Jl. Dharmahusada No.146, Mojo, Kec. Gubeng, Kota SBY, Jawa Timur 60285

KEJANG DEMAM

KEJANG DEMAM

Apakah anda memiliki anak kecil dirumah? Atau mungkin saudara atau sepupu yang masih kecil? Tentunya mereka pastinya pernah mengalami sakit dan membuat mereka menjadi demam. Jika ini terjadi maka secepat mungkin berikan obat penurun demam pada mereka, karena pada anak-anak usia 6 bulan sampai dengan 5 tahun dimana saat mereka mengalami demam yang tinggi (biasanya > 38o) saat itu juga mereka memiliki resiko untuk mengalami kejang. Kondisi ini yang kita kenal dengan kejang demam.

Pengertian

Kejang demam adalah sebuah penyakit yang biasanya terjadi pada anak-anak yang berusia berusia 6 bulan samapai dengan 5 tahun dimana suhu tubuh anak sedang tinggi (demam) dan akan berguncang disertai dengan gerakan menyentak. Kejang demam berbeda dengan epilepsi dan umumnya tidak berbahaya.

Penyebab

  1. Infeksi
    Infeksi yang disebabkan oleh virus dan bakteri atau mikroorganisme lain pada anak dapat memicu terjadinya demam tinggi dan meningkatkan resiko terjadinya kejang demam pada anak.
  2. Pasca Vaksinasi
    Beberapa anak dapat mengalami demam setelah diberi imunisasi. Demam ini dapat memicu terjadinya kejang demam.

Gejala Kejang Demam

  1. Anak mengalami demam
  2. Terjadi hentakan pada lengan dan tungkai anak (kejang)
  3. Mata keatas
  4. Kehilangan kesadaran

Umumnya kejang demam terjadi kurang dari 2 menit dan tidak akan berulang dalam kurun waktu 24 jam. Kejang ini disebut kejang sementara (sederhana) dan kesadaran anak akan kembali setelah kejang mereda. Harap diperhatikan apabila kejang terjadi lebih dari 15 menit atau berulang. Kejang ini disebut kejang kompleks dan dapat terjadi hanya dibagian tubuh tertentu.

Penanganan Kejang Demam

  1. Membaringkan tubuh anak pada lantai. Jika terjadi pada bayi, rebahkan badan bayi dengan posisi kebawah menghadap kebawah dan jangan menahan tubuh bayi.
  2. Miringkan tubuh anak untuk mencegah tersumbatnya saluran pernapasan karena lidah
  3. Melonggarkan pakaian anak
  4. Tidak menaruh sumbatan atau benda apapun kedalam mulut anak
  5. Tidak menahan gerakan anak
  6. Menghitung durasi terjadinya demam dan memperhatikan anak saat demam

Kapan Harus Pergi ke Dokter

Segera periksa ke dokter apabila anak mengalami kejang demam dengan durasi lebih dari 5 menit disertai dengan :

  1. Leher kaku
  2. Muntah
  3. Sesak napas
  4. Terjadi berulang

Diagnosis dan Pemeriksaan Penunjang

Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan menanyakan riwayat kesehatan anak, seperti: apakah ada anggota keluarga yang memiliki riwayat kejang demam, apakah anak baru mendapat vaksinasi, dan gejala infeksi. Beberapa pemeriksaan penunjang yang dapat dilakukan oleh dokter, antara lain : pemeriksaan darah, urine, dan EEG (Elektroensefalografi).

Pencegahan

Pencegahan yang dapat dilakukan agar anak tidak mengalami kejang demam, antara lain : memberikan obat penurun panas (Paracetamol) sehingga setiap orang tua atau keluarga yang memiliki khususnya anak-anak usia 6 bulan sampai dengan 5 tahun diharuskan memiliki obat simpanan penurun panas dirumah dan atau obat anti kejang seperti diazepam. Untuk kejang yang terjadi lebih dari 5 menit akan diberikan obat anti kejang melalui dubur.

PENULIS: Anggraeni Windi Rosari
EDITOR: dr. Aji Wibowo
KOPIEDITOR BAHASA INDONESIA: Chusnul Chotimah

Daftar Pustaka & Referensi:

  1. National Health Services UK (2019). Health A-Z. Febrile Seizures.
  2. Mayo Clinic (2021). Diseases and Conditions. Febrile Seizure.
  3. WebMD (2021). What Are Febrile (Fever) Seizures?
  4. Wells, D. Healthline (2021). What Is a Febrile Seizures?
Home Service
Talk Talk to us
Loading
Toast Message