Jl. Dharmahusada No.146, Mojo, Kec. Gubeng, Kota SBY, Jawa Timur 60285

Cara Atasi Imun Tubuh Yang Menurun

Cara Atasi Imun Tubuh Yang Menurun

Kunci utama untuk menjaga kesehatan dan melindungi diri dari penyakit adalah dengan memiliki daya tahan tubuh yang optimal. Daya tahan tubuh, atau sistem imunitas, berfungsi sebagai pertahanan utama melawan berbagai kuman penyebab infeksi. Apabila daya tahan tubuh kita dalam kondisi prima, kemampuannya untuk mengatasi serangan kuman akan meningkat, sehingga tubuh dapat terhindar dari infeksi dan kita tidak mudah jatuh sakit.

Sistem kekebalan tubuh bekerja secara terkoordinasi dan tidak berdiri sendiri. Untuk memastikan agar sistem ini beroperasi secara efektif dan optimal, diperlukan upaya yang konsisten dan berkelanjutan. Tindakan-tindakan tersebut akan membentuk daya tahan tubuh yang tangguh, sehingga risiko terkena penyakit dapat diminimalkan.

Pada musim hujan, penyakit cenderung menjadi lebih ganas. Penurunan daya tahan tubuh saat pergantian musim membuat kita lebih rentan terhadap serangan penyakit. Oleh karena itu, penting untuk tidak mengabaikan upaya meningkatkan daya tahan tubuh, terutama ketika memasuki musim penghujan. Jadi ayo sama-sama kita lakukan berbagai langkah berikut untuk memperkuat daya tahan tubuh agar dapat menjalani kehidupan sehari-hari tanpa mudah terkena penyakit.

1. Perbanyak Konsumsi Makanan Bergizi

Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan RI, asupan gizi seimbang merupakan konsep penting dalam menjaga kesehatan tubuh. Hal ini mengacu pada konsumsi makanan dengan kandungan yang sesuai dengan kebutuhan tubuh.

Salah satu nutrisi penting dalam asupan makanan adalah protein, yang berperan dalam membangun dan memperbaiki jaringan tubuh. Makanan yang mengandung protein termasuk daging, ikan, kacang-kacangan, dan produk susu, dapat memastikan tubuh mendapat tumbuh kembang dan fungsi tubuh secara optimal.

Selain itu, asupan vitamin dan mineral juga tidak kalah pentingnya. Buah-buahan dan sayuran menjadi sumber yang kaya akan vitamin yang esensial. Beberapa vitamin penting seperti vitamin C, vitamin D, vitamin E berperan khusus dalam mendukung fungsi sistem imun. Kurangnya asupan nutrisi ini dapat menghambat produksi dan aktivitas sel-sel kekebalan tubuh, termasuk sel darah putih, yang memiliki peran utama dalam melawan infeksi.

Beberapa vitamin seperti vitamin C memiliki peran penting dalam pembentukan kolagen dan produksi antibodi, sementara vitamin D memiliki peran vital dalam modulasi respons imun. Jika tubuh tidak mendapatkan asupan asupan cukup dari vitamin tersebut dapat meningkatkan risiko infeksi masuk ke dalam tubuh. Baca selengkapnya Beberapa Makanan Peningkat Imun Tubuh.

2. Istirahat Yang Cukup

Selaras dengan konsumsi makanan bergizi, istirahat yang cukup ternyata sangat bermanfaat dalam menaikkan sistem kekebalan tubuh yang menurun. Diulas dari Kementerian Kesehatan RI, bahwa durasi tidur yang cukup dapat merangsang sistem kekebalan tubuh untuk tetap dalam kondisi optimal; sehingga mampu melawan patogen penyebab penyakit yang masuk ke dalam tubuh.

Hal ini terjadi karena saat tidur, sistem kekebalan tubuh melepaskan senyawa yang disebut sitokin, yang dapat meningkatkan kualitas tidur dan juga sangat diperlukan ketika tubuh menghadapi infeksi atau peradangan. Sebaliknya, kekurangan tidur mengakibatkan penurunan produksi sitokin dan sel T di dalam tubuh. Sel T merupakan kelompok sel kekebalan tubuh yang memiliki peran krusial dalam melawan virus. Oleh karena itu, kurangnya waktu tidur dianggap dapat melemahkan daya tahan tubuh dan meningkatkan risiko terkena penyakit.

3. Kurangi Merokok

Menurut penelitian ilmiah yang dipublikasikan dalam Nature Journal, rokok mengandung sejumlah zat berbahaya yang dapat menembus aliran darah dan merusak organ-organ tubuh penting seperti paru-paru dan juga jantung. Saat merokok, zat-zat berbahaya seperti nikotin, tar, dan karbon monoksida memasuki tubuh melalui saluran pernapasan. Setelah itu, zat-zat tersebut dapat menyebar melalui aliran darah dan mencapai organ-organ vital seperti jantung, paru-paru, dan otak.

Zat-zat mematikan tersebut memiliki potensi besar untuk merusak sel-sel tubuh dan menurunkan sistem kekebalan. Kebiasaan merokok juga berdampak negatif pada kadar antioksidan dalam darah, yang sebenarnya memiliki peran penting dalam melindungi tubuh dari kerusakan sel akibat radikal bebas. Dampak ini membuat tubuh menjadi lebih rentan terhadap berbagai penyakit, seperti batuk, radang tenggorokan, hingga kanker.

4. Hindari Paparan Polusi Udara

Polusi udara memiliki dampak signifikan terhadap mutu udara yang kita hirup dan kesehatan secara menyeluruh. Penyebabnya tidak hanya berasal dari kendaraan bermotor, tetapi juga dari emisi asap pabrik. Menurut sumber dari WHO, bahaya polusi udara terletak pada kandungan zat beracun seperti karbon monoksida, nitrogen dioksida, partikel padat dan cair seperti sulfat, nitrat, bahan kimia organik, logam, partikel tanah atau debu, serta sulfur dioksida.

Dampak kesehatan yang bisa dirasakan adalah memicu penyakit autoimun seperti rheumatoid arthritis dan multiple sklerosis. Paparan polutan dapat mengganggu sistem kekebalan tubuh, yang seharusnya berfungsi sebagai pertahanan terhadap penyakit dan zat asing seperti bakteri dan virus. Pada kenyataannya, sistem imun malah dianggap sebagai musuh tubuh sendiri, dan berakibat menyerang bagian tubuh yang sehat.

5. Konsumsi Suplemen

Mengkonsumsi suplemen mungkin menjadi alternatif yang baik untuk melengkapi pola makan yang mungkin kurang optimal dari segi nutrisi. Ketika Anda mempertimbangkan untuk mengambil suplemen yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh atau sistem kekebalan tubuh, sangat penting untuk memahami kandungan yang terdapat dalam suplemen tersebut.

Suplemen yang vitamin C, D, dan zinc telah terbukti dapat meningkatkan respons imun tubuh. Vitamin C berperan dalam pembentukan kolagen, yang mendukung integritas jaringan tubuh dan membantu dalam fungsi leukosit, sel darah putih yang bertanggung jawab untuk melawan infeksi. Sementara itu, vitamin D memiliki peran penting dalam mengatur sistem kekebalan tubuh dan membantu tubuh dalam menyerap kalsium. Zinc, sebagai mineral esensial, juga diperlukan untuk pertumbuhan dan fungsi normal sel imun.

6. Segera Konsultasi Dengan Dokter

Konsultasi dengan dokter adalah tindakan bijak untuk memahami penyebab dan mencari solusi yang sesuai. Konsultasi ini juga memberikan kesempatan untuk mendiskusikan pencegahan penyakit dan strategi untuk meningkatkan daya tahan tubuh secara keseluruhan.

Jika Anda memerlukan layanan kesehatan mumpuni untuk memeriksakan sistem imun dan kesehatan tubuh secara keseluruhan, maka Granostic bisa menjadi pilihan tepat. Kami menyajikan layanan konsultasi yang dapat diakses secara daring maupun luring bersama dokter umum, dokter spesialis, dan dokter subspesialis dengan komitmen membantu pasien dalam memilih dan menerima layanan kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan mereka, dari diagnosis hingga pengobatan yang tepat. Salah satu inovasi terbaru yang ditawarkan oleh Granostic adalah layanan Home Service, memudahkan pasien untuk memeriksakan diri tanpa perlu berkunjung langsung ke fasilitas kami.

7. Minum Suplemen Vitamin C

Minum suplemen vitamin C memang sering direkomendasikan untuk membantu meningkatkan daya tahan tubuh, terutama saat cuaca tidak menentu atau kita sedang merasa kurang fit. Vitamin C berperan sebagai antioksidan yang membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas dan mendukung berbagai fungsi imun, termasuk produksi sel darah putih untuk melawan infeksi.

Berikut beberapa tips tentang konsumsi suplemen vitamin C untuk meningkatkan imun:

1. Konsultasikan dosis yang tepat

Biasanya, dosis harian yang dianjurkan adalah sekitar 500–1000 mg per hari, tergantung kebutuhan individu. Kelebihan vitamin C yang tinggi (lebih dari 2000 mg/hari) bisa menyebabkan masalah pencernaan seperti diare.

2. Kombinasikan dengan makanan kaya vitamin C

Sumber alami vitamin C seperti jeruk, kiwi, stroberi, pepaya, dan sayuran hijau bisa membantu melengkapi asupan.

3. Perhatikan waktu konsumsi

Untuk penyerapan optimal, vitamin C sebaiknya diminum setelah makan, karena vitamin ini larut dalam air dan penyerapan bisa lebih baik dengan adanya makanan.

Konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi untuk memastikan suplemen ini sesuai dengan kondisi kesehatan Anda, Dan pastikan ketahui secara lengkap mengenai Tips Meningkatkan Imun Tubuh.

Mengapa sebaiknya Anda memilih layanan Home Service di Granostic ? Selain memberikan kenyamanan, efisiensi waktu juga menjadi opsi bagi Anda. Pasien tidak perlu repot datang ke laboratorium, karena Granostic menyediakan pengambilan sampel yang dilakukan oleh tenaga kesehatan yang akan datang ke rumah atau kantor Anda. Selain itu, ada juga konsultasi Dokter yang dapat membantu memberikan pemahaman lebih lanjut tentang hasil pemeriksaan.


Layanan Home Service Granostic mencakup berbagai jenis pemeriksaan, mulai dari pemeriksaan darah hingga tes urine, semua bisa dilakukan di kenyamanan rumah Anda. Layanan Home Service tersedia tanpa ada biaya tambahan apapun.


Lalu, bagaimana cara menggunakan layanan Home Service ini ? Anda dapat melakukan pertanyaan atau pesanan melalui panggilan telepon atau mengirim pesan pada nomor WhatsApp Customer Service. Tim Customer Service akan membantu Anda mengatur jadwal pemeriksaan yang sesuai dengan kebutuhan Anda dan memberikan rincian harga pemeriksaan. Setelah itu, pihak kami akan datang ke rumah Anda sesuai jadwal yang telah disepakati.


Layanan konsultasi dan telekonsultasi Granostic tersedia setiap Senin hingga Sabtu, mulai pukul 07.00 - 15.00 WIB. Dengan inovasi ini, Granostic Diagnostic Center memastikan bahwa pelayanan kesehatan dapat diakses dengan mudah dan nyaman oleh semua orang.

Home Service
Talk Talk to us
Loading
Toast Message