Berikut Makanan Baik Untuk Penderita Hepatitis
![]()
Hati manusia memiliki peranan yang sangat penting dalam sistem metabolisme tubuh. Sehingga ketika terinfeksi hepatitis, organ hati akan mengalami peradangan dan dapat berdampak pada fungsinya. Untuk itu, bagi penderita hepatitis memilih menu makanan yang tepat adalah hal yang sangat penting. Mari simak rekomendasinya, yuk!
Sebelumnya, hepatitis sendiri merupakan jenis penyakit peradangan pada organ hati. Penyebabnya cukup beragam mulai dari infeksi virus, minum alkohol secara berlebihan, paparan zat berbahaya dan overdosis obat-obatan tertentu, dan lainnya.
Ketika terjadi peradangan, hati tidak dapat bekerja dengan optimal. Kondisi ini bahkan bisa menyebabkan penderita hepatitis lebih rentan terserang diabetes.
Karenanya, pemilihan menu makanan untuk penderita hepatitis yang tepat pentung untuk mengurangi kerusakan yang disebabkannya pada hati maupun Kesehatan tubuh secara umum. Apalagi hepatitis juga dapat terjadi karena gaya hidup yang kurang sehat dan bersih.
Lantas apa saja jenis makanan yang baik untuk penderita hepatitis tersebut? Mari simak keenam jenisnya di bawah ini, ya, Sobat!
1. Buah-buahan dan Sayuran
Buah dan sayuran hijau dapat menjadi rekomendasi makanan yang baik untuk penderita hepatitis. Sayuran hijau kaya akan nutrisi dan tinggi antioksidan.Berbagai penelitian telah menunjukkan bahwa mengonsumsi sayuran hijau dapat membantu mengurangi peradangan pada hati, serta meningkatkan fungsi hati pada penderita hepatitis.
Bahkan, menurut studi oleh Hodge dkk (2016) menjelaskan bahwa menu makan tinggi sayuran hijau dikaitkan dengan penurunan risiko perkembangan fibrosis hati pada penderita hepatitis A dan B.
Sementar itu, buah-buahan kaya akan kandungan mineral, vitamin, dan serat yang sangat mendukung Kesehatan hati. Tak hanya itu, kandungan antioksidan dari buah-buahan juga mampu melindungi sel-sel hati dari kerusakan akibat stress oksidatif.
Selain itu, mengonsumsi makanan yang kaya serat juga akan membantu membuat Anda tidak gampang merasa lapar, karena efeknya yang mengenyangkan.
2. Sumber Protein
Selain buah-buahan dan sayuran, menu makanan untuk penderita hepatitis selanjutnya adalah yang mengandung protein sehat. Misalnya sumber protein nabati yang berasal dari kacang-kacangan dan biji-bijian.Melansir dari hasil riset yang dipublikasikan oleh World Journal of Hepatology (2015), menyatakan bahwa diet dengan konsumsi tinggi protein nabati akan membantu mengurangi tingkat enzim hati pada penderita hepatitis B.
Tak hanya itu, protein juga akan membantu membangun dan mempertahankan masa otot. Hal ini juga dapat membantu dalam proses perbaikan jaringan tubuh Anda.
Memastikan asupan protein tentunya sangat penting untuk mendukung perbaikan jaringan tubuh.
Rekomendasi jenis sumber protein yang baik dikonsumsi oleh penderita hepatitis antara lain dada ayam, kacang, telur, produk susu, kacang kedelai, dan makanan laut.
Meski begitu, Anda juga harus memperhatikan takaran mengonsumsi protein. Karena kelebihan konsumsi protein pun dapat berdampak buruk bagi penderita hepatitis.
Berbagai ahli Kesehatan menyarankan bagi para penderita hepatitis untuk membatasi konumsi sumber protein menjadi 1–1.5 gram per kilogram berat badan mereka.
3. Karbohidrat Kompleks
Jenis makanan yang baik untuk penderita hepatitis selanjutnya adalah golongan karbohidrat kompleks. Anda dapat menemukannya dari nasi merah, gandum utuh, jagung, dan beras cokelat.Karbohidrat kompleks membutuhkan waktu yang lama untuk dicerna, sehingga energi yang dihasilkan makanan tersebut pun akan bertahan lebih lama.
Selain itu, sumber makanan berkarbohidrat kompleks pun memiliki kandungan zinc dan vitamin B6. Keduanya sangat baik untuk menjaga kesehatan organ hati.
4. Lemak Sehat
Selanjutnya adalah lemak sehat, yang dapat Anda peroleh dari berbagai sumber pangan seperti ikan, kacang-kacangan, minyak zaitun, biji-bijian, hingga ikan.Lemak sehat dapat membantu menyimpan energi, melindungi jaringan tubuh, serta mengangkut vitamin melalui darah. Karenanya, makanan ini menjadi menu yang direkomendasikan dan baik untuk penderita hepatitis.
Contohnya, ikan salmon yang mengandung asam lemak omega 3 sangat baik untuk mengurangi peradangan dan penumpukan lemak pada hati. Sementara alpukat mampu membantu memperbaiki kerja organ hati secara keseluruhan.
5. Suplemen dan Rempah-rempah
Selain menu-menu makanan berat di atas, pasien hepatitis juga boleh mengonsumsi suplemen dan rempah-rempah. Keduanya dapat membantu meringankan gejala, memperkuat fungsi tubuh dan hati, dan memberikan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh secara umum.Salah satu contoh rempah yang baik untuk penderita hepatitis adalah kunyit. Ya, rempah yang sering diolah sebagai jamu ini dapat membantu menjaga Kesehatan organ hati, loh.
Kunyit mengandung senyawa kurkumin, yang dapat menghambat masuknya berbagai genotipe virus hepatitis C. Selain itu, senyawa kurkumin pun dapat merusak virus hepatitis C dan dapat menggagalkan proses infeksi ke liver.
Selain pada hepatitis C, senyawa dalam kunyit ini pun diketahui dapat menghambat aktivitas virus hepatitis B dan mencegahnya untuk berlipat ganda pada tubuh.
Rempah nusantara selanjutnya yang juga bermanfaat untuk penderita hepatitis adalah akar manis. Bahan alami ini banyak digunakan untuk pengobatan tradisional bagi penyakit tukak lambung, hingga hepatitis C.
6. Air Putih
Selanjutnya, pengidap hepatitis pun harus mencukupi kebutuhan cairan tubuh dan minum air putih yang cukup. Ketika tubuh terhidrasi dengan baik, Anda pun tak akan mudah merasa lemah dan jadi lebih segar.Nah, selain keenam makanan di atas, ada beberapa jenis makanan juga yang harus dihindari oleh penderita hepatitis, seperti:
- Junk food: umumnya tinggi kandungan garam, gula, lemak jenuh, kalori kosong, dan berbagai zat aditif lainnya. Tubuh penderita hepatitis tidak akan mendapatkan nutrisi yang baik dari makanan ini.
- Minuman atau makanan beralkohol: konsumsi alkohol berlebihan bisa memicu peradangan pada hati. Selain itu, minum alkohol bagi penderita hepatitis pun dapat memperlancar kerusakan pada organ hati penderita.
- Terlalu banyak zat besi: bagi penderita hepatitis C makanan ini bisa memicu perkembangan virus, karena zat besi dapat memproduksi radikal bebas.
- Makanan berkandungan gula tinggi: saat mengidap hepatitis, Anda pun perlu memperhatikan kandungan gula dalam makanan yang Anda konsumsi. Sebab, gula darah tinggi bisa memperparah kerusakan hati akibat hepatitis.
Baca Juga: Apa Saja Penanganan Tepat Untuk Hepatitis Akut?
Selain beberapa contoh pantangan makanan di atas, penderita hepatitis pun harus menghindari berbagai faktor risiko yang menyebabkan ia terpapar virus. Seperti memakan makanan sembarangan, tidak cuci tangan, dan sebagainya.
Itulah berbagai jenis makanan sehat untuk penderita hepatitis, mulai dari buah, sayur, protein, karbohidrat kompleks, hingga rempah-rempah sehat.
Sebenarnya hepatitis sendiri dapat dicegah penularannya dengan menerapkan gaya hidup sehat, serta rutin melakukan cek kesehatan di klinik kesehatan terpercaya, seperti Granostic.
Lengkap dengan teknologi termutakhir, tenaga medis ahli dan dokter spesialis yang menemani Anda sepanjang tes kesehatan, akan didapatkan hasil yang akurat. Sehingga dapat mendeteksi sedini mungkin infeksi hepatitis pada tubuh Anda.
Lebih baiknya lagi, Anda bisa menggunakan layanan Home Service untuk berdiskusi dengan dokter spesialis kami dimanapun dan kapanpun Anda menginginkannya.
Yuk, cegah penularan hepatitis dengan rutin cek kesehatan di klinik Granostic!

