Jl. Dharmahusada No.146, Mojo, Kec. Gubeng, Kota SBY, Jawa Timur 60285

Bagaimana Jika Flu Menyerang Disertai Demam? Begini Penjelasannya

Bagaimana Jika Flu Disertai Demam? Begini Penjelasannya

Flu merupakan penyakit pernapasan yang sangat umum terjadi. Meskipun umumnya tidak bersifat serius, gejala flu – apalagi yang disertai demam – bisa sangat mengganggu. Lantas jika flu disertai demam, bagaimana cara menyembuhkannya?

Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, Sobat Granostic perlu tahu bahwa flu disebabkan oleh infeksi virus influenza. Demam pada flu sangatlah wajar terjadi, yang menandakan reaksi sistem imun tubuh sedang melawan infeksi virus influenza.

Meski begitu, demam tinggi dapat membuat tubuh terasa tidak nyaman dan sakit. Sehingga penting bagi Sobat Granostic untuk menyimak penjelasan lengkap mengenai flu disertai demam berikut ini.

Durasi Sembuh dari Flu dengan Demam

Gejala flu umumnya akan muncul dan memberat pada 2 hingga 3 hari setelah Anda terinfeksi oleh virus influenza. Melansir dari John Hopkins Medicine, gejala demam dan nyeri di seluruh tubuh umumnya bertahan selama 3 hingga 7 hari. Namun, batuk dan sensasi lemah dapat bertahan hingga 2 minggu atau lebih.

Faktor yang mempengaruhi durasi sembuh meliputi:

1. Sistem Kekebalan Tubuh

Sistem kekebalan tubuh Anda memiliki peranan penting dalam mencegah infeksi virus influenza, meminimalisir keparahan gejalanya, hingga mendukung proses penyembuhannya. Sebab sistem imun Anda dapat memproduksi antibodi yang dapat menghancurkan sel asing, seperti yang ada pada flu.
Karena itu, pastikan untuk mengonsumsi makanan bergizi seimbang dan istirahat dengan cukup selama Anda mengalami flu disertai demam. Kedua hal ini dapat membantu mencukupi kebutuhan energi dan memperkuat sistem imun Anda dalam melawan infeksi.

2. Usia dan Kondisi Kesehatan

Faktor lain yang memengaruhi durasi sembuh flu dengan demam adalah usia dan kondisi kesehatan. Karena sistem kekebalan tubuh seseorang juga sangat berkaitan dengan usia dan kondisi kesehatan tubuhnya.
Sebagai contoh, bayi dan anak-anak yang lebih muda memiliki sistem kekebalan tubuh yang belum sempurna. Sehingga rentan terkena infeksi saluran pernapasan, seperti flu, serta berpotensi besar menunjukkan gejala yang cukup serius.
Hal tersebut juga akan terjadi pada orang dengan masalah kesehatan tertentu, seperti HIV atau imunodefisiensi, yang memengaruhi kondisi sistem imun tubuh mereka.

3. Pengobatan dan Perawatan

Sobat Granostic, pengobatan dan perawatan yang diberikan selama seseorang mengalami flu dengan demam juga bisa berperan besar terhadap kecepatan kesembuhannya, loh.
Bahkan saat Anda tidak menghiraukan kondisi tubuh dan tidak melakukan perawatan yang diperlukan, maka hal ini bisa menyebabkan komplikasi yang lebih serius.

Langkah Pengobatan Flu dengan Demam

Sobat Granostic, perawatan dan pengobatan flu diberikan berdasarkan gejala yang dirasakan, usia, dan kondisi kesehatan penderita flu secara umum. Perawatannya juga sangat tergantung dengan seberapa parah gejala yang muncul.
Namun, secara umum berikut ini beberapa langkah pengobatan flu dengan demam yang bisa Anda terapkan di rumah:

1. Istirahat yang Cukup

Istirahat merupakan obat paling mujarab untuk membantu tubuh Anda dalam melawan flu. Karena tubuh Anda membutuhkan waktu dan energi untuk melawan virus influenza, sehingga menarik diri dari aktivitas harian dan beristirahat hingga tubuh Anda membaik sangatlah direkomendasikan.
Selain itu, dengan beristirahat di rumah, Anda juga dapat mencegah penularan virus flu ke orang lain. Karena virus ini sangat mudah menular, bahkan melalui droplet saliva saat Anda batuk, bertukar makanan atau minuman, dan lainnya.

2. Konsumsi banyak Cairan

Demam tinggi bisa menyebabkan tubuh terasa lemas dan dehidrasi, karena itu pastikan Anda mengonsumsi banyak cairan saat flu menyerang. Anda dapat minum air putih hangat, juga minuman herbal yang dapat menghangatkan tubuh dan membuat Anda merasa lebih baik seperti teh dengan madu ataupun jahe.

3. Gunakan Obat Pereda Demam

Saat flu terjadi dengan demam tinggi, misalnya 38°C atau lebih, Anda bisa mengonsumsi obat pereda demam yang dijual bebas di apotik seperti paracetamol atau ibuprofen. Kedua obat-obatan ini juga dapat membantu mengurangi rasa nyeri di seluruh tubuh dan sakit kepala, yang umumnya juga menyertai flu.

4. Makan Makanan Bergizi

Tubuh Anda membutuhkan lebih banyak nutrisi untuk dapat pulih dengan cepat dari flu. Anda dapat memilih hidangan yang kaya akan kandungan air dan tinggi nutrisi, seperti sup atau kaldu ayam yang hangat.
Juga penuhi kebutuhan vitamin, mineral, dan antioksidan dengan mengonsumsi buah-buahan maupun sayuran. Khususnya buah dan sayur dengan kandungan vitamin C tinggi dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh Anda, sehingga dapat mengurangi gejala flu.

5. Gunakan Humidifier atau Uap Air Hangat

Saat flu Anda dapat mengalami hidung tersumbat atau berair, yang menimbulkan rasa tidak nyaman saat bernapas. Untuk mengurangi gejala ini, Anda dapat menggunakan humidifier atau uap air hangat.
Keduanya dapat membantu mengencerkan lendir di hidung, sehingga dapat dikeluarkan dengan mudah dan membuat pernapasan jadi lebih lega. Hal ini juga akan sangat membantu tidur Anda di malam hari.
Humidifier juga dapat menjaga udara di ruangan menjadi lebih lembap, yang sangat bagus mengingat udara kering akan membuat gejala flu Anda jadi lebih buruk.

6. Kumur dengan Air Garam

Satu lagi Langkah pengobatan flu yang bisa Anda coba di rumah, yakni berkumur menggunakan air garam. Melansir dari Healthline.com, garam telah terbukti secara ilmiah mampu membantu mengeluarkan air dari jaringan mulut, sekaligus menciptakan penghalang garam yang menghalangi air dan patogen berbahaya masuk Kembali ke dalam mulut.
Hal inilah yang kemudian membuat berkumur dengan air garam dapat memblokir virus dan bakteri, mengurangi infeksi di mulut dan tenggorokan, serta meredakan peradangan yang terjadi saat Anda mengalami flu.

7. Hindari Kontak dengan Orang Lain

Saat sedang flu, Anda dapat menularkan virus influenza kepada orang lain. Karena itu, sangat disarankan bagi Anda untuk menghindari kontak dengan orang lain dan fokus untuk memulihkan diri di rumah.

Baca Juga: Kenali Perbedaan Flu dan Pilek Agar Tak Salah Diagnosa

Tips Pencegahan dengan Vaksin Influenza

Kendati sangat umum terjadi dan mudah sekali ditularkan, flu dapat dicegah dengan menerapkan kebiasaan menjaga kebersihan diri dan lingkungan, meningkatkan daya tahan tubuh, serta melakukan vaksinasi influenza.
Vaksin influenza, dikenal juga dengan vaksin flu, merupakan vaksin yang dapat membantu melindungi Anda dari infeksi beberapa jenis virus influenza.
Selain itu, vaksin influenza juga akan memberikan berbagai manfaat lain, seperti:

Manfaat Vaksin Influenza

1. Mengurangi Risiko Terkena Flu Berat.

Melansir dari Center for Disease Control and Prevention (CDC) berbagai studi menunjukkan bahwa vaksin influenza dapat mengurangi tingkat keparahan gejala flu, jika mereka masih terinfeksi.
Masih dari CDC, sebuah studi yang dilakukan pada tahun 2021 menunjukkan bahwa dari orang dewasa yang dirawat inap karena flu, pasien yang divaksinasi memiliki risiko 26% lebih rendah untuk dirawat di unit perawatan intensif (ICU) dan risiko kematian akibat flu sebesar 31% lebih rendah, dibandingkan dengan mereka yang tidak divaksinasi.

2. Menurunkan Kemungkinan Rawat Inap Akibat Komplikasi Flu

Karena dapat mengurangi gejala flu yang berat, vaksinasi juga dapat menurunkan kemungkinan rawat inap akibat komplikasi flu. Melansir dari CDC, vaksinasi flu mencegah puluhan ribu rawat inap setiap tahunnya. Misalnya, selama tahun 2019 hingga 2020, vaksinasi flu mencegah 100.000 rawat inap terkait flu.

3. Melindungi Kelompok Rentan seperti Anak-anak, Lansia, dan Penderita Penyakit Kronis.

Flu sangat mudah menjangkiti orang-orang yang masuk ke dalam kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan penderita penyakit kronis. Orang-orang ini memiliki sistem kekebalan tubuh yang lebih lemah daripada orang dewasa normal.
Anak-anak bahkan dapat berkali-kali mengalami serangan flu dalam setahun. Mayo Clinic menyebutkan bahwa rata-rata anak-anak dapat mengalami flu sebanyak 6 kali dalam setahun. Gejalanya pun bisa ringan hingga berat, yang dapat mengganggu rasa nyaman dan pertumbuhan anak.

4. Mencegah Penyebaran Virus ke Orang Sekitar.

Selain untuk melindungi diri sendiri, vaksin influenza juga dapat menjaga orang di sekitar Anda dari virus flu dengan memutus rantai penyebarannya.
Vaksin ini juga khususnya dapat melindungi orang yang lebih rentan terhadap penyakit flu yang serius, seperti bayi dan anak kecil, orangtua, dan orang-orang dengan kondisi kronis tertentu.

Baca Juga: Cara Mencegah Flu Menyerang Kembali

Dimana Bisa Mendapatkan Vaksin Influenza di Surabaya?

Sobat Granostic, vaksinasi influenza terbukti aman dan efektif untuk melindungi Anda serta orang terdekat dari penyakit flu. Tak hanya itu, vaksin ini juga dapat mencegah tingkat keparahan gejala dan komplikasi serius dari flu.
Namun, pastikan untuk melakukan vaksin influenza ini di layanan kesehatan terpercaya seperti klinik Granostic Surabaya. Vaksinasi influenza di klinik Granostic akan dilakukan oleh tenaga medis ahli dan dipersonalisasikan dengan kondisi tubuh penerimanya.
Adapun keuntungan lain yang bisa Anda dapatkan dengan vaksin influenza di klinik Granostic Surabaya misalnya:
Pendaftaran mudah lewat Registrasi Online atau datang langsung ke klinik Granostic di Jalan Dharmahusada Nomor 146, Kecamatan Gubeng, Surabaya.

Menarik, bukan? Yuk, Sobat lindungi diri dan keluarga Anda dengan melakukan vaksinasi influenza di klinik Granostic!

Ditinjau Oleh:
Dr. Aji Wibowo


Sumber Referensi:

  1. Flu (Influenza). Cleveland Clinic. Diakses 2025
  2. Influenza. The Johns Hopkins University. Diakses 2025
  3. Clinical Signs and Symptoms of Influenza. CDC. Diakses 2025
  4. 12 Tips for a Speedy Flu Recovery. Healthline. Medically reviewed by Megan Soliman, MD. Diakses 2025
  5. What Are the Benefits of a Salt Water Gargle?. Healthline. Medically reviewed by Jennifer Archibald, DDS. Diakses 2025



Home Service
Talk Talk to us
Loading
Toast Message