Jl. Dharmahusada No.146, Mojo, Kec. Gubeng, Kota SBY, Jawa Timur 60285
Buka 24 Jam

Manajemen Stress Tekanan Darah Tinggi

Manajemen Stress Tekanan Darah Tinggi

Tak hanya soal makanan dan gaya hidup, stres juga dapat menjadi faktor penyebab hipertensi dan memperburuk kondisinya. Karenanya, penderita hipertensi perlu menerapkan manajemen stres untuk mengontrol tekanan darah mereka. Bagaimana cara melakukannya?

Hipertensi merupakan salah satu penyakit yang umum diderita oleh masyarakat Indonesia. Melansir dari artikel Kesehatan Universitas Airlangga, di Indonesia hipertensi jadi salah satu faktor morbiditas penyakit dan kematian.

Penyebab hipertensi dan faktor risiko komplikasinya pun beragam, salah satunya disebabkan oleh stres. Sebab saat seseorang mengalami tres, hormone adrenalin akan dilepaskan oleh tubuh dan kemudian dapat mempengaruhi tekanan darah melalui kontraksi arteri, dan kemudian mempengaruhi peningkatan denyut jantung.

Stres berkelanjutan akan menyebabkan tensi tetap tinggi, sehingga hipertensi makin tidak terkontrol. Peluang terjadinya komplikasi akibat darah tinggi dan stres ini pun kian besar terjadi, yang menimbulkan penyakit jantung, stroke, ginjal, dan banyak lainnya.
Hal inilah yang membuat manajemen stres untuk tekanan darah tinggi begitu penting dilakukan oleh penderita hipertensi. Berikut penjelasan lengkap manajemen stres yang bisa Anda lakukan di rumah.
1. Berolahraga Secara Teratur
Olahraga adalah cara manajemen stres darah tinggi yang paling mudah dan efektif untuk Anda lakukan di rumah. Melansir dari ClevalandClinic, selain menyehatkan tubuh secara umum, olahraga juga terbukti sebagai aktivitas pereda stres yang ampuh.

Ini karena saat Anda berolahraga tubuh akan melepaskan hormon endorphin. Senyawa alami ini dapat membantu memberikan perasaan lebih baik dan mempertahankan energi positif dalam tubuh serta pikiran Anda.Tak hanya itu, dengan berolahraga secara rutin, Anda juga bisa mengurangi risiko hipertensi dan serangan jantung.

Nah, Sobat Granostic, untuk membuat manfaat olahraga pada kondisi darah rendah Anda makin terasa, Anda juga bisa menerapkan jenis-jenis Latihan yang cocok untuk pengobatan hipertensi. Berikut contohnya:

Selain keempat contoh di atas, ada banyak jenis olahraga yang bisa Anda terapkan. Akan tetapi, perlu diingat Anda tidak perlu melakukan Latihan yang berat. Namun lakukan olahraga yang bisa meningkatkan Kesehatan jantung dan biasakan untuk melakukannya secara rutin.


2. Teknik Relaksasi
Manajemen stres pun dapat Anda lakukan dengan menerapkan teknik relaksasi, seperti meditasi. Meditasi dapat membantu memperkuat dan merelaksasi tubuh Anda. Segala kegiatan seperti yoga, latihan pernapasan, hingga relaksasi otot dapat membantu menghilangkan stres dan terbukti efektivitasnya.

Latihan pernapasan dengan menarik napas dalam-dalam juga dapat bekerja dengan baik untuk merilis stres Anda. Sebab, kerja saraf simpatetik akan bekerja lebih aktif dan akan membantu menenangkan sistem saraf dalam tubuh Anda.


3. Menghindari Stres Berlebihan dan Kelelahan
Stres juga dapat muncul ketika Anda bekerja berlebihan dan merasakan kelelahan. Karena untuk upaya manajemen stres, Anda juga harus mengatur aktivitas Anda dan menghindari stres yang berlebihan. Baiknya kenali apa yang menjadi pemicu stres Anda, misalnya pekerjaan, perjalanan, atau mungkin lingkungan sekitar. Ketika Anda sudah mengetahui aspek apa yang paling banyak memberikan tekanan dan membuat tubuh Anda lebih Lelah, sebaiknya segera hindari hal tersebut.

Misalnya Anda merasa kuwalahan karena target kerja yang ketat dan beban kerja yang berlebihan, Anda bisa mendiskusikannya dengan atasan untuk menyesuaikannya dengan kapasitas Anda. Terapkan juga target hidup yang realistis dan memahami bahwa sebagai manusia Anda memiliki kekurangan. Dengan begitu, Anda tidak akan terkungkung dan merasa terbebani karena ekspektasi besar yang menimbulkan stres berlebihan.


4. Hobi dan Kegiatan yang Menyenangkan
Langkah selanjutnya untuk memanajemen stres demi mengontrol darah tinggi adalah dengan mengambil Waktu untuk berkegiatan sesuai hobi dan minat. Hal ini sangat berguna untuk mengalihkan pikiran negatif dan menetralisir stres yang Anda rasakan.

Pilih aktivitas yang membuat Anda merasa nyaman dan senang. Seperti berjalan-jalan santai di sore hari, menggambar, mendengarkan music kesukaan, atau bahkan memanjakan diri Anda dengan spa atau belanja.

Namun pastikan bahwa hobi dan kegiatan ini tetap sehat di tubuh Anda. Jangan sampai Anda salah memilih aktivitas yang justru bisa membuat tubuh Anda lelah dan tidak benar-benar memberikan rasa melegakan pada pikiran Anda.


5. Tidur yang Cukup
Last but not least, tidur yang cukup adalah kunci dari kesehatan tubuh dan mental Anda. Tak hanya membuat Anda lebih aktif di pagi hari, ketika istirahat dengan cukup tubuh juga akan terhindar dari stres dan Anda dapat menjalani hari dengan lebih positif.

Bahkan menurut penelitian, tidur dan Kesehatan mental memiliki hubungan yang erat. Ketika Anda kekurangan tidur, kondisi psikologis dan Kesehatan mental pun akan ikut terpengaruh.

Namun di sisi lain, Ketika seseorang memiliki gangguan Kesehatan mental, seringnya mereka juga mengalami gangguan tidur.
Karenanya, Anda harus memastikan bahwa Anda tidur dengan cukup yakni sekitar 7-8 jam pada malam hari. Selain itu pastikan bahwa jadwal tidur Anda teratur dan konsisten, sehingga pola istirahat yang tepat ini juga dapat berlangsung dalam jangka Panjang.

Bagi penderita tekanan darah tinggi atau hipertensi, kekurangan dan kelebihan waktu tidur pun bisa memperburuk kondisi mereka. Bahkan pada beberapa kasus dapat meningkatkan faktor risiko komplikasi pada penyakit jantung, ginjal, stroke, dan banyak lainnya.
Atur Jadwal Hidup Sehat dengan Bantuan Dokter Spesialis


Nah, Sobat Granostic itu adalah penjelasan mengenai manajemen stres tekanan darah tinggi yang bisa Anda terapkan sendiri di rumah. Manajemen stres ini tak hanya baik untuk penderita hipertensi, namun juga sangat penting dalam menjaga kesehatan tubuh secara umum.

Sebab stres berkepanjangan juga dapat memiliki dampak yang buruk pada Kesehatan tubuh Anda. Misalnya, Ketika Anda memiliki asma, stres berlebihan dapat menyebabkan masalah yang lebih serius. Begitu pula pada orang dengan Riwayat hipertensi dan penyakit jantung, stres berlebihan bisa menyebabkan serangan fatal yang sangat berbahaya pada diri pasien.

Nah, Sobat Granostic, selain pandai melakukan manajemen stres untuk tekanan darah tinggi, Anda pun perlu melakukan pengecekan kesehatan secara rutin demi mencegah komplikasi hipertensi. Bersama dokter spesialis dan tenaga medis profesional Klinik Granostic, Anda dapat melakukan pemeriksaan menyeluruh serta mengonsultasikan strategi pengontrolan hipertensi Anda.

Selain itu, Anda pun dapat mendiskusikan bagaimana cara yang tepat untuk mengatur stres dan menjaganya agar tidak berdampak buruk pada tekanan darah. Dokter kami yang berpengalaman akan memberikan masukan dan menyarankan pola hidup yang sehat sesuai dengan kondisi Anda.

Selain berkonsultasi langsung di klinik, Anda juga dapat terhubung dengan dokter spesialis Klinik Granostic lewat layanan Home Service. Dapatkan layanan konsultasi medis yang praktis kapanpun dan dimanapun Anda membutuhkannya.
Yuk, jaga kesehatan mental dan kontrol tekanan darah tinggi Anda dengan rutin check up di Klinik Granostic! 

Home Service
Loading
Toast Message