Jl. Dharmahusada No.146, Mojo, Kec. Gubeng, Kota SBY, Jawa Timur 60285

Deteksi Dini Kanker Paru di Granostic

Deteksi Dini Kanker Paru di Granostic

Deteksi dini kanker paru sangat penting dilakukan untuk menemukan sel kanker paru sebelum menunjukkan gejala tertentu. Deteksi dini kanker paru ini bisa Anda lakukan di Granostic.

Seperti diketahui, kanker paru adalah salah satu jenis kanker yang sangat berbahaya. Bahkan, kanker paru termasuk dalam jenis kanker yang menjadi penyebab kematian terbanyak.

Meski termasuk penyakit berbahaya dan mematikan, kanker paru bisa dikendalikan lho. Maksudnya, kanker paru memang tidak bisa disembuhkan secara total, tapi bisa dikendalikan agar penderita tidak merasakan gejala yang ditimbulkan dan menyebabkan kematian. Inilah mengapa kita dituntut untuk melakukan deteksi dini kanker paru di Granostic.

Ya, Granostic menyediakan layanan deteksi dini kanker paru dengan sejumlah metode pemeriksaan yang kompleks. Seperti, pemeriksaan fisik, CT scan, biopsi, tes genetik dan lainnya. Untuk mengetahui metode pemeriksaan deteksi dini kanker paru yang diterapkan Granostic, simak penjelasan selengkapnya di bawah ini !


1. Pemeriksaan Fisik
Langkah pertama yang dilakukan oleh dokter Granostic dalam deteksi dini kanker paru ialah pemeriksaan fisik. Pada langkah pertama ini, dokter Granostic akan meminta pasien menceritakan keluhan atau gejala yang dirasakan, kegiatan beberapa terakhir dan makanan yang dikonsumsi.

Selain itu, pada tahapan pemeriksaan fisik, dokter Granostic juga akan melakukan pengukuran tinggi dan berat badan. Kemudian, dicek juga tanda-tanda vital seperti detak jantung, cara bernafas pasien dan kinerja (fungsi) paru.

Perlu Anda tahu, pemeriksaan fisik dalam deteksi dini dibutuhkan untuk mendiagnosis penyakit. Maksudnya, hasil pemeriksaan fisik akan menjadi acuan bagi dokter Granostic dalam mendiagnosis apakah pasien mengidap kanker paru atau tidak.

2. CT Scan atau MRI
Selanjutnya, Granostic akan melakukan pemeriksaan dengan menggunakan CT scan dan MRI. Bagi Anda yang belum tahu, CT (Computed Tomography) scan adalah metode pemeriksaan dengan memanfaatkan kombinasi antara sistem komputer khusus dan sinar X untuk melihat jaringan dan struktur di dalam tubuh secara detail.

Adapun MRI (Magnetic Resonance Imaging) memiliki manfaat yang sama dengan CT scan namun tindakannya menggunakan kombinasi antara magnet dan gelombang radio. Nah, untuk organ paru, CT scan maupun MRI bisa digunakan untuk mendeteksi adanya infeksi, peradangan, luka atau bahkan sel kanker yang tumbuh.

Dengan melakukan CT scan atau MRI, tenaga medis maupun pasien akan mengetahui hasilnya dengan cepat. Sehingga, tenaga medis dapat dengan segera melakukan penanganan jika ditemukan sel kanker pada organ paru.

3. Biopsi
Untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat, Granostic juga menerapkan pemeriksaan dengan metode biopsi dalam deteksi dini kanker paru. Anda sudah tahu belum apa itu biopsi.

Biopsi adalah metode pemeriksaan yang dilakukan dengan mengambil sampel sel, cairan tubuh atau jaringan tubuh milik pasien, lalu kemudian diperiksa di laboratorium menggunakan alat bantu mikroskop. Dengan melakukan biopsi, dokter dapat mengetahui apakah ada pertumbuhan sel kanker pada organ paru pasien. Selain itu, dokter juga dapat mengetahui tingkat keparahan (stadium) dari kanker yang ditemukannya.

Granostic akan menggunakan metode biopsi ini terutama ketika metode pemeriksaan CT scan dan MRI tidak dapat melihat tingkat keparahan kanker paru yang diderita pasien. Biopsi dapat melihat tingkat keparahan sel kanker yang tumbuh di organ tubuh manusia.

4. Tes Darah
Selanjutnya, untuk melakukan deteksi dini kanker paru, Granostic juga menerapkan metode pemeriksaan tes darah. Tes darah ini biasanya dilakukan setelah mengetahui keluhan atau gejala apa saja yang dialami oleh pasien.

Tes darah sendiri adalah metode pemeriksaan dengan cara mengambil sampel darah pasien di pembuluh darahnya menggunakan jarum suntik kecil. Kemudian, tenaga medis akan melakukan deteksi dan diagnosis suatu penyakit dari sampel darah tersebut.

Bukan hanya dapat digunakan untuk mendiagnosis suatu penyakit, tes darah juga dapat digunakan untuk mengetahui komponen berbahaya dan zat beracun yang terdapat di dalam tubuh pasien.

Inilah mengapa kami menyarankan Anda untuk melakukan tes darah secara berkala di Granostic. Dengan melakukan pemeriksaan ini secara berkala, Anda akan mengetahui kondisi kesehatan Anda secara menyeluruh, termasuk juga dalam mendeteksi keberadaan sel kanker di organ tubuh tertentu, seperti organ paru-paru. Sehingga, langkah penanganan medis dan pengobatan tertentu bisa dilakukan dengan cepat sebelum penyakit terkait jadi lebih parah.

5. Tes Genetik
Tes genetik juga diperlukan untuk melakukan deteksi dini kanker paru. Apa kaitan tes genetik dengan deteksi kanker paru ? Simak penjelasan singkatnya di bawah ini.

Tes genetik adalah tindakan pemeriksaan medis untuk mengetahui kelainan genetik dan penyakit turunan. Jadi, tes genetik atau juga dikenal sebagai tes DNA ini bukan hanya bisa dimanfaatkan untuk mengetahui garis keturunan ya !

Anda mungkin juga bertanya-tanya kapan seseorang perlu melakukan tes genetik. Tes genetik perlu dilakukan apabila keluarga Anda menderita penyakit genetik. Dalam kata lain, jika ada anggota keluarga Anda yang menderita penyakit kanker paru maka Anda perlu melakukan tes genetik di Granostic.

Nah, dengan melakukan tes genetik di Granostic, Anda akan mengetahui apakah penyakit kanker paru dari keluarga Anda diturunkan kepada Anda atau tidak. Sehingga, tindakan medis bisa diimplementasikan dengan segera jika ditemukan suatu penyakit, termasuk penyakit kanker paru.


6. Pemeriksaan Sputum
Selain yang kami sebutkan di atas, Granostic juga menyediakan layanan pemeriksaan sputum. Pemeriksaan sputum atau juga dikenal dengan sebutan tes sputum ini sangat berguna untuk mendeteksi keberadaan bakteri melalui dahak pasien.

Berbagai jenis penyakit yang menyerang organ paru bisa dideteksi secara akurat melalui pemeriksaan sputum. Seperti, kanker paru, abses paru, bronkitis, tuberculosis, PPOK, dan lainnya.

Nah, apabila Anda mengalami masalah pada saluran pernafasan, boleh banget nih datang ke Granostic untuk melakukan pemeriksaan sputum. Dengan segera melakukan pemeriksaan sputum di Granostic, Anda dapat mengetahui penyakit apa yang mengganggu saluran pernafasan Anda dan langkah penanganan medis bisa diambil dengan segera.

7. Skoring Risiko
Langkah terakhir dalam melakukan deteksi dini kanker paru yakni skoring risiko. Skoring risiko ini bisa ditentukan setelah pasien menjalankan berbagai pemeriksaan sebagaimana kami jelaskan di atas.

Dokter akan mengetahui tingkat keparahan dari kanker paru yang diderita oleh pasien melalui skoring risiko. Selain itu, dokter juga dapat menjadikannya sebagai landasan untuk mengambil keputusan dalam penanganan medis kanker paru yang diderita pasien.

Itulah berbagai metode pemeriksaan deteksi dini kanker paru yang diterapkan oleh Granostic. Orang yang memiliki risiko tinggi terkena penyakit kanker paru sangat disarankan untuk melakukan pemeriksaan deteksi dini di Granostic. Siapa saja mereka ? Yakni, orang yang aktif merokok, pekerja yang setiap harinya terpapar polusi industri dan asap, ibu-ibu yang menjadi perokok pasif dan sering terkena polutan rumah tangga.


Yuk lakukan deteksi dini kanker paru di Granostic sekarang juga !

Home Service
Talk Talk to us
Loading
Toast Message