Jl. Dharmahusada No.146, Mojo, Kec. Gubeng, Kota SBY, Jawa Timur 60285

Apa Bahaya Kekurangan Vitamin B1, B6, B12?

Apa Bahaya Kekurangan Vitamin B1, B6, B12?

Vitamin B kompleks merupakan nutrisi yang sangat penting untuk merawat kesehatan tubuh, utamanya vitamin B1, B6, dan B12. Lantas apa yang akan terjadi jika tubuh mengalami kekurangan ketiga vitamin tersebut?

Seperti yang kita tahu, vitamin B kompleks terdiri dari beberapa jenis vitamin B. Mulai dari vitamin B1, B2. B3, B5, B6, B7, B9, dan B12 yang masing-masing memiliki perannya sendiri.

Terutama vitamin B1, B6, dan B12, ketiganya memiliki peran penting dalam merawat kesehatan sistem saraf. Selain itu, ketiga vitamin B ini juga dapat membantu menyembuhkan kerusakan saraf, mengurangi gejala yang menyertainya, hingga meningkatkan fungsi sistem saraf.

Karena itu, kebutuhan akan vitamin B1, B6, dan B12 ini haruslah dipenuhi dengan baik. Kekurangan ketiga vitamin ini dapat memberikan dampak buruk pada kesehatan kita.

Pada artikel ini, Granostic akan membahas mengenai apa saja bahaya kekurangan vitamin B1, B6, dan B12. Juga bagaimana cara mengatasinya dan pencegahannya!

Tanda dan Gejala Kekurangan Vitamin B1, B6, B12

Kekurangan vitamin B kompleks umumnya dikaitkan dengan rasa kesemutan di kaki dan tangan, kelelahan, rasa bingung, dan mudah lupa. Namun, gejala kekurangan vitamin B sendiri cukup bervariasi, tergantung dengan jenis vitamin B apa yang Anda butuhkan.
Nah, kali ini kita akan membahas apa saja gejala kekurangan vitamin B1, B6, dan B12. Berikut penjelasan lengkapnya:

Kekurangan Vitamin B1 (Tiamin)

Tiamin merupakan jenis vitamin B yang memiliki peranan di berbagai fungsi tubuh, termasuk sistem saraf, metabolisme, hingga kontraksi otot.

Gejala Awal

Kekurangan tiamin dapat memicu beberapa gejala awal berikut:

Selain itu, kekurangan vitamin B1 juga dapat memicu beri-beri. Penyakit ini memiliki dua jenis, yakni beri-beri kering dan beri-beri basah.
Beri-beri kering dapat merusak saraf dan menyebabkan penurunan kekuatan otot, yang berujung pada kelumpuhan. Sementara beri-beri basah dapat memengaruhi jantung dan sistem peredaran darah. Jika tidak ditangani dengan segera dan tepat, beri-beri dapat mengancam jiwa.

Sindrom Wernicke-Korsakoff

Kekurangan vitamin B1 juga dapat menyebabkan sindrom Wernicke-Korsakoff (WKS), yang dapat menyebabkan kesemutan dan mati rasa di tangan dan kaki, kehilangan ingatan, dan kebingungan. WKS juga dapat menyebabkan ensefalopati Wernicke (WE), yang dapat mengancam jiwa.

Kekurangan Vitamin B6 (Piridoksin)

Selanjutnya, vitamin B6 atau piridoksin, yang berperan penting dalam memastikan serabut saraf kita mampu mengirimkan sinyal secara efektif.
Peranannya terhadap kesehatan sistem saraf juga sangat esensial, khususnya dengan membantu tubuh memproduksi neurotransmitter vital, yang merupakan pembawa pesan kimiawi. Sehingga dapat membantu menyampaikan pesan dari otak ke sel-sel di seluruh tubuh kita.

Gejala Umum

Saat kekurangan vitamin B6, Anda dapat merasakan beberapa gejala umum, seperti:

Gangguan Kulit

Pada orang dewasa, kekurangan vitamin B6 dapat menyebabkan inflamasi pada kulit atau dermatitis. Kondisi ini juga dapat disertai dengan gejala kulit yang kemerahan, berminyak, dan bersisik.
Kondisi ini tak hanya terjadi pada kulit tubuh. Seseorang dengan defisiensi vitamin B6 juga dapat mengalami lidah yang nyeri dan merah, serta sudut mulut yang tampak kering dan pecah-pecah.

Neuropati Perifer

Kekurangan vitamin B6 juga dapat menyebabkan neuropati perifer, yang merupakan kondisi kerusakan saraf yang terjadi pada bagian luar otak dan tulang belakang.

Kekurangan Vitamin B12 (Kobalamin)

Vitamin B12, atau kobalamin, juga memiliki peranan penting untuk menjaga kesehatan dan fungsi saraf. Karena itu, kekurangan vitamin B12 juga dapat menimbulkan dampak buruk untuk tubuh kita.

Anemia Megaloblastik

Kekurangan vitamin B12 dapat dikaitkan dengan anemia megaloblastic. Kondisi ini merupakan kelainan darah yang terjadi ketika jumlah sel darah merah berkurang dan ukurannya membesar.
Melansir dari Cleveland Clinic, penyedia layanan kesehatan umumnya mengobati anemia megaloblastic dengan suplemen vitamin B12 dan B9. Sebab, tanpa kedua jenis vitamin tersebut, tubuh kita akan menghasilkan sel-sel abnormal yang disebut sebagai megaloblast.

Neuropati

Tak hanya kekurangan vitamin B6, defisiensi vitamin B12 juga bisa memicu .kerusakan saraf tepi, atau neuropati perifer. Ini karena vitamin B12 memiliki peranan yang signifikan terhadap kerja metabolisme pembentukan myelin, yang merupakan lemak pelindung yang melapisi sistem saraf tepi kita.

Gangguan Mental

Tahukah Anda, kalau kekurangan vitamin B12 juga berpengaruh pada kesehatan mental?
Ya, melansir dari Healthline.com, kurangnya vitamin B12 dapat dikaitkan dengan depresi. Sebuah studi di tahun 2005 pun menyebutkan bahwa kurangnya vitamin B12 berkolerasi dengan meningkatnya level depresi, begitupun sebaliknya.
Hal ini karena, vitamin B12 dapat berpengaruh pada produksi serotonin di otak. Serotonin merupakan zat kimia dalam tubuh, yang dapat membantu mengatur suasana hati kita. Jika kadar serotonin yang didapat rendah, maka dapat dikaitkan dengan depresi.

Penyebab Kekurangan Vitamin B1, B6, B12

Ada banyak hal yang dapat menyebabkan seseorang mengalami kekurangan vitamin B1, B6, dan B12, seperti:

1. Diet yang Tidak Seimbang

Sebagian besar jenis vitamin B kompleks dapat ditemukan dalam berbagai sumber pangan, termasuk vitamin B1, B6, dan B12. Sehingga, defisiensi vitamin dapat terjadi ketika Anda menerapkan pola makan yang tidak teratur dan diet tak seimbang.

2. Gangguan Pencernaan

Seseorang dengan gangguan pencernaan juga rentan mengalami defisiensi vitamin. Karena masalah pada pencernaan dapat mengganggu metabolisme tubuh dan menghambat proses penyerapan nutrisi pada makanan. Alhasil, tubuh tidak bisa mendapatkan nutrisi yang mereka butuhkan secara optimal..

3. Kondisi Medis

Orang dengan kondisi medis tertentu juga sangat rentan mengalami kekurangan vitamin B, seperti mengalami penyakit pencernaan tertentu, setelah menjalankan proses operasi di pencernaan, juga minum alkohol secara berlebihan.

4. Penggunaan Obat-obatan

Penggunaan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan kekurangan vitamin B kompleks dalam tubuh Anda. Misalnya mengonsumsi obat untuk meredakan asam lambung, yang dapat mengurangi produksi asam di perut. Hal ini juga dapat berpengaruh pada penyerapan vitamin B.

5. Penuaan

Selain itu, melansir dari Cleveland Clinic, orang yang memasuki usia renta atau di atas 60 tahun juga lebih berisiko tinggi mengalami defisiensi vitamin B1, B6, dan B12.

Cara Mengatasi Kekurangan Vitamin B1, B6, B12

Setelah mengetahui bahaya dan penyebabnya, Anda juga perlu menyimak apa saja langkah yang tepat untuk mengatasi kekurangan vitamin B1, B6, dan B12 berikut ini.

1. Konsumsi Makanan Kaya Vitamin B

Langkah pertama yang perlu Anda lakukan adalah memperbaiki pola makan dan menerapkan diet yang seimbang. Anda bisa mulai mengonsumsi makanan yang kaya akan kandungan vitamin B1, B6, dan B12 berikut:

Vitamin B1

Ada banyak makanan organic yang menjadi sumber vitamin B1 terbaik, seperti:

Vitamin B6

Anda juga bisa mencukupi kebutuhan vitamin B6 harian dengan mengonsumsi beberapa bahan pangan berikut ini:

Vitamin B12

Lalu untuk memenuhi kebutuhan harian vitamin B12, Anda dapat mempertimbangkan mengonsumsi beberapa bahan pangan berikut ini:

Suplemen Vitamin

Saat mengalami defisiensi vitamin B yang serius, Anda bisa mengonsumsi suplemen vitamin B dengan berkonsultasi pada dokter terlebih dahulu. Sebab pemberian suplemen akan dilakukan sesuai dengan tipe vitamin B apa yang Anda butuhkan, dosis pemberian yang tepat, hingga adakah faktor-faktor lain yang menyebabkan Anda mengalami defisiensi vitamin B tersebut.

Pengobatan Penyebab Utama

Selain memberikan suplemen yang Anda butuhkan, dokter juga akan melakukan pengobatan penyebab utama defisiensi vitamin B yang Anda alami. Karena seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, defisiensi vitamin B dapat terjadi karena adanya masalah pada pencernaan, penggunaan obat-obatan tertentu, berusia lanjut, hingga berbagai kondisi medis lainnya.

Konsultasi dengan Dokter

Mengatasi defisiensi vitamin B1, B6, dan B12 tidaklah sesederhana Anda meminum suplemen sendiri. Anda perlu mengetahui apa saja penyebab utamanya, serta menanganinya dengan tepat agar defisiensi tidak terjadi secara berkelanjutan.
Karena itu, Anda perlu berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu untuk mendapatkan pemeriksaan menyeluruh dan memeroleh diagnosa yang akurat. Dokter juga akan membantu meresepkan suplemen dan menyarankan langkah perawatan yang cocok dengan kebutuhan Anda.

Pencegahan Kekurangan Vitamin B1, B6, B12

Melihat dampaknya pada kesehatan, Anda pasti menyadari betapa penting kecukupan asupan vitamin B1, B6, dan B12 pada tubuh Anda. Berikut ini beberapa langkah pencegahan yang bisa Anda lakukan untuk menghindari kekurangan vitamin B1, B6, dan B12:

1. Pola Makan Seimbang

Anda bisa mulai langkah pencegahan kekurangan vitamin B1, B6, dan B12 ini dengan mengonsumsi diet seimbang. Selain serat dan karbohidrat, cobalah untuk mengonsumsi makanan-makanan yang tinggi vitamin B kompleks.
Makanan yang tinggi vitamin B1, B6, dan B12 ini contohnya dari sumber pangan hewani, seperti telur, daging merah, susu, dan yogurt. Anda juga bisa mengonsumsi makanan yang diperkaya (difortifikasi), seperti sereal, roti gandum utuh, dan sereal yang diperkaya. Baca juga yuk selengkapnya, Makanan yang Mengandung Vitamin B Kompleks.

2. Suplementasi

Saat Anda sedang menjalani diet vegan, berusia lebih dari 50 tahun, sedang hamil, atau memiliki kondisi medis tertentu yang dapat menyebabkan defisiensi, Anda bisa mencukupi kebutuhan vitamin B1, B6, dan B12 dengan suplementasi. Anda bisa berkonsultasi dengan dokter untuk menentukan suplemen yang paling cocok dengan kebutuhan Anda.

3. Hindari Alkohol Berlebihan

Secara umum, mengonsumsi alkohol secara berlebihan dapat memberikan banyak masalah pada kesehatan. Defisiensi vitamin B1, B6, dan B12 adalah salah satu dampak dari minum alkohol berlebihan.
Ini terjadi karena alkohol dapat mengganggu metabolisme tubuh, yang akhirnya menghambat proses penyerapan vitamin dan nutrisi. Selain itu, minum alkohol dalam jumlah berlebihan juga dapat merusak dan mengurangi ketersediaan berbagai jenis vitamin B kompleks dalam tubuh kita.

4. Pemeriksaan Rutin

Salah satu langkah dasar untuk mencegah kekurangan vitamin B1, B6, dan B12 adalah dengan melakukan cek kesehatan rutin. Langkah ini berguna untuk mengontrol bagaimana kondisi tubuh Anda, mendeteksi dini adanya masalah kesehatan tertentu, serta mendapatkan perawatan secepat mungkin bila ada gangguan kesehatan.

5. Bahaya Jika Tidak Diatasi

Bagi kebanyakan orang, masalah kurang vitamin B1, B6, B12 mungkin kedengarannya cukup sepele. Akan tetapi, jika kekurangan vitamin B ini dibiarkan berlarut-larut tanpa perawatan yang tepat akan dapat menimbulkan berbagai dampak pada kesehatan, seperti:

6. Gangguan Sistem Saraf

Vitamin B1, B6, dan B12 memiliki peranan penting dalam merawat kesehatan saraf dan mendukung fungsi sistem saraf. Karena itu, kekurangan ketiga vitamin B tersebut dalam jangka panjang akan memicu gangguan pada sistem saraf, seperti neuropatik perifer.

7. Anemia

Kekurangan vitamin B kompleks juga dapat memicu anemia, karena karena tubuh tidak dapat memproduksi sel darah yang sehat. Padahal sel darah merah ini berperan membawa oksigen dan nutrisi ke seluruh tubuh Anda.

8. Gangguan Jantung

Pada jangka panjang, kekurangan vitamin B1, B6, dan B12 juga bisa berdampak pada kesehatan sistem kardiovaskular. Karena ketiga vitamin tersebut memiliki peran penting untuk menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah.

9. Gangguan Mental

Kekurangan vitamin B kompleks juga dapat memicu masalah kesehatan mental, misalnya dengan meningkatkan stress level dan depresi seseorang. Lebih spesifik, kekurangan vitamin B12 juga kerap dikaitkan dengan masalah depresi.

Cek Kesehatan di Granostic

Nah, Sobat Granostic, salah satu cara untuk menjaga kesehatan dan memastikan status gizi Anda dengan pasti, adalah dengan melakukan cek kesehatan secara rutin bersama tenaga medis profesional.
Kabar baiknya, Anda dapat melakukan cek kesehatan rutin ini di klinik Granostic, loh. Karena klinik Granostic memberikan layanan kesehatan terbaik dan terlengkap untuk Anda, meliputi;

Teknologi Modern

Pemeriksaan kesehatan di klinik Granostic menggunakan peralatan canggih dan teknologi modern, sehingga menghasilkan diagnosa yang akurat dan cepat.

Tenaga Profesional

Setiap prosedur layanan pemeriksaan kesehatan di Granostic juga akan dilakukan dan didampingi oleh tenaga medis profesional, seperti dokter umum, dokter spesialis, hingga staf perawat yang terlatih.

Hasil Cepat dan Akurat

Lewat cek kesehatan di Granostic, Anda juga bisa memeroleh hasil pemeriksaan secara cepat dan akurat. Hasil pemeriksaan ini dapat Anda akses dengan efisien dan mudah, yakni dapat diakses secara online lewat akun pribadi Anda di granostic.com.

Fasilitas Nyaman

Selain layanan yang cepat dan profesional, Granostic juga menyediakan fasilitas yang nyaman untuk membuat pengalaman pemeriksaan kesehatan Anda semakin optimal.

Kami percaya bahwa suasana yang nyaman ini akan kian memotivasi Anda untuk terus menjaga kesehatan, tidak takut untuk memeriksakan diri dan berobat, agar kualitas hidup Anda jadi lebih baik.

Nah, Sobat Granostic itu adalah penjelasan mengenai apa bahaya kekurangan vitamin B1, B6, dan B12. Karenanya, usahakan untuk selalu memenuhi asupan vitamin B kompleks harian Anda dengan menerapkan diet seimbang dan gaya hidup yang sehat.

Jika Anda mengalami tanda-tanda defisiensi vitamin B1, B6, dan B12 di atas, segera konsultasikan dengan tim dokter Granostic. Bersama tenaga medis ahli kami, Anda dapat memeroleh pemeriksaan yang menyeluruh dan perawatan yang tepat.
Untuk menjadwalkan konsultasi, Anda bisa menghubungi layanan customer care kami atau langsung daftar online di menu Registrasi Online. Lengkapi data Anda dan jadwalkan konsultasi sesuai kebutuhan Anda.

Yuk, lindungi diri dan keluarga Anda dengan rutin tes kesehatan bersama klinik Granostic!

Ditinjau Oleh:
Dr. Aji Wibowo


Sumber Referensi:

  1. A complete guide to B vitamins. Medical News Today. Medically reviewed by Amy Richter, RD, Nutrition. Diakses 2025
  2. Vitamin-B Deficiencies — A closer look at Vitamin B1, B6 and B12 Deficiency. Ana Stellar. Michelle Dateling (B.Optom, Dip.Sports Vision; MBA). Diakses 2025
  3. Vitamin B6 Deficiency. Merck & Co., Inc. Diakses 2025
  4. Vitamin B12 Deficiency. Cleveland Clinic. Diakses 2025








Home Service
Talk Talk to us
Loading
Toast Message