Kenali Pemicu Kanker Paru Semakin Parah
![]()
Ada beberapa hal yang bisa menjadi pemicu kanker paru semakin parah. Di dalam artikel ini, kami akan membahas hal itu secara detail. Simak artikel ini sampai tuntas ya !
Seperti diketahui, kanker paru adalah salah satu jenis penyakit yang berbahaya dan bahkan mengancam jiwa. Paru merupakan organ yang memiliki fungsi sangat penting, yakni menyebarkan oksigen ke dalam darah ketika kita menghirup nafas dan melepaskan karbondioksida ketika kita menghela nafas.
Tidak heran jika pengidap kanker paru akan mengalami gangguan nafas atau sesak nafas. Kondisi ini membuat penderita merasa tidak nyaman. Selain itu, penderita juga akan merasakan gejala serius lain, seperti nyeri dada, batuk tak berkesudahan, hilang nafsu makan, berat badan mengalami penurunan hingga tubuh mudah lelah.
Penderita kanker paru tidak boleh membiarkan penyakitnya begitu saja tanpa ada penanganan medis. Sebab, penyakit ini akan menjadi makin parah jika dibiarkan. Oleh karenanya, kami menyarankan penderita segera memeriksakan diri ke dokter spesialis paru di Granostic untuk mendapatkan penanganan yang tepat dan cepat.
Nah, penting bagi kita semua mengenali beberapa hal yang dapat memicu kanker paru semakin parah. Setidaknya ada empat hal pemicu kanker paru semakin parah, berikut penjelasan selengkapnya :
1. Karsinogen dalam Asap Rokok
Pemicu kanker paru semakin parah yang pertama yakni paparan zat karsinogen dari asap rokok. Anda perlu tahu bahwa rokok atau asap rokok mengandung tidak kurang dari 70 jenis zat yang bersifat karsinogen. Beberapa zat karsinogen dalam asap rokok di antaranya nikotin, arsenik, amonia dan karbon monoksida.
Oleh karenanya, kebiasaan merokok perlu dihentikan jika selama ini termasuk perokok aktif. Di sisi lain, paparan asap rokok dari perokok juga perlu dihindari karena zat karsinogen yang terkandung juga dapat menyebabkan kanker paru. Jadi, sebaiknya jangan berada terlalu dekat dengan orang yang sedang merokok ya !
Oh ya, karsinogen sendiri adalah zat yang dapat menumbuhkan sel kanker pada organ tubuh tertentu, termasuk organ paru. Paparan karsinogen secara terus-menerus atau dalam jangka waktu lama inilah yang memicu tumbuhnya sel kanker.
Sebenarnya bukan hanya asap rokok, beberapa bahan makanan juga ada yang mengandung karsinogen. Seperti, daging yang digoreng dalam suhu tinggi, formalin, boraks dan nitrat. Di samping itu, asap kendaraan juga mengandung karsinogen lho. Agar paru kita tetap sehat, yuk hindari semua jenis karsinogen !
2. Kerusakan pada Jaringan Paru
Kerusakan pada jaringan paru juga bisa jadi pemicu kanker paru semakin parah. Jaringan paru yang rusak membuat jaringan paru menjadi jaringan parut. Jaringan paru yang menjadi parut, jika dibiarkan, akan menumpuk sehingga paru akan menjadi kaku.
Dalam kondisi ini, penderita akan merasakan gangguan pernafasan. Bahkan, penderita juga berpeluang mengalami sesak nafas saat tengah beristirahat. Kondisi ini tentunya tidak mengenakkan bagi penderita.
Kerusakan pada jaringan paru bisa disebabkan oleh banyak faktor, antara lain infeksi virus, paparan asap rokok, paparan polusi, mengkonsumsi obat-obatan tertentu dalam jangka panjang dan faktor keturunan atau genetik.
Lantas, siapa individu atau orang yang berpotensi mengalami kerusakan jaringan paru ? Individu atau orang yang sudah berusia di atas 50 tahun berpeluang terkena penyakit ini. Nah, perkembangan kerusakan jaringan paru bervariatif, tergantung dengan sistem kekebalan tubuh yang dimiliki penderita. Namun, dalam banyak kasus, kerusakan jaringan paru seiring waktu akan memburuk dan membuat pengidap mengalami sesak nafas.
3. Bronkitis Kronis atau Emfisema
Pemicu kanker paru semakin parah yang ketiga yakni bronkitis kronis dan emfisema. Individu atau seseorang yang terkena penyakit bronkitis kronis atau emfisema berpeluang juga terkena kanker paru.
Apa itu bronkitis kronis dan emfisema ? Intinya, kedua jenis penyakit ini sama-sama menyerang organ paru dan termasuk dalam kelompok Penyakit Paru Obstruktif Kronis atau PPOK.
Apa penyebab individu atau seseorang terkena penyakit bronkitis kronis dan emfisema ? Kebiasaan buruk merokok menjadi penyebab utama individu terserang bronkitis kronis ataupun emfisema. Selain itu, paparan polusi udara secara terus-menerus juga bisa jadi pemicu kedua jenis penyakit tersebut.
Nah, perlu Anda tahu nih gejala awal bronkitis kronis maupun emfisema biasanya tidak nampak. Gejala nyata baru dirasakan oleh penderita saat penyakit ini sudah dalam level parah. Jika dibiarkan begitu saja tanpa penanganan, tentunya, penyakit bronkitis kronis maupun emfisema akan semakin memburuk dan bisa mengakibatkan komplikasi beberapa jenis penyakit, termasuk kanker paru.
Oleh karenanya, sekali lagi kami ingatkan untuk menghindari kebiasaan buruk merokok. Di samping itu, hindari asap rokok pasif dari perokok karena zat karsinogen yang terkandung sangat berbahaya bagi organ paru. Polusi udara juga perlu dihindari agar paru tetap sehat.
4. Meningkatkan Risiko Komplikasi
Pemicu kanker paru semakin parah yang terakhir yakni terjadi komplikasi. Jika tidak ditangani dengan segera dan tepat, komplikasi kanker paru bisa mengakibatkan kehilangan nyawa.
Komplikasi kanker paru bervariasi seperti, rasa sakit pada dada. Dalam kondisi ini, penderita akan merasakan nyeri luar biasa pada otot dada dan tulang rusuk, bahkan saat tengah beristirahat. Selain itu, komplikasi kanker paru juga bisa berupa sesak nafas. Penderita yang mengalami sesak nafas akan merasakan ketidaknyamanan, termasuk juga saat sedang beristirahat.
Pneumonia pun berpotensi terjadi pada komplikasi kanker paru. Pneumonia menjadikan paru penderita mengalami penurunan fungsi secara drastis. Komplikasi yang terakhir dan yang paling berbahaya yakni kanker menyebar ke bagian tubuh lainnya, seperti hati, tulang, kelenjar dan otak. Kondisi ini sangat serius dan membutuhkan penanganan yang cepat dan tepat untuk menyelamatkan jiwa pasien.
Kanker paru tidak boleh dibiarkan begitu saja. Penderita perlu mendapatkan perawatan medis dari dokter spesialis agar penyakit tersebut tidak menjadi lebih parah. Selain itu, perawatan medis diperlukan untuk meredakan gejala yang ditimbulkan oleh kanker paru.
Di sisi lain, Anda juga perlu melakukan deteksi dini kanker paru di fasilitas kesehatan. Fasilitas kesehatan Granostic menyediakan layanan medical check up untuk melakukan deteksi dini berbagai jenis kanker, termasuk kanker paru.
Deteksi dini ini diperlukan untuk mengantisipasi penyakit kanker paru lebih parah dan menjadi komplikasi. Selain itu, Anda juga bisa berkonsultasi dengan dokter Granostic untuk memulai gaya hidup sehat untuk menghilangkan kanker paru, apalagi jika Anda sulit lepas dari kebiasaan merokok.
Nantinya, dokter Granostic akan memberikan strategi jitu agar Anda bisa berhenti merokok. Seperti melakukan konseling, penggunaan obat-obatan tertentu atau penggunaan produk pengganti nikotin.
Itulah penjelasan tentang pemicu kanker paru semakin parah. Kanker paru adalah salah satu penyakit berbahaya dan dapat mengancam jiwa. Berkonsultasilah dengan dokter Granostic untuk mendapatkan penanganan dan pengobatan kanker paru yang tepat.

