Jl. Dharmahusada No.146, Mojo, Kec. Gubeng, Kota SBY, Jawa Timur 60285

Tips Pencegahan Pneumonia

Tips Pencegahan Pneumonia

Pneumonia adalah penyakit yang bukan saja bisa menyerang orang dewasa dan lansia, tapi juga anak-anak, oleh karenanya, perlu diwaspadai dan penting untuk mengetahui tips pencegahan.

Pneumonia merupakan penyakit yang menyerang organ paru akibat infeksi bakteri, jamur atau virus. Umumnya, penderita pneumonia akan mengalami gangguan nafas, demam, batuk berdahak, batuk darah, nyeri dada dan hilang nafsu makan. Kondisi ini, tentu saja, berbahaya bagi penderita bahkan dapat mengancam jiwa.

Penderita pneumonia perlu memeriksakan diri ke Granostic untuk mendapatkan perawatan medis yang tepat. Dengan melakukan ini, diharapkan pneumonia tidak menimbulkan gejala serius, komplikasi atau bahkan mengancam jiwa.

Nah, berikut adalah sejumlah tips pencegahan pneumonia yang bisa Anda terapkan. Informasi ini penting diketahui oleh siapa saja, jadi simak dengan seksama ya !

1. Merokok Dapat Merusak Sistem Pernafasan
Tips pencegahan pneumonia yang pertama yakni menghindari kebiasaan merokok. Ya, kita semua pasti tahu merokok termasuk kebiasaan buruk yang dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan. Merokok juga dapat memperparah pneumonia !
Paru adalah organ utama yang akan mengalami gangguan akibat kebiasaan merokok. Paru penderita pneumonia akan semakin rusak dan sulit melawan infeksi, virus dan atau bakteri penyebab penyakit tersebut.

Oleh karenanya, apabila Anda selama ini terbiasa merokok maka sesegera mungkin hindari kebiasaan itu, sehingga paru akan lebih kuat dan dapat melawan infeksi, virus dan atau bakteri penyebab pneumonia.

2. Cuci Tangan Secara Teratur

Mencuci tangan secara teratur juga perlu Anda lakukan agar terhindar dari pneumonia. Seperti kami jelaskan sebelumnya, pneumonia adalah penyakit yang dapat muncul dan menyebar dari virus, bakteri dan jamur. Nah, virus, bakteri dan jamur penyebab pneumonia ini ada di alam bebas sehingga kita perlu mencegahnya dengan cara mencuci tangan secara teratur.

Cucilah tangan sebelum makan dan setelah memegang benda apapun. Anda perlu menggunakan sabun dan air mengalir untuk mencuci tangan agar benar-benar bersih. Jika tidak tersedia air untuk mencuci tangan, Anda bisa menggunakan hand sanitizer.

3. Hindari Paparan Asap dan Polusi Udara
Ketahuilah, paparan asap dan polusi udara secara berlebihan dapat merusak organ paru. Dalam kondisi fisik yang kuat, paru memang dapat melawan racun yang disebabkan oleh paparan asap dan polusi udara secara berlebihan. Akan tetapi, seiring usia bertambah, paru akan kehilangan kekuatannya sehingga lebih rentan terhadap infeksi dan paparan bakteri serta virus.

Oleh karenanya, tips pencegahan pneumonia ketiga yang perlu Anda terapkan yakni menghindari paparan berbagai jenis asap, seperti asap rokok, asap dari gas kendaraan bermotor, asap dari lilin berbahan dasar kimia dan lainnya. Selain itu, hindari juga polusi udara.

4. Pertahankan Kebersihan Rumah
Menjaga kebersihan rumah juga menjadi salah satu tips pencegahan pneumonia yang efektif. Menjaga kebersihan rumah bisa Anda lakukan dengan cara rutin menyapu dan mengepel semua ruangan. Selain itu, Anda juga perlu membersihkan benda yang sering disentuh, seperti remote TV, gagang pintu, sofa, mainan anak, lemari dan lainnya.

Penting juga bagi semuanya untuk memperhatikan ventilasi ruangan dalam rumah. Pastikan rumah Anda memiliki ventilasi yang baik agar dapat mengurangi risiko penularan berbagai penyakit, termasuk pneumonia.

5. Memperkuat Sistem Kekebalan Tubuh
Orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah akan mudah terserang penyakit, termasuk pneumonia. Sebab, orang dengan imunitas lemah mudah dihinggapi bakteri, virus dan jamur pemicu penyakit dan tubuh mereka tidak mampu melawannya.

Oleh karenanya, penting bagi kita semua untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh agar terhindar dari penyakit pneumonia. Lantas, apa tindakan yang bisa kita lakukan untuk memperkuat imunitas tubuh ?

Vaksinasi merupakan tindakan utama yang perlu dilakukan untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh dari penyakit pneumonia. Vaksin pneumonia ini sangat disarankan diberikan untuk anak berusia di bawah 2 tahun dan lansia yang sudah berusia lebih dari 65 tahun. Selain itu, orang dewasa juga perlu mendapatkan vaksin pneumonia, terutama bagi mereka yang mengalami gangguan imunitas dan atau perokok.

6. Hindari Kontak dengan Orang Sakit
Tips pencegahan pneumonia yang keenam yakni menghindari kontak dengan orang sakit. Memang, menjenguk orang sakit adalah tindakan yang baik namun sebaiknya Anda tidak memaksakan untuk menjenguk orang yang sakit parah. Alasannya, mungkin saja ada bakteri dan virus di benda-benda dekatnya yang menjadi pemicu penyakit pneumonia.

Nah, apabila Anda benar-benar ingin menjenguk orang sakit, sebaiknya gunakan masker yang menutupi mulut dan hidung. Setelahnya, bersihkan seluruh tubuh dan ganti pakaian untuk menghindari virus dan bakteri yang mungkin saja ada. Dengan melakukan ini, Anda dapat terhindar dari pneumonia dan jenis penyakit lainnya.

7. Aktivitas Fisik yang Teratur
Selain vaksinasi, menjalankan aktivitas fisik secara teratur juga perlu dilakukan untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Di sisi lain, menjalankan aktivitas fisik secara teratur juga bisa meningkatkan kesehatan paru sehingga Anda dapat terhindar dari penyakit pneumonia.

Lantas, aktivitas fisik seperti apa yang harus dijalankan untuk mencegah penyakit pneumonia ? Anda bisa menjalankan aktivitas fisik sesuai minat atau kesukaan, seperti berjalan, berlari, berenang, bersepeda dan lainnya.

Oh ya, perlu juga bagi kita semua untuk menjalankan gaya hidup yang sehat setiap hari. Misalnya, menjaga pola makan dengan baik, tidak merokok dan manajemen stres dengan baik. Tindakan ini juga sangat ampuh meningkatkan sistem kekebalan tubuh sehingga Anda akan terhindar dari penyakit pneumonia.

8. Konsultasi Dokter
Penyakit pneumonia yang tidak ditangani dengan baik dapat menimbulkan berbagai komplikasi. Tentu saja, komplikasi pneumonia ini akan membuat penderita merasakan gejala yang lebih serius. Penderita akan mengalami sulit nafas karena kesulitan mendapatkan cukup oksigen, penumpukan cairan di area paru-paru, abses paru dan terdapat bakteri dalam aliran darah.

Oleh karenanya, penting bagi kita semua untuk segera melakukan konsultasi dengan dokter apabila merasakan gejala pneumonia. Gejala awal pneumonia yang perlu diwaspadai antara lain gangguan nafas, demam, batuk berdahak, batuk berdarah, nyeri dada dan hilang nafsu makan.

Layanan konsultasi dokter bisa Anda lakukan di Granostic. Granostic menghadirkan layanan Medical Check Up (MCU) untuk berbagai jenis penyakit, termasuk pneumonia. Kabar baiknya lagi, Granostic menghadirkan layanan MCU untuk perusahaan.

Layanan MCU untuk perusahaan ini bermanfaat untuk mengecek kondisi kesehatan karyawan melalui tes kesehatan yang komprehensif. Harapannya, perusahaan dapat mengetahui kondisi kesehatan karyawannya dan memastikannya mereka dapat bekerja dengan produktif. Jadi tunggu apa lagi, yuk gunakan layanan medical check up Granostic sekarang juga !

Itulah penjelasan tentang tips pencegahan pneumonia. Anda juga bisa berkonsultasi di Granostic untuk mendapatkan informasi lebih banyak seputar tips dan upaya pencegahan pneumonia. Segera hubungi Granostic untuk mendapatkan layanan konsultasi kesehatan terbaik !

Home Service
Talk Talk to us
Loading
Toast Message