Jl. Dharmahusada No.146, Mojo, Kec. Gubeng, Kota SBY, Jawa Timur 60285

Tips Atasi Efek Buruk Dari Duduk Terlalu Lama

Tips Atasi Efek Buruk Dari Duduk Terlalu Lama

Seperti yang kita ketahui, melakukan suatu kegiatan secara berlebihan dapat memberikan dampak negatif pada keadaan kesehatan. Hal itu termasuk juga kebiasaan duduk yang terlalu lama, yang jika dilakukan dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko terkena kanker dan kematian dini.

Berdasarkan penelitian dari Pusat Kesehatan Inggris NHS, ditemukan bahwa individu yang sering duduk memiliki kemungkinan 82 persen lebih tinggi untuk mengalami kematian akibat kanker dibandingkan dengan mereka yang aktif bergerak, walaupun hasil telah disesuaikan berdasarkan faktor usia, jenis kelamin, dan penyakit.

Lebih lanjut, jika periode waktu tersebut diisi dengan aktivitas moderat seperti jalan cepat, bersepeda, menari, dan berkebun, maka risiko kanker dapat berkurang bahkan lebih signifikan, mencapai 31 persen. Karena itu, sebaiknya lakukan gerakan atau aktivitas yang memiliki dampak positif pada kesehatan tubuh secara fisik. Jika memiliki pekerjaan dan aktivitas yang mengharuskan duduk dalam waktu lama, lakukanlah beberapa hal berikut agar mengurangi efek buruknya.


1. Jadwalkan Istirahat pada Jeda Waktu Kerja
Jadwalkan istirahat selama beberapa menit atau lebih ketika Anda mengetik di depan layar komputer. Gunakan waktu ini untuk berdiri dan lakukan peregangan pada tangan dan kaki. Peregangan ini tidak hanya membantu meredakan ketegangan otot yang mungkin timbul akibat posisi duduk yang lama, tetapi juga dapat meningkatkan aliran darah ke seluruh tubuh Anda.


Dengan melakukan istirahat dan peregangan di waktu senggang, Anda dapat mengurangi potensi lelah fisik dan mental. Aliran darah yang lebih baik ke otot dan jaringan tubuh juga dapat meningkatkan tingkat energi dan kewaspadaan Anda. Selain itu, mengubah posisi tubuh dan melakukan gerakan ringan juga dapat membantu mencegah kekakuan otot dan sendi.

Menjaga kesehatan fisik saat bekerja di depan komputer sangat penting untuk mencegah masalah kesehatan jangka panjang seperti sakit punggung, sakit leher, dan gangguan postur. Oleh karena itu, jangan lupakan untuk menyisihkan waktu sejenak dari pekerjaan Anda, bangunlah, dan lakukan peregangan agar tubuh Anda tetap fleksibel dan bugar.


2. Olahraga Sebelum Bekerja
Olahraga sebelum memulai aktivitas atau berangkat kerja memiliki manfaat positif bagi kesehatan punggung dan tulang pangkal. Salah satu manfaat utamanya adalah peningkatan sirkulasi darah. Melalui kegiatan ini, aliran darah ke seluruh tubuh, termasuk area sekitar punggung dan tulang pangkal, akan meningkat. Hal ini dapat membantu menyuplai oksigen dan nutrisi yang cukup ke sel-sel jaringan, memastikan fungsi optimal dan mempercepat proses pemulihan.

Selain itu, olahraga sebelum bekerja juga dapat meningkatkan fleksibilitas otot dan sendi. Gerakan-gerakan yang dilakukan selama aktivitas fisik dapat membantu melonggarkan otot-otot yang mungkin tegang atau kaku, terutama di daerah punggung. Hal ini sangat ampuh dalam mengurangi risiko cedera serta meningkatkan rentang gerak, sehingga aktivitas sehari-hari dapat dilakukan dengan lebih mudah dan nyaman.

Olahraga sebelum bekerja juga dapat memperkuat otot-otot inti, termasuk otot-otot di sekitar punggung dan tulang pangkal. Mempertahankan kekuatan otot inti sangat penting untuk mendukung postur tubuh yang baik dan mencegah masalah punggung, seperti nyeri punggung bawah. Latihan yang berfokus pada otot inti dapat membantu menstabilkan tulang pangkal dan mengurangi tekanan pada tulang belakang, menjaga keseimbangan struktur tubuh.


3. Atur Posisi Duduk Yang Baik
Dengan memastikan posisi duduk yang baik dan benar, Anda dapat menjamin beban yang diterima oleh tulang belakang dapat tersebar merata, mengurangi risiko terjadinya otot tegang atau cedera. Selain itu, posisi duduk yang baik juga mendukung postur tubuh yang benar. Dengan menjaga postur tubuh yang tepat, berbagai bagian tubuh seperti otot dan sendi dapat bekerja secara optimal. Postur yang benar juga membantu menjaga keseimbangan tubuh, mengurangi risiko terjadinya masalah tulang belakang seperti lordosis atau kifosis.

Selanjutnya, posisi duduk yang baik juga dapat meningkatkan sirkulasi darah. Ketika tubuh berada dalam posisi duduk yang benar, aliran darah ke otot dan jaringan di sekitarnya dapat berjalan dengan lancar, memastikan bahwa sel-sel tubuh mendapatkan suplai oksigen dan nutrisi yang cukup. Hal ini dapat membantu mengurangi rasa kaku dan kelelahan pada punggung dan tulang pangkal.


4. Pilih Kursi Yang Nyaman Diduduki
Pemilihan kursi yang tepat juga dapat mengurangi risiko terjadinya masalah kesehatan punggung seperti nyeri dan ketegangan otot. Pertama-tama, pastikan kursi memiliki desain ergonomis yang mendukung alamiah tubuh. Pilih kursi dengan penyangga lumbar yang dapat disesuaikan, sehingga Anda dapat menyesuaikannya dengan lengkungan alami punggung. Kursi dengan bantalan yang cukup pada bagian duduk juga penting untuk mencegah tekanan berlebih di area panggul dan paha.

Selanjutnya, pastikan kursi memiliki dukungan leher yang memadai. Kursi dengan sandaran yang dapat disesuaikan tinggi dan kemiringan membantu menjaga postur tubuh dan mencegah tegangan leher. Selain itu, pastikan kursi memiliki fitur penyesuaian tinggi / Height Adjuster sehingga dapat disesuaikan dengan tinggi meja kerja Anda.


5. Perbanyak Konsumsi Air Putih
Minum air putih memiliki berbagai manfaat signifikan bagi kesehatan terutama kesehatan tulang dan punggung. Air merupakan komponen utama dalam cairan sinovial, yaitu cairan pelumas yang berada di antara sendi-sendi tulang belakang.

Minum air putih juga membantu dalam menjaga postur tubuh yang baik saat duduk. Dengan tubuh yang terhidrasi dengan baik, otot dan jaringan sekitar tulang belakang lebih mampu bekerja secara efisien, sehingga mendukung postur yang tepat dan mengurangi risiko terjadinya ketegangan atau kekakuan pada otot punggung. Asupan air yang cukup juga berperan dalam melepas racun dan zat-zat berbahaya dari tubuh, yang dapat membantu mengurangi peradangan pada sendi-sendi tulang belakang.

Ditambah lagi, ketersediaan air yang cukup membantu transportasi nutrisi dan oksigen ke seluruh bagian tubuh, termasuk tulang dan jaringan ikat di sekitarnya. Sebagai hasilnya, tulang belakang dapat tetap kuat dan sehat, serta mengurangi risiko masalah kesehatan tulang seperti osteoporosis.


6. Sering Lakukan Medical Check Up Perihal Kesehatan Punggung dan Leher
Medical check-up atau pemeriksaan kesehatan rutin sangat penting untuk menjaga kesehatan secara menyeluruh, termasuk punggung dan tulang pangkal saat duduk. Pada dasarnya, duduk dalam waktu yang lama dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan yang memerlukan penanganan medis. Medical check-up dapat memberikan manfaat detil dalam hal ini dengan mendeteksi dini masalah atau risiko kesehatan yang mungkin terkait dengan postur tubuh yang buruk saat duduk.

Jika Anda memerlukan layanan kesehatan mumpuni untuk memeriksakan sakit punggung dan leher secara keseluruhan, maka Granostic bisa menjadi pilihan tepat. Granostic Diagnostic Center menyediakan layanan laboratorium dengan teknologi terkini untuk berbagai jenis MCU untuk memastikan kesehatan tulang, otot dan sendi ketika mengalami nyeri akibat duduk terlalu lama.
Kami juga menyediakan layanan konsultasi yang dapat diakses secara daring bersama dokter umum, dokter spesialis dan dokter subspesialis. Hal ini memberikan kenyamanan, efisiensi waktu kepada Anda dalam mendapatkan pelayanan kesehatan.

Home Service
Talk Talk to us
Loading
Toast Message