Ketahui Cara Obati Tangan Sering Kesemutan
![]()
Kesemutan di tangan adalah hal yang sering terjadi dan mungkin Anda mengalaminya di berbagai kesempatan, baik di rumah, tempat kerja, atau ketika sedang liburan pun. Kesemutan sering kali muncul karena beberapa masalah kesehatan, terutama yang berhubungan dengan sistem saraf tepi.
Kesemutan yang juga dikenal sebagai parestesia dalam istilah medis, yang berarti kondisi di mana Anda merasakan sensasi seperti kebas, geli, atau rasa panas di anggota tubuh, diikuti dengan perasaan seperti ditusuk jarum. Hal ini tentunya sangat mengganggu produktivitas Anda. Jadi, bagaimana cara mengatasi penyebab umum kesemutan di tangan?, semuanya akan kami bahas pada tulisan berikut.
1. Peregangan di Pergelangan Tangan
Seringkali, saat kita asyik mengetik di keyboard laptop atau gadget, kita bisa mengalami kesemutan yang tidak nyaman di pergelangan tangan. Kesemutan ini bisa dirasakan mulai dari ujung jari tangan hingga lengan, dan dapat mengganggu produktivitas.
Dilansir dari Liebscher & Bracht The Paint Specialist untuk mengatasi masalah ini, ada beberapa gerakan sederhana yang bisa Anda coba;
● Tumpulkan jari-jari tangan Anda dan kemudian bukalah mereka secara berulang. Gerakan sederhana ini dapat membantu mengurangi rasa kesemutan.
● Cobalah untuk mencoba meremas stress ball. Dengan meremas benda ini, Anda dapat membantu merilekskan otot-otot jari tangan dan mengurangi ketegangan.
● Lakukan gerakan peregangan dengan mengaitkan tangan Anda dan menariknya ke atas, samping kanan, kiri, dan ke bawah selama beberapa detik. Ini akan membantu meningkatkan sirkulasi darah dan mengurangi ketegangan pada pergelangan tangan.
● Luruskan tangan yang terasa kesemutan. Berikan pijatan lembut pada area yang terasa kesemutan dan kemudian kompres dengan menggunakan air hangat. Kompresi dengan air hangat dapat membantu meredakan rasa kesemutan.
2. Lakukan Gerakan Kecil Pada Pergelangan Tangan
Anda bisa mencoba gerakan olahraga ini untuk meredakan rasa nyeri. Gerakan-gerakan ini sangat sederhana dan dapat dilakukan di mana saja, jadi jangan ragu untuk mencobanya.
● Pertama-tama, gabungkan kedua tangan di depan dada, mirip seperti ingin bertepuk tangan. Kemudian, buka telapak tangan hingga hanya ujung jari-jarinya yang bersentuhan, dan lakukan gerakan peregangan dengan jari-jari Anda. Mulailah dengan merapatkan jari-jari Anda, lalu perlahan-lahan regangkan ke samping.
● Selanjutnya, lakukan gerakan mengibaskan tangan seperti saat Anda sedang mengeringkan tangan. Meskipun terlihat mudah, peregangan sederhana ini memiliki banyak manfaat. Selain meredakan nyeri, gerakan ini juga dapat membantu mencegah otot fleksor dan saraf median menjadi kaku saat Anda aktif.
● Untuk gerakan selanjutnya, luruskan lengan yang terasa sakit ke depan dan kendurkan jari-jari Anda. Gunakan tangan yang satunya untuk menekuk pergelangan tangan perlahan ke arah bawah. Meskipun terasa sedikit tidak nyaman, coba pertahankan posisi ini selama beberapa detik.
3. Hindari Tekanan Berlebih Pada Kedua Pergelangan Tangan
Posisi yang tidak nyaman saat bekerja atau beraktivitas, seperti mengetik di keyboard atau menggunakan mouse dalam waktu yang lama, seringkali menjadi penyebab umum tekanan pada pergelangan tangan. Hal ini bisa membuat pergelangan tangan menjadi tertekuk atau terjepit, sehingga mengganggu aliran darah dan menimbulkan gejala kesemutan.
Oleh karena itu, sangat penting untuk memastikan bahwa kita bekerja atau beraktivitas dalam posisi yang ergonomis sehari-hari, seperti saat menggunakan perangkat komputer, untuk mencegah terjadinya tekanan berlebihan pada pergelangan tangan dan mengurangi risiko mengalami kesemutan yang mengganggu.
4. Konsumsi Makanan Dengan Nutrisi Seimbang
Selain dengan melakukan sejumlah gerakan yang disarankan sebelumnya, ada beberapa metode lain yang bisa digunakan untuk mengurangi rasa kesemutan yang mungkin muncul di kaki dan tangan saat Anda sedang bekerja. Salah satu cara efektif adalah dengan memastikan bahwa kebutuhan gizi Anda terpenuhi dengan baik. Terutama, perhatikan asupan makanan yang mengandung vitamin D dan vitamin B kompleks. Nutrisi ini dapat membantu meningkatkan kesehatan saraf Anda dan mengurangi gejala kesemutan.
Sumber makanan yang kaya akan vitamin D dan vitamin B kompleks antara lain susu, ikan, daging, sayuran hijau, dan buah-buahan. Mengonsumsi makanan-makanan ini secara teratur dapat memberikan dukungan nutrisi yang penting bagi sistem saraf Anda. Dengan memasukkan makanan-makanan ini dalam pola makan Anda, Anda dapat membantu mengurangi risiko mengalami kesemutan yang tidak nyaman saat bekerja.
5. Kontrol Berat Badan Anda
Hubungan antara berat badan dan tangan kesemutan adalah kompleks dan melibatkan berbagai faktor. Tangan kesemutan adalah gejala yang muncul ketika saraf-saraf yang mengontrol perasaan dan fungsi motorik di tangan mengalami tekanan atau kompresi. Salah satu faktor utama yang dapat mempengaruhi tekanan pada saraf-saraf ini adalah berat badan. Semakin tinggi berat badan seseorang, semakin besar tekanan yang diberikan pada saraf-saraf tersebut, terutama di area pergelangan tangan dan siku. Ini dapat menyebabkan pembengkakan jaringan atau peningkatan tekanan pada saraf, yang pada gilirannya dapat mengganggu aliran darah dan sinyal saraf.
Selain berat badan, gaya hidup dan tingkat aktivitas fisik juga memainkan peran penting dalam hubungan ini. Seseorang yang kurang aktif fisik dan memiliki kebiasaan duduk dalam jangka waktu yang lama mungkin lebih rentan terhadap masalah ini.
6. Kontrol Gula Darah Anda
Baik tingkat kadar gula darah yang tinggi atau rendah dapat mempengaruhi fungsi saraf dan sirkulasi darah dalam tubuh. Ketika kadar gula darah tinggi, seperti pada diabetes, terjadi kerusakan pada saraf, yang dikenal sebagai neuropati diabetik. Hal ini dapat menyebabkan sensasi kesemutan, mati rasa, dan sensasi terbakar pada pergelangan tangan. Di sisi lain, kadar gula darah yang terlalu rendah, seperti dalam hipoglikemia, juga dapat menyebabkan gejala serupa karena otak dan saraf perifer tidak mendapatkan cukup glukosa sebagai sumber energi.
Untuk mengatasi tangan kesemutan yang disebabkan oleh masalah gula darah, penting untuk menjaga kadar gula darah Anda dalam kisaran normal. Ini bisa dilakukan dengan mengikuti petunjuk pengobatan dan diet yang tepat jika Anda memiliki diabetes, atau dengan mengonsumsi makanan yang stabil dalam kasus hipoglikemia. Selain itu, olahraga ringan seperti berjalan, yoga, atau peregangan. Ini dapat meningkatkan sirkulasi darah ke tangan dan mengurangi kekakuannya.
7. Menghindari Minuman Beralkohol dan Merokok
Efek dari minuman alkohol tidak perlu dibahas lebih panjang memang memberikan pengaruh buruk bagi tubuh. Konsumsi alkohol berlebihan dapat menyebabkan peredaran darah tubuh menjadi terganggu, termasuk peredaran ke bagian ekstremitas seperti tangan. Akibatnya, pasokan darah ke saraf perifer dan jaringan di tangan dapat terganggu, menyebabkan sensasi kesemutan atau mati rasa.
Sementara itu, merokok mengandung nikotin dan berbagai zat kimia beracun lainnya. Nikotin adalah suatu vasokonstriktor, yang berarti bahwa ia dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah. Kombinasi dari konsumsi alkohol dan merokok dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko gangguan peredaran darah, seperti penyakit vaskular perifer. Kondisi ini dapat memperparah sensasi kesemutan, yang seringkali merupakan gejala awal dari masalah peredaran darah yang lebih serius.
8. Konsultasi Dengan Dokter Jika Kesemutan Tidak Kunjung Sembuh
Berbagai gejala kesemutan yang tidak kunjung membaik perlu ditangani oleh seorang dokter secepat mungkin. Walaupun hal ini bisa ditangani dengan mudah, kesemutan merupakan masalah kesehatan yang dialami oleh hampir semua penduduk dunia, termasuk di Indonesia. Keluhan nyeri ini kadang kalanya mengganggu produktivitas dan menghambat aktivitas sehari-hari.
Sebagai penyedia layanan kesehatan di Indonesia, Granostic Medical Center menyediakan metode pengobatan yang efektif untuk mengatasi gejala lanjut dari kesemutan dan nyeri lainnya tanpa dilakukan operasi lebih lanjut. Untuk memastikan keberhasilan program ini, kami bekerja sama dengan tim ahli syaraf terbaik untuk memberikan manajemen nyeri menggunakan metode terbaik yang tersedia. Misalnya, kami menggunakan Proloterapi, di mana kami menyuntikkan cairan perangsang ke sendi dan jaringan ikat, serta Modulasi Radiofrekuensi, yang menggunakan gelombang radio untuk mengurangi rasa nyeri secara efektif. Metode-metode ini bertujuan untuk mengatasi masalah dalam tubuh Anda dan mengembalikan kualitas hidup pada akhirnya.

