam paru-paru (silia), juga akan mulai Kembali berfungsi dan mengeluarkan lendir dari dalam paru-paru Anda.Sementara menurut Healthline.com, berhenti merokok selama 1 hingga 2 tahun juga akan membantu mengurangi risiko serangan jantung secara drastis, loh.4. Kendalikan Tekanan DarahTekanan darah yang terlalu tinggi dapat menyebabkan aterosklerosis dan arteriosklerosis, yakni kondisi yang mengeraskan arteri dan menghambat aliran darah Anda. Karena itu, jika Anda memiliki riwayat hipertensi, pastikan untuk menjaga tekanan darah Anda dalam kadar yang normal.Menurut American Heart Association (AHA), tekanan darah saat istirahat pada orang dewasa adalah kurang dari 10 mmHg, serta kurang dari 80 mmHg. Namun, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter untuk mencari tahu tekanan darah paling ideal untuk usia dan kesehatan Anda. Periksa hasil pengukuran tekanan darah Anda setidaknya sebulan sekali.5. Cukup Istirahat Setiap HarinyaKurang tidur atau istirahat yang tidak berkualitas di malam hari dapat menyebabkan banyak masalah Kesehatan. Melansir Medical News Today, bahkan kebersihan tidur yang buruk juga dapat mengganggu kesehatan tubuh, baik jangka pendek maupun panjang.Kesehatan kardiovaskular bisa jadi salah satu aspek yang dipengaruhi oleh kurangnya istirahat dan kualitas tidur yang buruk. Masih dari Medical News Today, sebuah penelitian menunjukkan bahwa tidur kurang dari 6 jam per malam dapat meningkatkan risiko seseorang terkena aterosklerosis.Karenanya, pastikan Anda tidur cukup setiap malam, paling tidak selama tujuh hingga 8 jam per hari. Anda juga bisa mengatur pola tidur yang teratur, dengan berangkat dan bangun tidur di waktu yang sama setiap hari.Anda juga bisa meningkatkan kualitas istirahat malam dengan membuat kamar rapi dan bersih, memadamkan lampu dan mengurangi penggunaan gadget sebelum tidur.6. Kelola StresStres dan kecemasan berlebihan juga bisa menyebabkan dampak buruk pada sistem kardiovaskular serta peredaran darah. Melansir dari laman Yale University, stres dapat memengaruhi Kesehatan jantung dan peredaran darah lewat berbagai cara.Stres kronis dapat meningkatkan peradangan dalam tubuh, yang bisa berdampak pada peningkatan penumpukan plak di arteri sehingga menimbulkan penyumbatan dan membuat peredaran darah terhambat. Lebih lanjut, penyakit arteri koroner dapat menyebabkan serangan jantung, irama jantung yang tidak normal, hingga gagal jantung. Karenanya, Anda perlu mengelola stres dengan baik untuk mencegah dampak buruknya pada sirkulasi darah dan kesehatan jantung. Manajemen stres sendiri ada banyak, bisa dengan menjalin komunikasi dan terbuka dengan orang terpercaya, melakukan kegiatan baru yang menyenangkan, olahraga dan meditasi, hingga berkonsultasi langsung dengan psikolog.7. Periksakan Diri Secara Rutin di Granostic SurabayaCara untuk menjaga sistem peredaran darah jantung agar tetap lancar dan sehat lainnya adalah dengan memeriksakan diri secara rutin di layanan kesehatan terpercaya, seperti klinik Granostic.Pemeriksaan kesehatan rutin dapat membantu Anda memantau kondisi sirkulasi darah dan jantung, serta mendeteksi dini adanya masalah kesehatan tertentu dan mendapatkan perawatan secepat mungkin.Bersama Granostic, Anda dapat melakukan pemeriksaan kesehatan jantung dan pembuluh darah dengan lengkap, seperti:Tes Tekanan DarahMengetahui ukuran tekanan darah Anda sangat penting untuk mencegah dan mendeteksi dini masalah pada sirkulasi darah. Bersama klinik Granostic, Anda dapat melakukan tes tekanan darah dengan mudah dan efisien.Tes KolesterolSelain tes tekanan darah, untuk memastikan peredaran darah jantung sehat dan lancar, Anda juga perlu melakukan tes kolesterol. Tes ini juga dapat Anda lakukan di klinik Granostic, dengan sistem yang mudah dan hasil yang cepat.EkokardiografiTes ekokardiografi dilakukan untuk memeriksa bagaimana kondisi struktur, ukuran, otot, dan katup jantung Anda. Pemeriksaan ini dapat mendeteksi endocarditis, kelainan katup jantung, hingga penyakit jantung bawaan.Elektrokardiogram (EKG)Sementara itu tes elektrokardiogram (EKG) merupakan jenis pemeriksaan aktivitas listrik jantung, yang digunakan untuk mendeteksi adanya gangguan irama jantung, penebalan otot jantung, hingga penyempitan pembuluh darah koroner. Prosedur EKG di klinik Granostic dijalankan sesuai standar yang berlaku dan dilakukan dengan pengawasan dari dokter spesialis kami.Tes DarahSelanjutnya, Untuk memastikan kondisi peredaran darah jantung dan merawatnya agar lancar, Anda juga bisa melakukan tes darah. Salah satunya adalah tes D-dimer, yang digunakan untuk memeriksa adanya indikasi pembekuan darah.Gangguan pembekuan darah yang dapat dianalisis dengan tes D-dimer misalnya:trombosis vena dalamemboli parukoagulasi intravaskular diseminatastroke.8. Jangan Konsumsi AlkoholCara menjaga peredaran darah jantung agar tetap lancar dan sehat selanjutnya adalah menghindari mengonsumsi alkohol. Sebab, minum alkohol secara berlebihan dapat meningkatkan hormone stress, sehingga memicu peningkatan denyut jantung dan tekanan darah.Melansir dari National Library of Medicine, minum alkohol secara berlebihan dapat merusak sistem kardiovaskular, yang menyebabkan gangguan otot jantung, irama jantung tidak teratur, tekanan darah tinggi, hingga stroke.9. Jaga Berat Badan IdealMenjaga berat badan sehat juga bisa membantu meningkatkan sirkulasi darah yang baik. Sebab, obesitas bisa berdampak buruk pada peredaran darah jantung Anda.Sebab meskipun tubuh kita juga membutuhkan lemak untuk tetap sehat, penumpukan lemak secara berlebihan justru bisa menimbulkan plak di arteri dan dapat menghambat aliran darah. Bahkan, lemak visceral, yang berada dalam organ dalam, bisa menyebabkan kerusakan arteri, loh. 10. Hindari Makanan Olahan BerlebihMakanan olahan sering kali mengandung kadar lemak jenuh, garam, dan gula yang tinggi. Kandungan-kandungan ini dapat menyebabkan berbagai masalah Kesehatan seperti hipertensi, diabetes, obesitas, hingga penumpukan lemak jahat dalam tubuh.Melansir dari National Library of Medicine, studi epidemiologi terkini menunjukkan bahwa konsumsi makanan ultra-olahan dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.Karenanya untuk memulai hidup sehat dan membuat peredaran jantung lebih lancar, Anda bisa mulai dengan menghindari makanan olahan (kemasan). Kemudian beralih pada menu diet yang lebih sehat dan bergizi seimbang.11. Minum Air yang CukupTak hanya soal makanan, minum air putih yang cukup juga berpengaruh pada peredaran darah jantung Anda. Kok bisa?Memastikan tubuh mendapatkan hidrasi yang cukup dapat memperlancar sirkulasi, yakni dengan meningkatkan peredaran darah di seluruh tubuh. Air hangat, secara spesifik, dapat mendukung pembuluh darah untuk melebar, sehingga memberikan ruangan lebih luas bagi darah untuk mengalir.Selain itu, dehidrasi juga menyebabkan masalah pada sirkulasi tubuh, yang akhirnya membuat Anda merasa lemas, kelelahan, sakit kepala, dan pusing.Nah, untuk mencukupi kebutuhan cairan dalam tubuh ini, Anda dianjurkan untuk minum sebanyak 8 gelas atau 2 liter air sehari.12. Konsumsi Suplemen Jika DiperlukanLangkah selanjutnya untuk menjaga sistem peredaran darah jantung agar lancar dan sehat adalah dengan mengonsumsi suplemen, jika diperlukan.Salah satu suplemen yang dimaksud adalah suplemen zat besi, yang sangat penting untuk menjaga sistem peredaran darah.Tubuh membutuhkan zat besi untuk membuat hemoglobin, yakni salah satu komponen Utama sel darah merah dan bertugas membawa oksigen ke seluruh tubuh.Kekurangan zat besi pun kerap dikaitkan dengan anemia. Sehingga Anda perlu mencukupi kebutuhan mineral ini dengan tepat, misalnya lewat suplemen.13. Hindari Duduk Terlalu LamaSelanjutnya, Anda juga perlu menghindari duduk terlalu lama untuk membuat peredaran darah lebih lancar. Bahkan menurut British Medical Journal, gaya hidup yang tidak aktif dan terlalu banyak duduk, bisa meningkatkan pembekuan darah yang bisa berujung pada emboli paru-paru. Karenanya, ketika Anda harus duduk dalam waktu yang lama karena masalah pekerjaan, baiknya berikan jeda tiap beberapa jam untuk meregangkan tubuh sebentar, berjalan-jalan di sekitar area kerja, dan merelaksasi tubuh Anda.Selain itu, imbangi aktivitas Anda yang cenderung pasif tersebut dengan berolahraga secara teratur. Lakukan dengan santai namun sering, misalnya tiap hari selama 15 hingga 30 menit saja.14. Waspadai Gejala Awal Masalah JantungMenjaga peredaran darah agar lancar dan sehat juga bisa dilakukan dengan mewaspadai gejala awal adanya masalah jantung. Misalnya, Anda merasakan nyeri atau tekanan di dada, napas pendek-pendek, pusing, dan banyak lainnya.Gejala-gejala ini tidak bisa Anda remehkan, jadi segera kunjungi dokter untuk melakukan pemeriksaan kesehatan menyeluruh. Sehingga Anda dapat mengetahui secara pasti mengenai kondisi kesehatan jantung dan sistem pembuluh darah Anda.Nah, Sobat Granostic itu adalah 14 cara menjaga sistem peredaran jantung agar lancar dan sehat. Mudah, bukan?Jangan lupa untuk selalu rutin melakukan cek kesehatan jantung dan pembuluh darah di klinik Granostic, ya!Ditinjau Oleh:Dr. Aji WibowoSumber Referensi:How to improve circulation. Medical News Today. Medically reviewed by Debra Sullivan, Ph.D., MSN, R.N., CNE, COI. Diakses 2025How to Improve Your Circulation. WebMD. Medically Reviewed by Poonam Sachdev. Diakses 2025How to take care of your heart health. WHO. Diakses 2025Alcohol and the Cardiovascular System. National Library of Medicine. Diakses 2025Yes, Stress Can Hurt Your Heart: 3 Things to Know. Yale School of Medicine. Diakses 2025
Apa Saja Jenis Penyakit Kanker pada Anak? Kenali Yuk Detailnya
Meskipun jarang terjadi, kanker juga dapat berkembang pada anak-anak. Namun, tipe kanker yang berkembang pada anak-anak berbeda dengan yang terjadi pada orang dewasa. Apa Anda tahu apa saja jenis kanker anak tersebut?Kanker anak dapat menunjukkan gejala yang sangat umum, bersifat sangat invasif dan memiliki masa laten yang singkat. Karenanya, penanganan kanker anak penting dilakukan sedini mungkin, untuk meningkatkan angka harapan hidup dan meminimalisir kerusakan organ ataupun jaringan tubuh anak.Nah, dalam artikel ini Granostic akan menjelaskan secara rinci apa saja jenis penyakit kanker pada anak, cara mengatasi, dan tips pencegahannya. Yuk, Sobat mari simak bersama-sama!Jenis-Jenis Kanker pada AnakBerikut ini beberapa jenis kanker yang sangat umum terjadi pada anak-anak dan remaja, beserta fakta menarik, penjelasan, dan gejalanya.1. LeukemiaFakta MenarikLeukemia, atau kanker sel sumsum tulang belakang, merupakan salah satu jenis kanker yang paling umum terjadi pada anak-anak. Laporan data kemenkes pada tahun 2020, jumlah anak-anak penderita leukemia di Indonesia mencapai jumlah 3.880 jiwa.Melansir dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), banyak kasus leukemia pada anak terdeteksi secara tidak sengaja saat orangtua membawa anak periksa ke dokter untuk menyembuhkan keluhan lain seperti demam, batuk, ataupun pilek. Inilah yang kemudian membuat banyak pasien leukemia terlambat mendapatkan pengobatan.PenjelasanLeukemia merupakan kanker sel darah putih atau leukosit, yang menyerang sumsum tulang belakang anak. Karena pada sumsum tulang belakanglah, leukosit diproduksi.Karena sel kanker ini, sumsum tulang menghasilkan banyak sel darah putih abnormal dan belum matang, sehingga tidak mampu melawan infeksi. Akhirnya, sel-sel leukemia ini menggantikan sel-sel darah putih yang sehat, sehingga virus, bakteri, dan mikroorganisme lainnya dapat menginfeksi tubuh serta membuat si Kecil mudah sakit.Selain itu, sel-sel leukemia juga bisa menggantikan sel-sel darah merah dan trombosit, sehingga tubuh anak akan kesulitan mendapatkan oksigen dan menghentikan pendarahan setelah cedera.GejalaAdapun beberapa gejala leukimia pada anak menurut IDAI antara lain:Kulit anak tampak pucat.Terjadi pendarahan pada anak, baik berupa lebam di kulit, mimisan, atau bercak merah.Mudah terinfeksi penyakit.Demam berkepanjangan.Anak-anak dapat merasakan nyeri pada tulang atau sendi.Pembesaran organ.Kloroma, atau munculnya bercak kehitaman pada kulit.Hiperleukositosis, atau kenaikan jumlah sel leukosit yang sangat tinggi.2. Tumor Otak dan Sistem Saraf Pusat (SSP)Fakta MenarikMelansir dari National Library of Medicine, menyebutkan bahwa tumor otak dan Sistem Saraf Pusat (SSP) menjadi penyebab utama kematian akibat kanker pada anak-anak. Tumor otak dan SSP menjadi jenis kanker kedua yang paling sering dialami oleh anak-anak, setelah leukemia.Menurut sebuah penelitian di tahun 2023 yang dilakukan di Kota Jakarta, usia anak yang paling sering mengalami tumor otak adalah yang berada pada usia enam hingga 12 tahun. PenjelasanTumor otak dan SSP pada anak merupakan pertumbuhan sel yang dimulai di dalam atau di dekat otak anak-anak. Tumor ini dapat kian berkembang dan menekan bagian otak yang ada di dekatnya. Kondisi ini kemudian menyebabkan berbagai gejala, seperti mual dan sakit kepala.Ada banyak jenis tumor otak dan SSP pada anak. Beberapa diantaranya tumbuh dengan cepat, Sebagian lagi tumbuh dengan lambat. Ada yang bersifat kanker, ada juga yang bersifat non-kanker. Tumor otak nonkanker ini juga dikenal dengan tumor otak jinak.GejalaAdapun gejala klinis dari tumor otak dan SPP pada anak antara lain:Sakit kepalaMuntahKejangLemah badanGangguan penglihatanPenurunan kesadaranWajah anak tampak tidak simetrisAnak mengalami gangguan keseimbanganAnak sulit berbicaraMengalami kesulitan untuk menelanSerta mengalami gangguan pendengaran3. NeuroblastomaFakta MenarikNeuroblastoma merupakan kanker yang sangat langka dan berkembang pada jaringan saraf. Umumnya, kanker ini menyerang anak-anak di bawah usia 5 tahun. Bahkan, bisa terjadi sebelum bayi dilahirkan. Jenis kanker ini sangat langka ditemukan pada anak-anak yang berusia lebih dari 10 tahun. Bayi yang lahir di keluarga dengan riwayat neuroblastoma memiliki risiko lebih besar untuk mengidap kanker ini.Namun, menurut Cleveland Clinic, 98% hingga 99% neuroblastoma tidak diturunkan lewat keluarga. Anak-anak yang lahir dengan kelainan bawaan mungkin memiliki risiko yang lebih tinggi untuk mengidap neuroblastoma.PenjelasanNeuroblastoma merupakan jenis kanker anak yang berkembang di sistem saraf bayi dan anak kecil. Neuroblastoma tumbuh pada jaringan saraf anak yang belum matang.Kanker ini biasanya menyerang neuroblast di kelenjar adrenal, yang menghasilkan hormon untuk mengendalikan fungsi otomatis tubuh. Neuroblastoma juga dapat berkembang di jaringan saraf sumsum tulang belakang, perut, dada, atau leher si Kecil. Sel kanker ini juga dapat menyebar ke bagian tubuh lainnya.GejalaGejala neuroblastoma bervariasi tergantung pada lokasi tumor dan stadium penyakit yang anak alami. Beberapa gejala umum dari neuroblastoma meliputi:Benjolan pada leher, dada, panggul, atau perut, atau beberapa benjolan tepat di bawah kulit.Mata tampak melotot atau terdapat lingkaran hitam di bawah mata anak.Mengalami diare, sembelit, sakit perut, atau kehilangan nafsu makan.Anak tampak kelelahan, mengalami batuk, dan demam.Kulit tampak pucat.Perut yang terasa nyeri dan kembung.Susah bernapas, yang biasanya terjadi pada bayi.Anak-anak mengalami kelemahan, masalah pada gerakan, atau kelumpuhan pada tungkai dan kaki.4. Wilms Tumor (Nefroblastoma)Fakta MenarikWilms tumor, disebut juga dengan nefroblastoma atau kanker ginjal, merupakan jenis tumor yang sangat sering ditemukan pada anak-anak. Tumor ini juga umumnya terjadi hanya pada salah satu ginjal, yang selalu didiagnosa sebelum anak berusia 10 tahun.PenjelasanWilms tumor merupakan tumor ginjal yang hampir selalu ditemukan pada anak-anak. Dalam beberapa kasus, anak-anak mengidap wilms tumor sejak kelahiran mereka, kondisi ini juga disebut sebagai sindrom kongenital.Tumor tersebut dapat tumbuh pada satu ginjal, namun pada beberapa kasus tumor bisa muncul pada kedua ginjal, atau ada lebih dari satu bintik kanker pada satu ginjal.GejalaBeberapa gejala dari Wilms tumor antara lain:Terdapat bengkak atau benjolan keras pada perut anak Anda. Benjolan tersebut dapat disertai rasa nyeri, atau tidak terasa sakit sama sekali.Nyeri pada perut anak.Terdapat darah dalam urin.Anak mengalami demam.Tekanan darah tinggi, yang biasanya menyebabkan anak Anda mengalami mimisan, sakit kepala, dan darah di mata.5. LimfomaFakta MenarikSebenarnya, limfoma lebih umum terjadi pada orang dewasa. Namun jenis kanker ini juga menjadi yang paling sering terjadi pada anak-anak, yakni di urutan ketiga setelah leukemia dan tumor otak.Di Amerika, melansir dari National Library of Medicine, sekitar 1.100 anak-anak dan remaja yang berusia kurang dari 20 tahun mengidap limfoma tiap tahunnya. Namun, kabar baiknya kanker ini paling dapat disembuhkan dengan perkiraan peluang hidup lebih dari 5 tahun yang besar, yakni lebih dari 98%.PenjelasanKanker limfoma merupakan jenis kanker yang bermula di system limfatik anak-anak, yang kerap terjadi pada anak-anak usia 5 hingga 19 tahun. Terdapat dua jenis kanker limfoma, yakni limfoma Hodgkin dan non-Hodgkin. Kanker limfoma Hodgkin kerap terjadi pada anak-anak usia 5 hingga 19 tahun, sementara non-Hodgkin lebih sering terjadi pada remaja.GejalaAda beberapa gejala yang umum terjadi pada kanker limfoma, seperti:Demam yang sering terjadi dan tanpa sebab.Batuk-batuk.Keringat malam.Penurunan berat badan tanpa alasan yang jelas.Anak-anak mengalami pembengkakan pada kepala, leher, tubuh bagian atas, ataupun lengan.Anak-anak kesulitan menelan makanan atau minuman. 6. RhabdomyosarcomaFakta MenarikKanker rhabdomyosarcoma ini dapat tumbuh di bagian tubuh mana saja, serta memiliki dua jenis yakni embryonal dan alveolar.PenjelasanJenis kanker yang banyak ditemukan pada anak-anak selanjutnya adalah Rhabdomyosarcoma. Kanker ini bermula di sel yang tumbuh menjadi sel otot rangka. Otot rangka mengendalikan semua gerakan otot sukarela kita.Kanker ini sering terjadi pada anak-anak di bawah usia 10 tahun, namun sifatnya tidak begitu umum.GejalaMelansir dari Stanford Medicine, berikut ini beberapa gejala dari rhabdomyosarcoma pada anak-anak berdasarkan letaknya:Tumbuh dekat mata dapat menyebabkan: pembengkakan pada mata dan masalah penglihatan.Tumbuh di dekat telinga atau sinus dapat menyebabkan: nyeri telinga, sakit kepala, dan kongesti sinus.Pertumbuhan pada organ kemih atau reproduksi dapat menyebabkan: pendarahan, nyeri saat buang air kecil dan besar.Pertumbuhan pada perut dapat menyebabkan: nyeri, muntah, dan kesulitan buang air besar.7. RetinoblastomaFakta MenarikRetinoblastoma merupakan kanker mata yang sangat jarang terjadi, namun biasanya menyerang anak-anak di bawah usia 5 tahun. Meski begitu, kanker ini juga bisa menyerang siapa saja.Lewat perawatan yang efektif dan cepat, hamper semua anak dengan retinoblastoma dapat disembuhkan.PenjelasanRetinoblastoma merupakan jenis kanker mata, yang bermula dari pertumbuhan sel-sel di retina.Ada beberapa pengobatan untuk retinoblastoma. Pada kebanyakan kasus, pengobatan kanker mata ini tidak memerlukan pengangkatan mata untuk menghilangkan kanker.GejalaBeberapa gejala yang mengindikasikan retinoblastoma pada anak meliputi:terdapat warna putih di lingkaran tengah matamata merahmata bengkakmata yang tampak melihat ke arah yang berbedakehilangan penglihatan.8. Osteosarcoma dan Ewing SarcomaFakta MenarikOsteosarkoma dan Ewing sarcoma merupakan kanker tulang yang seringnya menyerang anak-anak, remaja, dan dewasa muda. Namun, osteosarkoma lebih umum terjadi pada remaja dan dewasa muda. Sementara Ewing sarcoma lebih umum terjadi pada anak-anak dan remaja.PenjelasanTumor osteosarcoma tumbuh di sepanjang tepi tulang panjang, serta sering ditemukan pada tulang panjang lutut dan lengan atas. Lokasi dari osteosarcoma lainnya dapat ditemukan di panggul, bahu, dan tengkorak.Sementara itu, tumor Ewing berkembang di jaringan tulang dan memiliki sel-sel bulat berwarna biru yang khas. Tumor ini dapat ditemukan pada tulang manapun di bagian tubuh anak-anak. Akan tetapi paling umum terjadi di panggul, paha, tulang rusuk, hingga lengan atas.GejalaAda beberapa gejala yang dapat menandakan anak-anak mengidap osteosarkoma dan Ewing sarkoma, yakni:Gejala Osteosarkoma:nyeri tulangrasa sakit yang datang dan pergi, namun makin parah dari Waktu ke Waktubenjolan dan kemerahan gerakan anak terasa terbatas di area yang terdampakGejala Ewing sarcoma:nyeri tulangpembengkakan dan nyeri di dekat lokasi tumorkelelahandemamberat badan yang tiba-tiba dan tidak direncanakan.Fakta Menarik Tentang Kanker AnakNah, Sobat Granostic, setelah mengetahui apa saja jenis kanker yang umumnya menyerang anak-anak di atas, Anda juga perlu tahu informasi umum mengenai kanker anak berikut ini:Fakta MenarikDisebut juga sebagai childhood cancer atau pediatric cancer, kanker ini terjadi hanya pada anak-anak (bayi hingga anak usia 14 tahun) dan remaja (usia 15 hingga 19 tahun). Kanker anak bersifat cukup langka, namun dapat dirawat dan bisa disembuhkan. Bahkan lebih dari 80% anak-anak penyandang kanker, bertahan hidup lima tahun setelah diagnosis pertama mereka.PenjelasanKanker anak merupakan penyakit yang menyerang anak-anak hingga remaja, yang bahkan bisa saja terjadi saat janin dalam kandungan. Kanker anak timbul Ketika sel-sel abnormal tumbuh dan menyebar ke bagian tubuh yang lain.Namun dengan deteksi dini, perawatan yang cepat dan tepat, kanker anak bisa disembuhkan. GejalaBanyak gejala kanker anak yang mungkin terlihat sebagai gejala sakit biasa. Melansir dari Cleveland Clinic, berikut ini beberapa gejala kanker anak yang perlu Anda tahu:Demam dan penurunan berat badan yang terjadi secara terus menerus, atau berkepanjanganRasa sakit kepala, yang biasanya diiringi oleh muntah-muntah di pagi hariPembengkakan yang tambah buruk atau bertahan lama di tulang, sendi, atau belakang kaki anak AndaBenjolan atau massa, yang tumbuh di tubuh si Kecil terutama pada perut, leher, dada, panggul, atau ketiakTimbul memar, pendarahan, atau ruam-ruam berlebihan.Infeksi berulang, sering, dan lamaWarna keputihan di belakang pupil mata anakMual terus menerus, atau muntah yang tanpa disertai mualAnak merasa kelelahan terus menerus dan disertai pucatPerubahan mata atau kemampuan penglihatan, yang terjadi secara tiba-tiba dan persistenCara Mengatasi Kanker pada AnakKanker pada anak-anak perlu ditangani segera sehingga dapat sembuh dan meningkatkan peluang hidup si Kecil. Berikut ini beberapa cara mengatasi kanker pada anak yang perlu Anda tahu:1. Bekerja Sama dengan Tim MedisAgar anak-anak bisa sembuh dari kanker, orangtua perlu memberikan dukungan dan selalu mendampingi anak untuk mendapatkan pengobatan yang tepat. Anda juga perlu memeriksakan si Kecil dan bekerjasama dengan tim medis untuk membuat pengobatan berjalan maksimal.Apalagi umumnya pengobatan kanker anak bersifat multidisiplin, yang artinya harus terhubung dengan berbagai spesialis dan melakukan serangkaian pemeriksaan medis.Karena itu, Sobat bisa memilih rumah sakit atau layanan kesehatan yang bersifat terpadu untuk mempermudah pengobatan kanker anak, seperti klinik Granostic.Layanan kesehatan yang diberikan oleh Granostic bersifat kesatuan dan terhubung dengan berbagai spesialis, yang dapat membuat pengobatan lebih efisien dan nyaman untuk si Kecil.2. Perawatan yang TepatLangkah selanjutnya, adalah memberikan perawatan yang tepat dan sedini mungkin. Karena itu, penting bagi Anda untuk selalu rutin melakukan kontrol dan mematuhi aturan pemberian obat untuk anak.3. Dukungan PsikologisProses pengobatan kanker bisa menimbulkan rasa sakit, tidak nyaman, bahkan stres pada anak. Karenanya, peran Anda sebagai orangtua atau orang terdekat sangatlah penting, utamanya dalam memberikan dukungan psikologis.Dengan demikian, anak-anak akan menjadi lebih berani, optimis, dan senantiasa berpikiran positif terhadap kondisi mereka.Langkah Pencegahan Kanker AnakNah, Sobat Granostic, untungnya kanker pada anak dapat dicegah dengan mempraktekkan gaya hidup sehat, melindungi paparan bahan kimia berbahaya, hingga rutin melakukan pemeriksaan kesehatan.1. Gaya Hidup SehatSaat ingin menjaga kesehatan si Kecil, menerapkan gaya hidup yang sehat adalah langkah awal yang sangat mendasar dan berperan besar. Misalnya, Anda perlu mengajak anak untuk menerapkan pola makan sehat, aktif bergerak dan mencegah obesitas, serta menghindari kebiasaan buruk seperti mengonsumsi produk-produk kemasan.2. Hindari Paparan Bahan Kimia BerbahayaAnda juga perlu melindungi anak dari paparan bahan kimia berbahaya yang dapat menyebabkan berbagai masalah pada kesehatan, termasuk kanker. Beberapa bahan kimia tersebut misalnya nikotin, asap kendaraan, zat-zat karsinogenik pada kosmetik ilegal, dan banyak lainnya.3. Pemeriksaan KesehatanUntuk mencegah anak dari kanker, Anda juga perlu melakukan pemeriksaan kesehatan rutin. Langkah ini juga membantu Anda untuk mengenali dengan baik perkembangan dan kondisi tubuh si Kecil, mendeteksi dini adanya masalah pada kesehatan anak, dan mendapatkan edukasi penting untuk mendukung pertumbuhan si Kecil.Yuk bund, Ketahui Tanda dan Seberapa Penting Deteksi Dini Kanker pada Anak.Klinik Granostic Surabaya Solusi Pemeriksaan Kanker AnakKabar baik untuk Anda, klinik Granostic menyediakan layanan pemeriksaan kanker untuk anak terlengkap dan terpercaya di Surabaya. Berkomitmen untuk memberikan yang terbaik, berikut ini keunggulan klinik Granostic sebagai solusi pemeriksaan kanker anak.Fasilitas ModernKlinik Granostic menyediakan layanan kesehatan dengan fasilitas modern dan canggih. Sehingga tiap pemeriksaan kesehatan dan upaya pengobatan kanker anak juga akan berjalan efisien, serta memberikan hasil yang akurat dan detail.Tim Medis AhliProsedur pemeriksaan kanker anak di klinik Granostic pun dilakukan di bawah pengawasan dokter umum dan spesialis, juga dibantu dengan perawat berpengalaman yang ramah dan terlatih. Sehingga selama pemeriksaan dan berkonsultasi, Anda dan si Kecil dapat merasa nyaman. Bersama dokter Anda juga dapat berkonsultasi dan memperoleh edukasi lengkap seputar kanker anak, termasuk penyebab, prosedur pencegahan, serta perawatan yang diperlukan.Kemudahan AksesSatu hal lagi yang membuat klinik Granostic unggul adalah kemudahan aksesnya. Anda dapat mendaftar pemeriksaan kanker dengan mudah dan cepat, lewat pendaftaran online maupun offline.Bahkan bila Anda merasa kesulitan untuk datang ke klinik, Anda dapat menggunakan layanan home care untuk melakukan pemeriksaan kanker anak di rumah saja.Kemudian, hasil pemeriksaan kesehatan dan kanker anak dapat Anda akses secara online. Sehingga Anda tidak perlu repot-repot kembali ke klinik untuk antri dan mengambil hasil pemeriksaan.Nah, Sobat Granostic itu adalah penjelasan lengkap tentang 8 jenis kanker yang umum terjadi pada anak-anak. Ingat, sebagai orang tua, Anda perlu kritis dan waspada terhadap tiap gejala tak biasa pada anak untuk upaya deteksi dini kanker.Jangan lupa juga untuk selalu rutin melakukan pemeriksaan kesehatan anak di klinik Granostic. Bersama dokter ahli kami, Anda dapat memantau tumbuh kembang si Kecil dengan lebih baik dan mencegah berbagai masalah kesehatan.Yuk, Sobat, lindungi buah hati dan orang tersayang Anda dengan rutin cek kesehatan di klinik Granostic, ya!Ditinjau Oleh:Dr. Aji WibowoSumber Referensi:Types of Childhood Cancer. The American Childhood Cancer Organization. Diakses 2025Childhood Cancers. U.S. Department of Health and Human Services - National Institutes of Health - National Cancer Institute. Diakses 2025Types of Childhood and Adolescent Cancers. American Academy of Pediatrics. Diakses 2025Childhood Cancer (Pediatric Cancer). Cleveland Clinic. Diakses 2025Childhood cancer. WHO. Diakses 2025
Apa Itu Osteoporosis? Berikut Penjelasan Lengkapnya
Osteoporosis adalah suatu kondisi yang sering kali tidak disadari oleh banyak orang, padahal bisa sangat mempengaruhi kualitas hidup. Penyakit ini umumnya menyerang tulang, membuatnya lebih lemah dan rentan terhadap patah. Meskipun seringkali disebut sebagai penyakit diam-diam, karena tidak menimbulkan gejala yang jelas pada tahap awal, osteoporosis sebaiknya tidak dianggap remeh.Faktanya, lebih dari 200 juta orang di seluruh dunia menderita osteoporosis dan risiko ini semakin meningkat seiring bertambahnya usia. Namun, osteoporosis bukan hanya masalah orang tua. Gaya hidup yang kurang sehat, pola makan yang buruk, kurangnya aktivitas fisik, atau faktor genetik juga dapat meningkatkan kemungkinan seseorang mengalami kondisi ini lebih awal. Jadi, osteoporosis dapat dialami oleh siapa saja, baik anak-anak maupun orang dewasa. Tetapi kondisi ini lebih umum terjadi pada wanita yang sudah mengalami menopause dan pria yang lebih lanjut usianya.Penyakit ini berhubungan erat dengan penurunan kepadatan tulang yang membuatnya lebih rapuh, sehingga meningkatkan kemungkinan patah tulang akibat cedera ringan sekalipun. Tulang yang seharusnya kuat untuk menopang tubuh, menjadi lebih lemah dan rapuh. Oleh karena itu, mengenali faktor risiko, gejala, serta langkah pencegahan osteoporosis sangat penting. Granostic telah merangkumkan semua informasi terkait osteoporosis lewat artikel ini. Penasaran? Baca terus, ya!Pengertian OsteoporosisOsteoporosis adalah kondisi medis yang menyebabkan tulang menjadi lemah dan rapuh. Kondisi ini terjadi ketika tulang kehilangan kepadatan dan kekuatannya, sehingga lebih mudah patah, meskipun hanya mengalami cedera ringan. Proses ini biasanya berlangsung secara perlahan tanpa gejala yang jelas pada awalnya, sehingga banyak orang baru menyadarinya setelah mengalami patah tulang. Pada kondisi normal, tubuh terus memproduksi dan mengganti sel-sel tulang yang lama dengan yang baru. Namun, pada penderita osteoporosis, proses penggantian tulang ini terganggu dan tulang menjadi lebih tipis serta kurang padat. Akibatnya, tulang tidak bisa lagi mendukung tubuh dengan baik, sehingga meningkatkan risiko patah tulang, terutama di bagian tubuh seperti pergelangan tangan, tulang belakang, dan pinggul.Penyebab OsteoporosisPenyebab osteoporosis sangat bervariasi dan sering kali melibatkan kombinasi beberapa faktor. Meskipun proses penuaan menjadi salah satu penyebab utamanya, tetapi ada berbagai hal yang dapat mempengaruhi kesehatan tulang manusia, mulai dari faktor genetik hingga gaya hidup yang kurang mendukung. Pada bagian ini, kita akan membahas berbagai faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang mengembangkan kondisi osteoporosis ini, serta bagaimana kita bisa mengelola faktor-faktor tersebut untuk menjaga kesehatan tulang yang optimal. 1. Kekurangan Kalsium dan Vitamin DKalsium merupakan mineral yang berperan penting dalam pembentukan dan pemeliharaan kekuatan tulang. Jika tubuh kekurangan kalsium, tulang akan menjadi lebih rapuh dan rentan patah. Biasanya, tubuh mendapatkan kalsium dari makanan, seperti susu, keju, yogurt, dan sayuran hijau. Jika asupan kalsium tidak mencukupi, tubuh akan mengambil kalsium dari tulang untuk memenuhi kebutuhan lainnya, sehingga membuat tulang semakin lemah dari waktu ke waktu.Selain itu, vitamin D juga sangat penting dalam proses ini karena Vitamin D berperan penting dalam membantu tubuh menyerap kalsium dari makanan yang Anda makan. Tanpa vitamin D yang cukup, meskipun Anda mengonsumsi cukup kalsium, tubuh tidak akan bisa menggunakannya dengan optimal. Vitamin D bisa didapatkan dari paparan sinar matahari langsung atau melalui makanan seperti ikan berlemak dan telur. Jika tubuh kekurangan vitamin D, kemampuan untuk membangun dan mempertahankan tulang yang sehat menjadi terganggu yang akhirnya meningkatkan risiko osteoporosis.2. Faktor GenetikJika ada riwayat keluarga yang menderita osteoporosis atau sering mengalami patah tulang akibat kondisi ini, maka seseorang lebih berisiko mengalami kondisi ini juga. Gen yang diwariskan dari orang tua dapat memengaruhi berbagai aspek kesehatan tulang, seperti kepadatan tulang, kekuatan tulang, dan kemampuan tubuh untuk memproduksi tulang baru. Beberapa orang mungkin dilahirkan dengan struktur tulang yang lebih rapuh atau dengan kepadatan tulang yang lebih rendah, sehingga membuat mereka lebih rentan terhadap osteoporosis.Meskipun Anda tidak bisa mengubah faktor genetik ini, pola hidup yang sehat, seperti:menjaga asupan gizi yang cukup, berolahraga secara teratur, dan menghindari kebiasaan buruk seperti merokok Mengurangi kebiasaan-kebiasaan ini dapat membantu mengurangi dampak negatif dari faktor keturunan tersebut.3. Penurunan Hormon Estrogen atau TestosteronEstrogen adalah hormon yang sangat penting dalam menjaga kepadatan tulang, terutama pada wanita. Ketika seorang wanita memasuki masa menopause, kadar estrogen dalam tubuhnya turun drastis. Penurunan hormon ini membuat tulang lebih mudah kehilangan kalsium dan mineral lainnya, yang menyebabkan tulang menjadi lebih rapuh dan rentan terhadap patah.Pada pria, testosteron juga berperan dalam menjaga kesehatan tulang. Meskipun penurunan testosteron pada pria tidak terjadi secepat pada wanita, seiring bertambahnya usia, kadar testosteron bisa menurun dan mempengaruhi kepadatan tulang. Hal ini membuat pria yang lebih tua juga berisiko mengalami osteoporosis. Oleh karena itu, baik pada wanita yang menopause maupun pria yang lebih tua, penurunan hormon ini menjadi salah satu faktor yang meningkatkan kerentanannya terhadap osteoporosis dan menjaga keseimbangan hormon sangat penting untuk mencegah kondisi ini.4. Gaya Hidup Tidak SehatKebiasaan buruk, seperti kurangnya aktivitas fisik, pola makan yang buruk, merokok, dan konsumsi alkohol yang berlebihan, semuanya dapat memengaruhi kesehatan tulang secara negatif. Kurangnya olahraga, terutama yang melibatkan beban, seperti berjalan, berlari, atau angkat beban, bisa membuat tulang menjadi lebih lemah. Aktivitas fisik yang teratur membantu merangsang tulang untuk tetap kuat dan padat. Tanpa cukup bergerak, tulang tidak mendapatkan rangsangan yang dibutuhkan untuk mempertahankan kekuatan dan kepadatannya.Selain itu, pola makan yang tidak seimbang, seperti kekurangan kalsium dan vitamin D, juga sangat berdampak pada kesehatan tulang. Tanpa asupan yang cukup dari kedua zat ini, tulang bisa menjadi lebih rapuh. Kebiasaan merokok dan konsumsi alkohol berlebihan juga dapat mengganggu kemampuan tubuh untuk membangun dan menjaga tulang yang sehat. Merokok, misalnya, mengurangi aliran darah ke tulang dan menghambat penyerapan kalsium. Sementara alkohol dapat merusak sel-sel tulang dan mengurangi kepadatan tulang.5. Kondisi Medis TertentuPenyakit atau gangguan tertentu dapat memengaruhi metabolisme tulang atau mengganggu keseimbangan antara pembentukan dan penghancuran tulang, yang pada akhirnya membuat tulang lebih rapuh dan mudah patah.Contohnya, penyakit tiroid yang tidak terkontrol, seperti hipertiroidisme yang dapat menyebabkan tubuh memproduksi terlalu banyak hormon tiroid. Sehingga dapat mempercepat proses penghancuran tulang. Selain itu, kondisi medis seperti rheumatoid arthritis dan penyakit celiac juga dapat mempengaruhi kesehatan tulang. Pada rheumatoid arthritis, peradangan kronis dapat merusak jaringan tulang dan sendi. Sedangkan pada penyakit celiac, kerusakan pada usus dapat mengurangi kemampuan tubuh untuk menyerap nutrisi penting seperti kalsium dan vitamin D.Ciri-Ciri dan Gejala OsteoporosisOsteoporosis kerap disebut sebagai penyakit tersembunyi karena di tahap awal, tanda-tandanya sulit untuk dikenali. Banyak orang yang baru menyadari bahwa mereka mengidap osteoporosis setelah mengalami patah tulang, padahal kondisi ini sudah berkembang sejak lama. Oleh karena itu, mengenali ciri-ciri dan gejala osteoporosis sejak dini sangat penting agar kita bisa mengambil langkah pencegahan dan perawatan yang tepat. 1. Patah Tulang Mudah TerjadiSalah satu ciri paling umum dari osteoporosis adalah tulang yang menjadi lebih mudah patah, bahkan akibat cedera ringan atau tekanan yang seharusnya tidak menyebabkan patah tulang. Patah tulang bisa terjadi akibat kecelakaan kecil, seperti terjatuh atau hanya dengan gerakan yang tampaknya biasa. Hal ini terjadi karena tulang yang rapuh tidak dapat menahan beban atau tekanan yang diberikan. Bagian tubuh yang paling sering mengalami patah tulang akibat osteoporosis meliputi pergelangan tangan, tulang belakang, dan pinggul. Jika seseorang sering mengalami patah tulang meskipun cedera yang terjadi ringan, namun hal tersebut bisa menjadi tanda adanya osteoporosis.2. Postur Tubuh MembungkukSeiring berjalannya waktu, osteoporosis dapat menyebabkan tulang belakang menjadi lebih rapuh dan bahkan mengalami kompresi atau penyusutan. Hal ini dapat membuat postur tubuh seseorang menjadi membungkuk atau tampak lebih membungkuk dari biasanya (kifosis). Penyusutan tulang belakang ini terjadi karena vertebra (tulang punggung) menjadi lebih rapuh dan mudah runtuh.Selain itu, nyeri punggung yang terjadi akibat fraktur kompresi pada tulang belakang juga dapat memperburuk postur tubuh yang membungkuk. Jika Anda mulai merasa tubuh Anda semakin membungkuk atau mengalami nyeri punggung yang sering, hal tersebut bisa menjadi tanda bahwa osteoporosis sedang berkembang.3. Nyeri Punggung KronisNyeri punggung yang berlangsung lama sering menjadi salah satu gejala osteoporosis, terutama jika terdapat fraktur atau retakan pada tulang belakang.Osteoporosis membuat tulang lebih rapuh sehingga tulang belakang bisa mengalami kompresi atau keretakan yang menyebabkan rasa sakit yang berkelanjutan. Nyeri ini bisa terasa tajam atau tumpul dan mungkin semakin parah dengan aktivitas tertentu, seperti berdiri lama atau membungkuk. Rasa sakitnya bisa mengganggu aktivitas sehari-hari dan membuat penderitanya kesulitan bergerak dengan bebas.4. Penurunan Tinggi BadanOsteoporosis dapat menyebabkan penurunan tinggi badan seiring waktu. Hal ini terjadi karena tulang belakang yang rapuh bisa mengalami kompresi atau penyusutan, sehingga menyebabkan tubuh terlihat lebih pendek. Penurunan tinggi badan ini terjadi secara perlahan, namun jika tidak diperhatikan, bisa menjadi tanda yang jelas bahwa kepadatan tulang telah menurun. Jika seseorang merasa tingginya berkurang atau merasa tubuhnya semakin membungkuk, bisa jadi hal tersebut merupakan indikasi adanya osteoporosis yang memengaruhi tulang belakang.5. Kerapuhan KukuKondisi ini berkaitan dengan rendahnya kepadatan mineral tulang yang tidak hanya memengaruhi tulang, tetapi juga bisa mempengaruhi kualitas kuku. Kuku yang mudah patah atau tumbuh dengan lambat bisa menjadi tanda bahwa tubuh kekurangan kalsium atau mineral penting lainnya yang juga diperlukan untuk kesehatan tulang dan kuku. Jika kuku sering rusak meski tidak terpapar benturan yang keras, ini bisa menjadi salah satu gejala yang perlu diperhatikan.Faktor Risiko OsteoporosisFaktor risiko osteoporosis mencakup berbagai hal yang dapat meningkatkan kemungkinan seseorang meningkatkan kondisi ini. Beberapa faktor tersebut mungkin berada di luar kendali manusia, seperti faktor genetik, sementara yang lainnya terkait langsung dengan gaya hidup dan kebiasaan sehari-hari.Mari ketahui berbagai faktor yang dapat memengaruhi kesehatan tulang, agar Anda bisa lebih sadar dan proaktif dalam menjaga kekuatan tulang seiring bertambahnya usia.1. Usia LanjutSemakin bertambahnya usia, semakin besar pula risiko seseorang untuk mengembangkan osteoporosis. Proses alami penuaan menyebabkan penurunan kepadatan tulang dan tubuh akan kehilangan lebih banyak tulang daripada yang bisa dibangun kembali. Pada usia lanjut, kemampuan tubuh untuk memproduksi sel-sel tulang baru berkurang, sementara proses penghancuran tulang yang lama terus berlangsung. Keadaan ini menyebabkan tulang menjadi semakin lemah dan rentan terhadap keretakan atau patah. Risiko osteoporosis meningkat secara signifikan setelah usia 50 tahun, terutama pada wanita setelah menopause, ketika penurunan hormon estrogen juga memperburuk kondisi tulang.2. Jenis KelaminWanita memiliki risiko lebih tinggi dibandingkan pria, terutama setelah memasuki menopause. Penurunan kadar estrogen yang terjadi saat menopause mempercepat kehilangan kepadatan tulang, menjadikan wanita lebih rentan terhadap osteoporosis. Wanita pada umumnya memiliki tulang yang lebih kecil dan tipis dibandingkan pria, sehingga tulang mereka lebih rentan terhadap kerapuhan. Meskipun pria juga bisa menderita osteoporosis, risikonya cenderung muncul lebih lambat, seiring bertambahnya usia, terutama setelah mereka memasuki usia 70 tahun ke atas.3. Indeks Massa Tubuh RendahIndeks Massa Tubuh (IMT) yang rendah atau sering disebut sebagai tubuh kurus, juga dapat meningkatkan risiko osteoporosis. Orang dengan IMT rendah cenderung memiliki lebih sedikit cadangan lemak dan otot, yang berperan dalam memberikan dukungan pada tulang. Selain itu, tubuh yang kurus biasanya memiliki tulang yang lebih tipis, sehingga lebih rentan terhadap kehilangan kepadatan dan kerusakan. Orang dengan berat badan rendah juga mungkin tidak mendapatkan cukup nutrisi penting, seperti kalsium dan vitamin D, yang diperlukan untuk menjaga tulang tetap kuat.4. Gaya Hidup Tidak Sehat Gaya hidup yang tidak sehat, seperti kurangnya aktivitas fisik, pola makan yang buruk, serta kebiasaan merokok dan mengonsumsi alkohol berlebihan, bisa memperburuk kesehatan tulang dan meningkatkan risiko osteoporosis. Kurang bergerak atau tidak berolahraga dapat menyebabkan tulang menjadi lebih lemah karena tidak ada rangsangan untuk memperkuatnya. Selain itu, pola makan yang rendah akan kalsium dan vitamin D, di mana dua zat itu penting untuk kesehatan tulang, juga dapat memperburuk kondisi ini. Merokok dan alkohol berlebihan mengganggu penyerapan kalsium, merusak struktur tulang, dan mempercepat penghancuran tulang. Mengadopsi gaya hidup sehat yang melibatkan olahraga teratur, pola makan bergizi, serta menghindari kebiasaan buruk, sangat penting untuk menjaga kekuatan tulang.5. Penyakit KronisBeberapa penyakit kronis dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami osteoporosis karena pengaruhnya terhadap kesehatan tulang. Penyakit seperti diabetes tipe 1 dan tipe 2, penyakit ginjal kronis, dan penyakit tiroid yang tidak terkontrol dapat mengganggu keseimbangan mineral dalam tubuh dan memperburuk kepadatan tulang. Misalnya, pada diabetes, kadar gula darah yang tinggi bisa memengaruhi proses metabolisme tulang, sedangkan pada penyakit ginjal kronis, tubuh kesulitan mengatur kadar kalsium dan fosfor yang penting untuk kesehatan tulang. Penyakit-penyakit ini dapat menyebabkan penurunan kepadatan tulang atau meningkatkan kerentanannya terhadap patah, sehingga penderita penyakit kronis perlu lebih waspada dan menjaga kesehatan tulang dengan cermat.Cara Mengatasi OsteoporosisMengatasi osteoporosis bukan hanya tentang pengobatan, tetapi juga melibatkan perubahan gaya hidup yang mendukung kesehatan tulang secara keseluruhan. Meskipun osteoporosis tidak bisa disembuhkan sepenuhnya, ada berbagai cara yang dapat membantu memperlambat proses kehilangan kepadatan tulang, mengurangi risiko patah tulang, dan meningkatkan kualitas hidup. Mari ketahui bersama cara mengatasi osteoporosis.1. Konsumsi Obat-Obatan (Resep Dokter)Dalam upaya mengatasi osteoporosis, dokter sering meresepkan obat-obatan yang dirancang untuk meningkatkan kepadatan tulang dan mengurangi risiko patah tulang. Obat-obatan ini bekerja dengan berbagai cara, seperti memperlambat proses penghancuran tulang atau merangsang pembentukan tulang baru. Beberapa jenis obat yang sering digunakan termasuk bisfosfonat, terapi hormon, dan obat penghambat resorpsi tulang lainnya. Penting untuk selalu mengikuti petunjuk dokter dalam mengonsumsi obat-obatan ini karena penggunaan yang tidak tepat bisa menimbulkan efek samping. Pemeriksaan rutin juga diperlukan untuk memantau kondisi tulang dan memastikan pengobatan yang tepat.2. Pola Makan SeimbangMenerapkan pola makan yang seimbang sangat penting dalam mengatasi osteoporosis. Mengonsumsi makanan yang kaya akan kalsium dan vitamin D sangat penting untuk menjaga kekuatan tulang. Kalsium bisa didapatkan dari makanan, seperti susu, keju, yogurt, dan sayuran hijau, sementara vitamin D bisa diperoleh melalui paparan sinar matahari atau makanan seperti ikan berlemak dan telur. Selain itu, penting untuk menghindari makanan yang dapat merusak kesehatan tulang, seperti makanan yang tinggi garam dan kafein yang bisa mengurangi penyerapan kalsium. Dengan pola makan yang seimbang, tubuh mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan untuk memperkuat tulang dan mencegah kerusakan lebih lanjut.3. Latihan Fisik yang TepatOlahraga atau latihan fisik yang tepat sangat membantu dalam mengatasi osteoporosis. Latihan beban, seperti berjalan, berlari, atau angkat beban, dapat memperkuat tulang dengan memberi rangsangan yang diperlukan untuk mempertahankan kepadatan tulang. Selain itu, latihan yang meningkatkan keseimbangan dan kelenturan, seperti yoga atau tai chi, juga penting untuk mencegah jatuh yang bisa menyebabkan patah tulang pada penderita osteoporosis. Namun, penting untuk berkonsultasi dengan dokter atau ahli fisioterapi sebelum memulai program latihan, agar olahraga yang dilakukan sesuai dengan kondisi tubuh dan tidak memperburuk kerusakan tulang.4. Hindari Faktor RisikoSalah satu cara mengatasi osteoporosis adalah dengan menghindari faktor-faktor yang bisa memperburuk kondisi ini. Misalnya, berhenti merokok dan mengurangi konsumsi alkohol karena kedua kebiasaan tersebut dapat merusak tulang dan mengurangi penyerapan kalsium. Selain itu, menghindari pola makan yang buruk, seperti yang rendah kalsium atau vitamin D, serta mengatur berat badan agar tidak terlalu rendah, juga penting untuk menjaga kesehatan tulang. Mengelola stres dengan cara yang sehat, seperti berlatih relaksasi atau meditasi, juga bisa membantu mengurangi dampak negatif terhadap kesehatan tulang. Dengan menghindari faktor-faktor risiko ini, kita bisa memperlambat atau bahkan menghentikan penurunan kepadatan tulang yang disebabkan oleh osteoporosis.5. Gunakan SuplemenMengonsumsi suplemen dapat menjadi salah satu cara yang efektif untuk membantu mengatasi osteoporosis, terutama jika kebutuhan kalsium dan vitamin D dari makanan sehari-hari tidak terpenuhi. Suplemen kalsium membantu menjaga dan meningkatkan kepadatan tulang, sementara suplemen vitamin D mendukung penyerapan kalsium oleh tubuh. Selain itu, ada juga suplemen lain seperti magnesium dan vitamin K yang berkontribusi pada kesehatan tulang.Namun, penggunaan suplemen harus dilakukan dengan hati-hati. Terlalu banyak mengonsumsi kalsium, misalnya, dapat menyebabkan masalah kesehatan lain seperti batu ginjal. Jadi, penting untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum mulai menggunakan suplemen.Pencegahan OsteoporosisMencegah osteoporosis sejak dini adalah langkah terbaik untuk menjaga kesehatan tulang di masa depan. Dengan menerapkan kebiasaan yang mendukung kekuatan tulang, kita bisa mengurangi risiko penyakit ini, bahkan sebelum tanda-tandanya muncul. Pencegahan osteoporosis tidak hanya penting bagi mereka yang memiliki faktor risiko, tetapi juga untuk siapa saja yang ingin memastikan tulang tetap kuat dan sehat seiring bertambahnya usia. 1. Konsumsi Kalsium yang CukupKalsium adalah salah satu nutrisi utama yang diperlukan untuk menjaga tulang tetap kuat dan sehat. Tubuh menggunakan kalsium untuk membangun dan mempertahankan kepadatan tulang, sehingga asupan yang cukup sangat penting, terutama saat masa pertumbuhan dan seiring bertambahnya usia. Kalsium bisa diperoleh dari makanan, seperti susu, yogurt, keju, kacang almond, serta sayuran hijau seperti bayam dan brokoli. Jika asupan dari makanan dirasa kurang, suplemen kalsium dapat menjadi pilihan, tetapi sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter untuk memastikan dosis yang tepat. 2. Perbanyak Vitamin DVitamin D lebih efektif membantu tubuh menyerap kalsium. Jika tubuh kekurangan vitamin D, proses penyerapan kalsium untuk menjaga kesehatan tulang akan menjadi sulit. Salah satu cara terbaik untuk mendapatkan vitamin D adalah dengan paparan sinar matahari, terutama di pagi hari. Selain itu, vitamin D juga bisa ditemukan dalam makanan, seperti ikan berlemak (salmon), kuning telur, dan susu yang diperkaya. Jika diperlukan, suplemen vitamin D juga menjadi Solusi tepat, khususnya untuk mereka yang jarang terpapar sinar matahari.3. Aktivitas Fisik Rutin Olahraga teratur adalah salah satu cara paling efektif untuk mencegah osteoporosis. Aktivitas fisik yang melibatkan beban tubuh, seperti berjalan, jogging, atau menari, membantu merangsang pembentukan tulang dan menjaga kepadatannya. Latihan kekuatan seperti angkat beban juga penting untuk memperkuat otot yang mendukung tulang. Selain itu, aktivitas yang meningkatkan keseimbangan, seperti yoga atau tai chi juga dapat membantu mengurangi risiko jatuh yang berpotensi menyebabkan patah tulang. 4. Hindari Kebiasaan BurukKebiasaan seperti merokok dan mengonsumsi alkohol secara berlebihan dapat merusak kesehatan tulang. Merokok mengurangi aliran darah ke tulang dan mengganggu proses pembentukan tulang baru, sementara alkohol berlebihan dapat mengurangi penyerapan kalsium dan vitamin D yang penting untuk kesehatan tulang. Selain itu, pola makan yang tidak seimbang, seperti konsumsi makanan tinggi garam atau kafein, juga dapat memperburuk kepadatan tulang. Dengan menghindari kebiasaan-kebiasaan buruk ini, kita dapat melindungi tulang dari kerusakan dan memperlambat perkembangan osteoporosis.5. Rutin Periksa Kesehatan TulangPemeriksaan ini, seperti tes kepadatan tulang (bone mineral density test), dapat membantu mengetahui kondisi tulang Anda dan menentukan apakah ada tanda-tanda awal pengeroposan. Dengan mengetahui kondisi tulang lebih awal, dokter dapat merekomendasikan tindakan pencegahan atau pengobatan yang tepat. Pemeriksaan rutin ini sangat disarankan, terutama bagi mereka yang memiliki faktor risiko osteoporosis, seperti usia lanjut atau riwayat keluarga dengan penyakit ini.Baca juga yuk Rekomendasi Olahraga untuk Penderita Osteoporosis yang Aman dan Efektif.Cek Kesehatan Tulang di GranosticGranostic adalah salah satu fasilitas kesehatan yang menyediakan layanan pemeriksaan kepadatan tulang dengan teknologi terkini. Pemeriksaan ini sangat penting untuk mendeteksi risiko osteoporosis sejak dini, sehingga Anda bisa mengambil langkah pencegahan atau perawatan yang tepat. Di Granostic, tes kepadatan tulang dilakukan dengan alat khusus yang aman, cepat, dan tidak menimbulkan rasa sakit.Hasil pemeriksaan akan membantu Anda mengetahui kondisi tulang secara akurat, termasuk tingkat kepadatan dan risiko pengeroposan. Tim profesional di Granostic juga akan memberikan penjelasan lengkap tentang hasil tes, serta rekomendasi untuk menjaga atau meningkatkan kesehatan tulang. Layanan ini sangat direkomendasikan untuk siapa saja, terutama bagi mereka yang memiliki faktor risiko osteoporosis seperti usia lanjut, riwayat keluarga, atau gaya hidup yang kurang aktif. Dengan melakukan cek kesehatan tulang di Granostic, Anda bisa lebih memahami kondisi tubuh dan mengambil langkah-langkah yang tepat untuk menjaga tulang tetap kuat dan sehat.Ditinjau Oleh: Dr. Aji WibowoSumber Referensi:Osteoporosis. National Institute of Arthritis and Musculoskeletal and Skin Diseases. Diakses 2025Osteoporosis. NHS. Diakses 2025Meri Ramadhani. 2019. Faktor-faktor Risiko Osteoporosis dan Upaya Pencegahannya. Jurnal Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas Padang. Diakses 2025Kementerian Kesehatan RI. 2020. Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI. Situasi Osteoporosis di Indonesia. Diakses 2025Cleveland Clinic. 2020. Disease & Conditions. Osteoporosis. Diakses 2025Ratini, M. WebMD. 2021. Understanding Osteoporosis - Symptoms.Gregson, C., et al. 2022. UK Clinical Guideline for the Prevention and Treatment of Osteoporosis. Archives of Osteoporosis, 17(1), pp. 58. Diakses 2025National Institutes of Health. 2018. Osteoporosis and Related Bone Diseases. Exercise for Your Bone Health. Diakses 2025Johns Hopkins Medicine. 2022. Conditions and Diseases. Osteoporosis : What You Need to Know as You Age. Diakses 2025Stang, D. Healthline. 2019. What Do You Want to Know About Osteoporosis?. Diakses 2025Mäkitie, O., & Zillikens, M. 2022. Early-Onset Osteoporosis. Calcified Tissue International, 110(5), pp. 546-61. Diakses 2025National Health Service UK. 2019. Health A to Z. Osteoporosis. Diakses 2025National Institutes of Health. 2019. Osteoporosis and Related Bone Diseases. Osteoporosis Overview. Diakses 2025U.S. Department of Health & Human Services. 2021. Office on Women’s Health. Osteoporosis. Diakses 2025
Home Service
Loading
Toast Message