Pentingnya Cek Gula Darah Untuk Hindari Diabetes
![]()
Diabetes merupakan suatu gangguan metabolik yang ditandai dengan tingginya kadar glukosa dalam darah akibat kelainan dalam sekresi insulin, gangguan fungsi insulin, maupun keduanya. Penyakit ini dapat teridentifikasi melalui berbagai tes, namun umumnya dapat dilakukan dengan pengecekan gula darah.
Apa Yang Dimaksud Dengan Pemeriksaan Gula Darah?
Pemeriksaan gula darah merupakan tindakan medis yang dilakukan untuk mengukur jumlah gula atau glukosa yang terdapat dalam darah. Prosedurnya hampir sama seperti pengecekan darah, melibatkan pengambilan sampel darah dari ujung jari menggunakan alat khusus. Tujuan dari pemeriksaan ini adalah untuk memonitor tingkat gula darah dalam tubuh, khususnya bagi individu yang menderita diabetes atau berisiko mengalami masalah kesehatan yang terkait dengan gula darah.
Seberapa Penting Pemeriksaan Gula Darah?
Menurut World Health Organization (WHO) pada tahun 2021 saja, Diabetes menduduki posisi teratas sebagai penyebab utama kematian di dunia. Karena itulah, penting bagi seseorang yang menderita diabetes ataupun tidak untuk memantau secara rutin kadar gula dalam tubuh guna mencegah komplikasi serius. Bahkan kadar gula darah yang tinggi dapat menyebabkan penyakit jantung, gagal ginjal, kebutaan, lumpuh, dan kematian.
Jenis Pemeriksaan Gula Darah
1. Pemeriksaan Gula Darah Sewaktu
Pemeriksaan ini dilakukan pada individu yang menunjukkan gejala awal diabetes. Contohnya, frekuensi buang air kecil yang meningkat, sering merasa kehausan dan kelaparan, serta mengalami penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas. Hasil yang didapat dari jenis pengecekan ini lebih cepat dari biasanya.
Namun, kelemahannya terletak pada tingkat efektivitas yang cenderung rendah karena dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti asupan makanan yang dikonsumsi subjek pemeriksaan.
Rentang hasilnya adalah sebagai berikut:
1. Normal: Kurang dari 200 miligram per desiliter (mg/dL).
2. Pra-diabetes: Antara 140 hingga 199 mg/dL.
3. Diabetes: Lebih dari 200 mg/dL.
2. Pemeriksaan Gula Darah Puasa
Biasanya, sebelum melakukan pemeriksaan ini, dokter akan menyarankan pasien berpuasa selama 8–12 jam sebelum waktu tes. Selama jam tersebut, pasien diperbolehkan hanya minum air putih dan diharuskan untuk menghindari konsumsi suplemen atau multivitamin, minuman alkohol, serta merokok.
Rentang hasil pemeriksaan dari metode ini adalah sebagai berikut:
1. Normal: Kurang dari atau sama dengan 99 miligram per desiliter (mg/dL).
2. Prediabetes: Antara 100 hingga 125 mg/dL.
3. Diabetes: Lebih dari 126 mg/dL
3. Pemeriksaan Gula Darah Setelah Makan
Tujuan dari prosedur ini adalah untuk mengukur respons hormon insulin terhadap pengendalian kadar gula darah. Pemeriksaan ini merupakan tahap lebih lanjut setelah melakukan pemeriksaan kadar gula darah saat berpuasa.
Rentang hasil yang diinginkan adalah sebagai berikut; untuk yang tidak menderita diabetes, kadar gula darah seharusnya berada di bawah 140 mg/dL, sementara untuk penderita diabetes, kadar gula darah yang diinginkan adalah di bawah 180 mg/dL.
4. Tes Toleransi Glukosa Oral (TTGO)
Sama seperti pemeriksaan gula darah puasa, pasien akan dianjurkan untuk berpuasa selama 8 jam sebelum dilakukan pemeriksaan. Kemudian, pasien akan Disuruh meminum larutan gula sejumlah 75 miligram. Setelah itu, dokter akan melakukan evaluasi TTGO dua jam setelahnya. Rentang hasil yang diperoleh dari pemeriksaan ini adalah sebagai berikut:
1. Kondisi Normal: Lebih dari atau setara dengan 140 miligram per desiliter (mg/dL).
2. Prediabetes: Berada di kisaran antara 140 hingga 199 mg/dL.
3. Diabetes: Lebih dari atau setara dengan 200 mg/dL.
5. Pemeriksaan Hemoglobin A1c
Prosedur ini dimaksudkan untuk menilai rata-rata tingkat glukosa dalam darah selama tiga bulan terakhir dengan tujuan mengevaluasi efektivitas pengobatan dan mendiagnosis penyakit diabetes. Hasil dari pemeriksaan metode ini dapat diandalkan dan tidak terpengaruh oleh fluktuasi sementara dalam kadar gula darah. Tapi perlu diingat, pemeriksaan tidak dapat dilakukan oleh jika seseorang baru menderita diabetes dalam kurung waktu dua bulan.
Rentang hasil dari pemeriksaan ini adalah sebagai berikut:
1. Normal, kurang dari 5.7 persen;
2. Prediabetes, antara 5.7 hingga 6.4 persen;
3. Diabetes, 6.5 persen atau lebih.
Tujuan dan Manfaat Pemeriksaan Gula Darah Dilakukan
Tujuan utama dan manfaat pemeriksaan gula darah adalah untuk mengetahui tingkat normal gula darah pada individu yang menderita diabetes. Apabila hasilnya menunjukkan kadar gula yang normal, penderita dapat memastikan bahwa perawatan yang mereka jalani berjalan dengan baik. Selain sebagai indikator keberhasilan pengobatan, pemeriksaan gula darah juga berperan sebagai pengawasan gejala diabetes sehari-hari, bahkan setiap jam. Hasilnya dapat membantu penderita dalam mengatur gaya hidup yang lebih baik seperti merubah pola makan, menambah waktu dan durasi olahraga, dan mengontrol dosis insulin yang diberikan.
Penyakit yang Timbul Akibat Kadar Gula Darah Tinggi
Beberapa jenis penyakit yang muncul karena tingginya tingkat glukosa dalam tubuh meliputi:
● Diabetes tipe 2, yang mengakibatkan penurunan respons tubuh terhadap insulin, suatu hormon yang mengatur tingkat gula darah.
● Retinopati diabetik, dimana tingginya gula darah dapat merusak pembuluh darah mikrovaskular di retina.
● Neuropati diabetik, yang menyebabkan kerusakan pada pembuluh darah yang memasok oksigen dan nutrisi ke saraf.
● Stroke, yang meningkatkan risiko pembekuan darah dan menghambat aliran darah ke otak.
● Gagal ginjal, karena tingginya gula dalam tubuh yang merusak pembuluh darah di ginjal, mengganggu proses filtrasi, dan merusak jaringan organ.
● Infeksi kulit, yang melemahkan sistem kekebalan tubuh dan menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan bakteri dan jamur pada kulit.
● Masalah penglihatan, karena gula darah tinggi merusak pembuluh darah di mata.
● Gangguan sistem kardiovaskular, dimana tingginya kadar glukosa darah dapat merusak dinding pembuluh darah dan menyebabkan penumpukan plak arteri.
● Gangguan sistem pencernaan, karena tingginya gula darah dapat memicu kerusakan pada pembuluh darah yang memasok darah ke organ pencernaan dan mengganggu fungsi saraf yang mengatur pencernaan.
Prosedur Pemeriksaan Gula Darah Dilakukan
Sebelum melakukan pemeriksaan gula darah, penting untuk memperhatikan beberapa hal yang dapat meningkatkan akurasi hasil. Berikut adalah panduan secara rinci sebelum, selama, dan setelah prosedur pemeriksaan gula darah:
Sebelum Proses Pemeriksaan
● Beri tahu dokter mengenai obat-obatan yang sedang Anda konsumsi, termasuk obat resep, obat bebas, dan suplemen. Dalam beberapa kasus, dokter akan menyarankan untuk menghentikan atau mengubah jadwal dosis obat sementara sebelum hari pemeriksaan.
● Jaga kesehatan mental sebelum pemeriksaan karena emosi dapat mempengaruhi dan meningkatkan kadar glukosa darah.
● Jelaskan kepada dokter jika Anda baru saja menjalani operasi, mengalami insiden traumatik, atau memiliki riwayat serangan jantung, karena kondisi kondisi tersebut dapat memengaruhi hasil tes.
Setelah Proses Pemeriksaan
● Hasil analisis glukosa akan muncul pada layar glukometer dalam beberapa detik. Kadar normal gula darah berada di bawah 200 mg/dL dan di atas 70 mg/dL.
● Jika hasil menunjukkan kadar gula darah di luar rentang normal, dokter dengan segera metode perawatan dan pengobatan yang sesuai dengan tingkat keparahan pada data hasil tes.
● Dengan mematuhi langkah-langkah ini, Anda dapat memastikan bahwa pemeriksaan gula darah dilakukan dengan benar dan memberikan hasil yang akurat.
Ayo Periksa Gula Darah Dengan Granostic!
Dalam penanganan Granostic Diagnostic Center, kami menyediakan sarana telekomunikasi daring secara on-time kepada dokter dalam menunjang pelayanan yang lebih fleksibel dan mudah diakses untuk memudahkan konsultasi saat Anda membutuhkan pertolongan. Sehingga Anda dapat menyusun rencana tes kesehatan dengan matang bersama kami.
Sebagai layanan kesehatan terkemuka, kami menyediakan peralatan canggih untuk melakukan pemeriksaan gula darah, tes darah, dan berbagai metode Medical Check Up lainnya dengan hasil yang akurat.

