Fisik Lemah Gampang Sakit Saat Musim Pancaroba? Berikut Solusinya

Siapapun dapat memiliki kondisi fisik yang lemah, entah karena genetik, gaya hidup yang tidak sehat, hingga pola makan yang buruk. Fisik yang lemah dapat mengganggu aktivitas harian dan membuat Anda gampang sakit. Mengapa begitu?
Pada dasarnya semua orang memiliki potensi untuk terserang penyakit. Namun, tidak semua orang memiliki sistem imun yang kuat, sehingga tubuhnya jadi lebih lemah dan kian rentan terinfeksi penyakit.
Seperti yang telah dikatakan sebelumnya, ada banyak faktor yang memengaruhi kesehatan fisik Anda, termasuk perubahan cuaca di musim pancaroba. Berikut penjelasannya!
Pengaruh Pancaroba terhadap Kesehatan
Hingga kini banyak orang yang masih acuh terhadap hubungan perubahan cuaca dan Kesehatan tubuh. Padahal, ada banyak penelitian yang membuktikan bahwa paparan terkait iklim seperti polusi udara, panas, kebakaran hutan, perubahan cuaca ekstrem, hingga musim pancaroba bisa menyebabkan gangguan fungsi kekebalan tubuh manusia dengan signifikan.
Agar lebih jelas, Sobat bisa langsung simak ulasan berikut ini:
1. Perubahan suhu ekstrem
Musim pancaroba adalah fase peralihan dari musim panas ke musim hujan, atau sebaliknya. Kondisi ini membuat suhu jadi sangat panas ataupun sangat dingin, yang dapat memengaruhi kesehatan tubuh kita.
Perubahan suhu yang ekstrim dan tiba-tiba, misalnya dalam musim pancaroba, dapat memengaruhi respon imun kita. Cuaca dingin dapat menyempitkan pembuluh darah, sehingga dapat mengurangi efektivitas sel imun dan memudahkan virus, seperti flu, untuk berkembang biak dan menyebar.
Sementara itu, cuaca panas dapat membuat tubuh mengeluarkan banyak keringat, yang meningkatkan risiko dehidrasi, paparan kuman akibat keringat, serta rentan masuk angin dan terkena heatstroke.
2. Udara yang lembab dan berdebu
Kondisi udara yang terlalu lembap atau terlalu kering juga dapat berdampak buruk pada kesehatan. Melansir dari National Library of Medicine UK, kelembapan udara yang terlalu tinggi dapat menyebabkan lingkungan lembap, yang mendorong pertumbuhan mikroorganisme berbahaya seperti jamur, bakteri, dan virus.
Selain itu, udara yang sangat lembap juga dapat meningkatkan pelepasan gas formaldehida dari bahan bangunan dan perabotan, yang dapat memberikan dampak buruk pada Kesehatan pernapasan dan tubuh secara umum.
3. Penyebaran virus dan bakteri lebih cepat
Beberapa infeksi sangat berkaitan erat dengan perubahan cuaca yang ekstrim, seperti pada musim pancaroba. Ini karena perkembangan virus dan bakteri lebih cepat, begitu pula dengan penyebarannya.
Melansir dari Continental Hospitals, berikut ini ada beberapa contoh infeksi yang sangat berhubungan dengan perubahan musim:
- Batuk pilek: yang sangat umum terjadi dalam musim pancaroba, utamanya perubahan cuaca dari musim kemarau ke penghujan. Virus influenza khususnya dapat tumbuh subur dalam kondisi dingin dan kering.
- Alergi musiman: musim hujan yang biasanya memiliki suhu lebih dingin dan udara lebih kering dapat mengiritasi saluran pernapasan, serta memicu reaksi alergi pada orang-orang yang memiliki alergi dingin.
- Infeksi kulit: dapat terjadi saat cuaca sangat panas maupun sangat dingin, karena panas dapat melembapkan lingkungan sehingga menyuburkan pertumbuhan jamur dan bakteri penyebab infeksi kulit. Selain itu, keringat berlebih saat panas terik juga dapat menyebabkan biang keringat dan kulit juga dapat terbakar sinar matahari.
- Infeksi saluran pencernaan: cuaca yang sangat panas seringkali menyebabkan peningkatan penyakit bawaan makanan, karena suhu yang panas dapat meningkatkan pertumbuhan bakteri dalam makanan. Selain itu, peningkatan kelembapan udara juga dapat memengaruhi cara kerja sistem pencernaan, terkadang menyebabkan peningkatan infeksi.
Penyebab Fisik Lemah dan Mudah Sakit Saat Pancaroba
Kondisi tubuh yang lemah dan mudah sakit dapat terjadi karena berbagai faktor, baik secara genetika maupun karena kebiasan yang tidak sehat. Mari kita simak sama-sama berbagai penyebab fisik lemah dan mudah sakit berikut ini:
1. Sistem Imun yang Lemah
Sistem imun memiliki peranan penting untuk merawat Kesehatan tubuh kita. Sebab, sistem imun dapat melindungi tubuh dari infeksi penyakit, baik yang disebabkan oleh bakteri, virus, jamur, hingga sel-sel kanker. Tanpa sistem imun yang kuat, fisik akan jadi lebih lemah dan mudah sakit.
Pelemahan sistem imun dapat disebabkan oleh berbagai hal, termasuk kondisi medis tertentu, kebiasaan merokok, gaya hidup yang tak sehat, meminum minuman beralkohol, hingga kekurangan nutrisi.
2. Kurang Asupan Nutrisi
Apa yang kita makan memiliki peranan penting dalam merawat kesehatan tubuh. Karenanya, tubuh kita tidak akan dapat berfungsi dengan baik bila kita tidak mengonsumsi makanan yang lengkap dan bergizi seimbang.
Makanan yang tidak mengandung nutrisi penting atau yang terlalu banyak mengandung gula dan garam, dapat memengaruhi Kesehatan usus dan kekebalan tubuh. Makanan tak sehat ini juga dapat meningkatkan risiko berbagai jenis penyakit.
3. Kurang Istirahat dan Tidur
Istirahat berkualitas dan tidur di malam hari dengan durasi yang cukup juga sangat penting untuk memastikan Anda tetap bugar. Melansir dari Healthline.com, orang yang tidak mendapatkan cukup tidur setiap malam cenderung lebih mudah sakit. Ini karena, kurang tidur dapat mengurangi kemampuan alami tubuh untuk melawan infeksi dan virus. Baca juga mengenai Badan Cepat Lelah dan Pegal-Pegal Saat Perjalanan? Ini Penyebab dan Solusinya.
Lebih lanjut, durasi tidur kurang dari 6 jam atau lebih sedikit dikaitkan dengan beberapa hal berikut:
- memperpendek harapan hidup
- meningkatkan risiko infeksi virus
- mengurangi respon antibodi terhadap vaksinasi
4. Stres Berlebihan
Kesehatan jiwa sangat berpengaruh pada kondisi tubuh Anda. Misalnya, stress kronis (menahun) dapat berdampak buruk pada tubuh Anda.
Melansir dari Healthline.com, stress dapat meningkatkan risiko seseorang jatuh sakit dan menurunkan respon imun alami dalam tubuh.
Menurunnya respon imun ini dapat mengakibatkan:
- menghambat proses penyembuhan,
- meningkatkan frekuensi dan tingkat keparahan infeksi,
- memperburuk masalah kesehatan yang ada.
Selain itu, stres berlebihan juga akan memengaruhi gaya hidup dan kualitas hidup Anda.
5. Kurang Aktivitas Fisik
Gaya hidup yang kurang aktif juga dapat membuat fisik Anda lemah dan mudah sakit. Ketika jarang berolahraga dapat memicu penumpukan kolesterol dan lemak dalam tubuh Anda, sehingga tubuh jadi lebih rentan terserang penyakit kronis.
Cara Mengatasi Fisik yang Mudah Sakit
Setelah mengetahui apa saja penyebab fisik yang lemah dan mudah sakit di atas, Anda dapat menerapkan beberapa cara mengatasinya berikut ini:
1. Perbanyak Konsumsi Makanan Bergizi
Langkah pertama untuk mengatasi fisik yang lemah dan mudah sakit dapat dimulai dengan memperbaiki kebiasaan makan, misalnya dengan mengonsumsi makanan tinggi nutrisi. Maksudnya, Anda bisa memilih makanan yang tinggi vitamin, mineral, dan berbagai nutrient penting lain yang dibutuhkan oleh tubuh.
Setiap kelompok usia memiliki kebutuhan nutrisi harian yang berbeda-beda, namun ada beberapa aturan makan sehat umum yang bisa Anda terapkan:
- Mengonsumsi berbagai macam buah dan sayur setiap hari.
- Mengonsumsi protein rendah lemak dan protein nabati dalam menu makan Anda, seperti tahu, kacang-kacangan, dan biji-bijian.
- Mengonsumsi ikan yang berlemak seperti salmon atau tiram, untuk mendapatkan asam lemak omega-3.
- Membatasi asupan gula rafinasi dan biji-bijian olahan tiap hari.
- Batasi asupan makanan olahan.
- Mengutamakan makanan yang mengandung serat tinggi.
- Serta mengonsumsi makanan dengan kandungan bakteri sehat (probiotik) seperti susu ataupun yogurt.
2. Cukup Tidur dan Istirahat
Agar tubuh terasa lebih segar dan bertenaga, pastikan Anda juga mencukupi kebutuhan istirahat dan tidur berkualitas setiap hari. Tak hanya memberikan dampak positif untuk tubuh, tidur cukup di malam hari juga akan membuat mood Anda jadi lebih baik.
3. Rutin Berolahraga
Rutin berolahraga juga termasuk dalam cara mengatasi fisik yang mudah sakit dan lemah. World Health Organization (WHO) merekomendasikan level aktivitas fisik yang baiknya dilakukan oleh masyarakat berdasarkan usia mereka, yakni:
Anak-anak dan remaja yang berusia 5-17 tahun:
- Setidaknya perlu berolahraga ringan hingga intens selama 60 menit tiap hari.
- Aktivitas fisik yang dilakukan lebih dari 60 menit dapat memberikan manfaat Kesehatan tambahan.
- Harus mencakup aktivitas yang dapat memperkuat otot dan tulang, setidaknya 3 kali per minggu.
Dewasa dari usia 18-64 tahun:
- Harus melakukan setidaknya 150 menit aktivitas fisik berintensitas sedang sepanjang minggu, atau setidaknya 75 menit aktivitas fisik yang kuat, atau kombinasi keduanya yang setara.
- Untuk manfaat Kesehatan tambahan, orang dewasa harus meningkatkan aktivitas fisik intensitas sedang hingga 300 menit per minggu, atau yang setara.
- Aktivitas penguatan otot harus dilakukan selama 2 hari atau lebih dalam seminggu.
4. Kelola Stres dengan Baik
Agar tubuh senantiasa sehat, Anda juga perlu mengelola stres dengan baik. Caranya bermacam-macam seperti melakukan hobi baru yang menyenangkan, berkumpul bersama orang-orang tersayang, hingga melakukan konsultasi bersama ahli.
5. Minum Air yang Cukup
Mencukupi kebutuhan cairan tubuh juga sangat penting untuk memastikan tubuh selalu sehat dan bugar. Anda dapat mengonsumsi air sebanyak 2000 liter per hari untuk mencukupi kebutuhan cairan tubuh.
Pencegahan dengan Booster Suntik Vitamin C
Selain menghindari berbagai penyebab fisik lemah dan mudah sakit di atas, Anda juga dapat melakukan upaya pencegahan dengan booster suntik vitamin C. Prosedur ini dapat memberikan banyak manfaat kesehatan, seperti:
1. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Melakukan booster suntik vitamin C dapat membantu memperkuat daya tahan tubuh. Sebab, vitamin c memiliki peranan besar dalam menjaga kekuatan sistem imun dan menangkal dampak radikal bebas, yang bisa menjadi penyebab berbagai masalah kesehatan.
2. Membantu tubuh melawan infeksi
Kemampuan vitamin C dalam mendukung kekuatan daya tahan tubuh juga secara tidak langsung dapat meningkatkan kemampuan tubuh untuk melawan infeksi penyakit.
3. Mempercepat pemulihan dari penyakit
Suntik booster vitamin C juga dapat membantu memaksimalkan proses pemulihan diri dari infeksi penyakit. Karena vitamin C dapat mendukung proses pemulihan jaringan, formasi kolagen, hingga mempercepat proses penyembuhan luka.
4. Mengurangi risiko terkena flu dan penyakit musiman
Karena suntik vitamin C bisa membantu meningkatkan daya tahan tubuh dan mengoptimalkan perlawanan terhadap infeksi, prosedur medis ini juga dapat mengurangi risiko seseorang untuk terkena flu ataupun penyakit musiman lainnya.
Dimana Bisa Mendapatkan Booster Vitamin C di Surabaya?
Nah, Sobat Granostic booster vitamin C ini memiliki beragam manfaat untuk kesehatan. Termasuk membantu menjaga daya tahan tubuh Anda agar selalu kuat dalam melawan penyakit.
Namun sangat penting untuk memilih tempat yang tepat dan aman untuk melakukan suntik booster vitamin C, seperti di klinik Granostic Surabaya. Bersama tim medis ahli kami, semua prosedur booster vitamin C dilakukan dengan SOP yang ketat, sehingga kenyamanan dan keamanan Anda dapat terjamin.
Tak hanya itu, booster vitamin C ini juga akan diberikan sesuai dengan kebutuhan dan kondisi tubuh Anda. Dokter kami akan melakukan pemeriksaan menyeluruh untuk mengetahui riwayat kesehatan dan kondisi tubuh Anda, untuk dapat meresepkan dosis booster yang tepat.
Kabar baiknya lagi, untuk melakukan suntik booster vitamin C di Granostic Anda bisa mendaftar dengan mudah lewat Registrasi Online. Kemudian atur jadwal temu dengan dokter sesuai dengan kebutuhan Anda.
Mudah, bukan? Yuk, jaga kesehatan tubuh Anda dengan vaksin booster vitamin C di klinik Granostic Surabaya!
Ditinjau Oleh:
Dr. Aji Wibowo
Sumber Referensi:
- Why Some People Get Sick More Often. SCIENTIFIC AMERICAN, A DIVISION OF SPRINGER NATURE AMERICA, INC. Diakses 2025
- Why Do I Get Sick So Often?. Health. Medically reviewed by Jonathan B. Jassey, DO. Diakses 2025
- Why Do I Keep Getting Sick?. Healthline. Medically reviewed by Avi Varma, MD, MPH, AAHIVS, FAAFP. Diakses 2025
- How Seasonal Changes Impact Your Immune System and Increase Infection Risk. continental hospital. Medically Reviewed by Dr Vijay V. Yeldandi. Diakses 2025
- Relative Humidity and Its Impact on the Immune System and Infections. National Library of Medicine. Diakses 2025
Physical activity. WHO. Diakses 2025

