Nyeri Lutut Saat Tarawih? Ini Cara Mengatasinya Agar Tetap Nyaman

Shalat tarawih dengan 8 atau 20 rakaat setiap malam Ramadan adalah ibadah yang sangat bernilai. Namun bagi sebagian orang, terutama lansia, penderita osteoartritis, atau mereka yang tidak terbiasa banyak bergerak, tarawih dapat menjadi tantangan fisik karena nyeri lutut yang muncul saat sujud, duduk tasyahud, atau bangkit berdiri.
Jangan biarkan nyeri lutut menghalangi ibadah Anda. Dengan memahami penyebabnya dan menerapkan solusi yang tepat, Anda tetap bisa menjalankan tarawih dengan nyaman.
Mengapa Lutut Nyeri Saat Tarawih?
Gerakan dalam shalat khususnya sujud, duduk di antara dua sujud (tasyahud), dan transisi berdiri-sujud-berdiri memberikan tekanan yang cukup besar pada sendi lutut dan membutuhkan fleksibilitas yang baik.
Penyebab Nyeri Lutut Saat Tarawih
1. Osteoartritis Lutut
Pengikisan tulang rawan pada sendi lutut menyebabkan tulang bergesekan satu sama lain, menimbulkan nyeri, bengkak, dan bunyi "klik" saat bergerak. Osteoartritis adalah penyebab paling umum nyeri lutut pada usia di atas 50 tahun.
2. Kondromalasia Patela
Pelunakan tulang rawan di bawah tempurung lutut (patela), menyebabkan nyeri terutama saat berlutut atau bangkit dari posisi jongkok. Sering dialami oleh wanita muda dan atlet.
3. Bursitis Lutut
Peradangan pada bursa (kantung cairan pelumas sendi) di sekitar lutut, sering dipicu oleh tekanan berulang pada posisi berlutut (bursitis prepatelar).
4. Tendinitis Patela
Peradangan pada tendon patela akibat penggunaan berlebihan, menyebabkan nyeri di bawah tempurung lutut yang memburuk saat aktivitas yang melibatkan lutut.
5. Nyeri Lutut Akibat Kelebihan Berat Badan
Setiap kilogram kelebihan berat badan menambah 4 kg tekanan pada sendi lutut. Ini memperberat gejala osteoartritis dan kondisi lutut lainnya.
Solusi Praktis agar Tarawih Tetap Nyaman
1. Persiapan Sebelum Tarawih
- Lakukan peregangan ringan 10 menit sebelum shalat: peregangan quadriceps, hamstring, dan betis
- Gunakan knee brace (deker lutut) jika diperlukan untuk stabilitas
- Pastikan sajadah cukup tebal dan lembut untuk bantalan lutut
2. Modifikasi Gerakan yang Diperbolehkan
Dalam fikih Islam, seseorang yang memiliki uzur (halangan) diperbolehkan melakukan shalat dengan cara yang paling mampu dilakukan:
- Gunakan kursi jika tidak mampu berdiri atau sujud di lantai
- Sujud di atas kursi (kepala lebih rendah dari tubuh) jika tidak mampu sujud sempurna
- Lakukan gerakan sesuai kemampuan fisik, yang terpenting adalah niat dan usaha terbaik
3. Teknik Bangkit yang Benar
Cara bangkit dari posisi duduk atau sujud yang benar dapat mengurangi tekanan pada lutut:
- Dari posisi sujud, kembali ke posisi duduk dahulu, kemudian gunakan tangan sebagai tumpuan saat berdiri
- Berdiri perlahan dan hindari gerakan tiba-tiba
- Gunakan tongkat atau sandaran kursi jika perlu
4. Istirahat Antar Rakaat
Tidak ada larangan untuk beristirahat sejenak di antara rakaat jika diperlukan. Berikan waktu lutut Anda untuk pulih sebelum rakaat berikutnya.
Penanganan Medis untuk Nyeri Lutut Kronis
Jika nyeri lutut sudah berlangsung lama dan mengganggu aktivitas sehari-hari, beberapa pilihan medis meliputi:
- Fisioterapi untuk memperkuat otot sekitar lutut
- Suntikan kortikosteroid intraartikular untuk mengurangi inflamasi akut
- Suplemen glucosamine dan chondroitin (efektivitas masih dalam penelitian)
- Operasi artroskopi atau penggantian sendi lutut (total knee replacement) untuk kasus berat
Latihan Harian untuk Lutut Lebih Kuat
- Straight leg raise: berbaring, angkat kaki lurus setinggi 45 derajat, tahan 5 detik
- Wall squat: setengah jongkok dengan punggung menempel dinding, tahan 10-30 detik
- Bersepeda stasioner: gerakan sirkular tanpa beban berat
- Berenang atau aqua aerobik: non-weight bearing yang melindungi lutut
Catatan: Segera periksa ke dokter jika lutut bengkak, merah, panas, atau nyeri yang sangat hebat dan mendadak — terutama setelah cedera atau jatuh.
Granostic menyediakan pemeriksaan laboratorium untuk mendukung evaluasi nyeri lutut Anda termasuk kadar asam urat (untuk menyingkirkan gout), penanda inflamasi (CRP, LED), dan profil metabolik. Konsultasikan dengan tim medis Granostic untuk mendapatkan panduan yang tepat untuk kondisi lutut Anda.
Ditinjau Oleh:
Dr. Aji Wibowo
Sumber Referensi:
- Mayo Clinic. (n.d.). Knee pain. Diakses 2026.
- Arthritis Foundation. (n.d.). Osteoarthritis: Symptoms, Diagnosis, and Treatment. Diakses 2026.
- American Academy of Orthopaedic Surgeons. (n.d.). Common Knee Injuries. Diakses 2026.
- Cleveland Clinic. (n.d.). Chondromalacia Patella. Diakses 2026.
- NHS. (n.d.). Knee exercises for runners. Diakses 2026.

