Jl. Dharmahusada No.146, Mojo, Kec. Gubeng, Kota SBY, Jawa Timur 60285

Hai New Mom! Cari Tau Yuk Apa Itu MPASI? Berikut Penjelasannya

 Apa Itu MPASI?

Hi, Moms! Sebagai orang tua baru, Anda mungkin overwhelming dengan berbagai informasi penting seputar Si Kecil. Salah satunya yang berkaitan dengan pemenuhan gizi Si Kecil lewat MPASI. Memang apa sih MPASI itu? Juga bagaimana aturan pemberiannya yang tepat?
Memastikan Si Kecil mendapatkan asupan gizi dan nutrisi seimbang adalah hal yang sangat penting. Karena berkaitan dengan pertumbuhan otak dan tubuh mereka di masa mendatang.
Moms juga pasti sudah berusaha sangat keras untuk memberikan yang terbaik, misalnya dengan memberikan ASI atau susu formula untuk Si Kecil. Akan tetapi, seiring dengan pertumbuhan buah hati, tentu ASI saja tidak akan cukup.
Karenanya, Moms dianjurkan untuk memberikan MPASI dengan komposisi gizi yang seimbang. Dalam artikel ini, Granostic akan menjelaskan pada Anda secara lengkap mengenai apa itu MPASI dan aturan pemberian yang tepat untuk mama muda.
Penasaran, kan? Langsung baca artikelnya di bawah ini, yuk, Moms!

Pengertian MPASI

First thing first, apa itu MPASI? Yang dimaksud dengan MPASI merupakan singkatan dari makanan pendamping ASI. Makanan ini diberikan pada Si Kecil ketika memasuki usia 6 bulan.
Melansir dari panduan pemberian MPASI oleh WHO, makanan ini merupakan hak setiap bayi untuk memperoleh asupan nutrisi yang cukup sesuai dengan usia mereka. Sebab, saat mendapatkan makanan pendamping yang tepat dan bergizi, bayi akan bisa bertahan hidup, tumbuh, dan berkembang dengan baik.
Dalam rentang usia 6 hingga 23 bulan, pemberian ASI dan MPASI akan dapat mencukupi kebutuhan nutrisi, vitamin, dan mineral pada tubuh Si Kecil. Ketiga nutrisi ini sangatlah penting untuk mendukung proses pertumbuhan dan perkembangan fisik, serta fungsi kognitif Buah Hati Anda.
Selain itu, tahukah Moms bahwa MPASI ini memiliki banyak manfaat untuk Si Kecil? Berikut penjelasan lengkapnya, ya!

Pentingnya Pemberian MPASI

MPASI memiliki peranan yang sangat penting bagi pertumbuhan anak. Untuk penjelasan lengkapnya, Moms bisa simak ulasan berikut ini:

1. Nutrisi Tambahan

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, ketika memasuki usia 6 bulan nutrisi dalam ASI saja tidaklah cukup untuk pertumbuhan dan perkembangan si Kecil.
Namun dalam kondisi tertentu, misalnya saat berat badan si Kecil tidaklah naik dengan semestinya, Anda perlu mulai memberikan MPASI. Proses ini pun perlu melalui evaluasi penyebab dan kesiapan makan Si Kecil oleh dokter.
Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyarankan untuk memberikan makanan dengan kandungan makronutrien sebagai sumber energi, protein hewani dan nabati. Juga melengkapi kebutuhan mikronutrien, yaitu mineral dan vitamin seperti kalsium, zinc, vitamin C, vitamin A, dan asam folat.

2. Perkembangan Motorik

Tak hanya untuk mencukupi kebutuhan nutrisi, memberikan MPASI juga dapat melatih motorik halus si Kecil. Kemampuan motorik halus sendiri adalah kemampuan si Kecil untuk mengontrol gerakan otot-otot halus yang berada di sekitar tangan, termasuk pada jari-jarinya.
Sebab, ketika si Kecil sudah berlatih untuk makan sendiri, tangannya akan berusaha terjulur untuk meraih dan mengambil makanan dengan jemari mereka. Gerakan tersebut diketahui dapat memberikan stimulus yang sangat baik untuk melatih gerakan motorik Buah Hati.

3. Adaptasi Rasa dan Tekstur

Ketika memberikan MPASI, bagi si Kecil itu bukan hanya tentang makan dan memenuhi kebutuhan gizi mereka. Namun sebagai petualangan baru untuk mengenali rasa dan tekstur makanan. Sehingga, hal ini akan membantu si Kecil untuk menentukan selera dan pola makan mereka di masa mendatang.
Moms dapat memanfaatkan masa MPASI ini dengan sebaik mungkin untuk membentuk selera dan pola makan sehat pada si Kecil. Anda bisa memperkenalkan sayur-sayuran, buah-buahan, dan makanan sehat lainnya pada si Kecil.

4. Pencegahan Kekurangan Gizi

Pada periode usia 6–23 bulan si Kecil juga sangatlah krusial, karena ketika Anda mencukupi kebutuhan nutrisi lewat MPASI, akan mencegah terjadinya malnutrisi pada bayi.
Misalnya gizi buruk, kekurangan berat badan, kelebihan berat badan, juga berbagai masalah kesehatan pada si Kecil terkait dengan kecukupan asupan nutrisi lainnya.

Aturan Pemberian MPASI

Setelah menyimak betapa pentingnya pemberian MPASI di atas, Moms pasti setuju untuk menerapkan pola makan sehat ini pada si Kecil, bukan?
Namun pemberian MPASI ini juga sebaiknya harus diperhatikan dan dilakukan dengan tepat. Sehingga anak akan mendapatkan nutrisi yang cukup, tidak berlebih atau kekurangan.
Berikut aturan pemberian MPASI yang bisa Moms terapkan untuk si Kecil:

1. Waktu Pemberian

Pertama, Anda harus memperhatikan waktu pemberian MPASI yang tepat, yakni mulai usia 6 bulan, ya Moms.
Namun, jika si Kecil mengalami kondisi tertentu seperti penurunan atau kenaikan berat badan yang tidak wajar, maka Anda perlu berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.
Moms dapat mengenali tanda-tanda umum kesiapan bayi menerima MPASI dengan menyimak cirinya berikut ini:

Meski begitu, menurut ESPGHAN, pemberian MPASI ini tidak disarankan untuk bayi yang berusia di bawah 4 bulan dan lebih dari usia 6 bulan.
Sebab memberikan MPASI pada usia terlalu dini akan memunculkan risiko infeksi pada saluran cerna , alergi, hingga obesitas si Kecil.
Sementara terlambat memberikan MPASI akan memunculkan kemungkinan anak-anak mengalami kekurangan gizi, berat badan yang kurang, hingga stunting.

2. Frekuensi

Aturan memberikan MPASI pada bayi selanjutnya adalah dengan memperhatikan frekuensinya yang tepat, tidak berlebihan ataupun kurang. Maksudnya, Anda perlu memberikan MPASi ini secara responsif, yakni dengan konsisten sesuai dengan kebutuhan rasa lapar bayi.
Meski begitu, Anda juga bisa mengatur jadwal yang teratur saat memberikan MPASI untuk si Kecil. Umumnya, Waktu makan yang ideal untuk bayi adalah tiga kali makanan Utama, yang diselingi dengan dua kali makanan ringan atau cemilan per harinya.

3. Porsi dan Tekstur

Selain frekuensi makan, Anda juga harus memperhatikan tekstur dan porsi makan si Kecil. Pastikan untuk memberi porsi yang tepat pada si Kecil dan lakukan secara bertahap.
Melansir dari berbagai sumber, Anda bisa memberikan porsi dan tekstur MPASI pada si Kecil dengan aturan berikut:

Lebih lengkap mengenai umur pemberian, berikut detail MPASI mulai umur berapa?.

4. Kebersihan Bahan Makanan dan Pengolahan

Selanjutnya, pastikan untuk menjaga kebersihan bahan makanan, alat makan, dan proses pengolahan yang tepat. Anda bisa memisahkan talenan yang digunakan untuk memotong bahan makanan mentah dan bahan makanan matang.
Selain itu, cuci tangan juga sebelum mempersiapkan MPASI maupun saat akan menyuapi si Kecil. Hal ini perlu dilakukan untuk mencegah adanya bakteri tumbuh di makanan si Kecil.
Moms juga perlu memperhatikan bagaimana cara menyimpan makanan dengan tepat. Misalnya dengan menaruh MPASi di kulkas bagian bawah yang bersuhu kurang dari 5 derajat celcius. Serta simpan daging dan ikan di dalam plastic, kemudian letakkan secara terpisah dengan makanan yang telah matang.
MPASI yang sudah Moms bekukan pun bisa disajikan kembali, namun dengan menghangatkannya terlebih dahulu menggunakan microwave atau merendam MPASI di dalam air. Selain itu, pastikan untuk tidak membekukan kembali makanan yang dihangatkan tersebut ya, Moms.

5. Pengenalan Bertahap

Penting untuk Moms perhatikan, bahwa saat memperkenalkan makanan baru untuk si Kecil, sangat dianjurkan untuk melakukannya secara bertahap.
Anda dapat memberikannya dalam porsi kecil terlebih dahulu, misalnya 1–3 sendok makan, sebanyak 2–3 kali sehari. Kemudian Anda dapat meningkatkannya secara bertahap menjadi setengah mangkuk berukuran 250 ml, berikan 3–4 kali per hari.
Selain pada porsinya, Moms pun perlu memberikan tekstur makanan secara bertahap. Saat baru memasuki usia 6 bulan, berikan tekstur yang lembut seperti bubur atau puree. Kemudian saat anak sudah mulai bisa mengunyah Anda bisa meningkatkan teksturnya menjadi cacahan lembut.

Untuk New Mom Lebih Baik Konsultasi dulu ke Ahlinya

Meskipun terlihat sepele, menyiapkan MPASI yang tepat untuk si Kecil kadang cukup tricky. Apalagi untuk Anda para new mom, yang benar-benar baru merasakan dunia per-ibu-an.
Salah satu cara untuk dapat memberikan porsi dan jenis MPASI yang tepat untuk si Kecil, Moms bisa berkonsultasi langsung dengan dokter menggunakan paket Medical Check Up (MCU) di Klinik Granostic, loh. Info lengkapnya berikut mengenai Baby Package 
Prosedur konsultasi gizi MPASI untuk anak ini juga melalui prosedur yang lengkap, namun tak menyulitkan Anda. Seperti yang akan dijelaskan di bawah ini, Moms!

1. Penilaian Kesiapan Bayi

Langkah pertama, dokter akan memeriksa kesiapan bayi dalam menerima MPASI. Baik dengan memperhatikan usia si Kecil, kondisi kesehatan, hingga perkembangan dan pertumbuhan si Kecil.

2. Panduan Nutrisi

Bersama dokter di Klinik Granostic, Anda dapat mengatur jadwal, pola makan, dan komposisi MPASI yang tepat sesuai dengan kondisi tubuh si Kecil. Anggaplah Anda mendapatkan resep yang dibuat khusus untuk pertumbuhan si Kecil.

3. Pemantauan Pertumbuhan

Bersama dokter Klinik Granostic, Anda juga dapat memantau pertumbuhan dan perkembangan fisik si kecil secara berkala. Dokter akan melakukan pemeriksaan secara menyeluruh dan lengkap, kemudian memberikan diagnosa sesuai prosedur tersebut.
Sehingga Anda dapat menyimak seberapa efektif pemberian MPASI tersebut pada pertumbuhan dan perkembangan si Kecil. Serta, dapat melanjutkan diet dan program gizi yang tepat untuk menunjang pertumbuhannya di masa mendatang.

4. Penanganan Masalah Kesehatan

Melakukan konsultasi kesehatan anak pada dokter secara berkala pun dapat membantu menangani masalah kesehatan. Sebab, dokter dapat menyimak tanda-tanda masalah kesehatan sejak dini lewat pemeriksaan kesehatan rutin. Serta dapat memberikan anjuran-anjuran yang tepat sasaran untuk mencegah serangan penyakit dan mengembalikan kesehatan si Kecil.

5. Edukasi Informasi MPASI

Bersama dokter Klinik Granostic, Anda juga akan mendapatkan edukasi seputar informasi MPASI langsung bersama ahlinya. Apalagi kalau Anda ingin menerapkan metode pemberian MPASI tertentu, seperti Baby-Led Weaning (BLW) yang tidak boleh dilakukan sembarangan.
Selain itu, sebagai orang tua, Anda juga perlu menikmati momen-momen menyiapkan MPASI untuk si Kecil ini dengan baik. Karena tak hanya untuk memberikan gizi seimbang dan memastikan pertumbuhan si Kecil optimal, MPASI juga bisa membantu meningkatkan kedekatan Mom dengan anak.
Nah, bagaimana Moms? Apakah informasi mengenai MPASI di atas membantu Anda? Jika ada pertanyaan yang mengganjal, Anda dapat langsung berkonsultasi dengan dokter anak Klinik Granostic lewat layanan Home Service.
Atau Anda juga bisa langsung berkonsultasi dengan berkunjung ke klinik kami di Surabaya. Dapatkan pelayanan yang cepat, efisien, dan profesional dari tenaga medis ahli Klinik Granostic.
Yuk, jaga tumbuh kembang si Kecil agar optimal bersama Klinik Granostic!

Home Service
Talk Talk to us
Loading
Toast Message