Bagaimana TBC Bisa Sembuh? Begini Jawabannya

Saat mendengar diagnosis TBC, Anda mungkin merasakan panik dan khawatir. Karena penyakit ini dikenal akan gejalanya yang parah dan selalu dibayangi akan dampaknya yang fatal pada kesehatan. Namun, dengan perawatan yang tepat TBC dapat disembuhkan, loh.
Tuberkulosis, dikenal juga dengan TB atau TBC, merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis. Bakteri TB dapat ditularkan melalui udara, ketika penderita TB aktif bersin-bersin, meludah, batuk, ataupun berbicara, yang memungkinkan droplet saliva mereka menyembur ke udara.
Bakteri TB dapat menginfeksi organ-organ tubuh, namun yang paling umum adalah paru-paru. Serta hanya infeksi TB paru-parulah yang bersifat menular.
Penyakit TB dapat menimbulkan berbagai gejala yang membuat penderitanya merasa tidak nyaman dan sakit, salah satunya adalah batuk yang berdarah dan nyeri di dada. Namun Anda tidak perlu panik, karena TB dapat sembuh dengan pengobatan yang tepat.
Berikut penjelasan lengkapnya, Sobat!
Cara Agar Cepat Sembuh dari TBC
Perawatan TBC, baik yang aktif maupun laten, berupa terapi obat-obatan yang dilakukan secara teratur dalam periode tertentu untuk membunuh semua kuman atau bakteri TB yang ada dalam tubuh.
Agar cepat sembuh dari TBC, Anda dapat mengikuti beberapa langkah berikut ini:
1. Ikuti Jadwal Pengobatan Tanpa Terlewat
Seperti yang telah disinggung sebelumnya, pengobatan TBC utamanya berupa terapi obat yang menggunakan beberapa kombinasi antibiotik, dikenal dengan nama Obat Anti Tuberkulosis (OAT). OAt terdiri dari pirazinamid, isoniazid, rifampisin, dan etambutol.
Bakteri penyebab TB bersifat kuat, sehingga membutuhkan waktu lama untuk mati, yakni sekitar 6 hingga 9 bulan. Karena itu, untuk dapat sembuh dengan cepat dan menghindari resistensi obat, Anda perlu mematuhi jadwal minum dan dosis obat yang telah diresepkan oleh dokter.
2. Hindari Stres Berlebihan
Stres berlebihan kerap dikaitkan dengan berbagai kondisi medis, termasuk menghambat proses pemulihan tubuh dari TBC. Ini terjadi karena stress berlebihan dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh, sehingga tidak dapat melawan bakteri pemicu TBC dengan optimal.
Karena itu, selama masa pengobatan TBC Anda perlu melakukan manajemen stres dengan baik. Sehingga Anda dapat menjalani pengobatan dengan pikiran yang lebih positif, serta memiliki kualitas hidup yang lebih baik.
Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi stres, termasuk melakukan hobi baru yang menenangkan, olahraga secara teratur, pergi berlibur bersama teman dekat, hingga berbagi tekanan bersama orang yang dipercaya.
3. Rajin Berjemur di Pagi Hari
Sobat Granostic, cara agar cepat sembuh dari TBC selanjutnya adalah dengan rajin berjemur di pagi hari. Ini karena paparan sinar matahari dapat membantu tubuh memproduksi vitamin D secara alami. Vitamin ini sangatlah penting untuk mendukung sistem imun Anda dalam melawan infeksi TBC.
Selain itu, berjemur dan vitamin D juga dapat memberikan banyak manfaat Kesehatan lain, seperti:
- Mengurangi depresi dan stress berlebihan.
- Membantu tidur lebih berkualitas.
- Menurunkan risiko persalinan prematur.
4. Pastikan Kebutuhan Nutrisi Terpenuhi
Langkah selanjutnya untuk membuat Anda lekas pulih dari TBC adalah dengan memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh. Dalam hal ini, Anda perlu menerapkan pola makan teratur dengan menu bergizi seimbang.
Melansir dari Gleneagles Hospital, terdapat rekomendasi diet sehat yang cocok diterapkan pada penderita TBC agar lekas sembuh, seperti:
- Menyajikan makanan tinggi protein, yang dapat membantu sistem imun dan memperbaiki jaringan tubuh.
- Makanan tinggi lemak sehat, untuk membantu memperkuat pertahan tubuh dari infeksi.
- Pastikan diet mengandung semua mikronutrien seperti vitamin dan mineral, yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh.
- Makanan yang kaya akan zinc, untuk merawat Kesehatan sistem imun dan mendukung pemulihan luka.
Selain memakan makanan yang sehat, Anda juga perlu menghindari beberapa menu berikut:
- Makanan cepat saji, apalagi yang tinggi gula, garam, dan lemak tak sehat.
- Gorengan, yang sulit untuk dicerna dan dapat mengakibatkan masalah Kesehatan lain.
- Minum-minuman beralkohol, karena dapat berpengaruh pada Kesehatan tubuh dan sistem imun secara umum.
5. Perbanyak Istirahat
Istirahat juga memiliki peranan yang penting untuk mendukung proses penyembuhan tuberkulosis. Karena dengan beristirahat tubuh dapat memeroleh energi yang cukup untuk melawan infeksi bakteri TBC.
Selain itu, tidur yang berkualitas di malam hari juga dapat memperbaiki suasana hati Anda. Sehingga tidak mudah merasa stres ataupun depresi, karena masa pengobatan TBC yang panjang.
Pentingnya Screening TBC
Sobat Granostic, TBC bukanlah penyakit yang bisa diremehkan begitu saja. Karena jika dibiarkan tanpa pengobatan, penyakit ini dapat berkembang dan menimbulkan dampak fatal bagi penderitanya.
Selain itu, screening atau pemeriksaan TBC juga sangat penting dilakukan jika:
1. Orang yang tinggal serumah dengan penderita TB aktif.
Saat Anda tinggal serumah dengan penderita TB aktif, maka besar kemungkinan Anda untuk terpapar bahkan bakteri TBC. Meskipun penderita TB sudah menjalani pengobatan, bakteri tersebut masih dapat bertahan di beberapa minggu pertama masa awal perawatan. Sehingga masih berisiko tinggi untuk menular pada orang lain.
Karena itu, sebagai langkah pencegahan dan deteksi dini, Anda juga perlu melakukan screening TBC ketika ada anggota keluarga yang didiagnosa dengan TBC aktif.
2. Penderita HIV/AIDS atau kondisi imun yang lemah.
Bagi seseorang yang menderita HIV/AIDS, infeksi menular seksual lain, serta berbagai kondisi medis lainnya yang dapat menyebabkan immunodeficiency sangat direkomendasikan untuk melakukan screening TBC secara rutin. Ini karena, bakteri TBC akan lebih mudah menginfeksi tubuh ketika daya tahan tubuh Anda lemah.
3. Orang yang sering mengalami batuk berkepanjangan tanpa sebab yang jelas.
Batuk pilek merupakan salah satu masalah kesehatan yang cukup umum terjadi, yang seringnya terjadi karena influenza. Namun, batuk pilek karena influenza biasanya tak bertahan lama dan tidak menimbulkan gejala yang parah.
Sehingga, ketika Anda mengalami batuk-batuk berkepanjangan tanpa sebab yang jelas, disertai dengan nyeri dada, hingga batuk yang berdarah. Maka Anda perlu segera melakukan screening TBC.
4. Perokok berat atau pekerja di lingkungan dengan paparan debu tinggi.
Bagi perokok berat atau orang yang berkerja di lingkungan dengan paparan debu tinggi, risiko terkena TBC juga sangat tinggi. Karena polusi ini dapat mengiritasi saluran pernapasan, termasuk tenggorokan dan paru-paru, yang akhirnya menimbulkan peradangan.
Peradangan ini nantinya dapat meningkatkan peluang infeksi bakteri, serta dapat memperburuk gejala TBC yang mungkin telah dialami sebelumnya.
Beberapa metode screening TB yang bisa dilakukan di fasilitas kesehatan meliputi:
Tes Mantoux
Mantoux test, yang dikenal juga dengan tes kulit tuberculosis (TST), merupakan sebuah tes kulit yang dilakukan untuk memeriksa infeksi tuberkulosis pada seseorang.
Melansir dari Center for Disease Control and Prevention (CDC), pemeriksaan Mantoux ini menggunakan jarum dan suntikan untuk menginjeksi tuberculin ke dalam lapisan kulit, di bagian dalam tangan.
Bagi orang yang mengalami TB, mereka akan mengalami reaksi pada area injeksi, misalnya terjadi benjolan atau indurasi.
Pemeriksaan dahak
Screening TBC juga dapat dilakukan dengan melakukan pemeriksaan dahak. Prosedur ini menggunakan dahak Anda untuk diuji coba di laboratorium.
Rontgen dada
Rontgen dada juga dapat digunakan untuk menyimak kondisi paru-paru, utamanya setelah hasil pemeriksaan dahak dan mantoux mengindikasikan Anda terkena TBC. Prosedur rontgen ini dapat memberikan gambaran visual yang jelas mengenai kondisi paru-paru Anda, sehingga dapat dinilai seberapa parah tingkat TBC yang Anda alami.
Tes darah
Selain dahak, screening TBC juga dilakukan dengan menggunakan sampel darah. Pemeriksaan laboratorium ini dilakukan untuk mendeteksi adanya antibodi bakteri TBC di dalam darah Anda, untuk menentukan apakah Anda telah terinfeksi atau tidak.
Periksa dan Konsultasi di Granostic Surabaya
Memeriksakan diri secara teratur memiliki banyak manfaat kesehatan, utamanya dalam upaya pencegahan dan deteksi dini penyakit TBC. Apalagi, kalau Anda periksa dan konsultasi bersama dokter spesialis di Granostic Surabaya.
Bersama dokter kami, Anda dapat mendiskusikan gejala tak biasa yang Anda alami. Dokter akan memberikan edukasi, melakukan beragam pemeriksaan yang diperlukan, hingga merekomendasikan metode screening yang tepat untuk Anda.
Kabar baiknya lagi, konsultasi dan periksa kesehatan di klinik Granostic Surabaya juga sangat mudah. Anda hanya perlu mengisi data diri di laman Registrasi Online dan pilih jadwal konsultasi yang paling sesuai dengan aktivitas harianmu.
Yuk, Sobat Granostic, lindungi keluarga dan diri Anda dari penularan TBC dengan rutin cek kesahatan!
Ditinjau Oleh:
Dr. Aji Wibowo
Sumber Referensi:
- Tuberculosis Diet: What Should You Eat and Avoid. Gleneagles Hospitals. Diakses 2025
- Treatment for TB Disease. CDC. Diakses 2025
- Tuberculosis (TB). NHS. Diakses 2025
- Treating and Managing Tuberculosis. American Lung Association. Diakses 2025
- Tuberculosis. Cleveland Clinic. Diakses 2025
- Is Sunbathing Good for You? Benefits, Side Effects, and Precautions. Healthline. Medically reviewed by Cynthia Cobb, DNP, APRN, WHNP-BC, FAANP. Diakses 2025
- TB Skin Test (Mantoux Tuberculin Skin Test [TST]) (1/5). Centers for Disease Control and Prevention. Diakses 2025

