Apa Tanda-Tanda Demam Berdarah Mulai Sembuh? Ini Jawabannya

Demam berdarah dengue (DBD) memiliki siklus demam yang khas, dinamakan pelana kuda. Karena demam yang naik tiba-tiba dan turun dalam beberapa hari, namun naik lagi. Lantas, bagaimana cara mengenali tanda demam berdarah yang mulai sembuh dan memburuk dengan tepat agar tak salah langkah?
Kasus demam berdarah di Indonesia masih sangatlah tinggi, bahkan angka kematian yang ditimbulkannya dalam tahun 2024 lalu bisa mencapai ribuan. Ada banyak faktor yang menyebabkan kemungkinan terburuk tersebut terjadi, mulai dari terlambat mendapatkan perawatan, komplikasi DBD, hingga salah rawat pada fase kritis.
DBD memiliki tiga fase klinis, pertama fase demam yang terjadi pada hari ke 1–3 setelah gigitan nyamuk. yang dapat bertahan selama 2–7 hari. Kedua fase kritis, dimana terjadi penurunan suhu tubuh secara drastis pada hari 3–7 sejak demam, yang berlangsung selama 24-48 jam. Serta fase pemulihan yang terjadi dalam periode 48–72 jam setelah fase kritis.
Banyak orang yang menyalah kenali fase kritis sebagai tanda kesembuhan, sehingga mengendorkan pengawasan pada pasien. Padahal, fase ini justru paling berbahaya karena dapat menimbulkan berbagai komplikasi serius, seperti syok, kerusakan organ, hingga kematian.
Agar Anda tidak salah mengenali fase pemulihan sebenarnya, berikut ini Granostic akan menjelaskan tanda-tanda demam berdarah sudah mulai sembuh. Simak, ya!
Fase Pemulihan Demam Berdarah
Melansir dari Center for Disease Control and Prevention (CDC), fase pemulihan (recovery phase) ini tergantung pada tingkat keparahan gejala DBD dan perawatan yang diresepkan selama fase demam maupun fase kritis. Namun, awal fase pemulihan atau kesembuhan dapat dikenali dari tanda-tanda berikut:
1. Demam Mulai Menurun
Saat memasuki fase pemulihan demam berdarah, kondisi pasien akan membaik secara berkala. Pada fase kritis, pasien akan mengalami penurunan tekanan darah secara drastis, yang membuat suhu tubuh turut turun dan seolah akan sembuh.
Namun, di akhir fase kritis, demam akan kembali meningkat, yang menandakan memasuki fase pemulihan. Saat pasien DBD sembuh, demam tersebut juga akan turun dan suhu tubuh kembali normal pada angka 36,1–37,2°C.
2. Peningkatan Jumlah Trombosit
Pada fase pemulihan, pasien DBD juga akan mengalami peningkatan jumlah trombosit. Hal ini terjadi karena adanya hemodilusi, yang menyebabkan penurunan hematokrit dan peningkatan cepat jumlah sel darah putih, diikuti jumlah trombosit yang ada dalam darah pasien.
3. Nafsu Makan Mulai Kembali
Saat mengalami demam berdarah, seseorang dapat mengalami penurunan nafsu makan. Hal ini terjadi karena berbagai faktor seperti demam yang sangat tinggi, nyeri otot, hingga masalah dan rasa tidak nyaman pada pencernaan.
Namun, dalam proses pemulihan, nafsu makan pasien DBD akan kembali. Sehingga Anda dapat memaksimalkan proses penyembuhan pasien dengan memberikan asupan makanan bergizi seimbang dan mencukupi kebutuhan cairan tubuhnya.
4. Energi dan Stamina Meningkat
Kondisi tubuh yang secara umum membaik, jumlah trombosit dan hematokrit yang seimbang, serta kembalinya nafsu makan pasien, juga akan membuat energi dan stamina pasien DBD meningkat seiring proses pemulihan.
5. Warna Kulit Kembali Normal
Saat sakit demam berdarah, seseorang dapat mengalami perubahan pada warna kulit. Melansir dari MedinePlus.com, demam berdarah dapat menyebabkan ruam kemerahan yang berada di sekujur tubuh dan membuat kulit lebih sensitif, sehingga menyebabkan rasa tidak nyaman.
Selain itu, saat memasuki masa kritis, suhu tubuh penderita DBD dapat turun drastis karena syok. Kondisi ini dapat menyebabkan disfungsi organ, hemoragik, hingga kematian.
Namun, saat penderita dapat melewati masa kritis dengan baik, maka secara perlahan suhu tubuhnya akan kembali tinggi dan menjadi normal. Hal ini juga akan membantu mengembalikan warna kulit seperti biasanya.
6. Berkurangnya Nyeri Otot dan Sendi
Demam berdarah juga umumnya disertai dengan gejala nyeri otot dan sendi, yang terjadi akibat respon sistem imun tubuh saat melawan infeksi virus dengue. Nah, saat menjelang sembuh rasa nyeri otot dan sendi ini akan lebih berkurang.
7. Tidak Ada Lagi Pendarahan
Tanda demam berdarah sembuh selanjutnya adalah berkurangnya pendarahan, baik pada gusi atau mimisan. Karena perdarahan merupakan salah satu gejala DBD, yang terjadi akibat kerusakan pembuluh darah akibat virus dengue.
8. Produksi Urin Kembali Normal
Seperti yang telah disinggung sebelumnya, bahwa penderita demam berdarah sangat rentan mengalami dehidrasi. Hal ini ditandai dengan produksi urin yang berkurang dan berwarna keruh. Bahkan, pada kasus DBD yang parah, dapat terjadi perdarahan yang menyebabkan terdapat bercak darah pada urin.
Saat menuju sembuh, produksi urin dapat kembali normal. Sebab tubuh pasien juga menerima asupan cairan dan gizi yang cukup, karena nafsu makannya kembali meningkat seiring dengan proses pemulihan.
9. Hilangnya Ruam atau Bintik Merah
Saat terjangkit demam berdarah, seseorang dapat mengalami bercak-bercak kemerahan di sekujur tubuhnya, yang terjadi pada hari ke 2–5 setelah demam dimulai. Gejala ini terjadi karena kerusakan pembuluh darah kecil di bawah kulit.
Sehingga, saat tubuh dalam proses sembuh, Anda bisa mendapati ruam atau bintik-bintik merah akibat DBD ini berubah warna menjadi lebih gelap dan pudar. Hingga menghilang secara bertahap.
10. Pola Tidur Kembali Normal
Sobat Granostic, demam berdarah dapat menyebabkan rasa lelah dan gangguan tidur. Apalagi saat demam tinggi, kita cenderung berkeringat secara berlebihan dan demam berdarah memicu gangguan pencernaan. Kondisi ini dapat mengganggu istirahat malam penderita DBD, yang membuat tubuh mereka makin tidak nyaman.
Saat akan sembuh, pola tidur penderita demam berdarah akan kembali normal. Hal ini terjadi karena tubuh pasien secara umum menjadi lebih baik, sehingga istirahat terasa lebih tenang dan lega.
Pentingnya Pemeriksaan Setelah Pulih dari DBD
Sobat Granostic, meskipun sudah sembuh dari DBD, pasien masih direkomendasikan untuk melakukan pemeriksaan secara berkala. Pemeriksaan kesehatan ini penting untuk menyimak bagaimana perkembangan tubuh pasien, serta mencegah adanya komplikasi kesehatan lain pasca-DBD.
Selain itu, setelah terinfeksi DBD sekali, bukan berarti Anda kebal dan tidak akan pernah terinfeksi lagi. Justru, menurut World Health Organization (WHO), seseorang yang pernah mengalami DBD lebih rentan terkena demam berdarah parah pada infeksi keduanya.
Oleh karena itu, Anda perlu rutin memeriksakan kesehatan setelah pulih dari DBD sebagai upaya pencegahan komplikasi maupun infeksi sekunder DBD.
Baca Juga: Apa Saja Pengobatan Demam Berdarah yang Tepat? Simak Yuk!
Tips Mempercepat Pemulihan dari Demam Berdarah
Agar lebih maksimal, Sobat Granostic dapat menerapkan beberapa tips mempercepat pemulihan demam berdarah berikut ini:
1. Konsumsi Makanan Bergizi
Makanan memiliki peranan yang besar dalam menjaga kesehatan tubuh kita secara umum. Begitupun untuk mempercepat pemulihan DBD, Anda perlu mengonsumsi makanan bergizi yang kaya akan mineral, vitamin, dan serat.
Nutrisi-nutrisi tersebut dapat memberikan energi tambahan yang dibutuhkan oleh tubuh agar pulih, juga memperkuat sistem imun untuk melawan virus dengue. Ada beberapa jenis nutrisi yang dapat bermanfaat bagi sistem imun dan sangat direkomendasikan untuk Anda konsumsi selama fase pemulihan demam berdarah, seperti:
- Vitamin C yang dapat bekerja sebagai antioksidan dan memperkuat sistem kekebalan tubuh Anda. Ada berbagai jenis makanan sumber vitamin C seperti pisang, jambu biji, jeruk, dan banyak lainnya.
- Vitamin E juga memiliki sifat antiinflamasi, antioksidan, dan dapat membantu mempercepat proses pemulihan sel-sel tubuh yang mengalami kerusakan. Anda dapat memeroleh asupan vitamin E dengan mengonsumsi buah alpukat, biji bunga matahari, hingga kacang-kacangan.
2. Minum Air
Tips untuk mempercepat proses pemulihan dari DBD selanjutnya adalah perbanyak minum air putih, agar kebutuhan cairan tubuh dapat tercukupi.
3. Istirahat yang Cukup
Meskipun rasa nyeri pada otot, tulang, dan sendi sudah berkurang drastis, bukan berarti Anda dapat langsung beraktivitas normal. Agar tubuh benar-benar sehat dan pulih dengan baik, Anda masih memerlukan istirahat yang cukup sampai benar-benar merasa bugar.
Hindari Aktivitas Berat
Agar dapat sembuh dan pulih dengan cepat, Anda juga perlu menghindari aktivitas berat segera setelah Anda merasa demam membaik. Sebaliknya, Anda dapat secara bertahap kembali menunaikan aktivitas harian dan memerhatikan dengan baik bagaimana reaksi tubuh Anda.
4. Rutin Melakukan Check Up
Tips selanjutnya untuk mempercepat pemulihan demam berdarah adalah dengan rutin melakukan cek kesehatan. Langkah ini dapat membantu Anda untuk memantau perkembangan kondisi tubuh, serta mendapatkan arahan yang lebih tepat dan efektif dari dokter secara langsung.
Cek rutin juga akan membantu Anda mendeteksi dini kemungkinan adanya komplikasi, infeksi kedua, maupun masalah-masalah lain yang dapat menghambat proses pemulihan tubuh dari DBD.
Sehingga dokter dapat memberikan arahan perawatan untuk menanganinya dengan tepat sedini mungkin.
Nah, Sobat Granostic itu adalah penjelasan lengkap mengenai masa pemulihan dan tanda-tanda sembuh dari demam berdarah. Jika Anda atau keluarga mengalami gejala-gejala demam berdarah, segera periksakan diri ke klinik Granostic untuk mendapatkan perawatan yang tepat sedini mungkin.
Ditinjau Oleh:
Dr. Aji Wibowo
Sumber Referensi:
- Dengue fever. Mayo Foundation for Medical Education and Research (MFMER). Diakses 2025
- Dengue Fever. National Library of Medicine. Diakses 2025
- Dengue Fever Linked to Short-Term Sleep Disorders in Taiwan. MEDQOR LLC. Diakses 2025
- Dengue and severe dengue. WHO. Diakses 2025

