4 Jenis Pemeriksaan Screening Jantung yang Perlu Diketahui

Penyakit jantung sering kali berkembang tanpa gejala yang jelas, terutama pada tahap awal. Tidak sedikit orang baru mengetahui adanya gangguan pada jantung setelah mengalami nyeri dada, sesak napas, atau bahkan serangan jantung. Oleh karena itu, pemeriksaan kesehatan jantung secara berkala menjadi langkah penting untuk mendeteksi masalah sedini mungkin.
Salah satu cara untuk menilai kondisi jantung adalah melalui pemeriksaan screening jantung. Pemeriksaan ini tidak hanya dilakukan pada orang yang telah memiliki keluhan, tetapi juga dapat direkomendasikan bagi individu dengan faktor risiko tertentu, seperti hipertensi, diabetes, kolesterol tinggi, obesitas, atau riwayat penyakit jantung dalam keluarga.
Artikel ini akan membahas empat jenis pemeriksaan screening jantung yang umum dilakukan, yaitu Elektrokardiogram (EKG), Echocardiography, Treadmill Test, dan Holter Monitor, beserta fungsi, indikasi, serta perbedaannya.
Mengapa Pemeriksaan Screening Jantung Penting?
Jantung bekerja tanpa henti untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Ketika terjadi gangguan pada fungsi, struktur, atau irama jantung, dampaknya dapat memengaruhi kesehatan secara keseluruhan.
Melalui screening jantung, dokter dapat mengevaluasi kondisi jantung sebelum penyakit berkembang menjadi lebih serius. Pemeriksaan ini juga membantu menentukan apakah seseorang memerlukan perubahan gaya hidup, pemeriksaan lanjutan, atau terapi tertentu.
Semakin dini gangguan jantung ditemukan, semakin besar peluang untuk mencegah komplikasi dan mempertahankan kualitas hidup.
Jenis-Jenis Pemeriksaan Screening Jantung
Setiap pemeriksaan memiliki tujuan dan fungsi yang berbeda. Dokter akan memilih jenis pemeriksaan berdasarkan keluhan, riwayat kesehatan, hasil pemeriksaan fisik, serta faktor risiko yang dimiliki pasien.
Berikut beberapa pemeriksaan screening jantung yang umum dilakukan.
1. Elektrokardiogram (EKG)
Elektrokardiogram atau EKG adalah pemeriksaan yang merekam aktivitas listrik jantung menggunakan elektroda yang ditempelkan pada kulit. Pemeriksaan ini menjadi salah satu metode paling umum untuk mengevaluasi kondisi jantung karena prosesnya cepat, tidak menimbulkan rasa sakit, dan tidak memerlukan tindakan invasif.
Hasil rekaman EKG membantu dokter mengetahui apakah irama jantung bekerja secara normal atau terdapat gangguan tertentu.
Apa yang Dapat Dideteksi dengan EKG?
Melalui pemeriksaan EKG, dokter dapat membantu mendeteksi berbagai kondisi, seperti:
- Gangguan irama jantung (aritmia)
- Tanda-tanda serangan jantung
- Gangguan aliran listrik pada jantung
- Pembesaran ruang jantung tertentu
- Efek beberapa jenis obat terhadap irama jantung
Kapan EKG Direkomendasikan?
Dokter dapat menyarankan EKG apabila pasien mengalami:
- Nyeri dada
- Jantung berdebar
- Sesak napas
- Pusing atau pingsan
- Riwayat penyakit jantung atau faktor risiko kardiovaskular
2. Echocardiography (USG Jantung)
Echocardiography atau USG jantung merupakan pemeriksaan yang menggunakan gelombang suara berfrekuensi tinggi (ultrasonografi) untuk menghasilkan gambar struktur dan fungsi jantung secara real-time.
Berbeda dengan EKG yang menilai aktivitas listrik jantung, echocardiography memberikan gambaran mengenai bentuk, ukuran, gerakan, serta kemampuan jantung memompa darah.
Apa yang Dapat Dideteksi dengan Echocardiography?
Pemeriksaan ini dapat membantu dokter mengevaluasi:
- Ukuran dan bentuk ruang jantung
- Fungsi pompa jantung
- Kondisi katup jantung
- Pergerakan otot jantung.
- Kelainan bawaan pada jantung
- Cairan di sekitar jantung
Kapan Echocardiography Diperlukan?
Dokter dapat merekomendasikan pemeriksaan ini apabila pasien mengalami:
- Sesak napas yang belum diketahui penyebabnya
- Murmur jantung (bunyi jantung abnormal)
- Dugaan gagal jantung
- Gangguan pada katup jantung
- Hasil EKG yang memerlukan evaluasi lebih lanjut
3. Treadmill Test
Treadmill Test atau Exercise Stress Test adalah pemeriksaan yang dilakukan untuk melihat bagaimana jantung bekerja ketika tubuh melakukan aktivitas fisik.
Selama pemeriksaan, pasien akan berjalan atau berlari di atas treadmill dengan tingkat kecepatan dan kemiringan yang meningkat secara bertahap. Pada saat yang sama, aktivitas listrik jantung, denyut jantung, tekanan darah, dan respons tubuh akan terus dipantau.
Apa Tujuan Treadmill Test?
Pemeriksaan ini membantu dokter untuk:
- Menilai aliran darah menuju otot jantung saat aktivitas.
- Mengetahui penyebab nyeri dada saat berolahraga.
- Mengevaluasi kapasitas kerja jantung.
- Membantu mendeteksi penyakit jantung koroner.
- Menilai efektivitas pengobatan tertentu.
Siapa yang Perlu Menjalani Treadmill Test?
Pemeriksaan ini umumnya direkomendasikan bagi pasien yang:
- Mengalami nyeri dada saat beraktivitas.
- Memiliki faktor risiko penyakit jantung koroner.
- Akan memulai program olahraga intensitas tinggi berdasarkan pertimbangan dokter.
- Memerlukan evaluasi lanjutan terhadap hasil pemeriksaan sebelumnya.
4. Holter Monitor
Holter Monitor adalah alat perekam aktivitas listrik jantung yang digunakan selama 24 hingga 48 jam, bahkan lebih lama sesuai kebutuhan.
Alat ini berbentuk kecil dan dapat dibawa beraktivitas sehingga mampu merekam irama jantung dalam kondisi sehari-hari. Pemeriksaan ini sangat membantu apabila gangguan irama jantung tidak selalu muncul saat pemeriksaan EKG biasa.
Apa yang Dapat Dideteksi Holter Monitor?
Holter Monitor dapat membantu mendeteksi:
- Gangguan irama jantung yang muncul sesekali.
- Jantung berdebar yang tidak selalu terjadi.
- Episode denyut jantung terlalu cepat atau terlalu lambat.
- Hubungan antara keluhan pasien dengan perubahan irama jantung.
Kapan Holter Monitor Direkomendasikan?
Dokter dapat menyarankan pemeriksaan ini apabila pasien mengalami:
- Jantung berdebar yang datang dan pergi.
- Pusing atau pingsan tanpa penyebab yang jelas.
- Dugaan aritmia yang tidak terdeteksi melalui EKG biasa.
- Evaluasi efektivitas terapi gangguan irama jantung.
Perbedaan EKG, Echocardiography, Treadmill Test, dan Holter Monitor
Keempat pemeriksaan tersebut sama-sama digunakan untuk mengevaluasi kesehatan jantung, tetapi masing-masing memiliki tujuan yang berbeda.
Memahami perbedaannya dapat membantu Anda mengetahui mengapa dokter memilih jenis pemeriksaan tertentu sesuai kondisi yang dialami.
|
Pemeriksaan |
Fungsi Utama |
Durasi |
|
EKG |
Merekam aktivitas listrik jantung saat pemeriksaan |
5-10 menit |
|
Echocardiography |
Melihat struktur, katup, dan fungsi pompa jantung |
20-45 menit |
|
Treadmill Test |
Menilai respons jantung saat aktivitas fisik |
30-60 menit |
|
Holter Monitor |
Merekam irama jantung dalam aktivitas sehari-hari |
24-48 jam atau sesuai kebutuhan |
Karena setiap pemeriksaan memberikan informasi yang berbeda, dokter dapat merekomendasikan satu atau beberapa jenis pemeriksaan untuk memperoleh gambaran kondisi jantung secara lebih menyeluruh.
Bagaimana Dokter Menentukan Jenis Pemeriksaan yang Tepat?
Tidak semua pasien memerlukan seluruh jenis pemeriksaan screening jantung. Pemilihan pemeriksaan akan disesuaikan dengan kondisi masing-masing individu.
Dokter biasanya mempertimbangkan beberapa hal, seperti:
- Keluhan yang dialami pasien
- Usia dan kondisi kesehatan secara umum
- Riwayat penyakit jantung dalam keluarga
- Faktor risiko seperti hipertensi, diabetes, kolesterol tinggi, atau kebiasaan merokok
- Hasil pemeriksaan fisik maupun pemeriksaan sebelumnya
Dengan pendekatan yang sesuai, pemeriksaan dapat memberikan informasi yang lebih akurat sekaligus menghindari tindakan yang tidak diperlukan.
Saatnya Screening Jantung di Granostic Surabaya
Deteksi dini merupakan salah satu langkah terbaik untuk menjaga kesehatan jantung. Apabila Anda memiliki faktor risiko penyakit jantung atau mengalami keluhan seperti nyeri dada, sesak napas, maupun jantung berdebar, jangan menunda untuk berkonsultasi dengan dokter.
Granostic menyediakan layanan screening jantung dengan berbagai pilihan pemeriksaan, seperti EKG, Echocardiography, Treadmill Test, dan Holter Monitor, yang disesuaikan dengan kebutuhan setiap pasien. Setelah pemeriksaan selesai, dokter akan membantu menjelaskan hasil serta memberikan rekomendasi penanganan yang tepat.
Granostic Medical Center:
Jl. Dharmahusada No.146, Mojo, Kec. Gubeng, Surabaya, Jawa Timur 60285
Hubungi tim Granostic untuk memperoleh informasi mengenai layanan screening jantung dan jadwalkan konsultasi sesuai kebutuhan Anda.
FAQ Jenis Pemeriksaan Screening Jantung
Apakah saya harus menjalani semua jenis pemeriksaan screening jantung?
Tidak. Dokter akan menentukan jenis pemeriksaan yang diperlukan berdasarkan keluhan, faktor risiko, dan hasil evaluasi awal.
Apakah EKG dan Echocardiography adalah pemeriksaan yang sama?
Tidak. EKG merekam aktivitas listrik jantung, sedangkan echocardiography menggunakan gelombang ultrasonografi untuk melihat struktur dan fungsi jantung.
Apakah Treadmill Test aman dilakukan?
Pada umumnya, treadmill test aman dilakukan di bawah pengawasan tenaga medis. Sebelum pemeriksaan, dokter akan memastikan apakah kondisi pasien memungkinkan untuk menjalani tes ini.
Apakah Holter Monitor mengganggu aktivitas sehari-hari?
Tidak. Selama menggunakan Holter Monitor, pasien tetap dapat melakukan sebagian besar aktivitas sehari-hari, kecuali aktivitas yang dapat membuat alat terkena air atau mengalami kerusakan.
Berapa lama hasil pemeriksaan screening jantung dapat diketahui?
Waktu penyampaian hasil bergantung pada jenis pemeriksaan yang dilakukan. Beberapa hasil dapat dijelaskan segera setelah pemeriksaan, sedangkan pemeriksaan seperti Holter Monitor memerlukan waktu untuk analisis data.
Apakah screening jantung hanya dilakukan jika sudah memiliki gejala?
Tidak. Screening jantung juga dianjurkan bagi individu yang memiliki faktor risiko tertentu meskipun belum mengalami keluhan, sebagai bagian dari upaya deteksi dini penyakit jantung.
Ditinjau Oleh:
dr. Adam Hilman
Sumber Referensi:
- World Health Organization. (n.d.). Cardiovascular diseases (CVDs). Diakses 2026.
- American Heart Association. (n.d.). Common tests for heart disease. Diakses 2026.
- National Heart, Lung, and Blood Institute. (n.d.). Heart tests. Diakses 2026.
- Mayo Clinic. (n.d.). Electrocardiogram (ECG or EKG). Diakses 2026.
- Mayo Clinic. (n.d.). Echocardiogram. Diakses 2026.
- Mayo Clinic. (n.d.). Stress test. Diakses 2026.
- Cleveland Clinic. (n.d.). Holter monitor. Diakses 2026.

