Cara Pencegahan Sarcoma Sejak Dini
![]()
Sarcoma atau sering kali ditulis ‘sarkoma’ adalah jenis penyakit serius dan berbahaya, meski kasusnya tidak begitu banyak. Karenanya, penting bagi kita semua untuk mengetahui langkah pencegahan sarkoma sejak dini.
Perlu diketahui, sarkoma adalah tumor yang tumbuh dan berkembang pada jaringan lunak tubuh. Tumor ini bisa berkembang besar hingga menjadi kanker apabila tidak dicegah sedini mungkin.
Nah, tumor sarkoma bisa berkembang di jaringan lunak bagian tubuh mana saja. Namun, kebanyakan tumor sarkoma tumbuh di bagian perut, tungkai dan lengan.
Di dalam artikel ini, kami ingin menginformasikan langkah-langkah atau cara pencegahan sarkoma sejak dini yang bisa kita lakukan. Simak dengan saksama ya!
1. Pemeriksaan Kesehatan Rutin
Cara mencegah sarkoma yang pertama yakni melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin atau berkala. Anda mungkin bertanya-tanya, apa sih pentingnya melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin?
Ketahuilah, dengan melakukan cek kesehatan rutin, Anda akan mengetahui kondisi Anda terkini. Selain itu, cek kesehatan rutin juga dapat mengidentifikasi tanda-tanda munculnya penyakit serius, seperti tumor sarkoma. Anda juga akan mendapatkan ‘wejangan-wejangan’ penting dari dokter atau tim medis untuk mempertahankan gaya hidup sehat sehingga terhindar dari contoh sarkoma.
Pemeriksaan kesehatan secara rutin bisa Anda lakukan di Granostic. Untuk wilayah Surabaya, Granostic menawarkan layanan pemeriksaan kesehatan rutin secara homeservice. Jadi, Anda tidak perlu pergi ke kantor kami untuk melakukan cek kesehatan.
2. Gaya Hidup Sehat
Cara mencegah penyakit sarkoma yang kedua yakni dengan mempertahankan gaya hidup sehat. Apa saja gaya hidup sehat yang perlu kita lakukan agar terhindar dari sarkoma?
Setidaknya ada lima hal yang perlu lakukan, di antaranya: menjaga berat badan tetap ideal, melakukan aktivitas fisik setidaknya 30 menit sehari, mengurangi konsumsi makanan dan minuman manis, mengurangi konsumsi garam dan sodium dan menghindari makanan yang diolah dengan cara dibakar atau diasap.
Dengan mempertahankan gaya hidup sehat, Anda akan terhindar dari penyakit sarkoma. Jika Anda mengidap sarkoma, mempertahankan gaya hidup sehat bisa menghambat pertumbuhannya dan mencegah penyebaran ke bagian tubuh lainnya.
3. Meminimalisir Paparan Zat Berbahaya
Meminimalisir paparan zat berbahaya juga penting dilakukan sebagai langkah pencegahan sarkoma dan jenis tumor/kanker lainnya. Salah satu zat berbahaya yang perlu diminimalisir atau bahkan dihindari yakni zat karsinogenik.
Zat karsinogenik ini bisa dijumpai pada bahan kimia, sinar radiasi dan obat-obatan. Makanan dan minuman tertentu juga ada lho yang mengandung zat karsinogenik. Jadi, Anda perlu berhati-hati ya!
Ketahuilah, zat karsinogenik yang berlebihan di dalam tubuh dapat mengakibatkan mutasi genetik pada sel. Sel lantas membelah lebih cepat, yang mana kondisi ini dapat menjadikan pembentukan sel abnormal atau tidak normal. Pada akhirnya, tumbuhlah tumor, seperti tumor sarkoma pada jaringan lunak.
4. Kurangi Paparan Radiasi
Cara mencegah penyakit sarkoma yang keempat yakni mengurangi paparan radiasi. Anda mungkin dibuat bingung dengan poin ini karena radiasi selama ini dimanfaatkan sebagai pengobatan tumor, termasuk tumor sarkoma.
Tapi ketahuilah, sebanyak 10 persen kasus tumor/kanker disebabkan oleh paparan radiasi. Paparan radiasi yang dimaksud bisa berasal dari sinar matahari, lingkungan kerja dan gawai.
Nah, radiasi sendiri terdiri dari dua jenis, yakni radiasi non-ionisasi dan ionisasi. Radiasi ionisasi inilah yang dapat memicu tumbuhnya tumor/kanker dan merusak sel DNA. Beberapa radiasi yang bisa memicu efek mengerikan itu di antaranya sinar-X, sinar UV dan unsur kimia radon dalam rokok.
Jadi, sekali lagi kami tekankan kepada Anda agar melakukan pencegahan sarkoma dengan mengurangi paparan radiasi. Salah satu caranya yakni dengan mengaplikasikan tabir surya.
5. Penggunaan Tabir Surya dari Sinar UV
Cara mencegah sarkoma berikutnya yakni dengan mengaplikasikan tabir surya. Anda mungkin sudah tidak asing lagi dengan tabir surya. Ya, tabir surya atau juga disebut sunscreen adalah salah satu produk kecantikan (skincare) yang dapat melindungi kulit dari paparan sinar matahari atau UV.
Seperti yang kami informasikan sebelumnya, paparan sinar UV atau sinar matahari yang berlebihan dapat mengakibatkan kanker, termasuk kanker sarkoma. Inilah mengapa kami menyarankan Anda melakukan pencegahan sarkoma dengan cara mengaplikasikan tabir surya.
Lantas, bagaimana cara mengaplikasikan tabir surya yang tepat agar kulit terlindung maksimal dari paparan sinar matahari atau UV? Mudah banget kok, Anda hanya perlu mengoleskan tabir surya secukupnya pada bagian tubuh terbuka dan berpotensi terpapar sinar matahari. Sebaiknya oleskan tabir surya atau sunscreen 15 – 30 menit sebelum beraktivitas di luar ruangan ya! Tujuannya agar tabir surya meresap dengan baik ke dalam kulit sehingga kulit dapat terlindungi secara maksimal dari paparan sinar matahari.
6. Mengenali Gejala Kanker
Mengenali gejala kanker sarkoma juga penting dilakukan sebagai tindakan pencegahan. Seperti apa sih gejala kanker atau tumor sarkoma?
Ketahuilah, pada tahap awal, sarkoma biasanya tidak memunculkan gejala yang bisa dilihat dan dirasakan oleh penderita. Seiring tumbuh dan berkembangnya sarkoma, gejala mulai dapat dilihat dan dirasakan oleh penderita.
Beberapa gejala umum sarkoma yang perlu Anda ketahui di antaranya: muncul benjolan padat yang dapat terlihat secara jelas di bagian tubuh yang terkena sarkoma, nyeri perut dan sembelit, batuk dan sesak napas.
Untuk diketahui, gejala benjolan padat seiring waktu bisa semakin besar. Pengidap sarkoma perlu memeriksakan diri ke dokter spesialis Granostic untuk mendapatkan penanganan dan pengobatan yang tepat.
7. Konsultasi dengan Dokter Secara Berkala
Cara pencegahan sarkoma yang terakhir yakni melakukan konsultasi kesehatan dengan dokter secara berkala. Apa sih pentingnya melakukan konsultasi kesehatan dengan dokter secara berkala?
Masih banyak nih orang yang sibuk dengan pekerjaan dan/atau aktivitas sehari-hari sehingga lupa dengan kondisi kesehatannya. Saat penyakit serius datang seperti sarkoma, mereka baru mau memeriksakan diri ke dokter. Setelahnya, mereka menyadari ternyata tubuhnya selama ini terdapat penyakit serius.
Oleh karenanya, sangat penting bagi kita semua untuk melakukan konsultasi dan pengecekan kesehatan secara berkala ke dokter. Jika ada penyakit serius terdeteksi di dalam tubuh, kita dapat melakukan penanganan cepat dan tepat sehingga risiko penyakit serius bisa ditekan sesegera mungkin. Misalnya, seseorang melakukan konsultasi dan pengecekan kondisi kesehatannya kemudian dia mengetahui tubuhnya mengidap sarkoma. Dokter akan memberikan penanganan dan pengobatan dengan tepat agar sarkoma tidak tumbuh besar dan menyebar ke bagian tubuh lainnya.
Nah, Anda bisa nih melakukan konsultasi kesehatan secara berkala di Granostic. Granostic memiliki dokter spesialis yang mumpuni dan mampu menangani berbagai jenis penyakit, termasuk sarkoma.
Anda bisa menanyakan berbagai hal terkait sarkoma ke dokter spesialis Granostic agar lebih memahami seluk-beluk penyakit serius ini. Kemudian, Anda bisa meminta saran ke dokter Granostic terkait gaya hidup seperti apa yang bisa memerangi sarkoma.
Itulah pembahasan tentang cara pencegahan sarkoma sejak dini. Semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda!

