Jl. Dharmahusada No.146, Mojo, Kec. Gubeng, Kota SBY, Jawa Timur 60285

Medical Check Haji dan Umrah Surabaya

Medical Check Haji dan Umrah Surabaya

Sobat Granostic berencana untuk daftar ibadah haji? Jangan lupa, sebelum melakukan perjalanan haji Anda diharuskan untuk melakukan medical check up dan melampirkan dokumen hasilnya sebagai persyaratan daftar. Sudah tahu dimana tempat medical check up haji dan umroh di Surabaya yang berkualitas?
Beribadah haji dan umrah mengharuskan Anda melalui berbagai jenis kegiatan, berhadapan dengan kondisi iklim yang berbeda, serta melakukan perjalanan panjang. Hal ini tentu saja akan memberikan dampak tersendiri bagi kesehatan.
Karena itu, setiap jemaah haji dan umrah akan diwajibkan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan dan melampirkan bukitnya sebagai syarat pendaftaran. Dengan begitu, panitia keberangkatan dapat melakukan upaya pencegahan dan penanggulangan yang efektif, bila jemaah mengalami kekambuhan dari penyakit yang dideritanya selama umrah atau haji.
Klinik Granostic juga menyediakan layanan medical check up untuk persiapan haji dan umrah. Pada artikel ini kita akan membahas apa saja item pemeriksaan MCU persiapan haji dan umrah, serta keuntungan dan cara aksesnya di Klinik Granostic Surabaya.
Langsung baca sampai habis, ya, Sobat!

Item Pemeriksaan Medical Check Up untuk Persiapan Haji dan Umrah

Melakukan medical check up untuk persiapan haji di Klinik Granostic akan memberikan banyak keunggulan bagi Anda. Sebab, item pemeriksaan MCU yang diberikan juga sangat lengkap, meliputi:

1. Pemeriksaan Fisik Umum

Item MCU untuk persiapan haji dan umrah yang pertama adalah pemeriksaan fisik. Pemeriksaan ini dilakukan untuk mengenali kondisi tubuh dan mendeteksi dini masalah pada kesehatan lewat memeriksa fisik pasien, dari ujung kaki hingga ke ujung kepala.
Rangkaian pemeriksaan fisik ini akan dilakukan oleh dokter umum, serta melalui beberapa prosedur, seperti wawancara riwayat kesehatan, pengukuran berat dan tinggi badan, memeriksa sistem muskuloskeletal, hingga fungsi sistem saraf. Juga melakukan pemeriksaan tanda vital termasuk membaca tekanan darah, memeriksa detak jantung, dan fungsi sistem pernapasan.

2. Pemeriksaan Darah Lengkap (Complete Blood Count - CBC)

Item MCU untuk persiapan haji dan umrah selanjutnya adalah pemeriksaan darah lengkap atau complete blood count (CBC). Jenis pemeriksaan ini dilakukan untuk mengetahui jumlah sel darah merah, darah putih, dan kadar trombosit dalam tubuh Anda.
Tujuannya untuk mengenali bagaimana kondisi kesehatan Anda, serta dapat mendeteksi dini adanya masalah kesehatan tertentu dan segera dapat melakukan tindakan pengobatan secepat mungkin.

3.Pemeriksaan Gula Darah

Selanjutnya, dalam medical check up untuk persiapan keberangkatan haji dan umrah, Anda juga perlu melalui pemeriksaan gula darah.
Tujuannya untuk mengetahui bagaimana kadar gula darah dalam tubuh Anda, sehingga juga dapat membantu mencegah timbulnya komplikasi diabetes ataupun masalah kesehatan lain yang dapat membahayakan tubuh selama perjalan haji.
Ada beberapa jenis prosedur pengecekan kadar gula darah dalam tubuh, yakni:

4. Profil Lipid (Kolesterol Total, HDL, LDL, Trigliserida)

Selain kadar gula darah, pemeriksaan profil lipid untuk para jemaah haji pun sangat penting dilakukan. Apalagi, peminat ibadah haji di Indonesia umumnya didominasi dengan masyarakat usia lanjut, yang pasti sangat rentan terkena berbagai masalah yang berkaitan dengan kelebihan kolesterol jahat dalam tubuh.
Lebih akrab dengan nama pemeriksaan kolesterol, prosedur pemeriksaan ini dilakukan untuk mengetahui kadar lemak dalam darah. Prosedur ini pun umumnya mencakup perhitungan empat jenis lemak seperti kolesterol total, High Density Lipoprotein (HDL), Low Density Lipoprotein (LDL), hingga trigliserida.
Tes kolesterol ini sangat penting dilakukan untuk memantau serta mewaspadai risiko penumpukan plak lemak pada pembuluh darah arteri. Kondisi ini diketahui dapat menjadi penyebab berbagai masalah kardiovaskular, seperti tekanan darah tinggi, serangan jantung, hingga stroke.
Pemeriksaan jadi lebih penting jika jemaah haji memiliki riwayat penyakit diabetes dan hipertensi. Juga berstatus sebagai pria berusia 45 tahun, atau Wanita dengan usia lebih dari 55 tahun.

5. Pemeriksaan Fungsi Ginjal (Kreatinin, BUN, eGFR)

Selain kadar lemak dalam tubuh, item MCU yang juga perlu dilakukan oleh calon jemaah haji adalah pemeriksaan fungsi ginjal. Prosedur ini dilakukan untuk mengetahui seberapa baik ginjal bekerja, juga untuk mendeteksi dini adanya gangguan pada organ tersebut.
Pemeriksaan fungsi ginjal ini bisa dilakukan dengan meneliti sampel urine maupun darah Anda. Beberapa jenis prosedur pemeriksaan yang perlu Anda lalui untuk mengecek fungsi ginjal, antara lain:

6. Pemeriksaan Fungsi Hati (SGOT/AST, SGPT/ALT)

Selanjutnya, calon jemaah haji dan umrah pun harus melalui prosedur pemeriksaan fungsi hati. Prosedur ini dilakukan untuk mendiagnosis adanya gangguan pada organ hati. Caranya dengan mengukur perubahan kadar enzim yang dilepaskan oleh hati, sebagai respons akan adanya kerusakan atau suatu penyakit pada organ tersebut.
Beberapa jenis prosedur pengecekan fungsi hati yang bisa Anda lakukan, misalnya:

7. Rontgen Dada (Chest X-Ray)

Disebut juga sebagai rontgen thorax, merupakan prosedur MCU yang dilakukan untuk mendapatkan visualisasi dan mengevaluasi kondisi organ dalam dada menggunakan teknologi sinar X.
Melalui prosedur pemeriksaan kesehatan ini, akan dapat dideteksi berbagai masalah kesehatan pada organ dalam dada. Mulai dari masalah pada paru-paru, gangguan jantung, kelainan ukuran dan bentuk jantung, patah tulang rusuk, deposit kalsium, dan banyak lainnya.
Tak hanya itu, pemeriksaan rontgen dada ini juga dapat membantu mendeteksi dini infeksi penyakit tuberculosis, kanker paru-paru, dan masalah pada sistem kardiovaskular lainnya.

8. Elektrokardiogram (EKG)

Selanjutnya, Anda pun perlu melakukan pemeriksaan elektrokardiogram (EKG) dalam prosedur MCU untuk persiapan haji dan umrah. Pemeriksaan rekam jantung ini dilakukan untuk menyimak aktivitas listrik pada jantung. Caranya dengan menempelkan elektroda di kulit dada, lengan, dan tungkai.
Pemeriksaan EKG ini pun dilakukan dalam posisi berbaring, sedangkan saat melakukan aktifitas namanya lebih EKG-stress test inipun untuk elekterodanya penempelannya di dada dan perut saja tidak sampai yang di lengan dan tungkai.

9. Pemeriksaan Kesehatan Paru-Paru (Spirometri atau Tes Fungsi Paru)

Memeriksa kesehatan paru-paru juga sangat penting dilakukan oleh calon jemaah haji dan umrah. Mengingat ibadah haji juga dilakukan dalam rentang waktu yang tak sebentar, memerlukan perjalanan panjang, berdesakan dengan banyak orang, serta berada di wilayah dengan iklim yang cukup berbeda dengan lingkungan tempat tinggal.
Memastikan bahwa fungsi paru-paru berjalan dengan baik, tentu sangatlah penting. Juga dapat mendeteksi dini adanya gangguan paru-paru, pasti akan membantu panitia dan peserta untuk menanggulangi masalah yang mungkin datang nantinya.
Untuk memeriksa kesehatan paru-paru, Anda dapat melalui tes spirometri. Prosedur ini dilakukan untuk memeriksa kondisi serta fungsi sistem pernapasan, yang dilakukan untuk mendiagnosis penyakit pada saluran pernapasan serta efektivitas pengobatan.

10. Vaksinasi

Selain pemeriksaan kesehatan, calon jemaah haji juga perlu melakukan vaksinasi. Dua jenis vaksinasi yang harus dilakukan antara lain:

Vaksin Meningitis

Vaksin meningitis sendiri pada dasarnya wajib dilakukan untuk jemaah haji, namun tidak untuk umrah. Meski begitu, vaksinasi meningitis sangat dianjurkan bagi peserta umrah maupun haji, karena Timur Tengah termasuk salah satu daerah endemis meningitis.
Selain itu, vaksinasi ini juga sangat penting untuk Anda yang memiliki riwayat penyakit komorbid.

Vaksin influenza

Selain vaksinasi meningitis, calon jemaah haji pun diwajibkan untuk mendapatkan vaksin influenza dan pneumonia. Pemberian vaksinasi ini bertujuan untuk menjaga agar Jemaah tetap sehat dan mencegah transmisi kedua penyakit menular tersebut.

11. Pemeriksaan Kesehatan Kaki

Selama menunaikan rangkaian ibadah haji, akan ada banyak kegiatan fisik yang dilakukan dan mengharuskan Anda berjalan kaki dalam waktu yang lama serta dalam cuaca yang panas. Inilah mengapa melakukan pengecekan kesehatan kaki juga sangat penting dilakukan oleh para calon jemaah.
Lewat pemeriksaan kesehatan kaki lengkap, Anda bisa mengetahui bagaimana kondisi otot, persendian, syaraf pada kaki Anda. Kemudian dapat mendiskusikan dan menerapkan latihan fisik Bersama dokter untuk membuat kaki lebih kuat.

12. Pemeriksaan Kesehatan Mental

Tak hanya pemeriksaan fisik, kesehatan mental pun perlu diperhatikan ketika akan berangkat haji. Tes kesehatan mental ini dilakukan untuk memeriksa dan mengevaluasi kesehatan psikologis atau mendeteksi gangguan kejiwaan seseorang sejak dini.
Selain itu, tes kesehatan mental juga bisa dilakukan untuk mendiagnosis fobia dan kecanduan seseorang terhadap sesuatu, seperti minuman beralkohol maupun narkoba.

13. Tes Urin

Tes urin sendiri sangat umum dilakukan dalam prosedur cek kesehatan. Fungsinya juga sangat beragam, mulai dari mendeteksi adanya gangguan pada organ-organ tubuh, hingga mendeteksi adanya zat-zat terlarang seperti narkoba dalam darah.

Mengapa Medical Check Up Haji dan Umrah Penting?

Setelah menyimak ketiga belas item medical check up untuk persiapan haji dan umrah di atas, Anda mungkin merasa bahwa proses yang dilalui cukup panjang. Namun, sebenarnya, tes ini sangat penting dilakukan dalam mempersiapkan diri untuk melakukan ibadah haji.
Beberapa alasan mengapa medical check up ini penting bagi persiapan haji dan umrah misalnya:

1. Deteksi Dini Masalah Kesehatan

Salah satu manfaat utama dari MCU persiapan haji adalah untuk mendeteksi dini masalah kesehatan. Apalagi ibadah haji dilakukan dalam rentang waktu 40 hari dan membuat Anda perlu melakukan aktivitas fisik yang cukup melelahkan.
Aktivitas ini tentu akan memberikan dampak pada kondisi fisik Anda, dan bila tanpa mengetahui adanya gangguan tertentu terhadap kesehatan Anda, akan dapat menimbulkan masalah yang cukup besar.
Berbeda ketika Anda telah memahami bagaimana kondisi tubuh dengan baik. Bersama panitia dan tim kesehatan yang ada, Anda dapat melakukan upaya pencegahan dan penanggulangan bila kesehatan Anda tiba-tiba memburuk.

2. Kesiapan Fisik

Seperti yang telah sedikit kita singgung sebelumnya, bahwa kesiapan fisik merupakan hal yang sangat penting saat akan beribadah haji. Karena ibadah ini melalui durasi yang cukup panjang, dengan berbagai rangkaian aktivitas fisik yang padat.
Karenanya, mempersiapkan fisik agar selalu bugar dan tak gampang terserang penyakit adalah hal yang sangat penting. Sehingga ibadah haji akan dapat berjalan dengan lebih lancar.

3. Persyaratan Administrasi

Terakhir, MCU untuk haji dan umrah ini juga penting dilakukan sebagai bagian dari persyaratan administrasi. Pemerintah Indonesia pun memasukkan pemeriksaan kesehatan ini menjadi persyaratan wajib bagi pendaftar ibadah haji. Sebab, kasus angka kematian haji sendiri masih cukup tinggi, misalnya saja pada tahun 2023 yang mencapai sebanyak 774 orang wafat.
Secara teknis, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) melalui KMK No HK.01.07/MENKES/2118/2023, menyusun regulasi mengenai standar teknis pemeriksaan kesehatan dalam penetapan status istitha'ah kesehatan Jemaah haji.
Pemeriksaan kesehatan haji yang dimaksud ini juga meliputi berbagai rangkaian prosedur, seperti:

Layanan Medical Check Up Haji dan Umrah di Klinik Granostic

Mengingat betapa pentingnya medical check up untuk persiapan haji dan umrah ini, Klinik Granostic hadir dengan memberikan layanan pemeriksaan kesehatan yang lengkap dan terpercaya.
Lewat pengawasan dari dokter yang berpengalaman dan tim medis ahli, Anda dapat memperoleh penanganan cek kesehatan yang cepat dan efisien. Tak hanya itu, hasil yang didapat pun dipastikan akurat karena melalui SOP yang ketat dan mesin berteknologi tinggi.
Selain itu, akses layanan medical check up untuk haji dan umrah di Klinik Granostic ini juga sangat mudah, loh. Anda bisa mengatur jadwal tes sesuai dengan kebutuhan Anda dengan menghubungi nomor call center kami, atau langsung mendaftar di klinik kami.
Yuk, lakukan cek kesehatan sebelum menunaikan ibadah haji dan umrah di Klinik Granostic!

Home Service
Talk Talk to us
Loading
Toast Message