Jl. Dharmahusada No.146, Mojo, Kec. Gubeng, Kota SBY, Jawa Timur 60285

Apa Saja Jenis Penyakit Kanker pada Anak? Kenali Yuk Detailnya

Jenis Penyakit Kanker pada Anak

Meskipun jarang terjadi, kanker juga dapat berkembang pada anak-anak. Namun, tipe kanker yang berkembang pada anak-anak berbeda dengan yang terjadi pada orang dewasa. Apa Anda tahu apa saja jenis kanker anak tersebut?

Kanker anak dapat menunjukkan gejala yang sangat umum, bersifat sangat invasif dan memiliki masa laten yang singkat. Karenanya, penanganan kanker anak penting dilakukan sedini mungkin, untuk meningkatkan angka harapan hidup dan meminimalisir kerusakan organ ataupun jaringan tubuh anak.

Nah, dalam artikel ini Granostic akan menjelaskan secara rinci apa saja jenis penyakit kanker pada anak, cara mengatasi, dan tips pencegahannya.

Yuk, Sobat mari simak bersama-sama!

Jenis-Jenis Kanker pada Anak

Berikut ini beberapa jenis kanker yang sangat umum terjadi pada anak-anak dan remaja, beserta fakta menarik, penjelasan, dan gejalanya.

1. Leukemia

Fakta Menarik

Leukemia, atau kanker sel sumsum tulang belakang, merupakan salah satu jenis kanker yang paling umum terjadi pada anak-anak. Laporan data kemenkes pada tahun 2020, jumlah anak-anak penderita leukemia di Indonesia mencapai jumlah 3.880 jiwa.

Melansir dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), banyak kasus leukemia pada anak terdeteksi secara tidak sengaja saat orangtua membawa anak periksa ke dokter untuk menyembuhkan keluhan lain seperti demam, batuk, ataupun pilek. Inilah yang kemudian membuat banyak pasien leukemia terlambat mendapatkan pengobatan.

Penjelasan

Leukemia merupakan kanker sel darah putih atau leukosit, yang menyerang sumsum tulang belakang anak. Karena pada sumsum tulang belakanglah, leukosit diproduksi.

Karena sel kanker ini, sumsum tulang menghasilkan banyak sel darah putih abnormal dan belum matang, sehingga tidak mampu melawan infeksi. Akhirnya, sel-sel leukemia ini menggantikan sel-sel darah putih yang sehat, sehingga virus, bakteri, dan mikroorganisme lainnya dapat menginfeksi tubuh serta membuat si Kecil mudah sakit.

Selain itu, sel-sel leukemia juga bisa menggantikan sel-sel darah merah dan trombosit, sehingga tubuh anak akan kesulitan mendapatkan oksigen dan menghentikan pendarahan setelah cedera.

Gejala

Adapun beberapa gejala leukimia pada anak menurut IDAI antara lain:

2. Tumor Otak dan Sistem Saraf Pusat (SSP)

Fakta Menarik

Melansir dari National Library of Medicine, menyebutkan bahwa tumor otak dan Sistem Saraf Pusat (SSP) menjadi penyebab utama kematian akibat kanker pada anak-anak. Tumor otak dan SSP menjadi jenis kanker kedua yang paling sering dialami oleh anak-anak, setelah leukemia.

Menurut sebuah penelitian di tahun 2023 yang dilakukan di Kota Jakarta, usia anak yang paling sering mengalami tumor otak adalah yang berada pada usia enam hingga 12 tahun.

Penjelasan

Tumor otak dan SSP pada anak merupakan pertumbuhan sel yang dimulai di dalam atau di dekat otak anak-anak. Tumor ini dapat kian berkembang dan menekan bagian otak yang ada di dekatnya. Kondisi ini kemudian menyebabkan berbagai gejala, seperti mual dan sakit kepala.

Ada banyak jenis tumor otak dan SSP pada anak. Beberapa diantaranya tumbuh dengan cepat, Sebagian lagi tumbuh dengan lambat. Ada yang bersifat kanker, ada juga yang bersifat non-kanker. Tumor otak nonkanker ini juga dikenal dengan tumor otak jinak.

Gejala

Adapun gejala klinis dari tumor otak dan SPP pada anak antara lain:

3. Neuroblastoma

Fakta Menarik

Neuroblastoma merupakan kanker yang sangat langka dan berkembang pada jaringan saraf. Umumnya, kanker ini menyerang anak-anak di bawah usia 5 tahun. Bahkan, bisa terjadi sebelum bayi dilahirkan.

Jenis kanker ini sangat langka ditemukan pada anak-anak yang berusia lebih dari 10 tahun. Bayi yang lahir di keluarga dengan riwayat neuroblastoma memiliki risiko lebih besar untuk mengidap kanker ini.

Namun, menurut Cleveland Clinic, 98% hingga 99% neuroblastoma tidak diturunkan lewat keluarga. Anak-anak yang lahir dengan kelainan bawaan mungkin memiliki risiko yang lebih tinggi untuk mengidap neuroblastoma.

Penjelasan

Neuroblastoma merupakan jenis kanker anak yang berkembang di sistem saraf bayi dan anak kecil. Neuroblastoma tumbuh pada jaringan saraf anak yang belum matang.

Kanker ini biasanya menyerang neuroblast di kelenjar adrenal, yang menghasilkan hormon untuk mengendalikan fungsi otomatis tubuh. Neuroblastoma juga dapat berkembang di jaringan saraf sumsum tulang belakang, perut, dada, atau leher si Kecil. Sel kanker ini juga dapat menyebar ke bagian tubuh lainnya.

Gejala

Gejala neuroblastoma bervariasi tergantung pada lokasi tumor dan stadium penyakit yang anak alami. Beberapa gejala umum dari neuroblastoma meliputi:

4. Wilms Tumor (Nefroblastoma)

Fakta Menarik

Wilms tumor, disebut juga dengan nefroblastoma atau kanker ginjal, merupakan jenis tumor yang sangat sering ditemukan pada anak-anak. Tumor ini juga umumnya terjadi hanya pada salah satu ginjal, yang selalu didiagnosa sebelum anak berusia 10 tahun.
Penjelasan

Wilms tumor merupakan tumor ginjal yang hampir selalu ditemukan pada anak-anak. Dalam beberapa kasus, anak-anak mengidap wilms tumor sejak kelahiran mereka, kondisi ini juga disebut sebagai sindrom kongenital.
Tumor tersebut dapat tumbuh pada satu ginjal, namun pada beberapa kasus tumor bisa muncul pada kedua ginjal, atau ada lebih dari satu bintik kanker pada satu ginjal.

Gejala

Beberapa gejala dari Wilms tumor antara lain:

5. Limfoma

Fakta Menarik

Sebenarnya, limfoma lebih umum terjadi pada orang dewasa. Namun jenis kanker ini juga menjadi yang paling sering terjadi pada anak-anak, yakni di urutan ketiga setelah leukemia dan tumor otak.

Di Amerika, melansir dari National Library of Medicine, sekitar 1.100 anak-anak dan remaja yang berusia kurang dari 20 tahun mengidap limfoma tiap tahunnya. Namun, kabar baiknya kanker ini paling dapat disembuhkan dengan perkiraan peluang hidup lebih dari 5 tahun yang besar, yakni lebih dari 98%.

Penjelasan

Kanker limfoma merupakan jenis kanker yang bermula di system limfatik anak-anak, yang kerap terjadi pada anak-anak usia 5 hingga 19 tahun.

Terdapat dua jenis kanker limfoma, yakni limfoma Hodgkin dan non-Hodgkin. Kanker limfoma Hodgkin kerap terjadi pada anak-anak usia 5 hingga 19 tahun, sementara non-Hodgkin lebih sering terjadi pada remaja.

Gejala

Ada beberapa gejala yang umum terjadi pada kanker limfoma, seperti:

6. Rhabdomyosarcoma

Fakta Menarik

Kanker rhabdomyosarcoma ini dapat tumbuh di bagian tubuh mana saja, serta memiliki dua jenis yakni embryonal dan alveolar.

Penjelasan

Jenis kanker yang banyak ditemukan pada anak-anak selanjutnya adalah Rhabdomyosarcoma. Kanker ini bermula di sel yang tumbuh menjadi sel otot rangka. Otot rangka mengendalikan semua gerakan otot sukarela kita.
Kanker ini sering terjadi pada anak-anak di bawah usia 10 tahun, namun sifatnya tidak begitu umum.

Gejala

Melansir dari Stanford Medicine, berikut ini beberapa gejala dari rhabdomyosarcoma pada anak-anak berdasarkan letaknya:

7. Retinoblastoma

Fakta Menarik

Retinoblastoma merupakan kanker mata yang sangat jarang terjadi, namun biasanya menyerang anak-anak di bawah usia 5 tahun. Meski begitu, kanker ini juga bisa menyerang siapa saja.
Lewat perawatan yang efektif dan cepat, hamper semua anak dengan retinoblastoma dapat disembuhkan.

Penjelasan

Retinoblastoma merupakan jenis kanker mata, yang bermula dari pertumbuhan sel-sel di retina.
Ada beberapa pengobatan untuk retinoblastoma. Pada kebanyakan kasus, pengobatan kanker mata ini tidak memerlukan pengangkatan mata untuk menghilangkan kanker.

Gejala

Beberapa gejala yang mengindikasikan retinoblastoma pada anak meliputi:

8. Osteosarcoma dan Ewing Sarcoma

Fakta Menarik

Osteosarkoma dan Ewing sarcoma merupakan kanker tulang yang seringnya menyerang anak-anak, remaja, dan dewasa muda. Namun, osteosarkoma lebih umum terjadi pada remaja dan dewasa muda. Sementara Ewing sarcoma lebih umum terjadi pada anak-anak dan remaja.

Penjelasan

Tumor osteosarcoma tumbuh di sepanjang tepi tulang panjang, serta sering ditemukan pada tulang panjang lutut dan lengan atas. Lokasi dari osteosarcoma lainnya dapat ditemukan di panggul, bahu, dan tengkorak.
Sementara itu, tumor Ewing berkembang di jaringan tulang dan memiliki sel-sel bulat berwarna biru yang khas. Tumor ini dapat ditemukan pada tulang manapun di bagian tubuh anak-anak. Akan tetapi paling umum terjadi di panggul, paha, tulang rusuk, hingga lengan atas.

Gejala

Ada beberapa gejala yang dapat menandakan anak-anak mengidap osteosarkoma dan Ewing sarkoma, yakni:
Gejala Osteosarkoma:

  1. nyeri tulang
  2. rasa sakit yang datang dan pergi, namun makin parah dari Waktu ke Waktu
  3. benjolan dan kemerahan
  4. gerakan anak terasa terbatas di area yang terdampak

Gejala Ewing sarcoma:

  1. nyeri tulang
  2. pembengkakan dan nyeri di dekat lokasi tumor
  3. kelelahan
  4. demam
  5. berat badan yang tiba-tiba dan tidak direncanakan.

Fakta Menarik Tentang Kanker Anak

Nah, Sobat Granostic, setelah mengetahui apa saja jenis kanker yang umumnya menyerang anak-anak di atas, Anda juga perlu tahu informasi umum mengenai kanker anak berikut ini:

Fakta Menarik

Disebut juga sebagai childhood cancer atau pediatric cancer, kanker ini terjadi hanya pada anak-anak (bayi hingga anak usia 14 tahun) dan remaja (usia 15 hingga 19 tahun). Kanker anak bersifat cukup langka, namun dapat dirawat dan bisa disembuhkan. Bahkan lebih dari 80% anak-anak penyandang kanker, bertahan hidup lima tahun setelah diagnosis pertama mereka.

Penjelasan

Kanker anak merupakan penyakit yang menyerang anak-anak hingga remaja, yang bahkan bisa saja terjadi saat janin dalam kandungan. Kanker anak timbul Ketika sel-sel abnormal tumbuh dan menyebar ke bagian tubuh yang lain.
Namun dengan deteksi dini, perawatan yang cepat dan tepat, kanker anak bisa disembuhkan.

Gejala

Banyak gejala kanker anak yang mungkin terlihat sebagai gejala sakit biasa. Melansir dari Cleveland Clinic, berikut ini beberapa gejala kanker anak yang perlu Anda tahu:

  1. Demam dan penurunan berat badan yang terjadi secara terus menerus, atau berkepanjangan
  2. Rasa sakit kepala, yang biasanya diiringi oleh muntah-muntah di pagi hari
  3. Pembengkakan yang tambah buruk atau bertahan lama di tulang, sendi, atau belakang kaki anak Anda
  4. Benjolan atau massa, yang tumbuh di tubuh si Kecil terutama pada perut, leher, dada, panggul, atau ketiak
  5. Timbul memar, pendarahan, atau ruam-ruam berlebihan.
  6. Infeksi berulang, sering, dan lama
  7. Warna keputihan di belakang pupil mata anak
  8. Mual terus menerus, atau muntah yang tanpa disertai mual
  9. Anak merasa kelelahan terus menerus dan disertai pucat
  10. Perubahan mata atau kemampuan penglihatan, yang terjadi secara tiba-tiba dan persisten

Cara Mengatasi Kanker pada Anak

Kanker pada anak-anak perlu ditangani segera sehingga dapat sembuh dan meningkatkan peluang hidup si Kecil. Berikut ini beberapa cara mengatasi kanker pada anak yang perlu Anda tahu:

1. Bekerja Sama dengan Tim Medis

Agar anak-anak bisa sembuh dari kanker, orangtua perlu memberikan dukungan dan selalu mendampingi anak untuk mendapatkan pengobatan yang tepat. Anda juga perlu memeriksakan si Kecil dan bekerjasama dengan tim medis untuk membuat pengobatan berjalan maksimal.

Apalagi umumnya pengobatan kanker anak bersifat multidisiplin, yang artinya harus terhubung dengan berbagai spesialis dan melakukan serangkaian pemeriksaan medis.
Karena itu, Sobat bisa memilih rumah sakit atau layanan kesehatan yang bersifat terpadu untuk mempermudah pengobatan kanker anak, seperti klinik Granostic.

Layanan kesehatan yang diberikan oleh Granostic bersifat kesatuan dan terhubung dengan berbagai spesialis, yang dapat membuat pengobatan lebih efisien dan nyaman untuk si Kecil.

2. Perawatan yang Tepat

Langkah selanjutnya, adalah memberikan perawatan yang tepat dan sedini mungkin. Karena itu, penting bagi Anda untuk selalu rutin melakukan kontrol dan mematuhi aturan pemberian obat untuk anak.

3. Dukungan Psikologis

Proses pengobatan kanker bisa menimbulkan rasa sakit, tidak nyaman, bahkan stres pada anak. Karenanya, peran Anda sebagai orangtua atau orang terdekat sangatlah penting, utamanya dalam memberikan dukungan psikologis.
Dengan demikian, anak-anak akan menjadi lebih berani, optimis, dan senantiasa berpikiran positif terhadap kondisi mereka.

Langkah Pencegahan Kanker Anak

Nah, Sobat Granostic, untungnya kanker pada anak dapat dicegah dengan mempraktekkan gaya hidup sehat, melindungi paparan bahan kimia berbahaya, hingga rutin melakukan pemeriksaan kesehatan.

1. Gaya Hidup Sehat

Saat ingin menjaga kesehatan si Kecil, menerapkan gaya hidup yang sehat adalah langkah awal yang sangat mendasar dan berperan besar. Misalnya, Anda perlu mengajak anak untuk menerapkan pola makan sehat, aktif bergerak dan mencegah obesitas, serta menghindari kebiasaan buruk seperti mengonsumsi produk-produk kemasan.

2. Hindari Paparan Bahan Kimia Berbahaya

Anda juga perlu melindungi anak dari paparan bahan kimia berbahaya yang dapat menyebabkan berbagai masalah pada kesehatan, termasuk kanker. Beberapa bahan kimia tersebut misalnya nikotin, asap kendaraan, zat-zat karsinogenik pada kosmetik ilegal, dan banyak lainnya.

3. Pemeriksaan Kesehatan

Untuk mencegah anak dari kanker, Anda juga perlu melakukan pemeriksaan kesehatan rutin. Langkah ini juga membantu Anda untuk mengenali dengan baik perkembangan dan kondisi tubuh si Kecil, mendeteksi dini adanya masalah pada kesehatan anak, dan mendapatkan edukasi penting untuk mendukung pertumbuhan si Kecil.

Yuk bund, Ketahui Tanda dan Seberapa Penting Deteksi Dini Kanker pada Anak.

Klinik Granostic Surabaya Solusi Pemeriksaan Kanker Anak

Kabar baik untuk Anda, klinik Granostic menyediakan layanan pemeriksaan kanker untuk anak terlengkap dan terpercaya di Surabaya. Berkomitmen untuk memberikan yang terbaik, berikut ini keunggulan klinik Granostic sebagai solusi pemeriksaan kanker anak.

Fasilitas Modern

Klinik Granostic menyediakan layanan kesehatan dengan fasilitas modern dan canggih. Sehingga tiap pemeriksaan kesehatan dan upaya pengobatan kanker anak juga akan berjalan efisien, serta memberikan hasil yang akurat dan detail.

Tim Medis Ahli

Prosedur pemeriksaan kanker anak di klinik Granostic pun dilakukan di bawah pengawasan dokter umum dan spesialis, juga dibantu dengan perawat berpengalaman yang ramah dan terlatih. Sehingga selama pemeriksaan dan berkonsultasi, Anda dan si Kecil dapat merasa nyaman.

Bersama dokter Anda juga dapat berkonsultasi dan memperoleh edukasi lengkap seputar kanker anak, termasuk penyebab, prosedur pencegahan, serta perawatan yang diperlukan.

Kemudahan Akses

Satu hal lagi yang membuat klinik Granostic unggul adalah kemudahan aksesnya. Anda dapat mendaftar pemeriksaan kanker dengan mudah dan cepat, lewat pendaftaran online maupun offline.

Bahkan bila Anda merasa kesulitan untuk datang ke klinik, Anda dapat menggunakan layanan home care untuk melakukan pemeriksaan kanker anak di rumah saja.

Kemudian, hasil pemeriksaan kesehatan dan kanker anak dapat Anda akses secara online. Sehingga Anda tidak perlu repot-repot kembali ke klinik untuk antri dan mengambil hasil pemeriksaan.

Nah, Sobat Granostic itu adalah penjelasan lengkap tentang 8 jenis kanker yang umum terjadi pada anak-anak. Ingat, sebagai orang tua, Anda perlu kritis dan waspada terhadap tiap gejala tak biasa pada anak untuk upaya deteksi dini kanker.

Jangan lupa juga untuk selalu rutin melakukan pemeriksaan kesehatan anak di klinik Granostic. Bersama dokter ahli kami, Anda dapat memantau tumbuh kembang si Kecil dengan lebih baik dan mencegah berbagai masalah kesehatan.

Yuk, Sobat, lindungi buah hati dan orang tersayang Anda dengan rutin cek kesehatan di klinik Granostic, ya!


Ditinjau Oleh:
Dr. Aji Wibowo


Sumber Referensi:

  1. Types of Childhood Cancer. The American Childhood Cancer Organization. Diakses 2025
  2. Childhood Cancers. U.S. Department of Health and Human Services - National Institutes of Health - National Cancer Institute. Diakses 2025
  3. Types of Childhood and Adolescent Cancers. American Academy of Pediatrics. Diakses 2025
  4. Childhood Cancer (Pediatric Cancer). Cleveland Clinic. Diakses 2025
  5. Childhood cancer. WHO. Diakses 2025
Home Service
Talk Talk to us
Loading
Toast Message