Jl. Dharmahusada No.146, Mojo, Kec. Gubeng, Kota SBY, Jawa Timur 60285

Cara Mengatasi Asma Kambuh

Cara Mengatasi Asma Kambuh

Bagi penderita, serangan asma dapat kambuh sewaktu-waktu dan terjadi secara tiba-tiba. Tingkat keparahan serangan asma pun tidak bisa diprediksi, bisa jadi ringan atau justru serius. Karena itu penting untuk Anda mengetahui bagaimana cara mengatasi asma kambuh sebagai pertolongan pertama dengan tepat.

Asma merupakan masalah pernafasan yang dapat bertahan dalam jangka waktu panjang. Gejala dapat mereda atau sering kambuh tergantung bagaimana perawatan dan gaya hidup penderita.

Pada beberapa orang, asma dapat kambuh dengan tingkat yang ringan. Namun, tak menutup kemungkinan juga bahwa serangan asma yang datang ini bisa fatal.

Nah, agar Anda tak salah langkah dan terlanjur panik ketika serangan asma datang, simak bagaimana cara mengatasinya berikut ini :
1. Menggunakan inhaler
Cara mengatasi asma kambuh yang tepat pertama adalah dengan menggunakan inhaler. Sudah tahukan Anda soal inhaler ini ?
Inhaler adalah perangkat genggam kecil yang memasukkan obat langsung ke paru-paru Anda. Obat tersebut dapat berupa bubuk kering, spray lembut atau dengan dosis terukur. Fungsi umum inhaler adalah untuk membantu membuka saluran udara atau mengurangi peradangan di paru-paru Anda.

Penderita penyakit paru-paru kronis yang berdampak pada pernafasan mereka, seperti asma atau kelainan paru obstruktif kronik, menggunakan inhaler untuk merawat dan menetralisir gejala yang datang.


Jenis-jenis inhaler ini pun ada beragam, yakni :
1. Reliever inhaler (pereda inhaler). Digunakan untuk meredakan gejala asma, dari serangan ringan hingga berat. Jenis ini umumnya dapat bekerja kurang dari 15 menit.

2. Preventer inhaler. Digunakan untuk mencegah munculnya gejala asma. Jenis ini dapat digunakan secara rutin, karena kerjanya yang lama sehingga dapat mengendalikan dan mengurangi intensitas gejala asma.

3. Duduk tegak atau berdiri
Selain menggunakan inhaler, saat mengatasi serangan asma yang tiba-tiba Anda juga bisa mengubah posisi dengan duduk tegak atau berdiri.


Ketika serangan asma ini muncul secara mendadak saat Anda beraktivitas, sebaiknya hentikan dulu segala kegiatan Anda. Ubah posisi untuk berdiri atau duduk dengan tegak.

Kedua posisi ini dapat membuat saluran pernafasan Anda lebih lancar, sehingga dapat membantu Anda untuk bernafas dengan lega. Dalam situasi ini, Anda juga bisa membuka beberapa kancing baju atau melonggarkan pakaian sedikit untuk membantu proses pernafasan.

Perhatikan juga untuk tidak duduk membungkuk atau bahkan membaringkan tubuh Anda. Sebab dua posisi ini justru akan menghambat saluran pernafasan dan membuat Anda lebih sesak atau sulit bernapas.


3. Gunakan Nebulizer
Selain inhaler, ada juga yang namanya nebulizer. Apakah Sobat Granostic sudah pernah mendengar soal nebulizer ini ?
Sama halnya dengan inhaler, nebulizer juga merupakan alat yang digunakan untuk menghantarkan obat langsung pada paru-paru Anda dengan cara menghirupnya.

Alat ini mengubah obat yang berbentuk cairan pada awalnya, untuk menjadi uap (mist) sehingga dapat terhirup dan masuk langsung pada paru-paru.

Nebulizer terdapat beberapa jenis, yakni :
1. Jet. Nebulizer ini berupa gas terkompresi untuk membuat aerosol (obat yang berbentuk partikel kecil di udara).

2. Ultrasonik. Jenis nebulizer ini membuat aerosol melalui getaran frekuensi tinggi. Ukuran partikelnya lebih besar daripada jet nebulizer.

3. Jala. Merupakan cairan yang melewati jaring yang sangat halus untuk dapat berubah menjadi aerosol. Nebulizer ini dapat mengeluarkan partikel terkecil dan memiliki harga yang paling mahal di antara jenis lain.

Perlu Anda ketahui, bahwa pembelian dan penggunaan nebulizer ini memerlukan resep resmi dari dokter Anda. Jadi Anda tidak bisa dengan bebas membelinya sendiri di apotek atau toko-toko obat lain.


4. Konsultasi dengan Dokter
Setelah melakukan pertolongan pertama ketika serangan asma kambuh secara mendadak, pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis setelahnya.

Dengan begitu, dokter dapat menelusuri hal yang menjadi trigger dari kambuhnya asma Anda, serta meresepkan obat-obat yang Anda perlukan untuk menetralisir dan mencegah asma kambuh lebih sering.

Konsultasi dengan dokter spesialis ini dapat Anda lakukan di klinik Granostic. Sebab tak hanya memiliki tenaga medis yang ahli dan kompeten, kami pun menyediakan fasilitas medical check up untuk menganalisis kesehatan paru dan fungsi saluran pernafasan Anda.

Selain itu kami juga berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik untuk Anda dengan menyediakan beberapa hal berikut :
1. Layanan konsultasi dan pemeriksaan secara menyeluruh.
2. Menyediakan fasilitas cek kesehatan paru lengkap.
3. Melalui prosedur tes yang terpercaya.
4. Mendapatkan hasil yang akurat.
5. Konsultasi dapat dilakukan kapan dan dimana saja dengan layanan Home Service.

Tertarik untuk mulai konsultasi dengan tim dokter klinik Granostic? Langsung daftar di sini.


5. Identifikasi dan hindari pemicu asma
Berkonsultasi dengan dokter dapat memberikan banyak pengetahuan bagi Anda dalam mengatasi asma yang kambuh, misalnya dengan mengetahui pemicunya.

Secara umum gejala asma dapat terjadi karena dipicu beberapa hal, yakni :
1. Infeksi penyakit pernafasan lain, seperti flu dan pilek.
2. Alergi debu, rambut halus, atau bulu binatang.
3. Paparan asap rokok, uap, atau polusi udara.
4. Penggunaan jenis obat-obatan tertentu, contohnya pereda nyeri anti inflamasi seperti ibuprofen dan aspirin.
5. Emosi yang meluap-luap, seperti stres atau tertawa yang terlalu kuat / berlebihan.
6. Perubahan musim atau cuaca, misalnya Anda berada di udara yang terlalu dingin, berangin, atau mungkin terlalu panas dan lembap.
7. Paparan zat kimiawi seperti bau dari cat rambut, dan sejenisnya.
8. Olahraga berlebihan.
Mengetahui pemicu utama dari kambuhnya asma Anda dapat membantu untuk mencegah dan mengontrol gejalanya.


6. Minum Obat yang Dianjurkan Dokter
Sobat Granostic, obat untuk mengatasi asma sendiri memiliki beberapa jenis, yakni :
1. Obat pengontrol (controller) : jenis ini digunakan untuk mengurangi peradangan pada saluran pernafasan, mengendalikan gejala dan mengurangi risiko perburukan gejala dan / atau fungsi paru.

2. Obat pereda (reliever) : jenis obat ini berfungsi untuk menghilangkan gejala saat asma kambuh, termasuk selama serangan asma atau masa perburukan asma.

3. Obat Tambahan (Add-On) : jenis ini penting untuk penderita asma berat. Selain itu add on dapat dipertimbangkan untuk merawat gejala yang terus menerus muncul dan/atau eksaserbasi (memburuknya asma) meskipun pengobatan sudah dilakukan secara optimal.
Karena memiliki beberapa jenis yang berbeda, Anda bisa melakukan konsultasi dengan dokter di klinik Granostic. Obat yang diresepkan oleh dokter akan disesuaikan dengan hasil konsultasi dan pemeriksaan menyeluruh pada gejala asma Anda.
Tujuannya untuk membuat efektivitas obat berjalan dengan maksimal, serta menghasilkan efek yang cepat dan baik untuk gejala asma yang Anda miliki.


7. Perhatikan Lingkungan
Mengatasi asma yang kambuh tak hanya memberikan perawatan pada tubuh Anda, namun juga dengan memperhatikan lingkungan Anda. Anda mungkin tidak bisa mengontrol lingkungan tempat kerja atau ruang publik dengan leluasa. Namun di lingkungan tempat tinggal Anda memiliki kendali yang lebih besar, pastikan rumah selalu bersih dari debu, memiliki sistem ventilasi yang baik, serta tidak terasa lembab.

Sementara jika Anda harus beraktivitas di lingkungan dengan polusi yang tinggi dan paparan senyawa kimiawi (seperti salon kecantikan atau pabrik cat, rokok, dsb), gunakan penutup hidung/masker. Selain itu rutin berkonsultasi dengan dokter dan mengecek kesehatan saluran pernafasan adalah hal yang tak kalah penting. Sebab Anda bisa melihat bagaimana kondisi asma yang Anda miliki, apakah upaya pengobatan yang dijalankan selama ini efektif atau justru ada perburukan pada paru.

 
Nah, Sobat Granostic, itu adalah penjelasan mengenai cara mengatasi asma yang kambuh dengan tepat. Apakah artikel ini memberikan pengetahuan yang Anda butuhkan dengan jelas?

Ingat, mengatasinya secara mandiri bisa Anda lakukan sebagai upaya pertolongan pertama. Namun tetap penting untuk memeriksakan dan berkonsultasi dengan dokter spesialis untuk melakukan perawatan yang tepat dan efisien pada penyakit asma Anda.

Dalam hal ini klinik Granostic dapat membantu Anda. Cukup atur jadwal pertemuan dan kunjungi klinik kami secara langsung, atau langsung klik tombol Home Service untuk layanan konsultasi jarak jauh.

Salam sehat, Sobat Granostic!

Home Service
Talk Talk to us
Loading
Toast Message