Manfaat Puasa Bagi Kesehatan
![]()
Sebentar lagi bulan Ramadhan akan tiba, tahukah Anda bahwa puasa ternyata memiliki banyak manfaat bagi kesehatan?
Seperti yang Sobat Granostic tahu, berpuasa mengharuskan kita untuk tidak makan dan minum selama beberapa jam. Hal ini dapat membantu kita mengontrol nafsu makan dan dapat digunakan sebagai cara menurunkan berat badan yang aman.
Selain berkaitan dengan berat badan, sebenarnya ada banyak manfaat lain dari puasa, loh. Penasaran? Berikut penjelasannya.
1. Detoksifikasi
Manfaat puasa bagi kesehatan yang pertama adalah dapat dapat mengurangi kerusakan akibat paparan radikal bebas, atau dapat disebut sebagai detoksifikasi.
Detoksifikasi ini merupakan proses tubuh dalam memperoleh gizi yang tepat dengan memberikan kesempatan untuk membuang zat-zat beracun dalam tubuh.
Saat berpuasa, detoks akan berlangsung ketika sistem pencernaan beristirahat selama sekitar 12 jam. Sehingga saat berbuka, organ pencernaan kita dapat bekerja dengan lebih optimal.
2. Menurunkan Berat Badan
Telah kita singgung sebelumnya, bahwa puasa bisa bermanfaat untuk membantu menurunkan berat badan.
Pada dasarnya, secara teoritis, tidak mengonsumsi makanan dan minuman tertentu akan menurunkan asupan kalori Anda secara keseluruhan. Hal inilah yang kemudian dapat menyebabkan berat badan menurun.
Sebuah penelitian dari Nutrition di tahun 2015 menyebutkan bahwa puasa sepanjang hari dapat menurunkan berat badan hingga 9 persen, serta secara signifikan menurunkan lemak tubuh selama 12–24 minggu.
Manfaat ini juga akan lebih efektif ketika Anda menghindari memakan gorengan dan berbuka dengan makanan atau minuman yang terlalu manis. Dengan kata lain, Anda juga harus memperhatikan porsi makanan dan jenis makanan apa yang hendak Anda gunakan untuk berbuka.
3. Peningkatan Sensitivitas Insulin
Tak cuma membantu dalam menurunkan berat badan, manfaat puasa untuk kesehatan lainnya adalah meningkatkan sensitivitas insulin. Apa pentingnya sensitivitas insulin ini?
Sensitivitas insulin sendiri mengacu pada tingkat sensitif sel-sel tubuh dalam menanggapi insulin.
Semakin tinggi sensitivitas insulin yang ada, maka kian tinggi juga kemungkinan sel-sel tubuh untuk menggunakan glukosa darah dengan lebih efektif dan mengurangi kadar gula darah dalam tubuh Anda.
Melansir dari Kominfo Jatim, seorang Pakar Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga menuturkan bahwa peningkatan kadar enzim Adenosine Monophosphate-Activated Protein Kinase (AMPK) akan meningkat selama berpuasa seharian. Enzim ini bekerja memperbaiki sensitivitas atau kerja insulin.
4. Peningkatan Kesehatan Jantung
Siapa sangka kalau berpuasa juga memiliki manfaat untuk meningkatkan kesehatan jantung. Sebab pada dasarnya, mengubah pola makan dan gaya hidup sehat adalah salah satu cara paling efektif untuk mengurangi risiko penyakit jantung.
Melansir ulasan dari PubMed Central, puasa dapat menurunkan kadar kolesterol total dan beberapa faktor risiko penyakit jantung pada orang-orang yang kelebihan berat badan, dibanding dengan kelompok kontrol.
Selain itu, puasa juga dapat menurunkan tekanan darah, kadar trigliserida darah, kolesterol total, dan kolesterol LDL (jahat) dari tubuh Anda.
Semua hal itu dapat membantu meningkatkan kesehatan jantung secara menyeluruh, dan mengurangi risiko terkena penyakit jantung.
5. Peningkatan Kesehatan Otak
Puasa ternyata juga dapat meningkatkan kesehatan otak, loh. Akan tetapi, penelitian mengenai hal ini masih diuji coba pada hewan saja.
Penelitian pada tahun 2018 dan 2021 menunjukkan bahwa puasa dapat melindungi kesehatan otak dan mempercepat regenerasi dari sel-sel saraf, sehingga dapat meningkatkan fungsi kognitif.
Selain itu, karena puasa juga bisa meredakan inflamasi, hal ini juga dapat bekerja mencegah gangguan neurodegeneratif.
Secara khusus, penelitian pada hewan menunjukkan bahwa puasa dapat melindungi dan meningkatkan hasil dari kondisi seperti penyakit Alzheimer dan Parkinson.
Meski begitu, perlu adanya studi lanjutan untuk mengevaluasi efek dari puasa pada fungsi otak manusia.
6. Pemulihan Sel dan Proses Anti-Penuaan
Tak hanya untuk kesehatan tubuh, puasa juga memberikan manfaat untuk kecantikan dari dalam. Ini terjadi karena adanya aktivasi sel induk, yang menjadi cikal bakal semua sel dalam tubuh kita.
Penuaan sangat berkaitan erat dengan meningkatnya kadar radikal bebas dan kerusakan dalam tubuh. Saat kita bertambah usia, sel induk dalam tubuh jadi lebih pasif dan kurang ampuh, sehingga regenerasi sel juga akan jadi lebih lambat dan kurang efektif.
Menurut ulasan dari Prime Health, salah satu cara untuk mengatasi kondisi tersebut adalah dengan berpuasa.
Menurut studi pada hewan dari MIT juga menyarankan puasa di antara 24–72 jam berkemungkinan besar untuk mengaktifkan produksi sel induk dan meningkatkan aktivitasnya pada tubuh manusia.
7. Peningkatan Sistem Kekebalan Tubuh
Salah satu manfaat lain dari puasa untuk kesehatan adalah membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Manfaat ini terjadi karena puasa dapat mengurangi tingkat inflamasi dan meningkatkan kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Sebuah ulasan di tahun 2022 terhadap 18 penelitian menemukan bahwa puasa dapat mengurangi kadar protein C-reaktif, yang merupakan penanda adanya inflamasi.
Sebuah studi lain juga menunjukkan bahwa melakukan puasa secara rutin dan berkala selama 1 tahun, cenderung efektif untuk meredakan inflamasi dan mengurangi faktor risiko dari penyakit jantung.
8. Mengendalikan Nafsu Makan
Manfaat puasa untuk kesehatan tubuh satu ini berhubungan dengan penurunan berat badang yang telah kita ulas di atas. Ini karena puasa dapat membantu Anda mengendalikan nafsu makan.
Saat menjalani puasa Ramadhan, atau puasa lain, Anda akan terbiasa untuk mengikuti jadwal makan yang teratur. Sehingga akan membentuk pola makan (diet) yang sehat untuk tubuh Anda.
Selain itu, lewat berpuasa secara rutin, tubuh Anda akan mengatur kembali produksi hormon pemicu lapar secara otomatis. Hormon ini pun akan dilepaskan oleh tubuh Anda saat tubuh benar-benar membutuhkan asupan makanan.
Nah, itu adalah penjelasan mengenai manfaat puasa bagi kesehatan tubuh. Mulai dari detoksifikasi, menurunkan berat badan, hingga membantu merawat kesehatan sel tubuh dan mencegah penuaan dini. Banyak sekali, bukan?
Puasa memang terbukti dapat memberikan banyak kesehatan, baik secara fisik maupun mental. Namun, berpuasa juga harus dilakukan dengan tepat dan Anda juga perlu mempertimbangkan bagaimana kondisi tubuh Anda.
Karenanya, ada baiknya untuk tetap berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum berpuasa. Dokter akan menilai kesiapan Anda dan memberikan solusi agar Anda tetap bisa berpuasa secara optimal.
Sobat Granostic, Anda bisa melakukan pengecekkan kesehatan tubuh dan konsultasi dengan Dokter sebelum berpuasa di klinik Granostic. Bersama dokter spesialis dan tenaga kesehatan profesional kami, Anda bisa mendapatkan pelayanan kesehatan menyeluruh dan melakukan konsultasi secara mendalam soal kesehatan Anda. Datang dan konsultasikan masalah kesehatan Anda, kemudian atur jadwal pola puasa yang bermanfaat serta paling efisien dengan dokter kami.
Yuk, segera lakukan konsultasi dengan menghubungi tombol Home Service di bawah untuk konsultasi online. Anda juga bisa bertemu dengan dokter kami untuk pemeriksaan langsung dengan mengunjungi klinik terdekat Granostic di kota Anda. Salam sehat!

