Jl. Dharmahusada No.146, Mojo, Kec. Gubeng, Kota SBY, Jawa Timur 60285
Buka 24 Jam

Apa Saja Pantangan Makanan Bagi Ibu Hamil yang Hipertensi?

Apa Saja Pantangan Makanan Bagi Ibu Hamil yang Hipertensi?

Halo, Sobat Granostic! Menjaga Kesehatan tubuh agar selalu optimal saat periode kehamilan adalah hal yang sangat penting. Begitu pula untuk ibu hamil yang memiliki hipertensi. Sebagai upaya pengontrolan, ibu hamil perlu menghindari makanan pantangan untuk hipertensi. Apa saja?

Secara umum, tekanan darah tinggi tidak boleh disepelekan meski tidak memiliki gejala yang berat di awal-awal. Akan tetapi, bagi ibu hamil kondisi ini bisa sangat berbahaya baik pada ibu dan janin.

Meski peningkatan tekanan darah cukup normal terjadi saat hamil, tetapi jika tidak ditangani dengan tepat hipertensi bisa memicu komplikasi.

Faktor komplikasi hipertensi pada ibu hamil ini pun bisa muncul karena banyak sebab, salah satunya pola makan yang tidak sehat.
Kondisi ini juga bisa jadi kian buruk karena ibu hamil tidak boleh sembarangan mengonsumsi obat. Karenanya, upaya pencegahan sangatlah penting.


Nah, berikut ini adalah daftar pantangan makanan bagi ibu hamil dengan hipertensi yang harus dihindari. Simak, ya!
1. Makanan Tinggi Garam
Pantangan makanan untuk ibu hamil dengan hipertensi adalah yang mengandung tinggi garam. Tubuh memang membutuhkan kandungan natrium, namun hanya dalam jumlah yang kecil.

Mengonsumsi makanan tinggi garam secara berlebihan dapat menyebabkan hipertensi. Tak heran kalau jumlah konsumsi garam disebut sebagai salah satu penyebab hipertensi umum pada ibu hamil.

Melansir dari Dietary Guideline for American 2020-2025, asupan garam maksimal untuk ibu hamil adalah sebanyak 3.305 mg atau setara dengan 3,3 gr per harinya.

Ingat ya, makanan tinggi garam ini bukan hanya dihindari dalam masakan harian. Namun juga mengonsumsi makanan kemasan yang gurih dan mengandung natrium tinggi.


2. Makanan Cepat Saji dan Makanan Olahan
Telah kita singgung dalam poin pertama, bahwa menghindari makanan cepat saji dan olahan adalah hal penting. Karena kandungannya yang dapat memicu hipertensi pada ibu hamil, seperti garam.

Natrium pada makanan kemasan, seperti cemilan ringan, dapat menyebabkan cairan menumpuk pada arteri, sehingga meningkatkan tekanan darah.

Selain itu makanan dan minuman kemasan juga umumnya memiliki kandungan gula yang tinggi dan karbohidrat tak kompleks. Akhirnya sulit tercerna dengan baik, serta dapat membuat obesitas. Kondisi kelebihan berat badan ini juga dapat memicu hipertensi, serta membuat factor risiko komplikasinya juga lebih besar.


3. Makanan Tinggi Kolesterol dan Lemak Jenuh

Jenis makanan yang tinggi kolesterol dan lemak jenuh juga jadi salah satu pantangan yang harus dihindari bagi ibu hamil dengan hipertensi. Penderita hipertensi tidak dianjurkan untuk mengonsumsi makanan dengan kandungan lemak jenuh dan kolesterol. Sebab saat kadar kolesterol jahat meningkat, hal ini dapat memperburuk kondisi tekanan darah, serta meningkatkan potensi ibu hamil terkena penyakit jantung.

Karenanya, ibu hamil bisa mengganti asupan makanan yang lebih sehat. Misalnya memakan makanan dengan kandungan serat tinggi, protein rendah lemak, dan karbohidrat kompleks.


4. Makanan Tinggi Gula
Telah disinggung sebelumnya, bahwa minuman kemasan harus dihindari oleh ibu hamil karena kandungan gulanya yang tinggi bisa menimbulkan masalah diabetes dan obesitas. Melansir dari laman artikel Fakultas Kesehatan Universitas Indonesia, kondisi hormon pada ibu hamil pun dapat mempengaruhi peningkatan gula darah. Karenanya ibu juga harus berhati-hati dalam mengonsumsi makanan atau minuman tinggi gula.

Kelebihan gula darah pada ibu hamil ini sangat memungkinkan untuk terjadi komplikasi, baik pada ibu maupun bayi. Dalam kemungkinan terburuknya dapat menimbulkan kematian.

Selain itu, hipertensi dapat terjadi karena adanya komplikasi penyakit diabetes yang kronis. Kelebihan berat badan juga menjadi faktor risiko yang kuat untuk menyebabkan terjadinya hipertensi pada ibu hamil.


5. Kafein
Kopi padasarnya cukup aman untuk diminum oleh ibu hamil, akan tetapi jika Anda memiliki hipertensi sangat penting untuk memperhatikan jumlah konsumsi hariannya. Mengapa begitu?

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kafein dalam kopi dapat memicu kenaikan tekanan darah setelah meminumnya. Ini karena kafein diyakini mampu merangsang pelepasan adrenalin lebih banyak. Sehingga membuat tekanan darah meningkat.
Tak hanya itu, kafein juga membuat diameter pembuluh darah mengecil sehingga turut berkontribusi terhadap naiknya tekanan darah pada ibu hamil.


6. Minuman Beralkohol

Pada umumnya, minuman beralkohol pun tak dianjurkan untuk ibu hamil, apalagi jika Anda memiliki hipertensi.
Konsumsi alkohol saat hamil dapat memberikan dampak negatif pada janin, meskipun dalam jumlah kecil. Mulai dari persalinan prematur, pertumbuhan terhambat, hingga terjadinya keguguran.

Minuman beralkohol pun membuat ibu hamil lebih rentan mengalami tekanan darah tinggi. Ini karena alkohol menyebabkan penyempitan pembuluh darah, yang kemudian meningkatkan aliran darah dan detak jantung ibu secara simultan.
Selain minuman beralkohol, ketika hamil dan mengidap hipertensi, Anda pun harus meninggalkan kebiasaan buruk lainnya seperti merokok, suka memakan junk food, soda, dan banyak lainnya.


7. Ikan Beracun Tinggi Merkuri

Ikan beracun dengan kandungan tinggi merkuri juga harus ibu hamil hindari. Tak hanya bagi yang mengidap diabetes, namun juga ibu hamil secara umum.

Beberapa jenis ikan yang mengandung merkuri tinggi ini meliputi ikan hiu, ikan makarel raja, ikan tuna big eye, ikan tuna sirip kuning, dan banyak lainnya. Kadar merkuri yang ada dalam ikan tersebut bisa memberikan dampak buruk pada Kesehatan ibu. Misalnya membuat fungsi ginjal menurun, sistem imun dan sistem saraf juga menurun. Sementara itu, dampaknya pada janin dapat mengganggu perkembangan tubuhnya.


8. Makanan Mentah atau Kurang Matang
Makanan yang kurang matang juga harus dihindari oleh ibu hamil secara umum, termasuk yang memiliki hipertensi.
Saat memasak makanan, proses pemanasan berguna untuk membunuh bakteri atau parasit yang ada dalam bahan pangan. Sehingga tidak akan terbawa masuk hingga ke dalam tubuh dan dapat menimbulkan masalah Kesehatan. Pada ibu hamil makan dan minum yang mentah bisa jadi beracun, baik bagi diri sang ibu maupun janin.


Nah, Sobat Granostic, itu adalah penjelasan mengenai 8 makanan pantangan yang harus dihindari oleh ibu hamil yang memiliki hipertensi. Seperti yang dijelaskan di atas, mengatasi masalah kesehatan pada ibu hamil tidak bisa dilakukan sebebas ketika Anda tidak sedang hamil. Sebab, ibu hamil juga tidak boleh mengonsumsi obat-obatan sembarangan, karena kekhawatiran akan kondisi janin.

Hal inilah yang menjadikan pentingnya untuk mencegah adanya komplikasi hipertensi saat hamil, khususnya dengan memilih makanan yang tepat dan menghindari yang tak sehat.

Bila Anda kebingungan untuk menentukan diet yang tepat untuk mengontrol hipertensi saat hamil, langsung diskusikan dengan dokter spesialis dan lakukan medical check up di Klinik Granostic.

Lewat medical check up bersama tenaga medis profesional kami, Anda dapat mengetahui kondisi janin dan tubuh Anda secara lengkap. Diskusikan bagaimana baiknya pola makan yang tepat sesuai dengan kondisi janin dan kesehatan tubuh Anda bersama dokter kami.

Selain itu, Anda juga bisa langsung berkonsultasi kapanpun dan dimanapun Anda membutuhkannya dengan layanan Home Service kami. Langsung klik tombol di bawah ini untuk terhubung dengan tim tenaga medis ahli Klinik Granostic.

Home Service
Loading
Toast Message