Kenali Penyebab Punggung Bawah Sakit
![]()
Biasanya, nyeri di bagian punggung sering muncul dalam dua bentuk utama. Pertama, ada nyeri punggung atas yang sering kali dirasakan di sekitar leher. Yang kedua, nyeri punggung bawah.
Dalam struktur punggung bagian bawah terdapat struktur tulang yang terdiri dari lima tulang di bagian bawah tulang punggung tengah, yang disebut torakal. Tulang-tulang ini membentuk kerangka tulang belakang bagian bawah. Mereka menekuk ke dalam dan berperan penting dalam menopang bagian atas tulang belakang serta mengatasi tekanan dan beban saat seseorang mengangkat atau membawa sesuatu.
Karenanya, banyak masalah terkait tulang belakang seringkali terjadi di bagian tulang punggung bawah ini. Ketika nyeri menyebar ke sepanjang area ini, terkadang juga bisa mencapai pinggul, bokong, dan paha. Dalam beberapa kasus yang lebih ekstrem, rasa nyeri yang dirasakan oleh penderita dapat menyebar hingga ke kaki. Bagian ini juga memiliki otot, serta ada bantalan dan saraf di antara tulang-tulang ini, yang semuanya dapat berkontribusi pada sensasi nyeri yang dirasakan pada bagian pinggang dan tulang punggung bagian bawah.
Lalu, apa penyebab dari nyeri yang meradang punggung bagian bawah ini?. Selain kebiasaan mengangkut barang berat, masih banyak lagi penyebab dari nyeri punggung bawah tersebut. Yang akan kita bahas secara keseluruhan dibawah ini;
1. Adanya Cedera Ligamen
Nyeri di bagian bawah punggung adalah gejala yang sering dialami, dan ada berbagai penyebab yang mungkin menjadi pemicunya. Salah satu penyebab utama nyeri ini adalah kerusakan atau peradangan yang terjadi pada otot dan ligamen di daerah tersebut.
Dikutip dari Shoreline Orthopedics, nyeri bisa muncul sebagai akibat dari ketegangan otot yang berlebihan. Ketegangan otot terjadi ketika otot-otot di sekitar daerah punggung bawah ditarik terlalu keras atau berlebihan. Hal ini dapat terjadi karena berbagai alasan, termasuk aktivitas fisik yang berat atau posisi tubuh yang salah. Ketegangan otot ini dapat menyebabkan rasa sakit yang signifikan dan bahkan dapat merusak otot itu sendiri.
Selain itu, cedera ligamen juga dapat menjadi penyebab nyeri di punggung bawah. Ketika ligamen di daerah punggung bawah mengalami peregangan yang berlebihan atau robekan, hal ini dapat menghasilkan nyeri yang cukup intens. Cedera ligamen ini dapat terjadi akibat aktivitas fisik yang berlebihan, terjatuh, atau gerakan yang berulang-ulang.
2. Hernia Nukleus Pulposus
Dilansir dari Medscape, Hernia nukleus pulposus (HNP) adalah suatu kondisi medis yang terjadi ketika bantalan yang biasanya terletak di dalam tulang belakang bergeser atau menonjol keluar dari posisi normalnya. Bantalan ini dikenal sebagai "nukleus pulposus" dan berfungsi sebagai bantalan atau penyerap kejut di antara tulang belakang. Ketika nukleus pulposus bergeser, bisa mengakibatkan peningkatan tekanan pada saraf-saraf yang berada di sekitarnya, khususnya pada saraf tulang belakang.
Kondisi ini juga sering disebut sebagai 'saraf terjepit' karena keluaran nukleus pulposus yang bergeser ini dapat memberikan tekanan pada saraf-saraf tulang belakang. Akibatnya, saraf-saraf ini dapat menjadi terjepit atau terganggu dalam fungsi normalnya.
Dampak dari HNP dapat menciptakan berbagai gejala yang mencakup rasa sakit yang bisa dirasakan di berbagai bagian tubuh, tergantung pada lokasi dari HNP tersebut. Pada umumnya, gejala yang paling umum adalah rasa sakit di sekitar bagian bawah punggung (pinggang) atau punggung atas. Namun, terkadang HNP juga bisa menyebabkan rasa sakit yang terasa di daerah leher. Perbedaan lokasi gejala ini bergantung pada di mana tepatnya nukleus pulposus bergeser dan menekan saraf-saraf tulang belakang.
3. Penyakit Degeneratif Tulang Belakang
Individu yang pernah merasakan nyeri di bagian bawah punggung atau pernah mengalami cedera pada tulang belakang memiliki risiko yang lebih tinggi untuk mengalami masalah degeneratif pada tulang belakang. Dalam kata lain, orang yang pernah mengalami rasa sakit atau ketidaknyamanan pada daerah punggung bagian bawah, atau yang pernah mengalami cedera pada tulang belakang mereka, lebih mungkin menghadapi kondisi degeneratif yang mempengaruhi struktur dan fungsi tulang belakang mereka di masa depan.
Dikutip dari WebMD, ondisi ini mencakup berbagai permasalahan, seperti penyempitan tulang belakang, hernia tulang belakang, dan berbagai jenis kondisi degeneratif lainnya yang dapat berdampak pada mobilitas dan kualitas hidup mereka. Perlu dipahami bahwa ketidaknyamanan atau cedera sebelumnya pada daerah punggung bagian bawah dapat memicu proses degenerasi ini. Dalam proses ini, tulang belakang mengalami perubahan struktural dan fungsional seiring berjalannya waktu. Kondisi-kondisi degeneratif ini sering kali berdampak negatif pada kemampuan seseorang untuk bergerak dengan leluasa dan tanpa rasa sakit, dan juga dapat mengganggu kualitas hidup mereka secara keseluruhan.
4. Radang Sendi
Radang sendi pada punggung bawah dapat disebabkan oleh beberapa faktor, dikutip dari Medical News Today, faktor yang paling umum adalah osteoarthritis dan radang sendi rheumatoid. Osteoarthritis adalah kondisi di mana tulang rawan yang melapisi ujung tulang-tulang di sendi mengalami kerusakan dan aus seiring waktu, yang dapat menyebabkan gesekan dan peradangan di daerah tersebut. Sementara itu, radang sendi rheumatoid adalah penyakit autoimun di mana sistem kekebalan tubuh menyerang sendi-sendi, termasuk yang terletak di punggung bawah. Ketika sendi-sendi di daerah punggung bawah mengalami peradangan, ini bisa mengakibatkan rasa nyeri, pembengkakan, dan terbatasnya gerakan tubuh, yang pada akhirnya dapat mempengaruhi produktivitas individu terkait.
5. Terjadi Ketegangan Otot
Ketegangan otot di daerah punggung bawah adalah penyebab umum dari rasa sakit yang sering dialami oleh banyak orang. Kondisi ini terjadi ketika otot-otot yang terletak di sekitar wilayah punggung bawah mengalami ketegangan atau kontraksi berlebihan. Tegangnya otot-otot bisa dipicu oleh berbagai faktor, salah satunya adalah aktivitas fisik yang berlebihan atau bergerak terlalu banyak. Ketika kita terlalu aktif atau melakukan gerakan berulang-ulang, otot-otot di bagian bawah punggung dapat menjadi lelah dan terasa kencang.
Selain itu, posisi tubuh yang kurang baik juga dapat menjadi penyebab rasa sakit di daerah punggung bawah. Ketika kita duduk atau berdiri dengan postur tubuh yang salah, tekanan tambahan dapat diberikan pada otot-otot punggung bagian bawah. Ini bisa mengakibatkan ketegangan yang berlebihan pada otot-otot tersebut dan menyebabkan rasa sakit yang tak nyaman.
6. Postur Tubuh Yang Salah
Postur tubuh yang tidak tepat atau ketidakseimbangan otot-otot di sekitar daerah pinggul dan punggung bawah dapat menyebabkan tekanan berlebih pada tulang belakang, ligamen, dan otot-otot, yang pada akhirnya dapat mengakibatkan rasa nyeri. Menurut Spine Health, salah satu penyebab umum adalah duduk dalam posisi yang buruk dalam jangka waktu yang lama, seperti membungkuk atau membungkuk ke depan, yang dapat mengganggu postur alami tulang belakang dan membebani otot-otot punggung bawah.
Ketidakseimbangan otot-otot, terutama antara otot perut dan otot punggung, juga dapat menyebabkan ketegangan pada daerah punggung bawah. Selain itu, aktivitas fisik yang berlebihan tanpa pemanasan yang cukup atau teknik yang salah bisa menyebabkan cedera pada otot dan ligamen di punggung bawah.
7. Kurangnya Aktivitas Fisik
Kurangnya aktivitas fisik berkontribusi pada penurunan kekuatan dan fleksibilitas otot-otot di sekitar area punggung bawah. Ketika otot-otot ini melemah, mereka tidak dapat mendukung tulang belakang dengan baik, sehingga menyebabkan tekanan ekstra pada tulang belakang, terutama pada tulang belakang bagian bawah atau area lumbar. Selain itu, kurangnya aktivitas fisik juga dapat menyebabkan peningkatan berat badan, yang dapat menambah tekanan pada tulang belakang.
Aktivitas fisik yang teratur membantu memperkuat otot-otot inti, menjaga fleksibilitas, dan meningkatkan sirkulasi darah, yang semuanya berperan dalam menjaga kesehatan punggung bawah. Oleh karena itu, penting untuk menjaga tingkat aktivitas fisik yang seimbang agar dapat mencegah dan mengatasi sakit punggung bawah yang disebabkan oleh kurangnya aktivitas fisik.

