Apa Sih Keunggulan Menu MPASI Daging Sapi? Berikut Detailnya

Saat memilih menu Makanan Pendamping ASI (MPASI) yang sehat dan tepat untuk si Kecil, Moms tentu perlu memperhatikan komposisi dan bahannya. Salah satu bahan MPASI yang tinggi manfaat adalah daging sapi, kenapa begitu?
Saat memasuki usia 6 bulan, kebutuhan nutrisi si Kecil tak lagi dapat dipenuhi lewat susu formula ataupun ASI. Karenanya, kehadiran MPASI sangatlah penting untuk mengisi kekurangan dan kebutuhan nutrisi tersebut.
Agar dapat memberikan manfaat optimal, kandungan gizi dalam MPASI pun perlu diperhatikan. Baiknya, MPASI mengandung vitamin, serat, mineral, juga lemak sehat yang bisa mendukung tumbuh kembang bayi.
Daging sapi adalah contoh dari bahan pangan yang dapat memenuhi kebutuhan tersebut. Sebab ada banyak kandungan baik dalam MPASI daging sapi. Apa saja?
Keunggulan Menu MPASI Daging Sapi
Moms, tahu nggak sih? Setiap 100 gram daging sapi, terkandung setidaknya 70 kalori yang sangat baik untuk memenuhi kebutuhan energi si Kecil. Kandungan nutrisinya juga cukup beragam, mulai dari protein, zat besi, zinc, vitamin B12 dan B6, dan banyak lainnya.Moms bisa menyimak penjelasan lengkap soal kandungan tersebut lewat ulasan di bawah ini:
1. Kaya Akan Zat Besi
Daging sapi sangat kaya akan zat besi. Kandungan ini berperan sangat baik untuk metabolisme energi, menunjang perkembangan otak, mengatur suhu tubuh, hingga mendukung kinerja otot tubuh anak.2. Sumber Protein Berkualitas Tinggi
Protein merupakan kandungan terbesar dalam daging sapi, yakni setiap dalam setiap 100 gramnya, terdapat 26,1 gram protein.Keberadaan protein dalam MPASI akan membantu mendukung tumbuh kembang bayi. Misalnya dalam pembentukan jaringan baru, sebagai sumber energi,memperbaiki dan mendukung fungsi otak, hingga membentuk antibodi.
3. Mengandung Zinc
Nutrisi dalam daging sapi selanjutnya adalah zinc, yang sangat baik dalam memperkuat sistem kekebalan tubuh dan menunjang metabolisme tubuh anak.4. Vitamin B12 dan B6
Daging sapi pun mengandung Vitamin B12 dan B6 ini, keduanya memiliki manfaat yang sangat besar untuk kesehatan dan pertumbuhan si Kecil.Vitamin B6 sendiri memiliki peranan yang sangat penting dalam metabolisme energi dan pembentukan sel darah pada tubuh si Kecil. Sementara vitamin B12 akan menjadi salah satu sumber terbaik dari daging sapi, yang berperan penting dalam membentuk sel darah dan sistem saraf serta otak anak.
Selain keempat nutrisi di atas, daging sapi pun memiliki kandungan gizi yang sangat beragam. Seperti Vitamin B3, fosfor, vitamin D, selenium, dan asam lemak omega 3.
Cara Mengolah Daging Sapi untuk MPASI
Agar kandungan nutrisi dalam daging sapi terjaga dan dapat dicerna dengan baik oleh si Kecil, maka Moms juga perlu menerapkan cara pengolahannya dengan tepat. Seperti dalam panduan di bawah ini!1. Pilih Potongan Daging yang Tepat
Langkah pertama, Moms perlu memperhatikan kualitas bagian daging. Pilihlah daging sapi berkualitas baik, yang tanpa lemak atau rendah lemak.2. Rebus atau Kukus
Sementara untuk cara memasaknya, Moms dianjurkan untuk merebus atau mengukusnya, serta mengolahnya dengan slow cooker. Sebab, ketika Moms merebus daging sapi, nutrisi dapat larut ke air rebusan. Agar lebih cepat matang dan empuk, Anda perlu memotong daging menjadi potongan kecil.3. Haluskan
Selanjutnya, perhatikan tekstur MPASI. Moms perlu menyajikan MPASI dengan tekstur yang disesuaikan dengan kemampuan makan dan usia si Kecil. Melansir dari panduan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), pembagian tahapan tekstur MPASI bisa dibagi ke dalam fase berikut ini:- Fase MPASI Usia 6–9 Bulan: Tekstur yang disarankan berupa puree (saring) dan bubur yang dilumatkan (mashed).
- Fase MPASI Usia 9–12 Bulan: Tekstur MPASI yang disarankan dapat berupa cincang halus (minced), cincang kasar (chopped), dan finger food.
- Fase MPASI Usia 12–23 Bulan: berupa makanan keluarga yang dihaluskan agar mudah dikunyah dan dicerna oleh bayi.
4. Kombinasikan dengan Sayuran
Meskipun daging sangat kaya akan berbagai nutrisi, Moms juga tak bisa hanya menyuguhkan bahan tersebut sebagai MPASI si Kecil. Imbangi konsumsi daging ini dengan sayuran, yang juga bisa menambah variasi tekstur, rasa, dan memperkaya gizi dalam makanan si Kecil.Resep MPASI Daging Sapi
Nah, Moms, berikut adalah 5 MPASI daging sapi yang bisa jadi inspirasi menu makan si Kecil. Apa saja?1. Puree Daging Sapi dan Kentang
Mengombinasikan daging sapi dan kentang adalah ide yang patut untuk dicoba sebagai menu MPASI si Kecil. Kentang diketahui sebagai sumber karbohidrat kompleks, yang mengandung gula lebih rendah dari nasi.Anda bisa mengombinasikannya dengan daging sapi dan menyajikannya sebagai puree yang lembut. Hidangan ini sangat cocok untuk bayi berusia 6 bulan, yang masih belum bisa mengunyah makanan dengan baik.
Bahan:
- Siapkan 50 gram daging sapi tanpa lemak, dipotong kecil-kecil
- 1 buah kentang, dikupas dan dipotong kecil-kecil
- Air secukupnya
Cara Membuat:
- Rebus daging sapi hingga matang.
- Rebus kentang hingga empuk.
- Blender daging sapi dan kentang bersama sedikit air rebusan kaldu rebusan sapi hingga halus.
- Tunggu hingga MPASI jadi lebih dingin, setelahnya sajikan dalam mangkuk kecil.
2. Puree Daging Sapi dan Wortel
Anda pun bisa memadukan daging sapi yang lezat dengan wortel sebagai puree. Wortel memiliki banyak kandungan nutrisi yang sangat baik untuk kesehatan si Kecil, termasuk vitamin A, betakaroten, hingga kaya serat.Selain itu, wortel juga secara alami memiliki rasa manis sehingga dapat menambah cita rasa dari puree yang akan Anda sajikan. Untuk cara pembuatannya, Anda bisa menyiapkan beberapa bahan berikut;
Bahan:
- Siapkan 50 gram daging sapi tanpa lemak, dipotong kecil-kecil
- 1 buah wortel, dikupas dan dipotong kecil-kecil
- Air secukupnya
Cara Membuat:
- Rebuslah daging sapi hingga empuk, kemudian angkat dan jangan buang dulu air kaldunya.
- Kemudian rebus wortel hingga empuk.
- Blender rebusan daging sapi dan wortel bersama sedikit air kaldu yang Anda sisihkan hingga halus.
- Tunggu MPASI jadi dingin, setelahnya suguhkan dalam mangkuk kecil.
3. Puree Daging Sapi dan Brokoli
Brokoli juga bisa menjadi kombinasi yang tepat untuk puree daging sapi. Sebab, sayuran ini sangatlah kaya serat dan sangat baik dalam merawat pencernaan si Kecil.Selain itu, warnanya yang mencolok pun akan menambah variasi tersendiri dalam tekstur puree.
Bahan:
- Siapkan 50 gram daging sapi tanpa lemak, bersihkan kemudian dipotong kecil-kecil
- 1/2 cangkir brokoli, dipotong kecil-kecil
- Air secukupnya
Cara Membuat:
- Rebus daging sapi hingga matang dan empuk.
- Kemudian kukus brokoli hingga empuk.
- Blender daging sapi dan brokoli bersama sedikit air kaldu dari rebusan daging, hingga halus.
- Tunggu MPASI dingin, baru hidangkan dalam mangkuk kecil.
4. Puree Daging Sapi dan Labu Kuning
Labu kuning juga merupakan jenis sayuran yang tinggi serat, vitamin dan mineral. Bahan pangan ini bahkan memiliki beragam manfaat yang baik untuk kesehatan si Kecil seperti memperkuat sistem imun, melindungi Kesehatan mata, juga memperlancar pencernaan bayi.Anda dapat mengombinasikannya bersama daging sapi untuk menjadi menu MPASI sehat untuk bayi. Berikut bahan dan cara pembuatannya:
Bahan:
- Siapkan 50 gram daging sapi tanpa lemak, cuci dan potong jadi kecil-kecil
- 1/2 cangkir labu kuning, bersihkan kulit dan bijinya, lalu potong kecil-kecil.
- Air secukupnya
Cara Membuat:
- Langkah pertama, rebus daging sapi hingga matang dan empuk.
- Kukus labu kuning hingga matang dan empuk.
- Blender daging sapi dan labu kuning bersama, tambahkan sedikit air kaldu sapi, hingga halus.
- Tunggu MPASI jadi lebih dingin, baru sajikan untuk si Kecil dalam mangkuk kesayangan mereka.
5. Puree Daging Sapi dan Bayam
Bayam termasuk jenis sayuran yang sangat familiar bagi masyarakat Indonesia. Bahkan, sayuran ini sudah jadi bagian menu MPASI si kecil sejak lama, loh.Sebagai salah satu jenis sayuran hijau, bayam mengandung serat tinggi, zat besi, dan berbagai vitamin maupun mineral lainnya. Karena itu, bayam sangat cocok dikombinasikan dengan daging sapi sebagai menu MPASI andalan.
Berikut ini panduan cara pembuatan dan bahan-bahan yang dibutuhkan untuk memasak puree daging sapi dan bayam:
Bahan:
- Siapkan 50 gram daging sapi tanpa lemak, kemudian bersihkan dan potong kecil-kecil
- 1/2 cangkir bayam, dicuci bersih
- Air secukupnya
Cara Membuat:
- Rebus daging sapi hingga matang dan empuk.
- Selanjutnya, Anda bisa mengukus bayam hingga layu.
- Tunggu hingga rebusan daging dan bayam dingin, kemudian blender kedua bahan tersebut bersama sedikit air kaldu hingga halus.
- Sajikan puree bayam dan daging sapi dalam mangkuk kecil.
Cara Menyimpan MPASI Daging Sapi
Selain pemilihan dan pengolahan daging sapi, Anda pun perlu memperhatikan bagaimana cara menyimpan MPASI daging sapi yang tepat berikut ini:1. Pendinginan
Setelah meletakkan MPASI dalam wadah yang rapat, Moms bisa menyimpannya di rak kulkas. Akan tetapi metode ini tidak bisa mempertahankan kualitas MPASI dalam waktu lama, hanya 2 hari saja.2. Pembekuan
Moms bisa menyimpan MPASI dalam freezer dengan suhu minimal 5 derajat celcius, dalam rentang 3-6 bulan. Akan tetapi, umumnya setelah tiga bulan, akan terjadi perubahan tekstur, warna, dan rasa. Sehingga lebih baik Moms tidak memberikannya pada si Kecil.Penghangatan Puree daging sapi yang beku
Saat menghangatkan MPASI yang dibekukan, Moms juga perlu menerapkan cara yang tepat agar rasa dan kandungan nutrisinya tidak berubah. Berikut panduannya, Moms:
- Pindahkan terlebih dahulu dalam lemari pendingin, atau menggunakan alat penghangat makanan dengan mode defrost, kurang lebih selama 24 jam.
- Kemudian panaskan MPASI tersebut di atas kompor maupun dengan microwave.
- Tunggu beberapa saat sampai hangat, baru hidangkan ke si Kecil.
- Perlu Moms perhatikan, jika Si Kecil tidak menghabiskan MPASI tersebut. Maka Anda tidak boleh lagi menyimpannya, ya.
Konsultasi Gizi Ke Dokter
Menyiapkan MPASI untuk si Kecil memang kadang menjadi hal yang cukup tricky untuk orang tua. Sebab, Anda harus selektif dalam memilih bahan, menyimak betul bagaimana cara memasak dan menyajikannya, hingga bagaimana langkah penyimpanan yang tepat.Karena itu, bila Anda masih memiliki pertanyaan terkait MPASI dan kebutuhan gizi si Kecil, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter anak. Sebab, Bersama ahlinya, Anda dapat mengetahui sejauh mana perkembangan tubuh si Kecil dan kebutuhan akan gizi yang harus dipenuhinya agar tumbuh secara optimal.
Kabar baiknya, Anda dapat melakukan konsultasi gizi ini bersama dokter dan tenaga kesehatan terkait di Klinik Granostic. Bersama tenaga kesehatan ahli kami, Anda bisa mendapatkan prosedur pemeriksaan medis lengkap, cepat, dan efisien.
Anda bahkan bisa mengkonsultasikan apapun mengenai kondisi perkembangan si Kecil, lalu dokter akan memberikan saran dan arahan yang efektif untuk keresahan Anda.
Bagaimana? Tertarik untuk mulai Medical Check Up (MCU) melalui Baby Packages dan konsultasi gizi Klinik Granostic?
Langsung hubungi layanan Home Service bila Anda ingin melakukan konsultasi jarak jauh. Atau datang ke klinik kami untuk konsultasi tatap muka langsung.
Yuk, Moms dan Dads, pantau tumbuh kembang si Kecil dengan rutin cek kesehatan bersama dokter Klinik Granostic!

