Jl. Dharmahusada No.146, Mojo, Kec. Gubeng, Kota SBY, Jawa Timur 60285

Tips Menjaga Kesehatan Saat Puasa

Tips Menjaga Kesehatan Saat Puasa

Berpuasa selama sebulan penuh saat Ramadhan tentu mengubah pola hidup kita. Mulai dari pola tidur, makan, hingga saat menjalani aktivitas harian. Nah, tahukah Anda kalau ada banyak tips untuk menjaga kesehatan tubuh saat puasa?

Pada dasarnya puasa memang terbukti memberikan sejumlah manfaat untuk tubuh. Namun, berpuasa dengan tidak tepat juga akan membahayakan untuk tubuh Anda.

Bagi Anda yang melaksanakan puasa Ramadhan, atau jenis puasa yang lain, penting untuk memastikan bahwa Anda sudah memperhatikan bagaimana kondisi tubuh Anda.

Sehingga Anda dapat memperoleh manfaat maksimal saat berpuasa, serta mampu melaksanakan ibadah di bulan Ramadhan tersebut dengan baik.


Sobat Granostic, lewat artikel ini kita akan membahas berbagai tips untuk menjaga kesehatan selama puasa. Simak baik-baik, ya!
1. Menu Sahur yang Seimbang
Tips pertama untuk menjaga kesehatan selama puasa adalah memperhatikan menu sahur Anda seimbang. Karena dengan mengonsumsi makanan yang tepat saat sahur akan membuat tubuh Anda berada dalam kondisi terbaiknya.

Pilih makanan yang padat nutrisi, sehingga dapat dicerna secara perlahan. Hal ini untuk membantu mengendalikan rasa lapar dan memberi tubuh kita energi yang stabil.

Beberapa jenis makanan yang bisa Anda pilih antara lain:
1. Protein tanpa lemak, seperti dada ayam, kalkun, dan ikan.
2. Karbohidrat kompleks, diperoleh dari oat, beras merah, produk gandum utuh, serta berbagai jenis sayuran dan buah segar.
3. Susu rendah lemak, seperti yogurt tawar, susu almond, dan lainnya.
4. Lemak sehat yang bisa didapatkan dari alpukat, kacang-kacangan, biji-bijian, serta minyak zaitun.


2. Hindari Makanan yang Tinggi Gula dan Lemak
Kalau ada menu yang direkomendasikan untuk Anda penuhi saat sahur, maka ada juga yang harus Anda hindari. Yap, salah satunya adalah makanan yang memiliki gula dan lemak tinggi.

Kebanyakan dari kita mungkin beranggapan bahwa dengan meminum minuman manis bisa memberikan energi dengan cepat. Well, pendapat itu tidak sepenuhnya salah. Akan tetapi anggapan bahwa energi tersebut bertahan lama lah yang kurang tepat.

Minuman manis dapat Anda konsumsi saat berbuka puasa demi menormalkan kembali gula darah setelah berpuasa seharian. Namun, tidak dianjurkan untuk mengonsumsi makanan/minuman dengan tinggi gula ini saat sahur.

Seorang ahli dalam artikel kesehatan dari Universitas Indonesia menghimbau untuk tidak mengonsumsi minuman manis saat sahur. Sebab kadar gula darah akan jadi lebih cepat turun, sehingga pada pagi harinya kita akan lebih cepat merasa lapar dan mengalami hipoglikemia.

Sementara itu makanan tinggi lemak juga tidak dianjurkan untuk Anda konsumsi di kala sahur. Sebab melansir dari Healthline, lemak membutuhkan waktu lebih lama untuk dapat dicerna. Sehingga cenderung membuat begah dan menyebabkan perut terasa kembung.
Selain itu, menurut ulasan dari National Library of Medicine, makanan tinggi lemak memiliki efek yang lemah pada rasa kenyang.


3. Perbanyak Minum Air
Tips menjaga kesehatan tubuh selama puasa selanjutnya adalah dengan memperbanyak minum air. Tujuannya untuk memastikan tubuh Anda tidak kekurangan cairan hingga mengalami dehidrasi.

Anda dianjurkan untuk tetap minum minimal 8 gelas air mineral setiap hari. Sama seperti jumlah asupan harian di luar bulan Ramadhan.
Namun Anda juga tidak boleh terburu-buru minum dalam jumlah besar ketika berbuka. Baiknya terapkan pola 2-4-2, yaitu minum 2 gelas saat buka, 4 gelas di malam hari, dan 2 gelas lagi saat Anda sahur.


4. Pantau Kadar Gula Darah

Selama berpuasa, Anda pasti sering merasa ingin minum-minuman yang manis dan menyegarkan. Bahkan Anda pasti tak asing dengan tagline iklan, ‘Berbukalah dengan yang manis-manis’.

Sayangnya, berbuka atau sahur dengan makanan dan minuman manis ini tak begitu baik. Sebab selain cepat membuat tubuh kita lemas saat puasa, minuman manis juga bisa berdampak pada kadar gula darah.

Apalagi kalau Anda memiliki diabetes, maka penting untuk memantau kadar gula darah dalam tubuh secara berkala. Baiknya lakukan pengecekan gula darah sebelum sahur, dua jam setelah sahur, sebelum berbuka, dan dua jam setelah berbuka.


5. Pilih Makanan Rendah Garam
Tak cuma yang manis-manis dan berlemak tak sehat, makanan dengan kandungan garam yang tinggi juga harus Anda hindari. Mengapa begitu?

Karena makanan tinggi garam atau asin saat sahur, dapat membuat Anda merasa sangat haus di siang hari.

Selain itu, melansir dari laman Sehat Negeriku Kemenkes, disebutkan bahwa gula dan garam bersifat menarik cairan tubuh. Sehingga membuat Anda lebih sering buang air kecil, yang akhirnya membuat kita haus.

6. Aktivitas Fisik yang Ringan

Tidak ada alasan untuk meninggalkan olahraga meskipun sedang berpuasa. Karena justru dengan melakukan olahraga atau aktivitas fisik ringan termasuk ke dalam salah satu tips menjaga kesehatan tubuh saat puasa.

Namun olahraga yang berat di siang hari atau di pagi hari bukanlah ide yang baik. Sebab akan membuat tubuh jadi lebih cepat mengalami dehidrasi.

Sebaliknya, Anda bisa meluangkan waktu di sore hari untuk berjalan-jalan santai di taman atau melakukan peregangan ringan sebagai bentuk olahraga.


7. Istirahat yang Cukup
Tips selanjutnya untuk menjaga kesehatan tubuh saat puasa adalah dengan beristirahat yang cukup. Terlebih saat puasa pola tidur dan makan kita berubah, misalnya Anda harus bangun jam 2 atau 3 dini hari untuk menyiapkan sahur, berpuasa seharian, dan baru makan kembali di jam 6 sore.

Namun olahraga yang berat di siang hari atau di pagi hari bukanlah ide yang baik. Sebab akan membuat tubuh jadi lebih cepat mengalami dehidrasi.

Sebaliknya, Anda bisa meluangkan waktu di sore hari untuk berjalan-jalan santai di taman atau melakukan peregangan ringan sebagai bentuk olahraga.


8. Konsumsi Makanan dengan Vitamin dan Mineral Cukup
Vitamin dan mineral adalah nutrisi yang sangat penting untuk menjaga kesehatan tubuh kita, khususnya saat puasa. Keduanya dapat membantu menjaga daya tahan tubuh, mengembalikan cairan yang hilang, dan membuat metabolisme berjalan dengan baik.

Anda bisa memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral ini dengan mengonsumsi makanan-makanan yang kaya akan kedua nutrisi tersebut. Misalnya dengan mengonsumsi buah-buahan segar dan sayur-sayuran.


9. Hindari Makan Berlebihan

Setelah seharian menahan haus dan lapar, tak bisa dipungkiri hasrat untuk makan sepuasnya pasti ada dalam pikiran kita saat hendak berbuka.

Namun, berbuka puasa secara berlebihan bukanlah hal yang bijak. Sebab, bisa menimbulkan rasa kembung dan lelah.
Karenanya Anda bisa makan secukupnya saja saat berbuka puasa ataupun sahur. Sehingga tubuh tetap fit dan tak mudah lemas.

10. Konsultasikan dengan Dokter

Jika Sobat Granostic memiliki kondisi kesehatan tertentu, seperti diabetes atau kondisi medis lainnya, berkonsultasi dengan dokter secara berkala adalah hal yang penting untuk dilakukan selama bulan Ramadhan.

Apalagi jika Anda harus meminum obat-obatan tertentu secara rutin, yang bisa membatalkan puasa jika mengkonsumsinya di siang hari.

Selain itu lewat konsultasi dengan dokter Anda bisa mendapat informasi yang akurat mengenai kondisi kesehatan tubuh Anda. Sehingga pola makan, tidur, dan aktivitas harian selama puasa dapat disesuaikan dengan pemeriksaan tersebut.

Anda dapat mendapatkan layanan konsultasi kesehatan dan medical check up terlengkap di klinik Granostic. Bersama dokter dan tenaga kesehatan (nakes) ahli Granostic, Anda bisa mendiskusikan masalah kesehatan Anda dan rencana puasa yang sehat sesuai dengan kondisi Anda.

Terlebih lewat layanan Home Service Granostic Anda bisa berkonsultasi dengan dokter kami di manapun dan kapanpun Anda mau.
Nggak percaya? Langsung klik tombol Home Service di bawah ini untuk terhubung dengan dokter Granostic!

Home Service
Talk Talk to us
Loading
Toast Message