Vaksin DBD di Surabaya

Demam berdarah dengue (DBD) merupakan penyakit yang banyak ditemui di negara tropis dan subtropis, seperti Indonesia. DBD dapat menyebabkan gejala yang ringan hingga berat, bahkan dapat menimbulkan kematian. Kabar baiknya, Anda dapat mencegah DBD dengan menjaga kebersihan lingkungan dan melakukan vaksinasi.
Di Indonesia kasus DBD sangatlah tinggi, pada 2024 lalu Kementerian Kesehatan Indonesia (Kemenkes) menyebutkan terjadi peningkatan kasus DBD secara konsisten dari tahun ke tahun. Hingga pada akhir 2024, tercatat ada 210.644 kasus DBD dengan 1.223 kematian, yang terjadi di 259 kabupaten/kota di 32 provinsi Indonesia.
Siapapun dapat terserang demam berdarah, utamanya pada anak-anak dan orang tua/lansia yang memiliki daya tahan tubuh lemah. Penularannya juga cukup mudah, lewat gigitan nyamuk yang sebelumnya telah terinfeksi oleh virus dengue dari penderita lainnya.
Karena hal inilah, sangat penting bagi Anda melindungi diri dan keluarga dari infeksi virus dengue. Selain menerapkan gaya hidup yang bersih serta menjaga sanitasi lingkungan, Anda juga bisa melakukan vaksin DBD di Surabaya untuk mendapatkan perlindungan optimal dari virus dengue.
Namun, apakah Anda sudah tahu apa yang dimaksud dengan vaksin DBD ini? Bagaimana efektivitas, jadwal, dan prosedurnya?
Langsung simak penjelasannya di bawah ini, Sobat!
Pengertian Vaksin DBD
Vaksin DBD merupakan vaksin yang dibuat dari virus dengue yang dilemahkan, yang dapat melindungi penggunanya dari infeksi virus dengue, mencegah tingkat keparahan gejalanya, meminimalisir potensi komplikasi DBD, hingga dapat mengontrol penyebarannya.
Terdapat dua jenis vaksin DBD yang dapat diakses oleh masyarakat, yakni Qdenga dan Dengvaxia. Kedua jenis vaksin DBD ini dapat melindungi penggunanya dari empat serotipe virus dengue, yakni dengue 1, 2, 3, dan 4.
Tak hanya dapat digunakan pada orang yang belum pernah terinfeksi, vaksin juga bisa mencegah penyintas DBD untuk kembali terjangkiti virus dengue. Vaksinasi ini pun dapat membantu mengurangi tingkat keparahan gejala dari infeksi DBD kedua, yang biasanya lebih parah dibandingkan pada infeksi pertama.
Efektivitas Vaksin DBD
Vaksin DBD dirancang melalui berbagai uji coba klinis, yang dapat memastikan keamanan dan efektivitasnya. Hasil menunjukkan bahwa vaksin DBD ini aman digunakan pada anak-anak hingga dewasa.
Melansir dari review ilmiah berjudul Dengue Vaccination: A Practical Guide for Clinicians, Vaksin dengue, yang ada saat ini, didesain untuk dapat menghasilkan respon spesifik pada empat jenis atau serotipe virus dengue secara bersamaan.
Kedua tipe vaksin DBD yang ada menunjukkan hasil yang baik dan efektivitas yang tinggi, yakni hingga 80%. Bahkan pada review ilmiah yang sama, dikatakan bahwa kedua vaksin ini dapat membantu mengurangi tingkat keparahan gejala DBD dan meminimalisir rawat inap pada penderita DBD.
Jadwal Pemeriksaan dan Vaksinasi DBD
Meskipun tidak 100% dapat melindungi Anda dari DBD, vaksinasi dapat memberikan banyak manfaat dalam pencegahan penularan dan kontrol keparahan gejala DBD. Sobat dapat melakukan vaksinasi DBD ini di klinik Granostic Surabaya, dengan mengikuti jadwal pemeriksaan vaksinasi berikut ini:
1. Konsultasi dengan Dokter
Langkah pertama sebelum vaksinasi dilakukan adalah melakukan konsultasi dengan dokter. Pada prosedur ini, dokter dapat melakukan wawancara dan pemeriksaan fisik untuk mengetahui riwayat kesehatan serta kondisi tubuh Anda.
Sebab kondisi tubuh Anda saat menerima vaksin sangat berperan penting terhadap efektivitasnya. Vaksin di kala sakit atau tidak fit, dapat membuat sistem kekebalan tubuh tidak bisa merespon secara optimal “vaksin DBD” yang disuntikkan pada tubuh.
Selain itu, riwayat terkena DBD sebelumnya juga bisa memengaruhi efektivitas dari vaksinasi yang diberikan. Namun, pemberian vaksin pada penyintas DBD juga sangat direkomendasikan untuk mencegah infeksi kedua, yang cenderung memiliki gejala yang lebih parah.
2. Pemeriksaan Antibodi Dengue
Sebelum pemberian vaksinasi, dokter atau tenaga medis juga akan melakukan pemeriksaan antibodi dengue. Langkah ini merupakan tes darah yang dilakukan untuk mendeteksi antibodi IgG dan IgM terhadap virus dengue, yang juga biasanya digunakan untuk mendiagnosis DBD.
Pemeriksaan ini dapat membantu tenaga medis untuk menyimak keberadaan antibodi dengue dalam tubuh Anda. Karena pada vaksin Dengvaxia misalnya, vaksin hanya bisa diberikan pada orang yang telah terkena DBD sebelumnya.
3. Pemberian Vaksin
Setelah melewati dua prosedur di atas, dokter dapat memberikan vaksin sesuai dengan kebutuhan Anda. Vaksin diberikan dengan metode injeksi, sesuai dengan dosis dan jadwal yang ada.
Prosedur Pemeriksaan dan Vaksinasi di Surabaya
Setelah mengetahui jadwal pemeriksaan dan pemberian vaksin, Anda dapat mengikuti prosedur pemeriksaan vaksinasi di Granostic Surabaya berikut ini:
1. Daftar dan Buat Janji Temu
Langkah pertama, Anda bisa menjadwalkan janji temu dengan dokter untuk berkonsultasi sebelum vaksinasi. Untuk membuat jadwal, Anda dapat mendaftarkan diri lewat laman Registrasi Online dan lengkapi data diri yang diperlukan, seperti pada gambar berikut ini:
Setelah registrasi, Anda dapat langsung mengatur jadwal kunjungan ke dokter umum untuk berkonsultasi. Jadwal praktek dokter umum Granostic ada setiap hari, yakni setiap Senin–Jumat pada pukul 07.00 hingga 17.00 WIB. Serta pada hari Sabtu dari pukul 07.00 hingga 13.00 WIB.
Saat berhasil mendaftar, Anda akan mendapatkan nomor antrian pada hari dan tanggal yang telah Anda masukkan.
2. Pemeriksaan Awal
Proses pemeriksaan awal ini dilakukan oleh dokter umum, berupa konsultasi dan wawancara mengenai riwayat kesehatan Anda. Dokter juga akan melakukan pemeriksaan tanda-tanda vital seperti tekanan darah, detak jantung, suhu tubuh, dan laju pernapasan.
3. Tes Antibodi Dengue
Setelah dilakukan pemeriksaan awal, Anda juga akan diarahkan untuk melakukan tes antibodi dengue untuk mendeteksi adanya antibodi IgG dan IgM terhadap virus dengue dalam tubuh Anda.
Pemberian Vaksin Dosis Pertama
Jika kondisi tubuh memenuhi syarat ideal untuk vaksinasi, misalnya sehat dan pernah atau tidak pernah mengalami DBD sebelumnya, dokter akan memberikan vaksin dosis pertama.
Pemberian vaksin umumnya dilakukan dengan metode injeksi, yang disuntikkan pada lengan bagian atas. Sehingga setelah vaksinasi umumnya Anda akan merasa nyeri dan bengkak di area suntikan.
1. Jadwal Dosis Kedua
Baik vaksin Qdenga dan Dengvaxia memiliki dosis maupun jadwal pemberian yang berbeda. Vaksin Qdenga diberikan sebanyak 2 dosis dengan jarak antardosis 3 bulan. Sementara vaksin Dengvaxia diberikan sebanyak 3 dosis, dengan jarak pemberian antardosis 6 bulan.
2. Pemantauan Pasca Vaksinasi
Vaksinasi DBD terbukti aman dan tidak menimbulkan efek samping yang berbahaya. Namun Anda tetap dapat merasakan efek samping ringan, seperti pada vaksinasi lainnya. Misalnya nyeri atau kemerahan di area suntikan, sakit kepala, nyeri otot, merasa tidak enak badan, ataupun demam.
Dokter dapat menjadwalkan pertemuan kembali untuk memantau kondisi tubuh pasca vaksinasi. Pada prosedur ini, Anda dapat mengonsultasikan keluhan atau efek samping yang dirasakan setelah vaksinasi dilakukan.
Alat yang Digunakan dalam Pemeriksaan dan Vaksinasi
Berikut ini alat yang digunakan dalam prosedur pemeriksaan dan vaksinasi DBD:
1. Jarum Suntik Steril
Tim tenaga medis hanya akan menggunakan jarum suntik steril untuk menginjeksikan vaksin ke dalam tubuh Anda. Jarum suntik ini pun hanya digunakan sekali.
2. Kit Tes Antibodi Dengue
Untuk mendeteksi adanya antibodi dengue dalam darah Anda, digunakan juga kit tes antibodi dengue yang dapat memberikan hasil cepat dan akurat.
3. Kapas Alkohol dan Antiseptik
Kapas alkohol dan antiseptik digunakan untuk mengurangi risiko infeksi dari prosedur injeksi.
4. Alat Penyimpan Vaksin
Alat yang digunakan selanjutnya adalah kotak penyimpan vaksin, atau cold box. Kotak ini memiliki suhu dingin yang dilapisi dengan kantong es untuk menjaga vaksin DBD dalam kisaran suhu yang diperlukan selama proses distribusi vaksin.
Mengapa Memilih Granostic Surabaya untuk Vaksinasi DBD?
Sobat, vaksinasi DBD memiliki peranan penting untuk melindungi diri dan keluarga Anda dari infeksi virus dengue, penyebab demam berdarah. Namun, penting untuk memilih layanan kesehatan terpercaya untuk melakukan vaksinasi DBD ini, seperti di klinik Granostic Surabaya. Mengapa demikian?
1. Tim Medis Profesional
Klinik Granostic memiliki tim medis profesional dan berpengalaman di bidangnya. Anda dapat berkonsultasi dan mendiskusikan soal vaksin DBD serinci mungkin, sebelum benar-benar vaksinasi.
Dokter kami juga akan memastikan bahwa proses vaksinasi berjalan sesuai standar yang ada, sehingga efek vaksin jadi lebih optimal.
2. Fasilitas lengkap
Klinik Granostic pun memiliki fasilitas kesehatan lengkap, mulai dari layanan konsultasi, layanan laboratorium, unit transfusi darah, farmasi, dan banyak lainnya. Sehingga dapat membantu proses vaksinasi DBD menjadi lebih efisien dan aman bagi pasien.
Sebab layanan kesehatan di klinik Granostic dilakukan secara terpadu, yang mengutamakan keamanan dan kebutuhan pasien. Dengan demikian, proses vaksinasi yang membutuhkan sesi konsultasi dan pemeriksaan antibodi DBD, dapat langsung dilakukan melalui satu jalur pelayanan yang efisien.
3. Harga Kompetitif
Keunggulan lain dengan vaksinasi DBD di Granostic Surabaya adalah harganya yang kompetitif. Bukan cuma kompetitif, namun Anda juga bisa mendapatkan layanan lengkap mulai dari konsultasi, pemeriksaan kesehatan dan antibodi DBD, hingga proses vaksinasi yang dilakukan oleh staf medis ahli Granostic.
4. Kemudahan Pendaftaran
Granostic berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik untuk pasien dengan menghadirkan sistem yang accessible dan mudah. Misalnya, pendaftaran vaksin ini dapat dilakukan dengan dua cara, yakni secara online dan offline.
Dengan mendaftar secara online, Anda dapat mengatur jadwal kunjungan dengan lebih fleksibel. Dokumen dan data diri yang perlu disertakan dalam formulir online juga tidaklah rumit.
Sementara itu, saat Anda daftar secara offline, tim administrasi kami akan melayani Anda dengan profesional dan cekatan. Sehingga Anda tak perlu antri lama untuk mendaftar vaksin.
5. Pelayanan Nyaman dan Cepat
Staf medis di klinik Granostic juga memberikan layanan yang cepat dan ramah, sehingga dapat menciptakan rasa nyaman dan aman kepada pasien. Karena kami percaya, energi yang positif juga dapat memberikan kepercayaan diri dan optimisme pada pasien dalam menjaga kesehatan mereka.
Nah, Sobat Granostic, itu adalah penjelasan lengkap mengenai vaksinasi DBD di Surabaya. Mulai dari pengertian, efektivitas, jadwal, dan prosedur yang perlu Anda lewati.
Sudah siap untuk melakukan vaksinasi DBD di Granostic? Segera daftar lewat laman Registrasi Online, ya!
Yuk, lindungi diri dan keluarga Anda dari demam berdarah dengan vaksinasi DBD bersama Granostic!
Ditinjau Oleh:
Dr. Aji Wibowo
Sumber Referensi:
- Dengue Vaccine: What You Need To Know. NewYork-Presbyterian Hospital. Diakses 2025
- Dengue Vaccination: A Practical Guide for Clinicians. MDPI (Basel, Switzerland). Diakses 2025
- What You Need to Know About the Dengue Vaccine. CDC. Diakses 2025
- Dengue Vaccine: What You Need to Know. Columbia Doctors. Diakses 2025

