Kenapa Flu Tidak Kunjung Sembuh?

Merasa gejala flu tak kunjung sembuh padahal sudah minum obat? Ketahui apa saja penyebab flu tak kunjung sembuh dan cara pengobatannya yang tepat lewat artikel berikut ini.
Flu merupakan jenis penyakit yang sangat umum terjadi pada masyarakat. Umumnya, gejala flu akan bertahan selama 7–10 hari. Namun tak jarang juga gejala flu dapat bertahan hingga 2 minggu bahkan lebih.
Ketika mendapati gejala bertahan lebih lama dari durasi umumnya, sangat wajar bila Anda merasa khawatir dan menduga bila ada sesuatu yang lebih serius terjadi.
Karena itu, pada artikel kali ini, Granostic akan membagikan informasi kenapa flu yang Anda alami tak kunjung sembuh, serta bagaimana cara mengatasinya dengan tepat.
Let’s check it out!
Penyebab Flu Terasa Lama Sembuh
Berikut ini beberapa faktor yang berkemungkinan besar menyebabkan flu terasa lama sembuh contohnya diagnosa yang membuat flu jadi terasa lama, misal adanya sinusitis maksilaris, Ca Nasofaring, Untuk detailnya yuk pelajari:
1. Infeksi Sekunder
Sobat Granostic, tahukah Anda bahwa flu dapat jadi lebih buruk dan menimbulkan komplikasi? Inilah yang kemudian kita sebut sebagai infeksi sekunder, di mana infeksi oleh bakteri atau virus terjadi selama atau setelah pengobatan untuk infeksi pertama.
Indikasi terjadi infeksi sekunder ini dapat dilihat dari gejala flu yang makin memburuk, atau saat gejalanya tampak membaik namun kembali memburuk. Infeksi sekunder yang paling berisiko adalah pneumonia, yakni radang paru-paru basah, dan sepsis.
Menurut National Library of Medicine dari National Center for Biotechnology Information (NCBI), disebutkan bahwa bakteri pneumonia sering terjadi setelah infeksi influenza. Infeksi sekunder ini terutama melibatkan sekelompok bakteri tertentu, seperti Streptococcus pneumoniae, Staphylococcus aureus, Haemophilus influenzae, dan Streptococcus pyogenes.
2. Sistem Kekebalan Tubuh yang Lemah
Penyebab flu tidak kunjung sembuh selanjutnya adalah karena sistem kekebalan tubuh yang lemah. Gejala flu, seperti batuk terus menerus, lebih umum terjadi pada orang yang sistem kekebalan tubuhnya lemah.
Hal ini biasanya terjadi pada seseorang yang menjalani pengobatan dan memiliki kondisi medis tertentu, berusia di atas 65 tahun, hingga pernah menjadi perokok.
3. Kelelahan atau Stres
Stres tak hanya mempengaruhi Anda secara psikologis, namun juga bisa membuat kondisi kesehatan tubuh memburuk dan menjadikan flu tidak kunjung sembuh. Ini karena saat stres, sistem kekebalan tubuh akan terganggu sehingga tubuh tidak bisa melawan virus flu dengan optimal.
Selain itu, stres yang berkelanjutan pun akan mengurangi limfosit tubuh, yang merupakan sel darah putih yang melawan infeksi.
Hal ini dapat membuat Anda lebih sering terserang flu biasa dan infeksi virus lainnya. Stres kronis juga dapat mengganggu kadar kortisol, yang dapat meningkatkan peradangan.
4. Alergi
Flu memiliki gejala yang cukup umum, sehingga sangat sering seseorang salah mengartikan penyakit lain sebagai gejala flu, seperti alergi. Ini karena alergi beberapa gejala yang mirip dengan flu seperti batuk, hidung meler, dan bersin-bersin.
Meski Anda mungkin tidak tahu berapa lama gejala flu akan berlangsung, akan tetapi flu umumnya memerlukan beberapa hari untuk dapat muncul sepenuhnya. Sementara gejala alergi akan dating dengan cepat, serta berlangsung selama Anda terpapar dengan allergen.
5. Lingkungan yang Tidak mendukung
Lingkungan tempat tinggal yang tidak mendukung, seperti memiliki udara yang kotor dan sanitasi yang buruk, juga akan membuat flu Anda bertahan lebih lama. Karena lingkungan yang tidak nyaman akan membuat istirahat Anda tidak maksimal, yang akan mempengaruhi daya tahan tubuh dan membuat Anda lebih rentan terkena stres.
Sementara itu, jika lingkungan Anda memiliki kualitas udara yang buruk dan sanitasi yang tidak sehat, akan menyebabkan tubuh Anda rentan mengalami infeksi sekunder. Kondisi ini akan memperburuk gejala flu yang Anda alami.
6. Varian Virus yang Lebih Kuat
Salah satu alasan kenapa flu tidak kunjung sembuh adalah karena Anda terinfeksi oleh varian virus yang lebih kuat. Menurut CDC Organization, virus flu dapat berubah atau bermutasi. Singkatnya, perubahan kecil pada HA dan NA virus flu secara terus menerus akan mengakibatkan hilangnya atau berkurangnya perlindungan terhadap virus flu tertentu.
Ketika virus flu menjadi berbeda secara antigenik, yang umumnya berarti bahwa sifat antigenik virus cukup berbeda sehingga sistem imun tubuh akan lebih sulit mengenali dan melawan virus tersebut.
Cara Mengatasi Flu yang Tak Kunjung Sembuh
Setelah menyimak apa saja kemungkinan flu tidak kunjung sembuh di atas, selanjutnya Anda juga bisa menyimak berbagai cara mengatasi kondisi tersebut di bawah ini.
1. Istirahat yang Cukup
Berikan waktu bagi tubuh mendapatkan energi yang cukup untuk melawan virus dengan beristirahat dan tidur berkualitas.
Istirahat juga sangat penting ketika Anda mengalami emam, setidaknya hingga 24 jam setelah demam Anda turun. Selain untuk memaksimalkan penyembuhan flu, Anda juga sangat mudah menularkan virus saat demam tinggi.
2. Perbanyak Minum (hangat lebih baik)
Salah satu gejala flu adalah demam tinggi, yang dapat membuat Anda berkeringat dan lemas. Bahkan, tak jarang juga saat flu Anda mengalami muntah-muntah dan diare.
Kondisi ini membuat tubuh Anda membutuhkan lebih banyak cairan untuk mengganti yang hilang, bahkan lebih banyak lagi untuk melawan infeksi influenza.
Air putih adalah pilihan terbaik untuk memberikan hidrasi tubuh, namun Anda juga bisa minum teh herbal, makan sup, atau makan buah dan sayur dengan kandungan air tinggi. Sebaliknya, Anda bisa menghindari alkohol dan kafein yang dapat menyebabkan dehidrasi.
3. Konsumsi Makanan Bergizi
Makan secara teratur dengan menu sehat dan bergizi tinggi sangatlah penting untuk mendukung pemulihan flu. Buah-buahan dan sayuran menyegarkan misalnya, yang bisa menyediakan vitamin, mineral, dan antioksidan. Kandungan gizi ini membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh Anda saat melawan virus.
Meskipun Anda mungkin tidak memiliki banyak nafsu makan saat flu, tetap pastikan tetap makan secara teratur untuk menjaga stamina Anda. Baca yuk rekomendasi Granostic mengenai makanan dan minuman untuk meredakan flu.
4. Hindari Pemicu Alergi
Jika penyebab dari lamanya gejala flu Anda berlangsung, maka untuk mengatasinya Anda perlu menghindari pemicunya. Gejala batuk-batuk, pilek, dan alergi lainnya akan dapat berhenti ketika Anda menjauhi alergen.
5. Gunakan Humidifier
Tahukah Anda, udara yang kering juga dapat memperburuk gejala-gejala flu. Alat penguap atau humidifier, dapat membantu menambahkan kelembapan ke udara dan membuat melegakan hidung tersumbat.
Pengobatan
Selain cara mengatasi gejala flu yang tidak kunjung sembuh di atas, Anda juga bisa menerapkan beberapa pengobatan di bawah ini.
1. Obat Pereda Gejala
Obat-obatan untuk mengatasi gejala flu sangat mudah di temukan di pasaran dan apotik. Anda bisa memilih jenis obat yang bisa mengatasi gejala yang Anda alami, seperti hidung tersumbat, batuk, demam, dan lainnya.
Beberapa jenis obat yang bisa membantu meringankan gejala flu, seperti:
Pereda nyeri untuk mengurangi demam, sakit kepala, dan nyeri tubuh. Misalnya ibuprofen dan asetaminofen.
Dekongestan, obat ini dapat Anda konsumsi untuk membuka saluran hidung dan mengurangi tekanan pada sinus.
Pereda batuk seperti dextromethorphan.
Ekspektoran untuk membantu mengencerkan lendir kental dan bermanfaat untuk batuk basah yang menghasilkan lender.
Antihistamin yang umumnya digunakan untuk melawan gejala alergi, serta memiliki efek sedatif untuk membantu Anda tidur.
2. Konsultasi ke Dokter
Flu yang bertahan dalam waktu lama dapat mengindikasikan adanya komplikasi, karena itu Anda sangat dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan langsung ke dokter umum.
Dalam hal ini, dokter umum di klinik Granostic dapat menjadi pilihan yang ideal untuk Anda. Dokter umum kami dapat membantu melakukan pemeriksaan yang menyeluruh, sehingga dapat memberikan pengobatan dan perawatan yang tepat sasaran. Dokter akan melakukan interview singkat tentang gejala yang ada, memeriksa fisik jika dibutuhkan dan akan melakukan pemeriksaan penunjang.
Untuk memastikan diagnosa dan penyebabnya sehingga terapi yang diberiksan bisa tepat sasaran, Nantinya dokter akan memberikan tindakan yang sesuai seperti antivirus, antibiotik, anti alergi atau bahkan terapi lain yang memang dibutuhkan sesuai dengan analisa dan diagnosa dokter.
Selain itu, klinik Granostic pun menyediakan layanan vaksin influenza yang dapat Anda akses dengan mudah lewat layanan call center dan bisa dilakukan di rumah.
Penasaran? Langsung ajukan pertanyaanmu seputar layanan vaksin flu di Granostic dengan klik tombol di bawah ini, ya!
Ditinjau Oleh:
Dr. Aji Wibowo
Sumber Referensi:
- WebMD. (n.d.). Why Your Cold Won’t Go Away. Diakses pada 2024.
- A.Vogel UK. (n.d.). 5 reasons your flu won't go away. Artikel ditulis oleh pakar kesehatan herbal, namun tidak mencantumkan dokter medis sebagai peninjau. Diakses pada 2024.
- ScienceDaily. (2010, May 27). Why some flu viruses are more deadly. Diakses pada 2024.
- Medical News Today. (2019, March 25). Why do I have the flu but no fever?. Diakses pada 2024.

