Jl. Dharmahusada No.146, Mojo, Kec. Gubeng, Kota SBY, Jawa Timur 60285

Waspada Hidden Pain! Keluhan Nyeri Umum Pekerja Kantor

Waspada Hidden Pain! Keluhan Nyeri Umum Pekerja Kantor

Bekerja di kantor selama 8-10 jam sehari terasa nyaman dan aman,  tidak ada risiko kecelakaan kerja seperti di pabrik atau konstruksi. Namun, tahukah Anda bahwa pekerja kantoran justru menyimpan risiko nyeri kronis yang sering tidak disadari? Kondisi ini disebut hidden pain atau nyeri tersembunyi.

Duduk berlama-lama di depan komputer, postur tubuh yang buruk, dan gerakan repetitif adalah kombinasi berbahaya yang dapat merusak otot, sendi, dan saraf secara perlahan-lahan.

Apa Itu Hidden Pain pada Pekerja Kantor?

Hidden pain merujuk pada nyeri muskuloskeletal yang berkembang secara gradual dan sering diabaikan hingga menjadi kronis.

Berbeda dengan cedera akut yang langsung terasa, hidden pain muncul perlahan diawali dengan rasa tidak nyaman ringan yang lama-kelamaan berubah menjadi nyeri yang mengganggu produktivitas dan kualitas hidup.

Keluhan Nyeri Paling Umum pada Pekerja Kantor

1. Nyeri Leher (Cervicalgia)

Duduk dengan kepala condong ke depan saat menatap layar, posisi yang disebut "text neck" atau forward head posture yang memberikan tekanan ekstra hingga 4-5 kali lipat pada tulang leher. Gejalanya meliputi kaku leher, nyeri yang menjalar ke bahu, dan sakit kepala.

2. Nyeri Punggung Bawah (Low Back Pain)

Low back pain adalah keluhan nomor satu di kalangan pekerja kantoran. Duduk terlalu lama menyebabkan tekanan berlebih pada diskus intervertebralis dan melemahkan otot-otot penyangga punggung.

3. Sindrom Pergelangan Tangan (Carpal Tunnel Syndrome)

Penggunaan mouse dan keyboard dalam waktu lama dapat memicu peradangan pada terowongan karpal, menyebabkan kesemutan, mati rasa, dan kelemahan pada jari tangan.

4. Nyeri Bahu (Shoulder Pain)

Posisi bahu yang tidak ergonomis saat mengetik atau menggunakan mouse menyebabkan ketegangan pada otot rotator cuff dan bursa bahu.

5. Mata Lelah dan Nyeri Kepala (Computer Vision Syndrome)

Menatap layar selama berjam-jam tanpa jeda dapat menyebabkan mata kering, penglihatan kabur, dan nyeri kepala yang berkaitan dengan ketegangan otot mata dan otot leher.

6. Nyeri Lutut dan Pinggul

Duduk dalam posisi statis memperlambat sirkulasi darah ke ekstremitas bawah, menyebabkan kekakuan dan nyeri pada lutut serta pinggul.

Faktor Risiko yang Memperparah Kondisi

Cara Mencegah dan Mengatasi Hidden Pain

Perbaikan Ergonomi Tempat Kerja

Teknik Microbreak

Terapkan aturan 20-20-20: setiap 20 menit, alihkan pandangan ke objek berjarak 20 kaki (6 meter) selama 20 detik. Lakukan peregangan ringan setiap satu jam sekali.

Latihan Fisik Rutin

Kapan Harus Periksa ke Dokter?

Jangan tunda pemeriksaan medis jika Anda mengalami:

Deteksi Dini Keluhan Anda di Klinik Granostic

Granostic menyediakan layanan pemeriksaan muskuloskeletal dan analisis darah komprehensif untuk membantu mengidentifikasi faktor-faktor yang berkontribusi pada nyeri Anda, termasuk pengecekan kadar vitamin D, asam urat, dan penanda inflamasi.

Segera jadwalkan konsultasi dan pemeriksaan Anda bersama tim Granostic.

Ditinjau Oleh:

Dr. Aji Wibowo

Sumber Referensi:

  1. World Health Organization. (2022). Musculoskeletal health. Diakses 2026.
  2. Occupational Safety and Health Administration. (n.d.). Ergonomics - Overview. Diakses 2026.
  3. Mayo Clinic. (n.d.). Office ergonomics: Your how-to guide. Diakses 2026.
  4. National Institute of Neurological Disorders and Stroke. (n.d.). Carpal Tunnel Syndrome. Diakses 2026.
  5. Spine Health. (n.d.). Workplace Back Pain. Diakses 2026.
Home Service
Talk Talk to us
Loading
Toast Message