Jl. Dharmahusada No.146, Mojo, Kec. Gubeng, Kota SBY, Jawa Timur 60285

Bahaya Simpan Dompet di Saku Belakang bagi Saraf Sciatica

Bahaya Simpan Dompet di Saku Belakang bagi Saraf Sciatica

Ada kebiasaan kecil yang tampak tidak berbahaya namun diam-diam merusak saraf terpanjang dalam tubuh Anda: menyimpan dompet di saku belakang celana.

Kebiasaan ini begitu umum di kalangan pria, sampai kondisi yang ditimbulkannya bahkan punya nama tersendiri di kalangan dokter: "wallet neuropathy" atau dalam bahasa populer disebut "back-pocket sciatica".

Mengenal Saraf Sciatica

Saraf sciatica (nervus ischiadicus) adalah saraf terbesar dan terpanjang dalam tubuh manusia. Ia berjalan dari bagian bawah tulang belakang (lumbar), melalui bokong, dan turun sepanjang bagian belakang paha hingga ke jari-jari kaki.

Fungsinya adalah mengatur gerakan dan sensasi di seluruh bagian bawah kaki, mulai dari paha, betis, hingga telapak kaki. Ketika saraf ini teriritasi atau tertekan, nyeri yang ditimbulkan bisa sangat hebat dan menjalar sepanjang jalurnya inilah yang disebut sciatica atau ischialgia.

Bagaimana Dompet di Saku Belakang Merusak Saraf Sciatica?

Mekanismenya sederhana tapi konsekuensinya serius seperti ini:

Efeknya tidak terasa langsung dalam sehari, ia berkembang perlahan selama berminggu-minggu atau berbulan-bulan kebiasaan duduk dengan dompet di saku belakang.

Gejala Sciatica yang Perlu Diwaspadai

Catatan: Penting untuk membedakan sciatica dari nyeri punggung biasa: sciatica khas menjalar ke bawah mengikuti jalur saraf, bukan hanya terasa di punggung saja. Jika nyeri Anda menjalar hingga ke kaki, kemungkinan besar itu adalah sciatica.

Kondisi Lain yang Memperparah Sciatica

Dompet di saku belakang hanyalah salah satu dari banyak penyebab sciatica. Penyebab lain meliputi:

  1. Herniasi diskus (HNP): bantalan di antara tulang belakang menonjol dan menekan saraf
  2. Stenosis spinalis: penyempitan saluran di dalam tulang belakang
  3. Sindrom piriformis: otot piriformis yang tegang dan menekan saraf sciatica
  4. Kehamilan: janin yang tumbuh dapat menekan saraf sciatica
  5. Tumor atau infeksi di sekitar tulang belakang (sangat jarang)

Solusi Praktis: Ganti Kebiasaan Ini Sekarang

Simpan Dompet di Tempat yang Lebih Aman

Perbaiki Posisi Duduk

Penanganan Sciatica Secara Medis

Jika sciatica sudah terlanjur terjadi, penanganannya tergantung pada penyebab dan tingkat keparahan:

  1. Fisioterapi: latihan peregangan piriformis dan penguatan otot inti (core)
  2. Obat anti-inflamasi: atas rekomendasi dokter untuk mengurangi peradangan pada saraf
  3. Injeksi epidural steroid: suntikan langsung di sekitar saraf untuk mengurangi peradangan
  4. Nerve block: memblokade saraf yang teriritasi untuk mengurangi nyeri
  5. Operasi: hanya pada kasus berat dengan kelemahan kaki progresif atau gangguan BAK/BAB

Granostic menyediakan evaluasi komprehensif untuk nyeri sciatica, termasuk pemeriksaan fisik dan penunjang untuk menemukan penyebab pastinya.

Dengan Layanan Pain Clinic, kami menawarkan berbagai pilihan tindakan non-operatif untuk mengatasi sciatica secara efektif. Kunjungi klinik Granostic atau hubungi tim kami untuk reservasi konsultasi.

Ditinjau Oleh:

Dr. Aji Wibowo

Sumber Referensi:

  1. Mayo Clinic. (n.d.). Sciatica. Diakses 2026.
  2. NCBI Bookshelf. (n.d.). Piriformis Syndrome. Diakses 2026.
  3. Harvard Health Publishing. (n.d.). Sciatica: Of all the nerve. Diakses 2026.
  4. Cleveland Clinic. (n.d.). Sciatica. Diakses 2026.
  5. NHS. (n.d.). Sciatica. Diakses 2026.
Home Service
Talk Talk to us
Loading
Toast Message