Jl. Dharmahusada No.146, Mojo, Kec. Gubeng, Kota SBY, Jawa Timur 60285

Berikut Cara Perbaiki Postur Tubuh Kembali Normal

Berikut Cara Perbaiki Postur Tubuh Kembali Normal

Mempunyai postur tubuh yang tegak dan ideal tentu merupakan dambaan bagi banyak orang. Hal ini dapat dicapai melalui penerapan gaya hidup sehat serta postur tubuh dengan posisi yang benar dalam aktivitas apapun. Terkadang, tanpa disadari, postur tubuh yang tidak baik dapat menyebabkan kelengkungan pada bagian punggung yang mengakibatkan pembungkukan. Fenomena tubuh yang bungkuk cenderung mengakibatkan sejumlah masalah, tidak terbatas pada nyeri leher, punggung, dan bahu saja. Oleh karena itu, berikut ini kami jabarkan beberapa langkah yang bisa Anda lakukan untuk mendapatkan postur tubuh ideal.


1. Biasakan Posisi Berdiri Dengan Benar
Menurut ahli Ortopedi dari Connecticut, terdapat beberapa prinsip yang harus diperhatikan ketika Anda berdiri. Pertama, pastikan kaki terpisah sejajar dengan lebar bahu untuk memberikan dasar yang stabil. Distribusikan berat badan secara merata pada kedua kaki, hindari penumpuan berlebih pada satu sisi. Selanjutnya, pastikan bahu berada dalam posisi rileks dan sejajar dengan pinggul. Jaga agar tulang belikat tidak menekan ke depan atau ke belakang.

Selain itu, lengkung alami tulang punggung harus dijaga dengan mempertahankan posisi punggung lurus. Hindari membungkuk atau melengkungkan punggung, terutama pada area leher dan pinggang. Posisi kepala sebaiknya sejajar dengan tulang punggung, dan pandangan mata sebaiknya menghadap ke depan tanpa menunduk terlalu rendah. Posisi dagu tidak terlalu maju atau terlalu mendekat ke dada.

Saat Anda berdiri, berdirilah secara rileks dan hindari gangguan yang tidak perlu yang membuat tubuh tegang. Kedua tangan harus sejajar kiri kanan, dan juga pastikan siku sedikit membentuk sudut sekitar 90 derajat. Ketika hendak berdiri dalam waktu yang lama, sebaiknya untuk sesekali mengubah posisi tubuh atau melakukan gerakan kecil untuk mengurangi tegang pada sendi dan otot tertentu karena posisi statis yang terlalu lama.


2. Latihan Peregangan/Stretching
Latihan peregangan atau biasa disebut dengan stretching adalah suatu kegiatan fisik yang dirancang untuk meningkatkan fleksibilitas dan rentang gerak pada otot-otot tertentu dalam tubuh. Peregangan postur tubuh dilakukan untuk mencapai beberapa tujuan utama, antara lain:
● Meningkatkan fleksibilitas otot dan sendi.
● Mengatasi otot tegang dan Menciptakan postur ideal.
● Meningkatkan sirkulasi darah ke otot dan jaringan sekitarnya.
● Menguatkan stamina fisik agar tidak mudah cedera.
Latihan peregangan postur tubuh dapat Anda lakukan sebelum atau setelah aktivitas fisik. Sebelum beraktivitas, peregangan membantu mempersiapkan otot dan mencegah cedera. Setelah beraktivitas, peregangan membantu mengembalikan otot ke keadaan normal dan mengurangi otot kaku.

Pada setiap sesi, berikan perhatian lebih pada durasi setiap gerakan peregangan. Idealnya, setiap gerakan peregangan dilakukan selama 15 hingga 60 detik. Durasi peregangan juga dapat disesuaikan dengan tingkat keahlian dan kenyamanan individu masing-masing. Durasi peregangan yang cukup memberikan kesempatan bagi otot untuk merespons dan mengalami proses pemanjangan yang optimal. Waktu yang diberikan dalam rentang tersebut memungkinkan otot untuk melonggar dan meningkatkan fleksibilitasnya tanpa menimbulkan risiko cedera.


3. Olahraga Kardio
Latihan kardio adalah jenis latihan yang bertujuan untuk meningkatkan kesehatan jantung dan pembuluh darah. Tapi tunggu dulu, latihan ini juga bisa diterapkan untuk menjaga postur tubuh ideal. Latihan kardiovaskular dapat membantu memperkuat otot-otot inti dan postur tubuh secara keseluruhan. Ini mencakup otot-otot di sekitar tulang belakang dan perut yang mendukung postur yang baik.
Adapun jenis latihan kardiovaskular yang bisa dilakukan untuk memperbaiki postur tubuh adalah sebagai berikut;
● Jogging:
Secara detil, terdapat beberapa aspek dalam jogging yang dapat memperbaiki postur tubuh seseorang. Pertama-tama, jogging secara konsisten dapat memperkuat otot inti, termasuk otot-otot di sekitar tulang belakang, pinggang, dan perut. Dengan otot inti yang kuat, seseorang lebih mampu menjaga stabilitas tubuhnya dan mengurangi risiko postur tubuh yang buruk. Selain itu, jogging juga melibatkan gerakan tubuh yang alami, seperti pengayunan tangan dan langkah kaki, yang dapat membantu meningkatkan koordinasi dan keseimbangan tubuh.

Kedua, jogging berkontribusi pada peningkatan fleksibilitas otot dan sendi. Saat berlari, berbagai kelompok otot bekerja secara bersamaan untuk mendukung gerakan tubuh. Hal ini membantu mengurangi ketegangan otot dan meningkatkan rentang gerak pada sendi-sendi utama, termasuk pinggul, lutut, dan pergelangan kaki. Peningkatan fleksibilitas ini dapat membantu dalam pencegahan postur tubuh yang buruk, karena tubuh yang lebih fleksibel cenderung lebih responsif terhadap perubahan posisi.

● Bersepeda
Secara detil, ketika Anda bersepeda aktivitas penggunaan otot-otot utama seperti otot kaki, punggung, dan perut berjalan beriringan. Secara langsung aktivitas ini membantu memperkuat otot-otot inti di sekitar area perut dan punggung, yang pada akhirnya mendukung peningkatan postur tubuh.

Fleksibilitas yang ditingkatkan dalam kegiatan ini dapat membantu mengurangi ketegangan otot dan meningkatkan rentang gerak, yang secara positif mempengaruhi postur tubuh. Aktivitas bersepeda juga memberikan stimulus pada tulang belakang, membantu menjaga kesehatan tulang dan mencegah masalah postur yang bisa timbul akibat gaya hidup kurang aktif.


4. Atur Posisi Duduk Dengan Benar
Ketika kita duduk, terjadi tekanan pada otot-otot punggung, bahu, leher, dan tulang belakang. Yang jadi permasalahan adalah ketika posisi duduk tidak tepat, seperti menggelesor atau membungkuk, tekanan pada bagian tubuh tersebut dapat menimbulkan komplikasi kesehatan. Masalah kesehatan yang umum ditemukan ketika posisi duduk yang tidak tepat adalah pegal-pegal, nyeri punggung, dan kesemutan.

Untuk mencegah timbulnya masalah kesehatan tersebut, sebaiknya sesuaikan ketinggian kursi sehingga lengan membentuk sudut 90 derajat dan siku berada sejajar dengan tubuh. Posisi ini memungkinkan agar pergelangan tangan dan lengan tetap lurus dan sejajar dengan lantai saat melakukan aktivitas mengetik atau menulis. Tindakan ini dapat mencegah timbulnya kesemutan yang berujung kakunya otot lengan sehingga tidak bisa digerakkan.

Bagi yang sering bekerja di depan komputer, sesuaikan ketinggian layar agar sejajar dengan mata. Ketinggian layar yang tidak sesuai dapat memaksa leher untuk menunduk, yang dapat menyebabkan nyeri. Jika bisa, sediakan alas mouse dengan bantalan untuk merileks-kan pergelangan tangan .

Selanjutnya ketika Anda hendak duduk, pastikan punggung lurus, bahu ke belakang, dan bokong menyentuh bagian belakang kursi. Posisi ini harus diikuti dengan menjaga agar leher dan kepala tetap lurus, dagu diturunkan sedikit, dan jaga bahu agar tetap rileks. Lutut sebaiknya diposisikan sejajar dengan pinggul, hindari menyilangkan kaki, karena posisi ini dapat menyebabkan nyeri punggung. Dengan memperhatikan aspek-aspek ergonomis ini, risiko keluhan yang berkaitan dengan postur tubuh yang tidak tepat dapat dihindari.


5. Periksakan Kepada Layanan Kesehatan
Konsultasi dokter mengenai perbaikan postur tubuh adalah langkah yang sangat penting untuk memastikan kesehatan dan kesejahteraan seseorang. Ketika seseorang mengalami masalah postur tubuh, baik itu disebabkan oleh kebiasaan sehari-hari, pekerjaan, atau faktor kesehatan tertentu, konsultasi dengan dokter dapat memberikan pemahaman mendalam tentang akar permasalahan dan solusi yang sesuai.

Dokter dapat memberikan pandangan menyeluruh terhadap kesehatan, mereka juga dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam terkait masalah postur tubuh secara spesifik perihal masalah kesehatan yang dimiliki pasiennya.


Sebagai salah satu layanan kesehatan terbaik di Surabaya, Granostic Medical Center memiliki misi membantu orang dalam memilih dan mendapatkan layanan kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Melalui konsultasi, kami dapat melakukan evaluasi menyeluruh terhadap postur tubuh pasien, menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhinya, dan menyusun penanganan dan pengobatan apabila diperlukan.

Dengan begitu, pasien dapat mengambil langkah-langkah konkret untuk memperbaiki postur tubuh mereka dan mencegah potensi masalah kesehatan yang dapat timbul akibat postur yang tidak sehat.

Granostic Medical Center telah berkolaborasi dengan tim dokter spesialis bedah syaraf terkemuka untuk menangani masalah kesehatan terkait rasa nyeri pada berbagai bagian tubuh, baik yang bersifat akut maupun kronis, tanpa perlu melibatkan prosedur operasi. Kami juga menyediakan layanan konsultasi yang dapat diakses secara daring bersama dokter umum dan dokter spesialis, Anda tidak perlu repot datang ke fasilitas kami jika gejalanya tidak memburuk. Hal ini memberikan kenyamanan, efisiensi waktu kepada Anda dalam mendapatkan pelayanan kesehatan.

Home Service
Talk Talk to us
Loading
Toast Message