Jl. Dharmahusada No.146, Mojo, Kec. Gubeng, Kota SBY, Jawa Timur 60285

Edukasi Granostic

Klinik Dokter Umum dengan Layanan Home Care Surabaya
Ingin konsultasi kesehatan, tapi malas atau terdapat kendala untuk pergi ke klinik atau rumah sakit langsung? Klinik Granostic menyediakan pelayanan konsultasi bersama dokter umum dengan layanan home care untuk area Surabaya.Layanan home care merupakan fasilitas pelayanan kesehatan oleh tenaga medis di rumah pasien, yang juga dilakukan di bawah pengawasan dokter secara langsung. Klinik Granostic memberikan cakupan layanan home care yang luas termasuk keperawatan seperti vaksinasi, perawatan pasca-operasi, ataupun fisioterapi, hingga konsultasi dengan dokter umum dan spesialis.Bersama dokter umum klinik Granostic, Anda dapat melakukan cek kesehatan secara rutin, berkonsultasi terhadap masalah kesehatan yang dialami, hingga merencanakan vaksinasi penting untuk keluarga dan diri sendiri.Nah, sebelum konsultasi dokter umum lewat layanan home care klinik Granostic di Surabaya, mari simak dulu jadwal praktek layanan dokter umum kami di bawah ini!1. Layanan Dokter UmumKlinik Granostic berkomitmen memberikan layanan dokter umum yang profesional dengan fasilitas terlengkap, sehingga pasien akan selalu merasa nyaman Ketika melakukan pemeriksaan dan perawatan kesehatan.Layanan dokter umum klinik Granostic juga dapat diakses setiap hari dengan jadwal sebagai berikut:JadwalKabar baik untuk para pekerja atau orang-orang dengan aktivitas harian yang padat, layanan dokter umum klinik Granostic buka setiap hari, loh. Catat jadwalnya di bawah ini:Senin – Jumat: mulai dari pukul 07.00 hingga 20.00Sabtu: mulai dari pukul 08.00 hingga 20.00Minggu dan Hari Libur: LiburAnda juga bisa mengakses layanan konsultasi dengan dokter umum ini secara online lewat layanan Home Service. Lewat layanan telemarketing ini juga dokter umum dapat melakukan pemeriksaan kesehatan lewat wawancara, memberikan arahan perawatan, hingga meresepkan pengobatan bila diperlukan.Dokter yang tersediaDokter umum klinik Granostic terdiri dari sosok-sosok yang berpengalaman dan ahli di bidangnya. Praktek dokter umum yang ada di klinik Granostic antara lain:1. dr. Renaldo Aditya S.dr. Renaldo Aditya S. merupakan dokter umum yang lulus dari Universitas Airlangga (UNAIR). Bersama dr. Renaldo Aditya S. Anda dapat melakukan konsultasi medis secara umum, melakukan medical check up rutin, mendiskusikan rencana vaksinasi dan pemberian vaksin, dan banyak lainnya.2. dr. Vindyanita Simanjuntakdr. Vindyanita Simanjuntak juga merupakan salah satu dokter umum yang berpraktek di klinik Granostic. Beliau merupakan lulusan dari Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya, serta berpengalaman dalam memberikan layanan dokter umum.Bersama dr. Vindyanita Simanjuntak Anda juga dapat melakukan konsultasi medis secara umum, medical check up rutin dan khusus, merencanakan dan melakukan vaksinasi, dan banyak lainnya.Layanan Dokter UmumLayanan dokter umum mencakup dikenal sebagai layanan tingkat pertama, yang perannya adalah untuk memberikan pencegahan, diagnosis, penanganan awal, dan rujukan ke dokter spesialis jika diperlukan.Beberapa layanan kesehatan yang dapat Anda akses bersama dokter umum klinik Granostic antara lain:Pemeriksaan Kesehatan Secara UmumSalah satu peran utama dokter umum adalah untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara umum. Pemeriksaan kesehatan ini meliputi cek kondisi fisik dan wawancara, yang diperlukan untuk menyimak riwayat kesehatan pasien, faktor risiko penyakit dari keluarga, juga mengenali bagaimana gaya hidup pasien yang juga pasti berdampak pada kesehatannya.Konsultasi untuk penyakit ringan hingga berat.Dokter umum juga memberikan layanan konsultasi untuk penyakit ringan hingga berat, juga memberikan pemeriksaan dan diagnosa awal pada masalah kesehatan yang pasien alami.Pengobatan dan Resep untuk Penyakit Umum.Selain melakukan pemeriksaan, konsultasi, dan diagnosa, dokter umum juga dapat memberikan pengobatan dan resep untuk penyakit umum.Jenis masalah Kesehatan yang paling umum ditangani oleh dokter umum misalnya:masalah pada kardiovaskular, seperti tekanan darah tinggi,penyakit sistem limfatik,infeksi saluran pernapasan akut seperti flu, radang tenggorokan, laringitis, hingga amandel,penyakit pada organ paru seperti asma, tuberculosis tanpa komplikasi, pneumoniademam,nyeri otot dan sendigangguan tidur,dan banyak lainnya.Kunjungan Home Care (dengan janji temu).Tak hanya melakukan pemeriksaan, konsultasi, dan perawatan kesehatan secara langsung, dokter umum klinik Granostic juga menyediakan layanan kunjungan home care.Layanan ini akan sangat membantu bagi pasien dengan mobilitas fisik terbatas, seperti pasien pasca-stroke, pasca-operasi, dan para lansia. Sehingga pemeriksaan medis rutin yang dilakukan akan berjalan lebih nyaman dan tidak membuat pasien lelah karena perjalanan jauh.Kunjungan home care dokter umum klinik Granostic ini dapat diakses seluruh warga Surabaya dengan membuat janji temu terlebih dahulu. Anda bisa mengatur janji temu ini sesuai dengan jadwal praktek dokter di atas.Untuk informasi lebih lanjut tentang layanan home care dokter umum klinik Granostic, Anda bisa langsung menghubungi nomor call center kami!Pemeriksaan Lanjutan atau Rujukan jika DiperlukanSelain melakukan pemeriksaan umum, dokter juga dapat memberikan rekomendasi pemeriksaan lanjutan atau rujukan ke dokter spesialis. Sehingga pasien dapat memperoleh penanganan medis yang lebih komprehensif dari spesialis.2. Layanan Dokter SpesialisSelain memiliki tim dokter umum yang handal, klinik Granostic juga memberikan layanan dokter spesialis. Berikut penjelasannya!a. Spesialis Penyakit Dalam (Internist)Klinik Granostic memiliki dokter spesialis penyakit dalam, yang dapat memberikan layanan Kesehatan terkait berbagai organ dalam tubuh, seperti jantung, paru-paru dan ginjal.dr. Ardyarini Dyah Savitri, SpPD, FINASIMMerupakan dokter Spesialis Penyakit Dalam, lulusan Universitas Airlangga. Berpengalaman sejak tahun 2017, dr. Ardyarini Dyah Savitri juga tergabung dalam Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI). Bersama Beliau, Anda dapat melakukan konsultasi dan pemeriksaan Kesehatan terkait dengan masalah atau penyakit dalam.JadwalUntuk berkonsultasi bersama dr. Ardyarini Dyah Savitri, Anda bisa melakukan kunjungan atau mengatur jadwal temu sesuai dengan jadwal berikut ini:Senin & Kamis (Pagi): 08.00 - 09.30Senin, Rabu, Jumat (Sore): By AppointmentSabtu: 11.00 - 12.00 (By Appointment Only)LayananBeberapa layanan kesehatan yang diberikan oleh dokter spesialis penyakit dalam antara lain:Penanganan dan diagnosis penyakit dalam (penyakit kronis seperti diabetes, hipertensi, dsb).Dokter penyakit dalam dapat memberikan pemeriksaan, penanganan, dan diagnosis penyakit dalam. Khususnya penyakit-penyakit kronis seperti diabetes, hipertensi, serta masalah pada berbagai organ dalam lainnya.Penanganan yang dilakukan juga akan dilakukan dengan sangat komprehensif dan fokus, sehingga proses pengobatan lebih efektif dan pasien dapat pulih lebih cepat.Pengobatan dan manajemen kondisi kesehatan kronis.Selain penanganan dan diagnosis, dokter spesialis penyakit dalam juga akan memberikan rencana pengobatan dan melakukan manajemen kondisi kesehatan kronis. Misalnya dengan menjadwalkan pemeriksaan rutin, memberikan pengobatan yang sesuai dan cocok untuk rawat jalan, serta melakukan serangkaian tindakan medis lainnya yang diperlukan.Konsultasi terkait masalah organ dalam.Pasien juga dapat mengonsultasikan berbagai keluhan dan kekhawatiran mereka terkait masalah organ dalam bersama dokter spesialis.b. Spesialis Jantung & Pembuluh Darah (Kardiologi)Klinik Granostic juga memberikan layanan dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, atau ahli kardiologi. Bersama seorang dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, pasien dapat mendapatkan diagnosis dan perawatan/pengobatan yang berkaitan dengan masalah jantung dan pembuluh darah (kardiovaskular).dr. Nadya Luthfah, SpJPMerupakan dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, yang juga anggota dari Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI). dr. Nadya Luthfah dapat memberikan berkaitan dengan konsultasi kesehatan jantung dan pembuluh darah, mulai dari pemeriksaan kesehatan berkala, manajemen pengobatan, hingga berbagai tindakan medis lain yang diperlukan.JadwalAnda dapat mengakses layanan spesialis jantung dan pembuluh darah (kardiovaskular) bersama dr. Nadya Luthfah setiap hari Rabu dan Jumat, pukul 16.00 sampai 18.00 WIB.LayananJenis layanan kesehatan yang dapat didapatkan pasien dari dokter spesialis jantung dan pembuluh darah misalnya:Pemeriksaan kesehatan jantung.Sesuai dengan spesifikasinya, dokter spesialis jantung dan pembuluh darah dapat memberikan layanan pemeriksaan kesehatan sistem kardiovaskular secara menyeluruh. Diagnosis dan pengobatan penyakit kardiovaskular.Seorang ahli kardiologi juga dapat memberikan diagnosis dan pengobatan penyakit-penyakit kardiovaskular. Beberapa jenis masalah Kesehatan yang ditangani oleh spesialis jantung dan pembuluh darah misalnya:penyakit jantung koronerpenyakit jantung bawaaninfark miokard (angina)serangan jantunggagal jantunghenti jantungaritmia atau gangguan irama jantungpenyakit aortapenyakit kardiomiopatiKonsultasi risiko penyakit jantung dan penanganannya.Bersama seorang ahli kardiologi, Anda juga bisa berkonsultasi mengenai risiko penyakit jantung dan bagaimana penanganannya yang tepat. Dokter akan memberikan edukasi pencegahan, perawatan, hingga pengobatan yang diperlukan untuk risiko-risiko yang mungkin Anda miliki.c. Spesialis Paru (Pulmonologist)Klinik Granostic juga memiliki dokter spesialis paru berpengalaman, yakni dokter ahli yang membantu menangani penyakit atau gangguan pada organ paru-paru serta saluran pernapasan bagian bawah.dr. H. Garinda Alma Duta, Sp.P (K), FAPSR, FISRMerupakan seorang dokter Spesialis Paru, yang juga menjadi anggota dari Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI). Pengalaman dan bidang spesialisasi beliau terkait kesehatan paru dan pernapasan akan sangat membantu Anda dalam penanganan berbagai masalah kesehatan sistem pernapasan, baik yang disebabkan oleh infeksi, genetik, risiko pekerjaan, hingga gaya hidup yang buruk.JadwalAnda dapat melakukan konsultasi pemeriksaan kesehatan paru-paru serta sistem pernapasan bersama dr. H. Garinda Alma Duta setiap hari di Granostic setiap hari Selasa, Rabu, dan Kamis pada pukul 16.00 sampai 17.00 WIB.LayananJenis pelayanan kesehatan yang bisa Anda peroleh dengan mengunjungi spesialis paru-paru (pneumologist) antara lain:Pemeriksaan dan penanganan penyakit paru-paru dan sistem pernapasan.Seorang pneumonologist dapat memberikan pemeriksaan dan penanganan terkait penyakit paru-paru serta sistem pernapasan. Pemeriksaan yang dimaksud dapat berupa cek kesehatan paru secara rutin, kontrol penyakit paru-paru atau pernapasan kronis, dan manajemen pengobatan.Diagnosis dan perawatan untuk masalah seperti asma, bronkitis, TBC, dan penyakit paru lainnya.Dokter spesialis paru juga akan membantu memberikan diagnosis serta perawatan untuk berbagai masalah kesehatan paru-paru, seperti:asmainfeksi parupenyakit paru interstisialbronchitisbronkiektasispenyakit paru obstruktif kronik (PPOK)penyakit paru okupasionaldan kanker paru.Konsultasi Kesehatan Paru-paru dan Pernapasan.Selain memberikan perawatan terkait masalah kesehatan, Anda juga bisa mengonsultasikan kesehatan paru-paru dan pernapasan dengan seorang pneumonologist. Dokter akan memberikan edukasi lengkap tentang bagaimana cara menjaga kesehatan paru-paru Anda, menghindari faktor risiko komplikasi, dan banyak lainnya.Prosedur Layanan Home CareTak hanya menyajikan layanan konsultasi yang lengkap, dari dokter umum dan spesialis, prosedur layanan home care klinik Granostic juga sangat accessible, loh!Anda bisa mengikuti beberapa prosedur layanan home care klinik Granostic yang mudah dan efisien berikut ini:1. Menghubungi KlinikLangkah pertama, Anda bisa langsung menghubungi klinik Granostic lewat layanan call center, yakni di nomor 0822-3090-0900 atau (031) 5994080. Anda dapat menanyakan jadwal dan ketersediaan layanan home care klinik Granostic bersama tim administrasi kami.2. Konsultasi AwalJika sudah menerima informasi mengenai jadwal praktek dan menentukan jadwal kunjungan, Anda akan melalui prosedur konsultasi awal yang meliputi:Penjelasan riwayat medisTim medis kami akan memberikan sejumlah pertanyaan untuk memeriksa riwayat medis Anda sebagai pemeriksaan awal. Misalnya informasi mengenai tinggi dan berat badan, usia, keluhan yang dialami saat ini, dan banyak lainnya.Jadwal KunjunganSetelah itu jadwal kunjungan akan dibuat sesuai dengan persetujuan dan dokter umum/spesialis pilihan Anda.3. Pelaksanaan Layanan Home CareDokter akan mengunjungi rumah Anda untuk memberikan layanan home care sesuai pada pendaftaran. Prosedur pelaksanaan layanan home care meliputi:Kunjungan Dokter/PerawatKunjungan layanan home care dapat dilakukan oleh dokter, perawat, atau dokter dan perawat sekaligus. Ini dilakukan sesuai dengan jenis layanan home care apa yang dilakukan.Jika Anda memilih home care perawatan luka yang ringan, perawat dapat berkunjung ke rumah Anda tanpa didampingi dokter, namun tetap dengan anjuran dan arahan perawatan dari dokter Granostic.Namun, jika Anda memilih layanan home care vaksin, konsultasi dokter, atau penanganan masalah kesehatan kronis, maka dokter dapat datang ke rumah Anda secara langsung. Pelayanan MedisPelayanan medis yang diberikan pada layanan home care tidak berbeda dengan yang dilakukan di klinik. Justru pelayanan akan terasa lebih nyaman dan efisien, karena Anda bisa lebih leluasa untuk berkonsultasi dengan dokter di rumah.Konsultasi dan Tindakan MedisSelanjutnya akan dilakukan pelayanan medis yang meliputi konsultasi dan keperawatan, sesuai dengan jenis layanan home care yang dipilih.Layanan Home Care yang Dapat DisediakanDi bawah ini adalah beberapa layanan home care yang disediakan oleh klinik Granostic, apa saja?1. Pemeriksaan dokter umum Klinik Granostic menyediakan layanan home care pemeriksaan dokter umum saja, yang akan sangat memudahkan pasien atau seseorang dengan mobilitas fisik terbatas untuk mendapatkan perawatan medis yang lengkap di rumah.2. Vaksinasi di rumah.Tak hanya pemeriksaan kesehatan rutin, Granostic juga menyediakan layanan home care vaksin yang dapat diakses oleh seluruh masyarakat Surabaya dan sekitarnya. Beberapa jenis layanan vaksin ini seperti vaksin hepatitis B, influenza, serta vaksin HPV Gardasil 4, 9 dan banyak lainnya.Perawatan luka.Layanan home care perawatan luka ini dapat digunakan oleh pasien dengan luka yang membutuhkan perawatan khusus, seperti pada pengidap diabetes atau luka bakar yang cukup serius.3. Infus dan pemberian obat.Tak hanya untuk merawat luka, jenis perawatan lain yang dapat diakses dari layanan home care klinik Granostic adalah pemasangan infus dan pemberian obat. Kedua prosedur ini tidak bisa dilakukan secara sembarangan, apalagi jika obat yang diberikan dalam bentuk injeksi. Maka Anda memerlukan bantuan tenaga medis ahli untuk menghindari kesalahan pemberian obat.Perawatan pasien lansia atau dengan kondisi kronis.Layanan home care Granostic juga menyediakan perawatan pasien lansia, yang memiliki mobilitas fisik terbatas dan/atau disertai dengan kondisi kronis. Sebab, lansia dengan kondisi ini akan membutuhkan lebih banyak perhatian dan keahlian, sehingga dibutuhkan tenaga medis profesional untuk mendampingi perawatannya secara berkala.Nah, Sobat Granostic, itu adalah penjelasan mengenai layanan konsultasi dokter umum home care di Surabaya yang bisa Anda akses dengan mudah. Tertarik untuk menggunakan layanan home care klinik Granostic? Segera hubungi nomor call center kami sekarang juga, ya!
Apa Itu Penyakit HPV? Berikut Penjelasan
Lebih dari 30 jenis HPV dapat berdampak pada kesehatan Anda, yang di antaranya tidak berbahaya hingga menyebabkan infeksi penyakit yang berisiko tinggi. Memang apa itu penyakit HPV?HPV atau Human Papilloma Virus merupakan virus yang sangat umum menginfeksi berbagai bagian tubuh kita. Ada lebih dari 100 jenis HPV, termasuk yang menyebabkan tumbuhnya kutil di kulit tangan, kaki, dan lainnya. Namun 30 di antaranya dapat menyebabkan penyakit kulit kelamin, termasuk bagian vulva, vagina, cervix, penis, dan skrotum, begitu juga pada anus dan rektum.Meski sebagian besar tidak berbahaya, akan tetapi Anda juga perlu berhati-hati agar tidak terinfeksi HPV. Lantas bagaimana ciri-ciri dan gejala HPV? Mari simak penjelasannya di bawah ini, Sobat Granostic!Ciri-ciri dan Gejala HPVMelansir dari Mayo Clinics, pada banyak kasus, sistem kekebalan tubuh akan mengalahkan infeksi HPV sebelum kutil muncul. Ketika sudah terinfeksi dan muncul kutil, tampilannya pun akan bervariasi tergantung pada jenis HPV yang menginfeksi. Berikut penjelasan lengkapnya:1. Infeksi HPV pada kulitPada bagian kulit yang dimaksud merupakan jenis kutil yang umum Anda temukan di wajah atau kulit tubuh. Kondisi ini menimbulkan munculnya tonjolan-tonjolan kecil pada kulit, yang bila sering terkena tekanan atau trauma akan menimbulkan nyeri bahkan berdarah.Ada beberapa tipe kutil kulit yang bisa menjadi gejala atau ciri-ciri HPV, yakni:Kutil biasa (common warts), yang tampak seperti benjolan kasar dan menonjol, yang umumnya berada di tangan dan jari. Selain masalah estetika, keberadaan kutil ini juga bisa menimbulkan rasa nyeri atau rentan terhadap cedera atau pendarahan.Kutil plantar (plantar warts), yang biasanya muncul di tumit atau telapak kaki, bentuknya keras dan kasar. Keberadaannya akan menimbulkan rasa tidak nyaman.Kutil datar (flat warts), yang merupakan lesi datar dan sedikit menonjol. Umumnya kutil ini dapat muncul di mana saja, namun pada anak-anak umumnya mengalami di wajah, pria di area janggut, dan perempuan cenderung mengalaminya di kaki.2. Infeksi HPV pada alat kelaminTak jauh berbeda, infeksi HPV pada alat kelamin pun tak banyak menunjukkan ciri atau gejala khusus kecuali dengan munculnya kutil pada area tersebut. Kondisi tersebut dikenal sebagai kutil kelamin atau kondiloma akuminata.Jenis kutil ini bisa muncul dalam bentuk lesi datar, benjolan kecil seperti kembang kol atau tonjolan kecil. Pada perempuan, kutil kelamin sebagian besar muncul di vulva tapi juga dapat muncul di dekat anus, serviks, atau vagina.Sementara pada pria, kutil kelamin ini dapat muncul di penis dan skrotum, atau di sekitaran anus. Kutil kelamin jarang menyebabkan rasa tidak nyaman, namun bisa saja menyebabkan rasa gatal atau nyeri.3. Infeksi HPV yang berisiko tinggiMeski kadang kutil kelamin tampak begitu mengerikan, infeksi jenis HPV ini tergolong ringan. Pada infeksi berisiko tinggi, HPV bisa memicu kanker serviks. Sebagian besar kasus kanker serviks menunjukkan gejala keputihan berbau, pendarahan setelah menopause, dan pendarahan setelah berhubungan intim.Namun, jika sudah masuk dalam stadium lanjut gejala yang dialami pun akan lebih parah. Seperti mengalami lemas, nyeri tulang, penurunan berat badan, hingga gangguan saat buang air kecil, hingga penyebaran sel kanker.Penyebab HPVSebagai upaya pencegahan, Sobat Granostic pun perlu mengetahui apa saja penyebab infeksi HPV berikut ini:1. Kontak kulit ke kulitInfeksi virus HPV terjadi saat virus memasuki tubuh Anda, misalnya lewat luka, abrasi, atau robekan kecil di kulit.Infeksi HPV genital ditularkan melalui hubungan seksual, seks anal, dan kontak kulit ke kulit lainnya di daerah genital. Beberapa infeksi HPV yang mengakibatkan lesi oral atau saluran pernapasan juga karena adanya transmisi virus melalui seks oral.2. Kontak dengan benda yang terkontaminasiSelain itu, virus HPV juga dapat ditularkan dengan benda yang terkontaminasi. Hal ini cukup jarang terjadi, namun dapat meningkatkan risiko penularannya.3. Sistem kekebalan tubuh lemahOrang dengan daya tahan tubuh lemah memiliki risiko lebih besar terhadap infeksi HPV. Sistem kekebalan tubuh dapat melemah ketika Anda terinfeksi HIV/AIDS atau mengonsumsi obat penekan sistem kekebalan tubuh dalam waktu yang cukup lama.Cara Mengatasi HPVSetiap infeksi HPV memiliki cara penanganan yang berbeda, berikut ini adalah panduannya:1. Kutil kelaminPada kasus kutil kelamin, keberadaan HPV dalam tubuh tidak bisa dihilangkan. Perawatan dan pengobatan yang dilakukan berfokus untuk menghilangkan kutil di area genital, serta mencegahnya untuk menyebar.Cara penanganan kutil kelamin ini juga bisa melalui beberapa prosedur, seperti:Pengobatan: memberikan obat-obat topikal langsung pada bagian kutil seperti asam salisilat, imiquimod atau krim resep untuk membantu meningkatkan kekebalan tubuh melawan HPV, podofilox, dan asam trikloroasetat.Prosedur bedah dan pengangkatan kutilPembekuan dengan nitrogen cair (krioterapi)Pembakaran dengan arus listrik (elektrokauter)Pembedahan laser.2. Pemantauan dan Pap smear (Pemeriksaan leher rahim)Ketika dokter menemukan hasil tes HPV atau Pap Smear yang abnormal, maka dokter kandungan Anda akan mengarahkan untuk melakukan prosedur yang disebut kolposkopi. Instrumen ini dapat memberikan tampilan serviks yang diperbesar, dokter akan memeriksa serviks secara seksama dan mengambil sampel di area manapun yang tampak abnormal.Bila ditemukan adanya lesi pra-kanker, maka harus dilakukan pengangkatan. Prosedur pengangkatannya pun ada beberapa, yakni:pembekuan,laser,pengangkatan lewat pembedahan atau operasi,eksisi elektrosurgikal loop (LEEP),dan konisasi pisau dingin.3. Penanganan kanker terkait HPVKanker serviks awalnya tidak menunjukkan gejala yang spesifik. Namun, pasien kemudian dapat mengalami nyeri panggul atau pendarahan dari vagina.Umumnya diperlukan Waktu beberapa tahun bagi sel normal di serviks untuk berubah menjadi sel kanker. Penyedia layanan Kesehatan dapat menemukan sel abnormal dengan melakukan tes pap untuk memeriksa sel dari serviks.Penanganan yang dilakukan untuk mengatasi kanker serviks ini dapat melalui prosedur pembedahan, terapi radiasi, kemoterapi, atau kombinasi keduanya. Pilihan pengobatan bergantung pada ukuran tumor, apakah kanker telah menyebar dan apakah Anda ingin hamil di masa mendatang.Pencegahan HPVHPV merupakan jenis virus yang cukup mudah menular lewat kontak fisik, namun Anda bisa melakukan pencegahan dengan beberapa upaya berikut ini:1. Vaksinasi HPVMendapatkan vaksinasi HPV sangatlah penting sebagai upaya pencegahan. Centers for Disease Control and Prevention (CDC) merekomendasikan vaksinasi rutin untuk anak perempuan dan laki-laki berusia 11 dan 12 tahun, meskipun vaksinasi dapat diberikan sejak usia 9 tahun.Meskipun sudah pernah terinfeksi HPV, seseorang tetap dapat menerima vaksin HPV. Mungkin vaksin ini tidak bisa mencegah Anda untuk tidak terinfeksi (karena Anda sudah terinfeksi), namun dapat mencegah sebagian besar kasus kanker serviks.Ada dua jenis vaksin HPV, yakni Gardasil 4 dan Gardasil 9. Keduanya dapat Anda akses di klinik Granostic.Vaksin HPV Gardasil 4: jenis imunisasi HPV yang melindungi Anda dari serangan 4 strain HPV, yakni tipe 6, 11, 16, dan 18.Vaksin HPV Gardasil 9: vaksin HPV yang diberikan untuk melindungi Anda dari 9 strain HPV. Mulai dari HPV tipe 16, 18, 31, 33, 45, 52, dan 58.Layanan vaksinasi HPV di klinik Granostic pun akan ditangani oleh tenaga medis ahli yang berpengalaman di bidangnya. Tak hanya itu, Anda juga bisa mengakses vaksinasi tersebut dengan layanan home care, serta melakukan prosedur langsung di rumah Anda, loh.Ingin tanya-tanya soal vaksinasi HPV di klinik Granostic? Langsung hubungi tim call center kami sekarang juga!2. KondomPenularan HPV pun dapat diminimalisir dengan selalu menggunakan pengaman ketika berhubungan intim dengan pasangan. Selain itu, jika pasangan seksual Anda semakin banyak dan sering bergonta-ganti, maka akan semakin tinggi risiko untuk terpapar HPV.3. Pemeriksaan RutinLangkah selanjutnya untuk pencegahan adalah selalu melakukan pemeriksaan rutin, baik itu pemeriksaan fisik maupun lewat pap smear. Pemeriksaan ini juga sangat penting dilakukan bila Anda telah mengalami kutil kelamin atau terinfeksi HPV sebelumnya, untuk mencegah dan mengontrol indikasi adanya komplikasi yang serius.Pemeriksaan rutin ini juga dapat Anda lakukan di klinik Granostic. Bersama tim medis ahli kami, Anda dapat menjalani proses tes kesehatan yang lengkap sehingga dapat memperoleh hasil pemeriksaan yang akurat.Bersama dokter, Anda juga dapat mendiskusikan dengan nyaman dan aman mengenai faktor risiko, jenis perawatan dan pencegahan yang dapat dilakukan, serta kekhawatiran Anda lainnya terkait HPV. Mengenai HPV bisa sembuh atau tidak, simak penjelasan mengenai Apakah HPV Bisa Sembuh Apa Tidak?.Yuk, Sobat! Jaga kesehatan keluarga dan diri Anda dengan melakukan vaksinasi HPV di klinik Granostic.
Apakah HPV Bisa Sembuh? Disini Jawabannya!
Menurut World Health Organization (WHO), 90 persen kasus kanker serviks pada perempuan berhubungan dengan infeksi HPV. Mengingat sifatnya yang menular, apakah infeksi HPV bisa sembuh?Human Papillomavirus (HPV) merupakan jenis infeksi menular seksual yang cukup umum terjadi. Hampir semua orang yang aktif secara seksual akan terinfeksi oleh HPV, yang kadang tidak menimbulkan gejala sama sekali.HPV dapat menginfeksi pada kulit, area kelamin, dan juga tenggorokan. Kasus infeksi HPV juga ada yang ringan, seperti kutil kelamin. Namun ada juga yang bersifat berat seperti kanker serviks.Meskipun penularan HPV dapat diminimalisir dengan menggunakan kondom, namun akan ada saja skenario yang membuat Anda terinfeksi. Kalau sudah begitu, wajar bila Anda merasa panik dan gelisah.Lantas apakah HPV bisa sembuh? Bagaimana juga perawatan yang harus diambil untuk upaya penanganan infeksi HPV? Simak penjelasannya di bawah ini, Sobat Granostic!1. HPV Sering Hilang SendiriMelansir dari laman WHO, pada kebanyakan kasus HPV dapat hilang sendiri tanpa memerlukan pengobatan atau perawatan khusus. Karena sistem kekebalan tubuh akan mengontrol infeksi HPV sehingga dapat menetralisir keberadaannya dalam tubuh, setidaknya dalam satu atau dua tahun.Namun bagi seseorang yang telah terdiagnosis mengalami infeksi HPV, terutama perempuan dengan masalah kutil kelamin, dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan kembali dalam waktu 1 tahun.Sebab perawatan pada infeksi HPV hanya bersifat untuk mengatasi gejalanya, sementara virus dalam tubuh tidak bisa dihilangkan. Kutil kelamin juga kadang bisa hilang sendiri, tanpa adanya pengobatan atau perawatan medis. Namun, kemungkinan kutil akan bertumbuh lebih banyak dan menimbulkan komplikasi bisa terjadi jika tidak dilakukan penanganan sejak dini.2. HPV yang Berisiko TinggiMenurut National Cancer Institute, HPV memiliki 200 strain virus yang dapat ditularkan lewat hubungan seksual, anal, maupun oral. Tipe HPV yang berisiko tinggi merupakan HPV 16, 18, 31, 33, 35, 39, 45, 51, 52, 56, 58, dan 59. Dua tipe HPV dari kelompok tersebut, HPV 16 dan 18, berkorelasi dengan kanker serviks.Infeksi HPV yang berisiko tinggi ini tidak dapat dikontrol dengan baik oleh sistem kekebalan tubuh. Ketika infeksi HPV berisiko tinggi terjadi selama bertahun-tahun, hal ini bisa menimbulkan perubahan sel dan menjadi lebih buruk, yang seiring waktu menjadi prakanker kemudian kanker.Faktor yang Mempengaruhi Kesembuhan HPVSeperti yang telah dijelaskan di atas, bahwa umumnya HPV dapat hilang sendiri pada tubuh setelah 1–2 tahun terinfeksi. Namun tak sedikit pula seseorang terinfeksi HPV dan menyebabkan timbulnya gejala pada kulit, kelamin, dan tenggorokan. Bahkan bisa menimbulkan risiko tinggi dan memicu kanker serviks.Mengapa perbedaan ini bisa terjadi? Mari simak apa saja faktor yang mempengaruhi kesembuhan HPV di bawah ini:1. Kekuatan Sistem ImunKekebalan tubuh berperan penting dalam membersihkan virus dari tubuh. Akan tetapi kemampuan ini hanya berperan sebesar kurang dari 20 persen. Namun, sistem kekebalan tubuh masih berperan penting dalam pembersihan virus dan mencegahnya berkembang menjadi penyakit. Karena itu, Anda dapat menerapkan pola hidup sehat yang mampu mendukung kerja sistem imun tubuh, seperti makan menu yang sehat dan bergizi tinggi, rajin olahraga, serta menghindari kebiasaan tidak sehat (merokok, minum alkohol, dsb).2. Tipe HPVTipe HPV yang menginfeksi juga menjadi faktor yang mempengaruhi kesembuhan gejalanya. Akan tetapi hingga kini tidak ada perawatan yang dapat menghilangkan virus ini dari tubuh, melainkan hanya fokus untuk mengangkat kutil dan benjolan prakanker yang terjadi akibat infeksi HPV.3. UsiaUsia pun dapat mempengaruhi efektivitas perawatan infeksi HPV. Seseorang yang berusia di bawah 30 tahun, sebagian besar dapat menyembuhkan HPV dengan sendirinya. Namun pada usia 30 tahunan, pengecekan melalui Pap Smear sangatlah penting untuk menemukan lesi prakanker. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) menganjurkan pemeriksaan pap smear untuk perempuan ini dilakukan tiap 3 tahun sekali, utamanya bagi seseorang yang telah mengalami riwayat HPV sebelumnya.4. Kebiasaan MerokokMerokok dapat mengurangi kemampuan imun untuk membersihkan virus dari tubuh, yang artinya infeksi HPV ini akan membutuhkan waktu lebih lama untuk sembuh secara alami.Tidak hanya memperburuk sistem imun Anda, merokok juga berkemungkinan meningkatkan displasia tingkat tinggi untuk berkembang menjadi kanker. Karena itu, berhenti merokok adalah salah satu cara untuk mengubah gaya hidup yang terbukti dapat memiliki efek positif pada kemampuan sistem imun untuk membersihkan infeksi HPV, baik yang punya risiko rendah maupun tinggi.5. Status ImunodefisiensiOrang dengan imunodefisiensi memiliki risiko lebih tinggi untuk mengembangkan lesi dan kanker terkait HPV. Imunodefisiensi ini bisa terjadi pada seseorang yang mengidap penyakit menular seksual lainnya, seperti HIV/AIDS.Menurut studi yang dirilis di Jurnal Ilmiah Kesehatan pada tahun 2023, prevalensi infeksi HPV risiko tinggi terjadi pada pasien perempuan dengan status HIV positif, yakni hingga 52,6 persen.Pengobatan untuk HPVPengobatan infeksi HPV sendiri dilakukan dengan tata laksana yang berbeda pada tiap tipe virusnya, juga apakah tergolong ringan atau berat. Lebih jelasnya, mari simak ulasannya di bawah ini:1. Tidak Ada Pengobatan untuk Virus HPV Itu SendiriSebelumnya, Anda harus memahami bahwa pengobatan yang dimaksudkan adalah untuk mengatasi gejalanya seperti adanya kutil dan lesi pra-kanker pada genital, kulit, maupun tenggorokan. Sementara itu, belum ditemukan obat untuk membersihkan atau menyembuhkan virus HPV dari dalam tubuh pasien.2. Pengobatan Kutil KelaminKutil kelamin disebabkan oleh HPV tipe 6 dan 11, yang bentuknya menonjol atau datar, ukurannya juga bisa berwarna kecil atau besar, dengan warna merah muda atau senada dengan warna kulit Anda. Kutil kelamin ini dapat muncul di bagian serviks, vulva, skrotum, selangkangan, paha, anus, maupun penis. Terkadang kutil kelamin dapat sembuh dengan sendirinya, namun Anda juga bisa mendapatkan pengobatan medis dengan prosedur berikut ini:Krim dan SalepPilihan pengobatan pertama dapat dengan krim yang diresepkan oleh dokter. Umumnya krim ini akan mengandung imiquimod dan podofilox, keduanya bisa menghancurkan jaringan kutil dari 45 hingga 90 persen. Sehingga kutil dapat hilang, namun tetap dapat muncul kembali.Krioterapi (Pembekuan Kutil)Prosedur ini melibatkan proses pembekuan dan penghancuran kutil kelamin dengan nitrogen cair. Bedah Listrik atau LaserSelain itu, kutil kelamin juga dapat diobati dengan bedah listrik atau laser. Metode ini menggunakan cahaya untuk membakar sel-sel abnormal.3. Pengelolaan Perubahan Sel PrakankerInfeksi HPV berisiko tinggi yang terjadi secara menerus dapat menyebabkan sel-sel abnormal berkembang, yang kemudian dapat menyebabkan kanker.Infeksi HPV yang terus menerus terjadi pada serviks, jika tidak diobati dapat menyebabkan kanker serviks. Menurut data WHO, 95 persen kasus kanker serviks berhubungan dengan HPV.Biasanya dibutuhkan waktu 15–20 tahun bagi sel-sel abnormal untuk menjadi kanker, tapi pada wanita dengan kekebalan tubuh lemah, proses ini dapat datang lebih cepat yakni dalam kurun waktu 5–10 tahun.Nah, untuk pengelolaan perubahan sel prakanker ini, Anda perlu mengikuti beberapa prosedur berikut ini:Pap Smear dan KolposkopiPap smear merupakan tes yang dilakukan untuk menyimak adanya lesi prakanker pada bagian serviks. Sementara kolposkopi merupakan tindakan yang dilakukan untuk menindaklanjuti skrining kanker serviks yang abnormal.Seseorang dalam rentang usia 21 dan 30 tahun perlu melakukan tes pap smear setidaknya tiga tahun sekali. Kemudian untuk seseorang di usia antara 35 hingga 65 tahun dapat melakukan tes papsmear tiap lima tahun sekali.Vaksinasi HPV Selanjutnya, Anda juga dianjurkan untuk melakukan vaksinasi HPV. Menurut peraturan Kemenkes RI terdapat anjuran khusus dalam pemberian vaksin HPV, seperti:Anak perempuan yang berusia di bawah 9–13 tahun dianjurkan untuk melakukan dua kali vaksinasi HPV, dengan selang waktu pemberian selama 12 bulanPerempuan usia di atas 13–45 tahun disarankan untuk menjalani tiga kali vaksinasi HPV dengan jarak waktu dua bulan antara vaksinasi pertama dan kedua, serta enam bulan antara kedua dan ketigaAnda dapat melakukan vaksinasi HPV ini di klinik Granostic, yakni vaksinasi HPV gardasil 4 dan 9. Bersama dokter kami, Anda bisa mendiskusikan jenis vaksin mana yang paling cocok untuk kondisi tubuh Anda, serta atur jadwal pemberian vaksin dengan lebih fleksibel dan mudah bersama Granostic.4. Pemantauan dan Skrining RutinPemantauan adalah hal yang paling penting untuk mencegah adanya infeksi HPV yang berisiko tinggi, termasuk sebagai deteksi dini adanya kanker serviks. Beberapa prosedur untuk memantau dan skrining HPV antara lain:Pap SmearPap smear merupakan tes yang dapat mendeteksi sel abnormal pada serviks sebelum mereka berkembang menjadi kanker. Prosedur tes kesehatan ini juga dapat mendeteksi infeksi dan inflamasi tertentu pada serviks. Selama pap smear, dokter akan mengambil sampel sel dalam serviks dan menelitinya di bawah mikroskop.Tes HPV DNASelain pap smear, tes HPV DNA juga bisa membantu mendeteksi merupakan prosedur tes berbasis molekuler yang bertujuan untuk mencari tahu adanya tanda infeksi HPV, utamanya yang berisiko tinggi dan berpotensi menimbulkan kanker serviks. Tes ini melibatkan pengambilan sel dari serviks untuk mencari DNA HPV.5. Pencegahan HPVPencegahan HPV sangatlah penting untuk mengurangi risiko kanker serviks dan permasalah kesehatan yang lebih kompleks lainnya, yang berkaitan dengan virus tersebut. Beberapa upaya pencegahan infeksi HPV yang bisa Anda lakukan misalnya:VaksinasiMelakukan vaksinasi HPV bisa sangat membantu tubuh untuk membentuk antibodi yang kuat dan efektif melawan infeksi virus tersebut. Pemberian vaksin ini dihimbau untuk dilakukan sejak anak perempuan berusia di bawah 9 tahun.Selain pencegahan infeksi, vaksinasi juga membantu pasien untuk menghalau HPV berisiko tinggi yang menyebabkan kanker serviks.Penggunaan KondomSelanjutnya, terapkan praktik hubungan seksual yang aman dengan menggunakan kondom atau pelindung dental. Meski begitu hal ini juga kadang kurang efektif, karena tidak seluruh bagian kulit kelamin tertutupi dengan kondom. Sementara penularan kutil kelamin ini terjadi lewat sentuhan kulit ke kulit.Skrining Kanker ServiksSelanjutnya, sebagai upaya pencegahan infeksi yang serius, Anda perlu melakukan skrining kanker serviks secara teratur. Langkah ini juga sangat penting untuk deteksi dini adanya lesi prakanker, sehingga Anda bisa mendapatkan perawatan dan penanganan medis segera.Nah, Sobat Granostic, apakah penjelasan di atas dapat menjawab pertanyaan Anda soal apakah HPV bisa sembuh?Hal paling utama adalah mengusahakan agar Anda tidak terinfeksi dengan melakukan vaksinasi HPV sejak dini. Klinik Granostic menawarkan jasa vaksinasi HPV gardasil 4 dan 9, yang bisa Anda akses dengan mudah dengan langsung datang ke klinik atau lewat layanan home care.Tim medis profesional kami akan melakukan vaksinasi dengan efisien, sehingga Anda tidak akan merasa repot maupun tidak nyaman. Selain itu, Anda juga bisa terus melakukan skrining kesehatan bersama dokter kami untuk mendeteksi dini adanya sel-sel abnormal yang mengarah pada risiko berat HPV.Yuk, lindungi keluarga dan diri Anda dari risiko infeksi HPV dengan vaksinasi di klinik Granostic!Ditinjau Oleh:Dr. Aji WibowoSumber Referensi:NHS (National Health Service). (n.d.). Human papilloma virus (HPV). ditinjau oleh tim medis profesional. Diakses pada 2025.Cleveland Clinic. (n.d.). HPV (Human Papillomavirus). Ditinjau oleh dokter dan tim medis Cleveland Clinic. Diakses pada 2025.WebMD. (n.d.). HPV Treatment: Is There an HPV Cure?. Diakses pada 2025.Johns Hopkins Medicine. (n.d.). HPV: 5 Things All Women Should Know. Informasi dari Johns Hopkins Medicine secara rutin ditulis atau ditinjau oleh dokter. Diakses pada 2025.
Apa Itu Vaksin HPV? Berikut Penjelasannya
Sobat Granostic, tahukah Anda jika hampir setiap orang yang tidak divaksin dan aktif secara seksual akan tertular HPV di suatu waktu dalam hidup mereka?Menurut data dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menyatakan bahwa sebanyak 13 juta penduduk Amerika, termasuk remaja, telah terinfeksi HPV setiap tahunnya.Human Papillomavirus (HPV) merupakan jenis virus yang dapat ditularkan dari kulit ke kulit lewat hubungan seksual, oral, maupun anal. Jika seseorang memiliki daya tahan tubuh yang kuat, virus ini dapat dilawan dan dibersihkan dari tubuh tanpa pengobatan khusus, setidaknya dalam 1–2 tahun setelah terinfeksi.Namun, pada banyak juga infeksi HPV yang tidak hilang. Bahkan bisa berkembang dan memunculkan lesi prakanker dan menyebabkan kanker. Contohnya, kebanyakan kanker serviks dan pada area genital lainnya berkaitan dengan infeksi HPV.Inilah mengapa vaksinasi HPV menjadi begitu penting. Bahkan pemerintah Indonesia pun menganjurkan vaksinasi dimulai saat anak-anak berada di bangku kelas 5 SD dan diberikan berbagai program vaksinasi gratis yang dapat diakses masyarakat dengan mudah.Namun, sebenarnya apa itu vaksin HPV? Berikut penjelasannya!Mengenal Vaksin HPVVaksin HPV merupakan serangkaian suntikan (imunisasi) yang dapat melindungi penerimanya dari infeksi Human papillomavirus.Pemberian virus ini sangatlah penting mengingat HPV mudah ditularkan lewat hubungan seksual. Menurut Cleveland Clinic, infeksi HPV sangatlah umum terjadi, dengan 80% dari orang yang aktif secara seksual pasti pernah terinfeksi pada satu titik tertentu dalam hidup mereka.Penggunaan kondom saja tidak begitu efektif untuk mencegah penularan HPV, karena kondom tidak bisa menutupi seluruh area genital dengan sempurna. Karena itu, memberikan perlindungan dari dalam tubuh Anda dengan menciptakan antibodi yang kuat untuk melawan HPV adalah langkah yang sangat direkomendasikan.Jenis Vaksin HPVMengingat peranannya yang sangat besar untuk mencegah penularan HPV, Anda tentu setuju bahwa vaksin adalah hal penting yang harus dilakukan. Namun, sudahkah Anda menentukan jenis vaksin HPV mana yang akan diambil?Ada tiga jenis vaksin HPV, yakni gardasil 4, gardasil 9, dan Cervarix. Apa bedanya? Gardasil 4 (Quadrivalent HPV Vaccine)Vaksin Gardasil 4 atau Gardasil, dapat melindungi infeksi HPV dengan tipe:HPV 16 dan 18, kedua tipe HPV ini dikaitkan dengan 70% kanker serviks, 90% kanker anus, dan banyak kanker yang dapat mempengaruhi tenggorokan dan alat kelamin penderitanya.HPV 6 dan 11, keduanya dikaitkan dengan 90% kasus kutil kelamin.Gardasil 9 (Nonavalent HPV Vaccine)Vaksin HPV Gardasil 9 merupakan jenis vaksin yang memberikan perlindungan paling komprehensif/menyeluruh dari semua vaksin HPV. Gardasil-9 melindungi infeksi HPV yang terkait dengan:HPV 16 dan 18, yang merupakan dua jenis HPV berisiko tinggi an yang paling umum. Keduanya sangat berkaitan dengan kasus kanker serviks (sebesar 70%), kanker anus (sebesar 90%), dan banyak kanker yang juga terjadi pada tenggorokan serta area genital Anda.HPV 31, 33, 45, 52, dan 58. Jenis-jenis ini juga secara bersamaan menjadi penyebab dari 20 persen kanker serviks tambahan.HPV 6 dan 11, jenis menyebabkan kutil kelamin. Meski dianggap berisiko rendah dan tidak menyebabkan kanker, akan tetapi kutil kelamin tetaplah bersifat menular.Cervarix (Bivalent HPV Vaccine)Berbeda dengan dua jenis vaksin sebelumnya, vaksin Cervarix hanya melindungi terhadap jenis HPV berisiko tinggi yang terkait dengan kanker, yakni HPV 16 dan 18. Produk ini tidak melindungi Anda dari jenis yang menyebabkan kutil kelamin.Usia yang Disarankan untuk VaksinasiSebagai upaya pencegahan kanker serviks, anus, area genital lainnya, dan pada tenggorokan, vaksinasi HPV sangatlah penting. Menurut berbagai sumber terpercaya, usia yang disarankan untuk vaksinasi adalah:Usia IdealMelansir dari CDC, vaksinasi HPV sangat disarankan dilakukan pada usia 11 atau 12 tahun. Namun, vaksinasi ini sudah dapat diberikan sejak anak-anak memasuki usia 9 tahun.Usia 15-26 TahunSelain usia di bawah 15 tahun, seseorang yang belum pernah sama sekali mendapatkan vaksinasi HPV di rentang 15–26 tahun juga dianjurkan untuk melakukan vaksin. Langkah ini sangat penting karena di rentang usia tersebut, masih banyak orang yang belum terpapar virus HPV secara langsung.Sementara pemberian HPV untuk seseorang yang berusia 27–45 tahun, dokter dapat mempertimbangkan untuk mendiskusikan vaksinasi HPV dengan orang-orang yang kemungkinan besar akan mendapatkan manfaat dari tindakan tersebut.DosisPemberian dosis vaksinasi ini juga disesuaikan dengan usia pasien. Pada pasien berusia kurang dari 15 tahun, atau 9–14 tahun, bisa mendapatkan dua suntikan (dosis) vaksin HPV. Sementara pasien yang berusia lebih dari 15 tahun dan memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah memerlukan tiga suntikan (dosis) vaksin HPV.Prosedur Pemberian VaksinSetelah menyimak usia dan dosis, sekarang Anda juga perlu mempelajari bagaimana prosedur pemberian vaksin HPV tersebut.Dosis dan JadwalDua Dosis (Usia 9-14 Tahun)Pasien yang berusia kurang dari 15 tahun, diberikan vaksinasi dengan dosis:Dosis kedua vaksin bisa diberikan setelah 6-12 bulan setelah pemberian dosis pertama.Remaja yang menerima dua dosis vaksin dengan jarak kurang dari 5 bulan, akan memerlukan dosis ketiga vaksin HPV.Tiga Dosis (Usia 15 Tahun ke Atas)Pasien yang berusia 15–26 tahun dan orang dengan sistem kekebalan tubuh dapat menggunakan dosis:Jadwal tiga dosis yang direkomendasikan oleh CDC adalah 0, 1–2, dan 6 bulan. Tiga dosis tersebut direkomendasikan pada orang dengan sistem kekebalan tubuh lemah (termasuk yang terinfeksi HIV), yang berusia 9 hingga 26 tahun.Pemberian VaksinPemberian vaksin dilakukan dengan metode injeksi atau suntikan, yang juga akan dilakukan oleh dokter umum dan berpengalaman, dalam vaksinasi sesuai dengan jadwal serta dosis yang direkomendasikan.Tujuan Vaksin HPVAdanya vaksinasi HPV sangatlah berperan penting dalam mencegah penularan dan infeksi virus tersebut pada tubuh Anda. Karena, infeksi HPV juga bisa menimbulkan beberapa penyakit, baik yang berisiko rendah atau tinggi.Tujuan utama dari vaksinasi HPV lainnya adalah sebagai berikut:Mencegah Kanker ServiksMenurut WHO 90% kanker serviks yang dialami oleh perempuan berkaitan dengan infeksi HPV, utamanya tipe 16 dan 18. Dengan melakukan vaksinasi, Anda dapat mencegah infeksi dua tipe HPV ini, atau bahkan tipe lain, yang juga dapat membantu Anda dalam mencegah timbulnya kanker serviks.Mencegah Kutil KelaminSelain kanker serviks, vaksin HPV juga membantu mencegah terjadinya kutil kelamin yang disebabkan oleh HPV tipe 6 dan 11. Anda secara spesifik dapat menggunakan tipe vaksin Gardasil 4 dan Gardasil 9 untuk menghalau dua tipe tersebut.Mencegah Jenis Kanker LainSelain kanker serviks, infeksi HPV juga dikaitkan dengan kanker tenggorokan, anus, dan area genital Anda lainnya. Karena itu, dengan melakukan vaksinasi HPV ini Anda dapat mencegah terjadinya kanker-kanker lain juga.Efek Samping Vaksin HPVSama halnya dengan prosedur vaksinasi lainnya, pemberian vaksin HPV juga pasti menimbulkan efek samping minor, seperti:Nyeri di Tempat SuntikanRasa nyeri di tempat suntikan merupakan efek samping yang sangat umum pada vaksinasi prosedur injeksi. Rasa nyeri dan kemerahan ini biasanya akan dapat berkurang atau hilang dalam 1–2 hari.Demam RinganDemam juga termasuk sebagai efek samping yang sangat umum ketika Anda mendapatkan vaksin. Sebab kondisi ini merupakan bentuk respons tubuh dalam membentuk kekebalan tubuh baru, sesuai dengan gabungan vaksin HPV tersebut. Sehingga terjadi peningkatan suhu tubuh atau demam.Sakit Kepala atau KelelahanVaksinasi juga sangat mungkin menyebabkan Anda merasa sakit kepala atau kelelahan. Ini merupakan reaksi alami tubuh ketika akan membentuk antibodi baru yang sesuai dengan gabungan vaksin HPV tersebut. Mual atau Nyeri OtotGejala umum lainnya saat melakukan vaksinasi HPV adalah mual dan nyeri otot, namun biasanya gejala ini hanya akan berlangsung dalam waktu relatif sebentar, yakni 1–2 hari saja.Reaksi Alergi (Jarang Terjadi)Reaksi alergi merupakan efek samping vaksin yang sangat jarang terjadi, karena vaksinasi yang diberikan ini telah melalui uji coba dan penelitian yang mendalam, sehingga sangat aman dilakukan, bahkan untuk anak-anak.Namun tidak menutup kemungkinan reaksi alergi ini akan terjadi, sehingga perlu adanya pemantauan kondisi pasien pasca vaksinasi HPV.Selain itu, Anda juga bisa langsung berkonsultasi dengan dokter begitu mendapati gejala tidak biasa setelah vaksinasi.Keamanan Vaksin HPVVaksin HPV telah terbukti aman dalam banyak penelitian. Efek samping yang terjadi pun cukup umum, seperti nyeri dan kemerahan di tempat suntikan. Hingga menyebabkan sakit kepala, nyeri otot, atau demam.Keamanan vaksin HPV ini akan semakin terjamin ketika Anda melakukan vaksinasi di klinik dan penyedia layanan kesehatan terpercaya, seperti klinik Granostic. Selain itu, klinik Granostic juga menyediakan paket vaksinasi HPV sesuai dengan kebutuhan Anda dan dapat diakses lewat call center. Selain itu, Anda juga bisa menjadwalkan layanan home care untuk vaksinasi HPV di rumah aja.Yuk, lindungi keluarga, orang tersayang, dan diri Anda dengan vaksinasi HPV lengkap di klinik Granostic!
Dimana Vaksin HPV di Surabaya?
Sebagai bagian dari upaya pencegahan kanker serviks, anus, dan area genital lainnya, vaksinasi HPV sangatlah penting dilakukan. Namun, tahukah Anda dimana tempat vaksin HPV di Surabaya yang terpercaya?Infeksi Human Papillomavirus (HPV) mudah ditularkan melalui kontak kulit ke kulit dari hubungan seksual, anal, dan oral. Menurut Cleveland Clinic, 80% orang yang aktif secara seksual pasti terinfeksi HPV pada suatu titik dalam hidup mereka.Pada kebanyakan kasus, HPV yang tidak berbahaya akan dapat dibersihkan oleh sistem kekebalan tubuh secara alami, setidaknya 1–2 tahun sejak pertama kali terinfeksi.Namun, tak jarang juga HPV bersarang ditubuh dan menyebabkan infeksi berisiko rendah seperti genital warts. Selain itu, tipe HPV tertentu bahkan berisiko tinggi dan dikaitkan dengan sejumlah kanker serviks, anus serta area genital lain, juga kanker pada tenggorokan.Sebagai upaya pencegahan penularan dan infeksi HPV, vaksin sangatlah penting untuk dilakukan. Utamanya pada anak-anak, remaja, dan orang dewasa yang belum aktif secara seksual, serta orang yang memiliki masalah dengan sistem kekebalan tubuh mereka.Klinik Granostic menyediakan layanan vaksinasi HPV Gardasil 4 dan 9 yang mudah diakses oleh warga Surabaya dan sekitarnya. Bagaimana cara vaksin HPV di klinik Granostic? Sobat bisa langsung simak jadwalnya berikut ini:Jadwal Vaksinasi HPVVaksinasi HPV sebaiknya diberikan sedini mungkin. Menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI), vaksinasi HPV idealnya diberikan sejak anak-anak berada di kelas 5 SD. Sementara Centers for Disease Control and Prevention (CDC), juga memberikan anjuran yang sama. Vaksin dapat diberikan pada anak di bawah usia 15 tahun, hingga dewasa berusia 26 tahun. Namun dosis dan aturan pemberian vaksinasi ini harus disesuaikan dengan kategori usia pasien, seperti:1. Usia 9-14 TahunVaksinasi untuk anak-anak dalam rentang usia 9 hingga 14 tahun, dapat diberikan dua dosis suntikan vaksin HPV dengan jadwal berikut:Dosis kedua harus diberikan setelah 6 hingga 12 bulan dosis suntikan pertama.Jika dosis kedua diberikan dalam waktu kurang dari 5 bulan setelah yang pertama, maka diperlukan satu dosis tambahan vaksin HPV lagi.2. Usia 15-26 Tahun (atau lebih)Sementara pada rentang usia 15 hingga 26 tahun dan orang dengan masalah kekebalan tubuh (misalnya pada pengidap HIV/AIDS), dapat diberikan tiga dosis suntikan vaksinasi HPV dengan jadwal berikut:Pemberian dosis kedua dilakukan 1–2 bulan setelah dosis pertama.Dosis ketiga vaksinasi HPV ini harus diberikan 6 bulan setelah dosis kedua.Harga/Biaya Vaksin HPVSetelah menyimak bagaimana aturan pemberian vaksinasi HPV di atas, Anda juga perlu mengetahui berapa biaya yang perlu Anda keluarkan. Karena, harga vaksin HPV cukup berbeda-beda tergantung dengan tipenya.Secara umum ada tiga jenis HPV dan rentang harga yang dimiliki, yakni:Vaksin HPV Gardasil, harga satu kali suntik bisa mulai dari Rp. 1.4 juta.Vaksin HPV Gardasil 9, harga satu kali suntik bisa mulai dari Rp. 2.5 juta.Vaksin HPV Cervarix, harga satu kali suntik bisa mulai dari Rp. 800 ribu. Cervarix hanya memberikan perlindungan pada tipe HPV berisiko tinggi, yakni HPV 16 dan 18 yang berkaitan dengan kasus kanker serviks, anus dan area genital lainnya, juga kanker tenggorokan.Klinik Granostic berkomitmen untuk memberikan layanan yang mudah diakses oleh warga Surabaya dan di sekitarnya, hadir dengan paket vaksin HPV Gardasil 4 dan 9 yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan pasien. Vaksin HPV Gardasil 4, vaksinasi ini memberikan perlindungan dari virus HPV tipe 6, 11, 16, dan 18. Anda dapat memperoleh vaksinasi Gardasil 4 di klinik Granostic dengan besaran biaya:Biaya untuk 1x suntik: Rp 1.4 jutaBiaya untuk 3x suntik: Rp 3.9 jutaVaksin HPV Gardasil 9, memberikan perlindungan lebih lengkap, yakni dari virus HPV tipe 6, 11, 16, 18, dan 31, 33, 45, 52, dan 58. Anda dapat memperoleh vaksinasi Gardasil 9 di klinik Granostic dengan besaran biaya:Biaya untuk 1x suntik: Rp 2.4 jutaBiaya untuk 3x suntik: Rp 6.84 jutaHarga vaksinasi ini berlaku hingga tanggal 31 Desember 2024. Anda bisa mendapatkan informasi lebih lanjut untuk mengatur jadwal, konsultasi dengan tim medis, serta mendiskusikan teknis vaksinasi lainnya bersama tim telemarketing kami lewat layanan Call Center atau klinik tombol Home Service di bagian bawah artikel ini!Prosedur Vaksinasi HPVSecara umum prosedur vaksinasi HPV tidak jauh berbeda dengan vaksinasi lainnya. Beberapa prosedur yang akan Anda lalui seperti:Konsultasi dengan DokterSebelum vaksin diberikan, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan wawancara medis untuk menyimak bagaimana kondisi tubuh Anda. Dokter juga akan menanyakan mengenai bagaimana gaya hidup dan aktivitas seksual Anda, sehingga dapat merekomendasikan jenis vaksinasi yang tepat dan ideal.Konsultasi ini juga sangat penting apabila Anda sedang dalam beberapa kondisi di bawah ini:Sedang mengalami penyakit parah atau menjalani pengobatan tertentu.Memiliki riwayat alergi terhadap komponen vaksin tertentu.Sedang dalam masa mengandung atau menyusui.Berusia di atas 27–45 tahun atau sudah pernah terinfeksi HPV sebelumnya, menurut CDC Anda perlu mendiskusikan dengan dokter terlebih dahulu sebelum vaksinasi HPV.Prosedur ini sangat penting dilakukan untuk meminimalisir adanya efek samping pasca-injeksi, serta dapat membantu mengoptimalkan efek vaksinasi HPV yang diberikan.Pendaftaran di Fasilitas KesehatanSetelah konsultasi, Anda dapat langsung mendaftar vaksinasi di fasilitas kesehatan terdekat. Anda bisa menyesuaikan jadwal vaksinasi dengan aktivitas pribadi Anda, pastikan untuk mempertimbangkan saran-saran yang diberikan oleh dokter umum Anda di sesi konsultasi saat memutuskan waktu vaksinasi.Jika Anda melakukan vaksinasi HPV bersama Granostic, Anda tak hanya bisa mendapatkan vaksin ini di klinik. Kami juga menyediakan layanan home care, yang memungkinkan Anda untuk mendapatkan vaksin di rumah.Vaksinasi bersama Granostic juga akan ditangani oleh tenaga medis ahli dan berada di bawah pengawasan dokter umum yang berpengalaman. Bagaimana? Anda tertarik?Pemberian VaksinPemberian vaksin akan dilakukan pada jadwal yang sudah ditentukan dan dengan dosis yang disesuaikan dengan standar Kemenkes RI. Vaksinasi HPV hanya diberikan dengan prosedur injeksi atau suntikan, dosis yang diberikan dalam satu kali suntikan adalah 0,5 ml. Beberapa langkah yang dapat dilakukan dokter dalam proses pemberian vaksin HPV yakni:membersihkan area yang akan disuntik dengan kapas beralkohol, umumnya pada lengan bagian atasmenjepit kulit di sekitar area yang akan disuntik dengan tangankemudian menyuntikkan vaksin HPV hingga ke dalam ototmemberikan kain kasa beralkohol untuk menekan area yang disuntik Ketika jarum kana dilepas, sehingga tidak terjadi pendarahan.Pemantauan Setelah VaksinasiSetelah proses vaksinasi dilakukan, dokter akan merekomendasikan pasien untuk beristirahat selama 15 menit, sebagai pemantauan kondisi pasca-vaksinasi. Secara umum, vaksinasi dapat memberikan gejala efek samping ringan seperti demam, nyeri otot dan kepala, rasa sakit dan kemerahan pada area yang disuntik. Gejala-gejala ini biasanya akan berkurang dan hilang dalam 1–2 hari.Namun, jika Anda mengalami alergi yang berat setelah vaksinasi, segera hubungi dan konsultasikan kondisi Anda dengan dokter. Sehingga dokter dapat memberikan penanganan medis yang tepat sasaran.Penjadwalan Dosis SelanjutnyaKetika vaksinasi selesai dilakukan dan tidak ada kendala atau efek samping berbahaya yang timbul, maka dokter akan menyarankan penjadwalan dosis vaksinasi selanjutnya. Tempat Vaksinasi HPVKemenkes RI sejak beberapa tahun lalu telah menggalakkan vaksinasi HPV untuk masyarakat Indonesia, sebagai upaya melawan dan mencegah adanya kanker serviks. Sebagai hasilnya, masyarakat kini mendapatkan akses vaksinasi HPV yang lebih mudah dan masif.Berikut ini beberapa tempat vaksinasi HPV yang bisa Anda pertimbangkan, yakni:1. Rumah Sakit Umum dan SwastaVaksinasi HPV dapat Anda peroleh atau akses di rumah sakit umum dan swasta, tak ada perbedaan spesifik dari prosedur vaksinasi layanan yang diberikan. Anda juga bisa berkonsultasi dengan dokter sebelum melakukan vaksinasi HPV, mendiskusikan bagaimana kemungkinan adanya efek samping serta jadwal vaksinasi selanjutnya.2. Klinik VaksinasiSelain rumah sakit umum dan swasta, Anda juga bisa melakukan vaksinasi HPV di klinik terdekat dari rumah Anda, seperti Granostic. Bersama dengan tim medis ahli dan profesional kami, vaksinasi dilakukan sesuai prosedur yang ditetapkan dan berlangsung secara efisien.Selain itu, klinik Granostic juga memberikan layanan home care untuk mempermudah vaksinasi HPV bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya. Lewat layanan home care, vaksinasi juga dapat dilakukan di rumah Anda secara langsung, loh.3. PuskesmasAnda juga bisa mendapatkan vaksinasi HPV di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) terdekat dari tempat tinggal Anda. Namun ketersediaan vaksinasi ini mungkin tidak selalu ada di puskesmas, akan tetapi pihak kesehatan yang ada akan selalu memberikan informasi terkait jadwal-jadwal vaksinasi HPV yang akan diselenggarakan.Tips Sebelum Vaksinasi HPVKeberadaan vaksin HPV ini sangat penting untuk mencegah infeksi virus dan menekan kasus kanker serviks. Namun sebelum Anda menjadwalkan vaksin, berikut ini adalah tips yang bisa Anda lakukan untuk membantu efek vaksinasi HPV lebih maksimal:1. Persiapan FisikPersiapan fisik yang dimaksud adalah dengan memastikan bahwa Anda dalam kondisi yang prima. Anda dapat mulai membangun rutinitas olahraga yang baik, mengatur diet yang sehat dan bergizi tinggi, serta menghindari kebiasaan buruk seperti merokok, minum-minuman berkandungan gula tinggi dan beralkohol.2. Konsultasikan Riwayat MedisSelanjutnya, Anda juga perlu mengonsultasikan riwayat medis dengan dokter demi memilih jenis vaksinasi yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda. Diskusikan mengenai gaya hidup dan aktivitas seksual Anda, kondisi atau masalah kesehatan yang Anda alami, serta kekhawatiran Anda tentang vaksinasi HPV.3. Jangan Lupa Vaksinasi UlangIngat, vaksinasi HPV diberikan lebih dari satu kali. Pada anak usia di bawah 15 tahun, vaksinasi diberikan sebanyak 2 kali suntikan. Sementara pada anak usia 15 hingga 26 tahun, diperlukan 3 kali suntikan vaksin HPV.Jangka waktu pemberian dosis HPV ini telah ditentukan dan diatur sebelumnya, sehingga Anda harus mematuhinya agar efek vaksinasi dapat berjalan optimal.Nah, Sobat Granostic, itu adalah penjelasan mengenai prosedur dan tempat dimana vaksin HPV di Surabaya. Anda dapat menjadwalkan konsultasi dan vaksinasi di klinik Granostic dengan menghubungi nomor call center kami secara langsung. Atau tinggal klik Home Service di bawah untuk menjadwalkan layanan vaksinasi di rumah saja!Yuk, Sobat! Lindungi keluarga dan diri Anda dengan vaksinasi HPV lengkap di klinik Granostic Surabaya!
Apa Itu Vaksin Hepatitis B? Berikut Penjelasan Lengkapnya
Termasuk sebagai salah satu program imunisasi dasar wajib yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), apa sih sebenarnya vaksin hepatitis B itu? Serta bagaimana manfaat, jadwal, dan kemungkinan efek samping dari imunisasi ini?Menurut rilisan dari Kemenkes RI pada tahun 2023, di Indonesia diperkirakan terdapat sekitar 20 juta orang menderita hepatitis dengan prevalensi tertinggi pada kasus hepatitis B.Hepatitis B merupakan infeksi organ hati yang disebabkan oleh virus hepatitis B (HBV). Infeksi ini dapat bersifat akut dan kronis.Hepatitis B dapat menyebabkan infeksi kronis dan dapat memicu sirosis serta kanker hati, yang akan mengarah pada dampak yang fatal hingga kematian.Virus hepatitis ini dapat menyebar melalui kontak dengan cairan tubuh seperti darah, air liur, cairan vagina, hingga air mani. Bahkan, hepatitis B juga dapat ditularkan ibu ke bayinya.Salah satu upaya pencegahan infeksi hepatitis B ini dapat dilakukan lewat pemberian vaksin. Untuk lebih jelasnya, mari bahas dulu apa itu vaksin hepatitis B berikut ini.Mengenal Vaksin Hepatitis BVaksin hepatitis B merupakan jenis imunisasi yang diberikan untuk membentuk antibodi khusus untuk melawan virus hepatitis B dan mencegah infeksi. Menurut World Health Organization (WHO), penyebaran hepatitis ini dapat dicegah dengan vaksinasi, yang memberikan perlindungan hampir 100% dari virus tersebut.Melansir dari laman IDAI, vaksin hepatitis B termasuk dalam rangkaian imunisasi wajib yang diberikan untuk bayi baru lahir, yang berumur sebelum 24 jam. Vaksinasi ini juga dapat diberikan berdampingan dengan imunisasi lain, seperti vaksin polio dan BCG, secara berurutan.Syarat Pemberian Vaksin Hepatitis BSelain bayi baru lahir, seseorang yang memiliki memenuhi beberapa syarat di bawah ini juga perlu mendapatkan vaksin hepatitis B. Siapa saja?1. Bayi Baru LahirTelah disebutkan sebelumnya, bahwa bayi baru lahir diwajibkan untuk mendapatkan imunisasi hepatitis B. Vaksinasi ini akan melindungi bayi dari infeksi hepatitis B yang menyebabkan berbagai gangguan organ hati, yang bersifat akut maupun kronis.Biasanya vaksin hepatitis B pada bayi akan diberikan pada rangkaian empat suntikan, salah satunya booster. Suntikan pertama diberikan pada bayi dalam waktu 24 jam setelah lahir. Kemudian akan dilengkapi dalam rentang usia 2, 4, 6 dan 18 bulan. 2. Anak-anak dan RemajaSelain pada bayi, anak-anak dan remaja yang belum mendapatkan vaksinasi hepatitis B juga harus segera mendapatkan vaksinasi. Vaksinasi pada anak-anak dan remaja ini juga sangat disarankan, terutama jika memiliki kondisi tertentu yang meningkatkan risiko terserang hepatitis B, seperti:Tinggal dengan anggota keluarga yang menderita hepatitis B.Menderita penyakit tertentu yang mengganggu kekebalan tubuh.Memiliki resiko kontak dengan darah, urin atau kotoran penderita hepatitis B.Memiliki gaya hidup yang buruk dan kebiasaan seksual yang tidak aman.Berlibur ke area berstatus endemik hepatitis B.3. Orang Dewasa yang Berisiko TinggiMenurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), orang-orang dewasa yang berusia kurang dari 59 tahun hingga lebih dari 60 tahun juga sangat disarankan untuk melakukan vaksinasi hepatitis B. Sebab, setelah memasuki usia 60 tahun dan belum mendapatkan vaksinasi hepatitis B, risiko untuk terinfeksi sangat tinggi.Bahkan, bagi lansia yang kemungkinan tidak terpapar atau hidup di daerah yang berisiko tinggi terinfeksi hepatitis B, juga sangat memerlukan vaksinasi ini.4. Orang dengan Penyakit Hati KronisJika seseorang sudah terkena hepatitis B, maka tidak diperlukan lagi vaksinasi hepatitis B. Namun, untuk seseorang yang memiliki penyakit hati kronis karena hepatitis C atau lainnya, maka vaksin hepatitis B sangat penting untuk diberikan. Vaksinasi ini penting diberikan karena peningkatan infeksi hepatitis B dan penyakit hati kronis lainnya akan lebih besar. 5. Orang yang Belum Pernah Divaksin Hepatitis BSeseorang yang belum pernah mendapatkan vaksin hepatitis B sama sekali seumur hidupnya juga sangat perlu mendapatkan vaksinasi. Karena virus hepatitis B dapat menyerang siapa saja, efeknya pun bisa akut dan kronis, serta memberikan banyak masalah pada kesehatan yang serius.Manfaat Vaksin Hepatitis BVaksin hepatitis B tidak hanya memiliki manfaat untuk penerimanya, namun juga berdampak untuk lingkungan sekitar dan kesehatan masyarakat. Berikut ini adalah beberapa manfaat vaksin hepatitis B.1. Perlindungan dari Infeksi Hepatitis BManfaat dan tujuan utama dari vaksinasi hepatitis B adalah untuk melindungi individu dan masyarakat dari infeksi hepatitis B. Virus yang sangat mudah ditularkan dari lendir dan cairan tubuh ini bisa menimbulkan masalah kesehatan yang kronis dengan menyerang organ hati. Menurut Medical News Today, bayi yang menerima dosis pertama vaksin hepatitis B dalam Waktu 24 jam setelah lahir, akan mencegah penularan virus dari orang tua ke bayi hingga 75-95%.Selain itu, vaksinasi yang diberikan pada orang dewasa secara lengkap, juga akan melindungi penerima hingga 30 tahun mendatang.2. Mencegah Penyebaran VirusHepatitis merupakan jenis penyakit yang juga menyandang status endemis di Indonesia. Karena itu, dengan mendapatkan vaksinasi, Anda juga dapat membantu meningkatkan Kesehatan lingkungan dengan tidak menjadi pembawa virus dan menghentikan rantai penularan penyakit.3. Mencegah KomplikasiVaksinasi hepatitis B juga dapat membantu mencegah komplikasi masalah kesehatan organ hati, yang umumnya berkembang pada kanker dan sirosis. Menurut Healthline.com, Lebih dari 40% orang yang terinfeksi virus hepatitis B dan tidak ditangani dengan tepat, infeksi berkembang menjadi kanker hati. Ribuan orang meninggal terkait dengan infeksi virus hepatitis B ini tiap tahunnya.4. Jangka PanjangVaksinasi hepatitis B juga memberikan manfaat jangka panjang, dengan melindungi penerimanya dari infeksi virus yang berdampak besar pada kesehatan organ hati dan memutuskan rantai penularan. Hal ini akan membantu meningkatkan kualitas hidup individu dan masyarakat, sehingga membentuk komunitas yang lebih sehat dan produktif.Efek Samping Vaksin Hepatitis BBerbagai riset menunjukkan bahwa vaksinasi hepatitis B sangat aman dilakukan, serta dapat melindungi pasien dari infeksi virus hepatitis B.Namun, ada kalanya beberapa efek samping ringan juga dapat terjadi. Beberapa efek samping tersebut misalnya:1. Nyeri atau Kemerahan di Tempat SuntikanKarena diberikan dengan prosedur injeksi, maka sangat mungkin bila Anda atau anak merasakan nyeri atau kemerahan setelah vaksinasi. Kondisi ini dapat membaik dalam 1–2 hari.2. Demam RinganDemam ringan juga dapat muncul setelah vaksinasi, namun efek samping ini wajar terjadi yang merupakan respon tubuh terhadap imunisasi yang diberikan, sebagai proses dari pembentukan antibodi pada si kecil.Kondisi ini umumnya muncul 24 jam setelah imunisasi, serta bertahan dalam 1–2 hari kemudian akan membaik dengan sendirinya. 3. Kelelahan atau Sakit KepalaEfek samping lain yang mungkin terjadi pasca-vaksinasi hepatitis adalah kelelahan atau sakit kepala. Menurut American Migraine Foundation, sakit kepala setelah vaksin dapat menjadi indikasi bahwa sistem imun Anda bekerja dengan sangat baik. Karena vaksin dapat merangsang respon sistem imun, yang salah satunya adalah inflamasi berupa sakit kepala.4. Reaksi Alergi (Sangat Jarang)Reaksi alergi pasca-vaksinasi juga bisa saja terjadi, namun kondisi ini sangat jarang jika dibandingkan dengan tiga efek samping sebelumnya. Alergi dapat terjadi bila sebelumnya ada komponen dalam vaksin hepatitis B yang menimbulkan reaksi tertentu pada tubuh Anda.Jika Anda mengalami reaksi alergi, segera hubungi dokter untuk mendapatkan arahan perawatan yang tepat.Dosis Vaksin Hepatitis BVaksinasi hepatitis B harus diberikan dengan memperhatikan anjuran dosis berikut ini:Bayi yang Baru LahirVaksinasi hepatitis B pada bayi diberikan dalam 3 dosis bulanan, yang diberikan secara bertahap dalam tiga jadwal berikut:Dosis Pertama, sebaiknya diberikan segera setelah Si Kecil lahir dalam kurun waktu kurang dari 24 jam.Dosis Kedua, dosis ini diberikan pada saat bayi memasuki usia 1–2 bulan.Dosis Ketiga, dosis ini diberikan saat bayi memasuki rentang usia 6–18 bulan. Pada bulan ke-18, biasanya akan diberikan booster untuk meningkatkan efektivitas vaksin hepatitis pada Si Kecil.Anak-anak dan Remaja yang Belum DivaksinPada anak-anak dan remaja yang belum divaksin, diberikan tiga kali suntikan dengan jadwal pemberian sebagai berikut:Dosis Pertama, dapat diberikan kapan saja namun sebaiknya dilakukan sesegera mungkin.Dosis Kedua, dapat diberikan 1–2 bulan setelah dosis pertama vaksinasi hepatitis B.Dosis Ketiga, diberikan 4–6 bulan setelah dosis pertama vaksin.Orang DewasaSama dengan anak-anak, vaksinasi hepatitis B ini juga diberikan sebanyak tiga kali dengan jadwal pemberian sebagai berikut:Dosis Pertama, dapat diberikan kapan saja, namun lebih baik sedini mungkin.Dosis Kedua, dapat diberikan 1 bulan setelah dosis pertama.Dosis Ketiga, dapat diberikan 4–6 bulan setelah dosis pertama.Nah, Sobat Granostic, itu adalah penjelasan mengenai vaksinasi hepatitis B yang perlu Anda tahu. Mulai dari syarat, manfaat, hingga efek sampingnya.Anda dapat melakukan vaksin hepatitis B ini di klinik Granostic. Bersama tenaga kesehatan ahli kami, vaksinasi hepatitis B ini dapat dilakukan dengan aman dan efisien.Selain itu, Anda juga bisa melakukan vaksinasi hepatitis B ini di rumah lewat layanan home care Granostic. Sehingga Anda bisa mengatur jadwal vaksinasi lebih fleksibel dan mendapatkan pelayanan yang lebih nyaman.Yuk, Sobat! Lindungi keluarga dan diri Anda dari hepatitis B dengan vaksinasi lengkap bersama klinik Granostic!
Dimana Klinik Vaksin Hepatitis B?
Banyak penelitian telah membuktikan bahwa vaksin hepatitis B dapat membantu mengurangi risiko penyakit organ hati parah, seperti sirosis dan kanker hati. Namun, tahukah Anda dimana klinik vaksin hepatitis B di Surabaya?Hepatitis B merupakan jenis infeksi yang menyerang organ hati dan ditimbulkan oleh virus hepatitis B (HBV), serta bersifat menular. Infeksi dapat menyebabkan masalah pada organ hati yang bersifat akut (parah, namun tidak menahun), dan kronis (bertahan lama).Kasus hepatitis B akut lebih sering ditemukan pada orang dewasa, sementara hepatitis B kronis lebih banyak terjadi pada anak-anak.Virus hepatitis B ditularkan lewat cairan tubuh seperti darah, air mani, liur, dan banyak lainnya. Namun virus hepatitis tidak bersifat aerosol, sehingga tidak akan menyebar karena batuk atau bersin-bersin.Karena dampaknya pada kesehatan sangat besar, utamanya pada anak-anak. Pencegahan infeksi hepatitis B sangatlah penting dilakukan, salah satunya lewat vaksinasi lengkap sejak dini. Pada artikel ini akan dibahas bagaimana jadwal vaksinasi hepatitis B, prosedur, dan dimana klinik vaksin hepatitis B di Surabaya serta sekitarnya.Jadwal Vaksinasi Hepatitis BPemberian vaksin hepatitis B ini umumnya diberikan sebanyak tiga kali, pada bayi baru lahir, anak-anak, dan dewasa aturan pemberiannya sedikit berbeda. Berikut penjelasan lengkapnya:Dosis PertamaPemberian dosis pertama vaksinasi hepatitis B pada bayi sebaiknya diberikan segera setelah kelahiran, yakni kurang dari 12 jam menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI). Sementara pada orang dewasa atau anak-anak yang belum mendapatkan vaksin hepatitis B saat bayi, sebaiknya lakukan vaksinasi sesegera mungkin.Dosis KeduaSementara itu, pemberian dosis kedua bisa diberikan dengan jadwal dan rentang waktu berikut ini:Pada bayi: vaksinasi kedua dianjurkan dilakukan 1–2 bulan setelah vaksinasi pertama.Pada anak-anak dan remaja: vaksinasi kedua dianjurkan dilakukan pada 1–2 bulan sejak vaksinasi pertama.Pada orang dewasa: vaksinasi kedua dianjurkan dilakukan 1 bulan setelah vaksinasi pertama.Dosis KetigaPemberian dosis kedua juga dilakukan sesuai dengan usia penerima dan jadwal sebagai berikut ini:Pada bayi: vaksinasi ketiga dianjurkan diberikan ketika bayi berusia 6–18 tahun.Pada anak-anak dan remaja yang belum mendapatkan vaksin: dianjurkan diberikan 4–6 bulan setelah vaksinasi pertama.Pada orang dewasa: dapat diberikan 4–6 bulan setelah dosis pertama.Harga/Biaya Vaksin Hepatitis BHarga atau biaya vaksin hepatitis B tergolong ramah di kantong. Menurut rangkuman dari berbagai sumber, harga/biaya vaksin hepatitis ini berada di rentang Rp 120 hingga 150 ribu sekali suntik, baik untuk anak-anak maupun dewasa.Klinik Granostic juga menyediakan layanan vaksinasi hepatitis B, harga yang diberikan juga relatif terjangkau, yakni Rp 140 ribu saja. Anda juga bisa melakukan konsultasi gratis bersama dokter, serta memanfaatkan layanan home care bila ingin vaksinasi di rumah.Prosedur Vaksinasi Hepatitis BTertarik untuk vaksinasi hepatitis B, pelajari dulu prosedurnya di bawah ini, Sobat!1. Konsultasi dengan DokterLangkah pertama adalah konsultasi bersama dokter umum. Dalam hal ini, dokter akan melakukan pemeriksaan riwayat kesehatan, alergi obat, hingga gaya hidup dan kebiasaan seksual Anda. Sehingga dokter bisa memberikan arahan dan rekomendasi vaksin hepatitis B sesuai dengan kondisi tubuh Anda.Selain itu, sebelum pemberian vaksinasi hepatitis B Anda dapat berkonsultasi dengan dokter dulu ketika berada dalam beberapa kondisi berikut:Sedang menderita penyakit infeksi atau demam yang parah.Menderita penyakit ginjal, multiple sclerosis, kekebalan tubuh yang lemah, penyakit hati, atau jenis-jenis gangguan medis parah dan dalam masa pengobatan.Sedang menjalani kemoterapi tau sedang menggunakan obat imunosupresan.Sedang dalam masa kehamilan atau menyusui.Mengonsumsi suplemen atau obat-obatan herbal, dan beberapa produk sejenis lainnya.Anda juga dapat memberi tahu dokter bila setelah vaksinasi mengalami alergi atau gejala tak biasa lainnya.2. Pendaftaran di KlinikSetelah memeriksa kondisi Anda dan dokter menyatakan aman untuk melakukan vaksinasi hepatitis B dalam kurun waktu yang ditentukan, Anda bisa segera mendaftarkan diri ke klinik. Anda bisa mengatur jadwal vaksinasi ini sesuai kebutuhan serta menyesuaikannya dengan aktivitas harian Anda.Lewat layanan vaksinasi klinik Granostic, Anda juga bisa memilih jadwal yang cukup fleksibel, loh. Sebab dokter umum klinik Granostic selalu buka tiap hari Senin hingga Sabtu, berikut jadwal lengkapnya:Senin – Jumat, dari pukul 07.00 hingga 20.00Sabtu, dari pukul 08.00 hingga 20.003. Pemberian VaksinPemberian vaksinasi hepatitis B dilakukan dengan prosedur injeksi atau penyuntikan. Prosesnya dilakukan oleh dokter, atau petugas medis dan berada di bawah pengawasan dokter di fasilitas kesehatan.Beberapa langkah yang dapat dilakukan dokter dalam proses pemberian vaksin hepatitis B yakni:Sebelum vaksin disuntikkan, dokter atau tenaga kesehatan akan mengocoknya terlebih dahulu agar suspensi menjadi homogen.Selanjutnya, persiapkan posisi yang aman untuk bayi dengan meletakkan kepalanya dengan posisi miring di atas pangkuan ibu dan memegang paha si Kecil.Membersihkan daerah penyuntikan dengan kapas beralkohol.Pada bayi suntikkan vaksin di daerah anterolateral paha kanan secara intramuskular, sampai isinya kosong.Sementara pada orang dewasa, remaja, dan anak-anak suntikan diberikan pada otot deltoid.Kemudian tekan bekas suntikan dengan kapas untuk menghentikan darah yang keluar.4. Pemantauan Setelah VaksinasiSetelah proses vaksinasi, dokter biasanya tidak akan langsung mengarahkan Anda untuk pulang. Namun memberikan jeda beberapa saat untuk melihat apakah ada efek samping yang muncul pasca penyuntikan.Menurut berbagai penelitian vaksinasi hepatitis B ini sangat aman dilakukan, serta terbukti dapat melindungi penerimanya dari infeksi virus hepatitis B dengan baik. Namun, tidak menutup kemungkinan bahwa penerima vaksin akan merasakan beberapa gejala efek samping ringan seperti merah dan nyeri di bagian yang disuntik, sakit kepala dan nyeri otot, hingga demam.Gejala ini merupakan reaksi alami tubuh dalam mereaksi vaksin, untuk membentuk antibodi baru yang dapat melawan virus hepatitis B. Gejala ini juga akan mereda dan hilang dalam 1–2 hari setelah vaksinasi.Namun, bila di rumah dalam rentang waktu tersebut anak tiba-tiba mengalami gejala alergi yang tidak biasa dan parah, maka Anda harus segera menghubungi dokter atau membawa si Kecil langsung ke klinik.5. Penjadwalan Vaksinasi UlangSetelah vaksinasi pertama sukses, dokter pun akan memberikan rekomendasi penjadwalan vaksinasi hepatitis dosis kedua dan ketiga. Anda harus mematuhi jadwal tersebut dengan baik, sehingga efektivitas vaksin hepatitis B ini bisa jadi optimal.Tempat Mendapatkan Vaksin Hepatitis BVaksin hepatitis B telah lama digalakkan oleh pemerintah Indonesia, hingga menjadi bagian dari imunisasi wajib untuk bayi. Karena itu, Anda bisa mendapatkan vaksinasi hepatitis B ini dengan mudah, seperti pada beberapa tempat berikut ini:1. Rumah Sakit Umum dan SwastaAnda dapat memperoleh layanan vaksinasi hepatitis B ini di rumah sakit umum dan swasta. Sebenarnya prosedur dan jenis vaksinasi hepatitis B yang diberikan juga tidak jauh berbeda dengan klinik atau puskesmas, Anda juga dapat berkonsultasi dengan dokter umum, mendiskusikan bagaimana penanganan terhadap efek samping yang muncul, serta menjadwalkan vaksinasi selanjutnya.Namun, rumah sakit umum biasanya memiliki batasan waktu operasional yang lebih pendek dari rumah sakit dan klinik kesehatan swasta. Sehingga kadang kala, bagi pekerja akan sulit untuk menjadwalkan vaksin sesuai dengan kegiatan harian mereka.2. Klinik VaksinasiSelanjutnya, Anda juga bisa melakukan vaksinasi hepatitis B di klinik terdekat dari rumah Anda. Buat warga Surabaya dan sekitarnya, klinik Granostic bisa hadir sebagai jawaban yang tepat.Klinik Granostic memberikan layanan vaksinasi yang lengkap, mulai dari hepatitis B, influenza, vaksin HPV, dan banyak lainnya. Karena praktek dokter umum klinik Granostic berlangsung setiap hari, dari pukul 7 pagi hingga 8 malam. Anda dapat mengatur jadwal konsultasi dan vaksin dengan fleksibel.Kami juga memiliki layanan home care, yang akan membuat pengalaman vaksin Anda menjadi lebih aman dan nyaman, karena dapat dilakukan di rumah saja!3. PuskesmasAnda juga dapat mendapatkan vaksinasi hepatitis B di puskesmas, biasanya vaksin di puskesmas diberikan untuk anak-anak dan bayi baru lahir. Namun tidak menutup kemungkinan juga bagi remaja dan orang dewasa yang belum divaksin untuk melakukan vaksinasi di puskesmas.Tips Sebelum Vaksinasi Hepatitis BAgar proses vaksinasi hepatitis B ini berjalan optimal, Anda bisa mempersiapkan beberapa hal berikut ini:1. Pastikan Kondisi Kesehatan BaikPastikan tubuh Anda dan anak dalam kondisi yang baik. Sebab jika vaksinasi dilakukan saat tubuh Anda sedang sakit, maka kemampuan tubuh dalam membentuk antibodi jadi kurang. Dengan kata lain, efektivitas vaksin sangat berkaitan erat dengan Kesehatan tubuh penerimanya.2. Konsultasikan Riwayat AlergiSelanjutnya, Anda perlu mengkonsultasikan riwayat alergi pada dokter. Hal ini sangat penting untuk mencegah terjadinya reaksi alergi yang parah saat vaksinasi diberikan.3. Ikuti Jadwal VaksinasiAgar efektivitas vaksin jadi lebih maksimal, Anda juga perlu mengikuti jadwal vaksinasi yang diberikan oleh dokter dengan tepat. Pada kasus bayi baru lahir misalnya, menurut IDAI pemberian vaksin di hari pertama jika lebih dari 48 jam setelah kelahiran, maka efektivitasnya akan menurun.Nah, Sobat, itu adalah penjelasan mengenai vaksinasi hepatitis B dan tempat Anda bisa mendapatkannya? Klinik Granostic tetap menjadi andalan bagi Anda yang membutuhkan vaksinasi hepatitis dan vaksin lainnya, dengan layanan fleksibel dan langsung di bawah penanganan dokter umum yang berpengalaman.Lebih baik lagi, klinik Granostic memberikan layanan home care vaksin untuk Anda yang ingin vaksin di rumah saja. Jenis vaksin ini juga akan membantu para lansia, yang memiliki keterbatasan dalam mobilitas fisik, memperoleh vaksinasi hepatitis B dengan nyaman.Yuk, Sobat! Jaga kesehatan keluarga dan diri Anda dengan melengkapi vaksin hepatitis B di klinik Granostic! Jadwalkan kunjunganmu sekarang juga lewat nomor call center, ya!
Klinik Vaksin Flu Terdekat Surabaya
Ingin vaksinasi flu rutinan tiap tahun, tapi bingung dimana? Langsung simak rekomendasi klinik vaksin flu terdekat di Surabaya lewat artikel ini, yuk!Influenza, atau yang lebih dikenal dengan flu, merupakan jenis infeksi virus yang menyerang sistem pernapasan seperti hidung, tenggorokan, dan paru-paru. Flu dapat menimbulkan serangkaian gejala, dari ringan hingga berat, seperti demam, sakit tenggorokan, nyeri otot dan kepala, serta meriang.Gejala flu umumnya dapat bertahan selama 7–10 hari. Namun flu juga dapat menimbulkan komplikasi dan gejala yang buruk, sehingga memerlukan perawatan di rumah sakit.Flu juga merupakan jenis penyakit yang sangat mudah menular melalui udara. Karena itu sangat penting bagi Anda untuk mendapatkan vaksin flu secara teratur, apalagi pada anak-anak, ibu hamil, lansia, juga orang dengan penyakit bawaan.Klinik Granostic menyediakan layanan vaksin flu yang mudah dijangkau oleh masyarakat Surabaya dan sekitarnya. Layanan vaksin ini menerapkan prosedur ketat dan dilakukan oleh tenaga medis profesional.Bagi Anda yang berminat untuk vaksin flu di klinik Granostic Surabaya, langsung simak jadwal, harga atau biayanya, hingga prosedur vaksinasinya di bawah ini, yuk!1. Jadwal Dokter GranosticProsedur vaksinasi flu di klinik Granostic akan dilakukan oleh tenaga medis ahli dan di bawah pengawasan dokter umum kami. Karenanya, proses vaksinasi influenza yang dilakukan di klinik Granostic akan terjamin keamanan dan efisiennya.Layanan vaksinasi flu di klinik Granostic akan dilakukan oleh dokter umum kami, yakni dr. Vindyanita Simanjuntak dan dr. Renaldo Aditya S. Beliau telah berpengalaman dalam vaksinasi baik dewasa maupun anak-anak, sehingga dapat memberikan layanan vaksin yang efisien dan aman.Praktek dokter umum Granostic dapat Anda akses lewat jadwal berikut ini:Hari Senin — Jumat, mulai dari pukul 07.00 hingga 20.00Hari Sabtu, mulai pukul 08.00 hingga 20.00Namun pada hari libur dan tanggal merah, tidak ada jadwal praktek. Namun layanan operasional Granostic akan tetap berjalan setiap hari.Anda dapat menjadwalkan vaksinasi flu ini sesuai dengan kebutuhan dan jadwal harian Anda. Pendaftaran dapat dilakukan dengan mengunjungi klinik secara langsung atau lewat layanan call center. Jika Anda ingin melakukan vaksinasi di rumah, dapatkan informasi lengkap mengenai prosedurnya dengan klik Home Service, ya!2. Harga/Biaya GranosticKlinik Granostic selalu memastikan keterjangkauan berbagai fasilitas medis untuk mendukung kesehatan masyarakat Surabaya dan sekitarnya. Karena itu, harga atau biaya vaksinasi di klinik Granostic cenderung terjangkau. Bahkan kami sering memberikan promo atau potongan harga yang bisa membuat biaya makin ringan. Adapun biaya vaksinasi flu di klinik Granostic adalah Rp. 280 ribuan. Anda juga akan mendapatkan berbagai layanan tambahan seperti konsultasi dengan dokter umum dan Home Service untuk pasien area Surabaya.3. ProsedurVaksin flu di klinik Granostic dilakukan sesuai standar yang ada, serta lewat prosedur yang aman dan efisien. Berikut ini penjelasan lengkap soal prosedur vaksin flu di klinik Granostic.KonsultasiSebelum suntik vaksin, dokter akan memeriksa kondisi tubuh dan riwayat kesehatan Anda. Selama wawancara berlangsung, Anda juga bisa mengonsultasikan kekhawatiran dan pertanyaan-pertanyaan Anda seputar vaksin influenza.Pada prosedur ini, Anda juga disarankan untuk memberi tahu status Kesehatan yang Anda miliki, terutama untuk beberapa orang dengan kondisi berikut:Adanya riwayat alergi, karena vaksinasi tidak boleh diberikan pada orang yang alergi terhadap kandungan vaksin, lateks, atau telur.Mengalami demam tau penyakit infeksi lainnya,Menderita gangguan sistem saraf,Menderita gangguan pembekuan darah tau kejang,Jika Anda sedang hamil, menyusui, atau dalam masa program kehamilanBila Anda tengah mengonsumsi produk-produk herbal, suplemen, atau obat-obatan tertentu.VaksinasiVaksinasi flu di klinik Granostic menggunakan prosedur injeksi atau suntik. Vaksinasi influenza sendiri dapat diberikan pada anak mulai usia 6 bulan ke atas. Dosis pertama vaksin akan diberikan sebanyak 2 kali, Jarak pemberiannya selama 1 bulan.Setelah itu vaksinasi dilakukan setiap satu tahun sekali, sebab virus flu berpotensi untuk bermutasi.Menurut jurnal penelitian yang dirilis oleh AMA Journal of Ethics, dosis vaksin flu dapat dibagi ke dalam beberapa kategori usia berikut ini:Dosis untuk anak lebih dari 6 bulan dan kurang dari 2 tahun adalah 0,25 mL.Pasien sehat berusia 5 hingga 49 tahun, dapat memperoleh dosis vaksin 0.5 mL.PemantauanVaksin suntik dapat diberikan pada setiap kalangan usia, baik untuk anak-anak, dewasa, ibu hamil, maupun lansia. Sama seperti proses vaksinasi pada umumnya, vaksin flu dapat memberikan efek samping yang ringan, seperti:DemamSakit kepalaRasa nyeri dan kemerahan di area yang disuntik, umumnya bertahan 1-2 hari.Hidung meler dan tersumbat juga efek samping yang cukup umum dari vaksin flu.Ketika vaksin di klinik Granostic, dokter akan melakukan pemantauan kondisi kesehatan pasien pasca vaksinasi. Sehingga gejala-gejala efek samping yang timbul juga akan sanggup diminimalisir, dan pasien dapat memperoleh penanganan yang cepat ketika terjadi efek samping berat.Selain itu, dengan layanan telekonsultasi Anda dapat terhubung dengan dokter kami secara online. Sehingga jika mendapati keadaan darurat, Anda bisa langsung mengonsultasikannya bersama tim dokter kami.Nah, Sobat Granostic itu adalah penjelasan mengenai prosedur vaksin flu di klinik Granostic Surabaya. Apakah Anda berminat untuk melakukan vaksin bersama tim dokter umum dan tenaga medis kami?Tak hanya dapat melakukan vaksin di klinik, Anda juga bisa menggunakan layanan home care untuk vaksin flu di rumah. Tertarik? Langsung hubungi layanan call center kami dan jadwalkan vaksinasi influenza sekarang juga!
Cek Hasil Pemeriksaan Laboratorium Online Surabaya
Setelah prosedur pemeriksaan laboratorium yang panjang, banyak dari kita yang mungkin merasa lelah untuk kembali antri demi mengambil hasil pemeriksaan. Tapi tahukah Anda, kalau ada cara cek hasil pemeriksaan laboratorium tanpa antri di Surabaya?Berfokus untuk memberikan layanan yang nyaman dan efisien bagi para pasien, klinik Granostic hadir dengan operasional yang fungsional dan memudahkan.Mulai dari layanan home care yang membuat masyarakat dapat melakukan pemeriksaan dan perawatan kesehatan di rumah. Telekonsultasi yang memudahkan proses konsultasi dengan dokter lewat jarak jauh. Serta kemudahan untuk cek hasil pemeriksaan laboratorium tanpa antri melalui laman website resmi klinik Granostic.Bagaimana cara cek hasil pemeriksaan laboratorium di klinik Granostic Surabaya tanpa antri, berikut panduannya!Cek Hasil Lab Bisa Diakses Lewat Via Handphone Langkah mengecek hasil pemeriksaan laboratorium kesehatan di klinik Granostic sangatlah mudah. Anda tidak perlu datang langsung ke klinik kami, maupun repot-repot untuk mengantri dan mengurus administrasi lagi.Bahkan, Anda dapat mengaksesnya dengan mudah lewat handphone, tab, ataupun layar komputer Anda. Caranya juga sangat mudah, ikuti langkah berikut ini:Kunjungi situs resmi Granostic, yakni di laman granostic.com. Lemudian masuk menggunakan akun Anda, namun jika belum memiliki akun Anda bisa melakukan pendaftaran terlebih dahulu Dengan klik tombol “Registrasi Online” yang ada di pojok kiri atas. Tak ada syarat khusus yang merepotkan untuk pendaftaran ini, Anda hanya perlu menyiapkan KTP/SIM/KITAS/Passport untuk mengisi data diri.Selanjutnya lakukan pemesanan tes laboratorium yang Anda butuhkan melalui halaman yang telah disediakan.Setelah pemeriksaan dilakukan, Anda bisa menyimak hasil lab di halamanan profil Anda setelah tes selesai diproses.Hanya dengan empat langkah di atas, Sobat Granostic tak perlu lagi kesulitan mengatur jadwal dan antri untuk kembali ke klinik demi mengambil hasil lab yang diinginkan. Hal ini tentu saja akan jadi lebih efisien dan sangat cocok untuk seseorang dengan kesibukan tinggi.Kenapa Memilih Granostic?Klinik Granostic telah berpengalaman selama hampir 17 tahun dalam dunia medis, khususnya dalam pemeriksaan laboratorium kesehatan. Selain pengalaman yang panjang ini, ada beberapa alasan mengapa Anda harus memilih Granostic sebagai layanan kesehatan pilihan keluarga Anda, yakni:Teknologi ModernKlinik Granostic, sejak awal berdiri, selalu memberikan pelayanan terbaik dan menyeluruh pada masyarakat. Komitmen ini terus dijaga dan dikembangkan, misalnya melalui pembaharuan teknologi pemeriksaan untuk menjadi lebih mutakhir.Lewat teknologi modern ini pengecekan kesehatan akan berjalan lebih optimal dan efisien. Sebab hasilnya juga akan lebih akurat dan komprehensif, namun hasilnya juga keluar lebih cepat. Dengan begitu, pasien dapat mengakses hasil pemeriksaan dengan segera dan dokter bisa memberikan arahan serta penanganan secepat mungkin ketika ditemukannya masalah kesehatan tertentu.AksesibilitasKeunggulan lainnya dari klinik Granostic terletak pada aspek aksesibilitas. Granostic selalu berkonsentrasi pada kebutuhan, keamanan, dan kenyamanan pasien. Karenanya, aksesibilitas yang mudah dan gampang dijangkau sangatlah penting.Untuk memudahkan aksesibilitas ini, klinik Granostic memberikan beberapa layanan seperti:Home Service, yang memungkinkan pasien mendapatkan berbagai layanan kesehatan, mulai dari pemeriksaan dan perawatan medis, di rumah atau tempat tinggal mereka. Layanan ini akan memudahkan pasien dengan mobilitas terbatas untuk mendapatkan akses kesehatan yang memadai yang nyaman dan aman.Telekonsultasi, layanan ini memungkinkan masyarakat terhubung dengan dokter spesialis yang berpengalaman secara jarak jauh, lewat konsultasi online baik via panggilan suara maupun pesan. Hal ini juga akan mempermudah masyarakat mendapatkan konsultasi dan pengarahan medis dengan cepat dari manapun. Pendaftaran Online, untuk memudahkan pasien yang ingin konsultasi langsung di klinik Granostic, kami pun menyediakan pendaftaran online. Sehingga pasien tidak perlu kembali antri panjang di ruang administrasi, serta dapat datang sesuai dengan estimasi waktu pelayanan yang diberikan bersamaan dengan nomor antrian online yang didapatkan.Cek Hasil Kesehatan Online, tak hanya pendaftaran, Granostic pun memastikan akses hasil pemeriksaan ini mudah dijangkau oleh masyarakat lewat situs resmi kami. Selain itu, hasil pemeriksaan kesehatan ini pun akan dijamin keamanannya, sehingga tidak akan dapat diakses oleh orang lain atau disalahgunakan oleh pihak tidak bertanggung jawab.Paket Pemeriksaan Kesehatan dengan Harga Terjangkau, selanjutnya Granostic pun selalu menawarkan paket-paket pemeriksaan dengan harga yang relatif terjangkau. Namun pelayanan yang diberikan tetaplah sama efisien dan berkualitasnya.Layanan LengkapKlinik Granostic juga hadir dengan layanan kesehatan terlengkap, sehingga dapat memenuhi kebutuhan pemeriksaan medis masyarakat Surabaya dan sekitarnya. Beberapa layanan yang dimaksud antara lain:Pemeriksaan Laboratorium Lengkap, meliputi pemeriksaan kesehatan rutin, pemeriksaan fungsi organ tubuh, pemeriksaan penyakit, radiologi, USG, treadmill, EKG, thorax, dan pemeriksaan genetic.Layanan medical check up (MCU) perusahaan, dengan jenis pemeriksaan kesehatan bagi calon karyawan dan cek kesehatan berkala. Tujuannya untuk memeriksa Riwayat kesehatan calon karyawan dan karyawan, pemeriksaan lab dan non-lab, juga pemeriksaan fisik.Pemeriksaan kesehatan anak dan bayi, untuk memonitor kesehatan anak, mencegah infeksi penyakit, serta memaksimalkan pertumbuhan si Kecil agar lebih optimal.Pemeriksaan kesehatan untuk lansia, yang dilakukan secara rutin untuk menjaga kesehatan orang tua dan meningkatkan taraf kualitas hidup mereka.Selain itu, klinik laboratorium Granostic juga menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan untuk melengkapi persyaratan administratif. Misalnya persyaratan cek kesehatan untuk keberangkatan haji dan umrah, serta syarat pengajuan visa siswa ke luar negeri.Tenaga Medis ProfesionalKeunggulan lain dari klinik Granostic adalah tenaga medis profesional, sehingga dapat memberikan pelayanan terbaik pada masyarakat. Selain itu, berkat pengalaman yang panjang, dokter umum dan spesialis di klinik Granostic pun dapat membantu mendampingi pasien dengan maksimal selama proses pemeriksaan dan penanganan medis yang dilalui.Hal ini juga yang kemudian membuat pasien akan merasa lebih aman dan nyaman melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin. Sehingga kualitas hidup dan kesehatan masyarakat pun akan dapat tercapai dengan baik.Kenyamanan dan EfisiensiBagi klinik Granostic kenyamanan dan efisiensi pelayanan adalah hal yang sangat penting. Karena selama ini prosedur kesehatan selalu dianggap cukup rumit dan merepotkan bagi masyarakat, sehingga tak sedikit kemudian yang malas meluangkan waktu mereka untuk berobat.Klinik Granostic menjawab persoalan tersebut dengan memberikan pelayanan yang inovatif dengan aksesibilitas mudah. Tak hanya dapat melakukan pemeriksaan dan perawatan kesehatan langsung di klinik, pasien dapat mengakses kedua hal tersebut di rumah melalui layanan home care.Selain itu, dengan layanan telekonsultasi juga akan memudahkan pasien untuk terhubung dengan dokter dimanapun pasien berada.Nah, bagaimana? Setelah menyimak ulasan di atas, Anda pasti setuju kalau klinik Granostic sangatlah memudahkan Anda sebagai pasien, bukan?Untuk menjadwalkan konsultasi, Anda bisa langsung menghubungi nomor call center yang tersedia di halaman homepage. Atau, langsung klik tombol Home Service di bawah ini untuk mengakses layanan perawatan kesehatan dari rumah.
Laboratorium Medical Check Up Karyawan Perusahaan Surabaya
Menjaga agar lingkungan tempat kerja untuk tetap sehat dan bebas dari infeksi penyakit adalah hal yang sangat penting. Karenanya, Granostic hadir dengan layanan laboratorium medical check up untuk karyawan perusahaan, loh.Karyawan merupakan aset yang sangat penting dan krusial dalam mendukung kemajuan perusahaan. Karenanya, proses seleksi karyawan pun umumnya dilakukan dengan tepat agar dapat sesuai dengan kriteria posisi pekerjaan, juga sejalan dengan visi misi perusahaan.Salah satu bentuk kepedulian perusahaan pada karyawannya juga dapat melalui kegiatan cek kesehatan rutin yang dilaksanakan untuk para staf pekerja. Cek kesehatan rutin ini akan membantu memastikan kesehatan karyawan, menyimak kesesuaian beban kerja terhadap kemampuan fisik karyawan, juga sebagai langkah pencegahan dan penanggulangan masalah kesehatan tertentu.Untuk penjelasan lebih rinci, mari simak pentingnya medical check up bagi karyawan perusahaan lewat ulasan berikut ini:Pentingnya Medical Check Up bagi Karyawan PerusahaanProsedur medical check up (MCU) bagi karyawan perusahaan sendiri sangatlah penting, tak hanya bagi karyawan namun juga bagi perusahaan sendiri. Berikut penjelasan selengkapnya!1. Pemeriksaan Kesehatan bagi Calon KaryawanPentingnya MCU bagi calon karyawan adalah untuk mendeteksi gangguan kesehatan yang dimilikinya. Sehingga perusahaan dapat menjamin kesehatan lingkungan tempat kerja dari infeksi penyakit yang tidak diinginkan.Selain itu, dengan pemeriksaan kesehatan di awal seleksi, perusahaan dapat mengetahui bagaimana kemampuan fisik calon karyawan. Sehingga perusahaan dapat mengukur kemampuan karyawan dalam mengerjakan tugas sesuai jobdesk mereka nantinya.2. Pemeriksaan Kesehatan BerkalaTak hanya diterapkan untuk calon karyawan baru, pemeriksaan kesehatan yang dilakukan secara berkala juga sangat penting bagi perusahaan dan pekerja. Lewat prosedur MCU rutin ini, perusahaan dapat memonitor kondisi kesehatan dengan baik, mendeteksi dini terhadap gangguan kesehatan umum karyawan, juga mengantisipasi gangguan kesehatan yang berhubungan dengan pekerjaan agar tidak berkembang ke dalam tahap yang lebih serius.Jenis Pemeriksaan pada Layanan MCU PerusahaanMemahami bagaimana nilai fungsi dan pentingnya tes kesehatan karyawan ini, klinik Granostic memberikan jenis pemeriksaan lengkap untuk paket MCU perusahaan, yang meliputi:1. Pemeriksaan Riwayat KesehatanLayanan MCU perusahaan yang pertama adalah pemeriksaan riwayat kesehatan, yang dilakukan dengan metode wawancara dan cek fisik karyawan. Pemeriksaan riwayat kesehatan ini penting dilakukan untuk memeriksa beberapa kondisi berikut:adanya penyakit atau kondisi medis terentu di masa lalu dan saat inipernah menjalani prosedur medis atau operasi sebelumnya ataukah tidakjenis imunisasi atau vaksinasi yang pernah dilakukan oleh calon karyawanjenis obat-obatan, vitamin, mineral, dan herbal yang pernah dan sedang dikonsumsikeberadaan tanda-tanda dan gejala pada tubuh calon karyawan saat iniinformasi mengenai gaya hidup, seperti kebiasaan olahraga, merokok dan konsumsi alcohol, Riwayat seksual dan reproduksi, serta pola makan.riwayat kesehatan keluarga 2. Pemeriksaan LaboratoriumSetelah pemeriksaan riwayat kesehatan, dokter pun akan melanjutkan pemeriksaan laboratorium pada prosedur MCU perusahaan. Pemeriksaan laboratorium ini dilakukan dengan memeriksa sampel biologis dari calon karyawan seperti darah, urine, dan tinja.Tes sampel darah, digunakan untuk menghitung jumlah sel darah, gula darah kolesterol, zat Kimia penanda fungsi organ, hingga fungsi dari organ hati dan ginjal.Tes urine, yang bertujuan untuk mendeteksi infeksi saluran kemih, adanya zat-zat Kimia tertentu dalam diri calon karyawan, penyakit ginjal, juga gangguan hati.Tes tinja, pemeriksaan ini dilakukan untuk mendeteksi adanya gangguan pencernaan pada karyawan.3. Pemeriksaan Non-LaboratoriumPemeriksaan non-laboratorium adalah jenis pemeriksaan yang dilakukan untuk menunjang diagnosis yang dilakukan oleh dokter. Beberapa jenis pemeriksaan non-laboratorium yang dapat Anda peroleh di layanan MCU perusahaan klinik Granostic misalnya:RontgenMerupakan prosedur kesehatan yang menggunakan sinar X untuk menampilkan visualisasi atau gambar organ dalam pada area tubuh tertentu. Penggunaan rontgen umumnya untuk memeriksa patah tulang, yang sangat penting untuk mendeteksi kondisi tubuh karyawan dan mencegah adanya kecelakaan kerja di perusahaan.Selain itu ada juga jenis rontgen lain yang memiliki fungsi spesifik, seperti rontgen dada untuk menyimak kesehatan dan mendeteksi dini masalah kardiovaskular. Juga ada mammogram, yang digunakan untuk mendeteksi dini kanker payudara pada perempuan.AudiometriSementara itu, pemeriksaan audiometri merupakan jenis pemeriksaan yang dilakukan untuk mengetahui fungsi pendengaran calon karyawan. Caranya dengan mendengarkan suara, nada, atau frekuensi tertentu.Lewat pemeriksaan ini, Anda jadi memahami apakah terjadi gangguan pendengaran pada karyawan jika dihadapkan pada jenis pekerjaan yang rentan menimbulkan gangguan pendengaran. SpirometriSelanjutnya adalah spirometri, yang merupakan pemeriksaan untuk menyimak fungsi paru-paru. Lewat pemeriksaan ini, dokter dapat menilai jumlah Udara yang dapat dihirup dan dihembuskan paru dalam satuan mililiter, serta arus Udara paru dalam satuan mililiter per detik. Pemeriksaan ini sangat penting untuk menjaga dan menganalisis keadaan karyawan, juga mencegah terjadinya penyebaran infeksi pernapasan tertentu. Selain itu, pemeriksaan spirometri juga penting dilakukan oleh perusahaan rokok, cat, dan sejenisnya yang sangat rentan menyebabkan gangguan pada paru dan sistem pernapasan lainnya.EKGElektrokardiogram (EKG) merupakan jenis pemeriksaan kesehatan jantung, yang juga membantu mengetahui bagaimana kondisi organ jantung karyawan. Selain sebagai langkah monitor kesehatan, pemeriksaan EKG juga sangat penting dilakukan perusahaan untuk menganalisis kemampuan fisik karyawan dan mencegah kecelakaan kerja di masa mendatang.4. Pemeriksaan FisikSelanjutnya, prosedur MCU perusahaan juga memungkinkan adanya pemeriksaan fisik. Di mana tenaga medis ahli akan memeriksa kondisi fisik calon karyawan dan karyawan perusaahaan.Pemeriksaan fisik juga dilakukan secara lengkap mulai dari ujung kepala hingga ujung kaki. Sehingga diperoleh hasil pemeriksaan yang komprehensif dan akurat, yang akan membantu perusahaan untuk meningkatkan keamanan kerja dan kesesuaian beban kerja dengan kemampuan fisik karyawan. Keunggulan Granostic untuk MCU PerusahaanTak hanya memiliki prosedur pelayanan pemeriksaan lengkap, klinik Granostic pun memiliki keunggulan lain dalam pelaksanaan MCU perusahaan, yakni:Fasilitas Modern dan Tenaga AhliBerkomitmen untuk memberikan layanan kesehatan terbaik bagi masyarakat, klinik Granostic memiliki fasilitas modern dan tenaga medis ahli. Sehingga prosedur cek kesehatan karyawan, yang umumnya dilakukan secara on-site, dapat terlaksana dengan efisien dan menunjukkan hasil yang akurat.Layanan Sesuai StandarGranostic pun menghadirkan layanan kesehatan sesuai standar dan kebutuhan perusahaan. Sehingga baik perusahaan maupun karyawan dapat memperoleh manfaat maksimal dari kegiatan medical check up rutin yang dilakukan.Selain itu, selama tes kesehatan berlangsung, karyawan dapat melakukan konsultasi bersama tim medis dan dokter ahli yang turut mengawasi proses MCU perusahaan tersebut. Sehingga karyawan dapat memperoleh edukasi dan mengetahui dengan baik kondisi tubuh mereka.Nah, Sobat itu adalah penjelasan mengenai medical check up perusahaan, mulai dari pentingnya, jenis layanan, hingga keunggulan menggunakan layanan klinik Granostic.Sebagai klinik dan laboratorium kesehatan yang berpengalaman sejak tahun 2007, klinik Granostic selalu berkomitmen untuk memberikan pemeriksaan komprehensif dan akurat pada masyarakat. Selain itu, kami juga selalu meningkatkan kualitas pelayanan, memberikan inovasi-inovasi terbaru, yang dapat membuat masyarakat selalu nyaman dan merasa aman memeriksakan kesehatan dirinya bersama Granostic.Tertarik untuk menggunakan layanan MCU perusahaan dan karyawan dari Granostic? Langsung hubungi call center untuk melakukan penjadwalan pemeriksaan, ya!
Klinik Laboratorium Medical Check Up Surabaya
Ingin tes kesehatan di klinik terdekat dari rumah yang menyediakan layanan lengkap dan efisien? Well, klinik laboratorium medical check up Granostic di Surabaya bisa jadi pilihan Anda, Sobat!Medical check up atau tes kesehatan sangatlah penting dilakukan secara rutin untuk mengetahui kondisi tubuh dan mengantisipasi adanya penyakit. Prosedur tes Kesehatan ini dapat menilai kondisi berbagai organ tubuh melalui beragam tes. Misalnya dengan mengecek urin, gula darah, fungsi ginjal, dan kadar kolesterol dalam tubuh.Sehingga dokter dapat memperoleh hasil diagnosis yang akurat, serta dapat mampu mendeteksi adanya masalah dan segera merekomendasikan penanganan yang tepat secepat mungkin.Klinik laboratorium Granostik menyediakan layanan medical check up lengkap, yang dapat diakses dengan mudah oleh warga Surabaya. Bersama tim medis yang handal dan profesional, klinik laboratorium Granostic memenuhi layanan tes Kesehatan yang komprehensif secara akurat dan cepat, dengan pelayanan yang efisien dan nyaman.Tertarik menggunakan layanan medical check up di klinik laboratorium Granostic di Surabaya? Layanan Medical Check Up di Granostic SurabayaLayanan medical check up di Granostic Surabaya dikategorikan ke dalam paket-paket praktis, yang memudahkan pasien untuk memilih jenis yang paling sesuai dengan kebutuhan mereka.Di bawah ini adalah 4 jenis paket layanan medical check up di Granostic Surabaya. Apa aja?1. Medical Check-Up Basic - StandardMerupakan jenis rangkaian tes kesehatan dasar, yang cocok untuk digunakan sebagai tes rutin tiap 1–2 tahun sekali. Pemeriksaan Kesehatan dalam paket MCU Basic ini pun sudah sangat lengkap meliputi:Pemeriksaan fisik oleh dokter umum.Glukosa darah puasaGlukosa darah 2JPPCek Kolesterol TotalCek kolesterol HDLCek Kolesterol LDLTrigliseridaPemeriksaan SGOT/ASTPemeriksaan SGPT/ALTPemeriksaan Asam UratTes BUN/UreumTes Kadar Kreatinindan Tes eGFR.Konsultasi dengan dokter.Rangkaian tes kesehatan di atas, akan mampu membantu Anda memahami kondisi kesehatan tubuh secara menyeluruh. Serta mengetahui bagaimana fungsi organ tubuh seperti hati, ginjal, dan jantung bekerja.2. Medical Check Up PremiumSelanjutnya adalah paket medical check up premium, yang memiliki layanan lebih lengkap, sehingga pemeriksaan pun jadi lebih menyeluruh dan komprehensif.Jenis paket MCU ini sangat cocok untuk Anda yang ingin memeriksa kondisi Kesehatan tubuh dan keluarga secara lengkap, ataupun memeriksakan lansia dengan indikasi masalah Kesehatan tertentu.Pemeriksaan kesehatan dengan paket premium ini, memiliki sejumlah layanan, seperti: Pemeriksaan fisik oleh dokter umum.Glukosa darah puasaGlukosa darah 2JPPCek Kolesterol TotalCek kolesterol HDLCek Kolesterol LDLTrigliseridaPemeriksaan SGOT/ASTPemeriksaan SGPT/ALTPemeriksaan Asam UratTes BUN/UreumTes Kadar Kreatinindan Tes eGFR.Konsultasi dengan dokter.Cek kesehatan menggunakan paket MCU premium ini akan memberikan hasil yang lebih komprehensif, khususnya untuk mengetahui bagaimana kondisi organ dalam tubuh. Sebab dalam prosedurnya pun punya lebih banyak tindakan pemeriksaan untuk kesehatan organ, seperti pemeriksaan thorax (rontgen dada).Selain itu, lewat paket ini, Anda juga dapat berkonsultasi dengan dokter Granostic, untuk mendiskusikan hasil pemeriksaan yang Anda lakukan. Bersama dokter Anda dapat bertanya atau meminta edukasi mengenai cara merawat kesehatan tubuh Anda.Konsultasi ini pun dapat Anda lakukan secara langsung atau melalui telekomunikasi yang dapat Anda akses secara online. 3. Pemeriksaan Laboratorium LengkapKlinik laboratorium Granostic pun menyediakan pilihan pemeriksaan laboratorium lengkap, sangat cocok untuk Anda yang memiliki indikasi masalah pada organ dalam dan ingin memantau kesehatan tubuh dengan lebih komprehensif.Dengan pengalaman selama 17 tahun dalam menyelenggarakan layanan laboratorium, Granostic dapat memberikan layanan pemeriksaan yang lengkap, kredibel, dan akurat untuk memenuhi kebutuhan Anda.Adapun layanan laboratorium yang dapat Anda akses di klinik laboratorium Granostic adalah;Tes Kesehatan (medical check up).Pemeriksaan Organ Tubuh, yang meliputi pemeriksaan jantung, hati, paru-paru, dan ginjal.Pemeriksaan Penyakit, mulai dari pemeriksaan diabetes, hipertensi, dan kolesterol.Pemeriksaan USGPemeriksaan X-Ray atau RontgenPemeriksaan EKG.Pemeriksaan Thorax atau Rontgen Dada.Pemeriksaan Genetik.Pemeriksaan spirometriPemeriksaan audiometriPemeriksaan stress test (treadmill)Konsultasi dengan Dokter.4. Home Care dan Layanan On-SiteSalah satu layanan unggulan lain dari klinik dan laboratorium Granostic adalah home care dan layanan on-site. Layanan home care medical check up klinik Granostic ini memungkinkan prosedur tes kesehatan dilakukan di rumah pasien. Sehingga pasien dapat lebih nyaman untuk melakukan prosedur tes kesehatan yang mereka inginkan.Selain itu, layanan home care ini sangat cocok untuk pasien dengan mobilitas yang terbatas. Misalnya tidak mampu berjalan atau menggerakkan tubuh dengan baik karena penyakit tertentu, atau karena kesibukan yang tinggi dan hanya memiliki waktu luang yang terbatas.Sementara itu, layanan on-site merupakan pemeriksaan Kesehatan yang dilakukan secara bersamaan dalam jumlah peserta yang banyak. Layanan ini biasanya digunakan oleh perusahaan-perusahaan untuk mengecek kesehatan karyawannya. Pengalaman Medical Check Up di GranosticSebagai penyedia layanan kesehatan Utama di kota Surabaya, klinik laboratorium Granostic telah memiliki pengalaman yang panjang. Berdiri sejak tahun 2007, klinik laboratorium Granostic telah memenuhi kebutuhan mayarakat akan layanan kesehatan terpercaya, dengan pemeriksaan laboratorium yang komprehensif dan akurat.Berkat kompetensi tim medis yang kami miliki dan teknologi canggih di laboratorium klinik Granostic, hasil pemeriksaan dapat keluar lebih cepat dan mempermudah diagnosis oleh dokter.Selain itu, Granostic juga menjadi salah satu pelopor laboratorium mikrobiologi swasta di Surabaya. Granostic pun menjadi salah satu pusat rujukan pemeriksaan mikrobiologi dan kultur bakteri bagi rumah sakit dan laboratorium lainnya.Keunggulan GranosticSelain paket layanan medical check up yang lengkap, klinik laboratorium Granostic juga memiliki beragam keunggulan, seperti:1. Teknologi ModernBerpengalaman sejak tahun 2007 dalam bidang pemeriksaan laboratorium, klinik Granostic selalu berusaha memberikan inovasi terbaik dan pelayanan unggulan bagi pasien yang datang. Salah satunya adalah memperbaharui teknologi yang digunakan dalam pemeriksaan kesehatan tersebut untuk jadi lebih modern.Penggunaan teknologi termutakhir ini akan memberikan diagnosis kesehatan yang lebih akurat dan cepat. Sehingga penanganan kesehatan setelah proses diagnosis juga akan lebih efektif dan efisien.2. Tenaga Medis BerpengalamanSelain pada alat dan teknologi termutakhir, klinik laboratorium Granostic pun dikelola oleh tenaga medis berpengalaman. Sehingga tak hanya dapat membantu mendampingi Anda selama prosedur pemeriksaan dengan baik, namun juga mampu memberikan rasa aman dan nyaman pada Anda.Mengingat, proses pemeriksaan kesehatan ini bisa jadi menakutkan untuk sebagian besar orang. Maka pendampingan dari tim medis yang kompeten dan handal akan membantu membuat pasien merasa lebih aman.Tak hanya itu, kami juga memiliki dokter-dokter spesialis yang berpengalaman di bidang keahlian mereka. Sehingga dapat membantu memberikan diagnosis yang akurat, edukasi dan arahan penangan medis yang tepat sasaran.3. Layanan yang FleksibelKlinik Granostic memiliki layanan yang sangat fleksibel, misalnya layanan laboratorium yang buka selama 24 jam, cocok untuk para entrepreneur yang memiliki jadwal harian padat dan hanya memiliki waktu luang pada jam-jam tertentu saja.Selain itu, dengan jenis-jenis paket MCU yang ada, masyarakat bisa memilih jenis layanan mana yang paling cocok dengan kebutuhan mereka. Pemeriksaan kesehatan ini pun dapat diakses dengan layanan home care, yang membuatnya makin terasa lebih fleksibel dan memudahkan Anda.Nah, Sobat, setelah menyimak jenis layanan medical check up apa saja yang dapat Anda akses, serta keunggulan dari klinik laboratorium Granostic di atas, apakah Anda tertarik untuk menggunakan layanan kesehatan kami?Untuk mendaftarkan pemeriksaan kesehatan, Anda dapat langsung menghubungi call center atau langsung klik tombol Home Service di bawah untuk layanan pemeriksaan kesehatan di rumah.Yuk, jaga kesehatan diri dan keluarga Anda bersama klinik dan laboratorium Granostic di Surabaya!
Laboratorium Klinik Dokter Spesialis Terdekat Surabaya
Butuh layanan kesehatan mendesak di area Surabaya? Langsung cek rekomendasi laboratorium klinik terdekat dan layanan dokter spesialis di Surabaya lewat artikel berikut ini, yuk!Keadaan darurat dapat terjadi kapan saja dan tidak terprediksi sebelumnya. Akhirnya rasa panik akan mendominasi, kemudian kita jadi sulit untuk menemukan jalan keluar karena sudah terlanjur kalut.Menjawab kebutuhan ini, Granostic hadir dengan layanan kesehatan lengkap dan pelayanan yang cepat untuk warga Surabaya dan sekitarnya. Tak hanya memberikan fasilitas klinik kesehatan, namun juga dilengkapi dengan fasilitas laboratorium medis dan layanan dokter spesialis berpengalaman di Surabaya.Lantas apa saja sih layanan kesehatan yang dapat diakses? Juga kapan jadwal praktek dari dokter spesialis yang ada di layanan laboratorium dan klinik Granostic di Surabaya?Laboratorium klinik terdekat di Surabaya Serta Jadwal Praktek Dokter SpesialisBerikut ini jadwal praktek dokter spesialis yang ada di laboratorium klinik Granostic Surabaya:1. Dokter Spesialis Penyakit Dalam Sobat Granostic memiliki masalah atau keluhan terkait organ dalam tubuh? Misalnya seperti masalah pada jantung, paru-paru, ginjal, atau bahkan pada sistem pencernaan?Dokter spesialis penyakit dalam dapat menjawab masalah tersebut, loh. Bahkan dokter spesialis penyakit dalam juga dapat membantu menangani pasien dengan kondisi yang berkaitan dengan tekanan darah, sistem metabolisme, dan imunitas tubuh.Granostic sendiri memiliki dokter spesialis penyakit dalam yang berpengalaman, sehingga dapat memberikan diagnosis serta Tindakan medis yang tepat sesuai dengan kondisi kesehatan Anda.dr. Ardyarini Dyah Savitri merupakan dokter penyakit dalam Granostic. Beliau memberikan pelayanan medis terkait kasus-kasus penyakit dalam, layanan kesehatan preventif, pemeriksaan indeks massa tubuh dan lingkar perut, endoskopi, pemeriksaan neuropati, kaki diabetes, toleransi glukosa oral, supresi deksametason, dan USG tiroid.Anda dapat menjadwalkan konsultasi bersama dr. Ardyarini Dyah Savitri, SpPD, FINASIM sesuai jadwal berikut ini:Senin: 08:00-09:30Kamis: 08:00 - 09:30Jumat: 16:30 - 18:00Sabtu: 11:00 - 12:002. Dokter Spesialis ParuBagi Sobat Granostic yang mengalami gangguan dan penyakit paru-paru, memeriksakan diri ke dokter spesialis paru adalah hal yang sangat tepat untuk dilakukan.Dokter spesialis paru merupakan dokter ahli yang menangani berbagai penyakit dan gangguan pada paru-paru. Mulai dari pneumonia, asma, bronkitis, bronkiektasis, hingga penyakit paru obstruktif kronik (PPOK).Lewat laboratorium dan klinik Granostic, Anda dapat bertemu dan berkonsultasi dengan dokter spesialis paru berpengalaman di Surabaya, yakni dr. H. Garinda Alma Duta, Sp.P (K), FAPSR, FISR.dr. Garinda Alma Duta juga tergabung menjadi anggota Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI). Beliau memberikan layanan kesehatan dan konsultasi yang berkaitan dengan kesehatan paru serta pernapasan.Berikut ini jadwal praktek dr. H. Garinda Alma Duta, Sp.P (K), FAPSR, FISR di laboratorium dan klinik Granostic:Selasa: 16:00 – 17:00Rabu: 16:00 – 17:00Kamis: 16:00 –17:003. Dokter Spesialis Bedah SarafLaboratorium dan klinik kesehatan Granostic pun memberikan layanan konsultasi serta pemeriksaan medis dengan dokter spesialis bedah saraf.Dikenal juga sebagai neurosurgeon, dokter spesialis bedah saraf dapat memberikan perawatan sistem saraf, termasuk otak, pembuluh darah, membrane pelindung dan jaringan lunak, sumsum tulang belakang, serta seluruh saraf yang memanjang dari sumsum tulang belakang.Seorang dokter spesialis bedah saraf pun memiliki keahlian untuk melakukan operasi kompleks pada tulang belakang dan otak. Selain itu, dokter bedah saraf pun akan seringkali memberikan layanan konsultasi sesuai dengan bidang keahlian mereka.Dokter spesialis bedah saraf di Klinik Granostic adalah dr. M. Dwikoryanto, SpBS, FINPS, FINSS. Berikut ini jadwal praktek dr. M. Dwikoryanto di Granostic:Senin: 11:00 – 13:00Selasa: 11:00 – 13:00Rabu: 11:00 – 13:00Kamis: 11:00 –13:004. Dokter Spesialis Jantung Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah merupakan dokter ahli yang fokus dalam mendiagnosis dan menangani masalah yang berkaitan dengan jantung dan pembuluh darah, atau kardiovaskular.Seorang dokter spesialis jantung tak hanya memiliki kompetensi yang berkaitan dengan penyakit jantung saja. Namun juga penyakit yang mencakup masalah pembuluh darah secara umum, seperti trombosis pembuluh darah, arteri perifer, dan varises.Salah satu dokter spesialis jantung profesional di klinik Granostic adalah dr. Nadya Luthfah, Sp.JP, yang juga merupakan bagian dari Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI). dr. Nadya Luthfah memberikan penanganan kesehatan yang berkaitan dengan kesehatan jantung dan pembuluh darah. Anda dapat menjadwalkan pertemuan untuk konsultasi dengan dr. Nadya Luthfah, Sp.JP pada jadwal praktek berikut:Rabu: 16:00 – 18:00Jumat: 16:00 – 18:005. Dokter UmumSaat pertama kali berobat ke puskesmas atau layanan kesehatan, Sobat Granostic pasti selalu diarahkan ke ruangan dokter umum, bukan?Ini karena, dokter umum juga bertindak sebagai dokter layanan tingkat pertama yang berfokus untuk menangani gejala dan penyakit pada pasien secara umum. Sehingga peran utama dari dokter umum pun meliputi pencegahan, diagnosis awal, penanganan awal, dan perujukan pasien ke dokter spesialis untuk mendapatkan perawatan lanjut yang diperlukan.Selain itu, dokter umum pun memiliki peranan penting dalam perawatan dan penanganan medis awal serta berkelanjutan pada pasien dari segala kelompok usia. Anda dapat menjadwalkan pertemuan untuk konsultasi dengan dokter umum,Senin - Jum'at (07.00 - 20.00)Hari Sabtu (08.00-20.00)Hari Minggu dan tanggal merah (Libur)Jika Sobat Granostic masih dalam tahap awal pemeriksaan kesehatan, maka dokter umumlah yang akan Anda temui untuk konsultasi permasalah kesehatan yang dialami. Selain itu, prosedur medical check up rutin pun biasanya dilakukan oleh dokter umum, loh.Mengapa Memilih Laboratorium Klinik Granostic?Selain memiliki dokter ahli yang profesional dan memiliki pengalaman yang panjang, laboratorium dan klinik Granostic juga memiliki banyak keunggulan lain. Berikut ini adalah alasan mengapa Anda perlu mempertimbangkan memilih laboratorium klinik Granostic:1. Deteksi Dini Masalah KesehatanLewat pemeriksaan yang menyeluruh, prosedur yang tepat dan efisien, juga berada di bawah pendampingan dokter ahli, Anda akan mendapatkan diagnosa kesehatan yang akurat. Sehingga, dokter akan mampu memberikan analisis yang komprehensif mengenai kondisi tubuh Anda dan dapat mendeteksi dini adanya indikasi masalah kesehatan.Dengan mendeteksi dini masalah kesehatan, Anda pun dapat memperoleh edukasi mengenai alternatif pengobatan yang tepat sasaran, serta dokter dapat memberikan arahan perawatan sedini mungkin.Hal ini tentu sangat bermanfaat untuk memaksimalkan penyembuhan dan pemulihan, serta mencegah adanya komplikasi serius pada kondisi Anda.2. Kesiapan FisikSelanjutnya, melakukan pemeriksaan kesehatan di laboratorium dan klinik Granostic juga sangat membantu Anda dalam kesiapan fisik. Misalnya, ketika Anda akan berangkat ke luar negeri atau pada daerah endemik tertentu.Tes kesehatan ini akan membantu Anda mengenali kondisi tubuh dan stamina Anda dengan lebih baik. Sehingga dokter bisa memberikan saran dan arahan untuk Anda meningkatkan kondisi tubuh agar lebih siap, bugar, serta tidak mudah terserang penyakit.3. Persyaratan AdministrasiLaboratorium dan klinik Granostic pun menyediakan layanan medical check up untuk memenuhi persyaratan administratif yang bersifat resmi. Seperti persyaratan medical check up untuk siswa, persiapan haji dan umrah, MCU karyawan perusahaan, dan banyak lainnya.Sehingga akan memudahkan pasien Granostic dan warga Surabaya ketika membutuhkan klinik dan laboratorium terdekat yang terpercaya untuk memberikan penanganan pemeriksaan kesehatan yang lengkap.Nah, Sobat Granostic itu adalah penjelasan mengenai laboratorium klinik terdekat di Surabaya dan layanan dokter spesialis yang bisa Anda akses sesuai jadwal yang ada. Kabar baiknya, konsultasi kesehatan ini tak hanya bisa Anda lakukan dengan berkunjung ke klinik secara langsung. Namun, bisa lewat layanan telekonsultasi atau konsultasi online lewat Home Service.Tunggu apa lagi, Sobat? Segera jadwalkan konsultasi dengan dokter spesialis Granostic lewat layanan call center atau langsung klik tombol Home Service di bawah ini!
Home Service
Talk Talk to us
Loading
Toast Message